Pengantar Tafsir bag 3, “Maksud dari Tadabbur al-Qur’an” Ustadz Ammi Nur Baits
XTXJ46pGxxk • 2020-06-08
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
di
hai lalu apa yang dimaksud dengan
tadabbur dan Apa perbedaan antara tetap
bor dengan tafsir para ulama menjelaskan
bahwa tetap bor dengan tafsir itu dua
hal yang berbeda ada tafsir sendiri ada
tadabbur sendiri dan tadabbur itu
perintah umum bahkan orang kafir pun
diperintahkan untuk tadabbur agar mereka
mau masuk ke dalam Islam mau menerima
Alquran sebagai wahyu Allah Subhanahu Wa
Ta'ala sebagaimana dalam beberapa
perintah yang tadi kita sampaikan hafal
ayat ada brunel Quran Amelia qulubinnas
falwell Kenapa mereka tidak merenungkan
isi al-quran Adakah kunci dalam hatinya
ayat ini kitabnya sasaran utamanya
adalah orang-orang munafik
Hai Afala yatadabbarunal Quran walau
ca6nm di rela tawajjahtu fifty lafayette
Tiro Kenapa mereka tidak melakukan
tadabbur terhadap Alquran Andaikan itu
turun kepada saat turun dari selain
Allah tentu mereka akan jumbai ada
banyak pertentangan dan itu sasarannya
adalah orang-orang kafir dan manusia
secara umum diperintahkan untuk
melakukan tadabbur karena itu pembahasan
sekitar masalah tadabbur dia lebih umum
dibandingkan masalah tafsir dalam arti
setiap manusia bisa melakukan tadabbur
selama dia mau merenung terhadap apa
yang dia baca Sedangkan untuk tafsir ini
ranah yang atau ilmu yang diberikan oleh
Allah Subhanahu Wa Ta'Ala kepada
Sebagian ulama sehingga kemudian
dituangkan dalam pernyataan-pernyataan
tafsir mereka bahkan dibukukan menjadi
beberapa buku
Hai Karena itulah tadabbur kata para
ulama tujuannya adalah dalam rangka
untuk Titian tujuannya adalah dalam
rangka untuk mengambil pelajaran agar
orang bisa semakin baik dengan membaca
ayat-ayat yang dia baca Sedangkan untuk
tafsir dia menggali lebih dari sebatas
untuk tujuan mengambil pelajaran
termasuk diantaranya adalah untuk tujuan
wawasan seperti mengenali sabab nuzul
kemudian mengenali tempat dan posisi
ayat itu diturunkan mengenali naskah dan
menusuknya up Adakah ayat yang menghapus
ayat ini menghapus ayat yang mana
termasuk ketika menyinggung sosok
manusia maka dia mengenali sosok
Siapakah yang di singgung dalam Ayat
tersebut termasuk juga pembahasan
tentang masalah kandungan fiqih yang ada
didalamnya
Hai sehingga dia membahas tapi lebih
rinci
hai tapi kalau tadabbur sifatnya lebih
global
Hai Karena itulah tadabbur mungkin untuk
dilakukan oleh setiap manusia yang tidak
paham dengan bahasa alquran sementara
untuk tafsir hanya mungkin dilakukan
oleh mereka yang memiliki keseriusan
khusus dalam menggali berbagai macam
informasi terkait dengan ayat yang
diturunkan oleh Allah subhanahu wa
ta'ala sehingga pembahasan tafsir dia
lebih rinci Lebih Detail dibandingkan
pembahasan masalah tadabbur
Hai Na mengingat tafsir itu tidak semua
orang mampu untuk melakukannya
I make yang diperintahkan oleh Allah
bukan menafsirkan Alqur'an
Hai yang diperintahkan oleh Allah adalah
melakukan tadabbur dan orang bisa
melakukan tanda Borneo ketika dia sedang
shalat ketika dia sedang tadarus
Hai maka sekalipun dia dalam kondisi
salat ia tidak mungkin ketika shalat
sambil membayangkan sabab nuzul atau
ketika shalat membayangkan hadis apa
yang ada kaitanya dengan ayat ini karena
salat itu dipenuhi dengan bacaan-bacaan
sehingga tidak mungkin ketika shalat
sambil membawa kitab tafsir tidak
mungkin karena itu ketika shalat kita
diperintahkan untuk tadabbur dan bukan
menafsirkan
di dalam rangka untuk merenungkan ayat
yang kita baca sehingga kita bisa
mengambil pelajaran dari ayat itu dan
itu kita baca dalam shalat Karena itulah
ketika para ulama melakukan tadabbur
terhadap ayat-ayat yang dibaca ketika
salat kadang dia mengulang ayat itu
berkali-kali dalam satu rakaat atau
dalam banyak rakaat agar semakin
menancap dalam hatinya dulu ada seorang
sahabat yang beliau selalu membaca surat
al-ikhlas setiap kali mengimami salat
sehingga beliau membaca dua dok2 surat
al-ikhlas dan surat yang lain dia
ia menghendaki rokaat pertama rokaat
kedua dan rokaat rokaat yang lainnya
sampai akhirnya para sahabat yang
menjadi makmumnya lapor kepada Nabi
Sallallahu wasallam kemudian Nabi
Shallallahu Alaihi Wasallam meminta
kepada para sahabat yang melapor saluhut
5 yasna udah nikah coba tanya kepada
sahabat itu kenapa dia lakukan perbuatan
seperti ini yaitu membaca surat
al-ikhlas baru kemudian ditambah dengan
surat yang lain
Hai akhirnya sahabat tadi didatangkan
menghadap Nabi Shallallahu Alaihi
Wasallam lalu dia menjawab
Hai liannahu si Fatur Rahman wa Ana
uhibbu ha karena surat al-ikhlas Qul
huwallahu Ahad adalah surat yang
membahas tentang Allah ta'ala dan saya
sangat mencintainya Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam kemudian mengatakan hop
buka Iya ha Yadika Indonesia nah
Hai Cintamu kepada surat al-ikhlas
disebabkan karena kamu merenungkan
isinya mentadaburi kandungannya sehingga
membuat kamu cinta kepada surat
al-ikhlas akan mengantarkanmu menuju
surga disitu dia membaca Qul huwallahu
Ahad Allahu
Hai Katakanlah bahasanya Allah itu
ahadun zat yang maha esa
Hai allahussomad Allah itu Asmat dad I
yang tidak butuh makhlukNya
Hai Somad derik atas ombun yang artinya
adalah Malaysia lagu baper nggak punya
perut
Hai sehingga disebut Somad karena dia
tidak butuh makhlukNya Bahkan sebaliknya
seluruh makhlukNya butuh kepadanya
Hai sehingga diterjemahkan dengan tempat
bergantung maka dia merenungkan
allahussomad Allah Dzat yang menjadi
tempat bergantung kita semuanya kita
butuh kepadanya lam yalid walam yulad
walam yakullahu kufuwan Ahad direnungkan
dia tadabburi makanya diulang-ulang
dalam setiap kegiatan salat yang
dilakukan oleh sahabat ini ada juga
Sebagian ulama yang ketika membaca
iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in dia
menangis lu diulang lagi ya karena budu
wa iyyaka nasta'in menangis ternyata
belum berhenti ia karena budu wa iyyaka
nasta'in terus-terusan seperti itu akan
di dalam waktu yang cukup lama dia
mengulang-ulang iyyaka na'budu wa iyyaka
nasta'in ihdinas
Hai juga dilihatkan bahwasanya
diriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu
Alaihi Wasallam ketika shalat Lail
Beliau pernah membaca into a deep humph
Indah Umay batu wine taksirlah umpa
innaka Antal ghafurur Rohim
Oh ya Allah jika engkau menghukum mereka
menyiksa mereka mereka itu tidak lain
hanyalah hamba-mu sendiri dan jika
engkau mengampuni mereka Sesungguhnya
engkau adalah Dzat Yang Maha pengampun
lagi maha penyayang diulang-ulang oleh
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena
beliau berharap agar umatnya diampuni
oleh Allah subhanahu wa ta'ala itu
contoh tadabbur sehingga ketegori itu
dilakukan dengan ringkas Namun karena
tujuannya dalam rangka mengambil
pelajaran bisa jadi diulang-ulang dalam
satu waktu yang sama agar tertancap
dalam hati manusia kandungan makna
Hai dan pelajaran yang bisa diambil dari
ayat yang dia baca itulah tempur
Hai Nah kita latihan tadabbur seperti
ini dengan cara merenungkan Anda bisa
baca terjemahan kalau bisanya yang tidak
paham bahasa Arab Anda bisa baca
terjemahan dan coba Anda lihat dalam
waktu senggang terjemahan itu sambil
direnungkan kira-kira kandungan dan
Pelajaran apa yang bisa Anda ambil
disana
hai ketika dalam shalat anda membaca
surat itu maka akan lebih mengena
sehingga membuat diri Anda akan semakin
khusyuk dalam shalat wallahu ta'ala
a'lam wa Shallallahu Ala nabiyyina
Muhammadin wa ala alihi washahbihi
wasallam wa gredoan
alhamdulillahirobbilalamin
Resume
Read
file updated 2026-02-12 04:56:40 UTC
Categories
Manage