GOLD PRICES PLUMBER!! THE WORLD IS INCREASINGLY UNCERTAINTY — WILL TRUMP'S DREAM SOON COME TRUE?
MxkcDkgBO4I • 2026-02-02
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Halo, Guys. Ngeri banget ini, Guys. Jadi, teman-teman udah pada tahulah harga emas dunia itu anjlok parah. Kemarin sempat 5.000 perroy ons, sekarang udah turun terus dari 4.700, terus terakhir gua cek 4.500. Ya, ya. Kalau di rupiahnya itu juga sama lah. Kemarin sempat di atas 3,1 per gr, sekarang harga emas udah turun di bawah Rp3 juta per gramnya. Last time I check itu diantam yang 1 kiloan aja. Harga emasnya udah sekitar 2,9 ya 2,8 2,9 juta per gramnya. Jadi teman-teman apakah ini artinya kiamat dunia guys? Ngeri banget ini kok. Apa yang terjadi sampai kemudian harga emas collaps terus? Dan apakah artinya ramalan Benix itu gagal? Karena ingat ya, dulu gua pernah bilang harga emas dunia 2 tahunan lalu harga emas itu bakal jadi Rp3 juta per gram. Ramalan gua terwujud. Faktanya betul. Terus gua udah teranjur update harga emas bakal naik sebetulnya bukan lagi Rp3 juta tapi R5 juta per gram guys. Artinya hari ini terbukti ramalan Benix salah dong kalau begitu. Apa iya guys? Lu penasaran enggak sih ramalan Benix terbukti salah atau justru malah menguatkan prediksinya Benix? Dan yang paling penting lu harusnya tahu juga kenapa harga emas itu jatuh guys. Penasaran enggak sih alasannya apa? Kalau lu penasaran jangan skip video ini. Let's check this out. Oke, guys. Jadi, ini videonya kita bikin sambil di jalan. Sebetulnya gua hari ini harusnya bed ya. Tapi gua pas bangun baca koran kok hasil analisis-analisisnya pada cap kaki lima semua, Guys. Soal harga emas itu anjlok. Enggak ada yang benar. Ngaca semua. Ekonom-ekonom S3 S cendol semua kagak ada yang benar ngacau. Ada yang bilang gara-gara, "Oh, ini GP Morgan." Mereka lagi ambil posisi long, terus tiba-tiba harus nge-short dan harus ditutup posisi short-nya. Mereka akibatnya jual di harga rugi. Oh, ada aja. Ada lagi yang lebih gila. Oh, ini harga emas dunia Angel gara-gara geopolitik dunia lagi enggak bagus. Ini ngacau banget. Kenapa? Karena kalau dunia makin enggak stabil, geopolitik makin parah, yang namanya emas sebagai alat hedging harusnya makin naik dong. Jadi itu analisis yang kacau tuh. Banyak tuh gua lihat media-media itu katro semua. Ada begitu banyak alasan. Tapi gua yang akan kasih tahu lu ya alasan yang paling benar. Jadi lu jangan skip video ini, Guys. Kenapa? Karena di bagian akhir gua bakal kasih tahu. Nah, ini ada hubungannya dengan apa, Guys? Gua enggak pakai script ya, Guys. Gua by the way live enggak pakai script lagi di mobil. Laptop gua pun ketutup. Jadi, gua akan kasih tahu lu apa adanya. Kenapa? Emm tadi ya agen ya, karena menurut gua banyak m again ya, karena menurut gua media itu banyak yang salah. Tahunya pun copy paste. Copy paste dari CNN, dari CNBC. Iya. Kalau benar ternyata banyak yang ngacau juga. Jadi ini semua sebetulnya ada hubungannya dengan penguatan dolar. Kalau teman-teman lihat indeksnya dolar, dolar itu menguat terus. Kemarin tuh sempat 9 96 ya, 96,9 sebelumnya cuman 95. Jadi udah naik nih dolar itu menguat. Dan hubungannya apa, Pak dengan gold yang melemah, emas terus melemah, terus silver bahkan udah anjlok lebih dari 30%. Itu ngacau-ngacau banget tuh alasannya. Ada yang lebih gila lagi gara-gara komax ya. Comx itu mau mengerjain indeks Xhanghai. Kenapa? Karena kalau lihat gap harga silver di Comx sama di Shanghai itu bedanya ekstrem, Guys. Bisa beda sampai 30 dolarlar loh. Tapi ini gua mau kasih tahu alasannya kenapa emas itu melemah terus itu ada hubungannya sebetulnya dengan penguatan dolar. Kenapa dolar menguat terus emas jadi tambah murah? Simpel. Memang secara hukumnya kalau dolar itu makin mahal, dolar itu makin menguat, yang namanya emas itu makin tak terjangkau, Guys. Karena apa? Karena dolar itu memang faktanya kita pakaikan sebagai alat tukar gara-gara petrol dolar. Akibatnya semua seluruh dunia ini kalau mau bertransaksi komoditi, lu mau beli nikel kek, lu mau beli kacang kedele kek, lu mau beli terigu, gandum sampai emas pun kebawa-bawa ujung-ujungnya lu jadi pakai harus dolar juga. So, kalau seandainya dolar terus menguat semakin powerful, artinya emas yang sama itu bakal jadi mahal kalau lu pakai mata uang lokal lu. Kalau harganya makin enggak terjangkau, ya permintaannya bakal berkurang. Jadi wajar aja kalau kemudian harga emasnya pun jatuh. Kenapa? Karena udah enggak terjangkau dengan mata uang yang makin melemah. Nah, itu pertama. Yang kedua, kalau dolar itu makin menguat, tentu ada hubungannya dengan yang namanya Fed Red. Nah, Teman-teman tahu kemarin Donald Trump itu punya cita-cita mulia apa? Nek-cut Jerome Powell dengan segala cara dia lakukan kriminalisasi sudah pakai jalur politik nonpolitik sudah pakai media sudah. Ya, ternyata terjawab nih doanya Donald Trump karena si Jerong Paul bakal nyungsep di bulan Mei 2026. Nah, hubungannya apa dengan emas turun? penggantinya, penggantinya Jerome Powell kemungkinan besar nih kalau jadi itu adalah si Kevin Wors. Nah, Kevin ini orang-orang udah tahu dia adalah orang yang hwis. Hawis itu beda sama orang yang dofis ya. Kayak lebih linion lah, lebih nyantai. Enggak. Hawis ini betul-betul tegas, Guys. Tegas, lugas, cepat. Dan orang udah lihat kalau dia naik apa yang akan terjadi dengan Fet rate? Fet rate hari ini harganya masih mahal, Guys. Sekitar 3,5 3,75 di atas 3,5. Nah, dan ini enggak turun. Udah lama enggak turun dari sejak bulan Desember enggak turun Fight Rate ini. Bahkan in fact sejak Donald Trump naik jadi presiden bulan Januari 2025, Fight Rate itu kagak turun-turun, Guys. Cuman turun tiga kali. That's it. Nah, kalau naik si Kelvin ini posisi dolar sekarang lagi menguat dan inflasi di Amerika Serikat masih tinggi di atas 2%, apa yang terjadi? Karena dia orang yang sangat logis, Guys. Dia sangat logis. dia tidak akan nurunin suku bunga. Ingat, inflasi lagi tinggi, terus dolar lagi menguat dan posisinya sekarang The Fed ini suku bunganya itu udah jauh di atas suku bunga ECB, European Central Bank. Lu harus bayangin gini, lu sebagai big money. Kalau seandainya suku bunga The Fat 6% misalkan, terus European suku bunganya 10%, apa yang terjadi? Capital flight. Orang-orang kabur, tarik dolarnya, taruhlah di Eropa, bunganya lebih gede. Logis dong. Tapi sekarang posisinya European Central Bank itu karena dari kemarin ngekut, ngekut, ngekut, terus sekarang mereka tinggal 2%-an. Amerika Serikat masih di posisi tinggi 3,5%. Artinya dolar nyaman dan orang-orang berlomba-lomba beli dolar. Termasuk gua yakin banyak orang Indonesia kan, banyak kan yang lu berapi-api berambisi beli dolar karena menguat terus. Dan ujung-ujungnya apa tadi ya? Dolar menguat, bayar emas itu pakai dolar makin tak terjangkau. Semua negara pun kalau beli emas pakai dolar ya permintaanakan emas itu juga akan makin menurun. Kenapa? Karena mereka juga nyaman. Hei, kalau gua pegang emas buat apa? Emasnya tidak bisa berbunga. Tapi kalau gua pegang dolar gua tabungin lah. Gua beli defet bisa gua depositoin di Amerika Serikat. Dolarnya bisa beranak-pinak, bunga berbunga. Jadi ketika suku bunga The Fed masih akan ditahan tinggi dan orang-orang udah price in masa depan Kevin naik jadi gubernur defet, suku bunga bakal masih tetap tinggi. Mendingan nabung dolar, bunga berbunga. Ngapain nabung emas? Jadi lu enggak heran. Orang pun berbondong-bondong cash out dari emas. Jual emas. Kita ngomongin big fun ya. By the way, jualin emasnya pindah ke US Dollar karena duit mengalir ke tempat yang lebih efektif dan efisien dalam melipat gandakan dirinya sendiri. Itu adalah hukum kekekalan duit versi Benix. So, karena duit sifatnya mengalir ke tempat yang lebih efektif dan efisien untuk melipat gandakan dirinya sendiri dibandingkan dengan The Fat suku bunganya tinggi ya normal duit pun lari ke the Fat. jual-jual emasnya tabung in eh US dollar suku bunga tinggi. Makanya teman-teman juga jangan heran kalau Good news guys, ada kabar spesial buat kalian semua karena sekolah Sambenix season 9 akan segera dimulai kembali dan tema kali ini sangat menarik khususnya buat teman-teman investor pemula di IASG yang masih belum tahu gimana sih saham-saham yang bagus, gimana sih cara melakukan perhitungan analisis laporan keuangan secara fundamental ini saat yang baik untuk pendaftaran diri kalian sekarang juga. Karena di sini kita bakal belajar gimana cara menilai suatu saham, cara menilai suatu emiten baik dari segi bisnisnya maupun dari segi catatan keuangannya sampai menghubungkan itu semua dengan analisis ekonomi makro. Dan yang bikin lebih seru lagi di tema kali ini kita bakal bahas proyek danantara. Gila nih duitnya triliunan guys. Dan kita bakal bahas ini dengan lebih detail lagi di sekolah Sambenix season 9. Dan buat kamu yang masih bingung gimana sih caranya profit di ISG, kenapa sih penting untuk menjadi investor saham, lu bisa pakai kalkulator investasinya Benix yang ada di www.skolasambenix.com. Di situ lu bisa tentukan target investasimu berapa. Lu pengin jadi miliarder di usia berapa, lu pengin jadi triliuner di tahun ke berapa. Dan dari sana lu bisa hitung gimana caranya bisa mendulang profit dari cuan di IASG. So, buat kamu yang belum bergabung di season sebelumnya, ini adalah kesempatan langka. Karena sekarang harganya diskon jadi R jutaan saja alias diskon 25% guys. Ingat ya, ini diskon 25% hanya untuk 25 pendaftar pertama. Jadi tunggu apaagi? Segera daftarkan dirimu sekarang juga melalui nomor WhatsApp yang ada di bawah ini 0811868959 atau bisa juga kunjungi website sekolahsambenix di www.solasambenix.com. Yo, segera daftaran dirimu sekarang juga sampai ketemu ya di sekolah Sambenix Season 9 yang akan segera dimulai di tanggal 7 Maret 2026. Oke, guys. Segera daftarkan dirimu sekarang juga sampai ketemu, ya. Makanya teman-teman juga jangan heran kalau Teman-teman akan lihat ini akan terus berlanjut sampai kapan? Apakah selamanya? Tidak. Apakah ini artinya emas bakalan nyangsep dan ramalan benik terbukti gagal? Tidak. Kenapa? Karena kita ada buktinya. Kevin W dalam jangka pendek dia akan logis. Dia akan pertahankan suku bunga tinggi. Yes, dalam jangka pendek. Tapi dalam jangka panjang, dia akan menjalankan strateginya Donald Trump. Apa? Pelemahan US Dollar. Supaya apa? Manufacturing di Amerika Serikat bangkit produk-produk buatan pabrik kompetitif made in USA jadi lebih murah. Ya, lu bandingin aja perang dagang yang kemarin ya Indonesia katanya kalau dikasih tarif 19% kita mati. Enggak. Buktinya kita tambah cuan. Kenapa? Even kita pakai tarif ya, kita dikenakan ya barang made in rice cooker. Nih gua ambil contoh rice cooker made in Indonesia kena tarif 19% masuk Amerika Serikat tetap kompetitif guys. Harga rest cooker kita lu lihat nih made in Indonesia Cosmos punya harganya Rp200.000-an kena tarif 20% sekalipun harganya tetap Rp200.000-an guys. Tetap murah tetap bisa dibeli orang Amerika Serikat. Sebaliknya kita 0% barang-barang Made in USA yang masuk ke sini. Kata orang bakal hancur kita. Kita bakal dijajah dengan made in Amerika. Kagak. Rice Cooker made in US tetap walaupun tarifnya 0% tetap akan lebih mahal dibandingkan Rice Cooker made in Indonesia. Ya faktanya lu lihat Rice Cooker made in America harganya R500.000an lebih. So ini cita-citanya Donald Trump. The Fat suku bunganya akan diturunin supaya banjir dolar quantitative easing. Ketika banjir dolar apa yang terjadi, Guys? Lu udah bisa tahu dalam jangka panjang kita bakal untung. Karena ketika suku bunga The Fed itu turun dalam jangka panjangnya, apa yang terjadi? Orang-orang makin senang jadi pengusaha, ambil kredit ke bank, beli rumah baru, beli kendaraan baru, semua pakai utang. Dan karena orang-orang pada ngutang, buka usaha baru, bunga lebih murah, hire orang baru karena buka cabang lagi. Hire orang baru artinya serapan tenaga kerja makin banyak. serapan tenaga kerja makin banyak. Artinya kantong-kantong rakyat orang Amerika Serikat bakal makin terisi. Artinya apa? Banjir duit. Kalau kantongnya makin terisi, artinya apa? Mereka bisa pakai duitnya nih. Bukan cuma buat beli mobil baru, motor baru, tapi juga beli saham, tapi juga beli emas. So, at the end of the day, ketika terjadi quantitative easing, dolar sengaja dilemahkan, apa yang akan terjadi? Nilai asetnya bakal naik. Jadi buat teman-teman yang ngelihat deep ini normal enggak? Menurut gua sangat-sangat normal karena orang udah price in. Dia lihat, "Oh, ini orang hokis naik ke sini tapi logis dan pengin menjalankan Donald Trump karena kita punya bukti transkripnya. Lu lihat di layar kaca dia memang pernah bilang dia pengin nurunin suku bunga. Dia setuju dengan Donald Trump bahwa usaha-usaha duit lagi kering di bawah. Gimana orang bisa berusaha? Gimana duit-duit kantong karyawan terisi kalau suku bunga tinggi? Memang itu yang harus dijalankan sama mereka. Nah, tinggal pertanyaannya jadi terwujud enggak nih si Kevin WS ini jadi gover of the Fat? Ya, we see. Tapi kalau ditanya sama Benix, apakah ini artinya kehancuran emas? Sama sekali tidak. Karena apa? Dalam jangka panjang Donald Trump wajib melemahkan US Dollar. Donald Trump wajib melakukan quantitative easing yang at the end of the day akan terjadi inflasi massal. Makanya, Teman-teman, gua berulang kali bilang sama kalian, rugi banget kalau tidak investasi. Kenapa? Karena ketika masuk ke era quantitative easing, dolar bakal banjir, duit bakal banjir di bawah nih, termasuk ke emerging market ke Indonesia, aset-aset pada naik nih. Tadi kan duitnya beli apa? Oh, banjir duit, beli properti, oh beli kendaraan, oh beli saham, oh, beli emas. Itu semua bakal naik tinggi, Guys. Make sure lu udah masuk duluan. Kenapa ya? Namanya inflasi rugi justru ketika terjadi inflasi nanti karena banjir duit itu eh lu malah pegang duit cash. Dan seperti yang udah gua prediksi ya market ISG crash lagi hari ini karena MSCI sesuai dengan prediksi gua tahun lalu di video yang ini. Dalam jangka pendek lu bakal lihat makin banyak nih perusahaan-perusahaan yang listed di MSCI bisa terkoreksi makin nyungsep. bisa terkoreksi makin nyungsep. Jadi, segala peristiwa yang terjadi di hari ini udah sesuai nih sama skenario yang kita bikin, Guys. Pertanyaan nih buat teman-teman sekarang, lu jadi makin optimis apa makin pesimis nih lihat dunia investasi, mau itu emas, saham, atau apapun itu. Kalau gua, gua tetap optimis. Kenapa? Karena semuanya sudah price in, Guys. Nah, pertanyaannya buat teman-teman sekalian, kalau lu sendiri karena lu udah lihat ya, bentar lagi bakal banjir duit nih di Amerika Serikat and then di Indonesia juga, lu lebih privel mana? Pegang logam mulia atau pegang saham? Kasih tahu dong alasan kalian di kolom komentar di bawah ini. Semoga video ini bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye bye.
Resume
Categories