Transcript
_kvJZoQSc3U • Syarah Kitab Riyadush Shalihin - Bab Ikhlas #1 - Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc, M.A.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/3217__kvJZoQSc3U.txt
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh inalhamdulillah
nahmaduhuuagfiruaiillah
anahillahu
hadadu allaahaillallah wahdahuarikalahad
muhammadahu Alaihi
was m bidah W B
W hadirin dan hadirat yang dirahmati
oleh Allah subhanahu wa taala ibu-ibu
yang dimuliakan oleh Allah subhanahu wa
taala Alhamdulillah puji dan syukur kita
panjatkan atas segala karunia dan nikmat
yang Allah berikan kepada kita selawat
dan salam semoga tercurahkan selalu
kepada junjungan kita nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam dan juga
kepada keluarganya serta seluruh sahabat
beliau tanpa terkecuali kita melanjutkan
bahasan kita dari kitab Riyadus shihin
masih dalam Bab pertama bab al-ikhlas
dan kita masuk pada hadis yang
keempat waan Abi Abdillah Jabir bin
Abdillah al-anshari radhiallahu anhuma
dari sahabat Jabir bin Abdillah
radiallah anhuma Q Beliau
berkata Ma nabiallahu Alaihi
wasallamza kami bersama Nabi Sallallahu
alhi wasallam dalam suatu
peperanganq
inij kata nabi Sallahu wasallam
sesungguhnya di kota Madinah Ada
orang-orang
wakum mereka tidak ikut perang mereka
tinggal di kota Madinah tetapi tidaklah
kalian menempuh suatu perjalanan Dan
tidaklah kalian melewati suatu Lembah
Kecuali mereka bersama kalian
habas habasahumul marad mereka
terhalangi sakit karena mereka sakit
mereka tidak bisa ikut bersama kalian
Wii riwayatin dalam riwayat yang lain
illa sarukum fil ajar Kecuali
mereka menyertai kalian dalam
mendapatkan ganjaran atau pahala rwahu
muslim
dan Imam albukhiatkan dari
anasahu
beliak
kam dari perang
tabukersbinya ada suuum ya Diang kita di
tidaklah kita melewati suatu Jalan di
pegunungan tidaklah kita melewati suatu
Lembah Kecuali mereka bersama kita
habasahumul uzur mereka terhalangi oleh
uzur
eh ibu-ibu yang dirahmati Allah
subhanahu wa taala yang pertama kita
singgung ya tentang
eh sahabat yang mereliwayatkan hadis
secara sederhana yaitu adalah Jabir bin
Abdillah radhiallahu taala Anhu
eh seorang yang sangat mulia sahabat
yang sangat mulia
bapaknya adalah ee Abdullah bin haram
yang meninggal di Perang Uhud ya jadi di
antara peristiwa yang penting bagi Jabir
bin Abdillah yaitu waktu dia mau ikut
Perang Badar bapaknya melarang jangan
kau gak usah ikut Perang Badar Kenapa
kau punya saudari-saudari perempuan yang
harus Kau jaga ya ada sembilan orang
adik-adik perempuannya ya
saudara-saudari perempuannya se orang
kemudian Jabir ingin perang lagi dalam
Perang Uhud bapaknya menahannya juga
jangan kau perang karena kau harus
menjaga saudari-saudari perempuanmu dan
akhirnya benar bapaknya dalam Perang
Uhud meninggal dunia maka Jabir pun
menjalankan wasiat bapaknya kemudian dia
menjaga benar saudari-saudari
perempuannya maka Jabir pun menikah
dengan seorang wanita yang tidak muda
tapi janda ketika dia menikah nabi
bertanya kepada Jabir ya Jabir tazawajta
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
wahai Jabir Apakah engkau sudah menikah
kata Jabir iya ya Rasulullah bikr amiban
kau menikah dengan janda atau dengan
wanita gadis maka Jabir berkata baliban
aku menikah dengan wanita janda maka R
berkata Tidakkah kau menikah Kenapa kau
tidak menikah dengan wanita gadis
yaauisandya dan
diaisauisa bermmain dengan dia dan dia
bisa berm-main dengan engkau
makaasah saya punya saudari-saudari
perempuan orang dan Bapak Saya berpesan
untuk menaga mere makaik denganor
yangis a mengurusi saudari-saudari saya
maka Jabir pun menikah dengan seorang
janda wanita janda untuk membantu dia
mengurusi saudari-saudari perempuannya
dan ini faedah yang sangat luar biasa
dari sisi Bagaimana Jabir radhiallahu
taala anha radhiallahu taala Anhu ya
benar-benar berbakti kepada ayahnya
menjalankan wasiat ayahnya sampai dia
rela menikah dengan ee janda yang
harusnya dia memilih Gadis Tapi dia
memilih janda demi untuk memperhatikan
saudari-saudari perempuan ini juga dalil
Bagaimana perhatian sahabat terhadap
saudari-saudari perempuannya ya kita
para lelaki terkadang kalau sudah
menikah sibuk dengan istri ya disibukkan
dengan istri sekarang kita lupa
bahwasanya kita punya adik-adik
perempuan kita punya kakak perempuan
yang harus kita perhatikan Lihatlah
Bagaimana Jabir radhiallahu taala Anhu
ya perhatian bahkan terhadap
saudara-saudari perempuannya Bahkan dia
merelakan kebahagiaannya harusnya dia
menikah dengan gadis dia relakan tidak
menikah dengan gadis menikah dengan
janda demi memperhatikan ee
saudari-saudari perempuannya Apalagi
sebil orang ini jumlah yang sangat
sangat banyak ya Terkadang kita punya
adik perempuan atau kakak perempuan cuma
satu atau dua kita lalaikan tidak kita
perhatikan karena tersibukan dengan
urusan keluarga kita sendiri maka ini
peringatan kepada e para lelaki meskipun
punya keluarga sendiri jangan lupa untuk
telepon adik telepon kakak perempuan ya
kunjungi mereka tafu ahwaliim yaitu
perhatian dengan kondisi mereka ya
Karena bagaimanapun kekerabatan harus
dijaga ya Tak tahu apakah adik perempuan
kita baik hubungannya dengan suaminya
kakak perempuan kita bagaimana dengan
suaminya ya kita tetap harus menjalin
hubungan dan mengontak-kontak mereka
tentunya kisah tentang Jabir sangat
panjang ya banyak kejadian-kejadian
istimewa dari Jabir bin Abdillah
radhiallahu taala Anhu ya
Ee di antara juga kejadian yang istimewa
ya di antaranya waktu ee perang
khondak perang khondak para sahabat
waktu itu dalam kondisi sangat lapar
nabi juga kelaparan bahkan perut nabi
sudah mengempis karena kekurangan
makanan maka Jabir pun melihat nabi
kelaparan Jabir pun kasihan lalu Jabir
pulang ke rumahnya tanya istrinya ada
makanan atau tidak kata istrinya ada
cuma ada seekor kambing kecil dan satu S
gandum yaitu hanya sedikit ee gandum
untuk dijadikan roti maka kata istrinya
nya Panggil Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam dan beberapa orang untuk kita
undang makan di rumah ingat ya kata
istrinya Panggil nabi dan beberapa orang
karena cuma ada kambing kecil dan satu
SH ya itu sekitar gandum 2 kg lebih Ya
jadi tidak bisa mengundang banyak orang
maka Jabir pun datang menuju Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian dia
berkata Ya
Rasulullah sesungguhnya di rumah ada
kambing kecil Jabir perinci ya Ya
Rasulullah di rumah ada kambing kecil
ada juga e gandum
satuak maka hendaknya kau ke rumah
bersama beberapa orang bersamamu untuk
makan di di rumah diundang karena nabi
kelaparan kemudian nabi berkata kepada
para sahabat wahai para sahabat sekalian
sesungguhnya Jabir mengundang kita makan
padahal jumlahnya 1000
orang makab Berk inill
inaihiiun ya itu di antara peristiwa
yang terjadi juga pada Jabir akhirnya
waktu datang kemudian istrinya berkata
kan saya sudah bilang iya i Saya sudah
sampaikan juga kepada nabi tapi nabi
Saya sudah kasih tahu dengan detail cuma
ada seekor kambing kecil dan cuma gandum
sekian saya sudah bilang Engkau Dan
beberapa orang tapi nabi ngajak serib
1000 orang Akhirnya Nabi dan para
sahabat datang kemudian Rasulullah
wasiatkan jangan diangkat tungkunya
jangan dimatikan apinya sehingga
kemudian terjadi keberkahan ya
bahwasanya kambing tersebut diambil 1000
orang enggak habis-habis rohti enggak
habis-habis itu juga dialami oleh Jabir
bin Abdillah radhiallahu taala Anhu
setelah itu dia mengikuti peperangan
bersama nabi Kalau tidak salah sampai 19
peperangan selalu setelah ayahnya
meninggal Dia selalu ikut perang bersama
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
Adapun perawi yang kedua Anas bin Malik
radhiallahu taala Anhu adalah seorang
sahabat Junior waktu Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam berhijrah menuju kota
Madinah umurnya masih tidak masih kecil
yau sekitar 10 tahun maka ibunya Ummu
sulaim datang kepada Nabi menyerahkan
Anaknya ya Rasulullah ini Anas Dia
seorang anak yang bisa baca Ya jadilah
pembantumu ya Jadi yang menyerahkan Ana
siapa ibunya agar anak Anas bin Malik
ini
ee mendapat faedah dari Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam ini perhatian seorang
ibu terhadap terhadap anaknya maka
akhirnya Anas membantu nabi sampai Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam meninggal
dunia menemani perjalanan hidup Nabi
sekitar 13 tahun selalu menjadi pembantu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu
waktu Anas diberikan kepada Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam maka ee Rasul
Sallahu Alaihi Wasallam mendoakan Anas
ya Ya Allah berkahilah Anas berkahilah
hartanya dan Berk berkahilah
anak-anaknya dan ternyata benar Anas
menjadi orang yang kaya raya bahkan
kalau orang-orang lain kebunnya hanya
hanya panen setahun sekali Anas dua kali
setahun karena doa Nabi Sallallahu
wasallam kemudian anaknya dan cucunya
sekitar 100
orang jumlahnya banyak anak dan cucunya
100 orang istrinya berapa Saya enggak
tahu ya enggak disebut ya Yang jelas
anak dan cucunya ada sekitar 100 orang
kemudian dia diberi umur panjang sekitar
Ya Rasulullah mendoakan dia akan
diberikahi umurnya umurnya juga panjang
sekitar 100 tahun ya jadi inilah Anas
bin Malik radhiallahu taala Anhu yang
dia pernah berkataq Rasul wasallam asin
aku pernah menemani atau membantu nabi
sekitar 9 tahun atau 10 tahun dan nabi
tidak pernah menegurku dengan berkata h
faalta h hta h Kenapa kau melakukan ini
kenapa kau tidak mengerjakan ini itu
tidak pernah diucapkan oleh Nabi padahal
Ana sebagai pembantu selama sekitar 10
tahun dia mendapati Bagaimana seorang
majikan yang terbaik seperti Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam
tib hadirat yang dirahmati Allah
subhanahu wa taala kita bahas tentang
hadis yang pertama kata Jabir bin
Abdillah Kun Ma nabi Sallahu Al wasallam
fzatin kami bersama nabi dalam satu
peperangan
ini jadi perhatikan di sini
ya kata Jabir bin Abdillah radhiallahu
Anhu kunna maan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam
Fi
gzatin artinya
kami bersama
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam
suatu
peperangan nah peperangan tersebut
ternyata dijelaskan adalah perang Apa
Perang
Tabuk ya perhatikan di sini kata Jabir
kami dan ini menunjukkan tawaduknya para
sahabat dia tidak mengatakan saya
bersama nabi seakan-akan Dia spesial dia
mengatakan kalimat kami yaitu saya dan
yang lainnya kami bersama nabi dalam
satu Peperangan Dan Dia tidak penting
menyebutkan perang Apa karena dia waktu
menyebutkan cerita ini hanya ingin
sebagai mukadimah bukan untuk mamerkan
dirinya bukan untuk menceritakan amal
salehnya tapi dia ingin menjelaskan
konteks hadis yang akan saya datangkan
ini berkaitan dengan apa peperangan maka
dia tidak Sebutkan perang apa dia juga
mengatakan kami dan ini bagaimana
tawaduknya
ee para sahabat kemudian dia mengatakan
ya dalam hadis tersebut kata ee faqala
ya faqala kemudian nabi berkata
faqala Inna Bil
madinati
larijalan yang artinya
sesungguhnya
sesungguhnya di Madinah ya
ada orang-orang ada
orang-orang
masirtum
masiran tidaklah
kalian menempuh suatu
jalan wqum wadian
tidaklah kalian melewati
Lembah suatu Lembah pun
illa Kanu maahum illa Kanu maahum
maakum
Kecuali
mereka senantiasa bersama kalian
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
habasahumul
marab mereka
tertahan karena
sakit jadi perhatikan di sini Nabi waktu
sedang berjalan bersama para sahabat
dalam rangka berjihad dan kita Perang
Tabuk Perang Tabuk ini jauh Tabuk ini
daerah sebelah utara Kota Madinah
jaraknya kira-kira 800
KM kira-kira 800 km dari kota Madinah
jadi kalau kita ke Kota Madinah kalau ke
selatan ke Makkah ya lama-lama Ke Yaman
kalau ke utara menuju ke eh
kota khaibar kemudian menuju ke kota Al
Ula tempatnya kaum Nabi Saleh kemudian
ke Tabuk sekitar 800 KM lanjutkan lagi
nanti kepada Yordan ke Suriah ke
Palestin sebelah utara semuanya ke
sebelah utara ke arah Syam nabi mengutus
atau berjalan dengan para sahabat untuk
memerangi orang-orang Romawi yang ada di
negeri Syam ternyata jarak peperangan
ini 800 KM dan kita tahu bagaimana
beratnya para sahabat mau perang saja
harus jalan berapa R KM 800 k KM enggak
gampang ya Jadi benar mereka naik unta
mereka naik kuda di antara mereka tapi
800 KM jauh ya ya kalau kita mungkin
suruh mau perang Jalan 800 KM tengah
jalan mati dulu sebelum sampai ini
jaraknya jauh sekali tapi mereka begitu
semangat ini kenapa Jabir tidak
menyebutkan perang apa ya mungkin dia
khawatir ee keikhlasan atau yang lainnya
intinya dia cerita berarti mereka
menempuh perjalanan sangat
jauh kemudian ternyata nabi berkata
tatkala mereka sedang berjalan kap KM
bolak-balik berarti berapa
1600 KM jauh sekali tapi apa kata nabi
su Wasallam
inij suungguhnya di Madinah ada beberapa
orang yang mereka tidak ikuti kita
berperang Kenapa tidak
ikut mereka sedang
sakit kata
Allah tidak mengapa bagi orang yang buta
orang yang sakit orang yang pincang
tidak ikut perang engak ada masalah
karena mereka dalam kondisi apa sakit
rupanya mereka ini biasanya kebiasaan
mereka adalah berjihad tetapi ternyata
pada waktu Perang Tabuk mereka dalam
kondisi sakit apa yang Allah berikan
kepada mereka kata nabi masirtum masiran
tidaklah kalian menjalani satatu
perjalanan wala qotum wadian tidaklah
kalian melewati suatu Lembah pun Kecuali
mereka bersama kalian jadi seakan-akan
mereka hadir bersama para sahabat
seakan-akan mereka hadir bersama para
sahabat Padahal mereka cuma di kota
Madinah tidak ke mana-mana namun
seakan-akan mereka juga menempuh jalan
1600 k KM pulang balik apa yang membat
mereka sampai bernilai seperti ini kata
para ulama karena mereka punya niat
untuk berjihad namun tidak bisa mereka
lakukan karena ada uzur inti dari hadis
ini ingin menjelaskan tentang pentingnya
niat kalau seorang punya niat yang tulus
dan dia ingin melakukan aktivitas
ternyata terhalangi oleh suatu halangan
tetap pahalanya berjalan tetap pahalanya
ngalir bayangkan mereka di Madinah tidak
ke mana-mana mungkin ditemani oleh
istri-istri mereka ya tetapi hati mereka
ingin berjihad namun tidak bisa karena
sakit ternyata mereka tetap dianggap
dapat pahala seakan-akan menempuh
perjalanan 16600 KM ini luar biasa
tentang keistimewaan niat mempengaruhi
seeorang mendapatkan pahala meskipun dia
tidak melakukannya dan ini menunjukkan
jihad adalah ibadah yang mulia makanya
ee tidaklah kamu melewati suatu jalan
tidak melewati suatu lembah semuanya
berpahala dan ini Allah sebutkan dalam
Alquran dalam Surah Attaubah kata Allah
subhanahu wa taala
wibum Dun W Nun walamun filillah
Wul Kuar W yaluna Minun nailan atibaum
bihi amalunh Wun naqatanan w
kabiran w Wan aum
jadi kata Allah subhahu wa taala
tidaklah orang-orang berjihad
ya mereka haus tidaklah mereka letih
tidaklah mereka lapar ya kemudian
tidaklah mereka melakukan perbuatan yang
membuat marah orang-orang musuh mereka
Dan tidaklah mereka menyerang
musuh-musuh mereka tidaklah mereka berin
bes atau kelah mereka
menuhuah ya mereka dicatat sebagai amal
saleh Jadi seluruh kegiatan orang yang
melakukan jihad dari keluar rumah sampai
pulang seluruhnya berpahala apapun yang
mereka rasakan lapar haus letih ya
melewati lembah melewati jalan menyerang
musuh diserang musuh semuanya berpahala
di sisi allah subhanahu wa taala
sehingga setiap langkah yang mereka
lewati semuanya berpahala dan ini mirip
seperti ibadah salat berjamaah tidaklah
seorang keluar dari rumahnya menuju
salat berjamaah satu langkah kecuali
akan mengangkat derajat dan
menghilangkan dosa Langkah kedua
demikian mengangkat satu derajat
menghilangkan dosa oleh karenanya
sebagian Salaf dahulu Kalau ke masjid
mereka langkahnya
pendek-pendek Iya kenapa karena setiap
langkah mengangkat derajat mengurangi
Apa dosa pergi dan pulang ya sama
seperti seorang berumrah atau seorang
berhaji tidaklah mereka melangkakan kaki
menuju ke tempat Haji kecuali berpahala
di sisi allah subhanahu wa taala
tiib ibuibu yang dirahmati Allah
subhanahu wa taala ya ini
semua menunjukkan luasnya rahmat Allah
subhanahu wa taala ya ini semua ya
menunjukkan luasnya rahmat Allah
subhanahu wa taala
kasih sayang
Allah kenapa
Karena
orang yang tidak
beramal asal niatnya
benar bisa dapat pahala amal
dalam satu Hadis kata Nabi Sallallahu
alhi wasallam Man
saalallaha asyahadah ya Barang siapa
yang minta agar bisa mati syahid ya
dengan tulus ya dengan benar-benar
permintaan kepada
allahuiluhada maka Allah akan
menyampaikan dia pada derajat orang yang
mati syahid W meskipun dia meninggal di
tempat tidurnya Yang penting dia punya
niat yang yang tulus ya ya dia punya
niat yang yang tulusb
eh Syekh utzaimin rahimahullahu taala
berpendapat bahwasanya
ee
niat yang
tulus tanpa
amal ya Bisa dua
kemungkinan yang
pertama hanya
dapat pahala niat
yang kedua
dapat pahala
niat dan
amal Kapan seorang niat yang tulus ya
tanpa amal dapat pahala dan amal jika
kata Syekh utimin rahimahullah
jika amal
tersebut merupakan kebiasaannya
namun dia tidak
melakukannya karena
uzur ini pendapat syh Imin rahimahullah
diselisihi oleh Sebagian ulama yang lain
seb ulama yang lain mengatakan Jika
seorang niatnya tulus meskipun itu bukan
kebiasaan dia tapi dia punya niat lulus
maka dia juga dapat pahala amal meskipun
bukan kebiasaan dia contoh orang
miskin melihat orang kaya sering
bersedekah kemudian dia dalam hati ya
Allah Seandainya saya punya duit seperti
orang kaya itu saya akan bersedekah tapi
dia enggak punya-punya duit Apakah dia
dapat pahala sedekah orang itu sebikama
mengatakan Iya dia dapat yang penting
niatnya benar-benar apa t
tulus Tidak semua orang miskin terbetik
dalam hatinya seperti tidak semua orang
tapi kalau terbit dalam matinya benar
kalau saya punya uang seperti dia saya
akan benar-benar beramal seperti dia
maka dia mendapatkan pahala seperti
orang tersebut meskipun dia tidak bisa
melakukannya ini pendapat se ulama
Adapun Syekh utimin rahimahullah dia
mentafsir beliau mentafsir beliau
mengatakan memperinci kalau seorang itu
bukan merupakan kebiasaannya seperti
orang miskin tadi berangan-angan bisa
jadi orang kaya berinfak seperti orang
kaya tersebut maka dia cuma dapat pahala
apa niat ini pahalanya besar juga tetapi
yang dapat pahala niat dan amal adalah
seorang yang kebiasaannya beramal
tersebut namun dia punya uzur contoh
seorang lelaki biasanya salat Li waktu
di masjid kebiasaan dia suatu hari dia
sakit harus dioperasi diopname di rumah
sakit 2 minggu maka selama 2 minggu
meskipun dia salat di rumah sakit di
tempat tidurnya tetap pahala salat
berjamaah berjalan terus selama 2 minggu
kenapa karena itu kebiasaannya paham
contoh kebiasaan dia kalau lagi sehat
dia biasanya nya adalah ee puasa sunah
biasanya salat malam ternyata waktu dia
sakit 2 minggu harus menginap di rumah
sakit dia tidak bisa puasa sunah tidak
bisa salat malam maka selama itu tetap
dicatat kebiasaan pahala salat malam dan
pahala puasa karena itu kebiasaan dia
dia tidak bisa melakukannya karena ada
uzur maka ini poin sangat penting
ibu-ibu yang dirahmati Allah subhanahu
wa taala seorang berusaha untuk
membiasakan diri pada sesuatu sehingga
suatu saat kalau ternyata dia terhalangi
melakukan suu tersebut karena ada
halangan karena ada uzur pahalanya tetap
mengalir pahalanya tetap mengalir
dalilnya apa
ini dalam satu Hadis kata Rasul S
wasallam dalam sahih Bukhari
Mar abdufar kutibaahulu maana
yalu mukiman shohihan kata Nabi
Sallallahu alaii wasallam Jika seorang
hamba sakit atau bersafar maka tetap
dicatat baginya amal saleh yang biasa
dia kerjakan tatkala dia sehat tatkala
dia tidak
bersafar jadi di anara uzur yang sering
dialami oleh seorang adalah sakit atau
bersafar seorang kalau tidak bersafar
biasanya dia puasa sunah biasanya dia
salat malam biasanya dia bersedekah ya
biasanya dia silaturahmi biasanya dia
mengunjungi orang tuanya tatkala dia
bersafar lain cerita dia bersafar
mungkin sebulan maka dia susah salat
malam dia mungkin tidak berpuasa Sun
sunah dia tidak salat rawatib Kenapa dia
bersafar dia tidak bisa menyenguk orang
tuanya Kenapa dia sedang bersafar karena
kerja atau yang lainnya namun meskipun
dia tidak mengerjakan tidak salat malam
tidak puasa sunah tidak menjenguk orang
tuanya ya tidak bersedekah tetap dicatat
oleh Allah subhanahu wa taala karena itu
kebiasaan dia tatkala tidak bersafar
paham ibu-ibu maka ibu-ibu mumpung lagi
sehat ya mumpung
lagi tidak bersafar lagi mukim maka
biasakan melakukan amal saleh karena
nanti kalau kita sedang punya uzur kita
gak tahu uzur kita Berapa lama amal kita
tetap berjalan ya tetap
berjalan silakan apa sini apa Lewat
Silakan masuk
Mas silakan silakan
makanya nabi S wasam
berkata manaatkan l perkara sebelum
datang l perkara diantaranya kata nabi
wasam masa mudamu sebelum tuamu kemudian
kata nabi
wasam mumpung kau punya masih duit
sebelum datang
kemiskinanmubi was mengak
waktu luangmu sebelum datang waktu
sibukmu jadi kalau ibu-ibu ternyata
sekarang ini dalam kondisi punya uang
terus ibu-ibu biasa setiap pekan sedekah
setiap pekan itu kebiasaan ibu-ibu nanti
suatu saat ibu-ibu ternyata Allah
mentakdirkan laqadarall ternyata
takdirnya
ekonomi jatuh suami susah ya selama 20
tahun tetap saja kebiasaan ibu-ibu yang
10 tahun bersedekah itu terus mengalir
meskipun 20 tahun ibu-ibu tidak
bersedekah
Kenapa karena sudah kebiasaan ibu-ibu
waktu masih punya duit Biasanya apa
bersedekah Kenapa Seandainya Ibu punya
uang pasti bersedekah maka tatkala
seorang terhalangi tidak bisa beramal
saleh selama 20 tahun karena ada uzur
tetap amal tetap pahalanya berjalan saya
katakan demikian juga mumpung Ibu masih
muda Ibu masih muda atau sudah tua masih
muda ngaku-ngaku muda ya Kalau saya
masih muda ibu-ibu setengah setengah tua
ya kalau masih muda kita masih kuat
salat malam ya kita puasa sunah kita
sedekah ikut pengajian Nanti suatsat
kalau sudah tua ternyata tidak bisa
melakukan itu semua tetap pahala
mengalir tetap pahala mengalir maka yang
Allah nilai adalah kebiasaan seseorang
kebiasaan seseorang Apa kebiasaan dia
kalau ternyata kebiasaan dia seperti itu
suatu saat dia berhalangan karena
niatnya maka dia akan tetap pahala itu
mengalir
Tayib dalam satu
Hadis rasulah sahu alaih wasallam pernah
bersabda tatkala
ada sekelompok orang-orang miskin datang
kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
para sahabat yang miskin mereka datang
kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
dan Mereka bertanya
mereka apa namanya cemburu kepada
orang-orang kaya di kalangan para
sahabat Kenapa cemburu karena
orang-orang kaya di kalangan para
sahabat mereka suka apa bersedekah maka
orang miskin berkata Ya Rasulullah
zahaba
ahluduri gantian
Ini kata
orang-orang miskin ya
rasulullahiway yanya orang-orang k Diara
saudar-saudara kami telahendah kam m
telahcapajat
yang seb
kam berpuasa mereka juga berpua yang Mas
yang jadi masalah mereka bersedekah
sementara kami tidak punya duit untuk
bersedekah jadi para sahabat ini bukan
hasad bukan hasad tapi dia pengin
saingan pahala ya hasad beda hasad
jengkel atau orang kaya bersedekah
jengkel Kapan sih miskin biar enggak
bisa bersedekah itu namanya hasad ya
kapan usahanya hancur ya kapan mobilnya
yang bagus itu tabrakan ya dia senang
kalau mobil temannya tabrakan ya Jadi
bukan demikian itu itu namanya hasad ini
enggak ini cemburu gifttoh namanya gift
istilah G artinya ingin seperti mereka
Maka mereka tanya kepada Nabi Ya
Rasulullah Bagaimana ini orang-orang
kaya punya pahala banyak kita enggak
bisa ya kita salat mereka juga Salat
tapi mereka sedekah kita enggak bisa
maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
berkata Afala ukhbirukum bis ID
faaltumuhu adroktum Ma sabaqokum walam
yudrikum ahadun illa Man Amila ML Ma
amiltum Maukah aku kabarkan kepada
kalian dengan suatu amalan yang jika
kalian melakukannya maka kalian akan
menyusul orang-orang yang mendahului
kalian
dan orang-orang yang Setelah kalian
tidak bisa menyusul kalian kecuali jika
mereka beramal seperti amalan kalian ini
maka nabi
ajarkan jangan lupa untuk Bertasbih
bertakbir bertahmid setiap selesai salat
33 kali nabi ajarin mereka untuk
berzikir Kalau kalian tidak bisa
menyaingi orang kaya dengan sedekah maka
saingi mereka dengan apa banyak berzikir
karena setiap zikir adalah
sedekah kemudian orang-orang miskin ini
senang akhirnya mereka banyak apa zikir
fafaalu Mereka pun mengerjakan faimal
balik ternyata orang-orang kaya dengar
hadis nabi
tersebut mereka juga bersedekah eh
mereka juga berzikir mereka juga
Bertasbih sama seperti orang-orang
miskin akhirnya orang miskin datang lagi
kepada
nabi kata mereka Ya Rasulullah Sam
ikhwanuna Ahlul amwal Bima faalnalahu
Ya Rasulullah orang-orang kaya
saudara-saudara kami mendengar apa yang
kami lakukan dan mereka ngerjain juga
bagaimana ya Rasulullah akhirnya kata
Rasul S
wasallamikaadlullahiiasya itulah karunia
yang Allah berikan kepada yang Allah
kehendaki kata seakan-akan ini berkata
Ya sudah itu kelebihan apa mereka Kalian
cari jalan dengan jalan yang yang lain
ini dalil kata Syekh utsimin bahwasanya
orang-orang miskin ini niatnya sama
seperti orang kaya namun mereka tidak
mendapatkan pahala amalan karena itu
bukan kebiasaan apa mereka jadi seorang
bisa mendapatkan pahala niat dan pahala
amalan kalau itu merupakan kebiasaan dia
hanya saja terhalangi dengan suatu
halangan paham
ibu-ibu paham atau tidak paham ya Jadi
ini yang ingin ee ee saya jelaskan ya
dalam hadis ini pentingnya niat kalau
seorang sudah punya niat yang tulus dan
itu merupakan kebiasaan dia namun suatu
hari dia terhalangi ya maka tetap
pahalanya mengalir contoh seorang setiap
tahun dia umrah kebiasaan dia bukan
karena RI bukan karena sombong bukan
karena angkuh bukan karena gagah-gagahan
tapi setiap tahun dia sisihan uang untuk
umrah bersama keluarganya tahun pertama
tahun kedua tahun ketiga tahun keempat
tahun kelima tahun keenam Ternyata dia
tidak punya duit usahanya lagi jatuh
tetap dia dapat pahala selalu umrah tiap
tahun Kenapa karena itu kebiasaan dia
berumrah setiap tahunnya paham ibu-ibu
kalau ibu-ibu punya kebiasaan setiap
pekan mendatangi fakir miskin kasih duit
Ya itu kebian ibuu-ibu jaga suatu saat
ibu-ibu enggak punya duit tetap pahala
bersedekah tersebut mengalir ya tetap
pahala tersebut mengalir karena itu
kebiasaan ibu-ibu hanya saja ibu-ibu
tidak bisa melakukannya karena ada
uzur Tayib Ee kita lanjutkan hadis
berikutnya hadis berikutnya
an Abi Yazid ma'an bin Yazid IBN akhnas
hadis
kelima dari Abu Yazid ma'an bin Yazid
bin akhnas radhiallahu
anhum wahua wa abuhu wa jadduhu
shahabiyun ini ada
orang dia dan bapaknya dan kakeknya
semua
sahabat luar biasa ya dia kakek bapak
bapaknya dan kakeknya seluruhnya apa
sahabat nabi sahabat nabi maksudnya
bertemu dengan langsung langsung dengan
Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam maka Abu Yazid maan bercerita
Kana Abi Yazid akja dananiro yatqu biha
Ayahku Yazid Ayahku Yazid dia berinfak
beberapa keping Dinar di biha dia ingin
bersedekah dengan beberapa keping Dinar
satu Dinar kalau dikonversi sekarang
adalah 4 1/4 gram emas satu keping Dinar
kalau disebutkan dalam hadis-hadis
maksudnya 4 1/4 gram emas ya ini
beberapa keping Dinar
jadi apa namama belasan atau mungkin
puluhan gram emas
fawulin masjid maka bapaknya Letakkan
seorang di masjid dia suruh orang di
masjid kamu kalau ketemu orang yang
susah
kasih faju faakuha orang yang ditugaskan
bapaknya untuk bagi-bagi Dinar didatangi
oleh dia si maan ini diambil sedekah
bapaknya paham ceritanya jadi bapaknya
ini tugasin orang ini keping-keping emas
kamu bagi-bagi kalau ada orang susah
ternyata yang datang siapa anaknya
sendiri kemudian ngambilin ini duit
Bapak saya
diambil faitu biha kemudian saya datang
kepada Bapak saya ya dia sebagai anak
yang berbati dia mau kasih tahu Pak itu
uang saya yang ngambil loh FAQ maka
bapaknya n protes kata bapaknya wallahi
iaka
Aru demi Allah wahai anakku ini uang
bukan buat kamu saya maksudnya kepada
fakir miskin yang yang lain artinya
kalau kau punya kebutuhan bilang sama
saya itu saya tugaskan petugas saya
untuk bagi kepada orang lain Kenapa kamu
yang
ambil anaknya mengatakan rasulah Sallahu
wasallam maka saya pun mengadukan hal
ini kepada
nabi cerita kepada Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam bapaknya tidak mau
terima dan dia mau terima duit sang anak
maunya ngambil duit bapaknya tidak mau
kasih
ya Kenapa karena sang anak merasa dia
miskin dia merasa dia berhak untuk
mengambil duit tersebut pokoknya
Bapaknya mau bagi duit saya juga punya
keperluan saya boleh ambil dong yang
buktinya petugas bapaknya kasih sama dia
maka Rasul sahu alai wasallam berkata
laka ma nawaita ya Yazid Waka ma ak maan
rawahul Bukhari maka nabi memberi
keputusan di antara mereka kata nabi
bagimu pahala sesuai yang kau niatkan
wahai Yazid wahai sang Bapak dan bagimu
H keping Dinar yang kau ambil wahai maan
sang
anak paham jadi Selesai masalah ya apa
yang diniatkan oleh bapaknya Yazid dapat
pahala sesuai dengan apa yang dia
niatkan dan anaknya mengambil harta
tersebut karena dia memang juga miskin
dia berhak mengambil keping-keping Dinar
tersebut maka dia berhak mengambil ee
Dinar tadi ya di sini ibu-ibu Dirah
subhanahu wa taala perhatikan Bagaimana
ya Ee terjadi perselisihan antara ayah
dan dan anak ya kita tahu biasanya orang
tua sangat sayang kepada anaknya tetapi
karena Yazid Sang Bapak punya niat
tertentu dan dia tidak ingin menyelisih
syariat maka meskipun sang anak dia
tidak terima dia tidak mengatakan Ya
sudah Alhamdulillah kalau kamu yang
ambil enggak dia tidak mengatakan kepada
anaknya demikian tapi dia mengatakan
saya tidak mau karena niat saya adalah
untuk orang orang lain Saya takut
menyelisihi syariat oleh karenanya kalau
kita sudah bicara syariat tidak pandang
bulu Apakah Bapak ataupun
anak terkadang seorang akhirnya
meninggalkan syariat gara-gara anaknya
dan betapa seorang terkadang
meninggalkan syariat gara-gara orang
tuanya Padahal kalau sudah masalah
syariat tidak pandang bulu Apakah orang
tua maupun apa anak Yazid Sang Bapak
merasa anaknya salah maka dia tidak
terima meskipun hanya mengatakan ayahku
Saya juga butuh saya enggak apa-apa
ngambil apa uang yang kau sedekahkan
Yazid tidak terima kata dia enggak niat
saya bukan buat untuk kamu buat orang
orang lain ini bagaimana para sahabat
benar-benar berpegang teguh dengan
syariat meskipun yang dihadapi adalah
kerabat sendiri ya betapa sering kita
orang tua saking sayang kepada anak
akhirnya kita biarkan dia melakukan
hal-hal yang haram atau akhirnya kita
yang melakukan yang hal-hal yang haram
gara-gara anak kita
dan sebaliknya betapa banyak anak
akhirnya melakukan yang haram demi orang
tuanya padahal itu dilarang oleh Allah
subhanahu wa taala kalau sudah masalah
halal dan haram masalah syariat maka
seorang hendaknya tidak pandang bulu
apakah yang dihadapi adalah orang tuanya
maupun anaknya apakah suaminya atau
istrinya tiib maka mereka pun mengadukan
permasalan ini kepada Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dan nabi Jelaskan ya
engkau wahai Yazid sesuai dengan niat
yang yang kau kehendaki dan ini dalil
tentang pentingnya niat kalau seorang
sudah berniat yang baik
ternyata salah praktik tetap dia dapat
pahala contoh
seorang dia berniat untuk
membagi-bagikan ee sedekah buat para
janda
misalnya janda lagi janda
lagi ternyata ada orang datang bawa anak
minta dipikir itu janda dia kasih
ternyata bukan janda
ternyata masih punya suami dan itu
sering
terjadi sering terjadi ya Saya pernah
mendapati k segitu orang bagi-bagi
ternyata dia bawa anaknya dikirain
janda anaknya ditanya Bapak di mana
Bapak lagi kerja istrinya ngaku janda
anaknya kasih tahu bapaknya lagi apa
kerja ya sudah sudah terlanjur dikasih
ya Insyaallah orang kalau sudah niat dan
dia sudah berusaha ternyata salah orang
tetap dapat pahala tetap dapat pahala
sebagaimana Yazid dia sudah niatkan
untuk memberikan kepada fakir miskin
Ternyata selain anaknya ternyata anaknya
yang ambil tap dia dapat pahala oleh
karenanya sebagan ulama berpendapat
kalau seorang berniat memberikan zakat
kepada fakir miskin dan dia berusaha
menilai orang ini kayaknya miskin pantas
untuk diberi zakat kemudian dia kasih
dia mengatakan ini uang zakat buat kamu
dan dia sudah kira orang ini miskin
orang itu terima ternyata setelah 1
bulan dia tahu ternyata orang ini tidak
tidak miskin tidak berhak menerima zakat
nah bagaimana sebenar berpendapat Ya
sudah sudah lewat sudah sah karena dia
sudah berusaha semaksimal mungkin untuk
memilah-milih memfilter mana yang miskin
untuk dia kasihkan ternyata Setelah dia
berusaha ternyata keliru ya sudah
qadarullah mau diapain ya Mau diapain
contoh seorang dia serahkan uang kepada
orang untuk bangun Masjid dia dikasih
niatnya karena Allah bangun Masjid orang
ini dibilang amanah ternyata W tersebut
dibawa lari Orang itu tetap dia
mendapatkan pahala Mangun apa masjid
meskipun masjidnya enggak ada kenapa dia
sudah berusaha dan dia sudah menilai dan
dia sudah mendengar informasi orang ini
amanah ternyata orang tersebut
qadarullah bawa lari duitnya dan itu
juga terjadi dalam beberapa kasus ya
disangka amanah ternyata tidak amanah
ini dalil tentang pentingnya niat ibuibu
yang dirahmati Allah subhanahu wa taala
kalau
seorang punya niat yang tulus meskipun
dia tatkala praktik tidak kesampaian
maka dia tetap dapat pahala berdasarkan
apa yang dia
niatkan ini juga dalil
bahwasanya seorang boleh bersedekah
untuk anaknya untuk kerabatnya
sebagaimana Akhirnya Nabi membolehkan
Yazid bersedekah kepada anaknya maan
Karena nabi tidak menyuruh untuk
mengembalikan kepingan Dinar tersebut
kepada Yazid jadi boleh Yazid Sang Bapak
memberi sedekah kepada anaknya maan maka
demikian pula misalnya
ee seorang bersedekah kepada anaknya
bersedekah kepada istrinya bersedekah
kepada suaminya ya Misalnya istrinya
punya duit suaminya enggak punya duit
terus suami istrinya sedekah sama
suaminya itu boleh dan ini pernah
terjadi pada sahabat Ibnu Mas'ud
radhiallahu taala Anhu
ya tatkala Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam memotivasi Sahabat Untuk
bersedekah maka datang istri Ibnu Mas'ud
yaitu Zainab
kemudian dia ingin bersedekah dengan
sebagian
hartanya maka suaminya berkata Ibnu
Masud
berkata Saya suamimu dan anakmu ini
lebih berhak untuk kau kasih sedekah
karena suaminya apa fakir ya maka kata
istrinya Enggak saya enggak mau kasih
sama kamu kita tanya dulu nabi Sallahu
Alaihi Wasallam Akhirnya dia pun
bertanya kepada Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam kata nabi Ibnu
masuduki sesungguhnya suamimu Dan
anak-anakmu lebih utama untuk menerima
sedekah daripada orang orang
lain ya Jadi boleh kita bersedekah
kepada kerabat kita kepada kakak kita
kepada adik kita kepada orang tua kita
ya orang tua kita kita kasih secukupnya
lebih dari itu namanya sedekah gak ada
masalah kepada anak kepada kakak kepada
adik kita sudah bantu mungkin kita kasih
juga sedekah kepada mereka dan itu
berpahala selain pahala sedekah juga
mendapatkan pahala menyambung
silaturahmi
tiib kita lanjutkan hadis
berikutnya hadis ke berapa IB Ibu
keenam waan Abi Ishaq Saad bin Abi
waqqas Malik bin
bin ABD manf bin zuhrah bin kilab bin
murah bin kaab bin luay alqurasyi
azzuhri dari sahabat Saad bin Abi waqqas
radhiallahu Anhu dan dia adalah Quraisy
dan dari bani zuhrah makanya dikatakan
quraisyi
azzuhri radhiallahu Anhu Semoga Allah
meridainya ahadil
asah Saad bin Abi waqqas salah seorang
yang dipersaksikan oleh Nabi masuk surga
nabi pernah berkata Abu Bakar fil Jannah
Umar fil Jannah Utsman fil Jannah Ali
Jannah Abu Bakar di surga Umar di surga
ee Utsman di surga Ali di surga Saad bin
Abi waqqas di surga Abu Ubaidah bin
jarrah di surga Abdurrahman bin Auf di
surga ya dan 10 orang nabi Sebutkan ya
thalhah di surga ada 10 orang nabi
Sebutkan yang dijadi masuk surga di
antaranya Saad bin Abi waqqas Saad bin
Abi
waqqas ya Dia pernah bercerita
kata beliau radallah Anhu
ras waktu rasulam haji wadau tahun 10
Hijriah aku sedang sakit
k maka nabi pun
menyunguku aku sudah sangat sakit keras
itu dan dia menyangka dia akan meninggal
duniaingalun aku bermusyawarah dengan
nabi aku berkata Ya Rasulullah inni qagi
Minal W Ya Rasulullah aku sedang sakit
parah sebagaimana yang kau lihat
Wain
launiatun dan aku punya harta banyak
sementara ahli warisku cuma seorang
putriku satu orang
sajaqu
Buli Bolehkah aku bersedekah dengan
2/3 hartaku 2/3 harta itu berapa persen
itu sekitar 60 berapa 66
ya 20 eh 2/3 hartaku Bolehkah aku
bersedekah Saya mau mati harta banyak
ahli waris cuma satu
perempuan kata nabi la jangan qulu
fasatu ya Rasulullah Bagaimana kalau
saya bersedekah dengan setengah hartaku
50% kata nabi la jangan quluu ya
Rasulullah Bagaimana kalau sepertiga
hartaku saya sedekahkan kata rasulahui
Wasallam ulut
seper tapi sepertiga itu sudah
banyak itu jumlah yang besar
kudknyaau meninggalkan ahli warismu
kondisi
bercukupan lebihik darada kau
meninggalkan mereka kondisi minma kepada
orang
Dan tidaklah kau berinfak dengan satu
nafkah dengan kau mencari wajah Allah
kecuali kau akan dapat
pahala sampai suapan yang kau suapkan ke
mulut istrimu kau juga dapat
pahala k bin Abi waq Ya
Rasullah Apakah aku akan ditinggal di
Mekah sementara sahabat-sahabatku yang
berhijrah balik lagi ke Kota Madinah
karena binas termasuk Muhajirin dan dulu
kaum Muhajirin kalau mereka sudah
berhijrah dari Mekah menuju Madinah
mereka tidak ingin tinggal di Kota Mekah
lagi karena mereka telah meninggalkan
kota Makkah karena Allah mereka hanya
datang ke Makkah dalam kondisi umrah
atau apa Haji Adapun untuk menetap
mereka tidak mau lagi kenapa Karena
mereka telah meninggalkan kota Makkah
karena Allah berhijrah ke Kota Madinah
nahad bin abiakitnya
dikah maka diaih dia
berkata ada Ashab Ya Rasulullah Apakah
saya ditinggal di kota Makkah sementara
sahabat-sahabatku dari kaum Muhajirin
balik lagi kota Madinah maka kata Rasul
wasam menghibur Saad bin Abi waqqas
inakaahanah kata nabi wahai Saad
Seandainya kau pun tertinggal di kota
Makkah Lantas kau beramal saleh ya kau
berharap wajah Allah kau ikhlas kecuali
kau akan semakin ditinggikan derajat di
sisi Allah sub
[Musik]
dan bisa jadi umurmu dipanjangkan oleh
Allah bisa jadi umurmu dipanjangkan oleh
Allah sehingga ada sebagian kaum yang
mendapatkan manfaat dengan panjang
umurmu dan sebagian kaum akan menerima
kemudaratan dengan panjang umurmu
kemudian nabi beroa
Allah ya Allah ya lanjutkanlah hijrah
para sahabat artinya ya Allah Biarkanlah
mereka pulang ke kota Madinah jangan
mereka tinggal balik lagi di Kota Mekah
karena mereka sudah meninggalkan kota
Makkah karena
Allah jangan kau kembalikan Mereka lagi
kepada yang telah
laluak baisu Saad Ibnu kulah tapi yang
menyedihkan adalah Saad bin kulah Kenapa
Saad bin Kula ini meninggal di kota
Makkah Padahal dia dari kalangan
muhajirinb
hadis ini riwayat Bukhari dan Muslim dan
hadisnya panjang kita akan banyak faedah
yang bisa kita ambil dari hadis ini yang
pertama ibu yang dirahmati Allah
subhanahu wa
taala kisa ini terjadi waktu Saad bin
Abi waqqas sakit
parah dan dia menyangka dia akan
meninggal dunia dan dia tahun 10 Hijriah
dan ternyata nabi datang
menjenguknya ini adalah sunah kalau ada
yang sakit kita J dan para ulama telah
menyebutkan banyak sekali faedah dari
menyengung orang orang sakit ya di
antaranya seorang yang menyengung orang
sakit dia senantiasa di taman surga
memetik buah-buah surga sejak dia keluar
sampai balik maka dia dapat pahala ya
Jadi ibu-ibu kalau dengar ada teman yang
sakit di suatu rumah sakit Pergilah ke
sana ya Meskipun ke jebak macet ya
kejebak macet Argo pahala terus apa
mengalir sampai sana ngobrol sama dia
kemudian pulang sampai ke rumah misalnya
pergi pagi pulang sore selama itu pahala
apa mengalir yang penting di tengah
jalan jangan
ngerumpi
kemudian sampai di sana seorang melihat
orang sakit maka dia redakan sakit orang
tersebut dengan doa misalnya thurun
Insyaallah semoga dosa sakitmu
mengurangi apa dosa-dosamu syafakillah
atau syafakallah Semoga Allah
menyembuhkan engkau dengan menyembuh
orang sakit dia akan merasakan nikmat
sehat dia tahu bahwasanya kesehatan itu
nikmat yang luar luar biasa betapa
sering orang lupa bahwasanya sehat itu
nikmat yang luar luar biasa betapa
sering orang lupa dengan kesehatannya
dia malah melakukan hal yang sia-sia
terkadang dengan kesehatannya dia malah
bermaksiat kepada Allah subhanahu wa
taala terkadang dalam Sehatnya malah dia
lupa untuk salat malam lupa untuk
beribadah kepada Allah subhanahu wa
taala Jadi sebenarnya kalau orang
menyenguk orang sakit yang pertama kali
dapat manfaat
penyenguknya bukan orang sakitnya Saya
ulangi kalau seorang menyenguk orang
sakit yang pertama dapat pahala adalah
yang menyenguknya bukan orang yang sakit
tersebut dan kebiasaan Nabi
menjengu orang yang sakit ya dan nabi
Ini orang super sibuk ya dia adalah
kepala negara dan banyak sekali
kesibukannya namun beliau masih sempat
menjenguk Saad bin Abi waqqas kemudian
Saad bin Abi waqqas berkata Wahai
Rasulullah aku sakit lagi parah
sebagaimana yang kau lihat Dan ini boleh
bagi seorang yang sakit menceritakan
sakitnya selama dia tidak mengeluh
selama dia tidak protes kadang Aduh kok
sakit enggak sembuh-sembuh itu namanya
mengeluh itu namanya mengeluh terhadap
takdir Allah tapi kalau dia mengatakan
Iya saya sakit banget sini kerasa sakit
inii sakit enggak apa-apa Kalau dokteror
tanya sakit enggak Oh enggak ya gimana
mau diperiksa ya sakit dok Ya sini juga
sakit dok enggak apa-apa itu yang
penting tidak mengeluh kalau mengeluh
itu yang enggak boleh saya sering
sampaikan hadis nabi kata rasul sahu Ali
wasallam la tasubbil humma fainnahaibu
khataya bini Adam Kama yudhibul
kir apa namanya
ee kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
janganlah
kalian mencela demam karena demam itu
bisa menghilangkan
dosa-dosa anak Adam Kama yudhibul kir
khatal Hadid sebagaimana alat pandai
besi bisa menghilangkan karat besi kalau
I Ibu demam Ibu Sabar ya gak apa-apa
bilang Mas tolong pijit enggak apa-apa
tapi kemudian jangan kemudian tidak
sabar mengeluh ya ini kok enggak
sembuh-sembuh kok panas enggak
turun-turun Nam mengeluh protes kepada
Allah kalau seorang sabar menghadapi
dengan berusaha berobat Ya dia bersabar
maka itu semua akan menghilangkan
dosa-dosa akan menghilangkan dosa-dosa
Lihatlah Saad bin Abi waqqas bercerita
tentang sakitnya namun dia tidak
mengeluh ya dia hanya mengatakan Ya
Rasulullah sedang sakit paras
sebagaimana yang anda lihat dan kondisi
saya harta saya banyak ahli waris saya
cuma satu perempuan n Saya ingin punya
istana di akhirat Bolehkah saya
bersedekah dengan 2/3 hartaku sepertiga
buat anakku sudah cukup saya kaya raya
ya 2/3 saya infakkan ya Misalnya punya
uang R miliar 2 miliar saya infakkan R
miliar buat anak saya sudah cukup ahli
waris cuma satu maka rasulahu wasallam
mengatakan jangan jangan 2/3 ya
Rasulullah Bagaimana kalau setengah kata
Rasul was rasu alai wasallam jangan
Bagaimana kalau sepertiga kata Nabi
Sallallahu Alaihi wasallamul boleh tapi
itu sudah banyak oleh karenanya jangan
disalah pahami bahwasanya sunah adalah
wasiat sepertiga itu sudah terlalu
banyak seorang kalau mau berwasiat
kurang dari sepertiga sebagaimana ee Abu
Bakar ashsiddiq beliau berwasiat dengan
seperlima hartanya bukan sepertiga
karena waktu Saad bin waqqas mengatakan
sepertiga nabi mengatakan Ul wulutu kair
sepertiga itu sudah banyak dan ini juga
dalil bahwasanya wasiat tidak boleh
lebih dari sepertiga gak boleh kalau
misalnya ada seorang meninggal dunia
kemudian dia berwasiat dia mengatakan
setengah hartaku untuk Allah subhanahu
wa taala maka gak boleh diambil setengah
hanya boleh diambil berapa sepertiga
tetapi seorang jangan berwasiat dengan
sepertiga kurang daripada itu bagus
seperti Abu Bakar assiddiq beliau
berwasiat cuma seper seperlima karena
kita enggak tahu anak-anak kita punya
kebutuhan istri kita punya kebutuhan
setelah kita meninggal dunia orang tua
kita juga punya kebutuhan Mak kita
seperlima ya Dan apa yang kita
tinggalkan untuk anak istri kita juga
berpahala jangan disangka tidak ada
pahalanya kalau kita niatkan ini saya
sisakan harta saya untuk anak istri dan
orang tua saya maka seakan-akan kita
bersedekah terhadap mereka dan itu juga
dapat Apa pahala ya itu juga dapat
pahala jangan kita selalu terbayang
kalau kasih orang dapat pahala kasih
anak istri seakanakan tidak dapat
berpahala gak kasih anak istri kasih
orang tua kasih kerabat juga berpahala
sebagaimana kita kasih orang lain bahkan
kalau kita berikan kepada kerabat kita
pahalanya dobel pahala sedekah sama
pahala silatu silaturahm tiib akhirnya
kata nabi sepertiga aja kemudian nabi
Ingatkan
innaka Ant agirun
mintum
alatanas kau meninggalkan ahli warismu
dalam kondisi kaya berkecukupan lebih
baik daripada mereka minta-minta sama
orang lain kita juga malu anaknya Si
Fulan minta-minta ya jangan berusaha
kita siapkan buat mereka ya Biar mereka
tidak susah setelah kita meninggal
meninggal dunia ya Subhanallah ada
keluarga saya kenal ibunya ibunya tiap
malam salat malam ibunya tiap malam
salat apa malam ya
tidak pernah ketinggalan salat malam
tidak pernah meninggalkan salat duha
Saya kenal betul ibu tersebut tidak
pernah meninggalkan salat malam dan
tidak pernah meninggalkan salat duha
karena beberapa kali saya kebetulan
ee bermalam bersama satu tempat dengan
ibu tersebut ya anak-anaknya tidak tahu
kalau dia meninggalkan harta yang banyak
Setelah dia meninggal Ternyata
warisannya apa banyak ya warisannya
banyak baru mereka sadar bahwasanya
ternyata orang tuanya Salehah dan
meninggalkan harta yang harta yang
banyak ya dan itu sedekah bagi bagi e
sang Ibu kalau dia niatkan dia
mengumpulkan harta buat anak-anaknya
Setelah dia meninggal dunia yang jelas
dia niatkan karena Allah subhanahu wa
taala maka ini juga sedekah bagi
anak-anaknya
tiib
ya
kemudian nabi mengingatkan innaka LAN
tunfi nafqatan
ternyata ya kata nabi su wasam
in tidaklah kau berinfak dengan infak
Apun perhatikan ini yang pembahasan kita
kau berinfak dengan niat karena Allah
harus ada niat karena Allah ya kecuali
kau dapat pahala bahkan suapan yang kau
suapkan ke mulut istrimu dan ini
dan ini kaidah ya kaidah
ya
bahwasanya amal dunia amal
duniawi jika diniatkan Karena Allah
Allah maka berubah menjadi amal
akhirat Amal
akhirat di antara dalilnya adalah hadis
ini kata Saad bin Abi waqqas Nabi
berkata Kepada beliau tidaklah kau
menginfakkan harta
apunajah kau mencari wajah Allah ini
dalil Bahwasanya Allah punya wajah dan
di antara puncak kenikmatan di akhirat
kelak adalah melihat apa wajah Allah
subhanahu wa taala makanya nabi berdoa
Allahumma inni asaluka latan wajhik Ya
Allah aku mohon kepada engkau kenikmatan
memandang wajahmu yaitu di surga wasqik
dan kerinduan untuk bertemu dengan
dengan engkau maka seorang harus
menghidupkan dalam dirinya rindu bertemu
dengan dengan Allah subhanahu wa taala
kalau dia punya Kerinduan untuk bertemu
dengan Allah dia akan mudah melepaskan
dunia ini dia tidak takut mati yang
jelas dia apa Rindu Bertemu dengan Allah
dia berdoa kepada Allah agar Rindu
Bertemu dengan Allah subhanahu wa taala
sehingga dia Rindu Bertemu dengan Allah
dia semangat untuk beribadah mudah bagi
dia untuk berinfak mudah bagi dia untuk
berkorban Kenapa dia rindu ketemu dengan
siapa Allah subhanahuala seluruh
persiapan dia lakukan untuk bisa bertemu
dengan Allah subhanahu wa taala
tiib Jadi kalau kau melakukan berinfak
dengan mencari wajah Allah kecuali kau
dapat pahala bahkan suapan yang kau
suapkan ke mulut istrimu dan para ulama
telah menjelaskan bahwasanya seorang
suami yang sedang menyuapkan makanan ke
mulut istrinya itu benar-benar dalam
kondisi mesra dalam kondisi benar-benar
seakan-akan lupa dengan akhirat ya ya
karena tidaklah seorang suami menyuapi
istrinya kecuali dalam kondisi sangat
mesra ya makanya sayaanya saya Ibu kapan
terakhir ibu-ibu disuapin suaminya
kemarin Masyaallah ngapain
Kenapa
Masyaallah luar biasa suami yang Saleh
kemarin Masyaallah
ya kemarin kemarin
dulu tahun kemarin Maksudnya Oh tahun
kemarin ya kalau kita tidak bicara waktu
pertama kali nikah kalau pertama kali
nikah kita suap-suapan biasa kita bicara
setelah nikah 20 tahun 15 tahun masihah
suap-suapan masih
Alhamdulillah artinya ya seorang suami
istrinya atau istri Nyuap suaminya itu
dalam kondisi lagi mesrah-mesrahnya ya
ituun kalau seorang niatkan karena Allah
dapat Apa pahala seorang suami Lagi
Nyuap istrinya itu murni perbuatan amal
duniawi kalau dia niatkan karena Allah
ini pengaruh niat luar biasa niat itu
menjadikan banyak perbuatan kita
berpahala di sisi allah subhanahu wa
taala yang penting niat kita hadirkan
ternyata ini berpahala di sisi allah
subhanahu wa taala bahkan lebih daripada
ini kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Wafi
ahikum kata nabi
engkau
menggauli
istrimu adalah
sedekah menggauli istri apa sedekah
istri kalau dia niatkan melayani
suaminya karena Allah subhanahu wa taala
dia juga
apaekahanaraam
ist i bahkan berhubungan yang lebih lupa
dengan dunia itu pun kalau orang niatnya
karena Allah dapat pahala sama seorang
dia makan supaya saya kuat nanti
berdakwah dapat pahala Saya bekerja Saya
cari untung supaya uang saya bisa saya
gunakan untuk bersedekah selama dikerja
dapat pahala Saya bekerja Saya ingin
belikan hadiah buat ibu saya selama saya
bekerja dapat pahala karena niatnya
karena Allah ini pengaruh niat beda
dengan orang yang hanya melaksanakan
melaksanakan aktivitasnya harian namun
tidak terhadirkan dalam niatnya karena
Allah maka itu hanya amal duniawi tapi
kalau di hadirkan niatnya karena Allah
subhanahu wa taala maka dapat pahala DII
Allah jadi ini sangat penting masalah
niat amal duniawi bisa berubah menjadi
amal akhirat Kalau diniatkan karena apa
Allah subhanahu wa taala maka ibu-ibu
saya ingatkan ibu-ibu punya kegiatan
banyak di rumah ngurus anak Ingatkan
karena niatkan karena Allah lagi masakan
makanan buat suami niatkan karena Allah
jangan bilang suami saya tukang ngomel
kalau enggak dapat paham
tapi kalau Masyaallah jadi ibu-ibu
senyum waktu masak buka Masyaallah suami
saya sebentar lagi makan dapat pahala
enak masaknya tapi suami saya kalau
datang makan belum masak marah-marah itu
enggak dapat pahala gak dapat pahala ya
jadi banyak kegiatan amal duniawi kalau
kita niatkan karena Allah dapat Apa
pahala jadi perhatikan ini pentingnya
kita belajar niat agar Argo pahala jalan
jalan terus
kemudian kita
lanjutkan kemudian Saad bin Abi waqqas
berkata Dia sedih dia mengatakan ya
rasulullahuk Ba asabi Ya Rasulullah aku
ditinggal di kota Makkah meninggal di
Kota Mekah sementara para sahabatku yang
Muhajirin mereka balik ke Kota Madinah
dia sedih kebiasaan para sahabat kalau
mereka sudah meninggalkan sesuatu karena
Allah mereka tidak ingin balik lagi
mereka dulu tinggal di Makkah mereka ini
Quraisy tinggal di kota Makkah tapi
karena mereka berhijrah ke Kota Madinah
mereka sudah berjanji kepada Allah
meninggalkan kota Makkah menuju kota
Madinah karena Allah mereka tidak ingin
balik ke kota Makkah kecuali untuk Haji
dan apa umrah maka mereka harus pulang 3
hari 4 hari mereka pulang Mereka tidak
ingin tinggal lagi di kota Makkah dan
kebiasaan mereka kalau sudah
meninggalkan suatu karena Allah mereka
tidak balik lagi Mak kita ingatkan
kepada saudara- saaudara kita
saudara-saudara kita yang sudah
berhijrah ada yang meninggalkan riba
karena Allah maka jangan balik lagi ada
yang meninggalkan musik Karena Allah
Subhanahu Maka jangan kembali lagi ya
ada yang meninggalkan kebiasaan yang
buruk karena Allah jangan kembali lagi
dia sudah berhijrah berjanji kepada
Allah meninggalkan itu semua Maka jangan
dia kembali lagi jangan dia kembali lagi
ya ada orang sudah berhijrah
meninggalkan musik Ya sudah semua alat
musiknya keluarkan Jangan masukin
lagi sebagian orang sudah berhijrah
meninggal musik tapi alat musiknya masih
di
rumah sampai ada yang bilang sama saya
Ustaz ada engak dalilnya oren itu halal
Ustaz yang yang lain haram gak apa-apa
yang penting ini halal Ustaz karena dia
jago sekali main apa oren ini hijrahnya
masih ragu-ragu kalau kita berhijrah
tinggalkan semuanya karena Allah ya
tinggalkan semua karena dan jangan balik
lagi ya jangan balik lagi ya
kemudian Nabi waktu tahu Saad bin Abi
waqqas sedih khawatir dia meninggal di
Mekah dan tidak balik lagi kota Madinah
maka nabi hibur dia kata nabi
wahai Saad Seandainya kau pun ternyata
tidak bisa pulang ke kota Madinah karena
sakit parah dan akhirnya kau meninggal
di kota Makkah namun kau beramal karena
ikhlas karena Allah maka tidak akan
berikan
kemudaratan ya kau akan ditingkatkan
derajatnya oleh Allah subhanahu wa taala
karena dia tidak berniat untuk menetap
di Mekah tapi kalau qadarullah ternyata
dia tetap di Makkah dan akhirnya
meninggal di Mekah kata nabi tidak ada
ada masalah yang penting engkau niatnya
karena apa Allah subhanahu wa taala maka
justru derajatmu akan
ditinggikan kemudian nabi berkata
wa bisa jadi umurmu dipanjangkan
sekarang dia takut mati e bukan takut
mati maksudnya dia khawatir dia akan
meninggal dunia makanya dia mau
berwasiat mau menyerahkan dua per3a
hartanya karena dia merasa dia bakalan
meninggal dunia Ternyata dia tidak
meninggal dunia saat bin waqas ternyata
nabi mengatakan bisa jadi umurmu panjang
dan benar-benar dia umur panjang jadi
tidak meninggal kecuali di zaman
kekhilafahan muawiyah zaman Khilafah Abu
Bakar dia masih hidup zaman kekhilafahan
Umar dia masih hidup zaman khilafan
Utsman dia masih hidup Ali dia masih
hidup muawiyah baru Kemudian beliau
meninggal meninggal dunia Saad bin Abi
waqqas radhiallahu taala Anhu ya
ternyata umurnya panjang ternyata dia
punya anak banyak Kalau tidak salah
laki-laki tadi kan anak cuma satu
perempuan ternyata setelah itu Kalau
tidak salah dia punya anak 17 laki-laki
15 perempuan kalau tentu istrinya banyak
tentunya enggak mungkin satu
istrinya jadi ternyata anaknya setelah
itu apa banyak laki-laki 17 perempuan
berapa 15 15 luar biasa ya ya kawan saya
saya ketemu ya akhi dari Saudi Antum
anak Berapa anak saya 10 Masyaallah itu
laki-lakinya saja Firanda Wih belum
perempuannya jadi
ternyata umurnya panjang sebagaimana
prediksi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
dan ternyata anaknya banyak seorang
terkadang menyangka dirinya akan
meninggal ternyata tidak jadi meninggal
dan betapa sering orang menyangka
dirinya akan hidup lama ternyata
meninggal betapa sering orang keluar
dari rumahnya tidak terbetik dalam
benaknya 1% pun dia akan meninggal dia
merasa dia punya rencana telepon-telepon
sebelum berangkat tah-tahu meninggal di
tengah jalan tidak terbetik dalam
benaknya bahwasanya dia akan meninggal
Meskipun 1% tidak dia perhitungkan sama
sama sekali tahu-tahu dia meninggal
dunia sebaliknya sebagan orang menyangka
dia akan meninggal ternyata tidak
meninggal dunia ya kemudian kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam
hattaantiikawamun Wika akun kau akan
umur panjang dan betapa banyak orang
yang akan mengambil manfaat dari panjang
umurmu dan betapa Banyak orang akan
celaka gara-gara panjang umurmu ternyata
benar Saad bin Abi waqqas dia hidup dan
dia menjadi seorang Mujahid orang yang
paling pandai dalam menggunakan apa anak
panah ya sampai nabi muji-muji Saad bin
Abi waqqas dengan panahnya luar biasa
dan akhirnya dia umur panjang akhirnya
dia menaklukkan Persia kota madain di
zaman Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu
Persia tunduk di bawah pimpinan siapa
Saad bin Abi waqqas itulah kata nabi
ternyata banyak orang dapat faedah dari
umur panjangnya umurmu sehingga banyak
yang masuk Islam banyak ee kota-kota
kotaklukan dan betapa banyak orang dapat
kemudaratan orang-orang kafir yang
binasa akhirnya masuk neraka jahanam
gara-gara jihadmu wahai Saad bin Abi
waqqas di akhir hayatnya Saad bin Abi
waqqas menjauh dari segala fitnah dari
segala fitnah terjadi fitnah waktu
Utsman bin Affan terbunuh oleh
orang-orang khawarij maka Saad bin
waqqas pergi jauh dan dia menggembalakan
unta-untanya kambing-kambingnya dia
tidak ngurus lagi tentang masalah
kekuasaan sampai-sampai ada Kalau tidak
salah anaknya datang tegur dia engkau
ngurus kambing-kambing dan unta-untamu
sementara orang sana sedang
rebut-rebutan
kekuasaan kata Saad bin Abi waqqas dia
bacakan hadis nabi inallaha
yuhib suungguhnya Allah suka dengan
hamba yang bertakwa yang merasa cukup
dan khofi yang menyembunyikan dirinya
menjauhkan dirinya dari segala fitnah ya
akhirnya beliau meninggal dunia eh
setelah itu
ya kemudian nabi berkata Allah hijrahum
ya Allah lanjutkanlah hijrah para
sahabatku artinya Biarkanlah mereka
kembali kota Madinah Ya sehingga mereka
tidak kembali lagi ke kota Mekah
W dan jangan kau kembalikan mereka
kepada masa lalu mereka Jadi orang kalau
sudah berhijrah hati-hati betapa banyak
orang sudah bertobat digoda lagi oleh
setan mengingatkan dia kembali kepada
masa lalunya akhirnya dia terbalik lagi
dan ini bahaya Makanya kalau orang e
baru hijrah segera berdoa ya Allah
jangan kau balikkan aku lagi kepada masa
lalu Segera cari komunitas baru
tinggalkan segala sebab-sebab yang bisa
buat dia kembali lagi kalau tidak dia
akan terperangkap dan dia kembali lagi
Makanya waktu ada seorang lelaki yang
membunuh 100 nyawa waktu dia ingin
bertobat Orang alim berkata Pergilah kau
ke kampung yang lain lain di sana ada
orang beribadah kepada Allah sembahlah
Allah bersama mereka artinya rubah
komunitas kalau kau tidak rubah
komunitas bisa jadi kau kembali lagi
seperti masa masa lalu tiib
ee kemudian ya kata nabi lakinil bais
Saad Ibnu khaulah tapi yang menyedihkan
adalah Saad Ibnu khaulah ternyata dia
meninggal di kota Makkah ya Padahal dia
termasuk dari kaum Muhajirin tapi ini
qadarullah ya membuat beliau meninggal
di eh kota Makkah tib ibu yang dirahmati
Allah subhanahu wa taala lanjut apa
sudah tanya
jawab lanjut apa sudah
hah masih ada waktu
kah Masih tambah ilmu tambah
beban lanjut satu Hadis lagi satu Hadis
lagi hadis
keet7 Abi abdurahmanin S dari sahabat
Abu Hurairah namanya Abdurrahman Bin
sakar radhiallahu Anhu QQ Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam ras wasam
bersabda
inallah ajsadikum
wikumakubikum Sesungguhnya Allah tidak
memandang kepada jasad-jasad kalian dan
tidak memandang kepada rupa-rupa kalian
tapi yang Allah lihat adalah hati-hati
kalian dan ini peringatan tentang
pentingnya niat kedudukan seeorang di
sisi Allah adalah dengan ketakwaan ya
kata nabi su
wasallam kata nabi tidak ada keutamaan
orang Arab dibandingkan selain
Arab l abad Al Aswad tidak ada keutamaan
orang yang berkulit putih dibandingkan
orang berkulit
hitamumamam kalian semua keturunan nabi
Adam alaiham dan Nabi Adam berasal dari
apa tanah ya
arabbandadanganguk di sisi Allah adalah
yang paling bertakwa di antara kalian
yang Allah lihat adalah ketakwaan yang
ada pada hati-hati kita Allah tidak
pernah menilai secara fisik Allah tidak
menilai dari jasad mungkin satu besar
satu pendek Allah tidak pernah menilai
Wal suarikum Allah tidak pernah menilai
rupa kalian Mungkin satu cantik satu
kurang cantik ya satu berkulit putih
satu berkulit hitam satu rambut lurus
satu berambut keribo satu berambut
pirang satu berambut coklat Allah tidak
lihat pada rupa-rupa itu semua kalau
jasad dan rupa Allah tidak lihat apalagi
masalah dunia Allah tidak melihat kepada
rumah yang mewah Allah tidak melihat
kepada mobil yang indah Allah tidak
melihat kepada emas dan perak Allah
tidak melihat pada perhiasan yang
ibu-ibu pakai Allah tidak melihat kepada
HP baru yang ibu pakai tidak Allah tidak
melihat dari jumlah banyak tas yang Ibu
miliki Allah tidak melihat kepada
apaagi jumlah sepatu yang ibu-ibu miliki
Allah tidak lihat yang Allah lihat apa
Wakin yuruaubikum tapi Allah melihat
kepada hati kalian oleh jangan seorang
terpedaya dengan apa yang dia miliki
kecantikannya ya ketampanannya
kekayaannya tidak membuat dia bernilai
di sisi Allah sama sekali Kalau Allah
menilai dari rupa dan kekayaan Allah
tidak adil kalau
begitu tetapi tatkala seorang kaya bisa
menggunakan kekayaannya untuk bertakwa
baru dinilai oleh Allah subhanahu wa
taala tapi kalau seorang cantik kemudian
buat dia sombong dan angkuh Allah tidak
malah benci kepada orang seperti seperti
ini oleh karenanya perhatikan jadi ingat
yang dilihat oleh Allah adalah apa hati
seorang ya betapa banyak seorang bos
harta kaya raya lebih mulia sopirnya
daripada bosnya betapa banyak orang kaya
raya lebih mulia pembantunya daripada
bosnya pembantunya Mungkin dia hinakan
ini orang ini goblok Enggak ngerti
dikasih tahu enggak paham-paham tell me
telat mikir lemot dan macam-macam
ternyata dia kerja mungkin dengan gaji
setengah 1 Seteng juta 2 juta dia selalu
Kirim kepada orang tuanya bisa jadi kita
enggak tahu ini orang tidak pernah Salat
tapi dia salat Li waktu tidak sempat
salat duha gimana mau salat duha disuruh
terus sama ibu-ibu kerja sana kerja sini
kerja sana kerja sini Kapan mau salat
malam Kapan mau salat duha tapi dia
salat Li waktu ya jadi jangan pernah
menilai orang dari apa kekayaan yang
Allah nilai adalah masalah apa hati ini
berarti ibu-ibu harus benar-benar
perhatikan masalah hati ibu-ibu seorang
yang cerdas seorang yang bertakwa dia
selalu cek hatinya dan sebenarnya
masing-masing kita punya sinyal tentang
keburukan hati kita seorang harus
menscan dirinya dengan benar-benar scan
yang
benar untuk menemukan virus-virus yang
ada dalam hatinya kalau seorang RI dia
sadar Saya ini RI seorang hasad dia
sadar Saya ini sedang apa hasad seorang
ujub dia tahu dia ujub seorang sombong
dia tahu Dia sombong kalau dia sadar Dia
sombong dia ujub dia akan berusaha
memperbaiki tapi kalau seorang sudah
lupa diri merasa dirinya sudah sempurna
tidak pernah mensan hatinya dengan
benar-benar pemeriks yang benar akhirnya
dia merasa dia sudah sempurna padahal
dalam hatinya banyak kotoran dia sering
ngejek orang kesombongan keangkuhan ujub
hasad Riya ya dengki berbagai macam
penyakit dalam hatinya oleh karenanya
ini mengharuskan kita benar-benar untuk
membersihkan hati kita sebagaimana
ibu-ibu benar-benar perhatikan
penampilan kalau depan cermin bisa jadi
setengah jam ya ada yang sedih-sikit di
ini dibersik sini ya hati juga
diperhatikan
cermin hati saya bagaimana saya ini
masih suka hasad enggak suka dengki
enggak suka suuzon enggak masih angkuh
enggak ya masih pelit enggak periksa
bersihkan sedikit demi demi sedikit ya
demikian para hadirin dan hadirat
dirahti Allah subhanahu wa taala kajian
kita kalau ada yang bertanya saya
persilakan wallahu taala alam
bawab ada yang bertanya
silakan Ini Bu E
apa asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi
wabarakatuh ada yang saya tanakan Ustaz
Iya Misalnya gini
ee kalau kita membangun masjid katanya
pahalanya itu akan kita dapatkan sampai
kita di akhirat
I nah bagaimana kalau Masjid itu
dirubuhkan kemudian dibangun kembali Nah
masesid yangubuh itu kan sudah tidak ada
lagi Ustaz apa pahalanya masih bisa
berjalan itu satu yang kedua Ustaz
Eh kalau
kita misalnya contohnya kita
memberi makan minum pokoknya hidup untuk
kehidupan anak cucu misalnya Ustaz itu
harus dilafazkan atau memang begitu saja
ada pahalanya begitu saja Ustaz Iya
makasih Ustaz I adapun yang kedua kalau
kita memberi misalnya kita merawat anak
kita cucu kita kita Berikan hadiah
Apakah harus kita lafalkan
gak kita ini semua karena apa Karena
Allah ini semua karena Allah sudah cukup
kalau setiap hari dilafalkan repot
karena anak karena Allah ya Nak ya
karena Allah anak ya Repot
begitu sama suami karena Allah ya repot
gak gak harus kita dalam hati sudah
cukup ya nawaitu aku berniat kasih makan
kamu karena Allah itu juga repot ya
enggak perlu jadi dalam hati Sudah Sudah
Cukup Allah mengetahui isi hati manusia
semua yang ada dalam hati kita Allah
Maha Mengetahui adapun yang pertama
mengenai masalah masjid wallahuam Saya
tidak tahu ya tapi seorang gak usah
takut seperti itu seorang Bangun masjid
urusan pahala di sisi Allah
subhanahuaj ya masalah pahala besar
kecil urusannya makanya dalam kata Ibnu
Mubarak rubba amalinir tuadimun niah
betapa banyak amalan yang kecil
pahalanya besar gara-gara niat yang
tulus apalagi amalan besar dengan niat
yang tulus ya urusan pahala urusan Allah
Subhanahu tadi saja lihat dia kasih
salah kasih sedekah ternyata anaknya
yang ambil pahalanya dapat enggak dapat
ya kita bilang itu urusan Allah kita
sudah berniat untuk membangun masjid
untuk supaya bisa dipakai terus ya
masalah dibongkar Tongga nanti tahun
lagi itu serahkan kepada Allah subhanah
kalau semua orang ketakutan seperti itu
enggak jadi Bangun masjid ya bismillah a
tiib ada lagi yang
bertanya
silakan asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh saya mau
tanya ee
apa segala sesuatu itu tergantung niat
musik itu haram tapi kalau senang itu
kan pakai musik kalau niat saya itu
senang aja gimana Ustaz ee benar ya jadi
amal itu tergantung dari niatnya tapi
harus amalnya benar kalau amalnya enggak
benar mau niatnya baik enggak enggak
enggak enggak pengaruh ya kalau amalnya
enggak benar niatnya baik tetap saja
tidak merubah amal tersebut menjadi baik
contoh seorang mencuri untuk bersedekah
niatnya baik masuk rumah orang itu orang
kaya pelit-pelit banget sih saya curi
aja barangnya kasih sama orang miskin
niatnya baik berpahala enggak enggak
boleh Enggak boleh ada orang mendekati
cewek Saya niatnya baik biar
menyenangkan dia ya ya gak boleh itu
engak haram gak boleh saya cium dia
supaya niatnya baik dia senang W dia
senang saya juga senang gak boleh itu
hukumnya haram sama musik niatnya baik
ya Gak boleh ya musik hukumnya apa haram
maka niat yang baik tidak menjadikan
suatu amal yang buruk menjadi apa
baik jadi Senamnya tanpa musik Senamnya
tanpa musik ya tambah musik percuma
senam pakai musik juga enggak
kurus-kurus ya udah yang penting senam
yang penting olahraga mau musik enggak
musik yang penting apa olahraga enggak
perlu pakai musik Terus lanjut lanjut
ada yang tanya lagi
silakan asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Ustaz saya
tanyakan dari beberapa hadis yang tadi
disampikan Ustaz di situ berubat baik
itu banyak kepada keluarga orang tua
anak dan saudara yang ingin saya
tanyakan Bagaimana dengan saudara seakid
kadang kalatanya kita suka Dilema antara
keluarga saudara apa saatid Kenapa ya Ee
ada di beberapa e taman misalnya ada
yang lebih membutuhkan Kenapa kita bukan
berarti tatkala kita bersedekah kepada
orang tua kita bukan berarti kita enggak
perhatian sama orang lain tidak kita
gabungkan dua-duanya ya ya bukan berarti
hadis-hadis tadi mengunu kita tidak
boleh kasih sedekah sama orang enggak
semuanya dikasih tapi yang paling utama
kerabat kerabat kita ya kadangkar buat
kita sudah punya dia sudah kaya raya
atau sudah berkecukupan tidak perlu kita
sedekah sedekah dalam bentuk yang lain
kita kunjungi kita dakwahi ada yang
miskin-miskin kita kasih sembako ya Kita
kasih sesuatu buat mereka dan itu semua
adalah ee apa namanya tabungan kita di
akhirat ya tiib Ada lagi yang bertanya
silakan
silakan miknya
pindahin
kita
[Musik]
alhah masalah membacakan Alquran untuk
orang yang sudah meninggal ini
masalahah sebag amaatakan samp seban
dan ini khilaf yang kuat di kalangan
para ulama ya maka kita harus berlapang
dada tidak boleh kita menyesat-nyesatkan
orang berbeda pendapat dengan kita tapi
kita tahu ini masalah khilafiah dan kita
berhak memilih mana yang menurut kita
lebih baik Kalau Ibu bertanya kepada
saya pendapat mana yang saya pilih saya
katakan Saya memilih pendapat tidak
sampai dan ini pendapat Al Imam Syafi'i
rahimahullahu taala dalam kitabnya Alum
beliau mengatakan yalhaqul mayit Salas
tiga perkara yang bermanfaat bagi mayat
pertama doa doa
orang lain bagi dia siapun Anaknya
siapun pokoknya doa untuk dia bermanfaat
yang kedua umrah dan menghajikannya yang
ketiga sedekah atas
namanya Saya misalnya saya sedekah Atas
nama teman saya teman saya sudah
meninggal berpahala ini kawan dekat Saya
misalnya saya bersedekah 1 juta niatnya
pahala untuk kawan saya
sampai meskipun kawan saya dan ini ijma
ulama Nah ada yang khilaf selain tiga
itu yang khilaf contohnya menyalatkan
berpuasa
Bolehkah saya mengirim pahala salat saya
kepada orang lain Bolehkah saya mengirim
pahala puasa saya kepada mayat Bolehkah
saya mengirim pahala baca Quran saya
kepada mayat Ini khilaf dan yang benar
tidak sampai dan ini pendapat imam
Syafi'i ya Dan ini yang dipilih oleh Al
Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya Beliau
mengatakan Kenapa Karena nabi tidak
pernah mencontohkannya dan para sahabat
tidak pernah melakukannya dan nabi tidak
pernah mengisyaratkan dalam perkataannya
maka Imam Ibnu Katsir berpendapat sesuai
dengan pendapat imam Syafi'i bahwasanya
mengirimkan pahala al-fatihah tidak
sampai Tetapi kalau ada yang mengirimkan
kita biarkan karena itu masalah apa
khilaf paham ibu-ibu jangan masalah gini
kemudian kita ribut misalnya ada Kiai
kemudian mengatakan kepada Si Fulan
Alfatihah ya gak apa-apa itu urusan dia
itu pendapat dia tidak boleh kita
jadikan ini masalah untuk ribut karena
ini masalah khilafiah tapi kalau ibu
tanya sama saya saya milih pendapat Imam
siapa Syafii dan Imam Ibnu Katsir
bahwasanya tidak sampai dan saya
anjurkan lebih baik kita melakukan yang
disepakati oleh para ulama contohnya
sedekah contohnya sedekah contohnya
mendoakan anak yang Saleh sering
mendoakan kedua orang tuanya contohnya
ibu-ibu undang orang miskin makan
niatnya Ya Allah ini pahala sedekah
makan saya untuk orang tua saya sampai
sampai bersedekah kita kadang lupa kita
bersedekah untuk diri kita kadang-kadang
kita tengok Oh Bapak saya juga kasihan
kita sedekah buat bapakbapak kita sampai
sampai dengan ijma dengan kesepakatan
para ulama ya Eh tapi kalau kita e
membacakan buat anak kita gitu misalnya
tadi itu khilaf tadi saya katakan tadiak
eh masih hidup Oh masih hidup gak masih
hidup enggak ada kirim-kiriman suruh
baca sendiri Kita doain saya pikir sudah
meninggal dunia kalau masih hidup enggak
ada kirim-kiriman ya kita doain dia
Ingatkan nak jangan lupa baca Alfatih
Jangan lupa salat jangan lupa baca Quran
kita telepon dia agar dia apa namanya
semangat beribadah ya
tiib Ya
silakan asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh
Ustaz eh pertanyaan yang pertama
kalau seandainya kita punya saudara
saudara kita ini
ee sering apa ya
Bas
mungkin kebiasaan
untuk membohongi orang lain untuk
mendapatkan keuntungan tapi setelah
itu Di saat dia terjepak dalam posisi di
mana dia tidak bisa mengembalikan uang
itu
kemudian dia berlari
eh ke kemudian
terjatuh dia berlari terus apa dia
berpindah daerah Oh lari menghilang
menghilang kemudian dia kembali e minta
tolong kepada kita gitu kan sementara e
memang sudah dalami dia sudah begitu
sulit gitu
ya mungkin sudah
susah kemudian tapi kita tuh tahu gitu
Ustaz dia suka bohong I Iya tapi karena
orang tua kita bilang Misalnya bantu
saudara kamu bantu saudara kamu Nah itu
gimana gak apa-apa kita bantu sekedar
kasih makan sambil dinasihati enggak
apa-apa kita sebagai saudara jangan kita
ini masalah kita ini orangnya pekewuh
malu-malu sehingga enggak pernah
nasehati orang indonusia seperti itu
Saya kurang suka ya sebenarnya kita tuh
kalau ada orang salah kita apalagi
saudara Dit tegur Kakak kita adik kita
bicara baik-baik Kak Kakak jangan begitu
Kak memang berat tapi kalau kita sudah
biasakan akhirnya terbiasa kita negur
orang tua kita dengan cara yang baik
Kakak Adik kerabat sepupu biasakan k
kita Aduh nanti dia ribut nanti dia
malah kalau begitu kita berarti enggak
sayang sama dia maka Kalau dia orang tua
kita suruh bantu dia kita bantu kasih
makan kasih uang sebulan tapi nasihatti
ini kamu coba kamu suka bohongin orang
ini musibah kamu bertobat kepada Allah
subhanahu wa taala bantu tapi kasih
nasihat Jangan cuma dikasih bantuan
doang mumpung dia lagi terjatuh biasanya
dia hatinya mudah terima sampaikan jadi
nashati ya ya yang jadi masalah ini
bukan sekali dua kali atau tiga kali
engak coba sekali dicoba dan dinashati
ya ini sudah berkali-kali dan akhirnya
sudah dikembalikan lagi ke eh orang tua
bahwa
Eh ini anak nih Eh udah susah kayaknya
udah susah di rubah gitu kan karena ini
sudah berkali-kali terus enggak dikasih
makan kan
kasihan saya bilang bukan bantuan banyak
secukupnya keperluan apa kehidupan dia
sehari-hari dia Buat makan Buat ini buat
minum buat gak apa-apa tapi jangan lupa
kasih apa nasihat sudah ini sudah ya Ya
sudah berdoa kepada Allah Ya saya
kasihat ayah mertua saya kar Ust saya
aja dengar pertanyaan kasihan Apalagi
apagi yaudahlahat berusahusaha kata
Allah tidak membani di luar kemampuan
kalau Ibu sudah berusaha sudah berusaha
maksimal mungkin serahkan kepada siapa
Allah subhanahu wa taala tapi bantu
tetap bantu tetap tapi sekedarnya Jangan
membuat dia tatkala dikasih bantuan dia
semakin parah lagi sekedarnya secukupnya
supaya dia tidak tidak dalam kondisi
sakit atau meninggal atau yang lain
ya Ada lagi yang bertanya terakhir yang
kedua Oh yang kedua
ya Eh
Ustaz Eh kalau kita bersederkan itu kan
eh kita niatkan karena Allah tapi
diiringi dengan dunia itu boleh tidak e
ingin agar diganti oleh
Allah ya boleh gak apa-apa gak apa-apa
yang penting niat utamanya karena siapa
Allah ya Ibu enggak usah niat diganti
karena Allah pun Allah akan ganti dengan
otomatis tapi kalau seorang niat untuk
digantikan oleh Allah gak apa-apa Enggak
ada masalah tetapi niat utamanya adalah
untuk apa dapat Surga itu yang paling
utama jangan sampai niat dunianya
mendominasi harus yang mendominasi niat
karena saya ingin punya tabungan di
akhirat itu yang paling utama Allah dan
Allah pasti ganti ya tib Ada lagi yang
bertanya
silakan Asalamualaikum Ustaz
Waalaikumsalam dengan sedekah dan
keikhlasan he Jadi kalau misal kita
bersedekah dengan nilai taroklah misal
100.000 kita tuh ikhlas H kalau R juta
enggak ikhlas I kalau R juta tu agak
agak gimana gitu ya baik yang
eh kita sejutajuta tapinya masih gak
kita latihan ee yang 100.000 tetap
dipertahankan Yang sejuta
dilatih latih bayar bismillah bismillah
sudahudah cuek aja Allah ganti
Insyaallah iya aduh enggak jadi beli ini
enggak jadi bismillah gak apa-apa
meskipun enggak jadi beli tas baru
bismillah I Allah ganti dengan tas yang
lebih bagus
latih harus dilatih jadi memang
bersedekah itu butuh
paksaan kalau enggak dipaksa maka Hatin
ini akan terasa berat ya harus dipaksa
latihan ya jadi misalnya kita mau keluar
r.000 ringan tapi begitu 500.000 berat
tangan
paksaksa bukauk
500.000 nanti lama-lama terbiasa
terbiasa kalau terbiasa jadi ringan dan
Allah akan ganti dan Allah akan ganti
Itu sudah pasti
Apun yang kalian infakkan Allah akan
ganti dan dia sebaik-baik pemberi rezeki
sebaik-baikemberi apa rezeki makanya
Allah menamakan sedekah dengan
hutang kalau kalian berikan hutang
kepada Allah dengan utangan yang baik ya
Allah menamakan sedekah itu dengan
hutang supaya Allah jangan khawatir yang
pjamit itu Allah dan Allah pas ganti
kalau ada orangi punya uang banyak
pinjam uang sama saya R juta kebetulan
dia tidak bawa uang lagi umrah viranda
saya pinjam uanglah r juta saya tahu dia
kaya raya dengan mudah saya kasih pinjam
karena dia pasti kembalikan karena saya
tadi orang kaya raya bagaimana kalau
yang pinjam Allah subhanahu wa taala
pasti diganti ya pasti diganti Karena
Dia Maha kaya Allah menyebutkan dengan
hutang supaya kita tahu bahwasanya itu
pasti diganti oleh Allah subhanahu wa
taala tib demikian saja kajian kita ya
satu lagi satu lagi terakhir sat Oh dua
kali dua ya satu satu coba
silakan iya silakan silakan Li pakai
bi asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam waratullahi
watuh Ustaz Saya ini orang tidak
bekerja seharihari Saya hanya dikasih
sama suami tetapi saya kalau sedekah
pengin sedekah Nih misalnya ke teman
yang kurang mabuk atau saudara-saudara
saya atau siapapun Apakah saya harus
izin suami terus gitu loh
sedangkan pendapatan saya ya orang suami
tapi saya ingin bersedekah I kan
capekikit Pak mau ini ya mau
iniit minta izin aja capek jadi begini
Bu Jadi Begini bu ya kalau itu kita
dikasih duit sama suami duit hadiah dari
suami nih Kamu sejuta tiap bulan
Terserah mau ngapain ya kita enggak usah
minta izin karena sudah uang jadi milik
apa milik kita kalau benar-benar suami
KAD sebagian suami seperti itu suaminya
dikasih r.000 per per bulan mau mau
jajan mau apa mau jalan-jalan sama
temannya terserah ya kalau itu kita
enggak perlu minta izin maukasih siapa
saja tapi kalau enggak ada uang bulanan
dari suami hanya sekedar uang buat
keperluan sehari-hari maka kita harus
minta izin kita minta izin sama suami
terutama kalau duitnya dalam nominal
yang besar Insyaallah kita minta izin
pun dapat pahala Jadi enggak usah merasa
capek ya ya minta izin pun dapat pahala
kalau kita bilang Mas ini ada sedekah
Mas bisa bantu enggak kawan Kasihan ya
sudah kasih aja alhamdulillah kita dapat
pahala suami juga dapat pahala ya minta
izin pun dapat pahala tapi kalau kita
enggak minta izin
repot nanti suami bisa nuntut hari
kiamat duit saya ternyata kau pakai
tanpa minta izin gak boleh itu duit-duit
apa suami P bu ya jadi sabar minta izin
agak tapi si saya sudah selalu bilang S
suami ee kalau kamu sudah ngasih Saya
mau kasih siapasa bebas ya saya mau Oh
kalau sudah ada izin umum bebas Iya sih
enggak usah minta izin ulang lagi Heeh
Ya kalau suami bilang eh ini duit kamu I
enggak usah bilang-bilang terserah kamu
Ya udah yang penting makan kita lancar
Ya udah enggak usah minta izin berarti
suami sudah kasih izin
umum Nti boleh ya boleh tapi kalau saya
ingatkan kalau jumlah nominal besar
sebaiknya diskusi kalau suami kasih
izinnya rp00.000 r00.000 enggak usah
minta izin tapi kalau sudah sampai juta
mending kita tahu ini kalau suami tahu
dia mungkin marah perlu kita diskusikan
Ya tapi kalau kecil-kecil suami sudah
kasih izin umum Ya sudah enggak usah
minta izin yang penting suami sudah
kasih izin secara apa umum
ya Iya terakhir ya
sama-sama asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Ya Ustaz
Barakallah eh mengenai belajar niat
untuk semua kegiatan diniatkan karena
Allah Apakah boleh misalnya setiap pagi
kita mendawangkan Ya Allah bantu aku
untuk mengikhlaskan niat peribadatanku
dan aktivitasku hari ini sematin
bertakwaruh kepadamu mengharap pahalamu
serta mencari keriduan dan Wajahmu
seperti itu Bolehkah Ustaz enggak
apa-apa dalam hati aja ya Allah enggak
apa-apa kita hadirkan niat setiap saat
juga boleh tapi itu perkara yang berat
tapi kalau di awal hari masih ringanlah
Ya Allah ya ya terbetik aja gak perlu
kita lafalkan terbetik dalam hati Sudah
Sudah Cukup Allah mengetahui
bisikan-bisikan hati hati kita Allah
mengetahui kata-kata hati hati kita ti
demikian ibu-ibu yang dirahmati Allah
subhanahu wa taala kajian kita Pada
kesempatan kali ini Insyaallah kita
lanjutkan bulan depan bidnillahi taala
subhanakallah wabihamdik Ashadu alla
ilaha illa Anta astagfirukubu ilaik
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam