File TXT tidak ditemukan.
Kisah Sukses Anak Daerah Jadi Bos Ayam ! Bangun Usaha MODAL 700RB
z_ygJhK6uXU • 2023-04-11
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
walaupun kita bukan siapa-siapa kita
harus menjadi siapa di masa depan kan
seperti itu ya Modal saya waktu itu
700.000 saya berpikir yang penting ini
saya harus jalan dan tidak boleh punya
utang itu yang 700.000 itu
Nama saya Erwin umur 37 tahun owner
perusahaan PT Sumber Rejeki food alamat
di desa sindangherang Kecamatan
Panumbangan PT Sumber Rejeki food itu
bergerak di bidang sembako ya makanan ya
khususnya di bidang ayam cuman di bidang
Rumah Potong ayam kalau awal sih
sebetulnya memang kita tidak berpikir
untuk sejauh ini cuman karena mungkin
ada kesempatan yang menunjang sangat
bagus akhirnya kita kembangkan terus eee
Alhamdulillah akhirnya perkembangannya
sangat pesat saya mulai
usaha ini Rintis di tahun 2017 tepatnya
28 November 2017
awalnya hanya termotivasi dari kebutuhan
hidup yang memang makin sini itu ke
depan itu makin harus ada kepastian
karena kan uang bukan segalanya tapi
segalanya butuh uang ya
[Tertawa]
dari situ saya mulai awalnya saya
trading Saya punya beberapa kontrak
dengan pabrik Kalau bahasa di Ayam itu
baik produk di Ayam itu ada dua jenis
ada main produk ada biaya produk salah
satunya kalau main produk itu ya
termasuk daging Nah kalau baik produknya
itu dari mulai ati ampela ceker kepala
sayap dan lain-lain gitu Jadi saya
awalnya punya kontrak dengan beberapa
pabrik Jadi kalau misalkan si pabrik itu
motong ayam 2 mobil misalkan dua truk
nah ati ampela usus ceker sama kepala
ayam itu harus saya beli itu itu awalnya
ya kita pasarkan sekitar 2 bulan saya
masih sendiri bergerak waktu itu jualan
ke Perumahan jualan
kejangkau kecil gitu setelah 2 bulan
saya dibantu sama adik saya dan teman
masuk di kita alhamdulillah ternyata
usahanya berkembang bagus gitu dan
memang potensinya sangat tinggi akhirnya
kita serius
[Musik]
Iya modal awal saya 700.000 jadi yang
seperti kita lihat juga tidak selalu
Sisi indahnya ya ya kalau boleh saya
cerita sedikit mengkilas ke belakang
Sebelum saya mulai usaha ini memang saya
udah beberapa kali menjalani usaha lain
dan itu sangat jatuh bangun saya sampai
istilahnya punya utanglah ke sana kemari
gitu sampai nggak dipercaya orang gitu
Tapi kan pada akhirnya kita berpikir kan
dari situ gitu jadi kesalahan-kesalahan
atau kelemahan-kelemahan yang di
belakang itu menjadi motivasi buat saya
Makanya pada waktu itu pas saya terjun
di dunia ayam ini posisi Modal saya
waktu itu 700.000 saya berpikir yang
penting ini saya harus jalan dan tidak
boleh punya hutang Alhamdulillah
selama 2017 sampai 2019 lah saya tidak
punya hutang jadi merintisnya itu
menggunakan uang itu tapi kalau misalkan
dari pabrik itu Misalkan barangnya itu
harus Ternyata kalau mau dibeli itu
nilainya 3 juta saya bayar Rp700.000 dan
saya ambil yang 700.000 barangnya saya
jualan dulu dapat lagi Uang ambil lagi
kan jadi sehari itu bisa 3 sampai 4 kali
bolak-balik ke pabrik gitu Walaupun
memang dari pihak pabrik juga waktu itu
Pak enggak apa-apa Kalau mau dibawa dulu
gitu kan tapi kan saya tidak mau menjadi
beban lagi kan gitu Kita juga harus
berpikir ya masa lalu lah masa lalu yang
pernah kita jalani gitu jadi Semenjak
itu memang saya bertekad ya ini saya
punya uangnya Cuman segini jadi belanja
misalkan beli barang itu sesuai dengan
uang yang kita punya aja gitu walaupun
dari mereka misalkan ngasih ya kita
menghadiri lah gitu
[Musik]
ya karena Coba bayangin saya modal
Rp700.000 sekali saya beli belanja
barang Rp700.000 itu saya jual misalkan
punya untung 150.000
Nah kalau sehari saya tiga kali belanja
700.000 Untung saya ada 450.000
gitu jadi hari berikutnya itu modal saya
bukan 700.000
lagi tapi
1.150.000 nah dalam sebulan jadi berapa
modal saya waktu itu kan gitu ya waktu
itu jadi kita dipisah antara kebutuhan
hidup untuk bertahan hidup itu berapa
sih sebetulnya kalau kebutuhan hidup itu
saya kan pernah ngerasa ya pernah
mengalami gitu Jadi kalau misalkan kita
benar-benar untuk bertahan hidup
biayanya sangat murah untuk bertahan
hidup itu kan tidak terlalu besar
biayanya gitu jadi waktu itu saya memang
berpikir sampai ke situ kita misalkan
punya penghasilan 30.000 sehari Siapa
bilang nggak cukup kalau untuk bertahan
hidup itu Jadi mungkin ya yang membuat
motivasi saya sampai seperti ini itu ya
awalnya dari situ jadi saya sampai sama
istri itu sampai itu sebetulnya biaya
untuk bertahan hidup itu berapa sih jadi
waktu itu memang Ya dibilang puasa
enggak loh saya masih bisa makan
bertahan hidup cuman Ya maksudnya dengan
adanya motivasi seperti itu ya
alhamdulillah kita mampu melewati hal
itunya pada akhirnya dari situ saya
mulai berpikir Oh ini saya harus
dikembangkan terus jadi kalau punya
untung 100.000 saya ambil 50.000 gitu
kan Nah kalau punya untung 250.000 tetep
saya ambil cuman Rp50.000 gitu Ya
Sisanya itu masuk terus itu masuk terus
berputar Makanya saya bilang sebulan
lebih istri saya bengong saya kasih uang
itu kan
pas istri saya gajian
saya pinjam deh saya mau usaha nih
karena waktu itu memang saya sudah
paling cetak sudah paling cetak saya
istri saya sampai ngomong tolong kalau
bisa
berhenti dulu deh usaha
bukannya apa
Ya udah beberapa perjalanan nih beberapa
tahun memang istri saya tahu jadi saya
itu tidak pernah tidak Serius kalau
menjalankan usaha cuman ya mungkin tadi
lah kesempatannya yang belum datang gitu
saya 6 bulan itu sampai stuck
bener-bener begitu anak saya yang kedua
lahir sampai usia dia 6 bulan nggak
kemana-mana Kalau saya pikir-pikir
sekarang kayak ini nih kayak sinetron
dunia terbalik
Aduh tapi ya dia tahu gitu Dia Tahu
makanya pas waktu saya bilang nih ke
biasa kan kalau yang kerja-kerja itu kan
gajinya tanggal 28 makanya saya ingat
persis pas begitu ditanya kapan dimulai
usaha tanggal 28 November 2017 karena
pas waktu itu istri saya gajian
saya juga kan bingung ya saya itu dari
it loh walaupun kuliah saya enggak
selesai-selesai beberapa kampus dan
sampai sekarang pun enggak selesai tapi
memang bidang saya di IT Waktu itu saya
keluar anak SMA 2004 keluar SMA 2004 itu
saya langsung masuk ke dunia ini awalnya
otodidak juga sih jadi saya jalan di IT
itu sekitar 9 tahun makanya pas
meraba-raba ke jalur yang lain tuh aduh
gimana ya bingung Apalagi ke dunia ayam
tiba-tiba kan dunia ayam gitu Ibu saya
pernah bilang Emang kamu berani katanya
pegang ya ayam-ayam mentah kayak gitu
kan karena memang untuk saya dalam
bidang ayam ini ya generasi pertamalah
generasi ke-1 gak ngikutin siapapun itu
jadi harus mulai betul-betul mulai dari
awal gitu pas memang kebetulan
potensinya tinggi Akhirnya saya
pemberanikan diri buka gudang buat
gudang di daerah Panumbangan di sini
itupun dengan beberapa keterbatasan
Akhirnya saya sewa lahannya itu saya
sewa sewa dari pemerintah Desa sewa
Alhamdulillah di situ saya mulai buka
gudang itu kapasitas 20 ton yang pada
akhirnya saya mulai memotong sendiri Oh
iya terima kasih kepada
Jabal Nur Andika PS itu awalnya saya
berdiri bisa seperti ini tidak terlepas
dari teman perjuangan kita Jabal Nur
bukan taman perjuangan ya teman yang
memperjuangkan saya
Waktu itu saya dikasih peluang untuk
bisa produksi di sana kita mulai dari
produksi satu setengah ton per hari
Minggu depannya naik jadi 3 ton naik
lagi naik lagi sampai akhirnya waktu di
Jabal Lor itu bisa produksi sampai 12
ton per hari Alhamdulillah
sekitar 1 tahun di Jabal Nur saya bisa
mendirikan ini dan
di sini sudah bisa produksi sekitar 18
ton per hari ya ini tidak tidak habis
sampai di sini Kita juga masih punya
planning planning planning yang lain
gitu Pak ya cuman yang jelas yang paling
penting itu optimisme lah tidak ada
ceritanya kita ini yang bukan apa-apa
tidak mungkin tidak menjadi apa-apa itu
harus dikesampingkan hal itu pokoknya
keyakinan optimis walaupun kita bukan
siapa-siapa kita harus menjadi siapa di
masa depan kan seperti itu ya
ada beberapa bulan saya jalan usaha
mereka belum yakin kok masih sempat
meragukan a Kenapa sih nggak ngelamar
kerja cari kerja ya mungkin traumalah
dari beberapa kali usaha ke belakang kan
ya sampai jatuh bangun yang namanya juga
udah berumah tangga udah punya anak anak
saya kan waktu itu dua yang satu baru
lahir misalnya nikah 2014 Alhamdulillah
langsung dikarena 1 anak waktu saya
mulai usaha ayam ini saya ingat itu anak
saya yang kedua baru lahir usia 6 bulan
saya ini Sayang ya mau enggak mau Ya
namanya juga keluarga pengennya kan ada
kepastian kamu ini kerja di gaji berapa
untuk bisa menghidupikan seperti itu ya
ya memang Alhamdulillah dengan support
istri saya yang kuat juga dia selalu
Yakinlah karena Oh apa yang ke belakang
itu dia tahu kalau saya itu kalau
misalkan ngomong mau usaha itu tidak
pernah main-main hanya saja mungkin
kesempatannya yang belum pas gitu Jadi
pas Ketika saya menggeluti ini tuh Istri
saya sangat support
[Musik]
perjalanannya ada yang bilang singkat
dalam waktu Sekian tahun bisa seperti
ini ya Kalau menurut saya sih singkat
nggak singkat gitu karena mungkin kalau
saya lebih giat lagi akan lebih besar
daripada ini gitu dalam jangka waktu
sekarang gitu cuman kan kita memang
dunia modernisasi ini harus kita ikuti
karena penting lah dalam sisi usaha itu
teknologi
modernisasi harus kita ikuti kalau kita
tidak bisa mengikuti jangankan untuk
bisa maju untuk bertahan pun sulit
itu kalau saya melihat sekarang ya saya
selalu optimis untuk dunia ayam ini akan
berkembang dan saya yakin tidak akan
lebih dari 0,9% orang yang enggak suka
ayam
dan kalau saya lihat memang jadi dalam
beberapa sektor usaha sama saja sih
tidak ada usaha yang kecil tapi
bagaimana cara kita membesarkannya
Contohkan beberapa usaha dari mulai
keripik singkong bisa masuk supermarket
sama kan Padahal cuma singkong kan gitu
nah ini ayam loh Ayam ayam itu yang
dikonsumsi setiap orang karena ayam itu
kalau menurut saya makanan favorit
bedalah kalau kita misalkan makan daging
nih kita makan daging misalkan Dua hari
berturut-turut aja makan daging hari
ketiga itu merasa bosan
tapi kalau makan daging ayam mau tiap
hari makan daging ayam
kalau misalkan tanpa daging ayam Rasanya
nggak terasa lengkap
waktu awal di sini aja ya memang yang di
sini itu saya waktu itu targetnya gudang
itu masuk sekitar 200 sampai 250 ton
awalnya ya termasuk keluarga saya
sendiri katanya itu
gede-gede anak itu buat apa gimana
ngejualnya kan gitu Saya pikir kenapa
harus bingung
20090 juta orang di Indonesia saya rasa
makan ayam semua itu
dan memang jualan sembako lah ya bukan
hanya ayam jualan sembako paling mudah
karena satu konsumsinya jelas kan
dikonsumsi terus pasarnya juga jangan
kita ngomong pasar lah kalau untuk
sembakor siapa juga konsumsi kan gitu ya
pada akhirnya ya gitu saya ngambil dari
pabrik jual laku jam 9 nih udah selesai
yang jual yang ini balik lagi ke pabrik
beli lagi jualan lagi gitu saya waktu
itu bisa kehitung loh sehari itu
istirahat itu paling jam satu malam lah
jam 1 malam dari pagi itu bangun jam
05.00 pagi Udah bangun lagi kita
bergerak lagi ngambil lagi ke pabrik
jualan lagi gitu Setelah selesai beli
lagi ayo aja bolak-balik kayak gitu Jadi
kalau mungkin ya ada sedikit ada sedikit
banyak orang yang ngeliat sekarang ya
aja gitu nggak
perjuangannya Seperti apa gitu ya dengan
kemauan yang tinggi lah dengan dorongan
yang kuat dan alhamdulillah dukungan
keluarga terutama istri orang tua yang
selalu support gitu Alhamdulillah
akhirnya bisa mulai tertata gitu mulai
rapi dalam pembukuan kita buat nama
Sumber Rejeki pun gitu kan saya yang
buat nama istri saya yang buat logo gitu
kan
jadi kita nyuruh orang nih logonya kayak
gimana itu
kayak inget loh Itu jadi nama Sumber
Rejeki pun itu memang
saya yang bikin yang bikin logonya istri
saya waktu itu ya mungkin ciri-ciri
waktu pas lagi kerja
dibikinin logo ini kayak gimana saran
dari teman-teman logonya Bagusan kayak
gini Bagusan kayak gini Oh enggak bisa
saya bilang gitu itu harus seadanya
seperti itu karena memang awalnya
terlahir seperti itu gitu ya tidak
terpikirkanlah awalnya tapi
alhamdulillah
seiring dengan perkembangan waktu tahun
demi tahun kita mengalami perkembangan
yang signifikan bahkan mungkin untuk
kedepan rencana produksi kita di sekitar
60 tahun perhari sekarang 18 18 ton
sebetulnya gini kalau kita yang tidak
paham Wah banyak produksinya sudah 18
ton tapi kalau ada yang masuk ke dunia
saya ke dunia ayam ini kalau mau melihat
ke rekan-rekan saya ini sangat kecil
sekali karena perusahaan-perusahaan yang
lain di dunia Rumah Potong itu ada yang
50 ton per hari ada yang 100 ton bahkan
ada yang sampai 200 ton per hari gitu ya
alhamdulillah ketika misalkan ada rekan
teman atau kerabat berbicara misalkan
Wah udah banyak sekali produksi
Alhamdulillah untuk diri saya saya
syukuri ketika saya melihat keluar bisa
jadi kan acuan saya jadikan motivasi
orang lain masih bisa seperti ini saya
harus bisa juga terus-terus dan harus
bisa gitu terus memang dunia ayam ini
yang saya lihat sih jadi rantainya itu
sangat panjang dari awal proses reading
terus doc pakan terus budidaya terus ke
saya ke rumah potong ke pergudangan ke
Produknya juga kan bahan-bahan makanan
yang dibuat dari ayam itu kan banyak
sekali apalagi Sekarang kan udah
terkenal ya frozen food dia Frozen pun
itu wah sangat merajalela itu menguasai
pasaran anak muda gitu rasanya kalau
misalkan yang beli sosis ibu-ibu jarang
Tuh kan yang udah agak sepuh-sepuh yang
di atas 50 tahun ke atas kan
jarang-jarang kan Tapi kan pasarnya
sosis nugget itu kan dari kalangan usia
30 ke bawah ini sangat eksis sekali gitu
kan Makanya sebetulnya Kalau ayam ini
rantainya panjang jadi kalau saya itu
ada di tengah masih bisa mengembangkan
ke hulunya masih bisa mengembangkan ke
hilirnya juga masih bisa gitu sudah
mulai terpikirkan tapi ya itu kita pelan
lah kita pelan mudah-mudahan ada
kesempatan buat saya untuk misalkan
membuat produk atau misalkan kesempatan
saya buat budidaya Jadi siapa tahu
adanya teman-teman yang bisa support
juga gitu kan rasa-rasanya Kalau dunia
ayam itu kalau memang sendiri itu sulit
makanya kan sekarang beberapa perusahaan
besar ya yang di Ayam itu ya itu karena
kalau menurut saya kalau sendiri itu
sulit ee ayam iya ya kalau namanya
perusahaan kan di dalamnya kan ada
beberapa orang kan ada bahkan mungkin
ada juga sudah bisa membeli sahamnya
gitu kan
sudah masuk ke situ makanya yang
mudah-mudahan lah saya bisa mengikuti
bisa bertahan di bisnis ini sampai
selamanya lah sampai turun kayaknya
karena kan kita tidak bisa menjamin juga
kan karena kalau menurut saya warisan
yang terbaik buat anak cucu ya ilmulah
itu entah Apakah mereka misalkan mau
melanjutkan usaha saya juga belum tentu
gitu kan belum pasti yang penting yang
kita berikan terbaik mungkin ya
ilmu lah gitu ilmu yang bermanfaat
[Musik]
dan waktu itu memang biasanya kan Ya
kalau keluarga-keluarga PNS itu biasanya
Anaknya sekolah kuliah setelah selesai
masuk PNS lagi dan mungkin saya salah
satu orang yang menentang itu gitu
ngobrol sama ibu sama bapak saya Ya
intinya tidak mau menjadi seorang
pekerja Saya ingin mempekerjakan
Alhamdulillah
dari dulu saya sendiri terus ada kipas
Saya mau ikuti teman saya mau ikut dari
mulai rekrutmen tiga orang sampai dalam
5 tahun sekarang udah 130 orang yang
kerja ya alhamdulillah lah dan ternyata
galaunya itu sekarang
[Tertawa]
rasanya kalau dulu pas merintis ya kita
belum punya utang belum punya apa belum
punya beban gitu rasanya enjoy kok enjoy
sekarang sudah punya pekerja beberapa
orang mereka punya anak mereka ada yang
punya ibu gitu kan ada yang menjadi
tulang punggung keluarga gitu ya
bebannya lebih ke situ gitu jadi ya
mungkin ini proses pematangan ya proses
pendewasaan itu ya akhirnya kan jadi
sekarang itu tidak hanya memikirkan diri
sendiri itu ini kita punya tanggung
jawab nih Ya setidaknya sedikit banyak
pembuka lapangan pekerjaan di daerah
saya sendiri gitu kan bahkan mungkin
waktu awal-awal di daerah sini saya
dikira juga bukan orang sini
kan biasanya Ya datanglah pengusaha dari
kota datang ke daerah gitu kan membuat
usaha membuat ini banyak rekan-rekan
saya juga saya dikiranya Saya bukan
orang sini gitu Jadi pas
kenal ketemu ngobrol Alhamdulillah ya
katanya bisa mengembangkan di daerahnya
sendiri gitu ya Salah satu rasa
kebanggaan Saya juga seperti itu dan
memang kalau prinsip saya sih kesuksesan
perusahaan itu kalau kita sudah bisa dia
memberikan fasilitas yang terbaik lah
buat karyawan gitu buat pekerjaan kita
karena tanpa mereka saya juga bukan
apa-apa enggak bisa apa-apa gitu kalau
prinsip saya di situ
karena saya dari 0 dari awal dari
memahami produksi di waktu saya ngambil
dari pabrik-pabrik itu saya sambil
belajar dulu dan kadang ikut produksi
juga sama mereka gitu jadi tahu bahkan
karyawan-karyawan saya yang sekarang itu
dulu 5 tahun yang lalu sering bareng
sama sekarang pas ketemu misalkan
meeting Ngobrol saya bilang jangan
panggil Bapak lah
kita juga dulu sama gitu cuman mungkin
hanya berbeda dalam pemikiran aja ya
Kalau saya tidak mau waktu itu tidak mau
terus seperti itu Saya mau hijrah lah ya
memang resikonya sangat tinggi juga kan
beda dengan kita bekerja gitu Tapi ya
mau nggak mau ya memang prinsip Saya
sudah ke situ dari awal gitu makanya
sekecil apapun kemungkinan ya Saya
maunya seperti ini gitu adalah kisah
unik juga waktu itu kalau enggak salah
sudah hampir berjalan 1 bulan lah saya
kan nabung saya simpan gitu kan saya
simpan saya simpan setelah 1 bulan saya
kasih uang ke istri kan ini saya bilang
buat pegangan dikiranya ini dari mana
Kok bisa sebesar itu istri saya kaget
kok banyak ya dapat untungnya katanya
gitu kan dia juga sambil kalau mau kerja
itu kan suka ada orang yang keliling
jualan sayur ke rumah Gitu kan ya malah
dia jadi marketing ini nih
saya nawarin
Bu kalau misalkan mau beli ati ampela
ceker tulang ayam kalau mau beli daging
ayam saya ya
gitu Jadi pada waktu itu ya sekitaran 23
bulan banyak tukang sayur kan datang ke
rumah itu loh
dia juga nggak sadar kan berangkat ke
kerja tiba-tiba dikumpulin dikumpulin
uangnya dalam sebulan kan Ya kalau
menurut saya waktu itu uang 3 juta Pak
juta kan besar sekali ya
[Musik]
kalau puas dengan pencapaian saya belum
puas karena masih banyak lah itu hal-hal
yang ingin kita gapai hal-hal ke depan
yang ingin terus memperlebar gitu kan
cuman Ya bersyukur harus karena tadinya
juga saya tidak berpikir potensinya akan
sebesar ini tapi alhamdulillah ternyata
potensinya tinggi
mungkin ketepatan juga kita
mengambil strategi kalau rezeki udah
jelas Ya tapi kan Bagaimana mau datang
rezeki kalau kitanya tidak mau berusaha
kan gitu
kalau kendala-kendala itu kan pasti
selalu ada sekarang aja nih
Alhamdulillah perusahaan udah berjalan
dengan karyawan Alhamdulillah banyak
kadang-kadang saya juga bingung sendiri
bayangin aja saya kerja di perusahaan
aja belum pernah sekarang harus buat
perusahaan itu muncul seperti itu gitu
kan dan alhamdulillah teman-teman dunia
ayam menyambut baik juga kita jadi
Alhamdulillah saya bisa sedikit-sedikit
belajar dari mereka gitu nah salah satu
contoh lihat nih di perusahaan ini punya
admin berapa sih Kan gitu
ini punya stafnya itu apa aja sih siapa
aja kan gitu ya Jadi kalau sekarang itu
lebih ke situ arahnya ya kalau buat saya
sendiri ya bisa seperti ini merupakan
pencapaian yang sangat bagus ya karena
awalnya juga saya tidak memikirkan untuk
menjadi seperti ini apalagi kita bisa
mempunyai karyawan yang banyak bisa
membuka lapangan pekerjaan yang tadi
saya bilang sekarang itu sih sebetulnya
yang bikin kita Galau Itu lah kita punya
tanggung jawab Ini kalau misalkan 130
orang
karyawan kita kalau misalkan dia punya
istri atau punya anak misalkan dikali
tiga kan kita udah berapa orang dikali 4
orang misalnya ada berapa orang yang
yang melalui tangan kita gitu makanya
yang selalu menjadi kuat untuk saya itu
gitu jadi
kalau misalkan menghadapi kesulitan Ya
Tuhan
saya punya karyawan sebanyak ini mungkin
mereka punya juga keluarga anak gitu kan
Ya kita menyerahkan lah gitu ya berserah
diri gitu ya karena memang pada akhirnya
kan kita itu hanya membuat rencana
kadang-kadang rencana menurut kita yang
paling baik kan belum tentu kalau untuk
masalah pencapaian pemasaran dan
sebagainya yang saya tadi bilang karena
kalau misalkan di dunia ayam ini saya
selalu anggap sederhana lah misalkan
orang makan ayam kok semua gitu bahkan
saya sekarang rencana ekspansi ke
Balikpapan Kita kejar pasar di sana ya
karena kan ayam ngomong ke Papua juga
makan ayam kan gitu kita Kembalikanlah
kalau kita ini hanya berencana dan saya
selalu berpikir kita buat rencana
eksekusi
perihal Misalkan jalan atau tidak ya
Kita lihat nanti gitu karena mungkin
suasana kita itu bukan terbaik buat kita
kalau menurut Tuhan kan gitu Jadi yang
tadi saya bilang eksekusi aja dulu gitu
kan Nanti juga akan kelihatan kok gitu
Apakah ini cocok buat kita atau tidak
kan seperti itu kayaknya kalau barang
itu sudah pernah menyebar seluruh
Indonesia cuman kan kita itu banyak juga
ya sekitar 50% lah mungkin masih diserap
oleh para trader gitu kan ya yang
awalnya saya dulu gitu kan saya beli ke
pabrik gitu kan ee masuk gudang saya
saya jual lagi ke pemasaran kan gitu
karena dunia ayam ini memang sangat luas
gitu Jadi mungkin saja ada orang Tasik
yang beli dari Bekasi misalkan dari
Jakarta padahal itu barang saya gitu oh
jadi dari sini dikirim Jakarta dulu dari
Jakarta mungkin balik lagi ke sini gitu
ya Kalau menurut saya cukup ya
[Tertawa]
yaitu Tadi kan saya bilang kan kalau
kita memulai ini saya punya penghasilan
segini misalnya nah kita punya tujuan di
sana Tujuan yang akan kita capai ini
misalkan memerlukan modal yang begitu
besar tapi kalau kita sudah mulai ya mau
nggak mau Kan yang biasanya misalkan
saya dapat uang 10 rupiah biasanya pakai
buat ini buat ini buat ini habis
akhirnya kita di rem kita fokus ke
tujuan itu jadi kalau saya sih
sebetulnya kalau untuk investasi sendiri
belum begitu signifikan ya karena kalau
menurut saya ya memang pengembangan dulu
sampai sekarang rumah sih dibilang saya
enggak punya saya punya
saya rumah punya di Tasik malah gitu
waktu itu sempat ada argumen sama istri
Ya udah saya bilang kalau misalkan
enggak mau berhenti kerja saya beli
rumah di Tasik tapi kan ditinggalin
jadinya kan
Saya di sini masih sama orang tua loh
Justru malah
mungkin karena indah
yang penting asal ngumpul
gitu Jadi kalau saya memang masih
ke arah investasi untuk perluasan
arahnya tetap ke situ ada sih beberapa
diantaranya Mungkin pas membuat usaha
terus jalan kan larinya ke investasi ya
Investasi rumah yang bagus segala macam
siapa sih semua orang yang tidak
menambahkan hal seperti itu kan Ya
mungkin kalau saya ini dalam 5 tahun ini
masih belum gitu masih belum gitu
kadang-kadang istri juga sudah
ngomel-ngomel
tapi kalau misalkan usahanya lebih besar
gitu ya berarti kan kita juga akan
mempunyai penghasilan yang lebih besar
Apa salahnya nanti saya bilang gitu kan
Kalau misalkan nanti keuntungannya kita
sudah besar kan kalau mau bikin apa-apa
itu kan gampang gitu kan
itu dari awal Iya saya lakuin
[Musik]
kalau saya sih yang paling jelas ketika
memang ada kesempatan untuk membuat
lapangan kerja Saya akan berusaha
semaksimal mungkin untuk mengembangkan
usaha ini Dan ya Kalau menurut saya
kepuasan kita itu ya usaha yang sukses
itu ya kalau karyawannya Makmur gitu
kalau saya sih selalu berpikiran seperti
itu ya maksudnya walaupun kita tidak
bisa memberikan lebih besar atau apapun
tapi harus selalu ada kepedulian
terhadap mereka itu karena saya pikir
kita tidak bisa seperti ini tanpa mereka
itulah ya alhamdulillah saya pernah
melalui masa covid kan ya pernah sampai
istilahnya karyawan Tuh dipanggil nih
kalau misalkan kopi sampai benar-benar
Lockdown saya pikir ini saya tidak bisa
ngasih apa-apa kalian upah saya tetap
bayar kan sekian persen gitu nih
berasnya nih ayamnya Kalau ayam tinggal
ngambil deh buat cetak satu bulan apa 2
bulan Terserah itu kan gitu kan jadi
istilahnya buat saya sangat penting itu
apalagi kalau mereka memang all out juga
ya terhadap kita ya ya namanya ya maaf
ya namanya istilahnya apalagi sebuah
perusahaan
mau didirikan di sebuah daerah apalagi
ini karyawan-karyawannya mereka juga
tahu tentang saya itu pernah produksi
barang saya kan waktu itu hanya 20% yang
sudah ahli yang 80% nya awam gitu
kadang-kadang Saya bingung apa mereka
Percaya nggak ya Kerja di saya kan gitu
gitu kan yang pada akhirnya ya
alhamdulillah dengan kesulitan tim gitu
kita membuat ini
ya mereka yakin yakin
waktu saya jatuh waktu itu dalam
beberapa usaha ya mungkin apalagi
namanya di daerah ya orang anak guru
gitu loh bukan saya enggak mau misalkan
ini nyangkul di sawah atau misalkan apa
gitu ya Yang nyuruh enggak ada bingung
loh
ya salah satunya
itu ngerasa
Waduh ini nih akibatnya makanya saya
titip nih ke generasi muda pendidikan
itu jangan diabaikan karena saya merasa
ya memang situasi saya waktu itu
sangat-sangat memprihatinkanlah tapi ya
alhamdulillah tidak membuat kita
bergeming lah kita tetap yakin makanya
pas begitu saya jalan usaha kita udah
sampai itu kebutuhan hidup itu berapa
dan segala macam strateginya kita harus
seperti apa ya Alhamdulillah mungkin
dari situ jadi saya bisa seperti ini
yang jadi pegangan saya selalu eksekusi
berani dan eksekusi dan itu pastilah
saya waktu bikin di sini aja awalnya
kalau misalkan kita lihat Wah dananya
misalkan kita membutuhkan sekian ratus
juta sekian miliar gitu kalau misalkan
kita berpikirnya kita dari mana uangnya
lah kan kalau ngebangun sesuatu tidak
harus uangnya banyak toh pasti awalnya
juga pekerjaannya tiga orang kita
bikin semen nyediain pasir satu truk
batu satu truk tapi kan kalau sudah kita
eksekusi kita awali pekerjaannya
datangkan kerjakan akhirnya kan kita
berpikir Oh ini sudah seperti ini nih
progress terus berjalan berjalan Coba
kalau kita tidak mulai kita hanya
berpikir Bang masalah modalnya berapa
ini harus punya segini harus punya
segini Saya rasa tidak akan jalan-jalan
akhirnya jalan di tempat gitu makanya
kalau saya selalu berprinsip seperti itu
gitu maksudnya kan kita tuh harus
berusaha teruslah berusaha sekuat
mungkin mau bagaimanapun caranya mau
bagaimanapun awalnya kalau kita sudah
mulai
sekecil apapun Asalkan kita mulai
setelah berjalan itu kita baru berpikir
bagaimana cara mengembangkan ini gitu
[Musik]
kan banyak orang kalau kesempatan datang
itu Jangan sampai terlewatkan Nah kalau
saya bilang kesempatan itu akan selalu
datang di manapun kamu berada yang tidak
ada itu waktu yang tidak akan terulang
gitu Jadi jangan sampai istilahnya
berkecil hati kadang-kadang suka
ngomongin Wah dulu kalau misalkan saya
ambil nih kesempatan ini pasti seperti
ini seperti ini seperti ini ya karena
tadi itu mungkin yang baik menurut kita
belum tentu baik menurut Tuhan yang
terjadi sekarang ini ya ini yang terbaik
ya gitu ya
[Musik]
saya Yakinlah kalau misalkan ada sebuah
usaha misalkan ada yang bisa mau
menjalankan sebuah usaha sekecil apapun
kita jalankan
setelah kita merasakan hasilnya Walaupun
kecil
kita akan yakin di situ
kita akan yakin di situ kita akan
membesarkan perusahaan itu dibesarkan
lagi dibesarkan lagi tambah manajemen
yang kuat
sama lah hanya beberapa bentuk usaha
yang tiba-tiba memang muncul misalkan
dalam segala besar hanya beberapa itu
itupun pasti kalau saya pikir ya tidak
mungkin generasi pertama kalaupun tidak
melanjutkan dia sudah ada bahan di awal
gitu kan sudah ada minimal supportnya
sudah ada Walaupun dia membentuk usaha
yang lain gitu Karena kan kalau kita mau
berpikir modal untuk membuat usaha yang
besar ya pasti butuh modal sudah menjadi
fakta apalagi di zaman sekarang ini Gitu
kan ya Jangankan Sekarang kita mau jual
barang atau misalkan produksi itu jasa
aja Coba dipikir sekarang perusahaan
jasa aja apa yang tidak memerlukan modal
Jadi kalau misalkan diidentikkan ya
memang semua butuh modal cuman kalau
menurut saya untuk
dan rekan gitu kalau misalkan yang
memang punya ide punya kreasi gitu punya
pandangan ke depan menjadi besar itu
harus tapi mulailah kita harus mulai
sekecil apapun yang bisa kita mulai Ya
mulai Setelah itu saya yakin Jalan pasti
ada Banyak jalan menuju Roma
Oke terima kasih sekali lagi Nama saya
Erwin dari sumber rejeki food di desa
sindangherang Kecamatan Panumbangan
semoga yang menonton YouTube ini bisa
bermanfaat lah buat rekan-rekan Kalau
dibilang motivasi yang mudah-mudahan
menjadi sebuah motivasi karena saya
bukan motivator juga
kita selalu Yakinlah saya tadi bilang
kesempatan akan selalu datang di mana
saja Kapan saja yang penting kita
menyikapinya
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-13 13:26:26 UTC
Categories
Manage