Transcript
MNd0orKBKGc • BENNIX'S SPECIAL GIFT FOR PRABOWO: A Slick Way to a 4-Term Presidency & 8% GDP!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0486_MNd0orKBKGc.txt
Kind: captions Language: id Halo, Guys. Gua lagi baik hati nih. Gua mau kasih hadiah buat Prabowo. Jadi, ini video spesial gua buat Prabowo karena akhirnya kita dikasih redenominasi yang bakal bawa banjir duit ke Indonesia. Karena banyak uang-uang gelap dari shadow ekonomi, dari duit duit koruptor itu ya masih banyak juga orang korupt itu pakai duitnya rupiah lah, Guys. Nah, ini way gua mau kasih video ini gua dedikasikan khusus buat Presiden Prabowo. Jadi, ini hadiah spesial untuk Presiden Prabowo gimana caranya kita bisa dapat GDP 8%. Jadi, video ini gua bakal kasih bonus 1,5% untuk GDP Indonesia yang gua yakin bakal tercapai. Dan ini ada hubungannya dengan ekonomi digital Indonesia. Yang di tahun 2024 aja lu tahu GDP Indonesia 14% disumbangkan dari perekonomian digital nilainya 2.300 triliun. Dan teman-teman tahu 2030 nilainya diprediksi sampai 5.400 triliun. Jadi kalau pengin Indonesia GDP-nya 8%, Pak Prabowo please dengar yang gua katakan di sini. Tim-timnya harus catat dengan spesifik, dengan detail apa yang gua katakan di sini. Jangan sampai miss. Dan kalau lu bisa lakukan ini, percayalah Prabowo bakal terpilih lagi jadi presiden empat kali berturut-turut. Jadi, lu bisa jadi presiden selama 4 periode, Guys. Makanya, catat dan simak baik-baik apa yang Benix bagi secara gratis secara cuma-cuma di video ini. So, kalau lu penasaran apa sih yang mau dikasih Benix, jangan dikip video ini. Let's check this. [musik] Nah, Teman-teman, apa yang gua mau-ngomongin ini ada hubungannya dengan alasan lu bisa nonton video ini. Yaitu apa? Karena lu punya paket data internet. Teman-teman tahu enggak sih paket data di internet itu yang paling mahal di Asia Tenggara. Lu tahu hari ini harga paket data di Indonesia itu per megb itu sekitar Rp6.800 per megb per mbps. Kalau di luar negeri di Singapura per megbte itu setara 500 perak. Nah, kenapa ini penting banget buat gua bahas? Karena gua pengin banget lihat Indonesia maju dan gua merasa gua ini sangat beruntung karena gua bisa ada di hari ini dengan banyak pengalaman gua, dengan kebebasan finansial juga yang gua punya. Salah satunya kenapa? Karena gua punya akses internet lebih awal dibandingkan banyak orang yang lain. Karena dulu waktu gua masih SMP, gua punya uang jajan gua sisihkan buat ke warnet. Di situ pertama kali gua kenalan sama eBay, sama PayPal, sama Caskus dan lain sebagainya lah. Dan di situ gua belajar ekspor impor, gua belajar dunia bisnis online jauh lebih awal dibandingkan orang lain seusia gua. Nah, di situ gua melihat bahwa ternyata akses internet itu memberikan banyak keuntungan karena di situ gua belajar banyak hal. Gua belajar tentang investasi, gua belajar tentang ekspor impor, gua belajar tentang fintech, jauh sebelum lu ngomong gop segala macam, gua udah salah satu orang yang menggunakan pertama kali menggunakan PayPal di Indonesia. Zaman itu bahkan belum ada orang punya kartu kredit itu sangat sedikit. Orang jadi jual beli VCC buat bisa buka rekening PayPal. Lu udah tahulah seberapa lama berarti gua itu ya di dunia internet dari gua SMP. Dan ini menurut gua krusial karena sekarang gua berasa kalau seandainya waktu itu lebih banyak orang yang kayak gua lebih awal dapat akses ke dunia digital, ke dunia komputer, ke dunia internet, ya mungkin Indonesia dalam skala besar bisa jadi lebih baik lagi. Dan gua kemudian buka-buka jurnal ternyata terbukti, Guys. Menurut hasil riset McKenzie tahun 2023, negara yang penetrasi internetnya lebih dari 80% pertumbuhan ekonominya itu bisa tiga kali lebih cepat dibandingkan negara yang penetrasi internetnya enggak nyampai 50%. Artinya kalau di bawah setengah penduduknya enggak ada akses ke internet karena mahal, karena infrastrukturnya hilang, karena enggak ada yang mau bangun, karena tidak handal, ya akibatnya apa? Ekonominya lambat, negaranya susah. Dan International Telecommunication Union alias ITU itu juga pernah bikin riset juga. Setiap kenaikan 1 MB/s, setiap kenaikan 1 Mbps rata-rata kecepatan nasional per pengguna penduduk di sebuah negara, produktivitas tenaga kerja di sana juga bakal naik. Naiknya signifikan sih sampai 0,3% produktivitas itu tambah. ya. Artinya kalau produktivitas tenaga kerja tambah, GDP ekonomi nasional juga nambah, Guys. Nah, bahkan salah satu lembaga terkenal di dunia ini, World Economic Forum atau WEF itu juga udah bikin penelitian bahwa ekonomi digital di dunia ini bakal bertambah 1,2 triliun dolar setiap tahunnya. So, Indonesia kalau mau kejar-kejaran nih dengan ini perekonomian digital ini, mau enggak mau ya Indonesia harus berani melakukan pagelaran. Jadi digelar internet kecepatan tinggi dengan harga yang murah. Karena internet di Indonesia gua lihat hari-hari ini udah sering mati hidup, lambat, mahal lagi. Gila. Lu tahu ya peringkat kecepatan internet di Asia Tenggara nomor satu Singapura itu 129 Mbps. Peringkat 2 Malaysia 105 Mbps. Hebat lu Malaysia. Vietnam 86 Mbps. Thailand 65 Mbps. Di bawahnya ada Laos. Ini nama bumbu dapur aja bisa 36 mbps. Filipina 36 mbps. Kamboja 32 mbps. Kamboja di ranking 7, Guys. Ya, ini internetnya dipakai buat tipu-tipu orang Indonesia ya. [tertawa] Karena Indonesia ternyata ada di peringkat bawah peringkat delan. Dari 8 negara di Asia Tenggara, kecepatan internet di Indonesia ada di peringkat 8, Guys. Paling akhir cuma 28 Mbps jauh dibandingkan Singapura yang 129 Mbps. Dan dari sini sudah terbukti juga ya negara yang paling kaya per kapita, paling modern, paling canggih ya Singapura. Jadi artinya memang ada korelasi kecepatan internet di suatu negara dengan eh. Sebentar, Guys. Bentar, Guys. Sebelum kita lanjut videonya. Halo goodis guys. Teman-teman investor Benix Investor Summit 2025 akan segera diselenggarakan di bulan Desember 2025 di Swiss Bell Solo. Jadi buat teman-teman yang pengin segera diskusi, ketemu dan interaksi langsung ya karena kita bakal membahas tiga sektor penting. Yang pertama terkait energi, yang kedua terkait bisnis logistik, dan yang ketiga ada sektor spesial nih dengan pembicara yang spesial juga karena ya cuannya [musik] gede banget nih guys. Nah, buat lu yang penasaran dan pengin segera ikutan di event acara offline spesial Benix cuman ada 1 tahun sekali yang namanya Benix Investor Summit 2025. Yuk, segera daftar sekarang juga nih sebelum terlambat. Dan ingat, kursinya juga terbatas karena cuman ada 50 kursi, Guys. Total kursi yang kita sediakan. Ikut di sini sangat happy lah, ya. Jadi, banyak sekali membuka wawasan baru, terutama banyak bocoran-bocoran mengenai ee kebijakan maupun emiten yang akan terbang selanjutnya. Jadi puas sekali sih dengan ini. Kalau tahu Pak Ben di YouTube sendiri kan lebih apa ya ee pinggir jurang ini lebih pinggir lagiah ini. Mengikuti BIC [musik] investor Samet ini setelah dua kali saya mendapatkan manfaat bahwa kalau kita bisa memahami fundamental atas perusahaan dan forecast untuk perusahaan ke depannya kita pasti dapat akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik. Dan itu yang saya rasakan selama setahun ini. Dan saya harapin kalau e untuk Benik Investor Summit 2025 diadakan, saya pasti akan ikut lagi. Salam cuan. So, siapa cepat dia dapat. Sampai ketemu di Solo ya, guys. Bulan Desember 2025. Benix Investor Summit 2025 segera datang lagi. Segera daftarkan dirimu sekarang juga sebelum terlambat. Ingat, ini acara eksklusif yang kita selenggarakan private dan sangat intim. Kita bisa berinteraksi full nih selama 24 jam karena acaranya diselenggarakan selama 2 hari dari hari Sabtu sampai [musik] hari Minggu dari jam 09.00 pagi sampai malam. So, tunggu apaagi? Segera daftarkan dirimu sekarang juga di nomor WhatsApp yang ada di bawah ini. Sampai ketemu di Solo, Guys. Bye bye. Pertumbuhan ekonominya. So, Teman-teman, ini gua mau kasih hadiah spesial buat Prabowo dan Prabowo pasti kepilih empat periode kalau mendengarkan saran gua ini. Yang pertama apa? kita udah harus mengakui internet itu sebagai infrastruktur ekonomi baru. Artinya kita harus bangun infrastruktur internet kita dengan lebih serius lagi. Jadi kalau zaman dulu orang tahunya kalau negara maju harus bangun jalan tol, bangun infrastruktur, pelabuhan, rel kertikan, orde lama udah basi, Guys. Zaman purbakala dinosaurus kalau presiden lu ada Tyrannosaurus, Rex, bolehlah lu pikirannya kalau ada duit bangun jalan, bangun jalan. Tapi itu zaman dulu. Karena internet hari-hari ini itu sebetulnya udah sama penting dengan pembangunan jalan raya listrik kalau lu mau mendukung ekonomi negara yang modern. Jadi posisi internet kalau zaman dulu itu masih pilihan ketiga, pilihan keempat itu udah lewat, Guys. Bahkan sekarang dibanding bikin jalan raya eh bikin jalan tol baru, eh bikin pelabuhan terminal, posisi internet itu sekarang udah jauh lebih penting loh. Kenapa? Karena kalau lu punya koneksi internet yang cepat dan murah, arus informasi itu bisa mengalir lebih efisien. Yang kedua, biaya transaksi itu menurun. Karena sekarang semuanya itu ada biaya transaksi. Lu mau akses YouTube ini, lu mau transaksi digital, lu mau jual beli pakai Instagram, Facebook, marketplace, dan lain sebagainya, itu ada biaya transaksi, Guys. Itu mahal di Indonesia karena ya infrastrukturnya mahal. Dan yang ketiga, dengan adanya internet yang cepat dan murah, inovasi dan produktivitas pasti meningkat, Guys. Dan ini berarti, Guys, kalau kita sudah mau mengimani nih tiga hal ini dengan adanya internet yang cepat, stabil, dan murah, informasi bisa mengalir lebih efisien, biaya transaksi menurun, inovasi dan produktivitas meningkat, ujung-ujungnya apa? Pertumbuhan ekonomi Indonesia, GDP Indonesia bakal lebih cepat lagi, bakal makin meroket lagi. Karena udah ada hasil risetnya nih, Guys, dari World Bank Bank Dunia, ya. Mereka sudah bilang kalau seandainya internet yang cepat di suatu negara tumbuh 10% aja, 10% lebih cepat aja setiap tahunnya, lu tahu pertumbuhan ekonominya itu bisa naik antara 1,2% sampai 1,5% khusus buat negara berkembang. Nah, di sini kita bisa lihat Indonesia bisa dapat nih bonus nih sekitar 1,5% kalau kita lakukan internet cepat, murah, stabil. Ini, Guys, sektor apa sih yang bakal terdampak kalau seandainya kita punya internet cepat, murah, dan stabil? Yang pertama UMKM lah, perdagangan lah. Gua udah lakukan zaman dulu ekspor impor lu. Akses ke e-commerce dalam negeri, Tokopedia, Shopee, Amazon, bahkan sampai luar negeri udah ada ETS, udah ada karusel itu bakal makin mudah. Jadi akses pasar lokal, nasional, global itu makin gampang lah. Banyak gua lihat kok pelaku usaha di Indonesia yang bahkan jual produknya udah sampai ke Filipina, ke Malaysia, ke Vietnam, pakai apa Shopee. Nah, platform itu ya. Kalau lu enggak punya akses internet, gimana caranya juga lu bisa jual ke luar negeri? enggak bisa lah. So, itu yang gua nikmati 20 tahun lalu dan gua rasa harusnya semua orang Indonesia udah punya akses lah yang murah, cepat, dan stabil. Terus sektor apa yang diuntungkan lagi? Ada pertanian. Petani Indonesia jadi bisa akses harga, Guys. Akses harga bawang hari ini gimana ya? Produk pertanian dia gimana ya? Cu cuaca seperti apa? Mereka bisa cek data di BMKG langsung online email. Kita punya kebun di Kalimantan, setiap hari tektokan belanja data kita dari BMKG supaya tahu bakal ada serangan serangga apa ya dalam 3 bulan ke depan. Bakal ada topan badai kah? Hujan asam Kak kita tahu lebih awal karena udah penting di zaman sekarang ini petani paham teknologi dan ujung-ujungnya apa? Bakal banyak nih petani-petani yang pakai aplikasi IoT, internet of things ini udah pasti menurunkan biaya produksi guys dibandingkan kalau lu buta. Makanya penting kita punya akses terhadap internet yang cepat dan murah. Nah, terus sektor yang diuntungkan yang ketiga, sektor yang berhubungan dengan pendidikan. Dengan adanya internet ya, lu bisa belajar sendiri, mandiri, kursus online, kualitas SDM Indonesia tambah bagus dan ini ujung-ujungnya bisa meningkatkan inovasi sama daya saing individu, sumber daya manusia yang ada di Indonesia tanpa harus bangun sekolah dari sampai Sabang sampai Merauke puluhan ribu unit. Ngerawatnya aja belum tentu roboh, kena air, kena hujan, kena gempa, sekolahnya hilang. Tapi dengan adanya internet kita bisa lakukan edukasi skala massal. cuma pakai internet kan semua orang sudah punya handphone. Nah, dari sektor keuangan juga diuntungkan karena penetrasi bank, penetrasi fintech, e-banking itu bisa makin luas. Jadi bisa ada inklusivitas sektor keuangan. Enggak ada lagi tuh orang-orang yang enggak punya rekening bank. Wis, lu bayangin ya 5 tahun lalu gua pergi, gua ketemu banyak orang kaya di NTT, NTB punya vila miliaran, punya rekening bank, enggak. Punya duit dolar, cash dari turis, punya rekening bank, enggak. Jadi, unbankable people. Jadi banyak sebetulnya yang bisa kita leverage dengan adanya teknologi. Nah, kalau makin banyak orang yang bisa mengakses ke perbankan, ujung-ujungnya apa? Ini bisa meningkatkan investasi sama konsumsi juga. Jadi, ujung-ujungnya Indonesia yang diuntungkan, Guys. Nah, dari sisi pemerintahan juga bisa ambil benefit dari sini untuk menerapkan e-government, e-procurement bisa membantu mempercepat pelayanan publik. Lama-lama lu kan sekarang masih bingung ya, kok kartu SIM, KTP, NPWP, STNK, BPKB, kenapa sih enggak digital aja semuanya? Bisa enggak bisa. Ini bisa jadi layanan publik bisa tambah efisien, tambah cepat, dan ujung-ujungnya mengurangi korupsi di birokrasi kita. Kalau semuanya sudah pakai teknologi, gua sampai sekarang masih enggak masuk akal. Kok bisa sih kita tiap 5 tahun sekali harus perpanjang SIM? Kok 5 tahun sekali perpanjang STNK, BPKB, gonta-ganti terus betul-betul boros buang-buang waktu, buang-buang produktivitas. Aneh banget sih zaman secanggih ini. Satu karyawan gua aja kalau mau perpanjang STNK minimal habis 1 hari perpanjang BPKB, bayar pajak. Gila, lu bayangin kalau gua punya 100 karyawan, gua rugi 100 hari. Perekonomian Indonesia rugi 100 hari. Kali berapa perusahaan kayak punya gua? Dengan digitalisasi kita bisa bikin birokrasi ini lebih ringkas, lebih transparan, kebocoran, bisa dikurangin. Makanya penting banget Indonesia punya internet murah, kecepatan tinggi, Guys. Cuman ya sayangnya di Indonesia kesenjangan digital itu masih tinggi. Makanya gua mau kasih paham nih sama penasihat Presiden kenapa ini penting lu lakukan ya? Karena kalau Indonesia mau punya GDP 8% wajib punya internet yang murah, cepat, dan stabil. Nah, banyak orang salah definisinya ini. Mereka cuma cari yang penting cepat, salah enggak cukup. Yang penting murah, terjangkau. Dan murah juga enggak cukup kalau RTO request time out putus-putus, mati hidup, mati hidup enggak ada gunanya, murah dan cepat juga. Artinya ketiga juga penting, stabil, cepat, murah, dan stabil. Nah, cepatnya itu berapa? Cepat adalah minimal 100 Mbps. Kedua, murah. Murah itu gimana? Murah itu maksimal 500 perak per Mb. So, kalau ada 100 Mbps lu kali Rp500 per mbps, artinya harga maksimalnya Rp50.000 Mbps. Gua tahu dari mana? Ya, bukan karena gua dulu kerja di Gojek dan lain sebagainya, enggak. Tapi gua punya data yang sahih. Ketika Indonesia kena COVID, mayoritas anak sekolah akhirnya belajarnya belajar online, itu banyak yang kesulitan beli paket data. Enggak semua orang kaya kayak murid-murid yang ada di Jakarta. Enggak. Mayoritas orang pun kesulitan buat bayar data, buat ikut sekolah online di era COVID itu. So, Prabowo, lu penting buat dengerin video Benix yang ini. Kalau lu mau menang lagi pemilu, lu menang dari awal deh pasti kalau dengerin saran gua. Karena lu tahu ya hari ini ya yang menguasai Indonesia lu mungkin anggap sebelah mata anak-anak SMP. Tapi itu yang bakal jadi tulang punggung ketika terjadi pemilu di tahun 2029 nanti. Ketahuilah teman-teman, mayoritas pencoblos di tahun 2029 adalah Geni. Gen adalah orang-orang yang lahir antara tahun 97 sampai 2012. Artinya orang-orang yang hari ini duduk di kelas 1 SMP, 2 SMP, 3 SMP, mungkin lu masih anggap bocil karena umurnya cuman 14 tahun, Bro. Umurnya cuman 13 tahun. Tapi 4 tahun lagi usia mereka, 17 tahun mereka sudah punya KTP, mereka coblos. Siapa yang akan mereka coblos? Orang yang memudahkan hidup mereka, orang yang memberikan mereka akses terhadap informasi, orang yang memudahkan mereka. Mereka mau nonton YouTube punya Benix, bocil SMP ini pengen main game online juga. Bayangkan kalau Prabowo lakukan apa yang gua sarankan di sini. Di tahun 2029, 48% pencoblos adalah Gen Gen yang hari ini usianya mungkin cuma 13 tahun, 14 tahun bagi banyak partai dianggap sebelah mata. No, they are the biggest constituent yang harus disenangkan hatinya dan bersentuhan dengan pemerintah mulai dari detik ini. Dan gua lihat pemerintah memang benar-benar harus lakukan ini. Ya, gua ujung-ujungnya jadi ngajarin si Prabowo nih. Cuman gua mau kasih bocoran aja karena gua pengin Indonesia tumbuh ekonominya GDP-nya 8% lebih. Dan suka enggak suka kalau Prabowo lakukan ini, gua yakin seluruh anak SMP hari ini mayoritas bakal jadi pemilih tahun 202. Mereka pasti coblos Prabowo. Karena dari semua presiden yang ada di republik ini tidak ada yang pernah kepikiran untuk ngasih akses internet yang terjangkau, yang cepat, yang stabil. Gua jujur-jujur aja waktu gua SMP, SMA kalau gua punya presiden kayak gitu, gua coblos sampai 20 kali pun 20 kali gua coblos. Cuma masalahnya Indonesia waktu itu punya menteri goblok banget sampai ngomong, "Buat apa punya internet cepat? Kan bodoh itu menteri. Tapi udahlah sekarang kita masuk ke era dunia baru. Sepertinya presiden kita yang hari ini mendengarkan suara rakyat. Nah, buat teman-teman kalau lu setuju enggak sih kalau seandainya Prabowo itu lakukan saran Benix ini demi Indonesia yang jadi lebih maju, modern, lebih digital. Kalau kita itu bagi-bagi internet skala besar dengan biaya yang sangat murah. Kalau perlu negara subsidi lah. Menurut gua worth it kok ini investasi ke generasi muda karena kontribusinya real. Ketika akses internet dibuka, biayanya terjangkau, cepat ekonomi kita bisa naik 1,5%. Ekstra suntikan dari ekonomi digital. Ingat, gua ulangin hasil riset yang tadi di depan. Hari ini kontribusi ekonomi digital di Indonesia itu 2.300 triliun. Itu aja sudah 14% dari PDB. Nah, kalau Presiden Prabowo lakukan apa yang gua sarankan hari ini, ekonomi Indonesia bakal naik dari sektor digital yang cuma 2.300 triliun bakal naik ke 5.400 triliun alias naiknya lebih dari dua kali lipat. Seandainya Prabowo mau berbaik hati kepada kita semua. Jujur menurut gua internet itu udah jadi kebutuhan pokok sih, Guys. Kalau zaman dulu lu pikir kan kebutuhan pokok itu cuma nasi, ya, beras, sembako, air, mie kwetiao, sate Padangok. Hari ini, Guys, kebutuhan rokok adalah internet. Dan gua sih berharap ya Prabowo benar-benar akan lakukan ini karena ujung-ujungnya yang diuntungkan ya kita semua rakyat Indonesia dari Sabang sampai Marauk kalau ada internet yang murah, murahnya berapa? Rp50.000 maksimal per bulan. Kecepatannya berapa? harus cepat juga 100 Mbps. Kalau kita bisa bawa itu ke sana, yakinlah Indonesia bisa ngebalap Singapura. Karena hari ini Singapura harga internet di Singapura ya 500 perak juga per Mbs. So, kalau Indonesia mau punya 100 Mbps harga maksimal Rp50.000. Nah, menurut teman-teman gimana? Lu setuju enggak sih kalau Indonesia, pemerintah Indonesia mulai kasih perhatian ke sektor data digital, ke sektor internet. Kalau pemerintah turun langsung intervensi bahkan memberikan subsidi supaya makin banyak tersedia internet dengan biaya murah tapi kecepatannya juga tinggi dan stabil. So, gimana guys? Lu setuju enggak dengan saran BX ini? Kalau kita mulai meratakan peredaran internet dari Sabang sampai Merauke yang cepat, stabil, dan murah? Oke, guys. Ditunggu pandangan kalian gimana? Saran kalian seperti apa? Segera tulis saran kalian di kolom komentar. Dan lu setuju enggak ya Prabowo bisa kepilih nyampai empat kali berturut-turut kalau menjalankan ide BENX ini. Karena anak SMP hari ini dalam 4 tahun akan punya KTP 17 tahun. Dan yang paling penting tetap sih ekonomi Indonesia karena kita channel investasi wajib tumbuh 8% lebih dalam 5 tahun ke depan. Oke guys, segera subscribe di channel Benix dan sharing video ini sebanyak-banyaknya. Jangan lupa kasih like. Semoga video ini bermanfaat. Salam sehat. Salam cuan. Bye bye. [musik]