Transcript
qSN3rZvbyKs • Training PPPA POPAL - 20 Januari 2025 - Sesi Pagi
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/cendekiaazzacemerlang/.shards/text-0001.zst#text/0597_qSN3rZvbyKs.txt
Kind: captions
Language: id
Oke,
baik. Selamat pagi Bapak-bapak semua.
Selamat pagi, Bu
ya. Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuhalam.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Oke, gimana untuk pagi ini? Sudah siap
untuk mengikuti training hari kedua
sekaligus hari terakhir?
Pasti dong. Siap.
Siap ya. Oke. Baik.
Kita saat ini masih menunggu Pak Eko ya
e yang belum bergabung karena tadi ada
gangguan internet. Mungkin sebentar lagi
akan join ya.
Bapak-bapak sudah sarapan semua?
Alhamdulillah sudah Bu.
Sudah. Pak Firdaus, Pak Wahyudin
sudah Bu
ya. Alhamdulillah
sudah.
Oke, mungkin boleh ya sambil ngopi
sambil ngeteh silakan
karena kita akan lanjutin materinya
sekaligus akan ada ee pembahasan
mengenai persiapan ujian besok seperti
itu. Nanti di sore hari menjelang
penutupan akan saya infokan untuk teknis
sertifikasinya seperti apa. khususnya
buat Pak Abdul ya yang ee harus
menyelesaikan presentasi DIIT-nya.
Iya, Bu.
Oke.
Ee saat ini juga sudah hadir eh Pak
Henri selaku trainer.
Permisi, Pak Henri. Apakah sudah standby
ya, Mbak?
Oke. Baik. Ee izin menginfokan Pak
Henri, saat ini masih ada satu peserta
yang belum join.
Apakah kita akan menunggu Pak Eko atau
mungkin akan kita mulai terlebih dahulu?
Ee tunggu 5 menit lagi kali ya.
Oke, boleh. Pak, semoga di 5 menit ke
depan sudah bergabung ya, Pak Ekonya.
Oke.
Baik. Untuk saat ini Pak Eko sudah
bergabung.
Selamat pagi, Pak Eko.
Oke. Baik. Ee izin mengingatkan kembali
ya, Pak Eko untuk mengisi absensinya
karena untuk semua peserta sudah mengisi
absen kecuali Pak Eko ya.
nanti bisa sembari menulis absen sembari
ee trainingnya berjalan dan izin saya
buka terlebih dahulu. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
I oke selamat pagi dan selamat datang
kembali untuk Bapak-bapak peserta
training PPPA POPAL batch Januari 2026.
Gimana Bapak-bapak sudah siap ya untuk
melanjutkan materi pada hari ini?
Dan mungkin sebelum dimulai kita akan
berdoa terlebih dahulu untuk kelancaran
e training pada hari ini. Berdoa dimulai
ya untuk berdoa dicukupkan dan
selanjutnya kita akan lakukan
dokumentasi terlebih dahulu ya. Ee
silakan pose CAC seperti ini
ya. Eh, Pak Eko dan Pak Henri
dipersilakan. Saya akan hitung mundur. T
dua satu. Oke. Baik, terima kasih banyak
dan selanjutnya dipersilakan untuk Pak
Henri agar bisa melanjutkan e paparan
materinya. Waktu dan tempat
dipersilakan.
Baik, terima kasih Mbak Dina. Selamat
pagi Bapak-bapak. ini hari kedua ya kita
ee zoom ya nanti kita bahas di sesi
akhir terkait ee
persiapan untuk ujian besok baik yang
untuk yang PPPA. Kalau PPPA berarti
nanti di sesi akhir ee Pak Abdul boleh
coba untuk presentasikan hasil dari ee
apa
ditit yang sudah dibuat ya. Nanti kita
bahas di sesi akhirat.
Oke, Pak
ya.
Kemarin sudah sampai di sini ya,
sekalian kita sudah bahas beberapa tugas
juga
ya. Kita lanjut ya untuk sekarang
ya. Ini terkait IPAL. Jadi hari ini kita
sudah membahas ke teknis bagaimana
pengolaan impak.
Pengolahan air limbah adalah proses
untuk mengurangi dan atau menghilangkan
sifat bahaya atau sifat racun pada air
limbah. Lalu IPAL itu merupakan pola air
limbah baik secara fisika, kimia, dan
biologi. Dan tujuannya adalah tak lain
untuk memenuhi baku mutu yang sudah
ditetapkan.
Ditentukan dari karakteristik air
limbah. Jadi sebelum membuat IPAL, kita
sudah tahu apa-apa yang memungkinkan
menjadi karakteristik dari IPAL kita
sehingga kita bisa ee menentukan jenis
IPAL yang akan kita gunakan untuk
perusahaan kita. Di sini IPAL dibedakan
menjadi tiga. Ada IPAL khusus industri
atau WWTP, IPAL domestik, dan IPAL
terintegrasi baik dari industri dan
domestik. ya, industri berarti
kemungkinan ada di dalamnya ee
apa jenis B3 termasuk salah satunya pun
rumah sakit itu ee IPAL medis masuk ke
dalam WWNTP juga
ini. Sekilas kurang lebih alur proses
IPAL itu ee bisa kita lihat di sini di
gambar ini mulai dari bus screen grid
remove-nya lalu ada pengolahan yang di
primer lanjut ke aerasi ada secondary
chlorination dan terakhir baru dibuang
ke badan air dan juga ada yang misalkan
nanti dimanfaatkan. Nah, untuk di bagian
bawah ini itu tuh adalah ee sisa dari
lumpur ya. Lumpurnya nanti dikumpul lalu
dilakukan SL the watering atau
diteringkan.
Nah, jadi dari setiap ee treatmen ini
hampir ada beberapa di treatment ini tuh
ada yang menghasilkan lumpur. Di primary
clarifier itu juga ada lumpur. Nah,
nanti akan dialirkan ke bagian ee
slotnya di tempat pengumpulan slot-nya.
Nah, ini juga di bagian aerasi nanti
juga ada.
Lalu di area clarifier juga ada. Nah,
nanti dikumpulkan jadi satu dia bagian
slot-nya. Nah, slatnya ini biasanya
nanti akan di ee olah tersendiri atau
dikirimkan ke pihak ketiga khusus untuk
yang melakukan pengolahan selsih.
Untuk dasar penentuan IPAL sendiri
dimulai dari debit air limbah, aliran
air limbah, parameter pencemarnya, lalu
ketersediaan lahan dan ruang, serta yang
enggak kalah penting di sini itu adalah
ketersediaan biaya. Karena semakin rumit
IPALnya biasanya biayanya lebih tinggi
dan semakin bermacam ragam karakteristik
limbah yang akan diolah, jenis IPALnya
pun pasti akan lebih ee lebih ee apa
namanya? Lebih
banyak modelnya, lebih ee rumit jenis
treatment yang akan digunakan. Nah,
pastinya biaya maintenance-nya juga
tidak mudah. Memang IPAL itu rata-rata
biaya maintenance-nya yang cukup ee
gede biasanya.
Salah satunya aja kayak seperti IPAL
rumah sakit itu juga cukup besar
bagaimana biaya maintenance-nya.
Lalu di sini bisa kita lihat ee
pengolahan IPAL, pengolahan IPAL atau
air limbah di IPAL itu secara garis
besar ada lima tahapan ya. Mulai dari
prreatment atau pengolahan awal, lalu
ada tahap pertama atau primary lalu
pengolahan yang tahap kedua secondary
dan pengolahan tahap ketiga tery dan
terakhir pengolahan lumpur atau S
treatment.
Nah, di sini kan ada diagramnya. Bisa
Bapak-bapak lihat kurang lebih ee hampir
secara prinsip
jenis IPAL apapun yang akan kita gunakan
itu
bisa dikategorikan ee pengolahannya itu
pasti melewati lima tahapan ini ya.
Nah, di sini kita mulai dari pengolahan
awal di free treatment. Berarti
pretreatment itu biasanya cukup dengan
ee pemasangan bar screen. Lalu di
primary, nah nanti ada pengolahan
misalkan penghomogenan,
ada secondary dan tertiary di sini
ya seperti ini. Kurang lebih di
ini ada ee lima tahapan. create removal
bar screening berarti itu pretreatment
primary clarifier. Nah, itu sudah masuk
ke eh tahap pertama aerasi lalu
secondary clarifier itu tahap kedua
nanti baru tahap ketiganya koordinasi
dan lalu di tahap terakhir ada ee
pengolaan lumpur
ya. Kalau bicara tentang IPAL pasti kita
berbicara ada dua unit yang tidak lepas
dari IPAL, yaitu unit proses dan unit
operasi.
Bedanya apa? Operasi itu melibatkan
fenomena fisika, sedangkan proses itu
sudah melalui tahapan kimia dan atau
biologi.
Jenis pengolaan limbah berdasarkan
reaksi atau proses secara fisika, kimia,
biologi, dan pengolahan secara termal.
Lalu berdasarkan cara pengalirannya
mulai dari continue atau secara per
batch ya. Ini unit pengolahan limbah
dari fisika mulai dari sedimentasi, ada
flotasi, filtrasi, dan screening.
Sedangkan untuk pengolahan kimia itu
flokulasi, presipitasi, netralisasi,
adsorsi, slipping, penukan ion, dan
membran. Lalu untuk biologi bisa
menggunakan lumpur aktifing
filter, oxidations, fixpack kontraktor,
danrifikasi.
Serta termal itu biasanya drying,
evaporasi, reaktivisasi
dan insenerator. Ya, biasa termal ini
hasil dari slots ya yang kita olah.
Nah, ini beberapa ee alternatif
pengolaan limbah kita lihat dari
kualitasnya.
Misalkan di sini ada logam berat. Logam
berat berarti kita bisa gunakan
presipitasi kimia. Lalu misalkan ada
fosfor bisa dengan penambahan metal,
koagulasi kapur, sedimentasi. Nah, itu
bisa untuk mengurangi fosfor.
tingkatan pengolahannya tadi eh free
treatment atau preliminary. Nah, di sini
eh ada kita lihat bagian-bagiannya mulai
dari screening, equalisasi, GR chamber,
oil separator. Lalu untuk primary itu
ada sedimentasi, flotasi, aerasi.
Sekendari itu ada lumpur aktif,
biofilter, membran, dan septic tank itu
masuk ke dalam ee pengolahan sekondari
dan pengolahan secara tertiari untuk
penyisian nitrogen dan fosfor.
Ada penggunaan sun filter ya. Sun filter
biasanya kita gunakan setelah ee
pengolahan air limbah yang kalau
misalnya kita gunakan kembali itu bisa
juga menggunakan sun filter. Lalu secara
desinfeksi.
Untuk preliminari itu tuh gunanya adalah
menyisikan partikel kasar yang mengendap
dan mengapung. Apalagi kalau misalkan
tadi kita di perusahaannya ee ada bagian
dapur ya, ada dapur yang masuk ke dalam
IPAL. Nah, makanya perlu dikasih ee bar
screen biar lemaknya tidak masuk ke
dalam ee IPAL karena nanti akan
mengganggu bakteri yang ada di dalam
IPAL. Lalu secara primary itu tujuannya
untuk penyisian suspendit solidnya,
padatan-padatan atau partikel-partikel.
Lalu sekendari itu tujuannya untuk
pengolahan biologi, menghilangkan materi
terlarut dan tersuspensi dan juga
menurunkan kadar BOD, COD.
Sedangkan untuk ee pengolan lanjutannya
itu untuk penyisian nitrogennya, minyak
dan lemak, patogen, dan fosfor ya.
ya. Karena kan di sini ada ee terteria
itu salah satunya ada desinfeksi. Nah,
untuk menghilangkan
ee bakteri yang ada di dalamnya maka
digunakan proses desinfeksi ya. bisa
dengan penambahan klorin atau kaporit di
ee bagian akhir sebelum air limbah
dialirkan ke badan air.
Ini contohnya untuk free treatment,
penggunaan screening atau penyaringan
atau bar screen. Bisa modelnya yang agak
sedikit kasar, ada yang agak sedikit
lebih rapat ya.
Nanti ee kita akan saring sehingga
padatan kasar itu tidak masuk ke IPAL.
Karena kalau itu nanti bisa lolos dan
sampai ke dalam pengolahan IPAL, itu
nanti akan merusak ee treatment yang ada
di dalam IPAL itu.
Nah, tujuannya meminimalkan
variasi konsentrasi dan laju alir
air limbah untuk juga menghilangkan zat
pencemar tertentu. lalu menghilangkan
zat pencaman tak terbiodegradasi atau
beracun agar tidak mengganggu
proses-proses selanjutnya.
Ini ya untuk oil separator.
Lalu ini untuk eh primary yang chemikal
dicapai dengan mencampurkan asam atau
basa dengan limbah yang disarankan air
sistem netralisasi dua atau tiga tingkat
dengan pengendalian pH yang otomatis.
Nah, ini untuk primary yang
elektroagulasi.
Elektrokoagulasi di sini adalah ee
proses pengolahan air secara
elektrokimia di mana pada anoda terjadi
pelepasan koagulan aktif berupa ion
logam ion logam ke dalam larutan.
Lalu fungsi elektrokoagulasi itu ya
untuk
dapat digunakan untuk mengolah padatan
tersuspensi ya. Contohnya logam berat,
tinta, bahan organik, dan lain-lain.
Nah, di sini ada interaksi-interaksi
yang terjadi di dalam larutannya.
Misalnya migrasi ke elektron bermuatan
berlawanan.
Ken membentuk sebuah endapan dengan
pengotor. Lalu interaksi kation logam
dengan OH senyawa hidroksida yang
terbentuk membentuk gumpalan atau flok.
Lalu oksidasi polutan dan gas hidrogen
berbentuk flotasi. Ini lebih ke teori
bagaimana ee proses elektrokoagulasi itu
bisa mengurangi hampir sampai 90% dari
logam berat.
Ya, kurang lebih ee skema untuk proses
elektro itu seperti yang ada di gambar
ini yaitu untuk mengurangi kadar dari
logam berat yang ada di dalam air limbah
kita.
Ini yang untuk flotasi ya. Digunakan
untuk menyisikan bahan-bahan yang
mengapung seperti minyak dan lemak agar
tidak mengganggu proses pengolahan
berikutnya. Flotasi juga dapat digunakan
sebagai cara penyisihan bahan-bahan
tersuspensi
ya. Di sini untuk flotasi.
Lalu ada active slots.
Ini sudah masuk ke secondary treatment.
Zat organik yang tersedia kurang
mencukupi. Maka mikroorganisme akan
menopang hidupnya dengan mengonsumsi
protoplasma. Jika kekurangan zat organik
ini berlangsung terus-menerus, maka
mikroorganismenya akan mati dan mengupsi
seluruh protoplasma sehingga yang
tersidu organik yang relatif stabil. Ini
untuk contoh penggunaan aktif sluts.
Lalu ada alternatif lain yang untuk
pengolan limbah cair ya ee ada bahan
terlarut dan bahan tidak terlarut. Bisa
menggunakan pengendapan filtrasi atau
flotasi dan filtrasi. Sedangkan untuk
kalau bahan terlarut itu dibagi ke dalam
organik dan anorganik ya. kemarin
sebenarnya ini kita sudah sempat lihat
ini hampir sama dengan yang tadi contoh
pengolahan fisika kimia
ini untuk pengolahan biologi intinya
untuk mengurangi jenis mikroba sehingga
ee
apa
bakteri atau mikroorganismenya bisa
berkurang. Nah, di kita juga menggunakan
bakteri
ee ada aerob dan anaerob ya.
Nah, ini untuk contoh IPAL menggunakan
sequencing batch reactor atau SWR. ini
merupakan salah satu dari proses lumpur
aktif yaitu dengan menggabungkan fungsi
dari airasi, sedimentasi dan penuangan
dalam satu reaktor.
Nah, apa sih keuntungan dari kalau kita
menggunakan SWR? Dia sederhana lalu
dapat mengatasi variasi aliran yang
besar, menghasilkanlu dengan kualitas
yang konsisten dan pengoperasiannya
lebih murah. Sedangkan untuk kekurangan
atau kerugiannya kemungkinan timbulnya
persoalan pada sistem penuangan, lalu
perubahan pada perangkat keras.
Dibutuhkan operator yang berpengalaman
dan inspeksi dan perawatan yang teratur.
Ini untuk ee contoh sistem pengolahan
dari biologi.
Lalu ini yang tahap terti ya,
bisa menggunakan carbon absorption untuk
menyisihkan senyawa aromatik dan senyawa
organik yang terlarut di dalam air
limbah. Terutama jika diinginkan untuk
menggunakan kembali air buangan
tersebut. hiasan filter ini tadi yang
saya sampaikan bisa juga ketika kita
ingin menggunakan kembali setelah air
limbah itu mau ee diolah setelah melalui
proses pengolahan lalu airnya akan
dimanfaatkan salah satunya misalnya
untuk penyiraman tanaman. Nah, kita
sebenarnya harus menggunakan sun filter
ini ya, sehingga air yang keluar itu
bukan lagi standarnya air limbah, tapi
sudah menggunakan standar yang air
bersih. Jadi, baku mutunya nanti
mengikuti baku mutu yang air bersih.
Ini ee contoh
peralatan yang digunakan. Dulu saya di
tampak saya yang lama saya menggunakan
seperti ini. Ada beberapa ee sun filter
karena air itu kita manfaatkan untuk
penyiraman tanaman. Jadi kita
menggunakan beberapa filter waktu itu
bersama pihak ketiga. Nah, akhirnya
setelah di saya periksa, saya ambil
sampelnya itu ee saya sandingkan dengan
baku mutunya, baku mutu air bersih. Jadi
ee setelah melewati tahapan sun filter
itu hasil yang keluar itu sudah hasil
dengan standar baku mutu air bersih.
Jadi bukan lagi standar baku mutu yang
ada di air limbah,
tapi biaya instalasi dan operasinya
lumayan mahal dan maintenance-nya juga
cukup jelimetah.
Bapak-bapak, ada yang sudah menggunakan
sun filter kemarin itu siapa ya yang
menggunakan ee untuk
pengolahan untuk penyiram tanaman ya?
Ada kemarin Bapak apa ya yang
menggunakan air limbahnya untuk siram
tanaman? saya lupa.
Saya, Pak.
Pak Wahyudin ya.
Iya, Pak.
Apakah ee setelah
proses tahapan
IPAL itu ada penggunaan ter
treatmentnya, Pak?
Ada, Pak.
Apa, Pak, metodenya yang dipakai di
perusahaan Bapak?
Pakai sunfilter. Sama kayak gini.
Sun filter ya?
Iya. Sun filter
ada berapa, Pak? Ee pakai yang dua atau
berapa filternya?
Dua. dua ya, Pak ya?
Iya.
Terus pernah diambil sampel air yang
setelah keluar dari sun filternya?
Pernah, Pak.
Pernah.
Hasilnya itu bagaimana?
Benar. Dan COD-nya juga turun
turun lebih turun drasis, ya. Tapi
sebenarnya kalau udah standarnya itu itu
harusnya bukan lagi pakai COD bod sih.
Kita standarnya mengikuti yang standar
air bersih sih, Pak. Harusnya
sudah sih, Pak. Bersih, Pak.
Iya. Enggak. Maksudnya standar baku
mutunya mengikuti standar baku mutu air
bersih, bukan air limbah sih. Harusnya
berarti sudah menggunakan ya, Pak? Ya,
sudah, Pak.
Oke. Baik, terima kasih.
Ada lagi Bapak-bapak yang sudah pernah
menggunakan atau perusahaannya
menggunakan sun filter juga.
Ya, ini untuk pengolahan air limbah
domestik bisa menggunakan proses
biofilter anaerob dan aerob. Ini contoh
penggunaan biofilter anaerob aerob ya.
Ada di bagian-bagian
yang di mana dia harus ada aerob dan ada
anaerob. Jadi ini penggabungan aerob dan
anaerob.
Nah, ini penjelasannya ee kalau kita
menggunakan
proses biofilter anaerob itu tujuannya
untuk menurunkan zat organik terurai.
Zat organik terurai ya bisa di dalamnya
itu ada TSS, ada COD, dan BOD. Sedangkan
kalau biofilternya aerob itu untuk zat
organik yang menjadi sisa gas CO2 dan
H2O serta amoniak ya. NH3 atau amoniak
akan teroksidasi menjadi nitrit yang
selanjutnya akan menjadi nitrat.
pengolahan air limbah ee yang
menggunakan
proses biofilter anaerob dan aerob ini
bisa dilihat mulai dari ee dimasukkan ke
bagian pengendapan awal lalu melewati
proses pengendapan ke bak biofilter
anaerob setelah itu ke proses eh aerob
melalui proses aerator dan baru di dari
bak biofilter aerob itu akan dialirkan
ke pengendapan terakhir atau selimase
akhir. Ini kurang lebih skemanya yang
seperti ini tadi
ya. Ini secara gambar, ini secara
narasi.
Pengolahan air limbah domestik itu
rata-rata pengolaannya lebih mudah,
tidak perlu lahan yang luas, biaya
operasinya lebih rendah dibandingkan
dengan proses lumpur aktif. Lumpur yang
didasarkan relatif sedikit dapat
menghilangkan nitrogen dan fosfor yang
dapat menyebabkan elektrofikasi,
dapat digunakan untuk air limbah dengan
beban BOD yang cukup besar dan dapat
menghilangkan padatan tersuspensi dengan
baik.
Ini kriteria operasi dan indikator
kinerja.
Ee kalau dia sistem atau unit koagulasi,
maka operasinya optimum dosis kecepatan
putaran optimum.
indikatornya, kecepatan putarannya,
justifikasi dari bahan kimia yang
digunakan, yaitu indikator keberhasilan
di unit koagulasi. Lalu untuk di bagian
sedimentasi kita bisa melihat dimensinya
dan ee untuk indikatornya kita melihat
kecepatan aliran airnya.
kalau aktif itu secara dimensi dan
resirkulasi
dari melihat kontrol dari do
ini ada SPI 30 maksudnya adalah slume
indeksnya nilai volume lumpur yang dapat
mengendap setelah 30 menit ini ada
perhitung tersendiri sih biasanya
penilaian kinerja teknis IPAL ya
perhitungan efisiensi pengolahan itu
bisa dengan efisiensi sama dengan
konsentrasi pencemar di influen
dikurang konsentrasi pencemar di evluen
dibagi konsentrasi pencemar di influen
dikali 100%.
Ini untuk ee penilaian teknis dari ee
kinerja IPAL.
beberapa aspek pengelolaan sistemnya
mulai dari SOP, kondisi dan parameter
kontrol, kinerja peralatan pendukung,
ada data-data dokumentasi, lalu secara
maintenance-nya punya schedule, ada
inspeksi periodik, ada pergantian dan
lain-lain, serta ee dokumentasi dari
pengelolaan maintenance-nya juga harus
disiapkan. Lalu kompetensi operator atau
sumber daya manusianya. Dan juga jangan
lupa adalah keselamatan kerja serta ee
biaya atau secara keuangan.
Biaya operasional IPAL mulai dari lihat
dari secara kelistrikan karena akan
butuh listrik yang lumayan karena akan
bekerja selama 24 jam.
Lalu bahan kimia yang akan digunakan,
yang akan kita pergunakan berarti kan
kita harus membeli bahan kimia misalnya
mulai dari koagulannya, flokulan dan
nutrisi untuk bakteri.
Lalu eh pelaksanaan maintenance ya mulai
dari engineering-nya, bak IPALnya,
pergantian filter, pergantian pipa dan
lain-lain. Lalu peningkatan kompetensi
operator. Nah, salah satunya dengan
Bapak-bapak sekarang lagi mengikuti
training. Nah, itu kan juga membutuhkan
biaya operasional untuk mengikuti ee
kompetensi. Lalu ada juga nanti proses
sampling dan analisa yang akan kita
kerja sama dengan pihak ketiga. Nah,
kita juga punyai alat untuk pemantauan
internal. Berarti harus ada jadwal
kalibrasi alat. Karena setiap alat yang
menghasilkan angka itu wajib dikalibrasi
minimal satu kali setahun.
Ya, ini untuk strategi operasional IPAL.
Yang pertama tetap harus diketahui
karakteristik air limbahnya. Lalu beban
maksimum yang dapat ditampung IPAL.
Parameter operasinya bisa melihat dari
koagulasi dan pengendapan biologis
aerobnya. Lalu kebutuhan alat,
bahan kimia yang digunakan, dan jenis
kondisi operasi.
Ini pengawasan operasionalnya
ee kita lihat secara SOP ada operasional
dan perawatan, prosedur kerja, fungsi
alat-alat mekanis, menangulang masalah
IPAL dan kinerja dari petugas.
Ini laporan operasional IPAL mulai dari
biaya, pengadaan barang, tenaga kerja,
operasional IPAL, kejadian darurat, dan
hasil pemeriksaan. kualitas IPAL secara
internal dan eksternal. Nah, ini semua
ee baik apakah itu seorang popal
penanggung jawab IPAL ataupun itu PPA
ini harus mengetahui laporan-laporan
seperti ini. Jadi ketika kita dimintai
pertanggung jawaban oleh manajemen
perusahaan, kita sudah punya ee
semacam laporan pengelolaan IPAL. Jadi,
kita tidak hanya melihat oh IPAL itu
berjalan dengan baik, tidak. tapi ada
pendokumentasiannya secara baik mulai
dari bagaimana pengadaan barangnya,
bagaimana proses operasionalnya dan
biaya-biaya yang akan kita gunakan baik
dalam jangka pendek maupun jangka ee
panjang. Kalau saya dulu selalu membuat
ada rencana kerja untuk molan IPAL itu
di 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun ya.
Karena pasti akan ada beberapa
peralatan-peralatan yang mungkin
harusnya ada pergantian. Karena saya
bukan basicnya engineering. Biasa tuh
kita ee konsultasi dengan teman-teman
bagian engineering. Biasanya itu kan
mereka lebih paham oh kalau alat
peralatan yang seperti ini biasanya
maksimal di 3 tahun pasti akan ada
pergantian. Nah kan peralatan-peralatan
seperti itu biasanya ada yang setiap 5
tahun itu akan rusak. Nah, itu yang kita
harus punya ee beberapa
budgeting untuk ee pengelolaan atau
maintenance dari IPAL.
Nah, ini untuk dokumentasi IPAL mulai
dari eh database kualitas influen dan.
Jadi, kita harusnya punya data
pemeriksaan pemantauan secara internal
ya. ada lembaran ceklisnya kita buat.
Nanti di sana kita tulis pemeriksaan
rutin harian itu apa aja yang harus.
Misalkan ada pH, debit, nah atau sisa
kore. Nah, itu kita harus ada ee salah
satu ceklistnya atau lembaran yang kita
mungkin taruh di area IPAL yang sehingga
kita pada saat ee
pengujian hari itu kita bisa langsung ee
ngerekap di dokumen tersebut. Lalu nanti
ada dokumen yang sifatnya adalah hasil
evaluen atau uji evaluen influen yang
dari pihak ketiga. Nah, itu harus
didokumentasikan, harus difiling. Karena
ketika ada pemeriksaan dari pihak ee
berwenang, biasanya akan dimintain
bukti dari hasil uji ee IPAL. Lalu nanti
ada bagaimana pada saat kita memang
melakukan maintenance. Jadi enggak hanya
sekedar melakukan pergantian, tapi kita
harus ee melakukan dokumentasinya dalam
bentuk dokumen. Lalu nanti bisa
pencatatan kondisi pengoperasian dan
lain-lain, kualitas lingkungan, kejadian
pencemaran air atau ada kalau misalnya
ada masalah atau ada kendala. Nah, itu
kita juga bikinkan dalam bentuk ee
insident report. Kalau saya dulu jadi
saya bisa tahu, oh ternyata dalam 1
tahun terakhir IPAL kita ada masalah
ini. Nah, itu sebenarnya seorang
penanggung jawab IPAL harus punya
dokumen-dokumen terkait pengelolaan
IPAL. Jadi, tidak hanya bagaimana hasil
akhir, tapi bagaimana pelaksanaan
maintenance dan juga
permasalahan-permasalahan yang ada di
IPAL.
Ya, ini ada latihan. Boleh dikerjakan
dulu sebentar
Bapak-bapak. Mungkin
10 menit ya, Pak.
Ini kurang lebih sampai jam 09.16 begitu
ya.
Iya. Enggak usah terlalu ripet ya, Pak.
ini sebenarnya hanya sekedar mengulang
materi yang tadi.
Nah, nanti baru kita masuk dalam
pengoperasian IAL.
Berarti nanti untuk pengerjaannya bisa
dilanjut dari file yang kemarin ya,
di Microsoft Word yang kemarin sudah
dikumpulkan.
Iya. biar bisa jadi satu kesatuan aja,
Mbak.
Iya.
Oke.
Baik, Bapak-bapak ee apakah sudah
selesai mengerjakan?
Ini Pak Abdul sudah mengumpulkan.
Masih ditunggu untuk Pak Firdaus, Pak
Wahyudin, dan Pak Eko.
Oke.
Baik, Pak Wahyudin sudah mengumpulkan
tugasnya.
Masih ditunggu untuk Pak Eko dan Pak
Firdaus.
Ши
Eh, maaf Mbak Dina sudah pada selesai.
Eh, baru Pak Wahyudin dan Pak Abdul. Pak
Hendr
bentar kita kasih 5 menit bentar ya.
Oke, boleh.
Masih ditunggu ya, Pak Firdaus dan Pak
Eko. No.
Oke.
Baik. Ee untuk tiga peserta sudah
mengumpulkan tinggal Pak Firdaus ya
masih ditunggu.
Bagaimana Mbak Dina? Sudah selesai apa
kita mau lanjut dulu?
Ini sudah tiga peserta, Pak, yang
mengumpulkan. Tinggal Pak Firdaus.
Firdaus, ya. Kita lanjut dulu aja, ya.
Nanti setelah aja, ya.
Oke, boleh
ya. Kita lanjut ya, Bapak-bapak ya.
Takutnya nanti materinya masih banyak,
kita enggak keborus.
Ini untuk
ee
bentar ini kenapa zoomnya ya?
Mengoperasikan instalasi pengolahan air
limbah. Ya, ini unit kompetensi
lanjutan. Ee di sini adalah ee menyusun
rencana pengoperasian IPAL dan melakukan
pengoperasian IPAL, ya untuk
mengoperasikan instalasi air limbah. itu
melakukan optimasi pengoperasian IPAL
sesuai dengan kebutuhan mulai dari
evaluasi efisiensi IPAL dan rekomendasi
optimasi IPAL disusun berdasarkan
teknologi alternatif
ya. Ini berupa diagram alir proses
pengolahan air secara fisika kimia
sama dengan yang tadi mulai dari air
baku, penyaringan, dan sampai ke
penyimpanan air bersih. Lalu ini adalah
pencampuran antara koagulasi dan
flokulasi.
Ya, mulai dari pengadukan cepat dan
lambat dibagi dua. Terus ada pneumatis,
mekanis, dan hidrolis.
Ini pengadukan pneumatis adalah
pengadukan yang menggunakan udara atau
gas berbentuk gelembung sebagai tenaga
pengadukan. Makin besar udara, kecepatan
gelembung udara yang dihasilkan makin
besar dan diperoleh turbulensi yang
makin besar juga.
Terus ini mekanis. Mekanis itu metode
pengadukan menggunakan peralatan mekanis
yang terdiri atas motor, proses
pengaduk, dan alat pengaduk. Berdasarkan
bentuknya, ada tiga macam empeler, yaitu
padle, turbin, dan cropfeller.
Ini contoh pengadukan yang dilakukan.
Ee lalu ini adalah pengadukan hidrolis,
yaitu pengadukan yang memanfaatkan
aliran air sebagai tenaga pengadukan.
Nah, ini dihasilkan dari energi yang
dihasilkan dari satu aliran hidrolik.
Tujuannya untuk menghasilkan turbulensi
yang besar tersebut, maka jenis aliran
yang sering digunakan untuk mengadukan
cepat adalah terjunan, pcatan hidrolik,
dan pasal flang.
Kurang lebih bentukannya seperti ini
untuk pengadukan cepat dengan terjunan
ya. Ini tadi udah
ini diskip aja
ya. Ini kita skip aja
ya. Ini proses koagulasi dan flokulasi
yaitu membesarkan ukuran partikel dengan
terbentuknya menjadi flop.
Ini koagulasi dari partikel keloid
ditambahkan menjadi koagulan, lalu
flokulan dan muncullah flok floknya atau
flokulasi.
Aspek dalam koagulasi
ada koagulan dan flogulan pengadukan.
Lalu kita harus menentukan jenis
koagulan dan flagulannya serta dosis
yang akan kita gunakan sesuai dengan
peruntukannya.
Ya, ini jenis-jenis kemikal yang akan
digunakan.
ada ee PAC, asam kapur, dan sulfat
feriklorida.
Ya, ini jenis ko berdasarkan
karakteristiknya.
Ada yang menggunakan alum, feriklorida,
kapur, dan PAC.
Banyak itu kalau enggak salah yang
menggunakan PAC. Cuman kekurangannya
kalau PAC itu memang harganya sedikit
lebih mahal dibandingkan yang lain.
Ada kelebihannya yaitu endapannya
sedikit, penanganannya juga lebih mudah.
Dasar pemilihan koagulan dan flokulan
cocok untuk karakteristik limbah cair.
Memberikan penyisihan suspended solid
terbanyak memberikan endapan lumpur
paling sedikit. Harganya mudah
terjangkau, mudah didapat, dan
penanganannya juga cukup. Ya, ini untuk
perhitungan dosis koagulan
menggunakan metode jar test ya. Ini alat
yang di lab biasanya untuk mes eh
koagulan
ini. Dasing pam ini untuk menginjeksikan
bahan kimia ke dalam tangki air limbah.
Keuntungan menggunakan dosing pam itu
untuk menjaga ketepatan penambahan ee
jumlah bahan kimia ke air limbah,
menjaga ketepatan periode pemberian
bahan kimia ke air limbah. ya karena ini
sudahudah di-setting secara otomatis.
Salah satunya dasing pam itu juga bisa
digunakan pada saat eh penambahan
klorinisasi itu juga bisa menggunakan
dosing pam.
Ini beberapa masalah yang timbul. Flok
yang terbentuk terlalu kecil itu
biasanya disebabkan oleh koagulan dan
fogulan yang tidak tepat. Jumlah
penambahan koagulan-koagulannya tidak
tepat juga. Turbulensinya terlalu tinggi
dan adanya perubahan pH.
FL terbawa menuju aliran. Nah, jadi
kalau vlognya itu sampai ke aliran
berarti bisa jadi disebabkan karena
mungkin vlognya itu yang terlalu kecil,
adanya endapan lumpur yang terlalu
tebal, beban hidrolis yang terlalu
besar, dan putaran dari scrapernya yang
terlalu cepat.
Nah, ini elektrokoagulasi yaitu reaksi
produksi dan oksidasi atau redoks.
Ya, ini bisa dilihat dan dibaca aja
proses dari elektrokoaligasi
itu pengumpalan dan pengendapan
partikel-partikel dari eh total
suspended solid yang terdapat di dalam
air limbah dengan menggunakan energi
listrik. Ya, proses elektrokimia,
flokasi, dan koagulasi. Jadi
elektrokoagulasi itu penggabungan dari
beberapa ee treatmen mulai dari
elektrokimia, flokulasi, dan koagulasi.
Ini beberapa ee kelebihan dari proses
elektrokoagulasi,
yaitu peralatannya sederhana dan mudah
untuk dioperasikan.
Air limbah yang diolah dengan
elektrokoagulasi itu menghasilkan
evaluen yang jernih, tidak berwarna, dan
tidak berbau. Flok yang terbentuk
memiliki kesamaan dengan flok yang
berasal dari koagulasi kimia. Lalu
keuntungan dari elektrokolagis ini juga
dapat mereduksi kandungan koloid yang
paling kecil terus menghasilkan efluen
yang mengandung TDS dalam jumlah yang
lebih sedikit dibandingkan dengan
pengolahan kimia. Proses
elektrokoagulasi juga tidak memerlukan
bahan kimia sehingga tidak bermasalah
dengan netralisasi
dapat memberikan efisiensi proses yang
cukup tinggi untuk berbagai kondisi.
Lalu pemeliharaannya lebih mudah karena
menggunakan sel elektrolisis yang tidak
ber Sedangkan di sisi ee kelebihan pasti
juga ada kekurangan atau kelemahannya.
Kelemahannya atau kekurangannya itu
tidak dapat digunakan untuk mengolah
limbah cair yang mempunyai sifat
elektrolit yang cukup tinggi karena
terjadi hubungan singkat antar
elektroda. Besarnya reduksi logam berat
dalam limbah cair itu dipengaruhi oleh
besar kecilnya arus voltase listrik
searah pada elektroda. Lalu elektroda
yang digunakan dalam proses
elektrokoagulasi harus diganti secara
teratur dan terbentuknya lapisan
elektroda dapat mengurangi efisiensi
pengolahan. Ya, ini beberapa faktor yang
mempengaruhi proses elektrokoagulasi.
Harus listrik, pH, waktu, tegangan jenis
elektrod yang digunakan, ketebalan plat
dan jarak antar elektroda.
Nah, ini lebih ke pemahaman secara
kimianya untuk proses elektroda kita
skip aja.
Nah, ini filtrasi menggunakan sun filter
atau carbon filter.
Filtrasi berarti adalah ee penyaringan.
Penyaringan yang tujuannya untuk
menangkap partikel tersuspensi dalam air
dengan media penyaring atau filter.
Biasanya ini dipergunakan bila kekuruan
akhir yang diinginkan sangat rendah. Air
dengan kekurangan 5 sampai 10 NTU itu
dapat diturunkan menjadi air olahan
dengan kekuruhan di bawah 2 NTU hingga 2
0,5 NTU dengan penggunaan media
filtrasi. Kalau sudah sampai di bawah 2
NU itu biasanya sudah memenuhi baku mutu
air bersih. Karena di air bersih itu
baku mutunya untuk kekeruhan itu adalah
5tu.
Selain itu dari proses pengaliran
dikenal juga ada dua macam filter itu
gravitasi atau graviti atau yang
bertekanan pressure filter.
Ini eh komponen utama yang ada di dalam
filter. Kurang lebih ada di dalamnya ada
kerikil, pasir silika, ada ziolid, dan
karbon aktif.
ada zona inlet-nya, media filter,
penyangga media filter, sistem drainasi
bawah, sistem pencucian, dan sistem
pemantauan kehilangan tekanan ya.
Jadi kalau sang filter dilihat kurang
lebih isi di dalamnya itu adalah seperti
ini. Ada karbon aktifnya, ada pasir
silika dan karbon.
Ini jenis media untuk filtrasi pasir
bangka atau pasir silika. ada antrasit
karnet single media ada dual media dan
multimedia. Single media itu pasir
silika aja sedangkan kalau dual media
itu pasir Bangka dan antrasit. Dan kalau
tiga lapisan itu pasar Bangka, antrasit
dan garment.
Ini kriteria perencanaan dari rapid
filter ya. Ini bisa dibaca aja kita
skip.
Ini untuk yang pressure filter ya. Ini
ee contoh gambar dari Rapid Gravity
Filter.
Ini untuk ee contoh kurva dari filtrasi.
Nanti Bapak-bapak bisa lihat materinya.
Ini ee skemanya untuk ee penggunaan dari
pressure filter.
Lalu back wash atau pencucian filter ini
dapat digunakan pada dua jenis fluida
yaitu air dan udara.
Pencucian dengan air selama 15 sampai 20
menit. Pencucian air dan udara itu 5
menit dan dengan air selama 10 menit.
Ya, ini pencuci contoh pencucian filter.
Lalu absorsi dengan karbon aktif ya.
Absorsi ini bersifat reversibel atau
dapat diaktifkan kembali. Unit S filter
diletakkan sebelum unit karbon aktif
untuk menyisihkan koloid. Bahan baku
dari karbon aktif bisa menggunakan kayu,
serbuk gergaji, batok kelapa, dan batu
bara.
Kalau batok kelapa itu juga salah
satunya itu bisa mengikat kadar Fe yang
ada di dalam air.
Ini proses dari ee pengaktifan karbon.
Lalu jenis karbon aktif yang digunakan
tadi ada serbuk, butiran atau granular
dan palet
ya. ini
sebentar saya
baik Pak Hendri
sepertinya ada kendala.
Oke, sudah.
tadi tiba-tiba
lobek.
Ini beberapa zat-zat kimia yang dapat
diabsorsi oleh karbon aktif.
Ya, ini regenerasi dan aktivasi.
Regenerasi itu melepaskan ikatan karbon
terhadap polutat. Dilakukan setelah
karbon aktif jenuh yaitu tidak dapat
melakukan absorsi secara optimal. Bahan
regenerasi itu bisa menggunakan garam,
asam, dan kaporit. Sedangkan kalau
reaktivasi itu dilakukan setelah umur
pakai habis tergantung dari pulutan air
dilakukan setelah hasil regenerasi tidak
berpengaruh dan mengaktif kembali
dipanaskan pada suhu 400 sampai 700
derajat celcius. Ini contoh sedimentasi
dan flotasi.
Sedimentasi berarti adalah pengendapan
berfungsi untuk mengendapkan partikel
menggunakan prinsip gravitasi. Jadi akan
mengendap ke bagian bawah dengan sistem
gravitasi. Pengendapan itu dapat
dikelompokkan menjadi pengendapan
diskritan,
dan pengendapan tertahan dan tertekan.
Lalu ini pengendapan flokulan terjadi
bila partikel yang diendapkan berbentuk
flok. Lalu pengendakan flok alum,
pengendapan flok ferikloride,
pengendapan flok polimer.
Lalu pada pengendapan flokulan kedalaman
zona pengenapan mempengaruhi efisiensi
penyisihan partikel dan sepanjang
kedalaman ukuran partikel flokulan
cenderung akan bertambah besar sehingga
kecepatan pengendapannya juga cenderung
semakin besar.
Ini contoh pengendapan atau proses
sedimentasi
ya terjadi dalam dua fase yaitu
supernatan atau air yang sudah jernih
mengalir meninggalkan tangki sedimentasi
lewat bagian atas atau overflow
dan setelah dialirkan keluar dari tangki
sedimentasi lewat bagian bawah atau
underflow.
Ini komponen bak pengendap ee ada yang
tadi jenisnya dua diskrit dan flocul.
Ini flowchart untuk perhitungan dari ee
pembuatan desain ini nanti bisa dilihat
di SNI 19674
tahun 2008
ya. Ini ee untuk kriteria desainnya juga
ada di dalam SNI tersebut.
Ini untuk clarifier ya. Jenis clarifier
kalau kita menggunakan bug clarifier
ini jenis clarifier 2. Lalu ini adalah
diagram IPAL dari salah satu perusahaan.
Nah, Bapak-bapak yang punya IPAL sebagai
Popal itu nanti di IPALnya harusnya
ditempelkan diagram seperti ini. Jadi,
kita bisa melihat ee apa sih yang
dilakukan pada saat mulai dari air
limbah itu masuk ke inlet sampai ke
proses akhir atau adanya pemanfaatan
kembali dari IPAL, air air limbah yang
ada di IPAL. Jadi ini harusnya ee
tertuang di sini diagramnya, terus
sistem pengolahan yang digunakan dan
kapasitasnya ada berapa
ya. Ee mungkin boleh yang punya
IPAL, Bapak-bapak mungkin ada yang bisa
bantu share yang punya masing-masing
perusahaannya yang ada diagram IPAL.
Kalau dari tadi saya yang bercerita
mungkin boleh dari Bapak-bapak, Pak Eko,
Pak Wahyudin, Pak Firdaus atau Pak Abdul
yang mungkin bisa share ee contoh dari
instalasi pengan limbahnya yang ada
diagram.
Silakan mungkin tunjuk dulu kali ya, Pak
Henri. Biasanya kalau ditunjuk nih baru
mau open mick seperti itu.
Kalau secara volunter enggak ada ya.
Iya betul.
Kurang greget gitu ya.
Mungkin ee Pak Henri mau coba ee nyebut
satu ee peserta gitu. Kira-kira siapa
yang
akan bercerita?
Boleh. Siapa aja? Pak
Firdaus mungkin.
Ee belum dinyalakan, Pak, mikrofonnya.
Oke, diagram di sini.
Sini,
silakan, Pakus.
kan diri
un kelihatan
mungkin Pak Firdaus bisa dimulai untuk
bercerita tentang pengolahan air limbah
di perusahaannya.
Ee begini, selamat pagi menjelang siang,
Ibu.
Di berikut kami
tampilkan diagram layout instalasi
pengolahan limbah IPAL di PT Multigun
Aro Sejahtera
yang terletak di Provinsi Riau,
Kabupaten
Indragiri Hulu.
Ini untuk IPAL kita e
bergerak di bidang perkebunan kelapa
sawit.
Jadi dari hasil pengolahan
limbah, hasil limbah, limbah produksi
produksi kelapa sawit kita dimasukkan ke
dalam pengolahan
ee pit terlebih dahulu, Pak.
Heeh. Pfit.
Bakfit itu fungsinya buat apa, Pak?
Kayak semacam bar screen, Kak.
Mana, Pak?
Pengendapan. Kemudian pengendapan awalah
yang untuk supaya
pengendapan. Oke.
Iya. Kemudian masuk ke dalam kolam satu.
Heeh.
Setelah kolam satu diirkan ke kolam dua.
Kemudian di kolam 3 ini ada kita buat
untuk pembiakan bakteri, Pak.
Oke. Jadi di situ sudah mulai proses
biologi.
Iya, Pak. Ini yang sat du ini untuk
polling pon pendingin.
Kemud
berarti itu hanya sekedar pengendapan
ya?
I
di satu duanya Pak. Sat du ini untuk
ini, Pak untuk pendingin kolam
pendingin. Karena kan suhu di sini Pak,
di kolam satu terutama kolam satu itu
Heeh.
Sekitar 50 sampai 60 derajat gitu loh,
Pak. Kalau sudah Oh, berarti karena
setelah pengolahan dari sawit itu dia
panas ya, Pak?
Panas ya, Pak? Panas.
Oke. Oke. Berarti harus di dinginkan
dulu di dua bak pertamau
dengan pH pun di sini termasuk sangat
rendah di bawah lima gitu, Pak.
Oke. Sat duanya di bawah lima. Kemudian
setelah di kolom 3 pembiakan bakteri, pH
sudah mencapai antara 67.
Heeh.
Kemudian
untuk kolam 4 itu sama juga untuk
fungsinya
sebentar, Pak ya.
Kalau empat itu sama dengan kolam yang
di tiga.
Iya. Kemudian kolam 5 ini sudahudah
dingin. 3 45 sudah dingin, Pak. Kemudian
untuk kolam renam ini
ee dibuang dialirkan ke aplikasi lahan
aplikasi untuk saat ini. Kemudian kan
tidak terbuang semua ada yang dialirkan
kolam 7
dan kolam 8.
Untuk kolam 8 ini pH-nya terakhir kita
dapat
8,5. Sekitar 88,5
berarti langsung bersifat basa ya.
Iya.
Terus untuk kolam 9 dan 10 sekarang
sekarang ini masih dalam kondisi kosong,
Pak. Istilahnya ada level tapi level air
hujan dengan kalau memang
air hujan sama rebesan yang dari kolom
del.
Berarti di sini hanya proses anaerobik
ya, Pak ya?
I betul.
Aerasinya di mana, Pak?
untuk aerasi pemasangan aerator di kolom
7 sama kolom 8.
Oke.
Iya.
Kemudian nanti dipikulasi ketiga, Pak.
Kolam 3.
Dari 8 dikembalikan lagi tiga.
Oh, dari delan juga bisa kembali ke
kolom.
Bisa kita pasang pompa. Kalau misalkan
di sini ee terlalu banyak lemak gitu,
Pak, ya?
Heeh. He
terlalu banyak lemak sehingga banyak
berbuih. Maka yang dari kolam 8 ini kita
sirkulasikan ke kolam 3.
Overflow atau underflow, Pak? Sistemnya
pakai pompa.
Hm.
Menggunakan pompa.
Oke, lanjut ke kolam 9 dan 10. Itu
pengendapan ya.
9 10 ini untuk saat ini 9 ada setengah.
Kalau 10 ini masih belum difungsikan,
Pak. Karena untuk
tadangan nanti bila kolom 9 penuh baru
dialirkan over kolom 10.
Titik koordinat eh titik koordinat sor
titik untuk tampilan sampel di mana,
Pak?
Saat ini di kolam 6, Pak.
Di kolam 6 yang ke aplikasi.
Jadi ambil sampelnya di kolom 6.
Iya.
Oh, bukan di del
itu dari
yang dibuang untuk aplikasi dari kolam
6.
Heeh. He.
Jadi pengambilan titik sampel itu di
sini karena kalau 78
di delan juga ada
di delnya belum ada Pak
hanya sirkulasi ke kolam tiga.
Oh gitu ya.
Padahal di kolam 7 itu juga ada aerobik
ya.
Anaerobik dan
ada aeratornya di sini dipasang erator
dengan kolam. Iya. Erator ada dia.
Oke.
Terakhir dibuangnya ke sungai
ini. Iya. Untuk selanjutnya sungai cuman
kan sekarang ini belum pernah kita
karena masih
belum.
Iya. Belum. Baru beroperasi belum ada
soalnya besok sebulan.
Baru sebulan Pak berasinya
9 bulan.
dari bulan Februari.
Mode operasi.
Oh,
oke, Pak Firdaus terima kasih untuk
sudah ee bercerita bagaimana proses
layout IPAL-nya. Iya, berarti Bapak
menggunakan sistem anaerobik dan aerobik
ya, gabungan ya tadi yang kita sudah
bahas di materi ya.
Iya, makasih Pak.
Heeh. Tapi enggak ada kendala ya, Pak
sampai sejauh ini?
Sejauh ini enggak ada, Pak.
Oke, boleh ke Pak Wahyu. Ee Pak Eko. Pak
Eko.
Iya, Pak. Sebentar, Pak.
Okay.
Iya, Pak.
Selamat pagi. Asalamualaikum.
Waalaikumsalam.
Ini sudah muncul ya, Pak? Maaf
di saya belum muncul, Pak Eko
muncul, ya.
di-share, dipilih share-nya, Pak.
Nah, baru nih.
Iya, Pak. Di
mungin boleh dizoom sedikit, Pak.
Zoom in ya.
Cukup ya, Pak. Saya ambil dari gambar
langsung tadi.
Oke.
Heeh. Ini yang ada di apartemen saya
hanya domestik saja.
Hm.
Heeh. Jadi inlet-nya hanya dari toilet
dan food court ee atau dapur saja.
Lalu langsung dia ke gris trap. Ada
beberapa
chamber di Gris Trap itu
tiga ya? Tiga chamber ya?
Tiga chamber. Heeh.
Ee
masuk ke tangki clarif ee
pengendaperifier.
Terus kita pakai sistem di sini itu RBC,
Pak. Rotor untuk
RBC.
Iya. RBC.
RBC. Oke.
RBC.
Lalu ee hasilnya
ee karena kita pakai untuk ee ada
penyiraman tanaman juga, jadi kita pakai
filter lagi.
Dua. Oh, ini langsung dua motornya ya,
Pak. Sun filter sama carbon filter ya?
Iya, karena ee setahu saya perda Jakarta
ee harus dua, Pak. Oke.
Ee terus
ee pengendapannya itu kita ee kalau
hasil sedimentasi kita pakai pihak
ketiga untuk melakukan pengerukan
plat ya.
Iya.
Dan ee airnya ee kita juga pakai pihak
ketiga untuk melakukan uji cobanya. Ee
hasil dari hasil dari setiap bulan
setiap bulan ee ada datanya. kita hanya
hanya terima datanya, jadi tidak
melakukan pengecekan sendiri
ya. Ee berarti Bapak cuman pengecekan
secara pihak ketiga, ya. Itu kan untuk
ujinya.
Ada enggak pemantauan secara rutin dari
internal?
dari internal ee dari internal kita
hanya sekarang ini kan ber perda terbaru
ee mewajibkan
ee ada karyawan di
satu
dua e usaha untuk ee bersertifikasi.
Jadi yang ada di sini sedang
disertifikasi.
Iya. Enggak, maksud saya pemantauannya
harusnya
ee harusnya secara internal tetap ada,
Pak?
Secara internal sih ee kita belum ee
hanya kasat matanya saja, Pak. Ee jadi
pengoperasian iya pengoperasiannya itu
gitu
ee
baik atau tidak. Terus hasil hasil air
yang limbah terakhirnya itu sudah
bagus atau tidak. Tapi untuk alat ukur
kita belum ada.
Oh, gitu ya, Pak. Ya, berarti baru
secara visual mungkin boleh
iya nanti boleh dimasukin ke dalam
budgetnya gitu, Pak. Minimal itu
minimal itu kita tetap melakukan
pemantauan rutin itu pertama adalah ee
pH-nya
itu harusnya rutin dilakukan pengecekan
dan debitnya. Jadi, Bapak harus punya
form ceklisnya atau form pencatatan
harian khusus untuk debit yang
dikeluarkan.
Baik, Pak. untuk jadi masukan juga, Kak.
Iya. Jadi nanti Bapak bisa melihat ee
berapa sih debit harian yang kita ee
buang ke badan air. Terus tadi di sini
kan juga ada menggunakan kan apartemen
banyak pasti ada beberapa yang
pengolahan e makanan ya dari dapurlah
misalkan tadi sudah dilengkapi dengan
drp dengan tiga ee
chamber ya. Nah, untuk grp ini juga
disedotnya per bulan sekali. atau per
berapa, Pak?
Ee kita tetap juga pihak ketiga ee
setiap bulan itu
dia datang ee kita sudah kontrak dia
datang. Kalaupun ada urgency yang belum
sampai tanggalnya,
Heeh.
kita bisa telepon dia akan datang.
Oke, berarti dia fleksibel ya. Karena
terkadang kan bisa saja ee
minyaknya atau lemaknya masuk itu sudah
melebihi kapasitas ya.
Iya, benar. Baik,
berarti sudah oke ya, Pak ya. Terus di
sini juga untuk pemanfaatan ulangnya
juga sudah menggunakan dua sistem sun
filter dan carbon filter. Ini sudah baik
sekali. Terus kalau slotnya biasanya
Bapak pengangkutannya berapa, Pak?
Sekali setahun kah?
ee sekali setahun yang rutin itu. Tapi
ya kembali ke fleksibel lagi. Kalau
memang sudah ee
debitnya sudah terlalu tinggi, kita bisa
telepon untuk diangkut gitu, Pak.
Oke. Ee untuk sistem slatnya hanya
ditampung atau ada proses pengeringan
juga di tempat Bapak?
Di tampung, tapi pengeringannya hanya
dengan udara, Pak.
Oh, manual ya? Berarti enggak pakai
sistem ya?
Iya, Pak.
Oke. Karena biasanya kalau seperti itu
kan pada saat pengangkutan lumayan tuh
ya.
Iya, betul.
Yang saya tahu untuk biaya SL itu sangat
mahal sih.
Dengan kerja sama dengan apa, Pak? PPLI.
Mm. K di sini saya juga belum belum
dapat namanya. Terakhir baru ganti, Pak.
Ee ininya apa? Vendornya. Vendornya.
Iya. Baru yang kemarin itu sedikit tidak
memuaskan
info dari manajemen ya.
Iya.
Nanti Bapak pada saat penyerahan slat
IPAL ke pihak ketiga itu tetap harus ada
tercatat secara dokumentasi penyerahan
ya, Pak. Biasanya itu nanti masuk ke
dalam ee
ada manifest-nya ya.
Iya.
Ya sudah punya
sudah punya akun simpelnya berarti ya,
Pak ya?
Iya. Udah udah saya bawa beberapa
sampelnya yang dari tahun
kebetulan saya bawa 2020.
Oke, berarti secara tidak langsung Pak
Eko sudah memahami ya secara alur
bagaimana pada saat kita penyerahan ke
pihak ketiga.
Ya, sedikit banyak ee dengan ditunjuknya
saya saya kebetulan baru di penunjukan
dari perusahaan jadi sedikit banyak saya
baru belajar untuk
Oke. Jadi untuk Bapak-bapak Pak Abdul,
Pak Wahyudin atau Pak Firdaus ketika
kita menyerahkan SLATAL ke pihak ketiga
itu biasanya harus dilengkapi dengan
manifest dan sekarang itu ada manifesnya
adalah manifest elektronik yang
dimunculkan dari akun simpel
ya itu ya Pak Eko ya.
Oke. Iya Pak. Terima kasih. Untuk
makasih ya Pak Eko sudah berbagi.
Oke saya stop sebentar.
Iya terima kasih.
Oke, saya kembalikan ke Mbak Dina. Sudah
1020, Mbak Dina.
Oke, baik. Eh, terima kasih banyak e
untuk Pak Firdaus dan Pak Evo yang sudah
menyampaikan ee terkait pengolahan
limbah di perusahaannya. Eh, berikutnya
kita akan copy break selama 15 menit ke
depan. Ee jadi nanti sekitar jam 10.35
kita akan ee mulai kembali. Dipersilakan
untuk beristirahat ee dan mematikan
kameranya, namun tidak untuk
meninggalkan dungan Zoom meetingnya.
Selamat beristirahat.
Oke,
baik. Ee selamat pagi menjelang siang
untuk Bapak-bapak
persilakan untuk ee kembali standby di
depan diasi masing-masing karena kita
akan melanjutkan sesi materinya.
Untuk waktu Kibik sudah selesai dan kita
akan kembali melanjutkan paparan materi
untuk Pak Henri. Waktu dan tempat
dipersilakan.
Baik, terima kasih Mbak Dina. Kita
lanjut ya Bapak-bapak ya untuk
materinya.
Ya, lanjut di oil separator ya. Tadi
fungsinya untuk ee memisahkan minyak dan
lemak di dalam air limbah.
Terus minyak dan lemak tersebut akan
terapung padaan tangki kemudian
dicelorkan melalui oil skimmer. Tipe oil
separator itu bisa oil kacer, skimmer,
under overflow dari tank. Ya, ini
fungsinya untuk memisahkan minyak dan
lemak secara prinsip yaitu pemisahan
aliran secara gravitasi akibat perbedaan
berat jenis di mana berat jenis minyak
dan lemak umumnya di bawah 0,85 kg/l dan
berat jenis air itu 1 kg/l.
Minyak dan lemak harus dipisahkan di
awal proses pengolahan air limbah.
Karena minyak dan lemak dengan
konsentrasi di atas 30 mg/ akan
mengganggu proses penguran mikrobiologis
di unit pengolahan. Selanjutnya di
bagian minyak dan lemak kalau berlebihan
itu di pam station juga akan mengganggu
kinerja pompa transfer airangan.
Nah, ini skema oil trap ya. Kurang lebih
ee
seperti ini untuk pengolahan ee oil.
Nah, kita masuk ke oksidasi, reduksi,
presipitasi.
Jenis-jenis dari presipitasi
itu ada presipitasi besi, zink, dan eh
krom kalau dia sebagai hidrosigda. Dan
kalau sebagai sulfida, dia precipitasi
dari logam-logam berat memiliki tingkat
efisiensi penyisian logam yang sangat
baik. Lalu kalau sebagai karbonat dia
penyisihan kardmium dan li dan
presipitas lebih padat dan lebih besar.
Kalau dia sebagai borohidrida ini
penyisian emas ee perak dan platina dan
umumnya menggunakan sodium borohidrida.
Ya, ini untuk penyisihan chrom CR6 atau
krom valensi 6 direduksi terlebih dahulu
menjadi krom valensi 3. Lalu nanti
reduktor yang umum dipergunakan adalah
natrium bisulfit atau natrium metabisul.
Waktu reduksinya kurang lebih 30 menit
dan dosis reduktor adalah sekitar 5 kali
konsentrasi dari
chrom valensi 6.
Ya, ini nanti bisa dibaca saja untuk
teknologi dari ee pengolahan dari logam
berat ya. Contohnya di sini kita lihat
barium, penambahan bahan kimia dengan
sulfuric acid sebagai barium sulfat. Ya,
konsentrasinya bisa nanti di evin itu
0,5 ppm.
Nah, ini untuk pengolahan biologi secara
aerobik ya. memanfaatkan kemampuan
mikroorganisme di dalam di alam dan
mikroorganisme memiliki kemampuan untuk
menguraikan pencemar. Rekayasa dilakukan
untuk mempercepat dan mengoptimalkan
penguraian.
Mikroorganasme memiliki kemampuan
adaptasi tinggi pengolahan biologi dapat
dipergunakan untuk mengolah limbah B3.
Jadi sebenarnya pengolahan aerobik juga
bisa digunakan untuk ee limbah yang
sifatnya ada kandungan limbah B3. Lalu
untuk lumpur aktif tadi kita juga sudah
bahas ada lumpur aktif kurang lebih eh
untuk pengumpulan atau flok
mikroorganisme sering bercampur dengan
koloid atau partikel organik dan
anorganik.
Massa jenisnya 1,1 sampai 1,2 gr/ cm³.
Terdiri atas 70% organik dan sekitar 30%
adalah
organik.
tahap transfernya organik terlarut
ditransfer ke dalam sel dan di tahap
konversi di dalam sel organik dicerna
lalu meliputi proses sintesis dan proses
oksidasi. Sedangkan di tahap
flokulasinya mikroorganisme mengelompok
satu sama lain untuk membentuk lumpur
aktif.
Ya, ini untuk skema blok diagram lumpur
aktif bisa dilihat dan di ee baca untuk
ee penambahan materi saja.
Ini sama untuk karakteristik ee bakteri
aerobik di dalam lumpur aktif
ini nanti bisa dibaca saja. materinya
hanya tambahan untuk secara teoritis.
Nah, ini faktor-faktor yang mempengaruhi
operasinya menunjukkan rasio antara
jumlah mikroorganisme dalam lumpur aktif
terhadap besarnya organik yang diolah.
Jumlah mikroorganisme dihitung dalam
MLVSS
dikendalikan dengan mengatur besarnya
pembuangan aliran lumpur buangan dan
aliran lumpur sirkulasi. Penaran ini
juga akan berpengaruh pada usia lumpur
yang lebih lama dari waktu keberadaan
limbah di dalam tangki.
Ya, faktor-faktor yang mempengaruhinya
ada senyawa toksik, temperatur, ada
pengadukan, dan beban hidraulik atau
beban permukaan.
Ini untuk pengendalian karakteristiknya
mulai dari komposisi mikroba, pendilaian
nilai SVI, ada berbagai macam mulai dari
perbaikan komposisi senyawa nutrien,
penurunan suplai oksigen, dan
penyesuaian jumlah ee dari
waslat-nya.
Pengendalian karakteristik dari
ketebalan endapan lumpur di tangki
pengendapan dipengaruhi oleh debit
resirkulasi.
Lalu jika lumpur terlalu lama dalam
tangki pengendap terjadi reaksi pengurai
organik lanjutan menghasilkan gas CO2
dan N2 yang dapat mengangkat lumpur.
Reaksi lanjutan bersifat anaerobik
sehingga timbul bau dari gas CH4 dan H2S
dan warna larutan kehitaman.
Ini indikator analisis di lumpur aktif
bisa dilihat dari do-nya BOD ya. Kalau
di DO itu penulanan DO secara tiba-tiba
berarti adanya shock loading organic.
Kalau BOD yang tinggi pada menunjukkan
adanya masalah rasionya ya. Dan
kalau untuk eh oksigen update rate-nya
penurunan or menunjukkan penurunan
aktivitas mikroorganisme dan sebaliknya.
Ya, ini berbagai macam teoritis dalam
indikator analitis operasi lumpur aktif.
Lalu secara anaerobik. Anaerob berarti
proses yang tidak menggunakan oksigen di
dalam reaksinya.
Proses umumnya dipergunakan untuk limbah
yang memiliki BOD yang tinggi. Untuk
perbandingannya itu ee CNP jauh lebih
tinggi dari proses aerob. Pada proses
anaerob perbandingan adalah 800 banding
1000 1200 bing 5 banding 1. Ya, ini
untuk lumpur yang dihasilkan hanya
seperlima dari lumpur pada proses aerob.
Jadi proses ee anaerob ini lebih sedikit
menghasilkan lumpur dibandingin proses
aerob.
relatif lebih mudah operasinya karena
tidak memerlukan energi pasokan oksigen
lalu memerlukan reaktor relatif besar
sehingga daya kapital menjadi lebih
tinggi dibandingkan lumpur aktif. Dia
menghasilkan biogas yang dapat
dimanfaatkan sebagai sumber energi.
Biogas yang dihasilkan sekitar 0,35
m³/
kg COD yang disisihkan.
Ini appla anaerobic slanket ya
menggunakan proses anaerob sehingga
tidak memerlukan aerasi. Dalam reaktor
USB biomassa berada dalam bentuk
granular dengan diameter 3 sampai 4 mm.
Aliran ke atas dan timbulan gas
menyebabkan terjadinya pencampuran yang
baik antara mikroorganasme dengan limbah
sehingga pengolahan organik terjadi pada
seluruh bagian reaktor. Luper yang
dihasilkan relatif sedikit. Biaya
pengolahan lupnya pun berkurang. ini
untuk kondisi operasi kalau menggunakan
UASB.
Nah, hidraulik overload itu perlu
dihindari karena USB peka terhadap hal
ini. Terus beban organiknya itu bisa 10
sampai 30 kg COD met GBI per hari. Itu
kalau kita menggunakan UASB. Ini eh
bentuk dari reaktor upflow-nya.
Lalu skema selanjutnya penggunaan lumpur
atau handling
ya. Untuk lumpur mineral itu lumpur
primer dari unit pengolahan yang
menggunakan prinsip fisika dan kimia.
Berwarna abu-abu gelap. Kandungan
padatannya 2 sampai 8%. Berat jenisnya
itu 1,4 kg dan mengandung banyak senyawa
anorganik.
Ini diagram kemungkinan pengolahan
lumpur mulai dari thickening, digesting,
dan disinfection
itu th itu bisa composting, bisa
menggunakan the watering ya. Terus nanti
bisa dikeringkan dengan mencara eh head
dry atau dengan landfill.
Proses pengolahan lumpur
piknik itu meningkatkan kekentalan
sehingga kandungan padatan berkisar 6
sampai 12%. Kalau di watering berarti
pengurangan air meningkatkan kadar
padatan secara mekanis kadar padatannya
bisa 20 sampai 50%. Kalau digesting atau
stabilisasi itu hanya untuk menurunkan
kadar BOD. Sedangkan insenerasi atau
pemakanan untuk menurunkan kadar air.
Lalu juga menggunakan desinfeksi dan
komposting. Selatnya bisa digedakan
sebagai pupuk atau kompos.
Nah, terus nanti juga bisa menggunakan
ee B filter press ya. Jadi nanti B
filter ini itu ee ada semacam mesin.
Nanti si slat itu dialirkan ke dalamnya,
nanti dibentuk dan dikurangi kadar air
sehingga slat itu nanti keluarnya dalam
bentuk yang sudah kering.
Karena slat itu biasanya kalau ditimbang
itu banyaknya adalah air. Maka kalau
menggunakan bel filter ini itu nanti dia
akan masuk kayak semacam press lalu
nanti airnya akan berkurang sehingga
muncullah eh slat kering. Ini berbagai
peralatan ya, nama-nama ee peralatan
yang digunakan untuk proses ee
pengolahan lumpur. Kalau tadi kita
pengin thing berarti nama Arabnya adalah
slckener.
Terus kalau diwatering kita menggunakan
sentrifus dan lain-lain
ya. Ini contoh berbagai macam bentuk ee
peralatan dari pengolahan slot
ya. Ada watering.
Nah, ini centrifus dan filter press.
Terus
oh ternyata enggak ada BR.
Ini hanya model yang grafiki beler.
Ternyata saya enggak punya contoh
belpress. Belpress itu sebenarnya juga
bagus kalau misalkan kita ipalnya banyak
menghasilkan lumpur itu bisa diolah dulu
dengan menggunakan balpres. Nah, nanti
pada saat penyerahan ke pihak ketiga
biasanya biaya kita lebih sedikit
dibandingin pada saat langsung
penyedotan ee ke bak slatnya.
Ini slat dara secara manual ya yang
untuk pengeringan lumpur.
Terus
ini centrif dan filter press ya.
Ini dimensi IPAL. Untuk mengetahui
dimensi IPAL, maka kita bisa menghitung
debit dan waktu tinggal atau TD yang
diperoleh dengan cara V = Q * TD.
Debit dikali waktu tingkal, maka
dapatlah volumenya atau secara dimensi
IPAL ya. Dimensi atau internalisasi
biaya pengolan air limbah. Tadi sudah
dibahas juga di pagi ada biaya
pembangunan, dat tanggap darurat,
pengenalan teknologi, SDM dan
pemantauannya.
Indikator keberhasilan IPAL ya,
kemampuan IPAL untuk mengolah air limbah
itu
intinya adalah evaluen yang kita
keluarkan itu memenuhi baku mutu air
limbah ya. Bisa ditunjukkan dengan
efisiensi penurunan kadar polutan
seperti rendahnya nilai BOD, COD, TSS
dan lain-lain. Lalu keberhasilan dalam
regulasi ketersediaan air untuk
digunakan kembali dan kondisi
operasional sistem yang optimal.
Itu tadi adalah ee sedikit gambaran
bagaimana kita melakukan pengolahan
terhadap air limpah.
Ada yang mau ditanyakan Bapak-bapak?
ya tadi untuk ee kompetensi
mengoperasikan instalasi pengolahan air
limbah.
Kalau enggak ada, kita lanjut ke
kompetensi selanjutnya. Daur ulang air
limbah.
Enggak
ada pertanyaan Bapak-bapak? Kalau enggak
ada saya yang bertanya.
Boleh sih, Pak? mungkin belum ada
pertanyaan jadi penginnya ditanya
seperti itu.
Iya. Jadi tadi saya sampaikan bagaimana
indikator keberhasilan IPAL kita itu
bisa dilihat dari apa saja, Pak?
Izin menjawab, Pak.
Oke, Pak boleh.
Ee bisa dilihat dari efisiensi ee
penurunan kadar polutan.
Heeh.
Kemudian ee kepatuhan terhadap regulasi.
Hm.
Lalu
itu ee apa ya? Ketersediaan air untuk
digunakan kembali.
Heeh.
Terakhir kondisi operasional
yang optimal, Pak.
Oke, terima kasih, Pak Abdul. Berarti
sudah mantap ini, Pak Abdul, ya. Ini ya
untuk keberhasilan yang menjadi
indikator keberhasilan dari IPAL.
Salah satunya paling penting adalah
ketika kadar-kadar polutan atau
parameter yang menjadi baku mutu dalam
air limbah itu memenuhi syarat, maka itu
sudah bisa dipastikan kita IPALnya
treatmentnya adalah yang ee indikatornya
berhasil. Kalau misalkan ada salah satu
aja dari ee parameter yang tidak
terpenuhi, berarti itu harus dicari ada
kemungkinan apakah ada kerusakan atau
kekurangan atau segala macam yang ada di
ee treatment-treatment yang ada di IPAL
kita.
Ya, kita lanjut ya, Bapak-bapak ya.
daur ulang olahan air limbah.
Untuk elemen kompetensinya ada dua
mengidentifikasi
eh ada empat sori. Mengidentifikasi
peluang
menda ulang olahan air limbah. Di mana
kriteria kerjanya ada data volume olahan
air limbah yang dapat diatur
diidentifikasi sesuai dengan prosedur.
Lalu peluang daur ulang-olahan air
limbah ditentukan sesuai dengan
kebutuhan.
Lalu elemen kompetensi yang ketiga
menyusun rencana penerapan upaya
ulang-ola olahan air limbah dengan
kriteria kerjanya yaitu metode dar
ulang-ulan air limbah ditentukan
berdasarkan kebutuhan lalu indikator
keberhasilan daur ulang ditentukan
berdasarkan tercapai tujuan daur ulang
jadwal penerapan daur ulang olahan air
limbah ditentukan dan biaya penerapan
daur ulang olahan air limbah dihitung
sesuai dengan prosedurnya
lalu elemen kompetensi yang ketiga
melaksanakan upaya daur ulang olahan air
air limbah. Mulai dari koordinasi pihak
yang terlibat, daur ulang olahan air
limbah dilaksanakan sesuai prosedur,
resiko penggunaan metode daur ulang air
limbah, efisiensi hasil ulang olah air
limbah, dan evaluasi hasil daur ulang
olahan air limbah. Dan yang keempat
melaporkan hasil kegiatan daur ulang
olahan air limbah. Kriterianya hasil
kegiatan daur ulang olahan air limbah
disusun sesuai dengan prosedur. Laporan
hasil kegiatan daur ulang hasil olahan
air limbah dikomunikan sesuai dengan
prosedurnya.
Ya, ini hierarki dari pengolahan air
limbah. Minimisasi limbah adalah upaya
mengurangi volume, konsentrasi,
toksisitas, dan tingkat baya limbah yang
berasal dari proses produksi dengan
jalan reduksi pada sumbernya dan atau
pemanfaatan limbah atau 3R.
keuntungan minimisasi limbah,
peningkatan kualitas lingkungan secara
terus-menerus, peningkatan keuntungan
ekonomi, peningkatan produktivitas,
mendapatkan keuntungan kompetensi, dan
termasuk suatu aspek dari penilaian
proper.
Ya, intinya kalau secara hierarki kita
harus melakukan pengurangan limbah, ya.
Ini mulai dari pengurangan timbulannya,
reuse, recycle, dan melakukan
pengolahan.
Ini untuk gambaran pendekatan produksi
kurang lebih seperti yang terlihat di
gambar.
Lalu teknik daur ulang air limbah.
Intinya mengapa kita perlu mendaur
ulang, teknik daur ulang yang digunakan
itu apa dan hal yang perlu diperhatikan
dalam daur ulang limbah itu apa saja.
Teknik pengolahan air untuk penguatan
kembali dan penerapan poterius plan
dalam industri.
Ya, ini ee gambar ini akan menjawab
bagaimana perlunya kita mendaur ulang
air limbah. Mengapa kita harus mendaur
ulang air limbah? Ya, karena memang
secara latar belakang ketersediaan air
baku untuk industri itu semakin
terbatas, harga air yang semakin mahal
ya. Maka kita perlu penggunaan daur
ulang.
Pengetahuan yang dibutuhkan untuk daur
ulang limbah, jenis air yang dibutuhkan
dan kualitas air yang dipersyaratkan,
lalu, identifikasi pemakaian dalam
kegiatan industri dan prioritas air
limbah layak pakai mulai dari air
pendingin,
air dari hasil proses dan pencucian, dan
air limbah atau wash water.
Ini ee contoh air yang bisa kita
prioritaskan untuk di daur ulang.
Lalu tujuan dari daur ulang-ollahan air
limbah itu penghematan biaya. Daur ulang
air limbah dapat mengurangi biaya
pengolan air dan konsumsi air bersih
terutama untuk industri yang membutuhkan
air dalam jumlah yang besar.
Lalu pengurangan ketergantungan pada air
bersih. Dengan mendaur ulang air limbah,
kebutuhan akan air bersih dapat
dikurangi sehingga mengurangi tekanan
pada sumber air bersih alami. Lalu
perlindungan lingkungan daur ulang air
limbah yang diolah dengan baik dapat
mencegah pencemaran lingkungan terutama
sungai, danau, dan laut. Lalu
pembangunan berkelanjutan. Daur ulang
air limbah sejalan dengan prinsip
pembangunan berkelanjutan, peningkatan
efisiensi penggunaan air, penyediaan
sumber air alternatif.
Ini beberapa tujuan dari adanya olahan
air limbah.
Secara manajerialnya, identifikasi
peluang daur ulang-ulangan limbah,
menetapkan program, tujuan, sasaran,
indikator pencapaian. Lalu adanya
struktur organisasi tim minimisasi air
limbah, penyediaan sumber daya manusia,
ada dana infrastruktur pendukung, ada
monevnya monitoring evaluasi pelaksanaan
minimisasi air limbah, dan penyusunan
hasil kegiatan dan pelaporan hasil
kegiatan daur ulang air limbah.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam
air ulang limbah, jenis dan
karakteristik air limbah yang kita
gunakan untuk didaur ulang. Lalu ada
tujuannya, ketersediaan substitusi bahan
pengganti, pemilihan teknologi, biaya
operasional SDM yang tersedia, serta
adanya regulasi yang mengatur tentang
daur ulang air limbah.
Ya, ini peluang daur ulang dan pematan
air limbah. Untuk yang wajib vertek dan
SLO untuk menambah nutrisi tanah tanaman
budidaya, untuk penyiraman dan
pencucian, untuk menahan intrut
untuk imbuhan air tanah dengan injeksi
diresapkan ke farmasi tertentu dan
diresapkan ke permukaan tanah. Kalau
untuk yang tidak wajib praktik bisa
untuk proses utamanya proses produksi,
proses penunjang bisa digunakan untuk
produk samping dan dikembalikan untuk
reuse atau proses.
Ini teknik daur ulang
ya. Bisa dilihat berbagai macam skema
seperti ini untuk penggunaan teknik daur
ulang dari air limbah.
Teknik pemanfaatan air limbah. misalkan
ee pemanfaatan kembali tanpa proses
pengolahan
ee contoh daur ulang itu di sirkulasi
air pendingin langsung ke cooling water.
Lalu pemanfaatan kembali melalui proses
pengolahan ya. Tadi mungkin bisa
menggunakan setelah itu ada sun filter
dan carbon filter. Lalu cara pemanfaatan
air kembali dalam industri. Misalnya air
limbah digunakan untuk pengolahan
kembali di proses produksi
ya. ini pertama mengidentifikasi
peluangnya kegiatan yang dilakukan
antara lagi antara lain itu melakukan
identifikasi data volume olahan air
limbah yang dapat diaur ulang lalu
peluang daur ulang olahan air limbah
ditentukan dengan ee kebutuhan
masing-masing perusahaan
ya identifikasinya bisa data volume
olahan air limbah yang dapat didaur
ulang diidentifikasi sesuai dengan
prosedur lalu kegiatan yangbutuhkan
pengunan olahan air limbah dan berapa
volume yang dibutuhkan lalu Lalu peluang
daur olah limbah ditentukan sesuai
dengan kebutuhan misal untuk penggunaan
falling water dan lain-lain. Terus
menyusun rencana penerapan upaya daur
ulang olahan air limbah. Ya, kegiatan
yang perlu dilakukan misalkan menetapkan
metode daur ulang olahan air limbah,
menetapkan indikator keberhasilan daur
ulang, dan menetapkan jadwal penerapan
daur ulang, serta menghitung biaya
penerapan daur ulang olahan air limbah.
Ya. Terus ada rencana penerapan daur
ulang ya, metode yang digunakan, jadwal
penerapan dan biaya penerapan ulang
olahan air limbah. Lalu melaksanakan
daur, upaya daur ulang olahan air
limbah. Kegiatannya antara lain
koordinasi dengan pihak-pihak yang
terlibat dalam pelaksanaan daur ulang
olahan air limbah. Melaksanakan daur
ulang olahan air limbah. Lalu menentukan
resiko penggunaan metode daur ulang air
limbah. Menghitung efisiensi hasil
ulang-ulang air limbah. dan melaksanakan
evaluasi hasil daur ulang olahan air
limbah.
Ini berbagai macam pemanfaatan olahan
air limbah bisa untuk ee pengaplastian
ke tanah, pencucian bahan baku sebagai
cadangan fire hidrant itu juga bisa.
Lalu untuk penggunaan kembali ke cooling
water untuk flashing toilet untuk cuci
kendaraan dan lain-lain dan juga sirak
tanaman.
Nah, ini kurang lebih ada pemanfaatan ee
air limbah untuk menyiram tanaman atau
pemanfaatan ke tanah. Melaporkan hasil
kegiatan daur ulang olahan air limbah.
Kegiatan dilakukan menyusun hasil
kegiatan daur ulang olahan air limbah.
Mengomunikasikan laporan hasil kegiatan
daur ulang hasil olahan air limbah. Ya,
bisa menggunakan format baku yang ada di
perusahaan. lalu dikomunikasikan,
dipresentasikan
ke pihak-pihak yang terlibat baik kepada
atasan maupun ke pihak lain yang
membutuhkan.
Hal yang perlu diperhatikan dalam
menyusun laporan hasil kegiatan daur
ulang limbah. Pertama, metode daur ulang
yang diterapkan. Lalu debit air limbah
yang dapat didaur ulang dihitung berapa
persen. Lalu kualitas air yang didaur
ulang, penggunaan air daur ulang untuk
apa saja? dan lakukan pencatatan jika
ada hal yang tidak normal atau seperti
kerusakan alat dan lain-lain.
Ini penerapan
ee dalam industri migas misalnya ya,
bisa menggunakan ee cooling water dari
peralatan pompa dan kompresor, air
limbah yang tidak terkontaminasi minyak
itu bisa atau stwer dari area fasilitas
dan tangki penyimpanan.
ini kalau dalam bentuk ee air limbah
yang ada di bangunan perkantoran,
apartemen, dan mall ya. Ini kurang lebih
bisa menggunakan skema untuk pendaur
ulangan seperti ini. Nah, tadi kan kita
lihat Pak Eko ya, dia sudah menggunakan
daur ulang dan itu sudah menggunakan sun
filter dan carbon filter.
ini hampir sama ya kita untuk pembilasan
lantai, untuk toilet, untuk persiapan
spinkler atau kebakaran atau siram
tanaman.
Intinya air yang setelah didaur ulang
kalau bisa juga dilakukan uji sampel
apakah airnya sudah memenuhi standar
baku mutu air bersih atau belum.
Ya, sebelum masuk ke kompetensi
selanjutnya itu penyusunan rencana dan
pelaksanaan pemantauan kualitas air
limbah.
Boleh Bapak-bapak dibantu dulu untuk
mencoba mengisi latihan ini.
Untuk durasi waktunya berapa menit ya,
Pak?
10 menit aja, Mbak.
Oke. Baik, silakan Bapak-bapak untuk
dikerjakan
dan nanti dikumpulkan di jam 11.15 ya.
Oke. Baik. Untuk Pak Abdul sudah
mengumpulkan tugasnya.
Masih ditunggu untuk Pak Wahyudin, Pak
Eko, dan Pak Firdaus.
Sudahkah Mbak Dina? Mungkin boleh kita
bahas dulu tadi latihan yang sebelumnya.
Ee
sebelumnya saya akan menampilkan
tugas dari Pak Eko ya ini ya
Pak Eko atau Pak Wahyudin apakah sudah
muncul
belum?
Oke sekarang sudah muncul.
Oke, lanjut.
Ini siapa, Pak Eko? Ya,
bukan. Ini dari Pak Wahyudin ya
yang tugas pertama,
Mbak. Iya, Mbak. Saya
boleh, Pak.
Bisa diuskan
dibantu.
Ada tiga metode, metode fisika, metode
kimia,
dan metode biologi. Metode fisika,
penyaringan, pengendapan, dan
pengapungan. Metode kimia menggunakan
bahan kimia seperti probulasi dan
progulan. Metode biologi seperti
penambahan lumpur aktif.
Karakteristik
karakteristik limbah
dari limbah, standar, bakutu, dan biaya
ada tiga tahap yaitu pengolahan primer
atau primary treatment, proses fisika
untuk menghilangkansi
dan bahan terapung. Pengolahan sekunder
atau secondary proses biologi untuk
menghilangkan bahan organik. Pengolahan
proses lanjutan fisika kimia biologi.
Menentukan karakteristasi
limbah secara menyeluruh. Hal yang
dipantau ada tiga parameter kualitas air
memantau efisiensi pengolahan dengan
mengukur parameter seperti PH, BOD, COD,
TSS, debit air limbah, maupun laju
aliran air limbah untuk memastikan
sistem beroperasi sesuai kapasitas
desain. Debit air limbah. mengukur laju
aliran air limbah untuk memastikan
sistem beroperasi sesuai kapasitas
desain. Enam. Ada empat item yang harus
dalam laporan operasional ikal dalam
varian meliputi debit air, penggunaan
bahan kimia, konsumsi energi dan jam
operasional peralatan. Asal hasil analis
analisis laboratorium data hasil
pengujian kualitas air limbah inlet dan
outlet yang menunjukkan kinerja
pengolahan
bawah
catatan pemeliharaan
catatan pemeliharaan aktivitas
pemeliharaan preventif dan korektif
serta inventari
inventaris suku cadang masalah dan
tindakan perbaikan dokumentasi setiap
masalah operasional yang terjadi dan
tindakan yang di yang diambil untuk
mengatasinya.
Enam ada empat item yang harus dalam
laporan personal.
Data personal harian
ini sudah dilakukan, Pak?
Sudah.
Oke. Tadi boleh ke atas lagi, Mbak Dina?
dipantau DBL
ini mahal harus pantau ada tiga ini
debit air limbahnya dua kali ya
yang mana nomor
nanti diperbaiki ya
empat.
Oh, iya.
Oke, ini harus menentukan
5 oke atasnya, Mbak.
Oke, ada tiga tah
karakteristik.
Oke, sip. Terima kasih, Pak Wahyudin.
Semoga jawaban ini juga membantu
Bapak-bapak yang lain untuk ee latihan
yang ini ya.
Lanjut di latihan yang terakhir yang
barusan. Oke, yang barusan
ini coba saya
yang punya Pak Abdul ya. Yang ini bukan
ya?
Bukan. Bukan.
Oh, bukan ya.
Oke.
Paling bawah Mbak turun.
Oh, di paling bawah. Oke.
H
sudah muncul.
Oke. Ya, ini benar
hierarki.
Iya.
Oke, untuk latihan yang kedua yaitu
hierarki pengolahan air limbah
itu ada pencegahan atau pengurangan,
kemudian ada 3R tadi.
Kemudian ada pembuangan air. Kemudian
yang kedua, jenis dan ee
yang di apa yang dibutuhkan dalam
melakukan darur ulang limbah. Yang
kedua, jenis dan karakter air limbah.
Kemudian tujuan daur ulang, kemudian
ketersediaan
bahan pengganti,
kemudian ada pemilihan teknologi,
kemudian ada biaya operasional,
kemudian ada ee SDM yang tersedia,
kemudian ada regulasi.
K yang ketiga,
hal apa saja yang diperlukan
yang diperhatikan dalam daur ulang
limbah. Yang nomor tiga adalah
pemanfaatan kembali tanpa proses
pengolahan. Kemudian ada pemanfaatan
pemanfaatan kembali melalui proses
pengolahan.
Nomor empat.
1 2 3
Oh, kayaknya punya saya kurang ini.
H
kan ada en soal ya.
Iya.
Oh iya
iya.
Pak yang nomor tiga tadi itu hal yang
perluan dalam
nomor tiganya boleh dilihat lagi
lepasnya diperlukan dalam darurang
limbah.
Soalnya tadi apa? Soalnya
hal yang perlu diperhatikan dalam daur
ulang air limbah ya.
Iya.
E perlu diperhentikan
nomor tig
hal yang diperhatikan dalam dar ulang
limbah kan seperti ee jenis dan
karakteristik limbah.
Hm.
Kalau nomor dua ini jadi nomor tiga dia,
Pak.
Ya. Terus yang nomor dua jawabannya
nomor dua tadi
yang diutuskan
Nomor dua itu jawabannya bukan yang ini
ya, Pak
jawaban yang Pak Abdul yang nomor dua
ini nanti untuk jawaban nomor
iya
jawaban nomor dua apa harusnya
dalam apa yang dibutuhkan
hal yang dibutuhkan untuk daur ulang
yang pertama sekali berarti adalah
pengetahuan
ya bisa di sana jenis air yang
dibutuhkan dan kualitas air yang
dipersyaratkannya apa. Lalu adanya
identifikasi pemakaian dalam kegiatan.
Oh iya.
Oh iya, Pak. Pengetahuan. Kemudian ee
prioritas air
I,
Pak, ya. Oke, Pak.
Nomor dua kurang, Pak, ya. Nanti saya
rubah, Pak.
Oke. Nomor yang nomor tiga ada di
jawaban nomor dua.
Iya.
Nomor 4
pertanyaannya
1 2 3. Sebutkan teknik dari ulang.
Hm.
Yaitu ada pemanfaatan kembali tanpa
proses pengolahan. Kemudian ada
pemanfaatan kembali melalui proses
pengolahan.
Oke,
yang nomor berarti di nomor nomor 4 nih
jadi nomor 5, Pak.
Nomor lima
pertanyaannya
jelaskan hal-hal yang harus diperhatikan
dalam identifikasi
perencanaan dan pelaksanaan serta
pelaporan daur ulang olahan air limbah.
Oke.
Terus terakhir baru sebutkan peluang
berulang an limbah pada perusahaan
saudara. Nah, ini tinggal disebutkan.
Rencananya sih untuk itu, Pak. Apa? Ee
MCK di area produksi, Pak.
Maksudnya MCK di area produksi
ee untuk ini apa? Toilet, Pak.
Penggunaan toilet.
Oke. Jadi dijelaskan ya, Pak. Jadi
ditulis untuk MTK di reproduksi. Nanti
kalau MTK kan mandi, cuci kakus. Jadi
untuk keperluan hygien sanitasi di area
produksi bisa memanfaatkan salah satunya
bisa dengan menggunakan plasing toilet.
Oh iya, Pak.
Ya, kayak gitu ya, Pak ya.
Oke, Pak. Siap, Pak.
Ee Bapak-bapak yang lainnya sudah
mungkin bisa membantu ya tadi ya ee
jawaban dari Pak Abdul. Semoga bisa
membantu ee penambahan ya manfaat atau
ee latihan dari jawaban ini. Semuanya
sudah mengirim jawaban ke Bu ke Mbak
Dina.
Eh tinggal Pak Firdaus ya kalau enggak
salah.
Pak Firdaus belum.
Eh sebentar saya cek lagi. Iya betul.
Enggak apa-apa Idaus untuk patihan yang
ini.
Pak Eko dan Pak Wahyudin sudah
mengumpulkan latihan yang ini. Tinggal
Pak Firdaus.
Kita tunggu sebentar ya, Pak Firdaus.
Oke. Baik.
Ee Firdaus-nya sudah
ini belum? Oh, ya. Baru saja
mengumpulkan, Pak.
Oke, sip. Kita lanjut, ya.
Ya, kita masuk ke kompetensi selanjutnya
yaitu penyusunan rencana dan pelaksanaan
pemantauan kualitas air limbah.
Di sini ada beberapa elemen kompetensi
juga. Yang pertama menentukan tujuan
pemantauan kualitas air limbah. Kriteria
kerjanya yaitu tingkat kepatuhan
terhadap baku mutu air limbah dipantau
sesuai dengan prosedur. Lalu kondisi
operasional IPAL diperiksa kelaknya
sesuai dengan prosedur. Lalu elemen
kompetensi selanjutnya menentukan titik
sampling pemantauan kualitas air limbah.
Di mana untuk kriteria kerjanya dan
lokasi pemantauan kualitas air limbah
ditentukan sesuai dengan tujuan
pemantauan. Lalu titik pengambilan
sampel air limbah ditentukan sesuai
tujuan pemantauan. Untuk elemen
kompetensi yang ketiga, menentukan
metode pemantauan kualitas air limbah.
Dengan kriteria kerjanya, parameter
peman kualitas limbah ditentukan sesuai
jenis industri. Lalu, metode analisis
air limbah dipilih sesuai parameter
pemantauan kualitas air limbah dan
frekuensi pemantauan kualitas air limbah
ditentukan sesuai dengan prosedur yang
ada.
Lalu elemen kompetensi yang keempatnya
adalah melaporkan rencana pemantauan
kualitas air limbah. di mana untuk kata
kerjanya terdiri dari laporan rencana
pemantauan kualitas air limbah dan
laporan rencana pemantauan kualitas air
limbah dikomunikasikan sesuai dengan
prosedur yang ada.
Lalu ee juga kita lanjut ke
unit kompetensi yang melaksanakan
pemantauan kualitasah. Ada empat juga
halaman kompetensi yaitu melaksanakan
pengambilan sampel air limbah dengan
kriteria kerjanya sampel air limbah
diambil pada titik yang telah ditentukan
berdasarkan tujuan pengujian. Pengukuran
parameter institut dilakukan sesuai
dengan prosedur dan sampel untuk
pengukuran parameter
situ ditangani sesuai dengan prosedur.
Terus melaksanakan pemantauan hasil
pengujian sampel air limbah dengan ketak
kerjanya sampel air limbah hasil
persiapan sesuai metode dipantau sesuai
dengan prosedur, sampal air limbah hasil
uji sesuai dengan metode yang dipantau
sesuai dengan kebutuhan dan data hasil
pengujian sampel air limbah diolah
sesuai dengan prosedur.
Lalu elemen kompetensi yang ketiga,
mengevaluasi hasil pemantauan kualitas
sampel air limbah dengan kriteria data
hasil pemantauan kualitas air limbah
diinterpretasikan secara informatif.
Lalu, data hasil pemantauan kualitas air
limbah dibandingkan dengan baku mutu dan
data hasil pemantauan kualitas air
limbah digunakan sesuai dengan
kebutuhan. Dan terakhir itu melaporkan
hasil kegiatan pemantauan kualitas air
limbah dengan kriteria kerjanya. Laporan
hasil kegiatan pemantauan kualitas air
limbah disusun dengan prosedur. Laporan
hasil kegiatan pemantauan kualitas air
limbah dikomunikasikan sesuai dengan
prosedur yang ada.
Ya, ini dua kompetensi lanjutannya.
Untuk definisi dari pemantauan itu
adalah suatu kegiatan pengumpulan
informasi yang aktual pada lokasi
tertentu dan interval yang teratur untuk
menghasilkan data hasil pemantauan yang
dapat digunakan untuk menyertakan
kondisi saat itu.
Oke, ini prinsip pemantauan kualitas air
limbah. Mulai dari ada tujuannya ada
regulasi
dituangkan dalam SOP lalu ada
operasional di lapangan atau sampling,
operasional diaborium laboratorium atau
analisa, lalu pengolahan dan
interpretasi data dan pelaporan.
Nah, ini tadi untuk guideline-nya untuk
menjamin akurasi data maka ada dilakukan
audit, ada penanggungjawaban kompetensi
dari SDM-nya, pengendalian dan jaminan
mutu serta protokol.
untuk SOP. Nah, di sana ada tujuan
pemantauan, penentuan ruang lingkup
pemantauan mulai dari lokasi, frekuensi,
variabel, parameter, dan efektivitas
biaya.
SOP pemantauan dibuat agar pelaksanaan
pemantauan dapat terencana terarah,
efisien dan efektif.
Ya, ini ee untuk
kondisi pengambilan sampel atau
operasional di lapangan. Mulai dari
teknik dan metode sampling yang
digunakan, adanya pengawatan
identifikasi sampel metode yang
digunakan, transportasi yang digunakan,
alat dan bahan, serta tata cara sampling
yang benar. Nah, ini biasanya nanti
lebih ke pihak ketiga yang ee akan
mengambil sampel
ya. Sampling dilakukan oleh laboratorium
terakreditasi.
Kemarin saya sudah bahas kalau
bahwasanya untuk pengambilan sampel itu
tidak bisa dilakukan oleh satu
perusahaan itu tersendiri kecuali dia
memiliki laboratorium lingkungan yang
sudah terakreditasi.
Prosedur sampling harus sesuai dengan
standar. Bila contoh uji tidak diambil
oleh laboratorium, maka harus ada
jaminan ketelusuran sampling dengan
rekaman data dari customer. Sampling
yang bertujuan untuk penegakan hukum di
lingkungan dilakukan oleh petugas yang
berwenang berdasarkan undang yang
berlaku. Nah, ini untuk rasional di
laboratorium yaitu mendapatkan informasi
yang dibutuhkan sampel dianalisa di
laboratorium oleh SDM yang berkompeten.
analisa dilakukan sesuai dengan standar
atau SNI dan parameter uji harus
dianalisa di laboratorium yang
teregistrasi dan terakreditasi sesuai
dengan parameter masing-masing.
Nah, untuk pengolahan data harus
dilakukan secara akurat. Validitas data
dapat dilakukan dengan pendalian dan
jaminan mutu dapat disajikan dengan
menggunakan tabel atau grafik.
Lalu pelaporan. Syarat pelaporannya
harus akurat, relevan, komprehensif, dan
terkoordinasi. Isi dari laporannya bisa
memuat pengambilan sampel, waktu dan
lokasi pengambilan, identitas sampel,
hasil analisis dan pengalan data, acuan
atau standar pustaka, narasi dan
informasi lain yang dibutuhkan.
Nah, ini langkah-langkah pemontongan
kualitas mulai dari area ee bagian
persiapan dan pelaksanaan.
persiapan harus tahu dulu tujuannya apa,
parameter yang akan diuji ee sesuai
dengan regulasinya yang mana domestik
atau industri, lalu metode pengukuran
dan dilaksanakan sampling ya. Terus
kalau untuk pelaksanaannya nanti mulai
dari perlakuan media, pengambilan
sampel, penanganan sampel dan analisa
sampai dibuatkan laporan.
Tujuan pemantauan kualitas air limbah ya
bisa untuk penelitian, pemenuhan
kewajiban dalam peraturan
perundang-undangan, sebagai evaluasi
apakah IPAL kita berfungsi dengan baik
atau tidak atau pengendalian pencemaran
dan pembuktian kasus. Kalau misalkan ini
ada ee laporan-laporan dari wilayah
setempat yang mengatakan misalkan ada
perusahaan itu mencemari ini, nah itu
bisa diambil sampelnya dengan tujuannya
adalah pembuktian kasus dan lain-lain. N
rata-rata kan kita biasanya untuk
sebagai pemenuhan kewajiban yang ada di
regulasi yang e tertuang di dalam AMDAL
atau UKL-UPL.
Ini beberapa parameter pengukuran yang
akan digunakan.
Lalu metode pengukuran biasanya
menggunakan SNI yang tertuang di SNI.
Beberapa SNI berikut ada dari 57, 58,
dan 59.
Terus tipe pengambilan sampel.
Pengambilan sampel itu ada bisa
menggunakan sampel ee pengambilan sampel
sesaat, pengambilan sampel gabungan,
pengambilan sampel gabungan tempat, dan
pengambilan sampel secara terpadu.
Nah, ini tadi untuk metode pengukurannya
ya. Kalau dibagi ke dalam proses dia
terbagi dua, ada continue dan perbatch.
Ini untuk metode pengukuran kalau
continue ya bisa dengan grab sampling
integrate composite ya ini biasanya
lebih memahami nanti adalah orang-orang
yang bergerak di laboratorium untuk
pengambilan sampel
ini. Untuk metode pengukuran juga sama.
Lanjut di lokasi sampling ya. kita
memastikan lokasi untuk pengambilan
sampel itu harus tahu apakah ee hanya di
air limbah saja atau juga perlu
dilakukan untuk di air permukaan, air
tanah dan di air limbah.
Kalau di air permukaan itu biasanya
updown dan
ee apa di bagian atas sebelum
terkontaminasi
dan di bagian
ee apa ya?
Di bawah setelah tercampur dengan ee air
limbah. Jadi biasanya di dalam AMDAL itu
tertuang kalau ee apa namanya?
Air limbah itu mencemari sungai atau
tidak.
Oke, lanjut.
Ya, ini keterangan sampling kalau untuk
air permukaan. Nah, misalkan di sini
ini posisi air limbah kita, ya.
Nah, nanti kita bisa ngambil ini
misalnya dibuang air limbahnya
dibuangnya ke aliran sini ya. Berarti
nanti kita bisa ngambil titik sampelnya
di
bagian sini satu dan di bagian sini
juga. Jadi sebelum dan setelah bercampur
terus
eh sor
Ya, ini kalau di sini dia juga bisa
menerangkan sumber air alamiah itu di
titik satu, sumber air untuk industri,
sumber air untuk perkotaan, sumber air
yang sudah tercemar karena sudah
terkontaminasi air limbah,
dan lokasi masuknya air ke danau dan
madu.
Ya, ini untuk lokasi sampling air
permukaan di sungai.
Ee ini biasanya untuk menentukan berapa
sih jumlah titik yang kita ambil ketika
kita harus mengambil sampel di sungai
atau di badan air permukaan. Nah, set
itu ada perhitungannya
ee kalau ini misalkan kedalamannya
berapa. Nah, berarti nanti cuma diambil
satu titik. Kalau misalkan dia
kedalamannya ee berapa di danau atau di
sungai, nah berarti bisa diambilnya du
titik atau sampai 6 titik. Nanti ini
untuk ee penjelasan ini itu biasanya
nanti ada training tersendiri itu
biasanya untuk orang-orang yang bergerak
sebagai ee pengambil sampel itu biasanya
di training PCUA
ya. Ini lokasi untuk penampilan yang di
danau ya hampir sama dengan yang di
sungai.
Ini untuk kedalamannya. Kalau misalnya
kedalaman lebih dari 100 m, titik ambil
contoh sampelnya juga sudah ditentukan
sesuai dengan kedalaman.
Nah, ini untuk lokasi sampling air
tanah. Sumur observasi untuk mengetahui
laut pencemaran.
untuk penambahan pemahaman saja lokasi
sampling air limbah ee tadi tujuannya
sudah ditentukan titik-titiknya
dan ee nah di sini Bapak-bapak
dijelaskan
tadi yang saya sampaikan ada di bagian
eh mana
up dan down ya
maksudnya nya. Jadi kalau mau ngambil
sampel
ini misalnya proses produksi IPAL kita
ya, nanti pengambilan sampelnya kalau
untuk evaluasi IPAL itu sebenarnya bisa
diambil di inlet dan outlet di bagian
titik du atau titik 3 untuk menentukan
apa apakah IPAL kita ini berfungsi atau
tidak. Jadi dibandingkan antara inlet
dan outletnya. Sedangkan kalau untuk
pengendalian pencemaran berarti kita
bisa lihat di titik yang ketiga,
4 dan 5.
Nah, kalau misalnya kita hanya biasanya
kan pengambilan sampel rata-rata ada
setelah di pengolan IPAL ya, di evaluen
ya, Bapak-bapak ya biasa rata-rata tiga.
Enggak, Pak, dari Bapak-bapak perusahaan
yang sudah mengambil titik sampelnya
juga di badan air yang dijadikan tempat
pembuangan air limbahnya
ada, Pak. Di hulu dan hilirnya, Pak.
Iya. Berarti Pak Abdul sudah sudah
lakukan, ya, Pak? Ya,
sudah, Pak.
Oke. Baik. ee hasilnya bagaimana, Pak?
Apakah sejauh ini
kalau hasilnya kan apa? Ee saat ini kan
kita masih belum ini juga, Pak,
pemompaan kan, Pak. Nah, tapi kan untuk
acuan awal kita ngambil, Pak.
Oke. Baik.
Ada lagi Bapak-bapak?
mungkin atau Pak Eko, Pak Firdaus
silakan.
nya belum ada, Pak Hendri.
Belum ada ya?
Mungkin. Heeh.
mungkin udah lapar nih mulai masuk-masuk
jam isoma biasanya udah fokusnya sudah
mulai berkurang jangan-jangan Oke,
ini
ya. ini untuk frekuensi ee sampling
bisa untuk ee pemantauan yang wajib
biasanya tuh 1 bulan sekali. Nah, ini
yang sua pantau untuk pemantauan rutin
kita itu bisa setiap hari sekali dan
bisa juga ada yang diminta per 6 bulan.
Dan kalau pembuktian kasus itu biasanya
kalau ada kasus pencemaran atau laporan
dan pemantauan lain disesuaikan.
Ini ee beberapa parameter di lapangan
yang harus dicek. Antara lain ada suhu,
pH, DHL-nya, sisa klor atau klor bebas,
oksigen terlarut atau do dan kekeruhan.
Untuk kalibrasi alat ukur parameter
lapangan mulai dari pH itu bisa
menggunakan buffernya pH7, pH4 dan 9,
deometer, turbidimeter, konduk, dan td.
Ya, ini untuk ee persyaratan perlakuan
media ini. Bapak-bapak yang penting tahu
aja karena nanti pada saat di lapangan
itu yang mengerjakan adalah pihak ketiga
yang mengambil sampel. Intinya media
yang digunakan pengambilan sampel itu
tidak bereaksi dengan sampel. Dia mudah
dicuci dari bekas sampel sebelumnya,
mudah digunakan dan aman dibawa, bersih
dan bebas dari kontaminan. kapasitas
disesuaikan tidak mudah rusak.
Ya, ini untuk contoh peralatan yang akan
digunakan ee pada saat pengambilan
sampel ya. Ini ee kalau misalnya
diambilnya di sungai yang tidak bisa
kita turun ke bawah. Jadi, ambilnya
biasanya hanya dari jembatan. Nah, ini
menggunakan ee contoh alat seperti ini.
Terus untuk pengukuran di lapangan
misalkan kita harus menggunakan pH dan
termometer, deometer, turbid dimeter ini
untuk kekeruhan kometer dan kilometer
berarti kan sudah terpasang di IPAL ini
untuk mengukur debitnya.
Lalu conductivity untuk mengukur DHL
dari ee air limbah ini itu alat
sampling. Mulai dari peralatannya bisa
menggunakan fullbx atau alat pendingin.
Kalau sampel itu harus dibawa maka harus
didinginkan. Peralatan ekstrasi
memisahkan solut dan solven. alat
penyaring dilengkapi dengan pompa yang
sebenarnya ini. Ini juga alat penyaring
ini untuk ee melakukan penyaringan air
sampel agar dia lebih bisa dilakukan
untuk analisa di laboratorium
ya. Ini beberapa persiapan wadah ya.
Ee ini lebih harus memahami biasanya
adalah orang ee samplernya.
Kalau misalkan untuk logam berat berarti
wadah yang digunakan adalah botol gelas
atau plastik. Kalau untuk ee
senyawa organik, nah gas lehernya sempit
dan bertutup ya. Jadi ini untuk ee
pembersihan atau pembilasan wadahnya.
Lalu untuk pengambilan sampel,
penggunaan blangko, dan lain-lain.
Lalu penanganan mulai dari pengawetan.
Setelah diambil sampelnya berarti harus
dilakukan pengawetan. Salah satunya bisa
dengan pendinginan, lalu pengamanan
sampel, transportasi, penyimpan, dan
analisa di laboratorium.
Sampai di sini dulu mungkin Mbak Dina.
Baik, ee untuk ee paparan training di
sesi pagi sudah selesai ya, dicukupkan
terlebih dahulu karena sudah masuk ke ee
waktu isoma. Dipersilakan untuk
Bapak-bapak meninggalkan ruang Zoom-nya
dan nanti kita akan kembali lagi di jam
13.00 dengan link Zoom yang sama.
Selamat siang dan selamat beristirahat
semuanya.
Selamat siang, Bu.
Siang, Pak.