Transcript
TrTUuj8i9N8 • Sekolah Ga Pernah Ajarkan Ini! 15 Hal tentang UANG
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1396_TrTUuj8i9N8.txt
Kind: captions
Language: id
Ada sebuah survei mengatakan bahwa 3%
orang yang terkaya di muka bumi ini
adalah mereka yang memahami cara kerja
uang. Sedangkan 97% mereka sama sekali
enggak paham ilmu ini. Sebenarnya ilmu
ini kita bagikan di workshop. Tetapi
khusus untuk Anda tonton video ini saya
bagikan secara gratis. Tetapi kalau Anda
pahami ilmu ini, saya yakin Anda bukan
golongan yang 97%. Kamu masuk ke
golongan 3%.
Welcome to Success B40
Business and Financial Mentoring.
Sahabat entrepreneur, salam hebat luar
biasa. Selamat datang kembali ke channel
Success W40. Dan video kali ini memang
sebetulnya ini adalah kalau saya mau
bagikan ilmunya ini mungkin 1 minggu
enggak habis. Karena ilmu keuangan itu
kalau dibilang gampang ya gampang. Tapi
kalau dibilang rumit ya rumit. Karena
kita tidak tahu Anda starting dari level
yang mana. Nah, saya juga tidak bisa
memilih penonton saya. Apakah Anda itu
seorang S1 keuangan? Apakah Anda ini
hari ini pernah ikut sertifikasi WPPE?
ya. Atau Anda hari ini buka warung atau
Anda hari ini penonton SMA, saya enggak
bisa menilai. Video ini untuk semua
orang. Tapi apapun itu saya tulis
berbagi. Semoga video ini juga bisa
meningkatkan literasi keuangan kalian.
Nah, yang pertama adalah Anda harus
paham tentang cara kerja uang. Cara
kerja uang itu sebetulnya uang itu
seperti kayak energi. Dia mengikuti
orang yang memahami, dia mengikuti orang
yang punya ilmu. Dia mencari orang-orang
yang membuat dia itu nyaman. Jadi uang
itu seperti energi. Uang itu tidak akan
berlabu kepada orang yang ruwet, stres,
bingung, cemas, atau setiap hari
mengeluh. Dia tidak akan bersemayam di
sana. Nah, jadi skill nomor satu tentang
uang itu adalah kembangkan jaringan atau
networking. Ada sebuah pepatah berkata
bahwa your network is your netwth.
Maksudnya itu apa? jaringanmu itu adalah
kekayaan net kamu. Ya, jadi kita harus
tahu bahwa jaringan itu memang kunci
utama mentor. Makanya kenapa orang itu
harus bayar mahal untuk ikut klub golf?
Tujuannya apa sih networking? Kenapa
orang itu harus bayar mahal untuk ikut
organisasi bisnis? Contohnya yang
termahal di Indonesia saat itu adalah
entrepreneur organizations ya.
Membership 1 tahunnya itu aja R5 juta
sampai R juta. Kenapa orang harus bayar
membership tahunan sama hal itu?
network karena mereka tahu network itu
mahal. Karena hanya orang yang mau main
golf yang kumpul sama pemain golf.
Enggak mungkin dia hari ini orang main
golf itu kumpul sama orang yang
pinjolnya aja enggak beres-beres. Enggak
mungkin. Itulah sebab kamu harus paham
itu. Makanya network itu kenapa mahal.
Terus pengusaha yang sudah action,
orang-orang positif, ahli di bidang
keuangan. Jadi skill pertama ini skill
membangun jaringan. Ini mahal sekali.
Sahabat SP30, kalian harus paham bahwa
orang miskin itu ya kumpulnya sama orang
miskin. Kalau dia tidak mau naik atau
jump out dari kemiskinan itu sampai
kapan pun dia tidak akan merubah nasib.
Nah, itulah sebab uang tidak akan
berlabuh kepada orang-orang miskin. Saya
pernah buat video yang lalu tentang
Varel Prayoga yang dapat 10 M enggak
lama lagi enggak sampai 2 tahun habis.
Ya, banyak bilang itu karena ayahnya
main judi atau apa, tapi terserah
intinya kalau dia enggak punya di
network itu, enggak punya di komunitas
itu, habis lagi uang. Nah, yang kedua
adalah investasi layar ke atas. Saya
tahu kenapa orang-orang yang maju dia
itu rela bayar puluhan juta hanya untuk
sewa coach pribadi. Anda hari ini
mungkin bisa bayar personal trainer,
nge-gym, ada tarif guru yang harganya
cuman Rp100.000 presi, ada yang juga
sampai 3 sampai 5 juta presi. Ya tentu
guru Anda berbeda. Kalau yang personal
trainer Anda itu orang yang di gym Anda
sama personal trainer Anda adalah
seorang Aderahe. Ya beda harga dong.
Yang satu coachnya adalah juara dunia,
legend di Indonesia. Pengetahuannya luar
biasa sama Anda coach yang ya sorry to
say masih merintis. Nah, dari sini
investasi lar ke atas itu olahraga, baca
buku, ikut kursus seminar. Nah, hari ini
saya menghadirkan pelatihan yang kelas
premium. Karena percuma saya kenapa
menghadirkan kelas premium dan mulai
starting 10 juta sekali workshop.
Mungkin bilang, "Pak Candra kok mahal
sekali workshop-nya?" Sor, memang
workshop berkelas ya memang ada harganya
karena saya jual iPhone, saya enggak
jual Xiaomi. Mohon maaf saya sebut merek
gitu loh. Karena hanya orang yang
benar-benar mau maju yang willing to
pay. Workshop saya memang bukan untuk
sembarangan orang, untuk orang-orang
yang mau level up aja. Kenapa
entrepreneur organization harganya
starting 75 sampai R juta per tahun? Ada
yang nawar, "Wah, kenapa enggak ikut EO
dan harus punya bisnis dan bisnisnya itu
harus valuasinya itu harus mulai dari
saya kalau enggak salah omsetnya 1 juta
dolar." Sorry, correct me if I'm wrong.
Ya, kalau Anda enggak punya omset juta
dolar per tahun, Anda enggak bisa ikut
entrepreneur organizations.
Ya, itu menurut saya kasta tertinggiah,
organisasi tertinggi. Ada yang di
bawahnya ada BNI,
ada ya macam-macam, ada organisasi
bisnis itu banyak gitu. Tapi yang
menurut saya paling top saat ini EO dan
itu orang-orang yang kelas gitu loh.
Nah, kenapa Anda mungkin ngomel gitu,
"Aduh, saya enggak bisa ikut itu mahal."
Ya, bilang aja memang levelmu belum
sampai ke sana. Kenapa klub golf itu
harganya mahal gitu loh? Karena memang
nasabah prioritas kumpulnya sama nasabah
prioritas ya. That's itu. Jadi enggak
usah didebat gitu. Tapi kalau Anda hari
ini memang mau maju ya Anda harus bayar
gitu loh. Investasi layar ke atas ya itu
di pelatihan merdeka. Oke. Dan yang
ketiga adalah hancurkan gengsi. Penyakit
gengsi.
Ee ingat ya, gengsi itu enggak ada
benefitnya sih. Adanya cuman ee
mudoratnya aja gitu. Lebih banyak enggak
banyak manfaatnya, lebih banyak anti
manfaatnya. Jadi pamer, flexing,
konsumtif, beli bareng enggak perlu.
Enggak ada. Teman saya hari ini banyak
nasabah prioritas, dia tuh ke mana-mana
cuman pakai sandal jepit. Dia enggak
perlu pengakuan ya kan. Terserah orang
mau ngomong dia tuh miskin lah, enggak
bonafit lah. Jam tangannya biasa. Jam
tangan lari, jam tangan Garmin aja yang
ya harganya juga mungkin enggak sampai
harus ratusan juta gitu, tapi keadaannya
mewah gitu loh, hutangnya enggak ada.
Nah, orang-orang yang gengsi itu justru
yang kepengin diakui kaya itu. Nah,
skill ini yang membuat kamu akhirnya
melarat lagi. Oke, jadi hancurkan
penyakit gengsi. Yang keempat, bayar
diri dulu. Pay me first. Ini kan selalu
saya bilang, terima income. Invest dulu,
sisihkan dulu. Jangan menyisakan.
Baru biaya hidup. Nomor satu ketika
terima gaji itu langsung disisikan untuk
posnya ini, ini, ini, ini, ini, ini.
Baru terakhir baru bayar hutang gitu ya.
Nah, ini penting sekali pay mey first
ya. Yang kelima adalah tingkatkan
penghasilan. Orang sukses selalu
meningkatkan income. Mereka enggak ada
waktu untuk nyinyir. Mereka enggak ada
waktu untuk nonton sinetron. Kenapa?
Karena mereka itu enggak banyak waktu.
Otaknya tuh cuman gimana ningkatin
penghasilan. Dan mereka juga bukan
kaum-kaum yang selalu mikirin akhirat
gitu loh. Sorry to say. Saya posting
banyak di IG saya itu bukan saya
menyinggung agamanya. Saya enggak pernah
nyinggung agama apapun. Tapi saya cuman
foto screenshot. Anda lihat IG saya
ramai ratusan ribu yang nonton. Saya
cuman berpikir mindsetnya gitu loh.
Makanya orang yang menyerah, orang yang
hari ini frustasi larinya ke agama dan
agama dijadikan pos terakhir untuk
mengungkapkan kefrustasiannya dan
dianggap dia seolah-olah orang yang
paling menang di dunia. Dan hanya itu
yang dia bisa menang gitu loh. Menang di
akhirat gitu loh. Tapi kalah di dunia
dan dia gembar-gembor akhirat
seolah-olah dia lebih hebat daripada
orang yang sukses di dunia gitu loh.
Astaga. Ya kan? Nah kasihan kan orang
seperti ini ni kan punya penyakit mental
kan. harusnya dia naikkan penghasilan.
Dan yang keenam dan sor itu sih
orang-orang kayak gini enggak ada yang
nasabah prioritas ya. Oh ya dan satu
lagi saya mau tegaskan jangan kira orang
yang nasabah prioritas ngejar dunia dia
bangun tempat ibadah jauh lebih banyak
daripada kamu gitu. Dia sumbang orang ke
fakir miskin lebih banyak daripada kamu.
Dan jangan-jangan kamu yang juga
disumbangin juga gitu loh. Makanya kamu
harus tahu gitu loh. Kamu hari ini
jangan nyinyir sama orang kaya gitu.
Kamu jangan nyinyir sama nasabah
prioritas. Kamu jangan nyinyirin dia
cuman kejar dunia. kamu aja disantuni
sama dia gitu. Makanya stop diam
nyinyirin orang kaya. Makanya seumur
hidup kamu enggak bakal kaya. Paham? Dan
yang keenam, buat anggaran atau
budgeting. Orang-orang kaya itu selalu
dia dari mana datangnya? Dia
kebutuhannya, needs-nya apa, wants-nya
dia aja bisa bedain gitu loh. Dan mereka
itu punya kepekaan dalam masalah
finansial. Dia tahu mana yang harus
diprioritaskan. Enggak kayak kamu.
Terima langsung bingung mau diapain.
Akhirnya belanja sana, belanja sini
barang enggak perlu, enggak perlu,
enggak perlu. Nah, itulah ya. Saya
enggak mau bahas sih. Dan yang ketujuh
adalah buat semuanya serba otomatis.
Orang kaya itu identik dengan sistem.
Dia malas mengulang sesuatu yang pakai
tenaganya sendiri. Dia pasti ciptakan
sistem. Jadi di dunia ini kenapa ada
sistem payment, ada sistem
telekomunikasi, ada sistem pembayaran,
ada sistem transportasi, ada sistem
telekomunikasi, ada sistem pembayaran
paling cepat. itu karena ada orang-orang
hebat yang menciptakan sistem dan buat
semuanya otomatis. Otomatis tabungan,
otomatis pembayaran tagihan karena dia
jangan habiskan waktu untuk itu gitu
loh. Dan akhirnya ujung-ujungnya salah
gitu. Nah, lebih baik kan kamu hari ini
bangun kekayaan pada saat Anda tidur
tapi sistem auto roll, auto payment itu
kan terjalan. Buat apa kamu hari ini
harus mengingat-ngingat seperti itu
semua? Bahkan sistem pembayaran pegawai
pun juga udah otomatis. Nah, itu karena
dia tidak mau buang waktu banyak untuk
waktunya habis untuk melakukan hal yang
cuman pengulangan dan tidak disistemkan.
Kedelapan, bangun benteng dana darurat.
Orang kaya selalu punya pertahanan
terakhir. Bukan hari ini tuh mau apa,
makan apa, gitu loh. Mau besok itu mau
makan apa, dipikir apa. Ya, mereka tuh
selalu punya proteksi. 6 bulan ke depan
kalau ada krisis gimana? 1 tahun ke
depan kalau ee terjadi sebuah problem
gimana. Dia tuh sudah pikirkan dana
daruratnya. Dia selalu pikir sedia
payung sebelum hujan. Bukan hari ini
hujan baru cari payung. Enggak pernah
begitu cara berpikir orang sukses itu.
Orang yang paham skill keuangan itu
pasti memikirkan proteksi, pasti
memikirkan persiapan. Ya, bukan hari ini
aku senang sama kamu, mari kita nikah
sekarang juga. Enggak seperti itu cara
berpikir orang sukses. Orang sukses itu
pasti berpikir setelah kita marit nanti
biaya ini bagaimana, persiapan nikah
bagaimana, nanti tinggalnya di mana,
seperti itu. Enggak kamu senang kamu itu
kayak apa bedanya sama kucing sih? Sori
saya kalau ngomong kasar, suka sama suka
kawin gitu ya. Saya terpaksa harus
ngomong kasar seperti ini. Karena otakmu
itu kadang enggak jalan gitu. Setelah
hamil punya anak bingung anaknya kasih
makan apa. Anak kamu loh enggak salah
apa-apa. Mikir otak tuh cuman pakai
nafsu aja. Yang penting kita nikah
halal. Astaga, serendah itukah cara
berpikirmu? Mikir itu yang jangka
panjang. Anak kamu itu lahir harus
disiapkan yang bagus. Karena dia itu
anak yang enggak memilih untuk lahir di
dunia ini. Tapi karena orang tuanya
goblok. Orang tuanya itu bloon, cuman
mikirin nafsu aja. Anak yang lahir ini
enggak dipikirkan untuk apa. Loh, ini
loh, Pak. Gara-gara konten Pak Cande ini
jadi orang enggan menikah. Siapa bilang?
Indonesia saya mau bikin konten kayak
gini apapun angka pernikahan tetap
tinggi. Tapi anaknya itu enggak
dipikiran sekolahnya kelak gimana.
Kemudian dia itu enggak dipikirkan
anaknya ini nanti lahirnya di rumah
sakit apa, susu terbaiknya untuk di apa
kalau ASI enggak ada. Enggak dipikirkan.
Nih orang zaman sekarang itu enggak
mikir seperti itu. Benteng dana darurat
ya. Jadi kamu harus mikir tuh sampai 36
bulan untuk biaya pengeluaran di
kemudian lunasi hutang buruk sarang
juga. Contoh kayak kredit card. Kredit
card kalau Anda bisa gunakan fungsinya
dengan baik oke dia bermanfaat. Tapi
kalau Anda kredit card untuk konsumsi
itu fatal. kredit card itu akan hancur
kamu ya. Jadi sarankan yang ke 10 mulai
set hasle cari penghasilan tambahan.
Kalau income pertama kamu sudah stabil,
kamu punya gajian yang tetap, carilah
penghasilan tambahan. Ini penting supaya
kamu punya kerja keras, dedikasi.
Kadang-kadang memang harus kurang tidur,
tapi imbalannya kamu dapat kepuasan,
bebas waktu, bebas finansial. Ini
sesuatu yang memang suka atau tidak suka
itu pasti akan terjadi. Makanya video
seperti ini saya yakin terus akan
bertumbuh. Karena apa? Karena isi
daripada video kami itu adalah video
yang membangun. Kami enggak pernah suka
menjatuhkan. Jadilah penyambar peluang.
Jadi kalau ada opportunity ambil ambil
pekerjaan baru, ambil bisnis baru. Bukan
meninggalkan sumber income yang lama,
tidak. Negosiasi bayaran. Ya, jadi
jangan tadi orang kebanyakan mikir tapi
harus disambut dengan action. Yang
ke-12, fokus pada kekuatan Anda atau
strength Anda. Jadi misalkan kamu tuh
kekuatannya apa di bidang jasa,
pelayanan, ya pertajam bidang jasa itu.
Jangan trading gitu atau jangan hari ini
dagang sesuatu yang enggak Anda kuasai.
Jangan-jangan uang yang kamu kumpulkan
seumur itu bisa habis gitu loh. Kamu itu
kelebihannya apa? Coba mikir. Ya,
merenung memang. Kalau masih bingung
gimana? Tanya aja GBT. Udah paling
gampang aja.
sebarkan informasi kamu, riwayat
pekerjaan kamu, track record kamu,
portofolio kamu, nanti Chat GBT kasih
analisa. Itu pun belum tentu benar. Tapi
daripada kamu bingung kelebihanmu itu
apa, oke ya, jago nulis lek, copywriting
kek, sales kek, jago analisa kek. Dan
yang ke-13, bangun lingkaran pemenang.
Ingat, pemenang kumpulnya sama pemenang.
Nasabah prio kumpulnya sama nasabah
prio. Tapi penggosip kumpulnya sama
penggosip. Orang ruwet kumpulnya sama
orang ruwet. akhirnya saling ruwet bikin
grup WA ruwet lagi gitu ya kan energi
itu menular cari mentor jauhi lingkungan
toksik ini penting supaya Anda itu bisa
maju ya dan yang ke-14 adopsi kebiasaan
finansial yang sehat disiplin dan
pengulangan kebiasaan akan membuat hidup
lebih ringan dan yang ke-15 pilih
pasangan hidup dengan cermat jangan
cuman cari cantik jangan cuma cari
ganteng karena cantik dan ganteng itu
berlaku sampai umur 30 kalau umur 31 itu
sudah enggak penting cantik dan ganteng
lagi.
Udah tiga satu kata yang dipikirkan tuh
mapan, enggak mikir cantik dan ganteng.
Cantik dan ganteng itu hanya berlaku
untuk anak SMA sama anak kuliah. Ih,
gantengnya, ih cantiknya gitu. Kalau
udah menikah itu yang dipikirkan bukan
cantik dan ganteng. Makan tuh cantik,
makan tuh ganteng. Enggak ada yang
dipikirkan mapan, keluarga mapan,
keluarga aman, keluarga secure, cicilan
aman. Itu yang dipikirin. Dompetnya yang
ganteng. Bukan wajah yang ganteng lagi,
bukan wajah yang cantik lagi. Mikir itu.
Makanya pasangan hidup itu yang cermat,
bukan cuman cari dan ganteng. Karena
apa? Pasanganmu kalau sudah melahirkan
tiga anak enggak cantik lagi. Kamu pasti
mikir yang apa? Wah, cari yang lebih
cantik lagi. Mikir itu kok seks melulu.
Otakmu itu enggak ke mana-mana. Makanya
kamu itu jadi orang harus mikir tuh
pasangan yang cermat ke depan yang bisa
jadi teman hidup seumur hidup
bersama-sama suka dan duka bersama. Maka
itu sangat menentukan dan survei
membuktikan ya pasangan banyak
miliarder. Orang-orang sukses itu karena
support daripada pasangan itu penting.
Mereka itu menjadi pasangan yang saling
support, support system. Karena bisnis
itu kan enggak selalu di atas, kadang
juga jatuh. Nah, waktu jatuh itu
pasanganmu men-support. Nah, ini penting
sekali. Oke, saya yakin kalau Anda
memahami ini, niscaya ilmu-ilmu ini
kalau Anda betul-betul terapkan, saya
yakin minimal kamu akan masuk ke
golongan 3%. Tapi kalau Anda mau tahu
skill pengelolaan keuangan lebih dalam,
lebih cermat, kan ini kan general ya,
umum. Tapi kan kalau mau lebih
spesifiknya butuh konsultasi lebih
spesifik bagaimana pengelolaan bisnis
kamu, pengelolaan keuangan kamu, apapun
jenis pekerjaan kamu. Kamu mau hari ini
employee, mau personal, mau konsultan,
mau profesional, mau bisnis owner, mau
apapun kamu mungkin butuh apa pelatihan
lebih spesifik, silakan gabung di
pelatihan merdeka ya. di Pelatihan
Merdeka kami hadirkan orang-orang yang
luar biasa, orang-orang yang kompeten di
bidangnya, orang-orang yang expert di
bidangnya. Tapi kami memang fokus di ee
finance sama bisnis. Ya, itu dua
spesialisasi kami ya. Kalau Anda mau
cari pelatihan bagaimana jadi suami
istri yang baik, ya kami enggak
menyediakan pelatihan itu. Namanya
pelatihan merdeka. Pelatihan merdeka itu
membuat kamu merdeka dari masalah
finansial sehingga kamu hari ini bisa
naik level. Kan saya sudah bilang ada
empat level finansial kan. financial
mess, financial yang kacau balau, mak
carut-marut naik ke financial security
yaitu keamanan finansial. Ya, kalau
finansialmu sudah aman, saatnya kamu
investasi ke pelatihan yaitu financial
flexibility. Flexibility ini keuangan
yang fleksibel. Jadi, kalau di naik di
level ini, kalau sudah fleksibel, usia
kamu muda kan luar biasa. Dan yang
tertinggi adalah financial freedom atau
merdeka. Makanya pelatihan ini adalah
Anda yang benar-benar mau naik ke level
finansial yang keempat. Nah, jadi dari
sebab itu kalau kamu enggak mau
selamanya kacau balau, naiklah level ke
security. Kalau security ada uang lebih,
ikut pelatihan supaya Anda workshop-nya
itu wawasannya bertambah, networking kan
sudah saya sampaikan di situ semua. Dan
pasti ada yang nyinyir di kolom komen
bilang, "Ah, ujung-ujungnya jualan
kelas." Nah, orang-orang seperti itu
tetap saya butuhkan ya. tetap saya
butuhkan nyinyirnya karena Anda tuh
orang level 1 yaitu sampai kapan pun
kamu selalu ruwet dan sori saya memang
butuhkan kalian untuk selalu ruwet
karena ee dunia itu tidak indah kalau
kamu tidak hadir di muka bumi ini.
Karena dunia itu enggak mungkin cuman
putih, harus ada hitamnya. Terima kasih
sudah menghiasi ee kolom komen kami.
Silakan komen yang banyak ya. Saya juga
happy banget kalau kamu komen karena
kamu tetap menghiasi dunia ini. Karena
kalau dunia cuman putih, enggak ada
hitamnya enggak ramai. Oke, terima
kasih. dan salam hebat luar biasa.