Kind: captions Language: id Halo semua, dengan Nardi dan Zahra. Di sini kami memberikan informasi hidup sehat yang sebenarnya, scientific base, jujur, dan tempat titipan kepentingan sehingga kamu bisa benar-benar memiliki hidup yang sehat dan bermakna. Hari ini kita akan bahas kenapa kamu masih sakit dan apa cara yang bisa kamu lakukan untuk benar-benar bisa sembuh dari berbagai penyakit. Dan ini yang perlu kamu tahu dulu. Kalau kamu masih sakit dan tidak bisa sembuh, ini bukan salah kamu. Tapi sistem ini memang sudah dirancang supaya kita sakit terus-menerus, tidak pernah bisa sembuh, dan menjadi konsumen seumur hidup dari food industri, farmasi, dan rumah sakit. Bagaimana siklus ini dimulai? Dari awal kita mulai diberikan berbagai produk-produk yang penuh dengan bahan-bahan penyimpan inflamasi yang merusak tubuh secara sistemik. Ultra processed food yang penuh dengan gula dan bahan aditif. Minyak rafinasi seperti minyak sawit, minyak sayur, margarin yang tinggi omega6, deri proda, dan karbohidrat olahan. Ini semua membuat insulin tinggi terus-menerus dan semua ini merusak mikrobiom kita. Bahan-bahan ini terakumulasi, mulai merusak tubuh kita, menyebabkan inflamasi sistemik, resistensi insulin, mulai merusak saruan pencernaan. Dan seperti yang selalu kami bilang, semua kesehatan dimulai dari pencernaan. Kalau pencernaan rusak, nutrisi tidak bisa terserap, racun bocor masuk ke dalam tubuh, sistem imun overreaktif, hormon kacau, metabolisme juga terganggu dan kita mulai sakit. Kemudian berbagai upaya kita lakukan, termasuk berobat ke dokter, mulai diresepin obat. Tapi obat-obat ini seringkiali tidak pernah menyembuhkan dan hanya menekan gejalanya. Dan obat-obat ini memiliki efek samping yang semakin merusak tubuh. Obat merusak penyerapan nutrisi. Obat antibiotik membunuh bakteri baik di usus. Obat antiinlamasi merusak pencernaan liver dan ginjal. Dan masih banyak lagi. Kerusakan semakin terakumulasi. Penyakit semakin banyak mulai dari gert, likigat, hipertensi, diabetes, PCOS, autoimun, dan lain-lain. Dan ini yang jarang kita sadari. Nama-nama penyakit ini hanya menjelaskan gejala bukan akar masalahnya. Hipertensi artinya tekanan darah tinggi, tapi kenapa tinggi? Diabetes artinya gula darah tinggi, tapi kenapa gula darahnya tinggi? Dan pengobatan konvensional mayoritas yang dilakukan berdasarkan nama penyakitnya, bukan akar masalahnya. Hipertensi diberikan obat penurun tekanan darah. Diabetes diberikan obat penurun gula darah. Grt dikasih obat penekan asam lambung. Jadi kita bisa melihat bahwa dari dulu sistem ini memang hanya fokus menekan gejala. dan tidak pernah menuntaskan akar masalahnya. Ibarat ban bocor, kita tidak pernah mencari tahu kenapa bannya bisa bocor, tapi sibuk menambal ban yang bocor sana sini terus-menerus. Itulah kenapa kamu tidak pernah sembuh. Karena memang segala upaya yang dilakukan tidak pernah menyembuhkan akar masalahnya. Dan yang lebih berbahaya lagi, berbagai narasi dan manipulasi kata-kata juga dibuat agar kita tidak pernah bisa sembuh. Kata-kata saktinya, penyakit ini tidak bisa sembuh, hanya bisa dikendalikan dengan hidup sehat. Jadi, kita dibuat percaya kalau penyakit kita tidak pernah bisa disembuhkan. Coba kita pikir logikanya. Kalau tangan kita kena pisau, luka berdarah. Apakah bisa sembuh? Bisa. Asal kita berhenti kena pisau, luka akan menutup dan sembuh. Nah, penyakit kronis juga sama. Kalau kita berhenti konsumsi hal-hal yang merusak tubuh, tubuh bisa sembuh. Tapi narasi yang dibuat, penyakit ini tidak bisa sembuh, hanya bisa dikendalikan. Caranya dengan pola hidup sehat. Tunggu dulu. Kalau dengan pola hidup sehat kondisi membaik, itu artinya pola hidup yang tidak sehat adalah penyebabnya kan ya. Dan kalau penyebabnya dihilangkan, kenapa enggak bisa sembuh? Ini sama aja seperti kita mengatakan luka kena pisau tidak bisa sembuh, hanya bisa dikendalikan. Cara kendalikannya jangan kena pisau lagi. Ini statement yang sangat enggak masuk akal. Jadi kita butuh mengerti apa arti sembuh yang sesungguhnya. Karena banyak sekali penggunaan kata-kata yang dilakukan agar kita terjerumus percaya bahwa sakit adalah takdir yang tidak bisa dihindari agar kita tetap menjadi pelanggan setia food industri, farmasi, dan rumah sakit seumur hidup. Ini terjadi pada case seberbagai penyakit kronis. Diaes dibilang tidak bisa sembuh, hipertensi, autoimun, dan lain-lain harus minum obat seumur hidup. Tujuannya agar kita semua merasa tidak punya harapan. Akhirnya kita pasrah mengkonsumsi obat yang ternyata efek sampingnya malah semakin memperparah kondisi kesehatan kita. Kemudian kita diberikan obat tambahan lagi untuk menekan gejala efek samping dari obat sebelumnya. Begitu seterusnya. Proses upselling terjadi dengan sangat alami. Kita tanpa rasa curiga bahkan mengucapkan terima kasih atas kepedulian oknum berjubah putih. Jadi apa arti peduli yang sebenarnya? Terkadang ada kondisi medis yang memang butuh obat-obatan. Tapi yang menjadi fokus utama harusnya menyelesaikan akar masalahnya. Jadi obat hanya digunakan sementara, bukan solusi jangka panjang. Dan mayoritas akar masalah dari penyakit kronis adalah pola hidup yang tidak sehat, yang dijalani terus-menerus, terakumulasi tanpa kita sadari. Tapi ini yang lebih berbahaya lagi. Banyak banget pola hidup yang kita kira sehat, ternyata malah merusak kesehatan kita. Inilah kenapa sangat tergantung pola hidup sehat yang mana yang kita jalani. Apakah benar secara saintifik atau cuman ikut narasi dan permainan industri. Dan inilah buktinya kenapa orang-orang yang menerapkan pola hidup sehat yang benar yang mengatasi root cost bisa sembuh dari berbagai penyakit kronis termasuk member-member dizi termasuk teman-teman subscriber di channel ini. Diabetes bisa di-verse, hipertensi hilang, autoimun, PCOS sembuh, bahkan sembuh dari kanser. Kemudian upaya kita untuk sembuh semakin dipersulit oleh lingkungan sosial. Society didesain untuk membuat kita sakit juga. Hidup sehat dianggap mahal. Padahal yang mahal seringkiali adalah produk-produk gimik sehat yang berisi bahan-bahan yang malah merusak kesehatan yang dijual dengan harga berkali-kali lipat. Dipromosikan oleh berbagai influencer agar orang-orang percaya. Padahal yang ngomong juga enggak ngerti apa-apa. Belum tentu juga produknya mereka pakai sendiri. Memang benar kalau kebanyakan bahan makanan yang berkualitas harganya lebih tinggi jika dibandingkan dengan bahan-bahan yang sebenarnya bukan makanan tapi diracik sedemikian rupa sehingga menyerupai makanan. Produk-produk ultrapress food yang diracik sedemikian rupa dari bahan low quality ditambahkan dengan berbagai bahan aditif seperti pewarna agar warnanya menarik. Perisa agar rasanya menyerupai makanan. emulsifier agar teksturnya nyaman untuk dimakan dan bahan-bahan aditif lainnya. Tapi ini yang perlu kita pahami kalau banyak juga upaya yang bisa kita lakukan agar bisa menerapkan hidup sehat dengan biaya yang terjangkau. Karena sebenarnya hidup sehat itu enggak perlu mahal. Bahkan banyak aspek hidup sehat yang malah bisa menghemat banyak uang bukan menambah pengeluaran. Kalau ada yang tertarik tentang ini, boleh komen. Kalau banyak yang komen, nanti kita buat video tentang ini. Salah satu contoh pola hidup tidak sehat yang didesain dari dulu yang sudah menjadi kebiasaan orang-orang adalah snacking atau ngemil sepanjang hari. Padahal pola hidup sehat yang benar adalah menghindari snacking dan makan sejarah mungkin. Tapi bukan berarti kekurangan nutrisi. Coba kamu pikir lagi, mana yang lebih hemat? Hindari snacking enggak keluruan sama sekali atau snacking dan makan sepanjang hari? Membeli produk-produk yang penuh dengan bahan-bahan berbahaya dan tanpa sadar membuat kita kecanduan. Kebiasaan snacking juga membuat insulin tinggi sepanjang waktu dan menjadi lapar terus-menerus. Pada akhirnya kita akan makan lebih banyak lagi. Jadi bukan cuman buang uang, tapi juga merusak hormon dan metabolisme kita. Sekarang coba kita pikir siapa yang untung kalau kita kecanduan terus beli, terus makan, terus beli lagi food industry yang untung besar. Kemudian berbagai persepsi tentang pola hidup sehat juga dibuat. Hidup sehat seakan-akan adalah hidup yang ribet, fancy, eksklusif. Hidup sehat yang sebenarnya adalah pola hidup manusia yang natural, pola hidup yang seimbang, makan makanan yang berkualitas, aktif bergerak, tidur yang cukup, dikelilingi dengan lingkungan dan society yang positif dan sportif, bukan lingkungan yang toksik. Dan ini yang menarik kalau kita lihat perilaku masyarakat kita biasanya satu set. Orang yang hidup sehat, pikirannya juga sehat, perilakunya juga sehat. Dan ini bukan cuma observasi, sudah ada risetnya. Orang yang lebih menerapkan hidup sehat cenderung respect sama lain. Walaupun sekelilingnya makan makanan yang membuat inflamasi biasanya cenderung tidak berkomentar, tidak menghakimi, dan mencoba mengerti. Karena setiap orang punya situasi, punya kondisi, dan prioritas masing-masing. Di sisi lain, orang yang hidup tidak sehat, pikirannya juga tidak sehat dan seringkiali efeknya ke perilaku juga. Lebih judge mental, lebih toxic, ngomongin orang lain, bullying, ngatain orang lain, nyebar negativity di mana-mana, suka nyalain api konflik sampai tindakan-tindakan kriminal. Orang-orang seperti ini banyak juga yang tidak sadar melakukan hal negatif. Terkadang juga menjadi pion industri untuk memberikan social pressure kepada orang-orang agar tidak bisa hidup sehat. Salah satu contohnya adalah buzer. Paling suka komen negatif nyebar misleading informasi. Ngatain orang yang lagi berusaha hidup sehat. Ada yang dibayar atau punya titipan kepentingan. Dan ada juga yang sukarela cuman mau membuat keos. Itulah ciri-ciri dari perilaku negatif. Kita bisa lihat bagaimana kondisi sosial kita. Orang yang sakit dan mencoba hidup sehat menjadi semakin tertekan, dijudge, diasingkan, dianggap aneh, dianggap lebai, dianggap terlalu ekstrem. Padahal kita cuma mau sehat. Itu juga yang kami alami dulu. Banyak sekali yang menjudge kami ketika kami berupaya hidup sehat untuk kesembuhan Zara. Padahal kami juga tidak merepotkan orang lain. Kami juga tidak menghakimi makanan yang dikonsumsi atau hal yang dilakukan oleh orang lain. Karena masing-masing ada prioritas hidup yang kami inginkan. adalah agar Zahra bisa sembuh dari autoimun lupus dan kondisi lainnya bisa memperoleh hidup kami kembali. Sudah terlalu banyak hidup kami yang terbuang berjuang melawan penyakit. Bertahun-tahun keluar masuk rumah sakit. Bertahun-tahun saya melihat zarah kesakitan. Mencoba berbagai pengobatan yang enggak ada hasilnya bahkan membuat kondisinya semakin buruk. Dan kami hanya ingin bisa punya hidup sehat dan berkualitas. Tapi tidak jar juga kami menerima berbagai statement negatif. Jangan pilih-pilih makanan nanti malah makin sakit, terlalu ekstrem k makan ini itu dan berbagai komentar negatif lainnya. Bahkan saya yang dulunya berat ke digit, sekarang berat badan normal. Kemarin-kemarin ada aja yang bilang, "Aduh, kasihan banget terlalu kurus." Seperti yang sudah kita bahas tadi, biasanya sepaket behavioral akan mencerminkan pola hidup. Dan ini adalah ciri-ciri orang yang tadi kita bilang hanya ingin menyebar negativity. Saya kalau dihitung dari BMI normal atas massa otot cukup, lemak malah butuh diturutkan sedikit. Jadi terlalu kurus dari mana? Dan ini yang perlu dipahami. Hidup sehat yang benar itu tidak harus sempurna dan bukan protokol yang harus dijalankan dengan saklet. Yang penting melakukannya dengan enjoy, mindful, dan sustain. Karena kita juga manusia. Inilah yang kita sebut dengan hidup sehat secara mindful. tahu apa yang perlu dilakukan secara saentifik, tapi juga melakukan pilihan sesuai dengan kondisi, situasi, dan goal masing-masing. Jadi, kita juga bisa melihat bagaimana society di sekeliling kita juga mempengaruhi kesehatan kita. Ini salah satu faktor yang sangat penting juga karena terkadang ketika kita merasa sudah menerapkan pola hidup sehat yang benar tapi belum sembuh juga. Sudah makan sehat, sudah movement, sudah berusaha berbaiki tidur, tapi mungkin masih belum melakukan pola hidup sehat secara holistik. Misalnya kita masih sering tidak sadar, terpapar faktor stres dari lingkungan sekitar kita. Ketemu orang-orang toksik, lingkungan yang bikin stres, yang drain energi, hubungan yang tidak sehat sampai trauma yang belum sembuh. Dan ini bukan cuman mental, karena stres kronis itu membuat inflamasi fisik, kortisol naik, gat rusak, sistem imun overreatif. Ini juga yang Zahra alami. Waktu itu Zahra sudah mulai menerapkan pola makan yang benar, sudah movement tapi masih terpapar. traumanya dan lingkungannya toksik yang menjadi trigger sehingga belum bisa recovery secara maksimal. Inilah kenapa kami selalu bilang pola hidup sehat itu harus holistik, enggak bisa hanya sebagian karena semuanya saling terkait. Kalau kita cuma benerin makanan tapi stres, enggak akan maksimal. Kalau kita cuma benarin tidur tapi masih di dalam lingkungan toksik enggak akan maksimal juga. Semuanya harus jalan barengan. Dan alhamdulillah sekarang kondisi Zara juga sudah sembuh dan semakin baik setelah menerapkan pola hidup sehat secara konsisten dan set boundaries dari lingkungan yang toksik. Sekarang kami juga memiliki circle orang-orang yang positif, orang-orang yang bersama-sama mengerti pentingnya hidup sehat dan respect dan juga support satu sama lain. Dan kami juga sangat terharu dengan komunitas kita dengan banyak sekali komen-komen panjang dan juga chat yang menyemangati dan metuhan kami di saat kami sedang overwun. Semangat dari teman-teman di YouTube dan juga teman-teman di member lah yang membuat kami keep going. Jadi ini adalah bukti nyata kenapa komunitas positif itu penting. Ini juga sudah banyak banget risetnya. Bagaimana lingkungan yang positif akan bisa membantu penyembuhan dan lingkungan yang toksik akan membuat sakit. Inilah semua yang membuat kita susah untuk benar-benar sembuh. Terjebak menjadi konsumen seumur hidup dari food industri, farmasi, dan rumah sakit. Dikuatkan oleh berbagai oknum dan juga lingkungan yang toksik. Jadi apa solusinya agar bisa sembuh? Yang pertama adalah sadar. Sadar bahwa ini adalah fenomena yang terjadi. Tidak perlu langsung percaya apa yang kami sampaikan, tapi coba gunakan akal sehat. Apakah yang kami sampaikan make sense atau tidak. Yang kedua, mulai hidup sehat yang benar. Yang namanya hidup sehat itu bukan protokol, bukan diet A, diet B yang nyatanya banyak titipan kepentingan dan marketing gimik. Tapi bagaimana kita bisa improve kesehatan dari tujuh aspek secara holistik mulai dari pola makan yang sehat. movement yang cukup, tidur yang berkualitas, stres managementen, lingkungan yang sehat, komunitas yang positif, dan juga memiliki purpose of life. Kemudian kita juga menjalankannya secara sustainable sesuai dengan kondisi masing-masing. Yang namanya hidup sehat itu adalah memupuk kebiasaan secara berkelanjutan. Semakin dijalankan akan semakin mudah dan ini akan memberikan efek domino. Kalau tidur cukup, kita bisa menjadi lebih fokus, lebih produktif, kerjaan juga lebih beres, emosi juga lebih stabil, hubungan keluarga juga lebih harmonis, kualitas tidur juga akan lebih meningkat lagi. Ini akan membentuk efek spiral yang positif untuk kehidupan kita yang lebih baik. Tapi tentu semua orang memiliki kondisi, situasi, dan goal yang berbeda-beda. Hidup saat itu, no one size fits all karena itu butuh pendekatan yang personalize. Untuk itulah kami membuat fitur AI assistant di platform kami. AI yang akan membantu kamu untuk mencapai hidup sehat yang berkelanjutan. Dari informasi yang kamu berikan, AI akan menganalisa dan memberikan insight harian. Insight yang berisi actionable plan dan juga edukasi singkat. Jadi, setiap hari kamu tahu apa yang butuh dilakukan dan semakin mengerti. Kemudian, AI juga akan mengajukan beberapa pertanyaan terkait dengan hari ini untuk memberikan insight ke esokan harinya lagi. Demikian seterusnya dan setiap minggu kamu akan memperoleh wil summary untuk lihat progres dan adjust strategi. Dan tanpa kamu sadari, AI assistant ini akan membantu kamu untuk membangun kebiasaan hidup sehat secara holistik. Bukan cuma fokus ke satu aspek, tapi semua aspek jalan bersamaan secara terintegrasi. Karena seperti yang sudah kita bahas tadi, hidup saat itu harus holistik dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Mungkin ketika kita ngomong AI, ada yang langsung merasa ini rumit. Sebenarnya rumit atau tidak suatu sistem tergantung bagaimana orang membuatnya. Dan ini kami buat semudah mungkin untuk digunakan. Karena member kami ada yang sudah berusia 80 tahun juga bisa menggunakan dan ini bukan sembarang AI tapi AI yang sudah kami trading dengan value A dan pola hidup sehat yang benar dan scientific based. Pola hidup sehat yang sudah teruji membantu banyak sekali member-member kami untuk melawan berbagai penyakit. Jadi ini seperti ada orang yang nge-guide step by step dan kasih inputan setiap hari personalized dan holistik tapi dengan harga yang jauh lebih terjangkau tanpa titipan kepentingan. Kalau sudah sakit, kamu pasti sudah tahu banget berapa biaya, waktu, dan tenaga yang habis. Keluar masuk rumah sakit, obat seumur hidup, cek laber kalah, belum lagi kehidupan yang terbuang. Easisten ini bisa membantu kamu untuk mencegah atau bahkan mereverse kondisi seperti itu. Bukan cuman hemat dari segi uang, tapi waktu, tenaga, dan kualitas hidup yang bisa kamu selamatkan. Karena itu, kami membuat platform ini agar orang-orang tidak perlu suver seperti kami dulu. hal-hal yang kami butuhkan tapi tidak bisa kami dapatkan dulu saat kami berjuang melawan penyakit kronis dan kamu bisa dapat gratis 7 hari menggunakan E assistant ini. Coba dan rasakan sendiri. Karena dengan membangun kebiasaan hidup sehat yang benar, kita bisa membiarkan tubuh kita untuk recovery dan healing dengan sendirinya. Karena sebenarnya tubuh kita punya kemampuan untuk healing, tapi pola hidup dan lingkungan kita yang terus-menerus menekan dan merusak sehingga tubuh tidak bisa berfungsi dengan baik dan tidak pernah bisa sembuh. Kalau diberikan ruang yang tepat, tubuh akan mulai memperbaiki dirinya sendiri. Ini bukan hanya teori, tapi mekanisme tubuh yang natural yang sudah terbukti dari riset juga dan juga ribuan member yang mengalami sendiri. Tubuh kamu punya kemampuan untuk healing asal diberikan ruang yang tepat. Dan dengan melakukan pola hidup secara holistik, kita memberikan ruang kepada tubuh kita agar bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Semoga ini bisa bermanfaat. Salam sehat dan bahagia selalu.