LEMBU YANG HILANG: Ngaben Massal Taman Kaja, Ubud, Bali Masa Pandemi
mtMJBRbNnpk • 2023-01-11
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id [Tepuk tangan] [Musik] Bali Indonesia Tak hanya terkenal karena keindahan alamnya [Musik] Bali juga terkenal karena adat dan tradisi masa lalu yang masih hidup hingga hari ini [Musik] mengenal lengkap saya itu I Made wijatana ya Saya tinggal di Banjar Taman Kajo Jalan Sriwedari tepatnya Nomor 58 [Musik] kalau sekarang banyak ya profesi saya yang saya lakukan Ya seperti jadi gini apa namanya ikut taksi gojek gojek itu terus kalau sempat kan bisa bikin patung dari paras hasilnya ini kemudian dijual ke mana Pak Kalau sebelum Corona itu saya taruhnya di Ubud itu join ya kan teman ada artinya toko terus kalau dapat jualan ambillah 35% Oke setuju kan itu banyak turis yang beli [Musik] penghasilannya itu tidak tentu ya nggak bisa dibilang harus begini nggak bisa itu nasib juga kita kan lagi ngadu nasib di jalanan nggak kita dapat di jalanan sampai di rumah ada yang nelpon patungnya laku satu ya Nama saya inyoman jiwa ya itu Nyoman itu nomor 3 jadinya Saya dari anak ketiga dari delapan bersaudara [Musik] seperti Made wicatana yang bekerja di sektor pendukung pariwisata Nyoman jiwa pun demikian namun secara ekonomi Nyoman jiwa tergolong lebih baik Ia memiliki guest house yang disewakan untuk tempat menginap para turis kalau jiwa geus itu mimpi kami membikin suatu rumah dan saya sudah punya mimpi yang saya taruh dalam hati kecil saya yang paling dalam untuk bisa meningkatkan taraf hidup keluarga [Musik] tapi tak semua mimpi punya Jalan mudah ppkm darurat berdampak pada kunjungan wisatawan di Bali pun begitu banyak pengusaha hotel yang memilih untuk menutup hotelnya karena penurunan jumlah wisatawan yang datang ke pulau dewata membuat hotel-hotel kosong tanpa penghuni [Musik] selama pandemi setiap orang akan merasakan sangat-sangat susah karena Bali mungkin 70% atau 80% tergantung dari pariwisata walaupun tidak semua bekerja di pariwisata tapi kan tetap apa yang kita hasilkan itu kan menopang pariwisata kalau itu sih sangat-sangat berat Ya bagi saya paling berat karena semua juga merasakan ya bukan dari saya saja yang juga yang berpenghasilan udah biasa dalam dunia pariwisata juga kacau ya yang punya homestay itu udah kacau kalau kita mungkin terus-terusan memikirkan itu menjadi tidak bahagia jadinya kita sikap aja dengan catatan Bagaimana kita bisa bertahan hidup dari yang biasanya kita ada pemasukan tiap hari sekarang cuman pengeluaran saja kalau itu dipikirkan kan stres karena itu tidak bisa dipikirkan ya kalau kita tidak jalankan jalan saja mungkin ini adalah ujian ya tak hanya berdampak terhadap ekonomi pandemi juga berdampak terhadap pelaksanaan tradisi atau ritual umat Hindu di Bali salah satunya adalah pelaksanaan upacara ngaben dalam ajaran agama Hindu jasad manusia terdiri dari roh dan fisik saat orang meninggal yang mati hanyalah fisiknya sedangkan roh tetap hidup [Musik] Karena itulah agar dapat menuju surga dan menunggu reinkarnasi roh orang meninggal perlu dilepaskan dari ikatan-ikatan duniawi semua itu dilakukan melalui upacara ngaben [Musik] orang mencapai kematian yang sempurna lewat upacara pengabenan itu tujuan utamanya adalah pencapaian neona itu disebut bagi masyarakat Bali upacara ngaben wajib dilakukan ini dilakukan sebagai bentuk membayar hutang anak kepada orang tua atau kepada para leluhur di dalam kehidupan seorang Hindu Insan Hindu itu mempunyai tiga hutang sejak dari lahir yang namanya Tri renang hutang kepada Tuhan Yang Maha Kuasa utang kepada resi yaitu pemuka agama hutang kepada pitare arwah para leluhur sekarang yang di sedang dilaksanakan ini adalah karena yang kepada Pitra itu kepada arwah para leluhur juga sama dengan kita membayar hutang kepada orang yang kita ambil Kalau tidaknya upacarai mereka yang di yang meninggal itu istilahnya di dalam Lontar itu disebut akan menjadi [Musik] pelaksanaan Ngaben tergolong rumit dan Butuh Waktu berhari-hari [Tepuk tangan] [Musik] diperlukan juga berbagai sesajen dan perlengkapan upacara Karena itulah biaya Ngaben bisa mencapai puluhan juta bahkan hingga ratusan juta rupiah [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] kalau secara pelaksanaan memang paling rumit karena yang saya tahu itu semua itu ada dua konsep dia sebenarnya untuk upacaranya yang satu adalah upacara untuk yang persembahan ke dewa atau Sang Hyang widhinya yang satu adalah ke Sawo ataupun yang diaben tersebut Sawo itu kita bilang sebagai orang yang meninggal ataupun orang yang akan diaben tersebut itu yang kita sebut sahur Jadi untuk yang di sawo ini segala perlengkapannya memang sangat sangat rumit baik dari segi bahan karena komponennya itu dapat berupa puluhan bunga puluhan daun dan juga berbagai macam [Musik] sate daging-dagingan itu yang semuanya memang secara aturan secara perkaranya itu dia memang harus memang harus seperti itu [Musik] menggerakkan Banyak orang akan melibatkan juga komponen-komponen itu jadi ini yang membikin biaya itu sangat sangat besar gitu untuk dilakukan [Musik] dengan biaya yang mahal pelaksanaan Ngaben akan jadi masalah terutama bagi warga miskin untuk menekan biaya sebagian Banjar atau desa di Bali menyelenggarakan Ngaben secara kolektif atau massal termasuk di Banjar adat Taman Kaja Ubud di taman Kaja Ngaben massal pertama dimulai tahun 2002 sejak itu Ngaben massal dilakukan secara rutin setiap 5 tahun sekali untuk mengatasi masalah biaya sebenarnya di Banjar dari beberapa tahun yang lalu memang sudah ada program yang namanya program Ngaben massal untuk menyiasati biaya yang digunakan kalau misalnya yang pribadi kan itu biayanya sangat besar dan ditanggung sendiri dan yang kita harapkan dengan Ngaben massal ini kan tentu biayanya bisa kita bagi bersama ini kalau kita meninggal di Bali kita persembahkan namanya kunjung simple makanan makanan yang kecil makanan simpel itu namanya kunjung seperti ini ada airnya Ada kopinya ada makanannya di terus ini sudah ini simbol-simbol aja sekarang karena aslinya kan sudah ini kan ini namanya kondom yang di dalamnya ini ini orang sudah meninggal dunia kalau orang meninggal dunia dia sudah tertidur Tahun 2022 ini bukanlah pengalaman Ngaben massal pertamanya tahun 2017 ia mengikuti Ngaben massal untuk neneknya yang meninggal sewaktu itu sudah ngambil masalah tapi biayanya besar sekali kalau biayanya sekitar 18,5 keluar uang kalau yang dulu meriah banyak hiasan dan pakai singa ya singanya besar petulangan itu kendaraan yang untuk acara itu singa Singaraja itu seharga 5,5 juta Sabtu [Musik] seperti inilah kemeriahan yang dimaksud oleh Made [Musik] yang sedang diarak warga ini disebut petulangan yaitu tempat jenazah atau tulang pada prosesi pembakaran mayat [Musik] secara spiritual petulangan bermakna sebagai kendaraan pengantar roh orang mati menuju surga [Tepuk tangan] petulangan umumnya berbentuk hewan tertentu seperti lembu atau singa [Musik] setiap klan atau kelompok kekerabatan dari satu nenek moyang memiliki petulangan dengan ciri khas masing-masing baik jenis bentuk atau warnanya dalam ritual Ngaben petulangan bentuk hewan ini menjadi salah satu komponen berbiaya besar [Musik] tahun 2017 Ngaben massal Taman Kaja masih memakai petulangan bentuk hewan tapi di Tahun 2022 petualangan bentuk hewan ditiadakan [Musik] gantinya adalah tablet yaitu kotak peti sederhana yang terbuat dari kayu tapi tak semua penanggal atau keluarga peserta Ngaben massal gembira dengan putusan itu sebelum itu waktu rapat ya banyak yang komplain yang punya-punya Mengapa kita bikin kota Lho kok bikin kotak dari dulu dari dulu Dari dulu kan udah pakai singa Apa artinya itu ketika kita bersama berkumpul juga dengan para penanggal kita sampai mereka ada keinginan untuk membuat Tablo dan kita juga harus bertanya apakah boleh kita memakai kabel kepada orang suci kan gitu di dalam agama Hindu ada tiga dasar dalam kita mencapai Emang menyelesaikan upacara yang utama ada yang Madya ada yang nikah Nista dalam pakaian kecil bukan yang sudah dalam artian jelek gitu dalam kita mengambil upacara itu tergantung tergantung dari modal Kalau modal kita besar bisa kita mengambil yang utama Kalau modal setengah kita bisa ngambil yang sama dia kalau maunya modal kecil bisa kita ambil yang kecil tingkatan yang kita ambil di Taman Gajah itu tingkatan yang untuk pertulangannya kita ambil yang paling kecil dan yang lebih kecil dari itu pun ada pembakaran orang ada di beberapa tempat itu pakai batang pisang ketika itu berjalan boleh ya kami laksanakan itu dan biayanya hampir mungkin dari dari kalau bikin petulangan atau singa itu hampir mungkin 80% berkurangnya biaya untuk itu kalau kita estimasi kalau satu petulangan itu 5 juta sekarang kita dapatnya mungkin 500 sudah dapat [Musik] padahal awalnya kita udah setuju untuk memakai masing-masing kendaraan yang ada yang single ada yang lembu Tetapi ada salah satu warga Kami kelompok-kelompok keluarga dan mereka berpikiran mungkin kali ini kita harus berubah karena situasi dan [Musik] saya sendiri tidak setuju sebenarnya tapi bagaimana kita bisa menyikapi ini karena masih banyak teman-teman kita yang kita ajak satu kelompok sekarang untuk Ngaben bersama bagaimana kita bisa menurunkan ego dan kita bisa mengangkat mereka angkat dalam arti apa kalau mengangkat mereka dan mereka bisa menyelesaikan tugasnya mereka bisa menyelesaikan utangnya kepada leluhurnya kepada orang tuanya berdosa apapun itu dengan dengan catatan itu dah kita pakai kotak saja Pakai yang berarti table itu nah ini yang yang saya rasa sih perlu juga apresiasi saya sampaikan kepada yang artinya yang mampu sudah mau menurunkan egonya ataupun dengan dirinya sendiri untuk mau turun ke tingkat yang bisa dijangkau oleh yang kurang mampu itu sih dasarnya [Musik] tak hanya soal petualangan lembu dan singa yang diganti tablet penghematan lain pun diupayakan semaksimal mungkin kalau penghematan yang kami laksanakan untuk Ngaben 2022 ini ada beberapa bidang diantaranya adalah pengurangan konsumsi karena itu porsi yang sangat besar kemudian pengambilan kegiatannya juga kita lakukan secara secara berkelompok jadi itu dasarnya kemarin ada covidnya ada juga pembatasan orangnya jadi ada terbentuk kelompok Kemudian dari kelompok itu kita desain biar bisa pengerjaan segala sarana pasar prasarana upacara itu bisa dibagi Jadi kalau pengerjaan itu secara efektif dia tidak ada bahan yang terbuang jadi bisa kita manfaatkan Jadi kalau misalnya bikin 100 atau 1000 kita udah tahu pasti ini di kelompok ini mengerjakan ini 1000 Ya udah selesai kalau misalnya banyak orang Biasanya banyak yang terbuang itu bikinnya 1000 Jadinya malah 2000 kalau dulu itu memang semua harus semua bersamaan walaupun besar kecil pekerjaan kadang-kadang itu semua nah ini yang yang kita dapat belajar juga banyak dari covid sebenarnya [Musik] pelaksanaan Ngaben massal di Banjar adat Taman Kaja terus mencari bentuk ideal disesuaikan diperbaiki atau diubah semua tergantung pada musyawarah warga saya sudah merasa bersyukur karena banyak ya di samping tenaga yang kita dibantu juga biaya ya biaya yang paling paling sulit bagi saya kita berharap sih mencari di mana celah-celah yang harus kita hemat lagi karena dalam upacara Ini nggak perlu Gengsi ya nggak perlu gengsi harus besar seperti ini harus besar seperti itu tapi biaya yang Kita lihat nanti 5 tahun ya mungkin sesuai ya kondisi ekonomi orang-orang ingin mempersembahkan yang terbaik untuk leluhurnya kita tidak boleh memotong seperti halnya 2002 pakai kotak 2000 berapa 27 ya 27 bukan bukan begitu Tidak ada kata harus [Musik]
Resume
Categories