Transcript
3rs3DyWqmyQ • Kenapa Politik Dinasti Tidak Akan Pernah Hilang Dari Indonesia Siapapun Presiden Nya
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1273_3rs3DyWqmyQ.txt
Kind: captions
Language: id
Mengapa politik dinasti itu sangat susah
sekali dihapus di Indonesia Kapan anda
melihat Indonesia adil dan makmur yang
saya ingat hanya satu yaitu di era
kejayaan Nusantara era zamannya kerajaan
majapait tetapi ratusan tahun kemudian
setelah pasca keruntuhan kerajaan
majapait kita tahu Indonesia tidak
pernah lagi adil dan makmur video ini
akan membahasuntas Kalau Anda orang
warga negara Indonesia share video ini
ke teman-teman kalian supaya Anda buka
wawasan anda mengapa politik dinasti
sangat sulit
[Musik]
dihapuskan Welcome to
suc
[Musik]
financial sahabat trainer salam hebat
luar biasa Selamat datang kembali ke
channel success vivoo3 di mana channel
ini selalu membahas tentang edukasi
mindset tips-tips finansial dan
sepertinya di beberapa video belakangan
saya juga menambah sebuah konten edukasi
tapi yang berbau ke politik Saya
tertarik membahas video ini itu
gara-gara sebuah buku ada sebuah buku
yang sangat menarik buku ini berjudul
tentang Mengapa KKN itu sangat mendarah
daging di Indonesia dan buku ini di
ditulis oleh seorang penulis luar Beliau
bernama Elizabeth pisani kemungkinan
besar itu adalah karena orang Indonesia
itu memiliki sifat kekeluargaan nah ini
dia Mungkin kita orang Indonesia juga
jarang mengetahui ini karena kita
mungkin udah terbiasa dengan lingkungan
kita tapi karena basic kekeluargaan ini
menjadi sebuah hal yang lumrah beliau
dengan sangat jelas karena kita harus
melihat kalau kita mau melihat diri kita
ini kan kita harus membutuhkan pihak
ketiga ya jadi seperti kalau kitaelihat
pakit kita kita mungkin butuh dokter
kalau mau melihat kelemahan diri kita
kita ini butuh pelatih gitu loh Nah kita
ini kadang-kadang kalau mau melihat
kultur kita kita harus butuh orang luar
yang melihat Siapakah kita melalui e
video ini dan ada yang tahu gak kenapa k
keluargaan ini bermasalah Nah di sini
video e di buku ini kita akan bahas
tuntas dari kacamata Elizabeth pisani
menjabat karena keluarga ini sebuah
topik kita lihat Siapakah
Ar
siakah dan siapakah Joko prod baga ini
putra dari Arif Bu dan titik relawati
yaitu adik Pak Jokowi dia menjabat
menjadi maner nonment relationship di
Pertamina nah iniudah jel karena orang
dekatnya
pakokowi ya Pak Joko dia menjabat saat
ini sebagai komisaris independen BNI dan
yang ketiga adalah Joko Priambodo
Siapakah beliau Joko adalah suami dari
Septiana
Sar Maaf Septiana silvaniri keponakan
Pak Jokowi Septiana merupakan putri dari
pasangan hari Mulyono dan Idayanti atau
adikonding ad kandung Pak Jokowi dia
menjabat sebagai Direktur Pemasaran dan
operasional PT Patra logistik nah Anda
pasti pernah melihat berita seper ini
bukan pertanyaan sederhana adalah Apakah
cuman keluarga Pak Jokowi yang menjabat
Apakah ada keluarga Pak Harto ataukah
juga ada keluarga Pak Karno ataukah ada
keluarga lain Coba kita cek Sekarang
yang menjabat itu ada hubungan keluarga
dari orang penting enggak ataukah
mungkin saudara menteri ini yang
dimaksud dengan Elizabeth pitani yaitu
sistem patronase politik Indonesia
memiliki sistem patronase yang sangat
kuat di mana keluarga besar atau klan
atau klan atau yang di Indonesia ini
mungkin semacam
perkumpulan komunitas himpunan atau
wadah atau apalah itu sebutnya
perkumpulan menjadi saluran utama
patronase sistem ini adalah darah
kehidupan politik dan ekonomi di
Indonesia sampai saat ini di tingkat
distrik biasanya ada seorang big man
anda tahu big man itu apa orang kuat
yang mewakili keluarganya di tingkat
distrik ya kemudian menggunakan
kekuasaannya untuk memberikan proyek
uang dan pekerjaan kembali kepada
kelompoknya atau klannya nah ini penting
sekali jadi contoh misalkan seorang
menjadi Bupati di sebuah tempat pasti
kroni-kroni atau orang terdekat Bupati
itu menjabat posisi-posisi strategis ya
minimal jadi pak camat lah paling jelek
bu daerah atau kepala koperasi daerah
ini itu pasti sedikit banyak adalah
keluarga terdekat dari orang yang kita
sebut big man ini inilah disebut dengan
warisan Kerajaan dan
kolonialisme ini sebetulnya sudah
menjadi darah daging ratusan tahun bukan
cuman sejak NKRI berdiri Jangan salah
Ini sudah mendarah daging ratusan
tahunisan
kaj majit
di Indonesia itu memiliki akar yang
dalam dari masa kerajaan dan kolonial
pada masa kerajaan hubungan patron dan
klien sudah umum di mana para raja dan
bangsawan memberikan perlindungan dan
bantuan kepada bawaan mereka dengan
imbalan loyalitas dan dukungan wajar
kayaknya Indonesia banget ini ya tapi
ini sudah terjadi di eranya penjajahan
Belanda sistem ini terus berlanjut dan
berkembang selama masa kolonial Belanda
yang 350 tahun itu di mana struktur
sosial dan politik diatur untuk
mendukung kepentingan kolonial melalui
pemberian jabatan jadi itu semacam take
and give ya semacam ungkapan terima
kasih berupa diberikan sebuah Jabatan
itu sudah sangat wajar serta keuntungan
ekonomi kepada mereka yang setia kepada
pemerintah kolonial sekarang kita tiba
di zaman modern
sistem patronase di Indonesia memiliki
akar yang dalam dari masa kerajaan dan
kolonial sampai sekarang sampai sekarang
Mari kita lihat buktinya pada masa
kerajaan hubungan patron atau klien
sudah umum di mana para raja dan
bangsawan memberikan perlindungan dan
bantuan kepada bawaan mereka dengan
imbalan loyalitas dan dukungan sistem
ini terus berlanjut dan berkembang
selama masa kolonial Belanda
jadi ini memang sudah menjadi tradisi
turuntemurun bahkan Jauh sebelum
pemerintahan Belanda sistem kerajaan
kita juga seperti itu di mana struktur
sosial dan politik diatur untuk
mendukung kepentingan kolonial melalui
pemberian jabatan jadi ini semacam
ungkapan terima kasihlah balas Budinya
seperti itu keuntungan ekonomi kepada
mereka yang setia kepada pemerintahan
kolonial itu merupakan sebuah sistem
tradisi yang menjadi turuntemurun Dan
Kita mulai memasuki politik dinasti
yaitu pengaruh keluarga keluarga besar
atau kelompok Ini memainkan peran
penting dalam arilan patronas jadi ini
dari buku ini dia mengamati dengan
sangat detail apa yang terjadi di
Indonesia ini seorang pengamat Ya tapi
saya mengambil buku ini cukup tertarik
karena masuk akal juga setiap Departemen
pemerintahan berfungsi sebagai klan
besar jadi ini kelompok yang besar di k
patronase mengalir dari Pemimpin
tertinggi hingga ke staf terendah Wajar
dong kalau misalkan masuk ke dalam
Bupati Masuklah ke staf-staf khusus
bupati atau ke departemen-departemen
khusus di kepala daerah setiap kepala
daerah kan juga punya
departemen-departemen tersendiri itu
pasti yang dipilih adalah orang-orang
terdekatnya sistem ini didukung oleh
struktur sosial yang menekankan
pentingnya hubungan keluarga dan
jaringan sosial di mana dukungan politik
dan ekonomi seringki diberikan kepada
anggota keluarga atau teman dekat dari
sini kita tidak bisa pungkiri bahwa
memang dukungan politik dengan ekonomi
itu pasti ke orang terdekat makanya
Kenapa ada istilah orang dalam ya
seperti itu Nah kenapa patronase itu
tidak dikategorikan korupsi jadi
patronase tidak sama dengan korupsi nah
Nah di sini penjelasannya Elizabeth
pisani beliau bicara membedakan antara
patronase dan coruption What is The
differences by patronase and corruption
meskipun patronase seringkiali dianggap
sebagai bagian dari korupsi karena
memasukkan orang-orang terdekat kan ke
Indonesia itu kan KKN ya Ada n itu
nepotisme nepotisme itu bagaimana
menolong orang-orang terdekat banyak
orang Indonesia Melihatnya sebagai cara
untuk memastikan distribusi sumber daya
y namanya juga mempekerjakan orang-orang
terdekat katanya ajaran agama begitu
yaitu selain kalau diri sendiri sudah
Makmur saatnya menolong sesama atau
keluarga-keluarga yang kurang
mampu Jadi paslah kalau dibalut sama
agama yang adil antara anggota keluarga
atau komunitas patronase dianggap
sebagai bagian dari cara hidup dan
sistem politik yang diterima secara luas
di Indonesia nah ini sangat jelas oleh
seorang Elizabeth pisani makanya ada
sebuah joke Indonesia itu percaya kalau
rezeki ada yang ngatur Ayo betul tulis
di kolom komen sekarang juga betul
enggak rezeki sudah deng ngatur sering
kan kita dengar kata-kata itu dari orang
tuanya udah rezeki enggak usah dikejar
sudah ada yang ngatur rejeki Itu ya
Enggak salah kalau memang politiknya
patronase seperti ini sabar meskipun
saat ini kamu sedang jobless atau
menganggur Siapa tahu saudaramu itu
dapat jabatan tinggi di sebuah
perusahaan BUMN enggak usah ngomong BUMN
lah BUMD aja tiba-tiba dipercaya enggak
lama kemudian kamu pasti akan kecipratan
ya minim-minim Dar Sekda kek minim-minim
ya jadi asisten Camat kek atau
minim-minim yah pokoknya kecipratan lah
minim-minim dapat job lah kan lumayan
nah di bumn-nya atau BUMD Indonesia ini
Indonesia karena Indonesia itu
kekeluargaan nah ini kata-kata Elizabeth
pisani Nah dari sini Kita sudah semakin
mengerti kan kenapa kalau kita punya
kenalan pejabat keluarga Pejabat itu
enak banget ini kayaknya kata-kata kita
sudah sering dengar deh dari kecil dan
ini terus terunt sampai sekarang Nah
Buktinya apa dari joke ini jadi ya
enggak masalah kalau misalkan rezeki
sudah ada yang ngatur karena apa siapa
tahu ada keluarga anda yang tiba-tiba
mengangkat derajat dan harga keluarga
anda anda ikut kecipratan so Bagaimana
reaksi masyarakat nah reaksi masyarakat
adalah tulisan elabeth ini dia bilang
masyarakat Indonesia seringkiali
membedakan antara patronase dan korupsi
meski ada ketidaksenangan terhadap
korupsi yang murni karena korupsi yang
terang-terangan ada di Indonesia untuk
kepentingan pribadi Nah itu
terang-terangan seharusnya saat ini
dengan adanya KPK seharusnya memang
korupsi itu tidak semasif tapi yang
namanya koruptor itu namanya maling
selalu lebih pintar dari
polisi ya kan yang namanya koruptor itu
lalu lebih pintar dari penegak hukum dan
kadang-kadang penegak hukum juga disuap
sama si koruptor sehingga politik
bagi-bagi hasil Wah ini kalau dibongkar
lebih luas lagi tapi inilah yang membuat
celah dan ada sistem kelemahan yang
memang harus kita bongkar sistem
patronase Memberikan manfaat bagi klan
atau komunitas masih diterima dan
diharapkan dalam banyak kasus Mari kita
lihat sistem patronase dulu sistem
patronase yang ada zaman kerajaan terus
berlanjut Dan diadaptasi dalam konteks
modern misalkan pada masa orde baru Pak
Harto memfkan struktur sosial
tradisional untuk memperkuat
kekuasaannya bahkan tidak menutup bahkan
tidak sedikit yang mengatakan bahwa Pak
Harto itu adalah Gus Dur pun pernah
berkata bahwa Pak Harto itu merasa
seperti seorang raja Jawa zaman dahulu
ya memang kenyataannya demikian jadi
betul-betul kayak sistem Kerajaan Jawa
jadi persis banget caranya menunjuk
pejabat yang loyal dan menggunakan milit
untuk menjaga stabilitas politik nah
sistem patronase sekarang itu kalau
zaman yang dulu ya politik dan kampanye
itu butuh biaya sejak era reformasi
tahun 2000 dan dulu kalau P dulu kan
presiden dipilih oleh MPR MPR itu
majelis permusyaran adalah lembaga
tertinggi negara di mana waktu itu
Partai Indonesia di era orde baru itu
cuman ada tiga yaitu PDI Golkar dan P3
dan saat itu mereka mengajukan kandidat
dan Kalau setuju misalkan partai
pemenangnya adalah golongan karya waktu
itu dan presiden yang diajukan oleh
goalkar adalah Pak Harto makanya Pak
Harto menjabat Terus selama 32 tahun Nah
itu Tapi sejak sebelum era Orde Baru
berakhir ketika diganti era reformasi
maka presiden mulai saat itu belajar
ditunjuk oleh rakyat yang sudah
dijalankan selama 20 tahun terakhir
makanya presiden pertama yang ditunjuk
oleh rakyat adalah waktu itu kan masih
voting ya Gus durup Megawati presiden
pertama yang ditunjuk oleh rakyat adalah
Bapak Susilo Bambang yudiono yang
sekarang dilanjutkan oleh putranya bapak
ahy yang juga pernah saya wawancara di
channel kita suces Vivo 30t yaitu di
Partai Demokrat Kemudian beliau menjabat
selama dua periode dilanjutkan Bapak
Joko Widodo dan eh saat ini sudah ada
politik dinastinya Pak Jokowi Ya selama
10 tahun ini juga akhirnya
berlangsunglah E sistem patronase
seperti sekarang dan ketika kampanye
politik zaman sekarang ini sangat
berbeda dengan zaman dahulu karena
kampanye sekarang itu membutuhkan biaya
yang tidak
sedikit karena biaya demokrasi itu
sangat mahal cetak baliho aja berapa
kany itu
berapaetak kertas itu Bera kesaksi di
KPU itu berapa Kalau mengadakan Pemilu
itu bagaimana bagaimana semua ongkos
demokrasi itu dari hulu sampai Hilir itu
mahal sekali dan kita juga tahu saya
dapat info yang cukup akurat bahwa salah
satu biaya kampanye calon Presiden
kemarin itu sampai meneran biaya
triliunan bayangkan 5 tahun sekali harus
meneran biaya
triliunan Sepertinya kalau zaman dahulu
demokrasi masih dipilih presiden masih
dipilih oleh MPR Saya yakin enggak
semahal itu tapi ini karena sistem
patronase sekarang mau meniru
Amerika alurnya politikus dipilih
kampanye yang habis bermiliar sampai
ratusan miliar supaya tetap terpilih
lagi dia butuh orang atau komunitas atau
klan atau kelompok yang akan mendukung
dia di pemilihan berikutnya karena ya
namanya politisi atau pejabat dia harus
mempertahankan kekuasaannya dong minimal
kalau kepala daerah periode lah jangan
sampai kalah di periode berikutnya Kalau
dia pernah jadi anggota DPR RI ya
minimal dia harus mempertahankan
suaranya untuk menjabat 5 tahun
berikutnya lah seperti itu politisi
melakukan patronase jabatan-jabatan
penting ke orang-orang klannya ke
orang-orang terdekatnya ke orang
kelompoknya salah satu kelannya adalah
keluarga nah kerjaan yang penting cukup
yang penting asal masyarakat senang
sampai ada joke begini kalau rakyat itu
pestanya demokrasi 5 tahun sekali jadi
bayarannya itu thr-nya 5 tahun sekali
pejabatnya Yang tekor 5 tahun sekali
karena ongkos demokrasi jadi pejabatnya
keluar duit ba tapi pejabatnya menikmati
5 tahun bayarnya waktu pesta demokrasi
rakyatnya menderita 5 tahun tapi
pestanya waktu
pemilihan ini benar-benar sebuah joke di
masyarakat yang ya inilah yang namanya
sistem patronase Sekarang mari kita
lihat buktinya Apakah benar bahwa sistem
yang disebut sama Elizabeth pasani di
sini ini adalah bahwa Indonesia itu
adalah kekeluargaan kita lihat buktinya
yang pertama adalah keluarga Bapak
Soeharto kita lihat siapa kroni terdekat
Ibu Tin Sigit eh Bu Titik ya kemudian
inilah Anda bisa baca sendiri Saya
enggak akan bacakan satu persatu semua
ini adalah putra dan putrinya Pak Harto
dan selama 30 tahun lebih berkuasa
dengan sangat rapi di Indonesia Kemudian
yang kedua adalah keluarga Soekarno kita
lihat pasti di sampingnya anak
putra-putrinya Pak Soekarno sampai ke
cucu itu juga merupakan klan klannya
Soekarno gituer yang kita tahu presiden
keempat Indonesia saat ini adalah Ibu
Megawati Sukarno Putri Nah dari Ibu
Megawati kemudian ada istri pak karno Bu
Dewi ini ini ini ini ini dari
istri-istrinya ya ada faaja sendiri
sampai sekarang ketua DPR yaitu ibu Puan
marani Alias Putri daripada Bu Meka Nah
dari sinilah kita enggak bisa pungkiri
bahwa Indonesia ini di NKRI sebelum NKRI
berdiri ya era penjajan Belanda tapi di
nkr ini ini merupakan bagian dari
keluarga besar Soeharto dan keluarga
besar Soekarno kita enggak bisa pungkiri
itu karena mereka yang berkuasa paling
lama nah n sekarang tibalah ada Kelan
baru Sebenarnya ada dua yaitu
keluarganya pak
SBY 10 tahun menjabat dan ada keluarga
Kelan baru yaitu keluarganya pak Jokowi
Nah kita lihat keluarga Pak Jokowi sudah
sangat jelas ya ini politik dinasti
katanya istrinya anaknya menantunya
terus ini ini nama-nama yang mungkin
tidak terlalu dikenal di publik tapi
mereka adalah orang terdekatnya Pak
Jokowi entah tuh ipak sepu adik ipar
adik sepupu ya begitu-egitulah Ya selain
itu Kalau hari ini Pak Jokowi membawa
keluarganya itu mungkin karena di
Indonesia itu biasa banget dengan yang
namanya sangat kekeluargaan jadi inilah
namanya politik dinasti bukan
meritokrasi kalau meritokrasi yaitu
kepemimpinan yang diangkat berdasarkan
kompetensi kemampuan bukan diangkat
berdasarkan Karena anda orang karena
anda adalah sepupunya presiden karena
anda adalah saudara iparnya presiden
karena anda adalah bla bla bla bla
singkat cerita orang terdekatnya
penguasa Enggak seperti itu kemudian
selain Pak Jokowi semua presiden juga
membawa klan mereka masuk ke dalam
pemerintahan so pandanganmu Bagaimana
Nah sekarang kita lihat satu video
ini Nah kalau di parlemen Eropa mereka
tidak diperkenankan mengundang anggota
keluarga
mau keluarga dia ataupun keluarga
istrinya ini video ini saya putar
singkat aja ini sangat jelas kalau di
Eropa tidak boleh Oleh sebab itu kan
Itulah terjadi perbedaan ya antara orang
Eropa sama orang Asia terutama di
Indonesia Apakah semua sistem patron ini
punya kelemahan ya enggak juga ada
kelebihannya juga jadi enggak
semata-mata saya ini
cuman apa menjelek-jelekkan sistem
kekeluargaan ini tidak kita punya
kelebihannya kelebihannya apaikan
dan konitas dalam politik dan sosial Yes
kita pasti pilih orang-orang terbaik nah
orang-orang terbaik itu Siapa yang
melanjutkan program kita yaitu orang
yang kita kenal Nah siapa yang orang
kita kenal orang kita percaya nah
seringkiali yaitu kadang keluarga
terdekat karena kita mengenal karakter
mereka kita sudah kenal mereka cukup
lama terus memastikan distribusi sumber
daya di dalam keluarga atau komunitas
ketiga menjaga loyalitas dan dukungan
dalam partai politik dan jaringan jadi
untuk melanggangkan kekuasaan keempat
memfasilitasi pengambilan keputusan dan
pelaksanaan yang cepat melalui jaringan
yang sudah ada itu kelebihan sistem
patron ya dan yang terakhir kelebihan
adalah mengadaptasi struktur sosial
tradisional ke dalam pemerintahan modern
Jadi bukan berarti sistem patron ini
tidak baik ya enggak juga ya tentu kalau
kita pilih ya pasti orang kita kenal
dong karena bisa mengerti program kita
kultur kita karena setiap pemimpin itu
kan pasti punya karakteristik visi cara
kerja dan Val masing-masing jadi itu
tentu berbeda dengan kalau kita tidak
mengenal orangnya Misalkan ada orang
baru Hebat kita gak kenal terus kita
enggak seperti itu tapi ada
kekurangannya sistem ini yaitu pertama
mendorong korupsi dan nepotisme jelas
karena seringki kalau sudah namanya
saudara jabatan kekuasaan itu sudah gak
namanya kekuasaan namanya uang itu
kadang sudah gak kenal dengan yang
namanya jabatan uang kadang ceritanya
membutakan kalau uang itu sudah akan
betul anda itu semuanya sudah lupa
saudara pun kadang-kadang enggak kenal
Apa itu yang namanya uang kalau sudah
namanya uang kadang lupa dengan nemanya
saudara menyebabkan ketidakfisienan dan
ketidak kompetenan dalam jabatan
perintah karena ya aristokrasi bukan
meritokrasi ketiga memperluas
ketidakadilan dan kurangnya
meritokrasi meritokrasi adalah bagaimana
Anda memilih pemimpin berdasarkan
kompetensi berdasarkan kemampuan bukan
berdasarkan anda and itu anaknya siapa
Anda itu saudaranya siapa dan yang
keempat dapat menyebabkan konflik dan
ketegangan antar kelompok jelas karena
kadang kalau Anda terlalu mencolok dan
menonjol Ah ya jelas keluarga dekatnya
Bapak ini keluarga dekatnya Pak Bupati
keluarga dekatnya pak lurah di kepala
desa pun juga seperti itu gitu nah ini
kan saudara sepupunya kepala desa bla
bla bla dan sebagain dari sampai tingkat
Desa pun seperti itu dan yang kelima
menghalangi proses demokrasi yang sejati
dan persaingan yang ada il jadi ada
orang yang memang dipilih karena sistem
patronase itu gak masalah asal selama
orangnya memang kompetensinya bagus dan
bisa kerja It's OK kamu keluarga
penguasa pun oke asal punya kemampuan
jangan sampai enggak punya kemampuan
tapi anda berlindung di balik penguasa
nah itu yang seringkiali dikritik dan
yang terakhir problemnya bisa
membuktikan kerjanya itu enggak bagus
gitu loh Jadi kesimpulannya jok sarkas
dari saya jadilah menantu atau keluarga
dari tiga keluarga tersebut di atas
kalau mau
sukses Kalau anda mau sukses jadilah
keluarga penguasa entah itu keluarga
dekatnya Pak Harto atau keluarga
dekatnya pak karno atau keluarga
dekatnya Pak Jokowi sekarang mendekatlah
sama keluarga dekatnya Pak Prabowo atau
mendekat lagi sama Pak Soeharto mendekat
lagi ke eranya orde baru inilah
Indonesia Kalau tidak jadilah pengusaha
saja seperti sahabat sb30 Oke Anda engak
usah komplain
cukup jadi pengusaha Trap tips-tips
mindset dari yang di suuccess Vi 30 atau
cukuplah jadi pekerja di luar negeri
sebagai tenaga kerja Indonesia
Oke ini sebuah joke aja tapi enggak ada
salahnya Anda mau menjadi pengusaha
Kalau Anda harus sukses mau sukses besar
Yes hanya itu sistemnya karena ini
pengamatan dari Elizabeth pisani
pengamat dari luar semoga sharing saya
hari ini bisa membuka wawasan kita
mengapa Indonesia ini berbeda
dibandingkan dengan orang-orang di luar
negeri demikian video ini kali ini saya
buat semoga Anda menyukai video ini
jangan lupa like-nya and always salam
hebat luar biasa