Bennix's Best State-Owned Enterprise Stocks for 2025! 198 Billion Profit & 29% Growth! How's That...
pgKVOstRXEg • 2025-11-24
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Good news, guys. Channel Benix bentar
lagi sampai 1 juta subscriber. Dan
seperti permintaan para pemirsa, ya,
Benix bakal kasih hadiah lima saham
terbaik menurut Benix di 2025. Ini lu
penasaran enggak sih kalau di luar sana
itu ada begitu banyak perusahaan yang
menurut gua sangat bagus. By the way,
ini bukan rekomendasi jual atau beli
saham tertentu, no sama sekali enggak.
Tapi gua mau kasih review pandangan gua
tentang lima saham terbaik 2025 menurut
Benix. Dan kalau lu penasaran sahamnya
ada apa aja sih? Wah, seru nih, Guys.
Karena gua bikin lima kategori nih. Yang
pertama, saham perusahaan ya, BUMN
terbaik di 2025. Yang kedua, saham
perusahaan swasta yang terbaik juga di
2025. Yang ketiga, yang ketiga nih seru
nih kategori baru saham perusahaan
Malaysia yang paling bagus menurut
Benix. Nah, yang keempat saham
perusahaan Amerika Serikat yang paling
bagus menurut Benix juga. Dan yang
kelima saham perusahaan di Jepang, Guys.
[musik] Kenapa perlu kita mention?
Karena Warren Buffet aja rebutan pengen
beli saham di Jepang. Makanya gua
kemarin sampai analisis Nippon Steel.
So, kalau lu penasaran apa sih lima
saham perusahaan terbaik di tahun 2025
menurut Benix, jangan dikip video ini.
Let's check this out. [musik]
Oke, Guys. Kita masuk dulu ke kategori
yang pertama, ya. Emiten BUMN. Saham
perusahaan BUMN terbaik menurut Benix
nih di tahun 2025. Lu tahu ya, tahun ini
aja nih saham udah naik 70%, Guys. At
least per video ini dibuat lah. Jadi
udah 70% dan ini bagus banget enggak
sih? Menurut gua sih ya keren banget.
Kenapa? Karena apalagi kalau lu lihat
dalam 5 tahun terakhir dia juga
konsisten bertumbuh. Lu bayangin dalam 5
tahun terakhir harga sahamnya udah naik
200%. Gila, Guys. BUMN apaagi yang bisa
begini? Lu tentu udah tahulah kalau
Benny itu anti BUMN ya. Apalagi ribuan
BUMN yang ada di Indonesia mayoritas
rugi, Guys. Mayoritas rugi. Lu bayangin.
Makanya gua ngeri banget sih sama BUMN.
Tapi gua udah monitor perusahaan ini
udah lama sih, Guys. Udah dari tahun
2022 gua udah pelototin perusahaan ini
dan gua cek kinerjanya seperti apa. Ya,
ternyata BUMN yang satu ini emang beda
sih, Guys. Pertama dia kliennya,
customer dia mayoritas perusahaan asing.
Artinya, lu enggak bisa nego-nego, lu
enggak bisa lobi-lobi, lu enggak bisa
main-main dengan kualitas lu. Kalau
enggak lu ditinggal sama klien loh,
perusahaan asing loh. Perusahaan
asingnya perusahaan bonafit lagi.
Perusahaan terbesar yang ada di Asia.
Semua jadi klien dia, Guys. Gila ini
sampai perusahaan-perusahaan besar yang
ada di Eropa itu klien dia. 70% lebih
klien dia dari luar negeri. Jadi ini
udah perusahaan bonafit pasti sampai
dipercaya sama klien-klien dari Jepang,
dari China, dari Eropa, dari Amerika.
Hmm. Penasaran enggak sih lu emitennya
apa? Tapi tunggu dulu, Guys. Ada lagi
yang hebat. Ketika banyak
perusahaan-perusahaan BUMN yang lain
rugi, perusahaan ini malah marginnya
bisa sampai 31%. Gila, net profit
marginnya, Guys, 31%. Dan buat kamu-kamu
yang senang deviden, ini perusahaan juga
konsisten bagi deviden. 5 sampai 7% loh
setiap tahunnya. Ya lu tahu gua lah, gua
bukan fans berat Deviden lah. Kalau bisa
ggak usah dibagi lah, bahkan biar
capital G-G naik terus, Guys. Siapa yang
enggak pengin cuan ribuan persen kan?
Nah, yang serunya lagi ya ketika banyak
perusahaan-perusahaan BUMN nyungsep,
perusahaan ini bukan cuma untung, Guys.
Tapi profit dia naik terus, naik terus,
naik terus. tahun ini aja ya, detik ini
nih, kuartal 3 2025 dibandingkan 2024
laba dia udah naik kurang lebih sekitar
30% loh. Gila sih hebat banget. Lu pasti
penasaran kan BUMN apa yang sehebat ini?
Sampai Benix bikin video khusus, Guys,
buat membahas BUMN ini. Sekali lagi ya,
ini bukan rekomendasi jual atau beli
samtu tuh. Enggak. Gua mau kasih review
aja. Nah, Teman-teman, sebelum kita
lanjutin, gua mau tanya sama lu deh.
Menurut lu BUMN apa yang bagus sih
sampai BNIX itu bikin video khusus
tentang emiten perusahaan BUMN terbaik
2025? Jawaban lu siapa? Coba gua kasih
waktu lu 2 detik buat jawab. Umn terbaik
2025 menurut Benix siapa? Ah, gua udah
yakin jawaban lu pasti perbankan.
Mungkin lu akan jawab Bank BNI. Salah,
Bro. Karena Bank BNI aja labanya dia
tahun ini sudah minus 7,3%.
Jadi salah kalau lu jawab BUMN-nya pasti
BNI nih yang keren nih. Dan itu langsung
kerefleksi. Namanya juga market tidak
bisa bohong. Per hari ini ya, year to
date harga Shamnya Bank BNI sudah minus
3,4%. Jadi bukan Bang Benny ya guys.
Oke, tebak lagi apa? Oke, gua yakin lu
pasti mau jawab pasti BUMN-nya Bank
Mandiri. Congrats, Guys. Jawaban lu
salah. Karena per detik ini Bank Mandiri
labanya profitnya bukannya tambah naik,
tambah kaya, no. Tidak, Guys. Tapi
tambah nyungsep. Minus 10%, Guys,
labanya Bank Mandiri. So, lu jangan
heran kalau lihat sahamnya Bank Mandiri
year to date minus juga 17%.
[tertawa]
Lu jawab yang benar dikit lah. Kalau
gitu, BWN apa yang menurut BX terbaik
2025 ini, Guys? Ya, karena bukan BNI,
bukan Bank Mandiri, gua udah tahulah.
Next lu, gua yakin Bank BRI dan jawaban
lu adalah salah, Guys. Kenapa? Karena
per kuartal ini aja tentu ya kalau Bang
Lain tambah nyungsep masa gua kalah sih
mungkin itu adalah mindsetnya Bang
Bayeri ya. Sehingga Bang BRI pun di
kuartal 3 2025 ini bukannya tambah gede,
tambah sukses, no tetapi labanya juga
tambah nyungsep alias merosot 9,5%. Wah,
dikit lagi 10%. Masa lu kalah sih sama
Mandiri? Mandiri aja bisa nyungsep loh
labanya 10%. Masa Bank BRI cuma
nyungsepnya 9%. Tapi ya udahlah kita
lihat juga dong dengan sahamnya. Year to
date apa yang terjadi dengan sahamnya
Bank BRI? Ternyata ya market juga tidak
bohong. Sahamnya Bank BRI minus 5% guys
turun. Berarti bukan perbankan dong. Apa
dong jadi ya? Okelah kan namanya juga
BUMN terbaik. Gua yakin pasti jawaban lu
selanjutnya kalau bukan perbankan apa?
Coba cebak tebak. Gua yakin lu mau
bilang Bukit Asem guys ya. Bisnisnya
batu bara udah pasti amanlah kliennya
PLN belanja listrik terus kalau enggak
lu mati lampu di rumah. Oke gua kasih
tahu ya jawaban lu salah. Karena per
hari ini laba bersihnya PTBA alias Bukit
Asam itu nyungsep 59%.
Wah, gila memang luar biasa nih. Makanya
lu jangan heran kalau harga sahamnya
juga minus 13%, Guys. Ya, gua udah
pastilah kalau lu jadi pemegang sahamnya
dia, mungkin lu sekarang mar-mandir ke
rumah sakit cek jantung ya. Tapi gua mau
kasih tahu sama lu, nih bukan gua
ngebelain Bukit Asam ya. Yang namanya
PTBA itu memang nasibnya bergantung
dengan harga batu bara. Dan yang
menentukan harga batu bara kan bukan
Bukit Asem, Bro. Yang menentukan adalah
dunia. Bagaimana market di dunia ini,
pemesanan batu bara di Cina, di India,
di Turki, di Brazil, merekalah yang
sebetulnya yang menentukan. Kalau suplly
makin banyak, demand-nya berkurang, ya
harganya jatuh. Dan itulah yang terjadi
di hari-hari ini. Jadi performanya PTBA
bukan gobelain PTBA ya memang asem.
Kenapa asem? Karena harga batu bara
dunia nyungsep. Tapi ya udahlah kalau
gitu bukan PTBA, bukan perbankan juga.
Apa sih perusahaan yang gua maksud yang
betul-betul luar biasa profitnya? Ya,
jangan-jangan lu sampai bilang Bang BCA
lagi. Enggak, Guys. Bank BCA aja swasta.
By the way, labanya cuman tumbuh 5,7%.
Wah, ini agak beda sendiri. Enggak
kompak nih. Bang BCA, Bang BRI nyungsep.
BRI nyungsep sendiri nyungsep. BCA bisa
tumbuh labanya 5%. Tapi itu enggak
cukup, Guys. Dunia Indonesia ini market
ini butuh perusahaan yang bisa
growing-nya ekstrem. Kayak tadi yang
perusahaan gua bilang, perusahaan yang
gua bilang ini hebat banget. Ketika Bank
BCA aja cuman bisa naik labanya 5%,
perusahaan ini naik labanya bisa 30%.
Dan dia konsisten loh labanya tumbuh
tumbuh tumbuh tumbuh. Terus kok bisa ya?
Gua juga heran guys bisa loh ada BUMN
kayak begini. BCA aja bank swasta paling
yahut paling keren aja labanya cuman
bisa tumbuh 5% loh. Akibatnya apa ya?
Sahamnya divonis minus 14%. Gila ya
padahal dia profit tapi nasibnya sama
kayak bank BUMN yang lain. So gimana nih
guys? Lu penasaran enggak sih sebetulnya
BUMN apa yang terbaik menurut Benix di
tahun 2025 ini yang punya klien
mayoritas perusahaan asing, perusahaan
top dunia jadi klien dia net profit
margin dia di atas 30%. Konsisten bagi
dividen 5 sampai 7% setiap tahun
dibanding lu beli deposito. Gila, ini
lebih hebat sih. Terus labanya naik
bukan cuma profit loh, tapi naik terus
labanya. Yang terakhir ya kurang lebih
sekitar 30% lah. Dan sebetulnya masih
ada yang lain lagi sih, masih ada banyak
kelebihan lain lagi yang lu bakal lihat.
Kenapa? Ya tentu ada alasannya ketika
banyak perusahaan BUMN lain minus minus
minus minus minus dia malah year to day
kita sahamnya sudah naik 68% dan bahkan
saking hebatnya perusahaan ini dia
sampai mengalahkan emas. Lu tahu ya lu
kalau pegang emas 5 tahun cuan lu itu
cuman 157%
guys. 157%.
Karena di tahun 2020 harga emas itu
Rp850.000.
Saat ini harga emas ya naik turunlah
sekitar 2,2,3 juta per gr. Artinya ya lu
naik cuma sekitar 157%. Tetapi kalau
pada saat yang sama lu enggak beli emas,
tapi lu pegang saham ini, apa yang
terjadi dengan duit lu, lu naik 200%.
Gila, Guys. Ada saham bisa ngalahin
emas. Gila enggak sih? Lu penasaran
enggak ni saham apa sih? BUMN lagi loh.
Gua juga kaget, Guys. Bisa-bisanya loh
ada BUMN di kolong langit ini yang kayak
begini ya. Jangan-jangan ini the next
Nvidia nih, Guys. Wus. Tapi ya udahlah.
Kenapa menurut gua ini salah satu barang
langka ya di tengah hiruk pikuk
Kazakhstan ini dengan segala [tertawa]
sensasi perusahaan Tbk-nya yang
kinerjanya ya banyak yang beratlah.
Banyak perusahaan Tbk di Indonesia. By
the way bukan cuma BUMN itu berat guys
buat bertumbuh. Jangankan bertumbuh
bertahan aja susah ya. Lu lihat tadi
banyak bank-bank itu yang labanya ya
bisa dibilang bukan naik tapi malah
minus. Bahkan lu jangan kaget sampai
Danantara juga bingung. Ada 1000
perusahaan BUMN tapi setengahnya rugi.
Ini di RCTI nih sumbernya nih ya. Gua
koreksi, Guys. Bukan setengahnya rugi.
Mayoritas rugi. Karantara udah bilang
52% BUMN merugi bikin republik kita
kehilangan R triliun setiap tahunnya.
Gila lu. Udah disuruh bayar pajak
mahal-mahal terus modalin orang buka
usaha terus usahanya rugi lagi, rugi
lagi. Gila memang sih. Nah, itulah
realita BUMN di Indonesia. Tetapi yang
ini agak lain nih. Kenapa agak lain? Ya,
karena dia betul-betul perusahaan yang
bagus menurut gua. Dia bahkan
menjalankan kaidah-kaidahnya Warren
Buffett, investor legendaris terbesar di
dunia. pendedi Berkshire Hadway. Nah,
gimana sih cara kita mengevaluasi
perusahaan ini sebenarnya bagus apa
enggak? BUMN ya khususnya nih ya ikutin
aja apa kata Warren Buffett di video
ini. Dia ngasih interview tentang
perusahaan yang menurut dia bagus.
I can understand
some guy may know how to make money in
coco beans, but I don't. So, just let
him have that. But it's got to be
something I understand. It's got to be a
business with fundamentally good
economics. It's got to be a management
that I like and trust and it's got to be
a price that mak sense.
So, Teman-teman gua rangkum apa yang
dibilang sama Warren Buffett ya. Kalau
mau lihat sebuah perusahaan tuh layak
buat diinvest apa enggak? Di interview
itu dia bilang yang pertama it's got to
be something that I understand. Jadi
sesuatu yang mudah buat dipahamin.
Bisnisnya enggak ribet. Bukan mau bikin
roket ke planet Neptunus gitu. Ada
begitu banyak hal yang bisa terjadi.
Meledak di tengah jalan, habis bensin,
nabrak sama meteor. Waduh, banyak
bangetlah kemungkinannya. Bisnisnya
harus sesuatu yang lu bisa mengerti dan
pahami. Kalau enggak lu kayak beli
kucing dalam karung, Guys. Lu aja enggak
paham bisnisnya, terus lu belagak banget
jadi investor perusahaan kabel fiber
optik paling canggih di dunia yang bisa
melintasi benua ini sampai tujuh kali di
laut kedalaman 3.000 m bisa menangani
tekanan yang jauh lebih besar
dibandingkan kabel mana pun. Enggak,
Guys. Enggak ribet, Guys. Jadi,
investasilah di perusahaan yang gampang
lu pahamin itu. Kata orang buff. It's
got to be something I understand. Nah,
yang kedua apa dia bilang? It's got to
be a business with fundamentally good
economics. Maksudnya secara ekonomi,
secara fundamental dia ini
fundamentalnya bagus, bisnisnya bagus,
sehat. Enggak boleh lu investasi di
bisnis yang ngaco, enggak jelas unit
ekonomiknya enggak ada. Nah, yang
ketiga, it's got to be a management that
I like, trust, and admire. Jadi yang
ketiga ini soal manajemen orang. Karena
apapun perusahaannya di-manage sama
orang. Kalau orangnya aja enggak bisa lu
percaya, korupt, enggak bagus, enggak
jenius, enggak ngerti apa yang
dilakukan, buat apa. Jadi manajemennya
harus I like, trust, and admire. Jadi,
gua harus suka sama manajemennya, gua
harus percaya sama manajemennya dan gua
harus kagum sama manajemennya. Itu kata
Warren Buffet. Kalau enggak, dia enggak
mau invest. Nah, yang keempat, it's got
to be a price that makes sense.
Maksudnya ya harganya juga masuk akal.
Artinya ya kita kan senang beli
perusahaan yang diskon, Guys. Harganya
yang enggak kemahalan lah. Jadi ada
empat unsur nih dari Warren Buffet yang
bisa lu pakai untuk membantu
mengevaluasi perusahaan manapun. Nah,
dalam konteks perusahaan BUMN yang
menurut gua terbaik ya, Miten 10 BUMN
terbaik di 2025 ini masuk enggak sih
empat kategorinya Warren Buffet itu?
Coba kita cek satu-satu, Guys. Yang
pertama, it's got to be something that I
understand. Bisnisnya sulit enggak?
Ternyata bisnis perusahaan ini yang gua
suka banget ini sangat gampang.
Bisnisnya cuman apa? bisnisnya itu cuma
menyediakan jasa pelabuhan, jasa
terminal buat kapal roro, roll on roll
off, bongkar muat, naik turun mobil,
kendaraan, truk, ekskavator, alat berat,
dan lain sejenisnya lah yang punya roda,
Guys. Kalau lu mau pindah dari Jakarta
ke Lampung, Jakarta ke Balikpapan,
Jakarta ke Papua, kan setahu gua mobil
enggak bisa berenang ya, kayak mobil
James Bond ya. Setahu gua ya mereka
masih harus naik kapal. Jadi bisnisnya
sangat gampang sekali. Dia membantu
memberikan jasa bongkar muat mobil.
Bukan cuma terminal kendaraan buat
bongkar muat tadi ya, seven doring,
cargo doring, penerimaan, delivery ya
itu oke. Dia dia bisa lakukan itu. Tapi
dia juga ada logistik kendaraan termasuk
dia juga ada jasa vehicle processing
center. Termasuk di dalamnya itu ada
PDC, pre delivery checkup. Contohnya
gini, kenapa penting lu punya pelabuhan
yang bagus, operator pelabuhan yang
bagus? Ya, kayak perusahaan yang gua
suka inan ini karena gini, lu
kadang-kadang kalau terima mobil itu
baret lah lu belanja beli mobil baru di
dealer. Bisa jadi salahnya itu bukan di
dealer loh. Tetapi memang perusahaannya
enggak capable aja yang dari dealer ke
rumah lu baret-baret di tengah jalan.
Ada enggak kemungkinan itu? Ada. Ada
lagi kemungkinan ketika disimpan di
dealer rusak disenggol orang di
dealernya, di parkiran dealernya. Ada
pilihan lagi enggak? Ada lagi. Karena
dari dealer sebelumnya kan markir dulu
di pelabuhan. Dari pelabuhan ke
dealernya bisa jadi enggak beres nih
vendornya enggak bagus. Atau lebih parah
lagi dari kapal ke pelabuhan sebelum
mendarat senggol-senggolan di kapal atau
senggol-senggolan ketika turun
baret-baret. Jadi ada begitu banyak
proses kalau lu lihat kok mobil gua
baret. Bisa jadi banyak kemungkinan
karena dari dealer ke tempat lu ke
baret-baret banyak pohon ranting pohon.
Bisa jadi karena dari kapal kapalnya
enggak benar anginnya kencang ee lautnya
terombang aming. Jadi ada begitu banyak
kemungkinan. Makanya
perusahaan-perusahaan besar di dunia ini
sangat berhati-hati memilih mitra
kerjanya, operator pelabuhan. Dan gua
kaget ketika ternyata
perusahaan-perusahaan besar di dunia
percayanya ya sama perusahaan ini. BUMN
ini sangat bonafit, Guys. Bahkan dia
sampai dipercaya sama perusahaan mobil
listrik nomor satu di dunia, BYD, Guys.
Ini perusahaan favoritnya Warren Buffett
sama Charlie Mangre. Mereka pegang saham
ini juga sampai bertahun-tahun loh.
Kenapa ya? karena dia tahu BYD ini
perusahaan elektrik yang luar biasa
hebat. Dan lu tahu perusahaan mobil
listrik nomor satu di dunia itu juga
percaya untuk melabuhkan kapalnya di
pelabuhannya Miten yang luar biasa. Ini
tentu di sini lu tahu dong nama
perusahaannya apa ya? Kalau belum tahu
ya sudahlah. Tapi lu pasti kalau nonton
video Benix sudah bertahun-tahun gua
bilang ni ada perusahaan bagus banget
nih. Ada perusahaan bagus banget. Pasti
lu udah tahulah perusahaannya apa yang
bisa sampai dipercaya sama BYD guys.
Perusahaan mobil listrik nomor satu di
dunia. Dia juga dipercaya sama Toyota
perusahaan mobil bensin nomor satu di
Jepang, Guys. Jadi, banyak
perusahaan-perusahaan gede di dunia ini
ya percayanya sama emiten yang satu ini.
Nah, sekarang udahlah itu yang pertama.
Syarat pertama dari Warren Buffet adalah
it's got to be something that I
understand. Dan gua paham bisnisnya ini
menurut gua sangat mudah. Bisnis
parkiran mobil, bongkar muat mobil,
storing, cargo doring, penerimaan
delivery. That's it. Sangat mudah
dipahami. Bukan bisnisnya bikin roket ke
planet Neptunus kayak bisnisnya Elonmas.
Enggak, ini sangat mudah parkiran mobil.
Gua mengerti, paham? Oke, sekarang kita
cek yang kedua, Guys. It's got to be a
business with fundamentally good
economics. Jadi, ini bisnis yang secara
fundamental bagus secara ekonomi. Nah,
ketika gua cek ya perusahaan ini
sekarang udah bulan September 2025, gua
bandingkan kinerjanya dengan September
2024 apa? Ya, gua dapat kabar ya, dia
ekspor mobilnya aja udah naik tinggi,
Guys. Tahun lalu ekspor mobilnya cuma
Rp256.000, sekarang sudah Rp284.000.
Jadi naik, Guys, bisnis ekspor mobil dia
naik. yang ketika banyak perusahaan TB
kalian nyungsep, dia malah naik
bisnisnya. Bisnis impornya gimana? Naik
juga. Tahun lalu cuman Rp50.000-an,
sekarang udah 95.000
mobil yang dilayani oleh perusahaan
favorit kita ini, Guys. Nah, tentu di
sini lu udah tahu dong apa yang gua
maksud ya enggak lain dan enggak bukan
adalah IPCC yang di bulan Februari
kemarin gua udah bikin videonya sih ya
salu lu sendiri ya enggak lihat ya. Tapi
gua juga bukan rekomendasi jual atau
beli saham. Gua mau bahas kinerja
perusahaan BUMN favorit gua. Kenapa gua
suka banget sama perusahaan ini? Kenapa?
Ya lu lihat aja semua performa dia itu
naik. Bisnis CBU build up mobilnya naik
8%. Bisnis alat beratnya naik 29%.
Bisnis truck kirim bus sama truk naik
45%. Terus ship call-nya dia juga naik
22%. Semua naik. Gua bingung gua cari
mana yang merah ya, mana yang merah,
mana yang minus ya. Kagak ada bro. Naik
naik naik dan naik terus. Makanya lu
jangan heran ketika gua lihat oke bisnis
ekspor impor dia berjalan bagus.
Seharusnya laporan keuangan dia better
dong dibanding tahun lalu. Ya dong kita
bicara pakai data aja. Itu kan informasi
soal bisnisnya. Tapi laporan keuangannya
gimana? So kita lihat laporan
keuangannya teman-teman. Lihat di sini
di tahun 2024 omset dia cuman 500-an
miliar. Di tahun 2025 sudah 660
miliar guys. Alias Om Z-nya naik 13%.
Oh, that's a good news. Tapi kan itu
baru Om Z om Benix. Real-nya gimana
profitnya? Karena banyak ada perusahaan
suka ngibul, Guys. Om Z-nya naik gede
gede gedean. Banyak tuh orang juga
datang ke gua investa, Ben. OMZ gua gede
banget gini gini gini. Giliran lu cek
profitnya zong, Guys. Dibawa pulang sama
dia karena dia mau kawin lagi. Itu
banyak tuh perusahaan Tbk tuh rampok
kayak begitu. Om Z-nya naik, profitnya
enggak naik malah kalau bisa rugi. Nah,
kalau gini perusahaannya gimana? Omz-nya
tadi naik tuh dari 500-an M ke 660 M Om
Z. Pas kita cek labanya ternyata naik
29%.
Tahun lalu labanya 148 M. tahun ini naik
jadi 190 M alias ketika Om Z dia naik
naiknya enggak banyak sih cuman 13%
tetapi ternyata net profitnya bisa naik
29%
hampir tiga kali lipatnya guys. Gila
enggak sih? Jadi ini benar-benar
perusahaan yang solid. Jadi ketika
revenue dia naik banyak orang tambah
boros makanya labanya enggak naik.
Perusahaan ini enggak. Ketika revenue
dia naik omzet dia naik dia tambah hemat
guys. [tertawa]
Jadi profit dia tambah tebal. Makanya lu
jangan heran ini salah satu BUMN paling
sehat di republik ini sampai dia punya
duit cash hampir 1 triliun, Guys. Gila,
bisnis apaagi loh ketika orang lain pada
susah duit ya ini orang malah sibuk
ngumpulin duit karena yang ada di dalam
kampusnya cuman profit, profit, profit,
profit profit margin kalau bisa tumbuh
tumbuh tumbuh pertumbuhan terus. Makanya
lu enggak usah heran dia bisa bagi
dividen kemarin dia tebar dividen
sekitar 169 miliar ya harga saham kan
naik turun ya jadi sekitar 5 sampai 7%
lah pembagian dividennya. Ini sih
menurut gua makes sense karena dia
profitable. Really profitable. Ada
perusahaannya yang segitunya pengin bagi
dividen buat jebak investor. Apa yang
dia lakukan walaupun perusahaannya rugi?
Ada loh ngutang ke bank. Lu bayangin
gila banget. Ada perusahaan Tbk supaya
jebak investor tapi sebetulnya enggak
punya duit buat bagi deviden. Apa yang
dia lakukan? Dia memaksa perusahaan ini
buat ambil utang ke bank. Bukan buat
bisnis, bukan buat beli mesin baru,
bukan buat buka cabang. No. Ambil duit
dari bank ngutang, eh duitnya dipakai
buat bayar dividen. Kan geblek.
[tertawa] Enggak masuk akal. Tapi itu
realitanya banyak perusahaan yang aneh.
Tapi yang ini syukurnya enggak karena ya
dia bagi dia eviden memang dia
profitable dan dia memang perusahaan
yang sehat. So syarat yang kedua masuk
akal dia punya good fundamental, good
economic. Nah yang ketiga it's got beby
management that I like, trust and
admire. Jadi manajemennya ini ket
ngomong manajemen itu harus manajemen
yang lu suka, yang lu percaya, yang lu
admire, yang lu kagum nih. Jadi mau
enggak mau yang namanya juga investasi
ya lu harus lihat siapa orang-orang yang
di belakangnya. Karena ingat kata Peter
Linch, behind every stock there is a
company. You should find out what it's
doing. Dan behind a company there's
persons guys. There is this guys.
Orang-orang yang mengoperasikan ini. Lu
harus tahu orangnya bisa lu percaya
enggak? GCG enggak? Mafia enggak? Bandit
enggak? Mentalnya jangan. Bahaya ya. Gua
juga udah visit ya. Jadi ada yang
pertama nih direktur operasionalnya ada
Pak Bagus Dwi Poyono. Gua sih amazing
sih gua ngelihat kenapa. Lu lihat ya dia
kuliah teknik industri dari Universitas
Pasundan di Bandung. Enggak cukup dia
ambil lagi master manajemen di Jakarta
di IMI Jakarta. Terus habis itu enggak
cukup lagi. Dia ambil lagi nih, Master
International Transport dan logistik di
Shanghai Maritim University di China.
Dia sampai ambil ilmu master di bidang
transportasi spesifik laut loh maritim
di China. Dan banyak lagi dia kuliah
lagi di Gadjah Mada buat ambil sekolah
ya teknik yang berhubungan dengan bisnis
ini. So ini orang yang the right man in
the right place guys. Memang dia jadi
direktur operasional ya. Dia memang
ngerti teknik engineering-nya di dunia
ini. Hebat dong. Bukan orang, radinya
jurusan teknik telekomunikasi, terus
tiba-tiba pegang perusahaan [tertawa]
pelabuhan, lu akan bertanya-tanya. Next,
kita lihat direktur keuangannya. Ah, ini
penting. Pak Wing Megantoro, Guys. Lu
tahu ya? Ini memang IPCC ini menurut gua
sangat bonafit dipimpin orang yang
capable. Direktur keuangan kita nih, Pak
Wing punya jurusan akuntasi dari
Universitas Jayabaya. Tapi itu juga
enggak cukup. Ini IPCC ini isinya
teknokrat semua karena kemudian diambil
MBA. MBA-nya juga spesifik dari
Universitas Logistik Cune, Kune Logistic
University. Jadi benar-benar bisnis
logistik itu dia pahamin banget. Jadi
inline nih sama keilmuannya. Dan satu
lagi nih yang paling seru tentu direktur
utamanya Pak Sugeng Muliadi. Ini orang
by the way humble banget guys. Direktur
utama tapi very very humble. Kalau lu
ketemu lu pasti syok. Eh gua enggak
pernah ngelihat direktur ini. Ini
beneran direktur utama gitu. Orangnya
ramah banget, orangnya baik banget. Lu
tahu? Dan ini orang sangat capable di
bidangnya. Dia ambil S1 berhubungan
dengan keuangan. Ini gua senang. Dia
dari Brawijaya, Universitas Brawijaya di
Malang. background-nya sarjana manajemen
ekonomi. Dia juga memang lama karya di
orang keuangan. Gua tuh paling senang
kalau ada lihat direktur utama B2 ya,
orang keuangan karena apa? Biasanya
pelit dan hemat. Makanya gua suka
[tertawa] biar perusahaannya enggak
boros. Nah, yang kedua kayak yang tadi
juga enggak cukup, Guys. Cuman S1. Ambil
lagi S2. Master of Finance. Jadi, master
keuangan dari Universitas Gajah Mada.
Wus, mantap nih. Cocok nih. Tapi itu
cukup enggak? Enggak, Guys. Lagi-lagi
ya, yang namanya IPCC ini kalau bisa
gelar tuh 2 3 4 biji diambil sekolah.
Terus Pak Sugeng juga punya Master of
Shipping and Transport dari Universitas
Maritim di Netherland di Rotterdam,
Belanda, Guys. Nah, buat teman-teman
yang belum tahu ya, karena gua sesama
alumni Belanda nih, gua satu alumni dari
Belanda, gua dari Leiden, beliau dari
Rotterdam. Pelabuhan terbesar di Eropa,
pintu gerbang Eropa itu adanya di
Rotterdam. Jadi memang lu kalau mau
sekolah belajar ilmu logistik super
spesifik, logistiknya bukan logistik
truk, bukan logistik pesawat, bukan
logistik kapal selem, tapi lu mau
belajar logistik yang berhubungan dengan
kemaritiman, belajarnya ya ke Rotterdam.
Dan ketika gua ngelihat, wah ternyata di
root kita lulusan Rotterdam, Guys. Bukan
lulusan New York, enggak. Enggak penting
New York, bukan lulusan Tokyo, enggak.
Rotterdam, this is the right man in the
right place at the right time juga. Jadi
benar-benar gua sih bersyukur banget gua
benar-benar kagum lah gua udah yang
kayak dibilang sama Warren Buffet ya gua
admire gua kagum karena gua tahu kuliah
dial Rotterdam itu enggak gampang sulit
guys. Lu kalau mau daftar di kampusnya
si Pak Sugeng itu guys itu syaratnya
banyak banget. Lu harus ngerti bisnis
maritim. Lu harus berpengalaman di
bisnis maritim. Lu ngerti bisnis supply
chain. Lu ngerti bisnis logistik. Jadi
enggak sembar susah guys. Lu coba aja
ngelamar. Susah banget gua bisa akuin ya
ini universitas yang paling susah dan
memang tempat yang pas kalau lu mau
belajar ilmu kemaritiman. Dan gua senang
karena kita dipimpin oleh
direksi-direksi yang capable ini loh.
Hebat nih. Makanya ya Warren Buff bilang
kalau lu enggak ngerti bisnis perhiasan,
if you do not know the jewelerry, at
least ya lu know lah jewelernya. Lu
harus ngerti pengusahanya siapa
senimannya yang bikin perhiasannya. Lu
gampangnya gini maksud dia, lu mau beli
emas, lu enggak bisa bedain emas palsu
apa asli sih? Cincin gua asli apa palsu,
lu kan enggak tahu. Tapi kalau lu enggak
tahu itu, at least lu kenal siapa yang
punya toko masnya di bisa dipercaya
enggak? Ini maksud dia ngomong soal
manajemen. Enggak penting laporan
keuangannya apa segala macam. Kalau
manajemennya hancur ya hancur. Bahkan
bisa manipulasi laporan keuangan. Iya
dong bahaya dong. Makanya penting buat
lu tahu manajemen GCG perusahaan seperti
apa. Orang yang lu pimpin capable atau
enggak. Gua enggak ngadi-ngadi tapi lu
bisa tahu ya di Indonesia itu ada loh
ada sarjana teknik nuklir jadi direktur
utama perusahaan Tbk. Ada. Lu enggak
percaya? Cari sendiri lu pasti tahulah.
Tapi bukan artinya itu hal yang jelek
ya. Enggak juga cuma akan lebih bagus
kalau dia ahli di bidangnya. Ada juga
gua punya pengalaman kena tipu
perusahaan Tbk juga di Batam guys
bisnisnya hotel. Ini brengsek sih memang
direktur utamanya bukan S1, S2, S3 tapi
manage hotel nilai triliunan. Kalau
lihat background-nya apa? Cleaning
service tapi jadi direktur utama. Kan
dari situ sudah tahu kocak dunia ini,
Guys. Syukurnya kita enggak keterima
yang begitu ya. Kita tidak dipimpin oleh
direksi jurusan teknik nuklir, teknik
atom, astrofisika atau teknik astronomi
yang lain. Enggak. Tapi memang orang
yang capable di dunia maritim. spesifik
loh. Jadi kalau lu lihat gelar-gelarnya
mereka memang semuanya punya akar ke
bisnis logistik air, ke bisnis shipping,
ke bisnis maritim. This is very good sih
menurut gua ini betul-betul bagus.
Makanya gua senang banget jadi pemegang
saham mereka. Gua bahkan admire, Guys.
Gua kagum. Gua, gua jujur gua belum
pernah se ini jadi pemegang saham karena
punya direksi yang very capable seperti
IPCC ini. Nah, yang keempat ya, it's got
to be a price that makes sense. Nah, ini
penting nih. Ini Warren Buffet juga
bilang IPCC ngasih kita cuan 70% lebih
dan nanti gua bakal kasih tahu bakal
seperti apa harganya juga. Dan kenapa
gua suka banget sama dia, kita bahas
dulu perusahaan pelabuhan yang lain nih.
Lu tahu ada PT Nusantara Pelabuhan
Handal. Ini harga sahamnya sekitar
11.130. Lu tahu enggak divaluasi berapa?
dia divaluasi 23 kali lipat dari profit
tahannya dia. Ini direktur utamanya baru
ganti cewek. Beda usia sekitar 8 tahun
sama Pak Sugeng, direktur favorit kita
di APCC. Kita bandingkan dong harganya
gimana ya. Ini memang enggak apple to
Apple bener sih sama IPCC. IPCC kan
keahliannya pelabuhan ya, jasa terminal
di bidang bongkar muat kendaraan. Nah,
kalau Nusantara pelabuhan bidangnya ya
berhubungan dengan cargo kontainer. Jadi
ya ke pelabuhan juga sih tapi lebih ke
kontainer. Beda serupa tapi enggak sama.
Tapi ya udahlah jasa pelabuhan mereka
ini dihargai 25 kali lipat. Next. Kita
ada dana berata luhur. Ini perusahaan
sama juga jasa kepelabuhan juga. Tapi
kalau IPCC kendaraan terminal, kalau
Nusantara berhubungan dengan kargo
kontainer. Dana berataalur berhubungan
dengan batu bara. Jadi dia end to end
bisnis holding batu bara dari mulut
tambang sampai ke dermaga pinggir
belabuhan. Dari dermaga ke tongkang.
Dari tongkang ke laut lepas. Ah itu dia
dana beratalur. By the way ini punya
Haji Samuel nih. Lu tahu dihargain
berapa? 24 kali lipat profitnya. Luar
biasa gila, market itu menghargai sangat
tinggi loh. Next, kita juga ada dari
Filipina namanya ICTS International
Container Terminal Service. Lu tahu
perusahaan pelabuhan di Philipin ini
hari ini sahamnya dia diperdagangkan 20
kali lipat dari profit tahunannya. Nah,
lu tahu enggak IPCC berapa? Kan kata
Waron Buffet, lu harus beli saham ya di
harga yang pas. Lu tahu hari ini IPCC
saham BUMN terbaik menurut Benix hari
ini diperdagangkan il kali lipat dari
profit tahunannya. Jadi jauh banget
kalau lu bandingkan dengan yang lain.
Apalagi kalau bandingkan dengan
perusahaan Malaysia. Di Malaysia bentar
lagi ada perusahaan juga yang mau IPO
namanya MMC Ports. Lu tahu MMNC Ports di
Malaysia itu profitnya cuman Rp760 juta,
Guys. Rp761 juta. Tetapi di MPU
valuasinya R29,5
miliar
alias perusahaan ini divaluasi seharga
40 kali lipat dari profit tahannya. Gila
lu di Indonesia aja rata-rata pelabuhan
itu 20 kali lipat. Tapi valuasi di
Malaysia bisa sampai 40 kali lipat. Dari
sini lu bisa tahu ya APC ini sebenarnya
saham yang murah apa kemahalan. Ya
menarik nih. Makanya kalau lu penasaran
ya gimana sih nasibnya IPCC? Karena IPCC
udah pernah Benix mention by the way
bukan cuma di Februari 2025 waktu itu
harga sahamnya masih murah. Sebetulnya
gua udah pernah mention APCC di Benix
Investor Summit tahun 2024. Ini buktinya
setiap mobil yang masuk ke dalam negeri
dan keluar dari Indonesia akan pakai
terminal pelabuhan. Mobil IPCC ini
spesifik dibangun untuk mobil. Oke,
sampai situ dulu. Ng37.000
keluar masuk kendaraan dia terima Z 735
M. Sekarang kita ngomong skenario.
Ternyata setelah saya hitung IPCC total
100.
Berarti kita cuan. Nah, kita tadi udah
bikin skenario di mana dia punya profit
itu berapa.
Oh, jadi mulai menarik nih, Teman-teman.
Dari situ lu bisa tahu kan bahwa ya
memang kita hobinya menganalisis saham
yang menarik tentunya yang berpotensi
kasih cuan lah. Nah, itu kan BIS 2024.
Nah, lu penasaran enggak sih BIS 2025
kita bakal bahas saham apa dan lu punya
pertanyaan enggak sih IPCC bisa ke mana
harganya? Ini menarik banget. Makanya lu
harus segera daftar di Benix Investor
Summit yang akan diselenggarakan di Solo
tanggal 13 sampai 14 Desember 2025. Lu
buruan daftar, Guys. Karena tinggal lima
kursi lagi yang tersisa. Loh, kalau lu
penasaran dengan nasib IPCC akan seperti
apa? Apakah cuan 200% atau 2000% atau
enggak tahu, lu segera daftar, buruan
karena cuma tersisa lima kursi lagi,
Bandix Investor Summit 2025 akan segera
dimulai, Guys. Buruan daftar sekarang
juga. Tapi ya udah, Guys. Next, gimana,
ya? Kenapa gua senang banget dengan
IPCC? Dan ini saham favorit gua yang
namanya IPC ini ya tadi ya manajemennya
oke menurut gua harganya bagus sekali
lagi bukan rekomendasi jual atau beli
terus profitnya juga kisten terus dia
punya benteng pertahanan yang tebal uang
cash guys 1 triliun banyak bwemen Tbk
nyungsep nyungsep nyungsep dia berjaya
guys di atas wahid banget sih hebat
banget ini sih tapi kenapa menurut gua
ini menarik dan ini akan kita bahas
lebih detail sih nanti di bis ya di
Benix Investor Summit ya lu tahu ya
dunia ini sekarang lagi terjadi
konsolidasi besar-besaran banyak
perusahaan itu saling akuisisi khususnya
pelabuhan di dunia ini lagi dibeli-beli.
Terakhir paling fenomenal itu transaksi
di pelabuhan kendaraan yang ada di
Barcelona, Guys. Ini Lionel Messi nih
suka nih. Pelabuhan terbesar di
Barcelona itu udah diakuisisi. Ini salah
satu yang paling hebat di Spanyol
diakuisisi sama perusahaan dari Timur
Tengah dari Abu Dhabi namanya Abu Dhabi
Ports. Nilainya enggak main-main. 660
juta euro, Guys. Alias setara 12
triliun. Dan Abu Dhabi Ports ini terus
belanja-belanja, Guys. Lu tahu dari
tahun 2022 mereka sampai detik ini terus
belanja, terus belanja, terus beli
perusahaan pelabuhan, terus beli terus.
Mereka udah beli 14 perusahaan loh sejak
tahun 2022 sampai detik ini. Mereka
tidak pernah stop mencari perusahaan
untuk di-take over. Karena raja Arab
dunia banyak banget nih. Dan lu tahu
kenapa ini menarik ya? Ketika gua buka
laporan keuangan perusahaan investasi
terbesar nih dari Uni Emirat Arab nih
dari Abu Dhabi, lu tahu mereka itu tulis
mereka itu sangat mendukung CEPA
comprehensive economic partnership
agreement. Lu kalau Cepa pasti ada
ingat-ingat Prabowo lah. Prabowo suka
bilang you cepa you cepa apa sih? Dan lu
tahu di laporan keuangannya mereka dia
itu mention tiga negara nih yang gua
yakin dia bakal ekspansi ke sana. India,
Indonesia, dan Turki. Ini enggak ada
laporannya di Indonesia. Media-media
Indonesia enggak bakal tahu. Tapi kan
gua baca terus laporan
perusahaan-perusahaan maritim di dunia.
Dan Indonesia muncul di laporan
keuangannya Abu Dhabi Port dan dia
sampai bikin peta pengembangan. Mereka
targetnya akan terus nambah perusahaan
yang dibeli. Dia mau aktif di lebih dari
50 negara. Bahkan Indonesia dimasukin di
peta khusus di situ untuk sebagai target
ekspansi selanjutnya oleh Abu Dhabi
Ports. Makanya teman-teman jangan heran
gua itu senang banget ketika Indonesia
dapat deal 0% sama Eropa IUPA. Mobil
made in Indonesia bakal bayar pajak 0%
ketika masuk ke Eropa. Dan sudah tahu ya
trennya orang Eropa itu naiknya mobil
listrik. So, gua makanya senang ketika
BYD juga buka pabrik 16 triliun nilai
pabriknya di Republik Indonesia. Ini
bisa kita maksimalkan dengan baik nih
karena Indonesia pabrik-pabriknya jadi
bisa ekspor ke Eropa 0% guys. Wis mantap
nih. Udah tentu dong mobilnya enggak
berenang ya. Kalau diekspor kan pakai
pelabuhan favorit gua pakai emiten BUMN
favoritnya Benix karena mobil belum bisa
berenang dan terbang guys. So menurut
gua itu menarik banget. Terus apa
hubungannya dengan AD ports tadi? Akan
terjadi akuisisi besar-besaran dan dia
akan terus ekspansi. Makanya lu enggak
heran kalau kemarin sempat bikin hebo
nih Abu Dhabi Ports mau akuisisi merus
perusahaan ya perkapalan yang ada di
Indonesia. Ini bikin heboh karena Abu
Dhabi ports. Lu tahu ya duitnya
unlimited, Guys. Duitnya enggak berseri.
Abu Dhabi Ports ini raja Arab nih. Dia
udah siapin duit 2 billar buat take over
500 nilainya 33 triliun. Mereka
benar-benar agresif pengen take over
perusahaan kapal yang ada di Indonesia.
Cuman ya sayang 1000 sayang dealnya
kandas. Padahal kalau seandainya mereka
jadi merger ya lu tahu yang Meratus itu
kapalnya ada ratusan unit, Guys. Kalau
dia jadi merger ini bisa jadi perusahaan
kapal yang paling besar di Asia
Tenggara. ya bisa setara dengan feeder,
DP World, bahkan Express feeders. Jadi
kita bisa jadi perusahaan-perusahaan
kapal yang bonafit lah setara dengan
Singapura. Cuman ya udahlah dealnya
kandas. Anyway, itu gua yakin tidak akan
menghentikan Abu Dhabi Ports ya. dia
udah akusasi noatum, noatum yang take
over Barcelona itu mereka pasti akan
makin agresif juga buat ekspansi ke
Indonesia karena kita sudah masuk di
dalam rencana tahannya si Abu Dhabi
Ports, Guys. Makanya ketika gua lihat,
heh, BYyd bisa-bisanya mendarat di
perusahaan BUMN favorit kita ini,
satu-satunya di Indonesia. BUMN yang gua
dengan bangganya menjadi investor karena
dipercaya oleh emiten favoritnya
Berksure Headway, Warren Buffett,
investornya BYD. Dia sampai mendaratnya
maunya cuma di pelabuhannya IPCC, Guys.
Enggak mau mendarat di pelabuhan lain.
Dia cuma mau mendarat di pelabuhannya
IPCC. Makanya, Teman-teman, lu penasaran
enggak sih gimana sih kisah selanjutnya
dari IPCC ini? Lu setuju enggak kalau
kita bahas lebih detail di BX Investor
Summit yang ada di Solo, buruan daftar.
Tapi guys, gua yakin ya lu pada komplain
nih semua karena ketika lu telepon, gua
yakin udah sold out tiketnya karena cuma
sisa lima tiket lagi nih. Dan lu kalau
enggak dapat pasti lu komplain, lu
marah-marah dong. Lu jadi enggak bisa
dengar berita terbaru Benix tentang
peluang investasi saham yang ada di
Indonesia dan bahkan di luar negeri. Ya,
terus gimana dong Om Beni solusinya? Nih
gua kan juga pengin tahu update-nya PCC.
Lu pasti pengen tahu kan? Ya udah deh
gini aja guys. Lu segera like video ini.
Begitu dapat 24.000 likes dalam 24 jam
gua bakal keluarin video khusus mengenai
analisis terbaru tentang saham BUMN
terbaik 2025 IPCC. Prospeknya ke depan
seperti apa. Gratis di YouTube. Yuk,
segera like. 24.000 1000 likes dalam 24
jam gua bakal rilis video khusus IPCC.
Seru nih, Guys. Dan kenapa ini menarik
ya? Karena sejak Benix Investor Summit
2024 sampai hari ini ya harga sahamnya
udah naik 70%, Guys. IPCC ini seru nih,
Guys. Dunia investasi selalu menarik ya
buat kita bahas dan khususnya kenapa ya
gua senang banget ini terakhirnya
sebelum kita berpisah guys, kenapa gua
senang banget dengan IPCC? Kenapa
menurut gua IPCC ini adalah emiten BUMN
favorit Benix? Bukan rekomendasi jual
atau beli. Tapi gua udah ikut begitu
banyak RUPS. Gua udah ikut begitu banyak
meeting sama direksi yang ada di kolong
langit ini, Guys. Satu-satunya direktur
utama yang mention pentingnya memberikan
value, memberikan nilai yang terbaik
buat pemegang saham. Cuma Pak Sugeng
satu-satunya yang pernah ngomong itu.
Dan lu udah tahu lah, gua udah jadi
investor sekian lama di ISG. Seumur
hidup gua enggak pernah dengar ada
direktur utama perusahaan Tbk yang
peduli sama pemegang saham sedemikian
kayak si Pak Sugeng ini. Jadi, gua
sampai terharu nih, Guys. Gua
benar-benar terharu. Sumidu gua enggak
pernah lihat orang kayak Pak Sugeng ya.
Gua berharap beliau maulah datang kalau
kita undang podcast. Lu setuju enggak
sih kalau Pak Sugeng kita undang
podcast?
Jadi sebetulnya kan kalau katanya Warun
V kan tugasnya direksi tugasnya pengurus
persuran itu kan memberikan value yang
optimal kepada pemegang saham. Jadi itu
juga kita pahami. Jadi mana strategi
yang paling optimum kepada pemegang
saham kita akan lakukan ee kajiannya dan
ee eksekusinya. Lu lihat sendiri di
video tadi kan dia sampai ngomong dia
membela kepentingan dia memikirkan
kepentingan pemegang sahamnya. Loh, ini
hebat banget sih orang kayak begini.
Jarang banget gua dilihat. Jarang banget
gua lihat. Enggak pernah bahkan, guys,
gua gak pernah lihat ada direktur utama
kayak gini sih. Gila sih. Makanya gua pd
banget, gua senang banget, gua bangga
banget, bahkan gua admire, guys. Gua
bukan cuma percaya nih sama kepemimpinan
beliau di sini. Gua respect habis sih.
Gua jujur gua respect habis. Dulu kita
kira ya era BUMN bagus itu udah berakhir
ketika Jonan lewat. Ignasius Jonan
maksud gua. Sekarang Indonesia
bersyukurlah ke kalian ya. Kita punya
the next Ignatius Jonan nih. Sama-sama
direktur, sangat GCG, sangat pintar,
sangat capable, Pak Sugeng dan
betul-betul memikirkan pemegang saham
guys. Dan BUMN lagi. Akhirnya BUMN
Indonesia ada tokoh yang bisa kita
muliakan. Namanya sama lagi Pak Mulyadi
ya, Pak Sugeng Mulyadi. So, Teman-teman
lu setuju enggak sih kalau kita undang
Pak Sugeng ya untuk datang podcast ke
kita dan kira-kira beliau mau enggak sih
datang ke podcast kita? Okelah, guys.
Buruan lu like video ini. Semoga
bermanfaat. Dan sekali lagi, ya, ini
bukan rekomendasi jual, beli atau Sham
tertentu. Tetapi hari ini gua resmi
mensahkan. Kasih banteng. Kasih banteng.
Resmi kasih banteng. Masukin resmi kasih
banteng. Resmi kasih banteng. Banteng
emas, Guys. Ini artinya bullis. Jadi
resmi ya kita beri penghargaan emiten
BUMN, ya. Saham BUMN terbaik 2025 dari
segi GCG, dari segi profitability, dari
segi bisnisnya growing terus dan dari
segi filosofis memang mementingkan
pemegang saham. Enggak lain dan enggak
bukan adalah IPCC atau PT Indonesia
Kendaraan Terminal. Sekali lagi konggrat
ni sih buat IPCC jarang-jarang BIC
ngasih penghargaan. Jarang-jarang,
jarang-jarang bangetlah namanya Ben
Muji-muji BW juga ya. Tapi yang satu ini
memang luar biasa sih, Guys. Gua bangga
banget jadi pemegang sahamnya. Kalau lu
sendiri gimana? Gua yakin banyak sih
penonton Benix yang pemegang saham IPCC.
Lu bangga enggak menjadi investor IPCC?
Dan menurut lu masa depan IPCC seperti
apa? Segera tulis ya kolom komentar di
bawah ini. Dan yang paling penting kasih
pandangan kalian. Lu setuju enggak kalau
Bendix kasih penghargaan? BUMN terbaik
di 2025. Goals to IPCC Indonesia
kendaraan terminal. Sukses selalu, Guys.
Semoga video kita bermanfaat. Sampai
ketemu di Solo Benix Investor Summit
2025. Salam sehat, salam cuan. Bye bye.
[musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:56 UTC
Categories
Manage