Transcript
hsT8EkndY_E • Hukum Air Kencing Kucing | Ustadz Dr. Musyaffa Addariny, M.A. & Ustadz Ammi Nur Baits, ST., BA.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/amminurbaits/.shards/text-0001.zst#text/0319_hsT8EkndY_E.txt
Kind: captions
Language: id
Halo assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Alhamdulillahirobbil alamin
washolatu wassalamu ala asrofil mursalin
Nabina Maulana Muhammadin wa'ala alihi
washohbihi ajma'in wa Asyhadu anla ilaha
illallah wahdahula syarikalah wa Asyhadu
anna muhammadan abduhu warosuluh
Alhamdulillah para pemirsa fatwa TV dan
main b-channel dimanapun anda berada
kita bersyukur kepada Allah
subhanahuwata'ala di waktu Dhuha ini
dalam siaran online kerjasama antara
fatwa TV dengan air b-channel kembali
kita hadir dalam rangka untuk melakukan
acara bedah fatwa dan insya Allah fatwa
yang akan kita bedah dikesempatan kali
ini adalah fatwa dewan fatwa perhimpunan
al-irsyad nomor 8 tahun
1139 Hijriah tentang hukum air kencing
kucing hukum air kencing kucing tentu
saja turunannya adalah tentang hukum
kotoran kucing apakah termasuk diantara
benda najis ataukah bukan termasuk benda
najis dan walhamdulillah dikesempatan
kali ini kita dibersamai oleh guru kita
ustadzuna al-ustadz al-fadhil Doctor
musyaffa ad dariny hafizhahullah ta'ala
Semoga Allah ta'ala memberkahi ilmu
beliau dan memberkahi waktu beliau dan
Insyaallah kajian kita seperti biasa
akan berlangsung selama kurang lebih
satu jam dan pemaparan akan disampaikan
oleh Ustadz Dr musyaffa selama kurang
lebih 40 menit kemudian disisa waktu
kami persilahkan bagi para pemirsa untuk
menyampaikan pertanyaan dengan
disampaikan melalui nomor yang sudah
tersedia di kolom laud baik tidak
memperpanjang
yang kita langsung menyapa narasumber
kita Ustadz musyaffa ad dariny
Assalamualaikum Ustad
Hai Waalaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh Masya Allah Masya Allah
Barakallah fikum Bagaimana kabar usai
Kumbara Kaulah Alhamdulillah Khair
gimana berantem status Alhamdulillah
Khairi Ustaz barakallah.fii enggak Jadi
mudik usah Alhamdulillah sudah sudah
ketemu dengan keluarga Masya Allah
Barakallah fiik baik start kita insya
Allah akan membahas fatwa Nomor 8
tentang hukum air kencing kucing yang
fatwa ini drafnya disiapkan oleh Ustadz
musyaffa sendiri betul ya Enggak ini
batasnya disiapkan oleh Ustadz Firanda
Happy biker dengan bakal naik
hamdulillah tahap selanjutnya nanti
Ustad akan menyampaikan materi kurang
lebih 40 menit dan disisa waktu kita
akan merasakan beberapa pertanyaan dari
pemirsa dan sebelum Ustadz musyaffa
membahas tentang eh isi fatwa barangkali
Ustadz musyaffa bisa menyampaikannya
Paulus tentang latar belakang Kenapa
permasalahan ini diangkat sehingga
pemirsa ingin tahu kok yang dipilih
kotoran kucing atau air kencing kucing
kenapa enggak yang dipilih kambing atau
sapi atau ayam atau betapa hewan piaraan
yang lainnya dan kabel straight
Hai tipe syaithonirrojim
Alhamdulillahirobbil alamin washolatu
wassalamu ala asrofil Ambiya Iwal Yin
wa'ala alihi washohbihi waman tabi'ahum
Bi ihsanin ilaa yaumiddin jamaah
sekalian Bagaimana Rahmatullah
pembahasan masalah
Hai najisnya atau tidak najisnya
Hai kencing kucing Kenapa fatwa ini
dibahas atau masalah ini dibahas di
dewan fatwa karena adanya kontroversi
yang cukup kuat Ketika ada seorang ustad
mengutarakan pendapatnya tentang masalah
ini ada Ustadz yang mengatakan air
kencing kucing itu suci akhirnya
masyarakat ramai dan sebagian dari
mereka akhirnya merendahkan Ustadz
tersebut menyerang pribadinya
Hai Kemudian untuk
Hai melecehkan pendapat itu
Hai sehingga dewan fatwa
ia merasa perlu untuk membahas masalah
ini
Hai Mel maka dibahas lah masalah air
kencing kucing ini di sisi lain iya
kucing memang termasuk antara hewan yang
banyak dipelihara oleh masyarakat
Indonesia di banyak tempat ya
rumah-rumah tidak sepi dari dari kucing
kemudian seringkali kucing
Hai kencing di tempat-tempat yang tidak
kita inginkan tidak diinginkan oleh yang
punya kucing tersebut ya sering kencing
di sofa sering kencing di tempat tidur
atau di tembok di lantai dan di
tempat-tempat yang yang lainnya sehingga
Ini Membutuhkan pembahasan yang mendalam
tentang hukumnya Bagaimana kita
menyikapi kenyataan yang demikian
disamping adanya masyarakat yang
mempermasalahkan pendapat yang
mengatakan bahwa air kencing kucing itu
suci ya itulah yang menjadi latar
belakang masalah air kencing kucing
dibahas di dewan fatwa Masya Allah
Hi eh
j&t jejak modern kita bisa membuat
kesimpulan dari apa yang beliau
sampaikan bahwa pembahasan dewan fatwa
mengangkat air kencing kucing ada dua
latar belakang pertama Karena kucing
termasuk di antara binatang yang banyak
dimiliki oleh kaum muslimin sehingga
mereka perlu tahu seperti apa hukum air
kencingnya kotorannya dan seterusnya
yang kedua salah satunya adalah dalam
rangka untuk memberikan pengaruh dalam
dunia dakwah terkait menumbuhkan
kedewasaan kaum muslimin ketika ada
kilaf antara sesama tokoh agama antar
yang satu mengatakan itu najis dan yang
satu mengatakan tidak najis baik start
selanjutnya Ustad bisa menyampaikan
pemaparan tentang hukum air kencing
kucing dan kilap para ulama yang terjadi
di sana tepat betul trip
Hai para jemaah sekalian PA50
Rahmatullah dalam masalah
Hai air kencing kucing ini para ulama
berbeda pendapat menjadi dua pendapat
yang terkenal ya Yang pertama adalah
pendapat yang mengatakan bahwa air
kencing kucing itu najis dan ini
pendapat mayoritas ulama
Hai pendapat yang kedua adalah pendapat
yang mengatakan bahwa air kencing kucing
itu tidak najis dan ini pendapat
Sebagian ulama bahkan diantara mereka
ulama-ulama yang sangat kita kenal ya
diantaranya Imam al-bukhari
hai imam al-bukhari rahimahullahu ta'ala
berpendapat demikian
Hai yang mengarang Kitab Shahih Bukhari
Hai itu pendapatnya demikian
Oh begitu pula dengan eh Imam
as-syaukani
Hai yang punya kitab nailul author dan
diantara ulama-ulama sebelum mereka ada
assyafni ada event oleh Iya ada Daud
alah iri dan ulama-ulama yang lainnya
Sebagian ulama mengatakan bahwa air
kencing kucing itu suci
Hai sehingga masalah ini para jamaah
sekalian adalah masalah ijtihadiyah
masalah khilafiah masalah-masalah yang
seperti ini Iya kalau kita tahu sudah
banyak Ulama di zaman dulu mengatakan
bahwa ini Suci Maka jangan sampai kita
mencela pendapat itu jangan sampai kita
merendahkan pendapat itu yang harus kita
lakukan adalah
Ayo kita harus ada sikap toleran
terhadap mereka tapi kita menentukan
di dalam keseharian kita mana pendapat
yang dalilnya lebih kuat jemaah sekalian
rahimani Wa rahimakumullah kalau kita
melihat
Hai al-madzahib arba'ah atau empat
mazhab bagaimana mereka membahas masalah
ini kita juga akan dapati mereka berbeda
pendapat tetapi mayoritas mereka
mengatakan bahwa air kencing kucing itu
najis sel secara lebih rinci kalau kita
melihat yang pertama mazhab Hanafi
mazhab yang lebih dulu muncul mazhab
Hanafi diterima saat ini pada asalnya
air kencing kucing itu najis
Hai pada asalnya air kencing itu air
kencing kucing itu najis
Hai karena disamakan dengan air kencing
hewan yang tidak boleh dimakan
Hai namun jemaah sekalian rahimani wa
rahimakumullah mereka masih berbeda
pendapat tentang
Hai kencing kucing
Hai yang sedikit
Hai mereka juga berbeda pendapat tentang
kencing kucing yang menempel di baju
misalnya yang mengenai baju atau
mengenai ranjang atau tempat tidur
nge-rap mengatakan bahwa mutlak secara
mutlak bahwa kencing kucing itu najis
Hai di harus dibasuh harus dibersihkan
dan ini eh pendapat Sebagian ulama
Hanafi ada yang mengatakan meskipun air
kencing kucing itu pada asalnya najis
tapi kalau mengenai baju
Hai mengenai tempat tidur itu dimaksud
atau dimaafkan
Hai Kenapa demikian karena sulit untuk
dihindari
Oh iya karena sulit untuk dihindari
Hai paint di antara perkataan nih yang
mereka sampaikan disini adalah
perkataannya IBN Abidin
e-blue mengatakan walhasil lo an-naba
akhir riwayah nazatul cool
Hai lagi ni Boru rohmu tahap tokoh
Februari leher roh Vira ilmaya adik ke
siap
Hai intinya bahwa zhahir dari riwayat
bahwa semua semuanya maksudnya adalah
kotoran dan kencing kucing dan tikus
adalah najis akan tetapi kondisi darurat
bener-bener terdapat pada kencing kucing
jika kencingnya mengenai pada selain
cairan a
Hai jika kencingnya mengenai pada selain
cairan seperti ketika kencing mengenai
baju
Oh ya ini eh eh
Hai perkataan yang disampaikan oleh Ibnu
Abidin rahimahullahu ta'ala ulama besar
dalam madzhab Hanafi dari perkataan
tersebut kita memahami bahwa pada
akhirnya kenceng air kencing kucing itu
najis tapi karena keadaan darurat ia
belum mengatakan lagi nah barulah mut'ah
Apakah keadaan darurat benar-benar
terjadi pada kencing kucing yang
mengenai sesuatu yang
Hai padat yang selain cair batik benda
padat
Hai sehingga akhirnya tidak boleh
dibiarkan
Hai Tidak Dianggap sebagai sesuatu yang
sesuatu yang najis ini dalam madzhab
Hanafi dan betapa banyak sesuatu yang
selain benda cair ya
Hai misalnya mengenai the kursi mengenai
sofa kita mengenai ranjang ini sesuatu
yang padat berbeda kalau misalnya
kencing kucing tersebut mengenai air ada
Air di ember dikencingi kucing ya mereka
akhirnya najis
Hai Kenapa mereka membedakan karena
adanya Sisi darurat tadi
Hai sangat sulit menghindari kencing
kucing di dalam
Hai karena memang ketiga hanya
Hai kucing itu berseliweran di dalam
rumah kalau setiap
Hai ada kencing kucing harus di basuh
maka ini akan Sangat memberatkan ini
pandangan dari ulama-ulama dalam mazhab
Hanafi
five mereka berbeda pendapat Ya sudah
saya jelaskan tadi Kemudian dari Maret
di masa Maliki ini mereka mengatakan
bahwa air kencing kucing itu najis
Hai namun di dalam madzhab Maliki juga
Ada pendapat yang mengatakan bahwa air
kencing kucing itu tidak tegaknya Jazz
jadi ada kilah juga di dalam mazhab
Maliki tapi mayoritas mereka mengatakan
bahwa air kencing kucing itu najis
mereka
ia berbeda pendapat karena
hai hai
Hai kucing itu dalam mazhab Maliki
hai hai
Hai itu makruh untuk dimakan ya kunci
kucing itu dalam mazhab Maliki makruh
untuk dimakan Sedangkan di dalam mazhab
mereka
Hai hewan yang makruh dimakan Apakah air
kencingnya Suci atau najis itu mereka
perselisihkan Iya mereka berselisih
dalam masalah-masalah
Hai kotoran hewan yang makruh dimakan
Apakah kontrolnya najis ataukah
kotorannya makruh
Hai kalau dikatakan makruh berarti tidak
najis dari sisi ini mereka berbeda
pendapat
Hai tauhid namun ia pendapat yang
mu'tamad dalam mazhab Maliki bahwa
kotoran hewan yang makruh itu najis
mereka samakan dengan kotoran hewan yang
haram dimakan
a b kemudian Mazhab Syafi'i kita beralih
ke madzhab Syafi'i di dalam madzhab
Syafi'i kita dapati para ulama dari
madzhab Syafi'i ini mereka menyatakan
bahwa air kencing kucing itu najis dalil
mereka diantaranya adalah dikiaskan
kepada dari kencing manusia
Hai sering ada Dalil yang menunjukkan
bahwa air kencing manusia itu najis
sehingga semua air kencing itu dianggap
najis Black dari hewan yang boleh
dimakan ataupun hewan yang tidak boleh
dimakan
Hai semuanya dianggap najis ya Dan ini
pendapat yang paling keras dalam masalah
ini dalam masalah kotoran hewan ya dalam
banget Syafi'i semua kotoran hewan itu
najis
Hai dan termasuk diantara kotanya adalah
Hai kencing
Hai dan masuk di dalamnya hewan-hewan
kucing Tauhid Dalam madzhab Syafi'i ada
satu pendapat ya dalam mazhab Hambali
juga ada satu pendapat yaitu pendapat
bahwa air kencing kucing itu najis
Kenapa karena kucing itu diharamkan dan
menatap Hambali kucing itu haram
Hai dan air kencing hewan yang haram
dimakan dalam mazhab Hambali itu nice
berbeda kotoran hewan yang boleh dimakan
mereka dalam atap Hambali suci dan tidak
najis Toyib di dalam Lahat noire makan
hati yang
Hai ada perbedaan pendapat di dalamnya
Daud Abah iri mengatakan air kencing
kucing itu suci dalilnya adalah hukum
asal sesuatu itu suci
Hai ini dalil dari
Hai pendapatnya bahwa akhirnya
Hai pada asalnya sesuatu itu suci kalau
kita ingin mengatakan bahwa kencing
kucing itu najis maka datangkan Nas
Di mana Eta ukurannya tidak ada mana Nas
hadisnya yang menjelaskan tentang air
kencing kucing tidak ada Apakah ada
pendapat sahabat
Hai Iyen menjelaskan tentang air kencing
kucing ternyata tidak dapat ditempatkan
mereka tidak memakai qiyas maka mereka
Kembalikan ke hukum asam
Hai hukum asalnya segala sesuatu itu
suci sampai datang penjelasan dari Nash
yang mengatakan bahwa sesuatu itu najis
pendapat ini diseleksi oleh Imam IBN
Hasyim ini juga pembuka dalam mantap
berakhirnya bermadzhab rahimahullahu
ta'ala berpendapat bahwa air kencing
kucing itu Sule air kencing kencing
kucing itu najis ya air kencing kucing
itu najis tab inilah ya penjelasan
tentang lima melihat ia ternyata mereka
juga berbeda pendapat ternyata mereka
juga berbeda pendapat yang paling inning
dalam masalah perbedaan pendapat dalam
masalah ini adalah madzhab Syafi'i dan
mazhab Hambali
Hai mereka mengatakan air kencing kucing
itu najis namun saudaranya atau cara
melihatnya berbeda Badar save mengatakan
karena semua kotoran hewan itu najis
berat Hambali cara pandangnya karena
kucing itu diharamkan dan semua kotoran
hewan yang diharamkan itu itu najis
jemaah sekalian rahimani wa
rahimakumullah kesimpulan dari
pendapat-pendapat yang ada kalau kita
simpulkan dari penjelasan tadi maka kita
akan dapati bahwa disana ada beberapa
pendapat ya yang pertama pendapat yang
mengatakan bahwa air kencing kucing itu
najis secara mutlak
Oh ya air kencing itu najis secara
mutlak ada yang menyatakan pendapat yang
kedua air kencing kucing itu tidak najis
secara mutlak
Hai pendapat yang ketiga air kencing itu
bisa dimaafkan dalam sebagian keadaan
pada asalnya najis tapi bisa dimaafkan
pada sebagian keadaan misalnya apabila
mengenai benda-benda yang padat tidak
mengenai benda-benda yang yang cair
Hai ini the sebagian pendapat dalam
madzhab Hambali kemudian ada yang
mengatakan bahwa air kencing kucing itu
tidak najis karena dia hewan yang makruh
ya ini sebenarnya bukan pendapat yang
keempat ya tapi dia mengatakan tidak
najis tapi alasannya berbeda karena itu
adalah hewan yang makruh untuk dimakan
Hai dan hewan yang makhluk di bahkan
kotorannya suci ini pendapat dalam
madzhab Maliki Namun bukan pendapat yang
yang maksa jemaah sekalian rahimani wa
rahimakumullah ketika keadaannya
demikian para ulama berbeda pendapat Apa
yang harus kita lakukan
I make Lihatlah diri kita para jamaah
sekalian kalau kita orang awam kewajiban
kita adalah bertanya kepada ulama
fas'alu ahla Zikri inkuntum natar
Lampung
Hai bertanyalah kepada ulama apabila
kalian tidak tahu
Hai bertanyalah kepada ahli ilmu apabila
kalian tidak tahu kalau ahli ilmu
tersebut mengatakan sesuatu jalankan
sesuai dengan apa yang dikatakan oleh
ulama itu yang menjadi masalah apabila
orang awam melihat ada beberapa ulama
yang berbeda pendapat
hai ustadz Fulan mengatakan Suci Ustad
Alan mengatakan najis
Hai Bagaimana seorang awam menyikapi
keadaan yang seperti
Hai pendapat yang paling kuat dalam
masalah ini adalah pendapat yang
mengatakan silahkan ikuti ulama yang
menurut kita
Hai lebih tinggi keilmuannya ya lebih
tinggi keilmuannya dalam masalah ya
fiqih ya karena kalau masalah ini adalah
masalah-masalah fiqih mana ulama yang
menurut kita keilmuannya lebih tinggi
ikuti itu
Hai jadi jangan mengikuti hawa nafsu
Tapi ikuti mana yang menurut kita
keilmuannya lebih kuat
Hai tipe ini yang berkaitan dengan orang
awam di sana ada orang-orang yang bisa
memahami dalil dengan baik
Hai dan orang yang bisa memahami dalil
dengan baik ini bisa jadi dia seorang
yang memang bisa berijtihad
Hai ada orang-orang yang masih statusnya
sebagai penuntut ilmu
Hai dua orang ini Apabila mampu melihat
dalil dengan baik makan dia wajib
mengikuti dalil silahkan dibandingkan
mana
Hai dalilnya yang lebih kuat jemaah
sekalian rahimani wa rahimakumullah jadi
sini kita menjadi sangat membutuhkan
sangat butuh terhadap penjelasan tentang
dalil-dalilnya
Hai Apa dalil yang mengatakan bahwa
kencing kucing itu najis Apa dalil yang
mengatakan bahwa kencing kucing itu suci
Hai ini dua pendapat yang paling
mendasar dalam masalah ini adapun
pendapat-pendapat yang lain sebenarnya
kembalinya ke pendapat ini tipe yang
mengatakan bahwa air kencing itu tidak
najis mereka mengatakan yang pada
asalnya segala sesuatu itu suci kecuali
ada dalil yang menjelaskan bahwa itu
menjadi najis
Hai segala sesuatu itu pada asalnya Suci
sampai ada dalil yang menjelaskan bahwa
itu najis
Hai ini dasar yang paling masyhur yang
dari pendapat yang
ia mengatakan bahwa air kencing kucing
itu suci mana air kencing kucing itu
suci mana Dalil yang menunjukkan bahwa
air kencing kucing itu suci
Hai jalurnya ini pada asalnya segala
sesuatu itu suci sampai ada Dalil yang
menunjukkan bahwa itu najis dan tidak
ada ayat al-qur'an yang menjelaskan
tentang air kencing kucing tidak ada
hadir yang menjelaskan tentang air
kencing kucing
Hai tidak ada perkataan sahabat yang
menjelaskan tentang air kencing kucing
itu najis baik metal yang pertama
Hai kalian kedua sampai nabi kita
Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam
Hai tentang kucing inhalations bin
az-zubair nya kucing itu tidak tidak
najis sesungguhnya kucing itu tidak
najis Thai ketika Rasulullah Shallallahu
Alaihi Wasallam mengatakan bahwa kucing
itu hewan yang tidak najis maka masuk di
dalamnya air kencingnya
Hai masuk di dalamnya air kencingnya
karena itu bagian dari dari kucing
sehingga
Hai kesimpulannya air kencing kucing itu
tidak najis
Hai kemudian ndalu yang berikutnya
adalah dalil yang menjelaskan bahwa
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
pernah memerintahkan sebagian umat
Yo kau
Hai sebagian sahabatnya untuk meminum
kencingnya unta
Hai dan ini ada dalam hadits yang yang
shahih kemudian dikiaskan kepadanya air
kencing hewan-hewan yang lainnya pun
hai hai
Hai tank ini Iya beberapa dalil yang
disebutkan oleh ulama pertama yang
mengatakan bahwa air kencing kejepit
kucing itu suci baik apa dalil yang
menjelaskan bahwa air kencing kucing itu
najis dan yang pertama disampaikan atau
Hai dijelaskan oleh para ulama
Syafi'iyah Iya keumuman hadits Nabi
Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam
tentang dua orang Ireng disiksa di dalam
kuburnya Beliau mengatakan ama ahaduhuma
raganala yastaghfiru minat baul Adapun
salah satunya yang diazab
Hai karena dia tidak bersih dari
kencingnya
ia tidak berusaha membersihkan diri dari
dari kencingnya
Hai teknik katakan Disini album
Hai kata-katanya all bowl kencing dan
ini bisa diumumkan
Hai untuk semua kencing
Hai baik itu kencing manusia ataupun
kencing hewan
j&t
Hai kencing kucing bisa dimasukkan
didalam hadits ini kalau kita memahami
hadisnya demikian
hal ini menunjukkan bahwa kita harus
membersihkan diri dari kencing secara
mutlak kencing apapun
Hai sehingga kita juga harus
membersihkan diri dari kencing kucing
dan menunjukkan bahwa kencing kucing itu
najis kalau tidak najis makanya Harusnya
kita tidak masalah
Hai terkena
Hai kencing ndang tidak di ada sampai
ternyata ada orang yang dianggap karena
tidak membersihkan dirinya dari tadi
kencing baik dan yang kedua
hai Den kedua dulu yang mengatakan bahwa
Hai kencing kucing itu bisa dikiaskan
dengan kotoran keledai
akhir-akhir disebutkan dalam hadis Inna
herikson
Hai sesungguhnya kotoran keledai itu
najis Sisi pendalilan nyadar IPS ini
adalah bahwa keledai itu hewan yang
diharamkan keledai itu hewan yang
diharamkan
Hai dan kotorannya
ia menjadi najis
Hai maka kucing bisa dikiaskan kepadanya
karena kucing itu hewan yang diharamkan
maka kotorannya najis ya dan termasuk
diantar kotoran kucing adalah kencingnya
teknik East ya hias kotoran kucing
kepada kotoran kedai Sisi yang menjadi
titik persamaannya karena dua-duanya
hewan yang diharamkan kedua-duanya hewan
yang diharamkan Adapun beda yang satu
pyang satu air kencing maka ini
Hai perbedaan yang tidak mempengaruhi
hukum-hukum
Hai karena dua-duanya merupakan kotoran
hewan sign in
Hai hal yang berikutnya disebutkan oleh
Sebagian ulama adalah hadis yang
menjelaskan tentang kucing hadits yang
diriwayatkan dari eh eh
hai hai
Hai abu qotadah
Hai Jelly ada istrinya Abu qotadah
pernah menyiapkan air untuk dipakai Abu
qotadah berwudhu
di kemudian
Hai ada pendatang
Hai mereka akhirnya Abu qotadah malah
ia mendekatkan air tersebut kepada
kucing untuk diminum
Hai karena mungkin Abu qotadah paham
kucingnya memang lagi membutuhkan minum
ketika Abu qotadah memberikan minum
kepada kucing ini
Hai istrinya melihatnya
hai Den Abu qotadah melihat istrinya
merasa heran dengan apa yang dilakukan
oleh Abu qotadah Karena setelah itu abu
qotadah berwudhu dengan air itu
Hai maka akhirnya Abu qotadah mengatakan
kepada istrinya adzabinnar ia Benarkah
hari apa kanggo heran B menyatakan 6
Kemudian beliau mengatakan Inna
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
lafal inna ilaihi Sabina jas
sesungguhnya Rasulullah Shallallahu
Alaihi Wasallam pernah mengatakan bahwa
kucing itu tidak najis in-ha minat Wavin
alaykum waktu wafat sesungguhnya kucing
itu termasuk diantara hewan yang selalu
mengitari manusia
Hai selalu mengitari manusia five jemaah
sekalian rahimani wa rahimakumullah dari
kisah ini kita bisa memahami bahwa
sebagian
Hai dari
Hai mereka yang tadi itu
Hai sahabat Nabi Muhammad Shallallahu
Alaihi Wasallam itu mengira bahwa
setelah
Hai bekas minuman
Hai kucing itu najis bekas minuman
kucing itu najis kalau bekas minum bekas
air yang diminum oleh kucing saja najis
Bagaimana dengan kencingnya Bagaimana
dengan kencingnya tapi kemudian
dijelaskan ya oleh eh Abu qotadah bahwa
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
membantah pemahaman itu pemahaman bahwa
bekas air minumnya kucing itu Er najis
dibantah
Hai yang artinya itu menunjukkan bahwa
bekas air minumnya kucing itu suci dan
Adapun masalah air kencingnya maka masih
sesuai dengan pemahaman mereka bahwa air
kencing kucing itu najis tajam sekalian
rahimani wa rahimakumullah
Hai mereka juga jumhur ulama juga
menyebutkan
Hai sebuah kaedah Ian dengan kaedah ini
mereka berkesimpulan bahwa air kencing
kucing itu najis kaidahnya bahwa segala
sesuatu yang keluar dari dalam tubuh
hewan yang haram dimakan maka hukumnya
najis segala sesuatu yang keluar dari
dalam tubuh hewan yang haram dimakan
mager hukumnya najis makanya air kencing
kucing jadi najis darah kucing jadi
najis
Hai kotoran kucing jadi najis
Oh iya ini kaidah yang dipakai oleh para
ulama untuk menjelaskan bahwa air
kencing kucing itu itu najis saya jemaah
sekalian terima nirohim ke bawah mana
pendapat yang kuat dari dua pendapat ini
Allah ta'ala alam ia sebagaimana pernah
ditelan musyawarahkan pernah dibahas di
dewan fatwa kita berkesimpulan bahwa
pendapat yang dipilih oleh jumhur ulama
itu lebih kuat
Hai pendapat yang dipilih oleh jumhur
ulama itu lebih cepat kalau kita
ia mengatakan ini lebih kuat maka
Harusnya kita bisa menjawab Daniel dalil
yang dikemukakan oleh ulama-ulama yang
mengatakan bahwa itu suci bagaimana kita
menjawab dalil mereka tipe sel yang
pertama jangan bercak katakan bahwa pada
asalnya segala sesuatu itu suci
bagaimana kita menjawabnya kita
mengatakan bahwa Qaeda itu kita sepakati
Ayo kita juga menggunakan daerah itu
Hai tapi sudah menjadi catatan umum ya
Hai sudah mengejek sudah menjadi
pengetahuan umum bahwa kaedah yang ada
kata-katanya pada asalnya ini akan mudah
diganti hukumnya akan mudah dipengaruhi
oleh dalil lain yang
hai ketika ada dalil lain yang
mempengaruhinya maka kita harus
meninggalkan kaidah itu
kaidahnya pada asalnya segala sesuatu
itu suci sampai ada dalil yang
menjelaskan kenajisannya maka kita
katakan disana ada dalil yang
menjelaskan kenajisannya maka harusnya
kaedah itu ditinggalkan ya dalam masalah
kucing ini karena ada dalil yang
menjelaskan bahwa
Hai air kencing kucing itu najis
Hai diantara dalil yang paling kuat
adalah Dalil Hadis Nabi Muhammad
shallallahu alaihi wasallam yang
menjelaskan tentang coveran keledai Grey
ini download kuatnya kotoran keledai
najis
Hai kotoran keledai najis
Oh berarti yang sama dengan keledai juga
najis kita katakan kucing sama dengan
keledai keledai diharamkan kucing
diharapkan bahkan bisa jadi makanan
kucing
Hai lebih kotor daripada makanan keledai
Hai Bisa jadi makanan kucing lebih kotor
daripada makanan Gledek
Hai kalau kotoran keledai diharamkan
maka kotoran kucing telepon kalau-kalau
kotoran keledai itu dikatakan najis maka
kotoran kucing Ia lebih pantas untuk
dikatakan buncis trip
Hai tahun yang
Hai mereka
Hai memakai hadis yang menjelaskan
tentang
Hai bolehnya minum
Hai kencing unta
Hai bolehnya Minang kencing onta dan
memang ada dalam hadits yang shohih ada
sebagian orang yang sakit di zaman Nabi
Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam
kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi
Wasallam mengatakan kepada mereka yang
salah kan mereka meminum meminum susu
onta dan meminum gentingnya hubungan
hal ini menunjukkan kencing obat untuk
kencing onta itu suci makanya boleh
dingin kalau kencing onta itu skripsi
maka kencing hewan yang lain juga juga
suci Nah kita katakan ia ini kurang kuat
Ia seperti ini kurang kuat Kenapa karena
ada pembeda antara unta dengan kucing
dan pembeda tersebut pembeda yang bisa
mempengaruhi hukum-hukum
Hai yaitu pembeda dari sisi halal
tidaknya hewan tersebut kontak halal
boleh dimakan dagingnya setelah
disembelih
Hai tapi kucing tidak hafal
Hai kayaknya pembeda yang sangat
mempengaruhi hal ini ya kemudian tadi
kita sebutkan dari mereka yang lain yang
perlu dijawab penuh mungkin tentang
salat di marah Betul kan
hai kenapa shalat shalat di kandang
kambing itu Solo di kandang kambing tadi
belum saya Sebutkan tapi kalau misalnya
itu dipakai dalil oleh mereka kemudian
yang hewan-hewan yang lain juga
dikiaskan kepadanya maka kita katakan Ya
sama dengan yang tadi kencingnya
Hai kencingnya kontak kencingnya onta
halal bukan berarti kencingnya kucing
halal karena ada perbedaan yang cukup
mencolok yang satu dihalalkan dan yang
satunya lagi diharamkan Tabnya dan
dengan demikian ya kita bisa memahami ya
bahwa pendapat jumhur ulama dalam
masalah ini jauh lebih kuat daripada
pendapat mereka yang mengatakan bahwa eh
Hai air kencing kucing itu suci Oya saya
baru ingat sekarang mereka berdalil
dengan NH lecet Minaj dengan habis itu
mereka berdalil bahwa sesungguhnya
kucing itu tidak najis bagaimana kita
menjawab dan ini
Ayo kita katakan bahwa hadits tersebut
tidak sedang menjelaskan semua anggota
atau semua organ kucing atau semua yang
ada di kucing dari luar dan dalamnya
tidak hadits itu sedang menjelaskan
tentang bekas minumnya kucing dan badan
lahirnya
Hai badan yang ada di luar dan bekas
minumnya itu yang dijelaskan oleh hadits
tersebut
Hai sehingga hadits ini tidak bisa
digunakan untuk berdalil tentang sucinya
air kencing
Hai kalau hadis ini bisa digunakan untuk
berdalil
Hai tentang sucinya air kencing Harusnya
kita memakai dalil ini untuk menjelaskan
bahwa darah kucing juga najdah kucing
juga suci suci
Oh ya karena
Hai kenyataannya sabuk
Hai padahal telah kunjung jelas najisnya
Hai darah kucing jelas najisnya
Hai kalau kita gunakan hadits tersebut
untuk menunjukkan bahwa air kencing
kucing itu suci maka kita juga harusnya
menggunakan tersebut untuk ia mengatakan
bahwa darahnya kucing itu suci padahal
tidak demikian sukanya kita harus bahwa
hadits itu kepada pemahaman bahwa itu
tidak menunjukkan semua anggota ucing
baik yang diluar maupun didalam itu suci
tapi untuk menunjukkan bahwa bagian
luarnya kucing itu suci begitu pula
dengan tegas air minumnya kucing itu
suci dan yang menunjukkan hal ini atau
yang menguatkan pemahaman ini adalah
sebab wurud hadits ini ya sebab menurut
Hadits ini sebagaimana saya saya
sebutkan tadi kita
Hai ada istri Abu qotadah radhiyallahu
ta'ala anhum menyiapkan air untuk wudhu
nya abu qotadah
Hai kemudian setelah itu ada datang
kucing kemudian Abu qotadah malah the
memberikan air tersebut agar diminum
oleh kucing kemudian menggunakannya
untuk wudhu
Hai kemudian ketika Abu qotadah melihat
istrinya heran Abu qotadah menyampaikan
hadis Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi
Wasallam inhalasi Sabrina just in hamil
tua Vina alaikum waktu-waktu
Hai diantara yang menguatkan juga ia
pemahaman ini adalah Hadits Aisyah
ibunda kita Radiallahu ta'ala anhu
Hai ada seorang
hai wanita mengirimkan makanan yang
disebut heriza makanan tersebut namanya
Harisa mengirimkan makanan kepada ibunda
kita Aisyah Radiallahu ta'ala anhu
hai ketika
Hai perempuan ini datang dengan makanan
tersebut
Hai ibunda kita Aisyah radliyallahu
taala Anhu sedang shalat
hai ketika mengetahui Ada orang datang
membawa makanan ibunda kita di dalam
shalatnya memberikan isyarat agar
makanan diletakkan saja
Hai maka akhirnya datanglah kucing
Hai dan kucing tersebut makan dari
makanan yang dibawa oleh perempuan
tersebut ya hari saya dimakan oleh
kucing ketika kucingnya pergi dan Ibunda
kita Aisyah radliyallahu taala Anhu
selesai shalat maka makanan itu dimakan
oleh ibunda kita Aisyah Radiallahu
ta'ala anhu
Hai Kemudian beliau mengatakan Inna
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
akal inhalations bin az-zubair haminoto
waafina alaykum waktu wafat Sungguhnya
kucing itu tidak najis karena dia
termasuk hewan yang selalu ia berada
disekitar kita selalu berputar-putar di
sekitar kita rezeki mengatakan lagi
wafat roaitu Rasulullah Sallallahu
Alaihi Wasallam ya tawaf lihat dan aku
benar-benar telah melihat Rasulullah
Shallallahu Alaihi Wasallam berwudhu
dengan air yang menjadi Shinta minumnya
kucing ya dari tersabar Bollywood hadits
ini ya kita bisa memahami bahwa hadits
tersebut bukan untuk menjelaskan bahwa
semua bagian kucing baik dalam maupun
luarnya itu suci tidak ya
tetapi ada tersebut hanya menjelaskan
tentang bagian luarnya kucing usahanya
bulunya Suci ya kakinya Suci ya begitu
pula dengan mulutnya dianggap suci dan
inilah jawaban-jawabannya wallahu ta'ala
alam ketika kita bisa menjawab
dalil-dalil mereka itu menunjukkan bahwa
eh eh
Hai pendapat yang dipilih oleh jumhur
yang mengatakan bahwa air kencing itu
najis itu lebih kuat sehingga jamaah
sekalian rahimnya Rahmatullah Ya kita
harus berhati-hati dengan air kencing
kucing yang Kalau mengenai baju kita
mereka kita harus membersihkannya
demikian Allah ta'ala a'lam wa
Shallallahu wasallam wa baroka lebih
Muhammadin wa'ala alihi washohbihi waman
tabi'ahum Bi ihsanin ilaa yaumiddin
walhamdulillahirobbil Masya Allah sedang
lahiran Baik pemirsa yang dimuliakan
Allah Subhanahu Wa Ta'ala Alhamdulillah
kita telah mendengarkan pemaparan yang
disampaikan oleh Ustadz musyaffa ad
dariny hati loh dari fatwa Nomor 8
tentang kenceng kucing dan cara seperti
ini yang kita harapkan agar ketika
pemirsa mendapatkan edaran fatwa dari
perhimpunan al-irsyad tidak hanya dibaca
ke
pulangnya saja tapi juga Bagaimana
proses penjelasan yang yang disampaikan
oleh para ulama juga perlu untuk Kita
gali agar kita bisa lebih paham tentang
Darimana asal fatwa itu berasal baik dan
kita memberikan kesempatan bagi para
jamaah kita Mus masih punya waktu kurang
lebih 15menit bagi para jamaah yang
ingin bergabung untuk menyampaikan
pertanyaan bisa di nomor WA
hai 08001110888
Ya sudah masuk ya silakan mereka silakan
hilangkan sudah ada telepon yang masuk
silahkan iya
Halo Halo Assalamualaikum Waalaikumsalam
warahmatullah silakan
Hai Ustad saya dan anak balita Saya suka
sekali dengan kucing kami ingin sekali
memelihara tapi saya juga takut kalau
kucing itu mengandung penyakit
toksoplasma dan membahayakan kehamilan
nah Bukankah menghindari menghambat
lebih diutamakan daripada mengambil
manfaat tapi lantas Mengapa banyak teman
Haji yang masih memeliharanya juga kalau
Khoir
Hai mukjizat modern trade berarti
pertanyaannya lebih kepada Apakah ada
keutamaan memelihara kucing begitu nah
tetap state-trait jemaah sekalian
rasanya rohimakumullah ya memelihara
kucing itu adalah sebuah pilihan ya kita
kalau ingin melihat memelihara kucing
silakan Ya sudah ada contohnya ya Ada
sebagian sahabat Nabi Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam ya yang
memelihara kucing dan tidak diingkari
oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi
Wasallam sangat-sangat sehingga
memelihara kucing itu tidak ada masalah
dia kalau misalnya kita khawatir kita
khawatir dengan adanya penyakit-penyakit
tertentu yang datang dari kucing dan
kita tidak punya solusi ia maka
sebaiknya dihindari ya sebaiknya
dihindari karena
khawatir terkena penyakit itu
sebagaimana disebutkan oleh penanya tadi
Darul masa sip muqaddamun ala jalbil
masalle menghindari mafsadah mafsadah
itu lebih didahulukan daripada
mendapatkan maslahat maslah dan
menghindari bahaya dari kucing harus
lebih didahulukan daripada mengambil
maslah ada di dari kucing tipe tapi
bukan berarti orang yang memelihara
kucing menjadi tercela karena bisa jadi
ia dia tidak takut dengan masa dah Yang
Yang Eh mungkin bisa mengenai dia
Hai dan bisa jadi dia punya solusi
Hai tidak punya solusi dalam masalah
yang kita hawatir kan itu bisa jadi dia
kebal Iya bisa jadi dia punya obat ya
kucingnya diobati sehingga tidak
mendatangkan penyakit itu bisa jadi dia
membersihkan kucingnya dengan
sebaik-baiknya tidak jadi sebenarnya
memelihara kucing tidak ada masalah sama
sekali bahkan ya bisa jadi itu termasuk
diantara perbuatan berbuat baik kepada
makhluk hidup wa fikulli cabin road
batin Ajeng dikatakan oleh Rasulullah
Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa pada
setiap liver yang rendah sah itu ada-ada
pahala-pahala
Hai ini masuk dalam masalah itu namun
Jalan sekalian rahimani Wa
rahimakumullah ada yang berlebih-lebihan
dalam memelihara kucing ini yang perlu
kita kasih the peringatan ya jangan
sampai kita berlebih-lebihan ketika
memelihara kucing sampai eh menghabiskan
uang yang sangat banyak
di dalam memelihara kucing ya sampai
perhatiannya kepada anaknya
kadang-kadang kalah karena tim dada
kucing-kucingnya lebih banyak
diperhatikan daripada anak atau
perhatiannya kepada tetangganya
Hai itu kalah dengan kucingnya kucingnya
diberikan banyak sekali fasilitas
tetangganya yang miskin tidak
diperhatikan ada orang yang memelihara
kucing sangat banyak sampai uang yang
dia keluarkan juga menjadi sangat banyak
padahal sebenarnya SMS kalian manusia
itu lebih butuh bantuan kita manusia
yang lain yang membutuhkan itu lebih
butuh perhatian kita tentang halalnya
lebih besar daripada daripada
memperhatikan hewan
Hai memelihara atau memperhatikan
manusia itu lebih besar pahalanya
daripada memperhatikan kucing dengan eh
pernak-perniknya muka jemaah sekalian
melihara kucing tidak ada masalah tapi
jangan sampai berlebihan ya Pulau tanah
nasional jazakumullah Khairan z&a Anda
misalnya ingin berbuat baik kepada
kucing tidak harus dalam bentuk
memelihara ada kucing tetangga anda
kasih makan atau kucing liar Anda kasih
makan Insya Allah masuk dalam kategori
fikulli cabin Rob betina jrun jauh dapat
pahala Setia iya Alhamdulillah tauhid
dan ini ada satu pertanyaan dari salah
satu penanya melalui.wa bila kucing suka
melintas di tempat untuk shalat atau
juga sajadah di bidang dibuat tempat
tidur kucing Bagaimana dengan kesucian
tempat itu dan jika kita sedang salat
Balau ada kucing yang lewat di depan
kita Apa yang harus kita lakukan
akhir-akhir Jawaban pertanyaan ini
persis seperti Sabda nabi kita Muhammad
Shallallahu Alaihi Wasallam inna ilaihi
bin az-zubair nah amino Paul Wavin
alaykum waktu wafat sesungguhnya kucing
itu tidak najis karena sesungguhnya
kucing itu hewan yang selalu berada
disekitar kita selalu mengitari kita
selalu berada ditengah-tengah kita
hewan-hewan yang demikian itu tidak
najis tikus selalu ada di tengah-tengah
Manusia hidup bersama mereka tikus tidak
Najis ada lalat-lalat itu selalu ada di
tengah-tengah Manusia ada bersama
manusia
Ya Allah tidak najis kecoa ya selalu ada
di tengah-tengah Manusia banyak sekali
ya orang yang hidup dengan kecoak ya
cuma tidak najis Kenapa demikian karena
dengan inilah syariat Islam menjadi
mudah Coba bayangkan kalau kita katakan
Kecoa itu najis nanti dia kemana-mana
diakhiri selokan dari bekas kencing
manusia setelah itu dia pergi ke tempat
yang termasuk kedalam rumah temen kita
katakan itu najis muka akan Sangat
memberatkan sekali ya hewan-hewan yang
selalu berada bersama manusia itu
dianggap suci ya selalu itu dianggap
suci maka kucing juga demikian
Hai pembahasan kita tadi tentang
kencingnya ya bukan tentang bulu kucing
bukan tentang lidahnya kucing bukan
tentang telapaknya kucing tidak bekas
telapaknya kucing kalau kita tidak tahu
bahwa dia tetap dari dari tadi dari
tempat-tempat yang najis itu suci ada
asalnya segala sesuatu itu suci kemudian
bulunya kucing itu anggap Suci kemudian
lidahnya pucing kita anggap Suci
sehingga kalau ada kucing tidur di
sajadah kita kita masih bisa
menggunakannya untuk shalat Ada kucing
lewat di depan kita ya agak bekas
kakinya tersebut kita anggap suci dan
kita boleh salat di bekas telapak
kakinya kucing tersebut tidak ada
masalah ya selama kita tidak lihat bahwa
kucing tadi bener-bener menginjak
misalnya air kencing kita atau
kotoran kita atau menginjak kotoran
hewan yang najis iya selama kita tidak
melihatnya maka kita anggap Suci Polhut
anak nasional jazakumullah Khairan baik
ini ada telepon yang masuk dari Ummu
fadhl Semarang silahkan silahkan naik
silakan Assalamualaikum Ustaz
Waalaikumsalam warahmatullah Afan izin
bertanya anak memelihara kucing di dalam
hi hu kemudian kucing tersebut Ana
Belikan makanan Ustad makanan yang
tersedia di toko-toko open jual makanan
kucing nahana dengar ada makanan
tersebut yang diadakan dungan babynya
Ustad kadang-kadang di diabadikan Tong
kantongnya itu tidak tercantum label
Halal ada juga yang tercantum label
Halal tapi ada juga yang tidak
kebanyakan tidak tercantum label
halalnya nah bagaimana hukumnya kemudian
saya memberi makan kucing lalu makanan
itu saya pegang Ustad maksudnya Ya waktu
memberi makan itu ditumpahkan ke tempat
makan itu ke VGA atau berserakan lalu
saya pegang Bagaimana hukumnya Ustad
gitu posisi ini belum Ibu masih ragu
yang nasihat Ada kemungkinan mengandung
Ada kemungkinan tidak mengandung daging
Pasti betul karena tidak semua di label
Tidak ada apel
Hai Aa tidak ada berhala saat hanya
palingan 1/2 saja dari merk tersebut
yang ada label halalnya gitu stats nah
begitu pertanyaannya baiknya
barakallah.fii lelaki Lahat jarak Allah
er olstead alaikum waalaikum salam
warohmatullohi wabarokatuh Masya Allah
Fadly saat ini mungkin ada dua hal yang
perlu kita bahas that yang pertama
Bagaimana menyentuh makanan kucing yang
mengandung babi yang kedua Bolehkah
makanan yang mengandung unsur haram itu
kita berikan ke
Hai apa tulisannya
Hai Aa pertanyaannya Coba diulangi
karena ada saya ulang ke trouble suara
baik Ustaz bisa mendengar suara dengan
baik suara saya bisa didengar saat Teh
Sekarang Hamzah thayeb silahkan
hamdulillah Saya ulang ya jamaah bet
yang tadi bertanya menyampaikan bahwa
beliau memelihara kucing dan membeli
makanan kucing di toko namun disitu
tidak ada label Halal sebagian informasi
yang didapatkan itu mengandung unsur
babi yang jadi pertanyaan sepatu
Bolehkah makanan itu disentuh Oleh kita
sebagai pemilik kucing yang kedua
Bolehkah memberikan makanan yang
mengandung unsur yang haram untuk
binatang nah
Hi Tec ya kalau misalnya ada unsur
babinya ya maka Harusnya kita tinggalkan
ya harusnya kita tinggalkan karena kalau
kita beli ada unsur babinya ya hehehe
kita dilarang untuk membeli hal-hal yang
diharamkan ya ada sebuah hadits yang
mengatakan Sesungguhnya Allah Subhanahu
Wa Ta'ala apabila mengharamkan sesuatu
Allah itu mengharamkan harganya juga
Hai Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa
Ta'ala apabila mengharamkan sesuatu maka
Allah juga mengharamkan harganya ya kita
membeli yang jual beli
Hai sesuatu yang diharamkan itu tidak
dibolehkan kalau memang benar-benar
mengandung unsur babi Maka jangan dibeli
Hai dan ini disini juga ada sisi ta'awun
alex-nono duluan padahal allah subhanahu
wa ta'ala di dalam surat al-maidah
mengatakan wala ta'awanu Alal itsmi Wal
udwan jangan sampai kalian saling
bantu-membantu dalam dosa dan perbuatan
dholim karena kalau kita misalnya beli
nanti akhirnya mereka untung semakin
mereka untuk mereka akan semakin
semangat untuk membuatnya maka mereka
akan semakin semangat untuk tetap
menggunakan babi tersebut
hai oke di sini ya tentunya Harusnya
kita tinggalkan jamaah sekalian makanan
kucing itu bisa dengan sesuatu yang
sederhana kita misalnya beli eh Grey
daging hingga daging ayam daging kambing
kita bisa gunakan untuk memberikan makan
kepada kucing kita bisa membeli ikan
untuk memberikan makan kepada touch
jangan sampai kita berlebihan saya
ulang-ulang ya jangan sampai kita
berlebihan dalam memelihara memelihara
kucing dan kita bisa gunakan uang yang
kita berikan dalam pemeliharaan kucing
tersebut kita bisa gunakan untuk
menyantuni fakir miskin ya Trump
menyantuni anak yatim menyantuni para
janda yang mereka sangat kekurangan
mereka lebih perhatian alah udahlah
Masya Allah jika sudah terlanjur dibeli
Ustadz Apakah boleh dimanfaatkan
di tim jika sudah terlanjur dibeli
silahkan dimanfaatkan silahkan
dimanfaatkan tidak ada masalah dan
jangan dibeli lagi oleh wanna die
hamdulillah sehingga dari zama yang tadi
menyampaikan pertanyaan ada tiga
pertimbangan yang disampaikan oleh
Ustadz yang pertama adalah pertimbangan
dari sisi transaksinya karena ketika
Allah mengharamkan sesuatu Allah
haramkan transaksinya Sehingga anda
tidak boleh membeli makanan kucing
maupun makanan apapun yang mengandung
unsur haram Kemudian yang kedua adalah
dari sisi pemanfaatannya pemanfaatanya
tadi anda sampaikan adalah untuk makan
kucing seolah tidak masalah termasuk
juga disentuh yang penting setelah itu
Anda harus cuci tangan walhamdulillah
Thailand ada pertanyaan melalui wa kita
bacakan Apakah betul bahwasanya Nabi
Shallallahu Alaihi Wasallam menganjurkan
untuk memelihara kucing
Hai dan Apakah betul beliau punya kucing
Hai apakah betul beli punya kucing
Kesayangan yang namanya disini penanya
menyebutkan namanya muzza Band
the feathers Iya anak pernah membaca
tulisan tentang itu ya Yan ana juga
pernah mencari-cari riwayat yang
menjelaskan hal tersebut ternyata
riwayatnya adalah riwayat hadits yang
Kalau tidak salah maudhu' yaitu riwayat
palsu tidak ada riwayat yang yang yang
bahkan yang baik pun yang menjelaskan
demikian sehingga ya penjelasan tentang
itu jelas ya tidak benar tidak benar
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
punya kucing peliharaan kemudian
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
menganjurkan dan seseorang memelihara
kucing tidak melihat atau tidak
mendapatkan Hadits yang Shahih yang
menjelaskan masalah ini ya kita hanya
bisa berdalil dengan
cat kaum dalam pemeliharaan kucing dan
ketika hadisnya umum maka tidak ada
bedanya antara kucing dengan hewan-hewan
yang lainnya ya dari sisi tadi Ia
seperti misalnya berbuat baik kepada
Ikhwan ya Film v-kool dicubitin robotina
jeruk kita bisa gunakan dalil ini untuk
ya perbuatan memelihara kucing perbuatan
memelihara ikan perbuatan memelihara
hewan-hewan yang yang lainnya tapi tidak
ada kekhususan kucing dengan hewan-hewan
yang lain Allahu ta'ala Insya Allah Azza
loh heran baik kita Coba bacakan
pertanyaan yang terakhir Start dari
pemisahan Maaf sini ya di Jember sudah
Azan sudah dan lainnya bahkan tidak satu
pertanyaan terakhir baik satu pertanyaan
yang terakhir ya terkait orang yang
memelihara anjing tetap
Hai orang melihara anjing kemudian kita
bertamu ke orang ini apakah kita perlu
untuk cari cari tahu dimana posisi
Anjing itu duduk kemudian kita hindari
tempat itu ataukah kita bebas untuk
duduk di ruang tamu orang tersebut nah
Tab Skin yang pertama memelihara
anjingnya jamaah sekalian memelihara
anjing itu diharamkan ya memelihara
anjing itu diharamkan Rasulullah
Shallallahu Alaihi Wasallam dalam sebuah
sabdanya mengatakan manik tanah call dan
Laisa biqolbi saiden walamma asiatun
walau orde sein new yang usai Minaj
hierofani Kun Liong barangsiapa yang
memelihara anjing yang anjing tersebut
bukan anjing untuk berburu dia juga
bukan anjing untuk menjaga hewan-hewan
piaraan Ia juga bukan anjing untuk
menjaga tanaman serta
udah sawah misalnya
Hai maka
Hai pahalanya setiap hari akan berkurang
dua qirath setiap dari akan berkurang
dua qirath dan satu kilo disebutkan di
dalam hadits yang lain itu seperti
besarnya gunung offroad ya dan gunung
out ini sangat besar ya ada yang
mengatakan panjangnya 7-8 kilo lebarnya
2-4 kilo di sebagian Sisi sampai 4 kilo
ya dan tingginya ada yang mengatakan
sampai 1000 m lebih PT tentunya sesuatu
yang sangat besar dan kalau setiap hari
pahala kita berkurang dua qirath ya
seperti dua gunung out megah ini sungguh
merupakan kerugian yang yang luar biasa
maka kita tidak boleh kita diharamkan
untuk memelihara anjing sebagai
Oh ya kecuali anjing-anjing yang sangat
dibutuhkan tadi
ia bahkan Sebagian ulama mengatakan ia
anjing penjaga rumah pun tidak boleh dan
itu pendapat yang paling kuat dalam
masalah ini menjaga rumah tidak harus
dengan anjing bisa dengan yang lain
Hai tidak ya jangan sampai kita
memelihara anjing Adapun berbuat baik
kepada anjing maka ini ia masuk dalam
keumuman hadits yang tadi masuk juga
dalam tubuh keumuman hadits yang
menjelaskan ada seorang wanita pelacur
yang memberikan minum kepada anjing
akhirnya diampuni oleh Allah subhanahu
wa ta'ala itu berbuat baik kepada anjing
Iya tidak ada masalah tetapi memelihara
anjing ada hadit khususnya dan harus
dibedakan antara memelihara anjing
dengan berbuat baik kepada anjing karena
kita masih bisa berbuat baik kepada
anjing tanpa memeliharanya ia misalnya
ketika kita terlihat ada anjing
kelaparan kita kasih maka tidak ada
masalah
Hai tapi untuk membawanya ke rumah kita
kemudian kita terpelihara ini tidak
dibolehkan dalam Islam ya pahit Apabila
ada orang yang punya anjing di rumahnya
Apakah ketika kita bertemu kita harus
tahu ini anjingnya dari sini atau tidak
Ini duduk di sini tadi atau tidak
jawabannya tidak ya kita tidak harus
seperti itu yang penting kita tidak
melihat anjingnya eh disitu misalnya
kita tidak melihat anjingnya misalnya
cuma menjulurkan lidahnya ke
tempat-tempat itu naga sudah cukup bagi
kita untuk menghukummu tempat tersebut
masih masih Suci karena pada asalnya
segala sesuatu itu suci sampai kita
Hai mendapatkan bukti yang kuat bahwa
tempat itu itu najis ya kemudian jamaah
sekalian pasti mewah maklumlah Kita juga
harus tahu bahwa tidak semua najis itu
bisa berpindah secara langsung iya
Hai tidak semua najis itu bisa berpindah
secara langsung not saya kalau misalnya
ada anjing Iya dia menjulurkan lidahnya
ke sofa kemudian sofa tersebut kering
Apakah kalau kita duduk di sofa tersebut
otomatis najisnya ke baju kita misalnya
yang menempel di sofa itu tidak karena
sudah kering ia sehingga najisnya di
sofa itu adapun baju kita ya masih kita
hukum sebagai baju yang cuci sampai
benar-benar datang bukti yang
menunjukkan bahwa ada sebagian dari zat
najisnya yang berpindah ke baju kita
kalau belum ada seperti itu mana kita
hukumi
Hai seperti hukum sebelumnya ia akan
pada asalnya baju kita tadi masih Suci
ya demikian wallahu ta'ala Masya Allah
sejak Khairan untuk seluruh pemaparan
yang disampaikan oleh Ustadz musyaffa ad
dariny hafizhahullah ta'ala dan pemirsa
yang dimakan Allah ta'ala Eh ini
merupakan jawaban yang terakhir untuk
sesi kali ini dari beliau dan insya
Allah kita akan lanjutkan pada sesi
berikutnya pekan depan Insyaallah akan
dibersamai oleh al-ustadz Doctor Sufyan
Baswedan hafizhahullah ta'ala masih
dalam acara bedah fatwa dari kumpulan
fatwa perhimpunan al-irsyad Semoga Allah
subhanahuwata'ala berikan keberkahan
dari setiap upaya kita dalam belajar
wassalamu'alaikum nama Hamidin wa'ala
alihi washohbihi wasallam wahai dakwah
anaknya alhamdulillahirobbilalamin
subhanakallahumma wabihamdika asyhadu
alla ilaha illa anta astaghfiruka wa
atubu ilaih wassalamu'alaikum
warahmatullahi
Hai barakatuh