Transcript
ITBp_jqn1N8 • 371 Perusahaan Besar AMERIKA BANGKRUT di 6 Bulan 2025, Siap-Siap Perusahaanmu kena DAMPAK!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1390_ITBp_jqn1N8.txt
Kind: captions Language: id 371 perusahaan besar di Amerika barusan ini bangkrut hanya dalam 6 bulan pertama di tahun 2025 ini. Dan Anda tahu ini bukan perusahaan kecil, tapi ini adalah perusahaan sekelas induk perusahaan Burger King. Di Indonesia Anda sudah pasti tahu Burger King itu salah satu makanan cepat saji yang sangat populer dan terkenal. Dan ini dampaknya itu apa? Lebih dari 87.000 ribu karyawan di PHK dan alhasil jutaan orang kehilangan akses dan layanan kemudahan untuk ke company-kampany tersebut dan ini baru setengah tahun awal dan ini akan terus memburuk. Anda tahu ini masalah terjadi apa? Anda tahu problemnya ini terjadi apa? Bahkan untuk negara sekelas Amerika, negara adi kuasa yang katanya mbahnya entrepreneur. Podcast kali ini saya akan bahas dengan Pak Toni untuk mengulas apa sih permasalahan ini sebelumnya. Welcome to Success Before Tury Level Up Podcast. [Musik] Welcome back, Pak Toni, ke Level Up Podcast. Selamat pagi, Pak Toni. Selamat pagi, Pak Candra. Salam hebat luar biasa, Pak. Salam hebat luar biasa. Yes, Pak Toni ini kalau sudah bicara level up ini apalagi kalau ketemu sama Pak Toni ini pasti ada sesuatu ini atau sesuatu yang heboh, sesuatu guncangan. Iya kan? Kemarin-kemarin kita bahas T Amerika, Donald Trump. Kali ini kita bahas banyak sekali perusahaan-perusahaan yang aneh, Pak. Kok bertumbangan ini. Iya. Iya. Ya. Bukan cuman di Indonesia. Iya. Bahkan global. Bahkan mbahnya entrepreneurship di Amerika yang paling terbaru ini Gold gym gitu loh. Oh aduh kok tiba-tiba Indonesia jadi korban ini ya. Oh tiba-tiba hilang karena kebetulan saya member Gold GYM juga Pak. Oh kena berarti Pak. Kena saya member lifetime lagi. Saya member seumur hidup lagi. Bayar berapa, Pak? Itu saya sudah member 12 tahun lalu sih. Oh iya termasuk menyentuh angka puluhan juta lah Pak. Wow. Jadi ya hilang juga gitu ya kan. Ternyata seumur hidup itu ya seumur hidup perusahan. Sumur hidup perusahaan. Bukan seumur gitu kita ya. Oke, Pak. By the way eh sehat Pak Toni? Sehat Pak Janda. Pak Canda sehat juga? Sehat juga. I baik. Jadi sekarang gini Pak saat ini kan banyak orang usahanya mengalami stagnan bahkan decline I ya. Ee ini ternyata ee sangat berdampak sama perlambatan ekonomi. Betul. Daya beli menurun ya. Kemudian yang hotel ini okupansinya juga menurun. Betul Bu. ee biasanya mengandalkan ee meeting-meeting pemerintahan. Kalau enggak ada meeting pemerintahan, hotel itu bisa colabs itu. Iya. Iya. Betul ya, Pak. Nah, menurut Pak Toni, apa yang dilakukan agar sebuah bisnis di kondisi saat ini ya minimal sustain bahkan bertumbuh besar? Iya. Ya. Nah, ee di sini pemilik usaha harus mau melakukan evaluasi secara menyeluruh, Pak. Hm. Mengenai bisnisnya. Iya. Nah, kemudian setelah tahu penyakitnya apa, ya, dia harus berani melakukan yang namanya transformasi companynya. Hm. Transformasi perusahaannya, gitu. Nah, kalau cuman dievaluasi tapi enggak berani mengeksekusi ya akhirnya ya banyak orang ya tetap stagnan gitu, Pak. Oke. Terus banyak pengusaha bingung cara melakukan evaluasi. Gimana sih, Pak, cara melakukan evaluasi? Sedangkan besok ini aja bayar karyawan aja masih pusing ini kok suruh Bapak melawan evaluasi gitu loh, Pak. Iya. I yang pertama bisa dicek mengenai bisnisnya, usahanya, produknya, layanannya kalau jasa ya. Apakah ee sudah ee istilahnya bertumbuh atau stagnasi? Nah, bagaimana dengan ee jasanya, produknya itu? Sudah ada inovasi belum? Harus dipikirkan inovasinya gimana? He. Nah, seringki ya seperti Nokia H itu kan perusahaan yang gede banget, Pak. Iya. Iya kan? Di zamannya zaman dulu kalau ee orang pakai handphone itu katanya Nokia itu handphone 1000 umat. 1 juta umat. Waktu itu padahal yang pakai Nokia kan ee handphone itu masih sedikit. Iya. Tapi Nokia itu adalah handphone sejuta umat katanya gitu. Semua Nokia. Iya. Samsung itu gak ada itu belum ada kiprahnya Mas ya. Iya. yang lain-lain masih belum ada. I. Nah, itu semuanya Nokia. He. Tapi kemudian setelah itu mereka enggak mau melakukan inovasi. Heeh. Mereka puas. Iya. Dan kemudian ada Blackberry kemudian kena handphone Cina yang mana mereka mengembangkan eh BlackBerry Messenger, WhatsApp. Sementara Nokia masih SMS, Pak. Iya. Ya. Sampai akhirnya Nokia collapse. Dan saat collaps itu CEO-nya mengatakan apa? Saya sampai sekarang itu bingung. He kok bisa Nokia itu colabs dalam waktu singkat. Heeh. Karena secara tata kelola perusahaan bagus, secara ee pemasaran bagus, tiba-tiba kok collaps. Mereka enggak masih belum sadar bahwa kurang inovasi gitu, Pak. Nah, ini harus dievaluasi. Sudahkah kita ee melakukan inovasi pada produk kita atau kita puas dengan kondisi yang ada gitu. Iya. Iya. Kemudian yang kedua, banyak orang yang fokus usahanya kurang. H. Nah, jadi akhirnya ee enggak jelas, enggak punya rencana yang strategis, enggak bisa jadi fokus arah bisnisnya gimana enggak jelas. Makanya kan ada orang kalau membuat bisnis katanya harus punya anggaran dasar ART, kemudian visi misi. Nah, fungsinya apa? Sebetulnya untuk menunjukkan arah. Cuman mayoritas saat ini pebisnis-bisnis ee yang saat ini ada. Nah, ini majority malas, Pak. Buat AD, Art, visi misi apa itu buat apa cepat gak mikir gitu loh. Nah, padahal itu fungsinya adalah untuk arah dan tujuan daripada perusahaan kita gitu. Nah, yang ketiga ini yang yang paling banyak terjadi manajemen keuangan yang buruk dan tidak efisien. Nah, sehingga menghambat pertumbuhan bisnis dan bahkan menyebabkan kerugian. H. Nah, ini ini biasanya terjadi karena kurang disiplin dan kurang pengetahuan dari pemilik usaha dan banyak pelaku usaha yang masih melakukan manajemen laci. Pak, manajemen laci itu apa sih, Pak? Nah, ini biasanya manajemen laci ini diangkat dari kebiasaan pemilik toko, Pak. Nah, pemilik toko itu kalau dapat penjual hasil penjualan kan biasanya dimasukkan laci, Pak. Nah, setelah dimasukkan laci apa yang terjadi? Heeh. Eh, dia kalau butuh sesuatu mau beli makan, mau beli apa, ngambil dari laci. Iya. Kemudian istrinya juga ee anaknya juga ngambil sehingga enggak ada pembukuan. Ya, otomatis kalau kondisinya seperti itu ya akan berantakan semua. Cash flow-nya perusahaan enggak jelas, Pak. Enggak jelas. Nah, jadi dalam hal ini ya ee kita perlu ada yang namanya pemisahan antara ee keuangan bisnis dana usaha dengan ee keuangan keluarga dan pribadi, Pak. Jangan dicampur adukkan ya. Kalau dicampur adukkan ya berantakan, Pak. Karena manajemen laci tadi gitu. Iya. I betul betul betul. Nah, ini membuat banyak orang yang ee punya omset gede tapi cash flow-nya seret, Pak. H jelas. Nah, kenapa ya? Karena ya kondisinya enggak ada pengelolaan keuangan manajemen, enggak ada pengelolaan. I Nah, sehingga di samping itu jadi omset gede tapi pusing ngatur cash flow dan akhirnya omset gede tapi dompetnya kosong gitu ya. Iya. Nah, itu kan repot. Nah, di samping itu kita perlu mengelola keuangan. Iya. itu adalah untuk kita bisa mengetahui performa bisnis dan situasi keuangan perusahaan gimana. Iya. I sehingga kita mau melakukan ekspansi apa. Betul, Pak. Nah, mau melakukan ekspansi atau ngerem? Iya. Nah, terus kemudian gimana dengan kadang mereka itu terjebak sama rutinitas ya? Iya. Padahal sebuat tim sepak bola aja kita ambil satu contoh tim sepak bola aja kalau dia itu stagnan I atau itu kan perlu evaluasi ya, Pak ya. Oh, iya. Pasti semua itu harus evaluasi ya, Pak ya. Iya. Nah, ini kapan evaluasinya? Kalau evaluasinya kadang pas cuman bisnis kita cuman ee sama istri berdua. Iya. Iya kan? Evaluasinya cuman sama suami istri aja. Itu pun kadang-kadang kebawa sampai ke rumah tangga gitu. Ribut juga di rumah iya kan. Nah, terus dia akhirnya ee bukannya evaluasi tapi dia mau seminar gratis ya. Jadi seperti cuman belajar dari podcast, cuman belajar dari apa, tapi itu kan belum tentu menjawab masalah perusahaan dia kan gitu loh. Iya. Kalau di podcast kan biasanya cuman ee kulitnya aja, Pak. Gak mungkin kita bisa jelaskan secara detail gitu. Enggak mungkin. Iya. I ya. Ya. Ee orang yang dengerin juga boring, Pak. Karena kan bahasa-bahasanya kan bahasa-bahasa teknikal. Iya. Dan kalau kita cuman dengerin aja ee enggak tertarik gitu loh. Iya. I. Heeh. Kalau enggak konsen benar-benar. Jadi singkat cerita Anda butuh dokternya perusahaan ya. Betul. Iya. Evaluasi itu butuh dokter perusahaan ya. Iya. Karena seringki kita tidak bisa melihat dapur kita sendiri kan, Pak? Iya. Iya. Kita butuh coach dari luar. Iya. Untuk melihat perlu ada orang luar yang melihat gitu. Tapi di samping itu sebetulnya sebelum tapi dia berkata gitu, "Saya ini cuman kelas UMKM, Pak." Tapi padahal rameai tapi sayang cuannya enggak kelihatan. I itu kan masalah yang Bapak tadi ngomong kan. Itu sayang kan, Pak. uangit yang dia dapat omset yang dia ramai tapi gak kelihatan uang cashnya. Betul. Ini seringkiali terjadi. Itu problem utama kalau bisnis UMKM atau bisnis keluarga yang tidak dikelola dengan baik. Pak, setuju. Setuju. Ya, yang terjadi seperti itu dan itu yang membuat banyak sekali UM-UKM yang kemudian colaps. Hm. Lebih dari 25% loh, Pak. Ee UMKM yang dalam ini survei ya. Iya. dalam setahun pertama itu lebih dari 25% perusahaan itu close di tahun pertama itu survei bukan saya ya yang nyurvei. Iya. Nah, yang bertahan dari ee sampai 5 tahun 10 tahun ya jumlahnya sangat kecil. Bahkan kabarnya kalau di atas 10 tahun itu hanya bertahan 4% kabar. Iya. Iya. Iya. Lanjut, Pak. Lanjut, Pak. Lanjut, Pak. Nah, sehingga dalam hal ini ee kita tidak boleh mencampur dana dari usaha itu dengan ee keuangan pribadi dan itu supaya kita lebih jelas. Nah, yang kedua itu us biasanya banyak orang yang usahanya itu punya utang yang besar ya sehingga ya bingung Pak bayar utangnya gimana. He. Akhirnya banyak pemilik usaha yang kerja untuk bank. Hm. Maksudnya apa? Untuk bayar cicilan, Pak. Iya. Kerja untuk bank. Nah, akibatnya apa? Ya, karena mereka ee enggak pernah menghitung di awal. Iya. Terlalu agresif. I. Nah, ini yang juga harus perlu dipertimbangkan seperti itu. Iya. Iya. Iya. I. Kemudian jadi dia harus apa namanya? Evaluasi juga utangnya gimana. Kalau memang itu utang-utang yang ada gimana caranya harus segera dibereskan. Betul. supaya kalau enggak enggak menimbulkan beban pada-pada bisnisnya. Omsetnya gede tapi dompetnya kosong, Pak. Iya. Jelas. Kenapa? Ya karena bayar bank akhirnya kita jadi pegawai bank seumur hidup. I pegawai bank yang tidak dibayar malah bayar gitu kan. Nah itu. Iya. Iya. Nah, yang ketiga yang membuat omset besar tapi ee dompetnya kosong. I karena biaya pengularan itu besar, Pak. Iya. Nah, bisnis itu kan ee hidupnya dari profit. Setuju. Nah, profit itu kan ee diperoleh dari jumlah omset ya, dikurangi modal. He. Dan pengeluaran ya plus utang. Dikurangi utang juga. Nah, ini harus positif. Harus pos. Iya, harus positif. Nah, jika modal atau pengeluarannya tinggi, utangnya besar, ya berantakan pasti. setuju. Nah, itu. Nah, sehingga dalam hal ini ee gimana caranya pemilik usaha harus berpikir bagaimana caranya profit yang ada itu bisa besar, cuan besar dan tidak menggerus cash flow. Iya, gitu. Nah, makanya perlu melakukan yang namanya cost evaluasi dan cost efisiensi, Pak. Iya. I nah itu. Iya. Ya. Ya. Ya. Setuju, Pak. Setuju, Pak. Nah, contohnya apa? ya pengeluaran untuk biasanya yang gede ya itu pengeluaran untuk marketing itu biasanya gede. Terus kemudian B operasional yang tinggi seperti biaya produksi, gaji karyawan, biaya sewa dan lain-lain. Ya, berarti ini bagian dari transformasi perusahaan ya, Pak ya? Oh iya, harus ya. Harus. Karena kalau pos pengeluaran bengkak hasil profit ya berkurang, Pak. Iya. Iya. Enggak heran kalau jumlah kasnya akan kecil gitu. Makanya perlu dilakukan yang namanya transformasi perusahaan. I agar perusahaan itu bisa maju dan berkembang. Oke, Pak. Jadi intinya di samping tata kelola tadi saya juga penasaran dalam suksesnya sebuah bisnis menurut Pak Toni itu. Tapi Bapak sempat ngomong salah satu bagian cost yang paling besar itu bagian pemasaran ya. Apalagi di zaman sekarang ya ee pemasaran gak cukup harus pemasaran offline tapi juga ada pemasaran secara digital atau digital marketing. Iya. Harus efektif juga. Iya. Iya. Orang juga menonton video-video di TikTok, video-video di YouTube. Iya. Iya. Apalagi juga nyelip iklan di situ gitu kan juga termasuk biaya yang tidak sedikit gitu. Iya. Betul lah. Berarti selain itu tadi menurut Bapak juga perlu merombak SDM enggak sih, Pak? Oh, perlu dong, Pak. Perlu ya? Perlu kalau apalagi kalau kita ee based on ee bukan cuman jasa ya, juga produksi ya. Iya. I pemasaran ya pasti perlu, Pak. Itu ee SDM kita harus ditingkatkan interpersonal skill-nya dia. Gini, Pak. Berarti intinya kita ini butuh coach nih. Iya. butuh orang yang berpengalaman betul untuk mengawasi usaha kita i memberikan nasihat untuk bisnis kita bukan cuman di sesi workshop i syukur-syukur dia jadi komisarisnya perusahaan Anda. Iya. Betul ya, Pak ya? Iya. Nah, ini jadi semacam ee ya memang tugasnya komisaris kan mengawasi daripada direksi untuk melakukan sebuah itu kan mengarahkan direksi. I gini Pak. Oke. Banyak pengusaha ini curhat sama saya Pak I. Mereka tuh nanya gini, "Pak Toni, saya ini sudah ikutkan direksi saya ke seminar coaching." Iya. Iya kan? Bahkan saya sudah sewa coach I. Tapi bisnis saya tetap gitu-gitu aja. Iya. Nah, ini loh, Pak. Nah, yang pertama harus dilihat satu, Pak. Heeh. Coach-nya itu ee cuman coach atau cuman apa atau praktisi bisnis? Nah, ini penting. Track record-nya gimana? Ah, betul, betul, betul. Nah, kalau dia sendiri cuman hanya sekedar coach. I saat ini kan banyak ya orang-orang yang bisa ngasih trak yang mana dia sendiri bisnisnya apa? Bisnisnya training. Oh bisnisnya training. Iya sih ya. Kalau bisnisnya hanya training, dia enggak punya bisnis yang lain ya. Iya ya susah untuk mengarahkan gitu. Jadi artinya dia cuman mengadopsi seminar training dan setelah dia tahu ilmunya dia jual training tersebut gitu ya. Iya betul. Oke. Beda sama pelaku bisnis I yang bersedia menjadi komisaris di perusahaan Anda. Betul. Ohoh. Ini sesuatu yang menarik Pak. Betul gini, Pak. By the way, ini kan nanti kita ini ada workshop ya, Pak ya. Iya. Tanggal 26 dan 27 Juli akhir bulan ini. Iya. Yang mana workshop ini enggak main-main, Pak. Iya. Yang hadir adalah Komisaris Utama Pertamina. Oh. Dan beliau juga seorang pengusaha. Komutnya BUMN yang cukup gede. Iya. Ee profitnya, andilnya bisa bangun negeri ini. Iya. I iya kan? Dan beliau seorang kepala daerah juga. Iya. I ya periode ee 2017 yang lalu gitu 2014 sampai 2017. Kemudian menjadi komutnya Pertamina 2019 sampai 2024. Wah ini track record-nya luar biasa. Dan sebelum jadi kepala daerah dia seorang pengusaha juga. Kalau ini kan jelas ya, Pak ya. Iya. Jelas track record-nya. Oke. Oke. Ya, Pak ya. Ya, semua orang pasti tahulah, Pak. Iya. Kalau sudah ngomong komut Pertamina berarti tidak lain tidak bukan pasti Pak Ahok. Pak BTP Cahaya Purnama. berarti dengan kata lain dia ini bukan coach biasa, Pak. Ya, bukan, Pak. Nah, jadi kami kasih kesempatan di workshop ini. Ini sebenarnya bukan workshop sih, ini kesempatan untuk peaching, Pak. Iya. I siapa tahu bisnismu kalau menarik, bisnismu kalau bagus, iya. Kamu bawa proposal bisnismu, bawa laporan keuangan usahamu, bawa ke workshop ini. He. Nanti proposal akan sampai ke tangan Pak Ahok loh. Oh, betul ya, Pak ya. I dan kalau nanti dipelajari sama beliau seperti beliau pernah mampir di podcast saya. Iya. Bermimpi enggak sih kalau suatu hari usahamu itu komutnya Pak Ahok gitu loh. Wah, ngeri kan, Pak? Ya. Oh, ngeri Pak. Ngeri ngeri ngeri. Sekaligus yang saya juga mau cerita yaitu tentang ada dua tokoh kepala daerah juga, Pak. Hm. Yang pertama adalah Walikota Semarang, Pak. Iya. I periode yang lalu, Pak Hender Beadi atau Pak Hendi. Oh. Sama Walikota Bojonegoro. Eh, sori, Bupati Bojonegoro. Iya. Pak Suyoto atau Kang Yoto sebutannya. ya periode 2008 sampai 2018 ini sesuatu yang menarik. Kenapa kita harus ngundang kepala daerah juga? Karena bukan mustahil bisnismu juga bersinggungan sama pemerintah. Iya. Iya. Kan memang ee di bisnis itu kan setnya target market kita ada tiga, Pak. Iya. I yang pertama adalah B2C. B2C. Nah, biasanya orang fokusnya di B2C, Pak. Bisnis itu customer. Nah, akhirnya apa? Banyak iklan. Banyak iklan. Nah, banyak iklan. Ada yang iklan di TV, ada iklan di sekarang sos sosmet, kemudian iklan di jalan-jalan itu, Pak. Itu gede loh, Pak. Baliho, Bali Baliho itu ya. Nah, itu arahnya B2C semua, Pak. B2C semua. Nah, banyak orang yang ee fokusnya hanya di sana. Padahal sebnya di samping B2C ada juga bisnis yang bisa B2B, Pak. Oke. Bisnis itu bisnis. Iya. I ya. Kerja sama antar bisnis. Jadi suplynya suplai perusahaan, Pak. Sudah bukan lagi supllyinya ke customer. Iya. I. Nah, yang ketiga adalah B2G, Pak. Bisnis to government. Business to government. Nah, ini yang lebih sedikit lagi, Pak. Yang itu. Iya. Makanya kita hadirkan toko itu ya, Pak, ya. Iya. Jadi, kalau memang bisnismu sudah selain ini ke retail, ke customer atau bisnis to bisnis, kami gandeng juga dua kepala daerah yang sudah biasa main e-katalog, Pak. Hm. Jadi transparan, Pak. Ya, transparan. Iya. Iya. Nah, kemudian juga bagaimana cara masuk ke market B2G, Pak. Nah, itu berarti kalau kalau kita mau masukkan tendernya berarti pakai katalog ya. Pas sudah enggak sudah enggak lagi cara buat e-katalog supaya gol itu gimana nanti diajarkan. He. Sudah enggak lagi ngirim kayak proposal gitu Pak. Enggak ada. Keren itu, Pak. Nah, makanya Anda harus cuman masalahnya gimana caranya ngisi? Nah, semua pertanyaan itu akan dijatuh di workshop, Pak. Oke. Nah, di workshop itu itulah sebab tokoh yang hadir workshop kali ini enggak main-main. Hm. Dan bisa jadi kalau kepala daerah tersebut tertarik sama bisnis Anda, bisa jadi ini satu tim. Wah, akan menjadi komisaris utama bisnis kamu. Makanya video ini dibuat ini kesempatanmu untuk eh it's your show time. I untuk memamerkan bisnismu. Bukan bisnismu lagi sakit. Kalau bisnis lagi sakit ya urusan sendiri kan gitu. Tapi sakit tapi ramai. I seperti yang Pak Toni ngomong tadi, sakit tapi ramai bingung. Kalau bisnis Anda enggak seksi, gimana mau dipamerkan kepada Pak Ahok? Kan gitu ceritanya. Ini apa namanya? Bakal luar biasa, Pak. Bakal luar biasa. Iya. Karena ee kalau sampai ee komisaris utamanya Pak Ahok, wah itu luar biasa. Di samping itu ee Pak Hendy ya tadi ya, Pak Yoto. Nah, itu juga bisnismu bisa dibawa ke rana pemerintahan. Apalagi ada pakar keuangan Pak Toni, apalagi ada saya. Nah, ini adalah kami satu tim. Kalau dari sini bisnis Anda cukup seksi, silakan pamerkan bisnis Anda di workshop ini. Kan gitu, Pak. Iya. Iya. Karena sebenarnya kepala daerah itu sebetulnya juga sama dengan ngelola bisnis loh, Pak. Oh, iya dong. Ee itu bisnis yang skalanya gede loh. Oh, lebih gede, Pak. Jakarta aja penduduk Rp1 juta. Itu kan CEO dari 11 juta orang. Iya. Kalau perusahaan karyawan mana ada perusahaan 11 juta karyawan. Iya. Dan apa namanya? Luar biasanya saat Pak Ahok mimpin Jakarta itu banyak problem-problem itu teratasi ya termasuk banjir segala macam itu kan bisa teratasi dengan luar biasa. Apalagi waktu dia jadi komut Pertamina kan banyak kebijakan-kebijakan beliau itu juga ee cukup menuntut para direksi. Makanya sampai mungkin barusan kasus Pertamina keluar semua kan Pak ya. H iya itu dan luar biasanya dalam kondisi seperti itu ee saya dengar ee kemarin itu Pak Ahok itu ee keuntungan Pertamina terbesar itu pada saat zaman periodenya Pak Ahok itu. Periodenya Pak Ahok dan terbukti beliau diperiksa KPK berkali-kali lolos terus. Artinya memang beliau transparan. Nah, kami tokoh-tokoh yang kami undang kali ini berikut ini juga memang yang transparan. Memang betul-betul eh good governance ya. Good corporate governance. Good corporate governance. GCG semua. I yang nah kalau Anda hari ini mau corporate Anda juga bagus harus punya pemimpin yang bagus. Nah, silakan kami hari ini loh, Pak. Saya dan diajari juga ya, Pak ya. Nanti Pak Ahok itu akan ngajarin gimana caranya mentransformasi perusahaan. Betul. He. Nah, itu yang paling penting. Keren, keren, keren. Karena ee kadang-kadang kita enggak punya pemikiran-pemikiran seperti itu. Nah, Pertamina bisa bertumbuh seperti itu karena Pak Ahok kan punya ee gebrakan-gebrakan. Dia berani mentransfer kan ee orangnya kan Pak Ahok itu kan itu ya apa namanya ee tegas ya harus begini begini begini begini. Dan dia kan latar belakangnya juga pengusaha. setuju. Nah, Anda yang hari ini tidak mewakili perusahaan kalian atau mungkin Anda seorang levelnya perusahaan, Anda mungkin GM atau level direksi yang diutus oleh pemeli perusahaan, silakan daftar di link di bawah ini karena waktunya juga sudah mepet sisa 2 minggu lagi. Dan mungkin bagi Anda yang kelas UMKM, Anda pengin ikut boleh, tapi Anda mungkin minder, "Pak, saya cuman UMKM, omset saya kecil tapi ramai." Loh, UMKM pun kalau profitnya gede tapi yang Anda enggak ngerti tata kelolanya, kita bisa bantu beresin. Oh, iya. Loh, UMKM itu saat ini gede loh, Pak. Sumbangsnya buat negara gede loh. Nah, itu dia. Oleh sebab itu dan saat ini banyak orang-orang yang mengawali dari modal-modal kecil yang saat ini omsatnya sudah bukan lagi ratusan juta, sudah miliaran. Bahkan ee banyak perusahaan-perusahaan yang levelnya sudah puluhan, ratusan miliar itu berangkat dari UMKM loh, Pak. Makanya kalau Anda beruntar jangan minder. Kalau Anda beruntung kami batasin Mbak workshop ini. Karena untuk memeriksa laporan keuangan bisnis Anda itu perlu waktu. Kami enggak mungkin bikin skala masal sampai ratusan atau ribuan orang. Enggak mungkin. Enggak bisa. Makanya kami hanya pilih 30 orang pertama saja untuk Anda minimal kami pelajari laporan keuangan bisnis Anda. 50 bisalah Pak Mas 30 sampai 50 lah ya. Minim 30. Maka Anda pelajari dari sini kita akan memperkenankan kepada Pak Ahok untuk memeriksa laporan keuangan dan siapa tahu kalau Anda beruntung melalui kami, Anda bisa mendapatkan komisaris utama seperti Pak Hawk. Siapa tahu dia menjadi komut daripada usaha Anda. Urusan sama governance beres. Selain Anda nambah ilmu, ini bukan seminar coaching biasa ya, Pak ya. Karena ini lebih kepada seminar peaching, Pak. Iya. Ya, ini seminar memamerkan betapa seksinya usaha plus Pak workshop plus peaching. Workshop plusing ya. Ini dari workshop plus karena workshop itu ada ilmunya kan gitu ya, Pak ya. Bagaimana bisnis Anda bagus. Baik Pak Toni terima kasih atas sharing-nya. Sama-sama Pak. Semoga dengan sharing kita ini bisa mengangkat level UMKM kita agar level apa ya? seperti nama channel kami SU3. Dar demikian otomatis saya yakin bisnis Anda siapa tahu Anda punya dream kan sama seperti kayak klub sepak bola Liga T ya tapi dipimpin sama Alex Fergusen loh kan namanya Hunus ya iya kan kalau memang klub Anda bagus keuangannya sehat kenapa enggak banyak perusahaan ini kes kecil yang kemudian melesat gara-gara coach-nya bagus loh nah makanya ini kan kesempatan Anda untuk memamerkan betapa hebatnya usaha Anda, betapa potensinya usaha Anda. Ya, soalnya banyak, Pak, di kolom komen success, Pak. Ini tolong, Pak. Siapa tahu Pak Candra mau ee hari ini saya berkenan bisa mampir ke usaha saya dan sebagainya. Itu kan sebenarnya banyak. I. Nah, daripada Anda seperti itu, mending kita gabungin jadi satu langsung sesi bersama Pak Hok, Pak Hendy sama Pak Yoto, bersama Pak Toni sama saya. Kami berlima siap memeriksa dan mengcoaching Anda semuanya. Siapa tahu bisnis Anda luar biasa. Yes, Pak. Tapi cocok enggak kalau misalkan dia cuman karirnya profesional? Loh, profesional itu kan tulang punggung perusahaan, Pak. Oh, I. Nah, justru dia kalau ikut dia bisa mentransformasi perusahaan. Nah, ini dia berarti cocok juga untuk cocok untuk kaum profesional ya. Iya. Manajer ke atas BOD itu sangat penting. Oh, iya. Dia bisa memberikan usulan-usulan. Oh, siap. Siap. Kepada big boss. Wah, kalau dia bisa memberikan usulan-usulan dan usulan-usulannya dianggap big boss itu luar biasa. Iya kan berarti ini bukan cuman bisnis owner Pak ya, tapi ini C level, GM manager level, M level juga boleh ikut ya, Pak ya. Dari situ Anda akan mempunyai sebuah wawasan baru untuk apa yang termasuk gimana caranya nata keuangannya, menelola finansialnya. Keren. Karena banyak loh, Pak ee di B level, C level, bahkan owner itu yang berangkatnya bukan dari finance loh, Pak. Oh, itu banyak banyak ya. Nah, sehingga otomatis ya skala pokoknya dalam bisnis ternyata bisnisnya bertumbuh, berkembang tapi secara dasar knowledge kurang. Nah, dengan mengikuti ini di samping mendapatkan basic knowledge juga mendapatkan pengalaman dan ya tadi yang terutama ee bisa dapat ee network juga dalam ee acara ini kan nanti kan yang datang juga dan yang penting bisnismu dipantau sama Pak Ahok kapan lagi kan gitu ya Pak ya. Nah, itu sesuatu yang sangat langkah. Iya, sangat langkah di zaman saat ini. Mumpung Pak Haok saat ini lagi tidak menjabat apapun, dia punya kesempatan untuk melirik bisnis dan usaha kamu. Oke. Iya, ini networking yang luar biasa. Sangat luar biasa. Mungkin first pertama kali di Indonesia ya, Pak ya. Oke, terima kasih. Kita tutup dulu sesi sharing hari ini. Sukses selalu dan salam hebat luar biasa. Okay.