Transcript
pgKVOstRXEg • Bennix's Best State-Owned Enterprise Stocks for 2025! 198 Billion Profit & 29% Growth! How's That...
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0500_pgKVOstRXEg.txt
Kind: captions Language: id Good news, guys. Channel Benix bentar lagi sampai 1 juta subscriber. Dan seperti permintaan para pemirsa, ya, Benix bakal kasih hadiah lima saham terbaik menurut Benix di 2025. Ini lu penasaran enggak sih kalau di luar sana itu ada begitu banyak perusahaan yang menurut gua sangat bagus. By the way, ini bukan rekomendasi jual atau beli saham tertentu, no sama sekali enggak. Tapi gua mau kasih review pandangan gua tentang lima saham terbaik 2025 menurut Benix. Dan kalau lu penasaran sahamnya ada apa aja sih? Wah, seru nih, Guys. Karena gua bikin lima kategori nih. Yang pertama, saham perusahaan ya, BUMN terbaik di 2025. Yang kedua, saham perusahaan swasta yang terbaik juga di 2025. Yang ketiga, yang ketiga nih seru nih kategori baru saham perusahaan Malaysia yang paling bagus menurut Benix. Nah, yang keempat saham perusahaan Amerika Serikat yang paling bagus menurut Benix juga. Dan yang kelima saham perusahaan di Jepang, Guys. [musik] Kenapa perlu kita mention? Karena Warren Buffet aja rebutan pengen beli saham di Jepang. Makanya gua kemarin sampai analisis Nippon Steel. So, kalau lu penasaran apa sih lima saham perusahaan terbaik di tahun 2025 menurut Benix, jangan dikip video ini. Let's check this out. [musik] Oke, Guys. Kita masuk dulu ke kategori yang pertama, ya. Emiten BUMN. Saham perusahaan BUMN terbaik menurut Benix nih di tahun 2025. Lu tahu ya, tahun ini aja nih saham udah naik 70%, Guys. At least per video ini dibuat lah. Jadi udah 70% dan ini bagus banget enggak sih? Menurut gua sih ya keren banget. Kenapa? Karena apalagi kalau lu lihat dalam 5 tahun terakhir dia juga konsisten bertumbuh. Lu bayangin dalam 5 tahun terakhir harga sahamnya udah naik 200%. Gila, Guys. BUMN apaagi yang bisa begini? Lu tentu udah tahulah kalau Benny itu anti BUMN ya. Apalagi ribuan BUMN yang ada di Indonesia mayoritas rugi, Guys. Mayoritas rugi. Lu bayangin. Makanya gua ngeri banget sih sama BUMN. Tapi gua udah monitor perusahaan ini udah lama sih, Guys. Udah dari tahun 2022 gua udah pelototin perusahaan ini dan gua cek kinerjanya seperti apa. Ya, ternyata BUMN yang satu ini emang beda sih, Guys. Pertama dia kliennya, customer dia mayoritas perusahaan asing. Artinya, lu enggak bisa nego-nego, lu enggak bisa lobi-lobi, lu enggak bisa main-main dengan kualitas lu. Kalau enggak lu ditinggal sama klien loh, perusahaan asing loh. Perusahaan asingnya perusahaan bonafit lagi. Perusahaan terbesar yang ada di Asia. Semua jadi klien dia, Guys. Gila ini sampai perusahaan-perusahaan besar yang ada di Eropa itu klien dia. 70% lebih klien dia dari luar negeri. Jadi ini udah perusahaan bonafit pasti sampai dipercaya sama klien-klien dari Jepang, dari China, dari Eropa, dari Amerika. Hmm. Penasaran enggak sih lu emitennya apa? Tapi tunggu dulu, Guys. Ada lagi yang hebat. Ketika banyak perusahaan-perusahaan BUMN yang lain rugi, perusahaan ini malah marginnya bisa sampai 31%. Gila, net profit marginnya, Guys, 31%. Dan buat kamu-kamu yang senang deviden, ini perusahaan juga konsisten bagi deviden. 5 sampai 7% loh setiap tahunnya. Ya lu tahu gua lah, gua bukan fans berat Deviden lah. Kalau bisa ggak usah dibagi lah, bahkan biar capital G-G naik terus, Guys. Siapa yang enggak pengin cuan ribuan persen kan? Nah, yang serunya lagi ya ketika banyak perusahaan-perusahaan BUMN nyungsep, perusahaan ini bukan cuma untung, Guys. Tapi profit dia naik terus, naik terus, naik terus. tahun ini aja ya, detik ini nih, kuartal 3 2025 dibandingkan 2024 laba dia udah naik kurang lebih sekitar 30% loh. Gila sih hebat banget. Lu pasti penasaran kan BUMN apa yang sehebat ini? Sampai Benix bikin video khusus, Guys, buat membahas BUMN ini. Sekali lagi ya, ini bukan rekomendasi jual atau beli samtu tuh. Enggak. Gua mau kasih review aja. Nah, Teman-teman, sebelum kita lanjutin, gua mau tanya sama lu deh. Menurut lu BUMN apa yang bagus sih sampai BNIX itu bikin video khusus tentang emiten perusahaan BUMN terbaik 2025? Jawaban lu siapa? Coba gua kasih waktu lu 2 detik buat jawab. Umn terbaik 2025 menurut Benix siapa? Ah, gua udah yakin jawaban lu pasti perbankan. Mungkin lu akan jawab Bank BNI. Salah, Bro. Karena Bank BNI aja labanya dia tahun ini sudah minus 7,3%. Jadi salah kalau lu jawab BUMN-nya pasti BNI nih yang keren nih. Dan itu langsung kerefleksi. Namanya juga market tidak bisa bohong. Per hari ini ya, year to date harga Shamnya Bank BNI sudah minus 3,4%. Jadi bukan Bang Benny ya guys. Oke, tebak lagi apa? Oke, gua yakin lu pasti mau jawab pasti BUMN-nya Bank Mandiri. Congrats, Guys. Jawaban lu salah. Karena per detik ini Bank Mandiri labanya profitnya bukannya tambah naik, tambah kaya, no. Tidak, Guys. Tapi tambah nyungsep. Minus 10%, Guys, labanya Bank Mandiri. So, lu jangan heran kalau lihat sahamnya Bank Mandiri year to date minus juga 17%. [tertawa] Lu jawab yang benar dikit lah. Kalau gitu, BWN apa yang menurut BX terbaik 2025 ini, Guys? Ya, karena bukan BNI, bukan Bank Mandiri, gua udah tahulah. Next lu, gua yakin Bank BRI dan jawaban lu adalah salah, Guys. Kenapa? Karena per kuartal ini aja tentu ya kalau Bang Lain tambah nyungsep masa gua kalah sih mungkin itu adalah mindsetnya Bang Bayeri ya. Sehingga Bang BRI pun di kuartal 3 2025 ini bukannya tambah gede, tambah sukses, no tetapi labanya juga tambah nyungsep alias merosot 9,5%. Wah, dikit lagi 10%. Masa lu kalah sih sama Mandiri? Mandiri aja bisa nyungsep loh labanya 10%. Masa Bank BRI cuma nyungsepnya 9%. Tapi ya udahlah kita lihat juga dong dengan sahamnya. Year to date apa yang terjadi dengan sahamnya Bank BRI? Ternyata ya market juga tidak bohong. Sahamnya Bank BRI minus 5% guys turun. Berarti bukan perbankan dong. Apa dong jadi ya? Okelah kan namanya juga BUMN terbaik. Gua yakin pasti jawaban lu selanjutnya kalau bukan perbankan apa? Coba cebak tebak. Gua yakin lu mau bilang Bukit Asem guys ya. Bisnisnya batu bara udah pasti amanlah kliennya PLN belanja listrik terus kalau enggak lu mati lampu di rumah. Oke gua kasih tahu ya jawaban lu salah. Karena per hari ini laba bersihnya PTBA alias Bukit Asam itu nyungsep 59%. Wah, gila memang luar biasa nih. Makanya lu jangan heran kalau harga sahamnya juga minus 13%, Guys. Ya, gua udah pastilah kalau lu jadi pemegang sahamnya dia, mungkin lu sekarang mar-mandir ke rumah sakit cek jantung ya. Tapi gua mau kasih tahu sama lu, nih bukan gua ngebelain Bukit Asam ya. Yang namanya PTBA itu memang nasibnya bergantung dengan harga batu bara. Dan yang menentukan harga batu bara kan bukan Bukit Asem, Bro. Yang menentukan adalah dunia. Bagaimana market di dunia ini, pemesanan batu bara di Cina, di India, di Turki, di Brazil, merekalah yang sebetulnya yang menentukan. Kalau suplly makin banyak, demand-nya berkurang, ya harganya jatuh. Dan itulah yang terjadi di hari-hari ini. Jadi performanya PTBA bukan gobelain PTBA ya memang asem. Kenapa asem? Karena harga batu bara dunia nyungsep. Tapi ya udahlah kalau gitu bukan PTBA, bukan perbankan juga. Apa sih perusahaan yang gua maksud yang betul-betul luar biasa profitnya? Ya, jangan-jangan lu sampai bilang Bang BCA lagi. Enggak, Guys. Bank BCA aja swasta. By the way, labanya cuman tumbuh 5,7%. Wah, ini agak beda sendiri. Enggak kompak nih. Bang BCA, Bang BRI nyungsep. BRI nyungsep sendiri nyungsep. BCA bisa tumbuh labanya 5%. Tapi itu enggak cukup, Guys. Dunia Indonesia ini market ini butuh perusahaan yang bisa growing-nya ekstrem. Kayak tadi yang perusahaan gua bilang, perusahaan yang gua bilang ini hebat banget. Ketika Bank BCA aja cuman bisa naik labanya 5%, perusahaan ini naik labanya bisa 30%. Dan dia konsisten loh labanya tumbuh tumbuh tumbuh tumbuh. Terus kok bisa ya? Gua juga heran guys bisa loh ada BUMN kayak begini. BCA aja bank swasta paling yahut paling keren aja labanya cuman bisa tumbuh 5% loh. Akibatnya apa ya? Sahamnya divonis minus 14%. Gila ya padahal dia profit tapi nasibnya sama kayak bank BUMN yang lain. So gimana nih guys? Lu penasaran enggak sih sebetulnya BUMN apa yang terbaik menurut Benix di tahun 2025 ini yang punya klien mayoritas perusahaan asing, perusahaan top dunia jadi klien dia net profit margin dia di atas 30%. Konsisten bagi dividen 5 sampai 7% setiap tahun dibanding lu beli deposito. Gila, ini lebih hebat sih. Terus labanya naik bukan cuma profit loh, tapi naik terus labanya. Yang terakhir ya kurang lebih sekitar 30% lah. Dan sebetulnya masih ada yang lain lagi sih, masih ada banyak kelebihan lain lagi yang lu bakal lihat. Kenapa? Ya tentu ada alasannya ketika banyak perusahaan BUMN lain minus minus minus minus minus dia malah year to day kita sahamnya sudah naik 68% dan bahkan saking hebatnya perusahaan ini dia sampai mengalahkan emas. Lu tahu ya lu kalau pegang emas 5 tahun cuan lu itu cuman 157% guys. 157%. Karena di tahun 2020 harga emas itu Rp850.000. Saat ini harga emas ya naik turunlah sekitar 2,2,3 juta per gr. Artinya ya lu naik cuma sekitar 157%. Tetapi kalau pada saat yang sama lu enggak beli emas, tapi lu pegang saham ini, apa yang terjadi dengan duit lu, lu naik 200%. Gila, Guys. Ada saham bisa ngalahin emas. Gila enggak sih? Lu penasaran enggak ni saham apa sih? BUMN lagi loh. Gua juga kaget, Guys. Bisa-bisanya loh ada BUMN di kolong langit ini yang kayak begini ya. Jangan-jangan ini the next Nvidia nih, Guys. Wus. Tapi ya udahlah. Kenapa menurut gua ini salah satu barang langka ya di tengah hiruk pikuk Kazakhstan ini dengan segala [tertawa] sensasi perusahaan Tbk-nya yang kinerjanya ya banyak yang beratlah. Banyak perusahaan Tbk di Indonesia. By the way bukan cuma BUMN itu berat guys buat bertumbuh. Jangankan bertumbuh bertahan aja susah ya. Lu lihat tadi banyak bank-bank itu yang labanya ya bisa dibilang bukan naik tapi malah minus. Bahkan lu jangan kaget sampai Danantara juga bingung. Ada 1000 perusahaan BUMN tapi setengahnya rugi. Ini di RCTI nih sumbernya nih ya. Gua koreksi, Guys. Bukan setengahnya rugi. Mayoritas rugi. Karantara udah bilang 52% BUMN merugi bikin republik kita kehilangan R triliun setiap tahunnya. Gila lu. Udah disuruh bayar pajak mahal-mahal terus modalin orang buka usaha terus usahanya rugi lagi, rugi lagi. Gila memang sih. Nah, itulah realita BUMN di Indonesia. Tetapi yang ini agak lain nih. Kenapa agak lain? Ya, karena dia betul-betul perusahaan yang bagus menurut gua. Dia bahkan menjalankan kaidah-kaidahnya Warren Buffett, investor legendaris terbesar di dunia. pendedi Berkshire Hadway. Nah, gimana sih cara kita mengevaluasi perusahaan ini sebenarnya bagus apa enggak? BUMN ya khususnya nih ya ikutin aja apa kata Warren Buffett di video ini. Dia ngasih interview tentang perusahaan yang menurut dia bagus. I can understand some guy may know how to make money in coco beans, but I don't. So, just let him have that. But it's got to be something I understand. It's got to be a business with fundamentally good economics. It's got to be a management that I like and trust and it's got to be a price that mak sense. So, Teman-teman gua rangkum apa yang dibilang sama Warren Buffett ya. Kalau mau lihat sebuah perusahaan tuh layak buat diinvest apa enggak? Di interview itu dia bilang yang pertama it's got to be something that I understand. Jadi sesuatu yang mudah buat dipahamin. Bisnisnya enggak ribet. Bukan mau bikin roket ke planet Neptunus gitu. Ada begitu banyak hal yang bisa terjadi. Meledak di tengah jalan, habis bensin, nabrak sama meteor. Waduh, banyak bangetlah kemungkinannya. Bisnisnya harus sesuatu yang lu bisa mengerti dan pahami. Kalau enggak lu kayak beli kucing dalam karung, Guys. Lu aja enggak paham bisnisnya, terus lu belagak banget jadi investor perusahaan kabel fiber optik paling canggih di dunia yang bisa melintasi benua ini sampai tujuh kali di laut kedalaman 3.000 m bisa menangani tekanan yang jauh lebih besar dibandingkan kabel mana pun. Enggak, Guys. Enggak ribet, Guys. Jadi, investasilah di perusahaan yang gampang lu pahamin itu. Kata orang buff. It's got to be something I understand. Nah, yang kedua apa dia bilang? It's got to be a business with fundamentally good economics. Maksudnya secara ekonomi, secara fundamental dia ini fundamentalnya bagus, bisnisnya bagus, sehat. Enggak boleh lu investasi di bisnis yang ngaco, enggak jelas unit ekonomiknya enggak ada. Nah, yang ketiga, it's got to be a management that I like, trust, and admire. Jadi yang ketiga ini soal manajemen orang. Karena apapun perusahaannya di-manage sama orang. Kalau orangnya aja enggak bisa lu percaya, korupt, enggak bagus, enggak jenius, enggak ngerti apa yang dilakukan, buat apa. Jadi manajemennya harus I like, trust, and admire. Jadi, gua harus suka sama manajemennya, gua harus percaya sama manajemennya dan gua harus kagum sama manajemennya. Itu kata Warren Buffet. Kalau enggak, dia enggak mau invest. Nah, yang keempat, it's got to be a price that makes sense. Maksudnya ya harganya juga masuk akal. Artinya ya kita kan senang beli perusahaan yang diskon, Guys. Harganya yang enggak kemahalan lah. Jadi ada empat unsur nih dari Warren Buffet yang bisa lu pakai untuk membantu mengevaluasi perusahaan manapun. Nah, dalam konteks perusahaan BUMN yang menurut gua terbaik ya, Miten 10 BUMN terbaik di 2025 ini masuk enggak sih empat kategorinya Warren Buffet itu? Coba kita cek satu-satu, Guys. Yang pertama, it's got to be something that I understand. Bisnisnya sulit enggak? Ternyata bisnis perusahaan ini yang gua suka banget ini sangat gampang. Bisnisnya cuman apa? bisnisnya itu cuma menyediakan jasa pelabuhan, jasa terminal buat kapal roro, roll on roll off, bongkar muat, naik turun mobil, kendaraan, truk, ekskavator, alat berat, dan lain sejenisnya lah yang punya roda, Guys. Kalau lu mau pindah dari Jakarta ke Lampung, Jakarta ke Balikpapan, Jakarta ke Papua, kan setahu gua mobil enggak bisa berenang ya, kayak mobil James Bond ya. Setahu gua ya mereka masih harus naik kapal. Jadi bisnisnya sangat gampang sekali. Dia membantu memberikan jasa bongkar muat mobil. Bukan cuma terminal kendaraan buat bongkar muat tadi ya, seven doring, cargo doring, penerimaan, delivery ya itu oke. Dia dia bisa lakukan itu. Tapi dia juga ada logistik kendaraan termasuk dia juga ada jasa vehicle processing center. Termasuk di dalamnya itu ada PDC, pre delivery checkup. Contohnya gini, kenapa penting lu punya pelabuhan yang bagus, operator pelabuhan yang bagus? Ya, kayak perusahaan yang gua suka inan ini karena gini, lu kadang-kadang kalau terima mobil itu baret lah lu belanja beli mobil baru di dealer. Bisa jadi salahnya itu bukan di dealer loh. Tetapi memang perusahaannya enggak capable aja yang dari dealer ke rumah lu baret-baret di tengah jalan. Ada enggak kemungkinan itu? Ada. Ada lagi kemungkinan ketika disimpan di dealer rusak disenggol orang di dealernya, di parkiran dealernya. Ada pilihan lagi enggak? Ada lagi. Karena dari dealer sebelumnya kan markir dulu di pelabuhan. Dari pelabuhan ke dealernya bisa jadi enggak beres nih vendornya enggak bagus. Atau lebih parah lagi dari kapal ke pelabuhan sebelum mendarat senggol-senggolan di kapal atau senggol-senggolan ketika turun baret-baret. Jadi ada begitu banyak proses kalau lu lihat kok mobil gua baret. Bisa jadi banyak kemungkinan karena dari dealer ke tempat lu ke baret-baret banyak pohon ranting pohon. Bisa jadi karena dari kapal kapalnya enggak benar anginnya kencang ee lautnya terombang aming. Jadi ada begitu banyak kemungkinan. Makanya perusahaan-perusahaan besar di dunia ini sangat berhati-hati memilih mitra kerjanya, operator pelabuhan. Dan gua kaget ketika ternyata perusahaan-perusahaan besar di dunia percayanya ya sama perusahaan ini. BUMN ini sangat bonafit, Guys. Bahkan dia sampai dipercaya sama perusahaan mobil listrik nomor satu di dunia, BYD, Guys. Ini perusahaan favoritnya Warren Buffett sama Charlie Mangre. Mereka pegang saham ini juga sampai bertahun-tahun loh. Kenapa ya? karena dia tahu BYD ini perusahaan elektrik yang luar biasa hebat. Dan lu tahu perusahaan mobil listrik nomor satu di dunia itu juga percaya untuk melabuhkan kapalnya di pelabuhannya Miten yang luar biasa. Ini tentu di sini lu tahu dong nama perusahaannya apa ya? Kalau belum tahu ya sudahlah. Tapi lu pasti kalau nonton video Benix sudah bertahun-tahun gua bilang ni ada perusahaan bagus banget nih. Ada perusahaan bagus banget. Pasti lu udah tahulah perusahaannya apa yang bisa sampai dipercaya sama BYD guys. Perusahaan mobil listrik nomor satu di dunia. Dia juga dipercaya sama Toyota perusahaan mobil bensin nomor satu di Jepang, Guys. Jadi, banyak perusahaan-perusahaan gede di dunia ini ya percayanya sama emiten yang satu ini. Nah, sekarang udahlah itu yang pertama. Syarat pertama dari Warren Buffet adalah it's got to be something that I understand. Dan gua paham bisnisnya ini menurut gua sangat mudah. Bisnis parkiran mobil, bongkar muat mobil, storing, cargo doring, penerimaan delivery. That's it. Sangat mudah dipahami. Bukan bisnisnya bikin roket ke planet Neptunus kayak bisnisnya Elonmas. Enggak, ini sangat mudah parkiran mobil. Gua mengerti, paham? Oke, sekarang kita cek yang kedua, Guys. It's got to be a business with fundamentally good economics. Jadi, ini bisnis yang secara fundamental bagus secara ekonomi. Nah, ketika gua cek ya perusahaan ini sekarang udah bulan September 2025, gua bandingkan kinerjanya dengan September 2024 apa? Ya, gua dapat kabar ya, dia ekspor mobilnya aja udah naik tinggi, Guys. Tahun lalu ekspor mobilnya cuma Rp256.000, sekarang sudah Rp284.000. Jadi naik, Guys, bisnis ekspor mobil dia naik. yang ketika banyak perusahaan TB kalian nyungsep, dia malah naik bisnisnya. Bisnis impornya gimana? Naik juga. Tahun lalu cuman Rp50.000-an, sekarang udah 95.000 mobil yang dilayani oleh perusahaan favorit kita ini, Guys. Nah, tentu di sini lu udah tahu dong apa yang gua maksud ya enggak lain dan enggak bukan adalah IPCC yang di bulan Februari kemarin gua udah bikin videonya sih ya salu lu sendiri ya enggak lihat ya. Tapi gua juga bukan rekomendasi jual atau beli saham. Gua mau bahas kinerja perusahaan BUMN favorit gua. Kenapa gua suka banget sama perusahaan ini? Kenapa? Ya lu lihat aja semua performa dia itu naik. Bisnis CBU build up mobilnya naik 8%. Bisnis alat beratnya naik 29%. Bisnis truck kirim bus sama truk naik 45%. Terus ship call-nya dia juga naik 22%. Semua naik. Gua bingung gua cari mana yang merah ya, mana yang merah, mana yang minus ya. Kagak ada bro. Naik naik naik dan naik terus. Makanya lu jangan heran ketika gua lihat oke bisnis ekspor impor dia berjalan bagus. Seharusnya laporan keuangan dia better dong dibanding tahun lalu. Ya dong kita bicara pakai data aja. Itu kan informasi soal bisnisnya. Tapi laporan keuangannya gimana? So kita lihat laporan keuangannya teman-teman. Lihat di sini di tahun 2024 omset dia cuman 500-an miliar. Di tahun 2025 sudah 660 miliar guys. Alias Om Z-nya naik 13%. Oh, that's a good news. Tapi kan itu baru Om Z om Benix. Real-nya gimana profitnya? Karena banyak ada perusahaan suka ngibul, Guys. Om Z-nya naik gede gede gedean. Banyak tuh orang juga datang ke gua investa, Ben. OMZ gua gede banget gini gini gini. Giliran lu cek profitnya zong, Guys. Dibawa pulang sama dia karena dia mau kawin lagi. Itu banyak tuh perusahaan Tbk tuh rampok kayak begitu. Om Z-nya naik, profitnya enggak naik malah kalau bisa rugi. Nah, kalau gini perusahaannya gimana? Omz-nya tadi naik tuh dari 500-an M ke 660 M Om Z. Pas kita cek labanya ternyata naik 29%. Tahun lalu labanya 148 M. tahun ini naik jadi 190 M alias ketika Om Z dia naik naiknya enggak banyak sih cuman 13% tetapi ternyata net profitnya bisa naik 29% hampir tiga kali lipatnya guys. Gila enggak sih? Jadi ini benar-benar perusahaan yang solid. Jadi ketika revenue dia naik banyak orang tambah boros makanya labanya enggak naik. Perusahaan ini enggak. Ketika revenue dia naik omzet dia naik dia tambah hemat guys. [tertawa] Jadi profit dia tambah tebal. Makanya lu jangan heran ini salah satu BUMN paling sehat di republik ini sampai dia punya duit cash hampir 1 triliun, Guys. Gila, bisnis apaagi loh ketika orang lain pada susah duit ya ini orang malah sibuk ngumpulin duit karena yang ada di dalam kampusnya cuman profit, profit, profit, profit profit margin kalau bisa tumbuh tumbuh tumbuh pertumbuhan terus. Makanya lu enggak usah heran dia bisa bagi dividen kemarin dia tebar dividen sekitar 169 miliar ya harga saham kan naik turun ya jadi sekitar 5 sampai 7% lah pembagian dividennya. Ini sih menurut gua makes sense karena dia profitable. Really profitable. Ada perusahaannya yang segitunya pengin bagi dividen buat jebak investor. Apa yang dia lakukan walaupun perusahaannya rugi? Ada loh ngutang ke bank. Lu bayangin gila banget. Ada perusahaan Tbk supaya jebak investor tapi sebetulnya enggak punya duit buat bagi deviden. Apa yang dia lakukan? Dia memaksa perusahaan ini buat ambil utang ke bank. Bukan buat bisnis, bukan buat beli mesin baru, bukan buat buka cabang. No. Ambil duit dari bank ngutang, eh duitnya dipakai buat bayar dividen. Kan geblek. [tertawa] Enggak masuk akal. Tapi itu realitanya banyak perusahaan yang aneh. Tapi yang ini syukurnya enggak karena ya dia bagi dia eviden memang dia profitable dan dia memang perusahaan yang sehat. So syarat yang kedua masuk akal dia punya good fundamental, good economic. Nah yang ketiga it's got beby management that I like, trust and admire. Jadi manajemennya ini ket ngomong manajemen itu harus manajemen yang lu suka, yang lu percaya, yang lu admire, yang lu kagum nih. Jadi mau enggak mau yang namanya juga investasi ya lu harus lihat siapa orang-orang yang di belakangnya. Karena ingat kata Peter Linch, behind every stock there is a company. You should find out what it's doing. Dan behind a company there's persons guys. There is this guys. Orang-orang yang mengoperasikan ini. Lu harus tahu orangnya bisa lu percaya enggak? GCG enggak? Mafia enggak? Bandit enggak? Mentalnya jangan. Bahaya ya. Gua juga udah visit ya. Jadi ada yang pertama nih direktur operasionalnya ada Pak Bagus Dwi Poyono. Gua sih amazing sih gua ngelihat kenapa. Lu lihat ya dia kuliah teknik industri dari Universitas Pasundan di Bandung. Enggak cukup dia ambil lagi master manajemen di Jakarta di IMI Jakarta. Terus habis itu enggak cukup lagi. Dia ambil lagi nih, Master International Transport dan logistik di Shanghai Maritim University di China. Dia sampai ambil ilmu master di bidang transportasi spesifik laut loh maritim di China. Dan banyak lagi dia kuliah lagi di Gadjah Mada buat ambil sekolah ya teknik yang berhubungan dengan bisnis ini. So ini orang yang the right man in the right place guys. Memang dia jadi direktur operasional ya. Dia memang ngerti teknik engineering-nya di dunia ini. Hebat dong. Bukan orang, radinya jurusan teknik telekomunikasi, terus tiba-tiba pegang perusahaan [tertawa] pelabuhan, lu akan bertanya-tanya. Next, kita lihat direktur keuangannya. Ah, ini penting. Pak Wing Megantoro, Guys. Lu tahu ya? Ini memang IPCC ini menurut gua sangat bonafit dipimpin orang yang capable. Direktur keuangan kita nih, Pak Wing punya jurusan akuntasi dari Universitas Jayabaya. Tapi itu juga enggak cukup. Ini IPCC ini isinya teknokrat semua karena kemudian diambil MBA. MBA-nya juga spesifik dari Universitas Logistik Cune, Kune Logistic University. Jadi benar-benar bisnis logistik itu dia pahamin banget. Jadi inline nih sama keilmuannya. Dan satu lagi nih yang paling seru tentu direktur utamanya Pak Sugeng Muliadi. Ini orang by the way humble banget guys. Direktur utama tapi very very humble. Kalau lu ketemu lu pasti syok. Eh gua enggak pernah ngelihat direktur ini. Ini beneran direktur utama gitu. Orangnya ramah banget, orangnya baik banget. Lu tahu? Dan ini orang sangat capable di bidangnya. Dia ambil S1 berhubungan dengan keuangan. Ini gua senang. Dia dari Brawijaya, Universitas Brawijaya di Malang. background-nya sarjana manajemen ekonomi. Dia juga memang lama karya di orang keuangan. Gua tuh paling senang kalau ada lihat direktur utama B2 ya, orang keuangan karena apa? Biasanya pelit dan hemat. Makanya gua suka [tertawa] biar perusahaannya enggak boros. Nah, yang kedua kayak yang tadi juga enggak cukup, Guys. Cuman S1. Ambil lagi S2. Master of Finance. Jadi, master keuangan dari Universitas Gajah Mada. Wus, mantap nih. Cocok nih. Tapi itu cukup enggak? Enggak, Guys. Lagi-lagi ya, yang namanya IPCC ini kalau bisa gelar tuh 2 3 4 biji diambil sekolah. Terus Pak Sugeng juga punya Master of Shipping and Transport dari Universitas Maritim di Netherland di Rotterdam, Belanda, Guys. Nah, buat teman-teman yang belum tahu ya, karena gua sesama alumni Belanda nih, gua satu alumni dari Belanda, gua dari Leiden, beliau dari Rotterdam. Pelabuhan terbesar di Eropa, pintu gerbang Eropa itu adanya di Rotterdam. Jadi memang lu kalau mau sekolah belajar ilmu logistik super spesifik, logistiknya bukan logistik truk, bukan logistik pesawat, bukan logistik kapal selem, tapi lu mau belajar logistik yang berhubungan dengan kemaritiman, belajarnya ya ke Rotterdam. Dan ketika gua ngelihat, wah ternyata di root kita lulusan Rotterdam, Guys. Bukan lulusan New York, enggak. Enggak penting New York, bukan lulusan Tokyo, enggak. Rotterdam, this is the right man in the right place at the right time juga. Jadi benar-benar gua sih bersyukur banget gua benar-benar kagum lah gua udah yang kayak dibilang sama Warren Buffet ya gua admire gua kagum karena gua tahu kuliah dial Rotterdam itu enggak gampang sulit guys. Lu kalau mau daftar di kampusnya si Pak Sugeng itu guys itu syaratnya banyak banget. Lu harus ngerti bisnis maritim. Lu harus berpengalaman di bisnis maritim. Lu ngerti bisnis supply chain. Lu ngerti bisnis logistik. Jadi enggak sembar susah guys. Lu coba aja ngelamar. Susah banget gua bisa akuin ya ini universitas yang paling susah dan memang tempat yang pas kalau lu mau belajar ilmu kemaritiman. Dan gua senang karena kita dipimpin oleh direksi-direksi yang capable ini loh. Hebat nih. Makanya ya Warren Buff bilang kalau lu enggak ngerti bisnis perhiasan, if you do not know the jewelerry, at least ya lu know lah jewelernya. Lu harus ngerti pengusahanya siapa senimannya yang bikin perhiasannya. Lu gampangnya gini maksud dia, lu mau beli emas, lu enggak bisa bedain emas palsu apa asli sih? Cincin gua asli apa palsu, lu kan enggak tahu. Tapi kalau lu enggak tahu itu, at least lu kenal siapa yang punya toko masnya di bisa dipercaya enggak? Ini maksud dia ngomong soal manajemen. Enggak penting laporan keuangannya apa segala macam. Kalau manajemennya hancur ya hancur. Bahkan bisa manipulasi laporan keuangan. Iya dong bahaya dong. Makanya penting buat lu tahu manajemen GCG perusahaan seperti apa. Orang yang lu pimpin capable atau enggak. Gua enggak ngadi-ngadi tapi lu bisa tahu ya di Indonesia itu ada loh ada sarjana teknik nuklir jadi direktur utama perusahaan Tbk. Ada. Lu enggak percaya? Cari sendiri lu pasti tahulah. Tapi bukan artinya itu hal yang jelek ya. Enggak juga cuma akan lebih bagus kalau dia ahli di bidangnya. Ada juga gua punya pengalaman kena tipu perusahaan Tbk juga di Batam guys bisnisnya hotel. Ini brengsek sih memang direktur utamanya bukan S1, S2, S3 tapi manage hotel nilai triliunan. Kalau lihat background-nya apa? Cleaning service tapi jadi direktur utama. Kan dari situ sudah tahu kocak dunia ini, Guys. Syukurnya kita enggak keterima yang begitu ya. Kita tidak dipimpin oleh direksi jurusan teknik nuklir, teknik atom, astrofisika atau teknik astronomi yang lain. Enggak. Tapi memang orang yang capable di dunia maritim. spesifik loh. Jadi kalau lu lihat gelar-gelarnya mereka memang semuanya punya akar ke bisnis logistik air, ke bisnis shipping, ke bisnis maritim. This is very good sih menurut gua ini betul-betul bagus. Makanya gua senang banget jadi pemegang saham mereka. Gua bahkan admire, Guys. Gua kagum. Gua, gua jujur gua belum pernah se ini jadi pemegang saham karena punya direksi yang very capable seperti IPCC ini. Nah, yang keempat ya, it's got to be a price that makes sense. Nah, ini penting nih. Ini Warren Buffet juga bilang IPCC ngasih kita cuan 70% lebih dan nanti gua bakal kasih tahu bakal seperti apa harganya juga. Dan kenapa gua suka banget sama dia, kita bahas dulu perusahaan pelabuhan yang lain nih. Lu tahu ada PT Nusantara Pelabuhan Handal. Ini harga sahamnya sekitar 11.130. Lu tahu enggak divaluasi berapa? dia divaluasi 23 kali lipat dari profit tahannya dia. Ini direktur utamanya baru ganti cewek. Beda usia sekitar 8 tahun sama Pak Sugeng, direktur favorit kita di APCC. Kita bandingkan dong harganya gimana ya. Ini memang enggak apple to Apple bener sih sama IPCC. IPCC kan keahliannya pelabuhan ya, jasa terminal di bidang bongkar muat kendaraan. Nah, kalau Nusantara pelabuhan bidangnya ya berhubungan dengan cargo kontainer. Jadi ya ke pelabuhan juga sih tapi lebih ke kontainer. Beda serupa tapi enggak sama. Tapi ya udahlah jasa pelabuhan mereka ini dihargai 25 kali lipat. Next. Kita ada dana berata luhur. Ini perusahaan sama juga jasa kepelabuhan juga. Tapi kalau IPCC kendaraan terminal, kalau Nusantara berhubungan dengan kargo kontainer. Dana berataalur berhubungan dengan batu bara. Jadi dia end to end bisnis holding batu bara dari mulut tambang sampai ke dermaga pinggir belabuhan. Dari dermaga ke tongkang. Dari tongkang ke laut lepas. Ah itu dia dana beratalur. By the way ini punya Haji Samuel nih. Lu tahu dihargain berapa? 24 kali lipat profitnya. Luar biasa gila, market itu menghargai sangat tinggi loh. Next, kita juga ada dari Filipina namanya ICTS International Container Terminal Service. Lu tahu perusahaan pelabuhan di Philipin ini hari ini sahamnya dia diperdagangkan 20 kali lipat dari profit tahunannya. Nah, lu tahu enggak IPCC berapa? Kan kata Waron Buffet, lu harus beli saham ya di harga yang pas. Lu tahu hari ini IPCC saham BUMN terbaik menurut Benix hari ini diperdagangkan il kali lipat dari profit tahunannya. Jadi jauh banget kalau lu bandingkan dengan yang lain. Apalagi kalau bandingkan dengan perusahaan Malaysia. Di Malaysia bentar lagi ada perusahaan juga yang mau IPO namanya MMC Ports. Lu tahu MMNC Ports di Malaysia itu profitnya cuman Rp760 juta, Guys. Rp761 juta. Tetapi di MPU valuasinya R29,5 miliar alias perusahaan ini divaluasi seharga 40 kali lipat dari profit tahannya. Gila lu di Indonesia aja rata-rata pelabuhan itu 20 kali lipat. Tapi valuasi di Malaysia bisa sampai 40 kali lipat. Dari sini lu bisa tahu ya APC ini sebenarnya saham yang murah apa kemahalan. Ya menarik nih. Makanya kalau lu penasaran ya gimana sih nasibnya IPCC? Karena IPCC udah pernah Benix mention by the way bukan cuma di Februari 2025 waktu itu harga sahamnya masih murah. Sebetulnya gua udah pernah mention APCC di Benix Investor Summit tahun 2024. Ini buktinya setiap mobil yang masuk ke dalam negeri dan keluar dari Indonesia akan pakai terminal pelabuhan. Mobil IPCC ini spesifik dibangun untuk mobil. Oke, sampai situ dulu. Ng37.000 keluar masuk kendaraan dia terima Z 735 M. Sekarang kita ngomong skenario. Ternyata setelah saya hitung IPCC total 100. Berarti kita cuan. Nah, kita tadi udah bikin skenario di mana dia punya profit itu berapa. Oh, jadi mulai menarik nih, Teman-teman. Dari situ lu bisa tahu kan bahwa ya memang kita hobinya menganalisis saham yang menarik tentunya yang berpotensi kasih cuan lah. Nah, itu kan BIS 2024. Nah, lu penasaran enggak sih BIS 2025 kita bakal bahas saham apa dan lu punya pertanyaan enggak sih IPCC bisa ke mana harganya? Ini menarik banget. Makanya lu harus segera daftar di Benix Investor Summit yang akan diselenggarakan di Solo tanggal 13 sampai 14 Desember 2025. Lu buruan daftar, Guys. Karena tinggal lima kursi lagi yang tersisa. Loh, kalau lu penasaran dengan nasib IPCC akan seperti apa? Apakah cuan 200% atau 2000% atau enggak tahu, lu segera daftar, buruan karena cuma tersisa lima kursi lagi, Bandix Investor Summit 2025 akan segera dimulai, Guys. Buruan daftar sekarang juga. Tapi ya udah, Guys. Next, gimana, ya? Kenapa gua senang banget dengan IPCC? Dan ini saham favorit gua yang namanya IPC ini ya tadi ya manajemennya oke menurut gua harganya bagus sekali lagi bukan rekomendasi jual atau beli terus profitnya juga kisten terus dia punya benteng pertahanan yang tebal uang cash guys 1 triliun banyak bwemen Tbk nyungsep nyungsep nyungsep dia berjaya guys di atas wahid banget sih hebat banget ini sih tapi kenapa menurut gua ini menarik dan ini akan kita bahas lebih detail sih nanti di bis ya di Benix Investor Summit ya lu tahu ya dunia ini sekarang lagi terjadi konsolidasi besar-besaran banyak perusahaan itu saling akuisisi khususnya pelabuhan di dunia ini lagi dibeli-beli. Terakhir paling fenomenal itu transaksi di pelabuhan kendaraan yang ada di Barcelona, Guys. Ini Lionel Messi nih suka nih. Pelabuhan terbesar di Barcelona itu udah diakuisisi. Ini salah satu yang paling hebat di Spanyol diakuisisi sama perusahaan dari Timur Tengah dari Abu Dhabi namanya Abu Dhabi Ports. Nilainya enggak main-main. 660 juta euro, Guys. Alias setara 12 triliun. Dan Abu Dhabi Ports ini terus belanja-belanja, Guys. Lu tahu dari tahun 2022 mereka sampai detik ini terus belanja, terus belanja, terus beli perusahaan pelabuhan, terus beli terus. Mereka udah beli 14 perusahaan loh sejak tahun 2022 sampai detik ini. Mereka tidak pernah stop mencari perusahaan untuk di-take over. Karena raja Arab dunia banyak banget nih. Dan lu tahu kenapa ini menarik ya? Ketika gua buka laporan keuangan perusahaan investasi terbesar nih dari Uni Emirat Arab nih dari Abu Dhabi, lu tahu mereka itu tulis mereka itu sangat mendukung CEPA comprehensive economic partnership agreement. Lu kalau Cepa pasti ada ingat-ingat Prabowo lah. Prabowo suka bilang you cepa you cepa apa sih? Dan lu tahu di laporan keuangannya mereka dia itu mention tiga negara nih yang gua yakin dia bakal ekspansi ke sana. India, Indonesia, dan Turki. Ini enggak ada laporannya di Indonesia. Media-media Indonesia enggak bakal tahu. Tapi kan gua baca terus laporan perusahaan-perusahaan maritim di dunia. Dan Indonesia muncul di laporan keuangannya Abu Dhabi Port dan dia sampai bikin peta pengembangan. Mereka targetnya akan terus nambah perusahaan yang dibeli. Dia mau aktif di lebih dari 50 negara. Bahkan Indonesia dimasukin di peta khusus di situ untuk sebagai target ekspansi selanjutnya oleh Abu Dhabi Ports. Makanya teman-teman jangan heran gua itu senang banget ketika Indonesia dapat deal 0% sama Eropa IUPA. Mobil made in Indonesia bakal bayar pajak 0% ketika masuk ke Eropa. Dan sudah tahu ya trennya orang Eropa itu naiknya mobil listrik. So, gua makanya senang ketika BYD juga buka pabrik 16 triliun nilai pabriknya di Republik Indonesia. Ini bisa kita maksimalkan dengan baik nih karena Indonesia pabrik-pabriknya jadi bisa ekspor ke Eropa 0% guys. Wis mantap nih. Udah tentu dong mobilnya enggak berenang ya. Kalau diekspor kan pakai pelabuhan favorit gua pakai emiten BUMN favoritnya Benix karena mobil belum bisa berenang dan terbang guys. So menurut gua itu menarik banget. Terus apa hubungannya dengan AD ports tadi? Akan terjadi akuisisi besar-besaran dan dia akan terus ekspansi. Makanya lu enggak heran kalau kemarin sempat bikin hebo nih Abu Dhabi Ports mau akuisisi merus perusahaan ya perkapalan yang ada di Indonesia. Ini bikin heboh karena Abu Dhabi ports. Lu tahu ya duitnya unlimited, Guys. Duitnya enggak berseri. Abu Dhabi Ports ini raja Arab nih. Dia udah siapin duit 2 billar buat take over 500 nilainya 33 triliun. Mereka benar-benar agresif pengen take over perusahaan kapal yang ada di Indonesia. Cuman ya sayang 1000 sayang dealnya kandas. Padahal kalau seandainya mereka jadi merger ya lu tahu yang Meratus itu kapalnya ada ratusan unit, Guys. Kalau dia jadi merger ini bisa jadi perusahaan kapal yang paling besar di Asia Tenggara. ya bisa setara dengan feeder, DP World, bahkan Express feeders. Jadi kita bisa jadi perusahaan-perusahaan kapal yang bonafit lah setara dengan Singapura. Cuman ya udahlah dealnya kandas. Anyway, itu gua yakin tidak akan menghentikan Abu Dhabi Ports ya. dia udah akusasi noatum, noatum yang take over Barcelona itu mereka pasti akan makin agresif juga buat ekspansi ke Indonesia karena kita sudah masuk di dalam rencana tahannya si Abu Dhabi Ports, Guys. Makanya ketika gua lihat, heh, BYyd bisa-bisanya mendarat di perusahaan BUMN favorit kita ini, satu-satunya di Indonesia. BUMN yang gua dengan bangganya menjadi investor karena dipercaya oleh emiten favoritnya Berksure Headway, Warren Buffett, investornya BYD. Dia sampai mendaratnya maunya cuma di pelabuhannya IPCC, Guys. Enggak mau mendarat di pelabuhan lain. Dia cuma mau mendarat di pelabuhannya IPCC. Makanya, Teman-teman, lu penasaran enggak sih gimana sih kisah selanjutnya dari IPCC ini? Lu setuju enggak kalau kita bahas lebih detail di BX Investor Summit yang ada di Solo, buruan daftar. Tapi guys, gua yakin ya lu pada komplain nih semua karena ketika lu telepon, gua yakin udah sold out tiketnya karena cuma sisa lima tiket lagi nih. Dan lu kalau enggak dapat pasti lu komplain, lu marah-marah dong. Lu jadi enggak bisa dengar berita terbaru Benix tentang peluang investasi saham yang ada di Indonesia dan bahkan di luar negeri. Ya, terus gimana dong Om Beni solusinya? Nih gua kan juga pengin tahu update-nya PCC. Lu pasti pengen tahu kan? Ya udah deh gini aja guys. Lu segera like video ini. Begitu dapat 24.000 likes dalam 24 jam gua bakal keluarin video khusus mengenai analisis terbaru tentang saham BUMN terbaik 2025 IPCC. Prospeknya ke depan seperti apa. Gratis di YouTube. Yuk, segera like. 24.000 1000 likes dalam 24 jam gua bakal rilis video khusus IPCC. Seru nih, Guys. Dan kenapa ini menarik ya? Karena sejak Benix Investor Summit 2024 sampai hari ini ya harga sahamnya udah naik 70%, Guys. IPCC ini seru nih, Guys. Dunia investasi selalu menarik ya buat kita bahas dan khususnya kenapa ya gua senang banget ini terakhirnya sebelum kita berpisah guys, kenapa gua senang banget dengan IPCC? Kenapa menurut gua IPCC ini adalah emiten BUMN favorit Benix? Bukan rekomendasi jual atau beli. Tapi gua udah ikut begitu banyak RUPS. Gua udah ikut begitu banyak meeting sama direksi yang ada di kolong langit ini, Guys. Satu-satunya direktur utama yang mention pentingnya memberikan value, memberikan nilai yang terbaik buat pemegang saham. Cuma Pak Sugeng satu-satunya yang pernah ngomong itu. Dan lu udah tahu lah, gua udah jadi investor sekian lama di ISG. Seumur hidup gua enggak pernah dengar ada direktur utama perusahaan Tbk yang peduli sama pemegang saham sedemikian kayak si Pak Sugeng ini. Jadi, gua sampai terharu nih, Guys. Gua benar-benar terharu. Sumidu gua enggak pernah lihat orang kayak Pak Sugeng ya. Gua berharap beliau maulah datang kalau kita undang podcast. Lu setuju enggak sih kalau Pak Sugeng kita undang podcast? Jadi sebetulnya kan kalau katanya Warun V kan tugasnya direksi tugasnya pengurus persuran itu kan memberikan value yang optimal kepada pemegang saham. Jadi itu juga kita pahami. Jadi mana strategi yang paling optimum kepada pemegang saham kita akan lakukan ee kajiannya dan ee eksekusinya. Lu lihat sendiri di video tadi kan dia sampai ngomong dia membela kepentingan dia memikirkan kepentingan pemegang sahamnya. Loh, ini hebat banget sih orang kayak begini. Jarang banget gua dilihat. Jarang banget gua lihat. Enggak pernah bahkan, guys, gua gak pernah lihat ada direktur utama kayak gini sih. Gila sih. Makanya gua pd banget, gua senang banget, gua bangga banget, bahkan gua admire, guys. Gua bukan cuma percaya nih sama kepemimpinan beliau di sini. Gua respect habis sih. Gua jujur gua respect habis. Dulu kita kira ya era BUMN bagus itu udah berakhir ketika Jonan lewat. Ignasius Jonan maksud gua. Sekarang Indonesia bersyukurlah ke kalian ya. Kita punya the next Ignatius Jonan nih. Sama-sama direktur, sangat GCG, sangat pintar, sangat capable, Pak Sugeng dan betul-betul memikirkan pemegang saham guys. Dan BUMN lagi. Akhirnya BUMN Indonesia ada tokoh yang bisa kita muliakan. Namanya sama lagi Pak Mulyadi ya, Pak Sugeng Mulyadi. So, Teman-teman lu setuju enggak sih kalau kita undang Pak Sugeng ya untuk datang podcast ke kita dan kira-kira beliau mau enggak sih datang ke podcast kita? Okelah, guys. Buruan lu like video ini. Semoga bermanfaat. Dan sekali lagi, ya, ini bukan rekomendasi jual, beli atau Sham tertentu. Tetapi hari ini gua resmi mensahkan. Kasih banteng. Kasih banteng. Resmi kasih banteng. Masukin resmi kasih banteng. Resmi kasih banteng. Banteng emas, Guys. Ini artinya bullis. Jadi resmi ya kita beri penghargaan emiten BUMN, ya. Saham BUMN terbaik 2025 dari segi GCG, dari segi profitability, dari segi bisnisnya growing terus dan dari segi filosofis memang mementingkan pemegang saham. Enggak lain dan enggak bukan adalah IPCC atau PT Indonesia Kendaraan Terminal. Sekali lagi konggrat ni sih buat IPCC jarang-jarang BIC ngasih penghargaan. Jarang-jarang, jarang-jarang bangetlah namanya Ben Muji-muji BW juga ya. Tapi yang satu ini memang luar biasa sih, Guys. Gua bangga banget jadi pemegang sahamnya. Kalau lu sendiri gimana? Gua yakin banyak sih penonton Benix yang pemegang saham IPCC. Lu bangga enggak menjadi investor IPCC? Dan menurut lu masa depan IPCC seperti apa? Segera tulis ya kolom komentar di bawah ini. Dan yang paling penting kasih pandangan kalian. Lu setuju enggak kalau Bendix kasih penghargaan? BUMN terbaik di 2025. Goals to IPCC Indonesia kendaraan terminal. Sukses selalu, Guys. Semoga video kita bermanfaat. Sampai ketemu di Solo Benix Investor Summit 2025. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [musik]