POINT PENTING DALAM JUAL BELI DI MARKETPLACE Ustadz Ammi Nur Baits
QNcOIRWQosE • 2020-09-03
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
hai hnb official
hai hai
hai yang pertama bahwa posisi
marketplace
hai pada hakekatnya hanyalah sebuah
platform yang dia mempertemukan antara
penjual masyarakat penjual dengan
masyarakat pemilih sehingga marketplace
dia bukan wakil penjual dia juga bukan
wakil pembeli tapi hanya media yang
mempertemukan antara masyarakat penjual
dan masyarakat pembeli dan kita tahu
media seperti ini ibarat sebuah pasar
namun hanya saja di situ tidak dilakukan
pertemuan secara fisik antara masyarakat
penjual dengan masyarakat pembeli dan
pasar itu berhak untuk memiliki aturan
anda misalnya punya lapak di pasar tanah
abang saya punya lapak misalnya di pasar
a maka saya harus mengikuti aturan yang
ada disana
hai karena setiap pasar dia punya
pengurus yang mengelola pasar itu
hai maka demikian pula dalam sebuah
marketplace yang dia dilakukan secara
online di situ juga punya aturan dan
nabi shallallahu alaihi wasallam meminta
kepada kita almuslimuna ada suruh tim
setiap muslim wajib memenuhi setiap
kesepakatan yang mereka buat sehingga
kesepakatan apapun selama tidak
melanggar syariat hukumnya mengikat
kedua belah pihak yang saling sepakat
bentuk kesepakatan itu bisa sifatnya
berdasarkan masukan dari ke-12 kedua
belah pihak
hai bisa juga sifatnya aturan yang
disodorkan oleh salah satu pihak
kemudian pihak yang kedua menyetujuinya
misalnya saya dengan sia melakukan akad
dalam akad itu kita sama-sama berembuk
apa saja yang harus kita lakukan
hai saya usul 5 klausul usul 5-point
siaus lima poin sehingga ada 10 poin dan
kami saling sepakat ini bisa langkah
pertama atau langkah yang kedua saya
sampaikan 10 poin dan saya minta anda
setuju dengan ini kalau saya setuju
semuanya centang checklist 7 baik
selanjutnya ketika dia setuju berarti 10
poin ini mengikat saya dan
hai meskipun sia tidak mengusulkan hal
itu maka kalau anda sudah checklist
dalam klausul perjanjian yang sudah
ditetapkan oleh pihak marketplace begitu
anda checklist next berarti anda setuju
dengan semua klausul itu maka mengikat
antara anda dengan marketplace dan tidak
boleh ketika punya masalah kemudian anda
menyampaikan ini dulu perjanjian sepihak
yang mengajukan pihak a-yong mengajukan
pihak b saya enggak setuju kalau nggak
setuju kenapa kau ceklis kenapa kau
tanda tangan kalau nggak setuju jangan
tanda tangan begitu anda sudah tanda
tangan berarti anda sudah setuju dan
kalau sudah setuju maka mengikat kedua
belah pihak
hai sehingga semua aturan yang berlaku
misalnya eh ada penetapan potongan
sekian persen untuk para merchant yang
dia berada di depannya atau merchant
yang eksklusif merchant yang dia premier
yang mendapatkan layanan khusus maka
diposisi ini pihak merchant yang sudah
setuju wajib untuk memenuhi peraturan
yang berlaku baik comb information yang
ketiga tadi kita sudah menyampaikan dua
catatannya catatan yang pertama
marketplus adalah sebuah platform yang
merupakan media untuk mempertemukan
antara penjual dengan pembeli catatan
yang kedua terkait masalah kesepakatan
antara pihak marketplace dengan para
pengguna yang ada disana
hai baik masyarakat penjual maupun
masyarakat membeli catatan yang ketiga
terkait masalah fasilitas yang diberikan
oleh pihak marketplace di tempat kita
istilah gratis itu memang eh
ia menjadi salah satu diantara kendala
yang saya maksud kendala disini adalah
menjadi titik perdebatan antara satu
pihak dengan pihak yang lain
hai sehingga keberadaan kata gratis baik
di marketplace digojek digraph maupun
platform yang lainnya yang melayani
transaksi jual beli barang maupun jasa
ketika disitu menawarkan ada free ongkir
atau point atau apalagi berbagai macam
fasilitas yang itu menguntungkan salah
satu pihak itu jadi sumber perdebatan
jadi kita seolah-olah begitu alergi
dengan istilah gratis
hai padahal tidak semua gratisan itu
hukumnya menjadi haram gratis yang harum
gimana gratis yang haram ketika posisi
gratis itu
hai sebentuk nya adalah manfaat
disebabkan transaksi utang piutang
berarti kita bisa pastikan gratis ini
atau layanan ini adalah manfaat dari
transaksi utang tapi untuk gratis yang
lain yang dia bentuknya bukan manfaat
dari transaksi utang hukum asalnya
diperbolehkan
hai mbah kan salah satu diantara yang
menyebabkan goror itu menjadi
diperbolehkan salah satunya adalah
karena transaksinya gratisan
hai makanya kita punya kaidah horor yang
berbayar hukumnya haram sedangkan goror
yang sifatnya gratisan hukumnya
diperbolehkan baik berarti ketika kita
melihat ini sesuatu yang sifatnya gratis
atau fasilitas apapun kemudian poin dan
layanan-layanan yang lainnya bisa
bernilai haram ketika dia basicnya
adalah akad utang
hai tapi kalau basisnya bukan akad utang
dalam arti disitu tidak ada akan utang
piutang antara pihak pertama dengan
pihak yang kedua maka adanya tambahan
layanan gratisan dan seterusnya tidak
disebut sebagai bentuk riba karena itu
bagian yang perlu kita waspadai adalah
dalam gratis ini ada nggak akan
hutangnya kalau ndak ada maka berarti
dia bukan bagian dari bentuk riba
hai nah anda perlu untuk kemudian
mengkaji ya disinilah diperlukan
tasawwur yang detail apakah ini termasuk
gratisan karena layanan utang ataukah
gratisan karena bukan layanan otak
hai hai
Resume Requeue
Read
Categories
Manage