Transcript
sYStwj5hgps • MEGA KORUPSI PERTAMINA, INDONESIA GELAP! Banyak yang mau Pindah Luar Negeri #kaburajadulu
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1339_sYStwj5hgps.txt
Kind: captions Language: id beberapa waktu lalu Hash kaburaj dulu tiba-tiba viral di media sosial di balik keheboan tersebut muncul narasi yang menggemparkan banyak teman-teman kita mengajak warga Indonesia untuk meninggalkan negeri ini demi mencari pendidikan pekerjaan keamanan dan kehidupan yang lebih baik di luar negeri even sampai mengganti kewarganegaraan jadi ingat video ini ya kita kritik bangsa kita tapirik membangun janganu Pah ah segala permasalahan yang ada keinginan untuk kabur itu sangat [Musik] kuat selamat datang di spektrum karena kita akan melihat berita dan perspektif dari sudut pandang yang berbeda di sini kita akan melihat berita dari berbagai aneka ragam perspektif mulai dari fakta yang ada opini yang mendalam serta nuansa yang mungkin belum pernah Anda lihat sebelumnya serta tidak cuman semata-mata hitam dan putih sama seperti spektrum warna kita bisa melihat berita dari beraneka ragam Sisi Mari kita ulas berbagai fakta dari peristiwa yang saat ini sedang terjadi Welcome to spectrum memang fenomena ini tidak muncul begitu saja ada akar permasalahan serius yang membuat masyarakat merasa frustasi kecewa dan bahkan sakit hati Namun masalahnya jauh lebih kompleks daripada sekadar keinginan pindah negara mulai dari penghasilan yang tak mencukupi lapangan pekerjaan yang sempit hingga kesulitan berwirausaha akibat birokrasi pemalakan dan pajak yang membebani Selain itu pernyataan kontroversial dari elit politik semakin menambah kepahitan situasi jadi walaupun kita sayang dengan tanah air tidak heran jika banyak yang berpikir mending kabur [Musik] aja tren dan makna di balik Hash kaburaj dulu bukan hanya sekedar slogan melainkan cerminan dari kegelisahan mendalam fakta bahwa hashag ini menjadi tren menunjukkan bahwa banyak sahabat kita merasa frustasi dan tidak aman rasa kecewa penyesalan dan sakit hati sudah menjadi-jadi sehingga pikirannya jadi ingin melarikan diri dari masalah yang ada rasa frustrasi ini tidak muncul tanpa sebab di balik keinginan untuk ke luar negeri tersimpan kekecewaan akan sistem yang dianggap gagal memenuhi harapan masyarakat mulai dari kesempatan kerja hingga jaminan keamanan dan kesejahteraan penurunan drastis kesempatan kerja menjadi salah satu faktor utama di balik keresaan ini sulitnya mendapatkan penghasilan yang layak di Indonesia membuat banyak anak muda lebih memilih meninggalkan negara ini data menunjukkan penurunan drastis jumlah lapangan kerja di sektor formal lapangan pekerjaan yang tersedia setiap tahunnya hanya 300 sampai 400.000 Sedangkan jumlah lulusan perguruan tinggi di Indonesia sekitar 1,2 juta jadi tiap lulus Harus bersaing dengan generasi atasnya yang masih nganggur pemecatan juga masih banyak terjadi di Indonesia selain itu juga masih banyak mahasiswa kita yang masih belum masuk dalam dunia pekerjaan penurunan ini menciptakan kondisi bahkan bagi mereka yang memiliki keahlian tinggi kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai tidak terserap atau menjadi nganggur lowongan yang ada seringki diprioritaskan untuk orang dalam sehingga masyarakat umum harus rela mendapatkan sisanya gaji minim dan harapan yang tinggi ketika lapangan pekerjaan sudah diserahkan kepada orang-orang tertentu kesempatan yang tersisa bagi masyarakat biasa hanyalah pekerjaan dengan upah minimum regional di Indonesia UMR tertinggi itu sekitar 5 sampai R juta per bulan ironisnya hal ini sudah dianggap sebagai pencapaian tertinggi oleh banyak pihak bahkan oleh para mertua yang berharap menantu mereka mendapatkan gaji setinggi itu gaji 5 sampai 6 juta itu oke di Asean banyak yang segitu Tapi harga pangan kita itu termasuk paling tinggi seasean PPN kita juga termasuk yang paling tinggi seasean tidak sebanding gaji dengan harga pangan kita cobaek kita yang membandingkan Indonesia dengan Malaysia di sini Kesenjangan antara harapan dan realitas inilah yang semakin memperparah rasa kecewa dan membuat banyak warga merasa ters di tengah keterbatasan lapangan pekerjaan banyak orang memilih untuk mencoba berwirausaha namun mereka harus menghadapi empat tembok besar yang [Musik] menghambaturus izin usaha di Indonesia bisa memakan waktu berbulan-bulan me ke mejain kita harus menykan berkasberkas yang berlah dan seringyaratannya berah-ah tanp kejelasan aturan yang tumpangndtara pemah pusat daerah proses administrasi menj sangat melibnya semangat untukulai usah memudar sebelkah per [Musik] yang melakukan praktik pemalakan di banyak daerah pelaku usaha baru dihadapkan dengan tuntutan uang keamanan secara rutin ancaman dan intimidasi yang datang dari kelompok-kelompok ini membuat usaha susah bukannya mendukung pertumbuhan ekonomi praktik pemalakan ini justru menghambat Inovasi dan mendorong para pelaku usaha untuk menyerah atau bahkan Pindah ke lokasi yang dianggap lebih aman negara sudah rugi ratusan triliun dari sini l di Rana perpajakan beban yang ditimpakan tidak hanya besar tetapi juga membingungkan proses perhitungan pajak yang kompleks dan tidak transparan seringki membuat pengusaha terkejut dengan besaran tagihan yang harus dibayar banyak pengusaha bahkan gulung tikar karena terjebak dalam praktik oknum yang memanfaatkan sistem untuk meminta uang tambahan atau mengancam dengan denda besar aplikasi perpajakan yang rumit dan sistem digital yang sering error semakin memperburuk situasi sehingga niat untuk taat pajak berubah menjadi mimpi buruk setelah segala upaya keras dalam membangun usaha belum tentu uang hasil kerja keras itu terjamin keamanannya kasus peretasan korupsi dan penyalahgunaan Dana masih sering terjadi banyak pelaku usaha yang harus menghadapi ancaman kehilangan aset karena faktor-faktor eksternal atau praktik kriminal di sektor keuangan ketidakpastian ini menurunkan kepercayaan investor baik domestik maupun asing dan berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi di tengah Segala persoalan tersebut pemerintah tampaknya memilih untuk menyembunyikan kenyataan data resmi yang menunjukkan Angka kemiskinan hanya 8,5% dinilai jauh berbeda dengan kenyataan di lapangan di mana Angka kemiskinan bahkan diperkirakan mencapai 59% manipulasi data semacam ini justru membuat masyarakat kesulitan mencari nafkah di Indonesia semakin parah karena Solusi yang ditawarkan pun tidak mencerminkan realitas yang sesungguhnya menipu tertinggi itu adalah menipu dengan [Musik] data dengan realitas yang serba sulit ini wajar bila banyak orang yang mulai berpikir untuk pindah ke luar negeri berdasarkan data sekitar 67% tenaga kerja di Indonesia akan memilih untuk mencari nafkah di luar negeri jika diberi pilihan mereka merasa di negeri ini mereka sudah dipalak dari gaji yang kecil lapangan kerja yang terbatas hingga tekanan pajak dan biaya hidup yang semakin tinggi rasa frustrasi yang mendalam mendorong banyak warga untuk mencari lingkungan yang lebih baik bagi pengembangan diri dan keluarga lebih dari itu pernyataan kontroversial dari elit politik juga turut memperburuk suasana hati rakyat Ibu Sri Mulyani pernah menyatakan pada Tahun 2022 jika tidak mau bayar pajak jangan tinggal di Indonesia Pernyataan ini secara eksplisit terdengar seperti mengusir rakyat yang sedang kesulitan alih-alih menawarkan solusi atas permasalahan yang ada Bapak luhud binsar Panjaitan pada tahun 2023 menambahkan jika terus mengkritik pemerintah sebaiknya hengkang saja dari Indonesia komentar seperti ini tentunya sangat menyakitkan bagi masyarakat yang sudah merasa terpinggirkan dan frustrasi Padahal kita tahu kita Itu hanya minta transparansi anggaran pemerintah peningkatan kualitas hidup harga makanan yang lebih murah fasilitas umum yang lebih baik tetapi gimana belum kasus yang lagi ramai gas LPG dan solar pernyataan elit seperti ini tidak hanya mengurangi kepercayaan rakyat terhadap pemerintah intinya semua permasalahan ini mulai dari penghasilan yang tidak mencukupi lapangan kerja yang semakin sempit tingkat kesejahteraan yang buruk kesulitan berwirausaha karena birokrasi pemalakan pajak yang tidak transparan dan keamanan duit yang rawan merupakan akar dari fenomena hashkaburaj d banyak yang merasa kecewa frustrasi dan sakit hati karena harus hidup dengan beban yang tak seimbang antara usaha dan hasil kita tinggal di Indonesia dengan penghasilan yang minim tanggungan yang besar serta keamanan dan kebebasan yang semakin terbatas kondisi inilah yang mendorong banyak orang untuk pindah ke luar negeri bahkan data menunjukkan bahwa Ribuan Orang per tahun meninggalkan Indonesia dan menjadi warga negara asing mereka bukanlah orang biasa melainkan individu pintar dengan teknologi dan keahlian yang pada akhirnya terhalang oleh sistem orang dalam di negeri ini tugas yang menjabat pemerintah itu adalah mencari solusi harus tahu malu kalau enggak bisa kerja itu ya turunlah jangan menjabat bukannya mengusir rakyat yang mengkritik seharusnya nya pemerintah mendengarkan dan memberikan solusi nyata mulai dari penyederhanaan birokrasi pemberantasan praktik pemalakan reformasi sistem perpajakan yang transparan mimpi kita adalah agar suatu hari nanti bukan tagar Ul kabu Raja dulu yang viral melainkan semangat untuk in bangun aja dulu di negeri sendiri Kita ingin banget agar generasi mendatang tidak lagi terpaksa memilih antara bertahan di negeri yang penuh tantangan atau mencari kehidupan yang lebih baik di luar negeri karena pada akhirnya Indonesia adalah rumah kita bersama [Musik]