Transcript
AT9d-RqTGEs • ORANG KAYA Bongkar Cara Pensiun Dini dengan F.I.R.E (Ini Hitungannya!)
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1359_AT9d-RqTGEs.txt
Kind: captions
Language: id
Orang tua kita itu bukan dua loh, Pak.
Heeh. Heeh. Orang tua kita itu empat
ketika sudah menikah ya toh. Nah,
membiayai kita misalkan punya dua anak
dan punya dua orang tua dari sisi kita
dan pasangan kita, maka sebetulnya
tanggungan kita tuh bukan cuman dua,
tanggungan kita enam. Jadi kayak nunung,
Pak, ya. Menghidupi 50 orang anggota
keluarga. Nah, sekarang lagi viral itu
ceritanya. Iya kan? Heeh. Nah, wah ini
lagi gila, lagi ngetren ini sekarang
istilah fire. Fire ini bukan api, tapi
ada sesuatu yang membuat heboh di
Indonesia. Dan seperti biasa saya kali
ini mengundang narasumber favorit Anda,
Bapak Tony Adikaro akan membahas apa itu
Fire. Welcome to Success Before Thy
Level Up Podcast.
[Musik]
Pak Toni, welcome back to level up,
selamat pagi, Pak Candra. Pagi. Salam
hebat luar biasa, Pak. Salam hebat luar
biasa. Kali ini kalau Pak Toni datang
ini pasti ada sesuatu kehebohan baru
saya undang. G Pak, bicara soal fire,
Pak. I boleh dijelaskan, Pak. Fire itu
apa sih, Pak? Financial independence
retire early, Pak. Kenapa istilah ini
begitu populer, Pak? Belakangan ini,
Pak. Iya. Karena mungkin banyak orang
saat ini mulai peduli bagaimana caranya
pensiun muda, Pak. Jadi enggak kalau
bisa pensiun ngapain sih harus tua-tua,
Pak. Kalau kita pensiun tua, Pak. Ee mau
berlibur,
mau menikmati itu sudah mau jalan-jalan
ke luar negeri sudah itu, Pak. Cuman
istilahnya pada saat ke luar negeri
cuman tidur
doang, gak bisa menikmati gitu ya. Nah,
sejara sama success before ya. Iya,
betul. Betul sekali. Oke. Heeh. Tapi
problemnya sekarang ee kalau kita bicara
oke anak muda mau berjuang ee sukses
sedini mungkin dia mau dapatkan income
sebanyak mungkin. I habis itu ee
bagaimana pasif income-nya dia
menghidupi gaya hidupnya dia. Betul.
Betul. Iya kan? Heeh. Cuman ee nanti
kita mau ngobrol ini. Iya. Cuman
pertanyaan saya mungkin enggak sih, Pak,
kalau retired young and retired rich
seperti kata-kata Robert Kiosaki gitu ya
sangat mungkin, Pak. He iya semua orang
kalau mau berupaya dan mulai dari fire
betul-betul ya, Pak ya. Fire dalam hal
ini artinya ada api dalam dirinya, ada
semangat dalam dirinya untuk merubah
hidup. Iya. Maka kemungkinan itu sangat
besar terjadi. Siapapun ee orangnya dan
berapapun usianya bahkan dari mana latar
belakangnya, no problem. Kenapa? Karena
masa depan kita bukan ditentukan oleh
latar belakang kita, tapi masa depan
kita ditentukan oleh visi atau pandangan
hidup kita ke depan dan kemauan kita
untuk membayar harga dari impian. Nah,
sekarang problemnya itu gini. Kita
pengin sih ee siapa sih yang enggak
kepengin pensiun dini, Pak? Iya. Semua
orang juga pengin. Iya. Bapak tanya
anak-anak muda yang belum punya karir
pun ya pengin, Pak. Kepengin. Pengin.
Siapa yang enggak pengin? Enggak Bapak
tanya. Masalahnya satu, Pak, mau enggak
mereka bayar harganya? Nah, itu
karena ee kalau cuman sekedar ingin He.
Biasanya mereka tidak akan pernah
mendapatkan hal itu. Mungkin gara-gara
Fire ini banyak koruptor jadi triliuner
itu ya, Pak ya. Mungkin ya. Karena
terpengaruh mau jadi fire gara-gara
pengin success before 30 kali ya. Iya.
mungkin ada kesempatan ya, Pak ya. Ada
kesempatan ya. Dan ee beberapa postingan
di sosial media itu yang membuat kita
tertawa, Pak. Iya. institusi yang paling
banyak menghasilkan miliarder itu justru
bukan universitas, justru bukan lembaga
apa, tapi institusi
tertentu. Ya, artinya ee di bangsa ini
beberapa 1 tahun belakangan, bukan
setahun sih, setengah tahun belakangan
setelah Pak Prabowo menjabat ini i kok
kita setiap hari di di apa ya
dihebohokan dengan berita-berita barusan
koruptor baru tertangkap i hebohnya
Pertamina i kan yang mana kita ini
selama ini juga beli pertama kena prank
juga Pak Rupanya isinya pertal light
gitu ya kan ini pertal tapi enggak
ngantri Pak katanya gitu pertalet enggak
ngantri kan walaupun sudah dipantasi
Pak. Betul. Kembali ke cerita Fire, Pak.
Iya. Jadi, oke ee ee sebetulnya Fire itu
oke enggak sih, Pak? Artinya gini, ee
let's say waktu saya umur 30 ya, Pak.
Ya, betul saya sudah mencetak 1 juta
dolar tapi saya tidak memilih pensiun
gitu loh, Pak. Iya. Saya tetap mulai
memilih berkarya. Malah sekarang saya
jauh lebih sibuk daripada waktu saya
usia 30. Iya. Jauh lebih sibuk gitu loh.
Cuman pertanyaan satu, Pak. He. Pada
saat ini Bapak kan lebih sibuk dari yang
dulu. Iya kan? Tapi masalahnya Bapak
sibuknya itu karena mau dapat duit.
Kalau sampai enggak sibuk enggak dapat
duit atau Iya. Anda sibuk. Tetapi Pak
Candra sibuknya itu karena Anda kepengin
berkarya bukan masalah cari duitnya.
Iya. Kalau saya sih kebetulan yang
kedua, Pak. Nah, cuman saya tuh pernah
dengar seorang financial advisor
kebetulan kita itu diundang di acara
yang sama, Pak. I dia pembicara pertama,
saya pembicara kedua. He. Dia cerita
sama saya gini, ini kan kita lihat ada
satu postingan sosm, Pak. I, kalau Anda
benar-benar mau pensiun dini dan pensiun
muda, Anda harus hidup dari 4% dari
total aset yang kamu miliki secara
liquid. Yes. Bukan aset nonliquuid
seperti property. I, aset liquid, Pak.
I. Nah, kalau misalkan 4% katakanlah
kalau mau hidup 400 juta per tahun. He.
Jadi, katakanlah passif income-nya 400
juta per tahun, Pak. He. Dia masih punya
sekitar R juta per bulan lebih, Pak,
untuk biaya hidup di L uang sekolah anak
dan sebagainya. Itu dengan asumsi, Pak.
Biaya hidup dia R juta lebih. Iya. Oke.
Dengan asumsi anak dia masih kecil dan
sebagainya. Nah, maka dia cuman perlu
aset senilai 10 M. Karena kalau 4% maka
itu dia bisa punya passif income juta
per tahun. I. Terus financial advisor
itu ngomong gini, "Itu cukup waktu anak
saya masih kecil.
Ketika sekarang anak saya sudah mau
sekolah yang gede mau sekolah ke luar
negeri. Yang kedua ee saya juga yang
kedua ini sudah SMA sudah mau masuk ke
kuliah juga. Iya. Dan yang ketiga saya
punya cicilan baru. Rumah kedua dulu
rumahnya mungkin masih pinggiran, Pak.
Cukup. Sekarang dia kan punya impian
baru, Pak. Pengin punya rumah di tengah
kota. Iya. Nah, akhirnya R00 juta itu
enggak cukup, Pak. Nah, sekarang kembali
lagi fire itu cukup untuk usia berapa
dulu?
Sebetulnya permasalahannya adalah dari
dia ngambil angka 4%-nya, Pak. Oke. Dan
4% itu diambil dari mana? H 4% itu
diambil dari saat ini kalau kita naruh
di deposito. Iya. I ya. Ya. Itu kurang
lebih dapatnya 4%, Pak. I. I. I. Nah,
jadi dalam hal ini 4% itu diambil dari
kondisi Indonesia. H. Nah, tapi kalau
misalkan return on investment kita bisa
mencapai misalkan 8% atau 12% maka
sebetulnya enggak perlu sampai 10 miliar
atau pada saat 10 miliar ee tetap
menggunakan 10% ee sori 10 miliar tapi
kemudian menggunakan based on 8% maka
kan dapatnya Rp800 juta maka ke-cover
Pak. Betul masih ke-cover. Nah,
faktornya dia ngambil 4% itu dari mana?
Nah, karena diambil dari asumsi hanya
deposito. Deposito. Oke, sekarang ini
menarik, Pak. Bicara soal fire. Iya.
Oke. So, portofolio income Anda itu apa
aja? Betul. Yang bisa menghasilkan
passive income, kan? Iya. Nah, kita
kembali, Pak. Kalau dia memang
satu-satunya aset liquid dia adalah
belum capital gain, ya, Pak, ya. Tapi
kita murni dari deviden atau murni dari
passive income, maka saya rasa let's say
katakanlah amannya itu 4%. Iya. Dia
bicara kalau zaman dulu saya 4% saya
tercover he dengan jumlah nominal yang
sama. Tapi dengan pertambahan usia,
pertambahan gaya hidup, pertambahan
biaya anak dan sebagainya, rupanya angka
itu sudah gak ke-cover. Satu. Kedua,
Pak, yang jadi permasalahan dia adalah
akhirnya saya sekarang harus terpaksa
bekerja lagi karena dengan simpanan saya
yang 10 M aja itu sudah enggak cukup. I
bagaimana saya tuh bisa meng-cover i ee
biaya hidup saya yang saat ini dengan
adanya cicilan yang baru. Saya pengin
dong, Mbak, cita-cita pengin punya villa
contohnya. Saya pengin punya rumah di
tengah kota contohnya. Atau anak saya
kalau sekolah ke luar negeri, saya juga
pengin beli apartemen. Misalkan dia
sekolah di Australia, saya pengin beli
daripada nyewa. Nah, itu kan nambah
cicilan baru, Pak. Sehingga kalau dia
mungkin R00 juta per tahun, sah-sah aja
kalau dia mungkin hidup single atau
hidup berdua aja. Betul. Tapi ketika
anak dia tambah dua dan tambah 3 itu
enggak cukup lagi. Belum lagi inflasi,
Pak. Belum lagi inflasi kan. Nah, 10
tahun yang lalu ee sama agennya dia 20
tahun kemudian itu enggak cukup lagi
gitu loh. Nah, kembali lagi ke saya
cerita tentang eh fire ini gitu.
Sehingga apakah masih relevan, Pak,
kalau kita hari ini mau retired rich
atau retired young ya ketika when you
achieve 30 itu mungkin oke gitu loh.
Tapi ketika 50 kemakan inflasi
sepertinya udah enggak bisa retire lagi.
Gimana menurut Pak Toni? sehingga mau
enggak mau dia harus bekerja lagi, harus
aktif lagi gitu. Betul. Asumsi 10 miliar
kembali lagi kan dari 4% Pak. Hm. Nah,
sehingga dalam hal ini gimana caranya
untuk kita bisa naikkan maksudnya pand
kan itu ada dua cara. Yang pertama kita
harus punya setel i agar pada saat itu
ya kita harus punya setel atau pekerjaan
utama yang bisa menunjang daripada ee
kekurangan itu. Yang pertama. Betul.
Yang kedua adalah bagaimana caranya
meningkatkan I return on investment iya
dari 4% I menjadi mungkin 8% atau 10%.
Dalam hal ini uang tersebut jangan hanya
dimasukkan ke instrumen deposito yang 4%
ya. Carilah instrumen yang mana bisa
memberikan return on investment lebih
gede. Iya. Nah, dalam hal ini ee kita
harus belajar tentang berbagai macam
instrumen investasi yang mungkin lebih
agresif dari 4%. Oh, gitu. Yang bisa
menghasilkan 8% atau 12% pilihannya dua
itu. Iya. Nah, sekarang problemnya gini,
Pak. Ee 10 M.
Hm. Katakanlah 10 M untuk sekarang tahun
2025, Pak. Iya. Betul. Tapi waktu
Indonesia Mas 2045 10 M itu sudah enggak
ada artinya loh, Pak. Iya. Gimana
menurut Pak Toni? Iya. Berarti dalam hal
ini kita harus memasukkan 10 M itu ke
dalam ee apa namanya? Kita masukkan
angka kan 10 M tuh kondisi saat ini,
Pak. Iya. Iya. Nah, kita harus eh
menggunakan yang namanya future value.
Hm. Dengan memasukkan tambahan misalkan
4% per tahun I untuk asumsi inflasi,
Pak. Hm. Maka ketemulah angka 10 miliar
di masa yang akan datang yang 2045 yang
katakanlah kalau 4% per tahun. Iya.
Berarti 10 tahun 40% dong, Pak. Boleh di
enggak? Enggak bisa karena ee future
value dalam 20 tahun 4% itu enggak
sebesar enggak sekecil itu, Pak. Enggak
sekecil itu mungkin bisa ee kalau
sekarang 200 tambah 20 tahun 10 10 M
tambah itu bisa dikatakan bisa dbling
Pak bisa 20 atau 25 M mungkin. Nah
berarti kita harus asumsikan he 25 M di
2025 itu sama dengan 10 M di tahun 2025.
Iya. Nah, jadi artinya ketika 10 M di
tahun 2025 itu sama dengan mungkin kayak
4 M-nya saat ini gitu ya. 2045 ya. Nah,
ya. Jadi kalau sekarang anggap seperti
itu, kita harus berpikir seperti itu.
Betul. Nah, Pak, kalau ilmu kita mau
belajar kayak gini ini di mana sih, Pak?
Supaya kita ini jangan cuman belajar
dari YouTube atau kita jangan cuma
belajar dari apa, tapi artinya saya
betul-betul dapat info yang lebih valid
gitu loh. Iya. Sebetulnya kalau kita apa
namanya di YouTube mungkin banyak ya, di
YouTube lah, di apa namanya, Instagram
tapi bahasannya kan singkat-singkat Pak
dan yang dibahas yang populer-populer
aja. populer yang mana hanya
memperkenalkan istilah, Pak, tapi tidak
tahu, tidak diajarkan gimana cara
mencapainya. Permasalahannya di situ.
Padahal yang terpenting itu bukan tahu
istilahnya fire itu apa, I Yolo itu apa,
Yono itu apa, bukan itu. Kita enggak
perlu itu, gitu. Yang perlu itu adalah
bagaimana caranya kita bisa mendapatkan
apa yang kita impikan. Kita bisa
mendapatkan fire tersebut, kita bisa
reter early. Betul. ee dalam kondisi ee
kita bisa punya uang yang cukup untuk
pensiun. Itu yang penting. Nah,
tahapan-tahapannya itu harus kita
ketahui caranya bagaimana. Nah, untuk
itu maka kita harus ikut ee hal yang
lebih intensif, Pak. Enggak hanya
sekedar nonton YouTube. Nah, bahkan ee
karena setiap orang kondisinya beda-beda
ya, beda-beda. Nah, jadi kita itu kayak
ada financial check up gitu loh, Pak.
Betul. Ada ee kondisi portofolio setiap
orang kan beda-beda nih. Betul. Oke, itu
kira-kira Pak Toni ada enggak Pak satu
kelas yang mana kita bisa tatap muka
secara offline dan di situ nah kapan kan
kita sempat membahas, Pak, kita pernah
buka kelas ya, khusus manajemen keuangan
ya, Pak ya. Dan I responnya bagus,
banyak rekan-rekan yang terbantu. Tapi
ee menurut saya kalau mau lebih detail
Iya. Harus tatap muka ya. Itu harus
tatap muka. Kenapa? Karena kondisi yang
tadi Pak Candra katakan Iya. Setiap
orang punya kondisi yang berbeda-beda.
Kondisi finansialnya beda-beda.
Beda-beda. Ada yang ee apa sudah
berpasangan. Iya. I ada yang punya anak
satu, punya anak dua. Ada yang anaknya
mungkin sudah marit. Nah, ee
kompleksitasnya beda-beda. Ada yang
sandwich generation, Pak. Harus ngidupin
bukan hanya anak, tapi juga orang tua.
Betul. Betul. Orang tua kita itu bukan
dua loh, Pak. Heeh. Heeh. Orang tua kita
itu empat ketika sudah menikah. I toh.
Nah, membiayai kita misalkan punya dua
anak. Heeh. Dan punya dua orang tua dari
sisi kita dan pasangan kita, maka
sebetulnya tanggungan kita tuh bukan
cuman dua, tanggungan kita enam. Jadi
kayak nunung lagi, Pak, ya. Menghidupi
50 orang anggota keluarga. Nah, sekarang
lagi viral itu ceritanya. Iya, kan? Iya,
kan? Nah, jadi dalam hal ini kita harus
tahu kondisinya bagaimana. Setiap orang
punya tond kayak gitu loh, Pak. Banyak,
Pak. Banyak, Pak. Jujur saya enggak
boleh sebutkan namanya, tapi ada artis
yang cukup viral, Pak. I dia itu
sebetulnya pribadi itu menghidupi 10
orang anggota keluarga, Pak. Iya. Dan
saat ini sebetulnya bukannya artis, Pak.
Sebetulnya the realnya saat ini banyak
penduduk banyak masyarakat Indonesia
yang juga ngalami hal yang sama. Cuman
enggak ekos aja kan, Pak? Berarti gini
ya, Pak. Ketika kita lagi berjaya,
ketika kita lagi sukses, kalau kita
enggak tahu financial management ilmunya
ini, sayang ya, Pak ya. Uang itu masuk
dan keluar gitu aja. I tanpa kita harus
akhirnya ketika kita betul-betul masanya
lagi turun atau income kita tidak lagi
besar pada waktu kita prime time-nya
kita. Betul. Nah, di mana kalau kita
sudah tahu ilmu ini, maka ee passif
income dari ilmu yang Bapak dapatkan ini
itu bisa menghidupi kita ketika passif
income kita atau income kita tidak lagi
seperti pada masa jaya kita, kita
seperti artis itu tadi gitu ya. Betul.
Apalagi kalau kita hanya hidup dari
active income dan tidak pernah membangun
passif income. Jelas? Tidak pernah
membangun ee hasil investasi. Ya, yang
terjadi dialami oleh banyak artis, oleh
banyak olahragawan I yang mana ya
kehidupannya beberapa di antaranya saat
ini sudah mulai berantakan gitu. Oke.
Nah, jadi intinya Pak, fire itu
sebenarnya bukan hal yang omong kosong.
Fire itu bisa terjadi dan intinya Pak
kita kembali ke kelas middle-nya
sekarang. I ah kelas middle-nya ini kan
sekarang kenapa orang Indonesia lebih
nyerila nyicil di mana kalau dulu paling
lama bank itu 15 tahun i sekarang ada
bank yang bisa 30 tahun ya katanya ya
Pak Iya. Nah ini kan berarti hampir sama
kayak Amerika Pak. Berarti kalau dia
mulai dapat kerja 25 dipastikan dia akan
dikunci Pak sampai dia usia 55 i karena
bank tidak akan pernah mau ee istilahnya
orang itu masih punya cicilan KPR. Iya.
Setelah dia pensiun karena diasumsikan
tidak bisa bayar kalau setelah pensiun
sudah enggak bisa bayar lagi. Nah, jadi
menyinggung kebiasaan habit Indonesia
yang lebih percaya properti sebagai
satu-satunya bentuk investasi. Padahal
masih banyak opsi investasi yang lain
ya, Pak. Ya, banyak, Pak. Nah, maka dari
itu ee kalau bagi mungkin beberapa rekan
yang sudah ikut ee kursus manajemen
keuangan kita, Pak. Itu kan saya sudah
sharing ada lebih dari 18 jenis
instrumen investasi yang legal dan
diawasi oleh OJK. Iya. Nah, tinggal
instrumen mana yang mau kita pilih gitu.
Intinya, Pak, nanti di kelas itu tanggal
berapa ya rencananya kita akan berjumpa
yaitu tanggal 311 Mei ya dan 1 Juni ya,
Pak ya. Sampai jumpa di sana. Jadi di
situ silakan kami akan memberikan check
up financial Anda. Kalau Anda memang
tertarik, Anda bisa chat langsung e di
kolom deskripsi sekarang juga di
pelatihan merdeka. Di situ kita langsung
akan ee financial checkup. Saat ini yang
sudah terdaftar sudah cukup lumayan ya,
Pak ya. Pastingan Anda jangan sampai
ketinggalan seat. harganya pun juga
sangat terjangkau. Dibandingkan
kesalahan Anda daripada Anda jadi nun
berikutnya di mana waktu masa-masa
jayanya katanya 10 menit aja dibayar R1
miliar, Pak. Iya. Dan sekarang Nonunung
untuk uang Rp100.000 aja di kantong
enggak punya sampai dia harus pergi ke
podcastnya podcastnya orang itu sama.
Dengan kata lain, minta belas kasihannya
teman-teman seprofesi untuk ini loh
kondisiku kayak gini dia menghidupi 50
orang. Nah, ini Indonesia banget gitu
loh, Pak. Nah, bayangkan seandainya dia
tahu ilmu financial manajemen ini yang
harganya tidak seberapa dengan kesalahan
dia. I kenapa? Padahal kalau dia tahu
ilmunya ini, Pak, meskipun dia me
menghidupi 50 orang, kalau dia tahu ilmu
ini, dia enggak sampai kesusahan kayak
sekarang gitu ya, Pak. Karena pernah ada
di puncak kejayaan, Pak. Gitu ya. Dan
saat itu pasti income-nya dia berlebih
cuman tidak bisa mengelola. Tapi ya ee
menurut saya Nonung itu cukup berbesar
hati, Pak. Heeh. He. Kenapa dia ee mau
berbagi dalam kondisi kesesuannya dia.
Betul. Di samping untuk mendapatkan
mungkin sedikit apa namanya? Fiaah ya.
He. Tapi sebetulnya menurut saya dia
cukup berbesar hati untuk ee mereminder
i rekan-rekan yang saat ini masih muda
yang berada di puncak karir untuk jangan
terlalu boros, jangan terlalu
berfoya-foya saat usianya ee produktif
dan di puncak kejayaan. Saya saya juga
bingung, Pak. 50 orang keluarga itu
jangan-jangan sudah menikah. Iya. Ya,
sudah punya anak, tapi bapaknya yang
menikah, istrinya yang menikah, anaknya
yang juga masih sekolah itu Nunung semua
yang nanggung gitu loh. Terus bapaknya
ngapain gitu loh. Iya. Sebetulnya yang
itu yang saya ingin pertanyakan juga
tapi Indonesia kayak gitu, Pak.
Indonesia kayak gitu gitu. Nah, supaya
jangan sampai Anda jadi nunung
berikutnya yang sudah punya rezeki aja
belum tentu selamat apalagi enggak punya
rezeki.
Baik, Pak. kita nanti akan jumpa di
acara tanggal 31 Mei dan tentunya kita
akan diskusi banyak di sana khususnya
kita one by one ya Pak case-nya. Jadi
satu persatu itu kita akan ee cek
portofolionya Anda dan kita akan
klasifikasikan investasi apa yang cocok
untuk Anda mereka sehingga dengan menata
portofolio ini jangan sampai mereka
salah menata portofolio sehingga mereka
tidak bisa memaksimalkan aset yang sudah
mereka miliki. Betul. Sukses dan sampai
jumpa di video berikutnya. Salam hebat
luar biasa. Luar biasa.