File TXT tidak ditemukan.
File TXT tidak ditemukan.
Transcript
py7kg1flX0Q • Hukum Lupa Membaca Niat Puasa - Ustadz Ammi Nur Baits
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/amminurbaits/.shards/text-0001.zst#text/0042_py7kg1flX0Q.txt
Kind: captions
Language: id
Hai sweet Assalamualaikum Ustad
Waalaikumsalam warahmatullah Bagaimana
hukumnya jika seseorang lupa berniat
puasa pada malam hari apakah Ia tetap
melanjutkan puasanya atau mencontohnya
ya alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu
ala rosulillah wa ala alihi washohbihi
waman wa Asyhadu alla ilaha illallah
wahdahula syarikalah
Yo what's h26wh Medan abduhu warosuluh
kita akan membahas tentang orang yang
lupa berniat puasa di malam hari apakah
dia harus tetap melaksanakan puasanya
atau mengqadha nya
Hai tentang perintah niat untuk
dilakukan di malam hari disebutkan dalam
Hadits yang Shahih Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam pernah bersabda malam
You by YD siama Fala Syam Allahu Siapa
yang tidak berniat puasa di malam hari
maka tidak ada puasa baginya sehingga
niat puasa itu dilakukan
Hai sebelum pelaksanaannya
Hai seperti yang kita tahu bahasanya
batas Puasa itu adalah dari subuh sampai
masuk Magrib dan itu batas siang karena
Allah Ta'ala mengatakan some mati
manusia mainan lain kemudian
sempurnakanlah puasa sampai waktu malam
berarti batas malam batas awalnya adalah
Maghrib dan batas akhirnya adalah terbit
fajar terbit fajar tiba waktu subuh
Hai niat puasa harus sudah ada sebelum
batas awal
Hai kemudian titik kapan seseorang itu
terhitung niat puasa
hai seseorang terhitung niat berpuasa
adalah ketika dia punya keinginan
bahasanya besok dia akan puasa meskipun
tidak didapatkan
Hai karena intinya adalah al-qosdu
Hai dan untuk bisa memiliki keinginan
kata kuncinya ada pada dua hal yang
pertama adalah ala ilmu dan yang kedua
al-azhar yang pertama al-ilmu yang kedua
al-azmi yang pertama adalah dia tahu
kalau besok adalah hari puasa yang kedua
adanya tekad adanya tekad adanya Azzam
kalau besok dia akan berpuasa ketika ada
dua hal ini maka berarti dia sudah
dianggap telah berniat puasa
Hai karena itu anda tidak perlu khawatir
terhadap niat karena niat itu sifatnya
otomatis ketika orang tahu besok adalah
Romadhon Apalagi sudah di dalam bulan
Romadhon berarti setiap harinya adalah
Romadhon Sampai Akhir
hai ketika dia tahu itu berarti dia eh
tahu kalau besok ada waktunya puasa dan
yang kedua dia punya keinginan Besok
akan melaksanakan puasa nah yang kedua
ini bisa diketahui dengan beberapa
indikator misalnya dia persiapan malam
harinya dia sahur atau dia melakukan
berbagai macam kegiatan yang menunjukkan
kalau besok akan berpuasa atau ketika
dia tidak punya udzur maka dia sudah
dianggap telah melakukan minyak karena
itu bagi Anda yang sedang berpuasa di
bulan Romadlon para ulama membolehkan
niat itu dilakukan di awal Romadhon
misalnya orang berniat seakan puasa
Romadhon penuh
Hai selama bulan Romadlon niat di awal
di malam hari tanggal 1 Romadhon maka
itu sudah dianggap nanti dia sudah bisa
melaksanakan puasa sepanjang Romadhon
sampai akhir nah seseorang mungkin bisa
mengalami keraguan dalam hal ini ketika
ada kondisi tertentu misalnya ya besok
Dia mau Safar mau mudik pulang kampung
dia mempertimbangkan Medan ketika Safar
ini cukup berat saya harus berpindah
dari satu Terminal ke Terminal yang lain
di cuaca yang cukup panas
Hai di kendaraan yang disitu tidak
tersedia fasilitas AC misalnya dan tidak
ada fasilitas yang yang menyejukkan
sehingga Anda memperhitungkan kayaknya
terlalu berat kalau saya harus puasa dua
hai lalu di malam harinya anda punya
keinginan besok tidak puasa karena mau
Safar mau pulang kampung
Hai tapi ke tiba-tiba aku
Hai tapi saya kalau nggak puasa nanti
harus kodok Sayang ini mumpung masih
romandonce tak puasa akhirnya gojek
gojek ya kata orang Jawa dia bimbang
puasa tidak puasa tidak puasa tidak nah
batasnya adalah sampai subuh begitu
masuk waktu subuh Dia memutuskan puasa
berarti dia sedang ia selanjutnya
selesaikan sampai magrib tapi kalau
sampai subuh dia masih ragu puasa tidak
puasa tidak puasa tidak sampai masuk
waktu subuh dia masih ragu maka dia
dianggap belum punya niat puasa makan
nanti dia tidak boleh puasa dan wajib
diqadha dikesempatan berikutnya mungkin
di posisi ini orang itu bisa mengalami
lupa sehingga misalnya dia ragu Besok
saya mau Safar
hai lalu dia ragu sampai 11.00 dia masih
ragu berharap keputusannya besok atau
dinihari waktu sahur terus dia ketiduran
bangunnya jam lima sehingga dianggap
sawah
Oh berarti ragu dia sampai 11.20 ada
jawaban
Hai karena dia nggak sahur bangunnya jam
lima tidur dari jam 11.00 sampai jam
Hai maka karena dia belum punya jawaban
diposisi ini berarti dia belum niat
puasa sehingga dia nanti tidak boleh
puasa karena belum niat baik penjelasan
ini kok berlaku khusus untuk puasa wajib
sedangkan kalau puasa sunnah maka lebih
longgar sehingga kalau misalnya Anda
ragu atau Anda belum punya niat atau
lupa di malam hari bolehnya di siang
hari Allah