Webinar Pertek Air Limbah - Rencana Pengelolaan dan Pemantauan
vYgFkWFW-60 • 2023-12-28
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Selamat siang Bapak Ibu Eh mungkin untuk
eh terutama yang tadi baru gabung ya Eh
tadi outline pembahasan webinar kita eh
siang ini sudah dijelaskan tadi Eh oleh
Mbak Siska mulai dari penapisan eh
secara legulasi kemudian eh perhitungan
neraca eh Prakiraan dampak nah ini
secara outline pembahasan webinar ini
sebenarnya kita adopsi dari eh outline
penyusunan dokumen Bapak Ibu dokumen
prakk yang diatur dalam eh permen 5 2021
itu nah ee selanjutnya yang akan saya
sampaikan mungkin ee hanya sebatas
terkait ee rencana pengelolaan dan
pemantauan lingkungan eh sistem
manajemen lingkungan dan eh mungkin ini
poin ketujuh ini Eh ya Poin diskusi ya
dan sharing mungkin ee bagaimana kita
menghadapi dan ee ee ee menangani
tantangan yang kita jumpai di beberapa
pengajuan e perk akhir-akhir ini seperti
itu oke mungkin dari outline ini eh
mungkin lanjut ke poin kelima ya mbika
di rencana pengan dan pemantauan
lingkungan Oke mungkin kalau Bapak Ibu
bisa kritisi eh outline yang diatur
dalam permen 5 2021 ya kenapa Eh rencana
pengelolan dan pemantauan ini
kita Letakkan kita bahas itu di eh
setelah perakhiran dampak ataupun eh
rujukan baku mutu air limbah karena eh
mungkin saya informasikan dulu eh
rencana pengelolaan pemantauan ini
adalah ee poin-poin yang harus kita
jabarkan terkait apa yang harus
perusahaan lakukan ee terkait pengolahan
air limbahnya mulai dari kapasitas
kemudian bagaimana nanti teknologi Ipal
yang akan digunakan unitnya apa saja
Kemudian desainnya seperti ini loh
memang proper untuk ee mengolah air
limbah tersebut nah ini memang idealnya
harus dilakukan oleh perusahaan itu
setelah mereka ee melakukan perakhiran
dampak karena yang tadi dijelaskan dan
diceritakan oleh basisa prakiran dampak
ini khususnya e untuk kajian teknis ya
prakirangan Dampak yang dilakukan itu
memang tujuannya untuk mengetahui
perusahaan ini itu eh boleh membuang air
limbah seberapa jelek sih untuk tss-nya
eh mungkin hanya boleh 100 PPM karena
tadi ya Tergantung Rona awal atau badan
air e yang menjadi badan air penerima
kalau misalnya badan air penerimanya itu
saat ini sebelum menerima air limbah
dari perusahaan bapak ibu itu sudah
memiliki kualitas yang buruk itu kan ee
mungkin harus dicek lagi apakah dia
masih memiliki daya tampung atau tidak
nah kalaupun masih dan ternyata secara
kajian perusahaan Bapak Ibu masih
diperbolehkan untuk membuang air
limbahnya ke badan air tersebut ee
dikaji lagi ee dilihat berapa TSS yang
boleh dibuang berapa F yang boleh
dibuang berapa bod COD dan eh yes eh
semua parameter air limbahnya itu boleh
dirilis ke badan air nah dari situ ee
perusahaan harus e menah lagi Oh
ternyata e Bapak Ibu hanya boleh
membuang TSS 50 ppm 50 mil per Nah
inilah yang akan dikonversi oleh Bapak
Ibu ke dalam rencana pengelolaan
terutama untuk eh rencana kapasitas
Seperti apa kemudian teknologinya
seperti apa seperti itu karena mungkin
ini informasi umum Bapak Ibu tadi sempat
disebutkan juga ya Eh perbeda antara
persetujuan teknis yang sekarang dengan
itu namanya iplc e izin pembang limbahar
dan dulu e pengajuan iplc itu relatif
jauh lebih mudah hanya menyusun dokumen
teknis kemudian e keluar e SK dari eh
iplc tersebut seperti itu dan Eh kalau
dulu iplc Mungkin disusunnya setelah
perusahaan itu beroperasi jadi sudah
jelas eh perusahaan itu menimbulkan air
limbah yang karakternya Seperti apa
kemudian timbulannya seperti apa seperti
itu Nah kalau sekarang kebalik kita
harus memprediksi
eh kira-kira nanti karakter ee
karakteristik air limbnya seperti apa
kemudian Ron awalnya Seperti apa Nah itu
harus diperhatikan benar-benar eh
sehingga kita bisa nih eh membuktikan di
dalam dokumen bahwa Ipal yang nanti akan
kita bangun di lapangan itu memang eh
proper sesuai tadi ya perusahaan Eh
misalnya industri eh tekstil eh timbulan
air limbah Seperti apa itu efile yang
disusun yang didesain dan yang nanti
akan dibuat itu ee sudah Ee terbukti ee
secara kajian teknis Eh bisa mengolah
air limbah dengan
e proper efisiensi tinggi seperti itu
itu e mungkin informasi umum eh bapak
ibu masuk ke poin Pertama eh terkait
rencana pengelolaan lingkungan di sini
ada kapasitas Ipal mungkin Secara
kapasitas ee Ini yang harus diperhatikan
oleh Bapak Ibu atau pelaku usaha eh Ipal
yang harus dibangun didesain dan
dibangun itu eh harus memiliki kapasitas
lebih dari total imbulan air libah dari
kegiatan Bapak Ibu jadi ini Mungkin
diagram sederhana eh di sini ada contoh
apa ya tahapan tahapan eh yang harus
dilakukan untuk menentukan berapa sih
kapasitas ial yang harus didesain gitu
ini mungkin hanya contoh saja ada ial
tambang ial industri kemudian
I mungkin eh
beberapa beberapa perbedaan sedikit ya
kalau dial tambang karena kan sumber air
limbahnya itu dari hujan Nah ini harus
diperhatikan curah hujan harian maksimum
dari historical datanya itu berapa
biasanya kita pakai 15 sampai 20 tahun
idealnya kemudian ditentukan jug atau
ini berap
tahunahbangkan berapaama
operasioners Dias tambambang tersebut
gitu ya kalau misalnya operasi ee
ipalnya ee 8 tahun sudah termasuk dengan
rehat reklamasi Nah itu mungkin bisa
pakai pu 10 jadi makin besar pu makin
eh ya bisa dikatakan eh lebih terjamin
secara eh kapasitas gitu ya kemudian eh
koefisien E runoff ini melihat tata guna
lahan di pertambangan tersebut seperti
apa kemudian luasan daerah ee tangkapan
tersebut e berapa hektar Nah jadi ini
semua dipertimbangkan dan poin kedua
dari akhir ini durasi hujan untuk durasi
hujan sendiri ee mungkin di beberapa
area terutama yang lokasinya berjauhan
dan kondisi meteorologinya itu
berbeda-beda mungkin memiliki durasi
hujan yang berbeda ya mungkin kalau di
ee satu eh di Kalimantan Timur mungkin
rata-rata durasi hujannya hanya 3 jam
per hari seperti itu Nah mungkin tidak
menutup kemungkinan misalnya di tambang
sulausi ini 5 jam rata-ratanya nah ini
sangat ee bergantung pada ada lokasi ya
eeah Kenapa harus ee dipertimbangkan
durasi hujan ini karena untuk ee
kapasitas ee khk dan mungkin eh dinas
lingkungan hidup setempat itu meminta eh
kita menentukan kapasitas Ipal itu ee
dalam satuan hari seperti itu Jadi ini
masalah konepsi aja seperti itu Nah pun
untuk Ipal industri maupun Ipal domestik
ya bisa dilihat kalau industri kita
mengunci ee Berapa kapasitas produksi ee
maksimumnya kemudian standar kebutuhan
air dari tiap ee unit produksi kemudian
kita hitung kebutuhan airnya lalu kita
konversi ke himtimbulan air limbah jadi
misalnya contohnya ada Ipal industri
Ipal industri itu Eh ada unit eh daing
pencelupan po kemudian ada eh unit-unit
lainnya kemudian printing Nah itu
masing-masing unit produksi tersebut eh
standarnya eh Butuh berapa meter k per
produk misalnya nah itu kan ee menjadi
dasar e penentuan ee kebutuhan air dari
kebutuhan air tersebut nanti bisa
dikonveras lagi eh ke dalam timbulan air
limbah eh idealnya atau umumnya ini eh
ketimbulan air limbah itu 80% dari
kebutuhan air bersih total seperti itu
termasuk untuk ial domestik eh atau ya
kegiatan e domestik lainnya entah
Perumahan atau ee sejenisnya ini Dilihat
jumlah karyawan atau jumlah orang
terlayani kemudian unit kegiatan ini
maksudnya kalau misalnya ada ee real
estate misal di situ ada Perumahan ada
kantin bersama nah ini kantinnya
ee Perumahan dan kantin ee tentu
memiliki standar kebutuhan air
masing-masing ya dan itu perlu
dipertimbangkan dalam ee perhitungan
kebutuhan air bersih dan perhitungan
timbulan air limbah ini seperti itu
untuk
kapasitas
selanjutnya
selanjutnya setelah kita eh menghitung
kapasitas eh Ipal yang harus kita bangun
ini seberapa besar sih kemudian kita eh
lanjut untuk menentukan di dalam
besarnya Ipal tersebut harus ada proses
apa aja sih Nah ini bergantung dengan
ee masing-masing air limbah yang
ditimbulkan dari perusahaan jadi ee
mungkin Bapak Ibu di sini semuanya sudah
Ee ada pengetahuan atau ee pengalaman
justru ya Ee masing-masing kegiatan ee
industri pun sangat banyak jenisnya ini
air limbahnya pun karakteristiknya pasti
berbeda-beda ini yang harus eh menjadi
dasar dan dikunci kita biasanya di dalam
permen 5 2021 itu sudah sangat jelas
sebenarnya Bapak Ibu di ee Jelaskan
tahapannya untuk teknologi ini kita
harus mengelompokkan dulu ee pencemar
pencemar di dalam air limbah tersebut
kalau misalnya ee di industri ee tekstil
biasanya kelompok pencemar yang paling
dominan itu misalnya PH kemudian suhu
warna organik nah ini eh masing-masing
eh kelompok pencemar ini kita
identifikasi lagi lanjutan kira-kira
teknologi yang ideal atau yang
memungkinkan untuk diterapkan untuk
menyisihkan polutan tersebut dalam air
limbah itu apa saja karena kan banyak
pilihan ini Bapak Ibu bisa merujuk ke
banyak buku banyak regulasi ya karena di
sini Sebenarnya di
di kita itu banyak regulasi ataupun e ya
bisa dari tbook ini seperti yang
tertulis di sini kalau domestik bisa
dari dan lainnya kalau kalau untuk
tambang bisa Dar kemudianm itu Nah itu
bisa menjadi referensi kita untuk
menentukan e gimana kita harus mengolah
air limbah tersebut Nah dari pilihanitun
yang bisa kita terapkan dalam perusahaan
Bapak Ibu kita pilih lagi
eh dari eh bod COD yang tinggi di
industri tekstil di Kabupaten
x terny eh secara kemampuan perusahaan
bisa nih pakai teknologi Eh aasi
misalnya nah aasi ini juga mungkin ada
ada yang modif ada yang konvensional ya
itu dipilih lagi nah ini sebenarnya ke
eh masih ada fleksibilitas untuk e bapak
ibu memilih teknologi-teknologi tersebut
Nah apa eh selanjutnya setelah ee Bapak
Ibu pilih teknologi yang EE memungkinkan
UN ditetapkan Nah Bapak Ibu mesih lihat
e masing-masing unit proses atau operasi
dari teknologi tersebut desainnya
seperti apa karena Eh kalau kita melihat
eh unit biologi unit pengelolahan
biologi Mungkin ada yang mempersyaratkan
waktu tinggalnya hanya 12 jam tapi ada
yang harus 24 jam Nah ini kan beda-beda
jadi makanya kami e tadi sampaikan eh
pemilihan tersebut selain
mempertimbangkan efisiensi penyis ee
mempertimbangkan juga ee kesediaan lahan
kemudian kemampuan perusahaan misalnya
ee biaya investasinya mungkin pasti
berbeda-beda ada yang cenderung eh
tinggi ada yang cenderung ee lebih
rendah nah ini harus e dipertimbangkan
nah kriteria desain tersebut kita harus
eh pilih ya tadi sesuai teknologi
terpilih itu kita lihat kriteria
desainnya apa dan desain yang kita buat
untuk setiap unit proses mulai dari
misalnya dari alisasi dari eh kemudian
aerasi sedimentasi ini harus eh berapa
sih lebarnya berapa kedalamannya Berapa
waktu tinggalnya berapa
ehnya berapa persen dan setiap kapan Eh
lumpur harus diteluk seperti itu karena
itu semua eh mempengaruhi e desain yang
nanti akan dibuat seperti itu jadi di
dalam tahapan ini eh kita tegaskan
sekali lagi Eh Bapak Ibu harus
perhatikan karena e rencana teknologi F
kemudian eh unit proses dan operasinya
Apa kriteria desainnya apa ini harus eh
bergantung pada rujukan baku mutu yang
ditetapkan ataupun tadi hasil perkiraan
dampak yang diceritakan oleh MB seperti
itu jadi di dalam dokumen kita harus
menunjukkan Oh teknologi atau rangkaian
Ipal yang mau kita buat ini memang
proper loh untuk e menyisihkan eh air
limbah tambang dari yang tssnya 1000
jadi hanya 50 Karena
karena kita hanya boleh buang ke badan
air itu 70 PPM misal seperti itu Jadi
ini e dikerjak secara runut karena eh
mungkin Kami sering juga menemukan
eh perencanaan Ipal dan penyusunan
dokumennya ini dilakukan paralel atau
mungkin e juga ipalnya itu rencananya
atau desainnya sudah ada kemudian baru
mau mengajukan per yang Man ternyata e
saat Dik kriteria desain dari unit yang
sudah ada ataupun sudah baru ada ee
ded-nya itu ternyata tidak mampu secara
ee perhitungan efisiensi tidak mampu nih
ee menghasilkan TSS 100 ternyata dari
kajian dari riset ini hanya bisa sampai
200 saja keluarannya seperti itu Jadi
harus diperhatikan semua ee rangkaian
semua ee unit proses seperti
itu
selanjutnya
oke
oke E ini eh sempat Disinggung tadi ya
dari rangkaian ial yang kita mau buat ee
yang Bapak Ibu ee rencanakan kita coba
akan Gambarkan di dalam dokumen itu
dalam bentuk diagram Misalnya ini kalau
yang atas ini
eh umumnya di Ipal tambang ya yang lebih
eh relatif lebih sederhana hanya
sedentasi tapi biasanya ee terdiri dari
banyak kompartemen ee kalau yang bawah
ini contoh dari neraca massa penyisihan
untuk air limbah domestik prinsipnya
sama setiap kompartemen atau setiap unit
proses operasi ini eh dia bisa
menyisihkan TSS berapa dia bisa
menyisihkan bod berapa minyak lemak
berapa Nah ini harus diperhatikan kalau
misalnya ekualisasi itu kan hanya ee
menyamaaratakan debit misal nah eh harus
ee diperhatikan Apakah dia bisa
menyisihkan minyak lemak Apakah dia bisa
menyisihkan amonia nah ini ee bagaimana
kita menentukan peran efisiensinya ini
kita bisa lihat dari banyak referensi
ataupun bisa Dari jurnal dari unit-unit
teknologi eh serupa yang sudah pernah
diterapkan di ee tempat lain atau di
perusahaan lain seperti itu Nah DII sini
terlihat eh secara eh teoritis eh
keluaran dari Ipal tersebut ternyata
memang mampu nih eh menghasilkan limbah
sebaik itu untuk dirilis atau
dimanfaatkan
Oke kemudian eh setelah kita menentukan
besaran atau kapasitas kemudian di dalam
unit itu ada proses apa saja kemudian
kita visualisasikan kita Gambarkan eh
letaknya di sini loh eh unit pengolahan
tersebut eh sumbernya di sini nah eh ini
ada beberapa contoh Bapak Ibu dari
layout yang eh ada mungkin kalau eh yang
dilihat Bapak Ibu di slide ini contoh l
tambang yang mana secara general ini
harus memuat tadi ya Ee luas judementnya
berapa kemudian semua koordinat harus
diinformasikan seperti koordinat inlet
eh koordinat outlet out monitoring
kemudian penyaliran air tambang eh
kontur atau arah aliran air limpasan
permukaan Seperti apa Nah ini
eh dari del poin secara umum yang harus
masuk ke dalam layout mungkin Bapak Ibu
bisa
sambil c ini di layout sebelah kiri Ini
bukan layout yang sempurna atau layout
yang sesuai karena bisa Bapak Ibu lihat
di sini tidak ada koordinat tidak ada
arah aliran dari catchmen yang masuk ke
eh setling p kemudian
eh kontur pun tidak ada nah ini eh mesti
kita perhatikan seperti itu karena klhk
Ataupun mungkin Dinas Lingkungan pun eh
meminta
ee sederhana layout pun harus memuat
banyak komponen seperti itu ya banyak
informasi seperti itu selanjutnya
oke ini eh lanjutan e masih di sekitar
Ipal tambang Bapak Ibu kalau tadi Ipal
secara general yang memperlihatkan
eh sumber air limbah atau catchmentnya
tadi di mana Eh ipalnya di mana Kalau
ini kita bisa lihat eh layout yang lebih
Zoom ke Unit pengolan sendiri yang mana
ada kurang lebih ada lima
poin yang harus termuat di dalam ee Leo
tersebut seperti koordinat semua
koordinat kemudian saluran air limbah
antar unit proses eh operasi atau antar
kompartemen kemudian unit penunjang
pengolahan air limbahnya kemudian
dimensi unit dan tata letak unit
tersebut eh semua unit itu ee tergambar
jelas di dalam leout Nah ini mungkin
bisa di next sekali lagi Eh mbak
Kak Nah kalau ini gambar juga masih
belum sempurna belum sesuai ee Bapak Ibu
karena di sini tidak ada koordinat tidak
ada informasi dimensi yang ada hanya eh
saluran antar saluran air limbah antara
unit ya ini bisa Bapak Ibu lihat ada
garis-garis tipis berwarna biru itu
memperlihatkan Eh inletnya di mana
kemudian mengalir ke kompartemen mana
dan biasanya ini kalau untuk Ipal
tambang berbentuk labirin ya seperti itu
Nah untuk unit penunjang pengolahan
salah satunya juga sudah tercakup ini
kalau bapak ibu lihat di ujung kiri atas
ada tulisan titik injeksi ferosulfat ini
salah satu keugulan yang biasa dipakai
di eh tambang eh nikel kemudian ada
treatment building ini salah satu eh
penunjang dalam pengolahan dan itu harus
diinformasikan juga dalam eh layout
proses
oke nextnya nah Ini contoh juga untuk
industri
industri kurang lebih sama poin-poin
yang harus dimasukkan ke dalam e layout
ada sumber saluran koordinat dan kalau
industri ini harus ditekankan bahwa eh
saluran air
limpasan atau saluran renate itu harus
terpisah dengan saluran air limbah
seperti itu Jadi harus terlihat jelas
perbedaannya untuk memastikan tidak ada
air limbah yang
EE bergabung dengan air hujan atau air
limpasan di dalamur an drinas seperti
itu Nah ini lout juga eh mungkin
terdengar apa ya terdengar eh receh gitu
ya Eh bagi Bapak Ibu tapi ini menjadi
pegangan eh dlh ataupun pusat klhk
Ketika nanti mereka verifikasi ke
lapangan mereka akan melihat layout Oh
saluran air limbahnya di sini saluran
drenasnya di sini mereka akan mengecek
dan memastikan tidak ada bypass kemudian
tidak ada eh gabungan saluran atau
sebagainya seperti itu
nah di laut Ipal industri ini juga Ee
tidak sempurna karena tidak ada
informasi dimensi saluran air limbah
saluran drenase koordinat dan EE sumber
air limbahnya tidak terlihat ada di
mana
Oke ee Mohon maaf Bapak Ibu selanjutnya
setelah
[Musik]
rencana
setelah rencana pengelolaan kita masuk
ke rencana pemantauan ini terkait apa
saja yang perlu kita pantau ee secara
periodik Nah ini bisa Bapak Ibu lihat
ada titik penaatan
ada
Halo suaranya terdengar jelas
di sini P Oke terima kasih
Pak
ada mutu e air tanah kemudian sumber
injeksi kebauan Nah ini mungkin ini eh
kami hanya merekap eh poin-poin
pemantauan yang termuat di dalam permen
5 2021 tapi eh Bapak Ibu bisa memilah
karena eh tergantung Bapak Ibu
mengajukan pengelolaan air limbah yang
yang mana gitu ya kalau untuk misalnya
Bapak Ibu mengajukannya pemanfaatan air
limbah untuk formasi tertentu dengan
cara in
otomatis pemantauan titik sumber injeksi
kemudian ee parameter di Sumber injeksi
kemudian ee parameter lainnya itu harus
di
eh dijadikan komitmen untuk pemantauan
secara periodik ya Nah ini semuanya
sudah diatur di dalam lampiran eh dua
maupun lampiran t ya Tergantung itu
kajian teknis ataupun standar teknis
seperti itu ini kami hanya merekap saja
eh supaya menjadi konsern bersama eh
bahwa rencana pemantauan ini tidak hanya
eh formalitas hanya di dokumen karena
nanti akan ditagihkan di dalam ee
pemantauan rklrpl ya seperti itu Nah ini
bergantung tadi pengelolaanajukan
kemudian semuanya sudah jelas
disampaikan dengan jelas di dalam
lampiran permen 5
2021 Seti itu nah poin terakhir
eh poin terakhir kalau bapak ibu lihat
di liran
ter2 mau menyusun kajian teknis ataupun
standar teknis ini selalu diakhiri
dengan sistem manajemen lingkungan
mungkin Bapak Ibu di sini yang dari
perusahaan sudah ada yang memegang
dokumen SML perusahaan secara umum Ya
nah tapi untuk SML yang di dalam dokumen
P ini cukup hanya mengacu ke Pa saja
atau terkait pengendalian pencemaran air
sajaah ini mungkasum
yangyaak
ia sudah pahami bahwa SML ini adalah
uraian sistem e mengenai manajemen
lingkungan yang
eh menggunakan pendekatan hpdca atau
plan do check action yang mana kita bisa
mengacu ke iso
14001 2015 atau
eh atau ke permen 5 2021 pun itu sudah
terstate jelas di dalam lampiran EMP
jadi eh bisa menjadi acuan e karena
secara prinsip atau secara penyusunan
SML ini Eh sama saja eh memegang
pendekatan pdca tadi seperti
itu DCA perencanaan pelaksanaan
pemeriksaan dan tindakan mungkin ini
nextnya selanjutnya e dijelaskan lebih
rinci apa sih Eh yang harus dituangkan
eh perusahaan untuk membuktikan bahwa
perusahaan ini sudah loh eh merencanakan
sudah loh melaksanakan
eh upaya-upaya pengendalian pencamaran
air sudah l periksa sudah loh eh eh
action jika misalnya ada pencemaran
lingkungan akibat pengolahan air limbah
yang tidak proper nah ini semuanya t di
dalam dokumen Jadi kalau misalnya Bapak
Ibu dari perusahaan Itu sudah punya
dokumen SML itu bisa menjadi acuan
tinggal kita pilah saja yang terkait
pengendalian penaran airnya saja seperti
itu Nah ini mungkin ada di diagram kotak
sebelah kiri Ini
ada SML yang harus ada di dalam ee
penyusunan dokumen yaitu terkait
kebijakan lingkungan perencanaan
implementasi dan operasi pemeriksaan eh
tindakan perbaikan tinjalan manajemen
dan perbaikan berkelanjutan seperti itu
Nah ini eh Mungkin poin-poinnya
sebenarnya cukup banyak Eh Bapak Ibu
klausul dari SML itu sangat banyak bisa
dilihat ee mulai dari eh perencanaannya
pun ada banyak yang harus kita tuangkan
penerapan pun juga bisa ibu bapak lihat
ada sumber daya peran dan tanggung jawab
pelatihan hingga tanggap darurat dan EE
seterusnya yang menjadi koncern eh
penyusunan eh SML di dalam pengajuan
pertek ini Eh mungkin ada dua poin yang
bisa kami sampaikan dan kami
informasikan Pertama eh penyusunan SML
dalam dokumen pertek ini harus
disertakan dengan bukti atauid ya karena
kalau perusahaan hanya ee menceritakan
ptx kami ptx telah melakukan ee
penyusunan kebijakan lingkungan Hanya
seperti itu itu ee kemungkinan besar
akan di dipertanyakan dan ditolak gitu
ya oleh EE dinas ataupun oleh pusat klhk
karena harus ditbentukan harus
dibuktikan dengan eh entah itu kita
menampilkan kebijangan lingkungannya
entah kita
eh menuliskan nomor sop untuk
klausul-klausul lainnya entah kita
memberikan dokumentasi misalnya kalau
untuk di
eh banyaknya kusul ini ada yang ada yang
menentukan harus mendokumentasikan rapat
tinjuan manajemen misalnya nah ini
diberi eh bukti berupa dokumentasi
sedang rapat ataupun berita acara
ataupunensi itu eh masih ada eh
fleksibilitaslah perusahaan dalam
menyusun SML ini di dalam dokumen perte
seperti itu ini silakan Bapak Ibu cek
saja nah ini uraiannya sangat banyak
seperti yang tadi saya sampaikan ini
silakan dicek dan diperhatikan satu
persatu eh seperti yang termuat dalam
lampiran 4 eh di permen 5 2021 seperti
misalnya di tahap plan atau perencanaan
uraiannya kurang lebih ada 5 poin
seperti tadi ya e harus menentukan
lingkup dan menerapkan SML terkait
pengendalian pencemaran air Nah apa
buktinya misalnya perusahaan eh pernah
eh berdiskusi mulai dari top manajemen
hingga bawahnya untuk menentukan
dan SML nah ini tertuangnya di dokumen
apa atau di sop apa atau di
eh laporan apa ini bisa di Muatkan
sebagai bukti bahwa perusahaan telah
melakukan eh kegiatan tersebut berikut
pun eh untuk eh uraian-uraian klausul
lainnya seperti itu jadi
eh Memang mungkin eh terdengar hanya
formalitas SML ini tapi ini juga menjadi
masalah Bapak Ibu walaupun tadi ya Ee
poin atau concern atau inti dari
persetujuan teknis tadi kan e terkait
kapasitas kegiatan kemudian perakiran
dampak bku mutu ipalnya Seperti apa tapi
SML ini walaupun ditaruh di akhir ini
kadang menjadi hambatan juga kalau
misalnya karena pernah e dijumpai
perusahaan yang sml-nya itu enggak jelas
mereka sop hanya ada beberapa kemudian
ee kalau kebijakan mungkin sudah pasti
ada ya ya kemudian tim E manajemen
krisis atau yang harus menanggapi PPA
atau pencemaran ini eh tidak jelas Eh
bagaimana strukturnya Nah itu akan terus
dipertanyakan si kelengkapan dokumen dan
kesesuaian dokumen ini seperti itu Jadi
harus eh dibaca dan di pahami
satu-satu poin yang
disyaratkannya itu mungkin untuk
SML manajemen lkung
Oke mungkin eh terakhir Bapak Ibu eh
setelah mungkin kalau tadi poin 1 sampai
poin 6 eh yang telah MB dan saya
sampaikan ini kan eh outline B dari
syarat e dokumen teknis yang harus
diajukan entah itu kajian atau standar
Nah ini mungkin eh sedikit informasi
atau di sini eh kita juga diskusi
mungkin nanti Bapak Ibu terkait isu atau
tantangan
eh sebelum atau saat pengajuan eh air
limbah seitu Nah ini mungkin kalau
kami mengidentifikasinya mungkin ee
masih mengacu ke outline atau urutan e
pembahasan di dalam prakk itu sendiri ya
kalau di ini mungkin ada empat terkait
deskripsi kegiatan kemudian ee Rona awal
dan perkiraan dampak ini ee berlaku
kalau dokumen teknis yang kita ajukan
itu kan kajian Nah kalau misalnya Bapak
Ibu menyusunnya ternyata secara teknis
dua dan tig ini digantikan oleh eh
rujukan baku mutu air limbah seperti itu
dan yang terakhir terkait rencana
pengelolaan dan pemantauan lingkungan
Oke di bagian awal di bagian Deskripsi
kegiatan eh isu atau tantangan
eh yang harus disiapkan e sebelum
pengajuan oleh Bapak Ibu ini mungkin ada
dua secara umum ya terkait penapisan dan
kedua terkait waktu kalau untuk
penapisan mungkin tadi sudah sempat
Disinggung oleh B Siska ya kita kita
punya air limbah kita punya kegiatan
dari produksi ABC kemudian punya Mes
juga dari kegiatan domestik kita punya
kantin yang kapasitasnya besar ini air
limbahnya Sekian banyak ini mau diapakan
Apakah eh perusahaan Bapak Ibu ini eh
sanggup untuk membuangnya tapi ternyata
tidak dekat dengan badan air kemudian
kalau misalnya jauh ini tidak tidak
tidak perusahaan tidak prefer lah karena
ee ee biaya pemasangan saluran membuat
saluran membuat e pemasangan Sipa itu ee
relatif e tinggi misalnya nah ini harus
dijelaskan latar belakang Kenapa Bapak
Ibu ingin membuang air limbahnya
kemudian
ee ada juga yang setengah atau 50%-nya
dibuang 50%-nya dimanfaatkan nah ini
harus dijelaskan Seperti apa dan kenapa
akhirnya menetapkan eh oh kajian teknis
berarti yang harus disusun dokumennya
atau Oh standar teknis yang harus
disusun Nah itu sebenarnya secara umum
Bapak Ibu sudah bisa menarasikan ee
hasil penapisan seperti diagram yang
tadi Mbak sisa jelaskan gitu ya itu
tinggal dipertegas saja ee dengan
kondisi di lapangan ee dan lain
sebagainya seperti itu karena misalnya
juga ee Bapak Bapak Ibu Mau 100%
Memanfaatkan ee air limbahnya nah ini ee
Kenapa 100% dan kemudian E
dimanfaatkannya itu misalnya untuk
direcapkan ke Farmasi tertentu
diresapkan eh ke ke permukaan tanah
Misalnya ini kan eh konsen khk pasti
berbeda memang tanahnya seperti apa
Apakah permeabilitasnya tinggi nah itu
yang harus diep dari awal kalau misalnya
eh bapak ibu ada yang merencanakan mau
deh diresapkan 100% untuk eh resapan ke
permukaan tanah itu harus ada kajiannya
dulu eh maksudnya ada informasi
eh bahwa ptx pernah melakukan kajian e
di waktu sebelumnya dan ternyata hasil
kajian itu tanahnya memiliki
permeabilitas tinggi dan lain sebagainya
yang mendukung untuk eh memanfaatkan air
limbah 100% ke
eh ke Farmasi tertentu dengan cara
resapan e permokan air tanah tersebut
jadi harus di tegaskan dari awal eh
terkait penapisan
tersebut selanjutnya yang nomor dua
terkait waktu karena mungkin tadi sudah
disampaikan juga di awal eh kurang lebih
kita makan waktu berapa bulan atau
mungkin ada yang sampai 1 tahun lebih
gitu ya Eh terutama untuk pengajuan ke
pusat yang mana ee antrian dokumen di
sana lama ini nih sudah terlihat sudah
bisa diprediksikan berapa bulan kita
memakan waktu dan kita harus menginlinan
dengan waktu operasional eh di kegiatan
Bapak Ibu karena misalnya ada suatu
perusahaan industri atau perusahaan
apapun itu ingin beroperasi rencananya
di bulan September 2024 namun sampai
tahun ini ataupun sampai Februari 2024
mereka belum ee mengajukan atau belum
mulai menyusun dokumen prakk nah ini
harus di eh diperhatikan ya karena Eh
misalnya perusahaan cukup confidence nih
bisa aja eh beres hanya beberapa bulan
tapi ternyata eh tidak mencapai
dan di September 2024 itu harus tetap
beroperasi nah tetap beroperasi Itu
otomatis ipalnya sudah ada eh dan
fasilitasnya sudah ada semua tapi
izinnya belum bel dipegang oleh
perusahaan nah ini akan menjadi temuan
karena sekali lagi yang perlu
dihighlight untuk perusahaan baru eh
setelah turunnya PP 22 eh u cita kerja
PP 22 dan permen 5 ini eh harus
eh mengkaji dulu eh per pertek tidak
sebenarnya tidak hanya air limbah emisi
limbah B3 dan semuanya kemudian baru
mengajukan eh izin lingkungan ya kalau
sekarang e persetujuan lingkungan jadi
ketika nanti ada temuan eh perusahaan
belum punya eh SK pertek dan belum punya
slo tapi sudah berkegiatan yang mana ada
kegiatan tersebut pasti ada a limbah
yang air limbahnya itu diemanakan e jadi
pertanyaan Nah itu akan menjadi isu
tentunya jadi harus diperhatikan Kapan
target beroperasi dan kapan kita harus
mulai menyusun dan pengajuan dokumen
pertek seperti itu hingga Ketika nanti
slo karena output dari rangkaian izin
ini eh surat kelayakan operasional itu
eh dokumen yang dipegang oleh perusahaan
eh yang yang menyatakan eh unit
pengolahan tersebut secara legal sudah
boleh beroperasi karena bukan bukan SK
perteknya yang kita pegang bukan dokumen
perteknya yang sudah ada kok e dokumen
pertek sudah ada kok SK perteknya Boleh
dong eh beroperasi Nah itu enggak karena
acuan kita slo slo eh kita pegang sudah
rilis baru kita boleh melakukan eh
kegiatan seperti itu baru boleh kita eh
mengoperasikan ial tersebut tbut seperti
itu Jadi dua poin ini yang harus
diperhatikan di awal sebelum pengajuan
nah Adapun isu atau tantangan ee yang
harus diperhatikan mungkin ini supaya
mudah kami tadi ya Ee berdasarkan urutan
penyusunan kalau di ee bagian Deskripsi
kegiatan mungkin ada beberapa poin yang
ee eh mungkin di sini campuran ya Bapak
Ibu ee bukan isu atau tantangan tapi eh
hal-hal yang perlu diperhatikan ee di
saat penyusunan poin tersebut misalnya
untuk yang kapasitas kegiatan ini harus
sesuai dengan dokumen lingkungan atau ee
rencana adendum jadi ini Mungkin
dihighlight eh jika perusahaan tersebut
perusahaan lama yang sudah beroperasi
sebelum adanya pp22 dan sudah punya
dokumen lingkungan nah ini diate bahwa
pertek yang mau kita ajukan ini
eh sesuai dengan eh dokumen lingkungan
yang sebelumnya sudah dipegang
perusahaan misalnya kapasitas
eh produksinya 12 eh ton per tahun nah
ini berarti 12 ton per tahun itulah yang
diet di dalam eh dokumen pertek seperti
itu kalau misalnya eh perusahaannya
belum beroperasi benar-benar e
perusahaan baru ya silakan Diat di dalam
E protk tersebut kapasitas maksimum
dalam periode produksinya itu misal di
sampai 2050 nah di 2050 itu kapasitas
maksimum berapa it yang dis kalau itu
perusahaan baru seperti itu karena kan
nanti urutannya protek dulu e kemudian
baru dokumen lingkungan baru persetujuan
lingkungan nah poin pertama ini ini
lebih eh cenderung untuk perusahaan yang
sudah ada sebelum adanya PP2 Kemudian
untuk bahan baku dan penol nah ini eh
dijelaskan bahan yang berkontribusi dan
tidak berkontribusi secara langsung
terhadap air limbah karena eh mungkin
ada misalnya untuk eh lagi yang lebih
mudah gitu ya untuk diproduksi sendiri
pencelupan ataupun diprinting itu semua
unitnya kan menggunakan e air yang mana
eh hampir keseluruhan itu menjadi air
limbah Nah itu dijelaskan dari
masing-masing unit produksi tadi itu ada
chemikal apa yang ditambahkan Ada
bahan-bahan apa saja yang digunakan
karena secara tidak langsung e chemical
AG tersebut akan berkontribusi terhadap
karakteristik air limbah yang akan
ditimbulkan seperti itu nah eh di sini
diinfokan bahan ee yang berkontribusi
langsung dan tidak ya Nah yang tidak
berkontribusi langsung pun misalnya
seperti
Eh kalau di pertambangan di kegiatan
pertambangan itu kan e yang dominan
bekerja di e alat-alat berat alat-alat
angkutnya Nah itu misalnya kasih
kendaraan menggunakan bahan baku e bahan
bakar bahan bakar Nah ini kan tidak
berkontribusi e ke air limbah ya Kal
kalau e air limbah ee tambang itu dari
curah hujan dari hujan yang turun gitu
tapi ini tetap disebutkan Jadi terlihat
nanti secara matriks atau diagram ini
terserah eh Bapak Ibu eh menampilkannya
dalam bentuk apa terlihat oh eh apa-apa
saja nih kegiatan apa saja yang akhirnya
menimbulkan air limbah dan
EE karakter air limbahnya itu seburuk
ini atau sekeruh ini itu dari proses
yang mana dari ee kegiatan yang
menambahkan kemikal apa atau bahan apa
seperti itu itu dijelaskan semua
kemudian di neraca Air ini semuanya Eh
mencakup kegiatan utama dan penunjang
karena kami highlight poin ini Eh
mungkin karena pengalaman kami banyaknya
di pertambangan eh Bapak Ibu yang mana
Eh tadi yang disebutkan m Siska sangat
dinamis jadi eh mereka itu nyusun eh
pertek atau mengajukan perteknya secara
berkala ya sekarang Eh 5 setling P dulu
kemudian 5 tahun lagi rencananya nambah
lagi du INF nah ini eh kadang untuk
neraca air hanya neraca air dari unit
pengolahan yang mau diajukan saja nah
ini e juga diarahkan oleh pusat ataupun
daerah gitu ya neraca air tetap e
mengacu ke e keseluruhan kegiatan jadi
kegiatan ini sebenarnya semuanya apa aja
dari awal e operasi sampai akhir operasi
kegiatan utamanya apaja penunjangnya apa
saja jadi eh tercakup semuait
mana yang tidak menimbulkan air limbah
mana yang menimbulkan air limbah yang
menimbulkan air limbah itu diolahnya ke
Unit yang mana Kalau misalnya sudah
punya Iin iniuk yang
banyak rel
denganunang kalau untuk I yang sudah ada
ini Man at Ti penat Man Se badan
airnya
yangir eh secara satu kesatuanaca air
seperti itu selanjutnya untuk
karakteristik air limbah nah ini
eh sebenarnya kalau karakteristik ini
bisa bersumber dari data primer ataupun
sekunder Bapak Ibu kalau primer e untuk
kegiatan yang belum beroperasi belum
menimbulkan air limbah otomatis mereka
tidak bisa mengujikan air limbahnya Ya
seperti industri mereka akan kesulitan
untukcek e air limbah yang nanti akan
ditimbulkan itu seperti apa bisa e
bisa secara sekunder atau kajian
melakukan kajian sederhana sebelumnya
seperti itu selanjutnya terkait
fluktuasi produksi dan air limbah nah
ini eh ditunjukkan dalam kesatuan waktu
eh misalnya Katakanlah dalam satuan
bulan ya dan tujuannya Untuk
menginformasikan keterkaitan antara e
fluktuasi produksi dan air limbah
mungkin kalau di industri yang mana
timbulan air limbahnya itu sangat
bergantung di kegiatan produksi itu
sendiri akan terlihat ya ketika
produksinya Naik butuh airnya juga lebih
tinggi ee air limbah yang ditimbulkannya
pun ee lebih tinggi akan mungkin
cenderung akan lebih ee berbanding lurus
nah ini perlu dijelaskan juga ee karena
mungkin akan berbeda misalnya kalau di
pertambangan karena tadi ya Eh mereka
nambang kemudian air limbahnya kan ee
dari hujan yang mana hujannya itu tidak
bisa di ee prediksi ya Enggak belum
tentu ee nambangnya kapasitas nambangnya
lagi banyak-banyak bulan ini tapi bulan
ini musim kering ya akhirnya tidak
berbanding ee lurus nah ini
diinformasikan saja karena untuk melihat
ee kalau misalnya ee makin tinggi
produksi makin tinggi air limbah atau
tidak seperti itu untuk melihat
keterkaitan antara keduanya lanjutnya eh
untuk layout tadi yang sempat kami
sampaikan ya Eh ini mencakup semuuh
kegiatan utama dan penunjang kemudian
lokasi lokasi potensi timbulan air
limbah kemudian unit pengelolaan air
limbahnya di mana saja mulai dari
saluran dari sumber ke ipalnya Kemudian
dari Ipal itu kan banyak unit-unit
saluran yang mana aja semuamuanya yang
seperti eh kami sampaikan sebelumnya itu
harus masuk ke layout
selanjutnya selanjutnya di bagian Ronal
lingkungan awal mungkin ini ee dua poin
yang harus diperhatikan terkait
keperluan data untuk perkiran dampak dan
komponen lingkungan apa aja yang EE
sekiranya nanti akan terkena dampak
seperti itu Nah untuk keperluan data eh
perakiran dampak ini Eh ya bisa dilek eh
dari data primer atau sekunder ini eh
menyesuaikan saja dengan ketersan bapak
ibu di lapangan Kemudian untuk Komponen
lingkungan terkena dampak ini seperti
hidrologi eh kemudian morfologi mutu dan
nilai penting badan air penerima serta
air tanah jadi untuk yang wajib menyusun
atau akan menyusun kajian teknis ini kan
Rona awal Lingkungan harus dijabarkan
sebelum kita membuang air limbah itu
Rona awal badan air ee calon badan air
penim itu seperti apa kan Dari debit
Debit pun tiap bulan e jadi tidak hanya
satu data itu berapa dan harus
dipastikan eh nanti di neraca ataupun di
beberapa part dalam dokumen itu harus
terlihat kalau debit badan air penerima
ini lebih tinggi daripada e debit yang
akan dibuang seperti itu karena jika ee
misalnya Bapak Ibu tidak ee kurang
kurang memperhatikan ternyata debit yang
dicantumkan dalam neraca atau ee di
bagian Rona awal ini misalnya 10 m³/
detik untuk badan airnya nah di ee
bagian selanjutnya Bapak Ibu menyebutkan
bahwa air limbah yang nantinya akan
dibuang Itu 50 e m³/ detik misalnya
seperti itu Nah itu akan menjadi temuan
awal bahwa ee ini badan airnya harusnya
enggak boleh eh menerima karena secara
kapasitas secara kuantitas debit ee itu
lebih besar air limbahnya daripada badan
airnya seperti itu Nah makanya Rona awal
ini penting dan sangat diperhatikan oleh
eh instansi oleh pusat ataupun dinas ya
untuk melihat badan airnya Seperti apa
saat ini seperti itu Nah
selanjutnya masuk ke perakiraan dampak
di sini ada empat poin seperti e slide
eh sebelumnya terkait perhitungan butu
air limbah sebaran air limbah Sifat
penting dampak dan penentuan titik ee
pemantauan di perhitungan beku mutu air
limbah ini
ee mungkin teman-teman sudah copi semua
dari penderasan sebelumnya bertujuan
untuk penakapan bku mutu ee air limbah
kemudian sangat-sangat mempertimbangkan
Rona awal tadi ya Ee debit sungai harus
lebih dari ee debit ee buangan kemudian
perhitungan baku mutu air
limbah
inilah yang akhirnya menjadi kunci atau
dasarang se itu kemudian
untukaranirahnya ini sangat
memperhatikan
po ada sat
su Bapak ibum membuangu tapi ada
industri-industri lain di huluun
diilirahah or dalam ee penyusunan kajian
dan sebaran air limbah seperti itu Nah
ini juga sangat
ee sangat diperbolehkan karena memang eh
KLK ataupun dinas juga mengarahkan
menggunakan software untuk melakukan
modeling yang lebih komprehensif karena
eh dilakukannya itu untuk semua
parameter jadi misalnya parameter
misalnya Eh ada tekstil yang EE Mohon
maaf saya ee agak lupa parameter
kuncinya itu ada berapa ee berapa
parameter Nah itu harus dimodelkan
masing-masingnya karena kita harus bisa
menjelaskan misalnya TSS ee dibuang dan
sebarannya itu Berapa jauh Berapa
kilometer dia akan menyebar di dalam
badan air kemudian eh untuk ee yang
menimbulkan air limbah dengan Fe juga
nah Fe ini Eh mungkin sangat mungkin e
berbeda sebarannya dengan TSS apalagi
untuk Fe atau logam-logam ee terlarut ya
ini harus dikaji dan ee lebih baiknya
dilakukan ee dengan bantuan software
dengan bantuan toolsar hasilnya lebih ee
akurat seperti itu Nah untuk Sifat
penting dampak tadi isu atau
tantangannya eh harus dilakukan eh
terkuantifikasi ya harus e menyebutkan
kalau tadi mbakisa menyebutkan harus eh
menjelaskan jumlah orang terdampaknya
Nah ini mungkin e sepengalaman kami eh
kita enggak menghitung enggak menghitung
benar-benar berapa rumah dan berapa
orang berapa apa kepala di hilir eh
outfall kita gitu ya tapi kita bisa eh
melakukan justifikasi misalnya secara
eh visual gitu ya Eh kita melihat di
Google arts misal atau kita bisa survei
atau kita bisa e menanyakan ke
perusahaan di hilir dengan jarak
tertentu itu jaraknya sesuai dengan
sebaran air limbah tadi Nah itu ee
kira-kira ada berapa warga ada berapa
warga yang eh berpotensi menggunakan ee
air sungai tersebut menjadi sumber air
mereka Nah itu menjadi ee informasi
ternyata ee dari akibat pembuangan kita
kita memberikan dampak untuk 100 orang
misalnya itu contoh eh kuantifikasi yang
harus distate di eh tiap-tiap poin dalam
menentukan sifat penting dampak seperti
itu tadi ya ini berdasarkan kondisi
existing kemudian mempertimbangkan
periode kegiatan perusahaan jadi untuk
melihat Apakah dampak yang nanti
diterima oleh manusia sekitar situ atau
oleh biota air di dalamnya itu apakah
berkepanjangan atau tidak Apakah
dampaknya berbalik atau tidak seperti
itu lanjutnya eh penentuan titik
pemantauan ini dilakukan berdasarkan
atau ditentukan berdasarkan hasil
pemodelan atau perakiran dampak jadi eh
sangat sering ditemukan perusahaan yang
eh sudah menstate kita mau melakukan
titik pemantauan di titik
ABC karena eh kami bisa aksesnya di situ
misal tapi eh kita harusnya bisa memberi
penjelasan karena Ee kita sudah
melakukan perkiraan dampak kita sudah
menghitung baku mutu kita sudah
melakukan model sebaran aah ternyata
titik yang paling ideal untuk dijadikan
titik pemantauan periodik ternyata ada
di titik Deff seperti itu namun tadi
yang disampaikan sebelumnya ya untuk
titik pemantauan sebenarnya
ee bisa ee bisa berdasar juga pada
aksesibilitas tapi itu mungkin akan
lebih ee relevan di di dunia
pertambangan ya Ee Saya kurang tahu
kalau misalnya di industri ronanya
seperti apa Apakah bisa-bisa saja kita
ee buat akses untuk memonitoring
periodik seperti itu yang jelas kita
harus mempertimbangkan si sebaran air
limbah E dan sifat penting dampak ini
untuk menentukan idealnya kita
menentukan eh monitoring POnya di mana
sih Kapan sih Eh air limbah tersebut e
atau air sungai tersebut sudah mulai
melakukan eh purifikasi akibat adanya
buangan kita nah di situlah kita
harusnya memantau seperti itu jadi eh
empat poin ini harusnya dilakukan secara
sistematis ya seperti
itu Itu tantangan untuk eh perakiran
dampak selanjutnya eh tantangan yang eh
kita sering temukan di rencana
pengelolaan dan pemantauan Oke mungkin
terkait Ipal itu sendiri atau unit
pengolahannya terkait teknologi dan
proses pengolahan yang harus sesuai
dengan ee hasil prakiran dampak ee dan
memenuhi semua kriteria desain ini
sebenarnya tidak hanya sesuai dengan
prakiran dampak ya karena ini ee lebih
ee lebih merujuk ke ee perusahaan yang
wajib kajian teknis pun kalau misalnya
perusahaan itu wajibnya atau akannya
standar teknis eh penyusunan dokumennya
ya Ee ya teknologi atau proses
pengolahannya harus sesuai dengan
rujukan baku mutuk air limbah tersebut
seperti itu jadi ee harus diperhatikan
dulu mau membuang berapa dan EE
pengolahannya seperti apa kemudian di
rencana pemantauan nah ini eh lagi-lagi
kami sampaikan tidak formalitas eh tidak
asal state gitu ya oh state aja
eh mengikuti Eh aturan yang ada di eh
permen 5 2021 gitu ya kita set aja kita
ikutin tapi ternyata eh saat realisasi
saat implementasi di lapangan perusahaan
ternyata tidak sanggup nih tiap bulan
harus memantau ee air limbahnya yang
mana titik penaatannya itu ada 20 poin
misal ee apalagi untuk yang tambang
pasti lebih dari satu titik penaatan
ternyata tidak mampu nih akhirnya ee ada
beberapa data yang tidak Ee tidak
tercakup atau ada beberapa titik yang
enggak diujikan nah ini harus menjadi
konstan bersama eh menjadi acuan eh
monitoring periodik at kpl dan menjadi
komitmen perusahaan
seharusnya seperti itu untukcana
pemantauan selanjutnya untuk tanggap
darurat ini juga harus teridentifikasi
Bapak Ibu ee
potensi kedaruratan di masing-masing
kegiatan pengendalian pencemaran air
mulai
dariesederhana saluran air limbah
misalnya nah itu ada potensi kebocoran
dari salurannya dan berpotensi secara
tidak langsung mencemari lingkungan ini
apa Tanggap daruratnya eh seperti apa
timnya mana Eh timnya berkompeten atau
tidak sudah pernah pelatihan atau belum
Kalau sudah pelatihan dan sudah Ee
sertifikasi misal dilampirkan ee
sertifikasinya seperti itu dan sop-nya
juga harus dijelaskan ee secara sah gitu
ya di dalam ee sop tersebut sop nomor
berapa Sudah ditanda tangani
tandaatangani oleh manajemen dan
sebagainya seperti
itu kemudian untuk internalisasi biaya
nah ini mencakup semua kebutuhan
pengelolaan lingkungan kemudian total
investasi perusahaan dan persentase
biaya mungkin kalau poin pertama terkait
kebutuhan pengelolaan lingkungan Bapak
Ibu harus menjabarkan
ee
mendeskripsikan mulai dari pembangunan
ipalnya ini ada alokasi biaya berapa
ratus juta Kemudian untuk maintennya
berapa juga untuk kalau misalnya Ipal
tersebut rusak ada bocor mau ada modif
atau pengembangan teknologi nantinya itu
dialokasikan berapa sebenarnya eh inti
dari internalisasi biaya ini perusahaan
e perlu Menjelaskan ke e instansi
pemerintah bahwa kami sudah
mengalokasikan biaya yang cukup loh
untuk ee melakukan pengendalian
pencemaran ini seperti itu dan eh klhk
biasanya punya standar eh persentase
karena di sini akan dipersentasekan ya
antara tadi biaya total lingkungan
dengan total investasi mereka punya eh
sepertinya mengunci sekian persen jika
ada perusahaan yang ternyata
persentasenya hanya 1% dari investasi
nah ini biasanya mereka ee
mempertanyakan kok kecil ee okasi untuk
pengelolaan lingkungan atau pengelolaan
e Air ini seperti itu Nah itu konsernnya
ke arah sana kemudian poin terakhir di
rpplh ada terkait periode uji coba yang
mana Ini harus mencakup e
kegiatan-kegiatan utama yang menjadi
kewajiban perusahaan seperti konstruksi
kemudian uji coba kemudian verifikasi
lapangan permohonan slo eh hingga
pemasangan sparing seperti itu ini
eh untuk yang eh titik beratnya di
perusahaannya Jadi kalau misalnya ada
yang EE memasukkan poin eh penerbitan
slo oleh klhk di dalam periode waktu uji
coba ini itu tidak perlu karena yang
harus dimasukkan eh hanya poin poin yang
titik beratnya di perusahaan saja
seperti itu Nah apa sih Gunanya periode
waktu uji coba ini ini untuk menjadi
pegangan klhk bahwa eh oh perusahaan
mengalokasikan sekian bulan untuk
konstruksi jadi e perkiraan verifikasi
akan di bulan apa seperti itu kemudian
misalnya diuji coba ada uji coba yang EE
direncanakan perusahaan 6 bulan uji coba
ini kan sebenarnya belum secara sah Ipal
itu boleh dioperasikan ee belum boleh
dibuang gitu ya tapi ee mereka harus
ngetes eh Ipal ini mengolah air limbah
kemudian ternyata keluarannya atau
outletnya itu benar loh bisa memenuhi
baku mutu yang dijanjikan dalam dokumen
pertekna itu nah ee eh saat ini kalau
dari klhk sendiri mereka hanya minta eh
2 bulan untuk eh uji coba Karena untuk
membandingkan Oke pengujian ee pertama
di bulan pertama ini Sekian dan eh yang
di bulan keduanya berapa jadi ini tidak
perlu e terlalu lama dilakukan karena
arahan dari Kak akhir-akir ini ee cukup
2 bulan yang penting ada data e
pembanding seperti itu ya 2 sampai 3
bulan seperti itu untuk periode waktu
dicoba semuanya ter ST waktunya dan
mungkin untuk ee isu tantangan yang EE
berdasarkan tadi susunan atau poin-poin
yang termuat dalam dokumen teknis ee
seperti demikian ee Bapak Ibu ee mungkin
mohon maaf ee Apabila ada kekurangan
dalam penyampaian materi atau kurang
jelas mungkin nanti kalau ada yang perlu
ditanyakan kita masuk ke Sesi diskusi ya
Kang Ujang mungkin itu kalau dari saya
terkait pencanaan pengelolaan pemantauan
sistem manajemen lingkungan serta isu
dan tantangan dalam pengajian pertek ee
secara umum ini juga Berdasarkan
pengalaman G saja mungkin nanti kalau
ada Bapak Ibu yang EE berpengalaman dan
eh bisa Sharing itu sangat diperbolehkan
kita buka diskusi aja seperti itu
mungkin itu dari saya Kang Ujang dan
bapak ibu semua Terima kasih banyak
Resume
Read
file updated 2026-02-13 13:06:23 UTC
Categories
Manage