Kebijakan Blokir Rekening Meresahkan! Data Palsu, Ekonomi Merah Resiko Krisis di Depan Mata
QvGCl011zXg • 2025-08-12
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
PPATK barusan memblokir jutaan rekening.
Wah, rekening dorman disikat. Kemudian
banyak orang yang punya uang tiba-tiba
dibekukan. Ini sangat membuat syok
banyak orang di Indonesia. Kebijakan ini
kebijakan apa? Ini kebijakan bagus atau
kebijakan ngawur? Apakah ini pertanda
ekonomi rakyat Indonesia sudah mulai
ambruk?
Welcome to Success B4 Level Up Podcast.
[Musik]
Welcome back to Level La Podcast. Pada
hari ini kita akan ngobrol seperti biasa
tamu saya Bapak Toni Adikaryo. Kita akan
ngobrol banyak tentang perkembangan
kehebohan Indonesia belakangan ini.
Welcome back Pak Toni.
Iya. Selamat pagi, Pak Candra.
Selamat pagi. Salam hebat luar biasa,
Pak.
Salam hebat luar biasa. Baik, Pak.
Belakangan ini, Pak, kita tahu Indonesia
ini ya enggak habis dari drama ya, Pak
dari semua sektor, Pak. Iya kan?
Jadi mau
mau dari selebritinya termasuk
ekonominya, termasuk politikusnya gitu.
I
tapi kali ini seperti biasa rana kita
bahas tentang ekonomi makro Pak ya.
Iya,
Pak Toni kita langsung hajar ke inti aja
ya. Ini kan belakangan ini ada data
ngawur, kebijakan gagal.
Menurut Pak Ton ini apa ya? Ini kayak
seperti belakangan ini kenapa Indonesia
ini kok seperti kayak gini nih? Gimana
menurut Pak Toni ini? Ya memang
akhir-akhir ini
ada beberapa data dari PPS yang
dipertanyakan.
Iya. I
karena pembandingnya
ee mungkin gak seperti itu ya kan. He.
Nah, seperti contohnya yang awal-awal ya
itu dulu BPS mengatakan bahwa angka
kemiskinan Indonesia itu ee turun.
He.
Kemudian ee
di Indonesia ini tidak banyak.
Iya.
Nah, sebaliknya
ee data dari Bank Dunia World Bank
mengatakan 68%
penduduk Indonesia miskin. Yang benar
yang mana ini?
Iya. Ya.
Nah, ternyata sudut pandangnya beda,
Pak.
Iya. Iya. Nah, sudut pandangnya BPS ee
hanya
dianggap kalau ee 2 US do
di bawah 2 US dollar baru miskin.
Oh, I.
Nah, sementara kalau ee World Bank
standarnya standar internasional, Pak.
Bukan 2 US dollar gitu kan. Nah, 2 US
dollar kalau dihitung berapa? Cuman
sekitar R30.000 ya. R30.000*
30 hari kan R900.000 sejuta.
Iya.
Nah, kalau di bawah R juta baru miskin
ya. Sekarang UMR kan rata-rata sudah di
atas 2 T
di beberapa daerah sampai L ya sudah
pasti yang orang gaji UMR pasti aman Pak
setuju?
Nah kalau sampai R juta ya terlalu
menurut saya terlalu kecil.
Iya. Heeh.
Nah tapi ya itu ee data yang diganakan
sebagai acuan oleh BPS.
Betul.
Nah terus kemudian ee ada data BPS yang
lain yang sekarang lagi heboh nih.
Hm.
Itu katanya pertumbuhan ekonomi
Indonesia 5,12%.
Nah, naik dari yang
ee kuartal pertama 4,89% ya kan. Nah,
padahal prediksinya majority mengatakan
ee antara 4,5 4,7%
i
secara ee penghitungan banyak
orang-orang yang mengerti makroekonomi
seperti itu.
Nah, ini membuat sebuah perdebatan.
Betul.
Sampai saat ini ee ada banyak yang
mempertanyakan terutama orang-orang yang
paham tentang ekonomi makro. Iya.
Ee tentang statistik segala macam dari
mana hitungan ini gitu sampai kemudian
ada saat ini
ee salah satu organisasi ee Selios itu
menyurati PBB sampean untuk minta ee
ee untuk dalam hal ini menanyakan BBS
mengenai bener enggak sih
itunya mau disuruh untuk nyurvei seperti
itu.
Nah, ini kan menjadi sebuah hal yang
unik ya. Tapi kenyataannya kalau kita
perhatikan ee kalau saya tanya ya rekan
sesama pengusaha
iya
memang perasa banget Pak masalah daya
beli menurun ini kerasa banget.
Iya
ini ini valid ya Pak karena kan saya
nanyanya ke pelaku
bukan baca kolom komentar netizen loh
Pak ya.
Jadi ee beberapa memang merasakan ee
penurunan deb.
Iya betul
ya. Ini memang benar Pakul. Terus
kemudian
ee kalau pemilik kafe resto
itu memang ee ada beberapa yang memang
antara itu antara kompetisi ada
kafe-kafe baru ataukah memang orang itu
dari yang dulu biasanya jajannya itu
Rp50.000 sekali kafe. Sekarang mereka
cari yang kafen-nya Rp25.000.
Iya.
Nah, itu yang saya maksud dengan
pergeseran.
Mereka tetap NF tapi harganya lebih
murah.
Betul.
Nah, ini yang diperdebatkan.
Iya. yang tadi statement ee pertumbuhan
5,12% itu
tapi kok tidak selaras
iya
dengan yang Bapak kalau kita pernah
podcast yang lalu kan Bapak bilang ini
kan terjadi penurunan daya beli itu kan
sebenarnya tidak baik gitu loh Pak.
Iya betul
kan bukan devaluasi tapi sebaliknya kan
Pak ya jadi ini kan inflasi tapi deflasi
kan gitu Pak ya.
Iya.
Nah gimana menurut tanggapan Pak Toni?
Nah, memang ee pertumbuhan ekonomi itu
kan rumusnya sebetulnya dari ee
bagaimana belanja pemerintah
kemudian ditambah dengan investasiu
kemudian ditambah dengan konsumsi dalam
negeri
ditambah ekspor dikurangi impor.
Nah, dalam hal ini kondisinya itu ee ini
yang membuat pertanyaan gitu daya beli
menurun. Sementara ini Indonesia ini kan
sebetulnya yang membuat ee pertumbuhan
ekonomi kita naik itu biasanya
dominasinya dari konsumsi dalam negeri,
Pak.
Iya, setuju.
Nah, kalau ada yang beli menurun kok
bisa pertumbuhan ekonominya naik. Ini
yang dipertanyakan ini aneh-aneh di
situ.
Iya. Yang dipertanyakan di sana.
Iya.
Nah, padahal yang kuartal pertama yang
cuman 4,89% itu mengalami masa puasa dan
Idul Fitri, Pak. Nah, dalam hal ini ee
biasanya di bulan puasa dan Idul Fitri
itu biasanya konsumsi itu selalu naik.
Setuju?
Sehingga dikhawatirkan kuartal kedua
akan lebih jelek.
I
tapi anehnya justru kuartal kedua bisa
lebih tinggi daripada kuartal pertama
gitu. Padahal daya beli kan menurun,
tidak ada bulan puasa,
tidak ada bulan Idul Fitri. Kok bisa
naik gitu? He.
Terus kemudian oh dikatakan bahwa oh ini
daripada industrinya lagi naik nih. Nah,
tapi data PMI ya itu menyatakan turun
loh kok bisa gitu. Nah, ini yang membuat
banyak ee ekonomi-ekonomi yang saat ini
mempertanyakan
sampai yang tadi Celios menyurati PBB
untuk melihat itu gitu. Nah, ini ee BBS
ini cara penghitungannya bagaimana? Tapi
ya tadi se tadi ya, Pak ya,
kadang-kadang mungkin punya sudut
pandang yang berbeda angelnya punya POV
yang berbeda ya.
Iya. Nah, kayak yang tadi oh World Bank
ee apa namanya standarnya ee besar ya,
standarnya internasional mungkin ee bisa
10 12 US dollar gitu ya. Nah, kalau di
sini cuma 2 dolar gitu. Nah, itu kan
untuk standar ini beda ya beda
penghitungannya Pak. Jelas hitungannya
beda. Nah, yang paling seru ini juga
belakangan ini kan masalah PPATK blok
rekening, Pak.
Ini kayaknya seru, Pak.
Kacau.
Di samping saya ini juga meriksa, Pak,
saya punya rekening-rekening yang
nganggur ini apa ya masih ada duitnya
gitu ya. Kalau dihitung-hitung kan ya
lumayan juga tiba-tiba diblokir enggak
bisa diambil ya kan. I
Nah, tapi bikin rakyat panik. termasuk
ada satu ustaz yang cukup terkenal loh,
Pak ya, dari Makassar itu kan ya,
dia sampai uangnya mau digunakan untuk
sumbang masjid enggak bisa digunakan
gitu loh itu.
Nah, ini belunder fatal atau menurut Pak
Toni gimana gitu?
Iya cukup fatal, Pak.
Dan itu sempat memicu yang namanya ras
ya
di bank
waktu itu cukup banyak begitu itu
dikatakan blokir segala macam banyak
orang ketakutan dan ras
dan itu sangat berbahaya.
Yes.
Kalau sampai industri
itu kayak tahun '97 ya
yang dikhawatirkan seperti itu, Pak. I.
Nah, makanya setelah respon daripada
enggak bagus dan kemudian ee
sampai ke telinganya Pak Presiden
Prabowo
langsung Pak Presiden Prabowo akan
memanggil
instruksikan ya langsung ya
memanggil hari itu juga e PPATK sama
Bank Indonesia untuk datang.
Iya. I
dan kemudian ya setelah itu ee PPATK ee
sudah enggak enggak sefrontal itu lagi.
Tapi sebetulnya Dorment Accoun itu yang
6 bulan itu sebetulnya bukan bukan saat
ini aja gitu loh. Sebetulnya sudah cukup
lama rekenning yang 6 bulan itu dormen.
Iya. Iya.
Nah, cuman kenapa kok dormen? Karena
dianggap tidak aktif. Tapi sebetulnya
kalau mau ngaktifkan ya tinggal aja
Rp100.000 Ibu storin setornya ee
sudah aktif lagi. Cuma di beberapa bank
itu yang ngasih biaya dormen.
Iya. I
nah kalau uangnya misalkan Rp200.000
kemudian 6 bulan dormen atau orangnya
gak pernah lihat lagi R00.000 kena biaya
administrasi misalkan R5.000 per bulan
kalau DN ya habis Pak uangnya.
Makanya Pak sampai ada mem-mim keluar
kan ya.
Iya
iya. Jadi kalau istri tidak dipakai
selama 2 tahun langsung milik pemerintah
katanya.
Ada J
ada juga utang yang sudah enggak bayar 6
bulan akan ditanggung pemerintah. Oh itu
narik
ini masyarakat ada aja
ya. Karena uang yang enggak dipakai 6
bulan.
Iya iya iya
kan mau diambil pemerintah Pak.
Iya iya iya.
Nah kalau utang tidak dibayar 6 bulan
harusnya sama dong. Sama
kan hanya beda T aja Pak. Uang dan
utang.
Uang dan utang. Iya. I betul. Nah, di
semua kekacauan ini tiba-tiba ada target
pertumbuhan 8%.
Wah, target boleh ya?
Boleh.
Ini optimisme tingkat dewa
harus karena iya apa namanya? Kalau
katanya Bang Bung Karno, gantungkan
cita-citamu setinggi langit. Nah,
sehingga kalaupun engkau jatuh maka
engau akan jatuh di antara
bintang-bintang gitu kan.
Nah, oke. Itu setuju. Saya setuju sekali
cuman ya harus berpikir jangan cuman ee
apa namanya 8%-nya Pak. harus dipikirkan
gimana caranya untuk mence. Jadi menurut
Mbak Toni, apakah kondisi sekarang ini
seberapa bahaya? Karena resiko paling
gila ini kan kalau setahun ke depan
kalau pemerintah ini enggak berubah
haluan, Amerika krisis Indonesia ini
kena dampak enggak?
Ee kalau Amerika krisis itu ee kalau
krisisnya itu tidak langsung syok dalam,
iya
itu mungkin menurut saya justru lebih
baik, Pak.
Kenapa? Karena saat ini kan banyak
uang-uang di seluruh dunia ini
I
itu semua tersedot ke Amerika
ya.
Nah, fan-Fan manager itu saat ini
menarik dananya dari negara-negara
emerging market termasuk Indonesia untuk
investasi di Amerika. Kenapa? IHSG-nya
Amerika, Pak. Dow Jones, NASDAQ, SNP itu
semuanya all time high, Pak.
Nah, sehingga ee banyak fund-fund
manager itu capital outflow dari
negara-negara yang ee istilahnya
negara-negara emerging market,
negara-negara yang lain itu untuk masuk
ke Amerika. H.
Nah, kalau pada saat Amerika ekonominya
syok,
H
kalau tidak terlalu parah
itu akan dana-dana itu akan kembali ke
negara-negara
Iya.
Yang kemarin outflow, Pak,
yang bisa memberikan returning lebih
tinggi.
Nah, termasuk Indonesia. Iya.
Nah, masalahnya di Indonesia saat ini
porsi MSI itu 1,3%. Jadi, kita kecepatan
1,3%. Lumayan lah, Pak.
Lumayan daripada enggak sama sekali.
Daripada enggak sama sekali. Iya. Iya.
Tapi kalauonesia nanti bisa membuat
pertumbuhan yang bagus
dan banyak ee orang-orang yang trust,
kemudian banyak emiten-emit Indonesia
yang juga ee menarik untuk dikoleksi dan
bisa seperti tahun 2010 sampai 2012
yang waktu itu bisa sampai
MSI Indonesia itu sampai 4 sampai 5%
Pak. Oh, gitu. Nah, jadi kalau misalkan
kecepatannya 4 sampai 5%, wah itu luar
biasa, Pak. Indeks kita pasti resompat
langsung langsung US dollar menurun ya.
Maksudnya rupiah menguat rup kalau
terjadi ee apa namanya kapital pada saat
IHG menaik kan pasti mereka harus
menukarkan dari US dollar ke rupiah.
Jelas
otomatis akan membuat rupiah menguat.
Menguap
dan US dollar akan menurun seperti itu.
Itu cita-cita Pak Prabowo. Rupiah
menguatkan 5.000 gitu ya.
Iya. Harapannya seperti itu.
Harapannya kayak gitu ya. Nah gini Pak.
Ini ada gosip nih
orang-orang kripto bilang. Maka oleh
sebab itu
i
enggak mau taruh di uang viat, Pak.
Ini capek ini. Buktinya uang viat
dibekukan pemerintah. Mending taruh di
rekening cripto aja.
Iya. Banyak banyak yang saat ini ya lagi
tren lah ya.
Orang-orang yang suka kripto itu meemang
saat ini sedang apa namanya? Lebih suka
melakukan investasi di kripto daripada
uang viat. Iya.
Dan mereka ya ini gosip-gosip ke sana
sini dan akhirnya menular ke banyak
orang. Pak,
setuju
gini aja Pak, mungkin daripada gosipnya
ini liar
I
dan apalagi ini kan isunya Pak kalau
Bitcoin habis naik altcoin akan menyusul
Pak dan ini
biasanya seperti itu, Pak.
Siklus 4 tahunnya seperti itu.
Nah, daripada kita tidak memanfaatkan
momentum ini, mending kita belajar dari
ahlinya, Pak. Betul.
Betul ya, Pak? Ya,
betul ya. Dari soalnya banyak
orang-orang yang saat ini investasi.
Hm. tanpa ngerti sebetulnya apa sih
investasi.
Nah, ya itu.
Nah, mereka ingin investasi di kripto
misalkan.
Betul.
Sebenarnya kripto itu apa sih?
Iya.
Ee apa namanya? Karena sekarang lagi
marak nih krypto, blockchain, apa
namanya ee Bitcoin,
Solana, Etherium, Theater sampai Doge,
PP.
Nah, itu sebnya apa gitu loh.
Nah, mereka beli hanya berdasarkan
rumor.
Betul.
Nah, sama sih dengan kalau kita
investasi saham.
Iya. Kita harus tahu dulu perusahaannya
apa.
Jadi ibaratnya gini ya, Pak ya. Sama
kayak orang itu lihat postingan orang
nge-gym bodinya tiba-tiba sixpack.
I
wah besok itu dia membuat rumor, "Pak,
saya gak mau nge-gym nanti ototku gede
kayak gitu jelek katanya."
Terus Air jawab gitu loh.
Lu sangka otot juga mau sama lu katanya.
Otot juga milih katanya. Itu ada
ilmunya.
Hati sama Pak orang bisa badan bagus
kayak gitu tu ada ilmunya
pasti Pak. Sama kayak portofolio kan,
Pak. Orang bisa sukses di kripto itu ada
ilmunya.
Iya, betul.
Nah, ini masalahnya kita tuh pengin
belajar, Pak.
Iya.
Ilmunya ini harus berguru ke siapa?
Karena ngaku guru ini kan banyak, Pak,
di internet, Pak. Wah, ini cuan sukses,
padahal ngerungkat juga lebih banyak
gitu ya kan.
Betul sekali, Pak.
Nah, ini menurut Pak Toni gimana, Pak?
Kita harus berguna sama siapa ini kalau
trip?
Nah, otomatis kalau kita mau belajar,
Pak, harus kepada orang yang sudah
ekspert Pak
yang terbukti ya. yang terbukti dan dia
memang sudah melakukan investasi di
kripto lama.
Yes.
Dan dia enggak cuman ngomong investasi
di krypto lama loh, tapi harus kita
harus tahu dia punya jejak digital
enggak.
Yes, betul.
Kap mulai kapan dia ngomong. Nah, dan
saya melihat hanya satu sosok yang
menurut saya paling bagus ya, paling
kompeten ya untuk men-sharingkan hal
ini.
Dan
saya tahu ee orang satu ini
rekam jejaknya dia enggak pernah membuat
orang FOMO.
Hm. He.
Tapi dia selalu memberikan edukasi apa
sistemnya Bitcoin,
apa itu kripto, apa itu ee blockchain,
terus kemudian kalau ee fungsinya
masing-masing itu seperti apa.
Nah, itu ee beliau sangat kompeten
sekali dan
ya beliau sudah mulai sharing tentang
hal ini sejak tahun 2012, Pak.
Makanya beliau dikenal sebagai Bapak
Bitcoin Indonesia. Nah, siapa lagi kalau
tidak Bapak Oscar Darmawan, Pak?
Berarti intinya kalau kita mau belajar
Iya. ada workshop-nya ya, Pak ya.
Iya.
Yaitu di akhir bulan ini ya, Pak ya?
Iya.
Tanggal 30 31 Agustus.
Iya. Kebetulan kan ee kita kemarin sudah
sempat ngobrol sama Pak Oscar dan Pak
Oscar ternyata setelah ngobrol-ngobrol
kita
sama kita mau untuk
memberikan ilmunya,
setuju
untuk memberikan literasi keuangan yang
lebih tepat agar orang itu kalau
investasi kripto itu benar.
Jangan sampai ee investasi kripto
bukannya untung malah buntung.
Iya. Dan repotnya kalau di cripto ini
karena volatility-nya tinggi
ya
ini maka apa namanya bisa kalau kaya
kaya sekali kalau enggak bisa ya bisa
rugi banyak sekali
istilahnya kalau orang kripto itu
cacing-cacing naga-naga.
Iya cacing-cacing naga-naga itu
kalau mau jadi naga sekalian mau jadi
cacing sekalian.
Betul. Nah, kita itu daripada
dipusingkan dengan orang-orang seperti
ini.
Iya.
Dan kita ini kan sebagai orang-orang
yang usia 35 40 ke atas.
Iya.
daripada kita ini dikomporin sama yang
enggak jelas-ngak jelas ini.
Terus kemudian kemarin PPATK juga bikin
hal-hal heboh kayak gini. Dan apalagi
kemarin dipertegas Pak ee
ee apa Pak Oskar juga kemarin jelas
bicara di channel kita itu dia bilang
bahwa dia tidak pegang uang fiat ya
sedikitp karena dia sudah pegang aset
digital sejak 2013.
Wah, ini ilmunya harus kita pelajari.
Iya,
betul ya, Pak.
Dan saat ini ee satu-satunya doktor,
Pak.
Oh, iya betul. yang mempelajari tentang
blockchain
dan jurusannya itu blockchain itu cuman
Pakar di Indonesia satu-satunya sehingga
ya secara betul-betul secara ilmu pun
dia bisa dipertanggungjawabkan, enggak
cuman asal ngomong gitu.
Nah, apalagi saat ini ya
ya di Indonesia ini kan simpang siur ya,
Pak ya.
Iya.
Ee belum ada aturan yang jelas untuk
orang ngomong itu yang benar gimana,
yang membuat orang itu gimana. Iya.
Nah, makanya OJK
Iya.
Kemarin kan mulai membuat aturan.
Setuju.
Nah, siapa-siapa saja yang
ee bisa ngomong tentang keuangan, nah
maka dia harus ahli, maka dia harus
ekspert.
Nah,
kita pun juga mendatangkan orang yang
ekspert, Pak. Makanya Pak Oscar ini
karena kalau enggak pelatihan merdeka
kita ambil semua orang kemudian salah
kita yang salah, Pak. Jelas
kalau kita ini orang lama, Pak. Ya, kita
itu kan kalau pasti enggak saham. Iya.
Emas,
properti
atau properti. Tiga macam itu
putar-putar di situ. Terus
iya. Iya.
Memang gara-gara Pak Oscar kita jadi
mikir nih sekarang.
Iya.
Perlukah kita nambah satu portofolio
yang namanya cryptocurrency?
Kripto saya sudah mengamati cripto sudah
lama, Pak. Sejak tahun 2010.
Tapi memang saya tidak ee istilahnya
tidak cip in secara persentase gede di
sana.
Saya hanya ngikutin aja gitu.
Karena kalau tanyain orang ee saya kan
ee sering sharing tentang finansial.
Kemudian tanyain kripto enggak ngerti
kan ya gak nak enak juga ya. Makanya
saya masuk untuk belajar.
Gini kalau Anda ragu-ragu
he
saya rasa mungkin enggak ada salahnya
kita ikut kelas akhir bulan ini
supaya kita itu
bisa mempertimbangkan bukan apa kata
anak kita, bukan kata anaknya teman,
bukan kata temannya anak gitu ya kan ya.
Jadi atau bukan kata teman-teman kita,
tapi kita cari informasi sendiri Pak.
Iya. Jangan dari influencer juga, Pak.
Karena banyak yang kena dari influencer
gitu loh.
Jang in.
Nah, dalam hal ini kalau di Cina, Pak,
tadi nyambung yang saya tadi di Cina itu
harus ada orang yang kompeten. Kalau
enggak enggak boleh loh, Pak. Ngomong
ngajar itu enggak boleh sembarangan.
Ngajar enggak boleh sembarangan.
Apalagi saya kaget, Pak. Pak Oscar tuh
ngomong satu kalimat kemarin begini.
Jadi, dia itu terakhir mengadakan
workshop sejenis ini 2013, Pak.
Iya.
Nah, itu berarti 12 tahun yang lalu.
12 tahun yang lalu.
Bahkan di video terakhir saya bilang,
"Pak, bisa enggak diceritakan 12 tahun
yang lalu?" yang mana waktu itu kripto
masih dianggap scam
ya.
Bapak juga dimusuhin orang banyak. Tapi
Bapak begitu yakin ya
melihat kripto ini sebagai masa depan.
Iya.
Dan 12 tahun hari ini, Pak.
Iya.
Member Indodak sendiri aja sudah sampai
jutaan gitu.
Iya.
Saya dengar katanya kemarin lebih dari 5
juta atau berapa gitu.
Kalau korek me wrong ya
mungkin itu bisa lebih gitu loh. Artinya
ini kan
dia punya visi yang luar biasa. Sampai
kemarin kan saya kulik-kulik gitu.
Betul,
Pak Oskar. Tolong ajarkan kembali dong
apa yang Bapak yakini
di 2013.
Iya.
Seandainya waktu bisa diputar gitu kan.
I betul.
Betul.
Jadi tonton teman-teman ee daripada kita
FOMO kepada beli koin enggak jelas,
mending FOMO ilmunya, Pak.
Iya. Iya. Soalnya kalau kita di Bitcoin
ini resikonya, Pak di samping uang itu
kadang-kadang juga
karena banyak orang yang gak paham,
banyak penipuan-penipuan.
Iya. I
memakai kripto.
Iya. Nah, ini hati-hati. Jadi, kita
harus tahu mana yang kripto beneran,
mana yang peneruan berlandaskan kripto
i.
Terus kemudian hati-hati dengan cara
menyimpan kripto, Pak. Kalau kita enggak
ngerti cara nyimpannya
itu juga bisa kena hack, bisa apa
namanya, password-nya lupa hilang juga,
Pak. Nah, ini ee sesuatu
hal pembelajaran buat
setuju
ee orang-orang yang
awam itu resikonya sangat besar. Makanya
lebih baik harus belajar dulu gitu.
Mungkin bagi orang yang ragu-ragu
i
tapi pengin berburu ilmunya. Saya Canda
Putonegara dan Pak Toni di channel
Success Wivoterti hari ini sangat
merekomendasikan untuk belajar dari ilmu
yang benar.
Iya.
Supaya kita enggak apa katanya gitu, Pak
ya. Nah, saya rasa mungkin
enggak ada salahnya kita investasi di
ilmu, Pak.
I
kalau investasi di ilmu enggak ada
ruginya sih, Pak.
Betul.
Nah, karena itu pasti untuk ke depan
akan terpakai oleh kita.
Iya. Baik, Pak Toni. Terima kasih atas
kehadirannya hari ini.
Sama-sama
sharing-sharingnya dan sharing singkat
kita ini.
Sampai jumpa di workshop pelatihan
merdeka akhir bulan bersama Pak Oscar
Darmawan.
I
link deskripsi ada di bawah.
I
ee segera karena sampai video ini dibuat
ee peserta sudah hampir terisi 50%
ya. Jadi, oleh sebab itu ee sahabat
SP30, bagi Anda yang ingin tahu
informasi lebih jelas meskipun Anda tahu
singkat, Anda sudah pernah coba-coba di
kripto, tapi kan Anda belum pernah
berguru langsung dengan gurunya di 2013
dan 2013 itu menghasilkan banyak
trader-trader kripto yang hebat,
pemain-pemain kripto yang hebat.
Jadi, apa ilmunya itu Anda harus
belajar. Saya aja tertarik loh yang mau
belajar.
Terima kasih sahabat Y30. Kita tutup
dengan salam hebat luar biasa. Sampai
jumpa di puncak
kemakmuran.
Resume
Read
file updated 2026-02-13 13:13:57 UTC
Categories
Manage