Transcript
-FTpRKFnZUc • Ketika Kebahagiaanmu itu Hanya Diukur dari Like, Comment, & Share di Sosmedmu
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/0311_-FTpRKFnZUc.txt
Kind: captions Language: id Halo sahabat entrepreneur salam hebat luar biasa di edisi kali ini saya akan membahas tentang ketika kebahagianmu tuh hanya diukur dari like jumlah komen dan share dari sosmed-mu [Musik] topik kali ini sangat [Musik] bayangkan diri anda ketika anda hari ini sudah punya penampilan terbaik sudah mempunyai persiapan terbaik ya sudah memberikan make-up terbaik membeli baju terbaik anda foto dan upload di Instagram memberikan caption terbaik Anda berharap mendapatkan 1000 like tetapi kenyataannya anda tidak dapat like lebih dari 50 Anda berharap mendapatkan comment ratusan tapi komennya cuma 12 biji per Hai dan anda berarti Juanda di-share tapi ternyata nggak ada yang share sama sekali kecewa putus asa Yes saya tahu bagaimana perasaan anda Hai adik-adikku sahabat entrepreneur yang saya cintai ini memang Hai anda selalu bertanya Mengapa Mengapa dan mengapa Hai Saya berharap mendapatkan rap ratusan bahkan ribuan like tapi kenyataannya cuman puluhan Hai mengapa Hai maka hari itu juga Anda tidak bahagia Indonesia Sadarkah Anda Apa arti bahagia Hai mengapa Bahagia itu sangat ditentukan dari jumlah light Hai mengapa Bahagia itu sangat ditentukan dari jumlah komen dan share video Hai apa sih definisi bahagia yang sesungguhnya Hai mengapa kebahagiaan kamu tuh sangat ditentukan dari Hai jumlah like comen dan share taukah anda bahwa itu adalah kebahagiaan yang semu Apa itu kebahagiaan yang semu Hai bahwa kebahagiaan kita tuh sangat ditentukan dari yo yo bukan seberapa banyak like bukan seberapa banyak komen Hai bukan seberapa banyak share Hai tapi kebahagiaan kita itu sangat ditentukan dari seberapa banyak rasa syukur yang kita miliki dalam set tahu anda akan kecewa ketika like Anda sedikit tapi Tahukah kamu hai ketika Anda lihat foto anda Hai yang keren Tahukah kamu betapa banyak orang tidak punya lengan dan tidak punya kaki Hai Berapa banyak orang cacat Hai bakalan kalau mereka foto pun Hai mereka tidak sedap dipandang seperti foto anda taukahkamu Ketika anda menggunakan riasan make up yang cantik Hai tapi ketika make up Anda dihapus Anda Bahkan melihat wajah Anda sendiri anda pun seram Hai tapi Tahukah Anda Hai ada orang di luaran sana yang wajahnya habis kebakaran Hai dan wajahnya harus hancur tapi mereka masih bisa tersenyum Hai sedangkan Anda hari ini sudah enggak bisa lagi tersenyum Hai mengapa tolok ukur and kebahagiaan kamu hanya ditentukan dari like Hai dari comment Mengapa ukuran kebahagiaan kamu tuh sangat ditentukan dari berapa banyak orang yang memuji wajah kamu di Instagram atau kan video kamu dan ketika anda tidak mendapatkan pujian itu ada tidak mendapatkan penghargaan itu maka sehari itu anda merasa hidup seperti di neraka anda merasa hidup anda menjadi hampa anda merasa hidup anda menjadi kosong taukahkamu itu adalah kebahagiaan yang semu Hai dan Ingatkah Kapan terakhir Anda bersyukur Hai Ingatkah Kapan terakhir Anda masih bisa mengucap syukur Bahwa saya masih punya tangan saya masih punya kaki Hai saya masih punya wajah yang baik sekalipun hidung saya tidak semancung idola saya mata saya tidak seindah bintang film idola saya Hai wajah saya tidak Seputih bintang film k-pop Korea Hai tetapi Kapan terakhir Anda bersyukur bahwa Anda masih punya wajah yang bersih Hai Anda masih punya fisik yang sempurna Hai Tahukah Anda kapan terakhir kali Anda bersyukur Hai Ketika suatu hari sosial media kamu tidak ramai tetapi Tahukah Anda Anda masih punya orangtua Hai dan betapa banyak orang di luaran sana mereka mau mengucapkan selamat ulang tahun kepada orang tuanya saja sangat Hai tetapi harus mengucapkan selamat ulang tahun di liang kubur orangtuanya Hai Tahukah Anda Hai adik-adikku yang saya cintai Hai ukuran kebahagiaan itu bukan ditentukan dari kurangnya like Hai tetapi dari lebihnya rasa syukur Hai kebahagiaan yang semu adalah kebahagiaan yang hanya ditentukan dari dunia maya yang sebetulnya itu sangat jauh dari ukuran kebahagiaan yang sesungguhnya ukuran kebahagiaan yang sesungguhnya adalah ketika Anda hari ini masih bisa menikmati makan indra pengecap anda itu masih bisa merasakan enaknya rasa pedas enaknya rasa manis enaknya rasa asam tapi betapa banyak orang yang di luaran sana mereka bahkan sudah tidak bisa merasakan karena indera pengecapnya sudah Hai ada sudah melupakan rasa syukur itu Hai adik-adikku yang saya cintai Hai betapa banyak ukuran kebahagiaan itu sangat ditentukan dari Kenapa kamu nggak bisa nge-like foto saya Anda merasa sedih dan kecewa selama sehari Tahukah kamu Hai Kalau Anda sesekali ke rumah yatim piatu Oh betapa adik-adik kita di yatim piatu mereka sama sekali sudah nggak punya orang tua tapi mereka masih bisa tersenyum lebih indah daripada Senyum kamu di Instagram mereka enggak punya Aton Instagram tetapi mereka senyumnya jauh lebih indah daripada senyum yang anda buat buat supaya terlihat indah di Instagram itu Hai itu senyum yang penuh dengan kepalsuan dan senyum yang penuh dengan kepalsuan adalah kebahagiaan yang semu bukan senyum yang apa adanya tapi senyum yang ada apanya supaya terlihat cantik terlihat keren terlihat ganteng itu senyuman yang bukan dari hati tapi senyuman yang terbuat cuman dari Gigi kalau senyuman yang cuman terbuat dari Gigi adalah senyuman yang terbuat buat ketika senyuman dibuat-buat itu sungguh jauh dari angka kebahagiaan yang sesungguhnya hai ketika angka gebyagan kamu cuman ditentukan dari berapa banyak Anda tersenyum karena terpaksa tersenyum supaya terlihat keren terlihat gagah terlihat indah terlihat kaya terlihat hebat padahal itu semua Penuh Kepalsuan Hai Mari mulai hari ini ukuran kebahagiaan yang sebenarnya bukan betapa gagahnya anda di sosial media bukan betapa kaya dan kerennya anda di sosial media bukan Betapa cantiknya anda di sosial media tapi karena make up Hai tapi jadilah diri Anda yang apa adanya jadilah diri anda yang polos apa adanya senyuman karena memang Anda ingin tersenyum bukan terpaksa tersenyum senyuman yang karena memang Anda ingin bahagia bukan karena anda terpaksa bahagia senyuman yang memang Anda karena natural dan asli bukan karena dipaksakan natural dan dipaksakan untuk terlihat asli di mulai dari sekarang adik-adikku Belajarlah berbahagia dari rasa syukur yang anda pupuk bukan dari jumlah like comen dan share Hai semoga kedepannya di postingan kali ini video kali ini menginspirasi Anda tingkatkan rasa syukur berkumpullah bersama keluarga yang anda cintai Perbanyaklah bercengkrama dengan teman-teman di dunia nyata yah niscaya itulah jauh lebih membahagiakan daripada sekedar like komen dan share yang anda harapkan Hai sukses untuk Anda semoga menginspirasi salam hebat luar biasa [Musik]