BENNIX'S SPECIAL GIFT FOR PRABOWO: A Slick Way to a 4-Term Presidency & 8% GDP!
MNd0orKBKGc • 2025-11-10
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Halo, Guys. Gua lagi baik hati nih. Gua
mau kasih hadiah buat Prabowo. Jadi, ini
video spesial gua buat Prabowo karena
akhirnya kita dikasih redenominasi yang
bakal bawa banjir duit ke Indonesia.
Karena banyak uang-uang gelap dari
shadow ekonomi, dari duit duit koruptor
itu ya masih banyak juga orang korupt
itu pakai duitnya rupiah lah, Guys. Nah,
ini way gua mau kasih video ini gua
dedikasikan khusus buat Presiden
Prabowo. Jadi, ini hadiah spesial untuk
Presiden Prabowo gimana caranya kita
bisa dapat GDP 8%. Jadi, video ini gua
bakal kasih bonus 1,5% untuk GDP
Indonesia yang gua yakin bakal tercapai.
Dan ini ada hubungannya dengan ekonomi
digital Indonesia. Yang di tahun 2024
aja lu tahu GDP Indonesia 14%
disumbangkan dari perekonomian digital
nilainya 2.300 triliun. Dan teman-teman
tahu 2030 nilainya diprediksi sampai
5.400 triliun. Jadi kalau pengin
Indonesia GDP-nya 8%, Pak Prabowo please
dengar yang gua katakan di sini.
Tim-timnya harus catat dengan spesifik,
dengan detail apa yang gua katakan di
sini. Jangan sampai miss. Dan kalau lu
bisa lakukan ini, percayalah Prabowo
bakal terpilih lagi jadi presiden empat
kali berturut-turut. Jadi, lu bisa jadi
presiden selama 4 periode, Guys.
Makanya, catat dan simak baik-baik apa
yang Benix bagi secara gratis secara
cuma-cuma di video ini. So, kalau lu
penasaran apa sih yang mau dikasih
Benix, jangan dikip video ini. Let's
check this.
[musik]
Nah, Teman-teman, apa yang gua
mau-ngomongin ini ada hubungannya dengan
alasan lu bisa nonton video ini. Yaitu
apa? Karena lu punya paket data
internet. Teman-teman tahu enggak sih
paket data di internet itu yang paling
mahal di Asia Tenggara. Lu tahu hari ini
harga paket data di Indonesia itu per
megb itu sekitar Rp6.800
per megb per mbps. Kalau di luar negeri
di Singapura per megbte itu setara 500
perak. Nah, kenapa ini penting banget
buat gua bahas? Karena gua pengin banget
lihat Indonesia maju dan gua merasa gua
ini sangat beruntung karena gua bisa ada
di hari ini dengan banyak pengalaman
gua, dengan kebebasan finansial juga
yang gua punya. Salah satunya kenapa?
Karena gua punya akses internet lebih
awal dibandingkan banyak orang yang
lain. Karena dulu waktu gua masih SMP,
gua punya uang jajan gua sisihkan buat
ke warnet. Di situ pertama kali gua
kenalan sama eBay, sama PayPal, sama
Caskus dan lain sebagainya lah. Dan di
situ gua belajar ekspor impor, gua
belajar dunia bisnis online jauh lebih
awal dibandingkan orang lain seusia gua.
Nah, di situ gua melihat bahwa ternyata
akses internet itu memberikan banyak
keuntungan karena di situ gua belajar
banyak hal. Gua belajar tentang
investasi, gua belajar tentang ekspor
impor, gua belajar tentang fintech, jauh
sebelum lu ngomong gop segala macam, gua
udah salah satu orang yang menggunakan
pertama kali menggunakan PayPal di
Indonesia. Zaman itu bahkan belum ada
orang punya kartu kredit itu sangat
sedikit. Orang jadi jual beli VCC buat
bisa buka rekening PayPal. Lu udah
tahulah seberapa lama berarti gua itu ya
di dunia internet dari gua SMP. Dan ini
menurut gua krusial karena sekarang gua
berasa kalau seandainya waktu itu lebih
banyak orang yang kayak gua lebih awal
dapat akses ke dunia digital, ke dunia
komputer, ke dunia internet, ya mungkin
Indonesia dalam skala besar bisa jadi
lebih baik lagi. Dan gua kemudian
buka-buka jurnal ternyata terbukti,
Guys. Menurut hasil riset McKenzie tahun
2023, negara yang penetrasi internetnya
lebih dari 80% pertumbuhan ekonominya
itu bisa tiga kali lebih cepat
dibandingkan negara yang penetrasi
internetnya enggak nyampai 50%. Artinya
kalau di bawah setengah penduduknya
enggak ada akses ke internet karena
mahal, karena infrastrukturnya hilang,
karena enggak ada yang mau bangun,
karena tidak handal, ya akibatnya apa?
Ekonominya lambat, negaranya susah. Dan
International Telecommunication Union
alias ITU itu juga pernah bikin riset
juga. Setiap kenaikan 1 MB/s, setiap
kenaikan 1 Mbps rata-rata kecepatan
nasional per pengguna penduduk di sebuah
negara, produktivitas tenaga kerja di
sana juga bakal naik. Naiknya signifikan
sih sampai 0,3% produktivitas itu
tambah. ya. Artinya kalau produktivitas
tenaga kerja tambah, GDP ekonomi
nasional juga nambah, Guys. Nah, bahkan
salah satu lembaga terkenal di dunia
ini, World Economic Forum atau WEF itu
juga udah bikin penelitian bahwa ekonomi
digital di dunia ini bakal bertambah 1,2
triliun dolar setiap tahunnya. So,
Indonesia kalau mau kejar-kejaran nih
dengan ini perekonomian digital ini, mau
enggak mau ya Indonesia harus berani
melakukan pagelaran. Jadi digelar
internet kecepatan tinggi dengan harga
yang murah. Karena internet di Indonesia
gua lihat hari-hari ini udah sering mati
hidup, lambat, mahal lagi. Gila. Lu tahu
ya peringkat kecepatan internet di Asia
Tenggara nomor satu Singapura itu 129
Mbps. Peringkat 2 Malaysia 105 Mbps.
Hebat lu Malaysia. Vietnam 86 Mbps.
Thailand 65 Mbps. Di bawahnya ada Laos.
Ini nama bumbu dapur aja bisa 36 mbps.
Filipina 36 mbps. Kamboja 32 mbps.
Kamboja di ranking 7, Guys. Ya, ini
internetnya dipakai buat tipu-tipu orang
Indonesia ya. [tertawa] Karena Indonesia
ternyata ada di peringkat bawah
peringkat delan. Dari 8 negara di Asia
Tenggara, kecepatan internet di
Indonesia ada di peringkat 8, Guys.
Paling akhir cuma 28 Mbps jauh
dibandingkan Singapura yang 129 Mbps.
Dan dari sini sudah terbukti juga ya
negara yang paling kaya per kapita,
paling modern, paling canggih ya
Singapura. Jadi artinya memang ada
korelasi kecepatan internet di suatu
negara dengan eh. Sebentar, Guys.
Bentar, Guys. Sebelum kita lanjut
videonya. Halo goodis guys. Teman-teman
investor Benix Investor Summit 2025 akan
segera diselenggarakan di bulan Desember
2025 di Swiss Bell Solo. Jadi buat
teman-teman yang pengin segera diskusi,
ketemu dan interaksi langsung ya karena
kita bakal membahas tiga sektor penting.
Yang pertama terkait energi, yang kedua
terkait bisnis logistik, dan yang ketiga
ada sektor spesial nih dengan pembicara
yang spesial juga karena ya cuannya
[musik] gede banget nih guys. Nah, buat
lu yang penasaran dan pengin segera
ikutan di event acara offline spesial
Benix cuman ada 1 tahun sekali yang
namanya Benix Investor Summit 2025. Yuk,
segera daftar sekarang juga nih sebelum
terlambat. Dan ingat, kursinya juga
terbatas karena cuman ada 50 kursi,
Guys. Total kursi yang kita sediakan.
Ikut di sini sangat happy lah, ya. Jadi,
banyak sekali membuka wawasan baru,
terutama banyak bocoran-bocoran mengenai
ee kebijakan maupun emiten yang akan
terbang selanjutnya. Jadi puas sekali
sih dengan ini. Kalau tahu Pak Ben di
YouTube sendiri kan lebih apa ya ee
pinggir jurang ini lebih pinggir lagiah
ini.
Mengikuti BIC [musik] investor Samet ini
setelah dua kali saya mendapatkan
manfaat bahwa kalau kita bisa memahami
fundamental atas perusahaan dan forecast
untuk perusahaan ke depannya kita pasti
dapat akan mendapatkan hasil yang jauh
lebih baik. Dan itu yang saya rasakan
selama setahun ini. Dan saya harapin
kalau e untuk Benik Investor Summit 2025
diadakan, saya pasti akan ikut lagi.
Salam cuan.
So, siapa cepat dia dapat. Sampai ketemu
di Solo ya, guys. Bulan Desember 2025.
Benix Investor Summit 2025 segera datang
lagi. Segera daftarkan dirimu sekarang
juga sebelum terlambat. Ingat, ini acara
eksklusif yang kita selenggarakan
private dan sangat intim. Kita bisa
berinteraksi full nih selama 24 jam
karena acaranya diselenggarakan selama 2
hari dari hari Sabtu sampai [musik] hari
Minggu dari jam 09.00 pagi sampai malam.
So, tunggu apaagi? Segera daftarkan
dirimu sekarang juga di nomor WhatsApp
yang ada di bawah ini. Sampai ketemu di
Solo, Guys. Bye bye. Pertumbuhan
ekonominya. So, Teman-teman, ini gua mau
kasih hadiah spesial buat Prabowo dan
Prabowo pasti kepilih empat periode
kalau mendengarkan saran gua ini. Yang
pertama apa? kita udah harus mengakui
internet itu sebagai infrastruktur
ekonomi baru. Artinya kita harus bangun
infrastruktur internet kita dengan lebih
serius lagi. Jadi kalau zaman dulu orang
tahunya kalau negara maju harus bangun
jalan tol, bangun infrastruktur,
pelabuhan, rel kertikan,
orde lama
udah basi, Guys. Zaman purbakala
dinosaurus kalau presiden lu ada
Tyrannosaurus, Rex, bolehlah lu
pikirannya kalau ada duit bangun jalan,
bangun jalan. Tapi itu zaman dulu.
Karena internet hari-hari ini itu
sebetulnya udah sama penting dengan
pembangunan jalan raya listrik kalau lu
mau mendukung ekonomi negara yang
modern. Jadi posisi internet kalau zaman
dulu itu masih pilihan ketiga, pilihan
keempat itu udah lewat, Guys. Bahkan
sekarang dibanding bikin jalan raya eh
bikin jalan tol baru, eh bikin pelabuhan
terminal, posisi internet itu sekarang
udah jauh lebih penting loh. Kenapa?
Karena kalau lu punya koneksi internet
yang cepat dan murah, arus informasi itu
bisa mengalir lebih efisien. Yang kedua,
biaya transaksi itu menurun. Karena
sekarang semuanya itu ada biaya
transaksi. Lu mau akses YouTube ini, lu
mau transaksi digital, lu mau jual beli
pakai Instagram, Facebook, marketplace,
dan lain sebagainya, itu ada biaya
transaksi, Guys. Itu mahal di Indonesia
karena ya infrastrukturnya mahal. Dan
yang ketiga, dengan adanya internet yang
cepat dan murah, inovasi dan
produktivitas pasti meningkat, Guys. Dan
ini berarti, Guys, kalau kita sudah mau
mengimani nih tiga hal ini dengan adanya
internet yang cepat, stabil, dan murah,
informasi bisa mengalir lebih efisien,
biaya transaksi menurun, inovasi dan
produktivitas meningkat, ujung-ujungnya
apa? Pertumbuhan ekonomi Indonesia, GDP
Indonesia bakal lebih cepat lagi, bakal
makin meroket lagi. Karena udah ada
hasil risetnya nih, Guys, dari World
Bank Bank Dunia, ya. Mereka sudah bilang
kalau seandainya internet yang cepat di
suatu negara tumbuh 10% aja, 10% lebih
cepat aja setiap tahunnya, lu tahu
pertumbuhan ekonominya itu bisa naik
antara 1,2% sampai 1,5%
khusus buat negara berkembang. Nah, di
sini kita bisa lihat Indonesia bisa
dapat nih bonus nih sekitar 1,5% kalau
kita lakukan internet cepat, murah,
stabil. Ini, Guys, sektor apa sih yang
bakal terdampak kalau seandainya kita
punya internet cepat, murah, dan stabil?
Yang pertama UMKM lah, perdagangan lah.
Gua udah lakukan zaman dulu ekspor impor
lu. Akses ke e-commerce dalam negeri,
Tokopedia, Shopee, Amazon, bahkan sampai
luar negeri udah ada ETS, udah ada
karusel itu bakal makin mudah. Jadi
akses pasar lokal, nasional, global itu
makin gampang lah. Banyak gua lihat kok
pelaku usaha di Indonesia yang bahkan
jual produknya udah sampai ke Filipina,
ke Malaysia, ke Vietnam, pakai apa
Shopee. Nah, platform itu ya. Kalau lu
enggak punya akses internet, gimana
caranya juga lu bisa jual ke luar
negeri? enggak bisa lah. So, itu yang
gua nikmati 20 tahun lalu dan gua rasa
harusnya semua orang Indonesia udah
punya akses lah yang murah, cepat, dan
stabil. Terus sektor apa yang
diuntungkan lagi? Ada pertanian. Petani
Indonesia jadi bisa akses harga, Guys.
Akses harga bawang hari ini gimana ya?
Produk pertanian dia gimana ya? Cu cuaca
seperti apa? Mereka bisa cek data di
BMKG langsung online email. Kita punya
kebun di Kalimantan, setiap hari
tektokan belanja data kita dari BMKG
supaya tahu bakal ada serangan serangga
apa ya dalam 3 bulan ke depan. Bakal ada
topan badai kah? Hujan asam Kak kita
tahu lebih awal karena udah penting di
zaman sekarang ini petani paham
teknologi dan ujung-ujungnya apa? Bakal
banyak nih petani-petani yang pakai
aplikasi IoT, internet of things ini
udah pasti menurunkan biaya produksi
guys dibandingkan kalau lu buta. Makanya
penting kita punya akses terhadap
internet yang cepat dan murah. Nah,
terus sektor yang diuntungkan yang
ketiga, sektor yang berhubungan dengan
pendidikan. Dengan adanya internet ya,
lu bisa belajar sendiri, mandiri, kursus
online, kualitas SDM Indonesia tambah
bagus dan ini ujung-ujungnya bisa
meningkatkan inovasi sama daya saing
individu, sumber daya manusia yang ada
di Indonesia tanpa harus bangun sekolah
dari sampai Sabang sampai Merauke
puluhan ribu unit. Ngerawatnya aja belum
tentu roboh, kena air, kena hujan, kena
gempa, sekolahnya hilang. Tapi dengan
adanya internet kita bisa lakukan
edukasi skala massal. cuma pakai
internet kan semua orang sudah punya
handphone. Nah, dari sektor keuangan
juga diuntungkan karena penetrasi bank,
penetrasi fintech, e-banking itu bisa
makin luas. Jadi bisa ada inklusivitas
sektor keuangan. Enggak ada lagi tuh
orang-orang yang enggak punya rekening
bank. Wis, lu bayangin ya 5 tahun lalu
gua pergi, gua ketemu banyak orang kaya
di NTT, NTB punya vila miliaran, punya
rekening bank, enggak. Punya duit dolar,
cash dari turis, punya rekening bank,
enggak. Jadi, unbankable people. Jadi
banyak sebetulnya yang bisa kita
leverage dengan adanya teknologi. Nah,
kalau makin banyak orang yang bisa
mengakses ke perbankan, ujung-ujungnya
apa? Ini bisa meningkatkan investasi
sama konsumsi juga. Jadi, ujung-ujungnya
Indonesia yang diuntungkan, Guys. Nah,
dari sisi pemerintahan juga bisa ambil
benefit dari sini untuk menerapkan
e-government, e-procurement bisa
membantu mempercepat pelayanan publik.
Lama-lama lu kan sekarang masih bingung
ya, kok kartu SIM, KTP, NPWP, STNK,
BPKB, kenapa sih enggak digital aja
semuanya? Bisa enggak bisa. Ini bisa
jadi layanan publik bisa tambah efisien,
tambah cepat, dan ujung-ujungnya
mengurangi korupsi di birokrasi kita.
Kalau semuanya sudah pakai teknologi,
gua sampai sekarang masih enggak masuk
akal. Kok bisa sih kita tiap 5 tahun
sekali harus perpanjang SIM? Kok 5 tahun
sekali perpanjang STNK, BPKB,
gonta-ganti terus betul-betul boros
buang-buang waktu, buang-buang
produktivitas. Aneh banget sih zaman
secanggih ini. Satu karyawan gua aja
kalau mau perpanjang STNK minimal habis
1 hari perpanjang BPKB, bayar pajak.
Gila, lu bayangin kalau gua punya 100
karyawan, gua rugi 100 hari.
Perekonomian Indonesia rugi 100 hari.
Kali berapa perusahaan kayak punya gua?
Dengan digitalisasi kita bisa bikin
birokrasi ini lebih ringkas, lebih
transparan, kebocoran, bisa dikurangin.
Makanya penting banget Indonesia punya
internet murah, kecepatan tinggi, Guys.
Cuman ya sayangnya di Indonesia
kesenjangan digital itu masih tinggi.
Makanya gua mau kasih paham nih sama
penasihat Presiden kenapa ini penting lu
lakukan ya? Karena kalau Indonesia mau
punya GDP 8% wajib punya internet yang
murah, cepat, dan stabil. Nah, banyak
orang salah definisinya ini. Mereka cuma
cari yang penting cepat, salah enggak
cukup. Yang penting murah, terjangkau.
Dan murah juga enggak cukup kalau RTO
request time out putus-putus, mati
hidup, mati hidup enggak ada gunanya,
murah dan cepat juga. Artinya ketiga
juga penting, stabil, cepat, murah, dan
stabil. Nah, cepatnya itu berapa? Cepat
adalah minimal 100 Mbps. Kedua, murah.
Murah itu gimana? Murah itu maksimal 500
perak per Mb. So, kalau ada 100 Mbps lu
kali Rp500 per mbps, artinya harga
maksimalnya Rp50.000 Mbps. Gua tahu dari
mana? Ya, bukan karena gua dulu kerja di
Gojek dan lain sebagainya, enggak. Tapi
gua punya data yang sahih. Ketika
Indonesia kena COVID, mayoritas anak
sekolah akhirnya belajarnya belajar
online, itu banyak yang kesulitan beli
paket data. Enggak semua orang kaya
kayak murid-murid yang ada di Jakarta.
Enggak. Mayoritas orang pun kesulitan
buat bayar data, buat ikut sekolah
online di era COVID itu. So, Prabowo, lu
penting buat dengerin video Benix yang
ini. Kalau lu mau menang lagi pemilu, lu
menang dari awal deh pasti kalau
dengerin saran gua. Karena lu tahu ya
hari ini ya yang menguasai Indonesia lu
mungkin anggap sebelah mata anak-anak
SMP. Tapi itu yang bakal jadi tulang
punggung ketika terjadi pemilu di tahun
2029 nanti. Ketahuilah teman-teman,
mayoritas pencoblos di tahun 2029 adalah
Geni. Gen adalah orang-orang yang lahir
antara tahun 97 sampai 2012. Artinya
orang-orang yang hari ini duduk di kelas
1 SMP, 2 SMP, 3 SMP, mungkin lu masih
anggap bocil karena umurnya cuman 14
tahun, Bro. Umurnya cuman 13 tahun. Tapi
4 tahun lagi usia mereka, 17 tahun
mereka sudah punya KTP, mereka coblos.
Siapa yang akan mereka coblos? Orang
yang memudahkan hidup mereka, orang yang
memberikan mereka akses terhadap
informasi, orang yang memudahkan mereka.
Mereka mau nonton YouTube punya Benix,
bocil SMP ini pengen main game online
juga. Bayangkan kalau Prabowo lakukan
apa yang gua sarankan di sini. Di tahun
2029, 48%
pencoblos adalah Gen Gen yang hari ini
usianya mungkin cuma 13 tahun, 14 tahun
bagi banyak partai dianggap sebelah
mata. No, they are the biggest
constituent yang harus disenangkan
hatinya dan bersentuhan dengan
pemerintah mulai dari detik ini. Dan gua
lihat pemerintah memang benar-benar
harus lakukan ini. Ya, gua
ujung-ujungnya jadi ngajarin si Prabowo
nih. Cuman gua mau kasih bocoran aja
karena gua pengin Indonesia tumbuh
ekonominya GDP-nya 8% lebih. Dan suka
enggak suka kalau Prabowo lakukan ini,
gua yakin seluruh anak SMP hari ini
mayoritas bakal jadi pemilih tahun 202.
Mereka pasti coblos Prabowo. Karena dari
semua presiden yang ada di republik ini
tidak ada yang pernah kepikiran untuk
ngasih akses internet yang terjangkau,
yang cepat, yang stabil. Gua jujur-jujur
aja waktu gua SMP, SMA kalau gua punya
presiden kayak gitu, gua coblos sampai
20 kali pun 20 kali gua coblos. Cuma
masalahnya Indonesia waktu itu punya
menteri goblok banget sampai ngomong,
"Buat apa punya internet cepat? Kan
bodoh itu menteri. Tapi udahlah sekarang
kita masuk ke era dunia baru. Sepertinya
presiden kita yang hari ini mendengarkan
suara rakyat. Nah, buat teman-teman
kalau lu setuju enggak sih kalau
seandainya Prabowo itu lakukan saran
Benix ini demi Indonesia yang jadi lebih
maju, modern, lebih digital. Kalau kita
itu bagi-bagi internet skala besar
dengan biaya yang sangat murah. Kalau
perlu negara subsidi lah. Menurut gua
worth it kok ini investasi ke generasi
muda karena kontribusinya real. Ketika
akses internet dibuka, biayanya
terjangkau, cepat ekonomi kita bisa naik
1,5%.
Ekstra suntikan dari ekonomi digital.
Ingat, gua ulangin hasil riset yang tadi
di depan. Hari ini kontribusi ekonomi
digital di Indonesia itu 2.300 triliun.
Itu aja sudah 14% dari PDB. Nah, kalau
Presiden Prabowo lakukan apa yang gua
sarankan hari ini, ekonomi Indonesia
bakal naik dari sektor digital yang cuma
2.300 triliun bakal naik ke 5.400
triliun alias naiknya lebih dari dua
kali lipat. Seandainya Prabowo mau
berbaik hati kepada kita semua. Jujur
menurut gua internet itu udah jadi
kebutuhan pokok sih, Guys. Kalau zaman
dulu lu pikir kan kebutuhan pokok itu
cuma nasi, ya, beras, sembako, air, mie
kwetiao, sate Padangok.
Hari ini, Guys, kebutuhan rokok adalah
internet. Dan gua sih berharap ya
Prabowo benar-benar akan lakukan ini
karena ujung-ujungnya yang diuntungkan
ya kita semua rakyat Indonesia dari
Sabang sampai Marauk kalau ada internet
yang murah, murahnya berapa? Rp50.000
maksimal per bulan. Kecepatannya berapa?
harus cepat juga 100 Mbps. Kalau kita
bisa bawa itu ke sana, yakinlah
Indonesia bisa ngebalap Singapura.
Karena hari ini Singapura harga internet
di Singapura ya 500 perak juga per Mbs.
So, kalau Indonesia mau punya 100 Mbps
harga maksimal Rp50.000.
Nah, menurut teman-teman gimana? Lu
setuju enggak sih kalau Indonesia,
pemerintah Indonesia mulai kasih
perhatian ke sektor data digital, ke
sektor internet. Kalau pemerintah turun
langsung intervensi bahkan memberikan
subsidi supaya makin banyak tersedia
internet dengan biaya murah tapi
kecepatannya juga tinggi dan stabil. So,
gimana guys? Lu setuju enggak dengan
saran BX ini? Kalau kita mulai meratakan
peredaran internet dari Sabang sampai
Merauke yang cepat, stabil, dan murah?
Oke, guys. Ditunggu pandangan kalian
gimana? Saran kalian seperti apa? Segera
tulis saran kalian di kolom komentar.
Dan lu setuju enggak ya Prabowo bisa
kepilih nyampai empat kali
berturut-turut kalau menjalankan ide
BENX ini. Karena anak SMP hari ini dalam
4 tahun akan punya KTP 17 tahun. Dan
yang paling penting tetap sih ekonomi
Indonesia karena kita channel investasi
wajib tumbuh 8% lebih dalam 5 tahun ke
depan. Oke guys, segera subscribe di
channel Benix dan sharing video ini
sebanyak-banyaknya. Jangan lupa kasih
like. Semoga video ini bermanfaat. Salam
sehat. Salam cuan. Bye bye.
[musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:29 UTC
Categories
Manage