Transcript
t-waWC_oPhI • Bagai Debu Yang Beterbangan | Ustadz Ammi Nur Baits, S.T., B.A.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/amminurbaits/.shards/text-0001.zst#text/0240_t-waWC_oPhI.txt
Kind: captions Language: id sehingga ketika kita berada di atas gunung kita kelihatan sangat kecil namun makhluk Allah yang besar ini nantinya akan Allah jadikan sebagai debu oleh hancurkan sehancur hancurnya hai hai Indonesia ini Hai assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ala rosulillah wa ala alihi washohbihi waman pemirsa yang kami hormati di belakang saya adalah gunung Merbabu yang tertutupi dengan awan di kanan-kiri saya banyak sekali kelihatan gunung ada gunung Sumbing Gunung Merapi Gunung andong dan beberapa gunung yang lainnya makhluk-makhluk Allah yang luar biasa besarnya sehingga ketika kita berada di atas gunung kita kelihatan sangat kecil namun makhluk Allah yang besar ini nantinya akan Allah jadikan sebagai debu oleh hancurkan sehancur hancurnya ada beberapa ayat yang lolos Sebutkan dalam Alquran seperti di Selat Al Waqiah Allah berfirman website ljibaalu basah pakai adhaba umum basah dan gunung itu akan dihancurkan sehancur hancurnya Hai apa kabar kamu basah sehingga menjadi hamba yang berterbangan Apa itu haba sebagian ahli tafsir mengatakan haba adalah debu yang kita lihat pada saat ada cahaya matahari yang masuk ke ruangan kita dan bisa lihat cahaya matahari ketika ada celah di ruangan kita kemudian masuk cahaya matahari disitu ada debu yang berterbangan itulah Abang dan Allah Subhanahu Wa Ta'ala juga menyebutkan bahwa amal yang tidak ya kelas baik amalnya orang kafir orang munafik maupun orang muslim yang ke campurkan dengan kotoran-kotoran riak maupun kotoran yang lainnya nantinya Allah akan jadikan sebagai debu Allah berfirman di surat al-furqon wakatim Naila maam illumina maling faja'alnaahu haba aman Syura dan nanti akan kami hadapi amal yang telah mereka kerjakan lalu kami jadi Abah manshurah Abah yang bertebangan sehingga pemiliknya pelakunya tidak mampu untuk menggapai amal itu betapa ruginya dia sebagian ahli tafsir mengatakan bahwa Hai teks ayat Alquran yang menyebutkan akan dijadikan oleh Allah sebagai debu kelak dihari kiamat Hanya dua Ini pertama gunung yang kedua amal yang tidak ikhlas untuk Allah karena itulah Allah Subhanahu Wa Ta'ala murka kepada hamba yang dia ketika beramal tidak ikhlas kepadanya bercampur dengan kesyirikan atau ama yang dilakukan oleh orang munafik orang musyrik oleh jadikan amal itu sia-sia dan Allah binasakan amal itu sebagaimana Allah membinasakan gunung sehingga ini memberikan peringatan bagi kita kalau kita ingin menjadi hamba yang bisa memanfaatkan amal jangan sampai amal yang kita lakukan justru mengundang murka Allah disebabkan karena kita tidak ikhlas dan ini beragama kita berlatih untuk ikhlas tabriz tahap dengan belajar berusaha untuk praktek Semoga dengan itu Allah Subhanahu Wa Ta'ala memudahkan kita untuk menjadi manusia yang Mukhlis manusia yang ikhlas wallahu ta'ala a'lam wa Shallallahu Ala nabiyyina Muhammadin wa ala alihi washohbihi wasallam wahai Huda wafana alhamdulillahirobbilalamin assalamualaikum warahmatullah