Transcript
uCdyirRh64w • Pengusaha Susu Boyolali ini Lebih Baik Tutup Usaha daripada Bayar Pajak? + Pajak 2025 Makin Ketat
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1305_uCdyirRh64w.txt
Kind: captions Language: id pernah kebayang engak sih seorang pengusaha lebih memilih tutup usaha daripada bayar pajak saya paham selama ini masih banyak kendala bagi pengusaha UMKM terutama kendala regulasi yang kompleks dan birokrasi yang rumit kalau kamu tinggal di Indonesia perlu tahu hal ini sebagai pembelajaran penting apalagi dengan kabar bahwa tahun 2025 pajak akan makin ketat bayangin deh kamu adalah Pramono seorang pengusaha di Boyolali yang jadi tulang punggung bagi 1300 peternak sapi perah setiap hari kamu beli susu dari peternak sediakan pakan ternak dan bahkan ngasih kredit tanpa bunga usaha kamu enggak cuma nguntungin diri sendiri tapi juga bantu banyak orang eh tiba-tiba rekening bisnismu diblokir gara-gara tunggakan pajak yang gak sesuai sama kapasitas usahamu gimana rasanya lebih baik tutup usaha atau gimana nih Tan entpreneur salam hebat luar biasa Selamat datang kembali ke acara Sisi yang lain acara yang sudah anda tunggu-tunggu kali ini saya akan membahas tentang Sisi yang lain dari ekonomi dan kita akan memberikan edukasi ekonomi tapi tunggu dulu meski Pramono sudahah berusaha patuh pajak bahkan dapat penghargaan dari KPP Pratama Boyolali Tahun 2022 Kenapa dia masih kena masalah pajak yang besar ternyata kepatuhan wajib pajak malah jadi bumerang buat dia sistem perpajakan yang rumit dan kurangnya edukasi bikin Pramono kewalahan tagihan pajak yang awalnya 2 miliar setelah nego panjang turun jadi 671 juta tapi tetap aja Berat buat usahanya akhirnya dia cuma mampu bayar Rp200 juta jadi meski sudahah berusaha patuh dia tetap terjepit apalagi katanya tahun 2025 pajak bakal makin ketat dengan sistem baru Nah Mari kita dalami masalahnya Pramono adalah pemilik UD Pramono usaha pengepulan susu yang jadi Mitra bagi ribuan peternak di Boyolali dan Klaten selain beli susu dia juga sediakan pakan ternak dan kasih kredit tanpa bunga dedikasinya bahkan diakui dengan penghargaan sebagai wajib pajak taat masalah mulai muncul saat dia dapat tagihan pajak sebesar 2 miliar untuk tahun 2018 setelah negosiasi turun jadi 621 juta tapi tetap aja enggak sebanding dengan omset usahanya Pramono merasa jumlah itu enggak masuk akal dan memberatkan dia hanya mampu bayar Rp200 juta sebagai pelunasan sebagian namun kantor pajak tetap memblokir rekeningnya karena sisa tunggakan sampai 4 November kasus ini masih mediasi De l yang ggak enak dari kasus pemblokiran ini ggak cuman bikin usaha pramonolumpuh tapi juga berdampak ke 1300 peternak yang bergantung padanya mereka kehilangan akses ke pasar pakan ternak dan kredit ekonomi lokal pun terguncang banyak pengusaha kecil seperti Pramono gak paham detail perpajakan yang kompleks perubahan regulasi dan kurangnya sosialisasi bikin mereka bingung Pemerintah Kurang memberikan edukasi yang memadai tentang kewajiban pajak terutama bagi usaha kecil dan menengah pendekatan pajak yang kurang Humanis pemblokiran rekening tanpa mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi menunjukkan kurangnya empati dalam penegakan pajak Apakah harus no viral no justiia di Indonesia dengan rencana pemerintah menerapkan sistem kortex pada tahun 2025 yang katanya bakal bikin pajak lebih ketat dan PPN naik jadi 12% pengusaha kecil makin khawatir Apakah sistem baru ini akan membantu atau justru menambah beban gimana menurutmu [Musik] Oke Mari kita bahas solusi yang kepikiran di otak kita gimana kalau kita bikin solusi inovatif yang bisa membantu pengusaha kecil seperti Pramono misalnya aplikasi atau platform online yang dirancang khusus untuk edukasi perpajakan bagi UMKM aplikasi ini bisa menyediakan tutorial interaktif simulasi perhitungan pajak dan konsultasi gratis dengan ahli pajak ali-ali memberlakukan pajak flat pemerintah bisa menerapkan skema pajak progresif yang mempertimbangkan Omset dan profit usaha ingat ya profit usaha juga harus jadi perhitungan paling sederhana adalah penjual toko kelontong itu profitnya sedikit sekali tapi omsetnya bisa besar jadi pengusaha kecil enggak bakal terbebani pajak yang enggak sebanding dengan pendapatan mereka setiap pengusaha baru atau yang naik kelas bisa mendapatkan pendampingan langsung dari petugas pajak selama 1 tahun pertama ini untuk memastikan mereka paham dan bisa memenuhi kewajiban pajak tanpa kendala berarti tidak harus pegawai negeri pajak yang mendampingi tapi bisa menggunakan outsourcing atau pihak hak ketiga selain sanksi berikan juga insentif bagi pengusaha yang patuh pajak seperti pengurangan tarif pajak akses ke pinjaman atau mungkin bahkan akses ke projek pemerintah dengan begitu mereka lebih termotivasi untuk taat pajak projek pemerintah sekarang banyak yang hanya jadi mainan politikus pengusaha UMKM seperti kita enggak akan dapat projeknya kalau pajaknya semakin diketati Ini bisa memberikan dampak buruk ke ekonomi kita nanti dengan ide-ide ini diharapkan bisa tercipta ekosistem perpajakan yang lebih ramah bagi pengusaha kecil tanpa mengorbankan penerimaan negara sebenarnya di ketidakjelasan pajak ini ada peluang bagus loh untuk pengusaha Ayo coba manfaatkan yang bergerak di bidang pajak dari kasus Pramono kita belajar bahwa memahami perpajakan itu krusial buat kelangsungan usaha di Indonesia jadi kalau kamu mau mulai usaha gunakan bentuk badan usaha seperti CV atau PT Kenapa karena legalitas dan perlindungan hukumnya lebih kuat dibandingkan UD Selain itu Safi dan PT memudahkan dalam urusan perpajakan dan akses ke berbagai fasilitas bisnis jangan ragu juga untuk menggunakan jasa konsultan pajak dan selalu update informasi perpajakan setiap tahun ini investasi kecil yang bisa menyelamatkan usahamu dari masalah besar di kemudian hari dari sisi Pemerintah perlu ada edukasi yang lebih dan pendekatan yang lebih Humanis dalam penegakan pajak apalagi dengan rencana penerapan kortex di tahun 2025 semoga sistem ini bisa menyederhanakan proses perpajakan dan membantu pengusaha kecil bukan malah menambah beban pemerintah juga harus memastikan bahwa regulasi baru ini dapat diaplikasikan secara adil dan mempertimbangkan kondisi nyata di lapangan bisnis di Indonesia punya berbagai model dan skala Oleh karena itu petugas pajak dan sistem perpajakan harus fleksibel dan adaptif tidak bisa memakai pendekatan satu ukuran untuk semua kasus Pramono seharusnya menjadi pembelajaran agar ke depan tidak ada lagi pengusaha yang merasa lebih baik tutup usaha daripada harus berhadapan dengan rumitnya sistem pajak jadi ingat ya teman-teman kalau mau usaha gunakan CV atau PT banyak keunggulannya dibandingkan perusahaan Per orangangan seperti UD selain lebih profesional juga memberikan perlindungan hukum yang lebih baik Semoga kita semua bisa belajar dari kasus ini dan bersama-sama menciptakan iklim usaha yang lebih sehat dan berkelanjutan di Indonesia Sekian dan terima kasih Nah demikian para sahabat sb30 setelah anda mendengarkan acara Sisi yang lain semoga dari acara Sisi yang lain ini Anda bisa melihat dari sudut pandang yang berbeda daripada media-media lain yang anda tonton yang viral yang banyak tapi belum tentu ada esensi edukasinya bukan channel success before 30 namanya kalau tidak selalu menyel unsur edukasi supaya membuat anda level up semoga acara Sisi yang lain ini bisa membuat anda lebih cerdas dan menjadi Anda luar biasa Oleh sebab itu kita tutup dengan salam kita salam hebat luar biasa [Musik]