Kind: captions Language: id hai hnb official hai hai hai yang pertama bahwa posisi marketplace hai pada hakekatnya hanyalah sebuah platform yang dia mempertemukan antara penjual masyarakat penjual dengan masyarakat pemilih sehingga marketplace dia bukan wakil penjual dia juga bukan wakil pembeli tapi hanya media yang mempertemukan antara masyarakat penjual dan masyarakat pembeli dan kita tahu media seperti ini ibarat sebuah pasar namun hanya saja di situ tidak dilakukan pertemuan secara fisik antara masyarakat penjual dengan masyarakat pembeli dan pasar itu berhak untuk memiliki aturan anda misalnya punya lapak di pasar tanah abang saya punya lapak misalnya di pasar a maka saya harus mengikuti aturan yang ada disana hai karena setiap pasar dia punya pengurus yang mengelola pasar itu hai maka demikian pula dalam sebuah marketplace yang dia dilakukan secara online di situ juga punya aturan dan nabi shallallahu alaihi wasallam meminta kepada kita almuslimuna ada suruh tim setiap muslim wajib memenuhi setiap kesepakatan yang mereka buat sehingga kesepakatan apapun selama tidak melanggar syariat hukumnya mengikat kedua belah pihak yang saling sepakat bentuk kesepakatan itu bisa sifatnya berdasarkan masukan dari ke-12 kedua belah pihak hai bisa juga sifatnya aturan yang disodorkan oleh salah satu pihak kemudian pihak yang kedua menyetujuinya misalnya saya dengan sia melakukan akad dalam akad itu kita sama-sama berembuk apa saja yang harus kita lakukan hai saya usul 5 klausul usul 5-point siaus lima poin sehingga ada 10 poin dan kami saling sepakat ini bisa langkah pertama atau langkah yang kedua saya sampaikan 10 poin dan saya minta anda setuju dengan ini kalau saya setuju semuanya centang checklist 7 baik selanjutnya ketika dia setuju berarti 10 poin ini mengikat saya dan hai meskipun sia tidak mengusulkan hal itu maka kalau anda sudah checklist dalam klausul perjanjian yang sudah ditetapkan oleh pihak marketplace begitu anda checklist next berarti anda setuju dengan semua klausul itu maka mengikat antara anda dengan marketplace dan tidak boleh ketika punya masalah kemudian anda menyampaikan ini dulu perjanjian sepihak yang mengajukan pihak a-yong mengajukan pihak b saya enggak setuju kalau nggak setuju kenapa kau ceklis kenapa kau tanda tangan kalau nggak setuju jangan tanda tangan begitu anda sudah tanda tangan berarti anda sudah setuju dan kalau sudah setuju maka mengikat kedua belah pihak hai sehingga semua aturan yang berlaku misalnya eh ada penetapan potongan sekian persen untuk para merchant yang dia berada di depannya atau merchant yang eksklusif merchant yang dia premier yang mendapatkan layanan khusus maka diposisi ini pihak merchant yang sudah setuju wajib untuk memenuhi peraturan yang berlaku baik comb information yang ketiga tadi kita sudah menyampaikan dua catatannya catatan yang pertama marketplus adalah sebuah platform yang merupakan media untuk mempertemukan antara penjual dengan pembeli catatan yang kedua terkait masalah kesepakatan antara pihak marketplace dengan para pengguna yang ada disana hai baik masyarakat penjual maupun masyarakat membeli catatan yang ketiga terkait masalah fasilitas yang diberikan oleh pihak marketplace di tempat kita istilah gratis itu memang eh ia menjadi salah satu diantara kendala yang saya maksud kendala disini adalah menjadi titik perdebatan antara satu pihak dengan pihak yang lain hai sehingga keberadaan kata gratis baik di marketplace digojek digraph maupun platform yang lainnya yang melayani transaksi jual beli barang maupun jasa ketika disitu menawarkan ada free ongkir atau point atau apalagi berbagai macam fasilitas yang itu menguntungkan salah satu pihak itu jadi sumber perdebatan jadi kita seolah-olah begitu alergi dengan istilah gratis hai padahal tidak semua gratisan itu hukumnya menjadi haram gratis yang harum gimana gratis yang haram ketika posisi gratis itu hai sebentuk nya adalah manfaat disebabkan transaksi utang piutang berarti kita bisa pastikan gratis ini atau layanan ini adalah manfaat dari transaksi utang tapi untuk gratis yang lain yang dia bentuknya bukan manfaat dari transaksi utang hukum asalnya diperbolehkan hai mbah kan salah satu diantara yang menyebabkan goror itu menjadi diperbolehkan salah satunya adalah karena transaksinya gratisan hai makanya kita punya kaidah horor yang berbayar hukumnya haram sedangkan goror yang sifatnya gratisan hukumnya diperbolehkan baik berarti ketika kita melihat ini sesuatu yang sifatnya gratis atau fasilitas apapun kemudian poin dan layanan-layanan yang lainnya bisa bernilai haram ketika dia basicnya adalah akad utang hai tapi kalau basisnya bukan akad utang dalam arti disitu tidak ada akan utang piutang antara pihak pertama dengan pihak yang kedua maka adanya tambahan layanan gratisan dan seterusnya tidak disebut sebagai bentuk riba karena itu bagian yang perlu kita waspadai adalah dalam gratis ini ada nggak akan hutangnya kalau ndak ada maka berarti dia bukan bagian dari bentuk riba hai nah anda perlu untuk kemudian mengkaji ya disinilah diperlukan tasawwur yang detail apakah ini termasuk gratisan karena layanan utang ataukah gratisan karena bukan layanan otak hai hai