Webinar Pertek Air Limbah - Rencana Pengelolaan dan Pemantauan
vYgFkWFW-60 • 2023-12-28
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Selamat siang Bapak Ibu Eh mungkin untuk eh terutama yang tadi baru gabung ya Eh tadi outline pembahasan webinar kita eh siang ini sudah dijelaskan tadi Eh oleh Mbak Siska mulai dari penapisan eh secara legulasi kemudian eh perhitungan neraca eh Prakiraan dampak nah ini secara outline pembahasan webinar ini sebenarnya kita adopsi dari eh outline penyusunan dokumen Bapak Ibu dokumen prakk yang diatur dalam eh permen 5 2021 itu nah ee selanjutnya yang akan saya sampaikan mungkin ee hanya sebatas terkait ee rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan eh sistem manajemen lingkungan dan eh mungkin ini poin ketujuh ini Eh ya Poin diskusi ya dan sharing mungkin ee bagaimana kita menghadapi dan ee ee ee menangani tantangan yang kita jumpai di beberapa pengajuan e perk akhir-akhir ini seperti itu oke mungkin dari outline ini eh mungkin lanjut ke poin kelima ya mbika di rencana pengan dan pemantauan lingkungan Oke mungkin kalau Bapak Ibu bisa kritisi eh outline yang diatur dalam permen 5 2021 ya kenapa Eh rencana pengelolan dan pemantauan ini kita Letakkan kita bahas itu di eh setelah perakhiran dampak ataupun eh rujukan baku mutu air limbah karena eh mungkin saya informasikan dulu eh rencana pengelolaan pemantauan ini adalah ee poin-poin yang harus kita jabarkan terkait apa yang harus perusahaan lakukan ee terkait pengolahan air limbahnya mulai dari kapasitas kemudian bagaimana nanti teknologi Ipal yang akan digunakan unitnya apa saja Kemudian desainnya seperti ini loh memang proper untuk ee mengolah air limbah tersebut nah ini memang idealnya harus dilakukan oleh perusahaan itu setelah mereka ee melakukan perakhiran dampak karena yang tadi dijelaskan dan diceritakan oleh basisa prakiran dampak ini khususnya e untuk kajian teknis ya prakirangan Dampak yang dilakukan itu memang tujuannya untuk mengetahui perusahaan ini itu eh boleh membuang air limbah seberapa jelek sih untuk tss-nya eh mungkin hanya boleh 100 PPM karena tadi ya Tergantung Rona awal atau badan air e yang menjadi badan air penerima kalau misalnya badan air penerimanya itu saat ini sebelum menerima air limbah dari perusahaan bapak ibu itu sudah memiliki kualitas yang buruk itu kan ee mungkin harus dicek lagi apakah dia masih memiliki daya tampung atau tidak nah kalaupun masih dan ternyata secara kajian perusahaan Bapak Ibu masih diperbolehkan untuk membuang air limbahnya ke badan air tersebut ee dikaji lagi ee dilihat berapa TSS yang boleh dibuang berapa F yang boleh dibuang berapa bod COD dan eh yes eh semua parameter air limbahnya itu boleh dirilis ke badan air nah dari situ ee perusahaan harus e menah lagi Oh ternyata e Bapak Ibu hanya boleh membuang TSS 50 ppm 50 mil per Nah inilah yang akan dikonversi oleh Bapak Ibu ke dalam rencana pengelolaan terutama untuk eh rencana kapasitas Seperti apa kemudian teknologinya seperti apa seperti itu karena mungkin ini informasi umum Bapak Ibu tadi sempat disebutkan juga ya Eh perbeda antara persetujuan teknis yang sekarang dengan itu namanya iplc e izin pembang limbahar dan dulu e pengajuan iplc itu relatif jauh lebih mudah hanya menyusun dokumen teknis kemudian e keluar e SK dari eh iplc tersebut seperti itu dan Eh kalau dulu iplc Mungkin disusunnya setelah perusahaan itu beroperasi jadi sudah jelas eh perusahaan itu menimbulkan air limbah yang karakternya Seperti apa kemudian timbulannya seperti apa seperti itu Nah kalau sekarang kebalik kita harus memprediksi eh kira-kira nanti karakter ee karakteristik air limbnya seperti apa kemudian Ron awalnya Seperti apa Nah itu harus diperhatikan benar-benar eh sehingga kita bisa nih eh membuktikan di dalam dokumen bahwa Ipal yang nanti akan kita bangun di lapangan itu memang eh proper sesuai tadi ya perusahaan Eh misalnya industri eh tekstil eh timbulan air limbah Seperti apa itu efile yang disusun yang didesain dan yang nanti akan dibuat itu ee sudah Ee terbukti ee secara kajian teknis Eh bisa mengolah air limbah dengan e proper efisiensi tinggi seperti itu itu e mungkin informasi umum eh bapak ibu masuk ke poin Pertama eh terkait rencana pengelolaan lingkungan di sini ada kapasitas Ipal mungkin Secara kapasitas ee Ini yang harus diperhatikan oleh Bapak Ibu atau pelaku usaha eh Ipal yang harus dibangun didesain dan dibangun itu eh harus memiliki kapasitas lebih dari total imbulan air libah dari kegiatan Bapak Ibu jadi ini Mungkin diagram sederhana eh di sini ada contoh apa ya tahapan tahapan eh yang harus dilakukan untuk menentukan berapa sih kapasitas ial yang harus didesain gitu ini mungkin hanya contoh saja ada ial tambang ial industri kemudian I mungkin eh beberapa beberapa perbedaan sedikit ya kalau dial tambang karena kan sumber air limbahnya itu dari hujan Nah ini harus diperhatikan curah hujan harian maksimum dari historical datanya itu berapa biasanya kita pakai 15 sampai 20 tahun idealnya kemudian ditentukan jug atau ini berap tahunahbangkan berapaama operasioners Dias tambambang tersebut gitu ya kalau misalnya operasi ee ipalnya ee 8 tahun sudah termasuk dengan rehat reklamasi Nah itu mungkin bisa pakai pu 10 jadi makin besar pu makin eh ya bisa dikatakan eh lebih terjamin secara eh kapasitas gitu ya kemudian eh koefisien E runoff ini melihat tata guna lahan di pertambangan tersebut seperti apa kemudian luasan daerah ee tangkapan tersebut e berapa hektar Nah jadi ini semua dipertimbangkan dan poin kedua dari akhir ini durasi hujan untuk durasi hujan sendiri ee mungkin di beberapa area terutama yang lokasinya berjauhan dan kondisi meteorologinya itu berbeda-beda mungkin memiliki durasi hujan yang berbeda ya mungkin kalau di ee satu eh di Kalimantan Timur mungkin rata-rata durasi hujannya hanya 3 jam per hari seperti itu Nah mungkin tidak menutup kemungkinan misalnya di tambang sulausi ini 5 jam rata-ratanya nah ini sangat ee bergantung pada ada lokasi ya eeah Kenapa harus ee dipertimbangkan durasi hujan ini karena untuk ee kapasitas ee khk dan mungkin eh dinas lingkungan hidup setempat itu meminta eh kita menentukan kapasitas Ipal itu ee dalam satuan hari seperti itu Jadi ini masalah konepsi aja seperti itu Nah pun untuk Ipal industri maupun Ipal domestik ya bisa dilihat kalau industri kita mengunci ee Berapa kapasitas produksi ee maksimumnya kemudian standar kebutuhan air dari tiap ee unit produksi kemudian kita hitung kebutuhan airnya lalu kita konversi ke himtimbulan air limbah jadi misalnya contohnya ada Ipal industri Ipal industri itu Eh ada unit eh daing pencelupan po kemudian ada eh unit-unit lainnya kemudian printing Nah itu masing-masing unit produksi tersebut eh standarnya eh Butuh berapa meter k per produk misalnya nah itu kan ee menjadi dasar e penentuan ee kebutuhan air dari kebutuhan air tersebut nanti bisa dikonveras lagi eh ke dalam timbulan air limbah eh idealnya atau umumnya ini eh ketimbulan air limbah itu 80% dari kebutuhan air bersih total seperti itu termasuk untuk ial domestik eh atau ya kegiatan e domestik lainnya entah Perumahan atau ee sejenisnya ini Dilihat jumlah karyawan atau jumlah orang terlayani kemudian unit kegiatan ini maksudnya kalau misalnya ada ee real estate misal di situ ada Perumahan ada kantin bersama nah ini kantinnya ee Perumahan dan kantin ee tentu memiliki standar kebutuhan air masing-masing ya dan itu perlu dipertimbangkan dalam ee perhitungan kebutuhan air bersih dan perhitungan timbulan air limbah ini seperti itu untuk kapasitas selanjutnya selanjutnya setelah kita eh menghitung kapasitas eh Ipal yang harus kita bangun ini seberapa besar sih kemudian kita eh lanjut untuk menentukan di dalam besarnya Ipal tersebut harus ada proses apa aja sih Nah ini bergantung dengan ee masing-masing air limbah yang ditimbulkan dari perusahaan jadi ee mungkin Bapak Ibu di sini semuanya sudah Ee ada pengetahuan atau ee pengalaman justru ya Ee masing-masing kegiatan ee industri pun sangat banyak jenisnya ini air limbahnya pun karakteristiknya pasti berbeda-beda ini yang harus eh menjadi dasar dan dikunci kita biasanya di dalam permen 5 2021 itu sudah sangat jelas sebenarnya Bapak Ibu di ee Jelaskan tahapannya untuk teknologi ini kita harus mengelompokkan dulu ee pencemar pencemar di dalam air limbah tersebut kalau misalnya ee di industri ee tekstil biasanya kelompok pencemar yang paling dominan itu misalnya PH kemudian suhu warna organik nah ini eh masing-masing eh kelompok pencemar ini kita identifikasi lagi lanjutan kira-kira teknologi yang ideal atau yang memungkinkan untuk diterapkan untuk menyisihkan polutan tersebut dalam air limbah itu apa saja karena kan banyak pilihan ini Bapak Ibu bisa merujuk ke banyak buku banyak regulasi ya karena di sini Sebenarnya di di kita itu banyak regulasi ataupun e ya bisa dari tbook ini seperti yang tertulis di sini kalau domestik bisa dari dan lainnya kalau kalau untuk tambang bisa Dar kemudianm itu Nah itu bisa menjadi referensi kita untuk menentukan e gimana kita harus mengolah air limbah tersebut Nah dari pilihanitun yang bisa kita terapkan dalam perusahaan Bapak Ibu kita pilih lagi eh dari eh bod COD yang tinggi di industri tekstil di Kabupaten x terny eh secara kemampuan perusahaan bisa nih pakai teknologi Eh aasi misalnya nah aasi ini juga mungkin ada ada yang modif ada yang konvensional ya itu dipilih lagi nah ini sebenarnya ke eh masih ada fleksibilitas untuk e bapak ibu memilih teknologi-teknologi tersebut Nah apa eh selanjutnya setelah ee Bapak Ibu pilih teknologi yang EE memungkinkan UN ditetapkan Nah Bapak Ibu mesih lihat e masing-masing unit proses atau operasi dari teknologi tersebut desainnya seperti apa karena Eh kalau kita melihat eh unit biologi unit pengelolahan biologi Mungkin ada yang mempersyaratkan waktu tinggalnya hanya 12 jam tapi ada yang harus 24 jam Nah ini kan beda-beda jadi makanya kami e tadi sampaikan eh pemilihan tersebut selain mempertimbangkan efisiensi penyis ee mempertimbangkan juga ee kesediaan lahan kemudian kemampuan perusahaan misalnya ee biaya investasinya mungkin pasti berbeda-beda ada yang cenderung eh tinggi ada yang cenderung ee lebih rendah nah ini harus e dipertimbangkan nah kriteria desain tersebut kita harus eh pilih ya tadi sesuai teknologi terpilih itu kita lihat kriteria desainnya apa dan desain yang kita buat untuk setiap unit proses mulai dari misalnya dari alisasi dari eh kemudian aerasi sedimentasi ini harus eh berapa sih lebarnya berapa kedalamannya Berapa waktu tinggalnya berapa ehnya berapa persen dan setiap kapan Eh lumpur harus diteluk seperti itu karena itu semua eh mempengaruhi e desain yang nanti akan dibuat seperti itu jadi di dalam tahapan ini eh kita tegaskan sekali lagi Eh Bapak Ibu harus perhatikan karena e rencana teknologi F kemudian eh unit proses dan operasinya Apa kriteria desainnya apa ini harus eh bergantung pada rujukan baku mutu yang ditetapkan ataupun tadi hasil perkiraan dampak yang diceritakan oleh MB seperti itu jadi di dalam dokumen kita harus menunjukkan Oh teknologi atau rangkaian Ipal yang mau kita buat ini memang proper loh untuk e menyisihkan eh air limbah tambang dari yang tssnya 1000 jadi hanya 50 Karena karena kita hanya boleh buang ke badan air itu 70 PPM misal seperti itu Jadi ini e dikerjak secara runut karena eh mungkin Kami sering juga menemukan eh perencanaan Ipal dan penyusunan dokumennya ini dilakukan paralel atau mungkin e juga ipalnya itu rencananya atau desainnya sudah ada kemudian baru mau mengajukan per yang Man ternyata e saat Dik kriteria desain dari unit yang sudah ada ataupun sudah baru ada ee ded-nya itu ternyata tidak mampu secara ee perhitungan efisiensi tidak mampu nih ee menghasilkan TSS 100 ternyata dari kajian dari riset ini hanya bisa sampai 200 saja keluarannya seperti itu Jadi harus diperhatikan semua ee rangkaian semua ee unit proses seperti itu selanjutnya oke oke E ini eh sempat Disinggung tadi ya dari rangkaian ial yang kita mau buat ee yang Bapak Ibu ee rencanakan kita coba akan Gambarkan di dalam dokumen itu dalam bentuk diagram Misalnya ini kalau yang atas ini eh umumnya di Ipal tambang ya yang lebih eh relatif lebih sederhana hanya sedentasi tapi biasanya ee terdiri dari banyak kompartemen ee kalau yang bawah ini contoh dari neraca massa penyisihan untuk air limbah domestik prinsipnya sama setiap kompartemen atau setiap unit proses operasi ini eh dia bisa menyisihkan TSS berapa dia bisa menyisihkan bod berapa minyak lemak berapa Nah ini harus diperhatikan kalau misalnya ekualisasi itu kan hanya ee menyamaaratakan debit misal nah eh harus ee diperhatikan Apakah dia bisa menyisihkan minyak lemak Apakah dia bisa menyisihkan amonia nah ini ee bagaimana kita menentukan peran efisiensinya ini kita bisa lihat dari banyak referensi ataupun bisa Dari jurnal dari unit-unit teknologi eh serupa yang sudah pernah diterapkan di ee tempat lain atau di perusahaan lain seperti itu Nah DII sini terlihat eh secara eh teoritis eh keluaran dari Ipal tersebut ternyata memang mampu nih eh menghasilkan limbah sebaik itu untuk dirilis atau dimanfaatkan Oke kemudian eh setelah kita menentukan besaran atau kapasitas kemudian di dalam unit itu ada proses apa saja kemudian kita visualisasikan kita Gambarkan eh letaknya di sini loh eh unit pengolahan tersebut eh sumbernya di sini nah eh ini ada beberapa contoh Bapak Ibu dari layout yang eh ada mungkin kalau eh yang dilihat Bapak Ibu di slide ini contoh l tambang yang mana secara general ini harus memuat tadi ya Ee luas judementnya berapa kemudian semua koordinat harus diinformasikan seperti koordinat inlet eh koordinat outlet out monitoring kemudian penyaliran air tambang eh kontur atau arah aliran air limpasan permukaan Seperti apa Nah ini eh dari del poin secara umum yang harus masuk ke dalam layout mungkin Bapak Ibu bisa sambil c ini di layout sebelah kiri Ini bukan layout yang sempurna atau layout yang sesuai karena bisa Bapak Ibu lihat di sini tidak ada koordinat tidak ada arah aliran dari catchmen yang masuk ke eh setling p kemudian eh kontur pun tidak ada nah ini eh mesti kita perhatikan seperti itu karena klhk Ataupun mungkin Dinas Lingkungan pun eh meminta ee sederhana layout pun harus memuat banyak komponen seperti itu ya banyak informasi seperti itu selanjutnya oke ini eh lanjutan e masih di sekitar Ipal tambang Bapak Ibu kalau tadi Ipal secara general yang memperlihatkan eh sumber air limbah atau catchmentnya tadi di mana Eh ipalnya di mana Kalau ini kita bisa lihat eh layout yang lebih Zoom ke Unit pengolan sendiri yang mana ada kurang lebih ada lima poin yang harus termuat di dalam ee Leo tersebut seperti koordinat semua koordinat kemudian saluran air limbah antar unit proses eh operasi atau antar kompartemen kemudian unit penunjang pengolahan air limbahnya kemudian dimensi unit dan tata letak unit tersebut eh semua unit itu ee tergambar jelas di dalam leout Nah ini mungkin bisa di next sekali lagi Eh mbak Kak Nah kalau ini gambar juga masih belum sempurna belum sesuai ee Bapak Ibu karena di sini tidak ada koordinat tidak ada informasi dimensi yang ada hanya eh saluran antar saluran air limbah antara unit ya ini bisa Bapak Ibu lihat ada garis-garis tipis berwarna biru itu memperlihatkan Eh inletnya di mana kemudian mengalir ke kompartemen mana dan biasanya ini kalau untuk Ipal tambang berbentuk labirin ya seperti itu Nah untuk unit penunjang pengolahan salah satunya juga sudah tercakup ini kalau bapak ibu lihat di ujung kiri atas ada tulisan titik injeksi ferosulfat ini salah satu keugulan yang biasa dipakai di eh tambang eh nikel kemudian ada treatment building ini salah satu eh penunjang dalam pengolahan dan itu harus diinformasikan juga dalam eh layout proses oke nextnya nah Ini contoh juga untuk industri industri kurang lebih sama poin-poin yang harus dimasukkan ke dalam e layout ada sumber saluran koordinat dan kalau industri ini harus ditekankan bahwa eh saluran air limpasan atau saluran renate itu harus terpisah dengan saluran air limbah seperti itu Jadi harus terlihat jelas perbedaannya untuk memastikan tidak ada air limbah yang EE bergabung dengan air hujan atau air limpasan di dalamur an drinas seperti itu Nah ini lout juga eh mungkin terdengar apa ya terdengar eh receh gitu ya Eh bagi Bapak Ibu tapi ini menjadi pegangan eh dlh ataupun pusat klhk Ketika nanti mereka verifikasi ke lapangan mereka akan melihat layout Oh saluran air limbahnya di sini saluran drenasnya di sini mereka akan mengecek dan memastikan tidak ada bypass kemudian tidak ada eh gabungan saluran atau sebagainya seperti itu nah di laut Ipal industri ini juga Ee tidak sempurna karena tidak ada informasi dimensi saluran air limbah saluran drenase koordinat dan EE sumber air limbahnya tidak terlihat ada di mana Oke ee Mohon maaf Bapak Ibu selanjutnya setelah [Musik] rencana setelah rencana pengelolaan kita masuk ke rencana pemantauan ini terkait apa saja yang perlu kita pantau ee secara periodik Nah ini bisa Bapak Ibu lihat ada titik penaatan ada Halo suaranya terdengar jelas di sini P Oke terima kasih Pak ada mutu e air tanah kemudian sumber injeksi kebauan Nah ini mungkin ini eh kami hanya merekap eh poin-poin pemantauan yang termuat di dalam permen 5 2021 tapi eh Bapak Ibu bisa memilah karena eh tergantung Bapak Ibu mengajukan pengelolaan air limbah yang yang mana gitu ya kalau untuk misalnya Bapak Ibu mengajukannya pemanfaatan air limbah untuk formasi tertentu dengan cara in otomatis pemantauan titik sumber injeksi kemudian ee parameter di Sumber injeksi kemudian ee parameter lainnya itu harus di eh dijadikan komitmen untuk pemantauan secara periodik ya Nah ini semuanya sudah diatur di dalam lampiran eh dua maupun lampiran t ya Tergantung itu kajian teknis ataupun standar teknis seperti itu ini kami hanya merekap saja eh supaya menjadi konsern bersama eh bahwa rencana pemantauan ini tidak hanya eh formalitas hanya di dokumen karena nanti akan ditagihkan di dalam ee pemantauan rklrpl ya seperti itu Nah ini bergantung tadi pengelolaanajukan kemudian semuanya sudah jelas disampaikan dengan jelas di dalam lampiran permen 5 2021 Seti itu nah poin terakhir eh poin terakhir kalau bapak ibu lihat di liran ter2 mau menyusun kajian teknis ataupun standar teknis ini selalu diakhiri dengan sistem manajemen lingkungan mungkin Bapak Ibu di sini yang dari perusahaan sudah ada yang memegang dokumen SML perusahaan secara umum Ya nah tapi untuk SML yang di dalam dokumen P ini cukup hanya mengacu ke Pa saja atau terkait pengendalian pencemaran air sajaah ini mungkasum yangyaak ia sudah pahami bahwa SML ini adalah uraian sistem e mengenai manajemen lingkungan yang eh menggunakan pendekatan hpdca atau plan do check action yang mana kita bisa mengacu ke iso 14001 2015 atau eh atau ke permen 5 2021 pun itu sudah terstate jelas di dalam lampiran EMP jadi eh bisa menjadi acuan e karena secara prinsip atau secara penyusunan SML ini Eh sama saja eh memegang pendekatan pdca tadi seperti itu DCA perencanaan pelaksanaan pemeriksaan dan tindakan mungkin ini nextnya selanjutnya e dijelaskan lebih rinci apa sih Eh yang harus dituangkan eh perusahaan untuk membuktikan bahwa perusahaan ini sudah loh eh merencanakan sudah loh melaksanakan eh upaya-upaya pengendalian pencamaran air sudah l periksa sudah loh eh eh action jika misalnya ada pencemaran lingkungan akibat pengolahan air limbah yang tidak proper nah ini semuanya t di dalam dokumen Jadi kalau misalnya Bapak Ibu dari perusahaan Itu sudah punya dokumen SML itu bisa menjadi acuan tinggal kita pilah saja yang terkait pengendalian penaran airnya saja seperti itu Nah ini mungkin ada di diagram kotak sebelah kiri Ini ada SML yang harus ada di dalam ee penyusunan dokumen yaitu terkait kebijakan lingkungan perencanaan implementasi dan operasi pemeriksaan eh tindakan perbaikan tinjalan manajemen dan perbaikan berkelanjutan seperti itu Nah ini eh Mungkin poin-poinnya sebenarnya cukup banyak Eh Bapak Ibu klausul dari SML itu sangat banyak bisa dilihat ee mulai dari eh perencanaannya pun ada banyak yang harus kita tuangkan penerapan pun juga bisa ibu bapak lihat ada sumber daya peran dan tanggung jawab pelatihan hingga tanggap darurat dan EE seterusnya yang menjadi koncern eh penyusunan eh SML di dalam pengajuan pertek ini Eh mungkin ada dua poin yang bisa kami sampaikan dan kami informasikan Pertama eh penyusunan SML dalam dokumen pertek ini harus disertakan dengan bukti atauid ya karena kalau perusahaan hanya ee menceritakan ptx kami ptx telah melakukan ee penyusunan kebijakan lingkungan Hanya seperti itu itu ee kemungkinan besar akan di dipertanyakan dan ditolak gitu ya oleh EE dinas ataupun oleh pusat klhk karena harus ditbentukan harus dibuktikan dengan eh entah itu kita menampilkan kebijangan lingkungannya entah kita eh menuliskan nomor sop untuk klausul-klausul lainnya entah kita memberikan dokumentasi misalnya kalau untuk di eh banyaknya kusul ini ada yang ada yang menentukan harus mendokumentasikan rapat tinjuan manajemen misalnya nah ini diberi eh bukti berupa dokumentasi sedang rapat ataupun berita acara ataupunensi itu eh masih ada eh fleksibilitaslah perusahaan dalam menyusun SML ini di dalam dokumen perte seperti itu ini silakan Bapak Ibu cek saja nah ini uraiannya sangat banyak seperti yang tadi saya sampaikan ini silakan dicek dan diperhatikan satu persatu eh seperti yang termuat dalam lampiran 4 eh di permen 5 2021 seperti misalnya di tahap plan atau perencanaan uraiannya kurang lebih ada 5 poin seperti tadi ya e harus menentukan lingkup dan menerapkan SML terkait pengendalian pencemaran air Nah apa buktinya misalnya perusahaan eh pernah eh berdiskusi mulai dari top manajemen hingga bawahnya untuk menentukan dan SML nah ini tertuangnya di dokumen apa atau di sop apa atau di eh laporan apa ini bisa di Muatkan sebagai bukti bahwa perusahaan telah melakukan eh kegiatan tersebut berikut pun eh untuk eh uraian-uraian klausul lainnya seperti itu jadi eh Memang mungkin eh terdengar hanya formalitas SML ini tapi ini juga menjadi masalah Bapak Ibu walaupun tadi ya Ee poin atau concern atau inti dari persetujuan teknis tadi kan e terkait kapasitas kegiatan kemudian perakiran dampak bku mutu ipalnya Seperti apa tapi SML ini walaupun ditaruh di akhir ini kadang menjadi hambatan juga kalau misalnya karena pernah e dijumpai perusahaan yang sml-nya itu enggak jelas mereka sop hanya ada beberapa kemudian ee kalau kebijakan mungkin sudah pasti ada ya ya kemudian tim E manajemen krisis atau yang harus menanggapi PPA atau pencemaran ini eh tidak jelas Eh bagaimana strukturnya Nah itu akan terus dipertanyakan si kelengkapan dokumen dan kesesuaian dokumen ini seperti itu Jadi harus eh dibaca dan di pahami satu-satu poin yang disyaratkannya itu mungkin untuk SML manajemen lkung Oke mungkin eh terakhir Bapak Ibu eh setelah mungkin kalau tadi poin 1 sampai poin 6 eh yang telah MB dan saya sampaikan ini kan eh outline B dari syarat e dokumen teknis yang harus diajukan entah itu kajian atau standar Nah ini mungkin eh sedikit informasi atau di sini eh kita juga diskusi mungkin nanti Bapak Ibu terkait isu atau tantangan eh sebelum atau saat pengajuan eh air limbah seitu Nah ini mungkin kalau kami mengidentifikasinya mungkin ee masih mengacu ke outline atau urutan e pembahasan di dalam prakk itu sendiri ya kalau di ini mungkin ada empat terkait deskripsi kegiatan kemudian ee Rona awal dan perkiraan dampak ini ee berlaku kalau dokumen teknis yang kita ajukan itu kan kajian Nah kalau misalnya Bapak Ibu menyusunnya ternyata secara teknis dua dan tig ini digantikan oleh eh rujukan baku mutu air limbah seperti itu dan yang terakhir terkait rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan Oke di bagian awal di bagian Deskripsi kegiatan eh isu atau tantangan eh yang harus disiapkan e sebelum pengajuan oleh Bapak Ibu ini mungkin ada dua secara umum ya terkait penapisan dan kedua terkait waktu kalau untuk penapisan mungkin tadi sudah sempat Disinggung oleh B Siska ya kita kita punya air limbah kita punya kegiatan dari produksi ABC kemudian punya Mes juga dari kegiatan domestik kita punya kantin yang kapasitasnya besar ini air limbahnya Sekian banyak ini mau diapakan Apakah eh perusahaan Bapak Ibu ini eh sanggup untuk membuangnya tapi ternyata tidak dekat dengan badan air kemudian kalau misalnya jauh ini tidak tidak tidak perusahaan tidak prefer lah karena ee ee biaya pemasangan saluran membuat saluran membuat e pemasangan Sipa itu ee relatif e tinggi misalnya nah ini harus dijelaskan latar belakang Kenapa Bapak Ibu ingin membuang air limbahnya kemudian ee ada juga yang setengah atau 50%-nya dibuang 50%-nya dimanfaatkan nah ini harus dijelaskan Seperti apa dan kenapa akhirnya menetapkan eh oh kajian teknis berarti yang harus disusun dokumennya atau Oh standar teknis yang harus disusun Nah itu sebenarnya secara umum Bapak Ibu sudah bisa menarasikan ee hasil penapisan seperti diagram yang tadi Mbak sisa jelaskan gitu ya itu tinggal dipertegas saja ee dengan kondisi di lapangan ee dan lain sebagainya seperti itu karena misalnya juga ee Bapak Bapak Ibu Mau 100% Memanfaatkan ee air limbahnya nah ini ee Kenapa 100% dan kemudian E dimanfaatkannya itu misalnya untuk direcapkan ke Farmasi tertentu diresapkan eh ke ke permukaan tanah Misalnya ini kan eh konsen khk pasti berbeda memang tanahnya seperti apa Apakah permeabilitasnya tinggi nah itu yang harus diep dari awal kalau misalnya eh bapak ibu ada yang merencanakan mau deh diresapkan 100% untuk eh resapan ke permukaan tanah itu harus ada kajiannya dulu eh maksudnya ada informasi eh bahwa ptx pernah melakukan kajian e di waktu sebelumnya dan ternyata hasil kajian itu tanahnya memiliki permeabilitas tinggi dan lain sebagainya yang mendukung untuk eh memanfaatkan air limbah 100% ke eh ke Farmasi tertentu dengan cara resapan e permokan air tanah tersebut jadi harus di tegaskan dari awal eh terkait penapisan tersebut selanjutnya yang nomor dua terkait waktu karena mungkin tadi sudah disampaikan juga di awal eh kurang lebih kita makan waktu berapa bulan atau mungkin ada yang sampai 1 tahun lebih gitu ya Eh terutama untuk pengajuan ke pusat yang mana ee antrian dokumen di sana lama ini nih sudah terlihat sudah bisa diprediksikan berapa bulan kita memakan waktu dan kita harus menginlinan dengan waktu operasional eh di kegiatan Bapak Ibu karena misalnya ada suatu perusahaan industri atau perusahaan apapun itu ingin beroperasi rencananya di bulan September 2024 namun sampai tahun ini ataupun sampai Februari 2024 mereka belum ee mengajukan atau belum mulai menyusun dokumen prakk nah ini harus di eh diperhatikan ya karena Eh misalnya perusahaan cukup confidence nih bisa aja eh beres hanya beberapa bulan tapi ternyata eh tidak mencapai dan di September 2024 itu harus tetap beroperasi nah tetap beroperasi Itu otomatis ipalnya sudah ada eh dan fasilitasnya sudah ada semua tapi izinnya belum bel dipegang oleh perusahaan nah ini akan menjadi temuan karena sekali lagi yang perlu dihighlight untuk perusahaan baru eh setelah turunnya PP 22 eh u cita kerja PP 22 dan permen 5 ini eh harus eh mengkaji dulu eh per pertek tidak sebenarnya tidak hanya air limbah emisi limbah B3 dan semuanya kemudian baru mengajukan eh izin lingkungan ya kalau sekarang e persetujuan lingkungan jadi ketika nanti ada temuan eh perusahaan belum punya eh SK pertek dan belum punya slo tapi sudah berkegiatan yang mana ada kegiatan tersebut pasti ada a limbah yang air limbahnya itu diemanakan e jadi pertanyaan Nah itu akan menjadi isu tentunya jadi harus diperhatikan Kapan target beroperasi dan kapan kita harus mulai menyusun dan pengajuan dokumen pertek seperti itu hingga Ketika nanti slo karena output dari rangkaian izin ini eh surat kelayakan operasional itu eh dokumen yang dipegang oleh perusahaan eh yang yang menyatakan eh unit pengolahan tersebut secara legal sudah boleh beroperasi karena bukan bukan SK perteknya yang kita pegang bukan dokumen perteknya yang sudah ada kok e dokumen pertek sudah ada kok SK perteknya Boleh dong eh beroperasi Nah itu enggak karena acuan kita slo slo eh kita pegang sudah rilis baru kita boleh melakukan eh kegiatan seperti itu baru boleh kita eh mengoperasikan ial tersebut tbut seperti itu Jadi dua poin ini yang harus diperhatikan di awal sebelum pengajuan nah Adapun isu atau tantangan ee yang harus diperhatikan mungkin ini supaya mudah kami tadi ya Ee berdasarkan urutan penyusunan kalau di ee bagian Deskripsi kegiatan mungkin ada beberapa poin yang ee eh mungkin di sini campuran ya Bapak Ibu ee bukan isu atau tantangan tapi eh hal-hal yang perlu diperhatikan ee di saat penyusunan poin tersebut misalnya untuk yang kapasitas kegiatan ini harus sesuai dengan dokumen lingkungan atau ee rencana adendum jadi ini Mungkin dihighlight eh jika perusahaan tersebut perusahaan lama yang sudah beroperasi sebelum adanya pp22 dan sudah punya dokumen lingkungan nah ini diate bahwa pertek yang mau kita ajukan ini eh sesuai dengan eh dokumen lingkungan yang sebelumnya sudah dipegang perusahaan misalnya kapasitas eh produksinya 12 eh ton per tahun nah ini berarti 12 ton per tahun itulah yang diet di dalam eh dokumen pertek seperti itu kalau misalnya eh perusahaannya belum beroperasi benar-benar e perusahaan baru ya silakan Diat di dalam E protk tersebut kapasitas maksimum dalam periode produksinya itu misal di sampai 2050 nah di 2050 itu kapasitas maksimum berapa it yang dis kalau itu perusahaan baru seperti itu karena kan nanti urutannya protek dulu e kemudian baru dokumen lingkungan baru persetujuan lingkungan nah poin pertama ini ini lebih eh cenderung untuk perusahaan yang sudah ada sebelum adanya PP2 Kemudian untuk bahan baku dan penol nah ini eh dijelaskan bahan yang berkontribusi dan tidak berkontribusi secara langsung terhadap air limbah karena eh mungkin ada misalnya untuk eh lagi yang lebih mudah gitu ya untuk diproduksi sendiri pencelupan ataupun diprinting itu semua unitnya kan menggunakan e air yang mana eh hampir keseluruhan itu menjadi air limbah Nah itu dijelaskan dari masing-masing unit produksi tadi itu ada chemikal apa yang ditambahkan Ada bahan-bahan apa saja yang digunakan karena secara tidak langsung e chemical AG tersebut akan berkontribusi terhadap karakteristik air limbah yang akan ditimbulkan seperti itu nah eh di sini diinfokan bahan ee yang berkontribusi langsung dan tidak ya Nah yang tidak berkontribusi langsung pun misalnya seperti Eh kalau di pertambangan di kegiatan pertambangan itu kan e yang dominan bekerja di e alat-alat berat alat-alat angkutnya Nah itu misalnya kasih kendaraan menggunakan bahan baku e bahan bakar bahan bakar Nah ini kan tidak berkontribusi e ke air limbah ya Kal kalau e air limbah ee tambang itu dari curah hujan dari hujan yang turun gitu tapi ini tetap disebutkan Jadi terlihat nanti secara matriks atau diagram ini terserah eh Bapak Ibu eh menampilkannya dalam bentuk apa terlihat oh eh apa-apa saja nih kegiatan apa saja yang akhirnya menimbulkan air limbah dan EE karakter air limbahnya itu seburuk ini atau sekeruh ini itu dari proses yang mana dari ee kegiatan yang menambahkan kemikal apa atau bahan apa seperti itu itu dijelaskan semua kemudian di neraca Air ini semuanya Eh mencakup kegiatan utama dan penunjang karena kami highlight poin ini Eh mungkin karena pengalaman kami banyaknya di pertambangan eh Bapak Ibu yang mana Eh tadi yang disebutkan m Siska sangat dinamis jadi eh mereka itu nyusun eh pertek atau mengajukan perteknya secara berkala ya sekarang Eh 5 setling P dulu kemudian 5 tahun lagi rencananya nambah lagi du INF nah ini eh kadang untuk neraca air hanya neraca air dari unit pengolahan yang mau diajukan saja nah ini e juga diarahkan oleh pusat ataupun daerah gitu ya neraca air tetap e mengacu ke e keseluruhan kegiatan jadi kegiatan ini sebenarnya semuanya apa aja dari awal e operasi sampai akhir operasi kegiatan utamanya apaja penunjangnya apa saja jadi eh tercakup semuait mana yang tidak menimbulkan air limbah mana yang menimbulkan air limbah yang menimbulkan air limbah itu diolahnya ke Unit yang mana Kalau misalnya sudah punya Iin iniuk yang banyak rel denganunang kalau untuk I yang sudah ada ini Man at Ti penat Man Se badan airnya yangir eh secara satu kesatuanaca air seperti itu selanjutnya untuk karakteristik air limbah nah ini eh sebenarnya kalau karakteristik ini bisa bersumber dari data primer ataupun sekunder Bapak Ibu kalau primer e untuk kegiatan yang belum beroperasi belum menimbulkan air limbah otomatis mereka tidak bisa mengujikan air limbahnya Ya seperti industri mereka akan kesulitan untukcek e air limbah yang nanti akan ditimbulkan itu seperti apa bisa e bisa secara sekunder atau kajian melakukan kajian sederhana sebelumnya seperti itu selanjutnya terkait fluktuasi produksi dan air limbah nah ini eh ditunjukkan dalam kesatuan waktu eh misalnya Katakanlah dalam satuan bulan ya dan tujuannya Untuk menginformasikan keterkaitan antara e fluktuasi produksi dan air limbah mungkin kalau di industri yang mana timbulan air limbahnya itu sangat bergantung di kegiatan produksi itu sendiri akan terlihat ya ketika produksinya Naik butuh airnya juga lebih tinggi ee air limbah yang ditimbulkannya pun ee lebih tinggi akan mungkin cenderung akan lebih ee berbanding lurus nah ini perlu dijelaskan juga ee karena mungkin akan berbeda misalnya kalau di pertambangan karena tadi ya Eh mereka nambang kemudian air limbahnya kan ee dari hujan yang mana hujannya itu tidak bisa di ee prediksi ya Enggak belum tentu ee nambangnya kapasitas nambangnya lagi banyak-banyak bulan ini tapi bulan ini musim kering ya akhirnya tidak berbanding ee lurus nah ini diinformasikan saja karena untuk melihat ee kalau misalnya ee makin tinggi produksi makin tinggi air limbah atau tidak seperti itu untuk melihat keterkaitan antara keduanya lanjutnya eh untuk layout tadi yang sempat kami sampaikan ya Eh ini mencakup semuuh kegiatan utama dan penunjang kemudian lokasi lokasi potensi timbulan air limbah kemudian unit pengelolaan air limbahnya di mana saja mulai dari saluran dari sumber ke ipalnya Kemudian dari Ipal itu kan banyak unit-unit saluran yang mana aja semuamuanya yang seperti eh kami sampaikan sebelumnya itu harus masuk ke layout selanjutnya selanjutnya di bagian Ronal lingkungan awal mungkin ini ee dua poin yang harus diperhatikan terkait keperluan data untuk perkiran dampak dan komponen lingkungan apa aja yang EE sekiranya nanti akan terkena dampak seperti itu Nah untuk keperluan data eh perakiran dampak ini Eh ya bisa dilek eh dari data primer atau sekunder ini eh menyesuaikan saja dengan ketersan bapak ibu di lapangan Kemudian untuk Komponen lingkungan terkena dampak ini seperti hidrologi eh kemudian morfologi mutu dan nilai penting badan air penerima serta air tanah jadi untuk yang wajib menyusun atau akan menyusun kajian teknis ini kan Rona awal Lingkungan harus dijabarkan sebelum kita membuang air limbah itu Rona awal badan air ee calon badan air penim itu seperti apa kan Dari debit Debit pun tiap bulan e jadi tidak hanya satu data itu berapa dan harus dipastikan eh nanti di neraca ataupun di beberapa part dalam dokumen itu harus terlihat kalau debit badan air penerima ini lebih tinggi daripada e debit yang akan dibuang seperti itu karena jika ee misalnya Bapak Ibu tidak ee kurang kurang memperhatikan ternyata debit yang dicantumkan dalam neraca atau ee di bagian Rona awal ini misalnya 10 m³/ detik untuk badan airnya nah di ee bagian selanjutnya Bapak Ibu menyebutkan bahwa air limbah yang nantinya akan dibuang Itu 50 e m³/ detik misalnya seperti itu Nah itu akan menjadi temuan awal bahwa ee ini badan airnya harusnya enggak boleh eh menerima karena secara kapasitas secara kuantitas debit ee itu lebih besar air limbahnya daripada badan airnya seperti itu Nah makanya Rona awal ini penting dan sangat diperhatikan oleh eh instansi oleh pusat ataupun dinas ya untuk melihat badan airnya Seperti apa saat ini seperti itu Nah selanjutnya masuk ke perakiraan dampak di sini ada empat poin seperti e slide eh sebelumnya terkait perhitungan butu air limbah sebaran air limbah Sifat penting dampak dan penentuan titik ee pemantauan di perhitungan beku mutu air limbah ini ee mungkin teman-teman sudah copi semua dari penderasan sebelumnya bertujuan untuk penakapan bku mutu ee air limbah kemudian sangat-sangat mempertimbangkan Rona awal tadi ya Ee debit sungai harus lebih dari ee debit ee buangan kemudian perhitungan baku mutu air limbah inilah yang akhirnya menjadi kunci atau dasarang se itu kemudian untukaranirahnya ini sangat memperhatikan po ada sat su Bapak ibum membuangu tapi ada industri-industri lain di huluun diilirahah or dalam ee penyusunan kajian dan sebaran air limbah seperti itu Nah ini juga sangat ee sangat diperbolehkan karena memang eh KLK ataupun dinas juga mengarahkan menggunakan software untuk melakukan modeling yang lebih komprehensif karena eh dilakukannya itu untuk semua parameter jadi misalnya parameter misalnya Eh ada tekstil yang EE Mohon maaf saya ee agak lupa parameter kuncinya itu ada berapa ee berapa parameter Nah itu harus dimodelkan masing-masingnya karena kita harus bisa menjelaskan misalnya TSS ee dibuang dan sebarannya itu Berapa jauh Berapa kilometer dia akan menyebar di dalam badan air kemudian eh untuk ee yang menimbulkan air limbah dengan Fe juga nah Fe ini Eh mungkin sangat mungkin e berbeda sebarannya dengan TSS apalagi untuk Fe atau logam-logam ee terlarut ya ini harus dikaji dan ee lebih baiknya dilakukan ee dengan bantuan software dengan bantuan toolsar hasilnya lebih ee akurat seperti itu Nah untuk Sifat penting dampak tadi isu atau tantangannya eh harus dilakukan eh terkuantifikasi ya harus e menyebutkan kalau tadi mbakisa menyebutkan harus eh menjelaskan jumlah orang terdampaknya Nah ini mungkin e sepengalaman kami eh kita enggak menghitung enggak menghitung benar-benar berapa rumah dan berapa orang berapa apa kepala di hilir eh outfall kita gitu ya tapi kita bisa eh melakukan justifikasi misalnya secara eh visual gitu ya Eh kita melihat di Google arts misal atau kita bisa survei atau kita bisa e menanyakan ke perusahaan di hilir dengan jarak tertentu itu jaraknya sesuai dengan sebaran air limbah tadi Nah itu ee kira-kira ada berapa warga ada berapa warga yang eh berpotensi menggunakan ee air sungai tersebut menjadi sumber air mereka Nah itu menjadi ee informasi ternyata ee dari akibat pembuangan kita kita memberikan dampak untuk 100 orang misalnya itu contoh eh kuantifikasi yang harus distate di eh tiap-tiap poin dalam menentukan sifat penting dampak seperti itu tadi ya ini berdasarkan kondisi existing kemudian mempertimbangkan periode kegiatan perusahaan jadi untuk melihat Apakah dampak yang nanti diterima oleh manusia sekitar situ atau oleh biota air di dalamnya itu apakah berkepanjangan atau tidak Apakah dampaknya berbalik atau tidak seperti itu lanjutnya eh penentuan titik pemantauan ini dilakukan berdasarkan atau ditentukan berdasarkan hasil pemodelan atau perakiran dampak jadi eh sangat sering ditemukan perusahaan yang eh sudah menstate kita mau melakukan titik pemantauan di titik ABC karena eh kami bisa aksesnya di situ misal tapi eh kita harusnya bisa memberi penjelasan karena Ee kita sudah melakukan perkiraan dampak kita sudah menghitung baku mutu kita sudah melakukan model sebaran aah ternyata titik yang paling ideal untuk dijadikan titik pemantauan periodik ternyata ada di titik Deff seperti itu namun tadi yang disampaikan sebelumnya ya untuk titik pemantauan sebenarnya ee bisa ee bisa berdasar juga pada aksesibilitas tapi itu mungkin akan lebih ee relevan di di dunia pertambangan ya Ee Saya kurang tahu kalau misalnya di industri ronanya seperti apa Apakah bisa-bisa saja kita ee buat akses untuk memonitoring periodik seperti itu yang jelas kita harus mempertimbangkan si sebaran air limbah E dan sifat penting dampak ini untuk menentukan idealnya kita menentukan eh monitoring POnya di mana sih Kapan sih Eh air limbah tersebut e atau air sungai tersebut sudah mulai melakukan eh purifikasi akibat adanya buangan kita nah di situlah kita harusnya memantau seperti itu jadi eh empat poin ini harusnya dilakukan secara sistematis ya seperti itu Itu tantangan untuk eh perakiran dampak selanjutnya eh tantangan yang eh kita sering temukan di rencana pengelolaan dan pemantauan Oke mungkin terkait Ipal itu sendiri atau unit pengolahannya terkait teknologi dan proses pengolahan yang harus sesuai dengan ee hasil prakiran dampak ee dan memenuhi semua kriteria desain ini sebenarnya tidak hanya sesuai dengan prakiran dampak ya karena ini ee lebih ee lebih merujuk ke ee perusahaan yang wajib kajian teknis pun kalau misalnya perusahaan itu wajibnya atau akannya standar teknis eh penyusunan dokumennya ya Ee ya teknologi atau proses pengolahannya harus sesuai dengan rujukan baku mutuk air limbah tersebut seperti itu jadi ee harus diperhatikan dulu mau membuang berapa dan EE pengolahannya seperti apa kemudian di rencana pemantauan nah ini eh lagi-lagi kami sampaikan tidak formalitas eh tidak asal state gitu ya oh state aja eh mengikuti Eh aturan yang ada di eh permen 5 2021 gitu ya kita set aja kita ikutin tapi ternyata eh saat realisasi saat implementasi di lapangan perusahaan ternyata tidak sanggup nih tiap bulan harus memantau ee air limbahnya yang mana titik penaatannya itu ada 20 poin misal ee apalagi untuk yang tambang pasti lebih dari satu titik penaatan ternyata tidak mampu nih akhirnya ee ada beberapa data yang tidak Ee tidak tercakup atau ada beberapa titik yang enggak diujikan nah ini harus menjadi konstan bersama eh menjadi acuan eh monitoring periodik at kpl dan menjadi komitmen perusahaan seharusnya seperti itu untukcana pemantauan selanjutnya untuk tanggap darurat ini juga harus teridentifikasi Bapak Ibu ee potensi kedaruratan di masing-masing kegiatan pengendalian pencemaran air mulai dariesederhana saluran air limbah misalnya nah itu ada potensi kebocoran dari salurannya dan berpotensi secara tidak langsung mencemari lingkungan ini apa Tanggap daruratnya eh seperti apa timnya mana Eh timnya berkompeten atau tidak sudah pernah pelatihan atau belum Kalau sudah pelatihan dan sudah Ee sertifikasi misal dilampirkan ee sertifikasinya seperti itu dan sop-nya juga harus dijelaskan ee secara sah gitu ya di dalam ee sop tersebut sop nomor berapa Sudah ditanda tangani tandaatangani oleh manajemen dan sebagainya seperti itu kemudian untuk internalisasi biaya nah ini mencakup semua kebutuhan pengelolaan lingkungan kemudian total investasi perusahaan dan persentase biaya mungkin kalau poin pertama terkait kebutuhan pengelolaan lingkungan Bapak Ibu harus menjabarkan ee mendeskripsikan mulai dari pembangunan ipalnya ini ada alokasi biaya berapa ratus juta Kemudian untuk maintennya berapa juga untuk kalau misalnya Ipal tersebut rusak ada bocor mau ada modif atau pengembangan teknologi nantinya itu dialokasikan berapa sebenarnya eh inti dari internalisasi biaya ini perusahaan e perlu Menjelaskan ke e instansi pemerintah bahwa kami sudah mengalokasikan biaya yang cukup loh untuk ee melakukan pengendalian pencemaran ini seperti itu dan eh klhk biasanya punya standar eh persentase karena di sini akan dipersentasekan ya antara tadi biaya total lingkungan dengan total investasi mereka punya eh sepertinya mengunci sekian persen jika ada perusahaan yang ternyata persentasenya hanya 1% dari investasi nah ini biasanya mereka ee mempertanyakan kok kecil ee okasi untuk pengelolaan lingkungan atau pengelolaan e Air ini seperti itu Nah itu konsernnya ke arah sana kemudian poin terakhir di rpplh ada terkait periode uji coba yang mana Ini harus mencakup e kegiatan-kegiatan utama yang menjadi kewajiban perusahaan seperti konstruksi kemudian uji coba kemudian verifikasi lapangan permohonan slo eh hingga pemasangan sparing seperti itu ini eh untuk yang eh titik beratnya di perusahaannya Jadi kalau misalnya ada yang EE memasukkan poin eh penerbitan slo oleh klhk di dalam periode waktu uji coba ini itu tidak perlu karena yang harus dimasukkan eh hanya poin poin yang titik beratnya di perusahaan saja seperti itu Nah apa sih Gunanya periode waktu uji coba ini ini untuk menjadi pegangan klhk bahwa eh oh perusahaan mengalokasikan sekian bulan untuk konstruksi jadi e perkiraan verifikasi akan di bulan apa seperti itu kemudian misalnya diuji coba ada uji coba yang EE direncanakan perusahaan 6 bulan uji coba ini kan sebenarnya belum secara sah Ipal itu boleh dioperasikan ee belum boleh dibuang gitu ya tapi ee mereka harus ngetes eh Ipal ini mengolah air limbah kemudian ternyata keluarannya atau outletnya itu benar loh bisa memenuhi baku mutu yang dijanjikan dalam dokumen pertekna itu nah ee eh saat ini kalau dari klhk sendiri mereka hanya minta eh 2 bulan untuk eh uji coba Karena untuk membandingkan Oke pengujian ee pertama di bulan pertama ini Sekian dan eh yang di bulan keduanya berapa jadi ini tidak perlu e terlalu lama dilakukan karena arahan dari Kak akhir-akir ini ee cukup 2 bulan yang penting ada data e pembanding seperti itu ya 2 sampai 3 bulan seperti itu untuk periode waktu dicoba semuanya ter ST waktunya dan mungkin untuk ee isu tantangan yang EE berdasarkan tadi susunan atau poin-poin yang termuat dalam dokumen teknis ee seperti demikian ee Bapak Ibu ee mungkin mohon maaf ee Apabila ada kekurangan dalam penyampaian materi atau kurang jelas mungkin nanti kalau ada yang perlu ditanyakan kita masuk ke Sesi diskusi ya Kang Ujang mungkin itu kalau dari saya terkait pencanaan pengelolaan pemantauan sistem manajemen lingkungan serta isu dan tantangan dalam pengajian pertek ee secara umum ini juga Berdasarkan pengalaman G saja mungkin nanti kalau ada Bapak Ibu yang EE berpengalaman dan eh bisa Sharing itu sangat diperbolehkan kita buka diskusi aja seperti itu mungkin itu dari saya Kang Ujang dan bapak ibu semua Terima kasih banyak
Resume
Categories