Training PPPA POPAL - 20 Januari 2026 - Sesi Siang
wBagncpLD3M • 2026-01-20
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Baik, selamat siang Bapak-bapak semua. Selamat siang. Oke, baik. Gimana nih, Bapak-bapak semua? Sudah makan siang? Sudah, Bu. Sudah. Sudah. Sudah kenyang ya? Sudah kenyang ya. Kalau belum kenyang nanti boleh nambah deh sambil ngemil, sambil training berjalan dipersilakan. Atau mungkin mau ngopi juga boleh. Silakan diseduh kopinya. Karena di jam-jam sekarang kan jam rawan ya. Jadi udah agak capek mungkin. udah makan juga jadinya jadi lebih ngantuk gitu dari biasanya. Jadi seperti biasa mungkin kita akan ice breaking terlebih dahulu ya. Ee hampir sama seperti kemarin untuk ice breaking-nya hari ini adalah yelyyel. Masih ingat enggak yel-yelnya kayak gimana? Lupa. Oh, lupa ya. Coba. saya ketikkan dulu di kolom chat, silakan dibaca. Jadi ee kalau bisa saya bilang apapun sertifikasinya silakan dijawab CAC solusinya. Kalau saya bilang CAC silakan dijawab pasti lebih kompeten gitu. Silakan e bisa open mic dulu. Kita akan mencoba yel-yelnya mengingat kembali. Kalau saya bilang apapun sertifikasinya jawabannya CC solusinya solusinya. Kalau saya bilang CAC jawabannya pasti lebih pasti lebih kompeten. Oke kita mulai ya. apapun sertifikasinya CC solusinya CAC pasti pasti lebih kompeten. Oke, terima kasih banyak Bapak-bapak semua dan untuk pemaparan materi silakan dilanjutkan oleh ee trainer kita yaitu Pak Henri. Waktu dan tempat dipersilakan. Baik, terima kasih Mbak Dina. Ee kita selesaikan materinya siang ini ya. Ya, ini tadi sudah sampai di sini ya. Ini hanya untuk sekedar penambahan materi aja. Jadi mungkin bisa dipahami dan dibaca saja nanti Bapak-bapak kalau ternyata sebenarnya setelah pengambilan sampel itu nanti ada masa pengawetan namanya dan lama penyimpanan untuk masing-masing uji sampel per parameter itu berbeda. Ada yang lebih cepat, ada yang bisa berhari-hari. Contohnya kalau untuk mau cek ee alkalinitas, nah itu bisa maksimal penyimpanan hanya 1 hari atau 24 jam. Sedangkan kalau untuk pengujian minyak dan lemak itu bisa sampai 28 hari. Nah, untuk pengawetannya menggunakan apa? Di sini ada berbagai macam, ada yang pendinginan, ada dengan penambahan zat kimia, H2SO4 atau dengan penurunan pH kecil dari 2 itu bisa penambahan yang asam ee H2SO4 ini asam S4. Terus ee ini beberapa parameter lainnya yang bisa nanti dibaca saja. Lalu untuk pengendalian mutunya setelah sampling dilakukan analisa diolah data dan dilaporkan ya. Jadi nanti ee tetap harus memperhatikan bagaimana tahapan-tahapan pada saat pengambilan sampel sampai sampel itu dilakukan ee analisa dan penyampaian data. Nah, di sini juga sebenarnya ada pengendalian mutu pada saat setelah pengambilan sampel. yang paling beresiko itu pada saat ee proses sampling ya, mulai dari proses sampling. Nah, biasanya itu teknik si petugasnya sudah benar atau belum pada saat mengambil sampel. Lalu ee wadah dan peralatan yang digunakan jangan sampai menjadi kontaminasi silang pada saat pengambilan sampel. Terutama kalau untuk uji bakteri harus dipastikan wadahnya harus yang steril. Lalu selama perjalanan, nah tadi kan kita harus memastikan mutunya itu berjalan di mana. Nah, mulai dari lama penyimpanan berarti kita sudah memprediksi kalau misalkan pada saat ee pengambilan sampel dari satu lokasi ke laboratorium itu jaraknya berapa? Nah, itu membutuhkan pengawetan yang seperti apa? Nah, itu tadi ada di tabel-tabel yang sudah dipaparkan tadi ya. Contohnya misalkan errornya di pada saat kontaminasi sampling ya. pengennya dengan adanya blanco matriks. Lalu di ee kontaminasi wadah dan peralatan bisa dengan blanco media dan di kontaminasi perjalanan bisa dengan belangko perjalanan. Ini jenis-jenis belangk tadi ada matriks, media dan belangk perjalanan. Artinya di sini adalah media bebas analit yang dipaparkan pada lingkungan selama proses sampling. Belengko ini diperlakukan sama persis dengan sampel lapangan misalnya dalam proses pengawetan. Tujuan belangk matriks adalah untuk mengetahui semua kontaminasi yang terjadi akibat sampling. Lalu blangko ini biasa disebut sebagai blangko pembilasan. Blangk ini diakukan menggunakan peralatan yang sama yang digunakan untuk menangani sampel misalnya wadah pengambil filter wadah dan sebagainya. Tujuannya adalah untuk mendeteksi kontaminasi yang terjadi akibat media yang digunakan. Sedangkan perjalanan ini untuk mengetahui kontaminasi yang terjadi selama mobilisasi sampel. Ya, ini prinsip dasar metode untuk analisa laboratorium. Nah, ini nanti adalah orang-orang yang bertugas di laboratorium menggunakan motor apa untuk menguji analisa per ee parameternya. Bisa dengan titrietri, spektral fotometri, potensiometri, bisa juga dengan turbidity, grafimetri, dan mpm. MPN ini tu untuk mengek bakteri biasanya mikroorganisme ya. trimetri berarti ee reaksi untuk mengetahui zat yang belum diketahui konsentrasinya dari zat yang sudah diketahui konsentrasinya. Ya, ini contoh ee indikator untuk titrimetri itu kita menggunakan alatnya lalu ee ini diteteskan dengan tingkat kehati-hatian yang sangat tinggi. Biasanya ini adalah orang-orang yang pernah bekerja di laborum ini biasanya e menggunakan alat ini untuk namanya titrimetri. Jadi nanti dia akan menetes sedikit-sedikit ee diatur menggunakan alat tersebut ya. Penggunaan indikator yang tepat sesuai dengan parameter yang ingin diukur adalah esensial. Lalu titrat bereaksi tepat dengan titran yang ditandai dengan perubahan warna indikator. Lalu titrasi harus dihentikan tepat setelah terjadi perubahan warna. Konsentrasi tritat dihitung secara stoiki geometri. Lalu untuk spektrum fotometri ini nama alatnya ee ini intensitas cahaya berkurang karena diserap oleh partikel di dalam larutan. Nah, untuk penggunaan spektrofotometri nama alatnya adalah spektrofotometer. Contoh uji diletakkan di dalam kuvat dan penggunaan panjang lomut tertentu sesuai dengan parameter yang diukur adalah esensial. Untuk beberapa parameter perlu diberi reagen tertentu dengan tujuan mengkondisikan molekul agar dapat menyerap cahaya. Lalu potensiometri ini ee menggunakan elektroda sesuai dengan parameter yang ingin diukur. Lalu turbid meter dan nevelometri. E prinsip turbidimeter ini mirip dengan spektrofotometri yaitu mengukur absorbansi. Pada turbiditimeter, absorbensi tidak hanya dipengaruhi oleh konsentrasi, tapi juga oleh ukuran partikel. Ya, digunakan untuk mengukur suspensi dengan konsentrasi lebih dari 100 mg/l. Nevelometri. Prinsip pengukuran nevelometri adalah mengukur jumlah cahaya yang disebarkan. Detektor dapat diletakkan di sudut 90, 70, dan 37 atau sudut lainnya. Ini kalau menggunakan nevelometri, turbidity dan nevelometri ini tidak seperti spektrovertometri, tidak mengikuti ukuran lumber law. Ya, ini tuh ada ee teoritisnya. Lalu konsentrasi zat diukur menggunakan kurva standar. Karena partikel dapat mengendap, usahakan agar partikel teraduk sempurna sebelum diukur konsentrasinya. Lalu metode gravetri. Nah, berarti dia menggunakan gravitasi. Pengukuran menggunakan timbangan. Pengukuran biasa dalam skala kecil. Kandungan air dalam contoh uji perlu diuapkan terlebih dahulu agar didapat pengukuran yang tepat. Pengukuran masa wadah sebelum pengujian saat esensial. Nah, ini MPN. MPN ini tu untuk uji ee bakteri yang biasanya diinkubasi selama kurang lebih 24 jam. Ya, dia menggunakan eh alat logic itu adalah laktosa BR atau LB. dan nanti ada perhitungan-perhitungannya. Lalu nanti dilihat di ee kuvvet tadi itu apakah ada muncul gelembung penanda kalau itu adalah adanya bakteri. Ya, ini kurang lebih ee pengincarannya juga seperti ini. Dicatat seperti ini. Nanti akan muncul ee nilai-nilai perhitungan untuk berapa jumlah bakteri yang ada. Contohnya untuk total coliform dan fekal coliform. Tabung uji yang positif mengen adalah yang mengalami perubahan warna dan terbentuk gas pada tabung durham. Jadi nanti ada gelembung-gelembung. Nah, jika mengalami hanya salah satu atau tidak sama sekali reaksi maka dianggap negatif. Nah, ini untuk penyajian data, klasifikasi dan macam data dalam statistik ya. ini bisa data primer dan sekunder, data internal, eksternal, kuantitatif dan kualitatif, discin atau cross section dan time series atau berkala. Ini menurut eh klasifikasi macam-macam penyajian data. Lalu untuk hubungan moto disampling dengan klasifikasi data. Nah, nanti bisa dihubungkan dari moto sampling yang digunakan ke kelas data menurut waktu pengukurannya. Nah, misalkan grab sampling berarti dia kelas datanya adalah data cross section ya. Ini semacam penyajian data bisa dalam bentuk tabel atau dalam bentuk grafik. Ini contoh tabel data menggunakan cross section. Nah, ini kalau data time series. Jadi, nanti per bulannya dilakukan pemantauan. Lalu untuk grafik tinggal melihat dan dianalisa berdasarkan grafiknya apakah grafik garis atau batang. Nah, ini contoh penyajian data menggunakan ee grafik ya. Ini ee pada saat pengambilan sampel harusnya ada dokumen perencanaan pengambilan contoh ya. ada dokumen perencanaannya. kurang lebih ee memuat beberapa hal yang ada di ee tujuan pengambilan sampel, ada bidang ujinya apa, lalu ada administrasi seperti tanggalnya, nama pengambil sampelnya, surat tugas dan lain-lain. Lalu peralatan dan pengambilan sampel yang digunakan, wadah, jumlah dan perlakuan sampel, prosedur pengambilan sampel dan lain-lain. Ya, ini beberap ee contoh dokumen perencanaan pada saat pengambilan contoh sampel. Lalu, penyiapan pekerjaan, pengambilan contoh. Ya, ini tadi harus mempersiapkan terlebih dahulu. Kalau misalkan pihak ketiganya belum pernah ke tempat kita, biasanya mereka minta gambaran untuk lokasi sampelnya seperti apa. Lalu apakah perlu mereka membawa ee perlengkapan yang mungkin kalau misalnya ada pengambilan di daerah sungai, apakah bisa secara langsung atau harus menggunakan peralatan ee tambahan? Nah, biasanya kalau dekat mereka melakukan survei, tapi kalau tidak biasanya hanya minta data rekaman lapangan ke ee pihak perusahaan ya. Ini melakukan rekaman data lapangan ya. ini kalau mereka setelah mengambil sampel nanti akan ditulis ke data rekaman lapangan dan berita acara pengambilan sampel. Kurang lebih seperti ini ya. Ini adalah ketentuan laporan pada SNI. Contat pada lembar data jaminan mutu untuk setiap parameter yang diukur dan contoh yang diambil. Lembar data parameter yang diukur di lapangan harus memiliki informasi sekurang-kurangnya. Identifikasi contoh, tanggal, waktu, nama, petugas, nilai, parameter, analisa, sinis contoh, dan komentar dan pengamatan. Nah, ini kita lewati aja identifikasi bahaya dalam pengolahan air limbah. Ya, ini kita sudah masuk ke ee kompetensi selanjutnya, identifikasi bahaya dalam pengolahan air limbah. Ada yang mau ditanyakan terkait pengolahan sampel? sampelnya ee ada diolah di ee pihak ketiga, jadi belum begitu tahu banyak. Iya memang jadi kita yang penting tahu bagaimana mereka pada saat pengambilan sampel karena kalau sudah untuk uji dan analisa itu biasanya mereka juga sudah punya kompetensin yang masing-masing. Enggak ada ya, Bapak-bapak ya? Belum ada nih sepertinya. Kalau enggak ada pertanyaan kayak gini biasanya kita lebih cepat nih selesainya. Iya, [tertawa] dipercepat begitu ya karena tidak ada diskusi yang detail. Iya. He mungkin Pak Firdaus selaku kepala lab begitu ada pengalaman dengan sampel-sampel ini mau menanyakan sesuatu. Kalau misalnya kita menggunakan pihak ketiga gitu ya, itu untuk mengambil sampel itu apakah harus juga memiliki sertifikat itu apa, Pak? Itu tanya-pertanyaan itu aja. Bagaimana, Pak? Maksudnya ada sertifikat sertifikat untuk pengambil sampel diperlukan untuk kebutuhan apa kebutuhan dokumentasi dokumennya gitu Pak. Perlu memiliki sertifikat apa enggak gitu. Iya. Jadi sebenarnya kan yang penting mereka sudah terakreditasi pertama lab-nya ya Pak. Kalau mereka sudah terakreditasi otomatis mereka ada pengawasan ya. berarti mereka sudah melengkapi dokumen-dokumen secara ee alurnya mereka juga sudah miliki mungkin mulai dari SOP sampai ke sertifikasi baik SDM-nya sampai ke ee laboratoriumnya pun biasanya sudah ada ee pemantauan dan juga pengawasan dan termasuk juga mereka wajibuna ee menggunakan alat-alat yang sudah dikalibrasi ya cuma dipastikan aja Pak yang penting ketika Bapak bekerja sama dengan pihak ketig pastikan dia sudah terakreditasi dulu di Riau mungkin juga sudah ada ya, Pak ya. Untuk saat ini kita pengambilan sampel diambil sendiri, Pak. Kemudian dikirim ke balai balai laboratorium PU. Oh, balai PU ya. Tapi mereka sudah terakreditasi kan, ya? Sudah. Sudah, Pak. Oke, berarti itu sebenarnya mereka sudah melengkapi sih, Pak, kalau secara administrasi kalau ee sudah terakreditasi, apalagi Balai PU kan. Iya. Ada lagi Bapak-bapak. Silakan Pak Wahyudin, Pak Abdul atau Pak Eko atau mungkin ada pertanyaan terkait materi atau latihan yang sebelumnya dikerjakan? Kompetensi yang belum disampaikan tinggal dua terkait identifikasi bahaya dan ee apa ya? K3 ya. Satu lagi. Iya. K3 terkait lumah candra. Identifikasi bahaya itu juga bagian dari K3 sebentar itu nanti sudah selesai. Apalagi Pak Abdul kan sudah berkecimpung di dunia K3 ya Pak Abdul ya. Iya Pak. Mungkin belum ada pertanyaan, Pak Hendri. Bisa dilanjutkan. Baik, sebentar ya. Iya. Ee saya tambahin materi terkait perawatan ya. tadi sebenarnya sudah ada ya. Ini contoh ee ini adalah materi terkait bagaimana melakukan perawatan ee IPAL. Ini tadi sudah disampaikan dalam halaman kompetensinya. Untuk frekuensi perawatan IPAL itu mulai dari pemeliharaan ada harian, ada mingguan, bulanan, semester, dan tahunan. Sedangkan pemeliharaan harian itu biasanya kita melakukan apa? Pengecekan unit motornya, pompa transfer, pengecekan unit pompa treatment, dan pengecekan volometer inlet dan outlet. Ini yang bisa kita lakukan terkait ee pemeriksaan harian. Lalu kalau bulanan sepertinya kita bisa melihat ke pembersihan area IPAL mulai dari ceceran air limbah dan lain-lainnya atau ada tumpahan bahan kimia, lalu pembersihan tangki IPAL atau peralatan IPAL, pembersihan support unitnya ee kalau bisa misalnya udah ini bisa dengan painting atau pengecetan ulang general cleaning semua area IPAL. Sedangkan untuk pemeliharaan atau perawatan di semesternnya itu biasanya pembersihan lumut di dindik IPAL, pengecatan pagar IPAL atau yang lain, lalu pembersihan dir atau HIS IPAL, pengecatan ulang pipa-pipa distribusi. Sedangkan untuk pemeliharan tahunan itu bisa dengan melakukan painting IPAL, kalibrasi semua peralatan ukur IPAL ya. yang tadi kalau kita sudah punya untuk ee alat pengujian yang untuk swap internal misalkan kayak pH meter volometer itu dipastikan dikalibrasi. Lalu ada setting eh dosing pump low lumpur IPAL untuk tahunan ya. ini bisa nanti formulirnya Bapak-bapak contoh untuk dilakukan atau diaplikasikan di tempatnya bagaimana cara melakukan perawatan mulai dari monitoring pemeliharaan, monitoring fungsi, dan lain-lainnya. Nanti tinggal disesuaikan peralatan yang ada di IPAL Bapak ada apa aja. Nah, nanti bisa dibuat nih dalam bentuk tabel seperti ini. Misalkan nanti ada perawatan yang harian, ada perawatan yang ee bulanan, semester, dan tahunan bisa dibuatkan dalam bentuk pendokumentasiannya seperti ini ya. Itu untuk perawatan IPAL. Nah, ini saya ulang lagi kalau untuk materi pengoperasian tadi sebenarnya sudah ya. Ini beban IPAL, jumlah total kontaminan yang masuk ke IPAL dan harus ditangani oleh sistem. Beban operasional IPAL ditentukan berdasarkan debit dan kadar konsentrasi bahan pencemar. Sumber data beban operasi IPAL. Dokumen kajian atau standar teknis air limbah. Pemantauan air limbah. Mengambil samper air limbah. Pengukuran debit dan konsentrasi air limbah pada inlet. Ya, ini contoh perhitungan beban operasional IPAL. Ada waktu detensinya kurang lebih 6 sampai 8 jam, beban BOD per volumenya, freebard-nya, tinggi air, dan faktor keamanan dari secara teoritis. Ya, ini ee nanti bisa dilihat saja bagaimana cara contoh perhitungan beban dari operasional IPAL. Lalu ini penyusunan prosedur, prosedur pengolahan air limbah, K3, pemeliharaan IPAL, dan pendokumentasian. Ini tadi juga sudah ada pemeliharaan, jadwal pemeliharaan, prosedur pemeliharaan, pencatatan, dan ee pelaporan hasil pemeliharaan, laporan hasilem kalau untuk dokumentasinya mulai dari laporan hasil pemantauan rutin, laporan pemeliharaan, dan dokumen-dokumen yang ee berkaitan dengan yang lainnya. Ya, pemantauan operasional IPAL bisa dengan karakteristik influen atau inet dan evaluen. Lalu besaran parameter operasi, kondisi unit pengolahan, status kerja alat, penilaian penggunaan bahan kimia, dan waktu kerja petugas. Ya, ini parameter operasional IPAL. Bisa dilihat dari parameter operasinya saran yang menunjukkan kondisi pengoperasian satu unit pengolahan yang besarnya ditentukan saat perencanaan. Lalu ketepatan pengoperasian unit pengolahan dapat dilihat dengan membandingkan nilai parameter tersebut dengan nilai perencanaannya. Umumnya menunjukkan rasio pembebanan suatu unit selang waktu limbah cair berada dalam suatu unit pengolahan konsentrasi suatu besaran di dalam unit pengolah. Terus nilai suatu parameter operasi sering digunakan sebagai acuan untuk melakukan perubahan kondisi pengoperasian IPAL. Lalu acuan untuk memperkirakan penyebab permasalahan operasi IPAL dan langkah penanggulangannya ya. Ini tipe-tipe teknologi untuk unit operasi dan unit proses. Ee peralatan teknisnya sama parameter operasionalnya. di sini ada nanti bisa dilihat ee untuk penambahan materi ya. Oke, ini jumlah bahan yang dibutuhkan untuk operasi atau proses IPAL ya. Misalkan untuk netralisasi pH, maka bahan yang digunakan bisa dalam bentuk asam massa untuk ee kondisi pH agar parameternya terpenuhi. Koagulasi flokagulasi berarti kita membutuhkan koagulan dan flokulan. Kalau aerap anaerap berarti membutuhkan bakteri yang jenisnya tersebut. Lalu disinfeksi berarti kita membutuhkan klorin ya. Ini pemantauan unit fisika. Selama beroperasi baskiran harus dibersihkan dari sampah. Pastikan pada bak ekualisasi kons air limbah tercampur rata atau homogen. Endapan di bak pengendap atau clarifier harus dikeluarkan agar kapasitasnya tetap terjaga. Slap yang terbentuk dikelola itu dilakukan penirisan pada drying bed atau dipres pada bel atau filter press ya. Tadi yang kita sudah lihat ya bisa menggunakan Bell press atau menggunakan drying B. Ini untuk pemantauan di kimia unit kimia berarti kita harus penambahan bahan kimia. untuk proses netralisasi, flokulasi, dan koagulasi secara kontinu dan konsentrasinya harus terjaga. Penambahan bahan kimia harus tepat sesuai prosedur, tidak boleh terlalu banyak dan berlebih. Lalu dijaga jangan sampai ada tumpahan atau ceceran bahan kimia dan konsentrasi bahan kimia yang kita makan harus tetap sesuai dengan desain IPAL yang sudah ditentukan. Proses Aerop. Pastikan bakterinya tumbuh berkembang dan hidup. Gunakan pemupukan. Lalu aerator harus berfungsi dengan baik dan jumlah oksigennya masuk ke bak aerob harus sesuai prosedur. Pada proses anaerob pastikan bakteri hidup dan berkembang. Gas metan yang terbentuk pada proses aerob sebaiknya ditampung danakan untuk bahan bakar ya. Ini untuk sistem kelistrikan. Pasokan listrik biasanya dari JPLN namun di-back up dengan unit genset tersendiri. Lalu tersedia pompa utama dan pompa backup. Ya, ini yang penting IPAL itu jangan sampai mati karena nanti berpengaruh kepada bakteri yang ada di dalamnya. Ya, ini contoh ee SOP yang digunakan untuk IPAL. Nah, ini formulir pemantauan pengoperasian IPAL ya, Bapak-bapak bisa contoh ini untuk melakukan pemantauan pengoperasian IPAL mulai dari ee hari tanggal ada waktu floweternya berapa, jumlah air meter kibik per harinya. Nah, ini yang diukur harian. Misalkan ada pH-nya berapa ya di indet dan outlet. Lalu ee warna air bisa dengan kalau misalnya ada pembersihan sampah bisa di ee tambahin atau ada hal lain misalnya pengecekan ee sisa klor rutin. Nah, kalau BOD COD biasa kan kita tidak pengukuran setiap hari. Nah, bisa juga mungkin nanti masuknya logbook ke bulanan atau misalkan nanti yang kalau ini harian kalau hanya pH itu juga boleh atau dengan pencatatan tambahan seperti sisa klor. Sisa klor juga bisa sebenarnya dicek setiap hari. Nah, ini contoh formulir pemantauan perusan IPAL bisa dengan ceklis apakah sesuai pemeriksaannya, apakah masih bagus kondisinya atau ada sudah yang rusak. Nah, ini hal-hal ini yang perlu kita ee gunakan di pada saat melakukan pemantauan atau pengoperasian IPAL. Jadi, ada ceklis harian, ada lok harian, dan ada bulanan, semester, serta tahunan. Ini tadi sudah efisiensi IPAL ya. Ini rekomendasi optimasi IPAL. Tadi juga kita sudah bahas di materi yang tadi untuk materi terkait IPALnya sudah selesai. Ada yang mau ditanyakan? Bapak-bapak ini hilang ya? Iya. E screennya share screen-nya sudah mati. Bentar. Ini dari Heeh. ee laptop saya tiba-tiba error. Oke, ada yang mau ditanyakan? Silakan, Pak Wahyudin atau Pak Eko atau Pak Abdu. Mungkin tadi Pak Firdaus sudah Pak Abdul barusan terlempar dari Zoom ya. Mungkin Pak Eko atau Pak Wahyudin barangkali ada pertanyaan. Oke, sejauh ini sepertinya belum ada pertanyaan ya, Pak Henri. Enggak ada ya? Iya. Oke. Baik, sebentar ya. Yeah. Ya, ini kita masuk ke identifikasi bahaya dan K3 dalam pengolahan air limbah. Dua kompetensi terakhir ya. ini mengintepasi bahaya dalam air limbah. Ada empat elemen kompetensi juga. Yang pertama mengidentifikasi potensi bahaya di area kerja di mana terdiri untuk kriteria kerja adalah alat pelindung diri dipergunakan sesuai dengan prosedur lokasi dan jenis bahaya di area IPAL diidentifikasi sesuai dengan prosedur. Lalu bahan atau barang yang terdapat di area ipal yang berpotensi menkan diidentifikasi. Lalu bahaya pada setiap tahapan operasional IPAL diidentifikasi. dan prosedur penanganan kecelakaan kerja dial diidentifikasi mengid yang elemen kedua itu mengidentifikasi potensi bahaya yang terjadi saat proses pengolang air limbah dilakukan dalam kondisi tidak normal dengan kriteria kerjanya itu proses kegiatan pengolan air limbah dalam kondisi tidak normal diinventarisasi sesuai dengan prosedur dan tingkat baya akibat proses pengola air limbah dilakukan dalam kondisi yang tidak normal ditentukan sesuai dengan prosedurnya. Lalu elemen yang ketiga, mengidentifikasi potensi bahaya yang terjadi dalam polang air limbah akibat kerusakan. Nah, lalu di kriteria kerjanya ada empat, yaitu data logbook peralatan IPAL di inventarisasi, data formulir perawatan dan perbaikan peralatan IPAL di inventarisasi, tingkat kerusakan peralatan IPAL ditentukan sesuai prosedur, tingkat baya akibat kerusakan IPAL ditentukan sesuai prosedur juga. melaporkan hasil identifikasi bahaya pengalan air limbah. Hasil penentuan identifikasi bahaya dan pengalan air limbah disusun sesuai dengan prosedurnya. Laporan hasil identifikasi bahaya dan palan air limbah dikomunikasikan sesuai dengan prosed. Nah, untuk K3. K3 juga ada empat elemen kompetensi di mana ee elemen yang pertama yaitu mengidentifikasi bahaya dan risiko kecelakaan kerja saat mengolah air limbah. Ya, untuk kriteria kerjanya adalah APD digunakan sesuai dengan prosedur. Bahaya saat mengolah air limbah diidentifikasi, resiko kecelakaan kerja saat mengir limbah diidentifikasi sesuai dengan potensi bahaya. Lalu ee melakukan tindakan perbaikan untuk mengurangi bahaya dan resiko kecelakaan kerja saat mengolah air limbah. Lokasi berbahaya daerah IPAL yang harus diberi pengaman diperiksa sesuai hasil identifikasi. Bahan atau barang yang berpotensi menyebabkan keceakan kerja di area disimpan sesuai prosedur dan personil yang bertugas dalam pan air limbah diperiksa sesuai dengan prosedur K3. Lalu elemen yang ketiga mempersiapkan tangkap darurat dalam air limbah. Di mana kriteria kerja yang terdiri dari peralatan tanggap darurat dalam air limbah diidentifikasi. Lalu peralatan tanggapan darurat dalam pengolan air limbah digunakan sesuai prosedur ketiga. Dan tanggap darurat darah IPAL dilaksanakan sesuai dengan prosedur. Lalu melaporkan hasil tindakan ketiga dalam pengolahan air limbah. Hasil pelaksanaan tindakan K3 dalam pengan air limbah disusun sesuai dengan prosedur dan laporan hasil pelaksanaan tindakan K3 dalam pengan air limbah dikomunikasikan. Itu tadi untuk beberapa ee elemen kompetensi ya terkait ee identifikasi bahaya dan K3 di area IPA ya. ini bahaya berarti secara pengertian adalah sumber yang dapat menyebabkan cedera dan penyakit akibat kerja ya. Lalu kalau bahaya ee pengertian lainnya adalah sumber kondisi atau tindakan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan atau cedera pada manusia, kerusakan atau gangguan lainnya. Potensi bahaya kecelak sebagai sesuatu yang berpotensi menyebabkan terjadinya kerugian, kerusakan, cedera, sakit, kecelakaan, atau dapat menyebabkan kematian berhubungan dengan proses dan sistem kerja. Risiko adalah kombinasi dan konsekuensi suatu kejadian yang berbahaya dan peluang terjadinya kejadian tersebut. Ya, ini ee beberapa pengertian bahaya dan risiko. Lalu ada jenis bahaya, bahaya keselamatan kerja dan bahaya dari kesehatan kerja. ya, safety hazard atau he hazard ya. Ini bahaya dari K3 mulai dari ee bahaya mekanis, bahaya elektrikal, dan bahaya kebakaran atau peledakan. Sedangkan kalau kesehatan itu lebih ke fisikal, physical hazard ada chemical hazard, biological hazard, ergonomi. Ergonomi berarti bagaimana kondisi tubuh terhadap kita tempat bekerja dan psikologikal. Psikologi ya. Jadi fisik dan ini psikologi atau lebih ke mental mungkin dari sisi tekanan pekerjaan dan lain-lain. Nah, ini adalah potensi bahaya yang tadi kita sampaikan. Kita kategorikan mulai dari kategori A, B, C, dan D. Kalau A itu adalah potensi bahaya yang menimbulkan risiko dampak jangka panjang pada kesehatan. Kalau kategori B itu mungkin masuk potensi bahaya yang menimbulkan resiko langsung kepada keselamatan dan risiko terhadap kesejahteraan atau kesehatan sehari-hari serta potensi bahaya yang menimbulkan risiko pribadi dan psikologis untuk kategori D. Ya, ini beberapa ee contoh-contoh bahaya yang ada di tabel potensi bahaya. Lalu nanti kita lihat tingkat bahaya ya, mulai dari kriterianya jarang terjadi, kemungkinan kecil terjadi, mungkin terjadi, kemungkinan besar terjadi atau hampir pasti. ee levelnya ditentukan mulai dari 1 sampai 5. Ya, kalau misalnya secara kualitatif untuk jarang terjadi itu dapat disimpulkan dapat dipikirkan tetapi tidak hanya saat keadaan yang ekstrem dengan kuantitasnya itu bisa terjadi kurang dari satu kali per 10 tahun. Lalu kalau kemungkinan kecil belum terjadi tetapi bisa muncul atau terjadi pada suatu waktu. Nah, bisa terjadi satu kali per 10 tahun. Kalau untuk mungkin berarti seharusnya terjadi dan mungkin telah terjadi atau muncul atau di tempat lain, muncul di tempat kerja atau di tempat lain. Nah, bisa saja secara frekuensinya itu satu kali per5 tahun sampai satu kali per tahun. Lalu kemungkinan besar. Kemungkinan besar dapat terjadi dengan mudah, mungkin muncul dalam keadaan yang paling banyak terjadi ya. lebih dari satu kali per tahun hingga satu kali per bulan. Nah, itu masuk kategorinya kemungkinan besar dan hampir pasti hampir pasti berarti sering terjadi diharapkan muncul dalam keadaan yang paling banyak terjadi ya lebih dari satu kali sebulan. Terus ini tingkat bahaya untuk severity-nya mulai dari level 1 sampai 5 ee bisa dikategorikan ke dalam tidak signifikan, kecil, sedang, berat, dan bencana. Ya, ini untuk keterangannya keparahan cedera yang mungkin kalau hari kerjanya yang untuk tidak signifikan itu tidak menyebabkan kehilangan hari kerja. Kalau dia kecil berarti masih dapat bekerja pada hari atau shift yang sama. Kalau dia kategorinya sedang, kehilangan hari kerja di bawah 3 hari dan kategori berat berarti kehilangan hari kerja 3 hari atau lebih. Dan kalau bencana kehilang hari kerja selamanya itu jatuhnya ke bencana. Ini jenis risiko dalam perspektif K3. Risiko keselamatan, kesehatan, risiko lingkungan, dan risiko keuangan. Ya, kalau keselamatan berarti ee resiko itu memungkinkan rendah untuk terjadi, namun mempunyai konsekuensi yang besar. Ya, risiko ini dapat terjadi sewaktu-waktu bersifat akut dan fatal. Kalau kesehatan berarti lebih ke penyakit-penyakit yang mungkin timbul ke kerja ya bisa ada pengguan pernapasan, saraf dan lain-lain. Sedangkan lingkungan itu adalah ee mungkin saja dia ee terjadi perubahan terhadap populasi atau komunitas dan terhadap makhluk hidup yang ada di ekosistem dan sumber daya alam. Lalu risiko keuangan ya pasti secara finansial, perhitungan finansial ya. ini mungkin sudah secara general sudah kita tahu ada matriks risiko untuk menentukan prioritas dari resiko tersebut ya. Mulai dari ee satu sampai ke ekstrem, mulai dari low sampai ekstrem. Nah, nanti tinggal kita masukkan sesuai dengan ee uraian apakah misalkan tadi nih eh secara likelihood-nya dia levelnya di satu atau 5 lalu nanti severity-nya sat 1 sampai 5 pilih yang mana. Nah, nanti kita masukkan ke dalam matriks resiko. Nah, hierarki pengendalian risiko ya ada lima hierarki dalam K3 itu. Yang pertama eliminasi. Eliminasi berarti kita menghilangkan sumber bahaya di tempat kerja. Lalu kalau misalnya sumber bahaya itu tidak bisa kita hilangkan, maka kita gantikan atau kita substitusi mengganti sesuatu yang berpotensi bahaya tinggi dengan sesuatu potensi yang bahaya yang lebih kecil. Rekayasa teknik modifikasi atau perancangan alat mesin dan tempat pekerja yang lebih aman. Lalu pengendalian administratif ya bisa mungkin ee membuat prosedur aturan tanda bahaya rambu poster atau mengurangi durasi kerja. Terus alat pelindung diri ya ini adalah kalau secara K3 ya ee untuk pengendalan risiko itu. Jadi kalau kita menggunakan APD itu adalah langkah terakhir ya yang akan kita lakukan. Kalau misalnya tidak bisa dieliminasi, tidak bisa disubstitusi, dilakukan rekayasa engineer atau teknik sampai pengendalian administratif ternyata sampai ke ee alat pelindung diri. baru kita harus menggunakan APD. Bukankah seperti itu, Pak Abdul? Benar, Pak. Seperti itu, Pak. Iya. Jadi, apa yang pertama, Pak, harus kita lakukan dalam pengendalian risiko? Yang pertama kita hilangkan sumber bahayanya, Pak. Iya, kita hilangkan. Kalau tidak dia tidak hilang kita coba gantikan yang lebih kecil, ya, Pak. Iya, kita gantikan dengan sesuatu potensi bahaya yang lebih rendah. Heeh. Kemudian kalau kita tidak bisa juga kita buat rekayasa. rekayasa alatnya ya kan, lokasi kerjanya seperti apa seperti itu ya. Jadi nanti baru terakhir kita menggunakan APD ya, Pak ya. APD. Iya. Ini contoh APD ya kita pakai ya. Nanti tinggal disesuaikan saja. ee APD mana yang perlu kita gunakan untuk ke IPAL. Kalau misalnya harus menggunakan helm, berarti kan helm ya misalnya konstruksinya di bawah atau di basem yang memungkinkan ada perpipaan-perpipaan ya. Nah, nanti kita takutnya kejedut. Nah, bisa harus menggunakan ee helm. Lalu ada sepatu eh boot ya, sepatu protection. Lalu bisa menggunakan masker biar tidak terkontaminasi dan baju pekerja. dan lain-lain. Kalau misalnya di sana ada bising, berarti kita harus menggunakan protection, apakah airpug ataupun earm ya. Harus ada rambu-rambu K3 juga kurang lebih ada larangan, ada tanda perintah harus hati, ada identifikasi bahaya, hijau berarti kondisi tempatnya aman, lalu pemadaman api dan informasi yang lainnya. Ada yang ditanyakan Bapak-bapak? Silakan mungkin Pak Eko, Pak Firdaus atau Pak Wahyudin. Karena materi ini ee kombinasi begitu ya antara K3 dengan ee pengendalian limbah cair. Jadi kalau misalnya belum begitu paham atau familiar dengan K3 bisa ditanyakan ya. Silakan Pak Firdaus. Ee ini untuk menambahkan aja Bu ya. Heeh. Ee tempat kami kan limbahnya bisa dikatakan cukup luas dan terbuka dari masing-masing kolam pun cukup lebar. itu jadi ada penambahan jenis APD itu berupa rompi pelampung itu Bu H untuk apabila terjatuh pada saat penutupan overom yang kedua kita kan ada aplikasi di aplikasi itu e pas kerja malam apa itu kan ada mungkin binatang binatang luar apa yang yang malam itu entah ular entah apa itu pun ya harus kita ada penambahan safety seperti center dan lain-lain. Itu aja, Bu. Oke, terima kasih Pak Firdaus atas sharing-nya. Menarik ya. I benar. Heeh. Ada lagi Bapak-bapak yang mau sharing mungkin Pak Wahyudin atau Pak Eko nih silakan open mic. Pak Wahyudin nih sepertinya punya banyak ee cerita karena sehari-harinya kan di ee WTP begitu ya. Boleh sharing tentang apapun mungkin ee penerapan di tempat saya ee agak berbeda dibanding tempatnya Pak Firdaus misalnya. itu juga dipersilakan atau mungkin Pak Eko. Heeh. Kita tinggal tangkap darurat nih, habis itu selesai. Kalau dari saya tidak ada, Bu karena ruang lingkupnya hanya kecil STP saja. Oke. Ayo. Oke. Lanjut. Karena di apartemen. Heeh. Silakan ya. Ini contoh ee formulir yang kita gunakan. bisa bisa pakai ini atau yang lain bisa menggunakan DSA atau hadisi atau IBPR ya identifikasi bahaya dan penilaian risiko BP ini bisa kita lihat tadi menggunakan tadi apa severity-nya light hot-nya seperti apa kondisi mulai dari bahayanya apa kita tentukan misalkan dari kegiatan penyalaan kembali operasi produksi ya bisa ya tersentrum nah akibatnya bisa mumar atau bisa lebih dari itu kondisinya saja tidak rutin. Lalu resiko awalnya seperti apa? Nah, nanti kita lihat tuh kemungkinannya, severity-nya, maka dapatkanlah resisikonya. Ternyata nilainya seil nanti kita lakukan tindakan pengendalian. Oh, setelah dianalisa hanya bisa dengan menggunakan APD. Nah, berarti nanti kita risiko akhirnya setelah dilakukan analisa oh yang turun adalah severity-nya ya kan kemungkinannya. Nah, berarti nanti nilainya turun jadi 6. Nah, ini bisa digunakan contoh sebagai ee HIRA untuk ee PayPal ya. Bisa juga menggunakan JSA Job Safety Analis. Saya izin ke toilet sebentar ya. Silakan Bapak-bapak kalau ada yang mau ditanyakan. I silakan, Kak. Oke. Baik. Mungkin ee karena sebentar lagi ee paparan materi akan berakhir, ee Pak Abdul nanti dipersilakan untuk menyiapkan presentasi DIIT-nya ya. Jadi nanti kita akan ada tanya jawab ee simulasi seperti itu. Jadi Pak Abdul nanti share screen ee akan dibahas ee sekilas. belum selesai 100% enggak apa-apa mungkin masih 80% ee tetap ditampilkan saja nanti kalau misalnya ada yang kurang ataupun Pak Abdul ee ada yang bingung saat menyelesaikan bisa ee nanti didiskusikan sembari simulasi begitu. Oke, nanti juga akan saya informasikan ya mengenai teknis dari ujian asesmennya baik untuk Bapak-bapak yang mengikuti PPA maupun yang mengikuti POPAL. Oke. Baik. Ee untuk Pak Hendri sudah kembali lagi di dalam Zoom meeting-nya sebentar ya, Mbak Dina. Oke. Baik, Pak. Oke, kita lanjut ke tangkap darurat, ya. Tangkap darurat di sini berarti adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan segera pada saat kejadian bencana untuk menangani dampak buruk yang ditimbulkan meliputi kegiatan penyelamatan dan evakuasi korban harta benda. pemunuh pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan pengurusan-pengurusan dan pemulihan sarana prasarana. Itu secara pengertian general. Sistem tanggap darurat merupakan sistem pengendalian keadaan darurat yang meliputi pencegahan, kesiapsiagaan, dan penanggulangan kecelakaan. Ya, identifikasi tanggap darurat di IPAL bisa dengan mengidentifikasi potensi bahaya yang mungkin terjadi seperti bahaya fisika, kimia, dan biologi. Lalu menjelaskan kondisi yang tidak normal yang mungkin terjadi dan bagaimana menanganinya. Menjelaskan bahaya atau dampak lingkungan yang mungkin terjadi jika pengolahan air limbah tidak dikelola dengan baik. Pencegahan tanggap darurat IPAL, pengaturan ulang tempat, perbaikan utilitas, pelaksanaan prosedur kerja dengan seksama, pemeriksaan rutin terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat sekitar, menyusun sistem dan jalur komunikasi kepada seluruh karyawan dan masyarakat. Lalu penanggulangan keadaan darurat menyelidiki penyebab keadaan proses IPAL, menghentikan influen atau sumber air limbah, isolasi sumber air limbah yang menyebabkan gangguan proses IPAL, lalu pemberian informasi kepada masyarakat tentang dampak air limbah setelah kejadian darurat, lalu proses evakuasi untuk penduduk sekitar jika diperlukan. lalu menyediakan persediaan air bersih kepada masyarakat dalam keadaan darurat serta pemantauan sesaat setelah terjadi keadaan darurat pada air sungai atau air tanah. Ini peralatan tanggap darurat bisa menggunakan APD yang sesuai. Lalu adanya alat pemadam kebakaran, perlengkapan P3K atau obat-obatan, lembar data keselamatan bahan atau MSDS, harus ada safety shower atau iWash yang berfungsi, prosedur dan perlengkapan tanggap darurat, serta alat komunikasi. Ini prosedur penanganan K3 dan tanggap darurat. Prosedur tanggap darurat adalah tindakan yang dilakukan untuk mengatasi keadaan darurat yang dapat menyebabkan membahayakan kesehatan dan keselamatan karyawan atau menganggu operasional kerja. Lalu prosedur ini tujuannya untuk mencegah, mengendalikan, menanggulang, dan mengevaluasi agar tidak terjadi kembali keadaan darurat yang sama serta mengurangi dampak kerugian yang ditimbulkan. contoh prosedur tanggap darurat ya. Contoh saja ee nanti ada diagramnya dan harus dilengkapi ee bagaimana sesuai dengan kondisi di masing-masing perusahaan mulai dari periatan dan darurat apa yang dilakukan, apa uraiannya lalu koordinasi tanggap darurat lalu pelaksanaan pada saat tanggap darurat lalu pelaporan, evaluasi dan hasil akhir dari laporan ya. Untuk laporan K3, identifikasi insiden, deskripsi insiden, penyebab insiden, dampak insiden, tindakan yang diambil, rekomendasi perbaikan. Ya, ini identifikasi insiden itu bisa dengan deskripsi insiden kecelakaan yang terjadi secara lengkap. Lalu termasuk waktu, lokasi, serta siapan dalam insiden. Jelaskan secara rinci konteks sebelum, selama dan sesudah kecelakaan yang memberi gambaran menyeluruh. Contohnya seperti ini. Tanggal 15, lokasi area IPAL, karyawan terlibat, nama jabatan dan divisi. Lalu deskripsi insiden bagian ini menguraikan detail tentang bagaimana kecelakaan terjadi. Gunakan urutan kronologis untuk menjelaskan langkah-langkah atau situasi yang menyebabkan insiden serta sertakan juga faktor eksternal yang mungkin mempengaruhi terjadinya kecelakaan. Contoh kecelakaan terjadi saat pekerja sedang melakukan perawatan mesin. Nah, di area panas tinggi. Lalu mesin tersebut tidak dimatikan sepenuhnya sebelum pemelaraan dilakukan sehingga menyebabkan ledakan kecil yang melukai pekerja. Jadi nanti kalau ada semacam ini harus dibuatkan uri. Lalu penyebabnya dicari ee apa? Setelah diidentifikasi lakukan analisa menggunakan RCA road of analisis ya. Nah, nanti ditentukan, oh ternyata penyab pertama adalah ini. Lalu dampak dari insiden seperti contohnya pekerja mengalami luka bakar tingkat dua di lengan kanan kerusakan mesin sebesar sekian 500 juta atau segala macam. Nah, ini dampak dari insiden. Lalu tindakan yang diambil ya, tuliskan langkah-langkah yang diambil setelah segera setelah kecelakaan terjadi agar tidak kejadian lagi di pasar mendatang. Lalu ada rekomendasi-rekomendasi perbaikan. Nah, ini contoh format laporan K3. Bisa Bapak-bapak nanti ee contoh untuk dijadikan ee bahan atau dokumen dari format laporan K3 yang ada di perusahaan. Selesai. untuk paparan materinya ee sudah selesai ya, semua disampaikan oleh Pak Henri baik untuk unit kompetensi PPPA maupun POPA. Mungkin dari sini ada yang mau ditanyakan Bapak-bapak? tentang apapun terkait materinya ataupun latihannya atau mau langsung simulasi terkait tugas presentasinya. Eh, bisa. He, contoh ujian tertulis berarti ya. Berarti untuk popal ya? Iya, betul. Kalau yang popal hanya pembahasan kisi-kisi ujian tertulis, Pak. Oke. Baik, Pak Firdaus diilakan jika ingin ke toilet. Mungkin untuk kisinya saya coba share di grup terlebih dahulu ya. Jadi sembari dibahas juga bisa disimak. nya sudah saya share di dalam grup. Silakan jika ingin dicek. untuk yang PPPA itu ada soal tertulis juga, Bu. Kesinya juga sudah saya kirim di grup ya. Oh. berikut Berikutnya mungkin akan ada pembahasan ujian tertulis, Pak Hendri. Iya. Ee kita bahas ujian tertulis saja berarti ya. Oke. Sudah saya share belum ya Mbak Gina? Eh belum muncul share screen-nya enggak? Maksudnya saya sudah kirim juga kan ya? Eh iya sudah di Google Drive-nya Pak dan eh linknya juga sudah saya share di grup. atau mungkin akan ada pembahasan simulasi presentasi terlebih dahulu, Pak. apa ee ini saat ini apakah kita akan melakukan simulasi presentasi ditit dulu atau Tit-nya mungkin terakhir aja saya mau bahas yang tertulis dulu ya. Oke. Baik. Jadi nanti biar fokus Pak Abdulnya gitu loh. I siap. Saya mau cari materi yang untuk pertanyaan tertulis ke PPPA dulu ya. Boleh, Pak. Silakan. Bisa di sekolah bareng jam ya. itu oke Ya, sudah terlihatkah? Sudah, Pak. Oke. Ini untuk PPPA khusus Pak Abdul. Abdul ini ada beberapa pertanyaan yang mungkin besok akan menjadi ee pembahasan dengan asesor ya, Pak Abdul ya. Siap, Pak. Ya, ini sudah kita buatkan contoh pertanyaan dan juga jawaban. Sebutkan tiga sumber limbah cair industri, ya. Bisa dari proses utama, proses produksi, dari utilitas, dan secara domestik. Ya, kemarin kita juga sudah bahas ya, Pak, ya. Lalu apa saja jenis karakteristik dari limbah cair? Sebutkan juga parameter pengukuran dari masing-masing karakteristiknya ya. Karakteristik berarti ada tiga ya, fisik, kimia, dan biologi. Sedangkan untuk parameternya ee sudah beberapa kali juga kita sampaikan, kita bahas kemarin juga ada TSS, TDS dan lain-lain. Kalau kimia berarti ada pH, amoniak, BOD, COD, dan logam-logam berat lainnya. Kalau untuk biologi ada ee total colifom, vekal colif atau lalu lanjut di sini untuk ee bagaimana cara menghitung debit air yang keluar dari outlet ya. I = A * V ya. A itu adalah luas penampang. V itu adalah kecepatan alir fluida. Nah, contohnya misalkan diameter pipanya 10 cent berarti kita ee ee apa? Jadikan ke dalam satuan meter 0,1. Lalu untuk luas penampaknya sama dengan 1/4 pi d^ maka dimasukkan rumus dapatlah hasilnya untuk ee luas penampangnya 0,00785 m². Lalu untuk menentukan V jarak dibagi waktu sama 5 m/s. Maka untuk debitnya adalah A * V. A-nya 0,00785, V-nya adalah 5 m/s, maka didapat hasilnya 0,039 m³/s. Data diperoleh dari flower, data Vote pakai referensi dan juga ee apa untuk debit itu bisa sama dengan 90% dari pemakaian air bersih di perusahaan. Maka kan kemarin kita juga e sempat diskusikan kalau biasanya kalau ada sidak dari dinas terkait biasanya mereka juga minta data penggunaan air bersihinya berapa nanti akan mereka sinkronkan dengan berapa yang masuk ke dalam IPAL. Lalu peralatan apa saja yang wajib tersedia di IPAL kalau domestik ya contohnya adalah pompa, blower, pH meter dan lain-lain. Lalu bahan kimia, fabulan, flopulan dan lain-lain. L untuk proses pengolan air limbah, jelaskan treatmen atau tahapan-tahapannya ya. Jadi ada kurang lebih empat secara treatment. Lalu ada satu mengenai slots ya. Jadi preliminary atau prreatment primary, secondary dan tertiary. Nanti tinggal dilihat lagi materinya dari sana tuh retreatment itu seperti apa. Disesuaikan juga dengan yang ada di tempat Pak Abdul ya. Apalagi besok pada saat wawancara dia bisa ee asesor tuh lebih banyak menanyakan bagaimana kondisi di ee area kita. Makanya kemarin atau tadi ee kita saya selalu menanyakan silakan untuk menyampaikan diagram alir yang dari perusahaan, bagaimana kondisi di perusahaan karena nanti ketika wawancara dengan asesor itu lebih banyak menanyakan bagaimana kondisi di ee tempat perusahaan Bapak, Bapak-bapak. Lalu jelaskan upaya pelaksanaan daur ulang polan air limbah dengan metode rius dan recycle serta berikan contohnya. Nah, ini kalauus bisa menggunakan kembali air limbah tanpa proses fisik, kimia, dan biologi. Recycle punahan air olan limbah dengan proses fisika, kimia, dan biologi. Lalu, dalam menyusun rencana pemantauan, bagaimana cara menentukan titik sampling air limbah? Sesuaikan dengan tujuan pemantauan. Misalnya evaluasi IPAL sebelum dan sesudah IPAL, penataan baku mutu, dan kewajiban pemantauan. S titik koordinat yang ditetapkan pada parfek setelah IPAL di badan air permukaan dan di atau di sungai. Lalu bagaimana cara melakukan pemantauan kualitas air limbah agar sesuai dengan bahan baku dengan baku mutunya ya. Bisa dengan kewajiban yang ada di RKLPL atau sesuai dengan titik penatan yang ada di SNI dan sesuai dengan standar yang ada. Ya. Jadi cara melakukannya intinya merujuk ke dalam yang ada di RKL MPL atau di AMDAL ee Bapak Abdul. Lalu bagaimana cara mengetahui potensi bahaya di area IPAL? Nah, bisa dengan identifikasi bahaya dari JSA atau HIRA atau Hiradisi. Lalu identifikasi kemungkinan kejadian dan keparahannya. Lalu pengamatan dan penelusuran langsung ke area IPAL. Jadi di situ kita bisa mentang, oh ini loh area-area yang berbahaya di area IPAL. Terakhir biasanya peralatan K3 apa saja yang perlu disediakan? Nah, nanti disesuaikan dengan kondisi IPAL yang ada di Pak Abdul ya. Oke, seperti itu, Pak Abdul untuk teori apa ujian tertulisnya. Oke, berarti yang nomor tiga tadi yang perhitungan itu nanti itu dikasih ee studi kasus gitu, Pak. Iya, kurang lebih kayak tadi. Nanti ada pertanyaan nanti mereka menanyakan ee berapa kalau dihitung ini ini berapa debitnya ya. Ini untuk yang Bapak-bapak yang popal ya. Kopal untuk pertanyaan itu hampir sama. Untuk yang pertama paling ya bisa aja yang ditanyakan adalah cara menghitung debit ya sama dengan yang ada di PPPA. Rumusnya tadi sudah dijelaskan yaitu I = A * V. Luas penampang dikali kecepatan alirnya. Nah, nanti ditentukan oleh asesornya. Nah, nanti tinggal dicari ya rumusnya sama dengan tadi A dengan E. Dicari dulu luas penapangnya berapa. ditentukan dulu diameter pipanya harus dalam satuan meter. Lalu nanti baru bisa kita hitung Q = A * V. Nah, untuk pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara mengatasi kolam primary yang tidak standar seperti pH-nya tinggi dan terdapat busa dengan warna coklat di atas bak pengolahan. Kalau pH tinggi bisa berarti kondisi basa sehingga ditambahkan dengan asam. Jadi kalau dia berbusa kayak sabun lah, deterjen itu kan kita berbusa ya, Pak. Nah, itu berarti dia kadarnya basah secara e tingkat keasamannya. Jadi kalau misalkan di IPAL kita itu berpuca ada kemungkinan nilainya terlalu tinggi pH-nya. Nah, bisa ditambahkan dengan asam seperti H2SO4 atau HCl. Lalu kalau busanya berwarna coklat berarti bisa dengan melakukan pembersihan manual, penambahan antiform dan lain-lain. Lalu apa fungsi bak ekualisasi dan bak sedimentasi pada pengolahan air limbah? Eualisasi bisa penyeragaman aliran dan konsentrasi air limbah, pengumpulan air limbah 24 jam, dan sedimentasi bisa pengendapan padatan, suspended solid atau flok atau padatan diskrit yang mengendap secara gravitasi. Lalu jelaskan cara menghitung hydraulic pretension time pada proses pengolahan air limbah. Ya, ini sama aja dengan menghitung waktu detensi TD ya. Kemarin saya sebutnya TD. Jadi kalau dia nanyakan hidraulic retention itu sama dengan TD, waktu tinggal. Terus kalau tadi rumus Q = V/TD, maka bisa kita cari dengan ee TD = V/Q. Luas volume bak IPAL dibagi dengan debitnya, maka didapatlah waktu tinggal saja yang perlu dilakukan dalam perawatan IPAL ya. disesuaikan dengan SOP yang ada misalkan mulai dari perawatan pompa, saluran air limbah, lumpur, dan pengecatan. Sedangkan pertanyaan selanjutnya, jelaskan cara penanggulangan apabila terdapat pompa transfer yang macet karena sampah besar masuk ke dalam mesin pompa. Ya, tetap kembalikan sesuai dengan SOP, dibongkar, dibersihkan. Itu untuk penanggulangannya. Dan cara antisipasinya apa? Itulah adanya bar screen untuk ee agar tidak ada sampah-sampah besar yang masuk ke dalam IPAL. Lalu bagaimana cara mengetahui potensi bahaya di area IPAL? Nah, tadi sama bisa dengan menggunakan JSA job safety analisis atau HIRA tadi sudah saya lihatkan. Lalu bisa dengan melakukan pengamatan penelusunan langsung ke area IPAL dan identifikasi kemungkinan kejadian serta keparahan. Bentar ya, Mbak. Ee Bapak-bapak saya ada Oke. Baik, Pak. Ya, kita lanjut di pertanyaan tadi ke-elapan. Bagaimana cara menghitung tingkat risiko dari suatu bahaya di area IPAL? ya dengan pengalihan antara kemungkinan probability atau likelihood dengan tingkat keparahan yang bisa dilihat di dalam matriks ya matriks risiko. Lalu ee alat penurunan diri apa saja yang digunakan saat memasuki area ya nanti disesuaikan saja bisa menggunakan seisus ee baju pekerja khusus sarung tangan, masker atau juga menggunakan helm. Dan terakhir bagaimana tindakan darurat apabila terjadi kebocoran pada IPAL di jalur outlet. Jelaskan program pengendalian sesaat dan program pengendalian jangka panjang yang dibutuhkan. Ya, cara bagaimana cara tindakan daruratnya bisa dengan menghentikan sumber air limbah, lalu mengisolasi air limbah dan program pengendalian sesaat. Misalkan dengan menyediakan bak penampung sementara serta program pendalian jangka panjang dengan perbaikan penambahan volume IPAL. Oke, itu untuk yang popal sudah selesai. Oke, Mbak Dina sudah. Oke. Baik. Ee terkait dengan diskusi mengenai kisi-kisi ujian, izin tertulis. Apakah ada yang mau ditanyakan? Ya, barangkali ee Oh, jawabannya terlalu simpel, Pak. Boleh enggak saya misalnya nanti nulisnya jawabannya dengan lebih detail begitu? Boleh sekali biasanya kayak gitu. Heeh. Boleh banget ya, Pak ya. Iya. Justru nanti asesor bilang, "Wah, ini lebih mendetail ini." gitu. Betul. Atau mungkin ada yang mau menanyakan ee kira-kira asesornya butuh jawaban yang seperti apa gitu yang harus ditulis di ujian tertulisnya itu juga boleh. atau mungkin sudah yakin PD bisa untuk ujian tertulisnya. Oh, saya sudah ada gambaran nih tadi lihat kisi-kisinya. Insyaallah ee bisa ngerjain di hari H besok. Oke, sepertinya masih malu-malu nih, Pak Henri di hari kedua nih. Iya. Belum belum ada kendala yang berarti ini sepertinya biasa dikasih waktu enggak Bu? Ee iya deadelinnya nanti ee kurang lebih 12 sampai 24 jam ke depan setelah ee ujian wawancara. Oh, lumayan panjang berarti ya. Iya betul ya. Berarti apa yang kita sampaikan sudah dipahami sama Bapak-bapak. Iya betul. Tidak ada yang bertanya lagi nih. Sepertinya sudah paham. Sebentar Bu. Bisa ditanyakan masalah rumus untuk luas penampang bagaimana menghitung debit air keluar dari outlet itu yang 1/4at dikali 3,14 * 0,1 1/4^ ya, Pak. Itu rumus baku, Pak. Jadi kalau untuk ngel karena dia kan lingkaran ya. Iya. Lingkaran kan ya, pipa kanjari. Iya. Jadi di situlah cara menghitung itu sudah rumu
Resume
Categories