Transcript
sUHrAUjnYwA • Motivasi saja Tidak Cukup Membuat Anda Sukses Part 1
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/0033_sUHrAUjnYwA.txt
Kind: captions
Language: id
Sahabat Enterpreneur, salam hebat luar
biasa. Pada kesempatan kali ini e saya
berada di tangga rumah saya. Hari ini
saya ingin sharing, berbagi tentang
sebuah tips, yaitu motivasi doang tidak
cukup untuk membuat Anda sukses. Ya, ee
tentu kita sudah tidak asing dengan kata
motivasi dan belakangan kita juga sudah
tidak asing dengan kata kita sering
mendengarkan orang yang sering berbagi
motivasi. itu artinya motivator. Tetapi
Anda harus paham bahwa memang syarat
untuk sukses Anda itu perlu motivasi.
Tetapi motivasi saja itu tidak cukup
untuk Anda itu bisa mewujudkan apa yang
Anda
cita-citakan. Mengapa saya bisa katakan
demikian? bahwa motivasi doang itu tidak
cukup sukses. Karena banyak orang itu
mungkin bisa termotivasi lihat temannya
hari ini mempunyai usaha yang maju. Anda
mungkin termotivasi mau mengikuti jejak
teman Anda atau melihat teman-temannya
hari ini memiliki gadget yang lebih
bagus. Anda termotivasi untuk
memiliki gadget yang sama. Ya. Atau hari
ini Anda mungkin melihat teman-teman
Anda punya pacar yang cantik ya. Anda
juga termotivasi ingin punya wanita yang
serupa. Nah, pertanyaan saya, motivasi
Anda itu berarti dasarnya cuma
ikut-ikutan. Kalau motivasi Anda
dasarnya ikut-ikutan, itu besar
kemungkinan Anda tidak bisa sukses.
Mengapa? Karena ikut-ikutan itu
didasarkan oleh emosi sesaat, bukan
emosi yang membara. Bukan emosi yang
sifatnya itu langgeng.
Seperti ibaratkan kalau Anda itu ee
memasakkan tungku yang panas itu Anda
cuma memasakkan tungku yang panas
sesaat. Tetapi kalau Anda memasaknya
menggunakan tungku yang kuat atau tungku
yang sifatnya itu bisa meredam panas,
maka kapasitas panas itu bisa lebih
tahan lama. Nah, motivasi itu seperti
lecutan atau seperti pecut. Rasanya
sakit memang, tetapi rasanya sesaat. Dia
tidak bisa langgar. Bagaimana Anda bisa
mempertahankan motivasi itu lebih lama
bahkan abadi? Ya. Nah, pada kesempatan
kali ini saya juga belajar dari buku
Pwasi Peralu. Nah, di sini pada halaman
111 saya menuliskan tentang kisi tokoh
yang menginspirasi saya. Salah satunya
adalah Soliciro Honda. Nah, Anda
perhatikan kenapa motivasi aja itu tidak
cukup sukses. Honda itu dilahirkan pada
tanggal 17 November 1906 ya. Dan dia
dibesarkan di tengah keluarga sederhana
yang terbiasa melihat mesin-mesin yang
diparasi karena ayahnya adalah seorang
pemilik bengkel mesin-mesin pertanian.
Nah, itulah yang membuat dia itu
mempunyai ketertarikan yang sangat
tinggi terhadap mesin. Nah, di usia dia
8 tahun ia rela mengayu sepedanya sejauh
10 mil. demi melihat pesat terbang di
usia 12 tahun, ia sudah mampu
menciptakan sepeda dengan model rem
kaki. Nah, sampai akhirnya kisahnya Anda
bisa baca sendiri sampai akhirnya dia
bisa sukses menciptakan hak paten Honda
di mana Honda hari ini merupakan ee
sebuah ee bisnis otomotif yang sudah
sangat terkenal di seluruh dunia. Nah,
kalau kita perhatikan mengapa Honda bisa
sangat sukses? Mengapa Honda itu bisa
sangat berhasil? Ada satu perbedaan yang
mendasar dibandingkan dengan anak-anak
kecil atau remaja pada umumnya yang
dimiliki Honda ini. Honda dia tertarik
pada mesin bukan
ikut-ikutan. Memang awalnya karena dia
melihat ayahnya tetapi dia mempunyai
passion. Saya ulangi sekali lagi,
passion atau mempunyai gairah yang besar
atau memiliki hobi yang kuat terhadap
dunia mesin. Nah, di sini kita juga
perhatikan banyak tokoh-tokoh sukses
awalnya itu cuma bermula dari sebuah
hobi. Nah, hobi ini kalau dikembangkan
terus-menerus akhirnya menjadi suatu
ketertarikan atau menjadi sebuah
passion. Kalau Anda mengerjakan sesuatu
tidak ada
passion, besar kemungkinan Anda tidak
akan tahan lama di dalam mengerjakan
sesuatu dan Anda mudah menyerah.
Meskipun Anda sudah set goal, sudah
menetapkan impian, tapi Anda pasti
gampang menyerah. Karena Anda
mengerjakan sesuatu bukan dari passion
Anda. Anda mengerjakan sesuatu bukan
dari kemauan dari dalam. Nah, passion
itu hampir 90% itu diawali dari hobi.
Jadi, oleh sebab itu, Sahabat
Entrepreneur, kalau Anda ini Anda ingin
punya usaha yang sukses, usaha yang
berhasil, coba Anda renungkan diri Anda,
hobi Anda itu apa. Nah, kalau menilik
pada kisah saya pribadi, bagaimana saya
bisa mencetak 1 juta US Doia 30 tahun,
awalnya saya mengenal bisnis direct
selling itu pada saat usia saya 18
tahun. Nah, padahal saya usia usisa 18
tahun saya itu profesinya sebagai
seorang guru yang sedang mengajar. Jadi
memang pada saat itu saya kondisinya
terjepit, membutuhkan uang. Saya harus
butuh uang tambahan. Tetapi salah satu
pekerjaan yang bisa saya lakukan adalah
mengajar. Nah, jadi secara tidak di saya
sadari bahwa saya itu menemukan satu
passion bahwa saya itu mampu dan mudah
mengajarkan sesuatu dari apa yang sudah
saya pelajari dan saya ketahui. Dan
rupanya ketika saya bertemu dengan dunia
bisnis, nah kemudian bisnis saya itu
adalah mengajarkan apa yang saya
ketahui. Saya hari ini mendapatkan
informasi saya mengajarkan kepada tim
bisnis saya. Dan ketika saya melancarkan
pada bisnis saya dan bisnis saya terus
berkembang, berkembang, berkembang
sampai saat ini. Nah, rupanya salah satu
passion saya adalah saya mengajarkan
sesuatu yang saya ketahui. Nah, kalau
Anda ingin menemukan passion Anda apa,
coba Anda renungkan, cari tahu terlebih
dahulu Anda itu punya kelebihannya di
bidang apa. Anda itu punya ketertarikan
di bidang apa? Anda punya kesenangan di
bidang apa? Kalau Anda bisa menemukan
tersebut, saya percaya Anda sudah mulai
menemukan gairah Anda. Anda sudah mulai
menemukan passion Anda. Dan passion
itulah yang menjadi motivasi terbesar
dari rahasia banyak orang sukses di muka
bumi ini. Ya, di dalam buku Pai Basi
Peralu masih ada ee beberapa tokoh yang
sudah sangat berhasil dan mereka ciri
khasnya ada persamaan mereka melakukan
sesuatu karena passionnya. Saya percaya
apabila Anda menemukan passion Anda,
Anda merupakan sudah mendapatkan satu
gerbang awal untuk Anda bisa mendapatkan
kunci sukses Anda berikutnya, bukan
cuman sekedar motivasi. Nah, ini di seri
pertama. Di seri berikutnya saya akan
berbagi tentang apa aspek-aspek apa saja
yang dibutuhkan selain motivasi. Kalau
Anda bisa punya aspek yang lain lengkap,
saya percaya usaha yang Anda kembangkan
pasti bisa berhasil. Sampai jumpa di
seri kedua.
Sukses untuk Anda. Salam hebat luar
biasa. Skill saja tanpa.
Nah, di sini saya akan bahas satu
persatu.
[Musik]