Transcript
Ug0ceCWhTf8 • Meraih Kemenangan Di Bulan Penuh Ampunan - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2360_Ug0ceCWhTf8.txt
Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim salamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillahi Al ihaniukrahu Al taufiadu allaahaillallah wahdahuahuu Allah alaii wa alihi Wai wa ikhw hadirin yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa [Musik] taala Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang ya bagaimana meraih kemenangan di bulan Ramadan kita tahu bahwasanya para ulama telah sepakat di bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah yaitu di bulan tersebut kalau kita boleh Bahasakan yaitu Allah memberikan atau mengobral pahala sebanyak-banyaknya di bulan tersebut dan itu adalah hak istimewa Allah Allah memilih waktu-waktu istimewa Allah memilih tempat-tempat istimewa kata Allah Allah yang menciptakan apa yang dia kehendaki dan Allah memilih apa yang dia kehendaki sesuai dengan hikmahnya subhanahu wa taala dan diantara hikmahnya Allah subhanahu wa taala memilih bulan Ramadan sebagai bulan yang penuh berkah ladang untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya ladang untuk mencari ampunan sebanyak-banyaknya ladang untuk meraih derajat surga setinggi-tingginya dan para ulama telah sepakat bahwasanya bulan Ramadan dilipat gandakan ganjaran secara kuantitas maupun secara kualitas maksudnya secara kuantitas yaitu satu amal dilipatgandakan seperti beramal 10 kali 700 kali atau lebih itu namanya secara kuantitas Adapun dilipatgandakan secara kualitas yaitu pahalanya dilipatgandakan ya artinya pahalanya tetap satu sebagaimana dihitung satu tapi di lipat gandakan kualitasnya gampangannya kalau kamu beramal ini dapat satu mobil ya kalau di luar bulan Ramadan Avanza kalau Ramadan Lexus Misalnya ini sederhana maksudnya bilangannya satu tetapi kualitasnya di tambah maka Allah subhanahu wa taala di bulan Ramadan melipat gandakan secara kuantitas maupun kualitas dan ini berlaku secara umum pada tempat-tempat yang mulia maupun waktu-waktu yang mulia berbeda dengan maksiat kalau maksiat tidak dilipatgandakan secara kuantitas karena satu maksiat tetap dihitung satu dosa satu maksiat tetap dihitung satu dosa tetapi bisa dilipatgandakan secara kualitas seperti orang bermaksiat di bulan Ramadan tentu berbeda dengan di luar Ramadan orang bermaksiat di tanah haram tidak sama bermaksiat di tanah halal misalnya ya tapi kalau untuk kebaikan dilipatgandakan secara kuantitas maupun eh kualitas tiik berapa lipat gandanya tidak tidak datang dalam hadis sahih menjelaskan hal ini secara detail datang dalam hadis riwayat albaihaqi dan juga Ibnu khuzaimah namun sanadnya lemah bahwasanya di bulan Ramadan amalan-amalan sunah bernilai seperti fardu amalan sunah seperti amalan wajib dan amalan wajib dilipatgandakan 70 kali lipat namun hadisnya secara sanad dif secara sanad dif demikian juga sepertinya bertentangan dengan makna umum dari hadis-hadis sahih contoh penerapan di bulan Ramadan bahwasanya pahala dilipatgandakan secara kuantitas dan kualitas seperti umrah di bulan Ramadan umrah di bulan Ramadan kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kepada seorang wanita jika telah datang bulan Ramadan faamiri kalau datang bulan Ramadan maka berumrahlah ya ya maka ee sesungguhnya umrah di bulan Ramadan tak'dilu Hajah pahalanya seperti Haji seperti Haji bayangkan umrah apa bandingannya dengan Haji umrah kegiatannya cuma 2 jam setengah 3 jam ya kan cuma tawaf Sai tahalul Adapun kalau Haji berhari-hari mulai tanggal 8 sampai tanggal 13 8 9 10 11 12 13 6 hari atau kalau taajul 5 hari jadi kalau kita bandingkan 3 jam dibandingkan dengan 5 hari tentu ee lipat gandanya sangat banyak ini di anara isyarat bahwasanya benar-benar bulan Ramadan amalan Sal lipatgandakan secara kuantitas maupun kualitas demikian juga ketika kita berbicara tentang lailatul qadar kata Allah subhanahu wa taala Lailatul Qadri Kirun Min Alfi syahar malam lailatulqadr lebih baik daripada 1000 Bulan 1000 Bulan kalau kita konversikan kurang lebih 83 tahun lebih Allah tidak mengatakan malam Lailatul Qadar seperti 1000 Bulan tapi Allah mengatakan Khairun lebih baik daripada 1000 Bulan ya padahal lailatul qadar itu kalau kita lihat cuma 10 jam kita malam kan paling cuma berapa Jam 10 10 jam 11 jam 10 jam kalau musim dingin mungkin 12 jam ya kira-kira di Saudi seperti itu ya artinya kalau kita bilang ee 10 jam ternyata dilipatgandakan menjadi 83 tahun berarti 1 jam itu mewakili 8,3 tahun kira-kira 1 jam sama dengan 8,3 tahun kita beramal 1 jam seperti beramal 8,3 tahun tentunya tidak seperti ini cuma saya kasih gambaran bahwasanya benar-benar di bulan Ramadan itu dilipatgandakan secara kuantitas maupun apa kualitas datang dari sebagian Salaf saya bacakan di sini di antaranya dari Abu Bakar Bin Abi Maryam an asyakihi annahum Kanu yaquulun Dia berkata guru-gurunya berkata yaitu para Salaf [Musik] yaah ramad kalau datang bulan Ramadan ini wasiat para Salaf maka kalian bermudah-mudahan dalam memberi nafkah karena nafkah di bulan Ramadan dilipatgandakanah sepertiilillah itu nafkah biasa menurut dia dinilai seperti nafkahiilillah yaentu berbeda nafkah biasa dengan nakah ya karena nafkah fisabilillah minimal 700 kali lipat dalam aturan ee amal saleh itu minimal eh Man ja bilu minimal satu kebaikan lipat gandakan 10 minimal enggak ada satu kebaikan dibalas satu gak satu kebaikan dibalas 10 pahala minimal kemudian sampai 700 kali lipat bahkan lebih daripada itu jadi untuk amal saleh secara umum minimal 10 10 kemudian berlipat-lipat sampai 1 tapi kalau untuk nafkah fisabilillah minimal 700 kali lipat Allah berfirman Matina amwumiilillahtinula habbah wallahuifuasya ya kata Allah subhanahu wa taala perumpamaan orang yang berinfak di jalan Allah seperti biji yang ditanam kemudian menumbuhkan tujuh bulir satu bulir isinya 100 jadi 700 kali lipat ini disebut oleh IBN hajar rahimahullah bahwasanya nafkah fisabilillah minimal lipat gandanya 700 kali kali lifpat Nah menurut para Salaf Siapa yang berinfak nafkah biasa seperti infaq Fi Sabilillah kemudian berkata mereka berkata watasbihatun Fi AFD dan satu tasbih di bulan Ramadan kita bilang Subhanallah lebih baik daripada 1000 tasbih di bulan yang lain mas saya kasih gambaran agar kita tidak malas-malasan karena dilipatgandakan kuantitas satu tasbih di bulan Ramadan lebih baik daripada 1000 tasbih di bulan yang lain dan juga datang dari Ibrahim annakhai seorang tabiin rahimahullah dia berkatau yaumin Min Ramadan berpuasa sehari di bulan Ramadan lebih baik daripada 1000 haribiunidu Min Alfi tasbihah dan satu tasbih yaitu Subhanallah di bulan Ramadan lebih baik daripada 1000 tasbih warakatun Fi Min alfiakah dan satu rakaat di bulan Ramadan lebih baik daripada 1000 rakaat ini semua dinukil dalam kitab laful maararif karya Ibnu Rajab demikian juga diriwayatkan oleh Ibnu AB Dunya dalam dalam Fadil Ramadan dari azzuhri azzuhri juga tabii tabi itu maksudnya setelah Sahabat annakai tabii azzuhri juga tabii yaitu setelah para sahabat Dia berkata azzuhri tasbihatun Fi Ramadan afdolu Min Alfi tasbihatin Fi girihi satu tasbih di bulan Ramadan lebih Afdal daripada 1000 tasbih di luar bulan Ramadan ini pemahaman para Salaf intinya Meskipun tidak ada dalil secara spesifik bahwasanya bulan Ramadan itu pahala dilipat ganda kan secara kuantitas maupun KUA kualitas karenanya ketika hadis e thalhah bin Ubaidillah tentang dua orang yang berhijrah ke Kota Madinah bersamaan wakana islamuhum Jamian sama-sama masuk Islam wakana ahaduhuma aksar itihad Min akhar dua-dua bersama-sama Islam dua-dua sama berhijrah yang satu lebih semangat ibadah daripada yang lainnya akhirnya yang lebih semangat ini meninggal mati syahid temannya setahun kemudian baru meninggal bukan mati syahid mati selain mati syahid ternyatah bin Ubaidillah bermimpi yang kedua yang mati belakangan yang bukan mati syahid ternyata masuk surga lebih dahulu akhirnya dia bingung dia heran kok bisa yang lebih semangat belakangan masuk surganya akhirnya jadilah bahan perbincangan di kalangan para sahabat akhirnya sampailah kepada nabi S wasam nabi berkata Kenapa kalian heran maka Nabi jelkan bukanah orang yang kedua itu masih hidup setahun setelah yang pertama meninggal wa Bukankah dia dapat bulan Ramadan dan dia berpuasa Berapa banyak rakaat yang dia kerjakan sujud selama setahun apaa ya suesungguhnya derajat antara pertama dan kedua lebih lebih jauh daripada langit dan bumi jarak surga pertama dan kedua itu kedua lebih tinggi diantara sebabnya surga dia lebih tinggi dan masuk surga Kenapa adraka ramadanaahu dia mendapat bulan Ramadan dan dia berpuasa di bulan tersebut artinya dia menjalini banyak ibadah di bulan Ramadan maka ini adalah nikmat besar ketika Allah membuat kita bertemu dengan bulan Ramadan demi Allah sudah banyak orang-orang yang tidak bisa bertemu dalam bulan Ramadan kesempatan untuk meninggikan derajat kesempatan diampuni oleh Allah telah lepas dari mereka kita Alhamdulillah masih terbuka di depan kita mudah-mudahan kita bertemu dengan Ramadan ya ya oleh karenanya Ee Kita berusaha meraih kemenangan di bulan Ramadan sebenarnya kemenangan Maksudnya apa kemenangan itu kemenangan kalau kita buka dalam al-qur'an bermakna pada dua makna yaitu selamat dari neraka masuk surga itu namanya kemenangan selamat dariuk surga selamat dari neraka dan masuk apa Sur surga seperti firman Allah subhanahu wa taala q Dun kata Allah subhanahu wa taala Siapa yang diselamatkan dari neraka Z selamat dari neraka dan dimasukkan dalam surga maka dia yang telah menang dia yang telah [Musik] menangunah kehidupan dunia kecuali kesenangan yang menipu demikian juga dalam Alquran surat alan'am semirip dengan ini Allah berkata Qul inni akubi yauminimusu yaumidin FAQ Rahimah wikal Fauzul Mubin kata Allah Subhanahu Katakanlah wahai Muhammad inni akfu Sesungguhnya aku takut in asitubi katakanl Muhammad kalau saya saya ini takut dengan azab di hari yang dahsyat kalau saya bermaksiat kepada Allah Allah suruh nabi mengiklankan mengumumkan hal ini katakanlah kepada kaum muslimin inni aku initubiaba yauminim aku takut kalau bermaksiat kepada Allah aku takut dengan azab di hari yang sangat dahsyat kemudian kata allahusu yaumidin FAQ Rahimah walika alfauzul mubin Siapa yang dipalingkan diselamatkan dari azab di hari yang dahsyat tersebut Sungguh itulah kemenangan yang nyata jadi di sini juga kemenangan Maksudnya selamat dari neraka jahanam selamat dari azab oleh karenanya ketika Allah menyebut tentang nikmat surga Allah datangkan dengan kalimat fauz seperti in sesungguhnya orang-orang berimanamal Saleh bagi mereka surga taman-taman yang dinya [Musik] sungai-sungai itulah kemenangan yang besar dalam ayat yang lain itulah kemenanganulbin itulah kemenangan yang nyata dalam ayat yang lainikaluzulim itulah kemenangan yang yang besar ya Allah sifati dengan azim Agung besar Ya jelas Jadi sebenarnya kalau kita bicara tentang kemenangan adalah bagaimana kita bisa selamat dari neraka dan masuk surga kita ingin menjadikan momen bulan Ramadan Agar kita selamat dari neraka dan masuk surga dan selamat dari neraka dengan ampunan Allah sebagaimana perkataan Ibnu qayyim menukil perkataan para ulama annajatu minanar ya bfah selamat dari neraka karena ampunan Allah wukulul Jannah birahmatillah masuk surga dengan rahmat Allah waqtisamul manazil wajat Bil amal Adapun tingkatan level surga dengan amal jadi terkait dengan keselamatan tiga selamat dari neraka dengan ampunan Allah masuk surga dengan apa apa rahmat Allah level di surga ditentukan oleh Apa amal masing-masing ada dalilnya Jadi kalau bilang apa itu kemenangan kemenangan selamat dari neraka masuk surga makanya ketika orang-orang surga dalam surah fatiramdulillah kata mereka ketika mereka menginjakkan kaki di surga mereka berucap ya segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kesedihan dari kami segala bentuk kesedihan kekhawatiran hilang ketika masuk surga kemudian Beliau berkata kenapa bisa demikian Inna rbanaofurun Syakur karena Rabb kami sungguh Gofur sangat mudah memaafkan Syakur sangat banyak membalas sehingga mereka di antara sebab hilang kesedian karena mereka tahu Allah maha pengampun sehingga dosa-dosa mereka yang pernah mereka lakukan mereka merasa aman karena diampuni sehingga mereka bisa selamat dari neraka jahanam dan Syakur Allah itu dengan amal sedikit Allah beri ganjaran yang besar sehingga mereka bisa masuk surga karena amalan mereka sedikit tidak pantas untuk masuk apa surga tapi Allah Syakur Maha membalas sedikit dengan yang banyak maka di sini nampak bahwasanya itulah alfauzul Aim itulah alfauzul Hakiki kemenangan yang Sungguhnya adalah selamat dari neraka dengan ampunan Allah dan masuk surga dengan rahmat Allah ya Nah ini yang kita mau bicarakan bagaimana kita mengoptimalkan bulan Ramadan agar kita bisa meraih kemenangan tersebut sebenarnya sudah diisyaratkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi wasallamanyak hadis kalau kita mau perhatikan kebanyakan ganjaran yang Rasulullah janjikan terkait Ramadan semuanya terkait dengan ampunan karena yang bikin masalah kita itu dosa yang bikin kita masalah ini dosa masalah di dunia masalah rumah tangga masalah ekonomi masalah batin semua dosa masalah alam barzakh apalagi di hari akhirat kelak semuanya dosa makanya ketika dalam hadis riwayat Ahmad ketika dikatakan kepada nabi Inna fulana q matat wasarahat ya Rasulullah sesungguhnya Si Fulan si fulanah telah wafat dan telah beristirahat maka nabi wasbi Sallahu alaii wasallam nabi pun marah kemudian nabi memberi pelajaran kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Inama yufirahu yang istirahat setelah mati itu yang diampuni oleh Allah Dari mana kau tahu dia diampuni Dari mana kau tahu dia kalau tidak diampuni tidak ada istirahat penderitaan kalau tidak diampuni tidak ada istirahat yang ada penderitaan Maka kalau kita perhatikan di bulan Ramadan ini kebanyakannya janjinya adalah ampunan contoh apa kata nabi sallui wasam ramananfuq siapa yang berpuasa dengan penuh keimanan dan penuh ihtisab berharap diampuni dosa-dosa yang telah lalu manq ramad imanan wabanfahuqamb Siapa yang salat malam salat tarawih dengan penuh keimanan dan ihtisab berharap pahala diampuni dosa-dosa yang telah lalu a yang mengisi lailatular dengan iman dantisab berhap pahala diampuni dos-dosa yang telah telah Lalu apa kata Aisyah ya rasulah Ya Rasulullah kalau saya tahu malamatulqadar saya Doa apa Doa apa yang yang paling saya harapkan apa rasahjarkan Katakanlah Ya Allah engkau adalah maha pengampun dan engkau mencintai ampunan maka ampunilah aku ya kalau antum tahu lailatul qadar minta apa mungkin atau sebagian kita minta dulu nasi hutang minta dunia ya tahu pasti dikabulkan malam yang paling diharapkan doa dikabulkan ternyata Rasulullah ajari untuk Minta apa Minta pengampunan ya ketika para sahabat minta tambah salat malam setelah Rasulullah salat malam setengah malam masih tinggal Rasulullah salat mungkin dari jam 8.00 sampai jam 12.00 misalnya berjam-jam ternyata sudah selesai para sahabat berkata Ya Rasulullah Lau nafaltana Baqi lailatina Hadi Ya Rasulullah Bagaimana kalau masih ada tengah malam ya Rasulullah dahahaba satrulail telah pergi setengah malam masih ada setengah malam masih jam . ya Rasulullah masih panjang waktu salat lagi ya Rasulullah luar biasa para sahabat kita kalau imam salat jam 8.00 sampai jam . imamnya selesai kita bilang akhirnya Alhamdulillahi rabbil alamin sahabat masih minta lagi tambah kata rasul wasamq maal imamtaifu qil ya Siapa yang salat sama Imam sampai selesai maka dicatat bagi dia salat semalam apa semalam suntuk dan Rasulullah mengatakan tentang salat malam tadi apa Siapa yang salat tarawih karena iman dan ketakwaan apa tadi diampuni dosa-dosa yang telah telah lalu Jadi kalau kita perhatikan ganjaran ampunan Ini luar luar biasa S makanya Rasulullah berkata rogima ANF celaka atau merugi rogima ANF itu maksudnya hidungnya tersungkur di tanah rogima ANF Man adraka Ramadan fansalakha falam yugfar lahu seorang mendapati bulan Ramadan sebulan penuh lewat dan dia tidak diampuni dan dia tidak diampuni orang seperti ini orang celaka orang merugi perhatikan rasulull Sallallahu alaii wasallam menybut tentang apa ampunan Ya Rasul sahu Alaihi Wasallam menyebut tentang ampunan maka ini bulan Ramadan adalah bulan yang seorang berharap dia diampuni oleh Allah di bulan tersebut berusaha melakukan amalan Saleh makanya diriwayatkan dari Abdullah bin Amr Bin Ash radhiallahu taala anhuma ketika dia berbuka dalam Sunan Ibnu Majah dengan sanad yang Hasan di Syekh Albani rahimahullah Abdullah bin Amr Bin as kalau berbuka puasa dia berdoa apa Allahumma inni asaluka birahmatiti wasatagf Ya Allah aku mohon dengan berwasilah bertawasul dengan rahmatmu yang meliputi segala sesuatu agar engkau mengampuniku itu yang dia minta Agar engkau mengampuniku jadi bahkan kalau kita perhatikan secara umum bukan cuma saja yang dijanjikan ampunan pahala ya salat juga dijanjikan ampunan Apa pahala Haji apa ampunan pahalaam Siapa yang berhaji hajinya mabrur tidak melakukan dosadosa tidak melakukan rafat yaitu jimak dan mukadimahnya ikhlas maka akan bersih dari dosa-dosanya seperti baru dilahirkan oleh dari perut ibunya dosa umrah satu umrah berikutnya menghapuskan dosa-dosa di antara keduanya kata nabi wasamadan Jum salat l waktu menghapuskan dosa-dosa di antara keduanya Jumat sat Jumat berikutnya menghapuskana Ramadan S Ramadan berikutnya menghapuskan dosa-dosa di antara keduanya kalau dijauhi dosa-dosa besar jadi kalau kita mau lihat tentang banyak ganjaran adalah ampunan makanya Berk Sungguh beruntung orang dapat dalam catatan amal istigfar yang banyak karena kalau antum sudah diampuni selesai dan otomatis kalau sudah diampuni akan datang Rahmat Rahmat Allah Subhanahu Wa taalaah ini satu sisi ya bahwasanya Ramadan adalah kesempatan diampuni oleh Allah sisi lain Ramadan adalah kesempatan untuk naik derajat dapat surga yang terbaik isyarat tadi seperti hadis yang kisah Dua orang tadi Rasulullah berkata alaisaq Mak ba'dahuana Bukankah orang yang kedua sempat hidup setahun berikutnya wa adraka Ramadana fasomahu kemudian dapat bulan Ramadan kemudian berpuasa sehingga derajatnya lebih tinggi daripada orang pertama bahkan lebih tinggi daripada langit dan dan bumi ini menunjukkan puasa ya Ee meninggikan derajat seseorang mengoptimalkan bulan Ramadan meninggikan derajat ee seseorang Ya Rasulullah bersabda sungguh aroma yang tidak enak dari mulut seorang berpuasa lebih indah di sisi Allah daripada minyak kasturi ada yang mengatakan Sebagian ulama bahw ini akan terjadi pada hari kiamat kelak ketika manusia dibangkitkan ternyata ada sebagian orang-orang yang mulutnya harum semerbak dicium oleh banyak orang mulut Siapakah itu mulut orang-orang yang berpuasa Allah masyhurkan Allah sohorkan untuk menunjukkan kedudukannya yang mulia dengan ee puasa ee tersebut ya kemudian juga ya Ee Rasulullah bersabda ketika datang bulan Ramadan futihat abwabul Jannah dibukakan pintu-pintu surga kata para ulama ini dalil bahwasanya kesempatan masuk surga sangat besar di bulan Ramadan lebih terbuka potensinya kansnya lebih besar dari daripada Kalau di luar bulan Ramadan Kenapa di bulan Ramadan dibuka pintu-pintu Surga itu Silakan masuk mudah bagi kalian untuk apa masuk Apa fungsi dibuka untuk segera memberi kabar gembira mudah untuk masuk surga dan itu di bulan apa Ramadan dan juga sudah kita Jelaskan di awal pengajian Kenapa derajat semakin tinggi karena di situ amal dilipatgandakan baik secara kuantitas maupun apa kualitas makanya seb ulama mengatakan Kenapa Allah memberikan lailatul qadar kepada kaum muslimin karena karena kaum muslimin umurnya pendek-pendek tidak seperti umat-umat terdahulu mereka umurnya sampai 1000 sampai 900 sampai ratusan mereka bisa banyak ibadah kita baru ibadah sedikit tewas umur sependek Maka kalau dapat Ramadan saja 10 tahun Antum dapat lailatul qadar terus berarti umur Antum berapa sebenarnya 83 * 10 830 tahun dapat bonus maka ini kesempatan untuk mencapai derajat oleh karenanya ini harus kita pikirkan Ini kesempatan bagi kita untuk bisa meraih alfau kemenangan di bulan Ramadan diampuni dosa-dosa dan ditinggikan derajat oleh Allah subhanahu wa taala dengan optimal beribadah di bulan Ramadan nah ini mau kita bahas sekarang bagaimana caranya sama-sama saya juga menesiati diri saya ada beberapa tips mungkin yang saya tidak saya tidak akan bahas tentang fikih saya cuma tips-tips Yang hendaknya kita perhatikan yang pertama Ikhwan bertobat kepada Allah mumpung belum datang Ramadan bertobat banyak bertauatanyak Istigfar kalau orang bertobat Insyaallah diberi Taufik oleh Allah subhanahu wa taala ya diberi Taufik oleh Allah subhanahu wa taala banyak orang melakukan maksiat mereka menyangka bahwasanya dampak maksiat ya apa namanya mereka tidak merasakan dampak maksiat karena mereka tidak melihat harta mereka berkurang mereka tidak sakit sebagian orang melakukan maksiat mungkin hartanya bermasalah melakukan maksiat mungkin ee sakit tubuhnya tapi ternyata dampak maksiat yang paling pertama dan utama bukan masalah duniawi tapi masalah agama hatinya menjadi hitam hatinya menjadi hitam dan kalau orang sudah hatinya hitam dia tidak semangat beribadah dia menganggap bulan Ramadan seperti hari-hari biasa dia hanya rutinitas orang-orang bikin dia bikin dia tidak ada semangat padahal Dalam Hadis disebutkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Man Ramadana imanan wtisaban Siapa yang puasa dengan iman iman yakin bahwanya ini perintah Allah perintah nabinya wahtisaban wahtisaban itu berharap semangat Sebagian ulama dalam Fathul Bari dinukilkan maksudnya ihtisaban yaitu tidak menganggap Ramadan itu berat ada semangat ada semangat karena ingin dapat Apa pahala iktisab harusnya ingin dapat Apa pahala nah perasaan ini syarat agar dosa-dosa kita diampuni yaitu beriman dan ihtisab ada semangat berharap dapat pahala tapi kalau orang hatinya hitam dia menganggap Ramadan beban salat tarawih beban berat bagi dia tidak semangat di antara sebabnya karena maksiat yang kita lakukan maka sebagian kita kalau yang sekarang ini masih belum selesai film Koreanya masih seri ke-27 masih kurang 3 seri lagi khatam berhenti film Korea biasanya berapa seri wallahuam jangan pura-pura tidak gak tahu sudah sekarang berhenti berhenti maksiat kita lihat cewekcewek cewek cewek-cewek hitam hitam hitam hitam hitam dampaknya banyak di antaranya kita malas ber beribadah tidak tidak diberi Taufik oleh Allah subhanahu wa taala ya dosa-dosa Berhentilah bertobat kepada Allah subhanahu wa taala ya yang masih ya Banyak dosalah masing-masing kita punya dosa pribadi-pribadi privasi-privasi terkait dengan diri kita terkait dengan anak istri kita yang masih menzalimi keluarganya menzalimi Kakak adiknya yang masih memutuskan silaturahmi Yang intinya yang masih maksiat dia sekarang periksa dirinya segera bertobat agar diberi Taufik oleh Allah subhanahu wa taala sehingga ketika datang bulan Ramadan dia semangat dia tahu ini hari bukan hari sembarangan hari yang sekarang banyak teman-temannya tidak mendapati kesempatan Luar biasa ini sebagian kawan-kawan sudah meninggal kadang seumur kita kadang lebih muda daripada kita ini kesempatan setiap hari adalah kesempatan emas untuk diampuni dosa dan diangkat derajat ya makanya ketika Rasulullah menyebutkan tentang R celaka orang mendapati Ramadan 30 tidak diampuni Rasulullah gandingkan Dengan hadis yang lain kas sungguh merugi seorang yang mendapati kedua orang tuanya di masa jompo salah satunya atau dua-duanya jompo kemudian tidak bisa masuk surga ini merugi kalau ada orang tua kita jompo sudah tua ini Pintu Surga kebuka lebar terus seap hari kita bisa masuk berbakti sama orang tua tidak jompo saja pahalanya besar lebih Afdal daripada jihad fisabilillah kalau bukan fardu Ain Antum kira jihad mudah jihad itu susah jalan jauh apalagi di zaman para sahabat jalan jauh di bawah terik matahari pegang senjata mempertaruhkan raga ketemu musuh tidak gampang ya belum tentu berani lihat musuh teriak bisa jadi kita langsung tidak gampang ternyata lebih Afdal berbakti pada orang tua orang tua saja tidak jompo pahalanya luar biasa gimana lagi kalau orang tua sudah jompo ini orang tua sudah jompo kau tidak bisa masuk surga kau itu sangat celaka merugi bahlul g apa geblek kalau bahasa kita sudah ada kesempatan D masuk surga nah gampangannya sama Rasulullah gandengkan demikian pula Man adraka Ramadan siapa dapat bulan Ramadan fansalako 30 hari lewat 29 hari lewat 1 bulan lewat dia tidak diampuni falam yugfarlahu tidak diampuni orang celaka berarti kesempatan emas tidak dia dapatkan Kenapa dia tidak diberi Taufik oleh Allah bahkan waliadubillah di antara sebagian orang bulan Ramadan bermaksiat bermaksiat ya Kesempatan ngabisin film India mumpung nunggu buka sambil nonton film apa Korea kesempatan bermaksiat walubillah oleh karenanya kita semua banyak-banyak istigfar sebelum datang bulan apa Ramadan agar diberi Taufik oleh Allah subhanahu wa taala sehingga bisa beribadah dengan sebaik-baiknya ini yang pertama Bismillahirrahmanirrahim alhamdulillahatu wasalamu ala rasulillah waa alihi eh poin kedua Yang hendaknya diperhatikan adalah menjauhi maksiat semaksimal mungkin ya karena maksiat adalah pengurang pahala atau pembatal pahala Rasulullah telah bersabda rubbaimin laaisa lum minamal Ju Wal atas betapa banyak orang berpuasa dia tidak meraih dari puasanya kecuali lapar dan dahaga saja ya yaitu karena bermaksiat rasul sahu Ali wasallam juga bersabda [Musik] Siapa yang ketika berpuasa tidak meninggalkanusta menuak penipuan ya maka Allah tidak butuh dengan lapar dan dahaganya tersebut [Musik] puasanyat Karen dahulu Berk membatalkan pahalaend berpendapat siapa bermaksiat puasanya batal bukan cuma pahalanya puasanya juga batal namun yang benar wallahuam bawab yang batal cuma pahalanya oleh karenanya Jabir bin Abdillah berkata sumta falyasum samuka wa basharuka wisanuka Minal kadib wal Matam jika engkau sedang berpuasa maka pendengaranmu juga puasa matamu juga puasa lisanmu juga puasa dari dusta dan dosa maka ini yang harus kita perhatikan bahkan ini yang lebih utama untuk kita perhatikan karena ternyata tujuan puasa adalah laallakum tattaquun Allah berfirman ya ayyuhalladina amanu kutiba alaikumusyamu Kama kutibadina Min qoblikum laallakum tattaquun Wahai orang yang beriman diwajibkan sekalian berpuasa sebagaimana diwajib umat-umat sebelum kalian Agar kalian bertakwa jadi puasa itu sarana goyahnya takwa kalau ternyata sarananya tidak mengataran kepada goyah sarana ini tidak ada faedahnya tidak ada faedahnya ya maka nasihat saya untuk saya pribadi dan juga Ikhwan sekalian kalau puasa tundukkan pandangan dan tundukkan pandangan ya jangan lihat medsos ada medsos ada pembawa acara berita politik perempuan bawa acara auratnya terbuka enggak terbuka Kalaupun dia pakai jilbab dia pasti pakai spidol di mukanya itu menor Maksudnya ya dan dan semakin kita melihat aurat wanita ya Kalau terbuka rambutnya ya saya katakan wanita pun kalau dia terarolah wajah bukan aurat ada khilaf di kalangan para ulama dia pun tidak boleh berhias dia hanya berhias untuk siapa suaminya ya ya dia hanya mempercantik diri untuk suaminya pun kalau pembawa acara tersebut teril tapi menor kita gak boleh melihat karena dia sedang mempercantik dirinya ya apalagi yang berpendapat misalnya wajah aurat sebagaimana pendapat sebagian fuqaha ahli fikih mengatakan demikian tapi intinya kebanyakan pembawa acara terbuka auratnya apalagi Antum youtube-nya bukan YouTube premium pasti ada maksiat ada akhwat lewat ya ada makhluk halus lewat makhluk bening halus lewat repot oleh karenanya tidak ada cara agar kita selamat kecuali kita mengurangi interaksi dengan medsos interaksi Kalau darurat ada perlu karena urusan bisnis kalau tidak kita hanya buang-buang pahala puasa kita hanya buang-buang pahala puasa puasa kita enggak kita enggak tahu satu pandangan yang haram ini menghilangkan Berapa banyak pahala puasa puasa kita ya maka seorang berusaha mudukkan pandangan kalau di jalan di Bandung lihat cewek Astagfirullah gitu Jangan bilang alhamdulillah ya ini godaan ini godaan Astagfirullah ujian ini apa ujian Astagfirullah jangan dilanjutkan jangan dilanjutkan kata Ali Bin Abi Thalib nabi kepada Ali lakal Ula waaisat lakaniah bagimu Pandangan Pertama dan Pandangan Kedua tidak boleh maksudnya Pandangan Pertama kau tundukkan bukan melotot terus mumpung pertama gak segera tun tundukan ya maka menghindar tempat-tempat fitnah yang di situ kita bisa terlihat melihat aurat wanita terbuka ya kita bertakwa kepada kita pengin Ramadan kita spesial kita pengin Ramadan kita minimal maksiat maksiat kita engak bisa tapi minim minim kalau kita terjebak Insyaallah Allah memaafkan karena kita tidak bisa menghindar ke pasar Ada belanja Ada urusan ya terkadang terlihat terlihat kita istigfar Ya tapi kalau kita menyengaja untuk melihat maksiat itu Masalahnya melihat maksiat mendengar Maks at kita lihat pertengkaran orang di medsos kita hindarilah ini bulan Ramadan jangan sampai Amalan kita menjadi hilang ini perlu kita ee seriusin harus kita seriusin jangan jangan maksiat maksiat mata maksiat telinga maksiat lisan jauhi semaksimal mungkin kemudian bukan cuma meninggalkan maksiat di antara adab dalam berpuasa ini tips yang ketiga agar kita bisa optimal yaitu meninggalkan perkara yang sia-sia dan beradab dengan adab yang baik Rasulullah Sallahu alhi wasallam bersabda faana yaumuami ahadikum falarf W wajal Kalau hari sedang berpuasa maka jangan kalian melakukan rafas rafas ini ditafsirkan maksudnya jangan berkata-kata kotor kata-kata yang tidak layak W Jangan teriak-teriak karena teriak perbuatan yang sia-sia yang tidak adab bagi seorang sedang berpuasa W yajhal dan jangan berbuat kejahilan yangan berbuat maksiat waaka ahadun jika salah seorang wahu ahadun kalau ada orang mencela dia atau satamqahu memakinya atau ngajak berantem falyaqul inunim maka katakanlah kepadanya Saya sedang berpuasa ini ditafsirkan dengan dua tafsir ada yang mengatakan Ingatkan dirinya sendiri Kamu sedang puasa jangan diladen atau dia ucapkan yang ini yang zahirnya dia ucapkan kepada orang tersebut Mohon maaf saya sedang berpuasa yaitu jangan ganggu saya Tolong hormati Kondisi saya Saya sedang apa berpuasa karena ketika kita berpuasa itu Argo pahala Jalan sejak terbit fajar sampai terbenam matahari orang dalam kondisi yang indah sedang beribadah orang berpuasa itu pahala jalan terus maka kondisi yang indah ini jangan dia kurangi dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak ada manfaatnya makanya Jabir bin Abdillah berkata dalam riwayatriwayat Ibnu Abi sybah Dia berkata tadi ya kalau kau sedang berpuasa jaga matamu jaga pendengaranmu jaga lisanmu jangan bohong janganbat berkata dosa dan jangan menyakiti pembantu jangan ganggu pembantuadab kita kan kadang kita karena posisi di atas kita ngomong sama membantu dengan perkataan yang tidak mengenakkan kaau ini inilah anu kita mudah kita marah mudah kita bentak mengganggu dia bulan Ramadan jangan ya jangan ya walyakun Alaika waqar wa Sakinah tapi hendaknya kau dalam kondisi wakar yaitu tenang ee berwibawa ketika sedang berpuasa karena ini arg pahala sedang berjalan kau sedang dalam kondisi mulia di sisi Allah karena sedang berpuasanya tenang ee Tunjukkan bahwasanya puasa itu ada adabnya kemudian wajal yaumika waitrika sawaan dan jangan kau jadikan hari lagi puasa dengan tidak puasa sama saja enggak boleh harus beda harus beda maka di antara agar kita bisa menjaga kondisi yang indah puasa maka Jangan melakukan hal yang sia-sia beradab ketika sedang berpuasa maka jangan sedang berpuasa kemudian ikut bertengkar dalam debatan di medsos ikut nonton pertengkaran juga ngapain ini mencuri pahala puasa kita udah enggak usah itu ngapain buang-buang umur buang-buang waktu hanya menjadikan spekulasi dengan amalan puasa kita menyangka kita dapat kemenangan ternyata tidak mendapat kemenangan gara-gara kita melakukan hal yang tidak pantas bagi orang yang sedang berpuasa makanya segala perkara yang tidak ada faedahnya kita tinggalkan di antara Ji orang berimanwidun itu orang-orang yang berpaling dari perbuatan sia-sia wa marruwi Maru kirama kalau mereka melewati perbuatan sia-sia mereka tinggalkan mereka tidak nongkrong di di situ maka saya bilang penghalang besar bagi kita di zaman sekarang di bulan Ramadan adalah medsos HP ini yang paling berat yang paling berat Kalau antum bisa selamat dari medsos dari HP Antum akan banyak mendapatkan faedah waktu antum akan bermanfaat ya akan bermanfaat makanya tips berikutnya yang ke berapa yang keempat tips berikutnya pelit waktu pelit waktu sok sibuk ya kita tunjukkan sok sibuk Ada orang Aduh ini bulan Ramadan Ya saya mau diampuni oleh Allah enggak apa-apa orang ajaak ngobrol Aduh ini bulan Ramadan Ya kalau lagi sibuk di grup mohon maaf karena bulan Ramadan akan datang Saya minta izin live Semoga kita diberi Taufik asalamualaikum warahmatullahi wab sudah keluar dari grup-grup ya saatnya kita melarikan diri dari grup-grup yang tidak bermanfaat kalau sudahara kabur jangan balik lagi Asalamualaikum keluar dengan baik-baik kalau kita tidak pelit waktu terus kita mau baca Quran Kapan kita mau zikir Kapan waktu kita habis untuk yang tidak bermanfaat ngobrol ngalulngidul sama teman-teman kumpul teman-teman komentari WhatsApp yang tidak ada faedahnya kalau kerja enggak apa-apa kerja cari nafkah Ya wajib Ramadan juga harus kerja tapi yang jadi masalah yang tidak manfaat waktu ini terbuang-buang terbuang-buang kalau kita waktu sudah terbuang kita enggak bakalan bisa beramal saleh karena modal untuk bisa beramal saleh harus punya waktu luang Kalau enggak punya waktu luang gimana mau beramal saleh gimana mau khatamin Quran gimana Ma baca tafsir gimana banyak berzikir kepada Allah enggak mungkin maka kita harus sok sibuk lagi baca Quran ada orang ada orang yang ngajak ngobrol ah jangan baca Quran Sambil wa nyala Ah ini susah ini Innallaha wa malaikatahu yusalluna Alan Nabi ya ayyuha Repot enggak bakalan konsen repot Udah itu sibuk jangan buang-buang umur kita ini sudah usia Ya sudah usia ya Antum sekarang sia yang umur 30 tahun ke bawah angkat tangan 30 tahun ke bawah yang 30 tahun ke atas Oh lebih banyak Lebih banyak yang cepat mati daripada sudahudah 30 tahun ke atas sudahlah ya sudah 30 tahun ke bawah main-main sudah selesai gen Z sudah selesai Sekarang gen gen Z habis gen Z sudah selesai habis huruf terakhir Huruf apa Z ya Oh Alfa masih ada lagi Masyaallah itu bikin baru lagi Alfa sudahudahlah kita kapan lagi ya saatnya bulan Ramadan kita sok sibuk sok sibuk untuk berkhalwat dengan Allah subhanahu wa taala jika tidak kita Ramadan Hanya seperti yang kemarin atau lewat begitu saja gak ada produktivitas yang bisa kita andalkan gak ada baca Quran juga seadanya terjemahnya pun tidak dibaca tafsir juga tidak dipahami apa yang mau kita andalkan kalau Kita enggak punya waktu sibuk buang waktu makanya yang tidak bermanfaat tinggalkan di bulan Ramadan ingat tadi kata Salaf satu tasbih lebih Afdal daripada 1000 tasbih di waktu yang lain nah semua kemudian kita engakapain buang-buang buang-buang waktu Oh karenanya sok sibuk segala kegiatan tidak bermanfaat tinggalkan tinggalkan alasan apa Ramadan saya memperbaiki diri bismillah ya ngajar istri juga bahwasanya kita harus optimal wak waktu maka para ulama memberi saran kalau memang punya duit punya duit sebelum Ramadan segala kebutuhan dibeli kalau memang mampu yang mau dibeli baju lebaran beli sebelum Ramadan suruh pilih beli sekarang mana beliaju lebaran yang perlu perlu kerjaan sebelum Ramadan di kerjaan kalau bisa selesaikan selesaikan kalau kita di Madinah dulu ya sudah mau apa beli barang-barang masukin freezer sudah yang bisa buat tahan lama tahan lama sehingga tidak banyak e apa Keluar sana keluar sini Keluar sana keluar sini waktu terbuang waktu ter terbuang ibu-ibu juga jangan kemudian bulan Ramadan habis untuk coba makanan hari ini makanan ini besok makan ini sehingga waktu dia untuk masak bisa 3 jam sendiri ya Ya masak bagus tapi jangan sampai malah malah Apa coba-coba makanan ketika di bulan Ramadan itu kita bulan Ramadan bukan bulan makan-makan ini bulan puasa bulan puasa makan makan itu seperlunya agar kita bisa optimal puasa bukan malah habiskan waktu Zuhur sudah sibuk Pesan ini pesan anu makan kemudian asar mulai sibuk 6 jam sendiri habis buat buka puasa ngapain ngapain Sudah beli aja gojek selesai hemat waktu beli tetangga yang sudah masak gorengan tinggal beli C selesai sudah Habi besok gorengan apa Udah tinggal beli kalau punya uang Ya kalau enggak punya uang Ya udah ke masjid Nunggu apa takaji Iya ma saya waktu itu kalau kita enggak manage kalau kita enggak hargai akan terbuang itu Masalahnya situ kalau sudah terbuang kita enggak bisa ngapa-ngapain ya baca Quran enggak selesai-selesai baca Quran sikit ngobrol sit ngobrol telepon telepon sana telepon sini baca Quran tuh HP mati ini sudah baca Quran fokus fokus nah ini di antara tips yang penting agar kita bisa optimal kemudian di antara tips juga yang berapa yang kelima banyak berdoa karena bulan dikabulkan doa bulan Ramadan dalilnya banyak di antaranya tadi dalam suatu riwayat futihat abwabus sama dibuka pintu-pintu langit ketika bulan Ramadan di antara tafsiran para ulama dibuka pintu-pintu langit yaitu mudah dikabulkan doa selain mudah diterima amal mudah dikabulkan doa kemudian dalam surat Albaqarah ayat 186 Allah sebutkan waj jika hamba hambaku bertanya kepada engkau tentang aku Aku ini dekat aku mengabulkan doa orang yang memohon berdoa kepadaku ayat ini kata Ibnu Katsir Allah selipkan di antara ayat-ayat puasa ayat 183 ya ayyuhalladzina amanu kutiba alaikumusam Wahai orang beriman diutkan puasa kemudian ayat 8 184 ayam ma'dudatananaanana minkum dan seterusnya kemudian ayat ke- 185 syahr Ramadan tentang Ramadan ayat 186 tentang doa ayat 187 tentang Ramadan lagi jadi 183 tentang Ramadan 184 tentang Ramadan 185 tentang Ramadan 186 tentang doa 187 tentang Ramadan lagi kata Ibnu Katsir tidaklah Allah menyelipkan ayat tentang doa kecuali untuk menunjukan bahwasanya bulan Ramadan atau orang berpuasa itu doanya mudah diabulkan dan tidak ada inya kita banyak doa doa itu pasti dikabulkan dalam sebagian riwayat dikabulkan dengan tiga bentuk dalam sebagian riwayat dikabulkan dengan empat bentuk tiga bentuk itu apa tidaklah seorang muslim kata nabi berdoa bidainiun W qah tidak seorang Muslim berdoa dengan doaun selama doanya tidak berisi dosa ataupun putus mutus silaturahmi maksudnya doa berdosa Ya Allah mudahkan saya ee apa namanya mudahkan saya bisa berzina misalnya waladubillah mudahkan saya bisa korupsi misalnya ya wudubillah Ini namanya doa untuk bisa berdosa ya atau untuk mutuskan silaturahmi Ya Allah mudahkan jauhkanlah aku dari Ayahku jauhkanlah Ibuku dariku jauhkanlah pisahkanlah aku dari kakakku ini semua doa mutus silaturahmi selama doa bukan dosa dan bukan sataturahmi maka dikabulkan tapi dikabulkan dengan cara Allah satu dari tiga pertama yajjalahu dikabulkan di dunia bisa bisa langsung bisa tertunda tapi dikabulkan di dunia kita semua harapkan dikabulkan dunia segera tapi terkadang Allah kabulkan dengan penundaan Ternyata ada yang lebih baik yaitu dikabulkan di akhirat coba menurut logika kita logika kita Mana lebih baik dikabulkan atau di akhirat di akhirat akhirat dat pahala ganjaran Abadi surga tapi kita penginnya di mana di dunia tapi belum tentu Allah kasih atauusu elu atau dipalingkan keburukan semisal apa yang dia minta ini Jadi pertama dikabulkan kemungkinan kedua dikabulkan dikabulkan di dunia kemungkinan kedua kabulkan di mana di akhirat kemungkinan ketiga dipalingkan kemudaratan darinya ini juga di dunia kemungkinan yang keempat dalam riwayat seb Rajab alhambali diampuni dosanya dalam hadis kata Rasul wasallam Allah berfirman ya wahai anak Adam selama kau berdoa kepadaku selama kau berharap kepadaku aku ampuni dosa-dosamu dan aku tidak peduli kata di situ kata Allah Ma dautani selama kau berdoa kepadaku maka ada kemungkinan keempat dalam sebagian riwayat yukfarlahu maq m diampuni dosanya yang telah lalu ya oleh karenanya gak ada ruginya kita berdoa di bulan Ramadan di anara dalil bahwasanya doa dikabulkan dalam hadis k rasului Wasallam doa yang tidak ditolak duimta ytir doa orang yang berpuasa sampai dia berbuka jadi selama dia berpuasa dia doanya dikabulkan dan mudah dikabulkan Maka jangan lupa di selah-selah kita puasa kita berdoa antara azan dan iqamat jangan lupa berdoa ketika salat kita lagi salat sunah fokus ketika sujud berdoa ketika Tasyahud akhir berdoa ya ya ini di antara yang dianjurkan dan yang paling utama adalah doa menjelang berbuka doa menjelang berbuka doa menjelang berbuka dalam riwayat eh duausim hina yuftir ketika dia sedang ber berbuka dan kata Syekh utsimin rahimahullah Ketika sang berbuka terkumpullah segala ee harapan kepada Allah dia lagi lapar-laparnya lagi dahaga-dahaganya di penghujung ibadah kemudian dia berdoa kepada Allah maka ini sangat mudah dikabulkan dalam sebagian riwayat Inda fitrii ketika sedang berbuka ya itu menjelang sedang berbuka Setelah berbuka sedikit sebagaim dalam riwayat doa berbuka Insyaallah itu Setelah berbuka kita baca ini J intinya intinya doa kapan saja perbanyak doa berdoa doa diri kita untuk akhirat kita doa orang tua untuk orang tua kita sudah lama kita enggak doain mereka doa buat anak-anak kita buat istri-istri kita buat kawan-kawan kita ada yang salah kah doa buat teman-teman kita saya lafal jamak semua tib doain doain semua doain kapan lagi bulan Ramadan dan tidak ada ruginya doa itu sendiri Tarolah tidak dikabulkan dia afdolul ibadat ibadat yang paling mulia Tarolah tidak dikabulkan Dia sendiri sudah merupakan ibadah karena tertampaklah kehinaan seorang hamba di hadapan Allah ketika dia sedang berdoa dan Allah suka kondisi seperti itu ketika seorang dalam kondisi hina dinina menghinakan dirinya mengakui keagungan Allah dia angkat tangan apalagi dia menangis berdoa itu Allah paling suka kondisi seperti itu karena itu bukti Dia seorang hamba maka kelanjutan dari itu yang ke berapa sekarang selain sering banyak ber yang keenam banyak berzikir banyak berzikir Ibnu taimiyyah rahimahullah ketika ditanya tentang amalan terbaik dia bilang amalan terbaik bermacam-macam variatif sesuai dengan kondisi manusia yang ber variasi tetapi secara umum kata dia di antara amal terbaik secara umum adalah banyak berzikir banyak berzikir dan dia bilang minimal zikir adalah zikir-zikir yang keseharian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jika engkau melakukan zikir keseharian nabi Engkau disebut termasuk orang-orang yang banyak berzikir contoh Zikir pagi petang Jangan tinggalin contoh zikir bangun tidur zikir mau tidur zikir masuk toilet zikir keluar dari toilet zikir masuk masjid keluar masjid zikir keluar rumah masuk rumah zikir zikir naik kendaraan zikir mau apunendatangi istri kalau di malam hari dengan zikir zikir harian yang yang Rasulullah ajarkan maka kita Insyaallah termasuk dari orang yang banyak mengingat Allah yang Allah sebutkan dalam surat alahzab Innal muslimina wal muslimati wal mukminina wal mukminati walqitin [Musik] walq ah dan laki-laki yang banyak mengingat Allah dan wanita yang banyak mengingat Allah Allah siapkan bagi mereka AJ ampunan dan ganjaran yang besar jadi jangan lupa zikir-zikir yang sudah kita hafal yang belum kita hafal kita hafalkan kita terapkan dalam keseharian kita doa masuk pasar doa naik kendaraan doa masuk suatu kota kegiatan jangan lupa banyak banyak doa ya Insyaallah kalau kita sering berzikir kita sering ingat Allah subhanahu wa taala di antara ibadah Agung adalah berzikir ketika sedang ber berpuasa dan di antara zikir yang Afdal adalah Baca Al al-qur'an banyak baca al-qur'an dengan tadabbur dengan saya baru Kem kemarin isi pengajian tentang tadabur di bulan Ramadan kalau ada waktu tolong didengar karena pembahasannya panjang tadabur di bulan Ramadan ya Ee kemudian yang terakhir ee ke berapa ini ketujuh ee waktu-waktu Prime Time jangan disia-siakan di antara waktu Prime Time untuk orang berpuasa adalah ketika sahur sepertiga malam terakhir secara umum dan ketika berbuka ketika berbuka Dalam Hadis riwayat Al Imam albukhari Anas bin Malik bercerita Zaid Bin Tsabit radhiallahu Anhu berkata tasaharna Maa rasulillah kami pun bersahur kami bersahur bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini dalil tentang bolehnya sahur berjamaaah ya sahur apa namanya ee sahur bersama ya ya Jadi bukan bukber aja Ada sarber apa sar sarber sahur bersama ya ee e Tahar kemudianat kemudian rasulull wasallam bangkit salat kemudian ditanya kamaain sahur wasat Berapa jarak antara sahur dan salat maka Zaid bin saidid berkata qadra qadru ayah yaitu seukuran membaca 50 ayat di sini Ibnu Hajar rahimahullah ketika membahas had mengatakan orang Arab dahulu karena dulu belum ada jam seperti kita sehingga mereka mengukur waktu dengan kegiatan perbuatan mereka seperti mereka mengatakan qodra halsad seperti seukuran memerah susu kambing misalnya jadi mereka tahu murah suku Kambing kira-kira Berapa lama m mereka mengang Qadr nahri aljazur seukuran menyembelih unta mereka tyembeli unta mungkin sekian kebiasaan mereka kebiasaan keseharian orang-orang Arab kalau orang-orang tukang maksiat seukuran meminum Secawan khamar kalau mereka tukang maksiat tapi kalau mereka dulu cerita nah orang Arab biasanya mengungkapkan ukuran waktu dengan perbuatan mereka Nah di sini Zaid Bin Tsabit Zaid Bin Tsabit radhiallahu Anhu memalingkan dari kebiasaan orang Arab kepada amal saleh kata dia qadru khamsina Ayah jarak antara sahur dengan salat atau antara sahur dengan azan dalam riwayat antara sahur sampai salat sekitar membaca 50 ayat supaya untuk mengingatkan itu waktu sahur waktu mulia untuk baca Alquran ini antara faedah Kenapa Zaid mengatakan ukuran membaca 50 ayat karena waktu sahur waktu sepertiga malam terakhir saat kita mengingat Allah di antaranya kita baca al-qur'an maksud saya ini Prime Time kalau kita bisa sahur di akhir kan lebih bagus Rasulullah bersabda la yazalunas bhair majjalul Fit waakharus sahur senantiasa orang-orang dalam kebaikan jika menyegarakan berbuka dan menunda sahur yaitu sahur menjelang azan sahur menjelang apa azan karena disebutkan 50 ayat tadi dalam riwayat dipahami antara selesai sahur dengan azan dalam sebagian riwayat antara sahur sampai salat berarti selesai nabi s itu menjelang azan sangat menjelang azan Nah kita kalau bangun sekarang subuh jam 4 berapa 440 lah gampangannya 440 mungkin kita bangun jam 3. Kita Sahur berapa menit kalau menunya banyak setengah jam tapi kalau nasi goreng 5 menit selesai goreng nasi goreng ceplok telur selesai Ti kalau ini ada dertnya ada anunya itu setengah jam kalau cuma batagor 10 menit sudah selesai ya Nah jangan kita di waktu sahur tersebut kita ngalur ngidur ngobrol sana sini ngabisin waktu ini padahal waktuuzul Al Ilahi waktu Allah turun ke langit dunia dan Allah berkata Adakah orang berdoa akan aku kabulkan doanya Adakah yang memohon aku kabulkan permohonannya Adakah yang minta ampun akan aku ampuni maka ini Prime Time ya tadi isyarat dari zid Bin Tsabit Jangan sampai kita lalaikan kalau sahur masih ada waktu zikir kek berdoa kek baca Quran kek ya jangan kemudian ngobrol 1 jam di waktu sahur sayang yang punya bacaan Quran belum selesai lanjutkan ini Prime Time keselingi baca Quran ada ingin tiba-tiba terbit dalam hati angkat tangan berdoa tiba-tiba terb dalam hati in suatu angkat tangan berdoa Puji Allah berselawat berdoa kepada Allah selesai ini jangan disia-siakan kemudian Prime Time kedua yang sering dilalaikan adalah menjelang berbuka tadi sudah sebutjelang berbuka itu waktu paling utama berdoa Nah kita menuju ke situ kalau kita baca Quran dulu satu juz dua juz sebelum berbuka itu doanya nikmat benar karena kita ada mukadimah ke situ jangan ngab nonton layangan Ini zaman dulu ya ngabd sekarang enggak ada lagi nonton layangan sekarang ngabud nonton Korea ya ya makud ngabub burid sendiri artinya apa ngabuburid itu bahasa apa itu artinya apa ngabub burid Oh menunggu Memang artinya menunggu waktu apa azan nah ngabub burd yang benar baca Quran ngabub burrid baca Quran nunggu waktu azan ngisi waktu luang Prime Time kita baca Alquran yang bermanfaat baca al-qur'an kek baca buku kek dengar kajian kek sehingga kita jiwa kita tersiapkan untuk konsentrasi berdoa menjelang berbuka jangan kemudian lihat lomba motor lomba layangan di mall nunggu berbuka lihat cewek Allah habis kena roming creng kena roming creng astagfirullah astagfirullah astagfirullah habis habis bisa jadi minus bisa jadi apa minus ya sayang ya Mas saya sering candain dulu teman-teman punya sebagian kawan-kawan punya atau orang lain punya program umroh habis umrah jalan-jalan ke Mesir nonton tarian perut Subhanallah ente baru pulang umrah pahala full kena roaming roaming internasional habis harusnya nonton tali perut baru bertobat dosa semuanya ini habis umrah pergi ke Mesir nonton tari tari tarian perut perut Mesir bahkan sebagian gaid bilang ini tradisi I jangan bilang tradisi ini menjadikan orang halal nonton ini haram tidak semua tradisi kemudian apa halal gimana nonton tari perut Jadi jangan ngabuburit yang buang-buang waktu ada faedahnya apalagi ngabuburit dengan maksiat Maka kalau bisa ngburit dengan takwa Ya sebisa mungkin sambil ngaji S baca Quran dengar pengajian sehingga hati kita siap untuk berbuka Insyaallah kalau menu buka puasa sudah tersedia sudah aman ya sudah gorengan sudah ada sudah aman Antum kasih pembatas biar enggak diambil orang Berdoa selesai Insyaallah enggak ada yang tega lagi berdoa diambil Insyaallah Enggak ada enggak setiga itu orangnya ini bulan Ramadan Insyaallah aman ya Jadi kalau Dar depan sudah selesai fokus berdoa insyaallah insyaallah dikabulkan ya demikian saja ikhwan dan akhwat dirti Semoga kita meraih menangan di bulan Ramadan Semoga dosa-dosa kita diampuni oleh Allah dan semoga kita bisa masuk surga dengan derajat yang tinggi Allahumma simna liramadan wasallim Lana Ramadan watasallamhu Minna mutaqobbalan amin ya rabbal alamin demikian saja wabillahi taufikidah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh