Menikah atau Membangun Karier terlebih dahulu?
c6sPNXE6nCc • 2015-04-25
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id salam hebat luar biasa sahabat entrepreneur di mana pun anda berada senang sekali Pada kesempatan kali ini saya bisa akan membagikan sebuah tips yang sebetulnya tidak ada hubungannya dengan dunia entrepreneurship tetapi ternyata dia juga sangat berkorelasi atau berhubungan dengan kesuksesan di dalam karir Anda ya jadi topik pada kali ini yaitu bercerita tentang apakah sebaiknya menikah dulu atau membangun karir terlebih dahulu Nah jadi banyak pertanyaan dari kalangan ee eksekutif muda ataupun para-para remaja ataupun usia muda yang mereka sudah mulai memiliki karir tapi mereka itu galau khususnya kalau ditanya masalah pernikahan ya jadi tentu Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi cerita Saya sebagai seorang live coach Saya memiliki banyak pengalaman khususnya Bagaimana pasangan muda yang ingin menjalani kehidupan pernikahan tapi tanpa kehilangan karirnya ya dan Pada kesempatan kali ini saya akan bercerita tentang Mengapa sih Kok orang awalnya itu takut menikah ya Nah biasanya ada beberapa alasan-alasan klasik kalau ditanya pria ataupun wanita Mereka takut menikah itu karena banyak yang berkata saya masih terlalu muda ya Atau saya ini masih belum siap ya ya Atau saya ini takut kehilangan kebebasan nah ini biasanya ee juga dihinggapi Dilema yang dihinggapi oleh pasangan-pasangan muda ataupun saya ini khawatir tidak bisa lagi berteman secara bebas dengan lawan jenis karena takut pasangan saya cemburu dan sebagainya atau nanti takut tidak bisa lagi memiliki kebebasan ke manapun karena pernikahan itu sama dengan keterikatan pernikahan itu sama dengan kehilangan kebebasan dan sebagai-sebagainya ya Banyak sekali pasangan muda yang mengalami ketakutan-ketakutan seperti itu nah saya juga memiliki perasaan yang sama dulunya tetapi saya cuman mau berbagi satu tips singkat dari pengalaman hidup saya mungkin saat ini anda sedang berpacaran atau anda memiliki pasangan yang saat ini sedang bersama-sama dengan anda entah itu sejauh mana hubungan pacaran anda itu semua Dikembalikan pada diri anda tetapi saya cuma mau berbagi satu tips bahwa sebetulnya kalau ingin memiliki karir yang baik ya Anda harus memiliki pasangan yang mendukung ini tips dari saya Karena tanpa pasangan yang mendukung tidak mungkin karir anda itu bisa sempurna menurut saya Karena buat apa anda punya karir yang mulus tapi suatu hari anda tidak punya keluarga yang baik buat apa anda punya karir yang sukses tapi anda mau menikmatinya bersama siapa Apakah anda cuman mau menikmatinya seorang diri ataukah Anda mau menikmati dengan orang-orang anda cintai ya Jadi ini tolong anda renungkan dan anda pikirkan nah saya ingin berbagi sebuah tips bahwa Apakah sebaiknya menikah dulu atau membangun karir lebih dahulu banyak orang juga berpikir Oh sebaiknya menikah dulu karena dengan kita menikah otomatis nanti karirnya otomatis terbangun Ya saya sering mendengarkan kata-kata seper ini sebaiknya menikah dulu yang penting ee punya keluarga dulu Yang penting punya pasangan dulu ya supaya suatu saat nanti pasti jalannya dan karirnya akan terbentuk dengan sendirinya Ee tidak salah sih kata-kata seperti ini tetapi anda harus tahu satu kalimat bahwa segala sesuatu itu harus dipersiapkan ya Jangan melakukan segala sesuatu itu tanpa persiapan saya percaya segala sesuatu kalau dipersiapkan itu hasilnya akan jauh lebih baik kalau tanpa persiapan dibandingkan tanpa persiapan maksud saya sebagai contoh Kalau Anda hari ini mau ujian saja Unas contohnya Anda ujian tanpa belajar tanpa persiapan hasilnya pasti tidak lebih baik daripada Kalau Anda mempersiapkan dengan baik ya begitu juga dengan ee Kalau anda mau keluar kota jauh lebih baik Kalau Anda mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang dibandingkan Anda pergi tanpa persiapan nanti setelah anda sampai di luar kota Anda baru bingung ketinggalan ini ketinggalan itu kurang ini kurang itu dan sebagainya Begitu juga dengan dunia pernikahan saya percaya kalau pernikahan itu tanpa persiapan hasilnya itu pasti jauh lebih berantakan dibandingkan dengan mereka yang punya persiapan Nah sebagai contoh Saya di sini melihat di detik.com di tahun 2010 Eh ada satu kasus yang cukup mencengangkan yaitu banyak pasangan-pasangan ya pernikahan yang dari tahun 2005 sampai tahun 2010 kasus perceraian itu meningkat 10% setiap tahunnya Wow ini angka yang cukup tragis ya menurut saya Karena di Mahkamah Agung atau ee bagian Pengadilan tinggi di tahun 2010 saja itu tercatat 285.184 kasus perceraian bisa anda bayangkan ini Angka ratusan ribu di Indonesia ini angka yang sangat besar ya bisa anda bayangkan kalau di Indonesia ini ada 250 juta penduduk ya Ee hampir ee Pasangan Ya itu 0,1% itu mengalami kasus perceraian seandainya usia dewasa saja kita bagi Jadi dua 100 lebih juta penduduk kemudian dibagi dua lagi pria dan wanita bisa kita bayangkan angka ini cukup tragis itu belum terhitung mereka yang sudah menjanda atau menduda atau mereka yang masih belum menikah berarti angka ini angka yang cukup tinggi dan ternyata dicari penyebabnya tiga penyebab terbesar adalah yang pertama mereka tidak harmonis satu sama lain Mereka sudah tidak menemukan kecocokan Yang Kedua mereka pasangan salah satu pasangan tidak bertanggung jawab ya dengan kehidupan perningahan mereka yang ketiga adalah masalah perekonomian nah yang saya mau bahas di sini adalah Kesimpulan saya dari tiga ini hampir sebagian besar dari penyebab ini adalah karena pernikahan mereka tidak dipersiapkan dengan baik nah Oleh sebab itu sahabat entrepreneur saya percaya hari ini ee Apakah sebaiknya menikah dulu atau karir dulu saya mempunyai satu jawaban yang paling bijak ya karena membangun karir juga penting menikah juga penting saya punya satu jawaban yang cukup bijak yaitu satu titik temunya yaitu Apakah kalau Anda hari ini mau menikah apakah anda sudah siap atau tidak jawabannya di situ tentu angka siap atau tidak Itu angka yang relatif Apakah usia 20 usia 25 usia 30 usia 40 karena banyak pasangan juga usia 40 belum siap juga ya usia 50 pun masih belum siap tapi ada orang yang berkata usia 20 sudah siap nah kata siap ini relatif tetapi saya mau kasih satu tips jangan menikah karena empat alasan ini yang pertama jangan menikah karena terdesak apakah Anda didesak oleh pasangan Anda didesak oleh pihak keluarga jangan karena pernikahan itu tidak boleh ada unsur desakan pernikahan itu harus dengan ketenangan dengan ee bijak kita mempersiapkan pernikahan karena saya menganut satu prinsip menikah itu cuma satu kali ya saya tidak menganut prinsip menikah boleh berkali-kali ya dan yang kedua menikah itu jangan ada tekanan tekanan dari pihak manapun karena mungkin menikah karena unsur melakukan suatu kesalahan atau karena desakan ekonomi atau desakan alasan Apun itu yang menjadikan pernikahan itu penuh dengan tekanan yang ketiga menikah itu jugan ada faktor karena faktor emosional emosi ya karena saya itu sudah lihat teman-teman saya menikah saya pengin menikah lihat saudara saya menikah saya pengin menikah karena lihat usia saya pengin menikah Nah itu faktor emosi ya itu tidak baik ya atau menikah karena saya sakit hati ya saya melihat teman-teman saya ini ngolok-olok saya jombl sejati Oke saya buktikan suatori saya akan menikah itu juga tidak baik itu karena faktor emosi dan yang keempat sekali lagi yang tadi saya sudah katakan di had depan tanpa persiapan nah saya pribadi menikah usia 30 saya menikah tanpa biaya orang tua saya sama istri Ketika saya menikah saya sudah memperskan rumah pribadi bukan warisan dari orang tua saya waktu menikah pesta pernikahan saya saya siapkan semua pakai uang pribadi bukan dari orang tua bukan karena orang tua tidak mampu tapi karena kami ingin membangun keluarga kami sendiri Saya bersama istri ya dan saya ingin bertanya sama anda berapa banyak pasangan muda yang mau menikah mempersiapkan hal seperti saya ya minimal kisah hidup saya ini bisa jadi inspirasi bagi anda dan di dalam buku badai pasi beralu yang saya tulis di halaman 144 Saya menulis impian saya yang ke-26 adalah saya menikahi wanita yang saya cintai ya dan waktu saya menikahi wanita saya cintai saya harus memastikan bahwa saya hari ini menikahi anak orang saya harus memastikan bahwa saya bisa menafkahinya lahir dan batin Nah itulah kisah hidup pernikahan saya Jadi waktu saya menikah semua pesta saya persiapkan sendiri rumah sudah saya persiapkan bukan dari orang tua dari kerja keras saya pribadi dan yang ketiga adalah semua ee biaya bulan madu saya bersama istri itu saya biaya semuanya sendiri dan itu sangat nikmat sekali tentu kepuasannya sangat berbeda apabila kita menikah didanai oleh orang tua karena bagi saya keluarga yang saya bangun bersama istri saya adalah keluarga saya pribadi tidak boleh ada degesakan atau tekanan dari pihak manapun Ya tentu anda semua tidak harus seperti saya tetapi saya mau kasih satu tips ingat pernikahan atau karir jawabannya cuma satu apakah Anda sudah siap atau tidak jangan menikah karena tidak siap dan juga jangan tunggu semuanya siap baru Anda mau menikah ya jadi tips dari saya bangun karir bagus tapi kalau Anda sudah siap siaplah untuk menikah cari pasangan yang cocok bukan pasangan yang seperti Bagaimana yang tepat untuk Anda dan tentunya pasangan yang siap mendukung karir Anda ya jadi tips saya pada kali ini Bagi anda yang sekarang sedang pasangan muda atau masih jomblo Semoga anda ditemukan pasangan yang baik pasangan yang cocok Bagi anda yang sekarang berpacaran sedang membangun pondasi untuk pernikahan keluarga saya doakan semoga karir Anda semakin maju dan pernikahan Anda juga bisa berlangsung dengan baik dan Bagi anda yang sekarang sedang bimbang Apakah Anda mau menikah atau karir dulu jangan khawatir Semoga anda menemukan solusi yang terbaik untuk jawaban anda semua sukses untuk Anda semoga Anda bisa menjalani pernikahan dengan baik dan tentunya karir yang sukses pula bila anda ee senang dengan tips-tips kesuksesan atau tips-tips kehidupan maupun bisnis seperti berikut ini jangan lupa di bawah ini ada subscribe ya video saya di success before 30 channel dan anda bisa dapatkan eh tips-tips kesuksesan maupun kehidupan yang tentunya akan bermanfaat bagi kita semua salam hebat luar [Musik] biasa foreign [Musik]
Resume
Categories