Transcript
ITBp_jqn1N8 • 371 Perusahaan Besar AMERIKA BANGKRUT di 6 Bulan 2025, Siap-Siap Perusahaanmu kena DAMPAK!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1390_ITBp_jqn1N8.txt
Kind: captions
Language: id
371 perusahaan besar di Amerika barusan
ini bangkrut hanya dalam 6 bulan pertama
di tahun 2025 ini. Dan Anda tahu ini
bukan perusahaan kecil, tapi ini adalah
perusahaan sekelas induk perusahaan
Burger King. Di Indonesia Anda sudah
pasti tahu Burger King itu salah satu
makanan cepat saji yang sangat populer
dan terkenal. Dan ini dampaknya itu apa?
Lebih dari 87.000 ribu karyawan di PHK
dan alhasil jutaan orang kehilangan
akses dan layanan kemudahan untuk ke
company-kampany tersebut dan ini baru
setengah tahun awal dan ini akan terus
memburuk. Anda tahu ini masalah terjadi
apa? Anda tahu problemnya ini terjadi
apa? Bahkan untuk negara sekelas
Amerika, negara adi kuasa yang katanya
mbahnya entrepreneur. Podcast kali ini
saya akan bahas dengan Pak Toni untuk
mengulas apa sih permasalahan ini
sebelumnya.
Welcome to Success Before Tury Level Up
Podcast.
[Musik]
Welcome back, Pak Toni, ke Level Up
Podcast. Selamat pagi, Pak Toni.
Selamat pagi, Pak Candra.
Salam hebat luar biasa, Pak.
Salam hebat luar biasa. Yes, Pak Toni
ini kalau sudah bicara level up ini
apalagi kalau ketemu sama Pak Toni ini
pasti ada sesuatu ini atau sesuatu yang
heboh, sesuatu guncangan. Iya kan?
Kemarin-kemarin kita bahas T Amerika,
Donald Trump.
Kali ini kita bahas banyak sekali
perusahaan-perusahaan yang aneh, Pak.
Kok bertumbangan ini.
Iya. Iya.
Ya. Bukan cuman di Indonesia.
Iya.
Bahkan global. Bahkan mbahnya
entrepreneurship di Amerika yang paling
terbaru ini Gold gym gitu loh.
Oh
aduh kok tiba-tiba Indonesia jadi korban
ini ya.
Oh
tiba-tiba hilang karena kebetulan saya
member Gold GYM juga Pak.
Oh kena berarti Pak.
Kena saya member lifetime lagi. Saya
member seumur hidup lagi.
Bayar berapa, Pak?
Itu saya sudah member 12 tahun lalu sih.
Oh
iya termasuk menyentuh angka puluhan
juta lah Pak.
Wow.
Jadi ya hilang juga gitu ya kan.
Ternyata seumur hidup itu ya seumur
hidup perusahan.
Sumur hidup perusahaan.
Bukan seumur gitu kita ya. Oke, Pak. By
the way eh sehat Pak Toni?
Sehat Pak Janda. Pak Canda sehat juga?
Sehat juga.
I
baik. Jadi sekarang gini Pak saat ini
kan banyak orang usahanya mengalami
stagnan bahkan decline
I
ya. Ee ini ternyata ee sangat berdampak
sama perlambatan ekonomi.
Betul.
Daya beli menurun ya.
Kemudian yang hotel ini okupansinya juga
menurun.
Betul
Bu. ee biasanya mengandalkan ee
meeting-meeting pemerintahan. Kalau
enggak ada meeting pemerintahan, hotel
itu bisa colabs itu.
Iya. Iya.
Betul ya, Pak. Nah, menurut Pak Toni,
apa yang dilakukan agar sebuah bisnis di
kondisi saat ini ya minimal sustain
bahkan bertumbuh besar?
Iya. Ya. Nah, ee di sini pemilik usaha
harus mau melakukan evaluasi secara
menyeluruh, Pak.
Hm.
Mengenai bisnisnya.
Iya. Nah, kemudian setelah tahu
penyakitnya apa,
ya,
dia harus berani melakukan yang namanya
transformasi companynya.
Hm.
Transformasi perusahaannya, gitu.
Nah, kalau cuman dievaluasi tapi enggak
berani mengeksekusi ya akhirnya ya
banyak orang ya tetap stagnan gitu, Pak.
Oke. Terus banyak pengusaha bingung cara
melakukan evaluasi. Gimana sih, Pak,
cara melakukan evaluasi? Sedangkan besok
ini aja bayar karyawan aja masih pusing
ini kok suruh Bapak melawan evaluasi
gitu loh, Pak.
Iya. I yang pertama bisa dicek mengenai
bisnisnya, usahanya, produknya,
layanannya kalau jasa ya.
Apakah ee sudah ee istilahnya bertumbuh
atau stagnasi?
Nah, bagaimana dengan ee jasanya,
produknya itu? Sudah ada inovasi belum?
Harus dipikirkan inovasinya gimana? He.
Nah, seringki ya seperti Nokia H
itu kan perusahaan yang gede banget,
Pak.
Iya.
Iya kan? Di zamannya
zaman
dulu kalau ee orang pakai handphone itu
katanya Nokia itu handphone 1000 umat.
1 juta umat.
Waktu itu padahal yang pakai Nokia kan
ee handphone itu masih sedikit.
Iya.
Tapi Nokia itu adalah handphone sejuta
umat katanya gitu.
Semua Nokia.
Iya. Samsung itu gak ada itu
belum ada kiprahnya Mas ya.
Iya. yang lain-lain masih belum ada.
I.
Nah, itu semuanya Nokia.
He.
Tapi kemudian setelah itu
mereka enggak mau melakukan inovasi.
Heeh.
Mereka puas.
Iya.
Dan kemudian ada Blackberry kemudian
kena handphone Cina
yang mana mereka mengembangkan eh
BlackBerry Messenger, WhatsApp.
Sementara Nokia masih SMS, Pak.
Iya.
Ya. Sampai akhirnya Nokia collapse.
Dan saat collaps itu CEO-nya mengatakan
apa? Saya sampai sekarang itu bingung.
He
kok bisa Nokia itu colabs dalam waktu
singkat.
Heeh.
Karena secara tata kelola perusahaan
bagus, secara ee pemasaran bagus,
tiba-tiba kok collaps. Mereka enggak
masih belum sadar bahwa
kurang inovasi gitu, Pak.
Nah, ini harus dievaluasi. Sudahkah kita
ee melakukan inovasi pada produk kita
atau kita puas dengan kondisi yang ada
gitu.
Iya. Iya.
Kemudian yang kedua, banyak orang yang
fokus usahanya kurang. H. Nah, jadi
akhirnya ee enggak jelas, enggak punya
rencana yang strategis, enggak bisa jadi
fokus arah bisnisnya gimana enggak
jelas. Makanya kan ada orang kalau
membuat bisnis katanya harus punya
anggaran dasar ART, kemudian visi misi.
Nah, fungsinya apa? Sebetulnya untuk
menunjukkan arah. Cuman mayoritas saat
ini pebisnis-bisnis ee yang saat ini
ada. Nah, ini majority malas, Pak. Buat
AD, Art, visi misi apa itu buat
apa cepat
gak mikir gitu loh. Nah, padahal itu
fungsinya adalah untuk arah dan tujuan
daripada perusahaan kita gitu.
Nah, yang ketiga ini yang yang paling
banyak terjadi manajemen keuangan yang
buruk dan tidak efisien.
Nah, sehingga menghambat pertumbuhan
bisnis dan bahkan menyebabkan kerugian.
H.
Nah, ini ini biasanya terjadi karena
kurang disiplin dan kurang pengetahuan
dari pemilik usaha dan banyak pelaku
usaha yang masih melakukan manajemen
laci. Pak,
manajemen laci itu apa sih, Pak?
Nah, ini biasanya manajemen laci ini
diangkat dari kebiasaan pemilik toko,
Pak.
Nah, pemilik toko itu kalau dapat
penjual hasil penjualan kan
biasanya dimasukkan laci, Pak.
Nah, setelah dimasukkan laci apa yang
terjadi? Heeh.
Eh, dia kalau butuh sesuatu mau beli
makan, mau beli apa, ngambil dari laci.
Iya.
Kemudian istrinya juga ee anaknya juga
ngambil sehingga enggak ada pembukuan.
Ya, otomatis kalau kondisinya seperti
itu ya akan berantakan semua.
Cash flow-nya perusahaan enggak jelas,
Pak.
Enggak jelas. Nah, jadi dalam hal ini ya
ee kita perlu ada yang namanya pemisahan
antara
ee keuangan bisnis dana usaha
dengan
ee keuangan keluarga dan pribadi, Pak.
Jangan dicampur adukkan ya. Kalau
dicampur adukkan ya berantakan, Pak.
Karena manajemen laci tadi gitu.
Iya. I betul betul betul. Nah, ini
membuat banyak orang yang ee punya omset
gede tapi cash flow-nya seret, Pak.
H jelas.
Nah, kenapa ya? Karena ya kondisinya
enggak ada pengelolaan keuangan
manajemen, enggak ada pengelolaan. I
Nah, sehingga di samping itu
jadi omset gede tapi pusing ngatur cash
flow
dan akhirnya omset gede tapi dompetnya
kosong gitu ya.
Iya. Nah, itu kan repot.
Nah, di samping itu kita perlu mengelola
keuangan.
Iya. itu adalah untuk kita bisa
mengetahui performa bisnis dan situasi
keuangan perusahaan gimana.
Iya. I
sehingga kita mau melakukan ekspansi
apa.
Betul, Pak.
Nah, mau melakukan ekspansi atau ngerem?
Iya.
Nah, terus kemudian gimana dengan
kadang mereka itu terjebak sama
rutinitas ya?
Iya.
Padahal sebuat tim sepak bola aja kita
ambil satu contoh tim sepak bola aja
kalau dia itu stagnan
I
atau itu kan perlu evaluasi ya, Pak ya.
Oh, iya. Pasti
semua itu harus evaluasi ya, Pak ya.
Iya. Nah, ini kapan evaluasinya? Kalau
evaluasinya kadang pas cuman bisnis kita
cuman ee sama istri berdua.
Iya.
Iya kan? Evaluasinya cuman sama suami
istri aja.
Itu pun kadang-kadang kebawa sampai ke
rumah tangga gitu. Ribut juga di rumah
iya kan. Nah, terus dia akhirnya ee
bukannya evaluasi tapi dia mau seminar
gratis ya. Jadi seperti cuman belajar
dari podcast, cuman belajar dari apa,
tapi itu kan belum tentu menjawab
masalah perusahaan dia kan gitu loh.
Iya. Kalau di podcast kan biasanya cuman
ee kulitnya aja, Pak.
Gak mungkin kita bisa jelaskan secara
detail gitu. Enggak mungkin.
Iya. I ya. Ya.
Ee orang yang dengerin juga boring, Pak.
Karena kan bahasa-bahasanya kan
bahasa-bahasa teknikal.
Iya.
Dan kalau kita cuman dengerin aja ee
enggak tertarik gitu loh.
Iya. I.
Heeh. Kalau enggak konsen benar-benar.
Jadi singkat cerita Anda butuh dokternya
perusahaan ya.
Betul.
Iya.
Evaluasi itu butuh dokter perusahaan ya.
Iya. Karena seringki kita tidak bisa
melihat dapur kita sendiri kan, Pak?
Iya. Iya.
Kita butuh coach dari luar.
Iya.
Untuk melihat
perlu ada orang luar yang melihat
gitu. Tapi di samping itu sebetulnya
sebelum
tapi dia berkata gitu, "Saya ini cuman
kelas UMKM, Pak."
Tapi padahal rameai
tapi sayang cuannya enggak kelihatan. I
itu kan masalah yang Bapak tadi ngomong
kan.
Itu sayang kan, Pak. uangit yang dia
dapat omset yang dia ramai
tapi gak kelihatan uang cashnya.
Betul.
Ini seringkiali terjadi.
Itu problem utama kalau bisnis UMKM atau
bisnis keluarga yang tidak dikelola
dengan baik. Pak,
setuju. Setuju.
Ya, yang terjadi seperti itu dan itu
yang membuat banyak sekali UM-UKM yang
kemudian colaps.
Hm.
Lebih dari 25% loh, Pak.
Ee UMKM
yang dalam ini survei ya.
Iya. dalam setahun pertama itu lebih
dari 25% perusahaan itu close di tahun
pertama
itu survei bukan saya ya yang nyurvei.
Iya. Nah, yang bertahan dari ee sampai 5
tahun 10 tahun ya jumlahnya sangat
kecil. Bahkan kabarnya kalau di atas 10
tahun itu hanya bertahan 4% kabar.
Iya. Iya. Iya. Lanjut, Pak. Lanjut, Pak.
Lanjut, Pak. Nah, sehingga dalam hal ini
ee kita tidak boleh mencampur dana
dari usaha itu dengan
ee keuangan pribadi dan itu supaya kita
lebih jelas.
Nah, yang kedua
itu us biasanya banyak orang yang
usahanya itu
punya utang yang besar
ya
sehingga ya
bingung Pak bayar utangnya gimana. He.
Akhirnya banyak pemilik usaha yang kerja
untuk bank.
Hm.
Maksudnya apa? Untuk bayar cicilan, Pak.
Iya. Kerja untuk bank.
Nah, akibatnya apa? Ya, karena mereka ee
enggak pernah menghitung di awal.
Iya.
Terlalu agresif.
I.
Nah, ini yang juga harus perlu
dipertimbangkan seperti itu.
Iya. Iya. Iya. I.
Kemudian jadi dia harus apa namanya?
Evaluasi juga utangnya gimana. Kalau
memang itu utang-utang yang ada gimana
caranya harus segera dibereskan.
Betul. supaya kalau enggak enggak
menimbulkan beban pada-pada bisnisnya.
Omsetnya gede
tapi dompetnya kosong, Pak.
Iya. Jelas.
Kenapa? Ya karena bayar bank akhirnya
kita jadi pegawai bank seumur hidup.
I
pegawai bank yang tidak dibayar malah
bayar gitu kan.
Nah itu.
Iya. Iya.
Nah, yang ketiga yang membuat omset
besar tapi ee dompetnya kosong.
I
karena biaya pengularan itu besar, Pak.
Iya. Nah, bisnis itu kan ee hidupnya
dari profit.
Setuju.
Nah, profit itu kan ee diperoleh dari
jumlah omset
ya,
dikurangi modal.
He.
Dan pengeluaran
ya
plus utang. Dikurangi utang juga.
Nah, ini harus positif. Harus pos.
Iya, harus positif. Nah, jika modal atau
pengeluarannya
tinggi, utangnya besar, ya berantakan
pasti. setuju.
Nah, itu. Nah, sehingga dalam hal ini ee
gimana caranya pemilik usaha harus
berpikir bagaimana caranya profit yang
ada itu bisa besar, cuan besar dan tidak
menggerus cash flow.
Iya,
gitu. Nah, makanya perlu melakukan yang
namanya cost evaluasi dan cost
efisiensi, Pak.
Iya. I
nah itu.
Iya. Ya. Ya. Ya. Setuju, Pak. Setuju,
Pak.
Nah, contohnya apa? ya pengeluaran untuk
biasanya yang gede ya itu pengeluaran
untuk marketing
itu biasanya gede.
Terus kemudian B operasional yang tinggi
seperti biaya produksi, gaji karyawan,
biaya sewa dan lain-lain. Ya,
berarti ini bagian dari transformasi
perusahaan ya, Pak ya?
Oh iya,
harus ya.
Harus. Karena kalau pos pengeluaran
bengkak hasil profit ya berkurang, Pak.
Iya. Iya.
Enggak heran kalau jumlah kasnya akan
kecil gitu. Makanya perlu dilakukan yang
namanya transformasi perusahaan. I
agar perusahaan itu bisa maju dan
berkembang.
Oke, Pak. Jadi intinya di samping tata
kelola tadi saya juga penasaran dalam
suksesnya sebuah bisnis menurut Pak Toni
itu. Tapi Bapak sempat ngomong salah
satu bagian cost yang paling besar itu
bagian pemasaran
ya.
Apalagi di zaman sekarang
ya
ee pemasaran gak cukup harus pemasaran
offline tapi juga ada pemasaran secara
digital atau digital marketing.
Iya.
Harus efektif juga.
Iya. Iya.
Orang juga menonton video-video di
TikTok, video-video di YouTube.
Iya. Iya. Apalagi juga nyelip iklan di
situ gitu kan juga termasuk biaya yang
tidak sedikit gitu.
Iya. Betul
lah. Berarti selain itu tadi menurut
Bapak juga perlu merombak SDM enggak
sih, Pak?
Oh, perlu dong, Pak.
Perlu ya?
Perlu kalau apalagi kalau kita ee based
on ee bukan cuman jasa ya, juga produksi
ya. Iya. I
pemasaran ya pasti perlu, Pak. Itu ee
SDM kita harus ditingkatkan
interpersonal skill-nya dia.
Gini, Pak. Berarti intinya kita ini
butuh coach nih.
Iya. butuh orang yang berpengalaman
betul
untuk mengawasi usaha kita
i
memberikan nasihat untuk bisnis kita
bukan cuman di sesi workshop
i
syukur-syukur dia jadi komisarisnya
perusahaan Anda.
Iya.
Betul ya, Pak ya?
Iya. Nah, ini jadi semacam ee ya memang
tugasnya komisaris kan mengawasi
daripada direksi untuk melakukan sebuah
itu kan mengarahkan direksi.
I gini Pak. Oke. Banyak pengusaha ini
curhat sama saya Pak
I. Mereka tuh nanya gini, "Pak Toni,
saya ini sudah ikutkan direksi saya ke
seminar coaching."
Iya.
Iya kan? Bahkan saya sudah sewa coach
I.
Tapi bisnis saya tetap gitu-gitu aja.
Iya.
Nah, ini loh, Pak.
Nah, yang pertama harus dilihat satu,
Pak.
Heeh.
Coach-nya itu ee cuman coach atau cuman
apa atau praktisi bisnis?
Nah,
ini penting.
Track record-nya gimana?
Ah, betul, betul, betul.
Nah, kalau dia sendiri cuman hanya
sekedar coach. I
saat ini kan banyak ya orang-orang yang
bisa ngasih trak
yang mana dia sendiri bisnisnya apa?
Bisnisnya training.
Oh bisnisnya training. Iya sih
ya. Kalau bisnisnya hanya training, dia
enggak punya bisnis yang lain ya.
Iya
ya susah untuk mengarahkan gitu.
Jadi artinya dia cuman mengadopsi
seminar training dan setelah dia tahu
ilmunya dia jual training tersebut gitu
ya.
Iya betul.
Oke. Beda sama pelaku bisnis
I
yang bersedia menjadi komisaris di
perusahaan Anda.
Betul.
Ohoh. Ini sesuatu yang menarik Pak.
Betul
gini, Pak. By the way, ini kan nanti
kita ini ada workshop ya, Pak ya.
Iya.
Tanggal 26 dan 27 Juli akhir bulan ini.
Iya.
Yang mana workshop ini enggak main-main,
Pak.
Iya.
Yang hadir adalah Komisaris Utama
Pertamina.
Oh.
Dan beliau juga seorang pengusaha.
Komutnya BUMN yang cukup gede.
Iya.
Ee profitnya, andilnya bisa bangun
negeri ini.
Iya. I
iya kan? Dan beliau seorang kepala
daerah juga. Iya. I
ya periode ee 2017 yang lalu gitu 2014
sampai 2017.
Kemudian menjadi komutnya Pertamina 2019
sampai 2024.
Wah ini track record-nya luar biasa. Dan
sebelum jadi kepala daerah dia seorang
pengusaha juga.
Kalau ini kan jelas ya, Pak ya.
Iya. Jelas track record-nya. Oke.
Oke. Ya, Pak ya.
Ya, semua orang pasti tahulah, Pak.
Iya.
Kalau sudah ngomong komut Pertamina
berarti tidak lain tidak bukan pasti Pak
Ahok.
Pak BTP Cahaya Purnama. berarti dengan
kata lain dia ini bukan coach biasa,
Pak. Ya,
bukan, Pak.
Nah, jadi kami kasih kesempatan di
workshop ini. Ini sebenarnya bukan
workshop sih, ini kesempatan untuk
peaching, Pak.
Iya. I
siapa tahu bisnismu kalau menarik,
bisnismu kalau bagus,
iya.
Kamu bawa proposal bisnismu,
bawa laporan keuangan usahamu,
bawa ke workshop ini. He.
Nanti proposal akan sampai ke tangan Pak
Ahok loh.
Oh,
betul ya, Pak ya. I
dan kalau nanti dipelajari sama beliau
seperti beliau pernah mampir di podcast
saya. Iya.
Bermimpi enggak sih kalau suatu hari
usahamu itu komutnya Pak Ahok gitu loh.
Wah, ngeri kan, Pak? Ya.
Oh, ngeri Pak.
Ngeri ngeri ngeri.
Sekaligus yang saya juga mau cerita
yaitu tentang ada dua tokoh kepala
daerah juga, Pak.
Hm.
Yang pertama adalah Walikota Semarang,
Pak.
Iya. I
periode yang lalu,
Pak Hender Beadi atau Pak Hendi.
Oh.
Sama Walikota Bojonegoro. Eh, sori,
Bupati Bojonegoro.
Iya.
Pak Suyoto atau Kang Yoto sebutannya. ya
periode 2008 sampai 2018 ini sesuatu
yang menarik.
Kenapa kita harus ngundang kepala daerah
juga? Karena bukan mustahil bisnismu
juga bersinggungan sama pemerintah.
Iya.
Iya. Kan
memang ee di bisnis itu kan setnya
target market kita ada tiga, Pak.
Iya. I
yang pertama adalah B2C. B2C.
Nah, biasanya orang fokusnya di B2C,
Pak. Bisnis itu customer.
Nah, akhirnya apa? Banyak iklan.
Banyak iklan.
Nah, banyak iklan. Ada yang iklan di TV,
ada iklan di
sekarang sos
sosmet, kemudian iklan di jalan-jalan
itu, Pak. Itu gede loh, Pak.
Baliho,
Bali Baliho itu ya.
Nah, itu arahnya B2C semua, Pak.
B2C semua.
Nah, banyak orang yang ee fokusnya hanya
di sana. Padahal sebnya di samping B2C
ada juga bisnis yang bisa B2B, Pak.
Oke.
Bisnis itu bisnis.
Iya. I
ya. Kerja sama antar bisnis. Jadi
suplynya suplai perusahaan, Pak. Sudah
bukan lagi supllyinya ke customer.
Iya. I. Nah, yang ketiga adalah B2G,
Pak.
Bisnis to government.
Business to government. Nah, ini yang
lebih sedikit lagi, Pak. Yang itu.
Iya. Makanya kita hadirkan toko itu ya,
Pak, ya.
Iya.
Jadi, kalau memang bisnismu sudah selain
ini ke retail, ke customer atau bisnis
to bisnis,
kami gandeng juga dua kepala daerah yang
sudah biasa main e-katalog, Pak.
Hm.
Jadi transparan, Pak. Ya,
transparan.
Iya. Iya.
Nah, kemudian juga bagaimana cara masuk
ke market B2G, Pak. Nah,
itu berarti kalau kalau kita mau
masukkan tendernya berarti pakai katalog
ya. Pas
sudah enggak sudah enggak lagi
cara buat e-katalog supaya gol itu
gimana nanti diajarkan.
He. Sudah enggak lagi ngirim kayak
proposal gitu Pak. Enggak ada.
Keren itu, Pak. Nah, makanya Anda harus
cuman masalahnya gimana caranya ngisi?
Nah, semua pertanyaan itu akan dijatuh
di workshop, Pak. Oke.
Nah, di workshop itu itulah sebab tokoh
yang hadir workshop kali ini enggak
main-main.
Hm.
Dan bisa jadi kalau kepala daerah
tersebut tertarik sama bisnis Anda, bisa
jadi ini satu tim.
Wah, akan menjadi komisaris utama bisnis
kamu. Makanya video ini dibuat ini
kesempatanmu untuk
eh it's your show time.
I
untuk memamerkan bisnismu.
Bukan bisnismu lagi sakit. Kalau bisnis
lagi sakit ya urusan sendiri kan gitu.
Tapi sakit tapi ramai. I
seperti yang Pak Toni ngomong tadi,
sakit tapi ramai bingung.
Kalau bisnis Anda enggak seksi, gimana
mau dipamerkan kepada Pak Ahok? Kan gitu
ceritanya.
Ini apa namanya?
Bakal luar biasa, Pak.
Bakal luar biasa.
Iya. Karena ee kalau sampai ee komisaris
utamanya Pak Ahok,
wah itu luar biasa. Di samping itu ee
Pak Hendy ya tadi ya, Pak Yoto. Nah, itu
juga bisnismu bisa dibawa ke rana
pemerintahan. Apalagi ada pakar keuangan
Pak Toni, apalagi ada saya. Nah, ini
adalah kami satu tim. Kalau dari sini
bisnis Anda cukup seksi, silakan
pamerkan bisnis Anda di workshop ini.
Kan gitu, Pak.
Iya. Iya.
Karena sebenarnya kepala daerah itu
sebetulnya juga sama dengan ngelola
bisnis loh, Pak.
Oh, iya dong.
Ee itu bisnis yang skalanya gede loh.
Oh, lebih gede, Pak.
Jakarta aja penduduk Rp1 juta. Itu kan
CEO dari 11 juta orang.
Iya.
Kalau perusahaan karyawan mana ada
perusahaan 11 juta karyawan.
Iya. Dan apa namanya? Luar biasanya saat
Pak Ahok mimpin Jakarta itu banyak
problem-problem
itu teratasi ya termasuk banjir segala
macam itu kan bisa teratasi dengan luar
biasa.
Apalagi waktu dia jadi komut Pertamina
kan banyak kebijakan-kebijakan beliau
itu juga ee cukup menuntut para direksi.
Makanya sampai mungkin barusan kasus
Pertamina keluar semua kan Pak ya. H iya
itu
dan luar biasanya dalam kondisi seperti
itu ee saya dengar ee kemarin itu Pak
Ahok itu
ee keuntungan Pertamina terbesar itu
pada saat zaman periodenya Pak Ahok itu.
Periodenya Pak Ahok dan terbukti beliau
diperiksa KPK berkali-kali lolos terus.
Artinya memang beliau transparan.
Nah, kami tokoh-tokoh yang kami undang
kali ini berikut ini juga memang yang
transparan. Memang betul-betul eh good
governance ya.
Good corporate governance.
Good corporate governance. GCG semua. I
yang nah kalau Anda hari ini mau
corporate Anda juga bagus
harus punya pemimpin yang bagus.
Nah, silakan
kami hari ini loh, Pak. Saya
dan diajari juga ya, Pak ya.
Nanti Pak Ahok itu akan ngajarin
gimana caranya mentransformasi
perusahaan.
Betul. He.
Nah, itu yang paling penting.
Keren, keren, keren.
Karena ee kadang-kadang kita enggak
punya pemikiran-pemikiran seperti itu.
Nah, Pertamina bisa bertumbuh seperti
itu karena Pak Ahok kan punya ee
gebrakan-gebrakan.
Dia berani mentransfer
kan ee orangnya kan Pak Ahok itu kan itu
ya apa namanya ee tegas ya
harus begini begini begini begini.
Dan dia kan latar belakangnya juga
pengusaha. setuju. Nah, Anda yang hari
ini tidak mewakili perusahaan kalian
atau mungkin Anda seorang levelnya
perusahaan, Anda mungkin GM atau level
direksi yang diutus oleh pemeli
perusahaan, silakan daftar di link di
bawah ini karena waktunya juga sudah
mepet sisa 2 minggu lagi. Dan mungkin
bagi Anda yang kelas UMKM, Anda pengin
ikut boleh, tapi Anda mungkin minder,
"Pak, saya cuman UMKM, omset saya kecil
tapi ramai."
Loh, UMKM pun kalau profitnya gede tapi
yang Anda enggak ngerti tata kelolanya,
kita bisa bantu beresin.
Oh, iya. Loh, UMKM itu saat ini gede
loh, Pak.
Sumbangsnya buat negara gede loh.
Nah, itu dia. Oleh sebab itu
dan saat ini banyak orang-orang yang
mengawali dari modal-modal kecil yang
saat ini omsatnya sudah bukan lagi
ratusan juta, sudah miliaran. Bahkan ee
banyak perusahaan-perusahaan yang
levelnya sudah puluhan, ratusan miliar
itu berangkat dari UMKM loh, Pak.
Makanya kalau Anda beruntar
jangan minder.
Kalau Anda beruntung kami batasin Mbak
workshop ini.
Karena untuk memeriksa laporan keuangan
bisnis Anda itu perlu waktu. Kami enggak
mungkin bikin skala masal sampai ratusan
atau ribuan orang. Enggak mungkin.
Enggak bisa. Makanya kami hanya pilih 30
orang pertama saja untuk Anda minimal
kami pelajari laporan keuangan bisnis
Anda.
50 bisalah Pak Mas
30 sampai 50 lah ya. Minim 30. Maka Anda
pelajari dari sini kita akan
memperkenankan kepada Pak Ahok untuk
memeriksa laporan keuangan dan siapa
tahu kalau Anda beruntung melalui kami,
Anda bisa mendapatkan komisaris utama
seperti Pak Hawk. Siapa tahu dia menjadi
komut daripada usaha Anda. Urusan sama
governance beres. Selain Anda nambah
ilmu, ini bukan seminar coaching biasa
ya, Pak ya.
Karena ini lebih kepada seminar
peaching, Pak.
Iya. Ya, ini seminar memamerkan betapa
seksinya usaha
plus Pak workshop plus peaching.
Workshop plusing ya. Ini
dari workshop plus
karena workshop itu ada ilmunya kan gitu
ya, Pak ya. Bagaimana bisnis Anda bagus.
Baik Pak Toni terima kasih atas
sharing-nya.
Sama-sama Pak.
Semoga dengan sharing kita ini bisa
mengangkat level UMKM kita agar level
apa
ya? seperti nama channel kami SU3. Dar
demikian otomatis saya yakin bisnis Anda
siapa tahu Anda punya dream kan
sama seperti kayak klub sepak bola Liga
T ya
tapi dipimpin sama Alex Fergusen
loh kan namanya Hunus ya
iya kan kalau memang klub Anda bagus
keuangannya sehat kenapa enggak
banyak perusahaan ini kes
kecil yang kemudian melesat gara-gara
coach-nya bagus loh
nah makanya ini kan kesempatan Anda
untuk memamerkan betapa hebatnya usaha
Anda, betapa potensinya usaha Anda. Ya,
soalnya banyak, Pak, di kolom komen
success, Pak. Ini tolong, Pak. Siapa
tahu Pak Candra mau ee hari ini saya
berkenan bisa mampir ke usaha saya dan
sebagainya. Itu kan sebenarnya banyak.
I.
Nah, daripada Anda seperti itu, mending
kita gabungin jadi satu
langsung sesi bersama Pak Hok, Pak Hendy
sama Pak Yoto, bersama Pak Toni sama
saya. Kami berlima siap memeriksa dan
mengcoaching Anda semuanya. Siapa tahu
bisnis Anda luar biasa.
Yes,
Pak. Tapi cocok enggak kalau misalkan
dia cuman karirnya profesional? Loh,
profesional itu kan tulang punggung
perusahaan, Pak.
Oh, I.
Nah, justru dia kalau ikut dia bisa
mentransformasi perusahaan.
Nah, ini dia berarti cocok juga untuk
cocok
untuk kaum profesional ya.
Iya. Manajer
ke atas
BOD itu sangat penting.
Oh, iya.
Dia bisa memberikan usulan-usulan.
Oh, siap. Siap.
Kepada big boss. Wah, kalau dia bisa
memberikan usulan-usulan dan
usulan-usulannya dianggap big boss itu
luar biasa. Iya kan
berarti ini bukan cuman bisnis owner Pak
ya,
tapi ini C level, GM manager level, M
level juga boleh ikut ya, Pak ya.
Dari situ Anda akan mempunyai sebuah
wawasan baru
untuk apa yang
termasuk gimana caranya nata
keuangannya, menelola finansialnya.
Keren.
Karena banyak loh, Pak ee di B level, C
level, bahkan owner itu yang
berangkatnya bukan dari finance loh,
Pak.
Oh,
itu banyak
banyak ya. Nah, sehingga otomatis ya
skala pokoknya dalam bisnis ternyata
bisnisnya bertumbuh, berkembang
tapi secara dasar knowledge kurang. Nah,
dengan mengikuti ini
di samping mendapatkan basic knowledge
juga mendapatkan pengalaman
dan ya tadi yang terutama ee bisa dapat
ee network juga dalam ee acara ini kan
nanti kan yang datang juga
dan yang penting bisnismu dipantau
sama Pak Ahok kapan lagi kan gitu ya Pak
ya. Nah, itu sesuatu yang sangat
langkah.
Iya,
sangat langkah di zaman saat ini.
Mumpung Pak Haok saat ini lagi tidak
menjabat apapun, dia punya kesempatan
untuk melirik bisnis dan usaha kamu.
Oke.
Iya, ini networking yang luar biasa.
Sangat luar biasa. Mungkin first pertama
kali di Indonesia ya, Pak ya. Oke,
terima kasih. Kita tutup dulu sesi
sharing hari ini. Sukses selalu dan
salam hebat luar biasa. Okay.