Transcript
_kvJZoQSc3U • Syarah Kitab Riyadush Shalihin - Bab Ikhlas #1 - Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc, M.A.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/3217__kvJZoQSc3U.txt
Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdulillah nahmaduhuuagfiruaiillah anahillahu hadadu allaahaillallah wahdahuarikalahad muhammadahu Alaihi was m bidah W B W hadirin dan hadirat yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala ibu-ibu yang dimuliakan oleh Allah subhanahu wa taala Alhamdulillah puji dan syukur kita panjatkan atas segala karunia dan nikmat yang Allah berikan kepada kita selawat dan salam semoga tercurahkan selalu kepada junjungan kita nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam dan juga kepada keluarganya serta seluruh sahabat beliau tanpa terkecuali kita melanjutkan bahasan kita dari kitab Riyadus shihin masih dalam Bab pertama bab al-ikhlas dan kita masuk pada hadis yang keempat waan Abi Abdillah Jabir bin Abdillah al-anshari radhiallahu anhuma dari sahabat Jabir bin Abdillah radiallah anhuma Q Beliau berkata Ma nabiallahu Alaihi wasallamza kami bersama Nabi Sallallahu alhi wasallam dalam suatu peperanganq inij kata nabi Sallahu wasallam sesungguhnya di kota Madinah Ada orang-orang wakum mereka tidak ikut perang mereka tinggal di kota Madinah tetapi tidaklah kalian menempuh suatu perjalanan Dan tidaklah kalian melewati suatu Lembah Kecuali mereka bersama kalian habas habasahumul marad mereka terhalangi sakit karena mereka sakit mereka tidak bisa ikut bersama kalian Wii riwayatin dalam riwayat yang lain illa sarukum fil ajar Kecuali mereka menyertai kalian dalam mendapatkan ganjaran atau pahala rwahu muslim dan Imam albukhiatkan dari anasahu beliak kam dari perang tabukersbinya ada suuum ya Diang kita di tidaklah kita melewati suatu Jalan di pegunungan tidaklah kita melewati suatu Lembah Kecuali mereka bersama kita habasahumul uzur mereka terhalangi oleh uzur eh ibu-ibu yang dirahmati Allah subhanahu wa taala yang pertama kita singgung ya tentang eh sahabat yang mereliwayatkan hadis secara sederhana yaitu adalah Jabir bin Abdillah radhiallahu taala Anhu eh seorang yang sangat mulia sahabat yang sangat mulia bapaknya adalah ee Abdullah bin haram yang meninggal di Perang Uhud ya jadi di antara peristiwa yang penting bagi Jabir bin Abdillah yaitu waktu dia mau ikut Perang Badar bapaknya melarang jangan kau gak usah ikut Perang Badar Kenapa kau punya saudari-saudari perempuan yang harus Kau jaga ya ada sembilan orang adik-adik perempuannya ya saudara-saudari perempuannya se orang kemudian Jabir ingin perang lagi dalam Perang Uhud bapaknya menahannya juga jangan kau perang karena kau harus menjaga saudari-saudari perempuanmu dan akhirnya benar bapaknya dalam Perang Uhud meninggal dunia maka Jabir pun menjalankan wasiat bapaknya kemudian dia menjaga benar saudari-saudari perempuannya maka Jabir pun menikah dengan seorang wanita yang tidak muda tapi janda ketika dia menikah nabi bertanya kepada Jabir ya Jabir tazawajta kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam wahai Jabir Apakah engkau sudah menikah kata Jabir iya ya Rasulullah bikr amiban kau menikah dengan janda atau dengan wanita gadis maka Jabir berkata baliban aku menikah dengan wanita janda maka R berkata Tidakkah kau menikah Kenapa kau tidak menikah dengan wanita gadis yaauisandya dan diaisauisa bermmain dengan dia dan dia bisa berm-main dengan engkau makaasah saya punya saudari-saudari perempuan orang dan Bapak Saya berpesan untuk menaga mere makaik denganor yangis a mengurusi saudari-saudari saya maka Jabir pun menikah dengan seorang janda wanita janda untuk membantu dia mengurusi saudari-saudari perempuannya dan ini faedah yang sangat luar biasa dari sisi Bagaimana Jabir radhiallahu taala anha radhiallahu taala Anhu ya benar-benar berbakti kepada ayahnya menjalankan wasiat ayahnya sampai dia rela menikah dengan ee janda yang harusnya dia memilih Gadis Tapi dia memilih janda demi untuk memperhatikan saudari-saudari perempuan ini juga dalil Bagaimana perhatian sahabat terhadap saudari-saudari perempuannya ya kita para lelaki terkadang kalau sudah menikah sibuk dengan istri ya disibukkan dengan istri sekarang kita lupa bahwasanya kita punya adik-adik perempuan kita punya kakak perempuan yang harus kita perhatikan Lihatlah Bagaimana Jabir radhiallahu taala Anhu ya perhatian bahkan terhadap saudara-saudari perempuannya Bahkan dia merelakan kebahagiaannya harusnya dia menikah dengan gadis dia relakan tidak menikah dengan gadis menikah dengan janda demi memperhatikan ee saudari-saudari perempuannya Apalagi sebil orang ini jumlah yang sangat sangat banyak ya Terkadang kita punya adik perempuan atau kakak perempuan cuma satu atau dua kita lalaikan tidak kita perhatikan karena tersibukan dengan urusan keluarga kita sendiri maka ini peringatan kepada e para lelaki meskipun punya keluarga sendiri jangan lupa untuk telepon adik telepon kakak perempuan ya kunjungi mereka tafu ahwaliim yaitu perhatian dengan kondisi mereka ya Karena bagaimanapun kekerabatan harus dijaga ya Tak tahu apakah adik perempuan kita baik hubungannya dengan suaminya kakak perempuan kita bagaimana dengan suaminya ya kita tetap harus menjalin hubungan dan mengontak-kontak mereka tentunya kisah tentang Jabir sangat panjang ya banyak kejadian-kejadian istimewa dari Jabir bin Abdillah radhiallahu taala Anhu ya Ee di antara juga kejadian yang istimewa ya di antaranya waktu ee perang khondak perang khondak para sahabat waktu itu dalam kondisi sangat lapar nabi juga kelaparan bahkan perut nabi sudah mengempis karena kekurangan makanan maka Jabir pun melihat nabi kelaparan Jabir pun kasihan lalu Jabir pulang ke rumahnya tanya istrinya ada makanan atau tidak kata istrinya ada cuma ada seekor kambing kecil dan satu S gandum yaitu hanya sedikit ee gandum untuk dijadikan roti maka kata istrinya nya Panggil Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan beberapa orang untuk kita undang makan di rumah ingat ya kata istrinya Panggil nabi dan beberapa orang karena cuma ada kambing kecil dan satu SH ya itu sekitar gandum 2 kg lebih Ya jadi tidak bisa mengundang banyak orang maka Jabir pun datang menuju Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian dia berkata Ya Rasulullah sesungguhnya di rumah ada kambing kecil Jabir perinci ya Ya Rasulullah di rumah ada kambing kecil ada juga e gandum satuak maka hendaknya kau ke rumah bersama beberapa orang bersamamu untuk makan di di rumah diundang karena nabi kelaparan kemudian nabi berkata kepada para sahabat wahai para sahabat sekalian sesungguhnya Jabir mengundang kita makan padahal jumlahnya 1000 orang makab Berk inill inaihiiun ya itu di antara peristiwa yang terjadi juga pada Jabir akhirnya waktu datang kemudian istrinya berkata kan saya sudah bilang iya i Saya sudah sampaikan juga kepada nabi tapi nabi Saya sudah kasih tahu dengan detail cuma ada seekor kambing kecil dan cuma gandum sekian saya sudah bilang Engkau Dan beberapa orang tapi nabi ngajak serib 1000 orang Akhirnya Nabi dan para sahabat datang kemudian Rasulullah wasiatkan jangan diangkat tungkunya jangan dimatikan apinya sehingga kemudian terjadi keberkahan ya bahwasanya kambing tersebut diambil 1000 orang enggak habis-habis rohti enggak habis-habis itu juga dialami oleh Jabir bin Abdillah radhiallahu taala Anhu setelah itu dia mengikuti peperangan bersama nabi Kalau tidak salah sampai 19 peperangan selalu setelah ayahnya meninggal Dia selalu ikut perang bersama Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Adapun perawi yang kedua Anas bin Malik radhiallahu taala Anhu adalah seorang sahabat Junior waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berhijrah menuju kota Madinah umurnya masih tidak masih kecil yau sekitar 10 tahun maka ibunya Ummu sulaim datang kepada Nabi menyerahkan Anaknya ya Rasulullah ini Anas Dia seorang anak yang bisa baca Ya jadilah pembantumu ya Jadi yang menyerahkan Ana siapa ibunya agar anak Anas bin Malik ini ee mendapat faedah dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini perhatian seorang ibu terhadap terhadap anaknya maka akhirnya Anas membantu nabi sampai Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam meninggal dunia menemani perjalanan hidup Nabi sekitar 13 tahun selalu menjadi pembantu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu waktu Anas diberikan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka ee Rasul Sallahu Alaihi Wasallam mendoakan Anas ya Ya Allah berkahilah Anas berkahilah hartanya dan Berk berkahilah anak-anaknya dan ternyata benar Anas menjadi orang yang kaya raya bahkan kalau orang-orang lain kebunnya hanya hanya panen setahun sekali Anas dua kali setahun karena doa Nabi Sallallahu wasallam kemudian anaknya dan cucunya sekitar 100 orang jumlahnya banyak anak dan cucunya 100 orang istrinya berapa Saya enggak tahu ya enggak disebut ya Yang jelas anak dan cucunya ada sekitar 100 orang kemudian dia diberi umur panjang sekitar Ya Rasulullah mendoakan dia akan diberikahi umurnya umurnya juga panjang sekitar 100 tahun ya jadi inilah Anas bin Malik radhiallahu taala Anhu yang dia pernah berkataq Rasul wasallam asin aku pernah menemani atau membantu nabi sekitar 9 tahun atau 10 tahun dan nabi tidak pernah menegurku dengan berkata h faalta h hta h Kenapa kau melakukan ini kenapa kau tidak mengerjakan ini itu tidak pernah diucapkan oleh Nabi padahal Ana sebagai pembantu selama sekitar 10 tahun dia mendapati Bagaimana seorang majikan yang terbaik seperti Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tib hadirat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala kita bahas tentang hadis yang pertama kata Jabir bin Abdillah Kun Ma nabi Sallahu Al wasallam fzatin kami bersama nabi dalam satu peperangan ini jadi perhatikan di sini ya kata Jabir bin Abdillah radhiallahu Anhu kunna maan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Fi gzatin artinya kami bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam suatu peperangan nah peperangan tersebut ternyata dijelaskan adalah perang Apa Perang Tabuk ya perhatikan di sini kata Jabir kami dan ini menunjukkan tawaduknya para sahabat dia tidak mengatakan saya bersama nabi seakan-akan Dia spesial dia mengatakan kalimat kami yaitu saya dan yang lainnya kami bersama nabi dalam satu Peperangan Dan Dia tidak penting menyebutkan perang Apa karena dia waktu menyebutkan cerita ini hanya ingin sebagai mukadimah bukan untuk mamerkan dirinya bukan untuk menceritakan amal salehnya tapi dia ingin menjelaskan konteks hadis yang akan saya datangkan ini berkaitan dengan apa peperangan maka dia tidak Sebutkan perang apa dia juga mengatakan kami dan ini bagaimana tawaduknya ee para sahabat kemudian dia mengatakan ya dalam hadis tersebut kata ee faqala ya faqala kemudian nabi berkata faqala Inna Bil madinati larijalan yang artinya sesungguhnya sesungguhnya di Madinah ya ada orang-orang ada orang-orang masirtum masiran tidaklah kalian menempuh suatu jalan wqum wadian tidaklah kalian melewati Lembah suatu Lembah pun illa Kanu maahum illa Kanu maahum maakum Kecuali mereka senantiasa bersama kalian kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam habasahumul marab mereka tertahan karena sakit jadi perhatikan di sini Nabi waktu sedang berjalan bersama para sahabat dalam rangka berjihad dan kita Perang Tabuk Perang Tabuk ini jauh Tabuk ini daerah sebelah utara Kota Madinah jaraknya kira-kira 800 KM kira-kira 800 km dari kota Madinah jadi kalau kita ke Kota Madinah kalau ke selatan ke Makkah ya lama-lama Ke Yaman kalau ke utara menuju ke eh kota khaibar kemudian menuju ke kota Al Ula tempatnya kaum Nabi Saleh kemudian ke Tabuk sekitar 800 KM lanjutkan lagi nanti kepada Yordan ke Suriah ke Palestin sebelah utara semuanya ke sebelah utara ke arah Syam nabi mengutus atau berjalan dengan para sahabat untuk memerangi orang-orang Romawi yang ada di negeri Syam ternyata jarak peperangan ini 800 KM dan kita tahu bagaimana beratnya para sahabat mau perang saja harus jalan berapa R KM 800 k KM enggak gampang ya Jadi benar mereka naik unta mereka naik kuda di antara mereka tapi 800 KM jauh ya ya kalau kita mungkin suruh mau perang Jalan 800 KM tengah jalan mati dulu sebelum sampai ini jaraknya jauh sekali tapi mereka begitu semangat ini kenapa Jabir tidak menyebutkan perang apa ya mungkin dia khawatir ee keikhlasan atau yang lainnya intinya dia cerita berarti mereka menempuh perjalanan sangat jauh kemudian ternyata nabi berkata tatkala mereka sedang berjalan kap KM bolak-balik berarti berapa 1600 KM jauh sekali tapi apa kata nabi su Wasallam inij suungguhnya di Madinah ada beberapa orang yang mereka tidak ikuti kita berperang Kenapa tidak ikut mereka sedang sakit kata Allah tidak mengapa bagi orang yang buta orang yang sakit orang yang pincang tidak ikut perang engak ada masalah karena mereka dalam kondisi apa sakit rupanya mereka ini biasanya kebiasaan mereka adalah berjihad tetapi ternyata pada waktu Perang Tabuk mereka dalam kondisi sakit apa yang Allah berikan kepada mereka kata nabi masirtum masiran tidaklah kalian menjalani satatu perjalanan wala qotum wadian tidaklah kalian melewati suatu Lembah pun Kecuali mereka bersama kalian jadi seakan-akan mereka hadir bersama para sahabat seakan-akan mereka hadir bersama para sahabat Padahal mereka cuma di kota Madinah tidak ke mana-mana namun seakan-akan mereka juga menempuh jalan 1600 k KM pulang balik apa yang membat mereka sampai bernilai seperti ini kata para ulama karena mereka punya niat untuk berjihad namun tidak bisa mereka lakukan karena ada uzur inti dari hadis ini ingin menjelaskan tentang pentingnya niat kalau seorang punya niat yang tulus dan dia ingin melakukan aktivitas ternyata terhalangi oleh suatu halangan tetap pahalanya berjalan tetap pahalanya ngalir bayangkan mereka di Madinah tidak ke mana-mana mungkin ditemani oleh istri-istri mereka ya tetapi hati mereka ingin berjihad namun tidak bisa karena sakit ternyata mereka tetap dianggap dapat pahala seakan-akan menempuh perjalanan 16600 KM ini luar biasa tentang keistimewaan niat mempengaruhi seeorang mendapatkan pahala meskipun dia tidak melakukannya dan ini menunjukkan jihad adalah ibadah yang mulia makanya ee tidaklah kamu melewati suatu jalan tidak melewati suatu lembah semuanya berpahala dan ini Allah sebutkan dalam Alquran dalam Surah Attaubah kata Allah subhanahu wa taala wibum Dun W Nun walamun filillah Wul Kuar W yaluna Minun nailan atibaum bihi amalunh Wun naqatanan w kabiran w Wan aum jadi kata Allah subhahu wa taala tidaklah orang-orang berjihad ya mereka haus tidaklah mereka letih tidaklah mereka lapar ya kemudian tidaklah mereka melakukan perbuatan yang membuat marah orang-orang musuh mereka Dan tidaklah mereka menyerang musuh-musuh mereka tidaklah mereka berin bes atau kelah mereka menuhuah ya mereka dicatat sebagai amal saleh Jadi seluruh kegiatan orang yang melakukan jihad dari keluar rumah sampai pulang seluruhnya berpahala apapun yang mereka rasakan lapar haus letih ya melewati lembah melewati jalan menyerang musuh diserang musuh semuanya berpahala di sisi allah subhanahu wa taala sehingga setiap langkah yang mereka lewati semuanya berpahala dan ini mirip seperti ibadah salat berjamaah tidaklah seorang keluar dari rumahnya menuju salat berjamaah satu langkah kecuali akan mengangkat derajat dan menghilangkan dosa Langkah kedua demikian mengangkat satu derajat menghilangkan dosa oleh karenanya sebagian Salaf dahulu Kalau ke masjid mereka langkahnya pendek-pendek Iya kenapa karena setiap langkah mengangkat derajat mengurangi Apa dosa pergi dan pulang ya sama seperti seorang berumrah atau seorang berhaji tidaklah mereka melangkakan kaki menuju ke tempat Haji kecuali berpahala di sisi allah subhanahu wa taala tiib ibuibu yang dirahmati Allah subhanahu wa taala ya ini semua menunjukkan luasnya rahmat Allah subhanahu wa taala ya ini semua ya menunjukkan luasnya rahmat Allah subhanahu wa taala kasih sayang Allah kenapa Karena orang yang tidak beramal asal niatnya benar bisa dapat pahala amal dalam satu Hadis kata Nabi Sallallahu alhi wasallam Man saalallaha asyahadah ya Barang siapa yang minta agar bisa mati syahid ya dengan tulus ya dengan benar-benar permintaan kepada allahuiluhada maka Allah akan menyampaikan dia pada derajat orang yang mati syahid W meskipun dia meninggal di tempat tidurnya Yang penting dia punya niat yang yang tulus ya ya dia punya niat yang yang tulusb eh Syekh utzaimin rahimahullahu taala berpendapat bahwasanya ee niat yang tulus tanpa amal ya Bisa dua kemungkinan yang pertama hanya dapat pahala niat yang kedua dapat pahala niat dan amal Kapan seorang niat yang tulus ya tanpa amal dapat pahala dan amal jika kata Syekh utimin rahimahullah jika amal tersebut merupakan kebiasaannya namun dia tidak melakukannya karena uzur ini pendapat syh Imin rahimahullah diselisihi oleh Sebagian ulama yang lain seb ulama yang lain mengatakan Jika seorang niatnya tulus meskipun itu bukan kebiasaan dia tapi dia punya niat lulus maka dia juga dapat pahala amal meskipun bukan kebiasaan dia contoh orang miskin melihat orang kaya sering bersedekah kemudian dia dalam hati ya Allah Seandainya saya punya duit seperti orang kaya itu saya akan bersedekah tapi dia enggak punya-punya duit Apakah dia dapat pahala sedekah orang itu sebikama mengatakan Iya dia dapat yang penting niatnya benar-benar apa t tulus Tidak semua orang miskin terbetik dalam hatinya seperti tidak semua orang tapi kalau terbit dalam matinya benar kalau saya punya uang seperti dia saya akan benar-benar beramal seperti dia maka dia mendapatkan pahala seperti orang tersebut meskipun dia tidak bisa melakukannya ini pendapat se ulama Adapun Syekh utimin rahimahullah dia mentafsir beliau mentafsir beliau mengatakan memperinci kalau seorang itu bukan merupakan kebiasaannya seperti orang miskin tadi berangan-angan bisa jadi orang kaya berinfak seperti orang kaya tersebut maka dia cuma dapat pahala apa niat ini pahalanya besar juga tetapi yang dapat pahala niat dan amal adalah seorang yang kebiasaannya beramal tersebut namun dia punya uzur contoh seorang lelaki biasanya salat Li waktu di masjid kebiasaan dia suatu hari dia sakit harus dioperasi diopname di rumah sakit 2 minggu maka selama 2 minggu meskipun dia salat di rumah sakit di tempat tidurnya tetap pahala salat berjamaah berjalan terus selama 2 minggu kenapa karena itu kebiasaannya paham contoh kebiasaan dia kalau lagi sehat dia biasanya nya adalah ee puasa sunah biasanya salat malam ternyata waktu dia sakit 2 minggu harus menginap di rumah sakit dia tidak bisa puasa sunah tidak bisa salat malam maka selama itu tetap dicatat kebiasaan pahala salat malam dan pahala puasa karena itu kebiasaan dia dia tidak bisa melakukannya karena ada uzur maka ini poin sangat penting ibu-ibu yang dirahmati Allah subhanahu wa taala seorang berusaha untuk membiasakan diri pada sesuatu sehingga suatu saat kalau ternyata dia terhalangi melakukan suu tersebut karena ada halangan karena ada uzur pahalanya tetap mengalir pahalanya tetap mengalir dalilnya apa ini dalam satu Hadis kata Rasul S wasallam dalam sahih Bukhari Mar abdufar kutibaahulu maana yalu mukiman shohihan kata Nabi Sallallahu alaii wasallam Jika seorang hamba sakit atau bersafar maka tetap dicatat baginya amal saleh yang biasa dia kerjakan tatkala dia sehat tatkala dia tidak bersafar jadi di anara uzur yang sering dialami oleh seorang adalah sakit atau bersafar seorang kalau tidak bersafar biasanya dia puasa sunah biasanya dia salat malam biasanya dia bersedekah ya biasanya dia silaturahmi biasanya dia mengunjungi orang tuanya tatkala dia bersafar lain cerita dia bersafar mungkin sebulan maka dia susah salat malam dia mungkin tidak berpuasa Sun sunah dia tidak salat rawatib Kenapa dia bersafar dia tidak bisa menyenguk orang tuanya Kenapa dia sedang bersafar karena kerja atau yang lainnya namun meskipun dia tidak mengerjakan tidak salat malam tidak puasa sunah tidak menjenguk orang tuanya ya tidak bersedekah tetap dicatat oleh Allah subhanahu wa taala karena itu kebiasaan dia tatkala tidak bersafar paham ibu-ibu maka ibu-ibu mumpung lagi sehat ya mumpung lagi tidak bersafar lagi mukim maka biasakan melakukan amal saleh karena nanti kalau kita sedang punya uzur kita gak tahu uzur kita Berapa lama amal kita tetap berjalan ya tetap berjalan silakan apa sini apa Lewat Silakan masuk Mas silakan silakan makanya nabi S wasam berkata manaatkan l perkara sebelum datang l perkara diantaranya kata nabi wasam masa mudamu sebelum tuamu kemudian kata nabi wasam mumpung kau punya masih duit sebelum datang kemiskinanmubi was mengak waktu luangmu sebelum datang waktu sibukmu jadi kalau ibu-ibu ternyata sekarang ini dalam kondisi punya uang terus ibu-ibu biasa setiap pekan sedekah setiap pekan itu kebiasaan ibu-ibu nanti suatu saat ibu-ibu ternyata Allah mentakdirkan laqadarall ternyata takdirnya ekonomi jatuh suami susah ya selama 20 tahun tetap saja kebiasaan ibu-ibu yang 10 tahun bersedekah itu terus mengalir meskipun 20 tahun ibu-ibu tidak bersedekah Kenapa karena sudah kebiasaan ibu-ibu waktu masih punya duit Biasanya apa bersedekah Kenapa Seandainya Ibu punya uang pasti bersedekah maka tatkala seorang terhalangi tidak bisa beramal saleh selama 20 tahun karena ada uzur tetap amal tetap pahalanya berjalan saya katakan demikian juga mumpung Ibu masih muda Ibu masih muda atau sudah tua masih muda ngaku-ngaku muda ya Kalau saya masih muda ibu-ibu setengah setengah tua ya kalau masih muda kita masih kuat salat malam ya kita puasa sunah kita sedekah ikut pengajian Nanti suatsat kalau sudah tua ternyata tidak bisa melakukan itu semua tetap pahala mengalir tetap pahala mengalir maka yang Allah nilai adalah kebiasaan seseorang kebiasaan seseorang Apa kebiasaan dia kalau ternyata kebiasaan dia seperti itu suatu saat dia berhalangan karena niatnya maka dia akan tetap pahala itu mengalir Tayib dalam satu Hadis rasulah sahu alaih wasallam pernah bersabda tatkala ada sekelompok orang-orang miskin datang kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam para sahabat yang miskin mereka datang kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan Mereka bertanya mereka apa namanya cemburu kepada orang-orang kaya di kalangan para sahabat Kenapa cemburu karena orang-orang kaya di kalangan para sahabat mereka suka apa bersedekah maka orang miskin berkata Ya Rasulullah zahaba ahluduri gantian Ini kata orang-orang miskin ya rasulullahiway yanya orang-orang k Diara saudar-saudara kami telahendah kam m telahcapajat yang seb kam berpuasa mereka juga berpua yang Mas yang jadi masalah mereka bersedekah sementara kami tidak punya duit untuk bersedekah jadi para sahabat ini bukan hasad bukan hasad tapi dia pengin saingan pahala ya hasad beda hasad jengkel atau orang kaya bersedekah jengkel Kapan sih miskin biar enggak bisa bersedekah itu namanya hasad ya kapan usahanya hancur ya kapan mobilnya yang bagus itu tabrakan ya dia senang kalau mobil temannya tabrakan ya Jadi bukan demikian itu itu namanya hasad ini enggak ini cemburu gifttoh namanya gift istilah G artinya ingin seperti mereka Maka mereka tanya kepada Nabi Ya Rasulullah Bagaimana ini orang-orang kaya punya pahala banyak kita enggak bisa ya kita salat mereka juga Salat tapi mereka sedekah kita enggak bisa maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berkata Afala ukhbirukum bis ID faaltumuhu adroktum Ma sabaqokum walam yudrikum ahadun illa Man Amila ML Ma amiltum Maukah aku kabarkan kepada kalian dengan suatu amalan yang jika kalian melakukannya maka kalian akan menyusul orang-orang yang mendahului kalian dan orang-orang yang Setelah kalian tidak bisa menyusul kalian kecuali jika mereka beramal seperti amalan kalian ini maka nabi ajarkan jangan lupa untuk Bertasbih bertakbir bertahmid setiap selesai salat 33 kali nabi ajarin mereka untuk berzikir Kalau kalian tidak bisa menyaingi orang kaya dengan sedekah maka saingi mereka dengan apa banyak berzikir karena setiap zikir adalah sedekah kemudian orang-orang miskin ini senang akhirnya mereka banyak apa zikir fafaalu Mereka pun mengerjakan faimal balik ternyata orang-orang kaya dengar hadis nabi tersebut mereka juga bersedekah eh mereka juga berzikir mereka juga Bertasbih sama seperti orang-orang miskin akhirnya orang miskin datang lagi kepada nabi kata mereka Ya Rasulullah Sam ikhwanuna Ahlul amwal Bima faalnalahu Ya Rasulullah orang-orang kaya saudara-saudara kami mendengar apa yang kami lakukan dan mereka ngerjain juga bagaimana ya Rasulullah akhirnya kata Rasul S wasallamikaadlullahiiasya itulah karunia yang Allah berikan kepada yang Allah kehendaki kata seakan-akan ini berkata Ya sudah itu kelebihan apa mereka Kalian cari jalan dengan jalan yang yang lain ini dalil kata Syekh utsimin bahwasanya orang-orang miskin ini niatnya sama seperti orang kaya namun mereka tidak mendapatkan pahala amalan karena itu bukan kebiasaan apa mereka jadi seorang bisa mendapatkan pahala niat dan pahala amalan kalau itu merupakan kebiasaan dia hanya saja terhalangi dengan suatu halangan paham ibu-ibu paham atau tidak paham ya Jadi ini yang ingin ee ee saya jelaskan ya dalam hadis ini pentingnya niat kalau seorang sudah punya niat yang tulus dan itu merupakan kebiasaan dia namun suatu hari dia terhalangi ya maka tetap pahalanya mengalir contoh seorang setiap tahun dia umrah kebiasaan dia bukan karena RI bukan karena sombong bukan karena angkuh bukan karena gagah-gagahan tapi setiap tahun dia sisihan uang untuk umrah bersama keluarganya tahun pertama tahun kedua tahun ketiga tahun keempat tahun kelima tahun keenam Ternyata dia tidak punya duit usahanya lagi jatuh tetap dia dapat pahala selalu umrah tiap tahun Kenapa karena itu kebiasaan dia berumrah setiap tahunnya paham ibu-ibu kalau ibu-ibu punya kebiasaan setiap pekan mendatangi fakir miskin kasih duit Ya itu kebian ibuu-ibu jaga suatu saat ibu-ibu enggak punya duit tetap pahala bersedekah tersebut mengalir ya tetap pahala tersebut mengalir karena itu kebiasaan ibu-ibu hanya saja ibu-ibu tidak bisa melakukannya karena ada uzur Tayib Ee kita lanjutkan hadis berikutnya hadis berikutnya an Abi Yazid ma'an bin Yazid IBN akhnas hadis kelima dari Abu Yazid ma'an bin Yazid bin akhnas radhiallahu anhum wahua wa abuhu wa jadduhu shahabiyun ini ada orang dia dan bapaknya dan kakeknya semua sahabat luar biasa ya dia kakek bapak bapaknya dan kakeknya seluruhnya apa sahabat nabi sahabat nabi maksudnya bertemu dengan langsung langsung dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka Abu Yazid maan bercerita Kana Abi Yazid akja dananiro yatqu biha Ayahku Yazid Ayahku Yazid dia berinfak beberapa keping Dinar di biha dia ingin bersedekah dengan beberapa keping Dinar satu Dinar kalau dikonversi sekarang adalah 4 1/4 gram emas satu keping Dinar kalau disebutkan dalam hadis-hadis maksudnya 4 1/4 gram emas ya ini beberapa keping Dinar jadi apa namama belasan atau mungkin puluhan gram emas fawulin masjid maka bapaknya Letakkan seorang di masjid dia suruh orang di masjid kamu kalau ketemu orang yang susah kasih faju faakuha orang yang ditugaskan bapaknya untuk bagi-bagi Dinar didatangi oleh dia si maan ini diambil sedekah bapaknya paham ceritanya jadi bapaknya ini tugasin orang ini keping-keping emas kamu bagi-bagi kalau ada orang susah ternyata yang datang siapa anaknya sendiri kemudian ngambilin ini duit Bapak saya diambil faitu biha kemudian saya datang kepada Bapak saya ya dia sebagai anak yang berbati dia mau kasih tahu Pak itu uang saya yang ngambil loh FAQ maka bapaknya n protes kata bapaknya wallahi iaka Aru demi Allah wahai anakku ini uang bukan buat kamu saya maksudnya kepada fakir miskin yang yang lain artinya kalau kau punya kebutuhan bilang sama saya itu saya tugaskan petugas saya untuk bagi kepada orang lain Kenapa kamu yang ambil anaknya mengatakan rasulah Sallahu wasallam maka saya pun mengadukan hal ini kepada nabi cerita kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bapaknya tidak mau terima dan dia mau terima duit sang anak maunya ngambil duit bapaknya tidak mau kasih ya Kenapa karena sang anak merasa dia miskin dia merasa dia berhak untuk mengambil duit tersebut pokoknya Bapaknya mau bagi duit saya juga punya keperluan saya boleh ambil dong yang buktinya petugas bapaknya kasih sama dia maka Rasul sahu alai wasallam berkata laka ma nawaita ya Yazid Waka ma ak maan rawahul Bukhari maka nabi memberi keputusan di antara mereka kata nabi bagimu pahala sesuai yang kau niatkan wahai Yazid wahai sang Bapak dan bagimu H keping Dinar yang kau ambil wahai maan sang anak paham jadi Selesai masalah ya apa yang diniatkan oleh bapaknya Yazid dapat pahala sesuai dengan apa yang dia niatkan dan anaknya mengambil harta tersebut karena dia memang juga miskin dia berhak mengambil keping-keping Dinar tersebut maka dia berhak mengambil ee Dinar tadi ya di sini ibu-ibu Dirah subhanahu wa taala perhatikan Bagaimana ya Ee terjadi perselisihan antara ayah dan dan anak ya kita tahu biasanya orang tua sangat sayang kepada anaknya tetapi karena Yazid Sang Bapak punya niat tertentu dan dia tidak ingin menyelisih syariat maka meskipun sang anak dia tidak terima dia tidak mengatakan Ya sudah Alhamdulillah kalau kamu yang ambil enggak dia tidak mengatakan kepada anaknya demikian tapi dia mengatakan saya tidak mau karena niat saya adalah untuk orang orang lain Saya takut menyelisihi syariat oleh karenanya kalau kita sudah bicara syariat tidak pandang bulu Apakah Bapak ataupun anak terkadang seorang akhirnya meninggalkan syariat gara-gara anaknya dan betapa seorang terkadang meninggalkan syariat gara-gara orang tuanya Padahal kalau sudah masalah syariat tidak pandang bulu Apakah orang tua maupun apa anak Yazid Sang Bapak merasa anaknya salah maka dia tidak terima meskipun hanya mengatakan ayahku Saya juga butuh saya enggak apa-apa ngambil apa uang yang kau sedekahkan Yazid tidak terima kata dia enggak niat saya bukan buat untuk kamu buat orang orang lain ini bagaimana para sahabat benar-benar berpegang teguh dengan syariat meskipun yang dihadapi adalah kerabat sendiri ya betapa sering kita orang tua saking sayang kepada anak akhirnya kita biarkan dia melakukan hal-hal yang haram atau akhirnya kita yang melakukan yang hal-hal yang haram gara-gara anak kita dan sebaliknya betapa banyak anak akhirnya melakukan yang haram demi orang tuanya padahal itu dilarang oleh Allah subhanahu wa taala kalau sudah masalah halal dan haram masalah syariat maka seorang hendaknya tidak pandang bulu apakah yang dihadapi adalah orang tuanya maupun anaknya apakah suaminya atau istrinya tiib maka mereka pun mengadukan permasalan ini kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan nabi Jelaskan ya engkau wahai Yazid sesuai dengan niat yang yang kau kehendaki dan ini dalil tentang pentingnya niat kalau seorang sudah berniat yang baik ternyata salah praktik tetap dia dapat pahala contoh seorang dia berniat untuk membagi-bagikan ee sedekah buat para janda misalnya janda lagi janda lagi ternyata ada orang datang bawa anak minta dipikir itu janda dia kasih ternyata bukan janda ternyata masih punya suami dan itu sering terjadi sering terjadi ya Saya pernah mendapati k segitu orang bagi-bagi ternyata dia bawa anaknya dikirain janda anaknya ditanya Bapak di mana Bapak lagi kerja istrinya ngaku janda anaknya kasih tahu bapaknya lagi apa kerja ya sudah sudah terlanjur dikasih ya Insyaallah orang kalau sudah niat dan dia sudah berusaha ternyata salah orang tetap dapat pahala tetap dapat pahala sebagaimana Yazid dia sudah niatkan untuk memberikan kepada fakir miskin Ternyata selain anaknya ternyata anaknya yang ambil tap dia dapat pahala oleh karenanya sebagan ulama berpendapat kalau seorang berniat memberikan zakat kepada fakir miskin dan dia berusaha menilai orang ini kayaknya miskin pantas untuk diberi zakat kemudian dia kasih dia mengatakan ini uang zakat buat kamu dan dia sudah kira orang ini miskin orang itu terima ternyata setelah 1 bulan dia tahu ternyata orang ini tidak tidak miskin tidak berhak menerima zakat nah bagaimana sebenar berpendapat Ya sudah sudah lewat sudah sah karena dia sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memilah-milih memfilter mana yang miskin untuk dia kasihkan ternyata Setelah dia berusaha ternyata keliru ya sudah qadarullah mau diapain ya Mau diapain contoh seorang dia serahkan uang kepada orang untuk bangun Masjid dia dikasih niatnya karena Allah bangun Masjid orang ini dibilang amanah ternyata W tersebut dibawa lari Orang itu tetap dia mendapatkan pahala Mangun apa masjid meskipun masjidnya enggak ada kenapa dia sudah berusaha dan dia sudah menilai dan dia sudah mendengar informasi orang ini amanah ternyata orang tersebut qadarullah bawa lari duitnya dan itu juga terjadi dalam beberapa kasus ya disangka amanah ternyata tidak amanah ini dalil tentang pentingnya niat ibuibu yang dirahmati Allah subhanahu wa taala kalau seorang punya niat yang tulus meskipun dia tatkala praktik tidak kesampaian maka dia tetap dapat pahala berdasarkan apa yang dia niatkan ini juga dalil bahwasanya seorang boleh bersedekah untuk anaknya untuk kerabatnya sebagaimana Akhirnya Nabi membolehkan Yazid bersedekah kepada anaknya maan Karena nabi tidak menyuruh untuk mengembalikan kepingan Dinar tersebut kepada Yazid jadi boleh Yazid Sang Bapak memberi sedekah kepada anaknya maan maka demikian pula misalnya ee seorang bersedekah kepada anaknya bersedekah kepada istrinya bersedekah kepada suaminya ya Misalnya istrinya punya duit suaminya enggak punya duit terus suami istrinya sedekah sama suaminya itu boleh dan ini pernah terjadi pada sahabat Ibnu Mas'ud radhiallahu taala Anhu ya tatkala Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memotivasi Sahabat Untuk bersedekah maka datang istri Ibnu Mas'ud yaitu Zainab kemudian dia ingin bersedekah dengan sebagian hartanya maka suaminya berkata Ibnu Masud berkata Saya suamimu dan anakmu ini lebih berhak untuk kau kasih sedekah karena suaminya apa fakir ya maka kata istrinya Enggak saya enggak mau kasih sama kamu kita tanya dulu nabi Sallahu Alaihi Wasallam Akhirnya dia pun bertanya kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kata nabi Ibnu masuduki sesungguhnya suamimu Dan anak-anakmu lebih utama untuk menerima sedekah daripada orang orang lain ya Jadi boleh kita bersedekah kepada kerabat kita kepada kakak kita kepada adik kita kepada orang tua kita ya orang tua kita kita kasih secukupnya lebih dari itu namanya sedekah gak ada masalah kepada anak kepada kakak kepada adik kita sudah bantu mungkin kita kasih juga sedekah kepada mereka dan itu berpahala selain pahala sedekah juga mendapatkan pahala menyambung silaturahmi tiib kita lanjutkan hadis berikutnya hadis ke berapa IB Ibu keenam waan Abi Ishaq Saad bin Abi waqqas Malik bin bin ABD manf bin zuhrah bin kilab bin murah bin kaab bin luay alqurasyi azzuhri dari sahabat Saad bin Abi waqqas radhiallahu Anhu dan dia adalah Quraisy dan dari bani zuhrah makanya dikatakan quraisyi azzuhri radhiallahu Anhu Semoga Allah meridainya ahadil asah Saad bin Abi waqqas salah seorang yang dipersaksikan oleh Nabi masuk surga nabi pernah berkata Abu Bakar fil Jannah Umar fil Jannah Utsman fil Jannah Ali Jannah Abu Bakar di surga Umar di surga ee Utsman di surga Ali di surga Saad bin Abi waqqas di surga Abu Ubaidah bin jarrah di surga Abdurrahman bin Auf di surga ya dan 10 orang nabi Sebutkan ya thalhah di surga ada 10 orang nabi Sebutkan yang dijadi masuk surga di antaranya Saad bin Abi waqqas Saad bin Abi waqqas ya Dia pernah bercerita kata beliau radallah Anhu ras waktu rasulam haji wadau tahun 10 Hijriah aku sedang sakit k maka nabi pun menyunguku aku sudah sangat sakit keras itu dan dia menyangka dia akan meninggal duniaingalun aku bermusyawarah dengan nabi aku berkata Ya Rasulullah inni qagi Minal W Ya Rasulullah aku sedang sakit parah sebagaimana yang kau lihat Wain launiatun dan aku punya harta banyak sementara ahli warisku cuma seorang putriku satu orang sajaqu Buli Bolehkah aku bersedekah dengan 2/3 hartaku 2/3 harta itu berapa persen itu sekitar 60 berapa 66 ya 20 eh 2/3 hartaku Bolehkah aku bersedekah Saya mau mati harta banyak ahli waris cuma satu perempuan kata nabi la jangan qulu fasatu ya Rasulullah Bagaimana kalau saya bersedekah dengan setengah hartaku 50% kata nabi la jangan quluu ya Rasulullah Bagaimana kalau sepertiga hartaku saya sedekahkan kata rasulahui Wasallam ulut seper tapi sepertiga itu sudah banyak itu jumlah yang besar kudknyaau meninggalkan ahli warismu kondisi bercukupan lebihik darada kau meninggalkan mereka kondisi minma kepada orang Dan tidaklah kau berinfak dengan satu nafkah dengan kau mencari wajah Allah kecuali kau akan dapat pahala sampai suapan yang kau suapkan ke mulut istrimu kau juga dapat pahala k bin Abi waq Ya Rasullah Apakah aku akan ditinggal di Mekah sementara sahabat-sahabatku yang berhijrah balik lagi ke Kota Madinah karena binas termasuk Muhajirin dan dulu kaum Muhajirin kalau mereka sudah berhijrah dari Mekah menuju Madinah mereka tidak ingin tinggal di Kota Mekah lagi karena mereka telah meninggalkan kota Makkah karena Allah mereka hanya datang ke Makkah dalam kondisi umrah atau apa Haji Adapun untuk menetap mereka tidak mau lagi kenapa Karena mereka telah meninggalkan kota Makkah karena Allah berhijrah ke Kota Madinah nahad bin abiakitnya dikah maka diaih dia berkata ada Ashab Ya Rasulullah Apakah saya ditinggal di kota Makkah sementara sahabat-sahabatku dari kaum Muhajirin balik lagi kota Madinah maka kata Rasul wasam menghibur Saad bin Abi waqqas inakaahanah kata nabi wahai Saad Seandainya kau pun tertinggal di kota Makkah Lantas kau beramal saleh ya kau berharap wajah Allah kau ikhlas kecuali kau akan semakin ditinggikan derajat di sisi Allah sub [Musik] dan bisa jadi umurmu dipanjangkan oleh Allah bisa jadi umurmu dipanjangkan oleh Allah sehingga ada sebagian kaum yang mendapatkan manfaat dengan panjang umurmu dan sebagian kaum akan menerima kemudaratan dengan panjang umurmu kemudian nabi beroa Allah ya Allah ya lanjutkanlah hijrah para sahabat artinya ya Allah Biarkanlah mereka pulang ke kota Madinah jangan mereka tinggal balik lagi di Kota Mekah karena mereka sudah meninggalkan kota Makkah karena Allah jangan kau kembalikan Mereka lagi kepada yang telah laluak baisu Saad Ibnu kulah tapi yang menyedihkan adalah Saad bin kulah Kenapa Saad bin Kula ini meninggal di kota Makkah Padahal dia dari kalangan muhajirinb hadis ini riwayat Bukhari dan Muslim dan hadisnya panjang kita akan banyak faedah yang bisa kita ambil dari hadis ini yang pertama ibu yang dirahmati Allah subhanahu wa taala kisa ini terjadi waktu Saad bin Abi waqqas sakit parah dan dia menyangka dia akan meninggal dunia dan dia tahun 10 Hijriah dan ternyata nabi datang menjenguknya ini adalah sunah kalau ada yang sakit kita J dan para ulama telah menyebutkan banyak sekali faedah dari menyengung orang orang sakit ya di antaranya seorang yang menyengung orang sakit dia senantiasa di taman surga memetik buah-buah surga sejak dia keluar sampai balik maka dia dapat pahala ya Jadi ibu-ibu kalau dengar ada teman yang sakit di suatu rumah sakit Pergilah ke sana ya Meskipun ke jebak macet ya kejebak macet Argo pahala terus apa mengalir sampai sana ngobrol sama dia kemudian pulang sampai ke rumah misalnya pergi pagi pulang sore selama itu pahala apa mengalir yang penting di tengah jalan jangan ngerumpi kemudian sampai di sana seorang melihat orang sakit maka dia redakan sakit orang tersebut dengan doa misalnya thurun Insyaallah semoga dosa sakitmu mengurangi apa dosa-dosamu syafakillah atau syafakallah Semoga Allah menyembuhkan engkau dengan menyembuh orang sakit dia akan merasakan nikmat sehat dia tahu bahwasanya kesehatan itu nikmat yang luar luar biasa betapa sering orang lupa bahwasanya sehat itu nikmat yang luar luar biasa betapa sering orang lupa dengan kesehatannya dia malah melakukan hal yang sia-sia terkadang dengan kesehatannya dia malah bermaksiat kepada Allah subhanahu wa taala terkadang dalam Sehatnya malah dia lupa untuk salat malam lupa untuk beribadah kepada Allah subhanahu wa taala Jadi sebenarnya kalau orang menyenguk orang sakit yang pertama kali dapat manfaat penyenguknya bukan orang sakitnya Saya ulangi kalau seorang menyenguk orang sakit yang pertama dapat pahala adalah yang menyenguknya bukan orang yang sakit tersebut dan kebiasaan Nabi menjengu orang yang sakit ya dan nabi Ini orang super sibuk ya dia adalah kepala negara dan banyak sekali kesibukannya namun beliau masih sempat menjenguk Saad bin Abi waqqas kemudian Saad bin Abi waqqas berkata Wahai Rasulullah aku sakit lagi parah sebagaimana yang kau lihat Dan ini boleh bagi seorang yang sakit menceritakan sakitnya selama dia tidak mengeluh selama dia tidak protes kadang Aduh kok sakit enggak sembuh-sembuh itu namanya mengeluh itu namanya mengeluh terhadap takdir Allah tapi kalau dia mengatakan Iya saya sakit banget sini kerasa sakit inii sakit enggak apa-apa Kalau dokteror tanya sakit enggak Oh enggak ya gimana mau diperiksa ya sakit dok Ya sini juga sakit dok enggak apa-apa itu yang penting tidak mengeluh kalau mengeluh itu yang enggak boleh saya sering sampaikan hadis nabi kata rasul sahu Ali wasallam la tasubbil humma fainnahaibu khataya bini Adam Kama yudhibul kir apa namanya ee kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam janganlah kalian mencela demam karena demam itu bisa menghilangkan dosa-dosa anak Adam Kama yudhibul kir khatal Hadid sebagaimana alat pandai besi bisa menghilangkan karat besi kalau I Ibu demam Ibu Sabar ya gak apa-apa bilang Mas tolong pijit enggak apa-apa tapi kemudian jangan kemudian tidak sabar mengeluh ya ini kok enggak sembuh-sembuh kok panas enggak turun-turun Nam mengeluh protes kepada Allah kalau seorang sabar menghadapi dengan berusaha berobat Ya dia bersabar maka itu semua akan menghilangkan dosa-dosa akan menghilangkan dosa-dosa Lihatlah Saad bin Abi waqqas bercerita tentang sakitnya namun dia tidak mengeluh ya dia hanya mengatakan Ya Rasulullah sedang sakit paras sebagaimana yang anda lihat dan kondisi saya harta saya banyak ahli waris saya cuma satu perempuan n Saya ingin punya istana di akhirat Bolehkah saya bersedekah dengan 2/3 hartaku sepertiga buat anakku sudah cukup saya kaya raya ya 2/3 saya infakkan ya Misalnya punya uang R miliar 2 miliar saya infakkan R miliar buat anak saya sudah cukup ahli waris cuma satu maka rasulahu wasallam mengatakan jangan jangan 2/3 ya Rasulullah Bagaimana kalau setengah kata Rasul was rasu alai wasallam jangan Bagaimana kalau sepertiga kata Nabi Sallallahu Alaihi wasallamul boleh tapi itu sudah banyak oleh karenanya jangan disalah pahami bahwasanya sunah adalah wasiat sepertiga itu sudah terlalu banyak seorang kalau mau berwasiat kurang dari sepertiga sebagaimana ee Abu Bakar ashsiddiq beliau berwasiat dengan seperlima hartanya bukan sepertiga karena waktu Saad bin waqqas mengatakan sepertiga nabi mengatakan Ul wulutu kair sepertiga itu sudah banyak dan ini juga dalil bahwasanya wasiat tidak boleh lebih dari sepertiga gak boleh kalau misalnya ada seorang meninggal dunia kemudian dia berwasiat dia mengatakan setengah hartaku untuk Allah subhanahu wa taala maka gak boleh diambil setengah hanya boleh diambil berapa sepertiga tetapi seorang jangan berwasiat dengan sepertiga kurang daripada itu bagus seperti Abu Bakar assiddiq beliau berwasiat cuma seper seperlima karena kita enggak tahu anak-anak kita punya kebutuhan istri kita punya kebutuhan setelah kita meninggal dunia orang tua kita juga punya kebutuhan Mak kita seperlima ya Dan apa yang kita tinggalkan untuk anak istri kita juga berpahala jangan disangka tidak ada pahalanya kalau kita niatkan ini saya sisakan harta saya untuk anak istri dan orang tua saya maka seakan-akan kita bersedekah terhadap mereka dan itu juga dapat Apa pahala ya itu juga dapat pahala jangan kita selalu terbayang kalau kasih orang dapat pahala kasih anak istri seakanakan tidak dapat berpahala gak kasih anak istri kasih orang tua kasih kerabat juga berpahala sebagaimana kita kasih orang lain bahkan kalau kita berikan kepada kerabat kita pahalanya dobel pahala sedekah sama pahala silatu silaturahm tiib akhirnya kata nabi sepertiga aja kemudian nabi Ingatkan innaka Ant agirun mintum alatanas kau meninggalkan ahli warismu dalam kondisi kaya berkecukupan lebih baik daripada mereka minta-minta sama orang lain kita juga malu anaknya Si Fulan minta-minta ya jangan berusaha kita siapkan buat mereka ya Biar mereka tidak susah setelah kita meninggal meninggal dunia ya Subhanallah ada keluarga saya kenal ibunya ibunya tiap malam salat malam ibunya tiap malam salat apa malam ya tidak pernah ketinggalan salat malam tidak pernah meninggalkan salat duha Saya kenal betul ibu tersebut tidak pernah meninggalkan salat malam dan tidak pernah meninggalkan salat duha karena beberapa kali saya kebetulan ee bermalam bersama satu tempat dengan ibu tersebut ya anak-anaknya tidak tahu kalau dia meninggalkan harta yang banyak Setelah dia meninggal Ternyata warisannya apa banyak ya warisannya banyak baru mereka sadar bahwasanya ternyata orang tuanya Salehah dan meninggalkan harta yang harta yang banyak ya dan itu sedekah bagi bagi e sang Ibu kalau dia niatkan dia mengumpulkan harta buat anak-anaknya Setelah dia meninggal dunia yang jelas dia niatkan karena Allah subhanahu wa taala maka ini juga sedekah bagi anak-anaknya tiib ya kemudian nabi mengingatkan innaka LAN tunfi nafqatan ternyata ya kata nabi su wasam in tidaklah kau berinfak dengan infak Apun perhatikan ini yang pembahasan kita kau berinfak dengan niat karena Allah harus ada niat karena Allah ya kecuali kau dapat pahala bahkan suapan yang kau suapkan ke mulut istrimu dan ini dan ini kaidah ya kaidah ya bahwasanya amal dunia amal duniawi jika diniatkan Karena Allah Allah maka berubah menjadi amal akhirat Amal akhirat di antara dalilnya adalah hadis ini kata Saad bin Abi waqqas Nabi berkata Kepada beliau tidaklah kau menginfakkan harta apunajah kau mencari wajah Allah ini dalil Bahwasanya Allah punya wajah dan di antara puncak kenikmatan di akhirat kelak adalah melihat apa wajah Allah subhanahu wa taala makanya nabi berdoa Allahumma inni asaluka latan wajhik Ya Allah aku mohon kepada engkau kenikmatan memandang wajahmu yaitu di surga wasqik dan kerinduan untuk bertemu dengan dengan engkau maka seorang harus menghidupkan dalam dirinya rindu bertemu dengan dengan Allah subhanahu wa taala kalau dia punya Kerinduan untuk bertemu dengan Allah dia akan mudah melepaskan dunia ini dia tidak takut mati yang jelas dia apa Rindu Bertemu dengan Allah dia berdoa kepada Allah agar Rindu Bertemu dengan Allah subhanahu wa taala sehingga dia Rindu Bertemu dengan Allah dia semangat untuk beribadah mudah bagi dia untuk berinfak mudah bagi dia untuk berkorban Kenapa dia rindu ketemu dengan siapa Allah subhanahuala seluruh persiapan dia lakukan untuk bisa bertemu dengan Allah subhanahu wa taala tiib Jadi kalau kau melakukan berinfak dengan mencari wajah Allah kecuali kau dapat pahala bahkan suapan yang kau suapkan ke mulut istrimu dan para ulama telah menjelaskan bahwasanya seorang suami yang sedang menyuapkan makanan ke mulut istrinya itu benar-benar dalam kondisi mesra dalam kondisi benar-benar seakan-akan lupa dengan akhirat ya ya karena tidaklah seorang suami menyuapi istrinya kecuali dalam kondisi sangat mesra ya makanya sayaanya saya Ibu kapan terakhir ibu-ibu disuapin suaminya kemarin Masyaallah ngapain Kenapa Masyaallah luar biasa suami yang Saleh kemarin Masyaallah ya kemarin kemarin dulu tahun kemarin Maksudnya Oh tahun kemarin ya kalau kita tidak bicara waktu pertama kali nikah kalau pertama kali nikah kita suap-suapan biasa kita bicara setelah nikah 20 tahun 15 tahun masihah suap-suapan masih Alhamdulillah artinya ya seorang suami istrinya atau istri Nyuap suaminya itu dalam kondisi lagi mesrah-mesrahnya ya ituun kalau seorang niatkan karena Allah dapat Apa pahala seorang suami Lagi Nyuap istrinya itu murni perbuatan amal duniawi kalau dia niatkan karena Allah ini pengaruh niat luar biasa niat itu menjadikan banyak perbuatan kita berpahala di sisi allah subhanahu wa taala yang penting niat kita hadirkan ternyata ini berpahala di sisi allah subhanahu wa taala bahkan lebih daripada ini kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Wafi ahikum kata nabi engkau menggauli istrimu adalah sedekah menggauli istri apa sedekah istri kalau dia niatkan melayani suaminya karena Allah subhanahu wa taala dia juga apaekahanaraam ist i bahkan berhubungan yang lebih lupa dengan dunia itu pun kalau orang niatnya karena Allah dapat pahala sama seorang dia makan supaya saya kuat nanti berdakwah dapat pahala Saya bekerja Saya cari untung supaya uang saya bisa saya gunakan untuk bersedekah selama dikerja dapat pahala Saya bekerja Saya ingin belikan hadiah buat ibu saya selama saya bekerja dapat pahala karena niatnya karena Allah ini pengaruh niat beda dengan orang yang hanya melaksanakan melaksanakan aktivitasnya harian namun tidak terhadirkan dalam niatnya karena Allah maka itu hanya amal duniawi tapi kalau di hadirkan niatnya karena Allah subhanahu wa taala maka dapat pahala DII Allah jadi ini sangat penting masalah niat amal duniawi bisa berubah menjadi amal akhirat Kalau diniatkan karena apa Allah subhanahu wa taala maka ibu-ibu saya ingatkan ibu-ibu punya kegiatan banyak di rumah ngurus anak Ingatkan karena niatkan karena Allah lagi masakan makanan buat suami niatkan karena Allah jangan bilang suami saya tukang ngomel kalau enggak dapat paham tapi kalau Masyaallah jadi ibu-ibu senyum waktu masak buka Masyaallah suami saya sebentar lagi makan dapat pahala enak masaknya tapi suami saya kalau datang makan belum masak marah-marah itu enggak dapat pahala gak dapat pahala ya jadi banyak kegiatan amal duniawi kalau kita niatkan karena Allah dapat Apa pahala jadi perhatikan ini pentingnya kita belajar niat agar Argo pahala jalan jalan terus kemudian kita lanjutkan kemudian Saad bin Abi waqqas berkata Dia sedih dia mengatakan ya rasulullahuk Ba asabi Ya Rasulullah aku ditinggal di kota Makkah meninggal di Kota Mekah sementara para sahabatku yang Muhajirin mereka balik ke Kota Madinah dia sedih kebiasaan para sahabat kalau mereka sudah meninggalkan sesuatu karena Allah mereka tidak ingin balik lagi mereka dulu tinggal di Makkah mereka ini Quraisy tinggal di kota Makkah tapi karena mereka berhijrah ke Kota Madinah mereka sudah berjanji kepada Allah meninggalkan kota Makkah menuju kota Madinah karena Allah mereka tidak ingin balik ke kota Makkah kecuali untuk Haji dan apa umrah maka mereka harus pulang 3 hari 4 hari mereka pulang Mereka tidak ingin tinggal lagi di kota Makkah dan kebiasaan mereka kalau sudah meninggalkan suatu karena Allah mereka tidak balik lagi Mak kita ingatkan kepada saudara- saaudara kita saudara-saudara kita yang sudah berhijrah ada yang meninggalkan riba karena Allah maka jangan balik lagi ada yang meninggalkan musik Karena Allah Subhanahu Maka jangan kembali lagi ya ada yang meninggalkan kebiasaan yang buruk karena Allah jangan kembali lagi dia sudah berhijrah berjanji kepada Allah meninggalkan itu semua Maka jangan dia kembali lagi jangan dia kembali lagi ya ada orang sudah berhijrah meninggalkan musik Ya sudah semua alat musiknya keluarkan Jangan masukin lagi sebagian orang sudah berhijrah meninggal musik tapi alat musiknya masih di rumah sampai ada yang bilang sama saya Ustaz ada engak dalilnya oren itu halal Ustaz yang yang lain haram gak apa-apa yang penting ini halal Ustaz karena dia jago sekali main apa oren ini hijrahnya masih ragu-ragu kalau kita berhijrah tinggalkan semuanya karena Allah ya tinggalkan semua karena dan jangan balik lagi ya jangan balik lagi ya kemudian Nabi waktu tahu Saad bin Abi waqqas sedih khawatir dia meninggal di Mekah dan tidak balik lagi kota Madinah maka nabi hibur dia kata nabi wahai Saad Seandainya kau pun ternyata tidak bisa pulang ke kota Madinah karena sakit parah dan akhirnya kau meninggal di kota Makkah namun kau beramal karena ikhlas karena Allah maka tidak akan berikan kemudaratan ya kau akan ditingkatkan derajatnya oleh Allah subhanahu wa taala karena dia tidak berniat untuk menetap di Mekah tapi kalau qadarullah ternyata dia tetap di Makkah dan akhirnya meninggal di Mekah kata nabi tidak ada ada masalah yang penting engkau niatnya karena apa Allah subhanahu wa taala maka justru derajatmu akan ditinggikan kemudian nabi berkata wa bisa jadi umurmu dipanjangkan sekarang dia takut mati e bukan takut mati maksudnya dia khawatir dia akan meninggal dunia makanya dia mau berwasiat mau menyerahkan dua per3a hartanya karena dia merasa dia bakalan meninggal dunia Ternyata dia tidak meninggal dunia saat bin waqas ternyata nabi mengatakan bisa jadi umurmu panjang dan benar-benar dia umur panjang jadi tidak meninggal kecuali di zaman kekhilafahan muawiyah zaman Khilafah Abu Bakar dia masih hidup zaman kekhilafahan Umar dia masih hidup zaman khilafan Utsman dia masih hidup Ali dia masih hidup muawiyah baru Kemudian beliau meninggal meninggal dunia Saad bin Abi waqqas radhiallahu taala Anhu ya ternyata umurnya panjang ternyata dia punya anak banyak Kalau tidak salah laki-laki tadi kan anak cuma satu perempuan ternyata setelah itu Kalau tidak salah dia punya anak 17 laki-laki 15 perempuan kalau tentu istrinya banyak tentunya enggak mungkin satu istrinya jadi ternyata anaknya setelah itu apa banyak laki-laki 17 perempuan berapa 15 15 luar biasa ya ya kawan saya saya ketemu ya akhi dari Saudi Antum anak Berapa anak saya 10 Masyaallah itu laki-lakinya saja Firanda Wih belum perempuannya jadi ternyata umurnya panjang sebagaimana prediksi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan ternyata anaknya banyak seorang terkadang menyangka dirinya akan meninggal ternyata tidak jadi meninggal dan betapa sering orang menyangka dirinya akan hidup lama ternyata meninggal betapa sering orang keluar dari rumahnya tidak terbetik dalam benaknya 1% pun dia akan meninggal dia merasa dia punya rencana telepon-telepon sebelum berangkat tah-tahu meninggal di tengah jalan tidak terbetik dalam benaknya bahwasanya dia akan meninggal Meskipun 1% tidak dia perhitungkan sama sama sekali tahu-tahu dia meninggal dunia sebaliknya sebagan orang menyangka dia akan meninggal ternyata tidak meninggal dunia ya kemudian kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hattaantiikawamun Wika akun kau akan umur panjang dan betapa banyak orang yang akan mengambil manfaat dari panjang umurmu dan betapa Banyak orang akan celaka gara-gara panjang umurmu ternyata benar Saad bin Abi waqqas dia hidup dan dia menjadi seorang Mujahid orang yang paling pandai dalam menggunakan apa anak panah ya sampai nabi muji-muji Saad bin Abi waqqas dengan panahnya luar biasa dan akhirnya dia umur panjang akhirnya dia menaklukkan Persia kota madain di zaman Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu Persia tunduk di bawah pimpinan siapa Saad bin Abi waqqas itulah kata nabi ternyata banyak orang dapat faedah dari umur panjangnya umurmu sehingga banyak yang masuk Islam banyak ee kota-kota kotaklukan dan betapa banyak orang dapat kemudaratan orang-orang kafir yang binasa akhirnya masuk neraka jahanam gara-gara jihadmu wahai Saad bin Abi waqqas di akhir hayatnya Saad bin Abi waqqas menjauh dari segala fitnah dari segala fitnah terjadi fitnah waktu Utsman bin Affan terbunuh oleh orang-orang khawarij maka Saad bin waqqas pergi jauh dan dia menggembalakan unta-untanya kambing-kambingnya dia tidak ngurus lagi tentang masalah kekuasaan sampai-sampai ada Kalau tidak salah anaknya datang tegur dia engkau ngurus kambing-kambing dan unta-untamu sementara orang sana sedang rebut-rebutan kekuasaan kata Saad bin Abi waqqas dia bacakan hadis nabi inallaha yuhib suungguhnya Allah suka dengan hamba yang bertakwa yang merasa cukup dan khofi yang menyembunyikan dirinya menjauhkan dirinya dari segala fitnah ya akhirnya beliau meninggal dunia eh setelah itu ya kemudian nabi berkata Allah hijrahum ya Allah lanjutkanlah hijrah para sahabatku artinya Biarkanlah mereka kembali kota Madinah Ya sehingga mereka tidak kembali lagi ke kota Mekah W dan jangan kau kembalikan mereka kepada masa lalu mereka Jadi orang kalau sudah berhijrah hati-hati betapa banyak orang sudah bertobat digoda lagi oleh setan mengingatkan dia kembali kepada masa lalunya akhirnya dia terbalik lagi dan ini bahaya Makanya kalau orang e baru hijrah segera berdoa ya Allah jangan kau balikkan aku lagi kepada masa lalu Segera cari komunitas baru tinggalkan segala sebab-sebab yang bisa buat dia kembali lagi kalau tidak dia akan terperangkap dan dia kembali lagi Makanya waktu ada seorang lelaki yang membunuh 100 nyawa waktu dia ingin bertobat Orang alim berkata Pergilah kau ke kampung yang lain lain di sana ada orang beribadah kepada Allah sembahlah Allah bersama mereka artinya rubah komunitas kalau kau tidak rubah komunitas bisa jadi kau kembali lagi seperti masa masa lalu tiib ee kemudian ya kata nabi lakinil bais Saad Ibnu khaulah tapi yang menyedihkan adalah Saad Ibnu khaulah ternyata dia meninggal di kota Makkah ya Padahal dia termasuk dari kaum Muhajirin tapi ini qadarullah ya membuat beliau meninggal di eh kota Makkah tib ibu yang dirahmati Allah subhanahu wa taala lanjut apa sudah tanya jawab lanjut apa sudah hah masih ada waktu kah Masih tambah ilmu tambah beban lanjut satu Hadis lagi satu Hadis lagi hadis keet7 Abi abdurahmanin S dari sahabat Abu Hurairah namanya Abdurrahman Bin sakar radhiallahu Anhu QQ Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ras wasam bersabda inallah ajsadikum wikumakubikum Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada jasad-jasad kalian dan tidak memandang kepada rupa-rupa kalian tapi yang Allah lihat adalah hati-hati kalian dan ini peringatan tentang pentingnya niat kedudukan seeorang di sisi Allah adalah dengan ketakwaan ya kata nabi su wasallam kata nabi tidak ada keutamaan orang Arab dibandingkan selain Arab l abad Al Aswad tidak ada keutamaan orang yang berkulit putih dibandingkan orang berkulit hitamumamam kalian semua keturunan nabi Adam alaiham dan Nabi Adam berasal dari apa tanah ya arabbandadanganguk di sisi Allah adalah yang paling bertakwa di antara kalian yang Allah lihat adalah ketakwaan yang ada pada hati-hati kita Allah tidak pernah menilai secara fisik Allah tidak menilai dari jasad mungkin satu besar satu pendek Allah tidak pernah menilai Wal suarikum Allah tidak pernah menilai rupa kalian Mungkin satu cantik satu kurang cantik ya satu berkulit putih satu berkulit hitam satu rambut lurus satu berambut keribo satu berambut pirang satu berambut coklat Allah tidak lihat pada rupa-rupa itu semua kalau jasad dan rupa Allah tidak lihat apalagi masalah dunia Allah tidak melihat kepada rumah yang mewah Allah tidak melihat kepada mobil yang indah Allah tidak melihat kepada emas dan perak Allah tidak melihat pada perhiasan yang ibu-ibu pakai Allah tidak melihat kepada HP baru yang ibu pakai tidak Allah tidak melihat dari jumlah banyak tas yang Ibu miliki Allah tidak melihat kepada apaagi jumlah sepatu yang ibu-ibu miliki Allah tidak lihat yang Allah lihat apa Wakin yuruaubikum tapi Allah melihat kepada hati kalian oleh jangan seorang terpedaya dengan apa yang dia miliki kecantikannya ya ketampanannya kekayaannya tidak membuat dia bernilai di sisi Allah sama sekali Kalau Allah menilai dari rupa dan kekayaan Allah tidak adil kalau begitu tetapi tatkala seorang kaya bisa menggunakan kekayaannya untuk bertakwa baru dinilai oleh Allah subhanahu wa taala tapi kalau seorang cantik kemudian buat dia sombong dan angkuh Allah tidak malah benci kepada orang seperti seperti ini oleh karenanya perhatikan jadi ingat yang dilihat oleh Allah adalah apa hati seorang ya betapa banyak seorang bos harta kaya raya lebih mulia sopirnya daripada bosnya betapa banyak orang kaya raya lebih mulia pembantunya daripada bosnya pembantunya Mungkin dia hinakan ini orang ini goblok Enggak ngerti dikasih tahu enggak paham-paham tell me telat mikir lemot dan macam-macam ternyata dia kerja mungkin dengan gaji setengah 1 Seteng juta 2 juta dia selalu Kirim kepada orang tuanya bisa jadi kita enggak tahu ini orang tidak pernah Salat tapi dia salat Li waktu tidak sempat salat duha gimana mau salat duha disuruh terus sama ibu-ibu kerja sana kerja sini kerja sana kerja sini Kapan mau salat malam Kapan mau salat duha tapi dia salat Li waktu ya jadi jangan pernah menilai orang dari apa kekayaan yang Allah nilai adalah masalah apa hati ini berarti ibu-ibu harus benar-benar perhatikan masalah hati ibu-ibu seorang yang cerdas seorang yang bertakwa dia selalu cek hatinya dan sebenarnya masing-masing kita punya sinyal tentang keburukan hati kita seorang harus menscan dirinya dengan benar-benar scan yang benar untuk menemukan virus-virus yang ada dalam hatinya kalau seorang RI dia sadar Saya ini RI seorang hasad dia sadar Saya ini sedang apa hasad seorang ujub dia tahu dia ujub seorang sombong dia tahu Dia sombong kalau dia sadar Dia sombong dia ujub dia akan berusaha memperbaiki tapi kalau seorang sudah lupa diri merasa dirinya sudah sempurna tidak pernah mensan hatinya dengan benar-benar pemeriks yang benar akhirnya dia merasa dia sudah sempurna padahal dalam hatinya banyak kotoran dia sering ngejek orang kesombongan keangkuhan ujub hasad Riya ya dengki berbagai macam penyakit dalam hatinya oleh karenanya ini mengharuskan kita benar-benar untuk membersihkan hati kita sebagaimana ibu-ibu benar-benar perhatikan penampilan kalau depan cermin bisa jadi setengah jam ya ada yang sedih-sikit di ini dibersik sini ya hati juga diperhatikan cermin hati saya bagaimana saya ini masih suka hasad enggak suka dengki enggak suka suuzon enggak masih angkuh enggak ya masih pelit enggak periksa bersihkan sedikit demi demi sedikit ya demikian para hadirin dan hadirat dirahti Allah subhanahu wa taala kajian kita kalau ada yang bertanya saya persilakan wallahu taala alam bawab ada yang bertanya silakan Ini Bu E apa asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh ada yang saya tanakan Ustaz Iya Misalnya gini ee kalau kita membangun masjid katanya pahalanya itu akan kita dapatkan sampai kita di akhirat I nah bagaimana kalau Masjid itu dirubuhkan kemudian dibangun kembali Nah masesid yangubuh itu kan sudah tidak ada lagi Ustaz apa pahalanya masih bisa berjalan itu satu yang kedua Ustaz Eh kalau kita misalnya contohnya kita memberi makan minum pokoknya hidup untuk kehidupan anak cucu misalnya Ustaz itu harus dilafazkan atau memang begitu saja ada pahalanya begitu saja Ustaz Iya makasih Ustaz I adapun yang kedua kalau kita memberi misalnya kita merawat anak kita cucu kita kita Berikan hadiah Apakah harus kita lafalkan gak kita ini semua karena apa Karena Allah ini semua karena Allah sudah cukup kalau setiap hari dilafalkan repot karena anak karena Allah ya Nak ya karena Allah anak ya Repot begitu sama suami karena Allah ya repot gak gak harus kita dalam hati sudah cukup ya nawaitu aku berniat kasih makan kamu karena Allah itu juga repot ya enggak perlu jadi dalam hati Sudah Sudah Cukup Allah mengetahui isi hati manusia semua yang ada dalam hati kita Allah Maha Mengetahui adapun yang pertama mengenai masalah masjid wallahuam Saya tidak tahu ya tapi seorang gak usah takut seperti itu seorang Bangun masjid urusan pahala di sisi Allah subhanahuaj ya masalah pahala besar kecil urusannya makanya dalam kata Ibnu Mubarak rubba amalinir tuadimun niah betapa banyak amalan yang kecil pahalanya besar gara-gara niat yang tulus apalagi amalan besar dengan niat yang tulus ya urusan pahala urusan Allah Subhanahu tadi saja lihat dia kasih salah kasih sedekah ternyata anaknya yang ambil pahalanya dapat enggak dapat ya kita bilang itu urusan Allah kita sudah berniat untuk membangun masjid untuk supaya bisa dipakai terus ya masalah dibongkar Tongga nanti tahun lagi itu serahkan kepada Allah subhanah kalau semua orang ketakutan seperti itu enggak jadi Bangun masjid ya bismillah a tiib ada lagi yang bertanya silakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh saya mau tanya ee apa segala sesuatu itu tergantung niat musik itu haram tapi kalau senang itu kan pakai musik kalau niat saya itu senang aja gimana Ustaz ee benar ya jadi amal itu tergantung dari niatnya tapi harus amalnya benar kalau amalnya enggak benar mau niatnya baik enggak enggak enggak enggak pengaruh ya kalau amalnya enggak benar niatnya baik tetap saja tidak merubah amal tersebut menjadi baik contoh seorang mencuri untuk bersedekah niatnya baik masuk rumah orang itu orang kaya pelit-pelit banget sih saya curi aja barangnya kasih sama orang miskin niatnya baik berpahala enggak enggak boleh Enggak boleh ada orang mendekati cewek Saya niatnya baik biar menyenangkan dia ya ya gak boleh itu engak haram gak boleh saya cium dia supaya niatnya baik dia senang W dia senang saya juga senang gak boleh itu hukumnya haram sama musik niatnya baik ya Gak boleh ya musik hukumnya apa haram maka niat yang baik tidak menjadikan suatu amal yang buruk menjadi apa baik jadi Senamnya tanpa musik Senamnya tanpa musik ya tambah musik percuma senam pakai musik juga enggak kurus-kurus ya udah yang penting senam yang penting olahraga mau musik enggak musik yang penting apa olahraga enggak perlu pakai musik Terus lanjut lanjut ada yang tanya lagi silakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Ustaz saya tanyakan dari beberapa hadis yang tadi disampikan Ustaz di situ berubat baik itu banyak kepada keluarga orang tua anak dan saudara yang ingin saya tanyakan Bagaimana dengan saudara seakid kadang kalatanya kita suka Dilema antara keluarga saudara apa saatid Kenapa ya Ee ada di beberapa e taman misalnya ada yang lebih membutuhkan Kenapa kita bukan berarti tatkala kita bersedekah kepada orang tua kita bukan berarti kita enggak perhatian sama orang lain tidak kita gabungkan dua-duanya ya ya bukan berarti hadis-hadis tadi mengunu kita tidak boleh kasih sedekah sama orang enggak semuanya dikasih tapi yang paling utama kerabat kerabat kita ya kadangkar buat kita sudah punya dia sudah kaya raya atau sudah berkecukupan tidak perlu kita sedekah sedekah dalam bentuk yang lain kita kunjungi kita dakwahi ada yang miskin-miskin kita kasih sembako ya Kita kasih sesuatu buat mereka dan itu semua adalah ee apa namanya tabungan kita di akhirat ya tiib Ada lagi yang bertanya silakan silakan miknya pindahin kita [Musik] alhah masalah membacakan Alquran untuk orang yang sudah meninggal ini masalahah sebag amaatakan samp seban dan ini khilaf yang kuat di kalangan para ulama ya maka kita harus berlapang dada tidak boleh kita menyesat-nyesatkan orang berbeda pendapat dengan kita tapi kita tahu ini masalah khilafiah dan kita berhak memilih mana yang menurut kita lebih baik Kalau Ibu bertanya kepada saya pendapat mana yang saya pilih saya katakan Saya memilih pendapat tidak sampai dan ini pendapat Al Imam Syafi'i rahimahullahu taala dalam kitabnya Alum beliau mengatakan yalhaqul mayit Salas tiga perkara yang bermanfaat bagi mayat pertama doa doa orang lain bagi dia siapun Anaknya siapun pokoknya doa untuk dia bermanfaat yang kedua umrah dan menghajikannya yang ketiga sedekah atas namanya Saya misalnya saya sedekah Atas nama teman saya teman saya sudah meninggal berpahala ini kawan dekat Saya misalnya saya bersedekah 1 juta niatnya pahala untuk kawan saya sampai meskipun kawan saya dan ini ijma ulama Nah ada yang khilaf selain tiga itu yang khilaf contohnya menyalatkan berpuasa Bolehkah saya mengirim pahala salat saya kepada orang lain Bolehkah saya mengirim pahala puasa saya kepada mayat Bolehkah saya mengirim pahala baca Quran saya kepada mayat Ini khilaf dan yang benar tidak sampai dan ini pendapat imam Syafi'i ya Dan ini yang dipilih oleh Al Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya Beliau mengatakan Kenapa Karena nabi tidak pernah mencontohkannya dan para sahabat tidak pernah melakukannya dan nabi tidak pernah mengisyaratkan dalam perkataannya maka Imam Ibnu Katsir berpendapat sesuai dengan pendapat imam Syafi'i bahwasanya mengirimkan pahala al-fatihah tidak sampai Tetapi kalau ada yang mengirimkan kita biarkan karena itu masalah apa khilaf paham ibu-ibu jangan masalah gini kemudian kita ribut misalnya ada Kiai kemudian mengatakan kepada Si Fulan Alfatihah ya gak apa-apa itu urusan dia itu pendapat dia tidak boleh kita jadikan ini masalah untuk ribut karena ini masalah khilafiah tapi kalau ibu tanya sama saya saya milih pendapat Imam siapa Syafii dan Imam Ibnu Katsir bahwasanya tidak sampai dan saya anjurkan lebih baik kita melakukan yang disepakati oleh para ulama contohnya sedekah contohnya sedekah contohnya mendoakan anak yang Saleh sering mendoakan kedua orang tuanya contohnya ibu-ibu undang orang miskin makan niatnya Ya Allah ini pahala sedekah makan saya untuk orang tua saya sampai sampai bersedekah kita kadang lupa kita bersedekah untuk diri kita kadang-kadang kita tengok Oh Bapak saya juga kasihan kita sedekah buat bapakbapak kita sampai sampai dengan ijma dengan kesepakatan para ulama ya Eh tapi kalau kita e membacakan buat anak kita gitu misalnya tadi itu khilaf tadi saya katakan tadiak eh masih hidup Oh masih hidup gak masih hidup enggak ada kirim-kiriman suruh baca sendiri Kita doain saya pikir sudah meninggal dunia kalau masih hidup enggak ada kirim-kiriman ya kita doain dia Ingatkan nak jangan lupa baca Alfatih Jangan lupa salat jangan lupa baca Quran kita telepon dia agar dia apa namanya semangat beribadah ya tiib Ya silakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Ustaz eh pertanyaan yang pertama kalau seandainya kita punya saudara saudara kita ini ee sering apa ya Bas mungkin kebiasaan untuk membohongi orang lain untuk mendapatkan keuntungan tapi setelah itu Di saat dia terjepak dalam posisi di mana dia tidak bisa mengembalikan uang itu kemudian dia berlari eh ke kemudian terjatuh dia berlari terus apa dia berpindah daerah Oh lari menghilang menghilang kemudian dia kembali e minta tolong kepada kita gitu kan sementara e memang sudah dalami dia sudah begitu sulit gitu ya mungkin sudah susah kemudian tapi kita tuh tahu gitu Ustaz dia suka bohong I Iya tapi karena orang tua kita bilang Misalnya bantu saudara kamu bantu saudara kamu Nah itu gimana gak apa-apa kita bantu sekedar kasih makan sambil dinasihati enggak apa-apa kita sebagai saudara jangan kita ini masalah kita ini orangnya pekewuh malu-malu sehingga enggak pernah nasehati orang indonusia seperti itu Saya kurang suka ya sebenarnya kita tuh kalau ada orang salah kita apalagi saudara Dit tegur Kakak kita adik kita bicara baik-baik Kak Kakak jangan begitu Kak memang berat tapi kalau kita sudah biasakan akhirnya terbiasa kita negur orang tua kita dengan cara yang baik Kakak Adik kerabat sepupu biasakan k kita Aduh nanti dia ribut nanti dia malah kalau begitu kita berarti enggak sayang sama dia maka Kalau dia orang tua kita suruh bantu dia kita bantu kasih makan kasih uang sebulan tapi nasihatti ini kamu coba kamu suka bohongin orang ini musibah kamu bertobat kepada Allah subhanahu wa taala bantu tapi kasih nasihat Jangan cuma dikasih bantuan doang mumpung dia lagi terjatuh biasanya dia hatinya mudah terima sampaikan jadi nashati ya ya yang jadi masalah ini bukan sekali dua kali atau tiga kali engak coba sekali dicoba dan dinashati ya ini sudah berkali-kali dan akhirnya sudah dikembalikan lagi ke eh orang tua bahwa Eh ini anak nih Eh udah susah kayaknya udah susah di rubah gitu kan karena ini sudah berkali-kali terus enggak dikasih makan kan kasihan saya bilang bukan bantuan banyak secukupnya keperluan apa kehidupan dia sehari-hari dia Buat makan Buat ini buat minum buat gak apa-apa tapi jangan lupa kasih apa nasihat sudah ini sudah ya Ya sudah berdoa kepada Allah Ya saya kasihat ayah mertua saya kar Ust saya aja dengar pertanyaan kasihan Apalagi apagi yaudahlahat berusahusaha kata Allah tidak membani di luar kemampuan kalau Ibu sudah berusaha sudah berusaha maksimal mungkin serahkan kepada siapa Allah subhanahu wa taala tapi bantu tetap bantu tetap tapi sekedarnya Jangan membuat dia tatkala dikasih bantuan dia semakin parah lagi sekedarnya secukupnya supaya dia tidak tidak dalam kondisi sakit atau meninggal atau yang lain ya Ada lagi yang bertanya terakhir yang kedua Oh yang kedua ya Eh Ustaz Eh kalau kita bersederkan itu kan eh kita niatkan karena Allah tapi diiringi dengan dunia itu boleh tidak e ingin agar diganti oleh Allah ya boleh gak apa-apa gak apa-apa yang penting niat utamanya karena siapa Allah ya Ibu enggak usah niat diganti karena Allah pun Allah akan ganti dengan otomatis tapi kalau seorang niat untuk digantikan oleh Allah gak apa-apa Enggak ada masalah tetapi niat utamanya adalah untuk apa dapat Surga itu yang paling utama jangan sampai niat dunianya mendominasi harus yang mendominasi niat karena saya ingin punya tabungan di akhirat itu yang paling utama Allah dan Allah pasti ganti ya tib Ada lagi yang bertanya silakan Asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam dengan sedekah dan keikhlasan he Jadi kalau misal kita bersedekah dengan nilai taroklah misal 100.000 kita tuh ikhlas H kalau R juta enggak ikhlas I kalau R juta tu agak agak gimana gitu ya baik yang eh kita sejutajuta tapinya masih gak kita latihan ee yang 100.000 tetap dipertahankan Yang sejuta dilatih latih bayar bismillah bismillah sudahudah cuek aja Allah ganti Insyaallah iya aduh enggak jadi beli ini enggak jadi bismillah gak apa-apa meskipun enggak jadi beli tas baru bismillah I Allah ganti dengan tas yang lebih bagus latih harus dilatih jadi memang bersedekah itu butuh paksaan kalau enggak dipaksa maka Hatin ini akan terasa berat ya harus dipaksa latihan ya jadi misalnya kita mau keluar r.000 ringan tapi begitu 500.000 berat tangan paksaksa bukauk 500.000 nanti lama-lama terbiasa terbiasa kalau terbiasa jadi ringan dan Allah akan ganti dan Allah akan ganti Itu sudah pasti Apun yang kalian infakkan Allah akan ganti dan dia sebaik-baik pemberi rezeki sebaik-baikemberi apa rezeki makanya Allah menamakan sedekah dengan hutang kalau kalian berikan hutang kepada Allah dengan utangan yang baik ya Allah menamakan sedekah itu dengan hutang supaya Allah jangan khawatir yang pjamit itu Allah dan Allah pas ganti kalau ada orangi punya uang banyak pinjam uang sama saya R juta kebetulan dia tidak bawa uang lagi umrah viranda saya pinjam uanglah r juta saya tahu dia kaya raya dengan mudah saya kasih pinjam karena dia pasti kembalikan karena saya tadi orang kaya raya bagaimana kalau yang pinjam Allah subhanahu wa taala pasti diganti ya pasti diganti Karena Dia Maha kaya Allah menyebutkan dengan hutang supaya kita tahu bahwasanya itu pasti diganti oleh Allah subhanahu wa taala tib demikian saja kajian kita ya satu lagi satu lagi terakhir sat Oh dua kali dua ya satu satu coba silakan iya silakan silakan Li pakai bi asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam waratullahi watuh Ustaz Saya ini orang tidak bekerja seharihari Saya hanya dikasih sama suami tetapi saya kalau sedekah pengin sedekah Nih misalnya ke teman yang kurang mabuk atau saudara-saudara saya atau siapapun Apakah saya harus izin suami terus gitu loh sedangkan pendapatan saya ya orang suami tapi saya ingin bersedekah I kan capekikit Pak mau ini ya mau iniit minta izin aja capek jadi begini Bu Jadi Begini bu ya kalau itu kita dikasih duit sama suami duit hadiah dari suami nih Kamu sejuta tiap bulan Terserah mau ngapain ya kita enggak usah minta izin karena sudah uang jadi milik apa milik kita kalau benar-benar suami KAD sebagian suami seperti itu suaminya dikasih r.000 per per bulan mau mau jajan mau apa mau jalan-jalan sama temannya terserah ya kalau itu kita enggak perlu minta izin maukasih siapa saja tapi kalau enggak ada uang bulanan dari suami hanya sekedar uang buat keperluan sehari-hari maka kita harus minta izin kita minta izin sama suami terutama kalau duitnya dalam nominal yang besar Insyaallah kita minta izin pun dapat pahala Jadi enggak usah merasa capek ya ya minta izin pun dapat pahala kalau kita bilang Mas ini ada sedekah Mas bisa bantu enggak kawan Kasihan ya sudah kasih aja alhamdulillah kita dapat pahala suami juga dapat pahala ya minta izin pun dapat pahala tapi kalau kita enggak minta izin repot nanti suami bisa nuntut hari kiamat duit saya ternyata kau pakai tanpa minta izin gak boleh itu duit-duit apa suami P bu ya jadi sabar minta izin agak tapi si saya sudah selalu bilang S suami ee kalau kamu sudah ngasih Saya mau kasih siapasa bebas ya saya mau Oh kalau sudah ada izin umum bebas Iya sih enggak usah minta izin ulang lagi Heeh Ya kalau suami bilang eh ini duit kamu I enggak usah bilang-bilang terserah kamu Ya udah yang penting makan kita lancar Ya udah enggak usah minta izin berarti suami sudah kasih izin umum Nti boleh ya boleh tapi kalau saya ingatkan kalau jumlah nominal besar sebaiknya diskusi kalau suami kasih izinnya rp00.000 r00.000 enggak usah minta izin tapi kalau sudah sampai juta mending kita tahu ini kalau suami tahu dia mungkin marah perlu kita diskusikan Ya tapi kalau kecil-kecil suami sudah kasih izin umum Ya sudah enggak usah minta izin yang penting suami sudah kasih izin secara apa umum ya Iya terakhir ya sama-sama asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Ya Ustaz Barakallah eh mengenai belajar niat untuk semua kegiatan diniatkan karena Allah Apakah boleh misalnya setiap pagi kita mendawangkan Ya Allah bantu aku untuk mengikhlaskan niat peribadatanku dan aktivitasku hari ini sematin bertakwaruh kepadamu mengharap pahalamu serta mencari keriduan dan Wajahmu seperti itu Bolehkah Ustaz enggak apa-apa dalam hati aja ya Allah enggak apa-apa kita hadirkan niat setiap saat juga boleh tapi itu perkara yang berat tapi kalau di awal hari masih ringanlah Ya Allah ya ya terbetik aja gak perlu kita lafalkan terbetik dalam hati Sudah Sudah Cukup Allah mengetahui bisikan-bisikan hati hati kita Allah mengetahui kata-kata hati hati kita ti demikian ibu-ibu yang dirahmati Allah subhanahu wa taala kajian kita Pada kesempatan kali ini Insyaallah kita lanjutkan bulan depan bidnillahi taala subhanakallah wabihamdik Ashadu alla ilaha illa Anta astagfirukubu ilaik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam