Transcript
Xen-miygAZA • Keutamaan Malam Nisfu Sya'ban - Ustadz Ammi Nur Baits
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/amminurbaits/.shards/text-0001.zst#text/0031_Xen-miygAZA.txt
Kind: captions Language: id e-book struktur pertanyaan pertama dari saudara kita yaitu Uki Oktaviansyah di Pekalongan Hai beliau bertanya terkait kesholehan hadits dari Ibnu Hibban Al bazzar dan yang lainnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Allah melihat kepada hambanya pada malam nishfu Sya'ban maka dia ampunkan semua hambanya kecuali musyrik dan yang bermusuh orang yang saling membenci Apakah ini shohih dan amalan Apa yang harus kita lakukan di bulan Sya'ban sedang satu tentang hadits ini hadits ini memang diperselisihkan oleh para ulama Sebagian ada yang menilai Dhaif dan Sebagian ada yang menilai Hasan sehingga para ulama ahli hadits dalam masalah ini tidak bersepakat dengan satu penilaian dan banyak jumlah banyak Ulama di masa sekarang kontemporer yang menilai hadits ini hadits yang Hasan seperti Syekh Albani termasuk menghafalkannya Hai sehingga bisa kita jadikan sebagai motivasi untuk menggantungkan harapan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala ketika malam Nisfu Sya'ban Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda inallahha Ya tol yillar di Hai filed in swimming Sya'ban Sesungguhnya Allah ta'ala melihat kepada penduduk bumi ketika malam Nisfu Sya'ban wayagfirlakum Lalu Allah ta'ala mengampuni mereka hilali musyrikin al-mujahid kecuali untuk dua orang pertama orang musyrik yang kedua orang yang sedang bermusuhan Hai dan ini salah satu diantara kelebihan yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala berikan kepada umat Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dimana Allah Subhanahu Wa Ta'ala memberikan ampunan yang lebih dimalam Nisfu Sya'ban Hai malam Nisfu Sya'ban itu malam keberapa bisa malam ke-15 bisa juga malam ke-14 tergantung Berapa jumlah hari di bulan Sya'ban kalau jumlah harinya 30 Berarti malam 15 kalau jumlah harinya dua 1914 intinya adalah ketika bulan dalam kondisi Purnama sempurna nah kemudian Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan pengecualiannya yang pertama adalah orang musyrik yang kedua musyahin orang yang musyrik dan yang kedua orang bermusuhan terus amal apa yang bisa kita lakukan ketika di malam Nisfu Sya'ban hadisnya hanya berbicara seperti itu dan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tidak mengajarkan aman untuk amal tertentu sehingga pada asalnya tidak ada anjuran untuk melakukan amal khusus di malam Nisfu Sya'ban baik berupa salad Hai maupun baca Quran maupun amal yang lainnya atau zikir karena Haditsnya hanya menyebutkan Allah ta'ala mengampuni dimalam itu hanya saja Sebagian ulama menganjurkan karena Allah mengampuni dimalam itu Hai maknanya menunjukkan bahasnya pengampunan Allah itu sifatnya mutlak artinya ada yang dikasih dalam jumlah banyak ada yang dikasih dalam jumlah sedikit tergantung Allah Subhanahu Wa Ta'ala menga berapa yang mau Allah ampun makanya hadits itu memberikan harapan agar kita lebih banyak diampuni oleh Allah maka berikan muqaddimahnya yaitu jadikan malam itu sebagai malam untuk kita banyak memohon ampun kepada Allah agar ambulans yang diberikan kepada Allah lebih banyak ibaratnya begini ada sebuah toko membuka diskon tanggal sekian dari jam sekian sampai jam sekian ada diskon besar-besaran Hai artinya siapapun pasti dapat diskon siapapun yang belanja Dapat diskon berarti itu memberikan motivasi kalau kamu belanja lebih banyak makan nanti peluang diskonnya besar lebih besar ketika Allah Subhana wata memberikan ampunan kepada penduduk bumi di malam Nisfu Sya'ban Maka kalau kamu banyak melakukan ketaatan kepada Allah di malam itu dan banyak mohon ampun kepada Allah dimalam itu maka ada peluang besar kamu bisa mendapatkan bangunan kita pahami kearah sana karena itulah Sebagian ulama eh menghancurkan ketika di malam nishfu Sya'ban mereka mengistimewakan dengan cara banyak memohon kepada Allah subhanahuwata'ala ampunan baik dengan mengerjakan salat tahajud atau mengerjakan ibadah-ibadah yang lain yang disyariatkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam uh wallahualam