Transcript
rYPLdoY35I8 • [Khutbah Jum'at] Pengobatan Mistis
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/amminurbaits/.shards/text-0001.zst#text/0682_rYPLdoY35I8.txt
Kind: captions Language: id umroh bareng AMB beribadah dengan ilmu [Musik] Shallallahu Alaihi Wasallam layak kita haturkan kehadirat Allah atas kemudahan yang Allah berikan kepada kita dalam melaksanakan rangkaian ibadah sepanjang bulan Ramadan dan kita berharap kepada Allah semoga ibadah yang kita laksanakan diterima oleh Allah subhanahu wa ta'ala sebagai amal saleh dan menjadi simpanan dari tabungan ketika kita menghadap Allah di Yaumil akhir Allah Subhanahu Wa Ta'ala salah satu diantara ujian yang dialami oleh manusia yang bisa menyebabkan orang menyekutukan Allah dan berbuat kesyirikan adalah ujian di bidang pengobatan ujian dalam urusan kesehatan sebab sejak Masa Silam sejarah telah memberikan catatan salah satu diantara metode pengobatan yang digunakan oleh orang-orang Yahudi adalah sihir dan aneka turunannya bahkan di zaman Nabi Isa Alaihi Wasallam sebagaimana di dalam disebutkan dalam beberapa catatan para ulama ahli sejarah Allah Subhanahu Wa Ta'ala memberikan mukjizat kepada Nabi Isa dominan dalam urusan pengobatan karena masyarakatnya tergila-gila dengan pengobatan maka siapa yang bisa memberikan pengobatan dia dianggap pahlawan padahal bisa jadi dia adalah musuh umat penjahat yang ngajak orang untuk berbuat kesesatan karena itu Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengutus Nabi Musa Nabi Isa Alaihissalam dan beliau diberi mukjizat dalam bentuk keistimewaan dalam masalah pengobatan Allah berfirman Allah ceritakan dalam Alquran di surat Ali Imron Ketika Nabi Isa Alaihi Wasallam berdakwah di tengah umatnya beliau menyampaikan beberapa mukjizat Yang beliau miliki diantaranya adalah orang yang buta tanpa bola mata karena buta itu ada buta pakai bola mata tapi tidak berfungsi yang disebut dengan a'ma dan ada buta yang tanpa bola mata yang disebut dengan Akma dan buta tanpa bola mata lebih parah dibandingkan buta yang memiliki bola mata nabi Isa alaihissalam bisa menyembuhkan orang yang buta tanpa bola mata dan bisa menyembuhkan orang yang punya penyakit lepra dan bisa menghidupkan orang yang sudah mati dengan izin Allah sebagai tantangan bagi masyarakatnya kalau kalian merasa hebat dengan keberadaan orang-orang yang bisa mengobati namun dengan cara-cara yang nggak bener maka nabi yang diutus oleh Allah subhanahu wa ta'ala punya kemampuan yang jauh lebih hebat daripada itu dan itu bagian dari tanda kuasa Allah subhanahu wa ta'ala yang diberikan kepada beliau demikian pula peringatan yang diberikan oleh Allah subhanahu wa ta'ala melalui Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam akan adanya praktek perdukunan atau praktek sihir untuk tujuan pengobatan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Inna ruko wa jama'in sesungguhnya praktek jampi-jampi atamain yaitu menggunakan aneka jimat atau menggunakan aneka praktek sihir untuk membuat orang jadi jatuh cinta misalnya ada sihir berupa gendam atau sihir pelet dan seterusnya kata nabi dan praktek pengobatan yang seperti ini dilakukan oleh orang-orang yang dulu mengaku para nabi Musailamah al-kadzab contohnya karena dia bisa membuka praktek pengobatan dan sebagian cocok makanya orang percaya dan menjadikan dia sebagai nabi Padahal dia adalah seorang yang nabi palsu demikian pula Aswad al-insi dia juga Seorang nabi palsu dan salah satu dagangannya adalah di bidang pengobatan Dan sampai detik ini para misionaris mereka menawarkan ajaran agama misionarisnya dengan praktek pengobatan jadi zaman dulu Allah Subhanahu Wa Ta'ala semata bisa mengobati itu bukan orang yang hebat dan bukan orang yang berprestasi sebab mengobati itu bisa dilakukan oleh siapapun tapi yang menyembuhkan hanya Allah Subhanahu Wa Ta'ala pengobatan itu ikhtiar sebagaimana orang bekerja juga ikhtiar yang namanya mencari obat itu usaha manusia sebagaimana mencari rezeki itu usaha manusia tapi hasil semuanya ada di tangan Allah subhanahu wa ta'ala dan belum tentu yang berhasil Berarti benar karena ada orang yang mencari rezeki dengan cara yang salah dan dia berhasil ada orang yang cari rezeki dengan cara riba dan dia menjadi kaya ada orang cari rezeki dengan cara korupsi dan dia berhasil tidak tertangkap sampai dia mati Apakah kemudian dengan berhasil berarti rezeki yang didapatkan adalah halal dan Allah Rida kepadanya maka tidak ada hubungan antara keberhasilan dengan nilai kehalalan bisa jadi ada orang yang berhasil tapi cara yang dia lakukan adalah cara yang salah dan kita tetap menilainya sebagai cara yang salah sehingga bedakan antara keberhasilan dengan proses yang dinilai adalah bagian proses sedangkan keberhasilan murni takdir Allah Subhanahu Wa Ta'ala bisa jadi ada orang yang usahanya maling dan dia berhasil ketika dia berhasil maling Apakah berarti maling ini disetujui oleh Allah La haula wala quwwata illa Billah tidak mungkin Allah meridai kemaksiatan ada orang yang mencari rezeki dengan cara ngapusi orang lain dan dia berhasil Apakah berarti kemudian cara dia mencari rezeki dan berhasil Direstui oleh Allah La haula wala quwwata illa Billah tidak mungkin itu terjadi sebagaimana ada orang yang mencari pengobatan dengan cara sihir lalu dia berhasil Apakah berarti Allah meridai sihir itu jawabannya maha suci Allah dari hal semacam ini maka jamaah dimuliakan Allah seorang muslim yang cerdas dia bisa membedakan antara proses dengan keberhasilan berhasil itu murni takdir Allah dan tidak semuanya yang ditakdirkan oleh Allah berarti Allah meridainya demikian sebagai khotbah yang pertama semoga bermanfaat aku lalu kau lihat ada wastaghfirullah Alhamdulillah Assalamualaikum kata orang sejarah itu berulang yang berbeda hanyalah tempat waktu dan pelakunya Maka kalau di masa silam diantara dagangannya orang Yahudi untuk memasarkan kesehatan mereka melalui pengobatan diantara dagangannya para dukun agar mereka bisa diterima oleh masyarakat melalui pengobatan maka hal yang sama juga terjadi di masyarakat Indonesia saat ini bisa jadi ada orang yang dianggap hebat karena dia membuka praktek pengobatan Sebagian ada yang berhasil dan sebagian juga ada yang gagal padahal ada banyak dokter yang Dia belajar selama tahunan dan menghasilkan banyak sekali pasien yang disembuhkan tapi pujian tidak diarahkan kepadanya karena itu dianggap sebagai proses normatif yang biasa saja zaman yang dimuliakan Allah Subhanahu Wa Ta'ala kita perlu memahami bahwa yang menyembuhkan hanya Allah Subhanahu Wa Ta'ala sebagaimana pernyataan yang disampaikan Nabi Ibrahim yang disebutkan oleh Allah dalam Alquran Ibrahim mengatakan Allahlah yang akan menyembuhkanku dan diantara doa yang dibaca oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tidak ada yang menyembuhkan kecuali kesembuhan darimu Ya Allah manusia hanya bisa melakukan usaha yaitu dengan mengobati tapi manusia tidak bisa menyembuhkan oleh karena itu ketika orang mengambil cara penyembuhan dengan cara yang salah maka dia berdosa padahal nggak ada jaminan dia bisa mendapatkan kesembuhan maka para ulama mengatakan dalam masalah pengobatan tidak berlaku istilah mengambil obat dengan cara yang dilarang sehingga tidak boleh mengobati sakit kita dengan perdukunan atau mengobati dengan mengkonsumsi sesuatu yang haram karena nggak jaminan ketika itu kita lakukan akan sembuh karena itu bagi seorang mukmin pada saat dia mau mencari pengobatan yang harus dilakukan adalah pastikan pengobatannya adalah pengobatan yang halal dan tidak mengandung praktek kesyirikan sayangi iman kita jangan sampai Iman ini tergadaikan hanya gara-gara ujian sakit yang kita alami maka bagian dari doa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam kalaupun dalam hidup ini kita tidak bisa menghindari musibah fisik Maka jangan sampai musibah ini mendatangkan musibah yang kedua yang lebih parah yaitu musibah agama Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berdoa kepada Allah janganlah engkau jadikan musibah yang menimpa kami ya Allah musibah yang merugikan agama kami karena kalau kemudian orang sudah terkena musibah sakit Ditambah lagi dengan musibah agama maka dia kepentung dua kali Rugi dua kali sakitnya belum tentu sembuh sementara imannya hilang gara-gara dia mengejar kesembuhan dengan cara yang tidak benar Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala membimbing kita untuk menjadi hambanya yang punya kesadaran kesadaran di mana memahami bahwa iman adalah harga mati yang tidak boleh dilepaskan oleh siapapun agar kita bisa mendapatkan surga Allah subhanahu wa ta'ala yang isinya kenikmatan Abadi Allahumma sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad allahumma inna Nas alukal Huda Rabbana Atina Fiddunya Hasanah wa fil akhiroti Hasanah