Transcript
-KPrr2niV6k • Syarah Riyadush Shalihin Bab Taubat kepada Allah #1 - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/3178_-KPrr2niV6k.txt
Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah warakatuh innalhamdulillah nahmaduhu waastainuhu waastagfiruhu watubu ilaih wa naudzubillahi Min syururi anfusina was sayiati Amalina Man yahdihillahu Fala mudillalah Wam yudlil Fala hadiyaalah wa Asyhadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluhu la nabiya ba'dah ya ayyuhalladzina amanu ittaqulaha litabah wuda Huda Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam umuri muhdata waa muhdtin bidah wa bidatinalah waaatin finar hadirin dan hadirat yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala eh kita melanjutkan pembahasan kita setelah bersyukur dan memuji Allah serta berselawat kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kita melanjutkan bahasan kita dari kitab Riyadus shihin karya Al imam nawawi rahimahullahu taala dan kita masuk pada bab yang kedua Babut Taubah bab tentang bertobat kepada Allah subhanahu wa taala pembahasan ini pembahasan tbat adalah pembahasan yang sangat penting bagi seluruh manusia ya siapun dia Apakah dia ulama ataukah dia Ustaz orang awam Ya semua orang perlu untuk senantiasa bertobat kepada Allah subhanahu wa taala oleh Karen seb mengatakanah watul umur tbat itu tugas seumur hidup Karena manusia memiliki sifat selalu berdosa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Bani adamwabun k nabi wasam seap anak Adam senantiasa berbuat dosa wirul khat dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah atawabun yang senantiasa bertobat kepada Allah subhanahu wa taala mustahil ada seorang tidak berdosa mustahil ya siapapun dia ya apalagi ibu-ibu rumah tangga ya apalagi zaman sekarang ya zaman now ya betapa banyak perkara-perkara buat kita mudah terjerumus dalam dosa-dosa ibu-ibu tolong maju masiak apa biar yang lain biar dapat tempat saya akan bacakan perkataan Imam Nawawi rahimahullahu taala tentang tbat kata beliau rahimahullahu taala qal ulama para ulama berkata bat itu wajib atas setiap dosaahambat itu wajib bagi setiap dosa Kalau ternyata maksiat yang dilakukan itu hanya berkaitan dengan Allah tidak berkaitan dengan seorang manusia yang lain maka ada tiga syarat tobat ada tiga syarat untuk bertobat tiga syarat tersebut ahaduha an yukli Anil maksiah dia harus meninggalkan kemaksiatan syarat yang kedua agar diterima Taubat anyyandama ala fi'liha dia menyesali perbuatannya Syarat yang ketiga an ya'zima ala Alla Yauda ilaiha abadan dia bertekad untuk tidak mengulangi kembali perbuatan dosanya selama-lamanya q ah kalau ternyata salah satu syarat ini tidak dipenuhi makabatnya tidak diterima oleh Allah subhanahu wa taala inibat kalau dosa berkaitan dengan hak Allah t syaratnya yang pertama meninggalkan dosa tersebut yang kedua menyesali yang ketiga bertekad untuk tidak mengulangi kalau salah satu syat terpenuhi makabatnya Dita Adapun kalau maksiat tersebut berkaitan dengan orang lain maka syaratnya ditambah satu lagi jadilah empat syaratnya yaitu tiga syarat yang lalu yang keempat waabiiha dia harus mengembalikan hak saudaranya tersebut yang dia zalimiatan nahwahuahuaihi kalau ternyata kemaksiatan tersebut berkaitan dengan harta saudaranya yang dia ambil maka dia harus kembalikan dia menuhudaranya yang tidak makaendnya dia ya miesempag saudaranya maud dan wibaginya untuk bertobat dari segala dosa dia punya dosa banyak dia harus bertobat dari seluruhnya kalau dia Han mampu bertobat dari sebagian dosa sebagiannya belum maka yang dia bertobat itu diterima tobatnya ahil menurut orang yang di atas kebenaranun yang sisanya belum dia bertobat maka wajib untuk dia bertobat ah begitu banyakan maunatah berijnya kepada beristigfarlah kepada RAB kalian kemudian bertobatlah kepadanya dan Allah juga berfirman ya Wahai orang yang berim bertobatlah kepada Allah dengan toat yang sesungguhnya bapakbapak Ibu dirahmati Allah subhanahu wa taala kita akan berbicara tentang masalahbat at-taubat dalam bahasa Arab artinya arruju ra'a arruju ya artinya kembali ini secara etimologi atau secara bahasa Adapun secara istilah istilah yaitu kembali ya ruju Minal maksiah Il taah yaitu kembali dalam kurung meninggalkan maksiat menuju ke kepada ketaatan Allah toubat secara bahasa artinya Rujuk Kembali kalau secara istilah artinya kembali artinya kembali dari maksiat menuju terlalu banyak dalil Allah menyuruh kita untuk bertobat tadi telah kita sebutkan watubuallahi jaman bertobatlah kepada Allah subhanahu wa taala tobat adalah ibadah dan keutamaannya banyak di antaranya keutamaan tobat apa dicintai oleh Allah orang yang bertobat orang yang bertobat dicintai oleh Allah Allah berfirman ya dalam Alqur'an Innallaha yuhibbu atawwabin sesngguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertobat jadi ibu-ibu semakin seorang sering bertobat dia semakin dicintai oleh Allah subhanahu wa taala makanya orang yang paling beruntung di antaranya adalah yang paling banyak Istigfar kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Tuba Liman wajada fiohifati istigfaron ktiron Sungguh beruntung orang nanti di hari akhirat dia buka catatan amalnya dia dapati banyak istigfarnya jadi kalau seorang sering bertobat Astagfirullah wa atubu ilaih astagfirullahubu ilaih setiap dia bersalah Dia segera bertobat segera dia setiap dia bersal mengat Astagfirullah maka ini orang dicintai oleh Allah subhanahu wa taala dicintai oleh Allah subhanahu wa taala kita gak usah jauh-jauh kita punya pegawai kalau setiap dia salah dia datang sama kita Bos saya salah kemarin kita senang atau tidak senang dia mengakui kesalahan kita punya istri kalau istri salah kemudian dia bilang saya kemarin salah saya senang atau tidak senang tapi kalau istrinya ngeyel enggak mau mengaku salah ya kita jengkel ini istri kok enggak pernah salah sih rasanya yang salah suaminya terus ya maju-maju ibu-ibu tolong apa namanya yang di belakang biar dapat sini Maju lagi maju lagi jadi orang yang sering Bert itu dicintai oleh Allah semakin banyak seorang bertobat semakin dicintai oleh Allah Makanya jangan lupa kalau ibu-ibu ada waktu apa Kosong untuk Zikir pagi petang istigfar pagi 100 kali sore 100 kali ya beristigfar kepada Allah subhanahu wa taala bertobat kepada Allah subhanahu wa taala Kemudian yang kedua orang yang bertobat diampuni dosa-dosanya yang ketiga orang yang bertobat dimasukkan surga Allah subhanahu wa taala berfirman dalam surah at-tahrim ya ayyuhalladina amanu tubu ilallahi taubatan nasuha asabukum ayukairum sayiatikum kata Allah subhanahu wa taala Wahai orang-orang yang beriman bertobatlah kepada Allah Subhanahu Wa taalaumum kalau kalian bertobat Allah akan ampuni dosa-dosa kalian apakah cuma sampai di situ titik jawabannya tidak masih ada lanjutannya bukan cuma diampuni dosa-dosa kata Allah Anhar Allah masukkan kalian dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai Ternyata kalau orang bertobat bukan bukan cuma diampuni dosa-dosanya bahkan dikasih bonus oleh Allah bonus apa surga dan ini di antara Karamnya Allah di antara begitu Maha baiknya Allah subhanahu wa taala karena kalau kita bicara tentang manusia tidak ada ya atau hampir tidak ada orang seperti ini kalau ada orang berbuat salah sama kita kemudian datang dia minta maaf sama kita kita bilang ya sudah saya maafkan mulai dari nol ya nol berarti dosa-dosa saya sudah ampuni tapi tidak ada kalau orang bersalah sama saya kemudian di minta maaf kata dia Ustaz Firanda saya dulu menggiba Antum saya maki-maki Antum sekarang saya minta maaf saya bilang oh iya dari nol Ya ini bonus mobil gak ada gak ada ceritanya begitu Apa ada orang seperti itu kita datang kepada dia kita mauku salah kemudian dia kasih kita bonus jawabannya enggak ada dia paling paling tidak mengatakan ya saya ampuni itu sudah paling top paling baik Kalau enggak dia maki-maki dulu baru dia ampuni tapi kalau Allah subhanahu wa taala anda melakukan dosa Sebesar apapun sebanyak apapun kalau anda bertobat kepada Allah subhanahu wa taala dengan tobat yang sesungguhnya pertama dosa-dosa jadi nol diampuni setelah itu di kasih bonus ya dalam surat at-tahrim ayat berapa itu ya ayyuhalladina amanu tubuallahi taubatan nasuha ayat ke berapa Del ayat selanjutnya asabbukum aukairum saytikum jadi surat apa Quran surah at-tahrim ayat berapa Del dan seterusnya dan seterusnya ya kata Allah subhanahu wa taala Wahai orang beriman bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang Sungguhnya karena suungguhnya Allah akan mengampuni dosa-dosa kalian dan masukkan kalian ke dalam apa surga berarti tobat itu bukan cuma mengampuni dosa menjadikan nol bahkan memasukkan ke dalam surga masuk lagi ibuibu biar di belakang sini tolong maju ibuu Yang sini Yang kata Allah orang beriman kalau disuruh kasih tempat sama teman kasih tempat ya maju maaju tib di antara keutamaan bertobat fadilahnya di antaranya adalah diberi karunia di dunia ternyata orang yang bertobat bukan cuma dapat pahala di akhirat dia juga dapat bonus di di dunia orang yang sering bertobat dalilnya dalam surah Nuh ya dalam Surat Nuh nanti buka Nabi Nuh berkata kepada kaumnya kata Nabi Nuh aku berkata Ya kepada kaumku nyaan maha pengampun kalauan bertat berisfarisaya akan turunkan hujanagan kenaktubi Nuh berdakwahumnya dalam musim kemarau k dia kalau kalian bertat Allah akan hujan kemud Allah akan berikan kepada anak-anaketunan yang banyakan beran yangan wum jtinum anh Allah akan bukakan taman-taman dan kebun-kebun bagi kalian dan Allah akan alirkan sungai-sungai bagi kalian bayangkan itu semua perkara dunia oleh kirnya ada seorang datang kepada Hasan Al Basri mengeluhkan dia sudah lama menikah tidak punya anak kataan Al Basri istigfar di depan murid-muridnya ada lagi yang datang mengel ya Hasan Al Basri Saya sudah lama di kampung tidak turun hujan kata Hasan Al Basri istigfar kemudian ada lagi yang datang orang lagi Hasan Al Basri saya sudah apa namanya mengalami kesulitan dalam ekonomi Katari istigfar setiap ada orang yang bertanya jawabannya suruh apa istigfar Kenapa karena seluruh problem yang kita hadapi ibu-ibu kesedihan kegelisahan kekurangan ekonomi semua problem itu karena dosa semuanya karena apa dosa tidak ada suatu musibah yang menimpa kita kata Allah tidak ada musibah yang menimpa kalian kecuali karena ulah perbuatan kalian dan Allah mengampuni banyak dosa-dosa Kalian oleh karenanya tidaklah suatu masalah problem bisa hilang dari kita kecuali kalau kita beristigfar kepada Allah bertobat kepada Allah subhanahu wa taala jadi ibu-ibu perbanyak istigfar karena ternyata keutamaan istigfar dan bertobat ini bukan cuma berkaitan dengan akhirat dicintai oleh Allah diampuni dosa-dosa S surga ternyata juga dapat bonus dunia bonus dunia itu dikasih kemudahan dalam urusan dunianya ini memacu kita untuk banyak beristigfar dan bertobat kepada Allah subhanahu wa taala tentunya masih banyak keutamaan tobat yang lain tapi di antaranya ibu harus ingat orang yang bertobat dicintai oleh siapa Allah subhanahu wa taala kalau ibu-ibu ingin dicintai oleh Allah perbanyak untuk bertobat dan beristigfar kepada Allah subhanahu wa taala Tayib ini sudah saya mau hapus ya sudah dicatat sudah benar kalau enggak difoto ya sudah catat belum Sudah ya sekarang kita bicara tentang syarat tobat syarat tobat ya ada dua permasalahan ya yang pertama jika dosa hanya berkaitan dengan Allah dengan Allah dalam halya tidak menzalimi orang lain tidak menzalimi apa orang lain contohnya apa contoh ya inggalkan salat contoh tidak menjaga pandangan lihat yang haram cuci mata terus ya contoh misalnya apa Ee tidak bayar zakat J bukan tidak B zakat ini berkaitan juga dengan hamba yang lain contoh misalnya ee berzina misalnya Yaya ya ini contoh dosa-dosa dia tidak berkaitan tidak menzalimi apa orang orang lain Kemudian yang kedua jika dosa karena menzalimi apa orang lain dalam qurang mengambil hak orang lain mengambil hak orang lain ini banyak contohnya mukul gibah e Namimah kemudian nuduh yang enggak-enggak ya mencuri merampok dan yang lainnya yab Adapun kalau dosa hanya berkaitan dengan Allah subhanahu wa taala maka syaratnya tiga apa yang pertama meninggalkan atau berhenti apa namanya berhenti dari dosa tersebut berhenti dari dosa tersebut syarat yang kedua menyesal menyesali Syarat yang ketiga bertekad tidak mengulangi lagi tidak mengulanginya selamanya selama-lamanya kalau ada orang bertobat tapi dia terus melakukan tobatnya tidak diterima saya bertobat dari riba tapi tetap kerja di tempat riba ya saya bertobat dari berzina tapi senantiasa apa berzina ya saya bertobat dari meninggalkan salat Tapi tetap saja meninggal tobatnya tidak diterima Kemudian yang kedua dalam hatinya penyesalan benar-benar dia menyesali perbuatan yang dia lakukan yang ketiga dia bertekad untuk tidak mengulanginya seperti dia setelah bertobat dia mengatakan saya tidak akan mengulanginya sudah bertekad meskipun nanti dia terjadi pengulangan itu dosa yang baru tetapi waktu dia bertobat dia sudah bertekad untuk tidak apa mengulangi ada orang dia melakukan maksiat dia bertobat Ya Allah saya tidak mengulangi tahu-tahu setelah 6 bulan dia terjerumus lagi apakah tobat yang pertama gagal tidak tobat pertama diterima oleh Allah Karena dia sudah memenuhi persyaratan dia meninggalkan tatkala itu dia sudah menyesal dan dia sudah bertekad Namun ternyata dia tergoda lagi 6 bulan berikutnya waktu dia tergoda lagi itu dosa yang yang lain tetapi dosa yang pertama sudah diampuni oleh Allah subhanahu wa taala Adapun tatkala dia bertobat Ternyata dia tidak bertekad dalam hatinya masih ingin melakukan ya maka tobatnya tidak diterima contoh seorang di bulan Ramadan berhenti main judi sudah kita berhenti main judi Nanti Lebaran kita main lagi ini tidak diterima oleh Allah subhanahu wa taala Percuma ya percuma tahu-tahu dia Rumah Sakit masuk merokok Aduh kamu saya sudah tobat ngerokok kenapa sakit sudah dalam hati kalau sembuh Ngerokok lagi sama ya itu tobatnya tidak diterima Kenapa dia tidak bertekad untuk meninggalkan apa selama-lamanya perhatikan ini ya Jadi kalau seorang melakukan dosa kemudian dia bertobat dengan memenuhi tiga persyaratan ini maka dosanya diampuni tobatnya diterima meskipun satu saat dia melakukan lagi tetapi tiga hal ini harus ada tatkala dia bertobat kepada Allah bisa dipahami bisa ya baik Adapun syarat yang ke tobat kalau berkaitan orang lain ya tambah syarat yang keempat tambah syarat ke empat apa mengembalikan mengembalikan hak orang contoh apa kalau mencuri harta orang harus kembalikan gak boleh dia bertobat tapi dia tidak kembalikan contoh dia nyuri mobil orang setelah nyuli mobil orang kemudian dia Bert Astagfirullah ternyata mencuri haram saya bertobat kepada Allah Astagfirullah tapi dia pakai mobil terus itu astagfirullah astagfirullah mana-mana enggak dikembalikan mobilnya sama itu dosanya tidak diterima kenapa kalau dia bertobat Mobilnya harus di kembalikan kalau enggak dikembalikan maka tidak bisa ya tib sekarang bagaimana ya kalau atau kita kasih mudahnya begini ya dosa yang berkaitan dengan orang lain dosa yang berkaitan dengan harta orang lain itu ada dua model ya yang pertama ee uang uang tersebut dia peroleh dengan keridaan orang lain tersebut Contoh judi riba apa namanya ongkos zina orang tatkala main judi tatkala dia main Ji judi menjudi ee Si a dan si b mereka sama-sama Rida dengan peraturan atau tidak sama-sama Rida memang main nanti yang menang dapat duit yang kalah ya sudah ya misalnya Si a dan si b main judi ternyata si A menang Bukankah dia makan harta B dengan cara yang salah gak boleh dia ngambil uang saudaranya dengan cara main judi tetapi si B Rid waktu Memang mereka sudah ikut peraturan bareng-bareng waktu main judi tersebut maka si A kalau sudah bertobat dia tidak perlu mengembalikan tersebut kepada si si B karena mereka dulu Memang sedang bermain paham sama seperti riba kalau si si a dan si b si A ngambil riba dari si B si B punya utang sama si A kemudian dikasih bunga Akhirnya Si A makan bunga dari si B berarti uang si B diaambil tanpa hak kemudian si A bertobat kepada Allah tidak ingin mangi lagi maka tidak harus dia kembalikan uang kepada si B tidak harus ya karena dulu mengambilnya dengan cara yang apa sama-sama Di diidai sama seorang wanita misalnya jadi pezina setiap ada orang berzina dengan dia kemudian kasih duit sama dia Ya maka itu ongkos zina dia itu mengambil harta dengan cara yang batil kalau sang wanita sudah bertobat dia tidak mesti kembalikan uang itu kepada orang yang pernah menzinainya karena sama-sama apa Rida Tetapi kalau tidak Rida dengan tidak dengan cara tidak Rida cara tidak diridai oleh orang lain maka harus kembalikan Contohnya apa mencuri kedua apa menipu tiga apa merampok dan lain-lain ya kalau ini orang bertobat dari mencuri dia harus kembalikan apa hartanya kalau dia bertobat dari merampok dia harus kembalikan harta yang dia rampok tersebut kalau dia bertobat dari ee menipu dia harus kembalikan uang tersebut bisa dipahami karena sebagian orang Ustaz Saya kerja di bank konvensional kemudian saya bertobat Ustaz Bagaimana hasil riba tersebut jawabannya pendapat yang lebih kuat engkau bertobat kepada Allah tidak boleh mengulangian jaah maidatun ya mirbihi ya fantaha falahum Salaf Barang siapa yang telah datang nasihatti rabnya kemudian dia bertobat dia berhenti maka bagi dia apa yang telah lalu enggak Mengapa ambil uang tersebut gaji tersebut kau gunakan untuk apa untuk berdagang misalnya ya ini pendapat ada khilaf tapi ini pendapat seb ulama seperti pendapat yang kuat ya karena itu memang riba tersebut diambil dengan cara sama-sama Rida waktu itu meminjam dia Rida dengan bunga tersebut ya kemudian ternyata dia membayar bunga tersebut tersebut ya sama seperti seorang kemudian main judi menang ternyata uang judinya banyak dia bertobat kepada Allah apakah dia harus kembalikan jawabannya tidak harus ya karena waktu menjudi sama-sama apa Rida Tetapi kalau dia mencuri merampok ini harus kembalikan menipu harus dikembalikan kalau dia ingin bertbat kalau dia ingin bertobat Ya paham sampai di sini tib kemudian dosa yang berkaitan dengan hal ini contoh ya satu contoh satu contoh dua misalnya giah Bagaimana kalau orang menggiba orang lain ini banyak di bapak-bapak tapi lebih banyak di anara ibu-ibu ya karena ibu-ibu lebih banyak gibah daripada bapak-bapak bapak-bapak banyak pekerjaan cari nafkah iibu ngerumpi kerjanya Jadi mereka lebih banyak berbuat gibah daripada bapak-bapak ya Bahkan dalam pengajian mereka menggibah ya Terkadang digibah ustaznya juga jadi hati-hati ibu-ibu ya apa kalau giahag Gimana cara bertobat dari gibah Syekh utimin rahimahullah menjelaskan gibah ada dua model yang pertama ketahuan ternyata orang yang kita gibah itu tahu kalau kita menggibah dia apa yang harus lakukan tidak ada cara lain kecuali kita harus minta maaf secara langsung atau minta dihalalkan kalau tidak ketahuan Bagaimana apakah harus lapor ya Ukhti saya kemarin gibah kamu kamu bilang apa Saya bilang kamu gembrot Ya Allah kamu kurang ajar Saya kira Sahib ternyata kamu gibah saya di belakang bukan cuma itu kemarin juga saya gibah kamu juga kamu bilang apa kamu pelit ya Masyaallah lengkap apagi apaagi Apakah perlu kita ngelapor kalau kita menggibah seorang kata para ulama Tidak kenapa mudratnya lebih besar Allah kehendaki adanya persatuan di antara kaum muslimin bahkan Allah boleh membolehkan bohong demi untuk bersahabatnya kaum muslimin ada dua orang bertik kita boleh bohong masuk agar mereka bisa damai persatuan kesatuan hati itu sangat penting dalam Islam oleh karenanya kalau ada orang gibah tidak ketahuan maka cukup dia beristigfar kepada Allah subhanahu wa taala dan dia menyebutkan kebaikan kebaikan orang yang dia gibahi tadi agar memperbaiki citranya ya tadi dia bilang gemuk Oh dia enggak gemuk sebenarnya dibandingkan Sumo dia enggak gemuk sebenarnya itu sama aja Jadi maksudnya cerita kebaikan-kebaikannya sehingga orang tadi citranya menjadi lebih baik Kalau enggak dia mohon ampunan kepada Allah dan mohon agar orang yang digibahi diampuni oleh Allah subhanahu wa taala namun hati-hati ibu-ibu yang dirahmati Allah subhanahu wa taala ini gibah dosa yang tidak mudah ini pun kita enggak tahu bagaimana nasibnya di akhirat ya tetapi tentu Yang lebih Yang lebih pasti yang ini dia datang minta maaf kepada orang yang sudah dia gibahi ini lebih pasti tapi tadi para ulama membagi dua karena kalau tidak ketahuan kemudian dia cerita itu rawan rawan tetapi itu lebih hati-hati ya lebih hati-hati kalau kita pernah menggiah seorang udah kita datang dengan cara yang baik-baik kita bawa makanan bawa hadiah kemudan kita ngobrol baik-baik sampai mohon maaf mohon maaf sekali saya pernah berbuat salah sama kamu Insyaallah kalau kita tahu orang tersebut memaaf dia akan mudah maafkan ya tapi kalau tiba-tiba dia mengatakan apa Dia banting tang Aduh salah saya sqodarullah ya tapi saya bilang ini lebih lebih hati-hati ya kita minta maaf langsung kepadanya tapi kalau kita tahu tipenya pemarah ya mending ya sudahudah kita serahkan kepada Allah subhanahu wa taala kita ceritakan kebaikan-kebaikannya di majelis-majelis yang pernah kita menggibahinya itu lebih am aman tapi kalau sudah ketahuan tidak ada jalan kecuali kita minta maaf secara langsung bahkan kata Syekh utimin rahimahullah kalau orang tersebut tidakemafkan kita kecuali dengan bayar maka bayarlah maka bayarlah ya akhi Saya pernah mengibahi ya Ukhti saya pernah gibahi anti saya sudah tahu kok teman-teman lapor ente gibahin saya terus saya minta maaf gak saya enggak Maafkan ya Ukhti Tolonglah Berapa kamu minta saya akan maaf Yang penting saya maafkan saya ya sudahudah 5 juta misalnya ya ya Ukhti gaji suami saya cuma R3 juta ya Ukhti 2,eng ya misal tapi kalau dia mau terima lebih baik kita bayar dengan apa duit Makanya kalau kita mau minta maaf kita bawa hadiah bawa oleh-oleh supaya menenangkan apa hatinya kita kasih uang sama anak-anaknya baru kita minta maaf sama dia Insyaallah dia akan rela memaafkan ya rela memaafkan tapi kalau tidak memang repot kita pada hari kiamat kelak makanya n ibu-ibu jaga lisan jangan suka menceritakan kejelikan ibu-ibu yang lain apalagi bahan untuk menceritakan ibu-ibu yang lain sangat banyak terkadang kita gibahin tasnya tasnya model jadul dibawa-bawa terus misalnya kadang kita gibahi sendalnya ya kadang kita gibahi bau keringatnya kadang kita gibahi model jilbabnya kadang kita gibahi suaminya katang gibahi anaknya jorok semua kita banyak bahan untuk gibah di antara ibu-ibu jadi bahan gak habis-habis untuk acara gibah di antara ibu-ibu makanya jaga lisan jangan suka gibah ya kalau kita gibah maka kita harus bertobat dan tobatnya harus sebagaimana yang telah kita Jelaskan ya BB ibu-ibu kita lanjutkan ayat yang pertama surah Annur 31 tentang kewajiban bertobat kepada Allah Allah berfirman watuallahi Jan auhalakum hendaknya kalian seluruhnya bertobat kepada Allah wahai orang-orang beriman semoga kalian beruntung ibuibu Coba buka surah Annur ayat 31 ada yang bawa al-qur'an enggak Tolong dibuka al-quran di HP ya surat Annur surah 24 ya ayat 30 1 ya Kenapa karena saya ingin bacakan Ayat tersebut Ya Allah subhanahu wa taala berfirman dari ayat 30 sampai 31 kata Allah subhanahu wa taala katakanlah kepada para wanita untuk menundukkan juga pandangan mereka dan untuk menjaga kan mereka dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang telah nampak itu jilbabnya gak ada masalah ya kerudungnya gak ada masalah dan hendaknya mereka melemparkanimar di atas kepala mereka sampaiada mereka dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali kepada suami-suami mereka AB atau kepada bapak-bapak mereka abh atau kepada bapak-bapak suami mereka yaitu bapak mertua AB boleh mereka nampakkan kepada anak-anak laki-laki mereka ini Allah sebut tentang mahram jadi seorang boleh menampakkan perhiasannya sebagian auratnya ya E yang kalau di luar tidak boleh misalnya tangannya lehernya rambutnya boleh kepada demikian juga perhiasannya boleh kepada mahram-mahramnya setelah itu di akhir ayat kata Allah WB bijulihinahin bahkan kalau dia pakai jilbab jangan dia berjalan dengan memukulkan kakinya supaya orang tahu bahwasanya di balik jilbabnya ada perhiasan yang dia pakai sampai seperti itu Allah Lalang ya dia pakai jilbab tertutup mungkin ada apa ee gelang kaki yang di situ ada bunyi-bunyinya ya jangan dia sengaja untuk menggoyangkan kakinya supaya orang tahu di balik situ ada apa perhiasan karena orang penasaran begitu k ada bunyi-bunyi meskipun tertutup Allah larang apalagi membukanya untuk dilihat oleh orang lain kata Allah watbu ilallahi Jamian ayyuhal mminun laakum tuflihun bertobatlah kalian seluruhnya Wahai orang yang beriman Agar kalian beruntung ayat ini Allah buka dengan larangan mengumbar pandangan ternyata mengumbar pandangan itu dosa yang wajib bagi seorang untuk bertobat darinya ya bertobat darinya sementara kita di zaman ini para lelaki ya susah untuk menundukkan pandangan banyak hal yang dilihat yang merupakan perkara yang haram apalagi dengan adanya gadget adanya HP ya seorang terkadang lihat ceramah YouTube iklannya dibawa perempuan terbuka sebagian auratnya ya Terkadang saya mau lihat jadwal azan tahu-tahu keluar cewek ya dengan pakaian yang seksi mau lihat jadwal azan ada aja gangguannya seperti itu kita Mik pesawat buat tahu-tahu pramugarinya ajak ngobrol Ternyata pramugarinya apa menggoda ya Repot maundukkan pandangan juga gimana gitu ya serba salah ya kenyataannya kita tidak bisa menundukkan pandangan dan itu dosa dosa dan ini menunjukkan bahwasanya memang kita wajib untuk bertobat setiap hari karena untuk bisa menjaga pandangan ini sangat sangat sulit ya sangat sulit kita mau ceramah ke luuar kota naik pesawat naik pesawat Siapa yang bisa tundukkan pandangannya tahu-tahu duduk pesaw sampingnya cewek duduk pakai rok seksi sudah mau diapain pasrah mau diapain mau pindah belakang enggak bisa ya mau suruh dia pindah juga tidak bisa mau turun dari pesawat juga enggak bisa mau diapain sudah mau lihat kenyer terus Kepala pusing terus terus itu kenyataan kenyataan seperti itu mau diapain sekarang ada undangan misalnya saya diundang isi pengajian di luar negeri di Australia atau di Amsterdam atau Dian cis kita ni pesawat sudah lihat macam-macam sampai di sana menuju tempat pengajian juga sudah lihat macam-macam ya Gimana ya Enggak usah enggak usah pengajian ya Repot ya oleh karenanya kalau kita berbicara satu dosa saja masalah tundukan pandangan harus bertobat ini sudah menunjukkan kita pasti harus bertbat kepada Allah subhanah belum dosa-dosa yang lain ya Belum dosa-dosa yang lain sekarang betapa banyak orang menyepelikan masalah ini karena sudah terbiasa sehingga masalah menudukkan pandangan perkara yang sepele seorang Ikhwan Masyaallah penampilan Oke jenggotnya panjang celananya cingkrang nonton berita biasa aja padahal pembawa beritanya cewek berbaju seksi Iya nonton berita melotot melotot kepada siapa saya enggak tahu ya tapi Biasa nonton film Biasa nonton anu biasa padahal itu haram Gak boleh Enggak boleh melihat wanita yang terbuka auratnya enggak boleh tapi sudah menjadi hal yang yang biasa di zaman sekarang ya oleh karenanya wanita pun demikian tidak boleh dia melihat ya lelaki yang kemudian menarik perhatiannya ya lihat kemudian sebagian orang sekarang lihat-lihat apa film-film Korea ya macam macam ya ini tampan apa enggak boleh hukumnya haram kalau seorang wanita melihat Lelaki Dia tertarik hukumnya haram tidak boleh asalnya wanita boleh melihat lelaki Tetapi kalau sudah ada hasrat dalam dirinya hukumnya jadi apa haram ya hukumnya jadi jadi haram kemudian ayat berikutnya kata Allah subhanahu wa taala waagfirakumai dan beristigfarlah kepada RAB kalian kemudian bertobatlah kepada Allah Subhanahu Wa taalab Ibu dirahmati Allah subhanahu wa taala eh apa bedanya istigfar dengan tbat perhatikan ayat kedu surat hud ayat 3 itu kata Nabi Hud kepada kaumnya beristigfarlah kepada Rabb kalian kemudian bertobatlah kepada Allah berarti beda antara istigfar dengan apa tbat dan nabi sering menggandingkan Astagfirullah Wa atubu ilaih kata nabi aku beristigfar dan aku bertobat rbigfir watauba alaiya innaka Anta tawwabur rahim sekarang nabi sering menggandingkan antara istigfar dengan apa Taubat ya rabbku ampuni aku Dan terimalah tobatku Sesungguhnya engkau Maha Penerima tobat Apa bedanya istigfar dengan tbat istigfar itu ya Ini sudah ya istigfar dan Taubat Apa bedanya istigfar ya artinya ya thaolabul magfirah thaolabul magfirah meminta ampunan meminta magfirah nah magfirah sendiri itu apa magfirah itu apa ya magfirah itu artinya apa magfirah magfirah itu dalam bahasa Arab diambil dari migfar migfar itu adalah helm atau penutup kepala yang dipakai oleh prajurit tatkala bertempur itu dalam bahasa Arab namanya apa migfar Jadi kalau orang prajurit bertempur zaman dahulu kala mereka pakai baju besi kemudian mereka pakai helm penutup kepala mereka itu namanya mikfar sehingga mikfar itu ya jadi magfirat diambil dari kata apa almigfar migfar tadi apa helm penutup kepala prajurit nah fungsi helm tersebut ya ada dua fungsi helm fungsi mikfar ada dua yang pertama menutupi yang kedua melindungi tidaklah dikatakan sesuatu mikfar kecuali dia mengumpulkan dua fungsi ini songkok itu tidak tidak melindungi kalau ada besi kena kepala meskipun dia menutupi kepala saya tapi dia tidak melindungi apa kepala saya sorban juga demikian sorban menutup kepala tapi tidak melindungi kalau ada ada besi ada kayu dia tidak melindungi kepala saya maka sorban dan songkok tidak disebut dengan mikfar mikfar disebut mikfar adalah helm yang dipakai oleh prajurit sehingga kata para ulama tatkala seorang berkata Astagfirullah dia harus dalam hatinya ini perk Ibnu qayim rahimahullah taala Astagfirullah Ya Allah aku mohon magfirah kepadamu yaitu aku mohon agar kau menutupi dosa-dosa yang aku lakukan jangan kau umbar dan aku mohon jangan kau berikan dampak dosa-dosa yang aku lakukan kepadaku karena setiap dosa itu mendatangkan dampak buruk ya entah kemudian hatinya menjadi jadi hitam entah kemudian hubungan dengan istrin jadi tidak baik entah usahanya menjadi macet ya entah dampak-dampak buruk yang lainnya maka tatkala seorang mengatakan Astagfirullah Ya Allah aku mohon ampunan kepadamu magfirah yaitu ampuni aib-aibku kalau aku bermaksiat Jangan Kau bongkar di dunia maupun di akhirat paham kita ini banyak maksiat orang tidak tahu tapi kalau Allah bongkar tentu kita akan dipermalukan oleh Allah subhanahu wa taala Jadi itulah fungsi dari Astagfirullah artinya minta untuk ditutupi aib kita dan minta agar tidak diberikan dampak dari apa maksiat yang kita lakukan bisa jadi orang banyak maksiat Allah kasih sakit sakit parah Allah kasih terkena musibah kita gak ingin kita tahu kita tidak luput dari dosa-dosa maka kita astagfirullah astagfirullah astagfirullah sambil kita menyesali kita mengyatakan ya Allah jangan kau bongkar aibku banyak saudara-saudariku yang tidak tahu apa yang aku lakukan Bagaimana kalau aku di rumah bersama suamiku Bagaimana aku malah salat kalau di rumah Bagaimana apa yang aku nonton tatkala di rumah gak ada yang lihat kalau aku bersekumpul sama mereka memang seakan-akan aku Ukhti yang Salehah istri yang Salehah tapi kalau pulang ke rumah amburadul Ya Allah jangan kau bongkar aib-aibku paham benar atau tidak ibu-ibu benar atau tidak benar dan Lindungi aku jangan sampai dampak maksiatku ini ya menimpaku akhirnya aku jadi ribut sama suamiku akhirnya anak-anak jadi nakal gara-gara maksiat yang aku lakukan akhirnya aku jadi malas gar-gara maksi yang akakukank menjadi hitam dan yangin itulah makagah isff bisa jadi seorakersebut dia dia salah bisa meninggalkan Diar diantara doaikir pagi petang kita mengatan dan aku belum bisa meninggalkannya ada dosa-dosa orang tidak bisa tinggalkan ada orang betapa banyak orang datang P saya nangis dia tidak bisa dia selalu melihat hal yang haram dia tidak bisa tinggalkan nangis depan saya dia berusaha namun dia tidak bisa itu jadi kecanduan bagi dia saya bilang istigfar istigfar minta kepada Allah tapi dia senantiasa beristigfar dia berharap Allah mengampuni dosa-dosanya meskipun dia belum bisa meninggalkan betapa banyak orang tahu riba itu haram dia tidak bisa meninggalkan dia belum bisa sampai pada tahapanbat dia baru sampai tahapan apa istigfar Ya Allah ampuni aku saya tidak bisa meninggal Ya Allah ampuni aku Ampuni aku jadi istigfar sebennya doa agar diampuni bisa jadi Allah kabulkan bisa jadi Allah tidak kabulkan Nah kalau istigfar sudah sempurna sampai Pada tahapan apa toubat yaitu meninggalkan maksiat J ini bedanya istigfar dengan apa Taubat jadi istigfar yang sempurna sampai pada derajat apa Taubat dan ini adalah istigfar yang sempurna oleh karenanya seorang Apakah dia bisa meninggalkan maksiat atau belum bisa hendaknya dia banyak apa istigfar kalau dia belum bisa meninggalkan maksiat dia juga mengatakan rbfirli watb alaiya rbfirli watub alai Apa artinya watb alai ya Allah aku beristigfar kepadamu watub alai artinya Ya Allah anugerahkan aku Ilham aku agar aku bisa bertobat karena seorang terkadang tidak mampu untuk bertobat karena syahwatnya telah menguasai dia oleh karena dia berkata kepada Allah watub alaiya Ya Allah ilhamkanlah aku agar aku bisa bertobat entah mungkin bulan depan baru dia bisa bertobat entah tahun depan tiba-tiba Allah kuatkan hatinya tiba-tiba dia bisa meninggalkan maksiat tersebut jadi di antara doa Nabi apa rbfirli watub Al inahim kalau dia sudah meninggalkan dosa maka tu Al artinya Terimalah tobatku aku bertobat kepadaMu Terimalah tobatku tapi kalau dia belum bisa meninggalkan maksiat berarti dia berkata watub alaiya Ya Allah anugerahkanlah aku agar aku bisa apa ber bertobat jadi saya ulangi Ada doa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam watba alaiya ya Rabbi Firli watb alaiya innaka Anta tawwabur rahim rabbigfirli ya yang pertama kita bicara rabbigfirli ini artinya apa istigfar ya maknanya seperti ini kan istigfar watub alaiya watub alaiya ini bisa maknanya dua dua kemungkinan kalau dia sudah meninggalkan dosanya maka maknanya maka artinya Terimalah tobatku Terimalah tobatku kalau dia belum Kalau belum meninggalkan maksiat maka maknanya Apa maknanya ilhamkanlah aku untuk apa bertobat jadi kalau kita Zikir pagi petang jangan lupabirli inabahim ada dosa-dosa yang sudah kita bertobat kita meninggalkan kita katakan Ya Allah Terimalah tobatku tersebut ada yang belum mungkin masih hobi nonton apa kek masih sering jalan-jalan ke tempat yang enggak benar masih sering hobi bantah suami k masih sering hobi merintah-merintah Suami masih sering hobi ngabisin duit suami ya dan hobi-hobi yang lainnya jadi sambil mengatakan rbfirli watb alaiya innaka ant tawwaburahim P ibu-ibu ya ibu-ibu kan dosa-dosanya seputar itu kan sudah belum catat bab ibu-ibu kita lanjutkan hadis ee pertama dari babu Taubah at hadis nomor 13 waan Abi hurairat radhiallahu taala Anhu dari sahabat Abu Hurairah radhiallahu taala Anhu Q Beliau berkata samu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yaakul kata Abu Hurairah aku mendengar Rasul su alaih wasallam bersabda wallahi inni la astagfirullaha wa atubu ilaihi fil yaumi aksar Min Sabina marr kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam demi Allah aku ini sesungguhnya benar-benar beristigfar kepada Allah dan bertobat kepadanya dalam sehari lebih dari 70 kali Hadis riwayat Al Imam albukhari hadis berikutnya dengan makna yang sama wail agar bin yasar almuzani radhiallahu Anhu qal dari alagar almzani Beliau berkata qa Rasulullah Sallallahu alhi wasallam rasuli wasam bersabda Ya ayyuhanasu tubu ilallah wastagfiru wahai manusia sekalian bertobatlah kepada Allah dan beristigfarlah faainni atubu fil yaumi Mi marah aku bertobat kepada Allah dalam sehari 100 kali Bahkan dalam sebagian hadis yang sahih para sahabat berkata Sungguh kami duduk bersama nabi dalam satu majelis kami mendengar dia beristigfar 100 apa kali Rasul wasallam seringkali ber beristigfar dan ini faedah yang bisa kita ambil dari hadis ini ya bahwasanya istigfar dan bertobbat itu adalah kebiasaan siapa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam sebagian riwayat sehari lebih dari 70 kali dalam sebagian riwayat 100 kali dalam sebagian riwayat sekali duduk Rasul sahu alaii wasallam istigfar 100 100 kali ya jika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam orang yang telah diampuni dosa yang telah akan datang maupun yang telah lalu ya lantas beliau senantiasa beristigfar apalagi dengan kita yang begitu banyak dosa-dosa kita kenapa Rasul su wasallam beristigfar ya bisa jadi dosa yang dia lakukan ya kita tidak tahu ya mungkin bagi sangat bagi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu suatu kesalahan padahal sebenarnya bukan tapi karena beliau memandang keagungan Allah subhanahu wa taala sehingga apa yang sedikit yang menurut Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu kurang sempurna maka beliau beristigfar contoh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam setelah salat Nabi beristigfar begitu Seles salat apa zikir yang pertama astagfirullah astagfirullah astagfirullah padahal nabi habis salat Kenapa Karena wallahuam bawab nabi memandang bahwasanya salat yang dia lakukan yang begitu khusyuk luar biasa itu tidak sebanding dengan keagungan Allah subhanahu wa taala Harusnya kalau orang gak bersyukur kepada Allah harus lebih hebat salatnya daripada ini artinya nabi tidak bakalan mampu untuk bisa ya beribadah sebagaimana yang seharusnya di sisi allah subhanahu wa taala sama seperti kita kita punya orang tua kita berbuat baik sama orang tua kita belum bisa berbakti kepada orang tua ya sebagaimana yang seharusnya meskipun kita berusaha semaksimal mungkin gak bisa semua kebaikan yang kita lakukan tidak akan bisa mengganti jasa orang tua tatkala kita berada dalam perutnya tidak bisa mengganti jasa ibu kita tatkala dia melahirkan kita oleh karenanya betapun kita melakukan kebaikan kepada orang tua kita meskipun kita Royal tidak pelit sama sekali waktu kita untuk orang tua tidak bisa kita membalas kebaikan apa orang tua kira-kira demikian Allah subhanahu wa taala telah memberikan berbagai macam Anugerah kepada Rasulullah sallah am Rasul wasallam tahu bagaimana keagungan Allah yang sangat luar biasa maka meskipun beliau beribadah dengan luar biasa beliau tetap saja merasa kurang dibandingkan dengan keagungan siapa Allah maka tatkala itu Beliau berkata astagfirullah astagfirullah astagfirullah paham kalau kita memang salatnya kacau wajab untuk beristigfar Allahu akbar pikiran ke mana-mana ya Allahu akbar kalau salat subuh pikirannya nanti siang ke mana nanti siang ke mana masak apa beli pasar jam berapa Sudah dipikirkan tatkala salat subuh direncanakan tatkel salat subuh nanti setelah salat Isya evaluasi tadi saya beli ini saya beli oleh karenanya betapa banyak orang kalau salat pikirannya ke mana-mana sering sekali Allahu akbar pikirannya ke mana-mana terlalu khusyuknya tahu-tahu loh Asalamualaikum warahmatullah kaget ya sudah sudah salam sudah salam dan itu terjadi wajar kalau kita salatnya model demikian kita beristigfar karena Salat kita memang apa kacau makanya ada cerita Saya pernah dengar seorang syek cerita dia pergi ke suatu tempat kemudian dia mau kasih hadiah begitu selesai salat magrib salat Isya dia minta izin pada Imam dia mengatakan wahai jemah ya siapa Saya punya pertanyaan yang bisa jawab saya kasih hadiah coba tadi Imam rakaat pertama baca surat apa rakaat kedua baca surat apa orang-orang Terkadang lupa imam tadi salat magrib rakaat pertama baca apa karena pikiran ke mana-mana sehingga orang lupa Ayo siapa yang bisa jawab saya kasih hadiah enggak ada yang berani jawab siapa yang bisa jawab saya kasih hadiah enggak ada yang ber jawab rakaat pertama surat apa rakaat kedua surat apa akhirnya anak kecil bilang saya wah anak kecil itu semangat akhirnya dipanggil Coba kasih tahu om-om itu rakaat pertama apa rakaat kedua apa kata dia rakaat pertama Alfatihah rakaat kedua Alfatihah kat jadi jadi kalau kita yang beristigfar wajar karena memang kita salatnya kacau tidak khusyuk pikiran ke mana-mana pikir dunia tatkala sedang salat sudah tahu kita sedang pikir dunia kita biarin aja mikir dunia tersebut Tapi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam salatnya begitu khusyuk Tetap beristigfar kenapa Karena bagaimanapun Apa yang dilakukan oleh Nabi tidak mampu sebagaimana Agungnya Allah subhanahu wa taala makanya Nabi waktu memuji Allah Dia berkata la uhsianaan Alaik aku tidak mampu memuji engkau ya Allah sebagaimana yang seharusnya Anta kamanaita ala nafsik Engkau hanya bisa yang muuji engkau sendiri adalah dirimu sendiri nabi sudah memuji Allah dengan sehebat-hebatnya kata nabi aku tidak mampuuji engkau sebagaimana yang seharusnya demikian juga Nabi Sallallahu wasallam ya salat malam dan orang-orang beriman setelah salat malam di penghujung salat mereka beristigfar makanya Allah berfirman wabilagfirun di waktu sahur mereka beristigfar setelah apa setelah salat malam mereka salat malam mereka tidak wujub mereka tidak mereka tahu salat malam mereka ini kurang tidak sesuai dengan keagungan Allah subhanahu wa taala maka mereka beristigfar ya ini kemudian juga ya di antaranya seorang beristigfar jadi orang beristigfar tuh ada tiga ya sebab istigfar ada tiga ya yang pertama karena bermaksiat karena bermaksiat dosa yang kedua tidak mampu beribadah yang sesuai dengan apa keagungan siapa keagungan Allah makanya setelah salat beristigfar setelah salat beristigfar bahkan setelah Haji juga beristigfar tma afidu Min haitu afadastagfirullah kata Allah kemudian beranjaklah kalian meninggalkan Padang Arafah dan beristigfarlah Padahal mereka di padang Arafah berdoa habis-habisan tatkala meninggalkan Padang Arafah setelah berhaji Allah suruh apa is istigfar ya jadi contoh setelah salat beristigfar setelah Wukuf juga Apa Ber beristigfar setelah wukuf di Arafah beristigfar yang ketiga tidak mampu mensyukuri seluruh nikmat Allah Bukankah setiap nikmat harus kita syukuri iya atau tidak tapi terlalu banyak nikmat yang Allah berikan kepada kita kita enggak mampu untuk apa mensyukurinya contoh sederhana doa keluar wc doa keluar dari jamban apa doanya nya gufronaka gufronaka artinya ampunanmu ya Allah kata Sebagian ulama kenapa seorang tatkala keluar dari WC dia beristigfar karena ada sebab selama di WC dia tidak bisa berdoa kepada Allah tidak bisa berzikir kepada Allah yang kedua karena waktu di WC dia telah mengeluarkan kotoran dari perutnya seandainya kotoran tersebut tertahan dia akan menderita penyakit yang berbahaya maka dia mengatakan Ya Allah aku tidak bisa mensukuri nikmat yang kau berikan kepadaku bahkan keluarnya kotoran dimudahkan keluar kotoran itu nikmat yang tidak bisa saya apa syukuri maka Begitu keluar W dia mengatakan apa gufra makanya nabi Sallahu Was dalam hadis mengatakan Inu Sungguhnya hatiku ya Ada sesuatu maka aku beristigfar kepada Allah Artinya Nabi terkadang zikirnya tidak seperti biasanya terkadang dia tetap berzikir tapi tidak seheb hebat pada waktu-waktu yang lainnya nabi merasa itu kurang maka dia beristigfar kepada Allah Karena di hatinya terkadang mengalami kefuturan artinya tetap berzikir tapi tidak seperti saat-saat yang terkadang hatinya sangat mengingat Allah Luar biasa ini pendapat Ibnu Hajar rahimahullahu taala Jadi kenapa kita sering beristigfar di antaranya karena tiga perkara ini untuk perkara pertama saja sudah banyak kita harus apa ber istigfar dua saabat yang kita lakukan banyak sekali ya masih banyak dosa yang kita lakukan kemudian ibadah kita juga masih banyak yang tidak tidak beres ya Salat kita puasa kita enggak beres ya baca Quran kita enggak beres Yang ketiga masih banyak kenikmatan Allah berikan kepada kita tidak mampu untuk kita syukuri ya Ukhti ya saya kasih gambaran ya kita Carl Saya bekerja Saya bekerja sama seorang bos bos itu kasih saya gaji ya 20 juta per bulan Betapa hormatnya kita sama orang tersebut dia kasih gaji saya R juta per bulan bisa saya buat macam-macam bisa ngidupi anak istri saya saya sangat hormat dia kapan dia panggil saya pasti datang Kenapa gajinya berapa R juta enggak usah 20 juta sopir kita saya kita gaji 4 juta kita telepon kapan saja siap siap Kenapa kita gaji cuma berapa 4 juta kita suruh-suruh tapi benar-benar dia bersyukur dikasih gaji 4 4 juta sekarang ibu-ibu Coba kasih rumah mobil ya terus masih malas-malas salat Masih malasmalas baca Quran dikasih suami dikasih anak-anak dikasih keimanan dikasih banyak kenikmatan terus masih malas Makanya kalau kita lagi malas ibadah ingat ya Allah saya ini kenapa ini nikmat begitu banyak rezeki begitu banyak kemudahan begitu banyak Iman ikut pengajian dan macam-macam Kenapa saya tidak semangat untuk beribadah maka semangatkan diri bangun ber wudu salat tahajud misalnya bangun berwudu salat duha misalnya dengan semangat Buka Quran baca Ya Allah ini yang bisa saya lakukan mensyukuri Nikmatmu yang begitu banyak itu pun kita masih beristigfar karena begitu banyak kenikmatan yang Allah berikan yang belum mampu untuk kita syukuri ya oleh karenanya inilah di antara per mengatakan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam beristigfar dari sisi ibadah yang dia lakukan menurut beliau tidak sepadan dengan keagungan siapa Allah subhanahu wa taala bukan karena beliau banyak bermaksiat tidak tapi karena ibadah yang Menur belia itu bukan dosa Tapi menurut beliau tidak sepadan dengan apa namanya keagungan Allah yang seharusnya ibadahnya lebih hebat daripada itu wallahuam bisawab Dan ini juga dalil bahwasanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tatkala memerintahkan sesuatu beliau sudah melakukan sebelum beliau memerintahkan jadi seorang Dai yang sukses adalah Dai yang kudwah bukan hanya pandai omong pandai ngomong tapi dia mengerjakan apa yang dia lakukan itu yang terbaik tentunya namun tidak ada Dai yang sempurna Ti maksud saya yang terbaik seperti itu seorang tatkala menashati orang lain maka dia apa namanya ee melakuk Apa yang dia lakukan disebutkan ada seorang ulama Saya pernah dengar ceritah seorang Syekh wallahuam saya belum cek juga tentang kesahihannya tapi ada disebut oleh seorang ulama yang dia sampaikan apa saja orang pasti kerjakan kalau dia bilang bersedekah orang pada sedekah kalau dia bilang orang salat malam orang semua salat malam kalau dia bilang orang puasa sunah semua puasa sunah akhirnya ada seorang budak dia ingin dibebaskan Budak itu datang kepada ulama ini dia berkata Wahai alim ulama tolong nasihati kepada bos-bos majikan majikan supaya m bebaskan budak-budaknya supaya saya juga apa Bebas ternyata ulama tersebut tidak pernah ceramah tentang itu ditunggu-tunggu keapan ini kok enggak pernah ceramah-ceramah nunggu diceramah enggak pernah diceramahin enggak pernah dicerin sampai berapa lama waktu baru dia ceramahin wahai para hadirin bebaskanlah budak kalian baru laki-laki ini dibebaskan dari oleh majikannya kemudian ditanya sama ulama tersebut Kenapa Antum lama sekali saya sudah pengin segera dibebaskan ternyata kata ulama ini karena saya kumpulkan duit dulu saya bebaskan budak dulu baru saya sampaikan kepada orang-orang Ya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu mengatakan beristigfarlah beristigfarlah beliau sendiri sering beristigfar oleh karanya ya tatkala seorang melakukan suatu perkara dia lakukan terlebih dahulu kemudian dia sampaikan kepada orang itu lebih mudah dilaksanakan oleh orang lain berkah sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sudah ibu-ibu ya sampai sini saja sudah atau belum Sudah ya penting bertobat dulu ya tib kalau ada yang bertanya saya persilakan wallahu taala alam bawab ada yang bertanya saya persilakan ya silakan sebentar sebentar asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warmullah wabarakatuh satu-satu aja jangan banyak-banyak Sil kalau misalnya E kita mengibahi orang lain misalnya apa kenyataan terus terus terus eh orang lain tersebut tahu tapi kitanya gak tahu kalau kita tuh ketahuan gitu Oh gitu jadi itu termasuk ketahuan atau enggak gitu itu ketahuan namanya tapi kita enggak tahu kalau ternyata orang tersebut tahu gitu e kita engak bicara yang mereka itulah kadang-kadang musibah seperti itu ya sudah ketahuan merasa tidak ketahuan memang lebih aman lebih aman Saya bilang ini lebih lebih lebih pasti maka minta dihalalkan langsung dari dia minta maaf Kita pernah menggibba dia maka kita tadi saya katakan siap kan kondisi kemudian kita mungkin bawa kue kita ketemu ngobrol senyum-senyum sama dia baru tatkala kondisi lagi tenang kita sampaikan ya Ukhti mohon maaf Ti Saya menyesal saya begini ya baru cerita Saya minta maaf saya mohon engkau Maafkan saya begitu ngomong dengan dengan penuh kerendahan penuh iba agar dia mau maafkan apa kita kalau dia tidak Maafkan repot dia bilang nanti hari kiamat saya baru tuntut repot kita di hari kiamat pahala kita diambil kita enggak pengin pahala kita di diambil jadi hati-hati ibu-ibu supaya tidak repot maka jangan Apa jangan banyak gibba saya selalu cerita saya ketemu seorang Syekh orang ini kaya dia sering membawa bantuan ke Indonesia saya ketemu di Madinah kemudian dia cerita ada seorang yang suka gibahin dia suka menjatuhkan dia dia tahu orang tersebut suka menjatuhkan dia tahu-tahu orang tersebut tumben-tumbennya telepon dia W Fulan kamu Fulan bin Fulan Iya saya mohon maaf saya minta nomor rekeningmu Kenapa kau minta berapa saja saya kirim Minta berapa si saya kirim ternyata tukang gibah kaya tukang gibah apa kaya yang jadi masalah yang digibahi juga kaya raya dia bilang enggak saya enggak butuh duitmu matiin HP maksud dia supaya orang itu dapat pelajaran jangan diulangi lagi kalau kita ya sudahudah berapa ya udahlah 500 juta l saya halalkan alhamdulillah 500 juta kirim Jadi mau saya hati-hati ya ibu-ibu kalau bisa jaga lisan kalau sudah duduk ngobrol sama kawan-kawan ada mulai kelihatan bumbu-bumbu pembicaraan ada gibah-gibah eh gimana si fulana kok g-g udah berhenti berhenti penting pergi mending pergi ya jangan malah nimbrung Oh iya benar Oh iya benar kamu juga tahu ya W udah habis jadilah gi Pak tib ada lagi yang bertanya ya silakan kalau misalnya kita misalnya Ee kita kerja di tempat I kita apa kerja di tempat Iba nah terus terus belum bisa meninggalkannya belum bisa meninggalkannya heeh Terus beristigfar Apakah itu harta e yang kita itu halal atau engak gak haram haram dia jadi halal kalau kita meninggalkan bertobat baru jadi halal apa yang sudah kita ambil ya tib Ada lagi yang bertanya karena Allah mengatakanah kata Allah Barang siapa yang telah datang nasihat dari Allah kemudian dia berhenti falahuah maka baru halal apa yang telah lalu Selama dia belum berhenti berarti dia masih makan harta yang haram asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakat eh saya mau tanya Eh Pak ustaz jadi kan kalau misalnya bertobat itu ada caranya Salah satunya itu salat tobat gitu ya karena kita sering sering melakukan e maksiat dan segala macam Apakah salat tat harus kita lakukan tiap hari atau bagaimana Pak E cukup dengan beristigfar salat tobat disebut dalam hadis tentang salat tobat salat sunah tbat saya bertobat kemudian salat dua rakaat itu lebih Afdal itu sunah Jadi bukan syarat bertobat harus salat apa tobat tapi seorang kalau bertobat disertai salat tobat itu lebih baik sehingga dia serius tatkala bertat tapi seandainya seorang beristigfar bertobat tanpa salat tobat kalau memenuhi persyaratan yang sudah kita sebutkan tetap tobatnya diterima oleh karena salat tobat itu bukan salat ritual harian seang Terkadang ada maksiat yang dia benar-benar dia gelisah maka dia salat taubat ada yang dia cukup beristigfar kepada Allah subhanahu wa taala jadi salat tbat itu hukumnya tadi apa sunah tidak wajib Barang siapa yang melakukannya itu baik bisa jadi seorang salat tobat sehari dua kali kalau ternyata pagi dia bermaksiat luar biasa dia bertobat Ternyata sore di Maksiat lagi yang lain luar biasa maka dia bertobat kepada Allah dengan disertai salat tobat tapi tidak wajib wallahuam bawabi Satu kalau Misa alnya kita membiasakan salat tobat itu setiap harinya apa gak itu dia enggak saya khawatirnya bidah karena tidak di tidak dicontohkan oleh para sahabat ya jadi salat tbat bukan salat ritual harian beda dengan salat duha salat duha salat ritual apa harian ya kita yang kita biasakan istigfar yang kita biasakan apa istigfar sesekali kita benar-benar merasa bersalah kita salat tobat itu baik tapi kalau menjadikan dia rutinitas harian maka itu tidak ada contoh pernah mendengar kajian bahwa salah satu perbuatan Syirik adalah beribadah tetapi menginginkan dunia Apakah kalau sedekah atau infak menginkan kelancaran rezeki dunia termasuk Syirik gak jadi kalau selama tujuan akhirat itu lebih mendominasi kemudian tujuan dunia itu apa namanya eh hanya dompleng maka Enggak ada masalah karena untuk masalah sedekah memang banyak hadis yang mengiming-imingkan diganti oleh Allah subhanahu wa taala contoh kata Allah ya b Adam anfi unfi alik wahai anak Adam berinfaklah maka Allah akan aku akaninak untukmu ya setiap hari ada malaikat yang berdoa Allah munfan yang artinya Ya Allah berikanlah orang berinfak gantinya ya W anumirin yaallahu ya apa saja yang kalian infakkan maka Allah akan memberi ganti dan terlalu banyak keutamaan sedekah Ya seperti diganti oleh Allah subhanahu wa taala seperti ee Allah melapangkan hatinya ya seperti bisa sedekah dengan niat untuk menyembuhkan penyakit ini semua niat-niat dunia ini diperbolehkan selama tidak mendominasi niat kita tatkala bersedekah Maka kalau kita bersedekah niat utama adalah mendapat ganjaran di mana di akhirat Tapi kalau didomplengkan dalam niat tersebut agar Allah memudahkan rezeki kita enggak apa-apa Tapi itu bukan niat yang utama paham jangan sampai itu yang menjadi poros utama kita bersedekah yang poros utama kita bersedeka adalah agar kita menyimpan tabungan kita di akhirat ya investasi kita di akhirat tib ada lagi yang bertanya silakan mic-nya Tolong dikasih Oh belum tanya TB gantian silakan silakan Bu bmillahirahmanirah menyambung pertanyaan dari Ibu yang tadi Pak itu salat sunah ituat apa tobat itu pada saat kita terasa kapan saja bisa dilakukan kalau kita benar-benar merasakan memang kita benar-benar bertobat suatu dosa kita kan tidak tidak maksudnya tidak selalu kita tobat tidak selalu dosa-dosa tiap hari kita dosa besar terus kan tidak juga kan Ya tapi kalau kita merasa gelisah pengin salat tobat Enggak apa-a saya mengatakan sehari dua kali pun gak apa-apa kalau memang kita pagi kita merasa salah bar tadi bentak-bentak suami ya Allah bertobat sorenya Mas belikan Mas belikan ini aduh sayautang aduh saya lagi Tobat lagi ya gak apa-apa bisa jadi i saya kok rajin sekali salat itu boleh enggak ada masalah tib silakan Ibu tadi toong micnya tolong diover Asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Ustaz kalau orang mencuri itu e mencurinya sudah berulang-ulang terus e sudah istigfar tapi gimana cara dia mengulangi barang curi kalau dia sudah pernah mencuri berulang-ulang maka dia harus kembalikan kepada orang yang pemilik barang tersebut kalau dia mampu mengetahui lokasi orang tersebut Berapa nominalnya maka harus dia kembalikan kalau dia malu untuk mengakui dirinya maka dia tulis dalam atau dia kirim kar keningi atau dia masukkan dalam surat dia tulis namanya kirim kasih kepada orang tersebut surat kosong dan ditulis itu saya Saya pernah mengambil uangmu dan ini saya kembalikan mohon maaf misalnya maka itu begitu kalau dia mampu untuk mengembalikan kalau ternyata orang tersebut sudah meninggal dunia maka dia berikan kepada ahli warisnya kepada ahli warisnya kalau ternyata dia tidak tahu di mana orang tersebut di mana ahli warisnya tidak ada kabar sama sekali maka dia infakkan di jalan Allah dengan niat ini adalah uang orang tersebut maka pahalanya akan diberikan kepada orang tersebut ya kalau ternyata dia sudah infakkan terny ternyata orang tersebut datang eh masih hidup ternyata gimana sudah terlanjur maka dia kembalikan uang tersebut kepada orang yang masih hidup tadi Uang sudah dia sedekahkan pahalanya buat dia begitu caranya ya silakan di belakang Ustaz jadi Ustaz bilang menyuruh-nyyuruh suaminya termasuk dosa ya kalau kalau kalau Berlebihan kalau berlebihan iya kadang kita Kanang minta tolong mikan IG itu itu enggak itu itu memang wajib suami kalau memang itu maksudnya Mas cebokin anak-anak Mas masakin itu ya itu enggak benar ya berlebihan berlebihan kalau enggak berlebihan gak apa-apa biasalah suami nolong istri istri tolong apa suami itu hal yang biasaud saya yang berlebih ada sebagian istri terlalu manja berlebih-lebihan suaminya jadi babu di rumahnya ada seperti itu tukang cucinya tukang masaknya tukang ininya tukang pijitnya tukang semuanya suaminya yang kerjakan ini enggak benar ya yang cari nafkah Siapa yang jadi bos siapa ya ya Jadi tidak kalau hanya sekedar yang wajar biasa kehidupan Suami istri saling membantu itu biasa suami terkadang nyeboin anak-anak istri lagi sakit wajar dan Itulah suami yang saleh ya suami bantu masak kadang-kadang ya Ee tapi saya kalau disuruh masak saya tidak pernah Alhamdulillah istri saya tidak pernah suruh saya apa Masak tak pernah karena saya tidak tahu masak juga kalaupun Saya tahu saya tidak akan mau masak Saya tidak tahu masak paling masak Indomie sama masak air putih saya enggak tahu tib ada lagi yang bertanya ya silakan Waalaikumsalam warahmatullah wab micnya miknya Tolong nah jadi ini Ustaz saya mewakili perempuan-perempuan yang lain yang benar mewakili diri sendiri juga gak apa-apa tidak harus mewakili yang lainnya ini gini Ustaz ee ee ee banyak laki-laki yang polig Gami tapi istri pertamanya enggak tahu kan karena itu apakah istri kedua menzalimi istri pertama ee atau tidak terus Kalaupun dia menzolimi ee dia tuh berniat Ya udah saya Ceraikan Saja cuma suaminya enggak mau gitu Ya udah saya gimana gimana kalau di apa ulang-ulangi apakah istri sampai titik Apakah istri kedua Malim istri pertama kemudian yang berikutnya apaah Apakah istri kedua menzalimi dalam hal dia merebut hak orang lain gitu kan Terus yang kedua terus kalaupun menzalimi ee terus dia bilang Ya udah kalau memang saya dibilang istri pertama menzuli dia Ya udah kamu balik aja sana seraikan saya cuma suaminya enggak mau gitu ya gitu Kayaknya tidak ada yang terwakili [Tertawa] kayak tiib begini sunahnya sunahnya seorang lelaki ya menikahi wanita sunahnya dia kabarkan kepada istri yang bertama Bahkan dia bikin walimah karena di antara sunah walimah adalah sunah menikah adalah buat apa walimah apa fungsinya walimah agar orang tahu saya sudah menikah lagi jadi misalnya saya menikah kemudian saya menikah kedua saya bikin walimah itu istrinya Ustaz Firan yang ke berapa yang kedua Oh berarti masih ada dua formulir yang masih kosong orang tahu tapi kalau saya nikah kemudian saya diam-diam sembunyi-sembunyi dan saya tidak pernah kasih tahu ini mudaratnya besar mudaratnya apa besar ya kalau dalam waktu tertentu bolehlah dia tidak kasih tahu tapi kalau terus-terusan tidak kasih tahu ini mudaratnya besar akhirnya apa dia senantiasa terjerumus dalam kebohongan dan dia sulit Bersikap Adil di antara apa kedua istrinya ya entah dia menzalim istri pertama menzalimi istri yang ke kedua yang ketiga terjadi pertikan yang luar biasa istri pertama istri kedua terkadang berlanjut kepada anak-anak anak istri pertama bertikai dengan anak istri kedua Ustaz Ini pertanyaan terakhir jika kita punya kawan punya sifat yang sering buat masalah tapi sering dinasihati diterima tapi sering diulang lagi jadi Setiap kali kita kumpul kita sering membahas tentang orang tersebut solusinya Bagaimana Ustaz kita Panggil sia kamu itu bikin masalah kita gibah semua gibahain kamu tuh gara-gara kamu kamu Kenapa dibilang enggak bisa berubah-berubah ya kalau kamu begikin terus saya kita enggak mau berteman karena kita nanti dapat mudarat ya dinasihati begitu agak keras dikit supaya dia sadar nih kamu pertama salah gini kedua salah gini diingat ya diingatkan kesalah daftar kesalahan itu banyak jadi dia bisa merubah apa diri ya bab demikian saja ibuu yang dirahmati Allah subhanahu wa taala kurang lebihnya saya mohon maaf Kita bertemu Insyaallah bulan depanhanak wabihamdik asadu alamualaikum warahmatullahi wabarakatuh