Transcript
Fl6_7rRuN2A • Kenapa Anak “Penguasa” & “Pengusaha” Bisa Kaya, Tapi Anak Karyawan Tetap Miskin?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1353_Fl6_7rRuN2A.txt
Kind: captions Language: id Capek saya ngomongin mindset, mindset, mindset, Pak. Kita sudah ngajar mindset berkali-kali, netizen malah ngomong, "It's all about genset katanya." Jadi diputar, Pak ya. Ya udah enggak apa-apa. Jadi bagi kalian yang memang mindsetnya enggak mau berubah, ya tinggalkan video ini sekarang juga karena video ini untuk orang yang mau level up dan mindsetnya berubah. Welcome to Success Before Thy Level Up Podcast. [Musik] Pak Toni. Welcome back. ke level up. I selamat pagi, Pak Jant. Pagi. Kita ngomongin mindset tapi di plindir genset, Pak. Iya. Genset bukan genzy ya, Pak ya. Jadi ee orang-orang yang memang tidak pernah mau berubah, Pak. I dimotivasi kayak apapun I tetap akhirnya mereka menolak, Pak. I karena mereka sudah berusaha mencoba menerapkan ilmu motivasi tetap tidak works di dalam mereka. I. Tapi kalau Bapak perhatikan di kolom komen, Mbak Success Before 30, video-video kita di awal 9 tahun 8 tahun yang lalu. Silakan cek search video kita yang populer jumlahnya jutaan view. Berapa banyak orang yang sudah punya tabungan emas? Berapa banyak orang sudah punya sawah gara-gara menerapkan ilmu kita. So menurut saya losers is gonna be a losers forever. I betul ya, Pak. Karena ya selama mereka mindsetnya salah dan enggak mau merubah mindsetnya ya selamanya dia akan gak ada di sana. Nah. Nah, karena you think if you think karena you e you can if you think you can. Nah, jadi gini, Pak. Eh, apalagi belakangan ini kan netizen ramai, Pak. Iya. Satu persatu koruptor mulai ditangkap. I ee kayaknya enggak pernah berhenti deh, Pak, ya, dari kasus pajak Rafael Alun ya. Enak banget gitu ya. Sehingga kalau mau bayar pajak pun kayaknya juga enggak rela. I. Sekarang yang lebih pedih lagi, Pak. Ternyata Perta Max dioplos sama Perta Light. Ini membuat masyarakat lebih kecewa lagi. Makanya Shell sama ee apa? BP ke bagian rezeki, Pak. Iya. Ya. Jadi artinya kalau membohongi masyarakat bawah ini kan parah ini, Pak. Iya. Nah, jadi oknum-oknum koruptor ini kan satu persatu mulai ditangkap. Betul. Ya. Jadi sudah mulai ketahuan dan angkanya itu mengerikan semua, Pak. Iya. Enggak cuman triliun lagi, tapi sudah menyentuh angka ratusan bahkan ribuan triliun. Iya. Nah, sekarang ini, Pak, saya diskusi ini, Pak antara terus kemudian oknum artis ya kan oknum ee yang menikahnya di Disneyland korupsi sampai 371 triliun, dihukum cuma 6 tahun, sekarang diperpanjang lagi. Dramanya enggak habis-habis negeri ini. Iya. Nah, artinya gini loh, Pak. Sehingga manusia ini capek. Gua kerja keras mati-matian, sedangkan koruptor tuh menikmati hidup enak banget. Saya mewakili suara netizen ini. I jadi buat apa saya belajar mindset? Mending belajar jadi koruptor aja. Gimana menurut Pak Toni? Iya. Kalau memang masalahnya satu, Pak, punya enggak kesempatan jadi koruptor? Karena mereka yang jadi koruptor itu pun kan karena punya kesempatan. Gini, Pak. Kalau kita definisikan koruptor itu kan sebetulnya itu mindset juga kan, Pak? Iya. Ya, kembali ke mindset, Pak. Kalau memang dari kecil itu sudah suka nyolong istilahnya gitu ya, suka mencuri, maka kan mindset koruptor tuh sudah ada sejak dini, Pak. Iya, betul kan, Pak? Iya. Tapi ada juga yang terbawa harus loh, Pak. Terbawus ya. Banyak yang awalnya dulu idealisme kemudian setelah ada kesempatan ternyata idealismenya luntur dengan fulus, Pak. Karena ngelihat ada kesempatan. Nah, oke. So, ini adalah penghinaan bagi mereka yang bekerja jujur. Iya. bekerja keras ya. Minim-minim kayak kita berdua ini lah, Pak. Kita berdua ini kan tidak terafiliasi dengan partai manapun. Betul. Kita swasta i kita beri memberikan semangat i kepada masyarakat kita yang masih bekerja jujur. Betul. Toh tetap masih bisa sukses kok di negeri ini. Ya, sebenarnya kalau kita mau mindset kita benar. Betul. Kalau kita mau kerja keras, kalau kita mau untuk melakukan yang terbaik. Betul. ee dan kita ya mau berupaya mau membayar harga dengan menata keuangan kita. I maka sebetulnya kalau mau sukses mau kaya itu bisa, Pak, dengan cara yang benar, dengan cara yang lurus. H tidak harus dengan cara-cara yang seolah-olah idealisme, tapi begitu menjabat ternyata ujung-ujungnya begitu ada kesempatan ngambil. Nah, itu kan. Tapi netizen kita tuh berpikirnya gini loh, Pak. Mending enak anak jadi anaknya pejabat, Pak. Masalahnya orang-orang yang dekat sama penguasa, pejabat, minta proyek sama pemerintah. Saya ikut organisasi tujuannya mau dekat sama penguasa dan tujuannya supaya saya bisa dapat proyek dari penguasa. Iya. Nah, kan lebih enak kayak gitu. Jadi, sebenarnya ilmu menjilat lebih dibutuhkan daripada imun mindset katanya, Pak. Gimana menurut Pak Toni kalau seperti ini nih? Iya. Masalahnya itu lagi-lagi mindset juga sih, Pak. Mindset juga ya. Sekarang kita mau ee sukses dengan cara seperti apa? Itu tergantung daripada mindset kita. Kalau memang mindsetnya seperti itu ya akhirnya terjadilah seperti itu, Pak. H you are what you thinking you are. H Anda adalah apa yang Anda pikirkan. Nah, dan hati-hati kadang-kadang saat Anda berpikir idealisme di titik tertentu, saat Anda terkumpul, berkumpul dengan orang-orang yang pola pikirnya salah, Anda yang idealismenya pun bisa berubah menjadi pemikiran yang salah juga. Karena ada yang mengatakan bahwa kamu akan berujung seperti lima orang yang selalu bersama denganmu. Iya, setuju. Nah, karena apa? mindset kita bisa berubah dengan kita berkumpul dengan orang-orang yang salah. Oke. Nah, sekarang gini, Pak. Masalahnya saya ini kerja sudah jujur, Pak. I ya. Saya sudah mati-matian. Iya. 10 tahun saya sudah bekerja keras. I tapi hidupku gitu-gitu aja, Pak. Iya. Terus saya setiap hari lihat YouTube, lihat berita, beritanya kayak gini. Apa saya enggak down, Mbak? Iya. Kadang-kadang capek, Pak. Emang capek kan? Iya. Jadi wajar tuh, Mbak, kalau saya mengungkapkan kekesalahan saya. Wajar. Saya sudah ngikutin, Pak. Mindset yang benar. Saya sudah kerja jujur. Iya. Tapi kok lihat bangsa kita itu model kayak gini? Saya ini belinya pertama digandinya pertal. Wajar toh, Pak. Saya ini kan mewakili suara netizen. I. Jadi, Pak Toni gimana sikapnya, Pak supaya saya ini gak ikut larut dalam kesedihan dan melihat bangsa Konoha ini seperti kayak gini? Ee kalau saya soalnya kan kejadian-kejadian seperti ini itu enggak hanya terjadi saat ini, Pak. He. Cuman bedanya hanya medianya aja yang beda. He. Zaman kita dulu itu juga banyak banget berita negatif. Iya. I ya. I. Nah. Ah. Kita ambil contoh Pak Toni. Waktu Pak Toni dulu masih susah, Pak. Iya. Apa membuat Pak Toni tidak terpengaruh melihat media tapi Pak Toni tetap sukses seperti saat ini? Iya. Karena waktu itu saya mengisi waktu saya He. Bukan dengan fokus membaca berita-berita negatif, Pak. Baik. Karena itu bagi saya meracuni otak saya. H. Karena berita always negatif ya, Pak ya. Biasanya bi-berita favorit yang sering dicari orang adalah berita-berita negatif. Iya. Nah, dan itu membuat pikiran kita teracuni. Nah, saya pada saat itu saya sering ikut seminar-seminar pengembangan diriul dan di sana diajarkan kalau kamu mau berubah hidupmu, kamu harus membaca berita-berita yang positif. Kamu harus membaca buku-buku yang bisa membuat kamu bertumbuh, berkembang. He. Nah, yang bisa membuat kamu untuk maju. Betul. Dan dalam hal ini ee waktu itu saya membaca dua buku yang menurut saya cukup bagus ya. Yang pertama adalah The Magic of Thinking Big. Berpikir dan berjiwa besar. Iya. Kalau ngerti David Jwatch dan itu lebih waktu saya baca aja itu sudah terjual lebih dari 2 juta kopi tahun 90-an. Oke. Nah, saat ini sudah lebih dari 5 juta kopi mungkin ya. Nah, kemudian saya juga membaca ee apa namanya buku Anda pasti bisa jika Anda pikir Anda bisa. Iya. Nah, Nilon Hill ya, Pak. Eh, Norman Vincent Bill. Norman Vincent Bill. You can if you think you can. You can if you think you can. Nah, itu apa namanya? Itu yang membuat saya akhirnya dari orang yang minder, dari orang yang kurang percaya diri, dari orang yang merasa selalu pesimis. Betul. Ee dari orang yang dulunya saya bicara itu susah, Pak. Saya dulu gagap, Pak. Saya enggak pernah bayangin kalau sekarang jadi YouTuber yang harus ngomong gitu. I Nah, tapi di dua buku itu membuat saya ee mau berubah, membuat saya bisa terlecut, membuat saya kemudian bisa fight, iya, bisa ee menghilangkan hal-hal negatif dalam diri saya. Bukannya teracuni dengan media-media yang ada, berita-berita yang ada, tapi saya lebih fokus dengan itu. Dan saya membaca buku itu minimal, Pak. Itu 15 menit sehari. He. Dan kadang-kadang saya membaca kalau dianjurkan 15 menit sehari, saya seringkiali membaca 15 menit sebelum saya bekerja H dan 15 menit sebelum saya tidur, Pak. He. Jadi, saya menambah porsi. Kenapa? Karena saya membaca ee apa namanya? Olahragawan-olahragawan yang sukses itu tidak dari pelatih itu menganjurkan training berapa jam, dia pasti menambah porsi lebih, Pak. Baik itu Cristiano Ronaldo, Leonel Messi, segala macam itu semua pasti menambah. hidden training ya, Pak ya. Training yang tak terlihat ya. Iya. Iya. Itu kalau saya masih melihat yang David Beckham itu kalau orang ee belajar nembak apa tendangan bebas itu apa namanya? Targetnya adalah gawang. Kalau David Beckham itu yang targetnya adalah ee ban bekas, Pak. Jadi dia harus bisa masuk di ban bekas itu. Nah, sehingga ee makanya salah satu penendang bebas terbaik di dunia itu adalah David Pegam. karena cara dia berlatih berbeda dengan yang lain. He. Nah, itu pun juga saya berlakukan dengan diri saya, Pak. Betul. Dalam hal ini saya berfokus kalau orang lain dianjurkan hanya 15 menit ee sehari. Saya 15 menit sebelum saya bekerja. Sehingga pada saat saya bekerja saya full power, Pak. He. Dan kemudian setelah pulang bekerja saya membaca lagi 15 menit untuk menetralisir hal-hal negatif yang saya peroleh sepanjang hari, Pak. H. He. Nah, itu kan sepanjang hari itu kan mungkin kita dapat banyak ee ketemu dengan orang, banyak yang mengeluh, banyak yang komplain, banyak yang apa dan kadang-kadang mendapatkan berita-berita atau secara enggak sengaja juga membaca berita-berita. Nah, apalagi saat ini di era sosial media ya, yang mana kita ee lihat maksudnya mau lihat YouTube yang positif tapi ternyata ada iklan yang negatif gitu kan atau scroll kemudian ternyata keluar yang negatif. Nah, itu bisa kita hilangkan dengan kita membaca buku-buku yang positif. Jadi kita harus tahu cara menetraliseri diri. Jangan sampai kekecewaan Anda yang menonton media selama ini yang sudah bekerja benar akhirnya terpengaruh dengan berita negatif ini. Dan secara enggak langsung itu menghambat rezeki kita ya, Pak ya. Iya. Otomatis kita down kan, Pak. Kalau down kita otomatis malas kerja. Nah, pada saat itu kita perlu me-recharge diri kita, Pak. Betul. Nah, buku itu adalah salah satu alat richarge dan buku itu tidak ada kepentingannya dengan diri Anda. Iya. I loh. Iya. Kan kalau kita mungkin ketemu dengan orang nasihati orang segala macam, ada orang yang mengengaruhi kita, influenar kita, itu semua ada maksudnya semua, Pak. Tapi kalau buku itu tidak ada ee hal-hal yang ee istilahnya ada mempengaruhi kita. Kamu mau baca baik, enggak juga enggak apa-apa. Yang jelas orang yang menulis buku itu adalah orang yang sukses. He. Ini ada cerita lucu, Pak. Kemarin ada seorang anak genset, Pak, usia 22 tahun konsultasi ke saya. Dia bilang gini, "Pak Canda kan tadi bilang profesi itu boleh dicopy, betul, tapi rezeki enggak bisa dipaste." I ngerti ya, Pak? Ya, maksudnya ya. Jadi gini, Pak. Lulusan yang sama dari desa yang sama, kampung yang sama. I, tapi ternyata setelah bekerja, Pak, 10 tahun kemudian nasibnya bisa berbeda, Pak. Bisa berbeda. Pasti sangat berbeda. Nah, terus anak muda tadi itu nanya, "Pak Candra rajanya apa, Pak?" Nah, kalau netizen Indonesia semua dikaitkan dengan agama, Pak. Ya, karena semua jatah dan rezeki itu sudah di tangan Tuhan katanya. Nah, kalau menurut Pak Candra 10 tahun itu apa yang membedakan dia, Pak? H re ee apa berangkat dari sekolah yang sama, kampung yang sama loh, Pak. Usia yang sama, Pak. Bahkan, Pak, dia starting awal sama-sama merintis karir nol, no privilege sama. Kenapa 10 tahun kemudian rezekinya bisa berbeda? Kadang-kadang mindsetnya beda, Pak. Nah, itu dia. Iya. Berkumpulnya dengan orang yang berbeda. Nah, itu dia buku bacaannya berbeda juga. Yang satunya baca hal-hal yang negatif, satunya baca hal-hal yang positif. Itu dia. Nah, inilah netizen yang akhirnya cuman bisa bilang it's all about genset sama it's all about mindset kan, Mbak. ini juga kualitas yang berbeda. Maka ini adalah saatnya Anda memilihkan apakah kamu saat ini adalah orang yang benar-benar ingin ee mentrek hidupmu. Jadi jangan lagi menyalahkan previl, jangan lagi menyalahkan koruptor. Iya. Karena sampai kapan pun koruptor tidak pernah akan padam, Pak. Di negara mana pun koruptor itu pasti ada gitu ya. Iya kan? Thailand kemarin juga kena kan, Pak? Kena kan? Iya. Ada pejabatnya kena juga. Sekarang gini loh, emang kalau koruptor juga dihukum mati di China terus itu mempengaruhi rezekimu? Iya kan? Enggak juga, enggak ada hubungannya kan kamu cuman he ketawa puas gitu aja negaraku hebat. Tapi itu berdampak enggak sama tabungan di rekeningmu? Enggak ada. Berdampak enggak sama aset di rekeningmu? Engak ada. Enggak ada. Kamu cuman puas aja ketik-ketik tapi tetap anak istrimu masih susah gitu. Nah, inil yang seringkiali naik netizen itu lupa tentang ilmu ini gitu loh, Pak. Betul ya, Pak Toni ya. Nah, berarti kita itu kalau baca hal-hal yang negatif, Pak, itu seharian itu enggak ada habisnya, Pak. ee di samping enggak ada habisnya kita seharian harian itu mood kita jelek, Pak. Iya. Iya. Nah, otomatis mau kerja malas jengkel terus bawanya jengkel terus gitu loh. Nah, sehingga ya repot. Nah, kalau Pak Cantra tadi bilang apa namanya orang ee dari desa yang sama, umur yang sama segala macam ada bahkan yang mana itu kakak adik, Pak. Dapat pesan dari orang tua yang sama tapi menerapkan dengan mindset yang berbeda. Hasilnya berbeda loh. Pasti. Iya, pasti Pak. Betul. Nah, jadi gini Pak Toni. Salah satunya ya, Pak. Ini salah satunya papahnya papahnya bilang kamu kalau apa namanya? Jangan kalau kerja jangan sampai kena matahari. He. Nah, jadi ee kalau yang orang yang enggak sukses karena dia bilang orang tuanya enggak boleh kalau kerja enggak boleh kena matahari, maka kalau dia bepergian itu selalu na teksi, Pak. Heeh. Sehingga otomatis keluar duit banyak kan, Pak? Iya. Nah, habis diteksi biaya transport. Habis di biaya transport. Nah, yang satunya dia beda. Kenapa bapaknya bilang jangan kena matahari? Dia berangkat pagi hari. Betul. Sebelum matahari terbit dan dia baru pulang setelah matahari tenggelam, Pak. Itulah yang membuat kenapa yang satu sukses, yang satunya bonyok, Pak. Ini orang tua yang sama mengajarkan dengan Iya. Apa namanya? Dengan ajaran yang sama, tapi mindsetnya beda. Yang satu mindset setelah menerima. Oh, mindsetnya. Berarti kalau Bapak bilang gak boleh kena matahari, maksudnya adalah aku harus kerja lebih keras, harus berangkat pagi, pulang malam. Yang satunya berpikirnya, oh apa namanya, aku enggak boleh ya gitu. Ya udah, aku naik taksi aja. Iya. Kacau jadinya. Betul. Makanya saya bahas di buku saya nih, Pak. Mau sukses itu kan harus ada tiga komponen. Harus punya mindset, I. Harus punya mentor, dan harus punya alat. Alat ini kendaraan. Di dalam alat ini saya ada jelaskan juga, Pak, tentang I salah satunya itu komunitas atau lingkungan. Tadi Bapak sempat SP lima teman terdekat. Lima teman terdekat itu berhubungan sama alat, Pak. Karena di situ orang yang sama akan bertemu dengan sejenis orang yang sama. Karena burung dengan bulu yang sama akan terbang bersama-sama. Betul. Setuju. Nah, saya yakin, Pak. Ee kalau saya hari ini ingin jadi billioner, saya ingin jadi miliarders, ya saya harus berkumpul dengan para miliarder karena mindsetnya itu beda. Betul, Pak. Kira-kira ada enggak sih, Pak, komunitas atau kelas, Pak, yang mana berkumpulnya orang-orang yang miliarder yang memang ingin menjadi ee merubah portofolionya dari 1 M ingin jadi ee 1 juta dolar gitu loh, Pak. Iya, jelas, Pak. Kita pasti menginginkan hal itu dan kalau kita ingin seperti itu, maka kita harus kumpul dengan orang yang sama. Nah, makanya kita membuat komunitas, Pak. Kita membuat kelas-kelas juga yang mana kita akan sharing tentang mindset mana yang benar orang yang tidak peduli dengan koruptor, berita negatif manaun di media enggak peduli gitu ya. Enggak peduli, yang penting fokus dengan tujuan kita, fokus dengan impian kita dan bagaimana cara meraihnya. Betul. Enggak peduli dengan kondisi lingkungan kita bagaimana. Tanggal berapa itu, Pak, kira-kira, Pak? Ee tanggal 31 Mei, Pak. Ya, 31 Mei 2025. Iya. Sampai 1 Juni. Sampai 1 Juni. Jadi selama 2 hari 1 malam. 2 hari 1 malam. Dan kita akan menginap di hotel yang sama. Di hotel yang sama. Sehingga kita akan banyak berbincang-bincang. Vibrasinya sama, Pak, ya? Iya. Vibe-nya sama, ya. Betul. Jadi supaya enggak ada omongan negatif di situ, semua fokus ingin menjadi ee 1 juta US dolar pertama gitu ya. Dan di situlah tempatnya berkumpulnya orang-orang yang haus ingin mau maju. Iya, betul. Dan di situ kita enggak lagi bahas tentang negara ini Konoha mau jadi apa. Enggak enggak ada hubungannya ya, Pak. Ya, enggak ada hubungannya. Kalau negara ini maju, kalau pola pikir kata salah ya tetap kere, Pak. Iya, betul. Tetap miskin maksud saya. Percuma kalau Indonesia sudah jadi kayak Singapura. Iya. Tapi kalau pola pikirnya salah tetap aja tetap kamu enggak ada dampak apa-apa gitu. Jadi kita tapi kalau walaupun negara ini misalkan enggak terlalu gonjang-ganjing koruptor ee misalkan banyak koruptor segala macam tapi sebetulnya banyak juga orang-orang yang tetap sukses kan Pak Pasti. Jadi dalam hal ini sebetulnya kesuksesan kita bukan tergantung daripada orang lain. Bukan tergantung dari lingkungan. Bukan tergantung dari keadaanaranyaanyaemah. Bukan tergantung dari negaranya pemerintah. Enggak ada hubungannya semua ya. Tetapi semua tergantung daripada diri kita dan semuanya terbentuk dari mindset kita. Oke, siap, Pak. Jadi nanti bagi Anda yang memang tertarik untuk berkumpul dengan komunitas orang-orang yang ingin mencapai 1 juta dolar dengan cara yang benar loh, ya. Dengan cara yang benar dan mengubah bagaimana portofolio kalian, aset kalian itu enggak nganggur, tapi aset kalian juga bekerja keras. Nanti Pak Toni dan saya akan membantu menata kelolaan keuangan Anda supaya pengelolaan keuangan Anda itu jadi benar. Jadi kalau kalian juga punya ee apa aset yang sudah kalian kumpulin, kalian kerja 10 tahun, 20 tahun supaya asetnya enggak nganggur diin gitu ya. Iya. Jadi kita akan sharing tentang Iya. Pertama mindsetnya Heeh. supaya gimana cumanya supaya kita bisa sukses, Pak. Yang kedua aset kita bagaimana agar kita kaya sehingga setelah keluar di kelas itu kita bisa tahu bagaimana caranya sukses dan kaya, Pak. Luar biasa. Termasuk satu lagi, Pak. cara menemukan mentor. Artinya mentor itu artinya eh salah satu kuncinya itu banyak orang kamu bergerak di industri tertentu tapi you want to find the expertise of the master of that industry. Jadi Anda mau mencapi orang terbaik di bidang itu. Nah nanti di eh kelas serbut juga diajarkan how to networking with upper class people ya Pak ya. Betul. Jadi, bagaimana Anda bisa menjual mimpi Anda, menjual visi Anda supaya orang-orang besar itu juga tertarik mau berteman dengan Anda. Bahkan siapa tahu bisa menjadi partner Anda, bahkan berkolaborasi dengan Anda. Nah, itu juga diajarkan di sini, Pak. Iya. Karena banyak sekali orang-orang yang dulunya berangkat dari orang biasa yang kemudian sukses, Pak. Dan itu bukan hanya di Indonesia, di luar negeri kita melihat banyak sekali banyak miliar miliarder saat ini itu yang berawal dari garasi rumahnya, Pak. Iya. I iya kan seperti e Markerberg, Bill Gates segala macam itu mereka betul-betul berangkat dari nol dan kemudian mereka bisa berkolaborasi, mereka bisa menjual impiannya kepada banyak orang dan mereka mau investasi dan akhirnya mereka berdua saat ini masuk dalam jajaran 10 orang terkaya di dunia. Luar biasa. Nah, jadi artinya sahabat entrepreneur atau sahabat SP30 yang saya cintai, demikian sharing kita hari ini. Semoga itu sangat bermanfaat dan jangan lupa kalau Anda memang tertarik untuk mau berkomunitas dan level up kondisi finansial dan aset Anda, silakan chat ee di kolom deskripsi di kolom komen. Di situ Anda bisa langsung chat dengan CS pelatihan merdeka. Di situ Anda benar-benar diajarkan gamek bagaimana bisa merdeka secara finansial dan merdeka untuk menjadi lebih baik dan harus bertemu dengan orang-orang hebat agar Anda bisa menjadi orang hebat. Sukses untuk Anda. Salam hebat. Luar biasa. Yeah.