Transcript
67_4aOp6EEw • Webinar Pemantauan Sparing - Disruptif Teknologi dan Pengelolaan Kualitas Lingkungan
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ganecaenvironmentalservice/.shards/text-0001.zst#text/0026_67_4aOp6EEw.txt
Kind: captions
Language: id
eh baik Bismillahirrahmanirrahim
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat siang Bapak Ibu
eh semoga
dalam keadaan sehat semua untuk kita
semua ya Eh terima kasih Mbak Jana atas
perkenalannya dan terima kasih juga eh
Mbak Siti eh untuk pemaparannya nanti
eh mungkin saya mohon izin share screen
ya Bapak Ibu perkenalkan dulu Nama saya
muhammadwan Eh saya adalah
eh staf di kelompok alian rekayasa air
dan limbah cair Fakultas Teknik siil dan
lingkungan eh mungkin saya enggak akan
bicara spesifik tentang sparing ya Bapak
Ibu Ya karena bagi saya sparing ini eh
seperti tadi pak sempat sampaikan ya Eh
cukup ramai sebetulnya e terlebih lagi
sejak tahun 2023 ini ada kebijakan yang
memang saya saya sempat tulis di Linkin
gitu ya Ada artikel yang saya sempat
tulis kemudian ternyata diposting sama
teman-teman g eh terkait dengan
bagaimana menanggapi ee kebijakan dua
kebijakan yang di tahun 2023 ini membuat
ee ramai eh khususnya di industri
pertambangan Bapak Ibu ya Eh yang
pertama itu adalah eh baku mutu total
suspended Solid kita yang semakin ketat
di 100 mg perlit kemudian ada kewajiban
eh pemantauan sparing di semua titik eh
compliance point kita gitu ya di titik
penatan kita semua nah ini ini cukup
ramai
eh cukup apa kelu kesahnya cukup ee
banyak sekali karena ini pasti akan
ee merubah atau ee menambah kos
operasional bapak ibu semua ya yang
sudah menyampaikan rkab pasti harus eh
menambah aspek pembiayaan dari kegiatan
pemantauan sparing Nah mungkin nanti eh
silakan Bapak Ibu bisa diskusi nanti ee
dengan Mbak Siti ya Eh terkait dengan
pemantauan sparing Saya mungkin ee lebih
bicara yang lebih makro eh tantangannya
seperti apa Apa karena kita sudah ada di
era yang memang eranya seperti itu Bapak
Ibu jadi kita berada pada era yang
EE teknologi itu yang kita sebut sebagai
internet of things itu sudah sudah
sangat eh berkembang dengan pesat gitu
ya eah Itulah kenapa saya memberikan eh
judul di dalam materi saya itu adalah
disruptif teknologi terhadap pengelolaan
kualitas lingkungan ini ini ini sesuatu
yang sulit kita hindari sebetulnya bahwa
perkembangan teknologi yang saat ini
yang mungkin 5 10 tahun yang lalu itu
kita masih bertanya-tanya ini untuk apa
ini ee ini merupakan biaya yang atau
suatu kegiatan yang tidak diperlukan
karena kita masih bisa melakukan itu
secara manual gitu Ya nah tapi kalau
sekarang dan dulu mungkin teknologinya
masih sangat mahal gitu ya tapi sekarang
e teknologi ini sesuatu yang EE sekarang
sudah di banyak dipakai oleh EE banyak
negara karena memang teknologi ini sudah
berkembang sangat pesat
infrastrukturnya mulai dari upstream
sampai downstream itu sudah lengkap
Bapak Ibu jaringan internet juga sudah
semakin mudah dibandingkan zaman dulu
gitu ya sedangkan device-nya pun atau
sensor-sensor itu sudah berkembang
sangat pesat dari yang mulai yang
mungkin yang high end-nya mulai yang
dari yang mungkin e relatif mahal gitu
ya sampai yang Bapak Ibu cari di
e-commerce ya di Tokopedia shopee atau
di di apa
eh situs-situs belanja lainnya Saya
yakin e banyak atau mudah untuk
menemukan sensor-sensor yang EE untuk
pemantauan lingkungan ini ya dan dan
klhk tidak menutup eh ruang untuk kita
bisa menggunakan teknologi-teknologi
yang sederhana yang penting memenuhi
ketentuan-ketentuan atau
prosedur-prosedur yang ada di eh
Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan Oke Bapak Ibu Eh jadi itu
bapak ibu Itulah kenapa saya mencoba
mengambil topik eh disruptif ya nanti
eh Mbak Siti yang akan cerita lebih
banyak karena beliau yang lebih
berpengalaman ee banyak terkait dengan
pemantauan sparing Nah mungkin
pertanyaannya Kenapa sih saya Saya ingin
melihat dari kacamata pemerintah ya
Bapak Ibu ya eh di satu artikel kalau
bapak ibu lihat di mungkin di e
linkinnya ges itu ada tulisan saya ya
saya mencoba melihat dua perspektif eh
perspektif dari perusahaan dan
perspektif dari dari pemerintah nah hari
ini mungkin saya coba melihat e
perspektifnya dari perspektif e
pemerintah ya Bapak Ibu ya Walaupun
memang Eh bisa jadi pemerintah punya
alasan atau Reason yang lain tapi
mungkin eh saya melih dari kacamata
akademisi atau kami yang ada di
kampus Nah mungkin kita balik dulu
sesuatu yang basic Bapak Ibu Ya kita
kita e masih memiliki regulasi terkait
dengan Sungai ya walaupun sekarang kita
sudah punya PP 22
tahun21 Bapak Ibu ya Eh tapi
inipengetahuan saya masih berlaku
tentang sungai 38 tahun 2011 Saya hanya
ingin melihat definisi dari sungai Bapak
Ibu e sungai di berdasarkan peraturan
pemerintah tersebut e definisikan
sebagai alur atau wadah air alami dan
atau buatan ya berupa Sean pengaliran
Air beserta air di dalamnya mulai dari
hulu dari upstream sampai ke muaranya ke
downstreamnya dengan dibatasi kanan dan
kiri oleh garis padannya nah ini adalah
terminologi yang masih kita pakai e
sampai saat ini Nah ada pasal 3 di
Peraturan Pemerintah 38 ini ya itu
terkait dengan eh eh pengelolaan Sungai
Bapak Ibu jadi pengelolaan sungai itu
harus dilakukan secara menyeluruh dan
terpadu
dan berwawasan lingkungan dengan tujuan
untuk mewujudkan kemanfaatan fungsi
sungai dan EE yang berkelanjutan nah ini
amanah juga sebetulnya dari e
undang-undang 17 tahun 2019 ya tentang
sumber daya air ya Eh nah ini ini masih
masih masih kita pakai sebetul ya Dan
saya pikir eh kita masih punya banyak
masalah dengan ee sungai-sungai yang ada
di Indonesia di kota-kota besar Bapak
Ibu Ya saya pikir kita sudah cukup sulit
untuk menemukan ee di Indonesia Sungai
yang memang eh secara naturalnya dia
punya kondisi yang yang baik ya Nah
kalau kita lihat dulu ya E kita secara
basic dulu dan saya pikir ini pelajaran
dari sejak kita SD Bapak Ibu ya bahwa
kita itu sebetulnya sampai saat ini
menggunakan atau mengkonsumsi air itu
dari air permukaan Bapak Ibu sedangkan
kalau kita bagi lagi ya dari total
Global water atau total air yang ada di
dunia ini fresh water itu hanya 2,5%nya
saja sedangkan yang di ee lautan ya
danau yang ee apa ee ee ee asin gitu ya
Ee itu mencapai
96,5% Bapak Ibu jadi ternyata sedikit
aja dari air yang air yang bisa kita
manfaatkan di bumi ini gitu ya Nah dari
2,5% ini itu hanya 1,2%-nya itu adalah
air eh fresh ya fresh water atau air eh
permukaan gitu ya dari sungai dan
lain-lainnya yang lainnya itu 3 20,1%
itu ground water bapak ibu jadi eh air
di kita itu dominannya dari eh salah
satu dari ground water khususnya dari
tropis ya Bapak Ibu atau sebagian besar
di secara dunia secara global itu ee
lebih banyak di eh apa berupanya S gitu
ya
68,7% itu berupa S jadi sangat sedikit
sekali sebetulnya eh Surface eh water
yang bisa kita manfaatkan untuk
kebutuhan hidup kita nah sedangkan eh
kalau kita pecah lagi 1,2% dari air
permukaan ini itu
ee 60% 69%nya ya Eh beku ya dia dalam
bentuk Ais gitu ya kemudian ada yang
20,9% ada di danau dan kalau kita lihat
di sungainya itu hanya 0,49 jadi kecil
sekali 0,49 dari 1,2% dari 2,5% fresh
water yang ada di dunia Jadi kita itu
sebetulnya eh sangat terbatas eh sumber
daya air kita jika kita melihat Apalagi
kita bandingkan dengan populasi ee
manusia yang ee terus bertumbuh ee dari
tahun ke tahun nah sedangkan tantangan
kita itu banyak bapak ibu jadi kalau
kita lihat eh kontribusi eh pencemar
dari yang Major ya di satu Das itu
sekarang sudah macam-macam bapak ibu ya
Nanti saya tapi bisa bisa berargumentasi
ya terkait dengan eh apa sih sebetulnya
e polutan yang paling dominan yang
memberikan kontribusi terhadap kualitas
Sungai kita ya kalau kita lihat datanya
di sebentar e lewat ini saya
loncat-loncat bapak ibu ya Nah kalau
kita lihat data dari
beberapamber dari beberapa sungai yang
ada
dionesiaitar berantas ya ini saya ambil
dari Pak Bu ini dari k sekarang Bel
di sebetulnya Del atau50% lebih
sebetulnya kuitas suai kita tergangu
atau teremar ya itu karena sumbernya
dari domestik jadi kegiatan masyarakat
sebetar kegiatan Kita sebetar sebagai
manusia gitu ya Nah kalau industri itu
sebetulnya kecil saja ya 6% atau e dari
eh apa dari livest ya dari eh e sapi dan
teman-temannya itu hanya 4% dari
Agriculture itu hanya 6% untuk di
Ciliwung di Musi pun 48% di Citarum itu
59% di Brantas itu 47% Jadi sebetulnya
eh di domestik sebetulnya ya Tapi kan
tadi ya Bapak Ibu Ya kalau kalau dari
kacamata
ee pengaturan paling mudah mengelola e
industri dibandingkan dari masyarakat
karena masyarakat ini kan sebetulnya
tanggung jawabnya tanggung jawab
pemerintah dan ini memang sangat e aspek
sosialnya sangat e besar dan biayanya
sangat mahal sekali jadi kita pemerintah
pupr sebetulnya secara bertahap terus
memperbaiki pengelolaan Dar domestik eh
kita ya semakin ke sini semakin membaik
e semakin ter kola dengan baik Nah
itulah yang terjadi di daerah ee Sungai
kita ya Bapak Ibu jadi isu-isunya banyak
sekali mulai dari permukiman ada
deforestasi ya jadi deforestasi itu
pasti akan berdampak ya Bapak Ibu
eh deforestasi berdampak misalkan e
tingkat kekeruhan dari sungai itu juga
akan semakin semakin tinggi karena tidak
di eh airunofnya tidak dikelola dan
tentu akan berdampak dengan eh banjir ya
belum ditambah dengan tadi isu climate
change dan lainlainnya belum lagi Solid
was Bapak Ibu ini masalah yang saya
pikir banyak sekali di e kita dan belum
selesai-selesai juga ya waste water sama
tadi tapi teman-teman pupr sedang
berjuang atau bekerja keras untuk
menyelesaikan e waste water Ini oke Ya
nah ini saya ambil contoh saja Bapak Ibu
ya bagaimana pertumbuhan eh case
pertumbuhan urbanisasi perkembangan
urbanisasi yang ada di eh Jakarta dan
sekitarnya ya sebelah kiri Ini Jakarta
sebelah kanan ini Bandung bapak ibu jadi
Bapak Ibu bisa lihat di tahun 2000 yang
yang merah itu itu adalah Urban areanya
bapak ibu tapi di tahun 2025 itu
diprediksi Jakarta itu jadi megapolitan
yang e meliputi area yang sangat luas
sebetulnya dan bisa kita bisa bayangin
Bagaimana impactnya terhadap eh sumber
daya air kita yang ada yang memotong ee
kota Jakarta dan sekitarnya Nah kalau
yang sebelah kanan ini adalah kota
Bandung bapak ibu ini Kota Bandung
Bandung itu betul-betul ee kawasan yang
eh tidak hanya dari permukiman saja kami
punya ee eh apa peternakan yang sangat
banyak di das yang kita sebut sebagai
Citarum ya kalau bapak ibu mungkin kenal
beberapa tahun lalu Citarum itu
menyandang predikat ee Sungai terkotor
di dunia ya tapi sekarang kerja keras
pemerintah itu kelihatan Bapak Ibu jadi
sekarang sudah semakin membaik Walaupun
memang masih ya Bapak Ibu Ya masih masih
banyak pr-nya tapi sekarang better lah
dibandingkan dengan beberapa tahun yang
lalu kita juga punya tekstil tekstil
memang banyak sekali di ee area Jawa
Barat ya khususnya Bapak Ibu di Das
Citarum itu kita punya banyak sekali
industri ee industri tekstil bisa
ratusan bahkan mungkin bisa eh berapa Eh
mungkin saya pikir lebih dari 300
industri tekstil yang ada di sepanjang
Sungai Citarum
oke nah ini
Eh saya hanya sedikit melihatkan ee
ketersediaan air yang EE ada di
Indonesia Bapak Ibu Ya mungkin nah ini
kabar baiknya kalau bagi teman-teman di
Kalimantan ya Kalimantan itu sebetul
banyak banget ya airnya ya Bapak Ibu Ya
karena Ee Kita lihat sungai-sungainya
besar ya ketersediaan air cukup e banyak
bahkan Ee kita kadang-kadang eh setiap
bulan itu selalu ada air eh selalu ada
aja hujan dalam e satu bulan itu Jadi
sebetulnya kita tidak tidak e kekurangan
air kalau di Kalimantan tapi di
daerah-daerah yang Indonesia yang lain
ya misalkan di NTB NTT itu kita
betul-betul eh kekurangan atau Eh pada
masa-masa tertentu atau pada
periode-periode u kita sangat kekurangan
air
oke nah Ini target kita punya target
sebetulnya S sdg ya sdg itu kita punya
targetdnya to Water jadi akses
masyarakat terhadap sumber daya
air kemudian terhadap sanitasi dan
waterity bak Ibu jadi kita punya target
meningkatkan waterity jadi bed sama MD
dulu ya Bapak Ibu kalau m itu hanya
melihat SP by gitu ya isunya Ya tapi
kalau sekarang itu melihat sesuatu yang
sangat komensif melihat satu Das e
keseluruhan karena kita bicara sumber
daya air jadi kita tidak lagi berbicara
eh orang yang mendapatkan fasilitas
misalkan sanitasi tidak hanya seperti
itu sebetarnya Jadi kita sudah berbicara
sesuatu yang sangat eh besar eh terkait
dengan kualitas air Nah tadi Mungkin eh
sedikit sebagai background Bapak Ibu Ya
saya melihat eh pemerintah eh menyadari
bahwa kita punya problem yang sangat
besar terkait dengan kualitas sungai dan
sekarang itu eh isu isu lingkungan sudah
menjadi isu global jadi global Movement
atau Eh gerakan global gitu ya
masyarakat dunia sudah eh berteriak
tentang Eh bagaimana lingkungan kita di
masa depan bicara climate change bicara
kualitas sungai dan lain-lainnya itu itu
sudah menjadi Global Movement kita sulit
untuk menghindari itu ya bapak ibu jadi
eh saya pikir Eh sekarang pemerintah pun
saya yakin eh under pressure juga bahwa
eh cukup banyak negara-negara yang
menuntut Indonesia untuk memperbaiki
kualitas lingkungan nya ya belum kita
bicara udara kemarin kita sempat ee apa
kemarau panjang ee ee kebakaran hutan
terjadi di Jakarta kita punya PLTU dan
lain-lainnya itu isunya sangat ramai
sekali Nah jadi tuntutantuntutan ini
sudah semakin ee besar dan itu ee
membuat pemerintah ee tampaknya mulai
ee merubah gitu ya jadi mulai
memperketat banyak hal Salah satunya
tadi kalau di pertambangan baku mutu
mulai diperketat gitu ya terlepas dari
perdebatan nya Ee kita bisa diskusi
panjang lebar terkait dengan itu saya
pernah menulis sekali lagi bapak ibu
Silakan baca
ee saya coba menganalisis dua perspektif
e perspektif e pemerintah dan perspektif
dari perusahaan nah balik lagi ke
sekarang Bapak Ibu jadi sekarang itu
kita kenal yang namanya revolusi
industri 4.0 dalam eh revolusi industri
4.0 Bapak Ibu nah sebetulnya di revolusi
industri 4. itu infrastruktur untuk
memperbaiki Bagaimana cara kita
mengelola lingkungan itu sudah sudah
terbuka sangat lebar sekali opsinya
sudah sangat banyak sekali berbagai
macam metode bisa kita terapkan
sebetulnya baik dari sisi pemantauan
bahkan ke pengolahan eh air air limbah
kita sebetulnya jadi
eh opsi-opsi itu sudah semakin eh
terbuka lebar karena perkembangan
teknologi sudah sangat pesat sekali beda
sama beberapa tahun yang lalu Bapak Ibu
Ya mungkin ini menjadi gimik yang
eh Masih mahal gitu ya untuk kita beli
sensor dan lain-l tapi sekarang saya
pikir ee tadi yang sudah saya sampaikan
bahwa di e-commerce pun Bapak Ibu bisa
mendapatkan sensor yang relatif murah
loh tapi kan emang bisa diterapin eh
untuk sparing misalkan ya Bisa kok Bapak
Ibu eh sebetulnya regulasi klhk itu
tidak mengatur
eh brand ya Eh harus merek tertentu
harus jenis tertentu Tidak yang penting
syaratnya adalah lulus uji konektivitas
sebetulnya dan uji konektivitas itu
sebetulnya eh lebih kepada data logernya
kalau sensornya mungkin eh lebih kepada
uji validasinya selama uji validasinya
lulus ee sensornya bisa dipakai mau yang
mereknya murah sekali bahkan yang
mungkin kalau ada yang mendevelop
sendiri itu bisa jadi dari sisi
pemerintah sebetulnya tidak
membatasi nah ini Perkembangan Bapak Ibu
ya dulu kita berbicara eh steam engine
gitu ya pertama kali Eh apa e teknologi
yang berkembang pesat itu sejak revolusi
industri Bapak Ibu ya di tahun 1784 Ya
jadi itu terus berkembang teknologi
sampai kepada sekarang kita bicara eh
sudah revolusi industri 4.0 ya mungkin
kalau eh dulu kita bicara revolusi 3.0
gitu itu sudah sebetulnya sudah bicara
PLC ya Jadi saya pikir PLC itu sudah
banyak dipakai di pabrik-pabrik Bapak
Ibu Ya tapi memang eh satu Masih mahal
masih terbatas kemudian tidak
sefleksibel sekarang gitu ya Nah kalau
sekarang sudah pakai 4.0 itu sudah
sangat fleksibel sekali tidak PLC bukan
satu-satunya pilihan eh untuk bisa kita
membuat logic controllernya ya jadi eh
untuk mengendalikan sesuatu jadi kita
bisa menggunakan bahkan selain PLC sudah
banyak sekali opsi-opsinya ya Ah ini
saya pikir saya lewatin mungkin ya nanti
silakan eh kita bicara lebih fokus ke
sparingnya nanti Mbak Siti gitu ya Nah
kalau kita bicara iop itu itu eh secara
definisi sebetulnya yang eh apa ya eh
dia yang menghubungkan antara eh
teknologi ya dia ada teknologinya ya
wireless teknologi kemudian ada mikro
controllernya kemudian dia ee ada
internetnya Bapak Ibu jadi dia yang
berfungsi bertujuan untuk menerima data
mentransform data dan mentransmit data
itu secara Real Time itulah yang
sekarang diadopsi kebijakan-kebijakannya
kita punya misalkan eh chams ya Eh
continuous emission CH monitoring system
gitu kita punya sparing kalau di
pemerintah Pemerintah juga punya
pemantauan-pemantauan lingkungan yang
lain yang menggunakan metode iot
sebetulnya ya Jadi ini sudah teknologi
yang ee bukan teknologi yang asing bukan
teknologi yang mahal sebetulnya sudah
cukup banyak teknologi-teknologi
alternatif yang bisa digunakan dengan
pendekatan yang sama ya iot ya
Eh sama ini adalah revolusi industri eh
4.0 dalam konteks pengelolan lingkungan
jadi kita sudah bicara internet of
things kita bicara big data Bapak Ibu
punya big data itu banyak banget ya
kalau kita bicara sparing misalkan ya Eh
salah satu argumentasi ketika kebijakan
eh baku mutu 100 mg/l pun sebetulnya
basisnya adalah big data walaupun big
datanya tidak dikeluarkan Bapak Ibu ya
Ee ya itu jadi satu misteri buat kita
tapi setidaknya itu adalah
eh Apa manfaat dari ketika kita memiliki
big data kita bisa bisa membantu kita
dalam eh membuat sebuah keputusan atau
eh program ee di masa depan gitu ya Nah
itu Itulah manfaat sebetulnya dari data
jadi salah satu dari revolusi industri
for Po itu adalah data sebetulnya itu
adalah yang eh kalau kata Pak Jokowi
data itu adalah eh new oil gitu ya eh
apa eh eh minyak yang terbaru gitu ya
jadi itu harta karun ee bagi eh bagi
bagi dunia sekarang ini data ya nah data
itu yang bisa berbicara banyak
sebetulnya Nah kalau dari sisi e
revolusi industri 4 Point untuk eh
environmental management maka kita bisa
bicara ya kalau sekarang kita punya
industri 4.0 kita punya Cloud competing
kita punya big data analysis kita punya
internet of things kita punya sensor bla
bla bla bla gitu ya kemudian kita bisa
integrasikan semuanya menjadi dalam satu
sistem kemudian kita bisa eh berbicara
tentang environmental protection loh
Contohnya apa Karena gini Bapak Ibu eh
Bapak Ibu punya sparing sebetulnya ya
sparing itu sebetulnya Bapak Ibu bisa
manfaatkan eh contohnya untuk eh
pengolahan jadi teknologi yang sama
ketika menginjeksikan bahan kimia
misalkan injeksi bahan kimia itu
sebetulnya bisa kita injeksikan sesuai
dengan kondisi air limbahnya Jadi kalau
air limbahnya tss-nya sekian maka
diinjeksikannya sekian ketika debitnya
sekian ee maka injeksi ee bahan kimia
yang diinjeksikan volumenya sekian
ketika misalkan ph-nya ee sekian turun
maka kita akan menambahkan eh penetral
sekian e dosisnya nah algoritma itu yang
sebetulnya eh yang kita coba E terapkan
ke dalam ee satu industri proses
industri yang EE yang yang mungkin lebih
kompleks Bapak Ibu Ya memang ini sudah
bukan sesuatu yang asing untuk beberapa
industri besar Bapak Ibu karena tadi
yang saya sampaikan bahwa di industri
3.0 eh kita sudah kenal PLC PLC itu
sebetulnya sama itu kan program eh logic
eh controller ya jadi eh kita
mengkontrol eh variabel-variabel ya data
kemudian kita kita perintahkan Misalkan
seperti pompa dan lain-lainnya atau eh
peralatan mekanik yang lainnya untuk
bekerja sesuai dengan eh
konstrain-konstrain tertentu nah itu
yang terjadi atau itulah manfaat dari
revolusi industri 4P Jadi sebetulnya
cukup banyak manfaatnya Walaupun memang
tantangan-tantangan di lapangannya masih
banyak sekali
ya Nah kalau di konteks Nah ini salah
satu manfaatnya tadi Bapak Ibu jadi
kalau kita bicara eh integrated m
resources management ataupun eh dalam
konteks misalkan Bapak Ibu punya eh e
apa industri yang atau perusahaan yang
eh industri yang banyak di beberapa
lokasi Bapak Ibu bisa gunakan teknologi
ini untuk memantau e side-site eh
perusahaan Bapak Ibu ya Jadi kalau dia
dipasang eh sensor kemudian
ditransmisikan secara Real Time Bapak
kita bisa memantau dari gadget kita gitu
ya Ee kita bisa mendapatkan notifikasi
peringatan ketika dia rendah maka kita
bisa perintahkan ke operator kita untuk
eh segera merespon itu agar tetap
memenuhi baku mutu lingkungan Ya kurang
lebih seperti itu sebetulnya eh harapan
atau manfaat yang bisa kita
eh kita e kita jalankan ya di era
revolusi industri 4.0 ini nah ini mirip
bapak ibu dengan sparing sebetulnya ya
Eh intinya tapi dalam konteks kecamata
eh pemerintah eh ketika pemerintah
menggunakan pemantauan sparing ataupun
on Limo di sungai gitu ya Nah harapannya
sebetulnya eh kita bisa menjaga
Eh badan air penerima kita jadi ketika
dia dalam konteks perusahaan maka
perusahaan bisa ada early warning system
Bapak Ibu jadi ketika misalkan eh di
tambang misalkan saya sampaikan ya eh di
tambang itu ada misalkan tss-nya Dia ee
tiba-tiba ada Spike tiba-tiba Naik eh
mungkin ada hujan besar tadi pagi gitu
ya Nah tiba-tiba naik maka Mak kita ada
early Waring system gitu ya jadi ada
peringatan bahwa ini akan ada kenaikan
eh eh apa baku mutu atau sor eh
konsentrasi TSS atau PH mendekati atau
melampaui baku mutu gitu ya Nah sehingga
kita bisa melakukan langkah-langkah yang
eh untuk mencegah bahwa eh baku mutu itu
bisa terlampaui kurang lebih seperti itu
jadi manfaatnya sebetulnya baik gitu ya
selama kita bisa melihat dari sisi
operasional kita nah ini adalah ee
contoh dari Smart water management
system Bapak Ibu Jadi sebetulnya Ketika
kita bicara Smart water management
system Ya baik itu di Water treatment
plan atau was water treatment plan gitu
ya kita punya data yang eh punya data
yang kurang lebih data itu bisa
menggambarkan misalkan water quality
kita gitu ya kita bisa bicara risk ya
Riko misalkan ya kita bicara eh otomasi
ya otomasi dari sistem pengolahan air
limbah kita ya kemudian apa ee
ee ya bisa jadi misalkan ada beberapa
case kita bicara banjir misalkan atau
ada ee kebocoran gitu ya dan
lain-lainnya Nah ini salah satu eh
konsep water management yang sebetulnya
Bapak Ibu bisa manfaatkan dari eh
sensor-sensor yang sekarang sudah sangat
mudah untuk diperoleh jadi
eh tidak bukan hanya melihat eh
kebijakan ee misalkan tadi kalau karena
konteksnya adalah sparing sparing itu
karena kewajiban ya tapi kita harus
melihat bahwa Oke Ee kita ada sparing
kemudian apa yang bisa kita ee
manfaatkan sehingga sparing ini bukan
justru jadi buomang buat ee perusahaan
tapi justru membantu perusahaan untuk
memastikan operasional pengolahan ee air
limbahnya itu bisa berjalan ee secara
maksimal ya Nah mungkin ini saya
singgung sedikit saja Bapak Ibu nanti
silakan
ee Dar Mbak si yang lebih punya banyak
pengalaman terkait dengan pemantauan eh
sparing ya Eh kita punya sekarang
pemantauan sparing tahun 2018 tapi 2019
itu 2018 itu sebetulnya ada beberapa ee
aturan yang cukup spesifik dan itu tidak
fleksibel ya Ee saya lihat E tapi tahun
2019 e klhk sudah memperbaiki dan cukup
fleksibel jadi teknologi apapun
sebetulnya bisa digunakan untuk e
pemantauan e sparing Jadi Bapak Ibu
enggak usah khawatir misalkan Kalau
misalkan Wah ini kok mahal banget ya
Bapak Ibu punya opsi sebetulnya bisa
bisa bisa cari sensor-sensor yang
relatif murah nah cuman masalahnya
banyak banyak juga vendor yang eh
sensornya murah tapi dibayar dijualnya
mahal ke perusahaan itu itu banyak
sebetulnya mungkin Mbak Siti bisa cerita
banyak Nanti ya Eh Yang Yang kita temui
banyak seperti itu jadi eh harganya
bahkan mirip dengan harga e
sensor-sensor yang memang eh lebih high
end gitu ya padahal harga sensornya
relatif murah nah ini kewajiban dari
tahun 2009 itu sudah punya
perusahaan-perusahaan yang wajib
melakukan pemantauan sparing Bapak Ibu
ya Jadi ini statusnya wajib ya
Eh walaupun misalkan di rayon eh PP and
Paper Petrokimia ya oli kimia dasar
kelapa sawit kemudian ada tambang emas
dan tembaga tambang batu bara nah
tambang batu bara itu tambang di
pertambangan itu sebetulnya ee yang
diwajibkan itu yang punya beban terbesar
tapi sekarang sudah semua semua titik
Bapak Ibu ee Walaupun memang kebijakan
tertulisnya belum ada ya ini baru
kebijakan verbal ya itu itu
Eh ya keramaian lainnya ya diskusi
panjang yang mungkin bisa yang sering
kita dengar di eh forum-forum ya Nah ini
eh on ya kalau on sama sparing itu sama
ya Bapak Ibu Ya tapi yang dilakukanleh
pemerintah sedangkan sparing itu adalah
yang dilakukan ole
perusahaan nah kalau teknologinya
sekarang ituudah banyak bapak ibu jadi
kalau kita bicara teknologi pemantan itu
sebetulnya sekarang sudah berkembang
pesat ya dulu bak Ibu tahu ada B ya itu
sebetulnya sampkaranget
perdebatangak
bisaakens kena Itu
makai 5ma itu kan 5 Day sebetar 5 hari
kita butuh ee ee memproses ee air limbah
kita selama 5 hari sehingga kita bisa
menghasilkan berapa konsentrasi e
bod-nya jadi Butuh waktu 5 hari
sebetulnya idealnya tapi sekarang itu
perkembangan sensornya sudah banyak
kalau dulu kita butuh waktu ya Jadi
kalau dari sisi operasional mau tahu ee
air limbah kita kita baru tahunya
hasilnya nanti 5 hari lagi gitu ya Jadi
cukup lama terpendingnya gitu ya padahal
kita butuh saat itu juga untuk
mengimprove operasional kita nah ee Eh
sekarang itu sudah ada sensor ya nanti
mungkin B B Itu bisa e cerita banyak
tentang eh sensor ini ya kita punya
sensor yang namanya triptopan
eh triptopan light ya Eh Flor science eh
salah satu sensor yang sekarang lagi
banyak penelitiannya sebetulnya salah
satunya Saya sempat bertemu dengan
mahasiswa S3 dari Birmingham eh membahas
tentang eh sensor ini Bapak Ibu jadi
penelitiannya adalah menggunakan sensor
triptopan eh untuk menganalisis eh
parameter organik seperti bod COD bahkan
sampai ke mikro eh organisme ya Eh
bakteri total gitu ya itu
dianalisis menggunakan sensoring dan
Hasilnya cukup eh atau sangat sangat
baik sekali gitu ya kalau bapak ibu
lihat yang sebelah kanan itu yang titik
hijau itu adalah eh analisis
laboratorium yang yang hitam dan hitam
itu itu adalah analisis dari eh
sensornya jadi secara real time-nya ya
jadi secara sentific itu sudah proven
statusnya jadi sudah banyak digunakan
dan sekarang e yang menjual juga sudah
banyak sekali ya Nah ini contohnya ya
hubungan antara bod dan e triptopan jadi
hasilnya sangat bagus sekali Bapak Ibu
nah kebetulan ini yang saya ambil e
sensornya dari multiprops ya Bapak Ibu
jadi Bapak Ibu bisa gunain banyak
sebetulnya sensornya ya jadi
eh tidak hanya multipr e Sekarang bapak
ibu bisa pakai single prop sebetulnya
walaupun nanti mungkin Mbak Siti bisa
jelaskan eh kelebihan kekurangan antara
multipr dan single
eh tadi Mungkin ini tidak perlu saya
jelaskan ya Ee sebagai pengantar saja
ini lebih kepada ee case pertambangan ya
Ee Bapak Ibu ya Ee mungkin saya lewatkan
saja ini contoh saja bagaimana kita
memantau kegiatan dari setiap subdas ya
karena di tambang itu agak berbeda Bapak
Ibu ya case-nya ya kalau di tambang itu
lebih ee bukanya bisa banyak dan dinamis
dinamis sekali ya E beda sama manufaktur
jadi ee agak sulit ketika kita ee
membandingkan antara manufaktur dengan
pertambangan karena Memang secara bisnis
prosesnya berbeda signifikan ya ini
sedikit cerita saja bagaimana ee
pemantauan sparing dan pengolahan ee
bagaimana kita mengontrol Nah tadi yang
seperti saya bilang harusnya pemantauan
sparing itu dimanfaatkan untuk kita bisa
mengintegrasikan ee pemantauan kualitas
air dengan kontrol pengolahan air
tambangnya sehingga pengontrolan air
tambang itu bisa ee diharapkan bisa ee
mengefisiensikan penggunaan kapur
misalkan atau ee mengefisiensikan
penggunaan bahan kimia lainnya seperti
keugulan eh Tawas dan lain-lainnya gitu
ya harapannya seperti itu sebetulnya ya
Nah ini eh penutup saja Bapak Ibu e jadi
pengelolaan kualitas Sungai berbasis
teknologi Sungai ataupun air limbah ya
berbasis teknologi informasi telah
menjadi tuntutan sebetulnya ya Eh dan
tuntutan yang ke depan pasti akan
semakin e tinggi Bapak Ibu ini sesuatu
yang sulit kita hindari karena
teknologinya juga sudah proven dan
semakin ke sini sudah semakin terjangkau
gitu ya dari sisi cost sehingga ee ini
biasanya ini pasti akan jadi apa ee
permintaan dari pemerintah untuk
ee dipasangkan oleh EE
perusahaan-perusahaan yang ada di
Indonesia nah harapannya apa Sebetulnya
saya memprediksi Bapak Ibu ini Prediksi
saya bapak ibu ya
Eh tampaknya memang arahnya nanti ke
depan eh akan ada yang namanya total
Maximum daily load walaupun ini masih PR
panjang ya Jadi setiap Sungai Satu Das
itu ada eh namanya total maksimum daily
load jadi beban maksimumnya Jadi kalau
misalkan tmdl ini sebetulnya kalau sudah
ada sebetulnya bisa mempermudah
persetujuan teknis Bapak Ibu sebetulnya
cuman masalahnya ee kajian ini belum ada
di Kementerian ya jadi sehingga Bapak
Ibu kan diminta melakukan kajian sendiri
ya Ee dan itu Setiap perusahaan bisa
beda-beda Nah itu problem dari
persetujian teknis dan saya juga sudah
sempat nulis eh satu artikel pendek
opini saya terkait dengan eh pertek dan
sparing tadi ya Bapak Ibu ya Ee kalau
mau dibaca Bapak Ibu mungkin bisa akses
ke website atau ke linkinnya ges ya Ee
rasanya teman-teman ges sudah publish
itu mungkin itu dari saya Mbak Nurul eh
Mbak Janah eh terima kasih Bapak Ibu
saya cuma sebagai pengantar saja ee
mudah-mudahan nanti Mbak Siti bisa
menjelaskan lebih lengkap lagi terima
[Musik]
kasih
[Musik]