DRY OIL!! Timor Leste WILL BE DESTROYED IN 2033 — Is the Dream of Becoming Singapore CANCELLED?
x3S9awtWqzc • 2026-02-07
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Guys, ngeri banget ini, Guys. Negara
tetangga kita sebentar lagi bakal
bangkrut dan negara ini terancam bakal
menjadi negara paling miskin di Asia,
Guys. Gila, ini sih ngeri banget, Guys.
Jangan sampai ini terjadi di Indonesia.
Nah, kalau lu penasaran apa sih
negaranya dan kenapa gua yakin banget
negara ini bakal segera bangkrut, lu
jangan skip video ini. Let's check di
sana.
Jadi, Teman-teman, ada sebuah negara
yang lokasinya berada di Asia Tenggara
sangat dekat dengan Indonesia dan negara
ini selama ini hidup dari oil and gas.
Dan mereka begitu terlena dengan
kekayaan minyak dan gas buminya sampai
mereka lupa untuk mendiversifikasi
keuangan negaranya. Akibatnya hari ini
di meja gua gua terima laporan yang
sangat mengerikan. Ternyata duit negara
ini cuma tersisa sekitar 18 billiun
dolar lagi, Guys. Itu rupiahnya
sekitaran 300-an triliun. Lu bayangin
cuma tersisa 300 triliun. Dan negara ini
terkenal sebagai negara yang korup dan
boros. Soalnya tiap tahun negara ini
bakar duit 40 triliun. Jadi belanja
negaranya R0 triliun, 40 triliun, 40
triliun setiap tahun dibakar ya buat
belanja negara. Padahal duit kas mereka
sekarang setinggal sisa R00 triliun. Ini
benar-benar bodoh, Guys. Sayang banget.
Dan teman-teman, kalau lu dari negara
tersebut, lu harus pick up sama
pemerintah lu, sama negara lu. Karena
kalau enggak, ya negara lu bakal bubar,
collapse. Lu siap-siap aja pindah warga
negara. Jadi teman-teman yang negara
yang gua lagi baca laporan keuangannya
di hadapan gua ini adalah negara yang
namanya Timor Leste. Ini negaranya nih.
Ini laporan keuangan dia dari tahun
2024, dari tahun 2025. Bagaimana mereka
menggunakannya dan bagaimana mereka
mendapatkan hartanya itu semua ketahuan,
Guys. Dan ternyata menurut
hitung-hitungan gua, negara ini bakal
bubar hm 7 tahun lagi. Nah, banyak yang
bilang 8 tahun lagi bangkrut, yaitu
tahun 2034. Kalau menurut gua enggak,
mereka salah perhitungan. negara ini
akan bangkrut 7 tahun lagi. Jadi kalau
sekarang tahun 2026 mereka bakal bankrut
di tahun 2033. Nah, kenapa bisa? Sebelum
kita masuk ke sana gua mau kasih tahu lu
dulu tentang negara ini ya. Sejarah
berdirinya negara ini ketika mereka
merdeka dari Indonesia di tahun 2002,
negara ini menggantungkan penghasilannya
dari sumber minyak dan gas mereka.
Utamanya dari sumur bayu undan. Sumur
bayi undan ini memiliki sekitar 400 juta
barel minyak lah. Nah, selama ini sumur
inilah yang dijadikan sumber penghasilan
negara mereka. Negara Timur Leste nih.
Ini negara yang gua senang sih, orangnya
baik, ramah. Cuma ya sayangnya ketika
mereka merdeka, mereka banyak
dimanipulasi oleh negara tetangganya
juga yang namanya Australia. Wajar aja
karena Australia keluar duit habis
banyak, Guys, triliunan buat membantu
Timor Lese ini merdeka. Nah, jadi ketika
mereka berhasil merdeka, Australia
sangat pengin balik modal. Kenapa? Jadi
memang udah sejak tahun 0-an Australia
itu berusaha merebut sumber migas yang
ada di Laut Timur. Tetapi memang pada
saat itu batas negara kita masih jadi
pertanyaan, masih jadi rebutan. Sama
seperti Natuna dengan Malaysia, sama
seperti Laut Cina Selatan dengan China.
Begitu pula batas laut yang ada di Laut
Timur itu masih menjadi kontroversi
karena Australia ingin merebut kontrol
dan pengin bisa mengeksploitasi sumber
oil and gas yang ada di Laut Timur. Nah,
ini semua akhirnya menjadi lebih mudah
ketika Timorlese merdeka di tahun 2002.
Cuman sayangnya, Guys, setelah Timor
Leste merdeka, pembagian hasil Migas
dengan Australia enggak menguntungkan
Timor Leste. Jadi, meskipun Timor Leste
secara the jure sudah merdeka,
berdaulat, tetapi ternyata secara
ekonomi mereka hanya menjadi budak
Australia. Karena sumber ekonomi mereka,
sumber pendapatan besar mereka di
awal-awal masa kemerdekaan mereka malah
dikuasai oleh Australia. Nah, syukurnya
nih orang Timur Lese ini enggak
bego-bego amat. Mereka mau fight
sehingga Timur Leste berani melawan
Australia di pengadilan buat
memperebutkan minyaknya sendiri. Dan
lebih hebatnya lagi ya, jadi Timor
Lestre menuntut Australia buat
mengembalikan royalti. Jadi pendapatan
ladang gas sepas pantai Timor Leste
meskipun sudah berjalan sekian tahun
mereka tetap menuntut pengembalian yang
ada di belakang. Jadi bukan ke depan.
Dia enggak minta ganti rugi hari ini
atau masa depan noh. Tapi dari belakang
sampai ditarik untuk bayar royalti ke
pemerintahan Timor Leste. Kabar baiknya
memang ya setelah puluhan tahun konflik
nih tarik-menarik kepentingan di tahun
2018 akhirnya ada titik temu. Timor
Leste dan Australia sepakat batas
maritim mereka ditetapkan secara
permanen. Dan di sini lu bisa lihat
Timor Leste akhirnya mendapatkan haknya
dengan sangat baik. Jadi teman-teman
bisa lihat ya di pasal 2 ayat 2 tentang
perjanjian bagi hasil jual beli migas
ini. Timor Leste akhirnya bisa
mendapatkan haknya untuk memperoleh 70%
bagi hasil revenue mereka. Kalau
seandainya migasnya ini diolah di atas
tanah Timor Leste. Tapi kalau seandainya
gasnya diolah di Australia maka Timor
Leste berhak mendapatkan 80% bagi
hasilnya. Jadi pilihannya ada di
Australia nih, dia pengin dapat 30% 7030
tapi gasnya diolah di Timor Leste. Tapi
kalau gasnya diolah di Australia,
Timornya akan terima 80% lebih besar
dari revenue jual beli gas ini. Kenapa
ini penting, Guys? Perjanjian ini
penting, penghasilan ini penting, dan
kenapa negara ini bakal collapse. Jadi,
negara Timur ini udah bertahun-tahun,
Guys. Bergantung memang pada oil and
gas. Nah, GDP Timor Lese lu tahu enggak
tahun 2025 itu sekitar 2 miliar US
dolar, 2 billion US dollar. atau sekitar
R5 triliun. Nah, dari R5 triliun itu
ternyata 80%-nya
alias sekitar 28 triliun disumbangkan
dari sektor minyak dan gas. Jadi, lu
bayangin 80% dari penghasilannya Timor
Leste, sumber pendapatan mereka ternyata
bersumber dari migas. Ini ngeri banget.
Beda sama Indonesia. Kalau Indonesia
bergantung dari pajak. Tapi kalau Timur
Leste bergantung dari kekayaan alamnya
80%. Lu bayangkan tuh. Artinya ini
negara sangat sangat sangat bergantung
dari satu sektor saja. Selama puluhan
tahun yang menjadi tulang punggung
kehidupan ekonomi Timor Leste itu ladang
migas yang ada di Bayu Undan itu, Guys.
Isinya minyak. Nah, kenapa ini jadi
masalah sekarang? Karena ternyata ladang
minyak ini sudah kering, kerontang, dan
gua pun baru ngeh. Kenapa baru nge?
Ketika baca laporan keuangannya. Lu tahu
di tahun 2024 pendapatannya revenue-nya
nih Timor Lese dari Migas itu sekitar 5
juta dolar, Guys. 5 juta dolar itu kecil
loh. Itu sekitar 1,4 triliun di tahun
2024 full year ini tahun 2024. Tetapi di
tahun 2025 penghasilan Timor Leste itu
turun 90% lebih. Ke berapa? Tadinya 85
juta dolar di tahun 2024. di tahun 2025
penghasilannya cuman 6 juta dolar. Jadi
tadinya 1,4 triliun tahun 2024 tahun
2025 tinggal 100 miliar guys. Sedih
enggak? Turun 90% lebih loh penghasilan
negara Timor Leste. Pas gua cek itu apa
yang terjadi? Kenapa penghasilannya bisa
drop? Ada sebuah negara ekonominya drop
90%. Tuh ngeri loh. Indonesia aja kayak
udah happy gitu ya. Tumbuh GDP-nya 5%
6%. Ini enggak. Ini turun, Guys.
Penghasilannya turun sampai 90%. Karena
apa? Pas gua buka lagi, ternyata sumur
minyak mereka udah kering. Ah, ini
kasihan sih buat rakyat Timor Leste. Gua
yakin enggak banyak yang tahu rakyat
Timor Leste soal kondisi ekonomi
negaranya. Tapi sekarang gua bikin lu
jadi pintar supaya lu juga tahu negara
lu lagi kesulitan, penghasilan negara lu
hilang 90% karena sumur minyak lu
kering. Udah stop berproduksi di bulan
Juni 2025. Kering kerontang. Tapi Om
Penix berarti harusnya hari ini
negaranya sudah bubar dong. negara Timur
Leste ini enggak juga sih, karena mereka
ternyata punya danantaranya sendiri,
sovereign weld fund-nya sendiri yang
namanya apa di sini? Petroleum fund.
Nah, ini adalah sumber celengannya
pemerintah Timor Leste. Jadi mereka di
zaman dulu itu kepikiran kayaknya bakal
habis juga nih oil and gas kita nih.
Mendingan kita bikin kayak tema seks ya.
Jadi duit-duit penghasilan minyak ini
kita taruh ke sebuah perusahaan
investasi. Nanti dana cuannya,
profitnya, bunganya kita pakai untuk
membiayai belanja negara. idenya bagus
sama kayak Norwegia. Ternyata
eksekusinya dodol. Kenapa dodol? Karena
ternyata memang sih perusahaan dan
antaranya Timor Lese ini menghasilkan
duit. Pas gua baca ya dan antaranya
Timor Lese ini petroleum fan mereka itu
bisa menghasilkan cuan sekitar 4,4%
setahun sejak berdiri sampai hari ini.
Ya, jadi investment return-nya ya ya
okelah 4,4. Jelek sih sebetulnya jujur
aja ya 4,4%. Tapi kenapa menurut gua
sedih? Karena ternyata pas gua lihat di
sini per tahun 2025 mereka punya aset
perusahaan investmentnya tinggal 18
billiun dolar. 18 dolar itu cuma 300
triliun, Guys. Jadi dan antaranya mereka
duitnya berkurang, berkurang, berkurang
terus tinggal tersisa 300 triliun. Pas
gua lihat loh, kan lu bisa profit 4% 5%
setahun, kenapa bisa minus minus minus
terus sehingga dananya tinggal sisa R00
triliun? Ternyata pemerintah Timor Leste
selama ini ketika APBN mereka defisit,
mereka tarik duit dari danant antaranya.
Tarik duit, tarik duit, tarik duit. Ya,
lama-lama habis duit danant antaranya
mereka. Dan tarik duitnya itu gila,
Guys. Lu bayangin lah. Mereka punya
Danantara profitnya sekitar 5% per
tahun. Kalau di sekarang sekitar 5 juta.
Dolar. Lu bayangin profitnya cuman 5
juta dolar setiap tahun. Dan antara
mereka itu cuman profit 85 juta dolar.
Tapi duit yang ditarik sama negara buat
membiayai defisit brutal, Guys.
Petroleum fan mereka tadi gua bilang
cuannya cuman 5 juta dolar setahun.
Namanya juga dodol. Investment manager
mereka dodol, Guys. Tapi duit yang
ditarik sama negara tahun 2023 lu lihat
di layar kaca mereka tarik 1 billi
dolar. Gila profit cuma 5 juta. Doit
yang ditarik negara 1 billionar. Tahun
2024 apa yang terjadi? Sama juga
profitnya cuman 4% 5% setahun. Tapi duit
yang ditarik negara 1,3 miliar dolar.
Can you imagine? 1,3 billiun dolar
ditarik sama negara. Padahal profitnya
cuman 5 juta dolar kan gila. Dan ini
berlangsung sama juga di Q1 2025 udah
tahu sumurnya bakal kering. Tarik lagi
250 juta dolar. Q1. Q2 tarik lagi 250
juta, dolar. Q3 tarik lagi 350 juta
dolar. Tarik terus, tarik terus, tarik
terus. Kan bego ya. sudah tahu negara
susah, sudah tahu perusahaan ini butuh
dana diputar buat menghasilkan cuan. Eh,
yang ditarik bukan profitnya. Kalau
pakai logika yang waras, seharusnya yang
ditarik sama negara mereka maksimal yang
sebanyak profitnya. Jadi kalau profit
petroleum fund mereka dan antara mereka
cuma 5 juta dolar setahun, tetap aja
enggak bijak juga ya kalau yang ditarik
itu penuh 85 juga ya. Setengahnya lah lu
tarik 40 juta dolar. Dan mereka
sebenarnya udah punya aturan main sih
yang namanya ESI, estimated sustainable
income. Artinya apa? Ini adalah batas
aman. berapa banyak uang yang boleh
diambil oleh pemerintah dari dan antara
mereka dari petroleum fan ini. Nah,
ternyata berdasarkan undang-undang
mereka ISI ini ya batas aman mereka bisa
tarik tuh cuma sekitar 3% guys secara
teori setiap tahun mereka boleh enggak
narik boleh tapi 3% doang setiap tahun.
Nah, kalau 3% jadi seharusnya mereka
cuman bisa narik sekitar 500 juta dolar
setiap tahun tapi realitanya ternyata
yang mereka tarik itu lebih dari 1
miliar dolar. Nah, dari sini lu sudah
bisa bikin hitungannya. Kenapa Benix
sepede banget meramal kebangkrutan
negara ini semudah itu? Semudah
membalikan telapak tahan? Memang mudah.
Kenapa bisa? Jadi negara ini setiap
tahun kan spending kayak APBN juga ya,
kayak Indonesia ya. Belanja negara
mereka ada. Mereka belanja negara setiap
tahun itu sekitar 2,6 miliar dolar guys.
2.6 billion dolar rupiahnya sekitar 40
triliun. Jadi lu bayangin mereka
spending itu 40 triliun setiap tahun.
Zaman dulu bisa, mereka banyak duit
masih ada sumur bayi udan. sekarang udah
kering. Mereka hanya bisa ambil duit
dari petroleum fan ini. Mau berharap
dari pajak rakyatnya kagak bisa miskin.
So, apa yang mereka bisa lakukan? Palak
terus dan antaranya. Tapi ternyata duit
dan antaranya di sini lu bisa lihat cuma
tersisa 18,9
billi dolar. Sementara pemerintahannya
spending 2,6 billion dolar setiap tahun.
Nah, lu pakai logika yang waras saja.
Kalau ini sebuah perusahaan negara ini
sebuah perusahaan dia spending 2,6
miliar dolar setiap tahunnya. Duit
mereka di petroleum fund ini tinggal
18,9. Nah, kalau lu bagi 18,9 billi
dolar dibagi 2,6 billiun dolar setiap
tahunnya, artinya ini bakal habis dalam
7,5 tahun 7 sampai 8 tahun lah. Tapi
dari yang gua lihat, negara makin lama
bukannya makin hemat, tapi makin lama
makin boros. Itu realitanya di Timor
Leste. Seharusnya ketika mereka melihat,
"Wei, duit kita bakal habis nih dalam
waktu 7 sampai 8 tahun," gak peduli,
Guys. Malah asik foyafo aja. Ini
bukannya penghematan, gila-gilaan, tapi
malah tambah boros. Jadi, gua yakin
banget mereka bakal collaps dalam waktu
7 tahun kalau mereka tidak menemukan
cara lain untuk survive. Sedih ini
negara. Padahal kaya raya sebetulnya
kalau diolah dengan baik. Kenapa? Karena
lu lihat aja negara tetangga kita
Singapura punya batu bara enggak, sawit
enggak, oil and gas enggak, tapi negara
kayak raya? Iya. Nah, Timur punya
peluang untuk menang. Kenapa?
Good news, guys. Ada kabar spesial buat
kalian semua karena sekolah Sambenix
season 9 akan segera dimulai kembali.
Dan tema kali ini sangat menarik
khususnya buat teman-teman investor
pemula di IASG yang masih belum tahu
gimana sih saham-saham yang bagus,
gimana sih cara melakukan perhitungan
analisis laporan keuangan secara
fundamental. Ini saat yang baik untuk
mendaftarkan diri kalian sekarang juga.
Karena di sini kita bakal belajar gimana
cara menilai suatu saham, cara menilai
suatu emiten baik dari segi bisnisnya
maupun dari segi catatan keuangannya
sampai menghubungkan itu semua dengan
analisis ekonomi makro. Dan yang bikin
lebih seru lagi di tema kali ini kita
bakal bahas proyek danantara. Gila nih
duitnya triliunan guys. Dan kita bakal
bahas ini dengan lebih detail lagi di
sekolah Sambenix season 9. Dan buat kamu
yang masih bingung gimana sih caranya
profit di ISG, kenapa sih penting untuk
menjadi investor saham, lu bisa pakai
kalkulator investasinya Benix yang ada
di www.skolasambenix.com.
Di situ lu bisa tentukan target
investasimu berapa. Lu pengin jadi
miliarder di usia berapa, lu pengin jadi
triliuner di tahun ke berapa. Dan dari
sana lu bisa hitung gimana caranya bisa
mendulang profit dari cuan di IG. So,
buat kamu yang belum bergabung di season
sebelumnya, ini adalah kesempatan langka
karena sekarang harganya diskon jadi R
jutaan saja alias diskon 25% guys. Ingat
ya, ini diskon 25% hanya untuk 25
pendaftar pertama. Jadi tunggu apaagi?
Segera daftarkan dirimu sekarang juga
melalui nomor WhatsApp yang ada di bawah
ini. 0811868959
atau bisa juga kunjungi website
sekolahsambenix di www.sambenix.com.
Yuk, Guys, segera daftaran dirimu
sekarang juga sampai ketemu ya di
Sekolah Sambenix Season 9 yang akan
segera dimulai di tanggal 7 Maret 2026.
Oke, guys. Segera daftarkan dirimu
sekarang juga sampai ketemu, ya. Kenapa?
Karena mereka sebenarnya masih punya
tabungan oil and gas yang namanya
Gritter Sunrise. Ini adalah sumber
kekayaan migas, salah satu yang paling
besar di Asia Tenggara. Nah, kalau
mereka bisa olah ini ya bersama-sama
dengan bosnya mereka si Australia, kita
sudah kalkulasikan bahwa Timor Leste
ketika mereka mengolah Greater Sunrise
yang isinya adalah 5,1 miliar kubik gas
alam, gila loh 5,1 miliar kubik gas alam
itu negara Timor Leste bisa dapat
penghasilan sampai R20 triliun, Guys.
420 triliun itu adalah penghasilan nilai
gas yang ada di sumur Griter Sunrise.
Tapi ingat loh, mereka harus bagi hasil.
Kalau menurut gua yang akan diambil oleh
Australia adalah jalur 7030. Jadi
minyaknya bakal diolah di Timor Leste.
Nah, kalau pakai mekanisme seperti itu
berdasarkan pasal 2 ayat 2, 70% dari 420
triliun bakal pergi ke Timor Leste.
Artinya Timor Leste bakal kebagian cuan
senilai 294 triliun. Jadi mereka bisa
buying time nih. Masih ada nyawa nih
buat Timor Lese memperpanjang nyawa
mereka. tadi kata Benix mereka bakal
punah dalam waktu 7 tahun. Tapi kalau
mereka bisa menjalankan project Greiter
Sunrise ini, which is hopefully mereka
bisa lakukan ini dan menurut gua penting
banget diolahnya di Timor Leste. Jadi
lebih baik Timor Leste dapat bagian yang
lebih kecil lah, cuma 70%, Australia
30%. Kenapa? Karena economic effect-nya
jauh lebih besar. Karena ada dua
pilihan, Guys. Timor LC dapat 70% atau
Timor R dapat 80%. Tapi kalau Timor
Resolahannya,
hilirisasinya dilakukan di Australia.
Menurut gua jauh lebih bijaksana kalau
Timor Leste hilirisasinya dilakukan di
Timor Leste sendiri. Even mereka
bagiannya kecil cuman 70% tapi 70% itu
sudah setara R94 triliun. Nah, kan
kalian tahu ya pemerintah mereka
membakar duit belanja 40 triliun setiap
tahunnya. Nah, kalau Greater Sunrise ini
jalan, artinya nyawanya Timor Leste akan
diperpanjang 7 tahun lagi. Artinya
mereka bisa buying time. Harusnya udah
collaps tahun 2033, tapi bisa batal
collaps-nya 2033 kalau mereka bisa
jalankan project Sunrise ini dengan
baik. 2033 collaps-nya mundur. Jadi
tahun 2040 jadi 7 tahun lagi collaps.
Tetap collaps tetap. Makanya buat
teman-teman di Timur lu harus bijaksana.
Ketika lu diterima duit dari Australia,
Greater Sunrise ini jangan lu buang buat
beli Rollroyce baru atau korupsi lagi.
Enggak. Lu harus buka usaha baru. Dan
penting buat teman-teman negosiasi
dengan Australia untuk melakukan
hilirisasinya di tanah Timor Leste.
Karena dengan dilakukan hilirisasi,
diolah gasnya itu di Timor Leste, pasti
di situ ada penciptaan pabrik, ada
penciptaan lapangan kerja, ada lowongan
kerja buat orang-orang Timur lese. Dan
mereka bisa naik kelas, naik level dari
segi otak, dari segi skill.
Ujung-ujungnya ada apa? Ada transfer
skill di bidang energi dan industri.
Sama seperti Filipina, Teman-teman. Tahu
enggak? Di bidang maritim, orang itu
lebih senang cari ABK, Chief of
Engineering, cari kapten orang Filipina
dibanding orang Indonesia. Mereka udah
dikenal sebagai bangsa pelaut yang
handal, orang Filipina. Jadi, lu pergi
ke Mesir, lu pergi ke Rusia, lu pergi ke
Irlandia, lu pergi ke New York, pasti
banyak ketemu pelaut-pelaut Filipina.
Jauh lebih banyak dibanding pelaut
Indonesia. Aneh? Iya. Nah, inilah
peluang buat Timor Leste untuk menjadi
super power. dengan skill SDM-nya di
bidang apa? Oil and gas. Jadi penting
buat mereka negosiasi supaya dilakukan
onsore di buminya Timor Leste mengolah
cadangan migas ini. Jadi bukan cuma
level buruh nanti yang naik kelas, tapi
kan banyak orang Timor Leste yang
di-hire jadi operator, jadi teknisi,
jadi project manager, dan ujung-ujungnya
pasti hidup perekonomian di Timor Leste.
Kenapa? Karena pasti akan tumbuh. Mereka
kan butuh warung, wartek, restoran,
hotel, jasa pariwisata, jasa penginapan,
jasa pendukung, perusahaan logistik,
transportasi, jasa kepelabuhan.
Ujung-ujungnya apa? Dari satu bisnis oil
and gas yang namanya Griter Sunrise itu
kalau dilakukan hilirisasinya di bumi
Timor Leste, walaupun Timor Leste cuma
dapat 70%, tapi akan ada begitu banyak
sektor pendukung yang hidup. Jadi
ekonominya pasti jadi lebih bergairah
nih di Timor Leste. Jadi teman-teman
kita bisa ambil pelajaran nih dari
sukses story Timor Leste nanti kalau
mereka bisa memperlakukan greater
Sunrise ini sebagai aset strategic
nasional mereka, negara mereka harus
lebih bijak lagi dengan duit ini. Harus
segera difokuskan buat bangun jaringan
jalan, listrik, rumah sakit, sekolah
yang bagus supaya apa? Mereka sadar
kekuatan terbesarnya Timor Lese
seharusnya seperti Singapura. At the end
of the day, Greater Sunrise akan habis
juga cadangan guysnya. Jangan lagi-lagi
jadi negara miskin. Ngemis-ngemis minta
bantuan ke PBB. PBB bentar lagi bubar,
Bro. Jadi jadikan sumber kekuatan
terbesar Timur Deste adalah manusianya
kayak Singapura. Makanya begitu terima
itu prioritas harus ke sektor
pendidikan, ke sektor tadi kesehatan,
tenaga kerja yang lebih bagus. Makanya
penting buat Timur Lese belajar untuk
menyiapkan transisi penghasilan
negaranya tadinya bersumber pada migas
menjadi negara nonigas. Nah, ini yang
harusnya dilakukan Timor Lese itu
belajar bukan cuma sama Singapura, tapi
sama Dubai, sama Uni Emirat Arab yang
udah berpikir, eh negara kita sumber
minyaknya bakal habis. So, apa yang
mereka lakukan? Buka kasino, buka tempat
dugem, buka tempat wisata, buka tempat
balap mobil F1 paling keren di kolong
langit, buka burut khalifah, buka
perumahan-perumahan, hotel-hotel mewah.
Nah, ini penting untuk dipahamin sama
rakyat Timor Leste. Nah, Indonesia
harusnya ambil pelajaran dari sini juga.
Kenapa? Karena Timor Lese sudah
menunjukkan pengelolaan soverein weld
fund yang buruk seperti si petroleum
fund goblok ini bisa-bisanya cuannya
cuman 4% 5% cuannya cuma juta dolar
setahun tapi yang dia setor ke negara
bisa sampai miliaran dolar dalam 1 tahun
konyol ujung-ujungnya mati sekarang
tercekeklah mereka so mereka ada nyawa
tambahan nih buat teman-teman di Timur
untuk belajar negosiasi yang lebih
pintar lagi nih sama Australia jangan
mau lu dikadalin terus sama si Australia
sekarang paksa mereka untuk lakukan
hilirisasi di tanah Timor Leste. Nah,
buat teman-teman sendiri menurut lu ya,
Timor Leste bakal terus bergantung
enggak sih sama komoditas oil and gas?
Mereka bakal bisa enggak sih mandiri
tidak bergantung lagi sama sektor minyak
atau gas mereka? Ada harapan enggak? Dan
kalau ada apa sih yang harus dilakukan
sama mereka? Tolong dong kasih saran di
kolom komentar yang ada di bawah ini.
Kalau dari gua pribadi, Timor Leste
punya peluang untuk menjadi hub
pelabuhan internasional khususnya
shipping line yang berasal dari mana?
dari Filipina ke Australia, dari
Australia ke Jepang, mereka butuh tempat
hub. Nah, Timur Lese bisa membangun itu.
Indonesia otaknya masih belum nyampai
sampai sekarang. Makanya kita
terus-terusan jadi budaknya Singapura.
Memperkaya orang Singapura. Duit ribuan
triliun mengalir ke Singapura setiap
tahun. Karena kapal-kapal Indonesia aja
enggak mau parkir di sini. Maunya parkir
di Singapura. Memperkaya mereka dengan
tempat parkiran kapal aja lu bisa dapat
duit ribuan dolar setiap bulan satu
kapal. Ada 100.000 kapal. yang lewat
Singapura. Lu bayangkan mereka butuh air
bersih, mereka butuh makanan, mereka
butuh beras, mereka butuh penginapan,
hotel dan sebagainya. Hidup ekonominya.
Nah, Timor Leste bisa lakukan itu. Yang
kedua, apa? Mereka juga bisa buka jasa
kasino, Guys. Lagi-lagi kasino nih bisa
jadi jurus selamatnya Timor Leste.
Kenapa? Teman-teman tahu Indonesia
hobinya korup. Kemarin aja ada bukti
gubernur Papua itu judi sampai
triliunan, Guys. Gila ya. Orang
Indonesia kaya banget judi sampai
triliunan di Maau. Gila. Nah, Tim Deste
kalau menjadi pusat kasino yang baru,
wah sekarang enggak usah takut lagi
kalau cadangan migasnya habis. Kenapa?
Karena sekarang orang-orang dari
Sulawesi, Papua, Maluku, Nusa Tenggara
kalau mau gambling, mau judi, enggak
usah lagi jauh-jauh terbang ke Makau,
enggak usah lagi jauh-jauh terbang ke
Singapura, bisa gambling di Casino Royal
yang ada di Timor Leste. Kenapa ini
penting dan bisa dilakukan? Ya, karena
mata uang di Timor Leste itu pakai US
Dollar, Guys. Mereka betul-betul siap
buat jadi international nation.
Sebetulnya jauh lebih siap. Nah, yang
ketiga yang penting lagi mereka itu juga
bisa jadi kalau mereka mau go
internasional sekalian, mereka harus
manfaatin perang tarifnya Donald Trump.
Lu tahu enggak sih, Guys, Indonesia itu
kena 19% tarif sama Donald Trump? Kita
cuan. Iya, tapi ada yang lebih cuan lagi
negara di Asia Tenggara. Ya, Singapura
aja kena tarif, Thailand, Vietnam kena
tarif. Malaysia juga ada negara yang
tidak kena tarif sama sekali namanya
Timor Leste. Lu tahu barang-barang dari
Timor Leste kalau masuk Amerika Serikat
tarifnya berapa? 0%. Nah, ini bisa
dijadikan ke peluang nih buat Timor
Leste. Bikin pelabuhan yang bagus, bikin
warehouse yang bagus, bikin jett,
belanja shipyard yang bagus, bikin Step
Doring yang bagus, bikin cran yang
bagus. Buat apa? Jadi tempat
transhipment bareng-bareng China. China
dari kemarin bingung cari gudang pengen
bypass tarifnya Donald Trump. Nah, Timor
Leste kalau bisa bikin fasilitas
pelabuhan internasional yang jauh lebih
bagus dibandingkan Hongkong dan
Singapura, kan duit lu banyak nih,
ratusan triliun nih. Bikin port yang
bagus supaya apa? Barang-barang made in
Cina mampir dulu ke Timor Leste baru
direkspor menjadi made in Timor Leste.
Padahal isinya bareng Cina ya. Berangkat
lagi ke Amerika tarif 0% cuan. Amerika
happy, Cina happy, si Jimping happy,
Timor Lese juga happy. Sama-sama cuan,
Guys. Nah, ini tiga alternatif yang
menurut gua bisa memperkaya timur lese.
Mereka bisa dapat penghasilan lebih dari
700 triliun setiap tahun kalau mereka
menjalankan rencananya Benix. Nah, kalau
menurut lu gimana? Lu ada ide lain
enggak supaya Timur Lese bisa selamat
nih negara tetangga kita nih? Karena
kalau enggak, negaranya bakal collapse 7
tahun lagi kalau mereka enggak bisa
jalanin project Greater Sunrise. Tahu
kalaupun bisa nyawanya tetap cuma sampai
2040, Guys. Sedih. Iya. Tapi apakah ini
artinya harus menyerah? Enggak. Ada
begitu banyak peluang yang bisa
dijalankan sama Timor Leste. So, menurut
kalian gimana, Guys? Solusi apa yang
paling bagus untuk menyelamatkan negara
Timor Leste? Segera sharing pandangan
kalian di kolom yang ada di bawah ini.
Segera share video bendik sebaik-baiknya
dan jangan lupa like and subscribe.
Semoga video ini bermanfaat. Salam
sehat. Salam cuan. Bye bye.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:40 UTC
Categories
Manage