Transcript
bulAstRhrNs • [Khutbah Jum'at] Bahaya Adu Domba | Ustadz Ammi Nur Baits, S.T., B.A.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/amminurbaits/.shards/text-0001.zst#text/0420_bulAstRhrNs.txt
Kind: captions Language: id woman Halo assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh innalhamdalillah nahmaduhu wanasta'inuhu wanastaghfiruh wa na'udzubillahi Min sururi anfusina wa sayyiati Amalina mayyahdillahu valamugil Allah Wahyu klik Falah hadiah wa Asyhadu alla ilaha illallah wahdahula syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu warosuluh ya ayyuhalladzina amanu taqu waha Kotu kot yg wadah tamutunna illa Wa Antum muslimun ya ayyuhannasuttaqu robbakumulladzi kholakokum Min nafsin Wahidah wakalah kau minha zaujaha gua baca minhuma rizalgg katsiro wa Nisa wattaqullaha lazid Asa Aduh nabihi waltham Innallaha karena alaykum rokiba ya ayyuhalladzina amanu taqu loh waqulu qaulan sadida yo yo sedih lakum a'malakum wayaghfirlakum dunubakum wama yutiillaha warosulahu khayna 5mm Aduh faunastik kolam ikan buah Ainul Huda Huda nabiyina Muhammadin Sallallahu Alaihi Wasallam Wa Sallam Muri muhdatsatuha paint Nakula muhdatsatin bidaah wakulla binal tentulah wakulla bola Cina kaum muslimin jamaah jumain makan Allah ta'ala suatu ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam melewati dua kuburan lalu Beliau dengan wahyu Allah mengetahui apa yang ada didalam alam kubur yang ini merupakan bagian dari kekhususan yang diberikan oleh Allah ta'ala kepada sebagian nabi karena mereka terkadang diberitahu oleh Allah subhanahuwata'ala Hal yang baik manusia biasa tidak mungkin mengetahuinya kejadian Ghaib yang dalam kubur kemudian Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan innahaza nilai adzaban dua penghuni kubur ini mereka sedang disiksa wama You are the Benefits Sabirin wa inna ha-lab kabirun dua kuburan ini penghuninya sedang disiksa mereka tidak disiksa disebabkan karena perbuatan yang susah untuk ditinggalkan wa-inahu mana kabirun meskipun keduanya adalah sesuatu yang bernilai dosa besar kemudian Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan alasannya ama ahaduhuma byby Namimah waamalan khairo Inbound yang pertama orang yang dia punya hobi melakukan Namimah yaitu hobi adu domba sedangkan orang yang kedua dia tidak berhati-hati ketika dia melakukan kencing hai Hai hadits shohih riwayat bukhari-muslim hati di yang makan Allah subhanahuwata'ala Terkadang ada banyak hal yang barangkali dianggap remeh oleh sebagian orang namun itu besar di hadapan Allah subhanahu wa ta'ala sehingga manusia melakukannya bisa jadi tanpa sadar tanpa ada beban dan perasaan dosa padahal itu adalah sesuatu yang berat di hadapan Allah subhanahu wa ta'ala sehingga sebagai konsekwensinya pelakunya akan mendapatkan hukuman yang besar di sisi Allah bahkan hukuman itu telah dia dapatkan ketika dia berada di alam kubur hadiri yang makan Allah subhanahuwata'ala hadits ini menunjukkan bahwa dua dosa besar yang tadi kami Sebutkan yang pertama adalah melakukan Namimah dan yang kedua tidak hati-hati ketika buang air kecil termasuk diantara bentuk dosa besar dan diantara ciri dosa besar itu adalah adanya and Amen terhadap pelakunya dengan berupa agak Kubur nabi sallallahu alaihi wasallam menyebutkan orang yang pertama dianggap oleh Allah disebabkan karena innahu yang cb65 dia keliling di masyarakat dalam rangka untuk menyebarkan 65 adu domba Bagaimana bentuk annamiimah adu domba Hai para ulama menjelaskan sebuah perbuatan terhitung sebagai adu domba ketika orang itu enak khobar Minaj wibsite dia menyampaikan berita secara jujur 100% tidak ada keinginan untuk berdusta tapi dia punya niat jahat apa niat jahatnya tujuannya adalah dalam rangka Untuk menimbulkan ketegangan antara satu orang dengan orang yang lain sehingga ketika ada dan b dalam situasi normal dia tidak punya masalah mereka baik-baik saja Kemudian datang C lalu semen ke tempatnya a Hai kemudian terjadilah obrolan dan dalam suasana obrolan itu barangkali a grand mengipi tak menyinggung tentang buruknya Big hai satu hal yang biasa di masyarakat Kadang orang ketika menyinggung nama seseorang maka terjadilah genangan kemudian ini sebagai salah satu data yang dibawa oleh C lalu saya mendatangi B disampaikan kepada B B saya tadi baru ngobrol sama a&a bilang tentang kamu seperti ini celaan celaan yang disampaikan oleh a kepada B disampaikan oleh Syekh kepada by dan itu disampaikan oleh CEO 100% jujur saya jujur saya tidak bohong saya tidak berdusta tidak ada unsur kebohongan di situ lalu akhirnya bebas Dan diapun bales dengan grenengi Syiah Kemudian dari genangan itu oleh si dibawa kepada Syiah tadi B bilang seperti ini kepada Kamu akhirnya a dan b ini tegang Siapa perantaranya c&c orang yang jujur ini dia jujur sekali lagi saya katakan orang jujur dan para ulama mengatakan enam orang yang melakukan Namimah itu bukan syarat harus berdusta bisa jadi dia jujur tapi ketika dia jujur itu dia sampaikan dan menimbulkan ketegangan permusuhan antara a dengan b seperti inilah yang dimaksud dengan 65 jamaah Karena itulah terkadang setan menipu seorang hamba kalau kamu menyampaikan berita tentang orang lain kepada saudara kamu nggak papa yang penting jujur kamu kan tidak dusta dan barangkali kamu punya niat saya sampaikan ini tujuannya baiknya dia Nyatakan tujuannya baik padahal aslinya itu bisa merusak hubungan antara orang dengan orang yang lain antara tetangga dengan tetangga yang lain jamin bakal Allah Subhanahu Wa Ta'ala Allah ta'ala mengatakan Walah tikullah lazim mahin HAM Mazi myin Amin Muhammad janganlah engkau mentaati orang yang dia suka bersumpah tapi dia perbuatan yang hina HAM mazin dia suka mencela orang lain masyairina Meme dan suka menyebarkan Namimah di tengah masyarakat waspadalah jamaah terkadang setan dia berusaha untuk menutupi perbuatan dosa ini agar pelakunya tidak merasa bersalah dengan alasan saya jujur yang kedua dengan alasan ingin memberi nasehat padahal aslinya mereka menimbulkan ketegangan antara orang dengan saudaranya dengan tetangganya disebabkan karena klo sabar Minaj Lil Irsyad memindahkan menyampaikan berita namun tujuannya dalam rangka untuk memunculkan ketegangan diantara masyarakat kita berlindung kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala semoga karakter seperti ini tidak ada dalam diri kita dan termasuk tidak ada di kampung kita sehingga suasana apapun tetap terjadi terjaga secara normal demikian sebagai khutbah yang pertama Semoga Allah ta'ala memberkahi kita wasallam nabiyyina Muhammadin wa nih wasallam aku lho kau lihat kau Astagfirullah Alhamdulillah wakafaa washolatu wassalamu ala Rasul Mustofa wa'ala alihi washohbihi waman ash2 lailahailallah wahdahula syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu warosuluh Shallallahu alayhi wa'alaa aalihii wa shahbihii wa sallam atas lengket iroc hadirin jamaah Jumat yang dimuliakan Allah subhanahuwata'ala Hai Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam beliau berpesan kepada para sahabat kalau kamu menjumpai sesuatu yang tidak nyaman terkait saudaramu terkait temanmu jangan kau laporkan kepadaku kenapa beliau meminta demikian karena beliau ingin ketika ketemu orang dan dia tidak pernah mendengar hal yang buruk tentang orang itu maka beliau ketemu dalam kondisi Musyari householder dalam kondisi suasana dada yang lapang hai tapi kalau kita sudah pernah mendengar hal yang buruk tentang orang itu kita ketemu ah dan sudah pernah mendengar A itu punya sifat-sifat buruk seperti ini pada saat kita ketemu mungkin kita jaga jarak suasana jadi enggak nyaman makanya sampai beliau meminta kepada para sahabat kalau kalian menjumpai ada hal yang tidak baik terhadap sahabat yang itu kaitanya dengan urusan pribadinya tidak perlu cerita kepadaku agar beliau ketemu para sahabat yang lain ketemu kaum muslimin yang lain dalam kondisi dada yang lapang dan suasana seperti itulah yang dibangun di tengah masyarakat Madinah jamaah sehingga mendengarkan air orang lain itu menjadi salah satu penyakit bagi hati kalau ketemu orang itu jadi kita nggak nyaman Coba kalau kita nggak pernah dengar itu kita akan tetap nyaman ketemu siapapun dan tidak punya musuh dimanapun kita berada bagi orang-orang Mukmin adalah anugrah yang luar biasa karena kita sudah punya sebuah beban di dalam hidup maka jangan ditambahkan dengan beban adanya gesekan atau bergesek pergeseran ketegangan dengan yang lain kemudian dosa yang kedua adalah tidak hati-hati ketika kencing Nabi Shallallahu alaihi wasallam pada mengingatkan dalam hadis riwayat ad-daruquthni dari sahabat Abu Hurairah radhiallahu Anhu instansi hukum in all bowl paint Ahmad adzaabil qobri Minho hati-hatilah dengan kencing karena dominan dominan adab kubur salah satunya disebabkan karena kencing Hai yang dimaksud disini adalah orang tidak hati-hati dengan cipratan kencing atau ketika kencing ceboknya dia enggak maksimal kadang nggak cebok kemudian langsung pakai celana dan ini tentu saja Kemudian celananya akan terkena najis lalu dia pakai untuk ibadah orang semacam ini mendapatkan ancaman yang keras dari Allah subhanahuwata'ala bahkan Nabi Shallallahu salam menyebutkan mayoritas adzab kubur sebabnya adalah kencing yang tidak hati-hati sehingga jamaah dalam masalah buang air mungkin bagi sebagian orang dianggap remeh tapi ingat najis itu perkara besar dalam syariat kita sehingga hati-hati jangan sampai ketika kita buang najis kemudian kita tidak mempedulikan najis yang nyiprat dan seterusnya pakaian kita terkena najis dan itu kita gunakan untuk kegiatan ibadah Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala membimbing kita untuk selalu berada di atas jalan yang lurus dan benar dan melindungi kita dari setiap potensi dosa besar terutama do potensi dosa yang bisa membawa kita kepada azab di kuburan maupun azab di akhirat Allahumma shalli Alaa Muhammad wa'alaa aali Muhammad kamaa shollaita Alaa Ibrahim wa ala ali Ibrahim Hai Indah hamidum Majid Allahumma Firli mukminina wal mukminat wal muslimiina wal muslimaat Al ahyai minhum Wal amwat innaka Samiun qoribun-mujibu jerawat ya atau Dian hajat robbanagfirlana one Ikhwan innalladzina sabaqot Nabil Iman wala taj'al Fi qulubina Greenland ladzina amanu Rabbana innaka roufurrohim Rabbana Atina Fiddunya Hasanah wafil akhiroti hassanah wa qina Adza Bannar wa Shallallahu Ala nabiyyina Muhammadin wa ala alihi washohbihi wasallam wahai rudak Wahana alhamdulillahirobbilalamin waktu wilasa