Transcript
Fl6_7rRuN2A • Kenapa Anak “Penguasa” & “Pengusaha” Bisa Kaya, Tapi Anak Karyawan Tetap Miskin?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1353_Fl6_7rRuN2A.txt
Kind: captions
Language: id
Capek saya ngomongin mindset, mindset,
mindset, Pak. Kita sudah ngajar mindset
berkali-kali, netizen malah ngomong,
"It's all about genset katanya." Jadi
diputar, Pak ya. Ya udah enggak apa-apa.
Jadi bagi kalian yang memang mindsetnya
enggak mau berubah, ya tinggalkan video
ini sekarang juga karena video ini untuk
orang yang mau level up dan mindsetnya
berubah.
Welcome to Success Before Thy Level Up
Podcast.
[Musik]
Pak Toni. Welcome back. ke level up. I
selamat pagi, Pak Jant. Pagi. Kita
ngomongin mindset tapi di plindir
genset, Pak. Iya. Genset bukan genzy ya,
Pak ya. Jadi ee orang-orang yang memang
tidak pernah mau berubah, Pak. I
dimotivasi kayak apapun I tetap akhirnya
mereka menolak, Pak. I karena mereka
sudah berusaha mencoba menerapkan ilmu
motivasi tetap tidak works di dalam
mereka. I. Tapi kalau Bapak perhatikan
di kolom komen, Mbak Success Before 30,
video-video kita di awal 9 tahun 8 tahun
yang lalu. Silakan cek search video kita
yang populer jumlahnya jutaan view.
Berapa banyak orang yang sudah punya
tabungan emas? Berapa banyak orang sudah
punya sawah gara-gara menerapkan ilmu
kita. So menurut saya losers is gonna be
a losers forever. I betul ya, Pak.
Karena ya selama mereka mindsetnya salah
dan enggak mau merubah mindsetnya ya
selamanya dia akan gak ada di sana. Nah.
Nah, karena you think if you think
karena you
e you can if you think you can. Nah,
jadi gini, Pak. Eh, apalagi belakangan
ini kan netizen ramai, Pak. Iya. Satu
persatu koruptor mulai ditangkap. I ee
kayaknya enggak pernah berhenti deh,
Pak, ya, dari kasus pajak Rafael Alun
ya. Enak banget gitu ya. Sehingga kalau
mau bayar pajak pun kayaknya juga enggak
rela. I. Sekarang yang lebih pedih lagi,
Pak. Ternyata Perta Max dioplos sama
Perta Light. Ini membuat masyarakat
lebih kecewa lagi. Makanya Shell sama ee
apa? BP ke bagian rezeki, Pak. Iya. Ya.
Jadi artinya kalau membohongi masyarakat
bawah ini kan parah ini, Pak. Iya. Nah,
jadi oknum-oknum koruptor ini kan satu
persatu mulai ditangkap. Betul. Ya. Jadi
sudah mulai ketahuan dan angkanya itu
mengerikan semua, Pak. Iya. Enggak cuman
triliun lagi, tapi sudah menyentuh angka
ratusan bahkan ribuan triliun. Iya. Nah,
sekarang ini, Pak, saya diskusi ini, Pak
antara terus kemudian oknum artis ya kan
oknum ee yang menikahnya di Disneyland
korupsi sampai 371 triliun, dihukum cuma
6 tahun, sekarang diperpanjang lagi.
Dramanya enggak habis-habis negeri ini.
Iya. Nah, artinya gini loh, Pak.
Sehingga manusia ini capek. Gua kerja
keras mati-matian, sedangkan koruptor
tuh menikmati hidup enak banget. Saya
mewakili suara netizen ini. I jadi buat
apa saya belajar mindset? Mending
belajar jadi koruptor aja. Gimana
menurut Pak Toni? Iya. Kalau memang
masalahnya satu, Pak, punya enggak
kesempatan jadi koruptor?
Karena mereka yang jadi koruptor itu pun
kan karena punya kesempatan. Gini, Pak.
Kalau kita definisikan koruptor itu kan
sebetulnya itu mindset juga kan, Pak?
Iya. Ya, kembali ke mindset, Pak. Kalau
memang dari kecil itu sudah suka nyolong
istilahnya gitu ya, suka mencuri, maka
kan mindset koruptor tuh sudah ada sejak
dini, Pak. Iya, betul kan, Pak? Iya.
Tapi ada juga yang terbawa harus loh,
Pak. Terbawus ya. Banyak yang awalnya
dulu idealisme
kemudian setelah ada kesempatan ternyata
idealismenya luntur dengan fulus, Pak.
Karena ngelihat ada kesempatan. Nah,
oke. So, ini adalah penghinaan bagi
mereka yang bekerja jujur. Iya. bekerja
keras ya. Minim-minim kayak kita berdua
ini lah, Pak. Kita berdua ini kan tidak
terafiliasi dengan partai manapun.
Betul. Kita swasta i kita beri
memberikan semangat i kepada masyarakat
kita yang masih bekerja jujur. Betul.
Toh tetap masih bisa sukses kok di
negeri ini. Ya, sebenarnya kalau kita
mau mindset kita benar. Betul. Kalau
kita mau kerja keras, kalau kita mau
untuk melakukan yang terbaik. Betul. ee
dan
kita ya mau berupaya mau membayar harga
dengan menata keuangan kita. I maka
sebetulnya kalau mau sukses mau kaya itu
bisa, Pak, dengan cara yang benar,
dengan cara yang lurus. H tidak harus
dengan cara-cara
yang seolah-olah idealisme, tapi begitu
menjabat ternyata ujung-ujungnya begitu
ada kesempatan ngambil. Nah, itu kan.
Tapi netizen kita tuh berpikirnya gini
loh, Pak. Mending enak anak jadi anaknya
pejabat, Pak.
Masalahnya orang-orang yang dekat sama
penguasa, pejabat, minta proyek sama
pemerintah. Saya ikut organisasi
tujuannya mau dekat sama penguasa dan
tujuannya supaya saya bisa dapat proyek
dari penguasa. Iya. Nah, kan lebih enak
kayak gitu. Jadi, sebenarnya ilmu
menjilat lebih dibutuhkan daripada imun
mindset katanya, Pak. Gimana menurut Pak
Toni kalau seperti ini nih? Iya.
Masalahnya itu lagi-lagi mindset juga
sih, Pak. Mindset juga ya. Sekarang kita
mau ee sukses dengan cara seperti apa?
Itu tergantung daripada mindset kita.
Kalau memang mindsetnya seperti itu ya
akhirnya terjadilah seperti itu, Pak. H
you are what you thinking you are. H
Anda adalah apa yang Anda pikirkan. Nah,
dan hati-hati kadang-kadang saat Anda
berpikir idealisme di titik tertentu,
saat Anda terkumpul, berkumpul dengan
orang-orang yang pola pikirnya salah,
Anda yang idealismenya pun bisa berubah
menjadi pemikiran yang salah juga.
Karena ada yang mengatakan bahwa kamu
akan berujung seperti lima orang yang
selalu bersama denganmu. Iya, setuju.
Nah, karena apa? mindset kita bisa
berubah dengan kita berkumpul dengan
orang-orang yang salah. Oke. Nah,
sekarang gini, Pak. Masalahnya saya
ini kerja sudah jujur, Pak. I ya. Saya
sudah mati-matian. Iya. 10 tahun saya
sudah bekerja keras. I tapi hidupku
gitu-gitu aja, Pak. Iya. Terus saya
setiap hari lihat YouTube, lihat berita,
beritanya kayak gini. Apa saya enggak
down, Mbak? Iya. Kadang-kadang capek,
Pak. Emang capek kan? Iya. Jadi wajar
tuh, Mbak, kalau saya mengungkapkan
kekesalahan saya. Wajar. Saya sudah
ngikutin, Pak. Mindset yang benar. Saya
sudah kerja jujur. Iya. Tapi kok lihat
bangsa kita itu model kayak gini? Saya
ini belinya pertama digandinya pertal.
Wajar toh, Pak. Saya ini kan mewakili
suara netizen. I. Jadi, Pak Toni gimana
sikapnya, Pak supaya saya ini gak ikut
larut dalam kesedihan dan melihat bangsa
Konoha ini seperti kayak
gini? Ee kalau saya soalnya kan
kejadian-kejadian seperti ini itu enggak
hanya terjadi saat ini, Pak. He. Cuman
bedanya hanya medianya aja yang beda.
He. Zaman kita dulu itu juga banyak
banget berita negatif. Iya. I ya. I.
Nah. Ah. Kita ambil contoh Pak Toni.
Waktu Pak Toni dulu masih susah, Pak.
Iya. Apa membuat Pak Toni tidak
terpengaruh melihat media tapi Pak Toni
tetap sukses seperti saat ini? Iya.
Karena waktu itu saya mengisi waktu saya
He. Bukan dengan fokus membaca
berita-berita negatif, Pak. Baik. Karena
itu bagi saya meracuni otak saya. H.
Karena berita always negatif ya, Pak ya.
Biasanya bi-berita favorit yang sering
dicari orang adalah berita-berita
negatif. Iya. Nah, dan itu membuat
pikiran kita teracuni. Nah, saya pada
saat itu saya sering ikut
seminar-seminar pengembangan diriul dan
di sana diajarkan kalau kamu mau berubah
hidupmu, kamu harus membaca
berita-berita yang positif. Kamu harus
membaca buku-buku yang bisa membuat kamu
bertumbuh, berkembang. He. Nah, yang
bisa membuat kamu untuk maju. Betul. Dan
dalam hal ini ee waktu itu saya membaca
dua buku yang menurut saya cukup bagus
ya. Yang pertama adalah The Magic of
Thinking Big. Berpikir dan berjiwa
besar. Iya. Kalau ngerti David Jwatch
dan itu lebih waktu saya baca aja itu
sudah terjual lebih dari 2 juta kopi
tahun 90-an.
Oke. Nah, saat ini sudah lebih dari 5
juta kopi mungkin ya. Nah, kemudian saya
juga membaca ee apa namanya buku Anda
pasti bisa jika Anda pikir Anda bisa.
Iya. Nah, Nilon Hill ya, Pak. Eh, Norman
Vincent Bill. Norman Vincent Bill. You
can if you think you can. You can if you
think you can. Nah, itu apa namanya? Itu
yang membuat saya akhirnya dari orang
yang minder, dari orang yang kurang
percaya diri, dari orang yang merasa
selalu pesimis. Betul. Ee dari orang
yang dulunya saya bicara itu susah, Pak.
Saya dulu gagap, Pak. Saya enggak pernah
bayangin kalau sekarang jadi YouTuber
yang harus ngomong gitu. I Nah, tapi di
dua buku itu membuat saya ee mau
berubah, membuat saya bisa terlecut,
membuat saya kemudian bisa fight, iya,
bisa ee menghilangkan hal-hal negatif
dalam diri saya. Bukannya teracuni
dengan media-media yang ada,
berita-berita yang ada, tapi saya lebih
fokus dengan itu. Dan saya membaca buku
itu minimal, Pak. Itu 15 menit sehari.
He. Dan kadang-kadang saya membaca kalau
dianjurkan 15 menit sehari, saya
seringkiali membaca 15 menit sebelum
saya bekerja H dan 15 menit sebelum saya
tidur, Pak. He. Jadi, saya menambah
porsi. Kenapa? Karena saya membaca ee
apa namanya? Olahragawan-olahragawan
yang sukses itu tidak dari pelatih itu
menganjurkan training berapa jam, dia
pasti menambah porsi lebih, Pak. Baik
itu Cristiano Ronaldo, Leonel Messi,
segala macam itu semua pasti menambah.
hidden training ya, Pak ya. Training
yang tak terlihat ya. Iya. Iya. Itu
kalau saya masih melihat yang David
Beckham itu kalau orang ee belajar
nembak apa tendangan bebas itu apa
namanya? Targetnya adalah gawang. Kalau
David Beckham itu yang targetnya adalah
ee ban bekas, Pak. Jadi dia harus bisa
masuk di ban bekas itu. Nah, sehingga ee
makanya salah satu penendang bebas
terbaik di dunia itu adalah David Pegam.
karena cara dia berlatih berbeda dengan
yang lain. He. Nah, itu pun juga saya
berlakukan dengan diri saya, Pak. Betul.
Dalam hal ini saya berfokus kalau orang
lain dianjurkan hanya 15 menit ee
sehari. Saya 15 menit sebelum saya
bekerja. Sehingga pada saat saya bekerja
saya full power, Pak. He. Dan kemudian
setelah pulang bekerja saya membaca lagi
15 menit untuk menetralisir hal-hal
negatif yang saya peroleh sepanjang
hari, Pak. H. He. Nah, itu kan sepanjang
hari itu kan mungkin kita dapat banyak
ee ketemu dengan orang, banyak yang
mengeluh, banyak yang komplain, banyak
yang apa dan kadang-kadang mendapatkan
berita-berita atau secara enggak sengaja
juga membaca berita-berita. Nah, apalagi
saat ini di era sosial media ya, yang
mana kita ee lihat maksudnya mau lihat
YouTube yang positif tapi ternyata ada
iklan yang negatif gitu kan atau scroll
kemudian ternyata keluar yang negatif.
Nah, itu bisa kita hilangkan dengan kita
membaca buku-buku yang positif. Jadi
kita harus tahu cara menetraliseri diri.
Jangan sampai kekecewaan Anda yang
menonton media selama ini yang sudah
bekerja benar akhirnya terpengaruh
dengan berita negatif ini. Dan secara
enggak langsung itu menghambat rezeki
kita ya, Pak ya. Iya. Otomatis kita down
kan, Pak. Kalau down kita otomatis malas
kerja. Nah, pada saat itu kita perlu
me-recharge diri kita, Pak. Betul. Nah,
buku itu adalah salah satu alat richarge
dan buku itu tidak ada kepentingannya
dengan diri Anda. Iya. I loh. Iya. Kan
kalau kita mungkin ketemu dengan orang
nasihati orang segala macam, ada orang
yang mengengaruhi kita, influenar kita,
itu semua ada maksudnya semua, Pak. Tapi
kalau buku itu tidak ada ee hal-hal yang
ee istilahnya ada mempengaruhi kita.
Kamu mau baca baik, enggak juga enggak
apa-apa. Yang jelas orang yang menulis
buku itu adalah orang yang sukses. He.
Ini ada cerita lucu, Pak. Kemarin ada
seorang anak genset, Pak, usia 22 tahun
konsultasi ke saya. Dia bilang
gini, "Pak Canda kan tadi bilang profesi
itu boleh dicopy, betul, tapi rezeki
enggak bisa dipaste." I
ngerti ya, Pak? Ya, maksudnya ya. Jadi
gini, Pak. Lulusan yang sama dari desa
yang sama, kampung yang sama. I, tapi
ternyata setelah bekerja, Pak, 10 tahun
kemudian nasibnya bisa berbeda, Pak.
Bisa berbeda. Pasti sangat berbeda. Nah,
terus anak muda tadi itu nanya, "Pak
Candra rajanya apa, Pak?"
Nah, kalau netizen Indonesia semua
dikaitkan dengan agama, Pak. Ya, karena
semua jatah dan rezeki itu sudah di
tangan Tuhan katanya. Nah, kalau menurut
Pak Candra 10 tahun itu apa yang
membedakan dia, Pak? H re ee apa
berangkat dari sekolah yang sama,
kampung yang sama loh, Pak. Usia yang
sama, Pak. Bahkan, Pak, dia starting
awal sama-sama merintis karir nol, no
privilege sama. Kenapa 10 tahun kemudian
rezekinya bisa berbeda? Kadang-kadang
mindsetnya beda, Pak. Nah,
itu dia. Iya. Berkumpulnya dengan orang
yang berbeda. Nah, itu dia buku
bacaannya berbeda juga. Yang satunya
baca hal-hal yang negatif, satunya baca
hal-hal yang positif. Itu dia. Nah,
inilah netizen yang akhirnya cuman bisa
bilang it's all about genset sama it's
all about mindset kan, Mbak. ini juga
kualitas yang berbeda. Maka ini adalah
saatnya Anda memilihkan apakah kamu saat
ini adalah orang yang benar-benar ingin
ee mentrek hidupmu. Jadi jangan lagi
menyalahkan previl, jangan lagi
menyalahkan koruptor. Iya. Karena sampai
kapan pun koruptor tidak pernah akan
padam, Pak. Di negara mana pun koruptor
itu pasti ada gitu ya. Iya kan? Thailand
kemarin juga kena kan, Pak? Kena kan?
Iya. Ada pejabatnya kena juga. Sekarang
gini loh, emang kalau koruptor juga
dihukum mati di China terus itu
mempengaruhi rezekimu? Iya kan? Enggak
juga, enggak ada hubungannya kan kamu
cuman he ketawa puas gitu aja negaraku
hebat. Tapi itu berdampak enggak sama
tabungan di rekeningmu? Enggak ada.
Berdampak enggak sama aset di
rekeningmu? Engak ada. Enggak ada. Kamu
cuman puas aja ketik-ketik tapi tetap
anak istrimu masih susah gitu. Nah, inil
yang seringkiali naik netizen itu lupa
tentang ilmu ini gitu loh, Pak. Betul
ya, Pak Toni ya. Nah, berarti kita itu
kalau baca hal-hal yang negatif, Pak,
itu seharian itu enggak ada habisnya,
Pak. ee di samping enggak ada habisnya
kita seharian harian itu mood kita
jelek, Pak. Iya. Iya. Nah, otomatis mau
kerja malas jengkel terus bawanya
jengkel terus gitu loh. Nah, sehingga ya
repot. Nah, kalau Pak Cantra tadi bilang
apa namanya orang ee dari desa yang
sama, umur yang sama segala macam ada
bahkan yang mana itu kakak adik, Pak.
Dapat pesan dari orang tua yang sama
tapi menerapkan dengan mindset yang
berbeda. Hasilnya berbeda loh. Pasti.
Iya, pasti Pak. Betul. Nah, jadi gini
Pak Toni. Salah satunya ya, Pak. Ini
salah satunya papahnya papahnya bilang
kamu kalau apa namanya? Jangan kalau
kerja jangan sampai kena matahari. He.
Nah, jadi ee kalau
yang orang yang enggak sukses karena dia
bilang orang tuanya enggak boleh kalau
kerja enggak boleh kena matahari, maka
kalau dia bepergian itu selalu na teksi,
Pak. Heeh. Sehingga otomatis keluar duit
banyak kan, Pak? Iya. Nah, habis diteksi
biaya transport. Habis di biaya
transport. Nah, yang satunya dia beda.
Kenapa bapaknya bilang jangan kena
matahari? Dia berangkat pagi hari.
Betul. Sebelum matahari terbit dan dia
baru pulang setelah matahari tenggelam,
Pak. Itulah yang membuat kenapa yang
satu sukses, yang satunya bonyok, Pak.
Ini orang tua yang sama mengajarkan
dengan Iya. Apa namanya? Dengan ajaran
yang sama, tapi mindsetnya beda. Yang
satu mindset setelah menerima. Oh,
mindsetnya. Berarti kalau Bapak bilang
gak boleh kena matahari, maksudnya
adalah aku harus kerja lebih keras,
harus berangkat pagi, pulang malam. Yang
satunya berpikirnya, oh apa namanya, aku
enggak boleh ya gitu. Ya udah, aku naik
taksi aja. Iya. Kacau jadinya. Betul.
Makanya saya bahas di buku saya nih,
Pak. Mau sukses itu kan harus ada tiga
komponen. Harus punya mindset, I. Harus
punya mentor, dan harus punya alat. Alat
ini kendaraan.
Di dalam alat ini saya ada jelaskan
juga, Pak, tentang I salah satunya itu
komunitas atau lingkungan. Tadi Bapak
sempat SP lima teman terdekat. Lima
teman terdekat itu berhubungan sama
alat, Pak. Karena di situ orang yang
sama akan bertemu dengan sejenis orang
yang sama. Karena burung dengan bulu
yang sama akan terbang bersama-sama.
Betul. Setuju. Nah, saya yakin, Pak. Ee
kalau saya hari ini ingin jadi
billioner, saya ingin jadi miliarders,
ya saya harus berkumpul dengan para
miliarder karena mindsetnya itu beda.
Betul, Pak. Kira-kira ada enggak sih,
Pak, komunitas atau kelas, Pak, yang
mana berkumpulnya orang-orang yang
miliarder yang memang ingin menjadi ee
merubah portofolionya dari 1 M ingin
jadi ee 1 juta dolar gitu loh, Pak. Iya,
jelas, Pak. Kita pasti menginginkan hal
itu dan kalau kita ingin seperti itu,
maka kita harus kumpul dengan orang yang
sama. Nah, makanya kita membuat
komunitas, Pak. Kita membuat kelas-kelas
juga yang mana kita akan sharing tentang
mindset mana yang benar orang yang tidak
peduli dengan koruptor, berita negatif
manaun di media enggak peduli gitu ya.
Enggak peduli, yang penting fokus dengan
tujuan kita, fokus dengan impian kita
dan bagaimana cara meraihnya. Betul.
Enggak peduli dengan kondisi lingkungan
kita bagaimana. Tanggal berapa itu, Pak,
kira-kira, Pak? Ee tanggal 31 Mei, Pak.
Ya, 31 Mei 2025. Iya. Sampai 1 Juni.
Sampai 1 Juni. Jadi selama 2 hari 1
malam. 2 hari 1 malam. Dan kita akan
menginap di hotel yang sama. Di hotel
yang sama. Sehingga kita akan banyak
berbincang-bincang. Vibrasinya sama,
Pak, ya? Iya. Vibe-nya sama, ya. Betul.
Jadi supaya enggak ada omongan negatif
di situ, semua fokus ingin menjadi ee 1
juta US dolar pertama gitu ya. Dan di
situlah tempatnya berkumpulnya
orang-orang yang haus ingin mau maju.
Iya, betul. Dan di situ kita enggak lagi
bahas tentang negara ini Konoha mau jadi
apa. Enggak enggak ada hubungannya ya,
Pak. Ya, enggak ada hubungannya. Kalau
negara ini maju, kalau pola pikir kata
salah ya tetap kere, Pak. Iya, betul.
Tetap miskin maksud saya. Percuma kalau
Indonesia sudah jadi kayak Singapura.
Iya. Tapi kalau pola pikirnya salah
tetap aja tetap kamu enggak ada dampak
apa-apa gitu. Jadi kita tapi kalau
walaupun negara ini misalkan enggak
terlalu gonjang-ganjing koruptor ee
misalkan banyak koruptor segala macam
tapi sebetulnya banyak juga orang-orang
yang tetap sukses kan Pak Pasti. Jadi
dalam hal ini sebetulnya kesuksesan kita
bukan tergantung daripada orang lain.
Bukan tergantung dari lingkungan. Bukan
tergantung dari keadaanaranyaanyaemah.
Bukan tergantung dari negaranya
pemerintah. Enggak ada hubungannya semua
ya. Tetapi semua tergantung daripada
diri kita dan semuanya terbentuk dari
mindset kita. Oke, siap, Pak. Jadi nanti
bagi Anda yang memang tertarik untuk
berkumpul dengan komunitas orang-orang
yang ingin mencapai 1 juta dolar dengan
cara yang benar loh, ya. Dengan cara
yang benar dan mengubah bagaimana
portofolio kalian, aset kalian itu
enggak nganggur, tapi aset kalian juga
bekerja keras. Nanti Pak Toni dan saya
akan membantu menata kelolaan keuangan
Anda supaya pengelolaan keuangan Anda
itu jadi benar. Jadi kalau kalian juga
punya ee apa aset yang sudah kalian
kumpulin, kalian kerja 10 tahun, 20
tahun supaya asetnya enggak nganggur
diin gitu ya. Iya. Jadi kita akan
sharing tentang Iya. Pertama mindsetnya
Heeh. supaya gimana cumanya supaya kita
bisa sukses, Pak. Yang kedua aset kita
bagaimana agar kita kaya sehingga
setelah keluar di kelas itu kita bisa
tahu bagaimana caranya sukses dan kaya,
Pak. Luar biasa. Termasuk satu lagi,
Pak. cara menemukan mentor. Artinya
mentor itu artinya eh salah satu
kuncinya itu banyak orang kamu bergerak
di industri tertentu tapi you want to
find the expertise of the master of that
industry. Jadi Anda mau mencapi orang
terbaik di bidang itu. Nah nanti di eh
kelas serbut juga diajarkan how to
networking with upper class people ya
Pak ya. Betul. Jadi, bagaimana Anda bisa
menjual mimpi Anda, menjual visi Anda
supaya orang-orang besar itu juga
tertarik mau berteman dengan Anda.
Bahkan siapa tahu bisa menjadi partner
Anda, bahkan berkolaborasi dengan Anda.
Nah, itu juga diajarkan di sini, Pak.
Iya. Karena banyak sekali orang-orang
yang dulunya berangkat dari orang biasa
yang kemudian sukses, Pak. Dan itu bukan
hanya di Indonesia, di luar negeri kita
melihat banyak sekali banyak miliar
miliarder saat ini itu yang berawal dari
garasi rumahnya, Pak. Iya. I iya kan
seperti e Markerberg, Bill Gates segala
macam itu mereka betul-betul berangkat
dari nol dan kemudian mereka bisa
berkolaborasi, mereka bisa menjual
impiannya kepada banyak orang dan mereka
mau investasi dan akhirnya mereka berdua
saat ini masuk dalam jajaran 10 orang
terkaya di dunia. Luar biasa. Nah, jadi
artinya sahabat entrepreneur atau
sahabat SP30 yang saya cintai, demikian
sharing kita hari ini. Semoga itu sangat
bermanfaat dan jangan lupa kalau Anda
memang tertarik untuk mau berkomunitas
dan level up kondisi finansial dan aset
Anda, silakan chat ee di kolom deskripsi
di kolom komen. Di situ Anda bisa
langsung chat dengan CS pelatihan
merdeka. Di situ Anda benar-benar
diajarkan gamek bagaimana bisa merdeka
secara finansial dan merdeka untuk
menjadi lebih baik dan harus bertemu
dengan orang-orang hebat agar Anda bisa
menjadi orang hebat. Sukses untuk Anda.
Salam hebat. Luar biasa. Yeah.