Transcript
_zN3sWkAigE • BAD BUNNY MEMBUAT DONALD TRUMP MENGAMUK KARENA PERFORM DI HALF TIME SUPER BOWL
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1675__zN3sWkAigE.txt
Kind: captions
Language: id
Dia enggak cuma menyanyikan lagu-lagu
yang hits, Bunny juga membuat
pertunjukan yang memiliki alur cerita
dan memiliki makna bagi komunitas Latin.
Mulai dari ladang tebu ya, topi
tradisional pava dengan simbol-simbol
tentang spesies yang terancam punah
serta cerita lintas generasi juga dia
tampilin semua. Jadi dengan kata lain
bisa dikatakan penampilan dia itu penuh
dengan storytelling yang mana setiap
adegannya dipertunjukkan untuk tujuan
tertentu. Ada ceritanya, ada maknanya
dan pertunjukan ini dimulai dengan latar
ladang gula yang membawa pesan mengenai
kritik terhadap eksploitasi pekerja yang
ada di Puerto Rico.
Geng, pembahasan kita hari ini mengenai
halfime Super Bowl. Nah, ini bukan
sekedar acara biasa, melainkan sebuah
ajang penampilan yang ditunggu-tunggu
oleh orang Amerika dan mungkin beberapa
orang dari negara lain yang menggemari
artis yang tampil di dalam acara
tersebut. Yang membuat halftime Super
Bowl ini menarik untuk ditonton adalah
sering sekali para musisinya itu tampil
memberikan konsep dan state performance
yang beda ketika mereka tampil di
acara-acara lain. Jadi mereka itu lebih
all, lebih terkonsep, lebih gila-gilaan
lah di acara halftime Super Bowl ini.
Salah satu yang pernah kita bahas dulu
adalah penampilan Kendrick Lemar di
halftime Super Bowl. Kalau kalian ingat
kontennya yang ini. Nah, di video itu
Kenryck Lammer secara terang-terangan
memberikan clue terkait sosok yang
menghabisi Triple Eentation yaitu Drake.
Dan dari penampilan Kenrick lemari
itulah halftime Super Bowl di saat ini
sangat dinantikan karena tidak hanya
dipandang sebagai acara yang diadakan di
tengah pertandingan final Super Bowl
aja, tapi melainkan banyak yang
penasaran dengan penampilan seperti
apaagi yang bakal dibawakan oleh musisi
di acara tersebut. Karena mulai ke sini
tuh konsepnya tuh mulai ada
misteri-misterinya gitu loh, Geng. Jadi
orang nunggu gitu.
Setelah Kendrick Lemar yang mengisi
acara tersebut, ya sekarang ada nama
baru, yaitu Bad Bunny. Bukan nama baru,
maksudnya dia artis baru, enggak. Tapi
dia yang baru saja mengisi acara
tersebut dan benar-benar pecah.
Yuk. H h h.
Jadi, Geng, sama seperti Kendrick,
Batunny di saat ini sedang menjadi
sorotan dan perbincangan dikarenakan
penampilan dia yang menampilkan budaya
Latin Amerika. Bahkan Bet Bunny dengan
berani menyindir kebijakan yang
diberlakukan oleh Donald Trump. Dan hal
ini bahkan membuat Donald Trump sampai
enggak suka dengan penampilan Bunny di
halftime Super Bowl dan dia bahkan
mengecam penampilan tersebut. Saking gak
sukanya ya politisi konservatif yang
satu kubu dengan Trump sampai bikin
acara tandingan, Geng. Nah, orang-orang
di saat ini justru menyoroti keberadaan
dari Bunny yang dikatakan Bunny
tiba-tiba menghilang setelah penampilan
dia di halftime Super Bowl. Nah, inilah
yang menjadi misteri saat ini.
Dan di video kali ini gua bakal membahas
soal penampilan Bad Bunny di halftime
Super Bowl dan apa aja yang membuat
Donald Trump sampai marah besar. Dan
benarkah rumor soal dia menghilang
setelah itu langsung aja kita bahas
secara lengkap. Halo, Geng. Welcome back
to Kamar Jerry
Geng Geng. Suka bikin konten pakai HP
tapi kapasitas memorinya kecil? Jangan
khawatir, sekarang kapasitas memori HP
kalian bisa dibikin jadi besar. Ini
namanya portable SSD dari SSK. Kapasitas
yang gua beli ini adalah 4 TB.
Sebelumnya gua juga udah beli yang
kapasitasnya 500 gig. Sekarang gua
upgrade ke 4 TB supaya data yang
ditampung jauh lebih banyak. Dan
gokillnya ini kecepatannya sampai 40
Gbps, Geng. Proses pemindahan datanya
juga simpel banget. Cukup pakai kabel,
colokin ke HP kalian dan langsung
pindahin.
Prosesnya jauh lebih cepat daripada
kalian mindahin pakai Airdrops. Ngapain
beli HP dengan kapasitas memori yang
besar tapi harga mahal? Mendingan beli
portable SSD dari SSK. Harganya jauh
lebih terjangkau dan kapasitasnya jauh
lebih besar. Untuk link pembelian kalian
bisa langsung cek di bawah. Untuk
pembahasan yang pertama, kita bahas dulu
profile singkat dari musisi yang bernama
Bad Bunny ini.
Jadi, Bunny ini memiliki nama asli
Benito Antonio Martinez Ocasio yang
lahir pada tanggal 10 Maret tahun 1994
di Bayamon dan dia dibesarkan di
lingkungan Almirante Sur yang ada di
Vegabaha, Puerto Rico. Ayahnya bernama
Benito Martinez dan dia adalah seorang
pengemudi truk dan ibunya bernama
Lisauri Okasio yang merupakan seorang
pensiunan guru sekolah. Bet Banny ini
memiliki dua adik dan adiknya itu
laki-laki semua bernama Bernie dan juga
Bisel. Nah, orang tuanya Bunny ini
sering sekali mendengarkan musik
bergenre salsa sampai dengan popet. Dan
momen pertama kali Bunny terkait dengan
musik adalah ketika dia menerima kaset
yang berjudul Equil Kuia Muerto karya
dari rapper Puerto Rico yang bernama
Vikos. Nah, itu hadiah Natal dari orang
tuanya untuk dia ketika dia berusia 5
tahun dan semenjak itulah Bunny ini jadi
suka dengan musik. Di saat itu, Betunny
mulai merasa tertarik dengan dunia
menyanyi. Dan di umur dia yang masih
sangat muda, dia sudah mulai bernyanyi
sebagai salah satu anggota panduan suara
gereja. Dan ketika itu dia mengenakan
baju kelinci sembari memegang keranjang
dengan ekspresi merengut. Dari sinilah
ide terkait nama Bad Bunny yang dia
gunakan sampai sekarang itu muncul. Nah,
gara-gara pakai baju kelinci itulah dia
menamakan nama dia, oh ya udah nama gua
Bunny. Karena gua pernah ada momen pakai
baju kelinci gua merengut ya itu sangat
bad gitu ya. kayak orang bad mood atau
Bad Vibe ya. Dan dia menamakan dirinya
sebagai Bad Bunny. Di saat dia sudah
dewasa, Bad Bunny ini mengenang
peristiwa tersebut ya di dalam wawancara
dengan Willy Jay dengan mengatakan kalau
momen tersebut lucu. Karena Bunny selalu
bilang kalau saat dia mengenakan baju
kelinci itu Bunny sedang marah. Jadi
lagi benar-benar eh bad mood lah. Dan
bagi dia enggak ada kelinci yang jahat.
Dan bahkan kalau ada kelinci yang jahat
pun akan terlihat seperti kelinci yang
baik karena imut gitu. Jadi itu sangat
cocok untuk dia karena dia bisa jahat
tapi bisa juga menjadi orang baik tanpa
terlihat jahat. Learn
keep learning and and go step by step
and take every opportunity that that
it's not like
I just wanna be you know the the
biggest.
Saat dia bermain peran di layar kaca,
Bad Bunny ini pernah menggunakan nama
lahirnya dia yaitu Benito. Tapi dia
kembali menggunakan nama Bunny ketika
dia bermain di layar lebar. di antaranya
ketika berperan sebagai eksekutor
bayaran bernama The Wolf bersama dengan
Brad Pitt yang berjudul Ballet Train.
Dia juga pernah mendapatkan peran
sebagai pemeran utama e sebagai anggota
kartel Tuana di dalam serial Netflix
Narcos Mexico. Wah, ini adalah salah
satu serial paling banyak peminatnya di
Netflix dan dia ternyata adalah bintang
filmnya.
The character is like a cool guy, Juy.
I'm a cool guy. I think so on. You one
of the coolest, man. I just love you did
it. I want to show a clip. Here's Bad
Bunny in Narcos, Mexico. This Friday.
Take a look.
Udah.
Nah, terus singkat cerita karirnya dia
di bidang musik itu dimulai ketika dia
menulis dan membuat musiknya sendiri di
saat dia masih berusia 14 tahun. Di
tahun 2016, lagunya dia yang berjudul
Dials atau kalau dalam bahasa Spanyol
dibaca Dear perhatian seorang DJ yang
bernama Len di Sound Cloud yang kemudian
Luyen ini menawarkan kontrak kepada
Bunny untuk sebuah label rekaman yang
bernama Here this music. single-nya dia
yang judulnya Soy Pior itu rilis pada
bulan Desember 2016 dan berhasil masuk
ke dalam posisi 19 di tanggal lagu
Billboard Hot Latin Songs. Dan di bulan
Mei 2017, dia pun akhirnya berkolaborasi
dengan penyanyi Kolombia yang bernama
Carol G lewat lagu yang berjudul Ahora
Mi Lama yang mencapai posisi 10 di
tanggal lagu yang sama dan juga masuk
daftar lagu Latin terbaik tahun 2017
versi Alt Latino.
Di bulan Juli 2017, Bunny menandatangani
kerja sama dengan Cardenas Marketing
Network atau CMN untuk mengatur
penampilan dia di beberapa negara
Amerika Latin. Dan di tahun 2018, Bunny
merilis album debutnya yang berjudul
X100 Pre dan berlanjut sampai 2020
dengan album yang berjudul kayak gini Y
HQ MDLG. Gua enggak tahu tuh bacanya
gimana yang mana ini semakin menegaskan
posisi dia sebagai ikon musik latin
modern. Dan orang baret baru mengetahui
tentang Bunny ketika dia ini sudah
memiliki 16 lagu yang masuk ke top 40 di
tangga lagu Latin Amerika. Nah, penonton
Barat mengenal dia melalui bagian rap di
lagunya Cardibi yang berjudul I like It
pada tahun 2018.
Di dalam perjalanan karirnya, Bunny ini
dikenal sebagai penyanyi dan penulis
lagu yang berperan besar di dalam
memperluas jangkauan musik regeton dan
Latin Trap ke panggung global. Karena
itulah dia dijuluki sebagai Raja Latin
Trap.
Sebelum tampil di Halftime Super Bowl
kemarin, Bad Bunny ini berhasil
mendapatkan Grammy Piala Grammy Awards
tahun 2026 dalam kategori album terbaik
yang berjudul Debirar Mas Photos yang
rilis tahun lalu. Gua yakin banyak dari
kalian yang tahu lagu ini.
Créeme cuando te digo que somos mucho
más grandes que 1005 y no existe nada
que no podamos lograr. Gracias a Dios,
gracias a la academia, gracias a las
personas que han creo en toda Danuma
terkenal karena membawakan genre musik
latin di dalam musiknya, tapi juga BNY
ini terkenal sebagai salah satu musisi
yang berani menyuarakan sikap politik.
Makanya penampilan Bunny di Halfstem
Super Bowl itu menuai sorotan. Bunny
yang kritis banget terhadap politik
berangkat dari background keluarganya
yang bukan orang berada atau bukan orang
kaya dan dia serta keluarganya berasal
dari keluarga yang benar-benar
sederhana. Nah, dulu saat Bunny ini
belum sukses atau belum kayak sekarang,
dia harus bekerja keras sebagai pegawai
toko untuk ee nge-packing-packing barang
gitu ya di toko kelontong sana. Dan ya
itu semua dilakukan untuk bisa
menyambung hidup dan juga membayar
recording studio. Dan Bunny itu bangga
soal identitasnya dia sebagai orang
Puerto Rico, negara yang merupakan
negara persemakmuran Amerika Serikat.
Nah, dari sini kita jadi enggak heran
kenapa saat tampil di halftime Super
Bowl kemarin, Bad Bunny ini menampilkan
budaya dari Puerto Rico di atas panggung
Super Bowl. Dan dia enggak menyukai
kenyataan bahwa Puerto Rico yang masuk
ke dalam wilayah Amerika Serikat dan
warganya pun berkewarganegaraan Amerika
ternyata enggak bisa memilih ketika
pemilihan umum diselenggarakan. Jadi
kurang lebih tuh kayak orang-orang
keturunan Puerto Rico yang ada di
Amerika itu enggak berhak jadi pencoblos
gitu loh, Geng. di dalam pemilu. Jadi
mereka tuh kayak dianggap sebagai tamu
yang malah bisa memilih itu adalah
orang-orang yang udah benar-benar
kecampur keturunannya sama kulit putih
dan orang-orang kulit hitam sebagian
gitu. Selebihnya ya enggak boleh. Jadi
benar-benar rasis mereka tuh dirasisin
di anak tirikan. Nah, makanya Bunny
bersuara soal itu. Bahkan di saat ini
enggak ada perwakilan dari Puerto Rico
di kongres Amerika Serikat. Padahal
masyarakat mereka juga ramai di Amerika.
Dan hal inilah yang menjadi alasan
kenapa BNY sangat kritis terhadap
perpolitikan Amerika, terutama terhadap
kampanye anti imigran yang dibuat oleh
Donald Trump. Nah, kritiknya dia
terhadap Donald Trump itu bukan terjadi
baru-baru ini aja, tapi udah sejak lama.
Contohnya pada tahun 2018, setahun
setelah Badai Maria menerjang, Bunny
tampil di dalam acara The Tonight Show
Staring Jimmy Vanen. Di saat itu dia
mengkritik penanganan para korban akibat
badai tersebut, termasuk warga keturunan
Latin di saat itu ya. Nah, setelah 1
tahun badai itu lewat berlalu gitu ya,
masih ada orang yang rumahnya tidak
punya listrik. Di Amerika loh itu, Geng.
Enggak punya listrik. Gimana ceritanya?
Katanya negara adidaya ya kan. Ada lebih
dari 3.000 orang meninggal dunia akibat
badai tersebut dan Donald Trump masih
menyangkal hal itu. Jadi selama yang
meninggal bukan orang kulit putih
menurut Donald Trump ya udah gitu. Nah,
sikap kritik dari Bunny ini juga
ditunjukkan oleh keputusannya Bunny yang
tidak mau mengunjungi daratan Amerika
Serikat untuk menggelar konser. Dia
enggak mau menggelar konser di Amerika
karena khawatir kesempatan tersebut
malah dijadikan oleh otoritas Amerika
untuk menangkap orang Latin yang
menonton ya dan bermasalah secara
keimigrasian. Jadi ibaratnya gini ya,
misalkan nih gua orang Indonesia gitu
ya, gua sebagai penyanyi di Amerika.
Nah, gua itu enggak mau ngadain konser
gua di Amerika. Karena kenapa? Dengan
gua mengadakan konser gua di Amerika,
otomatis kan orang-orang Indonesia itu
kan pada ngumpul, pada pengin datang ya
karena artisnya orang Indonesia. Nah,
dengan begitu itu bakal jadi perangkap.
Itu bakal jadi perangkap bagi warga
Indonesia yang ada di sana untuk dilihat
oleh para imigrasi yang bernama ICE tadi
untuk ditandain, "Oh, ini orang
Indonesia-Indonesia." Jadi mereka enggak
perlu repot nyisirin kota-kota atau
rumah-rumah lagi. Semuanya udah
terperangkap di dalam satu konser. Nah,
satu persatu mereka bisa ditangkap dan
dideportasi. Nah, itulah yang ditakutkan
oleh si Bet Bunny. Dia enggak mau
membuat sebuah konser yang membuat
orang-orang Latin bakal berkumpul di
sebuah tempat.
Tapi dia menyayangkan. Sebaliknya ketika
dia memilih untuk mengadakan konser di
Puerto Rico, semua penonton yang berasal
dari Amerika itu bebas menonton Bunny
langsung di Puerto Rico tanpa harus
takut bakal ditangkap. Dan saat Bunny
memenangkan Grammy kemarin, dia memulai
pidatonya dengan mengkritik soal Ice,
yaitu badan keimigrasian Amerika dengan
seruan Ice Out. Nah, di dalam pidatonya
itu, Bedbani juga bilang kalau kita yang
merujuk kepada orang-orang Latin
bukanlah orang biadab. bukanlah
binatang, bukanlah alien. Kita adalah
manusia dan kita orang Amerika. Kata Bet
Bunny,
"I gonna say
out. We're not savage. We're not
animals. We're not aliens. We are
humans. And we are Americans." Kritiknya
ini juga tertuang di dalam lagunya,
Geng. Di dalam lagu Deb Tirar Mas Fotos,
ada lirik yang membahas tentang
kesulitan ekonomi, korupsi politik, dan
hubungan yang enggak baik antara Puerto
Rico dan Amerika Serikat yang mana Bunny
mengungkapkan hubungan tersebut sebagai
hubungan toxics. Nah, kemudian di lagu
dia yang berjudul La Mudanza, Bed Bunny
membuat lirik yang artinya orang-orang
dieksekusi di sini karena mengibarkan
bendera. Nah, yang mana ini adalah
penggalan lirik yang merujuk kepada
Undang-Undang Pembatasan Kebebasan
berpendapat tahun 1948 yang
mengkriminalisasi kepemilikan atau
pengibaran bendera nasional Puerto Rico.
Bahkan jika bendera tersebut dikibarkan
di rumah sendiri. Nah, selanjutnya ada
lirik lagu lagi yang judulnya Loku le
Paso a Hawai. Ya, ini koreksi gua kalau
salah dalam cara membacanya ya, Geng.
Nah, jadi ini tentang penggusuran
komunitas dan privatisasi sumber daya
alam yang mana liriknya kalau diartikan
itu artinya mereka ingin mengambil
sungai dan juga pantaiku. Mereka
menginginkan daerahku. Tidak. Jangan
lepaskan bendera atau lupakan lelolai.
Nah, aku tidak ingin mereka melakukan
kepadamu apa yang terjadi kepada Hawai.
Saat gua cari tahu apa maksud dari
Lelolai. Ternyata lilolai itu adalah
istilah budaya Puerto Rico yang merujuk
pada gaya vokal atau nyanyian
tradisional dalam musik jbaru yaitu
musik rakyat Purtoorico. Lelola itu
gimana ya? Kayak sebuah ucapan atau
kebiasaan dari eh masyarakat adat Puerto
Rico lah gitu. Nah, mungkin kalau di
Indonesia tuh apa ya? Ada ada yang bisa
ada yang bisa menjabarkan enggak makna
dari lelolai dalam bahasa Puerto Rico?
Mungkin di bahasa Indonesia juga ada tuh
ciri khas bahasanya yang suka kita
ucapin. Nah, mungkin kalian bisa
tinggalkan komentar di bawah ya. Oke,
terus dikatakan juga penampilan Bad
Bunny di halftime Super Bowl kemarin itu
bukanlah penampilan pertamanya dia,
Geng. Soalnya di tahun 2020 dia pernah
tampil di sana ketika diajak oleh
Shakira serta Jennifer Lopez yang
menjadi penampil utama. 2 tahun
kemudian, Betunny menjadi artis dengan
streaming paling banyak di dunia, 20
miliar lewat album Anverabo C di
Spotify. Dan di tahun 2026 dia kembali
tampil tapi kali ini sebagai penampil
utama dengan performance yang begitu
mencuri jutaan mata. Enggak hanya di
Amerika, bahkan seluruh dunia melihat
Bunny. Meskipun kayak gitu ya, sebelum
pada akhirnya Bunny fix tampil di
halftime Super Bowl, tiba-tiba tuh
sempat ada petisi juga, Geng, agar Bad
Bunny ini diganti aja sebagai penampil
utama. Jadi, banyak yang minta kalau dia
itu jangan sampai tampil di halftime
Super Bowl. Tapi di saat itu, entah
siapa yang membuat petisi itu. Padahal
kalau dipikir-pikir penggemarnya Bunny
itu banyak banget. Kok bisa ada orang
yang membuat petisi seperti itu? Nah,
sekarang gue pengen ajak kalian bahas
soal beredarnya petisi untuk membatalkan
penampilan Bunny di halftime Super Bowl.
kita bahas.
Jadi pada tanggal 28 September tahun
lalu, National Football League atau MFL
bersama dengan Apple Music dan juga Rock
Nation mengumumkan bahwa Bad Bunny akan
tampil di Apple Music Super Bowl LX
Halftime Show yang ada di Livai Stadium
yang terletak di Santa Clara, California
pada hari Minggu tanggal 8 Februari
2026. Nah, saat NFL mengumumkan hal itu,
banyak orang yang antusias dan enggak
sabar dengan penampilan Bunny karena
tahu dia selalu menonjolkan budaya Latin
Amerika, terutama budaya Puerto Rico.
Nah, yang paling antusias di saat itu
adalah orang-orang Latin Amerika yang
tentunya mereka banyak banget di Amerika
karena mereka merasa belum pernah ada
yang mengangkat budaya Amerika Latin di
dalam acara halftime Super Bowl sebesar
itu. Nah, kalau Bat Money tetap
membawakan eh budaya Latin saat
pertunjukan halfime Super Bowl, maka
penampilan dia bakal menjadi yang paling
unik dan paling beda dari
penampil-penampil yang udah-udah alias
dari penampilan musisi lain yang pernah
ada dan bahkan di hari yang sama itu
juga. Tapi ada juga nih, Geng, yang
justru gak setuju ternyata dengan
rencana Bunny tampil di halftime Super
Bowl ini. Terutama dari sebagian
kalangan konservatif di Amerika yang
paling keras bersuara kalau Bunny itu
enggak cocok tampil di Super Bowl. Dan
suara paling keras di saat itu adalah
Donald Trump. Karena nih orang emang
benci banget sama orang Latin yang dia
anggap sebagai imigran. Pihak Donald
Trump itu gak suka dengan Bunny untuk
tampil di Super Bowl karena dia lebih
sering menggunakan bahasa Spanyol
dibandingkan bahasa Inggris dan lebih
sering menampilkan budaya Puerto Rico
dan Latin ketimbang budaya Amerika. Nah,
itulah yang membuat dia itu dibenci sama
Donald Trump. Dan sampai pada akhirnya
ada sebuah petisi muncul di Change.org
yang diinisiasi oleh seorang pengguna
dengan nama samaran Carshell yang
berisikan bahwa Bunny yang berasal dari
Puerto Rico tidak akan pantas dan tidak
mampu untuk menyatukan negara,
menghormati budaya Amerika, dan menjaga
acara halfime Super Bowl tetap ramah
terhadap keluarga, katanya gitu. Dan
petisi tersebut sudah mendapatkan 81.000
tanda tangan loh, Geng. Sampai detik
ini.
Petisi tersebut menyebutkan kalau Super
Bowl sebagai kesempatan untuk memberikan
penghormatan kepada warisan musik
Amerika yang kaya. Menurut Karshell ini
ya, orang yang bernama samaran untuk
membuat petisi tersebut tadi, dia bilang
halftime ini seharusnya menjadi acara
untuk menyatukan Amerika, bukan
menghancurkannya dengan penampilan Bunny
yang suka mengkritik-kritik pemerintah.
Di dalam peti tersebut juga
menggambarkan Bunny yang enggak terlihat
merepresentasikan nilai-nilai Amerika
karena penampilan dan gayanya yang
termasuk ke dalam elemen drug dan
estetika eksperimental yang dianggap
berlawanan dengan ekspektasi keluarga ya
atau family yang suka nonton Super Bowl
yang mana ya ini akan merusak panggung
Super Bowl menurut dia. Dan sebaliknya,
petisi tersebut mendorong agar George
Trade, yaitu seorang icon music country
untuk menjadi pengganti dari Bad Bunny
untuk tampil di acara tersebut. Straight
ini disebut sebagai sosok yang
mewujudkan hati dan jiwa musik Amerika
serta memiliki kemampuan untuk melampaui
generasi dengan lagu-lagunya dia yang
tidak lekang oleh waktu," katanya. Dan
informasi yang gua dapatkan dari The
Washington Times, petisi tersebut
bertujuan untuk mengembalikan halftime
Super Bowl yang menampilkan persatuan,
rasa hormat, dan kesenangan bersama.
yang mana ini lebih ramah untuk keluarga
yang menonton halftime Super Bowl. Kalau
BNY menurut mereka itu terlalu memecah
belah, katanya sih gitu. Dikatakan juga
bahwa kritik terhadap Bad Bunny juga
dipicu oleh sikap politiknya dia di masa
lalu. Terutama terkait dia yang enggak
suka terhadap kebijakan imigrasi yang
diberlakukan di bawah pemerintahan
Donald Trump. Meskipun menuai penolakan
dari sebagian kalangan, banyak pihak
yang justru mendukung Bet Bunny loh,
Geng. Contohnya adalah Jennifer Lopez
yang pernah mengundang Bet BNY juga di
Super Bowl yang bilang kalau seni
seharusnya tidak dibatasi oleh bahasa.
Mau itu bahasa Inggris, mau itu bahasa
Spanyol, ya semuanya seni. Nah, di dalam
sebuah wawancara dengan Bet Bunny ketika
dia ditanya mengenai tanggapan terkait
kritikan terhadap dia, ya. Nah, dia ini
cuma menjawab dengan nada bercanda ya.
Dia bilang kalau orang Amerika yang
berbahasa Inggris masih memiliki 4 bulan
untuk belajar bahasa Spanyol sebelum
Super Bowl digelar. Jadi dia malah
mengajak orang Amerika untuk belajar aja
deh bahasa Spanyol ketimbang gua yang
harus manggung pakai bahasa Inggris
katanya. Dan pihak dari NFL walaupun
sudah mendapatkan tekanan agar mengubah
penampil utama mereka dari Bad Bunny ke
yang lain, tapi NFL menyatakan bahwa
mereka enggak bisa mempertimbangkan
untuk mencoret Bunny sebagai penampil
utama. Makanya akhirnya Bunny kemarin
tetap bisa tampil di halftime Super Bowl
dan yah benar-benar heboh banget. Gila
banget kemarin.
Nah, sekarang gua bakal masuk nih, Geng,
ke dalam inti pembahasannya, yaitu
penampilan Bunny di halftime Super Bowl.
Bagaimana sih dan apa sih yang menjadi
kontroversinya? Kita bahas.
Nah, pada akhirnya geng, Bunny pun
tampil di halftime Super Bowl di tanggal
8 Februari 2026. Dia menjadi musisi Solo
Latin berbahasa Spanyol pertama yang
menjadi penampil utama di dalam acara
tersebut. Penampilannya itu ikut bersama
dengan musisi-musisi lain seperti Lady
Gaga, Ricky Martin, Kardibi sampai
dengan Jessica Alba. Penampilan Bunny
itu berlangsung selama 13 menit dan
sekejap itu mengubah acara tersebut
menjadi sebuah penampilan yang penuh
dengan unsur budaya dengan menggabungkan
musik regeton, salsa, dan juga hip hop
dengan simbol-simbol yang terinspirasi
dari sejarah Purto Rico. Dia enggak cuma
menyanyikan lagu-lagu yang hits, Bunny
juga membuat pertunjukan yang memiliki
alur cerita dan memiliki makna bagi
komunitas Latin. Mulai dari ladang tebu
ya, topi tradisional sampai dengan
simbol-simbol tentang spesies yang
terancam punah, serta cerita lintas
generasi juga dia tampilin semua. Jadi
dengan kata lain bisa dikatakan
penampilan dia itu penuh dengan
storytelling yang mana setiap adegannya
dipertunjukkan untuk tujuan tertentu.
Ada ceritanya, ada maknanya dan
pertunjukan ini dimulai dengan latar
ladang gula yang membawa pesan mengenai
kritik terhadap eksploitasi pekerja yang
ada di Puerto Rico. Nah, lalu
dilanjutkan lagi dengan aksi panggungnya
dia di atap rumah tradisional Puerto
Rico yaitu Lakasita. dan dia sempat
memainkan lagu yang berjudul Yopero Sola
yang merupakan lagu dengan pesan anti
misogini yang disuarakan untuk mendukung
perempuan sejak tahun 2020. Di teras
rumah Lakasita ada berbagai tokoh
terkenal yaitu Carol G. Pedro Pascal,
Jessica Alba, dan lain-lain yang mana
mereka semua juga membawa identitas
mereka sebagai orang Amerika Latin dan
kehadiran mereka di sana untuk
menyuarakan kampanye persatuan. Kemudian
Bunny membawakan lagu berjudul El Apagon
di sebuah miniatur tiang listrik sebagai
bentuk protes kepada pemerintah soal
kondisi ya kehidupan tanpa listrik yang
menimpa wilayah Amerika Serikat selama
beberapa bulan imbas dari badai Maria.
Bad Bunny juga beberapa kali mengucapkan
kalimat dalam bahasa Spanyol saat dia
tampil tersebut. Geng.
Di satu momen ya, kamera sempat menyorot
ke ruang tamu di mana ada seorang ibu,
ayah, dan anak laki-laki yang bernama
Liam Khoed menonton cuplikan pidatonya
Bunny saat memenangkan Grammy Awards.
Nah, di dalam penampilannya Bunny
menyerahkan piala Grammy tersebut kepada
Liam Koneho ini. Yang mana sebenarnya
Liam Koneho ini adalah korban yang
ditahan oleh Ice pada akhir bulan
Januari kemarin. Dan salah satu momen
paling disorot adalah ketika ada
penampilan seorang pria dan wanita yang
menikah. Pada awalnya banyak yang
mengira kalau itu adalah bagian dari
koreografi aja, tapi ternyata itu adalah
prosesi pernikahan sungguhan, Geng. Jadi
benar-benar ada yang nikah di acara itu.
Momen ini mengingatkan banyak orang
dengan salah satu kalimat dari Bunny
saat pidato dia di Gramy. Yaitu kalimat
yang dalam bahasa Indonesia artinya tuh
kayak gini. Satu-satunya hal yang lebih
kuat dari kebencian adalah cinta. Dan
jika kita harus berjuang, kita harus
melakukannya dengan cinta.
Get more powerful with more hate. The
only theme that is more powerful than
hate is love. Nah, dari informasi yang
gua dapatkan di media tempo yang
mengutip dari Associated Press, Bad
Bunny ini bertindak sebagai saksi dan
menandatangani akta nikah pasangan
tersebut, Geng. Jadi niat banget ya,
lagi manggung, lagi jadi saksi nikah
orang gitu. Dan di akhir pertunjukannya,
Bet Bunny membawakan bendera Puerto Rico
dan mengucapkan kata-kata berbahasa
Inggris pertama dia dan satu-satunya
sepanjang pertunjukan itu ya dia bilang
God bless Amerika. Dan selanjutnya dia
menyebutkan nama setiap negara Amerika
Latin mulai dari Meksiko, Puerto Rico
sampai dengan Cuba. Selanjutnya ke
Amerika Tengah serta Amerika Selatan
yang sebelum akhirnya dia mengakhiri
dengan nama Amerika Serikat, Kanada.
lalu kemudian kembali lagi ke nama
Puerto Rico.
Nah, lewat penyebutan nama negara-negara
tersebut, Bed Bunny menyampaikan pesan
cinta dan persatuan dan banyak orang
Latin yang pada akhirnya merasa dianggap
karena tidak pernah ada di halftime
Super Bowl sebelumnya. Negara mereka
disebut di saat itu. Nah, bahkan Kanada
pun juga disebut. Makanya banyak orang
Kanada yang juga menyoroti penampilan
dari Bunny kemarin. Sebenarnya nih,
Geng. Di dalam penampilan Bunny tersebut
enggak ada pesan-pesan yang berupa
sindiran terhadap perpolitikan Amerika
kalau dibandingkan dengan musisi lain
yang ikut tampil di Super Bowl. Ya,
soalnya selain Bad Bunny ada band P
yaitu Green Day yang juga tampil tapi
bukan di halftime show melainkan sebelum
pertandingan dimulai. Nah, kalau
halftime ini itu kan di tengah-tengah
pertandingan Green Day. Di saat itu di
awal sebelum pertandingan dimulai dia
membawakan lagu secara meidle dengan eh
lagu-lagu yang menyindir kebijakan
Donald Trump. Dan Green Day membuka
penampilan 5 menit mereka dengan
cuplikan Good Ridens, Time of Your Life.
Sebelum akhirnya membawakan lagu-lagu
hits mereka seperti Holiday, Boulevard
of Broken Dreams, terus akhirnya ditutup
dengan lagu American Idiot. Lagu Holiday
dan American Idiot itu sering digunakan
untuk menyindir Donald Trump serta
kebijakan maga atau Make America Great
again. Nah, Holiday merupakan lagu anti
perang dan sindiran politik dengan
menyebutkan the representative of
California, simbol politisi yang
mendukung perang demi kepentingan
ekonomi. Sementara untuk lirik dari
American Idiot itu lebih terang-terangan
lagi karena liriknya itu yang mengkritik
suasana sosial dan politik di Amerika
yang dianggap penuh propaganda. Nah,
jadi bisa dikatakan ya kalau Grinde
jelas-jelas menyindir, tapi Bunny
sebenarnya dia enggak terlalu menyindir.
Tapi entah kenapa penampilan dia itu
justru membangkitkan semangat kritik
terhadap Donald Trump karena dia
membawakan budaya Latin tadi. Nah, terus
geng penampilan Bunny yang dikatakan
tidak ada kritik apapun sebenarnya ya,
tapi justru membuat Donald Trump geram.
Kenapa kira-kira? Dan apa reaksi dari
Donald Trump? Kenapa dia kesal banget
sama Bit Bunny? Nah, langsung aja kita
bahas secara lengkap.
Jadi, geng ceritanya ketika Trump tahu
kalau Bad Bunny dan Green Day bakal
tampil di halftime Super Bowl, dia itu
pernah menyebutkan bahwa Bad Bunny dan
Green Day itu merupakan pilihan yang
buruk katanya yang cuma akan menabur
kebencian. Nah, tapi ungkapan Trump
tetap tidak menggoyahkan NFL untuk tetap
mempertahankan Bunny serta Green Day
supaya bisa tampil di dalam acara itu.
Pasca penampilan Bunny di halftime Super
Bowl, Donald Trump langsung memberikan
komentar soal penampilan itu. Trump
menuliskan di trut sosialnya dia yang
mana di dalam tulisannya tersebut dia
menyebutkan kalau pertunjukan halftime
Super Bowl dengan Bad Bunny yang menjadi
penampil utama adalah acara yang
sangat-sangat buruk bahkan menjadi salah
satu yang terburuk katanya. Donald Trump
juga bilang kalau acara tersebut enggak
masuk akal, merusak citra dari kebesaran
Amerika, dan enggak mencerminkan standar
kesuksesan, kreativitas atau keunggulan
yang Trump harapkan. Donald Trump juga
sepertinya menyindir Bunny yang banyak
menampilkan bahasa Spanyol ketimbang
bahasa Inggris. Dia bilang kalau enggak
ada yang mengerti apa yang dibicarakan
oleh Bunny ketika tampil di halftime
Super Bowl tersebut. Dan menurut dia,
tarian di dalam pertunjukan tersebut
enggak pantas. terutama untuk anak-anak
yang menonton di Amerika dan seluruh
dunia. Padahal kalau gua lihat tariannya
biasa aja sih yang namanya Amerika ya,
negara bebas gitu kan biasanya banyak
yang lebih parah. Kenapa yang Bunny
dianggap enggak pantas aneh banget gitu.
Terus Donald Trump juga menambahkan
kalau pertunjukan Bunny ini terasa
seperti penghinaan terhadap Amerika.
Nah, soal pernyataan Donald Trump yang
mengatakan enggak ada satuun yang
mengerti setiap kalimat yang diucapkan
oleh Bunny di dalam penampilan dia
tersebut karena berbahasa Spanyol. Nah,
faktanya geng justru sebaliknya.
Informasi yang gua dapatkan dari media
toovima.com, banyak orang Amerika
Serikat yang sampai meluangkan waktu
untuk mengambil kursus bahasa Spanyol
untuk bisa menghafal lirik lagunya Bet
Bunny. Gila enggak tuh? Nah, salah satu
contohnya ada seseorang yang bernama
Onil Thomas. Setelah dia mengetahui
bahwa Bet Bunny bakal tampil di dalam
halftime Super Bowl, dia mulai belajar
melafalkan lirik lagunya Bunny dengan
lantang. Hal ini menunjukkan bahwa orang
Amerika justru merasa antusias dengan
penampilan Bunny. Enggak seperti yang
dikatakan oleh trump dan kubunya. Dan
menurut gua juga ya, selain bahasa eh
Prancis gitu ya, selain bahasa Prancis,
bahasa Spanyol tuh termasuk bahasa yang
seksi banget enggak sih, Geng? Kalian
setuju enggak? Nah, terus geng Bunny di
dalam pandangan banyak orang merupakan
wujud dari perlawanan terhadap Donald
Trump. Enggak hanya mengkritik Donald
Trump, bahkan dia melawan kebijakan
Donald Trump. Amerika Serikat sendiri
menempati peringkat kedua dunia setelah
Meksiko sebagai negara dengan jumlah
penutur bahasa Spanyol terbanyak. Tapi
Donald Trump enggak suka dengan
keberagaman itu, Geng. Di tahun kemarin,
Donald Trump menandatangani perintah
yang menjadikan bahasa Inggris sebagai
bahasa resmi nasional sehingga
melemahkan status bahasa lain yang ada
di Amerika, termasuk bahasa Spanyol.
Padahal di Amerika yang berbahasa
Spanyol itu banyak banget. President
Donald Trump is expected to sign an
executive order on Friday design
official language
dan ditambah dengan berbagai kebijakan
yang memperketat persyaratan English
Procy, yaitu kemahiran berbahasa Inggris
untuk berbagai profesi. Aturan ini jadi
memaksa orang-orang yang menggunakan
bahasa lain selain Inggris harus
membiasakan diri untuk menjadikan bahasa
Inggris sebagai bahasa sehari-hari
mereka. Tapi Bet Bunny enggak mau
melakukan itu. Dia tetap mempertahankan
lirik lagu bahasa Spanyol melawan
kebijakan yang dibuat oleh Donald Trump
dan dia memaksa para pendengar yang
harus berusaha memahami bahkan
mempelajari bahasa Bunny itu sendiri
yaitu bahasa Spanyol.
Saking kesalnya Donald Trump dengan Bad
Bunny yang tampil di halftime Super
Bowl, kelompok konservatif dengan nama
Turning Point USA malah mengadakan
konser tandingan di halftime Super Bowl
yang mereka sebut sebagai All American
Halftime Show dengan menampilkan kit
Rock dan sejumlah musisi-musisi lain.
Konser itu dipromosikan di platform X
oleh sejumlah tokoh yang berafiliasi
dengan Donald Trump yang salah satunya
adalah Pit Hexet yang menjabat sebagai
Menteri Pertahanan Amerika Serikat.
Turning point USA itu didirikan oleh
aktivis konservatif dan orang dekat di
sekitar Donald Trump yaitu Charlie Kurk
yang waktu itu menjadi korban dord-dor
bolong lehernya itu loh, Geng.
Insidennya itu kan udah pernah gua bahas
tuh di video gue yang ini ya. Nah, jadi
si Trump dan kelompoknya ini juga enggak
mau kalah dengan penampilan Bunny dan
dalam acara tersebut mereka lebih
menonjolkan hiburan yang lebih sesuai
dengan pandangan konservatif. Berbeda
jauh dengan apa yang ditampilkan oleh
Bunny di halftime Super Bowl. Terlepas
dari itu semua, halftime Super Bowl
menjadi selalu ditunggu-tunggu melebihi
pertandingan itu sendiri. Nah,
pertandingan tahun lalu yaitu Super Bowl
Leak rata-rata ditonton oleh 127,7 juta
penonton. Tapi penampilan halftime show
yang menampilkan Kendrick Lemar bisa
menarik jumlah penonton yang lebih besar
lagi yaitu sekitar 133,5
juta penonton. Nah, di tahun ini Bad
Bunny berhasil memecahkan rekor
tersebut. Pertunjukannya ditonton oleh
135,4
juta orang di TV dan platform streaming
melampaui semua halftime show
sebelumnya. Bahkan kabarnya orang-orang
sampai nahan ke toilet loh, Geng. Karena
mereka enggak mau melewatkan penampilan
Bunny yang cuma berapa menit itu.
Setelah penampilan Bunny, ada sebanyak
761.000
toilet di New York disiram berbarengan
dalam 15 menit setelah halftime show
Super Bowl. Itu itu emang agak konyol
gitu ya. Agak berita yang sebenarnya
penting enggak sih ngebahas orang nyiram
toilet di waktu bersamaan? Ya, ternyata
itu penting. Itu artinya di saat Bunny
tampil lagi perform, orang nahan pipis
semuanya. Nah, di dalam hal itu, itu
menjadi sebuah pemberitaan nasional.
Terus, Geng, ada sebuah rumor yang cukup
mengagetkan. Biasanya ya, ketika seorang
musisi sedang ramai dibicarakan sehabis
tampil di acara yang ee spektakuler dan
dia pasti bakal diundang di mana-mana
gitu kan. Nah, namun berbeda yang
terjadi kepada Bunny. Dia malah
dikabarkan menghilang setelah tampil di
halftime Super Bowl. Dugaan ini terlihat
di Instagramnya Bunny yang tiba-tiba
kosong tanpa adanya unggahan apapun.
Enggak ada foto profile, enggak ada
following-nya. Dan saat ini profile
Instagramnya cuma menampilkan nama asli
dan link ke situs web albumnya dia.
Walaupun banyak artis yang sering
mengosongkan media sosial mereka sebelum
mengumumkan proyek baru mereka biasanya
gitu ya. Tapi saat ini Bunny benar-benar
sedang menjalankan World Tour yang bakal
berlangsung sampai bulan Juli. Oleh
karena itu ya agak aneh gitu kenapa dia
justru menghapus unggahan-unggahan atau
uploadan di Instagram-nya dia. Kan dia
lagi promo. Tapi sejujurnya banyak orang
yang takut dengan keselamatan Bunny
setelah dia tampil dari Super Bowl yang
disertai dengan kritik dan kecaman
terhadap dia. Nah, semoga ya dia
baik-baik aja gitu, Geng. Ya,
itu dia, Geng, pembahasan kita hari ini
mengenai penampilan Bad Bunny di
Halftime Super Bowl yang membuat Donald
Trump kesal banget. Gimana, Geng,
menurut kalian tentang hal ini? Coba
tinggalkan komentar di bawah.