Kind: captions Language: id hai hai asianbookie2 [Musik] hai hai hai nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda terbunuh dijana allah menghapuskan seluruhnya kecuali hutang hadits riwayat muslim nomor 1886 jangan pernah malu untuk menagih utang justru kalau kita sayang kepada orang yang berhutang maka hendaknya kita menagih utang tersebut darinya wah berarti aku tuh nagih hutang konco koncoku iki sek iki neng beberapa oh ingat aku pasal.yg masalah tak telepon mas alih-alih hai hai halo halo salamualaikum mashalih waalaikumsalam warahmatullah barakatuh ini mas agak meh nagih hutang njenengan hutang aku 10 produk suwe thomas ngapurane anu duite ustad bojone itu tv karo kulkas logo piye toh kok malah tunggu-tunggu tv karo kulkas loh bojone kulkas kue-kue njenengan kan kudune ngerti kewajibannya wonge kudu bayar utang thomas nek pulang ngarep bertambah goreang ditambahi ditambahin papekang sebulan maning ora papa lah aura kura-kura tambah aku sing penting duitku di balik cepat butuh duit masalahe kudu bayar utang aku insya allah usah ngakang yo wes yo wes yo waalaikumsalam warahmatullah gagal meneh hai ki berarti saiki coba ya mas ayo mas ayo bismillah mas ayo halo halo assalamualaikum mas aryo waalaikumsalam warahmatullah rebound kabare sehat alhamdulillah sehat pantauan tribun sehat alhamdulillah gini mas ayo saya tuh mau nagih hutang jenengan pripun mas ah butuh duit once pripun iki kulo mboten ngertos pak avan avan blokir mboten pengen dibayar tunai dibayar lunas mas jenengan mau ngebel yo wes assalamualaikum waalaikumsalam warahmatullah bocah itu ditelepon ngefans ngefans ngefans ra masuk ke halo halo halo mas metro ya oke mas anto ini mas aku pengen nagih hutang duit gue mas yo mas eh mas utangku piro toh selawe mas sampai ora percoyo karo aku masih sabar yo aku lagi butuh duit msh iyo saya butuh duit nah kok ora percoyo karo aku lho sing sabar yo mas wes neng telepon telepon telepon telepon ora percoyo menantang semua ah ah jan ra masuk kabeh esensi jinggo to tv karo kulkas seiji mengoven fncc malah aku sing diseneni astaghfirullah mugo-mugo aku ngeki kelonggaran utang karo konco-konco ku kau mau aku dinaungi karo sing kuoso sabar-sabar tertentu lillah wa shalaatu wa salaamu ala rosulillah jangan jadi orang yang terlalu khusnudzon pada diri sendiri ketika berutang karena itu termasuk diantara penyakit yang ada di tengah masyarakat sehingga mereka menganggap bahwasanya ketika dia utang dia yakin nanti ha akan bisa segera dikembalikan nanti akan inian akhirnya dia bermuda muda untuk tak ketika dia berutang dia membayangkan usaha saya akan berkembang dengan pesat sehingga nanti saya akan mudah untuk membayar demikian pula ketika ditagih dia terlalu husnudzon kepada dirinya nanti juga pasti akan saya bayar enggak usah kita halo halo yang semacamnya yang itu menjadi penyebab kenapa orang punya hobi ngutang dan susah untuk ditagih ketika sudah saatnya untuk membayar utang nabi shallallahu alaihi wasallam dalam hadits lain bukhari muslim beliau sering berdoa kepada allah subhanahuwata'ala allahumma inni a'udzubika minal maxam awal maghrom ya allah aku berlindung kepadamu dari perbuatan dosa well magrove dan dari kondisi pailit karena utang hai ketika beliau ditanya ya rasulallah apa sebabnya anda selalu berdoa seperti ini nabi sallallahu alaihi wasallam bersabda inarotul air algorima fakta-fakta gamawa akhlafa karena orang itu kalau sudah pailit sudah terjepit dengan utang ngomongnya suka berdusta kalau janji suka dikhianati sehingga janjinya tanggal sekian akan saya lunasi nyatanya tanggal sekian meleset besok bulan depan pekan depan nyatanya melesat meleset terus utang hukum asalnya memang muba diperbolehkan tapi itu bisa menjadi sebab orang terjerumus ke dalam dosa salah satunya adalah dia ngomong berdusta bahkan dia i am memicu permusuhan dengan orang yang berhutang dan kadang dia tidak tahu terima kasih ketika ditagih makin galak padahal dulu waktu dia mau pinjem duit masya allah ya dia berusaha untuk mengambil hati orang yang punya uang agar dikasih pinjaman uang begitu ditagih dia marah-marah akhirnya muncul permusuhan antara yang memberi utang dengan yang menerima otak karena itulah rasulullah shalallahu wassalam ingatkan hai lah tuh khum bakda amniya janganlah kalian menakut-nakuti diri kalian setelah allah kasih jaminan keamanan lalu nabi shallallahu alaihi wa sallam ditanya oleh para sahabat bahwa ya rasulallah apa yang dimaksud dengan menakut-nakuti diri itu ya rasulallah nabi sallallahu wasallam bersabda adain maksudnya adalah hutang karena dengan utang maka sebenarnya orang telah membantu dirinya sendiri di siang hari jadi bahan pikiran di malam hari jadi bahan pikiran sehingga dia tidak bisa tenang disebabkan hutangnya dan bagi anda yang sudah berhutang maka di kedepankan sikap yang terbaik yaitu pertama memiliki tekad untuk segera melunasi hai sebagaimana disebutkan dalam hadits yang shahih nabi sallallahu alaihi wasallam menyajikan siapa yang membawa harta orang lain dan dia punya tekad untuk melunasi maka allah subhanahu wa ta'ala akan membantu dia untuk dan memudahkan dia untuk melunasinya yang kedua ketika kita sudah punya tekad untuk melunasi yang kedua berusahalah semaksimal mungkin untuk segera lunas jangan sampai kita terikat beban disebabkan karena ada harta orang lain di tengah kita sehingga kalau sudah punya kemampuan untuk mencicil segera cicil jangan dipakai untuk kepentingan yang lain julukan saya masih belum beli ini belum beli ini belum punya ini belum punya ini tunda dulu mengejar gaya hidup dahulukan bagian yang wajib hai yang ketiga hai sebagaimana anda telah diberi kebaikan oleh orang lain dengan dikasih pinjaman utang maka jangan lupa berterima kasih hai sehingga jangan sampai ketika anda bayar hutang anda menampakan wajah cemberut menampakan wajah permusuhan bayarkan hutang itu kepada pemiliknya dengan wajah senyuman sampaikan terima kasih kepadanya ya allah subhanahu wa ta'ala berfirman wahai sync ama ahsanallahu i like berbuat baiklah sebagaimana allah telah berbuat baik kepadamu ketika kita mendapatkan pinjaman dari orang lain berarti kita telah mendapatkan kebaikan dari allah berupa bantuan salah satu hambanya maka jangan lupa balas kebaikan itu minimal ucapkan terima kasih kalaupun kita tidak bisa memberikan hal yang lebih dan jangan lupa hai sampaikan dengan sopan sampaikan dengan senyuman dan hindari permusuhan antara pemberi utang dengan orang yang berutang wallahu ta'ala alam semoga dengan mengedepankan prinsip semacam ini kita tetap bisa menjaga ukhuwah islamiyah antar sesama kaum muslimin sehingga jangan sampai utang memutus persaudaraan kita shallallahu ala nabiyyina muhammadin wa ala alihi washohbihi wasallam