Transcript
67_4aOp6EEw • Webinar Pemantauan Sparing - Disruptif Teknologi dan Pengelolaan Kualitas Lingkungan
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ganecaenvironmentalservice/.shards/text-0001.zst#text/0026_67_4aOp6EEw.txt
Kind: captions Language: id eh baik Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang Bapak Ibu eh semoga dalam keadaan sehat semua untuk kita semua ya Eh terima kasih Mbak Jana atas perkenalannya dan terima kasih juga eh Mbak Siti eh untuk pemaparannya nanti eh mungkin saya mohon izin share screen ya Bapak Ibu perkenalkan dulu Nama saya muhammadwan Eh saya adalah eh staf di kelompok alian rekayasa air dan limbah cair Fakultas Teknik siil dan lingkungan eh mungkin saya enggak akan bicara spesifik tentang sparing ya Bapak Ibu Ya karena bagi saya sparing ini eh seperti tadi pak sempat sampaikan ya Eh cukup ramai sebetulnya e terlebih lagi sejak tahun 2023 ini ada kebijakan yang memang saya saya sempat tulis di Linkin gitu ya Ada artikel yang saya sempat tulis kemudian ternyata diposting sama teman-teman g eh terkait dengan bagaimana menanggapi ee kebijakan dua kebijakan yang di tahun 2023 ini membuat ee ramai eh khususnya di industri pertambangan Bapak Ibu ya Eh yang pertama itu adalah eh baku mutu total suspended Solid kita yang semakin ketat di 100 mg perlit kemudian ada kewajiban eh pemantauan sparing di semua titik eh compliance point kita gitu ya di titik penatan kita semua nah ini ini cukup ramai eh cukup apa kelu kesahnya cukup ee banyak sekali karena ini pasti akan ee merubah atau ee menambah kos operasional bapak ibu semua ya yang sudah menyampaikan rkab pasti harus eh menambah aspek pembiayaan dari kegiatan pemantauan sparing Nah mungkin nanti eh silakan Bapak Ibu bisa diskusi nanti ee dengan Mbak Siti ya Eh terkait dengan pemantauan sparing Saya mungkin ee lebih bicara yang lebih makro eh tantangannya seperti apa Apa karena kita sudah ada di era yang memang eranya seperti itu Bapak Ibu jadi kita berada pada era yang EE teknologi itu yang kita sebut sebagai internet of things itu sudah sudah sangat eh berkembang dengan pesat gitu ya eah Itulah kenapa saya memberikan eh judul di dalam materi saya itu adalah disruptif teknologi terhadap pengelolaan kualitas lingkungan ini ini ini sesuatu yang sulit kita hindari sebetulnya bahwa perkembangan teknologi yang saat ini yang mungkin 5 10 tahun yang lalu itu kita masih bertanya-tanya ini untuk apa ini ee ini merupakan biaya yang atau suatu kegiatan yang tidak diperlukan karena kita masih bisa melakukan itu secara manual gitu Ya nah tapi kalau sekarang dan dulu mungkin teknologinya masih sangat mahal gitu ya tapi sekarang e teknologi ini sesuatu yang EE sekarang sudah di banyak dipakai oleh EE banyak negara karena memang teknologi ini sudah berkembang sangat pesat infrastrukturnya mulai dari upstream sampai downstream itu sudah lengkap Bapak Ibu jaringan internet juga sudah semakin mudah dibandingkan zaman dulu gitu ya sedangkan device-nya pun atau sensor-sensor itu sudah berkembang sangat pesat dari yang mulai yang mungkin yang high end-nya mulai yang dari yang mungkin e relatif mahal gitu ya sampai yang Bapak Ibu cari di e-commerce ya di Tokopedia shopee atau di di apa eh situs-situs belanja lainnya Saya yakin e banyak atau mudah untuk menemukan sensor-sensor yang EE untuk pemantauan lingkungan ini ya dan dan klhk tidak menutup eh ruang untuk kita bisa menggunakan teknologi-teknologi yang sederhana yang penting memenuhi ketentuan-ketentuan atau prosedur-prosedur yang ada di eh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Oke Bapak Ibu Eh jadi itu bapak ibu Itulah kenapa saya mencoba mengambil topik eh disruptif ya nanti eh Mbak Siti yang akan cerita lebih banyak karena beliau yang lebih berpengalaman ee banyak terkait dengan pemantauan sparing Nah mungkin pertanyaannya Kenapa sih saya Saya ingin melihat dari kacamata pemerintah ya Bapak Ibu ya eh di satu artikel kalau bapak ibu lihat di mungkin di e linkinnya ges itu ada tulisan saya ya saya mencoba melihat dua perspektif eh perspektif dari perusahaan dan perspektif dari dari pemerintah nah hari ini mungkin saya coba melihat e perspektifnya dari perspektif e pemerintah ya Bapak Ibu ya Walaupun memang Eh bisa jadi pemerintah punya alasan atau Reason yang lain tapi mungkin eh saya melih dari kacamata akademisi atau kami yang ada di kampus Nah mungkin kita balik dulu sesuatu yang basic Bapak Ibu Ya kita kita e masih memiliki regulasi terkait dengan Sungai ya walaupun sekarang kita sudah punya PP 22 tahun21 Bapak Ibu ya Eh tapi inipengetahuan saya masih berlaku tentang sungai 38 tahun 2011 Saya hanya ingin melihat definisi dari sungai Bapak Ibu e sungai di berdasarkan peraturan pemerintah tersebut e definisikan sebagai alur atau wadah air alami dan atau buatan ya berupa Sean pengaliran Air beserta air di dalamnya mulai dari hulu dari upstream sampai ke muaranya ke downstreamnya dengan dibatasi kanan dan kiri oleh garis padannya nah ini adalah terminologi yang masih kita pakai e sampai saat ini Nah ada pasal 3 di Peraturan Pemerintah 38 ini ya itu terkait dengan eh eh pengelolaan Sungai Bapak Ibu jadi pengelolaan sungai itu harus dilakukan secara menyeluruh dan terpadu dan berwawasan lingkungan dengan tujuan untuk mewujudkan kemanfaatan fungsi sungai dan EE yang berkelanjutan nah ini amanah juga sebetulnya dari e undang-undang 17 tahun 2019 ya tentang sumber daya air ya Eh nah ini ini masih masih masih kita pakai sebetul ya Dan saya pikir eh kita masih punya banyak masalah dengan ee sungai-sungai yang ada di Indonesia di kota-kota besar Bapak Ibu Ya saya pikir kita sudah cukup sulit untuk menemukan ee di Indonesia Sungai yang memang eh secara naturalnya dia punya kondisi yang yang baik ya Nah kalau kita lihat dulu ya E kita secara basic dulu dan saya pikir ini pelajaran dari sejak kita SD Bapak Ibu ya bahwa kita itu sebetulnya sampai saat ini menggunakan atau mengkonsumsi air itu dari air permukaan Bapak Ibu sedangkan kalau kita bagi lagi ya dari total Global water atau total air yang ada di dunia ini fresh water itu hanya 2,5%nya saja sedangkan yang di ee lautan ya danau yang ee apa ee ee ee asin gitu ya Ee itu mencapai 96,5% Bapak Ibu jadi ternyata sedikit aja dari air yang air yang bisa kita manfaatkan di bumi ini gitu ya Nah dari 2,5% ini itu hanya 1,2%-nya itu adalah air eh fresh ya fresh water atau air eh permukaan gitu ya dari sungai dan lain-lainnya yang lainnya itu 3 20,1% itu ground water bapak ibu jadi eh air di kita itu dominannya dari eh salah satu dari ground water khususnya dari tropis ya Bapak Ibu atau sebagian besar di secara dunia secara global itu ee lebih banyak di eh apa berupanya S gitu ya 68,7% itu berupa S jadi sangat sedikit sekali sebetulnya eh Surface eh water yang bisa kita manfaatkan untuk kebutuhan hidup kita nah sedangkan eh kalau kita pecah lagi 1,2% dari air permukaan ini itu ee 60% 69%nya ya Eh beku ya dia dalam bentuk Ais gitu ya kemudian ada yang 20,9% ada di danau dan kalau kita lihat di sungainya itu hanya 0,49 jadi kecil sekali 0,49 dari 1,2% dari 2,5% fresh water yang ada di dunia Jadi kita itu sebetulnya eh sangat terbatas eh sumber daya air kita jika kita melihat Apalagi kita bandingkan dengan populasi ee manusia yang ee terus bertumbuh ee dari tahun ke tahun nah sedangkan tantangan kita itu banyak bapak ibu jadi kalau kita lihat eh kontribusi eh pencemar dari yang Major ya di satu Das itu sekarang sudah macam-macam bapak ibu ya Nanti saya tapi bisa bisa berargumentasi ya terkait dengan eh apa sih sebetulnya e polutan yang paling dominan yang memberikan kontribusi terhadap kualitas Sungai kita ya kalau kita lihat datanya di sebentar e lewat ini saya loncat-loncat bapak ibu ya Nah kalau kita lihat data dari beberapamber dari beberapa sungai yang ada dionesiaitar berantas ya ini saya ambil dari Pak Bu ini dari k sekarang Bel di sebetulnya Del atau50% lebih sebetulnya kuitas suai kita tergangu atau teremar ya itu karena sumbernya dari domestik jadi kegiatan masyarakat sebetar kegiatan Kita sebetar sebagai manusia gitu ya Nah kalau industri itu sebetulnya kecil saja ya 6% atau e dari eh apa dari livest ya dari eh e sapi dan teman-temannya itu hanya 4% dari Agriculture itu hanya 6% untuk di Ciliwung di Musi pun 48% di Citarum itu 59% di Brantas itu 47% Jadi sebetulnya eh di domestik sebetulnya ya Tapi kan tadi ya Bapak Ibu Ya kalau kalau dari kacamata ee pengaturan paling mudah mengelola e industri dibandingkan dari masyarakat karena masyarakat ini kan sebetulnya tanggung jawabnya tanggung jawab pemerintah dan ini memang sangat e aspek sosialnya sangat e besar dan biayanya sangat mahal sekali jadi kita pemerintah pupr sebetulnya secara bertahap terus memperbaiki pengelolaan Dar domestik eh kita ya semakin ke sini semakin membaik e semakin ter kola dengan baik Nah itulah yang terjadi di daerah ee Sungai kita ya Bapak Ibu jadi isu-isunya banyak sekali mulai dari permukiman ada deforestasi ya jadi deforestasi itu pasti akan berdampak ya Bapak Ibu eh deforestasi berdampak misalkan e tingkat kekeruhan dari sungai itu juga akan semakin semakin tinggi karena tidak di eh airunofnya tidak dikelola dan tentu akan berdampak dengan eh banjir ya belum ditambah dengan tadi isu climate change dan lainlainnya belum lagi Solid was Bapak Ibu ini masalah yang saya pikir banyak sekali di e kita dan belum selesai-selesai juga ya waste water sama tadi tapi teman-teman pupr sedang berjuang atau bekerja keras untuk menyelesaikan e waste water Ini oke Ya nah ini saya ambil contoh saja Bapak Ibu ya bagaimana pertumbuhan eh case pertumbuhan urbanisasi perkembangan urbanisasi yang ada di eh Jakarta dan sekitarnya ya sebelah kiri Ini Jakarta sebelah kanan ini Bandung bapak ibu jadi Bapak Ibu bisa lihat di tahun 2000 yang yang merah itu itu adalah Urban areanya bapak ibu tapi di tahun 2025 itu diprediksi Jakarta itu jadi megapolitan yang e meliputi area yang sangat luas sebetulnya dan bisa kita bisa bayangin Bagaimana impactnya terhadap eh sumber daya air kita yang ada yang memotong ee kota Jakarta dan sekitarnya Nah kalau yang sebelah kanan ini adalah kota Bandung bapak ibu ini Kota Bandung Bandung itu betul-betul ee kawasan yang eh tidak hanya dari permukiman saja kami punya ee eh apa peternakan yang sangat banyak di das yang kita sebut sebagai Citarum ya kalau bapak ibu mungkin kenal beberapa tahun lalu Citarum itu menyandang predikat ee Sungai terkotor di dunia ya tapi sekarang kerja keras pemerintah itu kelihatan Bapak Ibu jadi sekarang sudah semakin membaik Walaupun memang masih ya Bapak Ibu Ya masih masih banyak pr-nya tapi sekarang better lah dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu kita juga punya tekstil tekstil memang banyak sekali di ee area Jawa Barat ya khususnya Bapak Ibu di Das Citarum itu kita punya banyak sekali industri ee industri tekstil bisa ratusan bahkan mungkin bisa eh berapa Eh mungkin saya pikir lebih dari 300 industri tekstil yang ada di sepanjang Sungai Citarum oke nah ini Eh saya hanya sedikit melihatkan ee ketersediaan air yang EE ada di Indonesia Bapak Ibu Ya mungkin nah ini kabar baiknya kalau bagi teman-teman di Kalimantan ya Kalimantan itu sebetul banyak banget ya airnya ya Bapak Ibu Ya karena Ee Kita lihat sungai-sungainya besar ya ketersediaan air cukup e banyak bahkan Ee kita kadang-kadang eh setiap bulan itu selalu ada air eh selalu ada aja hujan dalam e satu bulan itu Jadi sebetulnya kita tidak tidak e kekurangan air kalau di Kalimantan tapi di daerah-daerah yang Indonesia yang lain ya misalkan di NTB NTT itu kita betul-betul eh kekurangan atau Eh pada masa-masa tertentu atau pada periode-periode u kita sangat kekurangan air oke nah Ini target kita punya target sebetulnya S sdg ya sdg itu kita punya targetdnya to Water jadi akses masyarakat terhadap sumber daya air kemudian terhadap sanitasi dan waterity bak Ibu jadi kita punya target meningkatkan waterity jadi bed sama MD dulu ya Bapak Ibu kalau m itu hanya melihat SP by gitu ya isunya Ya tapi kalau sekarang itu melihat sesuatu yang sangat komensif melihat satu Das e keseluruhan karena kita bicara sumber daya air jadi kita tidak lagi berbicara eh orang yang mendapatkan fasilitas misalkan sanitasi tidak hanya seperti itu sebetarnya Jadi kita sudah berbicara sesuatu yang sangat eh besar eh terkait dengan kualitas air Nah tadi Mungkin eh sedikit sebagai background Bapak Ibu Ya saya melihat eh pemerintah eh menyadari bahwa kita punya problem yang sangat besar terkait dengan kualitas sungai dan sekarang itu eh isu isu lingkungan sudah menjadi isu global jadi global Movement atau Eh gerakan global gitu ya masyarakat dunia sudah eh berteriak tentang Eh bagaimana lingkungan kita di masa depan bicara climate change bicara kualitas sungai dan lain-lainnya itu itu sudah menjadi Global Movement kita sulit untuk menghindari itu ya bapak ibu jadi eh saya pikir Eh sekarang pemerintah pun saya yakin eh under pressure juga bahwa eh cukup banyak negara-negara yang menuntut Indonesia untuk memperbaiki kualitas lingkungan nya ya belum kita bicara udara kemarin kita sempat ee apa kemarau panjang ee ee kebakaran hutan terjadi di Jakarta kita punya PLTU dan lain-lainnya itu isunya sangat ramai sekali Nah jadi tuntutantuntutan ini sudah semakin ee besar dan itu ee membuat pemerintah ee tampaknya mulai ee merubah gitu ya jadi mulai memperketat banyak hal Salah satunya tadi kalau di pertambangan baku mutu mulai diperketat gitu ya terlepas dari perdebatan nya Ee kita bisa diskusi panjang lebar terkait dengan itu saya pernah menulis sekali lagi bapak ibu Silakan baca ee saya coba menganalisis dua perspektif e perspektif e pemerintah dan perspektif dari perusahaan nah balik lagi ke sekarang Bapak Ibu jadi sekarang itu kita kenal yang namanya revolusi industri 4.0 dalam eh revolusi industri 4.0 Bapak Ibu nah sebetulnya di revolusi industri 4. itu infrastruktur untuk memperbaiki Bagaimana cara kita mengelola lingkungan itu sudah sudah terbuka sangat lebar sekali opsinya sudah sangat banyak sekali berbagai macam metode bisa kita terapkan sebetulnya baik dari sisi pemantauan bahkan ke pengolahan eh air air limbah kita sebetulnya jadi eh opsi-opsi itu sudah semakin eh terbuka lebar karena perkembangan teknologi sudah sangat pesat sekali beda sama beberapa tahun yang lalu Bapak Ibu Ya mungkin ini menjadi gimik yang eh Masih mahal gitu ya untuk kita beli sensor dan lain-l tapi sekarang saya pikir ee tadi yang sudah saya sampaikan bahwa di e-commerce pun Bapak Ibu bisa mendapatkan sensor yang relatif murah loh tapi kan emang bisa diterapin eh untuk sparing misalkan ya Bisa kok Bapak Ibu eh sebetulnya regulasi klhk itu tidak mengatur eh brand ya Eh harus merek tertentu harus jenis tertentu Tidak yang penting syaratnya adalah lulus uji konektivitas sebetulnya dan uji konektivitas itu sebetulnya eh lebih kepada data logernya kalau sensornya mungkin eh lebih kepada uji validasinya selama uji validasinya lulus ee sensornya bisa dipakai mau yang mereknya murah sekali bahkan yang mungkin kalau ada yang mendevelop sendiri itu bisa jadi dari sisi pemerintah sebetulnya tidak membatasi nah ini Perkembangan Bapak Ibu ya dulu kita berbicara eh steam engine gitu ya pertama kali Eh apa e teknologi yang berkembang pesat itu sejak revolusi industri Bapak Ibu ya di tahun 1784 Ya jadi itu terus berkembang teknologi sampai kepada sekarang kita bicara eh sudah revolusi industri 4.0 ya mungkin kalau eh dulu kita bicara revolusi 3.0 gitu itu sudah sebetulnya sudah bicara PLC ya Jadi saya pikir PLC itu sudah banyak dipakai di pabrik-pabrik Bapak Ibu Ya tapi memang eh satu Masih mahal masih terbatas kemudian tidak sefleksibel sekarang gitu ya Nah kalau sekarang sudah pakai 4.0 itu sudah sangat fleksibel sekali tidak PLC bukan satu-satunya pilihan eh untuk bisa kita membuat logic controllernya ya jadi eh untuk mengendalikan sesuatu jadi kita bisa menggunakan bahkan selain PLC sudah banyak sekali opsi-opsinya ya Ah ini saya pikir saya lewatin mungkin ya nanti silakan eh kita bicara lebih fokus ke sparingnya nanti Mbak Siti gitu ya Nah kalau kita bicara iop itu itu eh secara definisi sebetulnya yang eh apa ya eh dia yang menghubungkan antara eh teknologi ya dia ada teknologinya ya wireless teknologi kemudian ada mikro controllernya kemudian dia ee ada internetnya Bapak Ibu jadi dia yang berfungsi bertujuan untuk menerima data mentransform data dan mentransmit data itu secara Real Time itulah yang sekarang diadopsi kebijakan-kebijakannya kita punya misalkan eh chams ya Eh continuous emission CH monitoring system gitu kita punya sparing kalau di pemerintah Pemerintah juga punya pemantauan-pemantauan lingkungan yang lain yang menggunakan metode iot sebetulnya ya Jadi ini sudah teknologi yang ee bukan teknologi yang asing bukan teknologi yang mahal sebetulnya sudah cukup banyak teknologi-teknologi alternatif yang bisa digunakan dengan pendekatan yang sama ya iot ya Eh sama ini adalah revolusi industri eh 4.0 dalam konteks pengelolan lingkungan jadi kita sudah bicara internet of things kita bicara big data Bapak Ibu punya big data itu banyak banget ya kalau kita bicara sparing misalkan ya Eh salah satu argumentasi ketika kebijakan eh baku mutu 100 mg/l pun sebetulnya basisnya adalah big data walaupun big datanya tidak dikeluarkan Bapak Ibu ya Ee ya itu jadi satu misteri buat kita tapi setidaknya itu adalah eh Apa manfaat dari ketika kita memiliki big data kita bisa bisa membantu kita dalam eh membuat sebuah keputusan atau eh program ee di masa depan gitu ya Nah itu Itulah manfaat sebetulnya dari data jadi salah satu dari revolusi industri for Po itu adalah data sebetulnya itu adalah yang eh kalau kata Pak Jokowi data itu adalah eh new oil gitu ya eh apa eh eh minyak yang terbaru gitu ya jadi itu harta karun ee bagi eh bagi bagi dunia sekarang ini data ya nah data itu yang bisa berbicara banyak sebetulnya Nah kalau dari sisi e revolusi industri 4 Point untuk eh environmental management maka kita bisa bicara ya kalau sekarang kita punya industri 4.0 kita punya Cloud competing kita punya big data analysis kita punya internet of things kita punya sensor bla bla bla bla gitu ya kemudian kita bisa integrasikan semuanya menjadi dalam satu sistem kemudian kita bisa eh berbicara tentang environmental protection loh Contohnya apa Karena gini Bapak Ibu eh Bapak Ibu punya sparing sebetulnya ya sparing itu sebetulnya Bapak Ibu bisa manfaatkan eh contohnya untuk eh pengolahan jadi teknologi yang sama ketika menginjeksikan bahan kimia misalkan injeksi bahan kimia itu sebetulnya bisa kita injeksikan sesuai dengan kondisi air limbahnya Jadi kalau air limbahnya tss-nya sekian maka diinjeksikannya sekian ketika debitnya sekian ee maka injeksi ee bahan kimia yang diinjeksikan volumenya sekian ketika misalkan ph-nya ee sekian turun maka kita akan menambahkan eh penetral sekian e dosisnya nah algoritma itu yang sebetulnya eh yang kita coba E terapkan ke dalam ee satu industri proses industri yang EE yang yang mungkin lebih kompleks Bapak Ibu Ya memang ini sudah bukan sesuatu yang asing untuk beberapa industri besar Bapak Ibu karena tadi yang saya sampaikan bahwa di industri 3.0 eh kita sudah kenal PLC PLC itu sebetulnya sama itu kan program eh logic eh controller ya jadi eh kita mengkontrol eh variabel-variabel ya data kemudian kita kita perintahkan Misalkan seperti pompa dan lain-lainnya atau eh peralatan mekanik yang lainnya untuk bekerja sesuai dengan eh konstrain-konstrain tertentu nah itu yang terjadi atau itulah manfaat dari revolusi industri 4P Jadi sebetulnya cukup banyak manfaatnya Walaupun memang tantangan-tantangan di lapangannya masih banyak sekali ya Nah kalau di konteks Nah ini salah satu manfaatnya tadi Bapak Ibu jadi kalau kita bicara eh integrated m resources management ataupun eh dalam konteks misalkan Bapak Ibu punya eh e apa industri yang atau perusahaan yang eh industri yang banyak di beberapa lokasi Bapak Ibu bisa gunakan teknologi ini untuk memantau e side-site eh perusahaan Bapak Ibu ya Jadi kalau dia dipasang eh sensor kemudian ditransmisikan secara Real Time Bapak kita bisa memantau dari gadget kita gitu ya Ee kita bisa mendapatkan notifikasi peringatan ketika dia rendah maka kita bisa perintahkan ke operator kita untuk eh segera merespon itu agar tetap memenuhi baku mutu lingkungan Ya kurang lebih seperti itu sebetulnya eh harapan atau manfaat yang bisa kita eh kita e kita jalankan ya di era revolusi industri 4.0 ini nah ini mirip bapak ibu dengan sparing sebetulnya ya Eh intinya tapi dalam konteks kecamata eh pemerintah eh ketika pemerintah menggunakan pemantauan sparing ataupun on Limo di sungai gitu ya Nah harapannya sebetulnya eh kita bisa menjaga Eh badan air penerima kita jadi ketika dia dalam konteks perusahaan maka perusahaan bisa ada early warning system Bapak Ibu jadi ketika misalkan eh di tambang misalkan saya sampaikan ya eh di tambang itu ada misalkan tss-nya Dia ee tiba-tiba ada Spike tiba-tiba Naik eh mungkin ada hujan besar tadi pagi gitu ya Nah tiba-tiba naik maka Mak kita ada early Waring system gitu ya jadi ada peringatan bahwa ini akan ada kenaikan eh eh apa baku mutu atau sor eh konsentrasi TSS atau PH mendekati atau melampaui baku mutu gitu ya Nah sehingga kita bisa melakukan langkah-langkah yang eh untuk mencegah bahwa eh baku mutu itu bisa terlampaui kurang lebih seperti itu jadi manfaatnya sebetulnya baik gitu ya selama kita bisa melihat dari sisi operasional kita nah ini adalah ee contoh dari Smart water management system Bapak Ibu Jadi sebetulnya Ketika kita bicara Smart water management system Ya baik itu di Water treatment plan atau was water treatment plan gitu ya kita punya data yang eh punya data yang kurang lebih data itu bisa menggambarkan misalkan water quality kita gitu ya kita bisa bicara risk ya Riko misalkan ya kita bicara eh otomasi ya otomasi dari sistem pengolahan air limbah kita ya kemudian apa ee ee ya bisa jadi misalkan ada beberapa case kita bicara banjir misalkan atau ada ee kebocoran gitu ya dan lain-lainnya Nah ini salah satu eh konsep water management yang sebetulnya Bapak Ibu bisa manfaatkan dari eh sensor-sensor yang sekarang sudah sangat mudah untuk diperoleh jadi eh tidak bukan hanya melihat eh kebijakan ee misalkan tadi kalau karena konteksnya adalah sparing sparing itu karena kewajiban ya tapi kita harus melihat bahwa Oke Ee kita ada sparing kemudian apa yang bisa kita ee manfaatkan sehingga sparing ini bukan justru jadi buomang buat ee perusahaan tapi justru membantu perusahaan untuk memastikan operasional pengolahan ee air limbahnya itu bisa berjalan ee secara maksimal ya Nah mungkin ini saya singgung sedikit saja Bapak Ibu nanti silakan ee Dar Mbak si yang lebih punya banyak pengalaman terkait dengan pemantauan eh sparing ya Eh kita punya sekarang pemantauan sparing tahun 2018 tapi 2019 itu 2018 itu sebetulnya ada beberapa ee aturan yang cukup spesifik dan itu tidak fleksibel ya Ee saya lihat E tapi tahun 2019 e klhk sudah memperbaiki dan cukup fleksibel jadi teknologi apapun sebetulnya bisa digunakan untuk e pemantauan e sparing Jadi Bapak Ibu enggak usah khawatir misalkan Kalau misalkan Wah ini kok mahal banget ya Bapak Ibu punya opsi sebetulnya bisa bisa bisa cari sensor-sensor yang relatif murah nah cuman masalahnya banyak banyak juga vendor yang eh sensornya murah tapi dibayar dijualnya mahal ke perusahaan itu itu banyak sebetulnya mungkin Mbak Siti bisa cerita banyak Nanti ya Eh Yang Yang kita temui banyak seperti itu jadi eh harganya bahkan mirip dengan harga e sensor-sensor yang memang eh lebih high end gitu ya padahal harga sensornya relatif murah nah ini kewajiban dari tahun 2009 itu sudah punya perusahaan-perusahaan yang wajib melakukan pemantauan sparing Bapak Ibu ya Jadi ini statusnya wajib ya Eh walaupun misalkan di rayon eh PP and Paper Petrokimia ya oli kimia dasar kelapa sawit kemudian ada tambang emas dan tembaga tambang batu bara nah tambang batu bara itu tambang di pertambangan itu sebetulnya ee yang diwajibkan itu yang punya beban terbesar tapi sekarang sudah semua semua titik Bapak Ibu ee Walaupun memang kebijakan tertulisnya belum ada ya ini baru kebijakan verbal ya itu itu Eh ya keramaian lainnya ya diskusi panjang yang mungkin bisa yang sering kita dengar di eh forum-forum ya Nah ini eh on ya kalau on sama sparing itu sama ya Bapak Ibu Ya tapi yang dilakukanleh pemerintah sedangkan sparing itu adalah yang dilakukan ole perusahaan nah kalau teknologinya sekarang ituudah banyak bapak ibu jadi kalau kita bicara teknologi pemantan itu sebetulnya sekarang sudah berkembang pesat ya dulu bak Ibu tahu ada B ya itu sebetulnya sampkaranget perdebatangak bisaakens kena Itu makai 5ma itu kan 5 Day sebetar 5 hari kita butuh ee ee memproses ee air limbah kita selama 5 hari sehingga kita bisa menghasilkan berapa konsentrasi e bod-nya jadi Butuh waktu 5 hari sebetulnya idealnya tapi sekarang itu perkembangan sensornya sudah banyak kalau dulu kita butuh waktu ya Jadi kalau dari sisi operasional mau tahu ee air limbah kita kita baru tahunya hasilnya nanti 5 hari lagi gitu ya Jadi cukup lama terpendingnya gitu ya padahal kita butuh saat itu juga untuk mengimprove operasional kita nah ee Eh sekarang itu sudah ada sensor ya nanti mungkin B B Itu bisa e cerita banyak tentang eh sensor ini ya kita punya sensor yang namanya triptopan eh triptopan light ya Eh Flor science eh salah satu sensor yang sekarang lagi banyak penelitiannya sebetulnya salah satunya Saya sempat bertemu dengan mahasiswa S3 dari Birmingham eh membahas tentang eh sensor ini Bapak Ibu jadi penelitiannya adalah menggunakan sensor triptopan eh untuk menganalisis eh parameter organik seperti bod COD bahkan sampai ke mikro eh organisme ya Eh bakteri total gitu ya itu dianalisis menggunakan sensoring dan Hasilnya cukup eh atau sangat sangat baik sekali gitu ya kalau bapak ibu lihat yang sebelah kanan itu yang titik hijau itu adalah eh analisis laboratorium yang yang hitam dan hitam itu itu adalah analisis dari eh sensornya jadi secara real time-nya ya jadi secara sentific itu sudah proven statusnya jadi sudah banyak digunakan dan sekarang e yang menjual juga sudah banyak sekali ya Nah ini contohnya ya hubungan antara bod dan e triptopan jadi hasilnya sangat bagus sekali Bapak Ibu nah kebetulan ini yang saya ambil e sensornya dari multiprops ya Bapak Ibu jadi Bapak Ibu bisa gunain banyak sebetulnya sensornya ya jadi eh tidak hanya multipr e Sekarang bapak ibu bisa pakai single prop sebetulnya walaupun nanti mungkin Mbak Siti bisa jelaskan eh kelebihan kekurangan antara multipr dan single eh tadi Mungkin ini tidak perlu saya jelaskan ya Ee sebagai pengantar saja ini lebih kepada ee case pertambangan ya Ee Bapak Ibu ya Ee mungkin saya lewatkan saja ini contoh saja bagaimana kita memantau kegiatan dari setiap subdas ya karena di tambang itu agak berbeda Bapak Ibu ya case-nya ya kalau di tambang itu lebih ee bukanya bisa banyak dan dinamis dinamis sekali ya E beda sama manufaktur jadi ee agak sulit ketika kita ee membandingkan antara manufaktur dengan pertambangan karena Memang secara bisnis prosesnya berbeda signifikan ya ini sedikit cerita saja bagaimana ee pemantauan sparing dan pengolahan ee bagaimana kita mengontrol Nah tadi yang seperti saya bilang harusnya pemantauan sparing itu dimanfaatkan untuk kita bisa mengintegrasikan ee pemantauan kualitas air dengan kontrol pengolahan air tambangnya sehingga pengontrolan air tambang itu bisa ee diharapkan bisa ee mengefisiensikan penggunaan kapur misalkan atau ee mengefisiensikan penggunaan bahan kimia lainnya seperti keugulan eh Tawas dan lain-lainnya gitu ya harapannya seperti itu sebetulnya ya Nah ini eh penutup saja Bapak Ibu e jadi pengelolaan kualitas Sungai berbasis teknologi Sungai ataupun air limbah ya berbasis teknologi informasi telah menjadi tuntutan sebetulnya ya Eh dan tuntutan yang ke depan pasti akan semakin e tinggi Bapak Ibu ini sesuatu yang sulit kita hindari karena teknologinya juga sudah proven dan semakin ke sini sudah semakin terjangkau gitu ya dari sisi cost sehingga ee ini biasanya ini pasti akan jadi apa ee permintaan dari pemerintah untuk ee dipasangkan oleh EE perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia nah harapannya apa Sebetulnya saya memprediksi Bapak Ibu ini Prediksi saya bapak ibu ya Eh tampaknya memang arahnya nanti ke depan eh akan ada yang namanya total Maximum daily load walaupun ini masih PR panjang ya Jadi setiap Sungai Satu Das itu ada eh namanya total maksimum daily load jadi beban maksimumnya Jadi kalau misalkan tmdl ini sebetulnya kalau sudah ada sebetulnya bisa mempermudah persetujuan teknis Bapak Ibu sebetulnya cuman masalahnya ee kajian ini belum ada di Kementerian ya jadi sehingga Bapak Ibu kan diminta melakukan kajian sendiri ya Ee dan itu Setiap perusahaan bisa beda-beda Nah itu problem dari persetujian teknis dan saya juga sudah sempat nulis eh satu artikel pendek opini saya terkait dengan eh pertek dan sparing tadi ya Bapak Ibu ya Ee kalau mau dibaca Bapak Ibu mungkin bisa akses ke website atau ke linkinnya ges ya Ee rasanya teman-teman ges sudah publish itu mungkin itu dari saya Mbak Nurul eh Mbak Janah eh terima kasih Bapak Ibu saya cuma sebagai pengantar saja ee mudah-mudahan nanti Mbak Siti bisa menjelaskan lebih lengkap lagi terima [Musik] kasih [Musik]