File TXT tidak ditemukan.
Kisah Sukses Anak Daerah Jadi Bos Ayam ! Bangun Usaha MODAL 700RB
z_ygJhK6uXU • 2023-04-11
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id walaupun kita bukan siapa-siapa kita harus menjadi siapa di masa depan kan seperti itu ya Modal saya waktu itu 700.000 saya berpikir yang penting ini saya harus jalan dan tidak boleh punya utang itu yang 700.000 itu Nama saya Erwin umur 37 tahun owner perusahaan PT Sumber Rejeki food alamat di desa sindangherang Kecamatan Panumbangan PT Sumber Rejeki food itu bergerak di bidang sembako ya makanan ya khususnya di bidang ayam cuman di bidang Rumah Potong ayam kalau awal sih sebetulnya memang kita tidak berpikir untuk sejauh ini cuman karena mungkin ada kesempatan yang menunjang sangat bagus akhirnya kita kembangkan terus eee Alhamdulillah akhirnya perkembangannya sangat pesat saya mulai usaha ini Rintis di tahun 2017 tepatnya 28 November 2017 awalnya hanya termotivasi dari kebutuhan hidup yang memang makin sini itu ke depan itu makin harus ada kepastian karena kan uang bukan segalanya tapi segalanya butuh uang ya [Tertawa] dari situ saya mulai awalnya saya trading Saya punya beberapa kontrak dengan pabrik Kalau bahasa di Ayam itu baik produk di Ayam itu ada dua jenis ada main produk ada biaya produk salah satunya kalau main produk itu ya termasuk daging Nah kalau baik produknya itu dari mulai ati ampela ceker kepala sayap dan lain-lain gitu Jadi saya awalnya punya kontrak dengan beberapa pabrik Jadi kalau misalkan si pabrik itu motong ayam 2 mobil misalkan dua truk nah ati ampela usus ceker sama kepala ayam itu harus saya beli itu itu awalnya ya kita pasarkan sekitar 2 bulan saya masih sendiri bergerak waktu itu jualan ke Perumahan jualan kejangkau kecil gitu setelah 2 bulan saya dibantu sama adik saya dan teman masuk di kita alhamdulillah ternyata usahanya berkembang bagus gitu dan memang potensinya sangat tinggi akhirnya kita serius [Musik] Iya modal awal saya 700.000 jadi yang seperti kita lihat juga tidak selalu Sisi indahnya ya ya kalau boleh saya cerita sedikit mengkilas ke belakang Sebelum saya mulai usaha ini memang saya udah beberapa kali menjalani usaha lain dan itu sangat jatuh bangun saya sampai istilahnya punya utanglah ke sana kemari gitu sampai nggak dipercaya orang gitu Tapi kan pada akhirnya kita berpikir kan dari situ gitu jadi kesalahan-kesalahan atau kelemahan-kelemahan yang di belakang itu menjadi motivasi buat saya Makanya pada waktu itu pas saya terjun di dunia ayam ini posisi Modal saya waktu itu 700.000 saya berpikir yang penting ini saya harus jalan dan tidak boleh punya hutang Alhamdulillah selama 2017 sampai 2019 lah saya tidak punya hutang jadi merintisnya itu menggunakan uang itu tapi kalau misalkan dari pabrik itu Misalkan barangnya itu harus Ternyata kalau mau dibeli itu nilainya 3 juta saya bayar Rp700.000 dan saya ambil yang 700.000 barangnya saya jualan dulu dapat lagi Uang ambil lagi kan jadi sehari itu bisa 3 sampai 4 kali bolak-balik ke pabrik gitu Walaupun memang dari pihak pabrik juga waktu itu Pak enggak apa-apa Kalau mau dibawa dulu gitu kan tapi kan saya tidak mau menjadi beban lagi kan gitu Kita juga harus berpikir ya masa lalu lah masa lalu yang pernah kita jalani gitu jadi Semenjak itu memang saya bertekad ya ini saya punya uangnya Cuman segini jadi belanja misalkan beli barang itu sesuai dengan uang yang kita punya aja gitu walaupun dari mereka misalkan ngasih ya kita menghadiri lah gitu [Musik] ya karena Coba bayangin saya modal Rp700.000 sekali saya beli belanja barang Rp700.000 itu saya jual misalkan punya untung 150.000 Nah kalau sehari saya tiga kali belanja 700.000 Untung saya ada 450.000 gitu jadi hari berikutnya itu modal saya bukan 700.000 lagi tapi 1.150.000 nah dalam sebulan jadi berapa modal saya waktu itu kan gitu ya waktu itu jadi kita dipisah antara kebutuhan hidup untuk bertahan hidup itu berapa sih sebetulnya kalau kebutuhan hidup itu saya kan pernah ngerasa ya pernah mengalami gitu Jadi kalau misalkan kita benar-benar untuk bertahan hidup biayanya sangat murah untuk bertahan hidup itu kan tidak terlalu besar biayanya gitu jadi waktu itu saya memang berpikir sampai ke situ kita misalkan punya penghasilan 30.000 sehari Siapa bilang nggak cukup kalau untuk bertahan hidup itu Jadi mungkin ya yang membuat motivasi saya sampai seperti ini itu ya awalnya dari situ jadi saya sampai sama istri itu sampai itu sebetulnya biaya untuk bertahan hidup itu berapa sih jadi waktu itu memang Ya dibilang puasa enggak loh saya masih bisa makan bertahan hidup cuman Ya maksudnya dengan adanya motivasi seperti itu ya alhamdulillah kita mampu melewati hal itunya pada akhirnya dari situ saya mulai berpikir Oh ini saya harus dikembangkan terus jadi kalau punya untung 100.000 saya ambil 50.000 gitu kan Nah kalau punya untung 250.000 tetep saya ambil cuman Rp50.000 gitu Ya Sisanya itu masuk terus itu masuk terus berputar Makanya saya bilang sebulan lebih istri saya bengong saya kasih uang itu kan pas istri saya gajian saya pinjam deh saya mau usaha nih karena waktu itu memang saya sudah paling cetak sudah paling cetak saya istri saya sampai ngomong tolong kalau bisa berhenti dulu deh usaha bukannya apa Ya udah beberapa perjalanan nih beberapa tahun memang istri saya tahu jadi saya itu tidak pernah tidak Serius kalau menjalankan usaha cuman ya mungkin tadi lah kesempatannya yang belum datang gitu saya 6 bulan itu sampai stuck bener-bener begitu anak saya yang kedua lahir sampai usia dia 6 bulan nggak kemana-mana Kalau saya pikir-pikir sekarang kayak ini nih kayak sinetron dunia terbalik Aduh tapi ya dia tahu gitu Dia Tahu makanya pas waktu saya bilang nih ke biasa kan kalau yang kerja-kerja itu kan gajinya tanggal 28 makanya saya ingat persis pas begitu ditanya kapan dimulai usaha tanggal 28 November 2017 karena pas waktu itu istri saya gajian saya juga kan bingung ya saya itu dari it loh walaupun kuliah saya enggak selesai-selesai beberapa kampus dan sampai sekarang pun enggak selesai tapi memang bidang saya di IT Waktu itu saya keluar anak SMA 2004 keluar SMA 2004 itu saya langsung masuk ke dunia ini awalnya otodidak juga sih jadi saya jalan di IT itu sekitar 9 tahun makanya pas meraba-raba ke jalur yang lain tuh aduh gimana ya bingung Apalagi ke dunia ayam tiba-tiba kan dunia ayam gitu Ibu saya pernah bilang Emang kamu berani katanya pegang ya ayam-ayam mentah kayak gitu kan karena memang untuk saya dalam bidang ayam ini ya generasi pertamalah generasi ke-1 gak ngikutin siapapun itu jadi harus mulai betul-betul mulai dari awal gitu pas memang kebetulan potensinya tinggi Akhirnya saya pemberanikan diri buka gudang buat gudang di daerah Panumbangan di sini itupun dengan beberapa keterbatasan Akhirnya saya sewa lahannya itu saya sewa sewa dari pemerintah Desa sewa Alhamdulillah di situ saya mulai buka gudang itu kapasitas 20 ton yang pada akhirnya saya mulai memotong sendiri Oh iya terima kasih kepada Jabal Nur Andika PS itu awalnya saya berdiri bisa seperti ini tidak terlepas dari teman perjuangan kita Jabal Nur bukan taman perjuangan ya teman yang memperjuangkan saya Waktu itu saya dikasih peluang untuk bisa produksi di sana kita mulai dari produksi satu setengah ton per hari Minggu depannya naik jadi 3 ton naik lagi naik lagi sampai akhirnya waktu di Jabal Lor itu bisa produksi sampai 12 ton per hari Alhamdulillah sekitar 1 tahun di Jabal Nur saya bisa mendirikan ini dan di sini sudah bisa produksi sekitar 18 ton per hari ya ini tidak tidak habis sampai di sini Kita juga masih punya planning planning planning yang lain gitu Pak ya cuman yang jelas yang paling penting itu optimisme lah tidak ada ceritanya kita ini yang bukan apa-apa tidak mungkin tidak menjadi apa-apa itu harus dikesampingkan hal itu pokoknya keyakinan optimis walaupun kita bukan siapa-siapa kita harus menjadi siapa di masa depan kan seperti itu ya ada beberapa bulan saya jalan usaha mereka belum yakin kok masih sempat meragukan a Kenapa sih nggak ngelamar kerja cari kerja ya mungkin traumalah dari beberapa kali usaha ke belakang kan ya sampai jatuh bangun yang namanya juga udah berumah tangga udah punya anak anak saya kan waktu itu dua yang satu baru lahir misalnya nikah 2014 Alhamdulillah langsung dikarena 1 anak waktu saya mulai usaha ayam ini saya ingat itu anak saya yang kedua baru lahir usia 6 bulan saya ini Sayang ya mau enggak mau Ya namanya juga keluarga pengennya kan ada kepastian kamu ini kerja di gaji berapa untuk bisa menghidupikan seperti itu ya ya memang Alhamdulillah dengan support istri saya yang kuat juga dia selalu Yakinlah karena Oh apa yang ke belakang itu dia tahu kalau saya itu kalau misalkan ngomong mau usaha itu tidak pernah main-main hanya saja mungkin kesempatannya yang belum pas gitu Jadi pas Ketika saya menggeluti ini tuh Istri saya sangat support [Musik] perjalanannya ada yang bilang singkat dalam waktu Sekian tahun bisa seperti ini ya Kalau menurut saya sih singkat nggak singkat gitu karena mungkin kalau saya lebih giat lagi akan lebih besar daripada ini gitu dalam jangka waktu sekarang gitu cuman kan kita memang dunia modernisasi ini harus kita ikuti karena penting lah dalam sisi usaha itu teknologi modernisasi harus kita ikuti kalau kita tidak bisa mengikuti jangankan untuk bisa maju untuk bertahan pun sulit itu kalau saya melihat sekarang ya saya selalu optimis untuk dunia ayam ini akan berkembang dan saya yakin tidak akan lebih dari 0,9% orang yang enggak suka ayam dan kalau saya lihat memang jadi dalam beberapa sektor usaha sama saja sih tidak ada usaha yang kecil tapi bagaimana cara kita membesarkannya Contohkan beberapa usaha dari mulai keripik singkong bisa masuk supermarket sama kan Padahal cuma singkong kan gitu nah ini ayam loh Ayam ayam itu yang dikonsumsi setiap orang karena ayam itu kalau menurut saya makanan favorit bedalah kalau kita misalkan makan daging nih kita makan daging misalkan Dua hari berturut-turut aja makan daging hari ketiga itu merasa bosan tapi kalau makan daging ayam mau tiap hari makan daging ayam kalau misalkan tanpa daging ayam Rasanya nggak terasa lengkap waktu awal di sini aja ya memang yang di sini itu saya waktu itu targetnya gudang itu masuk sekitar 200 sampai 250 ton awalnya ya termasuk keluarga saya sendiri katanya itu gede-gede anak itu buat apa gimana ngejualnya kan gitu Saya pikir kenapa harus bingung 20090 juta orang di Indonesia saya rasa makan ayam semua itu dan memang jualan sembako lah ya bukan hanya ayam jualan sembako paling mudah karena satu konsumsinya jelas kan dikonsumsi terus pasarnya juga jangan kita ngomong pasar lah kalau untuk sembakor siapa juga konsumsi kan gitu ya pada akhirnya ya gitu saya ngambil dari pabrik jual laku jam 9 nih udah selesai yang jual yang ini balik lagi ke pabrik beli lagi jualan lagi gitu saya waktu itu bisa kehitung loh sehari itu istirahat itu paling jam satu malam lah jam 1 malam dari pagi itu bangun jam 05.00 pagi Udah bangun lagi kita bergerak lagi ngambil lagi ke pabrik jualan lagi gitu Setelah selesai beli lagi ayo aja bolak-balik kayak gitu Jadi kalau mungkin ya ada sedikit ada sedikit banyak orang yang ngeliat sekarang ya aja gitu nggak perjuangannya Seperti apa gitu ya dengan kemauan yang tinggi lah dengan dorongan yang kuat dan alhamdulillah dukungan keluarga terutama istri orang tua yang selalu support gitu Alhamdulillah akhirnya bisa mulai tertata gitu mulai rapi dalam pembukuan kita buat nama Sumber Rejeki pun gitu kan saya yang buat nama istri saya yang buat logo gitu kan jadi kita nyuruh orang nih logonya kayak gimana itu kayak inget loh Itu jadi nama Sumber Rejeki pun itu memang saya yang bikin yang bikin logonya istri saya waktu itu ya mungkin ciri-ciri waktu pas lagi kerja dibikinin logo ini kayak gimana saran dari teman-teman logonya Bagusan kayak gini Bagusan kayak gini Oh enggak bisa saya bilang gitu itu harus seadanya seperti itu karena memang awalnya terlahir seperti itu gitu ya tidak terpikirkanlah awalnya tapi alhamdulillah seiring dengan perkembangan waktu tahun demi tahun kita mengalami perkembangan yang signifikan bahkan mungkin untuk kedepan rencana produksi kita di sekitar 60 tahun perhari sekarang 18 18 ton sebetulnya gini kalau kita yang tidak paham Wah banyak produksinya sudah 18 ton tapi kalau ada yang masuk ke dunia saya ke dunia ayam ini kalau mau melihat ke rekan-rekan saya ini sangat kecil sekali karena perusahaan-perusahaan yang lain di dunia Rumah Potong itu ada yang 50 ton per hari ada yang 100 ton bahkan ada yang sampai 200 ton per hari gitu ya alhamdulillah ketika misalkan ada rekan teman atau kerabat berbicara misalkan Wah udah banyak sekali produksi Alhamdulillah untuk diri saya saya syukuri ketika saya melihat keluar bisa jadi kan acuan saya jadikan motivasi orang lain masih bisa seperti ini saya harus bisa juga terus-terus dan harus bisa gitu terus memang dunia ayam ini yang saya lihat sih jadi rantainya itu sangat panjang dari awal proses reading terus doc pakan terus budidaya terus ke saya ke rumah potong ke pergudangan ke Produknya juga kan bahan-bahan makanan yang dibuat dari ayam itu kan banyak sekali apalagi Sekarang kan udah terkenal ya frozen food dia Frozen pun itu wah sangat merajalela itu menguasai pasaran anak muda gitu rasanya kalau misalkan yang beli sosis ibu-ibu jarang Tuh kan yang udah agak sepuh-sepuh yang di atas 50 tahun ke atas kan jarang-jarang kan Tapi kan pasarnya sosis nugget itu kan dari kalangan usia 30 ke bawah ini sangat eksis sekali gitu kan Makanya sebetulnya Kalau ayam ini rantainya panjang jadi kalau saya itu ada di tengah masih bisa mengembangkan ke hulunya masih bisa mengembangkan ke hilirnya juga masih bisa gitu sudah mulai terpikirkan tapi ya itu kita pelan lah kita pelan mudah-mudahan ada kesempatan buat saya untuk misalkan membuat produk atau misalkan kesempatan saya buat budidaya Jadi siapa tahu adanya teman-teman yang bisa support juga gitu kan rasa-rasanya Kalau dunia ayam itu kalau memang sendiri itu sulit makanya kan sekarang beberapa perusahaan besar ya yang di Ayam itu ya itu karena kalau menurut saya kalau sendiri itu sulit ee ayam iya ya kalau namanya perusahaan kan di dalamnya kan ada beberapa orang kan ada bahkan mungkin ada juga sudah bisa membeli sahamnya gitu kan sudah masuk ke situ makanya yang mudah-mudahan lah saya bisa mengikuti bisa bertahan di bisnis ini sampai selamanya lah sampai turun kayaknya karena kan kita tidak bisa menjamin juga kan karena kalau menurut saya warisan yang terbaik buat anak cucu ya ilmulah itu entah Apakah mereka misalkan mau melanjutkan usaha saya juga belum tentu gitu kan belum pasti yang penting yang kita berikan terbaik mungkin ya ilmu lah gitu ilmu yang bermanfaat [Musik] dan waktu itu memang biasanya kan Ya kalau keluarga-keluarga PNS itu biasanya Anaknya sekolah kuliah setelah selesai masuk PNS lagi dan mungkin saya salah satu orang yang menentang itu gitu ngobrol sama ibu sama bapak saya Ya intinya tidak mau menjadi seorang pekerja Saya ingin mempekerjakan Alhamdulillah dari dulu saya sendiri terus ada kipas Saya mau ikuti teman saya mau ikut dari mulai rekrutmen tiga orang sampai dalam 5 tahun sekarang udah 130 orang yang kerja ya alhamdulillah lah dan ternyata galaunya itu sekarang [Tertawa] rasanya kalau dulu pas merintis ya kita belum punya utang belum punya apa belum punya beban gitu rasanya enjoy kok enjoy sekarang sudah punya pekerja beberapa orang mereka punya anak mereka ada yang punya ibu gitu kan ada yang menjadi tulang punggung keluarga gitu ya bebannya lebih ke situ gitu jadi ya mungkin ini proses pematangan ya proses pendewasaan itu ya akhirnya kan jadi sekarang itu tidak hanya memikirkan diri sendiri itu ini kita punya tanggung jawab nih Ya setidaknya sedikit banyak pembuka lapangan pekerjaan di daerah saya sendiri gitu kan bahkan mungkin waktu awal-awal di daerah sini saya dikira juga bukan orang sini kan biasanya Ya datanglah pengusaha dari kota datang ke daerah gitu kan membuat usaha membuat ini banyak rekan-rekan saya juga saya dikiranya Saya bukan orang sini gitu Jadi pas kenal ketemu ngobrol Alhamdulillah ya katanya bisa mengembangkan di daerahnya sendiri gitu ya Salah satu rasa kebanggaan Saya juga seperti itu dan memang kalau prinsip saya sih kesuksesan perusahaan itu kalau kita sudah bisa dia memberikan fasilitas yang terbaik lah buat karyawan gitu buat pekerjaan kita karena tanpa mereka saya juga bukan apa-apa enggak bisa apa-apa gitu kalau prinsip saya di situ karena saya dari 0 dari awal dari memahami produksi di waktu saya ngambil dari pabrik-pabrik itu saya sambil belajar dulu dan kadang ikut produksi juga sama mereka gitu jadi tahu bahkan karyawan-karyawan saya yang sekarang itu dulu 5 tahun yang lalu sering bareng sama sekarang pas ketemu misalkan meeting Ngobrol saya bilang jangan panggil Bapak lah kita juga dulu sama gitu cuman mungkin hanya berbeda dalam pemikiran aja ya Kalau saya tidak mau waktu itu tidak mau terus seperti itu Saya mau hijrah lah ya memang resikonya sangat tinggi juga kan beda dengan kita bekerja gitu Tapi ya mau nggak mau ya memang prinsip Saya sudah ke situ dari awal gitu makanya sekecil apapun kemungkinan ya Saya maunya seperti ini gitu adalah kisah unik juga waktu itu kalau enggak salah sudah hampir berjalan 1 bulan lah saya kan nabung saya simpan gitu kan saya simpan saya simpan setelah 1 bulan saya kasih uang ke istri kan ini saya bilang buat pegangan dikiranya ini dari mana Kok bisa sebesar itu istri saya kaget kok banyak ya dapat untungnya katanya gitu kan dia juga sambil kalau mau kerja itu kan suka ada orang yang keliling jualan sayur ke rumah Gitu kan ya malah dia jadi marketing ini nih saya nawarin Bu kalau misalkan mau beli ati ampela ceker tulang ayam kalau mau beli daging ayam saya ya gitu Jadi pada waktu itu ya sekitaran 23 bulan banyak tukang sayur kan datang ke rumah itu loh dia juga nggak sadar kan berangkat ke kerja tiba-tiba dikumpulin dikumpulin uangnya dalam sebulan kan Ya kalau menurut saya waktu itu uang 3 juta Pak juta kan besar sekali ya [Musik] kalau puas dengan pencapaian saya belum puas karena masih banyak lah itu hal-hal yang ingin kita gapai hal-hal ke depan yang ingin terus memperlebar gitu kan cuman Ya bersyukur harus karena tadinya juga saya tidak berpikir potensinya akan sebesar ini tapi alhamdulillah ternyata potensinya tinggi mungkin ketepatan juga kita mengambil strategi kalau rezeki udah jelas Ya tapi kan Bagaimana mau datang rezeki kalau kitanya tidak mau berusaha kan gitu kalau kendala-kendala itu kan pasti selalu ada sekarang aja nih Alhamdulillah perusahaan udah berjalan dengan karyawan Alhamdulillah banyak kadang-kadang saya juga bingung sendiri bayangin aja saya kerja di perusahaan aja belum pernah sekarang harus buat perusahaan itu muncul seperti itu gitu kan dan alhamdulillah teman-teman dunia ayam menyambut baik juga kita jadi Alhamdulillah saya bisa sedikit-sedikit belajar dari mereka gitu nah salah satu contoh lihat nih di perusahaan ini punya admin berapa sih Kan gitu ini punya stafnya itu apa aja sih siapa aja kan gitu ya Jadi kalau sekarang itu lebih ke situ arahnya ya kalau buat saya sendiri ya bisa seperti ini merupakan pencapaian yang sangat bagus ya karena awalnya juga saya tidak memikirkan untuk menjadi seperti ini apalagi kita bisa mempunyai karyawan yang banyak bisa membuka lapangan pekerjaan yang tadi saya bilang sekarang itu sih sebetulnya yang bikin kita Galau Itu lah kita punya tanggung jawab Ini kalau misalkan 130 orang karyawan kita kalau misalkan dia punya istri atau punya anak misalkan dikali tiga kan kita udah berapa orang dikali 4 orang misalnya ada berapa orang yang yang melalui tangan kita gitu makanya yang selalu menjadi kuat untuk saya itu gitu jadi kalau misalkan menghadapi kesulitan Ya Tuhan saya punya karyawan sebanyak ini mungkin mereka punya juga keluarga anak gitu kan Ya kita menyerahkan lah gitu ya berserah diri gitu ya karena memang pada akhirnya kan kita itu hanya membuat rencana kadang-kadang rencana menurut kita yang paling baik kan belum tentu kalau untuk masalah pencapaian pemasaran dan sebagainya yang saya tadi bilang karena kalau misalkan di dunia ayam ini saya selalu anggap sederhana lah misalkan orang makan ayam kok semua gitu bahkan saya sekarang rencana ekspansi ke Balikpapan Kita kejar pasar di sana ya karena kan ayam ngomong ke Papua juga makan ayam kan gitu kita Kembalikanlah kalau kita ini hanya berencana dan saya selalu berpikir kita buat rencana eksekusi perihal Misalkan jalan atau tidak ya Kita lihat nanti gitu karena mungkin suasana kita itu bukan terbaik buat kita kalau menurut Tuhan kan gitu Jadi yang tadi saya bilang eksekusi aja dulu gitu kan Nanti juga akan kelihatan kok gitu Apakah ini cocok buat kita atau tidak kan seperti itu kayaknya kalau barang itu sudah pernah menyebar seluruh Indonesia cuman kan kita itu banyak juga ya sekitar 50% lah mungkin masih diserap oleh para trader gitu kan ya yang awalnya saya dulu gitu kan saya beli ke pabrik gitu kan ee masuk gudang saya saya jual lagi ke pemasaran kan gitu karena dunia ayam ini memang sangat luas gitu Jadi mungkin saja ada orang Tasik yang beli dari Bekasi misalkan dari Jakarta padahal itu barang saya gitu oh jadi dari sini dikirim Jakarta dulu dari Jakarta mungkin balik lagi ke sini gitu ya Kalau menurut saya cukup ya [Tertawa] yaitu Tadi kan saya bilang kan kalau kita memulai ini saya punya penghasilan segini misalnya nah kita punya tujuan di sana Tujuan yang akan kita capai ini misalkan memerlukan modal yang begitu besar tapi kalau kita sudah mulai ya mau nggak mau Kan yang biasanya misalkan saya dapat uang 10 rupiah biasanya pakai buat ini buat ini buat ini habis akhirnya kita di rem kita fokus ke tujuan itu jadi kalau saya sih sebetulnya kalau untuk investasi sendiri belum begitu signifikan ya karena kalau menurut saya ya memang pengembangan dulu sampai sekarang rumah sih dibilang saya enggak punya saya punya saya rumah punya di Tasik malah gitu waktu itu sempat ada argumen sama istri Ya udah saya bilang kalau misalkan enggak mau berhenti kerja saya beli rumah di Tasik tapi kan ditinggalin jadinya kan Saya di sini masih sama orang tua loh Justru malah mungkin karena indah yang penting asal ngumpul gitu Jadi kalau saya memang masih ke arah investasi untuk perluasan arahnya tetap ke situ ada sih beberapa diantaranya Mungkin pas membuat usaha terus jalan kan larinya ke investasi ya Investasi rumah yang bagus segala macam siapa sih semua orang yang tidak menambahkan hal seperti itu kan Ya mungkin kalau saya ini dalam 5 tahun ini masih belum gitu masih belum gitu kadang-kadang istri juga sudah ngomel-ngomel tapi kalau misalkan usahanya lebih besar gitu ya berarti kan kita juga akan mempunyai penghasilan yang lebih besar Apa salahnya nanti saya bilang gitu kan Kalau misalkan nanti keuntungannya kita sudah besar kan kalau mau bikin apa-apa itu kan gampang gitu kan itu dari awal Iya saya lakuin [Musik] kalau saya sih yang paling jelas ketika memang ada kesempatan untuk membuat lapangan kerja Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan usaha ini Dan ya Kalau menurut saya kepuasan kita itu ya usaha yang sukses itu ya kalau karyawannya Makmur gitu kalau saya sih selalu berpikiran seperti itu ya maksudnya walaupun kita tidak bisa memberikan lebih besar atau apapun tapi harus selalu ada kepedulian terhadap mereka itu karena saya pikir kita tidak bisa seperti ini tanpa mereka itulah ya alhamdulillah saya pernah melalui masa covid kan ya pernah sampai istilahnya karyawan Tuh dipanggil nih kalau misalkan kopi sampai benar-benar Lockdown saya pikir ini saya tidak bisa ngasih apa-apa kalian upah saya tetap bayar kan sekian persen gitu nih berasnya nih ayamnya Kalau ayam tinggal ngambil deh buat cetak satu bulan apa 2 bulan Terserah itu kan gitu kan jadi istilahnya buat saya sangat penting itu apalagi kalau mereka memang all out juga ya terhadap kita ya ya namanya ya maaf ya namanya istilahnya apalagi sebuah perusahaan mau didirikan di sebuah daerah apalagi ini karyawan-karyawannya mereka juga tahu tentang saya itu pernah produksi barang saya kan waktu itu hanya 20% yang sudah ahli yang 80% nya awam gitu kadang-kadang Saya bingung apa mereka Percaya nggak ya Kerja di saya kan gitu gitu kan yang pada akhirnya ya alhamdulillah dengan kesulitan tim gitu kita membuat ini ya mereka yakin yakin waktu saya jatuh waktu itu dalam beberapa usaha ya mungkin apalagi namanya di daerah ya orang anak guru gitu loh bukan saya enggak mau misalkan ini nyangkul di sawah atau misalkan apa gitu ya Yang nyuruh enggak ada bingung loh ya salah satunya itu ngerasa Waduh ini nih akibatnya makanya saya titip nih ke generasi muda pendidikan itu jangan diabaikan karena saya merasa ya memang situasi saya waktu itu sangat-sangat memprihatinkanlah tapi ya alhamdulillah tidak membuat kita bergeming lah kita tetap yakin makanya pas begitu saya jalan usaha kita udah sampai itu kebutuhan hidup itu berapa dan segala macam strateginya kita harus seperti apa ya Alhamdulillah mungkin dari situ jadi saya bisa seperti ini yang jadi pegangan saya selalu eksekusi berani dan eksekusi dan itu pastilah saya waktu bikin di sini aja awalnya kalau misalkan kita lihat Wah dananya misalkan kita membutuhkan sekian ratus juta sekian miliar gitu kalau misalkan kita berpikirnya kita dari mana uangnya lah kan kalau ngebangun sesuatu tidak harus uangnya banyak toh pasti awalnya juga pekerjaannya tiga orang kita bikin semen nyediain pasir satu truk batu satu truk tapi kan kalau sudah kita eksekusi kita awali pekerjaannya datangkan kerjakan akhirnya kan kita berpikir Oh ini sudah seperti ini nih progress terus berjalan berjalan Coba kalau kita tidak mulai kita hanya berpikir Bang masalah modalnya berapa ini harus punya segini harus punya segini Saya rasa tidak akan jalan-jalan akhirnya jalan di tempat gitu makanya kalau saya selalu berprinsip seperti itu gitu maksudnya kan kita tuh harus berusaha teruslah berusaha sekuat mungkin mau bagaimanapun caranya mau bagaimanapun awalnya kalau kita sudah mulai sekecil apapun Asalkan kita mulai setelah berjalan itu kita baru berpikir bagaimana cara mengembangkan ini gitu [Musik] kan banyak orang kalau kesempatan datang itu Jangan sampai terlewatkan Nah kalau saya bilang kesempatan itu akan selalu datang di manapun kamu berada yang tidak ada itu waktu yang tidak akan terulang gitu Jadi jangan sampai istilahnya berkecil hati kadang-kadang suka ngomongin Wah dulu kalau misalkan saya ambil nih kesempatan ini pasti seperti ini seperti ini seperti ini ya karena tadi itu mungkin yang baik menurut kita belum tentu baik menurut Tuhan yang terjadi sekarang ini ya ini yang terbaik ya gitu ya [Musik] saya Yakinlah kalau misalkan ada sebuah usaha misalkan ada yang bisa mau menjalankan sebuah usaha sekecil apapun kita jalankan setelah kita merasakan hasilnya Walaupun kecil kita akan yakin di situ kita akan yakin di situ kita akan membesarkan perusahaan itu dibesarkan lagi dibesarkan lagi tambah manajemen yang kuat sama lah hanya beberapa bentuk usaha yang tiba-tiba memang muncul misalkan dalam segala besar hanya beberapa itu itupun pasti kalau saya pikir ya tidak mungkin generasi pertama kalaupun tidak melanjutkan dia sudah ada bahan di awal gitu kan sudah ada minimal supportnya sudah ada Walaupun dia membentuk usaha yang lain gitu Karena kan kalau kita mau berpikir modal untuk membuat usaha yang besar ya pasti butuh modal sudah menjadi fakta apalagi di zaman sekarang ini Gitu kan ya Jangankan Sekarang kita mau jual barang atau misalkan produksi itu jasa aja Coba dipikir sekarang perusahaan jasa aja apa yang tidak memerlukan modal Jadi kalau misalkan diidentikkan ya memang semua butuh modal cuman kalau menurut saya untuk dan rekan gitu kalau misalkan yang memang punya ide punya kreasi gitu punya pandangan ke depan menjadi besar itu harus tapi mulailah kita harus mulai sekecil apapun yang bisa kita mulai Ya mulai Setelah itu saya yakin Jalan pasti ada Banyak jalan menuju Roma Oke terima kasih sekali lagi Nama saya Erwin dari sumber rejeki food di desa sindangherang Kecamatan Panumbangan semoga yang menonton YouTube ini bisa bermanfaat lah buat rekan-rekan Kalau dibilang motivasi yang mudah-mudahan menjadi sebuah motivasi karena saya bukan motivator juga kita selalu Yakinlah saya tadi bilang kesempatan akan selalu datang di mana saja Kapan saja yang penting kita menyikapinya [Musik]
Resume
Categories