Transcript
Ug0ceCWhTf8 • Meraih Kemenangan Di Bulan Penuh Ampunan - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2360_Ug0ceCWhTf8.txt
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim salamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh Alhamdulillahi Al
ihaniukrahu Al
taufiadu
allaahaillallah wahdahuahuu
Allah alaii wa alihi Wai wa
ikhw hadirin yang dirahmati oleh Allah
subhanahu wa
[Musik]
taala Pada kesempatan kali ini kita akan
membahas tentang ya bagaimana meraih
kemenangan di bulan Ramadan kita tahu
bahwasanya para ulama telah sepakat di
bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah
yaitu di bulan tersebut kalau kita boleh
Bahasakan yaitu Allah memberikan atau
mengobral pahala
sebanyak-banyaknya di bulan tersebut dan
itu adalah hak istimewa Allah Allah
memilih waktu-waktu istimewa Allah
memilih tempat-tempat
istimewa kata Allah Allah yang
menciptakan apa yang dia kehendaki dan
Allah memilih apa yang dia kehendaki
sesuai dengan hikmahnya subhanahu wa
taala dan diantara hikmahnya Allah
subhanahu wa taala memilih bulan Ramadan
sebagai bulan yang penuh berkah ladang
untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya
ladang untuk mencari ampunan
sebanyak-banyaknya ladang untuk meraih
derajat surga
setinggi-tingginya dan para ulama telah
sepakat bahwasanya bulan Ramadan dilipat
gandakan ganjaran secara kuantitas
maupun secara kualitas maksudnya secara
kuantitas yaitu satu amal
dilipatgandakan seperti
beramal 10 kali 700 kali atau lebih itu
namanya secara kuantitas Adapun
dilipatgandakan secara kualitas yaitu
pahalanya dilipatgandakan ya artinya
pahalanya tetap satu sebagaimana
dihitung satu tapi di lipat gandakan
kualitasnya gampangannya kalau kamu
beramal ini dapat satu mobil ya kalau di
luar bulan Ramadan Avanza kalau Ramadan
Lexus Misalnya ini sederhana maksudnya
bilangannya satu tetapi kualitasnya di
tambah maka Allah subhanahu wa taala di
bulan Ramadan melipat gandakan secara
kuantitas maupun kualitas dan ini
berlaku secara umum pada tempat-tempat
yang mulia maupun waktu-waktu yang mulia
berbeda dengan maksiat kalau maksiat
tidak dilipatgandakan secara kuantitas
karena satu maksiat tetap dihitung satu
dosa satu maksiat tetap dihitung satu
dosa tetapi bisa dilipatgandakan secara
kualitas seperti orang bermaksiat di
bulan Ramadan tentu berbeda dengan di
luar Ramadan orang bermaksiat di tanah
haram tidak sama bermaksiat di tanah
halal misalnya ya tapi kalau untuk
kebaikan dilipatgandakan secara
kuantitas maupun eh kualitas tiik berapa
lipat gandanya tidak tidak datang dalam
hadis sahih menjelaskan hal ini secara
detail datang dalam hadis riwayat
albaihaqi dan juga Ibnu khuzaimah namun
sanadnya lemah bahwasanya di bulan
Ramadan amalan-amalan sunah bernilai
seperti fardu amalan sunah seperti
amalan wajib dan amalan wajib
dilipatgandakan 70 kali lipat namun
hadisnya secara sanad dif secara sanad
dif demikian juga sepertinya
bertentangan dengan makna umum dari
hadis-hadis sahih contoh penerapan di
bulan Ramadan
bahwasanya pahala dilipatgandakan secara
kuantitas dan kualitas seperti umrah di
bulan Ramadan umrah di bulan Ramadan
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
kepada seorang wanita jika telah datang
bulan Ramadan faamiri kalau datang bulan
Ramadan maka berumrahlah ya ya maka
ee sesungguhnya umrah di bulan Ramadan
tak'dilu Hajah pahalanya seperti Haji
seperti Haji bayangkan umrah apa
bandingannya dengan Haji umrah
kegiatannya cuma 2 jam setengah 3 jam ya
kan cuma tawaf
Sai tahalul Adapun kalau Haji
berhari-hari mulai tanggal 8 sampai
tanggal 13 8 9 10 11 12 13 6 hari atau
kalau taajul 5 hari jadi kalau kita
bandingkan 3 jam dibandingkan dengan 5
hari tentu ee lipat gandanya sangat
banyak ini di anara isyarat bahwasanya
benar-benar bulan Ramadan amalan Sal
lipatgandakan secara kuantitas maupun
kualitas demikian juga ketika kita
berbicara tentang lailatul qadar kata
Allah subhanahu wa taala Lailatul Qadri
Kirun Min Alfi syahar malam lailatulqadr
lebih baik daripada 1000 Bulan 1000
Bulan kalau kita konversikan kurang
lebih 83 tahun lebih Allah tidak
mengatakan malam Lailatul Qadar seperti
1000 Bulan tapi Allah mengatakan Khairun
lebih baik daripada 1000 Bulan ya
padahal lailatul qadar itu kalau kita
lihat cuma 10 jam kita malam kan paling
cuma berapa Jam 10 10 jam 11 jam 10 jam
kalau musim dingin mungkin 12 jam ya
kira-kira di Saudi seperti itu ya
artinya kalau kita bilang ee 10 jam
ternyata dilipatgandakan menjadi 83
tahun berarti 1 jam itu mewakili 8,3
tahun kira-kira 1 jam sama dengan 8,3
tahun kita beramal 1 jam seperti beramal
8,3 tahun tentunya tidak seperti ini
cuma saya kasih gambaran bahwasanya
benar-benar di bulan Ramadan itu
dilipatgandakan secara kuantitas maupun
apa kualitas datang dari sebagian Salaf
saya bacakan di sini di antaranya dari
Abu Bakar Bin Abi Maryam an asyakihi
annahum Kanu yaquulun Dia berkata
guru-gurunya berkata yaitu para Salaf
[Musik]
yaah
ramad kalau datang bulan Ramadan ini
wasiat para Salaf maka kalian
bermudah-mudahan dalam memberi
nafkah karena nafkah di bulan Ramadan
dilipatgandakanah sepertiilillah itu
nafkah biasa menurut dia dinilai seperti
nafkahiilillah yaentu berbeda nafkah
biasa dengan nakah
ya karena nafkah fisabilillah minimal
700 kali lipat dalam aturan ee amal
saleh itu minimal eh Man ja
bilu minimal satu kebaikan lipat
gandakan 10 minimal enggak ada satu
kebaikan dibalas satu gak satu kebaikan
dibalas 10 pahala minimal
kemudian sampai 700 kali
lipat bahkan lebih daripada itu jadi
untuk amal saleh secara umum minimal 10
10 kemudian berlipat-lipat sampai 1 tapi
kalau untuk nafkah fisabilillah minimal
700 kali lipat Allah berfirman
Matina
amwumiilillahtinula habbah
wallahuifuasya
ya kata Allah subhanahu wa taala
perumpamaan orang yang berinfak di jalan
Allah seperti biji yang ditanam kemudian
menumbuhkan tujuh bulir satu bulir
isinya 100 jadi 700 kali lipat ini
disebut oleh IBN hajar rahimahullah
bahwasanya nafkah fisabilillah minimal
lipat gandanya 700 kali kali lifpat Nah
menurut para Salaf Siapa yang berinfak
nafkah biasa seperti infaq Fi Sabilillah
kemudian berkata mereka berkata
watasbihatun Fi AFD
dan satu tasbih di bulan Ramadan kita
bilang Subhanallah lebih baik daripada
1000 tasbih di bulan yang lain mas saya
kasih gambaran agar kita tidak
malas-malasan karena dilipatgandakan
kuantitas satu tasbih di bulan Ramadan
lebih baik daripada 1000 tasbih di bulan
yang
lain dan juga datang dari Ibrahim
annakhai seorang tabiin rahimahullah dia
berkatau yaumin Min Ramadan
berpuasa sehari di bulan Ramadan lebih
baik daripada 1000
haribiunidu Min Alfi tasbihah dan satu
tasbih yaitu Subhanallah di bulan
Ramadan lebih baik daripada 1000 tasbih
warakatun Fi Min alfiakah dan satu
rakaat di bulan Ramadan lebih baik
daripada 1000 rakaat ini semua dinukil
dalam kitab laful maararif karya Ibnu
Rajab demikian juga diriwayatkan oleh
Ibnu AB Dunya dalam dalam Fadil Ramadan
dari azzuhri azzuhri juga tabii tabi itu
maksudnya setelah Sahabat annakai tabii
azzuhri juga tabii yaitu setelah para
sahabat Dia berkata azzuhri tasbihatun
Fi Ramadan afdolu Min Alfi tasbihatin Fi
girihi satu tasbih di bulan Ramadan
lebih Afdal daripada 1000
tasbih di luar bulan Ramadan ini
pemahaman para Salaf intinya Meskipun
tidak ada dalil secara spesifik
bahwasanya bulan Ramadan itu pahala
dilipat ganda kan secara kuantitas
maupun KUA kualitas karenanya ketika
hadis e thalhah bin Ubaidillah tentang
dua orang yang berhijrah ke Kota Madinah
bersamaan wakana islamuhum Jamian
sama-sama masuk Islam wakana ahaduhuma
aksar itihad Min akhar dua-dua
bersama-sama Islam dua-dua sama
berhijrah yang satu lebih semangat
ibadah daripada yang lainnya akhirnya
yang lebih semangat ini meninggal mati
syahid temannya setahun kemudian baru
meninggal bukan mati syahid mati selain
mati syahid ternyatah bin Ubaidillah
bermimpi yang kedua yang mati belakangan
yang bukan mati syahid ternyata masuk
surga lebih dahulu akhirnya dia bingung
dia heran kok bisa yang lebih semangat
belakangan masuk surganya akhirnya
jadilah bahan perbincangan di kalangan
para sahabat akhirnya sampailah kepada
nabi S wasam nabi berkata Kenapa kalian
heran maka Nabi
jelkan bukanah orang yang kedua itu
masih hidup setahun setelah yang pertama
meninggal
wa Bukankah dia dapat bulan Ramadan dan
dia
berpuasa Berapa banyak rakaat yang dia
kerjakan sujud selama
setahun
apaa ya suesungguhnya derajat antara
pertama dan kedua lebih lebih jauh
daripada langit dan bumi jarak surga
pertama dan kedua itu kedua lebih tinggi
diantara sebabnya surga dia lebih tinggi
dan masuk surga Kenapa adraka
ramadanaahu dia mendapat bulan Ramadan
dan dia berpuasa di bulan tersebut
artinya dia menjalini banyak ibadah di
bulan
Ramadan maka ini adalah nikmat besar
ketika Allah membuat kita bertemu dengan
bulan Ramadan demi Allah sudah banyak
orang-orang yang tidak bisa bertemu
dalam bulan Ramadan kesempatan untuk
meninggikan derajat kesempatan diampuni
oleh Allah telah lepas dari mereka kita
Alhamdulillah masih terbuka di depan
kita mudah-mudahan kita bertemu dengan
Ramadan ya
ya oleh karenanya
Ee Kita berusaha meraih kemenangan di
bulan Ramadan sebenarnya kemenangan
Maksudnya apa kemenangan itu kemenangan
kalau kita buka dalam
al-qur'an bermakna pada dua makna yaitu
selamat dari neraka masuk surga itu
namanya
kemenangan selamat dariuk surga selamat
dari neraka dan masuk apa Sur surga
seperti firman Allah subhanahu wa taala
q Dun
kata Allah subhanahu wa taala Siapa yang
diselamatkan dari neraka Z selamat dari
neraka dan dimasukkan dalam surga maka
dia yang telah menang dia yang telah
[Musik]
menangunah kehidupan dunia kecuali
kesenangan yang menipu demikian juga
dalam Alquran surat alan'am semirip
dengan ini Allah berkata Qul inni
akubi
yauminimusu yaumidin FAQ Rahimah wikal
Fauzul Mubin kata Allah Subhanahu
Katakanlah wahai Muhammad inni akfu
Sesungguhnya aku takut in asitubi
katakanl Muhammad kalau saya saya ini
takut dengan azab di hari yang dahsyat
kalau saya bermaksiat kepada Allah Allah
suruh nabi mengiklankan mengumumkan hal
ini katakanlah kepada kaum muslimin inni
aku
initubiaba yauminim aku takut kalau
bermaksiat kepada Allah aku takut dengan
azab di hari yang sangat dahsyat
kemudian kata
allahusu yaumidin FAQ Rahimah walika
alfauzul mubin Siapa yang dipalingkan
diselamatkan dari azab di hari yang
dahsyat tersebut Sungguh itulah
kemenangan yang nyata jadi di sini juga
kemenangan Maksudnya selamat dari neraka
jahanam selamat dari azab oleh karenanya
ketika Allah menyebut tentang nikmat
surga Allah datangkan dengan kalimat
fauz seperti
in sesungguhnya orang-orang berimanamal
Saleh bagi mereka surga taman-taman yang
dinya
[Musik]
sungai-sungai itulah kemenangan yang
besar dalam ayat yang lain
itulah
kemenanganulbin itulah kemenangan yang
nyata dalam ayat yang
lainikaluzulim itulah kemenangan yang
yang besar ya Allah sifati dengan azim
Agung besar Ya jelas Jadi sebenarnya
kalau kita bicara tentang kemenangan
adalah bagaimana kita bisa selamat dari
neraka dan masuk surga kita ingin
menjadikan momen bulan Ramadan Agar kita
selamat dari neraka dan masuk surga
dan selamat dari neraka dengan ampunan
Allah sebagaimana perkataan Ibnu qayyim
menukil perkataan para
ulama annajatu minanar ya
bfah selamat dari neraka karena ampunan
Allah wukulul Jannah birahmatillah masuk
surga dengan rahmat Allah waqtisamul
manazil wajat Bil amal Adapun tingkatan
level surga dengan amal jadi terkait
dengan keselamatan tiga selamat dari
neraka dengan ampunan Allah masuk surga
dengan apa apa rahmat Allah level di
surga ditentukan oleh Apa amal
masing-masing ada dalilnya Jadi kalau
bilang apa itu kemenangan kemenangan
selamat dari neraka masuk
surga makanya
ketika orang-orang surga dalam surah
fatiramdulillah
kata mereka ketika mereka menginjakkan
kaki di surga mereka
berucap ya segala puji bagi Allah yang
telah menghilangkan kesedihan dari kami
segala bentuk kesedihan kekhawatiran
hilang ketika masuk surga kemudian
Beliau berkata kenapa bisa demikian Inna
rbanaofurun Syakur karena Rabb kami
sungguh Gofur sangat mudah memaafkan
Syakur sangat banyak membalas sehingga
mereka di antara sebab hilang kesedian
karena mereka tahu Allah maha pengampun
sehingga dosa-dosa mereka yang pernah
mereka lakukan mereka merasa aman karena
diampuni sehingga mereka bisa selamat
dari neraka jahanam dan Syakur Allah itu
dengan amal sedikit Allah beri ganjaran
yang besar sehingga mereka bisa masuk
surga karena amalan mereka sedikit tidak
pantas untuk masuk apa surga tapi Allah
Syakur Maha membalas sedikit dengan yang
banyak maka di sini nampak bahwasanya
itulah alfauzul Aim itulah alfauzul
Hakiki kemenangan yang Sungguhnya adalah
selamat dari neraka dengan ampunan Allah
dan masuk surga dengan rahmat Allah ya
Nah ini yang kita mau bicarakan
bagaimana kita mengoptimalkan bulan
Ramadan agar kita bisa meraih kemenangan
tersebut sebenarnya sudah diisyaratkan
oleh Nabi Sallallahu Alaihi
wasallamanyak hadis kalau kita mau
perhatikan kebanyakan ganjaran yang
Rasulullah janjikan terkait Ramadan
semuanya terkait dengan
ampunan karena yang bikin masalah kita
itu dosa yang bikin kita masalah ini
dosa masalah di dunia masalah rumah
tangga masalah ekonomi masalah batin
semua dosa masalah alam barzakh apalagi
di hari akhirat kelak semuanya dosa
makanya ketika dalam hadis riwayat Ahmad
ketika dikatakan kepada nabi Inna fulana
q matat wasarahat ya Rasulullah
sesungguhnya Si Fulan si fulanah telah
wafat dan telah beristirahat maka nabi
wasbi Sallahu alaii wasallam nabi pun
marah kemudian nabi memberi pelajaran
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Inama
yufirahu yang istirahat setelah mati itu
yang diampuni oleh Allah Dari mana kau
tahu dia diampuni Dari mana kau tahu dia
kalau tidak diampuni tidak ada istirahat
penderitaan kalau tidak diampuni tidak
ada istirahat yang ada
penderitaan Maka kalau kita
perhatikan di bulan Ramadan ini
kebanyakannya janjinya adalah ampunan
contoh apa kata nabi sallui wasam
ramananfuq siapa yang berpuasa dengan
penuh keimanan dan penuh ihtisab
berharap diampuni dosa-dosa yang telah
lalu manq ramad imanan
wabanfahuqamb Siapa yang salat malam
salat tarawih dengan penuh keimanan dan
ihtisab berharap pahala diampuni
dosa-dosa yang telah
lalu
a yang mengisi lailatular dengan iman
dantisab berhap pahala diampuni dos-dosa
yang telah telah Lalu apa kata Aisyah ya
rasulah Ya Rasulullah kalau saya tahu
malamatulqadar saya Doa apa Doa apa yang
yang paling saya harapkan apa
rasahjarkan Katakanlah
Ya Allah engkau adalah maha pengampun
dan engkau mencintai ampunan maka
ampunilah aku ya kalau antum tahu
lailatul qadar minta apa mungkin atau
sebagian kita minta dulu nasi hutang
minta
dunia ya tahu pasti
dikabulkan malam yang paling diharapkan
doa dikabulkan ternyata Rasulullah ajari
untuk Minta apa Minta
pengampunan ya ketika para sahabat minta
tambah salat malam setelah Rasulullah
salat malam setengah malam masih tinggal
Rasulullah salat mungkin dari jam 8.00
sampai jam 12.00 misalnya berjam-jam
ternyata sudah selesai para sahabat
berkata Ya Rasulullah Lau nafaltana Baqi
lailatina Hadi Ya Rasulullah Bagaimana
kalau masih ada tengah malam ya
Rasulullah dahahaba satrulail telah
pergi setengah malam masih ada setengah
malam masih jam . ya Rasulullah
masih panjang waktu salat lagi ya
Rasulullah luar biasa para sahabat kita
kalau imam salat jam 8.00 sampai jam .
imamnya selesai kita bilang akhirnya
Alhamdulillahi rabbil
alamin sahabat masih minta lagi tambah
kata rasul wasamq maal
imamtaifu qil ya Siapa yang salat sama
Imam sampai selesai maka dicatat bagi
dia salat semalam apa semalam suntuk dan
Rasulullah mengatakan tentang salat
malam tadi apa Siapa yang salat tarawih
karena iman dan ketakwaan apa tadi
diampuni dosa-dosa yang telah telah
lalu Jadi kalau kita
perhatikan ganjaran ampunan Ini luar
luar biasa S makanya Rasulullah berkata
rogima ANF celaka atau merugi rogima ANF
itu maksudnya hidungnya tersungkur di
tanah rogima
ANF Man adraka Ramadan fansalakha falam
yugfar lahu seorang mendapati bulan
Ramadan sebulan penuh lewat dan dia
tidak diampuni dan dia tidak diampuni
orang seperti ini orang celaka orang
merugi perhatikan rasulull Sallallahu
alaii wasallam menybut tentang apa
ampunan Ya Rasul sahu Alaihi Wasallam
menyebut tentang ampunan maka
ini bulan Ramadan adalah bulan yang
seorang berharap dia diampuni oleh Allah
di bulan tersebut berusaha melakukan
amalan Saleh makanya diriwayatkan dari
Abdullah bin Amr Bin Ash radhiallahu
taala anhuma ketika dia berbuka dalam
Sunan Ibnu Majah dengan sanad yang Hasan
di Syekh Albani rahimahullah Abdullah
bin Amr Bin as kalau berbuka puasa dia
berdoa apa Allahumma inni asaluka
birahmatiti
wasatagf Ya Allah aku mohon dengan
berwasilah bertawasul dengan rahmatmu
yang meliputi segala sesuatu agar engkau
mengampuniku itu yang dia minta Agar
engkau
mengampuniku
jadi bahkan kalau kita perhatikan secara
umum bukan cuma saja yang dijanjikan
ampunan pahala ya salat juga dijanjikan
ampunan Apa pahala Haji apa ampunan
pahalaam Siapa yang berhaji hajinya
mabrur tidak melakukan dosadosa tidak
melakukan rafat
yaitu jimak dan
mukadimahnya ikhlas maka akan bersih
dari dosa-dosanya seperti baru
dilahirkan oleh dari perut ibunya dosa
umrah satu umrah berikutnya menghapuskan
dosa-dosa di antara keduanya kata nabi
wasamadan Jum salat l waktu menghapuskan
dosa-dosa di antara keduanya Jumat sat
Jumat berikutnya menghapuskana Ramadan S
Ramadan berikutnya menghapuskan
dosa-dosa di antara
keduanya kalau dijauhi dosa-dosa besar
jadi kalau kita mau lihat tentang banyak
ganjaran adalah ampunan makanya Berk
Sungguh beruntung orang dapat dalam
catatan amal istigfar yang banyak karena
kalau antum sudah diampuni
selesai dan otomatis kalau sudah
diampuni akan datang Rahmat Rahmat Allah
Subhanahu Wa
taalaah ini satu sisi ya bahwasanya
Ramadan adalah kesempatan diampuni oleh
Allah sisi lain Ramadan adalah
kesempatan untuk naik derajat dapat
surga yang terbaik isyarat tadi seperti
hadis yang kisah Dua orang tadi
Rasulullah berkata alaisaq Mak
ba'dahuana Bukankah orang yang kedua
sempat hidup setahun berikutnya wa
adraka Ramadana fasomahu kemudian dapat
bulan Ramadan kemudian berpuasa sehingga
derajatnya lebih tinggi daripada orang
pertama bahkan lebih tinggi daripada
langit dan dan bumi ini menunjukkan
puasa ya
Ee meninggikan derajat seseorang
mengoptimalkan bulan Ramadan meninggikan
derajat ee seseorang Ya Rasulullah
bersabda sungguh aroma yang tidak enak
dari mulut seorang berpuasa lebih indah
di sisi Allah daripada minyak kasturi
ada yang mengatakan Sebagian ulama bahw
ini akan terjadi pada hari kiamat kelak
ketika manusia dibangkitkan ternyata ada
sebagian orang-orang yang mulutnya harum
semerbak dicium oleh banyak orang mulut
Siapakah itu mulut orang-orang yang
berpuasa Allah masyhurkan Allah sohorkan
untuk menunjukkan kedudukannya yang
mulia dengan
ee puasa ee tersebut ya kemudian juga ya
Ee Rasulullah bersabda ketika datang
bulan Ramadan futihat abwabul Jannah
dibukakan pintu-pintu surga kata para
ulama ini dalil bahwasanya kesempatan
masuk surga sangat besar di bulan
Ramadan lebih terbuka potensinya kansnya
lebih besar dari daripada Kalau di luar
bulan Ramadan Kenapa di bulan Ramadan
dibuka pintu-pintu Surga itu Silakan
masuk mudah bagi kalian untuk apa masuk
Apa fungsi dibuka untuk segera memberi
kabar gembira mudah untuk masuk surga
dan itu di bulan apa Ramadan dan juga
sudah kita Jelaskan di awal pengajian
Kenapa derajat semakin tinggi karena di
situ amal dilipatgandakan baik secara
kuantitas maupun apa kualitas makanya
seb ulama mengatakan Kenapa Allah
memberikan lailatul qadar kepada kaum
muslimin karena karena kaum muslimin
umurnya pendek-pendek tidak seperti
umat-umat terdahulu mereka umurnya
sampai 1000 sampai 900 sampai ratusan
mereka bisa banyak ibadah kita baru
ibadah sedikit tewas umur sependek Maka
kalau dapat Ramadan saja 10 tahun Antum
dapat lailatul qadar terus berarti umur
Antum berapa sebenarnya 83 * 10 830
tahun dapat
bonus maka ini kesempatan untuk mencapai
derajat
oleh karenanya ini harus kita pikirkan
Ini kesempatan bagi kita untuk bisa
meraih alfau kemenangan di bulan Ramadan
diampuni
dosa-dosa dan ditinggikan derajat oleh
Allah subhanahu wa taala dengan optimal
beribadah di bulan Ramadan nah ini mau
kita bahas
sekarang
bagaimana
caranya sama-sama saya juga menesiati
diri saya ada beberapa tips mungkin yang
saya tidak saya tidak akan bahas tentang
fikih saya cuma
tips-tips Yang hendaknya kita perhatikan
yang pertama Ikhwan bertobat kepada
Allah mumpung belum datang Ramadan
bertobat banyak bertauatanyak Istigfar
kalau orang bertobat Insyaallah diberi
Taufik oleh Allah subhanahu wa taala ya
diberi Taufik oleh Allah subhanahu wa
taala banyak orang melakukan maksiat
mereka menyangka bahwasanya dampak
maksiat ya apa
namanya mereka tidak merasakan dampak
maksiat karena mereka tidak melihat
harta mereka berkurang mereka tidak
sakit sebagian orang melakukan maksiat
mungkin hartanya bermasalah melakukan
maksiat mungkin ee sakit tubuhnya tapi
ternyata dampak maksiat yang paling
pertama dan utama bukan masalah duniawi
tapi masalah agama hatinya menjadi
hitam hatinya menjadi hitam dan kalau
orang sudah hatinya hitam dia tidak
semangat beribadah dia menganggap bulan
Ramadan seperti hari-hari biasa dia
hanya rutinitas orang-orang bikin dia
bikin dia tidak ada semangat padahal
Dalam Hadis disebutkan oleh Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Man Ramadana
imanan wtisaban Siapa yang puasa dengan
iman iman yakin bahwanya ini perintah
Allah perintah nabinya wahtisaban
wahtisaban itu berharap semangat
Sebagian ulama dalam Fathul Bari
dinukilkan maksudnya ihtisaban yaitu
tidak menganggap Ramadan itu berat ada
semangat ada semangat karena ingin dapat
Apa pahala iktisab harusnya ingin dapat
Apa pahala nah perasaan ini syarat agar
dosa-dosa kita diampuni
yaitu beriman dan ihtisab ada semangat
berharap dapat pahala tapi kalau orang
hatinya hitam dia menganggap Ramadan
beban salat tarawih beban berat bagi dia
tidak
semangat di antara sebabnya karena
maksiat yang kita lakukan maka sebagian
kita kalau yang sekarang ini masih belum
selesai film Koreanya masih seri ke-27
masih kurang 3 seri lagi khatam berhenti
film Korea biasanya berapa seri
wallahuam jangan pura-pura tidak gak
tahu sudah sekarang berhenti berhenti
maksiat kita lihat cewekcewek cewek
cewek-cewek hitam hitam hitam hitam
hitam dampaknya banyak di antaranya kita
malas ber
beribadah tidak tidak diberi Taufik oleh
Allah subhanahu wa taala ya dosa-dosa
Berhentilah bertobat kepada Allah
subhanahu wa taala
ya yang masih ya Banyak dosalah
masing-masing kita punya dosa
pribadi-pribadi privasi-privasi terkait
dengan diri kita terkait dengan anak
istri kita yang masih menzalimi
keluarganya menzalimi Kakak adiknya yang
masih memutuskan silaturahmi Yang
intinya yang masih maksiat dia sekarang
periksa dirinya segera bertobat agar
diberi Taufik oleh Allah subhanahu wa
taala sehingga ketika datang bulan
Ramadan dia semangat dia tahu ini hari
bukan hari sembarangan hari yang
sekarang banyak teman-temannya tidak
mendapati kesempatan Luar biasa
ini sebagian kawan-kawan sudah meninggal
kadang seumur kita kadang lebih muda
daripada kita ini kesempatan setiap hari
adalah kesempatan emas untuk diampuni
dosa dan diangkat derajat
ya makanya ketika Rasulullah menyebutkan
tentang
R celaka orang mendapati Ramadan 30
tidak diampuni Rasulullah gandingkan
Dengan hadis yang lain kas
sungguh merugi seorang yang mendapati
kedua orang tuanya di masa jompo salah
satunya atau dua-duanya jompo kemudian
tidak bisa masuk surga ini merugi kalau
ada orang tua kita jompo sudah tua ini
Pintu Surga kebuka lebar terus seap hari
kita bisa
masuk berbakti sama orang tua tidak
jompo saja pahalanya besar lebih Afdal
daripada jihad fisabilillah kalau bukan
fardu Ain Antum kira jihad mudah jihad
itu susah jalan jauh apalagi di zaman
para sahabat jalan jauh di bawah terik
matahari pegang senjata mempertaruhkan
raga ketemu musuh tidak gampang
ya belum tentu berani lihat musuh teriak
bisa jadi kita
langsung tidak gampang ternyata lebih
Afdal berbakti pada orang tua orang tua
saja tidak jompo pahalanya luar biasa
gimana lagi kalau orang tua sudah jompo
ini orang tua sudah jompo kau tidak bisa
masuk surga kau itu sangat celaka merugi
bahlul g apa geblek kalau bahasa kita
sudah ada kesempatan D masuk surga nah
gampangannya sama Rasulullah gandengkan
demikian pula Man adraka Ramadan siapa
dapat bulan Ramadan fansalako 30 hari
lewat 29 hari lewat 1 bulan lewat dia
tidak diampuni falam yugfarlahu tidak
diampuni orang celaka berarti kesempatan
emas tidak dia dapatkan Kenapa dia tidak
diberi Taufik oleh Allah bahkan
waliadubillah di antara sebagian orang
bulan Ramadan bermaksiat
bermaksiat ya Kesempatan ngabisin film
India mumpung nunggu buka sambil nonton
film apa
Korea kesempatan bermaksiat walubillah
oleh karenanya kita semua banyak-banyak
istigfar sebelum datang bulan apa
Ramadan agar diberi Taufik oleh Allah
subhanahu wa taala sehingga bisa
beribadah dengan sebaik-baiknya ini yang
pertama Bismillahirrahmanirrahim
alhamdulillahatu wasalamu ala rasulillah
waa
alihi eh poin kedua Yang
hendaknya diperhatikan adalah menjauhi
maksiat semaksimal mungkin ya karena
maksiat adalah pengurang pahala atau
pembatal pahala Rasulullah telah
bersabda rubbaimin laaisa lum minamal Ju
Wal atas betapa banyak orang berpuasa
dia tidak meraih dari puasanya kecuali
lapar dan dahaga saja ya yaitu karena
bermaksiat rasul sahu Ali wasallam juga
bersabda
[Musik]
Siapa yang ketika berpuasa tidak
meninggalkanusta
menuak penipuan ya maka Allah tidak
butuh dengan lapar dan dahaganya
tersebut
[Musik]
puasanyat Karen dahulu Berk membatalkan
pahalaend berpendapat siapa bermaksiat
puasanya batal bukan cuma pahalanya
puasanya juga batal namun yang benar
wallahuam bawab yang batal cuma
pahalanya oleh karenanya Jabir bin
Abdillah berkata
sumta falyasum samuka wa basharuka
wisanuka Minal kadib wal Matam jika
engkau sedang berpuasa maka
pendengaranmu juga puasa matamu juga
puasa lisanmu juga puasa dari dusta dan
dosa maka ini yang harus kita perhatikan
bahkan ini yang lebih utama untuk kita
perhatikan karena ternyata tujuan puasa
adalah laallakum tattaquun Allah
berfirman ya ayyuhalladina amanu kutiba
alaikumusyamu Kama kutibadina Min
qoblikum laallakum tattaquun Wahai orang
yang beriman diwajibkan sekalian
berpuasa sebagaimana diwajib umat-umat
sebelum kalian Agar kalian bertakwa jadi
puasa itu sarana goyahnya takwa kalau
ternyata sarananya tidak mengataran
kepada goyah sarana ini tidak ada
faedahnya tidak ada faedahnya ya maka
nasihat saya untuk saya pribadi dan juga
Ikhwan sekalian kalau puasa tundukkan
pandangan dan tundukkan pandangan ya
jangan lihat
medsos ada medsos
ada pembawa acara berita politik
perempuan bawa acara auratnya terbuka
enggak terbuka Kalaupun dia pakai jilbab
dia pasti pakai spidol di mukanya itu
menor Maksudnya ya dan dan semakin kita
melihat aurat wanita ya Kalau terbuka
rambutnya ya saya katakan wanita pun
kalau dia terarolah wajah bukan aurat
ada khilaf di kalangan para ulama dia
pun tidak boleh berhias dia hanya
berhias untuk siapa suaminya ya ya dia
hanya mempercantik diri untuk
suaminya pun kalau pembawa acara
tersebut teril tapi menor kita gak boleh
melihat karena dia sedang mempercantik
dirinya ya apalagi yang berpendapat
misalnya wajah aurat sebagaimana
pendapat sebagian fuqaha ahli fikih
mengatakan demikian tapi intinya
kebanyakan pembawa acara terbuka
auratnya apalagi Antum youtube-nya bukan
YouTube premium pasti ada
maksiat ada akhwat lewat
ya ada makhluk halus
lewat makhluk bening halus lewat repot
oleh karenanya tidak ada cara agar kita
selamat kecuali kita mengurangi
interaksi dengan medsos interaksi Kalau
darurat ada perlu karena urusan bisnis
kalau tidak kita hanya buang-buang
pahala puasa kita hanya buang-buang
pahala puasa puasa kita enggak kita
enggak tahu satu pandangan yang haram
ini
menghilangkan Berapa banyak pahala puasa
puasa kita ya maka seorang berusaha
mudukkan pandangan kalau di jalan di
Bandung lihat cewek Astagfirullah gitu
Jangan bilang alhamdulillah ya ini
godaan ini
godaan
Astagfirullah ujian ini apa ujian
Astagfirullah jangan dilanjutkan jangan
dilanjutkan kata Ali Bin Abi Thalib nabi
kepada Ali lakal Ula waaisat lakaniah
bagimu Pandangan Pertama dan Pandangan
Kedua tidak boleh maksudnya Pandangan
Pertama kau tundukkan bukan melotot
terus mumpung pertama gak segera tun
tundukan ya maka menghindar
tempat-tempat fitnah yang di situ kita
bisa terlihat melihat aurat wanita
terbuka ya kita bertakwa kepada kita
pengin Ramadan kita spesial kita pengin
Ramadan kita minimal maksiat maksiat
kita engak bisa tapi minim minim kalau
kita terjebak Insyaallah Allah memaafkan
karena kita tidak bisa menghindar ke
pasar Ada belanja Ada urusan ya
terkadang terlihat terlihat kita
istigfar Ya tapi kalau kita menyengaja
untuk melihat maksiat itu
Masalahnya melihat maksiat mendengar
Maks at kita lihat pertengkaran orang di
medsos kita hindarilah ini bulan Ramadan
jangan sampai Amalan kita menjadi hilang
ini perlu kita
ee
seriusin harus kita seriusin jangan
jangan maksiat maksiat mata maksiat
telinga maksiat lisan jauhi semaksimal
mungkin kemudian bukan cuma meninggalkan
maksiat di antara adab dalam berpuasa
ini tips yang ketiga agar kita bisa
optimal yaitu
meninggalkan perkara yang sia-sia dan
beradab dengan adab yang baik Rasulullah
Sallahu alhi wasallam bersabda
faana yaumuami ahadikum falarf W wajal
Kalau hari sedang berpuasa maka jangan
kalian melakukan rafas rafas ini
ditafsirkan maksudnya jangan
berkata-kata kotor kata-kata yang tidak
layak W Jangan teriak-teriak karena
teriak perbuatan yang sia-sia yang tidak
adab bagi seorang sedang berpuasa W
yajhal dan jangan berbuat kejahilan
yangan berbuat maksiat
waaka
ahadun jika salah seorang wahu ahadun
kalau ada orang mencela dia atau
satamqahu memakinya atau ngajak berantem
falyaqul inunim maka katakanlah
kepadanya Saya sedang berpuasa ini
ditafsirkan dengan dua tafsir ada yang
mengatakan Ingatkan dirinya sendiri Kamu
sedang puasa jangan diladen
atau dia ucapkan yang ini yang zahirnya
dia ucapkan kepada orang tersebut Mohon
maaf saya sedang berpuasa yaitu jangan
ganggu saya Tolong hormati Kondisi saya
Saya sedang apa berpuasa karena ketika
kita berpuasa itu Argo pahala Jalan
sejak terbit fajar sampai terbenam
matahari orang dalam kondisi yang indah
sedang beribadah orang berpuasa itu
pahala jalan
terus maka kondisi yang indah ini jangan
dia kurangi dengan melakukan
perbuatan-perbuatan yang tidak ada
manfaatnya makanya Jabir bin Abdillah
berkata dalam riwayatriwayat Ibnu Abi
sybah Dia berkata
tadi ya kalau kau sedang berpuasa jaga
matamu jaga pendengaranmu jaga lisanmu
jangan bohong janganbat berkata dosa dan
jangan menyakiti
pembantu jangan ganggu
pembantuadab kita kan kadang kita karena
posisi di atas kita ngomong sama
membantu dengan perkataan yang tidak
mengenakkan kaau ini inilah anu kita
mudah kita marah mudah kita bentak
mengganggu dia bulan Ramadan jangan ya
jangan
ya walyakun Alaika waqar wa Sakinah tapi
hendaknya kau dalam kondisi wakar yaitu
tenang
ee berwibawa ketika sedang berpuasa
karena ini arg pahala sedang berjalan
kau sedang dalam kondisi mulia di sisi
Allah karena sedang berpuasanya tenang
ee Tunjukkan bahwasanya puasa itu ada
adabnya kemudian wajal yaumika waitrika
sawaan dan jangan kau jadikan hari lagi
puasa dengan tidak puasa sama saja
enggak boleh harus beda harus beda maka
di antara agar kita bisa
menjaga kondisi yang indah puasa maka
Jangan melakukan hal yang sia-sia
beradab ketika sedang berpuasa maka
jangan sedang berpuasa kemudian ikut
bertengkar dalam debatan di medsos ikut
nonton pertengkaran juga ngapain ini
mencuri pahala puasa kita udah enggak
usah itu ngapain buang-buang umur
buang-buang waktu hanya menjadikan
spekulasi dengan amalan puasa kita
menyangka kita dapat kemenangan ternyata
tidak mendapat kemenangan gara-gara
kita melakukan hal yang tidak pantas
bagi orang yang sedang
berpuasa makanya segala perkara yang
tidak ada faedahnya kita tinggalkan di
antara Ji orang
berimanwidun itu orang-orang yang
berpaling dari perbuatan sia-sia wa
marruwi Maru kirama kalau mereka
melewati perbuatan sia-sia mereka
tinggalkan mereka tidak nongkrong di di
situ maka saya bilang penghalang besar
bagi kita di zaman sekarang di bulan
Ramadan adalah medsos HP ini yang paling
berat yang paling berat Kalau antum bisa
selamat dari medsos dari HP Antum akan
banyak mendapatkan faedah waktu antum
akan bermanfaat ya akan bermanfaat
makanya tips berikutnya yang ke berapa
yang keempat tips berikutnya pelit waktu
pelit waktu sok sibuk ya kita tunjukkan
sok sibuk Ada orang Aduh ini bulan
Ramadan Ya saya mau diampuni oleh Allah
enggak apa-apa orang ajaak ngobrol Aduh
ini bulan Ramadan Ya kalau lagi sibuk di
grup mohon maaf karena bulan Ramadan
akan datang Saya minta izin live Semoga
kita diberi Taufik asalamualaikum
warahmatullahi wab sudah keluar dari
grup-grup ya saatnya kita melarikan diri
dari grup-grup yang tidak bermanfaat
kalau sudahara kabur jangan balik
lagi Asalamualaikum keluar dengan
baik-baik kalau kita tidak pelit waktu
terus kita mau baca Quran Kapan kita mau
zikir Kapan waktu kita habis untuk yang
tidak bermanfaat ngobrol ngalulngidul
sama teman-teman kumpul teman-teman
komentari WhatsApp yang tidak ada
faedahnya kalau kerja enggak apa-apa
kerja cari nafkah Ya wajib Ramadan juga
harus kerja tapi yang jadi masalah yang
tidak manfaat waktu ini terbuang-buang
terbuang-buang kalau kita waktu sudah
terbuang kita enggak bakalan bisa
beramal saleh karena modal untuk bisa
beramal saleh harus punya waktu luang
Kalau enggak punya waktu luang gimana
mau beramal saleh gimana mau khatamin
Quran gimana Ma baca tafsir gimana
banyak berzikir kepada Allah enggak
mungkin maka kita
harus sok sibuk lagi baca Quran ada
orang ada orang yang ngajak
ngobrol ah
jangan baca Quran Sambil wa nyala Ah ini
susah ini Innallaha wa malaikatahu
yusalluna Alan
Nabi ya ayyuha Repot enggak bakalan
konsen repot
Udah itu sibuk jangan buang-buang umur
kita ini sudah usia Ya sudah
usia ya Antum sekarang sia yang umur 30
tahun ke bawah angkat tangan 30 tahun ke
bawah yang 30 tahun ke atas Oh lebih
banyak Lebih banyak yang cepat mati
daripada sudahudah 30 tahun ke atas
sudahlah ya sudah 30 tahun ke bawah
main-main sudah selesai gen Z sudah
selesai Sekarang gen gen Z habis gen Z
sudah selesai habis huruf terakhir Huruf
apa Z ya Oh Alfa masih ada lagi
Masyaallah itu bikin baru lagi
Alfa sudahudahlah kita kapan lagi ya
saatnya bulan Ramadan kita sok sibuk sok
sibuk untuk berkhalwat dengan Allah
subhanahu wa taala jika tidak kita
Ramadan Hanya seperti yang kemarin atau
lewat begitu saja gak ada produktivitas
yang bisa kita andalkan gak ada baca
Quran juga seadanya terjemahnya pun
tidak dibaca tafsir juga tidak dipahami
apa yang mau kita andalkan kalau Kita
enggak punya
waktu sibuk buang waktu makanya yang
tidak bermanfaat tinggalkan di bulan
Ramadan ingat tadi kata Salaf satu
tasbih lebih Afdal daripada 1000 tasbih
di waktu yang lain nah semua kemudian
kita engakapain buang-buang buang-buang
waktu Oh karenanya sok sibuk segala
kegiatan tidak bermanfaat tinggalkan
tinggalkan alasan apa Ramadan saya
memperbaiki diri bismillah ya ngajar
istri juga bahwasanya kita harus optimal
wak waktu maka para ulama memberi saran
kalau memang punya duit punya duit
sebelum Ramadan segala kebutuhan dibeli
kalau memang mampu yang mau dibeli baju
lebaran beli sebelum Ramadan suruh pilih
beli sekarang mana beliaju lebaran yang
perlu perlu kerjaan sebelum Ramadan di
kerjaan kalau bisa selesaikan
selesaikan kalau kita di Madinah dulu ya
sudah mau apa beli barang-barang masukin
freezer sudah yang bisa buat tahan lama
tahan lama sehingga tidak banyak e apa
Keluar sana keluar sini Keluar sana
keluar sini waktu terbuang waktu ter
terbuang ibu-ibu juga jangan kemudian
bulan Ramadan habis untuk coba makanan
hari ini makanan ini besok makan ini
sehingga waktu dia untuk masak bisa 3
jam sendiri
ya Ya masak bagus tapi jangan sampai
malah malah Apa coba-coba makanan ketika
di bulan Ramadan itu kita bulan Ramadan
bukan bulan makan-makan ini bulan puasa
bulan puasa makan makan itu seperlunya
agar kita bisa optimal puasa bukan malah
habiskan waktu Zuhur sudah sibuk Pesan
ini pesan anu makan kemudian asar mulai
sibuk 6 jam sendiri habis buat buka
puasa
ngapain ngapain Sudah beli aja gojek
selesai hemat waktu beli tetangga yang
sudah masak gorengan tinggal beli C
selesai sudah Habi besok gorengan apa
Udah tinggal beli kalau punya uang Ya
kalau enggak punya uang Ya udah ke
masjid Nunggu apa takaji
Iya ma saya waktu itu kalau kita enggak
manage kalau kita enggak hargai akan
terbuang itu Masalahnya situ kalau sudah
terbuang kita enggak bisa ngapa-ngapain
ya baca Quran enggak selesai-selesai
baca Quran sikit ngobrol sit ngobrol
telepon telepon sana telepon sini baca
Quran tuh HP mati ini sudah baca Quran
fokus fokus nah ini di antara tips yang
penting agar kita bisa optimal kemudian
di antara tips juga yang
berapa yang kelima banyak berdoa karena
bulan dikabulkan doa bulan Ramadan
dalilnya banyak di antaranya tadi dalam
suatu riwayat futihat abwabus sama
dibuka pintu-pintu langit ketika bulan
Ramadan di antara tafsiran para ulama
dibuka pintu-pintu langit yaitu mudah
dikabulkan doa selain mudah diterima
amal mudah dikabulkan doa kemudian dalam
surat Albaqarah ayat 186 Allah sebutkan
waj jika hamba hambaku bertanya kepada
engkau tentang aku Aku ini dekat aku
mengabulkan doa orang yang memohon
berdoa kepadaku ayat ini kata Ibnu
Katsir Allah selipkan di antara
ayat-ayat puasa ayat 183 ya
ayyuhalladzina amanu kutiba alaikumusam
Wahai orang beriman diutkan puasa
kemudian ayat 8 184 ayam
ma'dudatananaanana minkum dan seterusnya
kemudian ayat ke-
185 syahr Ramadan
tentang Ramadan ayat 186 tentang doa
ayat 187 tentang Ramadan
lagi jadi 183 tentang Ramadan 184
tentang Ramadan 185 tentang Ramadan 186
tentang doa 187 tentang Ramadan lagi
kata Ibnu Katsir tidaklah Allah
menyelipkan ayat tentang doa kecuali
untuk menunjukan bahwasanya bulan
Ramadan atau orang berpuasa itu doanya
mudah
diabulkan dan tidak ada inya kita banyak
doa doa itu pasti dikabulkan dalam
sebagian riwayat dikabulkan dengan tiga
bentuk dalam sebagian riwayat dikabulkan
dengan empat bentuk tiga bentuk itu apa
tidaklah seorang muslim kata nabi berdoa
bidainiun W qah tidak seorang Muslim
berdoa dengan doaun selama doanya tidak
berisi dosa ataupun putus mutus
silaturahmi maksudnya doa berdosa Ya
Allah mudahkan saya
ee apa namanya mudahkan saya bisa
berzina misalnya waladubillah mudahkan
saya bisa korupsi misalnya ya wudubillah
Ini namanya doa untuk bisa berdosa ya
atau untuk mutuskan silaturahmi Ya Allah
mudahkan jauhkanlah aku dari Ayahku
jauhkanlah Ibuku dariku jauhkanlah
pisahkanlah aku dari kakakku ini semua
doa mutus silaturahmi selama doa bukan
dosa dan bukan sataturahmi maka
dikabulkan tapi dikabulkan dengan cara
Allah satu dari tiga pertama yajjalahu
dikabulkan di dunia bisa bisa langsung
bisa tertunda tapi dikabulkan di dunia
kita semua harapkan dikabulkan dunia
segera tapi terkadang Allah kabulkan
dengan penundaan Ternyata ada yang lebih
baik yaitu dikabulkan di akhirat coba
menurut logika kita logika kita Mana
lebih baik dikabulkan atau di akhirat di
akhirat akhirat dat pahala ganjaran
Abadi surga tapi kita penginnya di mana
di dunia tapi belum tentu Allah kasih
atauusu
elu atau dipalingkan keburukan semisal
apa yang dia minta ini Jadi pertama
dikabulkan kemungkinan kedua dikabulkan
dikabulkan di dunia kemungkinan kedua
kabulkan di mana di akhirat kemungkinan
ketiga dipalingkan kemudaratan darinya
ini juga di dunia kemungkinan yang
keempat dalam riwayat seb Rajab
alhambali diampuni
dosanya dalam hadis kata Rasul wasallam
Allah
berfirman ya
wahai anak Adam selama kau berdoa
kepadaku selama kau berharap kepadaku
aku ampuni dosa-dosamu dan aku tidak
peduli kata di situ kata Allah Ma
dautani selama kau berdoa kepadaku maka
ada kemungkinan keempat dalam sebagian
riwayat
yukfarlahu maq m diampuni dosanya yang
telah lalu ya oleh karenanya gak ada
ruginya kita berdoa di bulan Ramadan di
anara dalil bahwasanya doa dikabulkan
dalam hadis k rasului Wasallam doa yang
tidak ditolak
duimta ytir doa orang yang berpuasa
sampai dia berbuka jadi selama dia
berpuasa dia doanya
dikabulkan dan mudah dikabulkan Maka
jangan lupa di selah-selah kita puasa
kita berdoa antara azan dan iqamat
jangan lupa berdoa ketika salat kita
lagi salat sunah fokus ketika sujud
berdoa ketika Tasyahud akhir berdoa ya
ya ini di antara yang dianjurkan dan
yang paling utama adalah doa menjelang
berbuka doa menjelang berbuka doa
menjelang berbuka dalam riwayat eh
duausim hina yuftir ketika dia sedang
ber berbuka dan kata Syekh utsimin
rahimahullah Ketika sang berbuka
terkumpullah segala
ee harapan kepada Allah dia lagi
lapar-laparnya lagi dahaga-dahaganya di
penghujung ibadah kemudian dia berdoa
kepada Allah maka ini sangat mudah
dikabulkan dalam sebagian riwayat Inda
fitrii
ketika sedang berbuka ya itu menjelang
sedang berbuka Setelah berbuka sedikit
sebagaim dalam riwayat doa
berbuka Insyaallah itu Setelah berbuka
kita baca ini J intinya intinya doa
kapan saja perbanyak doa berdoa doa diri
kita untuk akhirat kita doa orang tua
untuk orang tua kita sudah lama kita
enggak doain mereka doa buat anak-anak
kita buat istri-istri kita buat
kawan-kawan kita ada yang salah
kah doa buat teman-teman kita saya lafal
jamak
semua tib doain doain semua doain kapan
lagi bulan Ramadan dan tidak ada ruginya
doa itu sendiri Tarolah tidak dikabulkan
dia afdolul ibadat ibadat yang paling
mulia Tarolah tidak dikabulkan Dia
sendiri sudah merupakan ibadah karena
tertampaklah kehinaan seorang hamba di
hadapan Allah ketika dia sedang berdoa
dan Allah suka kondisi seperti itu
ketika seorang dalam kondisi hina dinina
menghinakan dirinya mengakui keagungan
Allah dia angkat tangan apalagi dia
menangis berdoa itu Allah paling suka
kondisi seperti itu karena itu bukti Dia
seorang
hamba maka kelanjutan dari itu yang ke
berapa sekarang selain sering banyak ber
yang keenam banyak berzikir banyak
berzikir Ibnu taimiyyah rahimahullah
ketika ditanya tentang amalan terbaik
dia bilang amalan terbaik bermacam-macam
variatif sesuai dengan kondisi manusia
yang ber variasi tetapi secara umum kata
dia di antara amal terbaik secara umum
adalah banyak berzikir banyak berzikir
dan dia bilang minimal zikir adalah
zikir-zikir yang keseharian Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam jika engkau
melakukan zikir keseharian nabi Engkau
disebut termasuk orang-orang yang banyak
berzikir contoh Zikir pagi petang Jangan
tinggalin contoh zikir bangun tidur
zikir mau tidur zikir masuk toilet zikir
keluar dari toilet zikir masuk masjid
keluar masjid zikir keluar rumah masuk
rumah zikir zikir naik
kendaraan zikir mau
apunendatangi istri kalau di malam hari
dengan zikir zikir harian yang yang
Rasulullah ajarkan maka kita Insyaallah
termasuk dari orang yang banyak
mengingat Allah yang Allah sebutkan
dalam surat alahzab Innal muslimina wal
muslimati wal mukminina wal mukminati
walqitin
[Musik]
walq
ah dan laki-laki yang banyak mengingat
Allah dan wanita yang banyak mengingat
Allah Allah siapkan bagi mereka AJ
ampunan dan ganjaran yang besar jadi
jangan lupa zikir-zikir yang sudah kita
hafal yang belum kita hafal kita
hafalkan kita terapkan dalam keseharian
kita doa masuk pasar doa naik kendaraan
doa masuk suatu
kota kegiatan jangan lupa banyak banyak
doa ya Insyaallah kalau kita sering
berzikir kita sering ingat Allah
subhanahu wa taala di antara ibadah
Agung adalah berzikir ketika sedang ber
berpuasa dan di antara zikir yang Afdal
adalah Baca Al
al-qur'an banyak baca
al-qur'an dengan tadabbur dengan saya
baru Kem kemarin isi pengajian tentang
tadabur di bulan Ramadan kalau ada waktu
tolong didengar karena pembahasannya
panjang tadabur di bulan Ramadan ya
Ee kemudian yang terakhir
ee ke berapa ini ketujuh
ee waktu-waktu Prime Time jangan
disia-siakan di antara waktu Prime Time
untuk orang berpuasa adalah ketika sahur
sepertiga malam terakhir secara umum dan
ketika
berbuka ketika berbuka Dalam Hadis
riwayat Al Imam albukhari Anas bin Malik
bercerita Zaid Bin Tsabit radhiallahu
Anhu berkata tasaharna Maa
rasulillah kami pun bersahur kami
bersahur bersama Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ini dalil tentang bolehnya
sahur berjamaaah ya sahur apa namanya
ee sahur bersama ya ya Jadi bukan bukber
aja Ada sarber apa sar sarber sahur
bersama ya ee e Tahar kemudianat
kemudian rasulull wasallam bangkit salat
kemudian ditanya
kamaain sahur wasat Berapa jarak antara
sahur dan salat maka Zaid bin saidid
berkata qadra qadru ayah yaitu seukuran
membaca 50
ayat di sini Ibnu Hajar rahimahullah
ketika membahas had mengatakan orang
Arab dahulu karena dulu belum ada jam
seperti kita sehingga mereka mengukur
waktu dengan kegiatan perbuatan mereka
seperti mereka mengatakan qodra halsad
seperti seukuran memerah susu kambing
misalnya jadi mereka tahu murah suku
Kambing kira-kira Berapa lama m mereka
mengang Qadr nahri aljazur seukuran
menyembelih unta mereka tyembeli unta
mungkin sekian kebiasaan mereka
kebiasaan keseharian orang-orang Arab
kalau orang-orang tukang maksiat
seukuran meminum Secawan khamar kalau
mereka tukang maksiat tapi kalau mereka
dulu cerita nah orang Arab biasanya
mengungkapkan ukuran waktu dengan
perbuatan mereka Nah di sini Zaid Bin
Tsabit Zaid Bin Tsabit radhiallahu Anhu
memalingkan dari kebiasaan orang Arab
kepada amal saleh kata dia qadru
khamsina Ayah jarak antara sahur dengan
salat atau antara sahur dengan azan
dalam riwayat antara sahur sampai salat
sekitar membaca 50 ayat supaya untuk
mengingatkan itu waktu sahur waktu mulia
untuk baca Alquran ini antara faedah
Kenapa Zaid mengatakan ukuran membaca 50
ayat karena waktu sahur waktu sepertiga
malam terakhir saat kita mengingat Allah
di antaranya kita baca al-qur'an maksud
saya ini Prime Time kalau kita bisa
sahur di akhir kan lebih bagus
Rasulullah bersabda la yazalunas bhair
majjalul Fit waakharus sahur senantiasa
orang-orang dalam kebaikan jika
menyegarakan berbuka dan menunda sahur
yaitu sahur menjelang azan sahur
menjelang apa azan karena disebutkan 50
ayat tadi dalam riwayat dipahami antara
selesai sahur dengan azan dalam sebagian
riwayat antara sahur sampai salat
berarti selesai nabi s itu menjelang
azan sangat menjelang azan Nah kita
kalau bangun sekarang subuh jam 4
berapa 440 lah gampangannya 440 mungkin
kita bangun jam 3. Kita Sahur berapa
menit kalau menunya banyak setengah jam
tapi kalau nasi goreng 5 menit selesai
goreng nasi goreng ceplok telur selesai
Ti kalau ini ada dertnya ada anunya itu
setengah jam kalau cuma
batagor 10 menit sudah selesai ya Nah
jangan kita di waktu sahur tersebut kita
ngalur ngidur ngobrol sana sini ngabisin
waktu ini padahal waktuuzul Al Ilahi
waktu Allah turun ke langit dunia dan
Allah
berkata Adakah orang berdoa akan aku
kabulkan doanya
Adakah yang memohon aku kabulkan
permohonannya Adakah yang minta ampun
akan aku ampuni maka ini Prime Time ya
tadi isyarat dari zid Bin Tsabit Jangan
sampai kita lalaikan kalau sahur masih
ada waktu zikir kek berdoa kek baca
Quran kek ya jangan kemudian ngobrol 1
jam di waktu sahur sayang yang punya
bacaan Quran belum selesai lanjutkan ini
Prime Time keselingi baca Quran ada
ingin tiba-tiba terbit dalam hati angkat
tangan berdoa tiba-tiba terb dalam hati
in suatu angkat tangan berdoa Puji Allah
berselawat berdoa kepada Allah selesai
ini jangan
disia-siakan kemudian Prime Time kedua
yang sering dilalaikan adalah menjelang
berbuka tadi sudah sebutjelang berbuka
itu waktu paling utama berdoa Nah kita
menuju ke situ kalau kita baca Quran
dulu satu juz dua juz sebelum berbuka
itu doanya nikmat benar karena kita ada
mukadimah ke situ jangan ngab nonton
layangan Ini zaman dulu ya ngabd
sekarang enggak ada lagi nonton layangan
sekarang ngabud nonton Korea ya ya makud
ngabub burid sendiri artinya apa
ngabuburid itu bahasa apa itu artinya
apa ngabub
burid Oh menunggu Memang artinya
menunggu waktu apa azan nah ngabub burd
yang benar baca Quran ngabub burrid baca
Quran nunggu waktu azan ngisi waktu
luang Prime Time kita baca Alquran yang
bermanfaat baca al-qur'an kek baca buku
kek dengar kajian kek sehingga kita jiwa
kita tersiapkan untuk konsentrasi berdoa
menjelang
berbuka jangan kemudian lihat lomba
motor lomba layangan di mall nunggu
berbuka lihat cewek Allah habis kena
roming creng kena roming creng
astagfirullah astagfirullah
astagfirullah habis habis bisa jadi
minus bisa jadi apa minus ya
sayang ya Mas saya sering candain dulu
teman-teman punya sebagian kawan-kawan
punya atau orang lain punya program
umroh habis umrah jalan-jalan ke Mesir
nonton tarian perut Subhanallah
ente baru pulang umrah pahala full kena
roaming roaming internasional
habis harusnya nonton tali perut baru
bertobat dosa
semuanya ini habis umrah
pergi ke Mesir nonton tari tari tarian
perut perut Mesir bahkan sebagian gaid
bilang ini tradisi I jangan bilang
tradisi ini menjadikan orang halal
nonton ini haram tidak semua tradisi
kemudian apa halal gimana nonton tari
perut Jadi jangan ngabuburit yang
buang-buang waktu ada faedahnya apalagi
ngabuburit dengan maksiat Maka kalau
bisa ngburit dengan takwa Ya sebisa
mungkin sambil ngaji S baca Quran dengar
pengajian sehingga hati kita siap untuk
berbuka Insyaallah kalau menu buka puasa
sudah tersedia sudah aman ya sudah
gorengan sudah ada sudah aman Antum
kasih pembatas biar enggak diambil orang
Berdoa selesai Insyaallah enggak ada
yang tega lagi berdoa diambil Insyaallah
Enggak ada enggak setiga itu orangnya
ini bulan Ramadan Insyaallah aman ya
Jadi kalau Dar depan sudah selesai fokus
berdoa insyaallah insyaallah dikabulkan
ya demikian saja ikhwan dan akhwat dirti
Semoga kita meraih menangan di bulan
Ramadan Semoga dosa-dosa kita diampuni
oleh Allah dan semoga kita bisa masuk
surga dengan derajat yang tinggi
Allahumma simna liramadan wasallim Lana
Ramadan watasallamhu Minna mutaqobbalan
amin ya rabbal alamin demikian saja
wabillahi taufikidah asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh