Transcript
s6JAuJMqEus • Larangan Berlebihan Dalam Memberikan Pujian
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/amminurbaits/.shards/text-0001.zst#text/0122_s6JAuJMqEus.txt
Kind: captions
Language: id
hai hai
hai berlebih-lebihan dalam memberikan
pujian
hai baik rasulullah shallallahu alaihi
wasallam sangat tidak menyukai ketika
beliau disikapi oleh sahabat dengan
sikap yang berlebihan
hai apalagi ketika sikap itu mengarah
kepada unsur menyamakan beliau dengan
allah subhanahuwata'ala syaikhul islam
dalam majmu' fatawa menyebutkan
hai beberapa dalil dimana nabi
sallallahu alaihi wasallam sangat tidak
suka ketika beli diunggulkan melebih
dari kadar beliau
hai sampai pada derajat sebagaimana
dianggap sebagaimana allah subhanahu wa
ta'ala diantaranya disebutkan dalam
hadits riwayat ahmad wa qala rojulun
nabi shallallahu alaihi wasallam ada
orang yang mengatakan di hadapan nabi
sallallahu wasallam masya allah wasita
sesuai dengan kehendak allah dan
kehendak anda vakuola kemudian nabi
salam mengingkari hal ini aja altan
inilah ini dan apakah engkau akan
menjadikan diriku sebagai sekutu untuk
allah masya allah wahdah ucapkan masya
allah titik jangan dikasih tambahan dan
wasita sesuai dengan kehendak allah dan
kehendak anda karena kalau dikasih
tambahan seperti ini maka jadinya
yang disebut oleh nabi salam salam
sebagai bentuk menjadikan beliau sekutu
bagi allah subhanahu wa ta'ala flown
dalam pelafalan dalam kalimat wakalah
dan beliau juga bersabda lah taquulu
masya allah masya allah amat walking
kulu masya allah usum masha al-muhammad
hai janganlah kalian mengucapkan masya
allah masya allah amat sayang kalian
sesuai mengucapkan sesuai kehendak allah
dan kehendak muhammad dengan menggunakan
kata hubung dan namun ucapan lah masya
allah sumashu muhammad ini sesuai
kehendak allah kemudian kata hubung nya
kemudian kehendak muhammad hadits ini
diriwayatkan oleh ibnu majah dan
statusnya shohih
hai aku alam maka lethal juwairiyah dan
ketika ada seorang gadis kecil yang dia
menyenandungkan syair dalam syairnya
gadis itu mengatakan waafina rasulullah
ialah mewakilkan jin di tengah kami ada
rosulullah yang beliau tahu ya'lamu maa
fii raden yang boleh tahu apa yang
terjadi besok tentu
hai kau nabi selam langsung mengatakan
daihatsu jangan ucapkan kalimat ini
tinggalkan kalimat ini qulilladzi kunti
tak ulin nah syair yang beli diucapkan
syair yang sebelumnya kalau yang ini
tidak boleh diucapkan sehingga beliau
mengingkari itu ketika beliau mendengar
langsung dari seorang dari anak-anak
yang dia menyenandungkan sebuah syair
dan dalam syair itu ada kalimat yang
tidak diridhoi oleh rasulullah
shallallahu karena beliau dianggap
mengetahui hal yang ghaib
hai waafina rosulullah ya'lamu
hafiluddin ditengah kami ada utusan
allah yang pria tahu besok terjadi apa
tinggali oleh nabi shallallahu alaihi
wasallam
hai wakola dan beliau juga bersabda laut
autorun.inf cameo timnas ora ibnu maryam
janganlah kalian memujiku berlebihan
sebagaimana pujian yang diberikan oleh
orang nasrani kepada ibu maryam
hai in nama anak abdul fakulu abdullahi
warosuluh aku hanyalah seorang hamba
karena itu ucapkanlah abdullah warosuluh
panggil aku sebagai hamba allah dan
utusannya sehingga pujian untuk beliau
tidak melebihi dari kadar beliau
hai walam mas chosiyah man ketika nabi
shallallahu alaihi wasallam shalat
jamaah
hai kemudian beliau duduk sementara para
sahabat tetap berdiri nabi shallallahu
alaihi wasallam mengatakan atau disini
dalam konteksnya adalah nabi isa
alaihissalam menata jamaah mereka
ia berdiri di hadapan rasulullah saw
salam sementara nabi salam sedang duduk
beliau meletakkan lah atau adzim uni
karena atau adzimun adzimu ba'dhuhum
babel jangan kalian sikapi aku seperti
ini sebagaimana layaknya para raja-raja
yang lain mereka mengagungkan rajanya
sehingga rajanya duduk
hai di singgasana sementara para
punggawa para menteri para
pejabat-pejabat negara semuanya berdiri
dihadapannya dan itu pernah dialami oleh
rasulullah shallallahu salam dan beliau
melarang sahabat melakukan itu beliau
perintahkan agar mereka duduk
hai anas bin malik juga mengatakan lam
yakun syah sunnah aba ilaihim mint
rosulillahi shollallahu alaihi wasallam
enggak ada manusia yang lebih dicintai
oleh para sahabat lebih rasulullah
shallallahu alaihi wasallam wakanu izaro
ulam ya kumullahu meskipun demikian
ketika sahabat melihat nabi shallallahu
salam dari kejauhan mereka tidak berdiri
untuk menghormati rasulullah shallallahu
alaihi wasallam
hai kenapa lima yang namun amin karo
hati hilir dari karena beliau tahu betul
gak suka diperlakukan seperti ini
hai hai