File TXT tidak ditemukan.
Rintis Usaha Dari SMP, Hingga Punya OMZET RATUSAN JUTA PERBULAN
wabanDVn8AU • 2023-12-29
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[Musik]
kalau mawon berkesan ya itu Mas
awal-awal ngerintis itu susah mas jadi
saya sendiri yang ngelas saya sendiri
terus belanja juga sendiri Mas Jadi
belum ada karyawan susah terus bawa
gerobak lah ya buat belanja besi itu mas
k kan besi-besi kan plat-plat kayak gitu
kalau dibawa motor kan enggak bisa mas
Nah itu dibawa pakai gerobak itu
gerobaknya terus nyungsep di Parit ah
itu Ma wankesan itu Iya kalau dulu Mas
sedih Mas tapi kalau sekarang ya sudah
[Musik]
Alhamdulillah kalau rata-rata itu ya
70-an mesin per minggu itu bisa dikirim
itu kalau satu mesin itu ya rata-rata di
Kisaran antara r.800 sampai R jutaan ya
100 lah ada 100 juta lebih
lah
Perkenalkan nama saya jawarul Mutakin
usia saya 24 tahun saya berasal dari
Desa dadapelangu Ponggok kabupaten
Blitar Jawa Timur Saya di sini sebagai
pemilik pusat musim Blitar ini pusat
mesin militar itu produsen pembuatan
mesin Coper Mas mesin jaacak rumput
terus ada juga mixer ada juga mesin
pelet jualnya petani dan
peternak
[Musik]
dulu awal-awal itu di bengkel Mas saya
itu 1 setengah tahun Mas yaar di bengkel
las kayak gitu jadi ya kalau ngelas
terus ya pakai gerinda itu udah biasa
Mas dulu awalnya juga enggak bisa mas
Tapi ya Jadi bisa ya di bengkel itu
diajarin idenya itu ya Mulai dari itu
Mas keresaan dulu kan ada yang suruh
buatkan maksudnya gimana ya ini kok
cacahnya kan dulu kan manual kayak gini
l Mas kayak pakai Arit lah itu kok
Enggak praktis kayak gitu lama makanya
ya eksperimen lah Mas buat-buat gitu
terus ya jadi kayak gini mascur Kayak
gini ya kalau original asli gitu
Kayaknya enggak Mas Cuma maksudnya Ya
buatan ide kita sendiri Mas sini soalnya
yang pertama lumayan besar di sini Mas
awalnya itu dapat bran dari pemerintahan
itu 40 unit nah dari situ kan udah ada
uang untuk modal yang cukup lemas Nah
itu dikembangkan lagi sampai
[Musik]
sekarang
itu yang awal-awal sebelum dari dinas
itu dapat orderan terus belanja
seumpamanya R juta terus itu
negosiasinya itu belum Bagus Mas Jadi
waktu menjualnya itu malah rugi Mas jadi
belanja bahannya R juta tapi saya jual
jadi
rp1.00 soalnya belum pintar negosiasi
itu mas iya rugi uang rugi waktu juga
buatnya itu mas ya fase Titik terendah
itu Pak pasti ada Mas semua orang itu
pasti ada kalau fase Titik terendah saya
itu ya itu mas makan itu enggak ada
makanan Terus kalau enggak ada pesanan
kan enggak dapat duit dan Selagi saya
itu ya istilahnya mandirilah dari kecil
sudah Mandiri jadi ya nyari makan
sendiri Jadi ya harus dapat pesanan
Terus kalau enggak dapat ya enggak makan
Mas soalnya Ya udah enggak ngandelin
siapa-siapa gitu Mas misalnya Mandiri
lah ya itu hampir mungkin ya 1 bulan 2
bulan awal-awal merintis itu mas
benar-benar susah mas Soalnya I enggak
bisa langsung besar Mas harus melalui
[Musik]
proses untuk motivasinya ya untuk
memperbaiki kehidupan Mas Mas sini kan
ya rata-rata petani terus ya orang tua
saya juga petani jadi ya untuk
memperbaiki kehidupan berusaha sendiri
Alhamdulillah usahanya lancar dan
berkembang Mas dan enggak ada background
usaha apapun Mas Cuma petani aja petani
biasa aja Iya karena tinggalnya di sa
juga Mas lingkungan petani Terus
makannya tidakaknya dapat ide bikin idem
choper Mas sing Caca waktu pertengahan
Corona Kalau enggak salah ya itu kan
semua orang kan enggak ada kerja nah
orang-erang itu saya lihat itu ya
beralih profesi Mas kayak jadiak kamping
Nah itu di situ ada kesempatan Mas di
situ memang setelah dapat pesanan banyak
itu dari dinas itu Nah itu mulai
pesenannya dikit Mas dikit kadang ada
pesanan kadang tidak Nah terus saya
kembangkan online itu makanya dari situ
Pesanan jadi banyak dari online YouTube
itu ya sangat membantu lah kalau di UMKM
kayak gini Soalnya ini kan desa kecil
dan Ini kan situ kan Gang ftu sawah
terus jadi kan kalau seumpamanya buka
toko pun enggak terlalu ramai soalnya
juga dagangnya kayak gini makanya saya
terjun di online gitu
[Musik]
enak kalau mohon berkesan ya itu Mas
awal-awal ngerintis itu susah mas jadi
saya sendiri yang ngelas saya sendiri
terus belanja juga sendiri Mas Jadi
belum ada karyawan susah terus bawa
gerobak lah ya buat belanja besi itu mas
k kan besi-besi kan plat-plat kayak gitu
kalau dibawa motor kan enggak bisa mas
Nah itu dibawa pakai gerobak itu
gerobaknya terus nyungsep di Parit kayak
gitu Wah itu Ma kesan ya kalau dulu
sedih Mas tapi kalau sekarang ya sudah
Alhamdulillah
[Musik]
tergantung pemesanan ya kalau rata-rata
itu ya 70 mesin per minggu itu bisa
dikirim itu kalau satu mesin itu ya
rata-rata dikisaran antara r1.800 sampai
5 jutaan tergantung tipe mesinnya Mas 70
mesin per minggu rata-rata kalau Raki
Rami Mas ini ya lumayan banyak sih Mas
Ya kalau 100 lah ada l r juta lebih lah
nanti kalau nyebutlah nanti enggak enak
lah ya alhamdulillah sudah dapat Tanah
Mas terus di beberapa tempat terus sudah
ada sewa rugo juga untuk ke depannya ini
terus ada ya dapat mobil juga Mas sudah
S Alhamdulillah semua keinginan sudah
tercapai Mas Ya kemungkinan bentar lagi
Mas orangang tua mau saya umrohkan Iya
karyawannya sini kalau untuk pekerjaanya
aja itu
hampir 40-an Mas 40 lebih Mas itu belum
kayak adminnya Masnya yang menerima
pesanan terus buat konten itu dia
mungkin hampir 50-an lah Mas Iya banyak
Mas Alhamdulillah ya karyawannya
sekitar-sitar sini aja ada teman saya
itu juga yang ikut kerja terus
saudara-saudara juga ada yang ikut kerja
kayak
[Musik]
gitu
ini mesin choppper mesin cacah yang
hungil ini nah ini yang paling murah
sendiri ya Mas yang paling laris di sini
nah harganya itu
rp1.800-an ini udah bisa pakai kotoran
hewan itu mas kayak serintil kayak gitu
itu bisa dicoper terus Kayak rumput Odo
terus kayak batang singkong itu juga
bisa itu biasanya buat comboran kalau di
sini untuk nyombor sapi atau kalau
enggak gitu ya kambing kayak gitu Pak
bukan cuma kaca aja tapi bisa buat
penepungan maksudnya kalau rumput itu
bisa agak lembut gitu enggak terlalu
kasar ya itu kan ada saringannya Mas di
sini Jadi tergantung saring i bisa
diatur Mas lembut sunggaknya I
penjualannya itu lewat online waktu
awal-awal itu kan belum ada yang buat
mesin Cacak itu memang awal-awal itu
enggak online sih Mas ada pemesanan di
sekitar sini nanti dibuatkan ya kayak
gitu Mas awal-awal rata-rata kebanyakan
itu online kalau 70 mesin 50 mesin yang
dikirim online itu penjalnya udah di
satu Indonesia Mas di Sumatera
Kalimantan Sulawesi terus Bali itu juga
ada Papua juga ada Cuma terkendala jasa
kirimnya kadang-kadang kan belum
tercover kalau Papua itu dan mahal
biasanya Ya lumayan berat Mas itu
soalnya kan mesinnya itu sekitaran 60-an
kilo Kalau enggak salah mesin yang ini
itu yang
kecil kalau kemudahannya itu terbantu
Mas soalnya rata-rata peternak itu kan
nyari rumputnya itu kan susah apalagi
pas musim kemarau kayak gitu susah
makanya itu ada silase itu mas jadi
rumput itu dicacah seperti kayak odot
kayak gitu terus batang ketela itu
dicacah terus nanti difermentasi nanti
dikasihkan ke ternak biasanya di kambing
atau di sapi kayak gitu maermudah para
petern l Mas untuk makan sapi atau
kambing Kalau modal itu dulu kalau
enggak salah ya cuma 33 juta kalau
enggak salah Rp3 juta itu utang-utang
sama orang tua mas tapi malah tak
belikan motor itu buat kerja kan Mas
soalnya kan kerja tapi enggak punya
motor ya Itu hutang penginnya buat usaha
tapi gara-gara ya muranya belum cukup
Mas saya belikan motor terus buat kerja
itu ya dikit-dikit dapat gaji saya
sisihkan terus buat beli las buat beli
gerenda kayak gitu Nah itu awal-awal
ngerintis ya kayak gitu itu waktu usia
saya 19 tahun mas Nah itu dulu kan saya
itu ya MTS tapi kan nakal Mas nakal jadi
bolosan ya enggak senang sekolah lah Mas
terus MTS itu mau ngelanjutin SMA itu Ya
udah enggak minat sekolah lah makanya
langsung kerja itu
[Musik]
mas ya yang pertama itu jujur Mas kalau
enggak jujur kita kan enggak bisa
dipercaya kalau enggak dipercaya ya kita
enggak mempunyai apa-apa gitu enggak
punyai value lah istilahnya jadi
kalaupun dikasih modal pun kalau orang
enggak percaya ya enggak bisa mas n
enggak bisa dapat modal kalau kayak gini
terus dikasih seumpamanya garapan lah
istilahnya dikasih pekerjaan suruh buat
choper gitu Kalau orang itu enggak
percaya kalau kita enggak jujur enggak
menjaga nama baik itu susah mas kayak
gitu Soalnya kan kalau masih kecil itu
kan ada pelanggan datang gitu terus saya
kan masih muda waktu itu Nah itu dikira
itu usaha bapak saya Padahal bukan itu
padahal usaha saya sendiri tapi saya
masih kecil jadi masih enggak dipercaya
Kalau saya itu bisa gitu ya jadi itu mas
yang paling penting itu jujur Mas jujur
soalnya jarang Mas ada orang jujur itu
[Musik]
susah Nah kunci suksesnya yang pertama
Ya tetap kerja keras walaupun kita orang
desa terus ya istilahnya tinggal di desa
terpenil gitu Mas ya di glitar Terus
yang penting itu Mas kerja keras
konsisten yang penting terus jangan lupa
ya tetap doa orang tua mas doa orang tua
itu sangat mjur sekali Iya konsisten Har
bidang Mas soalnya kalau enggak gitu
jarang Mas kalau ada orang sukses itu
biasanya pindah-pindah profesi itu
biasanya jarang kalau suksesnya soalnya
Ya kayak batu ditetesi air itu mas kalau
konsisten terus netes itu bakal berubang
sendiri nah konsisten di satu titik itu
bias Misnya bisa sukses kalau
dilompat-lompat kayak gitu kan enggak
fokus Mas ya kalau yang masih muda itu
yang penting cari pengalaman dulu Mas
Terus kalau sekiranya pengalaman sudah
cukup ya buka usaha soalnya buka usaha
itu ya bisa membawa berkah bagi
orang-orang di sekitar Mas orang-orang
sekitar terus tetangga-tetangga kayak
gitu juga ekonomi itu mah bisa tumbuh
kalau usah kalau jadi karyawan Ya
tergantung sih Tapi kalau jadi karyawan
ya gitu-gitu aja mas saya pikirannya
enggayak gitu saya Jawa haru m
dari pusat mesin Blitar semoga yang
nonton terinpirasi dari cerita saya ini
naikel versi saya temukan naik kelas
versi kamu wasalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh
Resume
Read
file updated 2026-02-13 13:26:34 UTC
Categories
Manage