Transcript
mj2lSyKSzqQ • China & Crypto Mempercepat Kehancuran Dollar (Akhir Dominasi Uang Amerika)
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1387_mj2lSyKSzqQ.txt
Kind: captions
Language: id
Kita tahu US dollar itu adalah mata uang
terpopuler di dunia. Di mana-mana kalau
kita mau ke luar negeri selalu pakai US
Doll. Pertanyaan saya, kenapa US Dollar
itu menjadi salah satu mata uang
terpopuler di dunia? Bahkan US Dollar
sama dengan mata uang di dunia ini.
Perdagangan, pembelian, ekspor, impor,
semua itu traveling hanya menggunakan US
dollar. Tapi ini akan terjadi sebuah
sejarah besar-besaran, pergeseran
besar-besaran selama 80 tahun terakhir,
yaitu apakah ini masa akhirnya US
Dollar?
Dan di video ini saya akan bongkar semua
kenapa US Dollar bisa populer di seluruh
dunia.
Sahabat entrepreneur, salam hebat luar
biasa. Selamat datang kembali ke channel
Success Before 30. Ya, seperti yang tadi
saya janjikan di awal, kita tahu US
Dollar itu kan sama dengan mata uang
yang paling populer di seluruh dunia.
Sejak kecil pun kita semua
menggantungkan mata uang sama US Dollar
gitu. Sekarang ke mana-mana US Dollar
itu yang paling populer. Tapi ini ada
sebuah fakta yang mencengangkan. Coba
Anda tonton video saya ini jangan dikip
1 detik pun. Saat ini terjadi pergeseran
tektonik besar-besarannya. 80 tahun
terakhir ini kita semua tahu apakah ada
sebuah disrupsi yang besar di tahun ini.
Anda mungkin bertanya, "Pak, hubungannya
apa? Saya ini pengusaha biasa, saya ini
UMKM. Mengapa kok saya ini harus
menonton video ini tentang US Solar?
Mungkin saat ini bisnis Anda tidak
terimbas, baik sektor impor, ekspor,
atau mungkin traveling dan sebagainya.
Anda mungkin tidak terimbas, tapi Anda
harus tahu kenapa US Dollar itu populer
dan enggak lama lagi popularitasnya akan
sedikit menurun bahkan pelan-pelan akan
memudar. Kenapa bisa demikian? Jadi
selama ini kita tahu di dunia itu cuman
kenal satu raja untuk mata uang yaitu US
Dollar. Semua perdagangan, semua sektor
menggunakan US dollar. Tapi bagaimana
kalau dominasi itu sebentar lagi
berakhir? Karena sekarang ada sebuah The
New Challenger, penantang terbaru yang
tidak kalah hebat dari Timur yang
dipimpin oleh raksasa dari Tiongkok.
dari barat kita tahu inovasi teknologi
disrupter bernama digital aset dari
barat ini bukan sudah wacana tapi sudah
terjadi. Dan pertanyaannya apalagi domin
dolar akan berakhir seberapa cepat? Apa
peluangnya? Tonton video-video saya
sebelumnya tentang US Dollar itu. Tonton
baik-baik supaya Anda semakin memahami.
Jadi ini semacam series ya ketika saya
membuat video ini. Jadi supaya Anda
mengerti dominasi dolar itu kenapa kok
bisa runtuh? Kok bisa runtuh?
pelan-pelan teori ini sudah akan mulai
terbukti dan tonton video e SW30
sebelumnya supaya Anda lebih memahami
arti daripada penjelasan ini. Nah, dari
sini literasi finansial Anda adalah
kunci untuk memenangkan masa depan.
Khususnya Anda yang seorang pengusaha.
Anda harus memahami geopolitik. Anda
juga harus menguasai makroekonomi. Jadi,
US Dollar itu adalah sama dengan king.
Tapi sebentar lagi king ini akan lengser
karena ada penantang dari timur. Nah,
apakah penantang dari timur itu? Kita
bahas ini satu persatu. Yang pertama,
kita harus kenal dulu apa itu namanya
Swift. Swift itu adalah sebuah platform
yang mana ini bukan bank, tapi Swift itu
cara memindahkan uang kalian.
Misalkan gini, kalau kalian hari ini mau
transfer uang ke Amerika, maka ketika
Anda transfer mata uang asing tersebut,
rupiah dikonversi ke Amerika, maka harus
menggunakan teknologi Swift ini. Nah,
Swift itu harus memusahkan namanya Swift
code atau kode Swift. Nah, caranya Swift
itu akan mengkonversi ke US Dollar dulu
baru US Dollar ke mata uang negara
setempat. Maka oleh sebab itu, sama
seperti kanto, Anda hari ini pergi ke
negara orang, Anda pergi ke money
changer, maka Anda kan kalau bawa US
Dollar, Anda di sini rupiah beli US
dulu, US Anda tukar lagi ke setempat.
Jadi itu kena dua kali konversi. Paham,
ya? Nah, Swift kurang lebih seperti itu.
Nah, Swift ini sudah merajela selama 80
tahun terakhir. Jadi, transaksi transfer
antar dunia, Anda hari ini punya anak
sekolah misalkan di Hongkong, ya. Anda
itu kalau mau transfer uang ke Hongkong
untuk biaya uang sekolah dia, maka uang
rupiah Anda transfer lewat shift dulu,
ditukar ke US DO dulu, US Dollar baru
konversi ke dolar Hongkong. Nah, itu
dia. Ini yang selalu jadi masalah. Jadi,
Swift itu adalah perantara yang
menjembatani 80 tahun terakhir dan
biayanya itu sangat besar. Coba Anda
bayangkan kalau satu hari terjadi
transaksi ratusan juta transaksi 1 hari
bahkan miliaran transaksi antar negara,
berapa untungnya Swift itu sendiri? Nah,
dari sini Swift itu sebuah sistem
messaging, sebuah jaringan komunikasi
antar bank yang umurnya sudah 50 tahun.
Ibaratnya dia ini operator
telekomunikasi jadul yang dipakai semua
bank antar dunia. Jadi seperti kayak
zaman dulu itu kalau kita itu mau
telepon harus interlokal dulu ke
operator dulu. Jadi, Swift itu
satu-satunya operator mata uang transfer
antar dunia. Jadi, proses perpindahan
uang sendiri itu masih manual melewati
banyak bank perantara yang disebut bank
koresponden. Sebagai seorang
entrepreneur, ada tiga masalah besar.
Yang pertama, problem dari Swift ini
adalah sangat lambat karena butuh 1
sampai 5 hari kerja. Contoh nih, saya
ini punya saudara di Amerika kadang
sering klaim uang US dollar ke saya itu
kadang masuk ke rekening saya itu 3 hari
loh. Makanya disebut 1 sampai 5 hari itu
US dollar baru transfer dulu ke rupiah
gitu. Nah, itu pakai proses swift code.
Di era digital ini semua kelambatan yang
tidak bisa diterima karena time is
money. Kalau Anda hari ini menggunakan
teknologi blockchain yang kita kenal
sekarang yang paling populer adalah
crypto, itu real time. Anda detik ini
transfer dalam bentuk 1 USDT, maka detik
ini juga real time di sana langsung
terimanya juga USDT. Tetapi kalau
menggunakan swift code ini lama sekali.
Jadi ini tidak efektif dan tidak
efisien. Ini sama seperti kayak Anda
zaman dulu pesan taksi tapi enggak pakai
Gojek sama enggak pakai Grab gitu loh.
Jadi, Anda harus pakai ojek pangkalan
dulu. Jadi, enggak efektif, bukan?
Inilah terjadi disrupsi besar-besarannya
tentang Swift Cop ini. Yang kedua,
sangat mahal karena setiap bank
perantara memotong biaya. Kan tadi saya
sudah bilang, kalau Anda mau kirim ke
mata uang setempat, Anda harus konversi
ke US Dollar dulu. Karena swift code
yang dibutuhkan itu harus konversi ke US
dulu dan itu masuk ke mata uang US
Dollar. Makanya kenapa US Dollar itu
bisa populer? Karena semua harus pakai
Swift ya perantaranya. Jadi itulah sebab
kenapa EOS itu sama dengan mata uang
dunia gara-gara Swift ini. Karena yang
punya teknologinya mereka ada hidden
cost, ada cost tersembunyi. Nah, ini
yang membuat nilai mata uang yang Anda
kirim bisa berkurang signifikan. Ini
adalah friction cost yang merugikan
bisnis ya. Kalau Anda kirim jumlahnya
cuman 1$.000, 2.000 enggak kerasa ya.
Tapi kalau hari ini Anda mengirim dalam
bentuk jutaan US Dollar bahkan ratusan
juta US Dollar, nah itu biayanya besar
loh. Nah itu siapa yang terima
keuntungan? Yaitu Swift Code. Oleh sebab
itu, ini problem utama dari Swift yang
ditemukan.
Dan yang ketiga, risiko geopolitik. Ini
paling krusial karena sistem Swift ini
dikontrol oleh Barat. Amerika bisa
dengan mudah menekan tombol memutus
akses sebuah negara seperti yang terjadi
pada Iran dan Rusia baru-baru ini. Ini
adalah single point of failure, satu
titik kegagalan berisiko bagi
negara-negara lain. Nah, tapi kisah ini
sebentar lagi akan berakhir karena
sekarang ada penantang dari timur. Jadi,
seolah-olah ini kalau kemarin Avenger
itu cuman Amerika ini ada Avengernya
Asia. Ini penantang dari timur. Kenapa?
Karena sekarang kita lihat penantang
pertama ini bukan perusahaan loh, tapi
aliansi negara-negara super power juga.
Pertama China, kedua Uni Emirat Arab,
Thailand dan Hongkong serta Arab Saudi.
Proyek ini mereka sebut dengan namanya
Bridge. Jadi Bridge ini the new Swift
Code. Lebih cepat, lebih murah. Enggak
usah konversi ke US Dollar dulu, enggak
usah konversi ke mata uangnya China, Uni
Emirat, enggak perlu. Nah, ini keren
ini. Jadi disrupsinya besar-besaran ya.
Ini ibaratnya seperti kayak agen
penerbangan tiba-tiba didrupsi sama
tiket.com sama traveloka gitu loh. Ya
seperti itu. Jadi ini disrupsi terjadi
di banyak bidang. Apa itu bridge? Nah,
ayo saya jelaskan. Ini adalah sebuah
game plan jangka panjang yang luar biasa
cerdas. Makanya success before 30 kita
selalu early information. Kita lebih
baik menginformasikan terlebih dahulu
supaya Anda paham. Jadi kalau ke
depannya berita-berita seperti ini Anda
tidak dapatkan di media-media lokal maka
Anda dapatkan dulu di Success 430.
supaya Anda lebih cerdas, lebih cepat,
bukan membuat on the overthinking, tapi
sebagai pelaku usaha, Anda harus
memahami informasi ini. Apa yang
terjadi? Jadi ke depannya kalau Anda
hari ini punya saudara di luar negeri,
di Eropa dan sebagainya, mungkin ke
depannya enggak usah pakai Swift COD
lagi. Jangan-jangan pakai Bridge. Mereka
membangun infrastruktur keuangan
paralel, sebuah jalan tol digital. Di
mana-mana negara, anggota bisa
bertransaksi secara langsung menggunakan
mata uang digital bank sentral atau CBDC
mereka masing-masing. Coba Anda
bayangkan dahsyatnya. Ini sebuah importi
China membeli minyak di Arab Saudi.
Mereka bisa langsung bayar dengan UN
digital. Loh, kan keren kan? Gak masuk
akal kan? Jadi enggak usah UN dikonversi
dulu ke USD. USD melalui shift code USD
ditransfer lagi ke mata uang real atau
Uni Emirat Arab atau mata uang Arab
contohnya atau apa gitu. Nah, dan dalam
hitungan detik di mana diterima oleh
eksportir Arab Saudi dalam bentuk real
digital seketika. Jadi inilah
betul-betul sebuah disrupsi yang cepat,
efektif, efisien, dan tidak ada biaya
tersembunyi. Ayo, sekarang saya nanya
sama Anda. Ketika hari ini Anda bisa
pesan tiket seketika di tiket.com atau
di Traveloka, mau sikah Anda masih
menggunakan operator, tolong ya saya
belikan tiket Jakarta ke e Surabaya
nanti jam sekian melalui operator.
Kayaknya sudah enggak ada yang lakukan
itu deh. Nah, Swift itu bakal seperti
itu. Anda lihat baik-baik video ini.
Ketika video ini tayang, tonton video
ini baik-baik. Itu akan terjadi di
seluruh dunia. Jadi, hasilnya adalah ini
berita positifnya kenapa Bridge bisa
memukul habis Swift Code. Pertama,
enggak perlu konversi ke US Dollar. Ini
sudah disrupsi habis-habisan. Jadi, US
Dollar bisa jadi enggak populer lagi
karena gara-gara swift code-nya ini
enggak digunakan lagi. Setuju? Yang
kedua, enggak perlu lagi berang
perantara di New York. Ngapain duit kamu
harus ke New York dulu? Berita soal visa
dan master aja, curies Indonesia aja itu
sudah menjadi heboh. Donald Trump
ngamuk-ngamuk, kenapa visa dan master
enggak mau dipakai di Indonesia dan
mendorong orang Indonesia pakai visa dan
master lagi. Orang Indonesia lebih suka
pakai curis. Ngapain uang kita harus
lari ke Amerika dulu baru balik lagi ke
Indonesia? Nah, kurang lebih seperti itu
situ. Yang ketiga, tanpa biaya
intervensi oleh orang Barat ngapain?
Karena kita enggak ketergantungan sama
mereka. Jadi sana punya apa? Rekening
crypto contohnya USDT. Saya juga punya
USDT. Ya udah saya transfer USDT aja.
USDT-nya tinggal dikonversi ke bank
lokal, ke mata uang lokal. Selesai kan?
Itulah lalu lintas digital ini akan
membuat dunia ini borderless. Enggak
perlu lagi tergantung sama pihak tengah
ini yang bernama Swift ini. Ini adalah
sebuah ekosistem keuangan baru yang
desentralisasi dari Heomony Barat. Dan
jangan salah ini bukan lagi pilot
project. ini sudah terjadi. Jadi bukan
coba-coba lagi. Saya aja sudah sering
kok ngirim USD.
Ya kan? Saya aja sudah sering. Teknologi
ini luar biasa. Jadi per Juni 2024 Bank
of International Settlement BIS sudah
mengumumkan bridge ini live dan
fungsional tahun lalu 2024. Ini terjadi
sekarang. Ini adalah strategi level
makro. sebuah langka catur dari China
dan sekutunya untuk menciptakan dunia
yang lebih multipolar dan bukan US
sentral lagi. Bukan US Dolar sentral
lagi. Jadi kekuatan US Dollar ini
pelan-pelan akan melemah-melemah karena
Swift mulai akan ditinggalkan. Jadi
bridge ini adalah gerakan dari top down
atas ke bawah pemerintah ke pemerintah G
to G. Penantang kedua adalah gerakan
dari bawah ke atas. Nah, jadi
disrupsinya dua bidang. pertama bridge,
yang kedua bottom up, top down ini
bottom up yaitu bawa ke atas dari sektor
swasta. Jadi disrupinya
dua penantang ini. Yang pertama adalah
bridge, sekutunya lima negara kuat tadi.
Yang kedua, bottom up, yaitu dari bawah
ke atas. Wah, ini gila ini. Yaitu
namanya XRP. Jadi kalau Anda pemain
crypto, Anda pasti sudah tidak asing
dengan digital aset Ripple atau XRP.
Ripple ini melihat masalah yang sama
pada Swift, tapi dari sudut pandang
seorang entrepreneur. Tidak efektif,
tidak efisien, dan ngapain duit harus
ditukar dulu ke US Dollar? Lama lagi 1
sampai 5 hari kerja. Bagaimana kalau
menciptakan solusi 10 kali lipat lebih
baik, 10 kali lipat lebih cepat, bahkan
10 kali lipat lebih murah? Anda kirim
USD sampai sana juga USD. Tapi kalau
Anda kirim US dollar bisa jadi sampai di
sana udah dipotong potong potong. Anda
mungkin kirimnya 1.000 sampai sana
enggak sampainya 1.000 loh. Mungkin 990
sekian ada potongan sekian dolar. Ahah.
Itu rugi kan. Nah, ini problemnya. Jadi
solusi mereka jenius. Mereka menciptakan
sebuah utilisasi aset yaitu aset yang
bisa digunakan sebuah aset digital
bernama Ripple yang bertindak sebagai
bridge currency atau jembatan
likuiditas. Jadi cara kerjanya gini nih.
Sistem lama yang lambat itu kan rupiah.
Konversi ke dolar kirim ke Amerika.
konversi ke mata uang tujuan baru
nyampai. Jadi ini ada lima step loh. 1 2
3 4 5. Lima tahap sistem baru. Ripple
rupiah langsung tukar ripple selesai.
Ripple ketemu Ripple selesai. Sana juga
punya rekening crypto kita punya
rekening crypto selesai. Sana punya
wallet sini punya wallet kelar. Ya kan?
Ini cuman satu tahap yang sana 5 tahap.
5 tahap ya gimana enggak 5 hari di sini
satu tahap kelar hitungan real time saya
kirim detik ini juga USDT langsung kita
WA sudah terima sudah enggak sampai 5
detik masuk siapa mau happy sana 5 hari
di sini 5 detik ripple juga bisa membuat
stable coin bentuk mata uang apapun emas
perak bahkan riple sendiri proses yang
tadinya berhari-hari sekarang selesai
dalam hitungan detik yang tadinya
puluhan dolar sekarang sepersekian s ya
siap Siapa yang enggak mau lebih murah
lebih cepat? Ini adalah game changer.
Ini meniadakan freien cost atau hidden
cost dan membuat cashflow bisnis lintas
negara jauh lebih efisien. Tapi ya
kelemahannya ya password-nya jangan
lupa,
terus kemudian handphone-nya jangan
hilang. Bingung itu nanti kalau enggak
gitu ya kacau semuanya. Nah, karena
semua serba cepat, security-nya harus
diperhatikan. Itu aja sih. Jadi kalau
Anda dikit-dikit lupa password ya bahaya
itu. Karena itu semua aset digital Anda
ada di sini.
Ratusan institusi keuangan di seluruh
dunia sudah menjadi mitra. Ini
membuktikan bahwa sektor swasta bergerak
cepat mencari solusi atas masalah yang
diciptakan oleh infrastruktur Legacy.
Nah, apakah Bridge dan Ripple ini akan
berperang karena dua-duanya sama-sama
mendisruksi Swift? Nah, sekarang ini
bagian yang paling penting. Kita sebagai
strategist dan entrepreneur. Apakah Amb
Ridge dan Ripple ini akan berperang?
Jawab siapa yang akan menang? Jawabannya
mungkin mengejutkan Anda.
Mereka tidak perlu berperang. Justru
mereka bisa membentuk sebuah kolaborasi
yang tak terduga. Embris itu powerful
karena negara kan, tapi sistemnya
tertutup hanya untuk anggota. Sedangkan
Ripple itu fleksibel tapi butuh trust
dari institusi besar. Bagaimana jika
mereka kolaborasi?
menjadi backbond-nya infrastruktur utama
jalan tor antal pemerintah. Jadi
ibaratnya itu seperti yang bangun
gedungnya lah. Jadi diakui negara gitu
ya kan karena dia institusi kan negara
kan. Tapi Ripple yang punya teknologinya
ya. Jadi mereka itu yang punya
curies-nya gitu. Nah gimana kalau curies
kolaborasi sama bank? Wah ngeri. SRP
menjadi last mile deliver-nya jembatan
yang menghubungkan bank-bank swasta
perusahaan. Jadi, bank juga butuh
teknologi itu. Teknologi ini juga
membutuhkan institusi yang sudah diakui
negara dan non anggota bisa masuk ke
dalam-jalan tolge dengan efisien.
Kombinasi antar platform negara yang
kokoh dan platform sasta menciptakan
sistem keuangan global baru yang
benar-benar terdesentralisasi, efisien,
dan terbuka. GPN-nya lah ya kan. Kis kan
GPN, gerbang pembayaran Nusantara itu
luar biasa.
Jadi, sahabat SW30, kekuasaan absolut US
Dollar ini yang selama ini kita kenal
dibangun di atas pondasi teknologi tahun
0-an yang lambat dan rentan dan tidak
efektif dan tidak efisien itu
pelan-pelan yang bernama Swift itu
pelan-pelan akan digerogoti dari dua
sisi. Dari sisi Embridge dan juga dari
sisi Ripple. Di satu sisi, Tiongkok
bersama sekutunya LBRId sekarang sedang
membangun istana baru yang megah di
mereka bisa berdagang dengan aturan
mereka sendiri tanpa perlu restu dari
barat. Di sisi lain, dunia kripto yang
diwakili oleh Ripple sedang menciptakan
ribuan jalan tikus super cepat yang bisa
melewati semua gerbang tol dan
birikroasi sistem lama. Serangan ganda
ini menempatkan dominasi dolar pada
posisi paling rentan selama 80 tahun
terakhir. Ini ancamannya sudah jelas.
Swift COD ini sudah di era akhir. Ini
sudah masa sunset ini Swift Code. Tapi
kapan dunia akan beralih ke sistem
multipolar? Kehancuran di sini mungkin
berarti dolar bukan tidak berharga, tapi
hancurnya dominasi ini sebagai
satu-satunya pilihan. Jadi singkat
cerita dolar ini sudah mencapai piknya
dan didisrupsi oleh beberapa
teknologi-teknologi baru ini. Buat kita
semua ini berarti kita sedang hidup di
tengah-tengah revolusi keuangan terbesar
dalam hidup kita. akhir dari satu era
dan awal dari era baru yang aturannya
memang masih belum disahkan. Tapi bukan
sucses vivo 30 namanya kalau tidak
menginformasikan ini terlebih dahulu dan
tentu informasi futuristik ini pasti
akan menambah daya imajinasi Anda. Dan
siapa tahu ini adalah sebuah industri
yang lagi sunrise. Kalau suatu hari
memang benar-benar disahkan, minimal
Anda orang pertama yang sudah tahu
terlebih dahulu. Semoga Anda sukses
before 30. Sukses untuk Anda. Jangan
lupa like-nya dan kalau Anda hari ini
ingin belajar ilmu tentang bagaimana
memvaluasi sebuah perusahaan, saya
bersama Pak Toni Adik Karya dan Profesi
Feri Latihin akan mengadakan workshop.
Apakah perusahaan ini kemahalan,
perusahaan ini harga yang pantas atau
perusahaan ini lagi murah-murah yang
lagi diskon. Ilmunya itu ada enggak
ngawur. Ada teknik valuasinya dan kita
bisa tahu perusahaan ini apakah layak
dibeli atau diinvest atau tidak. di
tanggal 29 dan 30 Juni di Jakarta 2025.
Sukses untuk Anda. Link pendaftaran
workshop ada di link deskripsi. Kalau
Anda ingin belajar untuk level up, saya
yakin Anda harus berkumpul dengan
orang-orang yang luar biasa. Sukses
untuk Anda dan salam hebat. Luar biasa