Transcript
0_xT1OYo7ks • Ai Bisa Menjawab Segalanya. Masih Relevan Kah Guru Islam, Buddha, Kristiani, Hindu? Ft.Guru Gembul
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1162_0_xT1OYo7ks.txt
Kind: captions Language: id tadi Pak guru bilang bahwa pekerjaan guru itu Dua pertanyaan saya ini bisa ganti moral gak sih udah ngobrol terus dengan ini secara intensif sampai pada titik tertentu di mana Ai itu mengatakan satu-satunya cara untuk bisa menyelamatkan bumi adalah dengan mengurangi populasi manusia dan itu bisa dimulai dari Apakah Ai nanti bisa menjadi juru fatwa Apakah Ai nanti bisa menjadi perusahaan Apakah nanti jadi ahli zakat dan sebagainya bisa atau tidaknya saya mohon maaf harus bilang di awal bahwa itu bisa Tetapi apakah masyarakat kita mau selamanya atau tidak apakah masyarakat yang diatur oleh satu entitas yang mereka ciptakan sendiri sahabat entrepreneur salam hebat luar biasa kali ini kita kali kedua saya kedatangan guru Gembul pak guru ini layoutnya podcastnya nggak sama kayak yang lalu ya karena ini ini pak guru rupanya respon video yang lalu luar biasa pak 3 minggu 400 ribu dan itu booming sekali Mengapa Karena pertanyaan-pertanyaan saya berikan saat yang lalu itu memang vulgar vulgar dan memang keresahan masyarakat nah kali ini kita akan fokus membahas tentang Ai bagus karena waktu kita juga terbatas karena ini di hotel Pas saya lagi mampir ke Bandung kita di Hotel Grand Preanger ini salah satu Hotel legend di Bandung ya [Musik] Baik saya kalau di channel saya kan hebat luar biasa hebat luar biasa ya pak guru ya saya mau nanya nih sama Pak guru sekarang saya Ai itu bisa hafal isi Alquran dan multi bahasa di masa depan ai bahkan bisa menafsirkan isi alquran pertanyaan saya masih perlu nggak sih guru agama atau ustad secara kita bicara secara lebih general dulu secara lebih jelas dulu ya Jadi kita bicara fenomena hari ini belum masa depan fenomena hari ini itu saya mohon maaf guru-guru itu sebenarnya secara teknis itu gak terlalu banyak berguna lagi di masyarakat sekarang zaman sekarang kenapa seperti itu karena gini guru itu tanggung jawabnya itu ada dua sebenarnya yang pertama itu adalah mengajarkan materi-materi pengetahuan yang berhubungan dengan bidang-bidangnya dan yang kedua itu adalah mengajarkan sesuatu yang berhubungan dengan moral etika nilai-nilai jadi sosialisasi yang dimiliki sosialisasi budaya masyarakat itu harus ditanamkan dijejalkan pada individu-individu baru dan itu adalah tanggung jawab berburu itu kemudian nanti ada tanggung jawab bonus yaitu memberi inspirasi nah dua ini itu kewajiban tetapi guru menjadi sangat bernilai itu kalau dia mampu menginspirasi anak-anak untuk belajar lebih baik untuk kalian lebih baik dan sebagainya jadi seperti itu nah oke lanjut di dunia sekarang di dunia sekarang pengetahuan kita harus jujur bahwa anak-anak kita lebih tergantung pada Google daripada guru untuk mendapatkan pengetahuan itu jelas kita nggak kita nggak bisa Nggak bisa pungkiri itu jadi nah saya mohon maaf tetapi dalam konteks ini berarti guru itu sudah tergusur kita belum berbicara Ai kita baru Google aja udah seperti itu ya udah seperti itu ya betul ya walaupun Google juga ada ai cuman maksudnya konteks sekarang jangankan kita berbicara tentang masa depan kita berbicara hari ini pun sebenarnya kalau mau jujur-jujuran siswa-siswa kita mendapatkan informasi yang jauh lebih banyak lebih jauh lebih beragam Mungkin jauh lebih bernilai dari internet daripada guru kemudian fungsi guru yang kedua itu memberi nilai sosialisasi itu yang sampai sejauh ini sebenarnya belum bisa diberikan oleh komputer belum oleh internet oleh Ai tetapi justru guru-guru di sini juga jarang guru-guru di zaman sekarang kita juga bisa Misalkan lihat datanya guru-guru di zaman sekarang itu kebanyakan memberikan pengetahuan yang doktrin tetapi tidak memberikan nilai-nilai yang tadi itu anak-anak jangan mencontek ya kebanyakan diantara kita Justru malah dipersilakan mencontek siswa-siswa kita jadi anak-anak kalian semua harus misalkan terhadap lawan jenis itu harus berbeda cara memperlakukannya dengan terhadap sesama jenis dan sebagainya Itu nilai-nilai yang seperti itu itu susah sekali sekarang sangat susah tapi pak guru bilang bahwa pekerjaan guru itu Dua pertanyaan saya ini bisa mengganti moral enggak sih Nah itu nah di masa depan ini menjadi sebuah perdebatan di di masa depan sampai 2 tahun yang lalu 2 tahun yang lalu itu menjadi sebuah perdebatan Apakah Ai bisa menawarkan nilai-nilai moral kepada masyarakat atau tidak Sekarang kebanyakan ahli-ahli berpikir bahwa ai juga bisa menggantikan itu semua karena bahkan Ai bisa mendorong seseorang untuk bunuh diri ada kejadian di Belgia Kalau nggak salah di Belgia atau di saya pikir di Belgia saya lupa tapi ceritanya begini Jadi ada orang yang sering ngobrol dengan chatbox yang dari Ai yang ngobrol di situ dia seorang yang sudah mapan dia punya anak dia punya penghasilan dia punya karir semuanya dia sudah baik-baik aja tapi suatu kali dia ngeluh berpikir Aduh gimana ya masa depan dia ngobrol sama seseorang tokoh Ai itu namanya Eliza dia cerita di situ kemudian Elisa bilang bahwa manusia itu sebenarnya tidak memberikan kesempatan kepada alam untuk bisa memperbaiki diri Karena manusia berkembang terlalu cepat populasinya berkembang terlalu cepat di setiap populasi manusia yang berkembang cepat konsekuensinya adalah mereka makan lebih banyak mereka mengeluarkan limbah lebih banyak mereka bikin polusi dan merusak lebih banyak mereka makan energi lebih banyak jadi dalam waktu dekat kita akan hancur bumi itu akan hancur dia ngobrol terus dengan ini secara intensif sampai pada titik tertentu di mana Ai itu mengatakan satu-satunya cara untuk bisa menyelamatkan bumi adalah dengan mengurangi populasi manusia dan itu bisa dimulai dari kita Aduh dan benar maksudnya Ai mampu mempengaruhi [Musik] psikologi orang secara moral secara etis jadi orang didorong untuk berpikir secara etika apa eksistensi manusia di bumi apakah masih layak atau tidak atau relevan atau tidak Dan inilah yang akhirnya mendorong si orang yang dimaksud itu Walaupun dia punya istri dia punya anak yang masih kecil-kecil jadi mapan dorongan Ai itu mempengaruhi pikiran orang sedemikian intim sampai orang itu bisa nah jadi Apakah Ai itu juga bisa dikembangkan untuk mengajari nilai-nilai moral etika dan sebagainya kita kita enggak bisa bantai itu sekarang 2 tahun yang lalu masih sebuah perdebatan besar sekarang sudah terjadi sekarang sudah terjadi Jadi gini Pak Guru akhirnya manusia itu kan bisa dapat semua jawaban dari isi alquran dari Ai itu ya Nah terus persepsi mana yang Pak Guru lihat dari Ai ini apakah nanti bisa membuat manusia bebas kerja kembali pada manusia pada fitrahnya pada awalnya yang mana manusia itu kan kalau zaman dulu kan belum ada teknologi kan dia itu bertani bercocok tanam yaitu hidup dengan alam Lah iya sekarang kan semua pekerjaan bisa muslim itu bisa digantikan dengan ai apakah bisa membuat manusia itu kembali pada alam Harusnya kalau positifnya begitu kesalahan awal kita itu dalam melihat Ai itu adalah kesalahan dalam menganalisis diri jadi kita melihat Ai itu sebenarnya kesalahannya bukan saat kita melihat Ai tapi kalau kesalahannya adalah melihat diri jadi dulu tahun 80-an tahun 90-an Zainudin MZ dan tokoh-tokoh agama itu masih sering ngomong bahwa otak manusia itu cerdas luar biasa tidak mungkin bisa diimbangi oleh apapun komputer terhebat di masa depan tidak akan mungkin bisa mengungguli kecerdasan manusia dan seterusnya itu yang di doktrinkan nah kesalahan terbesarnya adalah itu karena sebenarnya kita tuh pinter-pinter amat Pak kita itu itu otak kita itu adalah otak biologis yang kecerdasannya sangat terbatas sangat terbatas dan dibatasi oleh sejauh mana kebutuhan kita pada pangan dan kehidupan jadi otak kita itu tidak didesain misalkan ya untuk berpikir tentang teori relativitas kita otak kita tuh nggak didesain untuk itu sama sekali otak kita di desain hanya Gimana caranya kita bisa bertahan tapi kenapa kita bisa cerdas ini karena karena tubuh kita itu untuk bisa bertahan tidak memadai Bapak badannya segede gini ketemu macan tetap kalah pasti pasti kalah Nah karena tubuh kita itu tidak memadai tidak memiliki persenjataan yang bagus untuk hidup di lahan ekstrim itu maka kita itu didorong untuk berkelompok dari berkelompok itu kita didorong untuk mengembangkan kemampuan berbahasa bagian terbesar otak kita yang membedakan kita dengan mamalia yang lain itu adalah kemampuan kita berbahasa dari kemampuan berbahasa itu kita bisa mengakumulasikan pengetahuan jadi kecerdasan kita itu bukan kecerdasan individu penjelasan kita itu adalah kecerdasan berkelompok berkelompok jadi ketika Bapak menggunakan baju ini ini adalah hasil dari pikiran manusia jutaan orang jumlahnya selama ribuan tahun mereka bikin temuan mereka bikin temuan bikin temuan di akumulasikan dan teman-teman itu juga berakumulasi jadi kita tuh nggak cerdas cerdas amat Pak kita bikin Hotel bikin apa tuh bukan kecerdasan pribadi kecerdasan Nah karena kecerdasan kita itu bukan kecerdasan pribadi tetapi kecerdasan bukan kecerdasan individu tapi kecerdasan kelompok kalau misalkan kecerdasan-kecerdasan kelompok itu kemudian ditransfer Ai dan Ai bisa bekerja dengan jauh lebih baik maka kita tidak bisa kita tidak memiliki peluang untuk bisa mengalahkan Ai karena kita otak biologis untuk bisa bergerak kita lebih cerdas sedikit aja Misalkan butuh satu generasi Itupun kalau misalkan hasil perkawinannya bagus gizinya bagus itu baru misalkan meningkat dalam scam offline itu Misalkan naik 3% iq-nya tapi itu antar generasi Ai dia bikin sendiri bisa Nah inilah yang inilah Jadi kalau misalkan Ai bisa menafsirkan Kenapa Ai bisa menafsirkan seluruh mufassir dunia islam nah hasilnya ini yang mau saya tanyain dimasukkan ke dalam AI kemudian Ai bisa berpikir sendiri bisa memilah sendiri mana yang terbaik mana yang apa maka yang lebih cerdas dari guru agama dong pada akhirnya penafsirannya bisa lebih tepat tuh kalau tafsiran lebih tepat atau enggak kan kan sekarang manusia menafsirkannya aja udah ngacung jadi gini teks teks kitab suci itu kalau kalau dalam bahasa yang paling tradisional itu ditafsirkan dalam tiga mode yang pertama itu adalah mode bahasa herminity atau gak herminetik sebenarnya bayani atau ada menggunakan metode akal me mode yang disebut Burhan ada metode yang menggunakan spiritual dengan cocok-cocokan gitu itu Irfani kalau misalkan Gus Baha ada menyebut yang satu lagi metode yang apa saya lupa lagi tapi yang seperti itu Nah itu tiga-tiganya bisa dikuasai oleh Ai untuk zaman sekarang wow Jadi gini gila Ai ini dikembangkan dan dilatih sampai di mana Di mana dia itu bisa memahami dan menerapkan ajaran-ajaran agama itu lebih sempurna daripada manusia Wow Apakah eye tersebut bisa dianggap sebagai umat beragama yang lebih baik ini saya pernah bikin video ini mohon jangan anggap ini sebagai hujatannya tapi pengetahuan ya ini ini pengetahuan jadi gini sebenarnya mungkinkah ini mah kita berspekulasi saja ya Mungkinkah Sebenarnya Tuhan itu menghendaki agar kita tuh tidak pintar-pintar amat gitu jadi dalam dalam dalam gagasan agama-agama Abrahah manusia bisa turun ke bumi dan masuk manusia bisa memberontak ke bumi itu gara-gara makan buah pengetahuan Abraham jadi makan buah pengetahuan sehingga manusia tiba-tiba tahu mana yang baik mana yang bodoh kemudian manusia bisa berkembang biak dan bisa membuat dirinya Abadi dirinya tidak Abadi tetapi eksistensi manusianya menjadi Abadi gara-gara pengetahuan itu dan sebagainya dan itu yang bikin murka Tuhan dan itu yang bikin manusia keluar dari surga jangan-jangan sebenarnya kita berpengetahuan sangat tinggi ini ini melampaui sesuatu kita sehingga nanti akan muncul spesies dalam tanda kutip spesies baru yang menggantikan pikiran kita itu gara-gara sejak awal kita memang mendewakan pengetahuan dan akhirnya kita sendiri yang akhirnya menciptakan spesies yang akan menghancurkan kita sendiri yang akan mengalahkan kita sendiri Mungkinkah seperti itu bukan berarti pasti begitu tapi jangan-jangan memang kita tuh udah diperingatkan jangan pintar-pintar tapi sekarang akhirnya kena buahnya sendiri gitu ya Dan akhirnya kecerdasan kita itu turun terus-terusan kan sekarang itu contoh Bisakah sebuah AIA itu dilatih menjadi imam dalam memimpin salat sekarang terus jika Iya Apakah Ai tersebut dianggap sah ini masuk ke tema-tema teologisnya Yes nggak papa sedikit karena ini kan bisa juga kan bisa juga terjadi gitu kan kemudian yang kita ambil contoh islam Gitu yang lebih mungkin itu gini Pak Jadi sekarang itu sebenarnya ada ada alternatif solusi kan gini Ai berkembang terlalu cepat gitu sedemikian sampai mengancam eksistensi kita Elen Mask dan lain-lain dari 1000 orang itu setuju bahwa itu akan terjadi dan mereka sangat khawatir dan sangat panik tapi di sisi lain mereka tidak bisa menghentikan itu nah di sisi lain otak manusia turun-turun terus-terusan itulah akhirnya Nah itu akhirnya ya karena cuman generasi menelan informasi aja ya itulah yang kemudian dibuatkan oleh Ilen Mas dengan neuralinnya bahwa Ai dijalankan kotak kita kepikiran kita akhirnya apa artificial intelijen yang sepenuhnya adalah mesin itu bisa berkoordinasi dengan o tak kita yang organik itu sampai sekarang masih belum tahu caranya sampai sekarang Tapi kalau ini berhasil melebur maka di tahun 2100 diperkirakan kita nggak butuh sekolah kita nggak butuh guru agama kita coba Jadi skenarionya dalam pikiran Elen Mas dan teman-teman ada konspirasi banget dalam teori konspirasi jadi gini Saya pengen jadi ahli arsitektur Ya udah saya download jeblokin ke otak saya tiba-tiba saya jadi arti arsitek ahli arsitektur tanpa saya harus belajar karena semua informasi tentang arsitektur saya sudah ada di situ saya pengen sukses before thirty saya download semua kuliah-kuliah Bapak masukin ke sini saya tiba-tiba langsung lebih pintar daripada Bapak matilah kau Iya saya paham itu saya paham itu tapi sekarang masih berguna sih dan ini satu-satunya solusi pak daripada kalau nanti Ai berkembang terus-terusan tanpa henti dan kita turun-terusan maka kemungkinannya adalah itu dilebur jadi satu karena basic kebahagiaan kita yang mungkin masih belum bisa ditiru oleh Ai itu justru bukan akal kecerdasan Pak tapi nafsu Oh nafsu masih belum bisa nafsu jadi nafsu dan kebahagiaan kita itu didasarkan pada hormon-hormon hormon biologis biologis nah itu yang ai masih belum bisa di tag ya kita cinta pada perempuan saya mohon maaf ya kita cinta pada perempuan tertarik pada mereka kemudian ingin melihat tubuh mereka dan sebagainya adalah gara-gara hormon-hormon kita dan itu gara-gara kita biologis mereka tidak biologis dan karena itu mereka tidak menghasilkan hormon mereka tidak memiliki ketertarikan mereka tidak punya jantan jadi masih agak sulit mereka tidak punya hati dalam konteks itu nah jadi ai itu sepenuhnya logis sepenuhnya bisa mengembangkan kecerdasan tetapi sampai sejauh ini mereka belum bisa mengembangkan nafsu oke nah sekarang gini jika Ai itu diajarkan untuk membuat sebuah fatwa ini pertanda tajam-tajam hari ini ya berdasarkan pengetahuan hukum agama yang dimiliki Apakah fakta tersebut sah sejujurnya ya belum ada ulama yang menjawab pertanyaan ini karena ini terlalu cepat ini ya karena belum ada orang yang bertanya soal ini tapi ya tapi kalau misalkan ada seorang yang bertanya gitu tapi kalau misalkan ada orang yang seperti itu dengan realitasnya ada juga penelitian Pak tapi bukan berhubungan dengan agama tapi berhubungan dengan pengambilan keputusan jadi diadu ada manajer Manager di Amerika Serikat yang paling keren dalam mengambil keputusan diadu dengan ai menangnya adalah jelas menang itu sudah jelas jadi kalau misalkan itu diterapkan fatwa dalam beragama kan jadi gini untuk bisa memahami fatwa itu gini Pak kita harus mengumpulkan sebanyak mungkin variabel untuk satu kasus jadi misalnya ada orang yang membunuh itu hukumnya tidak langsung dalam ajaran islam bisa tidak harus dihukum dulu tapi kenapa dia membunuh Bagaimana cara dia membunuh Kenapa dia membunuh Apakah motif-motif ini masuk akal dan masuk etika agar dia memangsa untuk dihukum dan sebagainya ada banyak sekali variabel di situ nah Ai jutaan variabel pun mereka sanggup kita tidak Nah sekarang karena Ai Itu dipercaya dapat menghafal dan mengajarkan semua anggaran ajaran kitab suci dengan sempurna jika itu terjadi dan jawabannya Iya Apakah pengajaran tersebut itu bisa dianggap pengajaran dari seorang Hafiz manusia bukan manusia tetapi charlingan bisa nggak salah kan melihat banyak di zaman sekarang itu yang di bulan Google Mungkin saja mereka juga banyak yang akhirnya ngambil dari Ai kemudian apa ya dan akhirnya bisa seperti itu sekali lagi kita bukan berbicara soal norma boleh atau tidak tetapi kita akan melihat di masa depan akan banyak orang yang seperti itu tuh terbuka atau tertutup akan banyak orang yang menggunakan artificial intelijen untuk mengeluarkan fatwa kemudian diklaibo ini adalah fatwa saya soalnya kalau misalkan ini adalah fatwa Ai itu mungkin enggak akan diterima tapi para ulama banyak yang chat GPT pelan-pelan termasuk nanti bisa untuk menciptakan kekayaan bagi pemiliknya dalam perhitungan untuk perhitungan zakat dan itu bisa nggak untuk menerapkan hukum syariat gitu jika Iya Apakah itu etis Nah itu Ai itu permasalahan utamanya bukan terletak pada bisa atau tidaknya tapi terletak pada etikanya Apakah kita etis menggunakan itu atau tidak etis ngerti bahkan makanya nanti semua perkembangan teknologi itu itu akan memicu perubahan etika jadi Etika itu belakangan setelah ada perubahan Nah sekarang perkembangan perubahan zaman itu terlalu cepat sehingga etika di setiap zaman di setiap bangsa itu menjadi sangat-sangat berbeda satu sama lain bahkan etikanya Bapak dengan anak bapak itu nanti pasti lain sangat berbeda sangat berbeda Jadi itulah yang menjadi masalah Jadi kalau misalkan Apakah bisa jadi yang bikin fatwa Apakah nanti bisa jadi Hakim Apakah bisa jadi apa bisa atau tidaknya itu satu hal yang selesai bisa tapi apakah masyarakat akan menerimanya itu yang menjadi masalah bahkan sampai detik ini banyak pesantren-pesantren yang bikin sebuah pengaturan nanti jangan lihat Google bahkan jangan buka HP banyak masih banyak yang seperti itu di zaman sekarang yang menunjukkan bahwa perkembangan dari pesantren mereka bisa berontak Iya memang betul memang karena nggak sesuai kan bapak jalan-jalan ke pesantren ke Pesantren banyak ini yang setiap nemuin anak bawa HP itu bisa dihancurkan di situ juga ngerti atas Pesantren itu tidak mau melihat perkembangan zaman tidak mau ya tapi faktanya adalah siswa-siswa mereka santri-santri mereka bagaimanapun akan memiliki akses itunya atau santrinya itu juga akan kehilangan resistensi dan kehilangan kemampuan beradaptasi ketika berhadapan dengan dunia yang ketika dia sudah melihat dunia seperti itu dia melihat apa yang diajarkan ini Akhirnya sudah tidak terlalu relevan yang saya takut ini malah terjadi kekecewaan yang luar biasa dan banyak terjadi hal ini seperti itu makanya Saya mau ngajak orang-orang Ayo kita beradaptasi terhadap dunia yang berubah dengan sangat cepat ini tapi sangat susah untuk seperti itu ini adalah tantangan yang makanya ketika Bapak nanya Tadi Apakah Ai nanti bisa menjadi juru fatwa Apakah Ai nanti bisa menjadi perusahaan Apakah nanti jadi ahli zakat dan sebagainya bisa atau tidaknya saya mohon maaf harus bilang di awal bahwa itu bisa Tetapi apakah masyarakat kita mempunyai atau tidak apakah masyarakat siap diatur oleh satu entitas yang mereka ciptakan sendiri jadi seperti kayak filmnya zaman dulu itu robokap atau yang mana hewan ciptanya malah menghancurkan dia sendiri baik Nah Pak guru saya rasa untuk video tentang Ai sampai di sini dulu sahabat sb30 tolong anda tulis di kolom komen next kalau saya buat video lagi sama Pak Guru Gembul Anda mau nanya tentang apa karena pertanyaan anda akan menentukan topik kita berikutnya terima kasih kita close dulu salam hebat dan luar