Complete Guide to Healing the Digestive Tract Scientifically
ufG25Qz2wTQ • 2025-10-28
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Berbagai upaya dilakukan oleh industri untuk merusak kesehatan pencernaan kita bahkan sejak kita kecil. Dan masih banyak hal-hal yang kamu lakukan setiap hari yang kamu pikir sehat ternyata malah merusak pencernaan. Kenapa industri begitu ingin merusak pencernaan kita? Karena pencernaan adalah kunci dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Pencernaan her rusa adalah awal dari berbagai penyakit kronis seperti diabetes, obesitas, hipertensi, masalah hormon seperti PCOS, autoimun, bahkan anxiety dan depresi. Kalau pencernaan kamu rusak, semua sistem tubuh kamu akan terganggu dan kamu akan menjadi konsumen seumur hidup dari food industri, farmasi, dan rumah sakit. Di video ini kita akan bongkar bagaimana cara industri merusak kesehatan pencernaan kita. Apa yang sebenarnya terjadi dalam pencernaan kita, dan yang paling penting bagaimana cara memperbaikinya. Step by step. Kita juga akan sharing tentang journey kami. Bagaimana Zahra yang keluar masuk rumah sakit lebih dari 15 tahun sudah minum ribuan pil obat dan akhirnya berhasil reverse. Ini adalah pembelajaran kami yang sangat mahal yang telah menghabiskan berm. [musik] Halo semua, dengan Ardida Zahra. Di sini kami memberikan informasi hidup sehat yang sebenarnya, scientific base, jujur, dan tempat titipan kepentingan sehingga kamu bisa benar-benar sehat dan memiliki hidup yang bermakna. Sejak kami mulai easy, kami sudah membantu ribuan orang untuk menerapkan hidup sehat secara holistik dengan benar melawan berbagai penyakit kronis, revers diabetes, obesitas, hipertensi, autoimun, masalah pencernaan sampai kanser termasuk keluar dari obat. Karena banyak sekali informasi misleading di luar sana tentang pola hidup sehat yang terbukti secara saentifik malah merusak kesehatan kita semua. Jadi di EG ini dengan mengerti cara kerjanya secara saentifik, kamu jadi tahu apa yang sebenarnya butuh kamu lakukan. Bukan sekedar mengikuti kata orang atau ikut tren, tapi memahami agar masalahnya dan menyelesaikannya secara tuntas untuk bisa benar-benar sembuh dan memiliki hidup yang sehat dan bermakna. Hari ini kita akan bahas topik yang sangat krusial yaitu kesehatan saluran pencernaan. Banyak yang komen menanyakan tentang gert dan anxiety. Dua hal ini memang sangat erat kaitannya dengan saluran pencernaan dan kita sudah bahas di video sebelumnya. Di video ini kita akan lebih deep dive ke kesehatan pencernaan secara keseluruhan. Apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh kita ketika pencernaan kita rusak dan apa yang bisa kamu lakukan untuk menyehatkannya kembali. Kita juga akan sharing pengalaman pribadi kami. Sebelum kita mulai, kalau kamu merasa terbantu dengan konten-konten kami dan ingin terus mendapatkan konten gratis berkualitas seperti ini setiap minggu, kamu bisa subscribe, like, comment, dan share ke orang-orang. Saat ini alhamdulillah kita sudah menyentuh 200.000 subscriber yang bersama-sama ingin memiliki hidup sehat yang sebenarnya. Dan karena kami tidak ada titipan kepentingan apapun tanpa sponsor, dukungan kalianlah yang membuat channel ini bisa terus berkembang dan bisa memberikan konten yang semakin berkualitas. Saluran pencernaan itu sebenarnya adalah fondasi dari kesehatan tubuh kita secara keseluruhan. Tanpa pencernaan yang sehat, hampir mustahil untuk kita punya kesehatan yang optimal. Tapi mungkin banyak orang yang tidak sadar kalau pencernaan jauh lebih besar dampaknya dari yang dikira. Karena pencernaan bukan hanya berpengaruh ke organ pencernaan kita saja, tapi juga ke masalah metabolisme yang berhubungan dengan diabetes, obesitas, hipertensi, masalah hormon seperti PCOS, gangguan tiroid, dan ketidakseiman hormon, ke sistem imun, bahkan ke otak dan ke mental kita, brainfo, anxiety, depresi. Ini semua terhubung dengan kesehatan pencernaan kamu. Ada alasan kenapa pencernaan disebut sebagai otak kedua kita. Jadi ketika pencernaan kamu rusak, hampir seluruh sistem tubuh kamu akan terganggu. Dan inilah yang membuat kamu terjebak dalam siklus konsumen seumur hidup. Terus konsumsi obat, melakukan berbagai treatmen, beli produk-produk yang mahal tapi enggak pernah sembuh-sembuh, bahkan makin parah. Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa memiliki pencernaan yang sehat dan kelur dari siklus ini? Sebelum kita bahas solusinya, kita butuh tahu dulu apa yang sebenarnya menyebabkan pencernaan kita rusak. Kenapa ini penting? Karena kalau kamu cuman ngurusin gejalanya tanpa tahu akar masalahnya, kondisinya enggak akan pernah bisa sembuh dengan tuntas dan malah bisa tambah parah. Jadi strateginya identifikasi dulu apa akar masalahnya, stop semua hal itu yang merusak baru setelah itu kita fokus untuk menyembuhkan. Ini sangat berbeda dengan pendekatan konvensional yang cuman kasih obat untuk menekan gejala. Hari ini gejalanya tidak terasa karena minum obat. Besok kambuh lagi. Jadi kamu menjadi tergantung terhadap obat seumur hidup. Tapi kalau kamu selesaikan dari akar masalahnya, kamu bisa sembuh dengan tuntas dan enggak perlu tergantung dari obat lagi. Yang perlu kamu tahu adalah banyak sekali upaya yang dilakukan oleh industri untuk merusak pencernaan kita dan ini dimulai sejak kita masih kecil. Jadi, kalau kamu sekarang punya masalah pencernaan, itu mungkin bukan salah kamu. Ini sudah terjadi karena sistem yang sudah dirancang. Akumulasi dari hal-hal yang sudah kamu lakukan, sudah kamu konsumsi sejak kecil tanpa kamu sadari. Bahkan lebih parah lagi, banyak hal yang selama ini kamu pikir sehat dan baik untuk anak-anak ternyata malah merusak pencernaan kita sejak dini. Dan ini semua akan kita bahas satu persatu. Kita butuh paham dulu konsep dasarnya. Di dalam saluran pencernaan kita hidup triliunan mikroorganisme yang disebut microbiome. Ini adalah bakteri dan floraabite. Ibaratnya ini seperti ada hutan tropis dalam tubuh kita. Kalau hutannya sehat dan seimbang, ekosistem kita juga sehat. Mungkin kalau dengar kata bakteri ada yang langsung mikir, "Wah, ini bahaya dong." Enggak selalu. Yang namanya baterai itu tergantung berbahaya atau tidak. Itu tergantung jenisnya apa dan lokasinya di mana. Jadi kita perlu tahu dulu di mana seharusnya bateri-bateri ini tinggal dan apa yang terjadi ketika keseimbangan ekosistem ini terganggu. Saluran pencernaan kita dimulai dari mulut turun ke kerongkongan, masuk ke lambung, ke usus kecil, ke usus besar, ke rektum, ke anus, dan dibuang keluar sebagai kotoran. Jadi mayoritas bakteri dalam tubuh kita sekitar 70% itu ada di usus besar. Di sana mereka punya peran yang sangat penting untuk kesehatan kita. Tapi ketika terjadi gangguan dalam saluran pencernaan, ekosistem ini mulai kacau. Bagaimana pencernaan yang normal itu seharusnya bekerja? Kita tahu kalau makanan yang dibiarkan di luar akan membusuk, terfermentasi, dan menciptakan bakteri. Di dalam saluran pencernaan kita juga mirip. Kalau prosesnya terganggu, hal yang tidak diinginkan bisa terjadi. Jadi, pada proses orang sehat, makanan masuk dalam mulut, dikunyah dengan baik, turun ke kerongkongan, masuk ke dalam lambung. Di lambung, asam lambung yang tinggi ditambahkan dengan enzim pencernaan memecah makanan secara kimiawi. Ini penting banget karena makanan harus dipecah dengan baik di sini. Setelah itu makanan yang sudah dipecah masuk ke usus kecil. Di usus kecil terjadi pencernaan lanjutan dan penyerapan nutrisi protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, semuanya diserap di sini untuk digunakan oleh tubuh. Kemudian sisanya yang sudah enggak bisa diserap lagi masuk ke usus besar. Di usus besar terjadi penyerapan air dan elektrolit sehingga mulai terbentuk veses yang padat. Veses ini kemudian disimpan sementara lalu turun ke rektum dan akhirnya keluar melalui hanus. Ini adalah proses yang seharusnya berjalan lancar setiap hari. Tapi apa yang terjadi ketika sistem ini terganggu? Dari kecil kita sudah diberikan berbagai makanan dan minuman yang ternyata merusak kesehatan pencernaan kita. Salah satunya adalah susu sapi. Ini sudah kita bahas di video-video yang dulu dan juga termasuk berbagai ultraprosess food dari food industry. Ultraprosess food ini bahkan sudah menjadi makanan sehari-hari kita dari kecil. Sereal, berbagai macam snacks kemasan, mie instan, minuman kemasan, frozen food. Dan gak cuma di supermarket, tapi juga di FnB. Dan masih banyak lagi yang mungkin kamu gak sadar itu adalah UPF yang tinggi gula, tinggi transfet, dan penuh dengan bahan-bahan aditif yang berbahaya yang merusak kesehatan pencernaan kita tanpa kita sadari. Kita juga sudah bahas lengkap tentang UPF di video sebelumnya. Coba kamu ingat-ingat lagi, dulu ketika kecil pagi-pagi sarapan apa? Kebanyakan dari kita punya kebiasaan sarapan sereal pakai susu yang katanya sehat, bergizi, bagus untuk pertumbuhan. Ini bahkan sudah menjadi rutinas pagi yang dianggap ideal untuk anak-anak. Padahal kombinasi ini adalah double attack untuk pencernaan. Sereel yang tinggi gula dan penuh bahan aditif ditambahkan dengan susu sapi yang bikin inflamasi. Hal-hal seperti ini kita pikir sehat, kita lakukan bertahun-tahun sejak kecil. Ternyata leading ke kerusakan pencernaan yang sekarang kamu rasakan. Nah, ketika pencernaan kita mulai bermasalah, pergerakan makanan yang harusnya lancar mulai terhambat. Makanan yang harusnya cepat tadi turun ke usus besar malah tertahan lama di lambung dan usus kecil. Tadi kita juga sudah bahas makanan yang tertahan lama akan membusuk, terfermentasi, dan menghasilkan gas. Perut mulai kembung, begah, enggak nyaman, bab jadi enggak lancar. Gas yang terbentuk ini menciptakan tekanan ke atas. Menekan katup antara lambung dan kerongkongan yang disebut less atau lower esofagus pinter. Akibatnya asam lambung yang seharusnya tetap di lambung terdorong ke atas kekerongkongan. Inilah yang disebut dengan acid reflex. Kamu merasakan rasa panas di dada, perih seperti terbakar. Kalau kondisi ini lanjut terus, enggak ditangani dengan benar, kamu masuk ke kondisi yang lebih serius disebut dengan GERT. Biar enggak bingung, acid refl itu adalah eventnya ketika asam lambung naik ke atas. Sedangkan gert adalah kondisi kronisnya. Ketika refl ini terjadi terus-menerus sampai jadi penyakit yang berkelanjutan. Tapi masalahnya enggak berhenti sampai di sana. Apa yang umumnya terjadi? Kita berobat ke dokter. diberikan PPI atau Proton Pump Inhibitor, obat penekan asam lambung. Obat ini digunakan untuk menekan gejala rasa perih, sensasi terbakar akibat refl. Tapi tunggu dulu, kita coba lihat lagi logikanya. Sebenarnya asam lambung kita butuh kondisi yang asam atau pH yang rendah agar bisa mencerna makanan dengan baik. Tapi dengan obat PPI, asam lambung kita justru ditekan sehingga makanan yang kita konsumsi makin enggak bisa dicerna. Makanan yang enggak bisa dicerna ini tadi membusuk, terfermentasi, dan menciptakan lingkungan untuk pertumbuhan bakteri dan jamur. Dikenal dengan istilah sibo dan sifo. Kalau sibo itu small intestin bacterial overgrow. Artinya pertumbuhan bakteri berlebihan di small intestin usus kecil. Kalau sivo singkatan dari small intestin fungal overgrowth artinya pertumbuhan jamur berlebihan di usus kecil. Jadi obat yang seharusnya menyembuhkan gr kamu malah makin memperparah kondisi pencernaan kamu. Ketika sibo dan siibo terjadi ini memicu rangkaian masalah yang jauh lebih serius lagi. Pertama, penyerapan nutrisi yang seharusnya terjadi di usus kecil tidak bisa berjalan dengan baik. Nutrisi yang kamu konsumsi enggak bisa diserap dengan sempurna. Terjadilah kekurangan nutrisi, vitamin, mineral, protein. Jadi meskipun kamu makan banyak, tapi tidak bisa terserap dengan baik. kamu menjadi lemas, enggak berenergi, rambut mulai rontok, kulit mulai kusam karena tubuh kekurangan nutrisi yang dibutuhkan. Tapi masalahnya juga belum berhenti sampai di sana. Karena ketidakseimbangan microbiom di usus kecil ini ditambahkan inflamasi yang terus-menerus terjadi. Dinding usus mulai rusak, berir yang seharusnya menjaga usus kecil dan benda asing mulai longgar. Inilah yang disebut dengan leakyigat atau usus bocor. Ketika usus bocor, banyak hal yang seharusnya enggak boleh masuk ke dalam darah. ini tembus masuk toksin dari sisa makanan yang membusuk masuk ke aliran darah. Logam berat seperti merkuri, timbal, arsenik yang seharusnya tertahan di usus dan dibuang malah ikut terserap ke dalam darah semakin merusak kondisi kesehatan kita. Begitu juga dengan fragmen. Fragmen ini bisa dari sisa makanan yang masih belum terurai sempurna. Bisa dari bakteri, bisa juga dari hasil inflamasi yang terjadi pada saluran pencernaan kita masuk ke dalam tubuh. Sistem imun langsung mendeteksi ini sebagai ancaman dan menyerang. Terjadilah inflamasi secara sistemik. Enggak cuma di saluran pencernaan, tapi di seluruh bagian tubuh. Nah, ini adalah yang paling berbahaya. Sistem imun tubuh kita terus-menerus menyerang feramen asing yang masuk melalui usus yang bocor. Perlahan-lahan sistem imun membentuk memori, mengingat dan merekam apa yang harus diserang. Tapi ada masalah besar. Beberapa fragmen asing ini strukturnya mirip jaringan tubuh kita sendiri. Fenomena ini disebut molecular mimikry. atau peniruan molekul. Contohnya, fragmen gluten yang tidak tercerna dengan sempurna akan membentuk fragmen bernama gliadin. Gliadin ini mirip dengan jaringan tiroid kita. Sistem imun yang sudah terlatih menyerang gliadin enggak bisa membedakan dan akhirnya menyerang jaringan tiroid kita. Terjadilah Hasimoto autoimun yang menyerang kelenjar tiroid. Gadin ini kemudian strukturnya juga menyerupai sistem saraf pusat kita. Sistem imun yang bingung akhirnya menyerang selubung mielin yang melindungi saraf kita. Terjadilah multiple sklerosis, penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf menyebabkan gangguan motorik, kesemutan hingga kelumpuhan. Makin lama makin banyak terjadi fenomena molekular mimikri ini. Makin banyak fermen asing yang masuk. Sistem imun menjadi semakin bingung apa yang harusnya diserang, apa yang harusnya dilindungi. Akhirnya sistem imun menyerang berbagai bagian tubuh secara sistemik. Terjadilah SLA atau sistemi lupus eritomatosus. autoimun yang menyerang hampir seluruh tubuh ke kulit, ke sendi, ke ginjal, ke jantung, ke darah, bahkan ke otak. Inilah kenapa banyak penyakit autoimun seperti Hasimoto, RA, lupus, cron diseis, alcerative colatus, psoriasis, semuanya punya akar yang sama, pencernaan yang rusak, likigat, dan molekuler mimikri. Kemudian kita berobat ke dokter untuk masalah autoimun ini. Dokter bilang ini karena riwayat autoimun ada di keluarga. Ada lagi yang bilang ini autoimun adalah penyakit yang tidak diketahui penyebabnya. Lalu dibilang autoimun itu gak bisa sembuh. Jadi harus minum obat steroid seumur hidup untuk ngontrol gejalannya. Ini logikanya gimana ya? Sistem imun kita nge-hang karena ada benda asing yang masuk melalui usus yang bocor. Solusinya bukannya memperbaiki usus yang bocor, malah sistem imun tubuh kita ditekan. Ibarat rumah kita yang pintunya rusak dan maling bisa masuk dengan bebas. Bukannya perbaiki pintunya, malah kita disuruh matiin alarmnya dan sistem keamanannya. Dengan steroid ini ibarat kita memberikan VIP pass kepada seluruh benda asing untuk masuk ke dalam tubuh. Bakteri, virus, jamur, toksin, semuanya bebas berkeliaran tanpa perlawanan. Terjadilah infeksi berulang, inflamasi malah makin meningkat. Efek sampingnya tulang keropos, kulit menipis, moon face, otot lemah, mata menjadi katara, dan meningkatkan resistensi insulin. Artinya kamu menjadi semakin dekat ke diabetes tipe 2. Dari pengalaman member kami yang mengkonsumsi steroid jangka panjang, ada yang sampai cerita kalau ususnya sampai bocor sampai ke IBD, ulcer, dan komplikasi lainnya. Laky guardat yang harusnya diperbaiki malah diperparah oleh steroid itu sendiri. Jadi ini benar-benar seperti lingkaran setan. obat yang harusnya mengontrol autoimun malah memperparah akar masalahnya. Obat lain lagi yang biasa diberikan adalah obat antiinlamasi tipe NSAD seperti ibu profen. Obat ini diberikan untuk mengurangi nyeri dan inflamasi pada sendi atau bagian tubuh yang diserang autoimun. Tapi ironisnya efek samping obat ini malah memperparah kondisi pencernaan yang sudah rusak. NSAD merusak lapisan mukosa, lambung, dan usus. Membuat inflamasi semakin parah, memperburuk likak gat. Enggak cuman itu, NSAD juga punya efek samping yang serius ke ginjal. Penggunaan jangka panjang bisa bikin ginjal menjadi bocor. Fungsi ginjal turun secara drastis. Otomatis kamu menjadi pasien cuci darah seumur hidup. Kita bisa melihat bagaimana dalamnya kesehatan pencernaan kita ini bisa mempengaruhi kualitas hidup seseorang dari pencernaan yang rusak ke autoimun, ketergantungan obat seumur hidup yang efek sampingnya malah memperparah kondisi secara keseluruhan sampai ke komplikasi yang lebih serius lagi. Dan semua ini ditopeng oleh sistem industri yang memang dirancang agar kita menjadi konsumen seumur hidup. Berbagai upaya dilakukan untuk semakin merusak kesehatan pencernaan kita. Dan yang paling berbahaya adalah upaya yang dibungkus dengan label sehat. Ketika kita mau hidup sehat, berbagai produk dengan gimik sehat bertebaran di mana-mana. Misalnya produk gula khusus untuk orang diabetes yang katanya aman untuk diabetes. Tapi kalau kita cek ingrediens-nya dipenuhi dengan artificial suiten seperti maltodestrin,ritol, aspartam, sucolos, dan berbagai pemanis buatan lainnya yang justru merusak microbiom di pencernaan kita. Banyak orang mikir itu alternatif gula yang sehat dan aman. Bahkan gula-gula ini dipakai di berbagai rumah sakit juga. Kalau kita berobat ke dokter sering disarankan rotinya bisa diganti dengan roti gandum yang lebih sehat. Padahal roti gandum itu penuh dengan gluten dan sangat ultraproses. Justru dua hal yang merusak pencernaan. Kemudian dokter lain bilang, "Hindari gluten, pakai produk gluten free. Kita ke supermarket. Beli roti gluten free. Harganya Rp100.000-an per bungkus." Dengan ekspektasi ini lebih sehat. Tapi tunggu dulu, gluten free bukan berarti aman dan sehat. Ini cuman gimic marketing. Produk-produk gluten free seperti ini mayoritas tetap ultra proses, bahkan bisa lebih ultra proses dari produk biasa. Mereka mengganti gluten dengan bahan pengikat lain seperti santan gam modified stars dan ditambahkan berbagai bahan aditif yang tidak kalah bahayanya untuk pencernaan. Jadi, kamu bayar lebih mahal untuk tetap merusak pencernaan kamu. Ini adalah strategi industri yang sangat kejam dan manipulatif. Mereka menciptakan masalah lalu menjual solusi yang sebenarnya malah semakin memperparah masalahnya dengan harga yang lebih mahal lagi. Dan siklus ini terus berputar membuat kamu tidak pernah bisa keluar dan spending semakin banyak lagi. Nasihat lainnya yang hampir setiap dokter dan ahli gizi anjurkan. Makan sedikit-sedikit tapi sering katanya jangan sampai perut kosong dalam artian kita dienggoris untuk snacking sepanjang hari. Dan ini juga ada upaya sistematis untuk membentuk kebiasaan kita sejak kecil melalui onum influencer termasuk onnum artis yang seolah-olah memberikan tips parenting dengan baik. Katanya makan lima kali sehari karena lambung anak kecil mendoktrin untuk menciptakan kebiasaan yang salah sejak dini. Padahal secara saentifik ketika kita makan terus-menerus insulin kita tinggi sepanjang waktu dan pencernaan kita enggak bisa istirahat. Padahal penting banget untuk mengistirahatkan pencernaan agar bisa mengaktifkan migrating motor kompleks, suatu mekanisme alami di mana pencernaan membersihkan dirinya sendiri. Ini seperti safe cleaning mode yang terjadi ketika pencernaan kita kosong. MMC ini menyapu sisa makanan, bateri dari lambung sampai usus. Memastikan semuanya bersih. Tapi kalau kita makan terus-menerus, MMC ini enggak bisa aktif. Sisa makanan tertahan, membusuk, bakteri berkembang biak, terjadilah sifo dan sibo seperti yang kita bahas tadi. Jadi memang kita didoktrin agar saluran pencernaan kita jangan sampai istirahat agar proses pembersihan alami ini tidak bisa terjadi. Akumulasi dari kebiasaan ini ditambahkan dengan pola hidup lainnya yang salah menciptakan lingkaran yang membuat pencernaan kita semakin rusak. Kita bisa melihat bagaimana rentetan ini membuat kita menjadi konsumen seumur hidup dan masalahnya enggak berhenti sampai di penyakit yang menyerang secara fisik. ini juga berpengaruh sangat besar [tertawa] terhadap mental health kita. Kenapa pencernaan bisa sampai berpengaruh terhadap mental health? Karena ada namanya god brain ais, koneksi du ara antara pencernaan dan otak kita. Faktanya 90% serotonin neurotransmitter yang mengatur mood, mengatur kebahagiaan, ketenangan itu diproduksi di usus kita bukan di otak. Jadi kalau pencernaan kita rusak, produksi serotonin terganggu. Enggak cukup serotonin, kamu jadi mudah stres, mudah cemas, bahkan depresi. Selain serotonin, ada juga dopamin, gaba, dan berbagai neurotransmitter lain yang produksinya sangat tergantung kepada kesehatan microbiom di saluran pencernaan kita. Ketika mikrobiom kita enggak seimbang, produksi neurotransmitter ini juga terganggu. Tadi kita sudah bahas juga pencernaan yang rusak bisa mengganggu penyerapan nutrisi juga. Nah, nutrisi ini juga dibutuhkan untuk membentuk neurotransmitter dan hormon seperti triptopan untuk serotonin, tirosin untuk dopamin, vitamin B kompleks, magnesium, zink, semuanya enggak bisa diserap dengan baik. Terjadilah defisiensi nutrisi yang membuat kondisi mental kita semakin buruk. Inflamasi dari liquidad juga memicu inflamasi di otak. Ini yang disebut dengan neuroinlamation. Inflamasi ini mengganggu fungsi otak, bikin brain fog, susah konsen, mood swing, bahkan memicu anxiety dan depresi yang lebih parah. Terjadilah stress, money attack yang semuanya berakar dari pencernaan yang rusak. Ini sudah kita bahas secara lengkap di video tentang anxiety dan bagaimana God health sangat berperan. Dan kondisi ini semakin diperparah dengan kondisi lingkungan dan society sekitar kita. orang-orang yang toksik dan tekanan sosial serta penyebab stres lainnya terus-menerus yang membuat kondisi mental kita semakin drop. Jadi, ketika kamu mengalami anxiety atau depresi, jangan langsung mikir ini cuma masalah di kepala atau mental doang. Ini bisa jadi akar masalahnya ada di pencernaan kamu yang sudah rusak. Bahkan kalau kamu sadar, ada satu operasi yang sangat sering dilakukan ke anak-anak yang sebenarnya sangat merusak kesehatan pencernaan jangka panjang, yaitu operasi usus buntu. Anak-anak yang mengalami sakit perut yang parah dibawa ke rumah sakit. Dokter langsung bilang, "Ini usus buntu. Harus dioperasi. Operasi jadi shortcut." Katanya usus buntu adalah bagian tubuh yang tidak berguna. Kalau memang enggak berguna, kenapa Tuhan menciptakan ini di dalam tubuh kita? Ternyata sudah banyak sekali riset yang menjelaskan peran penting usus buntu sebagai tempat perlindungan bateri baik kita. Usus buntu ini ibarat seperti bunker atau safe house untuk bateri baik atau microbiom kita. Ketika terjadi perang di saluran pencernaan misalnya terjadi infeksi, diare atau konsumsi antibiotik, bakteri baik di usus besar kita bisa habis tersapu. Di saat seperti inilah usus buntu berperan. Bateri bayi yang bersembunyi di usus buntu ini keluar lagi dan repopulasi kembali di usus besar kita. Ini adalah mekanisme recovery alami tubuh untuk membangun kembali ekosistem mikrobiom yang sehat. Tapi kalau usus buntu kita dibuang, enggak ada lagi safe house untuk bateri. Baik. Ketika terjadi gangguan pencernaan yang parah, populasi bakteri baik kita juga habis dan gak ada cadangan untuk repopulasi. Akibatnya bakteri jahat yang dominan. Disbiosis semakin parah. Sivo dan siibo menjadi semakin gampang terjadi dan kesehatan pencernaan jangka panjang jadi semakin rentan. Jadi sebelum memutuskan operasi atau suatu tindakan medis penting untuk paham benar. Ini bukan berarti semua tindakan medis salah tapi butuh evaluasi mendalam. Apakah hal ini memang harus dilakukan? Apakah ini benar-benar root cost-nya? Apa resikonya? Karena dampaknya bisa kamu rasakan seumur hidup. Dan banyak sekali oknum dokter atau rumah sakit yang apa-apa merekomendasikan operasi. Kenapa? Karena operasi menghasilkan uang yang sangat besar, jauh lebih besar dibandingkan konsultasi atau pengobatan konservatif. Satu operasi usus buntu menghasilkan puluhan juta rupiah untuk rumah sakit dan tim toler. Jadi, ada conflict of interest di sini. Apakah rekomendasi operasi ini benar-benar untuk kepentingan kesehatan pasien atau untuk kepentingan finansial pribadi? Kita enggak bilang semua dokter seperti itu, tapi onum dokter. Dan kita harus aware bahwa sistem kesehatan kita adalah bisnis yang profit driven. Makin banyak tindakan medis yang dilakukan, makin besar keuntungannya. Dan pasien sering menjadi korban dari sistem ini. Karena memang industri telah merancang semua ini agar yang sehat menjadi sakit. Yang sakit tidak bisa sembuh dan semakin tidak bisa keluar. Kemudian biaya yang harus dikeluarkan semakin besar dari waktu ke waktu. Ini adalah sistem yang sangat sistematis dan menguntungkan bagi mereka, tapi menghancurkan hidup kita. Jadi, kalau ditanya apa yang butuh dilakukan untuk menyehatkan saluran pencernaan? Jawabannya sangat tergantung dari kondisi masing-masing. Karena kalau seseorang sudah mengalami masalah pencernaan, apalagi sudah bertahun-tahun, itu ibarat benang kusut yang sudah sangat ruwet, butuh kesabaran dan proses bertahap untuk melepaskannya satu persatu. Tapi kami bisa melakukannya dan kamu pasti bisa. Di akhir video ini kita akan bahas step by step yang bisa kamu lakukan. Terkait dengan liquigat syndrome ini. Ada banyak pihak medis yang menyangkal katanya tidak ada yang namanya leakyigat. Ini cuma pseudo sacience belum terbukti secara medis. Ini aneh banget. Ini jelas suatu kondisi di mana dinding usus menjadi lebih permeable dan bocor. Ini sudah ada risetnya, sudah ada evidence-nya. Tapi kok masih diperdebatkan? Kok sampai diributin hanya tentang masalah istilah? Enggak masuk akal. Karena mereka tahu kalau semakin banyak orang yang sadar tentang liquidadikat ini dan hubungannya ke berbagai penyakit kronis, tambang emas mereka terganggu. Industri makanan, farmasi, dan industri pengobatan konvensional semuanya akan kehilangan konsumen. Jadi lebih gampang untuk menyangkal dan bilang penyakit ini enggak ada daripada mengakui kalau sistem mereka adalah penyebab masalahnya. Tapi di sisi lain, kamu juga butuh hati-hati. Karena kalau kamu cari soal solusi Lakyat di internet, muncul berbagai solusi yang justru menjebak banyak program dan produk yang memanfaatkan awareness tentang Lakyat ini untuk jualan. Solusinya macam-macam. Ada yang jual program detox usus dengan harga jutaan rupiah. Padahal tubuh kita sudah punya kemampuan alami untuk detox melalui liver, melalui ginjal, dan sistem pencernaan itu sendiri. Sebenarnya ini cuma mekanisme puasa yang dikombinasikan dengan aktivasi MMC yang sudah kita bahas tadi, tapi dibalut dengan istilah fancy di tos usus atau cleansing. Ada lagi namanya enema sebagai marketing gimik dan dijual dengan harga yang sangat mahal dan kita juga enggak tahu kualitasnya seperti apa. Beberapa metode yang dilakukan malah memiliki resiko yang sangat fatal. Ada juga yang jual berbagai produk dengan gimik suplemen untuk health yang paling banyak adalah probiotik. Tapi coba kalau dicek ingrediens-nya seringkiali penuh dengan bahan-bahan artificial, pemanis buatan, bahan aditif yang justru berbahaya bagi saluran pencernaan. Ironisnya katanya produk-produk ini buat nyembuhin pencernaan malah isinya bahan-bahan yang merusak pencernaan. Jadi situasinya seperti ini. Di satu sisi ada industri besar yang menyangkal kalau leakyat itu ada. Karena kalau orang pada sadar bisnis mereka terganggu. Di sisi lain ada industri yang malah memanfaatkan awareness tentang leakyat buat jualan produk yang bahkan bikin kondisi kita makin parah. Dan yang menyedikan, banyaknum yang menggunakan istilah functional medicine tapi praktiknya justru bertolak belakang. Functional medicine itu filosofinya adalah mengatasi akar masalahnya bukan cuma menekan gejalanya. Dan kita sudah tahu masalah utama dari banyak penyakit kronis ada di pola hidup tidak sehat secara holistik yang merusak pencernaan. Jadi kalau ada praktisi functional medicine yang kasih suplemen untuk menyembuhkan pencernaan, tapi suplemen itu malah berisi bahan-bahan yang merusak pencernaan, apakah ini masuk akal? Ini bukan nyembuhin, ini malah nambah masalah. Dan sayangnya banyak sekali informasi mislilin seperti ini yang beredar bahkan dari praktisi yang mengaku ahli. Mungkin ada yang bertanya, "Jadi probiotik itu enggak ada gunanya dong." Coba kita pahami dulu apa sebenarnya fungsi probiotik. Probiotik itu adalah mikroorganisme hidup, bateri baik yang kalau masuk ke dalam tubuh kita, mereka akan tinggal dan bergabung dengan populasi bakteri baik yang sudah ada dalam saluran pencernaan kita. Tujuannya untuk memperkuat komunitas bakteri baik di mikrobiom kita, mencegah dan mengatasi disbiosis, yaitu ketidakseimbangan atau kekurangan bakteri baik di pencernaan. Tapi yang penting kamu tahu enggak semua probiotik itu sama. Ada banyak jenis microbes yang berbeda-beda dan setiap jenisnya ini punya masing-masing fungsinya dalam tubuh. Misalnya ada yang bagus untuk pencernaan, ada yang bagus untuk sistem imun, ada yang untuk mental health. Jadi probiotik yang cocok untuk kondisi tertentu belum tentu cocok untuk kondisi lain. Dan yang enggak kalah penting adalah kualitasnya. Probiotik yang berkualitas baik harus mengandung jumlah bakteri hidup yang cukup. biasanya diukur dalam CFU atau koloni forming units dan harus bisa bertahan sampai ke usus, enggak mati semuanya di perjalanan. Ini juga kenapa probiotik yang benar-benar berkualitas itu mahal? Karena memang prosesnya tidak gampang. Jadi, probito itu memang dibutuhkan. Nah, sebisa mungkin kita dapat dari makanan fermentasi alami seperti dari kimchi, saukrot, waterfir, kombuca. Ini juga harus diperhatikan bahan-bahannya. Jadi jangan asal dengar label aja, tetap butuh baca ingrediens. Dan kalau masih kurang baru gunakan suplemen probiotik. Tapi juga harus hati-hati milihnya. Pilih yang pure yang enggak ada filler dan bebas dari bahan-bahan yang malah membahayakan tubuh. Pilih yang benar-benar berkualitas baik dengan strain bakteri yang jelas dan jumlah CFU yang cukup. Bukan cuman marketing gimik. Karena sekarang masalah pencernaan sudah mulai menyerang anak-anak sejak kecil. Muncullah berbagai produk probiotik khusus untuk anak-anak. Dan ini yang paling miris, ada probiotik untuk anak yang katanya aman dan sehat. Tapi kalau kamu cek komposisi utamanya adalah kriamer. Bagaimana mau nyembuhin pencernaan anak kalau isinya malah susu plus gula? Ada lagi probiotik gamis yang bentuknya gamis, lucu, dan warna-warni yang disukai anak-anak. Tapi coba cek ingrediens-nya. Penuh dengan gula, perisa, pewarna, dan berbagai bahan aditif. Ini bukan probiotik. Ini permen yang dikasih label probiotik. Dan yang lebih parah, produk-produk seperti ini dipromosikan besar-besaran oleh berbagai influencer dan ada artis juga yang menyasar para orang tua, termasuk yang parenting tadi. Endorsementnya seolah-olah dibuat kasih tip parenting yang jenin. Anak saya jadi sehat setelah dikasih probiotik gamis ini. Enggak gampang sakit lagi. Kedengarannya meyakinkan kan ya. Semua pada say thank you. Padahal mereka dibayar buat promosi. Enggak peduli dengan kandungan produknya yang justru merusak kesehatan anak-anak. Orang tua yang gak tahu ya percaya aja. Beli berbagai produk yang mahal yang dimention tadi dengan harapan anak-anak mereka tambah sehat. Kalau kamu member premium di E, kamu bisa pakai fitur C ingredients untuk ngecek produk-produk seperti ini. Langsung ketahuan mana yang bahaya dan juga bisa mendeteksi permainan industri di balik label sehat. Jadi, kamu enggak perlu buang uang lagi untuk beli produk sehat yang mahal yang malah merusak kesehatan kamu dan keluarga. Jujur ngobrol seperti ini, semua fakta seperti ini sebenarnya sangat berat buat kami ya. Karena kita bisa lihat ada banyak sekali oknum ada di mana-mana yang rela untuk menghalalkan segala cara demi keuntungan pribadi mereka. Mulai dari oknum food industry, oknum dokter, oknum industri farmasi, oknum influencer, oknum nutrisionis, oknum praktisi, functional medicine. Karena sayangnya semua penuh dengan titipan kepentingan. Semua selalu bilang solusi merekalah yang paling benar, yang paling ampuh, dan kebanyakan kasih solusi one size fits all. Template yang sama untuk setiap penyakit. Kalau sakit ini, ini obatnya, ini treatmentnya. Seolah-olah semua orang penyakit yang sama itu kondisinya identik. Padahal setiap orang itu kondisinya beda-beda walaupun nama penyakitnya sama. Akra masalahnya aja bisa sangat berbeda satu sama lain, apalagi kondisi tubuhnya juga bisa sangat berbeda. Bahkan kelompok yang ngaku holistik itu juga seringkiali salah kaprah. Holistik yang sebenarnya artinya menyeluruh melihat kesehatan dari berbagai aspek secara menyeluruh. Tapi malah banyak yang fokus untuk jual obat-obatan herbal yang enggak scientific base, yang belum tentu aman dan efektif. Padahal itu bukan holistik. Itu cuma ganti produk dari satu produk ke produk lain, tapi enggak menyelesaikan akar masalah. Jadi terkadang semua ini membuat kami berpikir apakah yang kami lakukan ini urut atau tidak. Karena konsekuensi yang kami hadapi di hidup itu sangat berat melawan sistem yang sudah begitu kuat, begitu mengakar berhadapan dengan berbagai kepentingan industri yang punya power dan resource yang jauh lebih besar. Banyak banget oknum misleading-nya dan kami juga sering diserang karena mengungkap kebenaran. Yang membuat kami selalu bersyukur dan keep motivated adalah karena melihat komunity di Ey yang semakin berembang. Semakin banyak-banyak orang yang benar-benar bisa hidup sehat, kualitas hidupnya meningkat, berhasil lepas dari obat, bahkan sembuh dari penyakit serius seperti kanser. Buat yang baru mengenal kami di E, kami membangun ekosistem untuk hidup sehat secara holistik yang sebenarnya membantu setiap orang untuk memahami pola hidup sehat yang benar dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Dengan tools dan sistem yang kami buat, kamu jadi paham tubuh kamu sendiri dengan lebih baik. Karena tubuh kamu sebenarnya punya kemampuan healing yang sangat luar biasa asal dikasih lingkungan yang tepat. Dan kami bukan menggantikan para dokter, tapi jadi partner kamu untuk perjalanan menuju hidup sehat. Contohnya recently ada member kami yang alhamdulillah sudah lepas obat hipertensi setelah 17 tahun. Prosesnya gimana? Kami bantu untuk pahami agar masalahnya melalui edukasi. Lalu dengan AI assistant kami akan kasih insight tentang pola makan, tentang aktivitas, lifestyle, dan hal-hal yang butuh diperbaiki. Jadi pola hidup sehatnya perlahan-lahan meningkat menjadi pola hidup yang sustainable. perlahan-lahan tekanan darahnya menjadi stabil dan akhirnya dokter bilang boleh lepas obat karena dokter yang benar akan sangat senang kalau pasiennya bisa sembuh dan lepas dari ketergantungan obat. Ini adalah tujuan pengobatan yang sebenarnya dan banyak lagi cerita-cerita member kami yang berhasil lepas dari obat dan kembali sehat. Perlu kami tekankan juga AI bukan berarti kami lepas tangan sama sekali tidak. Walaupun AI sudah kami training dengan value dan data secara saintifik dan dari pengalaman kami selama bertahun-tahun, kami tetap monitor hasil dari AI yang kami rancang memastikan semuanya berjalan dengan baik sesuai dengan kondisi masing-masing member. Karena itu kami juga harus membatasi jumlah member premium dengan sistem waiting list agar kualitas monitoring dan support tetap terjaga maksimal. Inilah cara kami menggunakan teknologi AI membantu kami untuk scale untuk bisa bantu lebih banyak orang lagi tanpa kehilangan kontrol, kehilangan kualitas, dan juga semakin banyak yang bisa terbantu dengan biaya yang semakin terjangkau. Dan inilah yang membuat kami keep going ketika kami bisa memberikan dampak yang sangat berarti buat orang-orang. Karena kami tahu persis bagaimana servernya hidup dengan penyakit kronis bertahun-tahun sampai kehilangan harapan. Jadi ketika kami lihat member yang akhirnya berhasil melepas obat yang bisa hidup sehat dan bahagia lagi, ini yang membuat semua perjuangan seperti ini worthed. Dan tentu kami selalu mengingat segala perjalanan yang kami lalui. Apalagi soal masalah pencernaan ini. Ini adalah bagian yang paling personal buat kami. Zahra sudah mengalami masalah pencernaan sejak kecil. Sejak kelas 1 SD masih anak-anak, Zahra sudah dioperasi khusus bentuk. Sejak operasi itu, pencernaannya bukannya tambah sehat, tapi malah semakin sakit, semakin bermasalah. Dan entah apa yang terjadi saat operasi itu, Zara sampai punya trauma mendalam. Lalu rutin berobat ke dokter spesialis gastro. Dikasih obat banyak banget. Semua obat diminum sesuai dengan anjuran. Obatnya habis beli lagi, habis beli lagi. Ada obat PPI untuk asam lambung, obat anti muntah, obat anti mual sampai SSRI atau obat antidepresan. Karena kondisinya agak membaik juga, akhirnya kami berobat ke luar negeri, ke Penang, kemasuk ke Singapura. Ada satu obat yang diresepkan dokter di Penang juga yang susah diperoleh di Indonesia. Katanya untuk melapisi lambung. Instruksinya minum setengah botol enggak apa-apa, kami ikutin aja. Sampai suatu saat obatnya habis. Kebetulan lagi ada promo di marketplace. Karena mau expire bulan itu, saya tanya Zara, "Kira-kira nih, habis enggak ya kalau kita beli?" Zara jawab, "Ya, habis kan aku sekali minum setengah botol. Kalau diingat-ingat sekarang rasanya ngilu ya." Untung banget Zara enggak kenapa-kenapa akibat overdose. Tapi ini buat gambaran betapa despresnya kami waktu itu. Ikutin aja semua instruksi dokter tanpa akal pikiran lagi. Belum lagi obat-obatan untuk menekan gejala samping dari obat yang dikasih, obat penenang, obat tidur, painkiller, dan lain-lain. Itu baru obat yang diminum. Belum kalau infus kalau dirawat ke rumah sakit. infus antibiotik, infus makanan, infus vitamin, warna-warni, sudah enggak tahu lagi apa isinya. Yang penting katanya untuk nutrisi, untuk recovery. Belum lagi berbagai treatment dan pemeriksaan yang harus dijalani. Yang enggak ada habisnya. Tiap kali masuk ke rumah sakit, hampir setiap hari diambil darah, cek kondisi, habis rendah dikasih obat lagi. Endoskopi sudah berkali-kali. Masukin kamera ke lambung dan usus untuk lihat kondisi CT scan, USG, dan scan-scan lainnya. ini sudah menjadi rutinitas setiap kali dirawat. Zara waktu itu ibarat seperti kelinci percobaan sekaligus jadi ATM berjalan. Setiap kali di O6 di rumah sakit biayanya selalu puluhan juta. Jadi berbagai upaya yang dilakukan tidak pernah menyelesaikan akar masalahnya. Dirawat enggak menyelesaikan masalah juga. Biaya membengkak tapi kondisi makin parah. Saran-sarannya makan sedikit-sedikit tapi sering. Jangan sampai perut kosong. Bawa roti atau biskuit ke mana-mana atau makan bubur aja yang lembek-lembek. Jangan banyak gerak pakai kursi roda aja. Semua disampaikan dengan nada yang sangat peduli. Sering juga awalnya kita mau rawat jalan, tapi dibilang ini kondisinya bahaya banget, harus dirawat inap. Sampai Zara setrauma itu sering mohon ke saya, "Jangan sampai dirawat inap lagi deh." Karena memang setiap kali dirawat inap mau pulang itu susah banget. Mau pulang enggak dibolehin sampai berminggu-minggu di rumah sakit. Begitu infus dilepas, Zaha langsung pingsan lagi. Akhirnya diinfus lagi. Jadi ini bukan membaik namanya, cuman karena infusan saja tubuhnya bisa berfungsi. Begitu lepas infus, drop lagi. Ini menjadi siklus ketergantungan yang sudah sangat jelas. Kita sudah berobat ke mana-mana. Literally ratusan kali bolak-balik ke rumah sakit. Masuk UGD itu sudah menjadi keseharian. Y dikeluarkan juga kalau dibilang lebih dari 1 M. Mungkin kalau ditotal-total dari awal banget itu sudah berm kali ya. Belum lagi segala peluang yang hilang. Zara yang sebenarnya berprestasi secara akademik tidak bisa menyelesaikan kuliah karena kondisi kesehatan. Dan bisa dibayangkan betapa stres dan menderitanya hidup Zahra waktu itu. Sakit sejak kecil, keluar masuk rumah sakit berkali-kali, tapi enggak tahu sakitnya sakit apa. Kondisinya enggak membaik dan sakitnya semakin parah, termasuk komplikasinya makin bertambah. Dan yang bikin lebih berat, orang-orang di sekeliling Zara yang toxic malah ngomongin kalau Zara itu attention seeker, cari perhatian, pura-pura sakit, dan macam-macam deh omongannya. Ada yang bilang, "Capek kalau lihat Zara sakit terus." Padahal mereka juga enggak pernah ngurusin Zahra kalau pas lagi Zara sakit. Cuman lihat dari luar aja, cuma bisa komen. Jadi, kita bisa melihat bagaimana perlakuan-perlakuan toksik ini juga secara tidak langsung menghancurkan hidup orang. Belum lagi trauma yang Zahra bawa dari masa lalu, trauma dengan lingkungan society dan bullying sebelum kami bersama. Jadi tingkat stres darah waktu itu sangat tinggi gabungan dari sakit fisik, trauma, dan toksik dari environment. Sampai satu titik akhirnya kami cek darah di suatu tempat riset imunologi yang lebih advance. Hasilnya mengejutkan diesel regulator Zara itu sangat rendah, sudah jauh di angka normal. Jadi, TEL regulator ini adalah TEL yang mengatur sistem imun agar tidak overrea dan tidak menyerang sembarangan. Kalau TEL regulator itu rendah, artinya sistem imun kita menjadi reaktif berlebihan, menyerang benda-benda yang masuk dan juga menyerang bagian tubuh sendiri. Ini adalah kondisi autoimun dan akhirnya puzzle-nya mulai lengkap. Kami bisa coba connecting the dots mulai dari saliran pencernaan yang sakit sejak kecil terjadi leaky gard ada fragmen asing masuk ke dalam darah sistem imun jadi hiperaktif dan bingung terjadi molekular mimikri hormon terganggu dan akhirnya berkembang menjadi SL lupus yang menyerang tubuh secara sistemik ke berbagai organ, ke kulit, sendi, darah, ginjal, bahkan jantung. Inilah kenapa alasannya tulang zarah bisa sakit setiap hari. Tiba-tiba dari kulit bisa keluar darah, tiba-tiba seperti bisa terkena serangan jantung dan lain-lain. Kami juga melakukan berbagai upaya dulu untuk hidup sehat untuk menyembuhkan Zara. Diet ini itu beli berbagai produk yang katanya bagus, berbagai macam suplemen. Ada yang namanya DNA salmon, produk yang dipromosikan besar-besaran yang katanya menyembuhkan autoimun. Tapi yang namanya udah desperate, apapun bakal dilakukan. Satu produk ini aja kita habis lebih dari R juta. Ternyata sekarang setelah kami cek ingrediens-nya penuh dengan bahan aditif, penuh dengan pemanis buatan berbagai filler yang justru merusak pencernaan. Inilah yang membuat kami akhirnya men-develop fitur cheek ingredients AI di platform E. Sehingga teman-teman enggak akan pernah lagi terjebak produk-produk yang misliling seperti ini. Bisa langsung foto scan tahu mana yang berbahaya, penjelasannya kenapa, potensi bahayanya kenapa, dan enggak cuman produk-produk aja. Kita juga coba berbagai treatment ke banyak tempat dari yang konvensional sampai alternatif. Ada yang nawarin suntik stemel dengan kualitas yang enggak tahu jelas atau enggak, prosesnya agak transparan, setiap treatment bisa sampai 100 jutaan. Ada juga berbagai treatment lainnya yang waktu itu kedengarannya sangat menjanjikan sampai Zara menjalani suatu treatment yang sangat kami sesali sampai sekarang karena efek sampingnya fatal buat Zara. Tapi waktu itu kami enggak tahu, kami cuman desperate. Saking desperate-nya apapun kami jalani untuk kesembuhan darah. Jadi mau berobat di mana pun yang paling penting adalah kita punya knowledge, kita paham apa yang terjadi di dalam tubuh kita, apa agar masalahnya, apa resikonya, dan apa yang harus dilakukan. Dan tidak semua dokter juga memiliki pemahaman yang sama. Misalnya masalah desa regulator dan autoimun ini. Ini relatif baru di dunia kedokteran. Baru Oktober 2025 bulan ini ada seorang profesor yang memperoleh Nobel di bidang imunologi untuk riset tentang imune sistem. Jadi selalu banyak ilmu baru. Jadi harusnya ekertis dokter bisa untuk beriset-riset seperti ini. Untuk tip dive case yang mendalam yang kompleks untuk memahami mekanisme penyakit secara mendalam. Bukan cuman kasih obat dengan gejala, tapi sayangnya sistem yang ada sekarang enggak mendukung itu. Solusinya agar benar-benar sembuh adalah kita sendiri harus paham. Dan alhamdulillah kami berhasil melewati masa-masa yang sangat susah. Kesusahan secara fisik, secara mental, finansial, semuanya. Kami berdua berjuang melewati masa-masa itu. Sekarang kalau dipikir-pikir lagi, setelah tahu cara kerjanya semua, kami sadar betapa dipermainkannya kehidupan kami hanya demi keuntungan semata. Inilah yang membuat kami mendedikasikan hidup kami untuk membantu sebanyak mungkin orang agar bisa hidup terbebas dari penyakit. Dan akhirnya setelah kami menerapkan pola hidup sehat dengan benar secara holistik, kondisi zarah perlahan-lahan improve. Buat saya me-reverse kondisi diabetes, obesitas itu relatif gampang. Teman-teman di member premium bisa lihat video webinar menurunkan berat badan. Hanya dalam waktu 1 sampai 2 minggu itu sudah kelihatan hasilnya. Dan yang bukan member premium juga bisa lihat video-video YouTube kita sebelumnya. Itu sudah banyak banget kita bahas tentang ini. Tapi kalau pencernaan itu beda, butuh waktu dan penuh kesabaran. Yang butuh dilakukan adalah yang pertama kita butuh cut dulu semua penyebab inflamasi. Ini adalah langkah yang paling fundamental. Kita harus cut dulu semua bahan yang menyebabkan inflamasi di pencernaan. termasuk gluten, dai atau susu, mya rafinasi, semua ultra process food, gula, berbagai jenis gula juga termasuk artifisial sutener yang katanya sehat msg, alkohol dan lain-lain. Karena ini adalah triggernya selama kamu masih konsumsi ini, pencernaan kamu enggak akan pernah bisa sembuh. Konsumsi whole food yang berkualitas. Yang kedua, terapkan intermittent fasting atau puasa. Bukan makan sedikit-sedikit tapi sering seperti yang disarankan banyak oknum-oknum tadi. Tapi sebaliknya terapkan intermittent fasting atau puasa dengan cara makan yang lebih jarang. Kenapa? Kita sudah bahas dengan fasting ini. Kita akan mengaktifkan kembali mekanisme MMC, sistem pembersihan alami yang terjadi dalam pencernaan kita. MMC ini hanya bisa aktif ketika pencernaan kita kosong. Jadi tidak ada makanan yang masuk. Jadi dengan fasting kita kasih waktu pencernaan kita untuk istirahat, membersihkan diri dan melakukan recovery. Selain itu fasting juga membantu menurunkan insulin mengurangi inflamasi dan memberikan waktu bagi tubuh untuk melakukan autovgi. Proses di mana sel tubuh akan membersihkan sel-sel yang rusak dan meregenerasi dengan sel baru. Ini sangat penting untuk healing pencernaan. Kalau kamu baru mulai menerapkan ini bisa dimulai dengan langkah yang sangat sederhana. Selesaikan makan malam minimal 3 jam sebelum tidur. Dan saat bangun pagi jangan langsung makan. Nunda dulu sarapan kamu 3 jam. Jadi kamu sudah dapat at least 12 jam dan hindari snacking. Ketiga, tidur yang cukup. Usahakan juga dapat 7 sampai 8 jam tidur yang berkualitas setiap malam. Karena tidur adalah waktu tubuh untuk recovery dan repair. Kalau kurang tidur, proses healing jadi terganggu. Keempat, stress manajemen. Stres berpengaruh langsung ke pencernaan kita. bikin inflamasi makin parah, ganggu produksi enzim dan memperburuk leakyat. Jadi, managing stress bisa menjadi satu bagian yang sangat penting juga. Coba meditasi, zikir, journaling, breathing exercise, dan aktivitas lain yang membuat kamu lebih tenang dan lebih grounded. Bisa juga melakukan aktivitas spiritual seperti berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Itu bisa jadi salah satu stress management juga. ini membantu menenangkan pikiran, menurunkan kortisol dan memberikan sense of peace yang dalam. Dan yang gak kalah penting, set boundaries dengan orang-orang toksik di sekitar kamu. Learn to let them be. Kamu enggak bisa kontrol orang lain, tapi kamu bisa kontrol seberapa besar pengaruh mereka di dalam hidup kamu. Practice letting go of attachment. Kalau kamu butuh insight lebih dalam soal ini, coba baca buku The Lom Theory dari Mel Robbins. Buku ini membantu banget untuk memahami bagaimana cara untuk let go terhadap hal-hal yang enggak bisa kamu kontrol dan fokus ke hal-hal penting yang bisa kamu kontrol, yaitu diri kamu sendiri dan kesehatan kamu. Kelima, kelilingi diri kamu dengan komunitas yang positif. Support sistem yang baik akan membantu proses healing. Yang keenam, lakukan movement sebisa mungkin agar inflamasi juga berkurang. bisa jalan kaki, stretching, yoga, atau movement ringan lainnya. Kenapa kami bilang movement bukan olahraga? Karena kata olahraga itu sering bikin beban mental. Seolah-olah harus intens. Padahal yang paling penting adalah bergerak secara konsisten dulu sesuai dengan kondisi masing-masing. Kemudian intensitasnya baru ditingkatkan. Yang ketujuh, find your purpose of life. Ini mungkin kedengaran sangat filosofi ya, tapi ini sangat real impact. Karena ketika kamu punya purpose, punya alasan kenapa kamu bangun setiap hari, kenapa kamu mau sembuh, apa yang mau kamu capai atau kamu kontribusikan ke dunia ini, ini memberikan motivasi kuat untuk healing. Purpose memberikan meaning dan meaning itu sangat penting dan sangat powerful untuk recovery. Tapi kalau kamu sudah banyak kendala, apalagi kalau kamu sudah lama konsumsi obat asam lambung, punya Sifo, punya SIBO, punya liiky gat, ini butuh perlahan-lahan dan butuh identifikasi apa sebenarnya masalahnya. Kalau Sivo dan siibo, kamu bisa lakukan tiga step. Step pertama, stabilkan terlebih dahulu gitu. Hindari dulu makanan-makanan yang tinggi VD map. Apa itu FD map? Vot map itu singkatan dari fermentable, oligosakaride, disakaride, monosakaride, dan folios. Ini adalah jenis karbohidrat yang mudah terfermentasi oleh bakteri di usus yang kalau kamu konsumsi, kalau kamu masih punya sifo dan siibo ini bikin makin bloating, makin parah. Contoh makanan tinggi font map itu bawang putih, bawang merah, daun bawang, asparagus, brokoli, kembang kol, kol, dan lain-lain. Jadi walaupun Whole food ini sangat bernutrisi, sangat bagus, tapi bahan-bahan ini bisa terasa agak berat di usus. Tapi yang penting jangan menghindari food m
Resume
Categories