File TXT tidak ditemukan.
Mengapa Pemerintah Takut? Bendera One Piece Bukan Tren Biasa!
0dR3hE84_BQ • 2025-08-06
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Bulan ini Indonesia akan merayakan kemerdekaan ke-80 tahun Dirgahayu. Tapi ada satu gerakan aneh di masyarakat kita. Tiba-tiba di mana-mana masyarakat kita memasang bendera One Piece. Pertanyaan saya ini adalah bentuk pesta rakyat di menyambut kemerdekaan 80 tahun ataukah ini puncak kekecewaan rakyat berupa bendera One bis? [Musik] Sahabat SP30, salam hebat luar biasa. Nah, selamat datang kembali ke acara sisi yang lain. Di acara kali ini saya belakangan melihat ada satu berita yang cukup viral, berita tentang One Piece. Saya sendiri juga penasaran. Saya sendiri juga penggemar enim, tapi enim eranya Doraimon ya. Tapi belakangan ini ada One Piece, ini ada apa, saya coba menyelidiki. Akhirnya saya menemukan beberapa berita yang cukup mengagetkan saya. [Musik] Sekarang tren ini dimulai dari Gensi. Bendera One Piece ini belum ada tapi laku puluhan ribu pie. Tiba-tiba bendera ini menjadi sebuah wah bendera yang lagi viral. Kemudian banyak pengusaha-pengusaha konveksi banjir cuan asal taruh bendera One Piece aja. Nah, buat yang nonton tapi enggak paham kenapa. Nah, ini semoga video ini membantu Anda menjelaskan. Jadi, One Piece itu adalah film anim Jepang yang mana film ini tuh ada karena fans tapi ramai dibicarakan tentang arti simbol ini. Bendera itu artinya freedom atau kebebasan. Freedom itu kan artinya luas ya, freedom dari penjajah, freedom of speech ya, eh kebebasan dalam berbicara. Karena kita kan berada di negara demokrasi. Nah, dalam cerita One Piece ini Luffy dan teman-temannya melawan semua hal yang kita benci. Cerita One Piece itu bercerita tentang melawan korupsi, nepotisme, rasisme, dan tambang ilegal. Ini kok kayaknya mirip banget ya sama negara Konoha ya atau negara yang lagi nyindir negara NKRI. Dari sini tuh kita bisa melihat konteksnya itu kenapa kok jadi ramai. Nah, mari kita lihat di sini di puncak bulan ini kita tahu 80 tahun Indonesia merdeka. Eh 80 tahun itu bukan angka yang kecil. China saja yang saya sering bicara merdeka tahun 1949. 4 tahun lebih muda dari Indonesia. Yang mana China di tahun 90 itu masih lebih miskin dari Indonesia. Sekarang kita lihat negara China itu begitu pesat. Pusat teknologi dunia sekarang ada di China. China itu istilahnya merdeka baru 76 tahun bulan ini. Tapi kemajuannya kita tuh hampir dipastikan sangat sulit untuk mengejar. Kita tahu tradisi kita ini kan semua pasang bendera di ganggang. Lomba makan kerupuk, lomba balap karung dan sebagainya. Pesta lah pesta kemerdekaan. Tapi tetap kita tidak bisa menutup realita, yaitu ada rasa kecewa, frustasi yang menumpuk sama pemerintah. Dari sopir truk, warga biasa sampai anak muda. Mereka merasa suara mereka ini terabaikan. Padahal mereka ini juga warga negara Indonesia loh. Espally sama kebijakan-kebijakan yang merugikan rakyat bawa dan bikin ee membuat hilang rasa percaya kita sama pemerintah. Ekspresinya supaya mereka itu didengar. Mereka itu memasang bendera One Piece ini. Topi jerami Jolly Roger di samping bendera merah putih. Mereka pasang sih bendera merah putih, tapi kenapa dipasang One Piece? Nah, di sinilah awal drama ini mulai viral. mulai dipasang di TikTok, Instagram, Redit, Twitter dan sebagainya sehingga bahkan didebat di forum internasional. Nah, sekarang kenapa warga ini protes gitu loh. Nah, ini kan sebenarnya bukan sekedar ikut-ikutan, tapi ini ada alasan yang kita bisa dengarkan dari mereka. Contoh ini studi kasus dari Mas Ricky, Jakarta Selatan. Gimana mau cinta negara kalau kita bayar pajak aja, tapi hak kita sebagai warga enggak dilindungin. Ini benar. Kita juga bayar pajak. banyak warga ini taat pajak gitu semua ee gaji juga harus bayar PPH dan sebagainya. Semua bayar pajak. Kita masuk restoran juga dipajakin, kita masuk keemp dipajakin. Tapi banyak merasa hubungan warga dan negara itu seharusnya timbal balik. Udah bayar harus dapat layanannya dong. Akhirnya terjadilah studi kasus Mas Rian dari Depok ini. Lebih nusur lagi dia bilang ngerayin kemerdekaan gimana? Selama ini aja kita kayak enggak merdeka. Ini mewakili perasaan banyak orang yang merasa esensi dari merdeka itu belum benar-benar nyata buat mereka. Jadi ini adalah akumulasi kekecewaan generasi-generasi Z anak-anak muda dengan argumen kritis sampai yang emosional dan banyak banget terdengar suara itu sampai di medsos. Bahkan ada satu memor, ancaman cyber yang lalu kan sempat ya kerusakan lingkungan, AMDAL kemarin kasus Papua bagaimana indahnya alam Papua itu mau dihilangkan dengan tambang ilegal dan sebagainya dan sebagainya sehingga tapi reaksi pemerintah gimana? Coba lihat ini gambarnya Syekil O'nil ini ya kan dia lagi tidur. Pemerintah itu seperti kayak menanggapi sebelah mata. Kayak pemerintah itu seperti kayak apa ya? kayak tidak terlalu direspon. Nah, rakyat kecewa. Akhirnya keluarlah One Piece ini. Inilah bentuk suara rakyat. Inilah I'm freedom of speech. Saya kecewa dengan suara rakyat ini. Akhirnya tampilkanlah bendela tengkorak ini. Tapi kok pemerintah jadi baper gitu loh. Dan akhirnya si Sekil Onil ini wajahnya jadi kepanasan dan malah rakyat dituding memecah belah bangsa. Nah, apa enggak tambah kecewa? Kenapa harus One Piece? Karena One Piece ini kekuatan simbol. Makna bendera Jolly Roger ini dari anim One Piece ini kan seperti simbol topi pakai jerami karakter utamanya Monkey Luffy. Ceritanya kena banget dari One Piece ini semua kesan politik pemberontakan melawan oligarki melawan pemerintah dunia yang korup dan otoriter. Banyak fans merasa relate dengan perlawanan ini yang terjadi di Indonesia. Luffy sebagai simbol, Luffy ini kan digambarkan sebagai pembebas rakyat tertindas, bukan penjahat. Jadi di mata banyak orang bendera ini bukan simbol kejahatan, tapi pembebasan dan perlawanan terhadap ketidakadilan. Kesimpulannya, rakyat yang protes itu ngerasa relate karena mereka menyamakan pemerintahan sekarang dengan world government di enim dan akhirnya mereka ingin kayak Luffy, bebas, adil, dan tidak mudah dikekang. Jadi reaksi pemerintah gimana? Ternyata langsung panas nih. Anda lihat beritanya ya. Langsung dituduh memecah belah dari DPR. Waketum DPR, Pak Sufmiasko langsung ini upaya sistemik untuk memecah belah bangsa. Langsung dikaitkan sama gerakan terorganisasi. Angle ancaman pidana. Menko Polka menyebut ini provokasi nurunin martabat merah putih. Ancaman pidana. Jadi selalu menggunakan kekuasaan untuk membungkam mulut rakyat-rakyat tertindas. Pemerintah lihat ini sebagai ancaman serius terhadap identitas bangsa. Apalagi bulan ini bulan kemerdekaan. Ya jelas geni yang punya ekspresi penggemar enim kecewa dong. Makanya hati-hati dengan rakyat. Bahkan Anda lihat di poin berikutnya plot twist-nya kata ahli hukum gimana? Boleh enggak sih? Intinya boleh. Kan itu ungkapan negara demokrasi ya kan. Semua orang boleh berbicara the freedom of speech. Bahkan Pak Herdiansah Hamsa, dosen hukum bilang enggak ada pasal khusus yang larang pengebaran One Piece selama posisinya enggak lebih tinggi dari merah putih oke-oke aja. Selama bendara fikse itu dibatau di samping itu termasuk koridor. Terus bedanya apa sama yang dilarang? Bendera One Piece itu bukan lambang negara asing. Kita enggak masang bendera negara lain dan itu seperti kayak contohnya paluarit contohnya atau bendera komunis. Ahah. Itu kan simbol fiksi. Is ok kan. Jadi ancaman negara itu lemah secara hukum. Dan kesimpulan Ali, mayoritas pakar bilang ini kritik publik yang sah. Nah, loh ya kan pemerintah harusnya lebih reflektif terhadap reaktif. Nah, jadi ngapain pemerintah harus baper? Ini kan bentuk seperti ibaratnya netizen yang lagi membombardir kebijakan pemerintah. Nah, pemerintah enggak boleh baper karena saat ini pemerintah seperti seolah-olah enggak ada check and balance gitu. Makanya hati-hati Bapak Ibu, revolusi itu akan terjadi kalau puncak kekecewaan rakyat itu betul-betul udah enggak tras sama pemerintahnya, maka akan terjadi revolusi. Dan itu sejarah pemerintah selalu seperti itu dari masa ke masa. Revolusi loh ya. Ini juga akan terjadi kalau rakyat itu dibebas berbicara tapi dikekang. Padahal ini saya rasa One Piece itu kan ungkapan kreativitas netizen penggemar enim. Tapi pemerintah baper karena dianggap seperti kayak ada yang mendanai, seperti ada gerakan terorganisir. Padahal enggak, ini kreativitas netizen aja. Jadi seharusnya pemerintah saran saya enggak usah terlalu baber. Anak-anak muda ini kritis, genset ini kritis. Halo para anggota DPR, MPR, para pejabat-pejabat yang saat ini ada di kabinet. Enggak usah baber ya. Video ini tujuannya untuk memberikan edukasi. Anak-anak muda ini enggak bisa dikekang. Anak-anak muda ini termasuk kreatif. Jadi enggak boleh babar. Justru bagus agar pemerintah yang berkuasa saat ini selalu ada alarmnya. Kalau suatu saat Pah Rua udah sangat kecewa, jangan salahkan kalau rakyat melawankan pergerakan untuk melawan pemerintah, justru kita rugi sendiri. Oleh sebab itu, saya menyambut baik netizen yang kreatif seperti kisahnya One Piece ini bagus. Justru ini adalah bentuk alarm di saat Indonesia merdeka 80 tahun, kita kawal sampai Indonesia emas 100 tahun 2045. Tapi sebelum Indonesia masih terjadi, 20 tahun sebelumnya diingatkan dengan One Piece ini. So, saya mendukung penuh gerakan netizen kali ini, yaitu Anda memasang One Piece sebagai bentuk kritik yang keras kepada pemerintah. Jangan sampai cerita di One Piece itu terjadi di pemerintah kita sekarang. Demikian para sahabat-sahabatku, pejabat-pejabat yang ada di dalam pemerintahan saat ini. Baik menteri, wakil menteri, siapapun ataupun teman-teman saya di DPR, janganlah baper. Memang sudah tugas Anda untuk selalu diawasi. Oke, sukses untuk Anda. Selamat bekerja. Mari kita sambut hari kemerdekaan kita dengan riang gembira. Semoga Indonesia emas benar-benar terjadi. Salam hebat luar biasa. Yeah.
Resume
Categories