Training PPPA POPAL - 20 Januari 2026 - Sesi Siang
wBagncpLD3M • 2026-01-20
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Baik, selamat siang Bapak-bapak semua.
Selamat siang.
Oke, baik.
Gimana nih, Bapak-bapak semua? Sudah
makan siang?
Sudah, Bu. Sudah.
Sudah. Sudah kenyang ya?
Sudah kenyang
ya. Kalau belum kenyang nanti boleh
nambah deh sambil ngemil, sambil
training berjalan dipersilakan.
Atau mungkin mau ngopi juga boleh.
Silakan diseduh kopinya. Karena di
jam-jam sekarang kan jam rawan ya. Jadi
udah agak capek mungkin. udah makan juga
jadinya jadi lebih ngantuk gitu dari
biasanya. Jadi seperti biasa mungkin
kita akan ice breaking terlebih dahulu
ya. Ee hampir sama seperti kemarin untuk
ice breaking-nya hari ini adalah
yelyyel.
Masih ingat enggak yel-yelnya kayak
gimana?
Lupa.
Oh, lupa ya. Coba.
saya ketikkan dulu di kolom chat,
silakan dibaca.
Jadi ee kalau bisa saya bilang apapun
sertifikasinya silakan dijawab
CAC solusinya.
Kalau saya bilang CAC silakan dijawab
pasti lebih kompeten gitu.
Silakan e bisa open mic dulu. Kita akan
mencoba yel-yelnya mengingat kembali.
Kalau saya bilang apapun sertifikasinya
jawabannya
CC solusinya solusinya.
Kalau saya bilang CAC jawabannya
pasti lebih
pasti lebih kompeten.
Oke kita mulai ya.
apapun sertifikasinya
CC solusinya
CAC pasti
pasti lebih kompeten. Oke, terima kasih
banyak Bapak-bapak semua dan
untuk pemaparan materi silakan
dilanjutkan oleh ee trainer kita yaitu
Pak Henri. Waktu dan tempat
dipersilakan.
Baik, terima kasih Mbak Dina. Ee kita
selesaikan materinya siang ini ya.
Ya, ini tadi sudah sampai di sini ya.
Ini hanya untuk sekedar penambahan
materi aja.
Jadi mungkin bisa dipahami dan dibaca
saja nanti Bapak-bapak kalau ternyata
sebenarnya setelah pengambilan sampel
itu nanti ada masa pengawetan namanya
dan lama penyimpanan untuk masing-masing
uji sampel per parameter itu berbeda.
Ada yang lebih cepat, ada yang bisa
berhari-hari. Contohnya kalau untuk mau
cek ee
alkalinitas, nah itu bisa maksimal
penyimpanan hanya 1 hari atau 24 jam.
Sedangkan kalau untuk pengujian minyak
dan lemak itu bisa sampai 28 hari. Nah,
untuk pengawetannya menggunakan apa? Di
sini ada berbagai macam, ada yang
pendinginan, ada dengan penambahan zat
kimia, H2SO4
atau dengan penurunan pH kecil dari 2
itu bisa penambahan yang asam ee H2SO4
ini asam S4.
Terus ee ini beberapa parameter lainnya
yang bisa nanti dibaca saja.
Lalu untuk pengendalian mutunya setelah
sampling dilakukan analisa diolah data
dan dilaporkan ya. Jadi nanti ee tetap
harus memperhatikan bagaimana
tahapan-tahapan pada saat pengambilan
sampel sampai sampel itu dilakukan ee
analisa dan penyampaian data.
Nah, di sini juga sebenarnya ada
pengendalian mutu pada saat setelah
pengambilan sampel. yang paling beresiko
itu pada saat ee proses sampling ya,
mulai dari proses sampling. Nah,
biasanya itu teknik si
petugasnya sudah benar atau belum pada
saat mengambil sampel. Lalu ee wadah dan
peralatan yang digunakan jangan sampai
menjadi kontaminasi silang pada saat
pengambilan sampel. Terutama kalau untuk
uji bakteri harus dipastikan wadahnya
harus yang steril.
Lalu selama perjalanan, nah tadi kan
kita harus memastikan mutunya itu
berjalan di mana. Nah, mulai dari lama
penyimpanan berarti kita sudah
memprediksi kalau misalkan pada saat ee
pengambilan sampel dari satu lokasi ke
laboratorium itu jaraknya berapa? Nah,
itu membutuhkan pengawetan yang seperti
apa? Nah, itu tadi ada di tabel-tabel
yang sudah dipaparkan tadi
ya. Contohnya misalkan errornya di pada
saat kontaminasi sampling ya. pengennya
dengan adanya blanco matriks. Lalu di ee
kontaminasi wadah dan peralatan bisa
dengan blanco media dan di kontaminasi
perjalanan bisa dengan belangko
perjalanan.
Ini jenis-jenis belangk tadi ada
matriks, media dan belangk perjalanan.
Artinya di sini adalah media bebas
analit yang dipaparkan pada lingkungan
selama proses sampling. Belengko ini
diperlakukan sama persis dengan sampel
lapangan misalnya dalam proses
pengawetan. Tujuan belangk matriks
adalah untuk mengetahui semua
kontaminasi yang terjadi akibat
sampling.
Lalu blangko ini biasa disebut sebagai
blangko pembilasan. Blangk ini diakukan
menggunakan peralatan yang sama yang
digunakan untuk menangani sampel
misalnya wadah pengambil filter wadah
dan sebagainya. Tujuannya adalah untuk
mendeteksi kontaminasi yang terjadi
akibat media yang digunakan. Sedangkan
perjalanan ini untuk mengetahui
kontaminasi yang terjadi selama
mobilisasi sampel.
Ya, ini prinsip dasar metode untuk
analisa laboratorium.
Nah, ini nanti adalah orang-orang yang
bertugas di laboratorium menggunakan
motor apa untuk menguji analisa per ee
parameternya. Bisa dengan titrietri,
spektral fotometri, potensiometri,
bisa juga dengan turbidity, grafimetri,
dan mpm. MPN ini tu untuk mengek bakteri
biasanya mikroorganisme
ya. trimetri berarti ee reaksi untuk
mengetahui zat yang belum diketahui
konsentrasinya dari zat yang sudah
diketahui konsentrasinya.
Ya, ini contoh ee indikator untuk
titrimetri itu kita menggunakan alatnya
lalu ee ini diteteskan dengan tingkat
kehati-hatian yang sangat tinggi.
Biasanya ini adalah orang-orang yang
pernah bekerja di laborum ini biasanya e
menggunakan alat ini untuk namanya
titrimetri. Jadi nanti dia akan menetes
sedikit-sedikit
ee diatur menggunakan alat tersebut
ya. Penggunaan indikator yang tepat
sesuai dengan parameter yang ingin
diukur adalah esensial. Lalu titrat
bereaksi tepat dengan titran yang
ditandai dengan perubahan warna
indikator. Lalu titrasi harus dihentikan
tepat setelah terjadi perubahan warna.
Konsentrasi tritat dihitung secara
stoiki geometri. Lalu untuk spektrum
fotometri ini nama alatnya ee
ini intensitas cahaya berkurang karena
diserap oleh partikel di dalam larutan.
Nah, untuk penggunaan spektrofotometri
nama alatnya adalah spektrofotometer.
Contoh uji diletakkan di dalam kuvat dan
penggunaan panjang lomut tertentu sesuai
dengan parameter yang diukur adalah
esensial. Untuk beberapa parameter perlu
diberi reagen tertentu dengan tujuan
mengkondisikan molekul agar dapat
menyerap cahaya.
Lalu potensiometri
ini ee menggunakan elektroda sesuai
dengan parameter yang ingin diukur.
Lalu turbid meter dan nevelometri.
E prinsip turbidimeter ini mirip dengan
spektrofotometri yaitu mengukur
absorbansi.
Pada turbiditimeter, absorbensi tidak
hanya dipengaruhi oleh konsentrasi, tapi
juga oleh ukuran partikel. Ya, digunakan
untuk mengukur suspensi dengan
konsentrasi lebih dari 100 mg/l.
Nevelometri. Prinsip pengukuran
nevelometri adalah mengukur jumlah
cahaya yang disebarkan.
Detektor dapat diletakkan di sudut 90,
70, dan 37 atau sudut lainnya. Ini kalau
menggunakan nevelometri,
turbidity dan nevelometri ini tidak
seperti spektrovertometri,
tidak mengikuti ukuran lumber law. Ya,
ini tuh ada ee teoritisnya. Lalu
konsentrasi zat diukur menggunakan kurva
standar. Karena partikel dapat
mengendap, usahakan agar partikel
teraduk sempurna sebelum diukur
konsentrasinya. Lalu metode gravetri.
Nah, berarti dia menggunakan gravitasi.
Pengukuran menggunakan timbangan.
Pengukuran biasa dalam skala kecil.
Kandungan air dalam contoh uji perlu
diuapkan terlebih dahulu agar didapat
pengukuran yang tepat. Pengukuran masa
wadah sebelum pengujian saat esensial.
Nah, ini MPN. MPN ini tu untuk uji ee
bakteri yang biasanya diinkubasi selama
kurang lebih 24 jam. Ya, dia menggunakan
eh alat logic itu adalah laktosa BR atau
LB.
dan nanti ada
perhitungan-perhitungannya.
Lalu nanti dilihat di ee kuvvet tadi itu
apakah ada muncul gelembung penanda
kalau itu adalah adanya bakteri. Ya, ini
kurang lebih ee pengincarannya juga
seperti ini.
Dicatat seperti ini. Nanti akan muncul
ee nilai-nilai perhitungan untuk berapa
jumlah bakteri yang ada. Contohnya untuk
total coliform dan fekal coliform.
Tabung uji yang positif mengen adalah
yang mengalami perubahan warna dan
terbentuk gas pada tabung durham.
Jadi nanti ada gelembung-gelembung. Nah,
jika mengalami hanya salah satu atau
tidak sama sekali reaksi maka dianggap
negatif.
Nah, ini untuk penyajian data,
klasifikasi dan macam data dalam
statistik ya. ini bisa data primer dan
sekunder, data internal, eksternal,
kuantitatif dan kualitatif, discin atau
cross section dan time series atau
berkala. Ini menurut eh klasifikasi
macam-macam penyajian data. Lalu untuk
hubungan moto disampling dengan
klasifikasi data. Nah, nanti bisa
dihubungkan dari moto sampling yang
digunakan ke kelas data menurut waktu
pengukurannya. Nah, misalkan grab
sampling berarti dia kelas datanya
adalah data cross section
ya. Ini semacam penyajian data bisa
dalam bentuk tabel atau dalam bentuk
grafik.
Ini contoh tabel data menggunakan cross
section.
Nah, ini kalau data time series. Jadi,
nanti per bulannya dilakukan pemantauan.
Lalu untuk grafik tinggal melihat dan
dianalisa berdasarkan grafiknya apakah
grafik garis atau batang. Nah, ini
contoh penyajian data menggunakan ee
grafik
ya. Ini ee pada saat pengambilan sampel
harusnya ada dokumen perencanaan
pengambilan contoh ya. ada dokumen
perencanaannya. kurang lebih ee memuat
beberapa hal yang ada di ee
tujuan pengambilan sampel, ada bidang
ujinya apa, lalu ada administrasi
seperti tanggalnya, nama pengambil
sampelnya, surat tugas dan lain-lain.
Lalu peralatan dan pengambilan sampel
yang digunakan, wadah,
jumlah dan perlakuan sampel, prosedur
pengambilan sampel dan lain-lain. Ya,
ini beberap ee contoh dokumen
perencanaan pada saat pengambilan contoh
sampel.
Lalu, penyiapan pekerjaan, pengambilan
contoh. Ya, ini tadi harus mempersiapkan
terlebih dahulu. Kalau misalkan pihak
ketiganya belum pernah ke tempat kita,
biasanya mereka minta gambaran untuk
lokasi sampelnya seperti apa. Lalu
apakah perlu mereka membawa ee
perlengkapan yang mungkin kalau misalnya
ada pengambilan di daerah sungai, apakah
bisa secara langsung atau harus
menggunakan peralatan ee tambahan? Nah,
biasanya kalau dekat mereka melakukan
survei, tapi kalau tidak biasanya hanya
minta data rekaman lapangan ke ee pihak
perusahaan
ya. Ini melakukan rekaman data lapangan
ya. ini kalau mereka setelah mengambil
sampel nanti akan ditulis ke data
rekaman lapangan dan berita acara
pengambilan sampel. Kurang lebih seperti
ini
ya. Ini adalah ketentuan laporan pada
SNI.
Contat pada lembar data jaminan mutu
untuk setiap parameter yang diukur dan
contoh yang diambil. Lembar data
parameter yang diukur di lapangan harus
memiliki informasi sekurang-kurangnya.
Identifikasi contoh, tanggal, waktu,
nama, petugas, nilai, parameter,
analisa, sinis contoh, dan komentar dan
pengamatan.
Nah, ini kita lewati aja identifikasi
bahaya dalam pengolahan air limbah.
Ya, ini kita sudah masuk ke ee
kompetensi selanjutnya,
identifikasi bahaya dalam pengolahan air
limbah.
Ada yang mau ditanyakan terkait
pengolahan sampel?
sampelnya ee ada diolah di
ee pihak ketiga, jadi belum begitu tahu
banyak.
Iya memang jadi kita yang penting tahu
bagaimana mereka pada saat pengambilan
sampel karena kalau sudah untuk uji dan
analisa itu biasanya mereka juga sudah
punya kompetensin yang masing-masing.
Enggak ada ya, Bapak-bapak ya?
Belum ada nih sepertinya.
Kalau enggak ada pertanyaan kayak gini
biasanya kita lebih cepat nih
selesainya.
Iya, [tertawa]
dipercepat begitu ya karena tidak ada
diskusi yang detail.
Iya. He
mungkin Pak Firdaus selaku kepala lab
begitu ada pengalaman dengan
sampel-sampel
ini mau menanyakan sesuatu.
Kalau misalnya kita menggunakan pihak
ketiga gitu ya, itu untuk mengambil
sampel itu apakah harus juga memiliki
sertifikat itu apa, Pak? Itu
tanya-pertanyaan itu aja.
Bagaimana, Pak? Maksudnya ada sertifikat
sertifikat untuk pengambil sampel
diperlukan untuk
kebutuhan
apa kebutuhan dokumentasi dokumennya
gitu Pak. Perlu memiliki sertifikat apa
enggak gitu.
Iya. Jadi sebenarnya kan yang penting
mereka sudah terakreditasi pertama
lab-nya ya Pak. Kalau mereka sudah
terakreditasi otomatis mereka ada
pengawasan ya. berarti mereka sudah
melengkapi dokumen-dokumen secara ee
alurnya mereka juga sudah miliki mungkin
mulai dari SOP sampai ke sertifikasi
baik SDM-nya sampai ke ee
laboratoriumnya pun biasanya sudah ada
ee pemantauan dan juga pengawasan dan
termasuk juga mereka wajibuna ee
menggunakan alat-alat yang sudah
dikalibrasi
ya cuma dipastikan aja Pak yang penting
ketika Bapak bekerja sama dengan pihak
ketig pastikan dia sudah terakreditasi
dulu
di Riau mungkin juga sudah ada ya, Pak
ya.
Untuk saat ini kita pengambilan sampel
diambil sendiri, Pak. Kemudian dikirim
ke balai
balai laboratorium PU.
Oh, balai PU ya. Tapi mereka sudah
terakreditasi kan, ya?
Sudah. Sudah, Pak. Oke,
berarti itu sebenarnya mereka sudah
melengkapi sih, Pak, kalau secara
administrasi kalau ee sudah
terakreditasi, apalagi Balai PU kan.
Iya.
Ada lagi Bapak-bapak.
Silakan Pak Wahyudin, Pak Abdul atau Pak
Eko
atau mungkin ada pertanyaan terkait
materi atau latihan yang sebelumnya
dikerjakan?
Kompetensi yang belum disampaikan
tinggal dua terkait identifikasi bahaya
dan ee apa ya? K3 ya. Satu lagi.
Iya. K3 terkait
lumah candra.
Identifikasi bahaya itu juga bagian dari
K3
sebentar itu nanti sudah selesai.
Apalagi Pak Abdul kan sudah berkecimpung
di dunia K3 ya Pak Abdul ya.
Iya Pak.
Mungkin belum ada pertanyaan, Pak
Hendri. Bisa dilanjutkan.
Baik, sebentar ya.
Iya. Ee saya tambahin materi terkait
perawatan ya.
tadi sebenarnya sudah ada
ya. Ini contoh ee ini adalah materi
terkait bagaimana melakukan perawatan ee
IPAL.
Ini tadi sudah disampaikan dalam halaman
kompetensinya. Untuk frekuensi perawatan
IPAL itu mulai dari pemeliharaan ada
harian, ada mingguan, bulanan, semester,
dan tahunan. Sedangkan pemeliharaan
harian itu biasanya kita melakukan apa?
Pengecekan unit motornya, pompa
transfer, pengecekan unit pompa
treatment, dan pengecekan volometer
inlet dan outlet. Ini yang bisa kita
lakukan terkait ee pemeriksaan harian.
Lalu kalau bulanan sepertinya kita bisa
melihat ke pembersihan area IPAL mulai
dari ceceran air limbah dan lain-lainnya
atau ada tumpahan bahan kimia, lalu
pembersihan tangki IPAL atau peralatan
IPAL, pembersihan support unitnya ee
kalau bisa misalnya udah ini bisa dengan
painting atau pengecetan ulang general
cleaning semua area IPAL.
Sedangkan untuk pemeliharaan atau
perawatan di semesternnya itu biasanya
pembersihan lumut di dindik IPAL,
pengecatan pagar IPAL atau yang lain,
lalu pembersihan dir atau HIS IPAL,
pengecatan ulang pipa-pipa distribusi.
Sedangkan untuk pemeliharan tahunan itu
bisa dengan melakukan painting IPAL,
kalibrasi semua peralatan ukur IPAL ya.
yang tadi kalau kita sudah punya untuk
ee alat pengujian yang untuk swap
internal misalkan kayak pH meter
volometer itu dipastikan dikalibrasi.
Lalu ada setting eh dosing pump low
lumpur IPAL
untuk tahunan ya. ini bisa nanti
formulirnya Bapak-bapak contoh untuk
dilakukan atau diaplikasikan di
tempatnya bagaimana cara melakukan
perawatan mulai dari monitoring
pemeliharaan, monitoring fungsi,
dan lain-lainnya. Nanti tinggal
disesuaikan peralatan yang ada di IPAL
Bapak ada apa aja. Nah, nanti bisa
dibuat nih dalam bentuk tabel seperti
ini.
Misalkan nanti ada perawatan yang
harian, ada perawatan yang ee bulanan,
semester, dan tahunan bisa dibuatkan
dalam bentuk pendokumentasiannya seperti
ini
ya. Itu untuk perawatan IPAL.
Nah, ini saya ulang lagi kalau untuk
materi pengoperasian tadi sebenarnya
sudah
ya. Ini beban IPAL, jumlah total
kontaminan yang masuk ke IPAL dan harus
ditangani oleh sistem. Beban operasional
IPAL ditentukan berdasarkan debit dan
kadar konsentrasi bahan pencemar.
Sumber data beban operasi IPAL. Dokumen
kajian atau standar teknis air limbah.
Pemantauan air limbah. Mengambil samper
air limbah. Pengukuran debit dan
konsentrasi air limbah pada inlet.
Ya, ini contoh perhitungan beban
operasional IPAL.
Ada waktu detensinya kurang lebih 6
sampai 8 jam, beban BOD per volumenya,
freebard-nya, tinggi air, dan faktor
keamanan dari secara teoritis. Ya, ini
ee nanti bisa dilihat saja bagaimana
cara contoh perhitungan beban dari
operasional IPAL.
Lalu ini penyusunan prosedur, prosedur
pengolahan air limbah, K3, pemeliharaan
IPAL, dan pendokumentasian.
Ini tadi juga sudah ada
pemeliharaan, jadwal pemeliharaan,
prosedur pemeliharaan, pencatatan, dan
ee pelaporan hasil pemeliharaan,
laporan hasilem kalau untuk
dokumentasinya mulai dari laporan hasil
pemantauan rutin, laporan pemeliharaan,
dan dokumen-dokumen yang ee berkaitan
dengan yang lainnya.
Ya, pemantauan operasional IPAL bisa
dengan karakteristik influen atau inet
dan evaluen. Lalu besaran parameter
operasi, kondisi unit pengolahan, status
kerja alat, penilaian penggunaan bahan
kimia, dan waktu kerja petugas.
Ya, ini parameter operasional IPAL. Bisa
dilihat dari parameter operasinya saran
yang menunjukkan kondisi pengoperasian
satu unit pengolahan yang besarnya
ditentukan saat perencanaan.
Lalu ketepatan pengoperasian unit
pengolahan dapat dilihat dengan
membandingkan nilai parameter tersebut
dengan nilai perencanaannya. Umumnya
menunjukkan rasio pembebanan suatu unit
selang waktu limbah cair berada dalam
suatu unit pengolahan konsentrasi suatu
besaran di dalam unit pengolah.
Terus nilai suatu parameter operasi
sering digunakan sebagai acuan untuk
melakukan perubahan kondisi
pengoperasian IPAL. Lalu acuan untuk
memperkirakan penyebab permasalahan
operasi IPAL dan langkah
penanggulangannya
ya. Ini tipe-tipe teknologi untuk unit
operasi dan unit proses.
Ee peralatan teknisnya sama parameter
operasionalnya. di sini ada nanti bisa
dilihat ee untuk penambahan materi
ya.
Oke,
ini jumlah bahan yang dibutuhkan untuk
operasi atau proses IPAL ya. Misalkan
untuk netralisasi pH, maka bahan yang
digunakan bisa dalam bentuk asam massa
untuk ee kondisi pH agar parameternya
terpenuhi. Koagulasi flokagulasi berarti
kita membutuhkan koagulan dan flokulan.
Kalau aerap anaerap berarti membutuhkan
bakteri yang jenisnya tersebut. Lalu
disinfeksi berarti kita membutuhkan
klorin
ya. Ini pemantauan unit fisika. Selama
beroperasi baskiran harus dibersihkan
dari sampah. Pastikan pada bak
ekualisasi kons air limbah tercampur
rata atau homogen. Endapan di bak
pengendap atau clarifier harus
dikeluarkan agar kapasitasnya tetap
terjaga. Slap yang terbentuk dikelola
itu dilakukan penirisan pada drying bed
atau dipres pada bel atau filter press
ya. Tadi yang kita sudah lihat ya bisa
menggunakan Bell press atau menggunakan
drying B.
Ini untuk pemantauan di kimia unit kimia
berarti kita harus penambahan bahan
kimia. untuk proses netralisasi,
flokulasi, dan koagulasi secara kontinu
dan konsentrasinya harus terjaga.
Penambahan bahan kimia harus tepat
sesuai prosedur, tidak boleh terlalu
banyak dan berlebih. Lalu dijaga jangan
sampai ada tumpahan atau ceceran bahan
kimia dan konsentrasi bahan kimia yang
kita makan harus tetap sesuai dengan
desain IPAL yang sudah ditentukan.
Proses Aerop. Pastikan bakterinya tumbuh
berkembang dan hidup. Gunakan pemupukan.
Lalu aerator harus berfungsi dengan baik
dan jumlah oksigennya masuk ke bak aerob
harus sesuai prosedur. Pada proses
anaerob pastikan bakteri hidup dan
berkembang. Gas metan yang terbentuk
pada proses aerob sebaiknya ditampung
danakan untuk bahan bakar
ya. Ini untuk sistem kelistrikan.
Pasokan listrik biasanya dari JPLN namun
di-back up dengan unit genset
tersendiri. Lalu tersedia pompa utama
dan pompa backup. Ya, ini yang penting
IPAL itu jangan sampai mati karena nanti
berpengaruh kepada bakteri yang ada di
dalamnya.
Ya, ini contoh ee
SOP yang digunakan untuk IPAL. Nah, ini
formulir pemantauan pengoperasian IPAL
ya, Bapak-bapak bisa contoh ini untuk
melakukan pemantauan
pengoperasian IPAL
mulai dari ee hari tanggal ada waktu
floweternya berapa, jumlah air meter
kibik per harinya. Nah, ini yang diukur
harian. Misalkan ada pH-nya berapa ya di
indet dan outlet.
Lalu ee warna air bisa dengan kalau
misalnya ada pembersihan sampah bisa di
ee tambahin atau ada hal lain misalnya
pengecekan
ee sisa klor rutin. Nah, kalau BOD COD
biasa kan kita tidak pengukuran setiap
hari. Nah, bisa juga mungkin nanti
masuknya logbook ke bulanan atau
misalkan nanti yang kalau ini harian
kalau hanya pH itu juga boleh atau
dengan pencatatan tambahan seperti sisa
klor. Sisa klor juga bisa sebenarnya
dicek setiap hari.
Nah, ini contoh formulir pemantauan
perusan IPAL bisa dengan ceklis apakah
sesuai pemeriksaannya, apakah masih
bagus kondisinya atau ada sudah yang
rusak. Nah, ini hal-hal ini yang perlu
kita ee gunakan di pada saat melakukan
pemantauan atau pengoperasian IPAL.
Jadi, ada ceklis harian, ada lok harian,
dan ada bulanan, semester, serta
tahunan.
Ini tadi sudah efisiensi IPAL
ya. Ini rekomendasi optimasi IPAL. Tadi
juga kita sudah bahas di materi yang
tadi
untuk materi terkait IPALnya sudah
selesai.
Ada yang mau ditanyakan? Bapak-bapak ini
hilang ya?
Iya. E screennya share screen-nya sudah
mati.
Bentar. Ini
dari Heeh. ee laptop saya tiba-tiba
error.
Oke,
ada yang mau ditanyakan?
Silakan, Pak Wahyudin atau Pak Eko
atau Pak Abdu. Mungkin tadi Pak Firdaus
sudah
Pak Abdul
barusan terlempar dari Zoom ya.
Mungkin Pak Eko atau Pak Wahyudin
barangkali ada pertanyaan.
Oke,
sejauh ini sepertinya belum ada
pertanyaan ya, Pak Henri.
Enggak ada ya?
Iya.
Oke. Baik, sebentar ya.
Yeah.
Ya, ini kita masuk ke identifikasi
bahaya dan K3 dalam pengolahan air
limbah. Dua kompetensi terakhir ya.
ini mengintepasi bahaya dalam air
limbah. Ada empat elemen kompetensi
juga. Yang pertama mengidentifikasi
potensi bahaya di area kerja di mana
terdiri untuk kriteria kerja adalah alat
pelindung diri dipergunakan sesuai
dengan prosedur lokasi dan jenis bahaya
di area IPAL diidentifikasi sesuai
dengan prosedur. Lalu bahan atau barang
yang terdapat di area ipal yang
berpotensi menkan diidentifikasi.
Lalu bahaya pada setiap tahapan
operasional IPAL diidentifikasi. dan
prosedur penanganan kecelakaan kerja
dial diidentifikasi
mengid yang elemen kedua itu
mengidentifikasi potensi bahaya yang
terjadi saat proses pengolang air limbah
dilakukan dalam kondisi tidak normal
dengan kriteria kerjanya itu proses
kegiatan pengolan air limbah dalam
kondisi tidak normal diinventarisasi
sesuai dengan prosedur dan tingkat baya
akibat proses pengola air limbah
dilakukan dalam kondisi yang tidak
normal ditentukan sesuai dengan
prosedurnya.
Lalu elemen yang ketiga,
mengidentifikasi potensi bahaya yang
terjadi dalam polang air limbah akibat
kerusakan.
Nah, lalu di kriteria kerjanya ada
empat, yaitu data logbook peralatan IPAL
di inventarisasi, data formulir
perawatan dan perbaikan peralatan IPAL
di inventarisasi, tingkat kerusakan
peralatan IPAL ditentukan sesuai
prosedur, tingkat baya akibat kerusakan
IPAL ditentukan sesuai prosedur juga.
melaporkan hasil identifikasi bahaya
pengalan air limbah. Hasil penentuan
identifikasi bahaya dan pengalan air
limbah disusun sesuai dengan
prosedurnya. Laporan hasil identifikasi
bahaya dan palan air limbah
dikomunikasikan sesuai dengan prosed.
Nah, untuk K3. K3 juga ada empat elemen
kompetensi di mana ee elemen yang
pertama yaitu mengidentifikasi bahaya
dan risiko kecelakaan kerja saat
mengolah air limbah.
Ya, untuk kriteria kerjanya adalah APD
digunakan sesuai dengan prosedur. Bahaya
saat mengolah air limbah diidentifikasi,
resiko kecelakaan kerja saat mengir
limbah diidentifikasi sesuai dengan
potensi bahaya. Lalu ee melakukan
tindakan perbaikan untuk mengurangi
bahaya dan resiko kecelakaan kerja saat
mengolah air limbah. Lokasi berbahaya
daerah IPAL yang harus diberi pengaman
diperiksa sesuai hasil identifikasi.
Bahan atau barang yang berpotensi
menyebabkan keceakan kerja di area
disimpan sesuai prosedur dan personil
yang bertugas dalam pan air limbah
diperiksa sesuai dengan prosedur K3.
Lalu elemen yang ketiga mempersiapkan
tangkap darurat dalam air limbah. Di
mana kriteria kerja yang terdiri dari
peralatan tanggap darurat dalam air
limbah diidentifikasi. Lalu peralatan
tanggapan darurat dalam pengolan air
limbah digunakan sesuai prosedur ketiga.
Dan tanggap darurat darah IPAL
dilaksanakan sesuai dengan prosedur.
Lalu melaporkan hasil tindakan ketiga
dalam pengolahan air limbah. Hasil
pelaksanaan tindakan K3 dalam pengan air
limbah disusun sesuai dengan prosedur
dan laporan hasil pelaksanaan tindakan
K3 dalam pengan air limbah
dikomunikasikan.
Itu tadi untuk beberapa ee elemen
kompetensi ya terkait ee
identifikasi bahaya dan K3 di area IPA
ya. ini bahaya berarti secara pengertian
adalah sumber yang dapat menyebabkan
cedera dan penyakit akibat kerja ya.
Lalu kalau bahaya ee pengertian lainnya
adalah sumber kondisi atau tindakan yang
berpotensi menimbulkan kecelakaan atau
cedera pada manusia, kerusakan atau
gangguan lainnya.
Potensi bahaya kecelak sebagai sesuatu
yang berpotensi menyebabkan terjadinya
kerugian, kerusakan, cedera, sakit,
kecelakaan, atau dapat menyebabkan
kematian berhubungan dengan proses dan
sistem kerja. Risiko adalah kombinasi
dan konsekuensi suatu kejadian yang
berbahaya dan peluang terjadinya
kejadian tersebut. Ya, ini ee beberapa
pengertian bahaya dan risiko. Lalu ada
jenis bahaya, bahaya keselamatan kerja
dan bahaya dari kesehatan kerja. ya,
safety hazard atau he hazard
ya. Ini bahaya dari K3 mulai dari ee
bahaya mekanis, bahaya elektrikal, dan
bahaya kebakaran atau peledakan.
Sedangkan kalau kesehatan itu lebih ke
fisikal, physical hazard ada chemical
hazard, biological hazard, ergonomi.
Ergonomi berarti bagaimana kondisi tubuh
terhadap kita tempat bekerja dan
psikologikal.
Psikologi ya. Jadi fisik dan ini
psikologi atau lebih ke mental mungkin
dari sisi tekanan pekerjaan dan
lain-lain.
Nah, ini adalah potensi bahaya yang tadi
kita sampaikan. Kita kategorikan mulai
dari kategori A, B, C, dan D. Kalau A
itu adalah potensi bahaya yang
menimbulkan risiko dampak jangka panjang
pada kesehatan. Kalau kategori B itu
mungkin masuk potensi bahaya yang
menimbulkan resiko langsung kepada
keselamatan dan risiko terhadap
kesejahteraan atau kesehatan sehari-hari
serta potensi bahaya yang menimbulkan
risiko pribadi dan psikologis untuk
kategori D. Ya, ini beberapa ee
contoh-contoh bahaya yang ada di tabel
potensi bahaya.
Lalu nanti kita lihat tingkat bahaya ya,
mulai dari kriterianya jarang terjadi,
kemungkinan kecil terjadi, mungkin
terjadi, kemungkinan besar terjadi atau
hampir pasti. ee levelnya ditentukan
mulai dari 1 sampai 5.
Ya, kalau misalnya secara kualitatif
untuk jarang terjadi itu dapat
disimpulkan dapat dipikirkan tetapi
tidak hanya saat keadaan yang ekstrem
dengan kuantitasnya itu bisa terjadi
kurang dari satu kali per 10 tahun. Lalu
kalau kemungkinan kecil belum terjadi
tetapi bisa muncul atau terjadi pada
suatu waktu. Nah, bisa terjadi satu kali
per 10 tahun. Kalau untuk mungkin
berarti seharusnya terjadi dan mungkin
telah terjadi atau muncul atau di tempat
lain, muncul di tempat kerja atau di
tempat lain. Nah, bisa saja secara
frekuensinya itu satu kali per5 tahun
sampai satu kali per tahun.
Lalu kemungkinan besar. Kemungkinan
besar dapat terjadi dengan mudah,
mungkin muncul dalam keadaan yang paling
banyak terjadi ya. lebih dari satu kali
per tahun hingga satu kali per bulan.
Nah, itu masuk kategorinya kemungkinan
besar
dan hampir pasti hampir pasti berarti
sering terjadi diharapkan muncul dalam
keadaan yang paling banyak terjadi ya
lebih dari satu kali sebulan.
Terus ini tingkat bahaya untuk
severity-nya mulai dari level 1 sampai 5
ee bisa dikategorikan ke dalam tidak
signifikan, kecil, sedang, berat, dan
bencana. Ya, ini untuk keterangannya
keparahan cedera yang mungkin kalau hari
kerjanya yang untuk tidak signifikan itu
tidak menyebabkan kehilangan hari kerja.
Kalau dia kecil berarti masih dapat
bekerja pada hari atau shift yang sama.
Kalau dia kategorinya sedang, kehilangan
hari kerja di bawah 3 hari dan kategori
berat berarti kehilangan hari kerja 3
hari atau lebih. Dan kalau bencana
kehilang hari kerja selamanya itu
jatuhnya ke bencana.
Ini jenis risiko dalam perspektif K3.
Risiko keselamatan, kesehatan, risiko
lingkungan, dan risiko keuangan. Ya,
kalau keselamatan berarti ee
resiko itu memungkinkan rendah untuk
terjadi, namun mempunyai konsekuensi
yang besar. Ya, risiko ini dapat terjadi
sewaktu-waktu bersifat akut dan fatal.
Kalau kesehatan berarti lebih ke
penyakit-penyakit yang mungkin timbul ke
kerja ya bisa ada pengguan pernapasan,
saraf dan lain-lain. Sedangkan
lingkungan itu adalah ee mungkin saja
dia ee terjadi perubahan terhadap
populasi atau komunitas dan terhadap
makhluk hidup yang ada di ekosistem dan
sumber daya alam. Lalu risiko keuangan
ya pasti secara finansial, perhitungan
finansial
ya. ini mungkin sudah secara general
sudah kita tahu ada matriks risiko untuk
menentukan prioritas dari
resiko tersebut ya. Mulai dari ee satu
sampai ke ekstrem, mulai dari low sampai
ekstrem. Nah, nanti tinggal kita
masukkan sesuai dengan ee uraian apakah
misalkan tadi nih eh secara
likelihood-nya dia levelnya di satu atau
5 lalu nanti severity-nya
sat 1 sampai 5 pilih yang mana. Nah,
nanti kita masukkan ke dalam matriks
resiko.
Nah, hierarki pengendalian risiko ya ada
lima hierarki dalam K3 itu. Yang pertama
eliminasi. Eliminasi berarti kita
menghilangkan sumber bahaya di tempat
kerja. Lalu kalau misalnya sumber bahaya
itu tidak bisa kita hilangkan, maka kita
gantikan atau kita substitusi mengganti
sesuatu yang berpotensi bahaya tinggi
dengan sesuatu potensi yang bahaya yang
lebih kecil.
Rekayasa teknik modifikasi
atau perancangan alat mesin dan tempat
pekerja yang lebih aman. Lalu
pengendalian administratif
ya bisa mungkin ee membuat prosedur
aturan tanda bahaya rambu poster atau
mengurangi durasi kerja.
Terus alat pelindung diri ya ini adalah
kalau secara K3 ya ee untuk pengendalan
risiko itu. Jadi kalau kita menggunakan
APD itu adalah langkah terakhir ya yang
akan kita lakukan. Kalau misalnya tidak
bisa dieliminasi, tidak bisa
disubstitusi, dilakukan rekayasa
engineer atau teknik sampai pengendalian
administratif ternyata sampai ke ee alat
pelindung diri. baru kita harus
menggunakan APD. Bukankah seperti itu,
Pak Abdul?
Benar, Pak. Seperti itu, Pak.
Iya. Jadi, apa yang pertama, Pak, harus
kita lakukan dalam pengendalian risiko?
Yang pertama kita hilangkan sumber
bahayanya, Pak.
Iya, kita hilangkan. Kalau tidak dia
tidak hilang kita coba gantikan yang
lebih kecil, ya, Pak.
Iya, kita gantikan dengan sesuatu
potensi bahaya yang lebih rendah.
Heeh.
Kemudian kalau kita tidak bisa juga kita
buat rekayasa. rekayasa alatnya ya kan,
lokasi kerjanya seperti apa seperti itu
ya. Jadi nanti baru terakhir kita
menggunakan APD ya, Pak ya.
APD. Iya.
Ini contoh APD ya kita pakai ya. Nanti
tinggal disesuaikan saja. ee APD mana
yang perlu kita gunakan untuk ke IPAL.
Kalau misalnya harus menggunakan helm,
berarti kan helm ya misalnya
konstruksinya di bawah atau di basem
yang memungkinkan ada
perpipaan-perpipaan ya. Nah, nanti kita
takutnya kejedut. Nah, bisa harus
menggunakan ee helm. Lalu ada sepatu eh
boot ya, sepatu protection. Lalu bisa
menggunakan masker biar tidak
terkontaminasi
dan baju pekerja. dan lain-lain. Kalau
misalnya di sana ada bising, berarti
kita harus menggunakan protection,
apakah airpug ataupun earm
ya. Harus ada rambu-rambu K3 juga kurang
lebih ada larangan, ada tanda perintah
harus hati, ada identifikasi bahaya,
hijau berarti kondisi tempatnya aman,
lalu pemadaman api
dan informasi yang lainnya.
Ada yang ditanyakan Bapak-bapak?
Silakan mungkin Pak Eko, Pak Firdaus
atau Pak Wahyudin.
Karena materi ini ee kombinasi begitu ya
antara K3 dengan ee pengendalian limbah
cair.
Jadi kalau misalnya belum begitu paham
atau familiar dengan K3 bisa ditanyakan
ya. Silakan Pak Firdaus.
Ee ini untuk menambahkan aja Bu ya.
Heeh.
Ee tempat kami kan limbahnya bisa
dikatakan cukup luas dan terbuka dari
masing-masing kolam pun
cukup lebar. itu jadi ada penambahan
jenis APD itu berupa
rompi pelampung itu Bu
H
untuk apabila terjatuh pada saat
penutupan overom
yang kedua kita kan ada aplikasi di
aplikasi itu
e pas kerja malam apa itu kan ada
mungkin binatang binatang luar apa yang
yang malam itu entah ular entah apa itu
pun ya harus kita
ada penambahan safety seperti center dan
lain-lain. Itu aja, Bu.
Oke, terima kasih Pak Firdaus atas
sharing-nya. Menarik ya.
I benar.
Heeh.
Ada lagi Bapak-bapak yang mau sharing
mungkin Pak Wahyudin atau Pak Eko nih
silakan open mic.
Pak Wahyudin nih sepertinya punya banyak
ee cerita karena sehari-harinya kan di
ee WTP begitu ya.
Boleh sharing tentang apapun mungkin ee
penerapan di tempat saya ee agak berbeda
dibanding tempatnya Pak Firdaus
misalnya. itu juga dipersilakan
atau mungkin Pak Eko.
Heeh. Kita tinggal tangkap darurat nih,
habis itu selesai.
Kalau dari saya tidak ada, Bu karena
ruang lingkupnya hanya kecil STP saja.
Oke. Ayo.
Oke. Lanjut.
Karena di apartemen. Heeh. Silakan ya.
Ini contoh ee formulir yang kita
gunakan. bisa bisa pakai ini atau yang
lain bisa menggunakan DSA atau hadisi
atau IBPR ya identifikasi bahaya dan
penilaian risiko BP
ini bisa kita lihat tadi menggunakan
tadi apa severity-nya light hot-nya
seperti apa kondisi mulai dari bahayanya
apa kita tentukan misalkan dari kegiatan
penyalaan kembali operasi produksi ya
bisa ya tersentrum nah akibatnya bisa
mumar atau bisa lebih dari itu
kondisinya saja tidak rutin. Lalu resiko
awalnya seperti apa? Nah, nanti kita
lihat tuh kemungkinannya, severity-nya,
maka dapatkanlah resisikonya. Ternyata
nilainya
seil nanti kita lakukan tindakan
pengendalian. Oh, setelah dianalisa
hanya bisa dengan menggunakan APD. Nah,
berarti nanti kita risiko akhirnya
setelah dilakukan analisa oh yang turun
adalah severity-nya ya kan
kemungkinannya. Nah, berarti nanti
nilainya turun jadi 6. Nah, ini bisa
digunakan contoh sebagai ee HIRA untuk
ee PayPal ya.
Bisa juga menggunakan JSA Job Safety
Analis.
Saya izin ke toilet sebentar ya. Silakan
Bapak-bapak kalau ada yang mau
ditanyakan.
I silakan, Kak.
Oke. Baik. Mungkin ee karena sebentar
lagi
ee paparan materi akan berakhir, ee Pak
Abdul nanti dipersilakan untuk
menyiapkan presentasi DIIT-nya ya.
Jadi nanti kita akan ada tanya jawab ee
simulasi seperti itu. Jadi Pak Abdul
nanti share screen ee akan dibahas ee
sekilas.
belum selesai 100% enggak apa-apa
mungkin masih 80% ee tetap ditampilkan
saja nanti kalau misalnya ada yang
kurang ataupun Pak Abdul ee ada yang
bingung saat menyelesaikan bisa ee nanti
didiskusikan sembari simulasi begitu.
Oke,
nanti juga akan saya informasikan ya
mengenai teknis dari ujian asesmennya
baik untuk Bapak-bapak yang mengikuti
PPA maupun yang mengikuti POPAL.
Oke.
Baik. Ee untuk Pak Hendri sudah kembali
lagi di dalam Zoom meeting-nya
sebentar ya, Mbak Dina.
Oke. Baik, Pak.
Oke,
kita lanjut ke tangkap darurat, ya.
Tangkap darurat di sini berarti adalah
serangkaian kegiatan yang dilakukan
dengan segera pada saat kejadian bencana
untuk menangani dampak buruk yang
ditimbulkan meliputi kegiatan
penyelamatan dan evakuasi
korban harta benda.
pemunuh pemenuhan kebutuhan dasar,
perlindungan pengurusan-pengurusan dan
pemulihan sarana prasarana.
Itu secara pengertian general. Sistem
tanggap darurat merupakan sistem
pengendalian keadaan darurat yang
meliputi pencegahan, kesiapsiagaan, dan
penanggulangan kecelakaan.
Ya, identifikasi tanggap darurat di IPAL
bisa dengan mengidentifikasi potensi
bahaya yang mungkin terjadi seperti
bahaya fisika, kimia, dan biologi. Lalu
menjelaskan kondisi yang tidak normal
yang mungkin terjadi dan bagaimana
menanganinya. Menjelaskan bahaya atau
dampak lingkungan yang mungkin terjadi
jika pengolahan air limbah tidak
dikelola dengan baik.
Pencegahan tanggap darurat IPAL,
pengaturan ulang tempat, perbaikan
utilitas, pelaksanaan prosedur kerja
dengan seksama, pemeriksaan rutin
terhadap kondisi lingkungan dan
masyarakat sekitar, menyusun sistem dan
jalur komunikasi kepada seluruh karyawan
dan masyarakat.
Lalu penanggulangan keadaan darurat
menyelidiki penyebab keadaan proses
IPAL, menghentikan influen atau sumber
air limbah, isolasi sumber air limbah
yang menyebabkan gangguan proses IPAL,
lalu pemberian informasi kepada
masyarakat tentang dampak air limbah
setelah kejadian darurat, lalu proses
evakuasi untuk penduduk sekitar jika
diperlukan. lalu menyediakan persediaan
air bersih kepada masyarakat dalam
keadaan darurat serta pemantauan sesaat
setelah terjadi keadaan darurat pada air
sungai atau air tanah.
Ini peralatan tanggap darurat bisa
menggunakan APD yang sesuai. Lalu adanya
alat pemadam kebakaran, perlengkapan P3K
atau obat-obatan, lembar data
keselamatan bahan atau MSDS, harus ada
safety shower atau iWash yang berfungsi,
prosedur dan perlengkapan tanggap
darurat, serta alat komunikasi.
Ini prosedur penanganan K3 dan tanggap
darurat. Prosedur tanggap darurat adalah
tindakan yang dilakukan untuk mengatasi
keadaan darurat yang dapat menyebabkan
membahayakan kesehatan dan keselamatan
karyawan atau menganggu operasional
kerja. Lalu prosedur ini tujuannya untuk
mencegah, mengendalikan, menanggulang,
dan mengevaluasi agar tidak terjadi
kembali keadaan darurat yang sama serta
mengurangi dampak kerugian yang
ditimbulkan.
contoh prosedur tanggap darurat ya.
Contoh saja ee nanti ada diagramnya dan
harus dilengkapi ee bagaimana sesuai
dengan kondisi di masing-masing
perusahaan mulai dari periatan dan
darurat apa yang dilakukan, apa
uraiannya lalu koordinasi tanggap
darurat lalu pelaksanaan pada saat
tanggap darurat lalu pelaporan, evaluasi
dan hasil akhir dari laporan
ya. Untuk laporan K3, identifikasi
insiden, deskripsi insiden, penyebab
insiden, dampak insiden, tindakan yang
diambil, rekomendasi perbaikan.
Ya, ini identifikasi insiden itu bisa
dengan deskripsi insiden kecelakaan yang
terjadi secara lengkap. Lalu termasuk
waktu, lokasi, serta siapan dalam
insiden. Jelaskan secara rinci konteks
sebelum, selama dan sesudah kecelakaan
yang memberi gambaran menyeluruh.
Contohnya seperti ini. Tanggal 15,
lokasi area IPAL, karyawan terlibat,
nama jabatan dan divisi.
Lalu deskripsi insiden bagian ini
menguraikan detail tentang bagaimana
kecelakaan terjadi. Gunakan urutan
kronologis untuk menjelaskan
langkah-langkah atau situasi yang
menyebabkan insiden serta sertakan juga
faktor eksternal yang mungkin
mempengaruhi terjadinya kecelakaan.
Contoh kecelakaan terjadi saat pekerja
sedang melakukan perawatan mesin. Nah,
di area panas tinggi. Lalu mesin
tersebut tidak dimatikan sepenuhnya
sebelum pemelaraan dilakukan sehingga
menyebabkan ledakan kecil yang melukai
pekerja. Jadi nanti kalau ada semacam
ini harus dibuatkan uri. Lalu
penyebabnya dicari ee apa? Setelah
diidentifikasi lakukan analisa
menggunakan RCA road of analisis ya.
Nah, nanti ditentukan, oh ternyata
penyab pertama adalah ini. Lalu dampak
dari insiden
seperti contohnya pekerja mengalami luka
bakar tingkat dua di lengan kanan
kerusakan mesin sebesar sekian 500 juta
atau segala macam. Nah, ini dampak dari
insiden. Lalu tindakan yang diambil ya,
tuliskan langkah-langkah yang diambil
setelah segera setelah kecelakaan
terjadi agar tidak kejadian lagi di
pasar mendatang.
Lalu ada rekomendasi-rekomendasi
perbaikan. Nah, ini contoh format
laporan K3. Bisa Bapak-bapak nanti ee
contoh untuk dijadikan ee bahan atau
dokumen dari format laporan K3 yang ada
di perusahaan.
Selesai.
untuk paparan materinya ee sudah selesai
ya, semua disampaikan oleh Pak Henri
baik untuk unit kompetensi PPPA maupun
POPA.
Mungkin dari sini ada yang mau
ditanyakan Bapak-bapak?
tentang apapun terkait materinya ataupun
latihannya
atau mau langsung simulasi terkait tugas
presentasinya.
Eh, bisa. He,
contoh ujian tertulis berarti ya.
Berarti untuk popal ya?
Iya, betul. Kalau yang popal hanya
pembahasan kisi-kisi ujian tertulis,
Pak.
Oke. Baik, Pak Firdaus diilakan jika
ingin ke toilet.
Mungkin untuk kisinya saya coba share di
grup terlebih dahulu ya.
Jadi sembari dibahas juga bisa disimak.
nya sudah saya share di dalam grup.
Silakan jika ingin dicek.
untuk yang PPPA itu ada soal tertulis
juga, Bu.
Kesinya juga sudah saya kirim di grup
ya.
Oh.
berikut Berikutnya mungkin akan ada
pembahasan ujian tertulis, Pak Hendri.
Iya. Ee kita bahas ujian tertulis saja
berarti ya.
Oke.
Sudah saya share belum ya Mbak Gina?
Eh belum muncul share screen-nya
enggak? Maksudnya saya sudah kirim juga
kan ya?
Eh iya sudah di Google Drive-nya Pak dan
eh linknya juga sudah saya share di
grup.
atau mungkin akan ada pembahasan
simulasi presentasi terlebih dahulu,
Pak.
apa
ee ini saat ini apakah kita akan
melakukan simulasi presentasi ditit dulu
atau
Tit-nya mungkin terakhir aja saya mau
bahas yang tertulis dulu ya.
Oke. Baik.
Jadi nanti biar fokus Pak Abdulnya gitu
loh.
I siap.
Saya mau cari materi yang untuk
pertanyaan tertulis
ke PPPA dulu ya.
Boleh, Pak. Silakan.
Bisa di sekolah bareng jam ya.
itu oke
Ya, sudah terlihatkah?
Sudah, Pak.
Oke. Ini untuk PPPA khusus Pak Abdul.
Abdul ini ada beberapa
pertanyaan yang mungkin besok akan
menjadi ee pembahasan dengan asesor ya,
Pak Abdul ya.
Siap, Pak.
Ya, ini sudah kita buatkan contoh
pertanyaan dan juga jawaban. Sebutkan
tiga sumber limbah cair industri, ya.
Bisa dari proses utama, proses produksi,
dari utilitas, dan secara domestik. Ya,
kemarin kita juga sudah bahas ya, Pak,
ya.
Lalu apa saja jenis karakteristik dari
limbah cair? Sebutkan juga parameter
pengukuran dari masing-masing
karakteristiknya
ya. Karakteristik berarti ada tiga ya,
fisik, kimia, dan biologi. Sedangkan
untuk parameternya
ee sudah beberapa kali juga kita
sampaikan, kita bahas kemarin juga ada
TSS, TDS dan lain-lain. Kalau kimia
berarti ada pH, amoniak, BOD, COD, dan
logam-logam berat lainnya. Kalau untuk
biologi ada ee total colifom, vekal
colif atau
lalu lanjut di sini untuk ee bagaimana
cara menghitung debit air yang keluar
dari outlet ya. I = A * V ya. A itu
adalah luas penampang. V itu adalah
kecepatan alir fluida.
Nah, contohnya misalkan diameter pipanya
10 cent berarti kita ee ee apa?
Jadikan ke dalam satuan meter 0,1.
Lalu untuk luas penampaknya sama dengan
1/4 pi d^ maka dimasukkan rumus dapatlah
hasilnya untuk ee luas penampangnya
0,00785
m².
Lalu untuk menentukan V jarak dibagi
waktu sama 5 m/s.
Maka untuk debitnya adalah A * V. A-nya
0,00785,
V-nya adalah 5 m/s,
maka didapat hasilnya 0,039
m³/s.
Data diperoleh dari flower, data Vote
pakai referensi dan juga ee
apa untuk debit itu bisa sama dengan 90%
dari pemakaian air bersih di perusahaan.
Maka kan kemarin kita juga e sempat
diskusikan kalau biasanya kalau ada
sidak dari dinas terkait biasanya mereka
juga minta data penggunaan air
bersihinya berapa nanti akan mereka
sinkronkan dengan berapa yang masuk ke
dalam IPAL.
Lalu peralatan apa saja yang wajib
tersedia di IPAL kalau domestik ya
contohnya adalah pompa, blower, pH meter
dan lain-lain. Lalu bahan kimia,
fabulan, flopulan dan lain-lain.
L untuk proses pengolan air limbah,
jelaskan treatmen atau
tahapan-tahapannya ya. Jadi ada kurang
lebih empat secara treatment. Lalu ada
satu mengenai slots ya. Jadi preliminary
atau prreatment primary, secondary dan
tertiary. Nanti tinggal dilihat lagi
materinya dari sana tuh retreatment itu
seperti apa. Disesuaikan juga dengan
yang ada di tempat Pak Abdul ya. Apalagi
besok pada saat wawancara dia bisa ee
asesor tuh lebih banyak menanyakan
bagaimana kondisi di ee area kita.
Makanya kemarin atau tadi ee kita saya
selalu menanyakan silakan untuk
menyampaikan diagram alir yang dari
perusahaan, bagaimana kondisi di
perusahaan karena nanti ketika wawancara
dengan asesor itu lebih banyak
menanyakan bagaimana kondisi di ee
tempat perusahaan Bapak, Bapak-bapak.
Lalu jelaskan upaya pelaksanaan daur
ulang polan air limbah dengan metode
rius dan recycle serta berikan
contohnya. Nah, ini kalauus bisa
menggunakan kembali air limbah tanpa
proses fisik, kimia, dan biologi.
Recycle punahan air olan limbah dengan
proses fisika, kimia, dan biologi.
Lalu, dalam menyusun rencana pemantauan,
bagaimana cara menentukan titik sampling
air limbah? Sesuaikan dengan tujuan
pemantauan. Misalnya evaluasi IPAL
sebelum dan sesudah IPAL, penataan baku
mutu, dan kewajiban pemantauan. S titik
koordinat yang ditetapkan pada parfek
setelah IPAL di badan air permukaan dan
di atau di sungai.
Lalu bagaimana cara melakukan pemantauan
kualitas air limbah agar sesuai dengan
bahan baku dengan baku mutunya
ya. Bisa dengan kewajiban yang ada di
RKLPL atau sesuai dengan titik penatan
yang ada di SNI dan sesuai dengan
standar yang ada.
Ya. Jadi cara melakukannya intinya
merujuk ke dalam yang ada di RKL MPL
atau di AMDAL ee
Bapak Abdul. Lalu bagaimana cara
mengetahui potensi bahaya di area IPAL?
Nah, bisa dengan identifikasi bahaya
dari JSA atau HIRA atau Hiradisi. Lalu
identifikasi kemungkinan kejadian dan
keparahannya. Lalu pengamatan dan
penelusuran langsung ke area IPAL. Jadi
di situ kita bisa mentang, oh ini loh
area-area yang berbahaya di area IPAL.
Terakhir biasanya peralatan K3 apa saja
yang perlu disediakan? Nah, nanti
disesuaikan dengan kondisi IPAL yang ada
di Pak Abdul ya.
Oke, seperti itu, Pak Abdul untuk
teori apa ujian tertulisnya.
Oke, berarti yang nomor tiga tadi yang
perhitungan itu nanti itu dikasih ee
studi kasus gitu, Pak.
Iya, kurang lebih kayak tadi. Nanti ada
pertanyaan
nanti mereka menanyakan ee
berapa kalau dihitung ini ini berapa
debitnya
ya. Ini untuk yang Bapak-bapak yang
popal ya. Kopal untuk pertanyaan itu
hampir sama. Untuk yang pertama paling
ya bisa aja yang ditanyakan adalah cara
menghitung debit ya sama dengan yang ada
di PPPA. Rumusnya tadi sudah dijelaskan
yaitu I = A * V. Luas penampang dikali
kecepatan alirnya. Nah, nanti ditentukan
oleh asesornya. Nah, nanti tinggal
dicari ya rumusnya sama dengan tadi A
dengan E. Dicari dulu luas penapangnya
berapa. ditentukan dulu diameter pipanya
harus dalam satuan meter. Lalu nanti
baru bisa kita hitung Q = A * V.
Nah, untuk
pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara
mengatasi kolam primary yang tidak
standar seperti pH-nya tinggi dan
terdapat busa dengan warna coklat di
atas bak pengolahan. Kalau pH tinggi
bisa berarti kondisi basa sehingga
ditambahkan dengan asam. Jadi kalau dia
berbusa kayak sabun lah, deterjen itu
kan kita berbusa ya, Pak. Nah, itu
berarti dia kadarnya basah secara e
tingkat keasamannya. Jadi kalau misalkan
di IPAL kita itu berpuca ada kemungkinan
nilainya terlalu tinggi pH-nya. Nah,
bisa ditambahkan dengan asam seperti
H2SO4 atau HCl. Lalu kalau busanya
berwarna coklat berarti bisa dengan
melakukan pembersihan manual, penambahan
antiform dan lain-lain.
Lalu apa fungsi bak ekualisasi dan bak
sedimentasi pada pengolahan air limbah?
Eualisasi bisa penyeragaman aliran dan
konsentrasi air limbah, pengumpulan air
limbah 24 jam, dan sedimentasi bisa
pengendapan padatan, suspended solid
atau flok atau padatan diskrit yang
mengendap secara gravitasi.
Lalu jelaskan cara menghitung hydraulic
pretension time pada proses pengolahan
air limbah. Ya, ini sama aja dengan
menghitung waktu detensi TD ya. Kemarin
saya sebutnya TD. Jadi kalau dia
nanyakan hidraulic retention itu sama
dengan TD, waktu tinggal.
Terus kalau tadi rumus Q = V/TD,
maka bisa kita cari dengan ee
TD = V/Q. Luas volume bak IPAL dibagi
dengan debitnya, maka didapatlah waktu
tinggal
saja yang perlu dilakukan dalam
perawatan IPAL ya. disesuaikan dengan
SOP yang ada misalkan mulai dari
perawatan pompa, saluran air limbah,
lumpur, dan pengecatan.
Sedangkan pertanyaan selanjutnya,
jelaskan cara penanggulangan apabila
terdapat pompa transfer yang macet
karena sampah besar masuk ke dalam mesin
pompa. Ya, tetap kembalikan sesuai
dengan SOP, dibongkar, dibersihkan.
Itu untuk penanggulangannya. Dan cara
antisipasinya apa? Itulah adanya bar
screen untuk ee agar tidak ada
sampah-sampah besar yang masuk ke dalam
IPAL.
Lalu bagaimana cara mengetahui potensi
bahaya di area IPAL? Nah, tadi sama bisa
dengan menggunakan JSA job safety
analisis atau HIRA tadi sudah saya
lihatkan. Lalu bisa dengan melakukan
pengamatan penelusunan langsung ke area
IPAL dan identifikasi kemungkinan
kejadian serta keparahan.
Bentar ya, Mbak. Ee Bapak-bapak saya ada
Oke. Baik, Pak.
Ya, kita lanjut di pertanyaan tadi
ke-elapan. Bagaimana cara menghitung
tingkat risiko dari suatu bahaya di area
IPAL? ya dengan pengalihan antara
kemungkinan probability atau likelihood
dengan tingkat keparahan yang bisa
dilihat di dalam matriks ya matriks
risiko.
Lalu ee alat penurunan diri apa saja
yang digunakan saat memasuki area ya
nanti disesuaikan saja bisa menggunakan
seisus ee baju pekerja khusus sarung
tangan, masker atau juga menggunakan
helm. Dan terakhir bagaimana tindakan
darurat apabila terjadi kebocoran pada
IPAL di jalur outlet.
Jelaskan program pengendalian sesaat dan
program pengendalian jangka panjang yang
dibutuhkan.
Ya, cara bagaimana cara tindakan
daruratnya bisa dengan menghentikan
sumber air limbah,
lalu mengisolasi air limbah dan program
pengendalian sesaat. Misalkan dengan
menyediakan bak penampung sementara
serta program pendalian jangka panjang
dengan perbaikan penambahan volume IPAL.
Oke, itu untuk yang popal sudah selesai.
Oke, Mbak Dina sudah.
Oke. Baik. Ee terkait dengan diskusi
mengenai kisi-kisi ujian, izin tertulis.
Apakah ada yang mau ditanyakan?
Ya, barangkali ee Oh, jawabannya terlalu
simpel, Pak. Boleh enggak saya misalnya
nanti nulisnya jawabannya dengan lebih
detail begitu?
Boleh sekali biasanya kayak gitu. Heeh.
Boleh banget ya, Pak ya.
Iya. Justru nanti asesor bilang, "Wah,
ini lebih mendetail ini." gitu.
Betul.
Atau mungkin ada yang mau menanyakan ee
kira-kira asesornya butuh jawaban yang
seperti apa gitu yang harus ditulis di
ujian tertulisnya
itu juga boleh.
atau mungkin sudah yakin PD bisa untuk
ujian tertulisnya.
Oh, saya sudah ada gambaran nih tadi
lihat kisi-kisinya.
Insyaallah ee bisa ngerjain
di hari H besok.
Oke, sepertinya masih malu-malu nih, Pak
Henri di hari kedua nih.
Iya. Belum belum ada kendala yang
berarti ini sepertinya
biasa dikasih waktu enggak Bu?
Ee iya deadelinnya nanti ee kurang lebih
12 sampai 24 jam ke depan setelah ee
ujian wawancara.
Oh,
lumayan panjang berarti ya.
Iya betul
ya. Berarti apa yang kita sampaikan
sudah dipahami sama Bapak-bapak.
Iya betul. Tidak ada yang bertanya lagi
nih. Sepertinya sudah paham.
Sebentar Bu. Bisa ditanyakan masalah
rumus untuk luas penampang
bagaimana menghitung debit air keluar
dari outlet itu yang 1/4at
dikali
3,14 * 0,1
1/4^
ya, Pak.
Itu rumus baku, Pak. Jadi kalau untuk
ngel karena dia kan lingkaran ya.
Iya.
Lingkaran kan ya, pipa kanjari.
Iya. Jadi di situlah cara menghitung itu
sudah rumu
Resume
Read
file updated 2026-02-13 12:50:04 UTC
Categories
Manage