Transcript
hsT8EkndY_E • Hukum Air Kencing Kucing | Ustadz Dr. Musyaffa Addariny, M.A. & Ustadz Ammi Nur Baits, ST., BA.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/amminurbaits/.shards/text-0001.zst#text/0319_hsT8EkndY_E.txt
Kind: captions Language: id Halo assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillahirobbil alamin washolatu wassalamu ala asrofil mursalin Nabina Maulana Muhammadin wa'ala alihi washohbihi ajma'in wa Asyhadu anla ilaha illallah wahdahula syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu warosuluh Alhamdulillah para pemirsa fatwa TV dan main b-channel dimanapun anda berada kita bersyukur kepada Allah subhanahuwata'ala di waktu Dhuha ini dalam siaran online kerjasama antara fatwa TV dengan air b-channel kembali kita hadir dalam rangka untuk melakukan acara bedah fatwa dan insya Allah fatwa yang akan kita bedah dikesempatan kali ini adalah fatwa dewan fatwa perhimpunan al-irsyad nomor 8 tahun 1139 Hijriah tentang hukum air kencing kucing hukum air kencing kucing tentu saja turunannya adalah tentang hukum kotoran kucing apakah termasuk diantara benda najis ataukah bukan termasuk benda najis dan walhamdulillah dikesempatan kali ini kita dibersamai oleh guru kita ustadzuna al-ustadz al-fadhil Doctor musyaffa ad dariny hafizhahullah ta'ala Semoga Allah ta'ala memberkahi ilmu beliau dan memberkahi waktu beliau dan Insyaallah kajian kita seperti biasa akan berlangsung selama kurang lebih satu jam dan pemaparan akan disampaikan oleh Ustadz Dr musyaffa selama kurang lebih 40 menit kemudian disisa waktu kami persilahkan bagi para pemirsa untuk menyampaikan pertanyaan dengan disampaikan melalui nomor yang sudah tersedia di kolom laud baik tidak memperpanjang yang kita langsung menyapa narasumber kita Ustadz musyaffa ad dariny Assalamualaikum Ustad Hai Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh Masya Allah Masya Allah Barakallah fikum Bagaimana kabar usai Kumbara Kaulah Alhamdulillah Khair gimana berantem status Alhamdulillah Khairi Ustaz barakallah.fii enggak Jadi mudik usah Alhamdulillah sudah sudah ketemu dengan keluarga Masya Allah Barakallah fiik baik start kita insya Allah akan membahas fatwa Nomor 8 tentang hukum air kencing kucing yang fatwa ini drafnya disiapkan oleh Ustadz musyaffa sendiri betul ya Enggak ini batasnya disiapkan oleh Ustadz Firanda Happy biker dengan bakal naik hamdulillah tahap selanjutnya nanti Ustad akan menyampaikan materi kurang lebih 40 menit dan disisa waktu kita akan merasakan beberapa pertanyaan dari pemirsa dan sebelum Ustadz musyaffa membahas tentang eh isi fatwa barangkali Ustadz musyaffa bisa menyampaikannya Paulus tentang latar belakang Kenapa permasalahan ini diangkat sehingga pemirsa ingin tahu kok yang dipilih kotoran kucing atau air kencing kucing kenapa enggak yang dipilih kambing atau sapi atau ayam atau betapa hewan piaraan yang lainnya dan kabel straight Hai tipe syaithonirrojim Alhamdulillahirobbil alamin washolatu wassalamu ala asrofil Ambiya Iwal Yin wa'ala alihi washohbihi waman tabi'ahum Bi ihsanin ilaa yaumiddin jamaah sekalian Bagaimana Rahmatullah pembahasan masalah Hai najisnya atau tidak najisnya Hai kencing kucing Kenapa fatwa ini dibahas atau masalah ini dibahas di dewan fatwa karena adanya kontroversi yang cukup kuat Ketika ada seorang ustad mengutarakan pendapatnya tentang masalah ini ada Ustadz yang mengatakan air kencing kucing itu suci akhirnya masyarakat ramai dan sebagian dari mereka akhirnya merendahkan Ustadz tersebut menyerang pribadinya Hai Kemudian untuk Hai melecehkan pendapat itu Hai sehingga dewan fatwa ia merasa perlu untuk membahas masalah ini Hai Mel maka dibahas lah masalah air kencing kucing ini di sisi lain iya kucing memang termasuk antara hewan yang banyak dipelihara oleh masyarakat Indonesia di banyak tempat ya rumah-rumah tidak sepi dari dari kucing kemudian seringkali kucing Hai kencing di tempat-tempat yang tidak kita inginkan tidak diinginkan oleh yang punya kucing tersebut ya sering kencing di sofa sering kencing di tempat tidur atau di tembok di lantai dan di tempat-tempat yang yang lainnya sehingga Ini Membutuhkan pembahasan yang mendalam tentang hukumnya Bagaimana kita menyikapi kenyataan yang demikian disamping adanya masyarakat yang mempermasalahkan pendapat yang mengatakan bahwa air kencing kucing itu suci ya itulah yang menjadi latar belakang masalah air kencing kucing dibahas di dewan fatwa Masya Allah Hi eh j&t jejak modern kita bisa membuat kesimpulan dari apa yang beliau sampaikan bahwa pembahasan dewan fatwa mengangkat air kencing kucing ada dua latar belakang pertama Karena kucing termasuk di antara binatang yang banyak dimiliki oleh kaum muslimin sehingga mereka perlu tahu seperti apa hukum air kencingnya kotorannya dan seterusnya yang kedua salah satunya adalah dalam rangka untuk memberikan pengaruh dalam dunia dakwah terkait menumbuhkan kedewasaan kaum muslimin ketika ada kilaf antara sesama tokoh agama antar yang satu mengatakan itu najis dan yang satu mengatakan tidak najis baik start selanjutnya Ustad bisa menyampaikan pemaparan tentang hukum air kencing kucing dan kilap para ulama yang terjadi di sana tepat betul trip Hai para jemaah sekalian PA50 Rahmatullah dalam masalah Hai air kencing kucing ini para ulama berbeda pendapat menjadi dua pendapat yang terkenal ya Yang pertama adalah pendapat yang mengatakan bahwa air kencing kucing itu najis dan ini pendapat mayoritas ulama Hai pendapat yang kedua adalah pendapat yang mengatakan bahwa air kencing kucing itu tidak najis dan ini pendapat Sebagian ulama bahkan diantara mereka ulama-ulama yang sangat kita kenal ya diantaranya Imam al-bukhari hai imam al-bukhari rahimahullahu ta'ala berpendapat demikian Hai yang mengarang Kitab Shahih Bukhari Hai itu pendapatnya demikian Oh begitu pula dengan eh Imam as-syaukani Hai yang punya kitab nailul author dan diantara ulama-ulama sebelum mereka ada assyafni ada event oleh Iya ada Daud alah iri dan ulama-ulama yang lainnya Sebagian ulama mengatakan bahwa air kencing kucing itu suci Hai sehingga masalah ini para jamaah sekalian adalah masalah ijtihadiyah masalah khilafiah masalah-masalah yang seperti ini Iya kalau kita tahu sudah banyak Ulama di zaman dulu mengatakan bahwa ini Suci Maka jangan sampai kita mencela pendapat itu jangan sampai kita merendahkan pendapat itu yang harus kita lakukan adalah Ayo kita harus ada sikap toleran terhadap mereka tapi kita menentukan di dalam keseharian kita mana pendapat yang dalilnya lebih kuat jemaah sekalian rahimani Wa rahimakumullah kalau kita melihat Hai al-madzahib arba'ah atau empat mazhab bagaimana mereka membahas masalah ini kita juga akan dapati mereka berbeda pendapat tetapi mayoritas mereka mengatakan bahwa air kencing kucing itu najis sel secara lebih rinci kalau kita melihat yang pertama mazhab Hanafi mazhab yang lebih dulu muncul mazhab Hanafi diterima saat ini pada asalnya air kencing kucing itu najis Hai pada asalnya air kencing itu air kencing kucing itu najis Hai karena disamakan dengan air kencing hewan yang tidak boleh dimakan Hai namun jemaah sekalian rahimani wa rahimakumullah mereka masih berbeda pendapat tentang Hai kencing kucing Hai yang sedikit Hai mereka juga berbeda pendapat tentang kencing kucing yang menempel di baju misalnya yang mengenai baju atau mengenai ranjang atau tempat tidur nge-rap mengatakan bahwa mutlak secara mutlak bahwa kencing kucing itu najis Hai di harus dibasuh harus dibersihkan dan ini eh pendapat Sebagian ulama Hanafi ada yang mengatakan meskipun air kencing kucing itu pada asalnya najis tapi kalau mengenai baju Hai mengenai tempat tidur itu dimaksud atau dimaafkan Hai Kenapa demikian karena sulit untuk dihindari Oh iya karena sulit untuk dihindari Hai paint di antara perkataan nih yang mereka sampaikan disini adalah perkataannya IBN Abidin e-blue mengatakan walhasil lo an-naba akhir riwayah nazatul cool Hai lagi ni Boru rohmu tahap tokoh Februari leher roh Vira ilmaya adik ke siap Hai intinya bahwa zhahir dari riwayat bahwa semua semuanya maksudnya adalah kotoran dan kencing kucing dan tikus adalah najis akan tetapi kondisi darurat bener-bener terdapat pada kencing kucing jika kencingnya mengenai pada selain cairan a Hai jika kencingnya mengenai pada selain cairan seperti ketika kencing mengenai baju Oh ya ini eh eh Hai perkataan yang disampaikan oleh Ibnu Abidin rahimahullahu ta'ala ulama besar dalam madzhab Hanafi dari perkataan tersebut kita memahami bahwa pada akhirnya kenceng air kencing kucing itu najis tapi karena keadaan darurat ia belum mengatakan lagi nah barulah mut'ah Apakah keadaan darurat benar-benar terjadi pada kencing kucing yang mengenai sesuatu yang Hai padat yang selain cair batik benda padat Hai sehingga akhirnya tidak boleh dibiarkan Hai Tidak Dianggap sebagai sesuatu yang sesuatu yang najis ini dalam madzhab Hanafi dan betapa banyak sesuatu yang selain benda cair ya Hai misalnya mengenai the kursi mengenai sofa kita mengenai ranjang ini sesuatu yang padat berbeda kalau misalnya kencing kucing tersebut mengenai air ada Air di ember dikencingi kucing ya mereka akhirnya najis Hai Kenapa mereka membedakan karena adanya Sisi darurat tadi Hai sangat sulit menghindari kencing kucing di dalam Hai karena memang ketiga hanya Hai kucing itu berseliweran di dalam rumah kalau setiap Hai ada kencing kucing harus di basuh maka ini akan Sangat memberatkan ini pandangan dari ulama-ulama dalam mazhab Hanafi five mereka berbeda pendapat Ya sudah saya jelaskan tadi Kemudian dari Maret di masa Maliki ini mereka mengatakan bahwa air kencing kucing itu najis Hai namun di dalam madzhab Maliki juga Ada pendapat yang mengatakan bahwa air kencing kucing itu tidak tegaknya Jazz jadi ada kilah juga di dalam mazhab Maliki tapi mayoritas mereka mengatakan bahwa air kencing kucing itu najis mereka ia berbeda pendapat karena hai hai Hai kucing itu dalam mazhab Maliki hai hai Hai itu makruh untuk dimakan ya kunci kucing itu dalam mazhab Maliki makruh untuk dimakan Sedangkan di dalam mazhab mereka Hai hewan yang makruh dimakan Apakah air kencingnya Suci atau najis itu mereka perselisihkan Iya mereka berselisih dalam masalah-masalah Hai kotoran hewan yang makruh dimakan Apakah kontrolnya najis ataukah kotorannya makruh Hai kalau dikatakan makruh berarti tidak najis dari sisi ini mereka berbeda pendapat Hai tauhid namun ia pendapat yang mu'tamad dalam mazhab Maliki bahwa kotoran hewan yang makruh itu najis mereka samakan dengan kotoran hewan yang haram dimakan a b kemudian Mazhab Syafi'i kita beralih ke madzhab Syafi'i di dalam madzhab Syafi'i kita dapati para ulama dari madzhab Syafi'i ini mereka menyatakan bahwa air kencing kucing itu najis dalil mereka diantaranya adalah dikiaskan kepada dari kencing manusia Hai sering ada Dalil yang menunjukkan bahwa air kencing manusia itu najis sehingga semua air kencing itu dianggap najis Black dari hewan yang boleh dimakan ataupun hewan yang tidak boleh dimakan Hai semuanya dianggap najis ya Dan ini pendapat yang paling keras dalam masalah ini dalam masalah kotoran hewan ya dalam banget Syafi'i semua kotoran hewan itu najis Hai dan termasuk diantara kotanya adalah Hai kencing Hai dan masuk di dalamnya hewan-hewan kucing Tauhid Dalam madzhab Syafi'i ada satu pendapat ya dalam mazhab Hambali juga ada satu pendapat yaitu pendapat bahwa air kencing kucing itu najis Kenapa karena kucing itu diharamkan dan menatap Hambali kucing itu haram Hai dan air kencing hewan yang haram dimakan dalam mazhab Hambali itu nice berbeda kotoran hewan yang boleh dimakan mereka dalam atap Hambali suci dan tidak najis Toyib di dalam Lahat noire makan hati yang Hai ada perbedaan pendapat di dalamnya Daud Abah iri mengatakan air kencing kucing itu suci dalilnya adalah hukum asal sesuatu itu suci Hai ini dalil dari Hai pendapatnya bahwa akhirnya Hai pada asalnya sesuatu itu suci kalau kita ingin mengatakan bahwa kencing kucing itu najis maka datangkan Nas Di mana Eta ukurannya tidak ada mana Nas hadisnya yang menjelaskan tentang air kencing kucing tidak ada Apakah ada pendapat sahabat Hai Iyen menjelaskan tentang air kencing kucing ternyata tidak dapat ditempatkan mereka tidak memakai qiyas maka mereka Kembalikan ke hukum asam Hai hukum asalnya segala sesuatu itu suci sampai datang penjelasan dari Nash yang mengatakan bahwa sesuatu itu najis pendapat ini diseleksi oleh Imam IBN Hasyim ini juga pembuka dalam mantap berakhirnya bermadzhab rahimahullahu ta'ala berpendapat bahwa air kencing kucing itu Sule air kencing kencing kucing itu najis ya air kencing kucing itu najis tab inilah ya penjelasan tentang lima melihat ia ternyata mereka juga berbeda pendapat ternyata mereka juga berbeda pendapat yang paling inning dalam masalah perbedaan pendapat dalam masalah ini adalah madzhab Syafi'i dan mazhab Hambali Hai mereka mengatakan air kencing kucing itu najis namun saudaranya atau cara melihatnya berbeda Badar save mengatakan karena semua kotoran hewan itu najis berat Hambali cara pandangnya karena kucing itu diharamkan dan semua kotoran hewan yang diharamkan itu itu najis jemaah sekalian rahimani wa rahimakumullah kesimpulan dari pendapat-pendapat yang ada kalau kita simpulkan dari penjelasan tadi maka kita akan dapati bahwa disana ada beberapa pendapat ya yang pertama pendapat yang mengatakan bahwa air kencing kucing itu najis secara mutlak Oh ya air kencing itu najis secara mutlak ada yang menyatakan pendapat yang kedua air kencing kucing itu tidak najis secara mutlak Hai pendapat yang ketiga air kencing itu bisa dimaafkan dalam sebagian keadaan pada asalnya najis tapi bisa dimaafkan pada sebagian keadaan misalnya apabila mengenai benda-benda yang padat tidak mengenai benda-benda yang yang cair Hai ini the sebagian pendapat dalam madzhab Hambali kemudian ada yang mengatakan bahwa air kencing kucing itu tidak najis karena dia hewan yang makruh ya ini sebenarnya bukan pendapat yang keempat ya tapi dia mengatakan tidak najis tapi alasannya berbeda karena itu adalah hewan yang makruh untuk dimakan Hai dan hewan yang makhluk di bahkan kotorannya suci ini pendapat dalam madzhab Maliki Namun bukan pendapat yang yang maksa jemaah sekalian rahimani wa rahimakumullah ketika keadaannya demikian para ulama berbeda pendapat Apa yang harus kita lakukan I make Lihatlah diri kita para jamaah sekalian kalau kita orang awam kewajiban kita adalah bertanya kepada ulama fas'alu ahla Zikri inkuntum natar Lampung Hai bertanyalah kepada ulama apabila kalian tidak tahu Hai bertanyalah kepada ahli ilmu apabila kalian tidak tahu kalau ahli ilmu tersebut mengatakan sesuatu jalankan sesuai dengan apa yang dikatakan oleh ulama itu yang menjadi masalah apabila orang awam melihat ada beberapa ulama yang berbeda pendapat hai ustadz Fulan mengatakan Suci Ustad Alan mengatakan najis Hai Bagaimana seorang awam menyikapi keadaan yang seperti Hai pendapat yang paling kuat dalam masalah ini adalah pendapat yang mengatakan silahkan ikuti ulama yang menurut kita Hai lebih tinggi keilmuannya ya lebih tinggi keilmuannya dalam masalah ya fiqih ya karena kalau masalah ini adalah masalah-masalah fiqih mana ulama yang menurut kita keilmuannya lebih tinggi ikuti itu Hai jadi jangan mengikuti hawa nafsu Tapi ikuti mana yang menurut kita keilmuannya lebih kuat Hai tipe ini yang berkaitan dengan orang awam di sana ada orang-orang yang bisa memahami dalil dengan baik Hai dan orang yang bisa memahami dalil dengan baik ini bisa jadi dia seorang yang memang bisa berijtihad Hai ada orang-orang yang masih statusnya sebagai penuntut ilmu Hai dua orang ini Apabila mampu melihat dalil dengan baik makan dia wajib mengikuti dalil silahkan dibandingkan mana Hai dalilnya yang lebih kuat jemaah sekalian rahimani wa rahimakumullah jadi sini kita menjadi sangat membutuhkan sangat butuh terhadap penjelasan tentang dalil-dalilnya Hai Apa dalil yang mengatakan bahwa kencing kucing itu najis Apa dalil yang mengatakan bahwa kencing kucing itu suci Hai ini dua pendapat yang paling mendasar dalam masalah ini adapun pendapat-pendapat yang lain sebenarnya kembalinya ke pendapat ini tipe yang mengatakan bahwa air kencing itu tidak najis mereka mengatakan yang pada asalnya segala sesuatu itu suci kecuali ada dalil yang menjelaskan bahwa itu menjadi najis Hai segala sesuatu itu pada asalnya Suci sampai ada dalil yang menjelaskan bahwa itu najis Hai ini dasar yang paling masyhur yang dari pendapat yang ia mengatakan bahwa air kencing kucing itu suci mana air kencing kucing itu suci mana Dalil yang menunjukkan bahwa air kencing kucing itu suci Hai jalurnya ini pada asalnya segala sesuatu itu suci sampai ada Dalil yang menunjukkan bahwa itu najis dan tidak ada ayat al-qur'an yang menjelaskan tentang air kencing kucing tidak ada hadir yang menjelaskan tentang air kencing kucing Hai tidak ada perkataan sahabat yang menjelaskan tentang air kencing kucing itu najis baik metal yang pertama Hai kalian kedua sampai nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Hai tentang kucing inhalations bin az-zubair nya kucing itu tidak tidak najis sesungguhnya kucing itu tidak najis Thai ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan bahwa kucing itu hewan yang tidak najis maka masuk di dalamnya air kencingnya Hai masuk di dalamnya air kencingnya karena itu bagian dari dari kucing sehingga Hai kesimpulannya air kencing kucing itu tidak najis Hai kemudian ndalu yang berikutnya adalah dalil yang menjelaskan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah memerintahkan sebagian umat Yo kau Hai sebagian sahabatnya untuk meminum kencingnya unta Hai dan ini ada dalam hadits yang yang shahih kemudian dikiaskan kepadanya air kencing hewan-hewan yang lainnya pun hai hai Hai tank ini Iya beberapa dalil yang disebutkan oleh ulama pertama yang mengatakan bahwa air kencing kejepit kucing itu suci baik apa dalil yang menjelaskan bahwa air kencing kucing itu najis dan yang pertama disampaikan atau Hai dijelaskan oleh para ulama Syafi'iyah Iya keumuman hadits Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam tentang dua orang Ireng disiksa di dalam kuburnya Beliau mengatakan ama ahaduhuma raganala yastaghfiru minat baul Adapun salah satunya yang diazab Hai karena dia tidak bersih dari kencingnya ia tidak berusaha membersihkan diri dari dari kencingnya Hai teknik katakan Disini album Hai kata-katanya all bowl kencing dan ini bisa diumumkan Hai untuk semua kencing Hai baik itu kencing manusia ataupun kencing hewan j&t Hai kencing kucing bisa dimasukkan didalam hadits ini kalau kita memahami hadisnya demikian hal ini menunjukkan bahwa kita harus membersihkan diri dari kencing secara mutlak kencing apapun Hai sehingga kita juga harus membersihkan diri dari kencing kucing dan menunjukkan bahwa kencing kucing itu najis kalau tidak najis makanya Harusnya kita tidak masalah Hai terkena Hai kencing ndang tidak di ada sampai ternyata ada orang yang dianggap karena tidak membersihkan dirinya dari tadi kencing baik dan yang kedua hai Den kedua dulu yang mengatakan bahwa Hai kencing kucing itu bisa dikiaskan dengan kotoran keledai akhir-akhir disebutkan dalam hadis Inna herikson Hai sesungguhnya kotoran keledai itu najis Sisi pendalilan nyadar IPS ini adalah bahwa keledai itu hewan yang diharamkan keledai itu hewan yang diharamkan Hai dan kotorannya ia menjadi najis Hai maka kucing bisa dikiaskan kepadanya karena kucing itu hewan yang diharamkan maka kotorannya najis ya dan termasuk diantar kotoran kucing adalah kencingnya teknik East ya hias kotoran kucing kepada kotoran kedai Sisi yang menjadi titik persamaannya karena dua-duanya hewan yang diharamkan kedua-duanya hewan yang diharamkan Adapun beda yang satu pyang satu air kencing maka ini Hai perbedaan yang tidak mempengaruhi hukum-hukum Hai karena dua-duanya merupakan kotoran hewan sign in Hai hal yang berikutnya disebutkan oleh Sebagian ulama adalah hadis yang menjelaskan tentang kucing hadits yang diriwayatkan dari eh eh hai hai Hai abu qotadah Hai Jelly ada istrinya Abu qotadah pernah menyiapkan air untuk dipakai Abu qotadah berwudhu di kemudian Hai ada pendatang Hai mereka akhirnya Abu qotadah malah ia mendekatkan air tersebut kepada kucing untuk diminum Hai karena mungkin Abu qotadah paham kucingnya memang lagi membutuhkan minum ketika Abu qotadah memberikan minum kepada kucing ini Hai istrinya melihatnya hai Den Abu qotadah melihat istrinya merasa heran dengan apa yang dilakukan oleh Abu qotadah Karena setelah itu abu qotadah berwudhu dengan air itu Hai maka akhirnya Abu qotadah mengatakan kepada istrinya adzabinnar ia Benarkah hari apa kanggo heran B menyatakan 6 Kemudian beliau mengatakan Inna Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam lafal inna ilaihi Sabina jas sesungguhnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah mengatakan bahwa kucing itu tidak najis in-ha minat Wavin alaykum waktu wafat sesungguhnya kucing itu termasuk diantara hewan yang selalu mengitari manusia Hai selalu mengitari manusia five jemaah sekalian rahimani wa rahimakumullah dari kisah ini kita bisa memahami bahwa sebagian Hai dari Hai mereka yang tadi itu Hai sahabat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam itu mengira bahwa setelah Hai bekas minuman Hai kucing itu najis bekas minuman kucing itu najis kalau bekas minum bekas air yang diminum oleh kucing saja najis Bagaimana dengan kencingnya Bagaimana dengan kencingnya tapi kemudian dijelaskan ya oleh eh Abu qotadah bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam membantah pemahaman itu pemahaman bahwa bekas air minumnya kucing itu Er najis dibantah Hai yang artinya itu menunjukkan bahwa bekas air minumnya kucing itu suci dan Adapun masalah air kencingnya maka masih sesuai dengan pemahaman mereka bahwa air kencing kucing itu najis tajam sekalian rahimani wa rahimakumullah Hai mereka juga jumhur ulama juga menyebutkan Hai sebuah kaedah Ian dengan kaedah ini mereka berkesimpulan bahwa air kencing kucing itu najis kaidahnya bahwa segala sesuatu yang keluar dari dalam tubuh hewan yang haram dimakan maka hukumnya najis segala sesuatu yang keluar dari dalam tubuh hewan yang haram dimakan mager hukumnya najis makanya air kencing kucing jadi najis darah kucing jadi najis Hai kotoran kucing jadi najis Oh iya ini kaidah yang dipakai oleh para ulama untuk menjelaskan bahwa air kencing kucing itu itu najis saya jemaah sekalian terima nirohim ke bawah mana pendapat yang kuat dari dua pendapat ini Allah ta'ala alam ia sebagaimana pernah ditelan musyawarahkan pernah dibahas di dewan fatwa kita berkesimpulan bahwa pendapat yang dipilih oleh jumhur ulama itu lebih kuat Hai pendapat yang dipilih oleh jumhur ulama itu lebih cepat kalau kita ia mengatakan ini lebih kuat maka Harusnya kita bisa menjawab Daniel dalil yang dikemukakan oleh ulama-ulama yang mengatakan bahwa itu suci bagaimana kita menjawab dalil mereka tipe sel yang pertama jangan bercak katakan bahwa pada asalnya segala sesuatu itu suci bagaimana kita menjawabnya kita mengatakan bahwa Qaeda itu kita sepakati Ayo kita juga menggunakan daerah itu Hai tapi sudah menjadi catatan umum ya Hai sudah mengejek sudah menjadi pengetahuan umum bahwa kaedah yang ada kata-katanya pada asalnya ini akan mudah diganti hukumnya akan mudah dipengaruhi oleh dalil lain yang hai ketika ada dalil lain yang mempengaruhinya maka kita harus meninggalkan kaidah itu kaidahnya pada asalnya segala sesuatu itu suci sampai ada dalil yang menjelaskan kenajisannya maka kita katakan disana ada dalil yang menjelaskan kenajisannya maka harusnya kaedah itu ditinggalkan ya dalam masalah kucing ini karena ada dalil yang menjelaskan bahwa Hai air kencing kucing itu najis Hai diantara dalil yang paling kuat adalah Dalil Hadis Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam yang menjelaskan tentang coveran keledai Grey ini download kuatnya kotoran keledai najis Hai kotoran keledai najis Oh berarti yang sama dengan keledai juga najis kita katakan kucing sama dengan keledai keledai diharamkan kucing diharapkan bahkan bisa jadi makanan kucing Hai lebih kotor daripada makanan keledai Hai Bisa jadi makanan kucing lebih kotor daripada makanan Gledek Hai kalau kotoran keledai diharamkan maka kotoran kucing telepon kalau-kalau kotoran keledai itu dikatakan najis maka kotoran kucing Ia lebih pantas untuk dikatakan buncis trip Hai tahun yang Hai mereka Hai memakai hadis yang menjelaskan tentang Hai bolehnya minum Hai kencing unta Hai bolehnya Minang kencing onta dan memang ada dalam hadits yang shohih ada sebagian orang yang sakit di zaman Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan kepada mereka yang salah kan mereka meminum meminum susu onta dan meminum gentingnya hubungan hal ini menunjukkan kencing obat untuk kencing onta itu suci makanya boleh dingin kalau kencing onta itu skripsi maka kencing hewan yang lain juga juga suci Nah kita katakan ia ini kurang kuat Ia seperti ini kurang kuat Kenapa karena ada pembeda antara unta dengan kucing dan pembeda tersebut pembeda yang bisa mempengaruhi hukum-hukum Hai yaitu pembeda dari sisi halal tidaknya hewan tersebut kontak halal boleh dimakan dagingnya setelah disembelih Hai tapi kucing tidak hafal Hai kayaknya pembeda yang sangat mempengaruhi hal ini ya kemudian tadi kita sebutkan dari mereka yang lain yang perlu dijawab penuh mungkin tentang salat di marah Betul kan hai kenapa shalat shalat di kandang kambing itu Solo di kandang kambing tadi belum saya Sebutkan tapi kalau misalnya itu dipakai dalil oleh mereka kemudian yang hewan-hewan yang lain juga dikiaskan kepadanya maka kita katakan Ya sama dengan yang tadi kencingnya Hai kencingnya kontak kencingnya onta halal bukan berarti kencingnya kucing halal karena ada perbedaan yang cukup mencolok yang satu dihalalkan dan yang satunya lagi diharamkan Tabnya dan dengan demikian ya kita bisa memahami ya bahwa pendapat jumhur ulama dalam masalah ini jauh lebih kuat daripada pendapat mereka yang mengatakan bahwa eh Hai air kencing kucing itu suci Oya saya baru ingat sekarang mereka berdalil dengan NH lecet Minaj dengan habis itu mereka berdalil bahwa sesungguhnya kucing itu tidak najis bagaimana kita menjawab dan ini Ayo kita katakan bahwa hadits tersebut tidak sedang menjelaskan semua anggota atau semua organ kucing atau semua yang ada di kucing dari luar dan dalamnya tidak hadits itu sedang menjelaskan tentang bekas minumnya kucing dan badan lahirnya Hai badan yang ada di luar dan bekas minumnya itu yang dijelaskan oleh hadits tersebut Hai sehingga hadits ini tidak bisa digunakan untuk berdalil tentang sucinya air kencing Hai kalau hadis ini bisa digunakan untuk berdalil Hai tentang sucinya air kencing Harusnya kita memakai dalil ini untuk menjelaskan bahwa darah kucing juga najdah kucing juga suci suci Oh ya karena Hai kenyataannya sabuk Hai padahal telah kunjung jelas najisnya Hai darah kucing jelas najisnya Hai kalau kita gunakan hadits tersebut untuk menunjukkan bahwa air kencing kucing itu suci maka kita juga harusnya menggunakan tersebut untuk ia mengatakan bahwa darahnya kucing itu suci padahal tidak demikian sukanya kita harus bahwa hadits itu kepada pemahaman bahwa itu tidak menunjukkan semua anggota ucing baik yang diluar maupun didalam itu suci tapi untuk menunjukkan bahwa bagian luarnya kucing itu suci begitu pula dengan tegas air minumnya kucing itu suci dan yang menunjukkan hal ini atau yang menguatkan pemahaman ini adalah sebab wurud hadits ini ya sebab menurut Hadits ini sebagaimana saya saya sebutkan tadi kita Hai ada istri Abu qotadah radhiyallahu ta'ala anhum menyiapkan air untuk wudhu nya abu qotadah Hai kemudian setelah itu ada datang kucing kemudian Abu qotadah malah the memberikan air tersebut agar diminum oleh kucing kemudian menggunakannya untuk wudhu Hai kemudian ketika Abu qotadah melihat istrinya heran Abu qotadah menyampaikan hadis Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam inhalasi Sabrina just in hamil tua Vina alaikum waktu-waktu Hai diantara yang menguatkan juga ia pemahaman ini adalah Hadits Aisyah ibunda kita Radiallahu ta'ala anhu Hai ada seorang hai wanita mengirimkan makanan yang disebut heriza makanan tersebut namanya Harisa mengirimkan makanan kepada ibunda kita Aisyah Radiallahu ta'ala anhu hai ketika Hai perempuan ini datang dengan makanan tersebut Hai ibunda kita Aisyah radliyallahu taala Anhu sedang shalat hai ketika mengetahui Ada orang datang membawa makanan ibunda kita di dalam shalatnya memberikan isyarat agar makanan diletakkan saja Hai maka akhirnya datanglah kucing Hai dan kucing tersebut makan dari makanan yang dibawa oleh perempuan tersebut ya hari saya dimakan oleh kucing ketika kucingnya pergi dan Ibunda kita Aisyah radliyallahu taala Anhu selesai shalat maka makanan itu dimakan oleh ibunda kita Aisyah Radiallahu ta'ala anhu Hai Kemudian beliau mengatakan Inna Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam akal inhalations bin az-zubair haminoto waafina alaykum waktu wafat Sungguhnya kucing itu tidak najis karena dia termasuk hewan yang selalu ia berada disekitar kita selalu berputar-putar di sekitar kita rezeki mengatakan lagi wafat roaitu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya tawaf lihat dan aku benar-benar telah melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berwudhu dengan air yang menjadi Shinta minumnya kucing ya dari tersabar Bollywood hadits ini ya kita bisa memahami bahwa hadits tersebut bukan untuk menjelaskan bahwa semua bagian kucing baik dalam maupun luarnya itu suci tidak ya tetapi ada tersebut hanya menjelaskan tentang bagian luarnya kucing usahanya bulunya Suci ya kakinya Suci ya begitu pula dengan mulutnya dianggap suci dan inilah jawaban-jawabannya wallahu ta'ala alam ketika kita bisa menjawab dalil-dalil mereka itu menunjukkan bahwa eh eh Hai pendapat yang dipilih oleh jumhur yang mengatakan bahwa air kencing itu najis itu lebih kuat sehingga jamaah sekalian rahimnya Rahmatullah Ya kita harus berhati-hati dengan air kencing kucing yang Kalau mengenai baju kita mereka kita harus membersihkannya demikian Allah ta'ala a'lam wa Shallallahu wasallam wa baroka lebih Muhammadin wa'ala alihi washohbihi waman tabi'ahum Bi ihsanin ilaa yaumiddin walhamdulillahirobbil Masya Allah sedang lahiran Baik pemirsa yang dimuliakan Allah Subhanahu Wa Ta'ala Alhamdulillah kita telah mendengarkan pemaparan yang disampaikan oleh Ustadz musyaffa ad dariny hati loh dari fatwa Nomor 8 tentang kenceng kucing dan cara seperti ini yang kita harapkan agar ketika pemirsa mendapatkan edaran fatwa dari perhimpunan al-irsyad tidak hanya dibaca ke pulangnya saja tapi juga Bagaimana proses penjelasan yang yang disampaikan oleh para ulama juga perlu untuk Kita gali agar kita bisa lebih paham tentang Darimana asal fatwa itu berasal baik dan kita memberikan kesempatan bagi para jamaah kita Mus masih punya waktu kurang lebih 15menit bagi para jamaah yang ingin bergabung untuk menyampaikan pertanyaan bisa di nomor WA hai 08001110888 Ya sudah masuk ya silakan mereka silakan hilangkan sudah ada telepon yang masuk silahkan iya Halo Halo Assalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullah silakan Hai Ustad saya dan anak balita Saya suka sekali dengan kucing kami ingin sekali memelihara tapi saya juga takut kalau kucing itu mengandung penyakit toksoplasma dan membahayakan kehamilan nah Bukankah menghindari menghambat lebih diutamakan daripada mengambil manfaat tapi lantas Mengapa banyak teman Haji yang masih memeliharanya juga kalau Khoir Hai mukjizat modern trade berarti pertanyaannya lebih kepada Apakah ada keutamaan memelihara kucing begitu nah tetap state-trait jemaah sekalian rasanya rohimakumullah ya memelihara kucing itu adalah sebuah pilihan ya kita kalau ingin melihat memelihara kucing silakan Ya sudah ada contohnya ya Ada sebagian sahabat Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam ya yang memelihara kucing dan tidak diingkari oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sangat-sangat sehingga memelihara kucing itu tidak ada masalah dia kalau misalnya kita khawatir kita khawatir dengan adanya penyakit-penyakit tertentu yang datang dari kucing dan kita tidak punya solusi ia maka sebaiknya dihindari ya sebaiknya dihindari karena khawatir terkena penyakit itu sebagaimana disebutkan oleh penanya tadi Darul masa sip muqaddamun ala jalbil masalle menghindari mafsadah mafsadah itu lebih didahulukan daripada mendapatkan maslahat maslah dan menghindari bahaya dari kucing harus lebih didahulukan daripada mengambil maslah ada di dari kucing tipe tapi bukan berarti orang yang memelihara kucing menjadi tercela karena bisa jadi ia dia tidak takut dengan masa dah Yang Yang Eh mungkin bisa mengenai dia Hai dan bisa jadi dia punya solusi Hai tidak punya solusi dalam masalah yang kita hawatir kan itu bisa jadi dia kebal Iya bisa jadi dia punya obat ya kucingnya diobati sehingga tidak mendatangkan penyakit itu bisa jadi dia membersihkan kucingnya dengan sebaik-baiknya tidak jadi sebenarnya memelihara kucing tidak ada masalah sama sekali bahkan ya bisa jadi itu termasuk diantara perbuatan berbuat baik kepada makhluk hidup wa fikulli cabin road batin Ajeng dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa pada setiap liver yang rendah sah itu ada-ada pahala-pahala Hai ini masuk dalam masalah itu namun Jalan sekalian rahimani Wa rahimakumullah ada yang berlebih-lebihan dalam memelihara kucing ini yang perlu kita kasih the peringatan ya jangan sampai kita berlebih-lebihan ketika memelihara kucing sampai eh menghabiskan uang yang sangat banyak di dalam memelihara kucing ya sampai perhatiannya kepada anaknya kadang-kadang kalah karena tim dada kucing-kucingnya lebih banyak diperhatikan daripada anak atau perhatiannya kepada tetangganya Hai itu kalah dengan kucingnya kucingnya diberikan banyak sekali fasilitas tetangganya yang miskin tidak diperhatikan ada orang yang memelihara kucing sangat banyak sampai uang yang dia keluarkan juga menjadi sangat banyak padahal sebenarnya SMS kalian manusia itu lebih butuh bantuan kita manusia yang lain yang membutuhkan itu lebih butuh perhatian kita tentang halalnya lebih besar daripada daripada memperhatikan hewan Hai memelihara atau memperhatikan manusia itu lebih besar pahalanya daripada memperhatikan kucing dengan eh pernak-perniknya muka jemaah sekalian melihara kucing tidak ada masalah tapi jangan sampai berlebihan ya Pulau tanah nasional jazakumullah Khairan z&a Anda misalnya ingin berbuat baik kepada kucing tidak harus dalam bentuk memelihara ada kucing tetangga anda kasih makan atau kucing liar Anda kasih makan Insya Allah masuk dalam kategori fikulli cabin Rob betina jrun jauh dapat pahala Setia iya Alhamdulillah tauhid dan ini ada satu pertanyaan dari salah satu penanya melalui.wa bila kucing suka melintas di tempat untuk shalat atau juga sajadah di bidang dibuat tempat tidur kucing Bagaimana dengan kesucian tempat itu dan jika kita sedang salat Balau ada kucing yang lewat di depan kita Apa yang harus kita lakukan akhir-akhir Jawaban pertanyaan ini persis seperti Sabda nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam inna ilaihi bin az-zubair nah amino Paul Wavin alaykum waktu wafat sesungguhnya kucing itu tidak najis karena sesungguhnya kucing itu hewan yang selalu berada disekitar kita selalu mengitari kita selalu berada ditengah-tengah kita hewan-hewan yang demikian itu tidak najis tikus selalu ada di tengah-tengah Manusia hidup bersama mereka tikus tidak Najis ada lalat-lalat itu selalu ada di tengah-tengah Manusia ada bersama manusia Ya Allah tidak najis kecoa ya selalu ada di tengah-tengah Manusia banyak sekali ya orang yang hidup dengan kecoak ya cuma tidak najis Kenapa demikian karena dengan inilah syariat Islam menjadi mudah Coba bayangkan kalau kita katakan Kecoa itu najis nanti dia kemana-mana diakhiri selokan dari bekas kencing manusia setelah itu dia pergi ke tempat yang termasuk kedalam rumah temen kita katakan itu najis muka akan Sangat memberatkan sekali ya hewan-hewan yang selalu berada bersama manusia itu dianggap suci ya selalu itu dianggap suci maka kucing juga demikian Hai pembahasan kita tadi tentang kencingnya ya bukan tentang bulu kucing bukan tentang lidahnya kucing bukan tentang telapaknya kucing tidak bekas telapaknya kucing kalau kita tidak tahu bahwa dia tetap dari dari tadi dari tempat-tempat yang najis itu suci ada asalnya segala sesuatu itu suci kemudian bulunya kucing itu anggap Suci kemudian lidahnya pucing kita anggap Suci sehingga kalau ada kucing tidur di sajadah kita kita masih bisa menggunakannya untuk shalat Ada kucing lewat di depan kita ya agak bekas kakinya tersebut kita anggap suci dan kita boleh salat di bekas telapak kakinya kucing tersebut tidak ada masalah ya selama kita tidak lihat bahwa kucing tadi bener-bener menginjak misalnya air kencing kita atau kotoran kita atau menginjak kotoran hewan yang najis iya selama kita tidak melihatnya maka kita anggap Suci Polhut anak nasional jazakumullah Khairan baik ini ada telepon yang masuk dari Ummu fadhl Semarang silahkan silahkan naik silakan Assalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam warahmatullah Afan izin bertanya anak memelihara kucing di dalam hi hu kemudian kucing tersebut Ana Belikan makanan Ustad makanan yang tersedia di toko-toko open jual makanan kucing nahana dengar ada makanan tersebut yang diadakan dungan babynya Ustad kadang-kadang di diabadikan Tong kantongnya itu tidak tercantum label Halal ada juga yang tercantum label Halal tapi ada juga yang tidak kebanyakan tidak tercantum label halalnya nah bagaimana hukumnya kemudian saya memberi makan kucing lalu makanan itu saya pegang Ustad maksudnya Ya waktu memberi makan itu ditumpahkan ke tempat makan itu ke VGA atau berserakan lalu saya pegang Bagaimana hukumnya Ustad gitu posisi ini belum Ibu masih ragu yang nasihat Ada kemungkinan mengandung Ada kemungkinan tidak mengandung daging Pasti betul karena tidak semua di label Tidak ada apel Hai Aa tidak ada berhala saat hanya palingan 1/2 saja dari merk tersebut yang ada label halalnya gitu stats nah begitu pertanyaannya baiknya barakallah.fii lelaki Lahat jarak Allah er olstead alaikum waalaikum salam warohmatullohi wabarokatuh Masya Allah Fadly saat ini mungkin ada dua hal yang perlu kita bahas that yang pertama Bagaimana menyentuh makanan kucing yang mengandung babi yang kedua Bolehkah makanan yang mengandung unsur haram itu kita berikan ke Hai apa tulisannya Hai Aa pertanyaannya Coba diulangi karena ada saya ulang ke trouble suara baik Ustaz bisa mendengar suara dengan baik suara saya bisa didengar saat Teh Sekarang Hamzah thayeb silahkan hamdulillah Saya ulang ya jamaah bet yang tadi bertanya menyampaikan bahwa beliau memelihara kucing dan membeli makanan kucing di toko namun disitu tidak ada label Halal sebagian informasi yang didapatkan itu mengandung unsur babi yang jadi pertanyaan sepatu Bolehkah makanan itu disentuh Oleh kita sebagai pemilik kucing yang kedua Bolehkah memberikan makanan yang mengandung unsur yang haram untuk binatang nah Hi Tec ya kalau misalnya ada unsur babinya ya maka Harusnya kita tinggalkan ya harusnya kita tinggalkan karena kalau kita beli ada unsur babinya ya hehehe kita dilarang untuk membeli hal-hal yang diharamkan ya ada sebuah hadits yang mengatakan Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta'ala apabila mengharamkan sesuatu Allah itu mengharamkan harganya juga Hai Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta'ala apabila mengharamkan sesuatu maka Allah juga mengharamkan harganya ya kita membeli yang jual beli Hai sesuatu yang diharamkan itu tidak dibolehkan kalau memang benar-benar mengandung unsur babi Maka jangan dibeli Hai dan ini disini juga ada sisi ta'awun alex-nono duluan padahal allah subhanahu wa ta'ala di dalam surat al-maidah mengatakan wala ta'awanu Alal itsmi Wal udwan jangan sampai kalian saling bantu-membantu dalam dosa dan perbuatan dholim karena kalau kita misalnya beli nanti akhirnya mereka untung semakin mereka untuk mereka akan semakin semangat untuk membuatnya maka mereka akan semakin semangat untuk tetap menggunakan babi tersebut hai oke di sini ya tentunya Harusnya kita tinggalkan jamaah sekalian makanan kucing itu bisa dengan sesuatu yang sederhana kita misalnya beli eh Grey daging hingga daging ayam daging kambing kita bisa gunakan untuk memberikan makan kepada kucing kita bisa membeli ikan untuk memberikan makan kepada touch jangan sampai kita berlebihan saya ulang-ulang ya jangan sampai kita berlebihan dalam memelihara memelihara kucing dan kita bisa gunakan uang yang kita berikan dalam pemeliharaan kucing tersebut kita bisa gunakan untuk menyantuni fakir miskin ya Trump menyantuni anak yatim menyantuni para janda yang mereka sangat kekurangan mereka lebih perhatian alah udahlah Masya Allah jika sudah terlanjur dibeli Ustadz Apakah boleh dimanfaatkan di tim jika sudah terlanjur dibeli silahkan dimanfaatkan silahkan dimanfaatkan tidak ada masalah dan jangan dibeli lagi oleh wanna die hamdulillah sehingga dari zama yang tadi menyampaikan pertanyaan ada tiga pertimbangan yang disampaikan oleh Ustadz yang pertama adalah pertimbangan dari sisi transaksinya karena ketika Allah mengharamkan sesuatu Allah haramkan transaksinya Sehingga anda tidak boleh membeli makanan kucing maupun makanan apapun yang mengandung unsur haram Kemudian yang kedua adalah dari sisi pemanfaatannya pemanfaatanya tadi anda sampaikan adalah untuk makan kucing seolah tidak masalah termasuk juga disentuh yang penting setelah itu Anda harus cuci tangan walhamdulillah Thailand ada pertanyaan melalui wa kita bacakan Apakah betul bahwasanya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menganjurkan untuk memelihara kucing Hai dan Apakah betul beliau punya kucing Hai apakah betul beli punya kucing Kesayangan yang namanya disini penanya menyebutkan namanya muzza Band the feathers Iya anak pernah membaca tulisan tentang itu ya Yan ana juga pernah mencari-cari riwayat yang menjelaskan hal tersebut ternyata riwayatnya adalah riwayat hadits yang Kalau tidak salah maudhu' yaitu riwayat palsu tidak ada riwayat yang yang yang bahkan yang baik pun yang menjelaskan demikian sehingga ya penjelasan tentang itu jelas ya tidak benar tidak benar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam punya kucing peliharaan kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menganjurkan dan seseorang memelihara kucing tidak melihat atau tidak mendapatkan Hadits yang Shahih yang menjelaskan masalah ini ya kita hanya bisa berdalil dengan cat kaum dalam pemeliharaan kucing dan ketika hadisnya umum maka tidak ada bedanya antara kucing dengan hewan-hewan yang lainnya ya dari sisi tadi Ia seperti misalnya berbuat baik kepada Ikhwan ya Film v-kool dicubitin robotina jeruk kita bisa gunakan dalil ini untuk ya perbuatan memelihara kucing perbuatan memelihara ikan perbuatan memelihara hewan-hewan yang yang lainnya tapi tidak ada kekhususan kucing dengan hewan-hewan yang lain Allahu ta'ala Insya Allah Azza loh heran baik kita Coba bacakan pertanyaan yang terakhir Start dari pemisahan Maaf sini ya di Jember sudah Azan sudah dan lainnya bahkan tidak satu pertanyaan terakhir baik satu pertanyaan yang terakhir ya terkait orang yang memelihara anjing tetap Hai orang melihara anjing kemudian kita bertamu ke orang ini apakah kita perlu untuk cari cari tahu dimana posisi Anjing itu duduk kemudian kita hindari tempat itu ataukah kita bebas untuk duduk di ruang tamu orang tersebut nah Tab Skin yang pertama memelihara anjingnya jamaah sekalian memelihara anjing itu diharamkan ya memelihara anjing itu diharamkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam sebuah sabdanya mengatakan manik tanah call dan Laisa biqolbi saiden walamma asiatun walau orde sein new yang usai Minaj hierofani Kun Liong barangsiapa yang memelihara anjing yang anjing tersebut bukan anjing untuk berburu dia juga bukan anjing untuk menjaga hewan-hewan piaraan Ia juga bukan anjing untuk menjaga tanaman serta udah sawah misalnya Hai maka Hai pahalanya setiap hari akan berkurang dua qirath setiap dari akan berkurang dua qirath dan satu kilo disebutkan di dalam hadits yang lain itu seperti besarnya gunung offroad ya dan gunung out ini sangat besar ya ada yang mengatakan panjangnya 7-8 kilo lebarnya 2-4 kilo di sebagian Sisi sampai 4 kilo ya dan tingginya ada yang mengatakan sampai 1000 m lebih PT tentunya sesuatu yang sangat besar dan kalau setiap hari pahala kita berkurang dua qirath ya seperti dua gunung out megah ini sungguh merupakan kerugian yang yang luar biasa maka kita tidak boleh kita diharamkan untuk memelihara anjing sebagai Oh ya kecuali anjing-anjing yang sangat dibutuhkan tadi ia bahkan Sebagian ulama mengatakan ia anjing penjaga rumah pun tidak boleh dan itu pendapat yang paling kuat dalam masalah ini menjaga rumah tidak harus dengan anjing bisa dengan yang lain Hai tidak ya jangan sampai kita memelihara anjing Adapun berbuat baik kepada anjing maka ini ia masuk dalam keumuman hadits yang tadi masuk juga dalam tubuh keumuman hadits yang menjelaskan ada seorang wanita pelacur yang memberikan minum kepada anjing akhirnya diampuni oleh Allah subhanahu wa ta'ala itu berbuat baik kepada anjing Iya tidak ada masalah tetapi memelihara anjing ada hadit khususnya dan harus dibedakan antara memelihara anjing dengan berbuat baik kepada anjing karena kita masih bisa berbuat baik kepada anjing tanpa memeliharanya ia misalnya ketika kita terlihat ada anjing kelaparan kita kasih maka tidak ada masalah Hai tapi untuk membawanya ke rumah kita kemudian kita terpelihara ini tidak dibolehkan dalam Islam ya pahit Apabila ada orang yang punya anjing di rumahnya Apakah ketika kita bertemu kita harus tahu ini anjingnya dari sini atau tidak Ini duduk di sini tadi atau tidak jawabannya tidak ya kita tidak harus seperti itu yang penting kita tidak melihat anjingnya eh disitu misalnya kita tidak melihat anjingnya misalnya cuma menjulurkan lidahnya ke tempat-tempat itu naga sudah cukup bagi kita untuk menghukummu tempat tersebut masih masih Suci karena pada asalnya segala sesuatu itu suci sampai kita Hai mendapatkan bukti yang kuat bahwa tempat itu itu najis ya kemudian jamaah sekalian pasti mewah maklumlah Kita juga harus tahu bahwa tidak semua najis itu bisa berpindah secara langsung iya Hai tidak semua najis itu bisa berpindah secara langsung not saya kalau misalnya ada anjing Iya dia menjulurkan lidahnya ke sofa kemudian sofa tersebut kering Apakah kalau kita duduk di sofa tersebut otomatis najisnya ke baju kita misalnya yang menempel di sofa itu tidak karena sudah kering ia sehingga najisnya di sofa itu adapun baju kita ya masih kita hukum sebagai baju yang cuci sampai benar-benar datang bukti yang menunjukkan bahwa ada sebagian dari zat najisnya yang berpindah ke baju kita kalau belum ada seperti itu mana kita hukumi Hai seperti hukum sebelumnya ia akan pada asalnya baju kita tadi masih Suci ya demikian wallahu ta'ala Masya Allah sejak Khairan untuk seluruh pemaparan yang disampaikan oleh Ustadz musyaffa ad dariny hafizhahullah ta'ala dan pemirsa yang dimakan Allah ta'ala Eh ini merupakan jawaban yang terakhir untuk sesi kali ini dari beliau dan insya Allah kita akan lanjutkan pada sesi berikutnya pekan depan Insyaallah akan dibersamai oleh al-ustadz Doctor Sufyan Baswedan hafizhahullah ta'ala masih dalam acara bedah fatwa dari kumpulan fatwa perhimpunan al-irsyad Semoga Allah subhanahuwata'ala berikan keberkahan dari setiap upaya kita dalam belajar wassalamu'alaikum nama Hamidin wa'ala alihi washohbihi wasallam wahai dakwah anaknya alhamdulillahirobbilalamin subhanakallahumma wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaih wassalamu'alaikum warahmatullahi Hai barakatuh