Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdalillah nahmaduhuastainuhuagfiruhuubu ilaihubillahiuri anfusinatiinaahdiillahu Fala mudah wudlil Fala hadialah asadu Alla ilahaillallah wahdahuarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhuu la nabi baah ya auhadina amanuqulaha haqq tuqatih W tamutunna illa Wa Antum muslimun Fain asdaqal hadii kitabullah whairal Huda Huda Muhammadin Shallallahu Alaihi Wasallam wasaral umuri muhdatatuha waulla muhdasatin bidah waulla bidatin dolalah waulla dolalatin finar hadirin dan hadirat ikhwani wa akhwati rahimakumullah Jamian kita melanjutkan pembahasan kita dari penjelasan kitabut tauhid karya Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullahu taala dan kita sekarang sampai pada bab yang ke-20 bab majaa anala fibihiniranadunillah bab bahwasanya bersikap berlebih-lebihan terhadap kuburan orang-orang Saleh menjadikan kub kuran-kuburan tersebut sebagai berhala-berhala yang disembah selain Allah subhanahu wa taala sayaulangi bab sikap berlebih-lebihan terhadap kuburan-kuburan orang Saleh menjadikan kuburan-kuburan tersebut sebagai berhala-berhala yang disembah selain Allah subhanahu wa taala pada pertemuan lalu kita juga membahas tentang sikap berlebih-lebihan terhadap kuburan orang saleh ya alulu fibur shihin [Musik] berlebih-lebihan terhadap kuburan orang Saleh maka ini Bisa ada dua bentuk ya yang pertama berlebihan berlebih-lebihan dalam wasilah yang kedua berlebih-lebihan [Musik] dalam Gayah atau tujuan ini contohnya nya seperti salat di [Musik] kuburan contohnya ya Ee beribadah ya di [Musik] kuburan yang ini yaitu berdoa kepada penghuni kubur perhatikan sini jadi berbibihan terhadap keburang Saleh bisa dua bentuk yang pertama berlebih-libihan dalam wasilah seperti yang sudah kita bahas pada bab-bab sebelumnya seperti salat di kuburan salat ke arah kuburan ya atau beribadah di kuburan atau meyakini berdoa di kuburan lebih manjur lebih Afdal misalnya itu semua berlebi berlebih-lebihan dalam kbulan orang Saleh tapi semuanya wasilah kepada apa kesyirikan dalam wasilah kepada kesyirikan akan tapi ada juga bentuk berlebih-lebihan yang lain yang berlebih-lebihan dalam goyah yaitu tujuan langsung berdoa kepada penghuni kubur yaitu Syirik apa Syirik Akbar ya pada pembahasan-bahasan yang lalu yang kita bahas adalah yang ini nah pada pembahasan sekarang seakan-akan penulis mengatakan berlebih-lebihan dalam kuburan orang Saleh mengantarkan kepada apa Syirik Akbar lama-lama kuburan tersebut menjadi apa berhala yang disembah ya berhala yang disembah kalau kita perhatikan sebenarnya ee tujuan dari ziarah kubur dua ya tujuan ziarah kubur ada dua Apa tujuan ziarah kubur tujuan ziarah kubur kubur ada dua yang pertama apa yang pertama mengingat kematian mengingat kematian atau akhiratakuril akhirat akhirat yang kedua tujuannya apa mendoakan penghuni kubur kubur kalau kita perhatikan tujuan ini dua tujuan ini maka pada hakikatnya ya kedua tujuan ini tidak ada beda antara kuburan orang Saleh maupun yang tidak Saleh maupun yang lain sama ya mau kuburan orang Saleh ataupun orang Saleh selama orang beriman tujuannya kita cuma dua kita untuk kita mengingat akhirat untuk kepentingan kita atau untuk kepentingan penghuni apa kubur untuk kita doakan bahkan kalau untuk mengingat akhirat boleh boleh kita menziarahi kuburan orang [Musik] kafir ini Bolehkan oleh para ulama disingut oleh para ulama seperti Nawawi rahimahullahu taala yang menawawi berdalil dengan ee Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tatkala menziarahi kuburan ibunya sebag dalam Sahih Muslim dan juga dalam musnad Imam Ahmad ya kalau tujuan mengingat akhirat maka kuburan siapa saja kalau kita lihat bisa mengingatkan kepada apa akhirat kematian tapi kalau untuk mendoakan khusus hanya untuk Kuburan apa orang muslim khusus kuburan orang muslim orang Islam maka tidak ada alasan kita untuk berlebih-lebihan terhadap kuburan orang saleh ya karenanya karenanya Ini semua tidak ada alasan atau dalil untuk membolehkan berlebih-lebihan [Musik] terhadap kuburan orang [Musik] Saleh paham tidak paham silakan dicatat kalau malas difoto ya [Musik] Tayib kenyataan yang ada yang buat hati kita sangat bersedih tatkala kita melihat saudara-saudara kita mereka begitu mengagungkan kuburan-kuburan orang Saleh di berbagai macam Negeri kaum muslimin sebagian mereka datang ke kuburan orang Saleh kuburannya sudah diperluas perbesar memang disiapkan untuk orang beribadah di situ begitu sampai di kuburan orang Saleh Dia salat dua rakaat salat tahiyatul kuburan ya setelah itu mulailah dia maju dia berdoa dan berbagai macam seperti itu ada yang berdoa kepada Abdul Qadir Jailani ya Abdul Qadir Jailani ada yang menyeruh kepada Ahmad Badawi ya sayidana Ahmad Badawi ada yang berdoa kepada apa namanya ya mursi Abul Abbas ya macam-macam ada yang mengatakan yang satu mengatakan ya Husein ya Husein nangisangis satu meng ya Fatimah ya Fatimah berbagai macam model orang-orang yang beribadah di kuburan yang satu menempelkan tubuhnya di dinding-dinding kuburan yang satu mengambil pasir lalu menumpahkan pasir tersebut menaburkannya di kepalanya dan sebagiannya mengambil pasir lalu dimakan pasir tersebut itu kenyataan ya Dan kalau antum perhatikan ini semua Adah ibadahnya orang-orang Syiah ini asalnya ibadahnya orang-orang apa Syiah jadi tidak ada yang melariskan ibadah kepada penghuni kubur seperti orang-orang Syiah kemudian sebagian kaum muslimin terpengaruh dengan apa yang mereka lakukan Ya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah mengajarkan demikian betapa banyak orang Saleh meninggal di zaman Nabi tatkala para sahabat meninggal dalam Perang Uhud nabi tidak pernah mengajarkan Demikian Ya kemudian juga Nabi tidak pernah mengajari para sahabat untuk mencari kuburan-kuburan para nabi untuk berziarah bersafar mencari kuburan-kuburan para nabi untuk kemudian beribadah di situ nabi tidak pernah mengajarkan demikian ya tib hadirin dan hadirat yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala dalam bab ini bab yang ke-20 ini ee Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab menyebutkan beberapa dalil untuk menjelaskan hal ini yang pertama Tolong dihapus yang pertama hadis yang diriwayatkan oleh Al Imam Malik dalam kitabnya mu mu Malik Anna Rasulullah wasam bersabda Allah ya Allah jangan kau jadikan kuburanku sebagai berhala yang disembahungguhnya Allah murka dan sangat murka kepada suatu kaum yang menjadikan kuburan-kuburan nabi-nabi mereka sebagai masjid sebagai masjid Saya ulangi Al Imam Malik meriwayatkan bahwasanya Rasul wasam bersabda berdoa allahumajal ya Allah jangan kau jadikan kuburanku sebagai berhala yang disembah Kenapa karenanya Allah sangat murka kepada kaum yang menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai masjid sebagai tempat ibadah ya sebagai tempat ibadah saya tanya sama Antum waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berdoa ya Allah jangan kau jadikan kuburanku sebagai berhala yang disembah ini suatu yang mungkin terjadi atau tidak mungkin makanya nabi berdoa supaya tidak terjadi paham kalau tidak mungkin terjadi ngapain nabi berdoa demikian na berdoa demikian berarti ini sangat mungkin terjadi tapi Allah menjaga dan mengabulkan doa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tib hadis ini hadis Allahumma la tajal qobri Allahumma hadis Allahumma la tajal qabri watanan ybad dan seterusnya hadis ini diriwayatkan oleh Imam Malik dari eh Zaid bin Aslam Kemudian dari Atha bin yasar dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sementara at yasar ini adalah seorang tabii dan kita tahu bahwasanya namanya tabiin itu orang yang bertemu siapa sahabat dan tidak bertemu nabi nabi sallallahu alaihi wasallam karenanya hadis ini hadisnya Mursal Mursal itu dif kenapa karena riwayat dari tabi'i langsung kepada Rasulullah padahal tabiin tidak ketemu dengan siapa Rasulullah ternyata dalam riwayat yang lain dari albazar ini Imam Malik dalam kitabnya almuwata dalam riwayat yang lain dari albazzar meriwayatkan dengan jalur yang lain Zar meriwayatkan dari ya Zaid bin Aslam Kemudian dari Atha bin yasar dari Abu Said al-khudri alkhudri radhiallahu Anhu Abu Said al-kudri sahabat beliau adalah apa sahabi diriwayatkan secara ini hadis marfu dari sisi ini hadisnya marfu artinya sampai kepada nabi Adapun ini apa mural ya maka sebag mengatakan hadis ini mengkuatkan yang ini intinya sanad ini diperbicarakan oleh para ulama akan tetapi datang dalam riwayat yang lain ya dari Al Imam Ahmad dalam musnadnya ya dari ee Abu Hurairah ya Al Imam Ahmad meriwayatkan dari suhail bin Abi Saleh Kemudian dari Abu Saleh Dari Abu Hurairah dari Nabi Sallallahu Alaihi [Musik] Wasallam lafalnya mirip dengan hadis ini hadisnya ya hadis eh [Musik] bunyinya Allahumma la tajal qobri wasanan tidak ada Yat Allah jangan kau jadikanlah kuburanku berhala kalau dalamat ini jangan kau jadikan kuburanku berhala yang disembah tetapi namanya berhala pasti disembah sehingga sebennya tidak ada perbedaan antara riwayat Abu Hurairah dengan riwayat Abu Said alkhudri kemudian kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam laanallah laanallah eh Kauman itakadu kubur Anbiya masajida kubur anbiyim masajida ya intinya para mengatakan dengan dua hadis ini hadis ini hadis Abu Said alkudri atau hadis Mursal at bin yasar dikuatkan dengan hadis Abu Hurairah yang ini sahih ini hadis sahih marfu sahih tidak ada yang ragu marfu sahih ya maka maknanya jelas saling menguatkan maknanya Rasulullah pernah berdoa ya Allah jangan kau jadikan kuburanku sebagai berhala yang disembah Kenapa Allah melak suatu kaum yang menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai masjid Allah sangat murka terhadap kaum yang mereka menjadikan kuburan nabi-nabi mereka menjadi masjid ya tib kita Terjemahkan ya nabi berdoa ya Allah jangan engkau jadikan kuburanku berhala yang disembah disembah Kenapa Allah sangat murka ya kepada kaum yang menjadikan kuburan nabi-nabi mereka mka sebagai masjid perhatikan di sini sebagaimana kita bahas tadi ya Ee tatkala berlebih-lebihan dalam kuburan menjadikan kuburan tersebut menjadi apa berhala yang disembah di sini nabi menyebutkan dua perkara nabi mengatakan Ya Allah jangan kau jadikan keburukan kuburanku berhal yang disembah ini poin yang pertama yaitu Apa tujuan ya jangan sampai apa Syirik sampai Syirik kuburan disembah yang kedua di wasilah kan Allah sangat murka kepada kaum yang menjadikan kuburan nabi mereka sebagai apa masjid Berarti tadi Apa larangan terhadap wasilah artinya apa menjadikan kuburankan Nabi mereka menjadi Masjid merupakan wasilah untuk menjadikan kuburan sebagai apa berhala paham tidak ya menjadikan kuburan-kuburan Nabi sebagai Masjid merupakan wasilah mengantarkan kuburan tersebut menjadi apa berhala Apa yang dimaksud dengan wasan wasan yaitu semua yang disembah baik p patung batu pohon dan lain-lain wasan itu lebih umum daripada sonam kalau sonam itu adalah patung sonam ya disebut bahasa Arab sonam tapi kalau Watan lebih umum Apakah dalam bentuk makhluk hidup seperti patung-patung ataukah pohon yang disembah juga disebut wasasan ataukah kuburan enggak ada bentuknya cuma batu bangunan disembah namanya apa wasasan ya maka nabi berdoa ya Allah jangan kau jadikan kuburanku sebagai berhala yang disembah dan akhirnya Allah mengabulkan doa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana pernah kita sebutkan Ibnu qayyim berkata faajaba rbul AlaMina duaahu wa ahathahu balatil judrani Hatta qodat arjauhu biduaii Fi izzatin wa himayatin wasani maka Allah subhanahu wa taala pun mengabulkan doa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka Allah menjadikan di sekeliling kuburan nabi ada tiga apa dinding jadilah kuburan nabi itu terhalangi terlindungi sehingga tidak ada yang bisa masuk dalam kuburan Nabi kemudian mengambil pasir-pasir dari kuburan nabi tidak ada yang kemudian mengusap-ngusap tubuhnya di dalam kuburan nabi tidak bisa kalaupun mereka mau melakukan ibadah kepada nabi pasti dari jauh gak bisa karena kuburan nabi sudah terlindungi oleh tiga dinding yang kokoh sehingga tidak bisa di apaa-apain BB hadirin dan hadirat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala di sini ada sebagian masalah masalah tauhid semua sifat ya di sini Allah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakanah ya ini Allah sangat murka ya bahasa Arabnya itu adalah istadda gabullah yang artinya allah sangat murka sementara Ahlul Bida almatilah para penolak sifat Ya baik muktazilah maupun jahmiah maupun asyairah mereka tidak menetapkan sifat marah bagi Allah subhanahu wa taala karena mereka mengatakan kalau kita menetapkan sifat marah sifat Rahmat sifat Cinta Itu semua hanya ada pada manusia berarti kita mentasbih Allah dengan apa dengan manusia ya mereka demikian seingga tidak ada namanya Allah mencintai apalagi Allah dicintai menurut aturan mereka tidak boleh Namun kita lihat kenyataan masyarakat di mana-mana mudah mengatakan Kamu bisa dicintai Allah mudah enggak mereka makan demikian mudah karena mereka masih di atas Fitrah padahal mungkin mereka mengaku mereka bermazhab asyairah mungkin mereka mengaku mereka bermazhab asyairah tapi ternyata mereka masih mengatakan kamu para para hadirin yang dicintai oleh Allah Munah bagi mereka Kenapa karena mereka masih di atas Fitrah sebenarnya aturan mazhab asyairah tidak boleh Anda mengatakan Allah mencintai atau Allah di cintai tidak boleh kalau ada kalimat Allah Mencintai atau dicintai harus ditakwil ada kalimat Allah merahmati atau dirahmati harus ditakwil Kenapa karena Rahmat cinta itu sifat manusia menunjukkan kebutuhan menunjukkan mereka takwil macam-macam sama seperti gadab Allah murka kata mereka enggak bisa kita bilang Allah itu murka karena murka itu adalah ya golayanu damil qb yaitu darah yang apa namanya E apa menyala di dalam jantung ini sifat manusia kita bilang itu marahnya manusia marahnya Allah tidak harus ada begitu-begitunya ya tetapi Allah murka Allah marah itu diyakini oleh ahlusunah Wal Jamaah Bahwasanya Allah bisa marah sebagaimana Allah Rida sebagaimana Allah rahmat Allah juga bisa bisa marah kenapa Antum melarang Allah tidak boleh marah terus kalau begitu hadis ini maksudnya apa dalam ayat Alquran banyak Allah marahah dan Allah murka dan Allah murka kata mereka murka tersebut harus ditakwil menjadi iratul intiqam yaitu Allah ingin balas dendam Allah ingin balas Allah ingin apa Balas kita bilang sama yang ingin balas juga keinginan itu juga sifatnya manu Manusia kalian tidak melakukan apa-apa kalian menolak sifat Gab kalian takwil dengan ingin membalas kita tidak mendapati sifat ingin membalas juga kecuali pada makhluk berarti kalian lari dari tasbih menuju kepada apa tasbih kata mereka iradah Allah tidak sama dengan iradah manusia kehendak Allah tidak sama keinginan Allah tidak sama manusia sama murkanya Allah juga tidak sama dengan murkanya apa manusia tidak sama Ya tidak sama Ya lagi pula dalam Alquran Allah mengatakan kata Allah subhanahu wa taala tatkala mereka Firaun dan bala tentaranya membuat kami marah kami pun balas di situ Allah membedakan antara sifatul Gab dengan sifatul intiqam dalam bahasa Arab marah dan membalas itu suatu yang berbeda meskipun membalas itu dibangun karena apa kemarahan tetapi membalas lain dengan apa marah [Musik] ya jadi susah kalau kita menolak-menolak sifat akhirnya kita mentakwil-takwil akhirnya ya tadi jatuh kepada suatu yang kita ingin hindari lagi tib hadirin dan hadirat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala jadi para Salaf dahulu mereka mengikuti ajaran Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berusaha untuk menutup segala celah-celah yang bisa mengantarkan kepada kesyirikan seluruh wasilah seluruh sarana yang bisa mengantarkan P kesyirikan mereka tutup Saya akan sebutkan contoh Bagaimana sikap Salaf yang tegas terhadap hal-hal yang bisa mengantarakan kepada kesyirikan yang seandainya kalau kita lakukan pada zaman ini maka kita akan dicerca habis ya contoh Ibnu wadah meriwayatkan dalam kitabnya albida juga Ibnu Saad dalam taqat dan Ibnu Abi sybah dalam musanafnya Dia berkata Isa bin Yunus aku mendengar Isa bin Yunus berkataar wasallam Umar Bin Khattab memerintahkan agar pohon yang para sahabat pernah membaiat Nabi di bawah pohon tersebut agar pohon tersebut ditebang faqaha maka pohon tersebut akhirnya tebang kenapaahaha karena orang-orang pada mencari pohon tersebut Lalu Salat di bawah pohon tersebutai fitnah maka Umar takut mereka terkena fitnah bayangkan pohon tersebut pohon yang yang pernah dijadikan peristiwa yang sangat mulia yang Allah abadikan dalam al-qur'an laq radhiallahu Anil mukminin ID yubayiunaka tahtajaroti faalima Ma Fi qulubihim faanzal sakinata alaihim waabahum Fathan qiba dalam surat Alfath kata Allah sungguh Allah telah Rida kepada kalian wahai kaum mukminin itu para sahabat tatkala kalian tatkala mereka membaiat Nabi di bawah sebuah pohon itu peristiwa terjadi waktu Nabi ingin melakukan umrah pada tahun 6 Hijriah Kemudian dicegat oleh orang musyrikin sehingga Nabi kemudian baiat para sahabat membaiat bahwasanya mereka akan membela nabi sampai titik darah penghabisan siap mati untuk memba nabi baiat tersebut diabadikan oleh Allah ternyata baiat tersebut terjadi di bawah sebuah pohon pohon tersebut ternyata ditebang oleh Umar Coba kalau ada di Indonesia pohon tersebut di mana Jati Negara Ya kira-kira gimana oh sudah kasih anu dikasih anu Oh sudah Sil silakan ganti-gantian ngantri salat di situ kira-kira begitu ya pasti bukan kira-kira pasti begitu Ternyata apa yang dilakukan oleh Umar Umar malah tebang pohon tersebut Kenapa karena tempat tersebut tidak ada keistimewaan secara khusus sebagaimana Goa Hiro tidak ada berkah kemudian kebetulan nabi dapat Wahyu di situ namun nabi tidak pernah lagi naik ke atas Gua Hira para sahabat juga tidak pernah naik ke atas Gua Hira ya seperti itu ya sama seperti gua alkahf alkahf para Ashabul Kahfi Waktu mereka tidur di goa tersebut Ibnu Ibnu Katsir mengatakan terjadi khilaf Di mana letak Goa tersebut kata Ibnu Katsir rahimahullah kalau itu memang penting pasti Allah akan Jelaskan kalau tidak penting maka tidak perlu dijelaskan oleh Allah dan nabi pun tidak pernah menjelaskan maka tidak perlu kemudian kita berusaha mencari tahu akhirnya orang pada ke situ berebut-rebutan ingin tidur di situ tahu-tahu tidur 300 tahun Kan bahaya jadi ini tempat kebetulan sejarah Iya tetapi tatkala sejarah tersebut bisa menimbulkan fitnah lihat fikihnya Umar ya inipak ini Umar waktu itu para sahabat hidup masih banyak dan tidak ada yang protes dengan apa yang dilakukan ole Umar Bin Khattab tidak ada yang protes Umar potong pohon tersebut Kenapa khfa alaihimul fitnah Umar khawatir orang-orang terkena fitnah khawatir akhirnya punya keyakinan-keyakinan terhadap pohon tersebut dan itu yang tidak diinginkan oleh Umar padahal pohon tersebut sama sekali pohon tersebut tidak bisa beri manfaat tidak bisa beri apa mudarat paham tiib kejadian yang lebih menakjubkan lagi yang diriwayatkan oleh Ibnu Ishaq dalam magazinya dari ziyadat Yunus bin bukhair dari Abi khaldah Khalid Ibnu Dinar Dia berkata haddasana Abul Aliyah telah menyampaikan kepada kami Abul Aliyah Abul Aliah seorang tabiin dan hadis ini kisah ini diriwayatkan juga disebutkan juga oleh Ibnu Katsir dalam kitabnya albidaw nihay dan disahihkan oleh Ibnu Katsir disahihkan Ole juga oleh para ulama yang lain ya Ibnu qayyim Ibnu Taimiyah dan yang lainnya tiayib bagaimana kisahnya kata Abul Aliah lamma fatahna tustar wajadna fi baiti mail hurmuzan sariron Alaihi rojulun mayit Inda RI mushaf faakna Musa fahamalnahu Il Umar tatkala kami melakukan ekspansi akhirnya kami menguasai suatu kota namanya kota tustar kotanya Ahlul kitab Kemudian kami masuk ke Baitul Mal mereka ya tempat tempat penyimpanan harta ternyata di situ ada tempat tidur di atasnya ada seorang mayat di kepalanya ada sebuah mushaf ada mayat di atas tempat tidur tersebut masih utuh di kepalanya ada mushaf maka kami pun mengambil mushaf tersebut Dar lalu kami bawa mushaf tersebut kepada Umar Bin Khattab radhiallahu taala Anhu intinya akhirnya ya Apa yang dilakukan oleh Umar dan teman-temannya dan para sahabat yang masih hidup tatkali itu Ya waktu Abul Aliah ditanya famaumjul apa yang kalian lakukan dengan mayat tersebut yang berada di atas tempat tidur tadi di kepalanya ada mushaf ya makudmaksudnya Ee tulisan-tulisan tentang agama ya kemudian kata Abul Aliah hafarna lahu bin nahariataas qobr mutafarqoh maka Umar pun menyuruh kami untuk menggali 13 kuburan di tempat yang berjauh-jauhan di siang hari kami gali kuburanah tatkala tiba malam hari kami kubur lelaki tersebut mayat tersebut Lalu kami ratakan kubur tersebut jadi setelah dimasukkan di salah satu dari lubang tersebut kami ratakan kubur tadi sehingga tidak ada gembungannya semuanya apa rata buat apa agar orangorang tidak tahu di mana kuburan tersebut kalau mereka tah mereka akan gali mereka keluarkan lagi sang perwi bertanya kepada AB kenaperseb apa kata AB menelkan kalau musim kemarau tidak turun hujan mereka keluarkan mayat tersebut turunlah hujan hebat atau tidak hebat tetapi fikihnya Umar berbeda ini bahaya ini apa yang terjadi dengan dikeluarkannya Maya tersebut turun hujan itu bukan berarti dalil boleh untuk menjadikan mayat tersebut untuk diagungkan dan yang lainnya oleh karenanya Umar memahami bahwasanya ini adalah fitnah Kata menurutalian siapa lelaki tersebut dikatakan bahwanya orang itu namanya apa Daniel Sejak kapan kalian mendapati dia meninggal sejak 300 tahunakah ada perubahan dalam jasadnya tidak ada perubahan Kecu hanya sebagian rambut yang ada di di apa namanya di lehernya ya jadi ternyata tidak semua Kemudian kejadian yang luar biasa ya karena kesalah perlakuan perbuatan yang salah menjadikan itu sebagai argumentasi dalil untuk membarkan perbuatan tersebut justru Umar tatkala mengetahui ya ternyata mayat ini bisa dengan dikeluarkan turunkan hujan maka ini menimbulkan fitnah justru Umar malah menguburkan agar orang-orang tidak terfitnah dengan jasad tersebut ini bantahan yang telak kepada orang-orang yang selalu berdalil dengan pengalaman bukan dengan dalil Umar memandang dengan dalil dalil tidak boleh seorang mayat kemudian diagungkan ya Umar memandang dengan dalil Adapun masyarakat terkadang memandang dengan apa pengalaman seb mengatakan saya pergi ke kuburan saya nangis minta kepada Wali dikabulkan berarti bukan berarti ini benar padahal belum t benar Allah mengatakan sanastadrijuhum Min haitu la yalamun kami akan berikan istidraj kepada kepada mereka betapa banyak orang-orang nasara atau Yahudi Mereka mengat kami sudah minta kepada Tuhan Yesus dan dikabulkan terus jadi benar Tuhan Yesus bet betapa banyak orang-orang Buddha atau Hindu kemudian mereka orang Hindu mungkin pergi ke sapi kemudian menyatakan kami telah pergi ke sapi Ternyata dikabulkan Berarti boleh kemudian bisa jadi istidraj ya betapa banyak orang melakukan kesyirikan pergi ke dukun ternyata berhasil I atau tidak Apakah kemudian itu menjadikan hal tersebut Benar jawabannya tidak yang jadiadi patokan benar atau salah bukan pengalaman tetapi harus dengan Apa dalil kira-kira kalau ada mayatnya Daniel di Indonesia terus Antum kumpul Antum sembunyikan kira-kira gimana oh masyarakat Pasti ngamuk Pasti ngamuk orang-orang akan datang kemudian berusaha ya mengabadikan Maya tersebut mungkin akan dibikin kuburan yang megah kemudian mayatnya mungkin dimasukkan dalam peti apa kaca supaya orang bisa melihat kemudian dibuatkan tempat salat dibaakan mungkin macam-macam ya tapi lihat fikihnya para sahabat berbeda dengan kondisi masyarakat secara umumleh Karen ibnuayim rahimahullah berkata kisah ini Lihatlah Bagaimana perbuatan para sahabat kaum Muhajirin kaum Ansar yang bersama Umar Bin khab yang mereka akhirnya menutup menyembunyikan kuburan tersebut agar orang-orang tidak terfitnah dengan orang Saleh tersebut tidak ada yang ragu ini orang Saleh tapi orang Saleh bukan untuk diibadahi tidak boleh berlebih-lebihan kepada orang Saleh kalau itu diperbolehkan maka Umar pasti akan membiarkan orang-orang untuk bertabaruk dengan orang Saleh tersebut atau hal-hal lain yang dilakukan kepada orang Saleh tersebut walam lihat para kaum Muhajirin kaum Anshar mereka tidak kemudian mengeluarkan mayat tersebut untuk berdoa di sisi mayat tersebut atau mencari berkah dengan mayat tersebut justru dikuburkan dan disembunyikan kuburannya apa kata Ibnu qayyim walauil makirun Alaihi b waduhuunillah kalau seandainya orang-orang zaman sekarang mendapati mayat itu di zaman sekarang pasti mereka akan rebut-rebutan untuk menguasai mayat tersebut dan mereka akan beribadah ke kepada mayat tersebut itulah bedanya fikihnya para sahabat mereka menutup segala Celah yang bisa mengantarkan kepada kesyirikan tiib kita lanjutkan Tolong dihapus ya [Musik] dalil berikutnya yang disebutkan oleh Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab Beliau berkata walibni jarir bisanadihi an Sufyan anmur almujahid dan berikutnya Ibnu jarir ya dalam itu Ibnu jarir atthabari dalam tafsirnya meriwayatkan dari Sufyan dari Mansur dari Mujahid Mujahid bin Jabar ya seorang tabiin ahli tafsir beliau menafsirkan Firman allahza Bagaimana menurut kalian tentang Lata Wal uzza Lata Wal uzza adalah berhala-berhala yang disembah oleh orang-orang musyrikin dahulu Adapun Lata adalah sembahan yang disembah di kota Thaif yaitu berhala yang paling top di kota Thaif ya di kota Thaif banyak berhala tapi yang paling top nomor satu namanya apa Lata Ya siapa Lata tersebut kata Muhammad kata Mujahid Bin perhatikan sini Lata dahulu waktu masih hidup dia suka membuat adonan makanan dari gandum dicampur dengan air dicampur dengan minyak kemudian dijadikan adonan entah roti dan yang lainnya kemudian diberikan kepada jemaah haji atau diberikan kepada fakir miskinata tatkala dia meninggal faurii akhirnya orang-orang pun iktikaf di atas kuburannya itu banyak beribadah di kuburannya lama-lama dia disembah lama-lama dia disembah menjadi Lata ini dalam qiraah ada duaum wuzza Lata dengan takfif Lata dalam qiraah yang lain afaritumaluzza dengan tasdid latta Isim fail dari latta yang maknanya orang ini dahulunya adalah orang yang Saleh yang suka membagi-bagikan makanan kepada orang-orang yang membutuhkan tatkala dia meninggal kuburannya diibadahiik juga diriwayatkan dari kata Abul Jauza dari Ibnu Abbas qala Kana yalitusq Lil haaj dahulu Lata ini orang Saleh kerjaannya adalah memberi makanan kepada jemaah haji dan ini jelas tatkala dia dikubur akhirnya dia diibadahi dan subhanallah fitnah Syirik atau wasilah kepada kesyirikankesyirikan melalui pengagungan terhadap orang Saleh itu lebih kuat daripada fitnah-fitnah yang lain ya fitnah terhadap misalnya pohon besar orang masih tidak terlalu ada batu besar ya atau kepada sapi besar misalnya tapi kalau kepada orang Saleh orang sangat mudah orang sangat mudah untuk ya mengibadahi orang Saleh tersebut ya kita lihat saja sekarang orang Saleh masih hidup saja orang rebut-rebutan cium-ciuman itu masih hidup dia masih hidup begitu dia meninggal lebih parah lagi orang memandang orang Saleh ini kenapa waktu dia masih hidup orang masih lihat sifat manusia Anya Masih lihat dia makan masih lihat dia berjalan masih lihat dia tidur ya Ya masih lihat atau mungkin masih lihat kekurangannya dia punya kesalahan belum disembah begitu dia meninggal sudah tidak terlihat lagi sifat manusiawinya padahal jelas-jelas sudah meninggal itu sifat manusia yang paling utama meninggal tapi itu semua dilupakan oleh orang kekurangan-kekurangan yang sudah tidak dilihat yang dilihat kelebihan-kelebihannya setan menghiasi akhirnya disembah tatkala dia sudah meninggal oleh karenanya kebanyakan kesyirikan terjadi di alam semesta gara-gara berlebihan terhadap orang Saleh disembah setelah dianggap meninggal dunia contoh kaum Nabi Nuh Kapan disembah orang-orang Saleh Nabi Nuh disembah tatkala mereka sudah meninggal dunia contohnya Lata disembah Kapan setelah dia meninggal dunia contohnya Nabi Isa alaihi salam ya disembah tatkala dianggap dia sudah meninggal dunia meskipun dia belum meninggal ya mulailah disembah waktu dia masih hidup murid-muridnya tidak ada yang menyembah Nabi Isa Kapan disembah setelah murid generasi murid-muridnya sudah tiada muncul generasi berikutnya akhirnya menyembah nabi Isa alaih salam sama sidar taga utama waktu masih hidup belum disembah dia tidak pernah menciptakan apa-apa begitu dia meninggal dianggap orang Saleh Akhirnya sekarang disembah dan yang lain-lainnya ya tib kita Sai pada hadis yang terakhir W IBN Abbas radhiallahu anhuma Q rasultilbur Wal alai masajid wasj rahu ahlus Sunan ya ahlus Sunan maksudnya ahlus sunanil arbaah Sunan Abi ud Sunan Ibnu Majah Sunan Tirmidzi Sunan nasai kalau dikatakan ahlus Sunan berarti diriwayatkan oleh empat orang yaitu dalam Sunan Tirmidzi Sunan Ibnu Majah Sunan nasai eh kemudian Sunan Abu Daud dan hadis ini juga diwayatkan oleh Imam Ahmad dari Ibnu Abbas radhiallahu Anhu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda atau Ibnu Abbas berkata laana Rasulullah ini saja ya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam melaknat siapa zairattil kubur pertama para [Musik] wanita para wanita penziarah kubur Kemudian yang kedua apa orang-orang yang menjadikan kuburan sebagai Masjid tempat ibadah kemudian yang ketiga wasuraj wasuraj yaitu orang-orang yang masang lampu-lampu konadil yaitu lampu-lampu lantera-lenttera lentera-lentera di kuburan tib ini tiga hal yang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melaknat ketiga model manusia ini Adapun orang-orang menjadikan kuburan sebagai masjid ini sudah sudah lalu pembahasannya terlalu banyak dalilnya terlalu banyak apa dalilnya Sebagaimana telah lalu kemudian Adapun dan ini adalah sarana menuju apa kesyirikan maka menjadikan kuburan sebagai Masjid itu dosa besar karena dilaknat oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang berikutnya yang pertama adalah para wanita penziarah kubur maka sini ada khilaf di kalangan para ulama tentang para wanita penziarah kubur sebagan ulama mengatakan ziarah kubur terlarang secara mutlak terlarang secara mutlak bagi w wanita pendapat yang lain mengatakan hanya terlarang terlarang kalau sering-sering adapun yang mengatakan terlarang kalau sering-sering karena mereka berdil dengan suu lafal ya laanallah zawarat zawaratul kubur yang ini secara mka mengatakan adalah secara Basarah sah mubalagah yang artinya wanita-wanita yang sering ke kuburan Adapun kalau jarang-jarang maka tidak mengapa ini pendapat khilaf di kalangan para ulama khilaf yang sangat kuat khilaf yang sangat kuat Intinya kalau wanita sering ke kuburan maka sepakat tidak boleh sepakat tidak tidak boleh yang khilaf Bagaimana kalau sesekali ziarah kubur sebah mengatakan boleh bahkan disunahkan karena sebagaimana lelaki butuh untuk mengingat akhirat wanita juga butuh untuk ingat akhirat justru mereka yang lebih utama untuk ingat apa akhirat ya karena mereka lebih banyak ke mall daripada laki-laki sehingga mereka mengatakan bahwasanya wanita juga disunahkan untuk ziarah kubur Adapun pendapat sebag ulama mengatakan tidak tidak boleh terlarang wanita secara mutlak dilarang Kenapa Karena nabi mengatakan dalam riwayat ya zairatil kubur para penziarah kubur tanpa ada pernyataan banyak atau tidak dan kita menjamakkan dua hadis ini ya kita tidak membawakan hadis ini kepada hadis yang ini maka baik sesekali maupun banyak-banyak semuanya di dilarang cuma kalau banyak semakin terlarang semakin terlaknat kalau sesekali juga di dilarang lagi pula kata mereka susah untuk membedakan mana Banyak mana sedikit ada yang mengatakan 10 itu sedikit di sisi lain ada mengatakan 10 itu banyak Ada yang mengatakan 100 kali itu sedikit ada yang mengatakan kalau banyak baru 1000 baru banyak sehingga tidak ada yang kuat untuk membedakan mana yang banyak mana yang sedikit mana yang boleh mana yang tidak boleh ini masalah khilaf yang kuat tapi saya bilang lebih hati-hati sebaiknya wanita tidak usah ziarah kubur Kenapa Karena Wanita itu hatinya sangat lembut dia mudah sedih mudah menangis bayangkan kalau dia pergi ke kuburan lihat kuburan anaknya dia Mungkin nangis-nangis mungkin sedih mungkin protes kepada Allah mungkin tidak terima dengan apa takdir Mungkin dia robek-robek bajunya mungkin dia ngomel-ngomel sama suaminya kamu sih tidak bawa ke rumah sakit mulai dia ngomel-ngomel sama suaminya kemudian di jalan sedikit Ada kuburan bapaknya Ada kuburan ibunya ada kuburan kakaknya Ada kuburan suaminya kira-kira gimana dia pasti akan nangis tidak kuasa dan Islam tidak ingin seperti ini ya orang nangis laki-laki beda laki-laki bisa menahan dirinya sehingga meskipun ini khilaf yang kuat saya katakan lebih hati-hati wanita tidak usah ke ziarah kubur ya Adapun Wanita Ingin ingat akhirat boleh tapi tidak mesti harus sama k kuuburan dengan cara yang yang lain sebagaimana wanita tidak dianjurkan untuk mengikuti jenazah rasulullahu alhi Wasallam mengatakan Man janazatan barang siapa mengikuti jenazah hattafan sampai di dikuburkan maka dia akan mendapatkan pahala dua qirat para ulama sepakat ini tidak berlaku bagi wanita laki-laki ya wanita tidak maka demikian pula Mak masalah perkara ziarah kubur wanita juga tidak dianjurkan Saya ulangi lagi Ini masalah khilaf yang berpendapat wanita Boleh silakan namun lebih hati-hati sebaiknya wanita tidak usah pergi ke kuburan ziarah Karena hati mereka yang terlalu lembut mudah untuk ya menangis dan tidak sabar dan akhirnya protes kepada ciptaan pada takdir Allah dan yang lainnya tiib yang ketiga ee yang dilarang memasang lampu-lampu di lantara kuburan atau lantara-lantara di kuburan Kenapa ada dua sebabnya yang pertama ini sarana pengagungan terhadap penghuni kubur berarti apa sarana kesyirikan sebab yang kedua ini adalah buang-buang uang harta yang tidak perlu inilah dua ilah dua sebab kenapa para ulama mengatakan memasang lampu-lampu lanttera-lantera di kuburan adalah dosa besar terlaknat karena dua sebab ini azanah belum adapun sebab yang pertama jelas ini sama-sama sama dengan permasalahan apa ini Sama persis ya masalah ini yang perlu kita perhatikan juga bahwasanya ternyata kuburan itu ya tib Azan dulu baru kita lanjutkan [Musik] jadi hadirin hadirat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala ini menunjukkan apa menunjukkan hendaknya kuburan sederhana ya agar bisa mengingatkan kepada akhirat Lihatlah kuburan-kuburan sekarang di Arab Saudi Masyaallah sesuai dengan sunah atas tanah di kubur ya Saya sudah pernah sampaikan Bagaimana kisah seorang pendeta masuk Islam gara-gara melihat ee kuburan Raja Fahad waktu dikubur inilah rajanya Arab Saudi yang kekaynya luar biasa waktu dikubur sama seperti orang-orang Arab lainnya kasih kain kafan kubur selesai ya tidak kemudian dipakaikan macam-macam ya kemudian gak tapi kemudian keburan juga tanah seperti biasa ya ya karena kuburan sebagaimana penjelasan para ulama adalah Dur Lil amwat kuburan adalah tempat untuk orang meninggal bukan untuk orang yang masih hidup kalau orang masih hidup bolehlah dia mewah-mewahkanang orang meninggal di dalam nente ngapain mewah di atasnya di bawah dia enggak ada bermanfaat sama sama sekali nenteti buang-buang uang tidak pada tempatnya yang perl mengatakan tidak boleh kuburan kemudian dijadikan seperti taman-taman kemudian ditumbuhkan pohon-pohon yang indah kemudian dikasih taman-taman air mercon ke sana sini air mancur ya ini orang k kuuburan bukan seperti kekuburan ya jadi dibat dibuat orang santai ke kuburan justru kita ke kuburan bukan buat santai buat untuk ingat apa mati Bukan malah main lari-lari sini ke sana sini ke taman-taman itu buang-buang duit sebagian kuburan harganya rp00 juta sebagian kuburan harganya R miliar buat apa ya akhi mending uang itu ente infakkan niatnya untuk sang mayat daripada ngabis-ngabisin duit sampai rp00 juta kemudian sekian-sekian juta Karena kuburan sunahnya tidak demikian makanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melarang hal-hal yang bisa mengantarkan kepada hal tersebut Rasulullah melarang pasang lampu ngapain pasang lampu Rasul si wasallam melarang disemen Rasul sahu alai wasallam dilarang untuk ditulis-tulis karena ini tempat orang mati bukan orang masih hidupulus akhirnya macam tulisan macam-macam di situ inilah sang pahlawan inilah sang ini inilah sang anu inilah sang macam-macam nama kemudian mulailah Dis sem dikasih hias-hiasan dikasih ini patung ini patung ini macam-macam ya Ini semua tidak dianjurkan dalam Islam Al kuburan harusnya dibiarkan begitu saja sehingga orang kalau melihat ingat bahwasanya ke rumahmu yang mewah akan kau tinggalkan kau akan tinggal di tempat seperti ini mobilmu yang mewah akan kau tinggalkan kau akan tinggal di tempat yang seperti seperti ini itulah fungsi kuburan bukan untuk dihias-hiasin Adapun kalau pasang lampu ada perlunya seperti kuburan dikasih jalan untuk orang lewat malam-malam dikasih lampu bukan di kuburannya Enggak ada masalah atau dibawa lampu untuk pengkuburan supaya kelihatan tatkala menguburkan Enggak ada masalah ya Adapun kuburan dibiarkan taruh lampu di atasnya itu dilarang dalam syariat ya karena itu hanyalah membuang-buang energi yang tidak pada tempatnya ya apalagi bisa jadi merupakan sarana untuk kesyirikan kuburan dibuat penerangan kemudian ditinggikan dikasih selimut tulisan kaligrafi dikasih kerudung supaya enggak kena nyamuk kemudian kasih fotonya besar kasih dupa-dupa kasih t al-qur'an di situ kasih sajadah Subhanallah orang Aum kalau masuk gemetar dia ini siapa Ini akhirnya timbul keyakinan terhadap penghuni kubur itulah awal titik kesyirikan timbul keyakinan terap Apa penghuni kubur oleh karenanya Syar Islam sebenarnya mudah Jangan sampai kita menyimpang dari ajaran Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam demikian kita selesai dari bab ke 200 Insyaallah kita lanjutkan pada bab ke-21 pada kesempatan yang lain Senin depan insyaallahu taala demikian saja tidak ada tanya jawab subhanakallah wabihamdik Ashadu Alla ilah antaik alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam