Transcript
7WisugK6i20 • Kitab As-Syamail Al-Muhammadiah #8: Cap Kenabian Dipundak Nabi
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2484_7WisugK6i20.txt
Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi alani wasukrhu alaufiqi asadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahu asadu anna muhammadan abduhu rid allahumma shi alaihi waa alihi wa ikhwan kita masuk pada bab baru bab tentang ma jaa fi khatamin nubuwah bab tentang ee stempel atau cap kenabian yang berada di pundak Nabi sallallahu alaihi wasallam bainal katifain yaitu di antara dua belikat di tengah-tengah di antara dua pundak Nabi sallallahu alaihi wasallam yau di di antara dua belikat Nabi sallallahu alaihi wasallam. Sebagaimana kita ketahui bahwasanya dalailun nubuwah mukjizat Nabi banyak dan ada yang hisiah dan ada maknawiyah. maknawiyah sebagaimana disebut oleh Ibnu Katsir rahimahullah yaitu yang abstrak Al-Qur'anul Karim akhlak Nabi dan sirah Nabi sallallahu alaihi wasallam sisanya adalah dalailun nubuwah al-hisih, yaitu yang ditangkap oleh indra bisa dilihat, bisa dipegang, bisa dirasakan dan itu banyak sekali seperti terberahnya rembulan, air keluar dari tangan Nabi sallallahu alaihi wasallam kemudian ee makanan bertasbih ya batu menjadi salam memberi salam kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam. dibelahnya dada Nabi sallallahu alaihi wasallam, dimasukin lagi jantungnya, dikeluarkan, dibersihkan, dimasukkan. Dan banyak sekali di antaranya telah datang dalam kabark-kitab terdahulu bahwasanya nabi tersebut mempunyai stempel kenabian. Khatamun nubuwah, stempel kenabian. Makanya Salman al-Farisi radhiallahu anhu ketika dia ee mendapat kabar akan munculnya nabi terakhir di Hijaz, maka dia pun berangkat dari Persia mencari kebenaran sampai bertemu dengan Nabi. Ketika dia bertemu dengan Nabi, dia cek karena pengkabaran dari pendeta yang dia temui bahwasanya akan muncul seorang nabi yang punya tanda kenabian. yaitu di bainal katifain ini di belakang ee belikatnya, di belakang belikatnya di tengah-tengah ada semacam daging yang tumbuh, semacam benjolan ya, seukuran telur puyuh, telur merpati, kemudian ada rambut-rambut di sekitarnya. Itu tanda kenabian. Maka Nabi pun perlihatkan. Maka Salman pun beriman kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam karena apa yang dikabarkan oleh para pendeta sebagaimana realnya, sebagaimana nyatanya. Maka tanda kenabian ini atau stempel kenabian ini atau cap kenabian ini adalah salah satu dari ee tanda-tanda kenabian yang hisiah yang yang terlihat. Al Imam at-Tirmidzi rahimahullah membawakan beberapa hadis. Di antaranya dari Assa bin Yazid radhiallahu anhu, sahabat yang mulia Said bin Yazid radhiallahu beliau berkata, "Dahabat bi kholati ilan Nabi shallallahu alaihi wasallam. Bibikku khalah itu maksudnya saudari ibu. Khalah saudari ibu. Kalau saudari bapak atau saudari ayah namanya ammah. Ammah. Ini khalah. Jadi orang Arab membedakan antara khalah dengan ammah. Kalau saudari ibu namanya khalah. Dari sisi ibu. Kalau saudara ibu namanya khal. Kalau dari sisi bapak ee saudari bapak namanya ammati. Ammah. Kalau saudari saudara bapak namanya am. Kata Said bin Yazid, "Dahabat bihalati ilan Nabi sallallahu alaihi wasallam. Bibiku yaitu khalahku membawaku kepada Nabi." Kenapa? Dia masih dia sakit. faqala dia berkata, "Ya Rasulullah, innana ukhti wajun. Sesungguhnya putra saudariku, yaitu ponakanku ini sakit." Ya, dalam sebagian riwayat waqun itu jatuh. Dia jatuh jatuh sehingga sakit. Ada riwayat riwayat yang disebutkan yang sakit kakinya ya. Ee kakinya sakit. Kemudian eh famasha rasallah sallallahu alaihi wasallam. Maka rasul sahu alaih wasallam pun mengusap r mengusap kepalaku wada bil barokah. Rasulah pun mendoakan keberkahan untukku watwad. Kemudian rasul sahu alaih wasallam berwudu fastu min wudhi. Lalu aku minum dari bekas wudu Nabi. Jadi Nabi berwudu airnya berjatuhan. Sisanya itu diminum oleh asaib. Waumtu khfahrihi. Aku pun berdiri di belakang bagian belakang pundak Nabi. Fadartu ilal khatam baina katifaihi. Dan aku melihat ada khatam stempel kenabian di antara dua belikatnya. Faid hua mlu zirril hajalah. Maka dia ternyata bentuknya seperti bulatan ee telur telur merpati. Hajalah itu semacam burung ukurannya seperti burung merpati ya. ya seperti telur puyuh sekecil sebesar seperti itu ya. Ee ini dalil tentang akan kebenaran ee berita tentang Nabi sallallahu alaihi wasallam bahwasanya Nabi memiliki tanda atau bukti kenabian yang dikabarkan dalam buku-buku kitab-kitab suci sebelumnya dan diketahui ahlul kitab. Makanya Allah mengatakan ahlul kitab yaifunahu kama yifuna abnaahum. Mereka mengenal Nabi seperti mengenal anak mereka. Kita tahu anak kita sifat-sifatnya, sifat fisiknya, mainnya di mana. Ee sehingga mereka tahu Nabi sifat fisiknya dan Nabi akan berhijrah ke Hijaz dan mereka menantikan kedatangan Nabi dan mereka tahu sifat fisiknya di antaranya ada tanda kenabian. Dan Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ya memiliki keberkahan ya ee [Musik] ee dan ketika ada sebagian sahabat yang sakit mereka datang ke Nabi untuk diobati dengan doa Nabi sallallahu alaihi wasallam. Maka Said bin Yazid ini dia sakit kakinya. Datang dalam riwayat disebut oleh Ibnu Hajar rahimahullahu taala kana yastaqi rijlahu. Ya, kakinya sakit. Mungkin dia jatuh kemudian kakinya sakit. Maka Rasul sahu alaihi wasallam pun mengusap kepalanya dan tahu tangan Nabi berkah. Rasul wasam berdoa keberkahan buat Sa bin Yazid. Kemudian Rasulullah pun berdoa. Setelah itu e Rasulullah berwudu, sisa wudunya diminum oleh SB. Dan kita tahu ini adalah kekhususan Nabi sallallahu alaihi wasallam. Sisa minum Nabi diperebutkan oleh para sahabat. Sisa wudu Nabi diperbutkan oleh para sahabat. Bahkan bukan cuma diperebutkan untuk diusap di tubuh. Bahkan diminum. Bahkan diminum oleh para sahabat di antaranya oleh Said bin Yazid. Ya. Maka ee Nabi mendoakan keberkahan baginya. Tidak disebutkan keberkahan apa, yang penting Nabi doakan keberkahan. Dalam Sahih Albukhari ternyata setelah didoakan oleh Nabi Sa bin Yazid ini ternyata panjang umur dan sehat luar biasa. Dia tadinya sakit sekarang sehat luar biasa. Sampai berkata Juaid bin Abdurrahman, dia berkata, "Roaitus saiba ibna yazid ibna arbaisin." Aku melihat Said bin Yazid ini sudah berusia 94 tahun. Jaldan muktadilan masih dalam kondisi kuat dan tegak. Ya, jadi sudah 94 tidak bongkok, tidak lemas gak dia kuat dan tegak tegar. Ya. Kemudian Said mengomentari dia berkata, "Qim bidasulillah." Aku tahu aku tidak diberi kesehatan pandangan, kesehatan pendengaran, pendengaran, kecuali karena doa Nabi sallallahu alaihi wasallam. Doa Nabi doain dia sekali, subhanallah dia dapat keberkahan sehingga meskipun dia sudah tua, matanya masih tajam, telinga telinganya masih tidak budek. Ya, kata dia ini semua karena doa berkah Nabi sallallahu alaihi wasallam dan dia sudah berusia 94 tahun. Dia masih mengingat tentang keindahan yang dia rasakan ketika dibawa kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam. Dan Said bin Yazid ini wafat ee pada usia 96 tahun dan dia adalah sahabat yang paling terakhir meninggal di Kota Madinah. Panjang umurnya karena doa keberkahan Nabi sallallahu alaihi wasallam. Dan dalam hadis ini disebutkan kata Said, dia pun berwudu. Nabi berwudu kemudian minum dari bekas wudu Nabi sallallahu alaihi wasallam. Ini khusus bagi Nabi sallallahu alaihi wasallam. tidak pernah dilakukan kepada sahabat-sahabat yang lain. Kita tahu ada para sahabat dij masuk surga oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam seperti Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, kemudian ee Abdurrahman bin Auf, Saad bin Abi Waqqas, Thalah bin Ubaidillah ee kemudian Abu Baid ibnu Jarrah eh kemudian Said bin Zaid dan sahabat-sahabat yang lain. Tetapi tidak diriwayatkan bahwasanya para sahabat-sahabat yang lain mengambil sisa bekas Abu Bakar, sisa minum Abu Bakar, rambut Abu Bakar, rambut Umar, sisa minum Umar. Tidak diriwayatkan atau bekas wudu Abu Bakar, bekas wudu Umar, bekas wudu Utsman, bekas wudu Ali. Tidak pernah diriwayatkan ya. Tidak pernah diriwayatkan. Ee demikian juga para tabiin tidak ada yang melakukan begitu kepada para sahabat. Padahal sahabat-sahabat tersebut sudah dijamin masuk surga. Ya, oleh karenanya jika para sahabat tidak yang sudah dijamin masuk surga tidak dilakukan demikian kepada mereka, bagaimana lagi dengan selain sahabat. Adapun Nabi, Nabi sengaja, Nabi sengaja potong rambutnya, suruh bagi-bagi. Nabi suruh bagi-bagi rambutnya dan Nabi sengaja suruh membagi air wudunya, bekas wudunya. Nabi sengaja menyuruh minum sisa bekas minumnya. Karena Nabi tahu itu berkah dan ini khusus buat Nabi. Nabi badannya sampai Nabi tidur diperas keringatnya. karena harum karena Nabi seluruh tubuhnya berkah. Seluruh tubuhnya berkah dan ini hanya khusus buat Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Adapun selain Nabi sallallahu alaihi wasallam maka maka tidak. Ya. Yang jadi perhatian kini dalam hadis ini. Waumtu khalfaahrihi. Aku pun berdiri di belakang punduk-punduk Nabi itu dia pergi ke belakang dan aku lihat kepada ada stempel kenabian di antara dua pundak Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Di antara katifain ya. Ya, ini ee maka ditanya seperti apa ukurannya atau bagaimana ukurannya? Faidza hua mlu zirril hajalah. Alhajalah itu thir yaitu burung mirip seperti merpati. Ukurannya mirip ya. Ee zirrul hajalah maksudnya telurnya mungkin seukuran telur puyu mungkin sekitar gitu. Wallahuam bisawab ya. Jadi daging tumbuh atau benjualan itu yang ada di antara dua belikat Nabi sallallahu alaihi wasallam ukurannya seperti telur poyu seperti daging yang yang tumbuh. Tib kita lanjutkan hadis berikutnya. An Jabir bin Samurah radhiallahu anhu qala roitul khatam baina katai rasul sahu alaihi wasallam goddatan hamra mla baidatil hamamah. Dari Jabir bin Samura radhiallahu anhu, beliau berkata, "Aku melihat stempel kenabian yang terletak di antara dua pundak Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Ghuddah." Ghak yaitu ee daging yang ee daging yang tumbuh ya yang berwarna merah. Yang berwarna merah seperti telur. Ukurannya seperti telur ee merpati. Seperti telur apa? Merpati. Seperti telur puyuh ya. Jadi tidak terlalu besar tapi lumayan besar. Ya, seperti ada bengkak di kulit. Ini menunjukkan ee warnanya ee mirip dengan warna kulit ya. Seperti warna kulit. Karena Rasul sahu alaihi wasallam orangnya putih. Orangnya putih sehingga mungkin agak merah dikit ya seperti kulit Nabi tapi agak merah dikit ya. Ee itulah bentuk ee bentuk stempel kenabiannya dan warnanya ya. Jadi seperti kulit. Hadis berikutnya. Adapun dalam sebagian riwayat disebutkan ee warnanya hitam atau hijau, maka ini semua riwayatnya lemah ya. Yang benar disebut warnanya merah ya. Adapun hijau hitam maka tidak tidak benar. Hadis berikutnya an Asim bin Umar bin Qatadah an jaddatihi Rumaitah radhiallahu anha qalat. Dari Rumaitah radhiallahu anha beliau berkata Rasulullah sallallahu alaihi wasallam asilam alladzi bafai minihi laalu yaqu lad bin muad yaum ihtaz lahu arsyurahman kata rumaitah ini aku mendengar rasul sahu alaihi wasallam berkata kepada saad bin muad ketika beliau meninggal bin muad sayidi sayyidul a pimpinan kaum alaus saad bin Muadh radhiallahu anh Rasulullah berkata, "Ihtaza lahu arsyurrahman arsy Allah bergetar karena kematian Saad bin Muad. Kata Rumaitah, dia mendengar ini dan dia kondisinya sangat dekat dengan Nabi. Kata dia, "Aku mendengar Nabi mengucapkan ini. Walau asyau an uqobilal khatam. Kalau saya mau saya cium eh stempel kenabian nabi tersebut yang di ada di antara dua belikatnya. Karena dekatnya akan saya lakukan." Liqurbihial itu aku dengar sangat dekat dengan Nabi dan aku lihat eh apa namanya? Stempel kenabian. Kalau saya mau cium, saya akan cium. kata Rumaitah di sini ee pembahasan bahwasanya ee yang mengetahui tentang tanda kenabian Nabi ini bukan cuma para laki-laki, bahkan juga para sahabiat juga mengetahui tanda kenabian Nabi sallallahu alaihi wasallam. Dulu para sahabat pakai rida ya namanya rida kadang kelihat kadang kebuka rida seperti rida itu maksudnya kayak kain ihram itu dulu di antara pakaian keseharian mereka. Adapun pemimpin suku Aus namanya Saad bin Muad radhiallahu anhu. Adapun pemimpin ee suku Alkhasra nama Saad bin Ubadah radhiallahu taala anhu. Dan Saad bin Muad adalah kunci pintu masuknya tersebarnya Islam di Kota Madinah. Jadi asalnya Rasulullah mengirim Musa bin Umair radhiallahu anhu. Musad bin Umair ini orang yang luar biasa ya. Jadi Rasulullah pilih Musa bin Umair karena dia orang hebat. Dia dulu orang kaya di Makkah. Kemudian ee sangat wangi pakaiannya impor dari luar negeri. Kemudian dia miskin mendadak karena dipotong bantuan oleh kedua orang tuanya diboikot. Sehingga dia biasa, dia pernah jadi orang kaya, dia juga pernah jadi orang sangat miskin dan dia meninggal dalam k sangat miskin dan diutus oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam. Sehingga ketika dia berbicara dengan para pembesar, dia biasa karena dia pernah orang kaya. Ada orang kaya berbicara dengan orang kaya biasa dia juga kaya. Ya. Maka ketika dia datang jadi heboh kaum Anshar waktu itu mereka masih kafir ya. Musab Uma bin Umair diutus untuk mengajarkan Al-Qur'an kepada orang-orang yang pernah datang beriman di kota Madinah. Maka berkumpullah suku al-uku Khazraj. Mereka ngobrol tentang Muaz Mus'ab ini ada orang dari Makkah begini begini begini. Maka mereka bersepakat untuk melarang ee Mus'ab bin Umair untuk berdakwah. Maka mereka utus siapa? Mereka utus As'ad bin Zurarah. As'ad bin Zurarah ini adalah sepupunya Saad. Jadi dia adalah ee putra dari khalahnya Saad. Saad punya khalah, punya putra namanya As'ad. Jadi sepupunya As'ad bin Zurarah. Maka dia mengatakan, "Ana akfikum iyahu." Saya yang akan urus Musa. Saya yang akan usir dia. Maka pergilah. Jadi mereka sp kamu pergi Asad bin Zah kamu utusan kami. Maka pergilah dia. Kemudian dia pergi ketemu Musa bin Umair. Akhirnya Musa bin Umair bacakan Al-Qur'an buat dia. Akhirnya dia masuk Islam. Dia mengusir malah masuk Islam. Akhirnya tatkala dia kembali mau laporan datang dari jauh. Saat sudah bilang, "Hah, laqadiril wajibhabaumang." Ya, wajahnya sudah berubah. Kata Saad bin Muad. Tadi dia pergi wajahnya lain, sekarang balik sudah berubah. Ternyata benar dia masuk Islam. Kemudian saat berkata, "Ma birrajil?" Apa yang kau sudah lakukan sama Mus'ab? Sudah kau usir? Kata Asad bin Zurarah, "Saya sudah ngobrol sama dia. Tapi menurut saya baiknya kau dengar dulu. Kau dengar dulu." Dia tidak bilang dia masuk Islam nanti heboh. Dia bilang, "Lakinni aro anasma minhu tuhadditsu finnahu aula bika." Lebih baik kau, kau lebih baik dengar langsunglah. Coba coba ke sana dengar aja sendiri. Tapi saat sudah punya bilang ah ini wajah sudah berubah ya. Ee maka Saad bin Muad pun segera menuju ke Mus'ab. Sampai di sana dia pun dengar Al-Qur'an. Dia pun masuk is Islam. Ketika dia balik ya ee kaumnya sedang berkumpul suka usuk khazraj. Maka dia berkata kepada kaumnya, ayyu amrin tahadunahu an Saad bin Muad. Kalian tahu apa tentang Saad bin Muad? Dia tanya Q asayidul mut. Dia adalah pemimpin yang ditaati. Faqala ala faamu anna kalama rijalikumisaikum haramunta islama lailah. Ketahuilah kalian semuanya, saya kan pemimpin yang dia taati. Kalian tahu, ketahuilah saya tidak akan ngomong sama kalian laki-laki perempuan sampai kalian masuk Islam. Malam ini. Akhirnya semua masuk Islam. Ak semua masuk Islam. Subhanallah. Jadi dia kunci masuknya banyak kaum ansar ke Islam gara-gara saat karena Saad bin Muad pimpin mereka. Ini di antara keistimewaan Saad bin Muad. Kemudian di antara keistimewaannya ketika perang Badar, perang Badar pada tahun 2 Hijriah, Rasulullah keluar menuju Badar diikuti oleh kaum Muhajirin kaum Anshar. Maka Rasulullah bertanya, "Bagaimana menurut kalian wahai para sahabat?" Akhirnya Abu Bakar ngomong, "Kita akan begini." Almiqdad ngomong, para muhajirin ngomong, "Semangat untuk berperang." Tapi Rasulullah mengatakan, "Asyiru alaiya ayyuhal kaum." Coba kasih pendapat kalian. Abu Bakar sudah ngomong. Kemudian suku kaum Muhajirin sudah ngomong, tapi Rasulullah masih bilang, "Beri pendapat kalian." Akhirnya Saad bin Muaz paham. Dia berkata, "Lakinakaiduna ya Rasul." Seakan-akan kau ingin mendapat kami wahai Rasulullah dari kaum Anshar. Kenapa demikian? Karena kaum Anshar ketika mengajak Nabi tinggal di Madinah, mereka bersepakat untuk menjaga Nabi dalam kota Madinah. Mereka tidak mengambil janji membaiat Nabi untuk menjaga Nabi di luar kota Madinah. Sementara Badar jauh 150 130 kilo dari kota Madinah. Jadi, Nabi ingin pendapat mereka karena ini di luar daripada kesepakatan kesepakatan Nabi kalau pindah ke Madinah dijaga dalam kota Madinah. Maka Saad berkata, "Seakan-akan kau ingin pendapat kami wahai Rasulullah kaum Anshar." Kata Rasulullah, "Naam." "Ya, bagaimana pendapat kalian kita perang di Badar ini?" Maka apa kata Saad bin Muadz Radhiallahu Taala anhu, "Imdi bina ya Rasulullah, haitu bawa kami kepada yang kau kehendaki, ya Rasulullah. binaar bahuaka kalau kau ngajak kami masuk di lautan ini, kami akan ikut masuk. Walau kalau kau ajak kami jalan jauh keqil gimat, kami akan berjalan bersamamu. Kau akan dapati kami pemberani ketika berperangrun indal harb. Kami adalah orang penyabar dalam peperangan. Maka Rasulullah pun gembira ketika mendengar perkataan Saad bin Muad radhiallahu taala anhu. Ya, di antara keutamaan Saad bin Muad radhiallahu anhu ketika ee Bani Quraidah dihukum, maka mereka minta hukum diberikan kepada ee Saad bin Muad. Karena Saad bin Muad ber mereka berafiliasi atau pernah bersekutu ee dengan suku Al-Aus. Maka mereka ingin, mereka berharap kebaikan dari Saad bin Muad untuk memutuskan hukum kepada mereka. Maka akhirnya Saad bin Muad memberi hukum ya, bahwasanya yang berperang dari Bani Quraidah dibunuh dan para wanitanya ditawan dan harta mereka diambil. Itulah keputusan Saad bin Muadz. Akhirnya Nabi berkata, "Wallahi laqod hakamta fihim bihukmillahi min faqibbaq. Sungguh Engkau telah mengeluarkan hukum untuk mereka. yang merupakan hukum sesuai dari hukum Allah yang berada di atas tujuh yang tujuh langit. Dan akhirnya Saad bin Muad meninggal dalam waktu umur masih sangat muda. Dia masuk Islam umur 30 dan wafat pada tahun umur 36 pada tahun 5 Hijriah. Ya. Jadi umur Islamnya baru 6 tahun ya. Ketika meninggal dunia Jibril datang kepada Nabi berkata, "Ayyu abdin shihin mata fikumul yaum." Siapa hamba saleh yang meninggal di antara kalian hari ini? Ini bikin heboh, Ars bergetar. Jibril pengin tahu siapa yang meninggal ini sampai ars apa? Bergetar. Ternyata Saad bin Muad radhiallahu taala anhu. Maka ini pelajaran bagi kita bahwasanya umur Islam yang sedikit ternyata bisa membuat orang mulia jika dioptimalkan usia tersebut. Saat cuma berislam 6 tahun, kita sudah 40 tahun lebih, gak tahu yang bergetar siapa kalau mati. Adapun saat bin Maaz, Arsy Allah bergetar. Maka ini nasihat bahwasanya tidak semua orang jangan putus asa. Kalau dapat masih ada umur berarti masih bisa berproduktif produktivitas untuk akhirat kita. Masih ada kesempatan. Jangan mengapa sudah tua, sudah ini enggak ada. Pokoknya masih ada umur, masih ada usia, masih ada harta, masih ada tenaga. Harus mikirin akhirat. Tib. Ee berikutnya hadis yang berikutnya dari Abu Zaid Umar ibn Akhtab al-Anshari. Amr bin Akhtab al-Anshari qala radhiallahu anhu qala qala Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Rasulullah berkata kepadaku, "Ya Aba Yazid, ya Aba Zaid, wahai Abu Zaid, udunu minni dekatlah kepadaku. Famsah dah usaplah tanganmu di punggungku." Abuid aku pun mengusap pundak Nabi. Tentu di pundak ini ada di antara dua belikat ada apa tadi? Apa cap kenabianam maka tanganku jari-jariku mengenai stempel kenabian Nabi. Qulu wamal khatam. Apa itu alkhatam? Sang perawi bertanya apa itu khatam? Qala syaaratun mujtamiatun. Ada rambut-rambut yang terkumpul. Jadi ibarat seperti daging tumbuh. Bukan yang itu menjadi kayak bengkak terus ada rambut-rambut di sekitar bengkena kenabian. Ya, dalam riwayat Imam Ahmad dengan sanad yang sahih ada tambahan. Abu Zaid berkata, Rasulullah berkata kepadaku, Abu Zaid, udnu minni, dekatlah kepadaku dan usaplah pundakku. Maka famasa biyadihi alhi waliyatihi. Ya, Rasulullah kemudian mengusap dengan tangannya dia mengusap kepalanya dan jenggotnya, jenggot sahabat ini. Maka Rasulullah berkata, "Allahumma jammilhu wa adim jamalahu." Ya Allah, jadikanlah dia tampan dan abadikan atau kekalkanlah ketampanannya. Q. Orang-orang berkata tentang sahabat ini, Abu Zaid ini, "Falaqod balag banat sanatin." Sungguh dia telah mencapai umur sampai 100 lebih 100 sekian tahun. W fii waliyatihi bayadun illa nabzdun yasir. Tidak ada uban di rambutnya dan di jengkotnya kecuali sedikit. Walaq mbasital waji. Dan dia tampan. Subhanallah. didoain ganteng sama Nabi dan didoain agar kekal ketampanan sampai umur 104 100 sekian tahun masih rambut putihnya sedikit dan masih kelihatan tampan itu tidak ada keriput-keriput ya sebagaimana terlihat pada orang-orang tua. Dan ini dia berkat doa Nabi sallallahu alaihi wasallam sehingga meskipun tua masih kelihatan seperti muda ya. Jadi ini ada tambahan bahwasanya ee ee bahwasanya di di khatam Nabi atau di cap kenabian tersebut selain ada benjolan ternyata ada rambut-rambut yang tumbuh di sekitarnya. Tib. Hadis berikutnya. Wa Buraidah radhiallahu anhu yaqu ja Salman alfarisi dari Buraidah beliau berkata, "Datang Salman alfarisi Rasulullah sallallahu alaihi wasallam kepada Rasulullah ketika madinata bimaidin alai dia bawa eh makanan atau hidangan isinya ada rutab yaitu kurma-korma yang masih basah yang masih segera. Fawaha baina yadai Rasulullah." Maka dia letakkan baina yadai rasulillah di hadapan Rasulullah karena dia pengin ngecek ini Nabi atau bukan. Karena itu telah dapat kabar dari para pendeta yang dia temui bahwasanya akan muncul Nabi ee sudah dekat kemunculannya dan dia tidak makan sedekah tapi makan hadiah. Maka Salman coba dia mau kasih sedekah dimakan enggak? Kalau dimakan sama ini berarti bukan Nabi. Faqala ya Salman maza apa ini? Kata Salman kata Rasulullah apa ini Salman? Faqala shodqatun alaika wa asabika. Ini sedekah buat engkau dan para sahabatmu. Faqala alaihi salam, irfaha fna la naodqah. Angkatlah aku tidak makan sedekah. Kasih sama orang lain. Adapun aku, aku tidak makan apa? Sedekah. Kata Salman. Ini satu ciri benar. Farofaha. Salman ambil fajaal bimlihi. Maka besoknya Salman bawa lagi sama seperti yang dia bawa tadi. Rasulullah depan Nabi sallallahu alaihi wasallam faqala. Rasulullah berkata h ya Salman. Apa ini Salman? Faqala hadiatun. Ini hadiah buat engkau. Faqala rasul sahu al wasallam kepada para sahabatnya. Bentangkan kita makan bareng. Ya Rasulullah makan karena dia makan hadiah. Rasul wasam. Kemudian dia lihat di belakang Nabi ada cap kenabian. Disagan riwayat dia pun muter ke belakang. Jadi dia pengin ngecek bukti Nabi. Nabi tersebut tidak makan sedekah ternyata benar. Nabi tersebut makan hadiah ternyata benar. Tinggal satu dia pengin cek tentang cap kenabian. Maka dia mundur ke belakang. Nabi tahu Salman ingin cek. Maka Nabi buka ridanya. Nabi buka ridanya agar Salman melihat. Sehingga dijadikan dalil oleh Syekh Utsimin rahimahullah. Kalau ada orang penasaran, hilangkan penasarannya. Selama itu ada kebaikan. Ya, di antara sunah menghilangkan penasaran seseorang. Tapi kalau kepo enggak ada perlunya enggak usah dikasih tahu. Tapi kalau enggak kalau ada perlunya, ada manfaatnya kasih tahu. Sebagaimana Nabi lakukan. Nabi sengaja buka k lihat Salman. Tib. Dan Salman tadinya milik Yahudi. Dia dijual dia diperbudak dijadikan budak. Maka Rasulullah beli dari Yahudi bik waz dirhaman dengan harga sekian dirham. Alagris naklan salmanuim. Dengan syarat Rasul sahu alaihi wasallam menanam ee dengan syarat eh menanam sekian jumlah kurma dan harus diurus oleh Salman sampai berbuah. Fagqara sallallahu alaihi wasallam annakhil. Maka Rasulullah tanam kurma tersebut. Dalam sebagian riwayat ee disebutkan bahwasanya Rasulull sahu alaihi wasallam menanam sampai ratusan. Ya, ada dalam riwayat disebutkan sampai nanam 300 e 200 sampai 300 kurma. Bahkan dalam sebagian riwayat 5500 bibit kurma ditanam oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam. Nabi tanam untuk Salman. Karena Salman mau bebas harus dibeli dengan harga sekian. Orang Yahudi jual mahal. Maka Rasulullah tanam kata Rasulullah, kata perawi, "Ill naklatan wahidatan gorosah Umar." Kecuali satu pohon kurma yang tanam Umar. Fahamlu miniha. Ternyata di tahun yang sama belum lewat 1 tahun kurma tersebut sudah berbuah. Dan ini di luar kebiasaan. Korma biasanya tidak setahun harusnya lebih. Walam tahmilin naklatu. Adapun satu kurma yang tidak berbuah. Ratusan semuanya berbuah tinggal satu yang tidak. Maka Rasulullah berkata, "Mau hadaklah." Kenapa ini tidak berbuah? Faqala Umar, "Ya Rasulullah." Umar berkata, "Ana gorua." "Saya yang tanam Rasulullah, bukan engkau. Makanya enggak tumbuh."a Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Rasulullah cabut, "Fagorasa Rasulullah tanam ulang." Rasulullah yang tanam. Fahamalat min amiha. Maka ikut berbuah pada tahun yang sama. Ini berkah Nabi sallallahu alaihi wasallam. Jadi, Nabi sallallahu alaihi wasallam tidak makan sedekah ya. Ee Rasulullah pernah apa namanya? Ee ee Rasulullah disebut dalam sebagan riwayat Rasulullah tidak makan. Kata Rasulullah kepada para sahabatnya, ee makan. Kalian yang makan, aku tidak. Rasulullah pernah berkata, "Inna ala Muhammadin la naodqah." Kami adalah keluarga Muhammad tidak makan sedekah. Dalam riwayat yang lain, la tahilanaqah. Tidak halal bagi kami sedekah. Beliau menjelaskan, "Innama hiya aakunas." Sesungguhnya sedekah itu adalah kotoran-kotoran untuk menghilangkan menghilangkan kotoran-kotoran. Jadi sedekah fungsinya menghilangkan kotoran-kotoran dari harta. Jadi ketika fungsinya menghilangkan kotoran-kotoran harta maka tidak pantas untuk dimakan oleh Nabi dan keluarganya. Dan Salman masuk Islam karena melihat tanda kenabian yang ada pada Nabi sallallahu alaihi wasallam. Tib. Dan ini menunjukkan bagaimana Rasulullah Sallahu Alaihi Wasallam membantu sahabatnya. Rasulullah bukannya orang ee orang kosong enggak. Rasulullah orang sibuk, sibuk, banyak urusan. Tapi dia mau tanam 300 bahkan ada riwayat 500 tanam 500 kurma buat untuk Salman. Yang penting Salman merdeka. Maka dia tanam 1 2 3 4 sampai Umar bantu cuma satu. Itu pun masalah. Subhanallah. Bagaimana tawaduknya Nabi sallallahu alaihi wasallam. ee perhatian sama orang dari Persia datang dari jauh-jauh dia merdekakan dia beli untuk merdekakan Salman radhiallahu taala anhu. Dia membantu ee murid-muridnya. Eh kita lanjutkan. An Abi Nadra alaufi qala saaltu Aba Said Alkudri dari Abu Nadra alaufi alauqi atau enggak dari Abi Nadra alawaqi dia berkata saaltu Aba Said alkhudri. Aku bertanya kepada Abu Saidin Al Khudri sahabat radhiallahu anhu an khatami Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Tentang khatam tentang stempel kenabian Rasulull sahu alaihi wasallam itu khataman nubuwah yang ada di belakang pundak nabi. Faqala kana fi dahhi bidatan nasyizah. Yaitu berada di pundaknya ee seperti daging yang tum tumbuh ya. Ya, seperti daging yang yang tumbuh. Seb sudah kita jelaskan daging tersebut seperti ukuran telur puyuh kemudian tumbuh warnanya agak merah dan ada rambut di sekitarnya. Kita lanjutkan hadis berikutnya. An Abdullah bin Sarjis qala ataitu Rasul ali wasallam wahua fi nasin min ashabihi. Aku menemui Rasul sahu alaihi wasallam kata Abdullah bin Sarjis dan dia sedang berkumpul bersama para sahabatnya. Fadurak min khfih aku mar belakang faadzi urid. Ternyata Nabi tahu dia pengin lihat apa tanda kenabian. Faalq rida. Dan Nabi lepaskan ridanya. Jadi menghilangkan keponya karena dia pengin kepo yang baik. Maka di antara sunah kita jangan buat orang penasaran. Penasaran itu enggak menyenangkan. Ketika dihilangkan penasaran itu kebaikan. Selama itu kebaikan. Penasaran untuk kebaikan. Ada manfaatnya. Maka Rasulullah lepaskan selendangnya dari pundaknya, dari punggungnya. Aku lihat posisinya di antara dua tulang belikatnya. ML juma haulaha khilan ya ee seperti ee ee juma yaitu seukuran ini seukuran apa? Seukuran genggaman. Seukuran genggaman ya. Seukuran telur ya. Kemudian ee haulaha khilan. Di sekitarnya ada khilan. Khilan semacam apa? Hitam-hitam di tubuh. Titik-titik hitam. Tail lat kecil-kecil. bukan gede, kecil-kecil di sekitar ee di sekitar daging tersebut ya. Kaahaalil ya, yaitu eh wahitabaramin yaitu seperti daging tumbuh. Di sekitarnya ada titik-titik hitam tersebut. Ya, diceritakan ee bentuk daripada ee cap kenabian tersebut. Maka aku pun balik sehingga aku berhadapan dengan Nabi. Maka aku berkata, "Faqulu gofarallahu laka ya Rasulullah." Semoga Allah ampuni engkau ya Rasulullah. Dia doain Nabi. Semoga Allah ampuni engkau ya Rasulullah. Walaka kata Rasulullah engkau juga. Rasulullah tidak bilang emang saya salah kau doain saya. Emang saya dosa? Enggak. Rasulullah didoain. Rasul bilang engkau juga semoga diampuni. Faqal quum. Orang-orang bertanya astagfir laka rasulullah? Rasulullah doain ampunan buat engkau. Lumah didoain Nabi. Dia mulai dia bilang, "Ya ya Rasulullah, semoga Allah ampuni engkau." Kata Rasulullah, "Semoga kau juga diampuni." Orang-orang yang mendengar hadis ini bertanya, "Engkau didoai Nabi supaya diampuni?" Faqala, "Naam." Iya, saya didoai Nabi. Kalian juga wakumala hadil ayah. Dan kalian juga didoain karena Rasulullah, karena Allah berfirman, wastagfirambikail mukmin wal mukminat. Allah pernah berfirman kepada Nabi, "Ya, mintalah ampunan untuk dosamu dan juga untuk kaum mukminin dan kaum mukminat." Jadi, kalian pernah diperintahkan oleh Allah, Nabi pernah perintahkan Allah untuk Nabi memohon ampunan buat kalian. Maka ini di antara ee dalil tambahan tentang sifat ee sifat stempel Nabi sallallahu alaihi wasallam ternyata sifatnya selain daging tumbuh, ada rambut-rambut, ada juga titik-titik seperti taelat-telat kecil. mengitari ee daging tumbuh tersebut. Dan ini di antara akhlak mulia Nabi sallallahu alaihi wasallam ya. Ee ketika ada orang ingin melihat tanda kenabian, maka Nabi biarkan agar dia lihat, agar dia semakin beriman kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam dan dia juga mendoakan Nabi semoga Allah ampuni engkau dan Nabi balas mendoakan dia. Ya. Dan ini adalah akhlak mulia Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Ee demikianlah ee ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala, para hadirin hadirat, kita selesai dari bab tentang stempel atau cap kenabian. Nabi yang berada di pundaknya ini salah satu mukjizat Rasulullah sallallahu alaihi wasallam yang hisiah yang telah terkabarkan dari kitab-kitab suci sebelumnya. Insyaallah pada pertemuan berikutnya kita akan bahas tentang rambut Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Selanjutnya saya kembalikan kepada Bang Dodo. Wallahu taala alam bawab. nya terus. Ee demikian saja insyaallah ee pertemuan berikutnya kita akan bahas tentang ee rambut Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Wallah taalaab demikian saja. Wabillahi taufik hidayah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.