Timothy Ronald Hati2 dalam Ber Sosmed, Tidak ada Manusia KEBAL PENJARA - ft Roy Shakti
CDj5C33rHOQ • 2025-08-17
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Kalau sampai urusan begini ini dia
enggak belajar,
ya
besok-besok dia tuh bisa ngatain
agamanya orang lain loh.
Oh jelas.
Jadi kalau di kasus ini saya ini ee
awalnya adalah sebagai cheer leaders.
Cheer leaders
tukang ngomporin. Kalau orang kaya
kentut pun jadi kata-kata motivasi.
Kalau orang miskin mau motivasi model ap
pun kayak kentut. Bos kentut.
Aku belum lihat ada solusi seperti apa
ya. Intinya apakah Timoti akan menjadi
miskin? Ya enggak ya. Dia akan tetap
kaya begitu. Kokoy, welcome back to
Level Up.
Wah, kalau ada keributan Kokooy mesti
hadir di sini. Terakhir hadir 1 tahun
yang lalu ini.
Yes.
Ya, kita bahas tentang kenapa kok orang
Medan ini tiba-tiba hilang ternyata
ditarik ke Kamboja.
Kamboja.
Dan setelah itu prosesnya setahun
kemudian hari ini datang dan tiba-tiba
ketemu sama yang suka goblok-goblokin
orang. Saya ini sebetulnya
bukan enggak paham figur ini, saya cukup
paham. Anak muda hebat saya akui.
Cuman memang yang namanya mulutnya ini
memang ee pertama kan saya pikir ini
orang ee kok begini ya strategi dia ya.
Ternyata ujung-ujungnya terakhir the
game of attention.
Yes.
Nah, itu yang saya tahu. Nah,
ini permainan anak geni
anak geni yang memang sesuatu yang
kadang ee agak ke-skip di era kita.
Kita milenial lah.
Kita milenial dan cenderung Gen X kalau
saya. Nah,
terus saya disp. He.
Nah, akhirnya saya bikin satu postingan
tuh di IG.
Iya. I
ya. Saya naik mobil
warnanya sama-sama biru, ungu
ee tapi bukan McLaren.
Terus yang pasti saya juga goblok enggak
mau minum POI Rp80.000. Saya bikin ya
enggak terlalu ramai, biasa aja. Tapi
hari ini saya yakin yang eh sampai naik
ke kontennya Dedy Corbusher ya juga naik
ke salah satu sahabat kita ini juga eh
salah satu influencer fitness Mas Canggi
Fitra.
Iya.
Dan terakhir Koko Roy yang juga banyak
cukup swiel. Tapi Koko Roy termasuk saya
lihat orang yang ee cukup netral. Heeh.
Tetapi kan belum dibongkar. Ini
gara-gara netralnya nih karena kenal
atau karena sahabat baik sehingga juga
enggak berani teral. Tapi yang saya
lihat di kontennya Kokoro adalah
bagaimana dengan nasib partner bisnisnya
yang lain Hollywing. Nah, kali ini saya
pancing
Kokoro akhirnya mau bercerita yang
sekarang lagi naik down. Silakan dari
sudut pandangnya Kokoroy.
Jadi kalau di kasus ini saya ini ee
awalnya adalah sebagai cheer leaders.
Cheer leaders. tukang ngomporin. Terus
terang aja saya yang ya awalnya juga
ngomporin juga
tapi ND-nya jadi wasit.
Oke. Jadi enggak seru dong, enggak ada
end game-nya dong ini.
Nah, jadi cerita dikit ya. Jadi
Iya.
Ee kalau aku sama Timoti itu kenal
ketika tahun 2019
aku menjadi salah satu pengisi di Ternak
Uang.
Oh, salah satu pengajar.
Pengajar di Ternak Uang.
Oke,
ya. Nah, dari situ aku pertama kali
kenal di situ. Setelah itu kita enggak
pernah ngobrol sama sekali, cuman
sekedar ee DM-DM-an aja gitu loh. Enggak
pernah ngobrol apa-apa. Jadi kalau
dibilang baik enggak pernah
pas ketika kopi R.000 apa segala ya.
Tapi ee aku yang ngenalin si Timoti ke
Dedi Komis pertama kali.
Oh, I
waktu podcast pertama kali aku yang
ngenalin ke dia.
Iya. Iya.
Nah, ee ya aku melihat ee ini anak muda
luar biasa ya. Kita harus belajar loh
sama anak-anak muda itu.
Benar
kita itu ngejar miliaran itu puluhan
tahun loh, Bos.
Mereka itu dalam kurung waktu berapa
tahun tiba-tiba sudah enggak ngomong
miliar ya, triliun,
Bos.
Nah, artinya ini adalah orang yang luar
biasa. H
dan ee Timoti ini kan ee aku ngomong
cerdas ya, cerdas dan hoki ya.
Ini orang satu cerdas dan hoki.
Ada faktor hoki juga ya.
Ya pastilah ada faktor hokinya lagiah
kan. Iya,
karena kalau enggak hoki mana mungkin
kan simpelnya begini loh,
timingnya ya.
Timingnya dong. Nah, kalau enggak ada
COVID mana bisa ada seseorang Timoti
Rono sekarang ya. Nah,
aku mengagumi dan aku senang melihat dia
ya ee ibarat kata nge-fans lah walaupun
kita tua tapi kita nge-fans yang muda
gitu loh kan prinsipnya kan begitu.
Iya.
Karena apa? kita itu ya ini pengalaman
kita sebagai milenial ya
zaman kita muda sebelum kita bisa sukses
before 30 ya kan kita kan selalu ngomong
ah orang tua itu kolot
iya
kolot wis enggak bisa bergerak apa
segala kuno
kuno enggak sadar itu sekarang sekarang
itu kita iteh kita harus tahu diri itu
sekarang yang kita kata-katain ya kita
sendiri itu ini tabu tapi saya ngaku
sama Koko di channel saya sendiri
Heeh kadang-kadang kita sendiri lah
makanya aku itu mau mendobrak itu
artinya apa aku sekarang mengidolakan
anak-anak muda gitu kan. Ada yang 18
tahun. Wah, kita kembali kayak aku tuh
sama mereka itu kayak kembali kayak
kayak anak goblok
ya. Belajar lagi gitu loh.
Walaupun akhirnya menurunkan gengsi.
Ngapain lu udah tua ya? Tapi that's the
fun gitu loh. Kan kita juga enggak
enggak butuh penghormatan apa segala.
Cuman poinnya gini,
kita ini juga sukses
tapi gak pernah menghina orang.
Nah, ya kan kita lihat. Kedua yang saya
permasalahkan
hobinya orang loh.
Iya iya iya.
Ini ini kan.
Nah, sekarang begini. Nah, ini ini kan
sesuatu yang saya coba mau kritisi gitu.
Nah, kenapa Timoti bisa terjadi seperti
itu?
Iya,
karena dia itu dalam beberapa kali
konflik
iya
sosmet
dia enggak pernah kalah.
Oh, I see.
Ya, bayangin dengan seorang yang umur
masih muda,
harta triliun. Triliun lah kita ngomong
triliun ya.
Ngomong apapun
kan ada istilah ya kan.
Iya. Kalau orang kaya kentut pun jadi
kata-kata motivasi.
Itu betul punya Jackma ya. Kalau
Heeh. Kalau orang miskin mau motivasi
model apapun kayak kentut.
Kayak kentut.
Artinya sekarang kentutnya Timoti pun
bisa jadi kata-kata motivasi gitu loh
ya.
Nah dan ketika dia
game of attention-nya dia adalah selalu
dengan menyerang.
Oke
ya. Itu itu ee
dia.
Strateginya menyerang kan. E dan ketika
nyerang yang balas tuh gak ada yang
bisa.
Mm. Mm.
Selama ini
selama ini yang dia
apa aja yang selalu dia serang? Yang dia
serang misalnya contoh kan ee gamer
gamer
goblok ya kan?
Betul
gamer goblok karena kasusnya
saat itu ada streamer
yang membicarakan kasus kripto dia rugi.
Oh
lah berarti kan Timoti kan orang kripto
kan.
Iya.
Nah orang kripto ya kan goblok-goblok lu
ngapain lu
lu gamer bahas kripto ya goblok ya kan.
Enggak mungkin diserang lagi benar. Nah
kemudian beberapa kali kayak kopi
Rp80.000 apa segala kan. selalu game of
attention ya.
Jadi dia itu gurunya adalah Andrew Tate.
Oke, paham paham.
The game of attention.
Nah, mungkin karena enjoy di situ
artinya
dilakukan terus-menerus.
Iya. Ee terus-menerus.
Iya.
Enggak kalah-kalah ya. Akhirnya kan ee
menciptakan satu belief sistem baru.
Akhirnya kan waspadanya itu hilang gitu
loh.
Oh, I
ya. Waspadanya hilang lengah lah kan.
Iya.
Nah, akhirnya dia keperucut dengan
berbicara bahwa orang nge-JY itu goblok.
I. Nah, itu itu keput
kena kena batunya dia
itu itu kayak kayak ya dia
kalau dia ke seperti itu ya wajar gitu
loh. Wajarnya kenapa lah dia udah enggak
terkalahkan nih.
Hm.
Sekarang siapa yang mau debat sama
Timoti?
Kita pun debat sama Timoti kalah ditanya
kelar warna apa, aset berapa. Ya wong
kita dari generasi bisnis yang
benar-benar offline ya kan? Murni
offline ya.
Murni. Betul. Bokoroy dari zaman jualan
kelas lewat koran ya.
Iya. Lewat koran apa segala ya kan adu
kaya pasti kalah sudah.
Iya. Iya. I.
Nah, tapi ketika dia ibarat kata dia itu
sudah juara di boking ya kan?
Iya.
Nah, kemudian dia lompat nih ke MMA.
Oh.
Nah, enggak sadar di MMA itu apa.
Ternyata adalah berbeda. Ternyata yang
ngejim ya bahkan Pak Jenderal Andika
Perkasa itu ya orang ngejim. Ded
Confuser orang ngejim.
Nah, di saat itulah orang-orang ini
ketemu celahnya Timoti.
Hm.
Selama ini kan dia enggak ketemu
celahnya kan. Karena kan
lu ngomong apa ya kan dia ngomong salah
pun buktinya kaya.
Betul
ya kan? Nah, akhirnya dia ketemu
celahnya adalah apa? Orang nge-gym
goblok. Karena nah ketika diserang ya
canggih mempertahankan statement itu,
Timoti enggak bisa nyerang.
Hm.
Ketika Timoti mau bolong, "Ah, canggih
miskin lah kan enggak bahas duit."
Enggak bahas duit.
Bahasnya kan masalah kesehatan.
Jelas.
Nah,
dan yang statement itu gak kuat.
Gak kuat
karena belum pernah tua dia.
Iya.
Ketika orang sudah tua, ternyata otot
itu menopang kan.
Nah,
hidup seseorang kan. Nah, akhirnya kan
dia menjadi bulan-bulanan masa di situ.
Jelas ya?
Di di pada titik itu apakah salah? Yes,
aku juga ngaku. Makanya kan aku kompor
gitu loh.
Aku kompor karena apa ya? Kita juga
orang ngeyim juga loh ya.
Iya. Jelas.
Walaupun kejynya enggak bentuk
tapi aku udah 15 tahun aku ngejyim.
Jelas. Dan itu dapat manfaatnya dong.
Dapat manfaatnya. Padahal kalau bagi
orang bisnis nge-gym itu paling penting.
Oh iya dong. Jelas itu.
Tahu enggak kenapa?
Iya. Karena penyakit yang paling
menakutkan adalah dimensia.
Iya,
dimensia itu otak nyusut.
Betul.
Aku pertama bertanya kepada Pak eh Dr.
Henri Suhendra
ya kan
loh otak nyusut terus gimana latihannya?
Kalau otot ototnya kan kita ke gym.
Kalau otak nyusut gimana?
Jawabannya adalah satu weightlifting.
Enggak ada lagi yang lain.
Weightlifting itu yang membuat otakmu
tuh enggak nyusut juga.
Hmm.
Karena menakutkan. Kenapa? Aku punya om
demensia. Ya
betul. Papa saya juga almarhum juga
demensia.
Hidupnya menyengsarakan bos. Kayak
sebatang kayu.
Iya. Curiga apa segalais.
Iya. Sekarang kayak gitu.
Oh, itu itu saya ngomong. Waduh.
Hm.
Aku gak mau kayak gitu. Mati tak milih
kalau bisa jangan yang itulah. Jelas
bahaya itu kan.
Bahaya. Wah, seperti kan kayak
kayak kayak omku tuh ya kan ketika ini
dimensia kan tiba-tiba
ee yang kasihan kan tanteku dituju
selingkuh ke selingkuh ke sapam
selingkuh ke pembantu
itu namanya dilusi.
Itu dilusi
dilusinya itu sampai seperti itu
itu makanya paling menakutkan itu
makanya us anu pokoknya we lifting kita
itu harus wting.
Nah
di pada sisi itu dia kalah dan
jelas
terus terang aja untuk meminta maaf
dengan skala Timoti itu adalah gengsi.
Hm.
Karena untuk brandingnya dia ya kan
minta maaf tuh mahal. Padahal kalau kita
kita minta maaf, mantan maaf, harga diri
itu kadang-kadang sangat sangat
berharganya tuh ee
apa ya?
Kalau generasi kita
Heeh.
Kita melakukan kesalahan, minta maaf itu
tidak tabu.
Tidak tabu.
Karena siapa sih yang enggak pernah
kesandung kan?
Iya. Cuma kan kalau sekelas Timoti itu
menjadi tabu di antara bagi dia gitu
loh.
Padahal pertanyaannya apakah ketika
Timoti minta maaf kemudian harga diri
Timoti jatuh dari enggak apa-apa. Harus
kita wajar gitu loh.
Dan malah dia mendapatkan respect kan.
Tapi sampai detik ini dia tidak mau
melakukan itu
ya. Tidak mau ya. Artinya kan ee nah
akhirnya yang terjadi adalah apa ya kan
awalnya kan aku ngomporin set. Nah, tapi
aku pada ngomong Timoti ini ee dia
enggak ada celah.
Hm.
Kecuali satu
H
ketika di Hollyw.
Hm.
Karena kalau sampai dia goyang Hollywing
Timotinya enggak apa-apa
investor hollywing yang lain yang jadi
masalah gitu kan.
Bisnis juga sudah gak gampang, saingan
banyak, investornya banyak.
Iya. Aku kan mikir aku aku kan ee gini
ya, pada posisi itu aku itu ee beberapa
kali konteks sama Timoti. By DM aku
enggak pernah berbicara secara langsung,
enggak pernah intens gitu kan.
Kadang-kadang aku tuh kalau kasih tahu
orang tuh kan sungkan.
Nah, cuman kan aku dekat sama si Andrew.
Andrew itu kan partnerku juga di film
Gereja Setan.
Nah,
aku ngobrol ke Andrew, "No, kasih tahu
ini kalau dibiar-biarin nanti arahnya
pasti ke Hollyw."
Jelas. Dan ternyata sesuai prediksi si
ee canggi nyikat sana jeder
karena Hollywing mau buka fitness ya.
Aku enggak ngerti seperti apa. Tapi kan
artinya
soalnya kalau enggak salah saya juga
pernah dapat iklan ya.
Member Gold Gym yang jadi korban
I itu di anu di
silakan ditampung
di anu boxingnya dia
boxing ya. Tapi ada fitness-nya juga
tuh.
Iya ada fitness-nya juga.
Nah ini istilahnya mau buka fitness tapi
dengan strategi
itu itu enggak ngerti.
Nah
kok arahnya enggak kelihatan ya? Aku
lihat ya.
Iya iya. enggak kelihatan ke situ.
Hm.
Nah, ee
the game of attention-nya dengan cara
bad campaign.
Nah. Nah, tapi kemudian kan sekarang
karena Timoti diam
akhirnya kan ini kan melebar ke
mana-mana.
Jelas tidak tahu end game-nya ke mana.
Iya. Akhirnya merambat ke yang namanya
akademi kriptonya. Hem
kemudian menyamakan dengan in padahal
yang kita tahu kan itu dua hal yang
sangat berbeda gitu loh.
Nah, maka dari apalagi ketika Canggih
berbicara
Heeh.
di tempatnya Ded Kuser.
Yes.
Itu aku ngomong ee senjata makan tuan.
Oh.
Karena ketika Canggih membahas masalah
akademi tripto dia anak cim enggak
ngerti apa-apa, Bos. Ya kan? Sama aja
ini kan menjadi sama ketika Timoti bahas
berarti satu sama ini
ya aku ngomong satu sama
yang satu enggak paham
fitness itu apa, yang satu enggak paham
kripto itu apa. Gim
nah semenjak itulah akhirnya kan awalnya
aku itu menjadi tukang kompor
berubah aku menjadi wasit aku
ya berubah supaya apa stigma masyarakat
ini kan juga edukasi juga kan.
Yes.
Nah masalah ee jual kelas itu kan
sesuatu yang subjektif
biasa-biasa aja ya. Apakah rananya
penipuan? Ya enggak kan orang jual kelas
kan edukasi.
Beda kalau investasi bodong ya kamu
naruh uang scam itu penipuan
loh. Kalau edukasi itu nah yang membuat
masalah ya kan kenapa banyak orang
protes ya ini sebenarnya masalahnya
adalah overkspektasi dari yang ikut
kelasnya Timoti.
Hmm.
Berharap cuan
karena bayar mahal berharap instan.
Jelas. Nah, yang ikut jadi gini loh,
kelasnya Timoti itu R7 juta.
Mahal atau murah itu tergantung relatif.
Yes.
Kalau kamu bayar R7 juta kemudian
portofolio kripto yang kamu mainkan R
miliar, artinya kan itu cuman 1,7%.
Betul.
Biaya edukasi 1,7%.
Murahlah.
Sangat murah sekali. Iya.
Tapi yang terjadi ya orang bayar R juta
dengan cara gesek kartu kredit,
buru-buru gesek pinjol, Bos.
Pinjol.
Dan kemudian Porto yang dimainkan cuman
sekitar 102 juta berharap menjadi
Timothoi Ronald.
Lah ini kan akhirnya kan overkspektasi
gitu loh.
Betul. Betul.
Nah, problemnya juga mungkin dari pihak
timnya Timotal apa segala
terlalu memberikan mimpi yang berlebih.
Walaupun berlebih itu kan subjektif
setiap orang gitu loh.
Betul, betul, betul. Ada yang
artinya kan ada kekecewaan di situ.
Nah, kemudian mengarah pada kasus koin
manta.
Padahal kalau kita berbicara ee prediksi
dari akademi kripto yang saya hater-nya
sama saya, kemudian yang anu juga saya
kan aku netral ya kan. He he.
Loh, tebakannya mereka itu ibaratkan 10
itu salah tiga benar tujuh, Bos.
Hmm. He
ya berarti kan masih netral dong gitu
loh. Cuman kalau pas manta ini memang
pas orang itu mungkin
yakin
mungkin timnya juga yakin juga akhirnya
all in di situ jeblung.
Hmm. Langsung
pas perhitungan yang lain ee enggak
seberapa malah menang.
Hm.
Jadi overkspektasi.
Oke. Jadi itulah ee sejak kasus gym ini
keluarlah barisan sakit hati ini ya. Ya,
akhirnya akan keluar lagi. Itu kan sudah
lama terpendam kan
menjadi hater-nya mereka kan. Tapi
selalu di Iya kan artinya yang
mereka enggak berani speak up.
Iya karena kan selalu yang pro ada yang
yang ada yang pro ada yang hale ya itu
wajarlah ya. Karena kan kalau kamu ee
bayar kelas R7 juta benar ekspektasimu
kayak gitu ya.
Oke.
Oh jangankan begitu aku bikin kelas
penjol yang R juta aja ada orang masih
komplain loh Bos.
Oh iya ya ya.
Aku hidupku kok enggak berubah.
Loh, apa yang kamu harapkan dengan kelas
R juta? Loh, aku mau kamu kasih aku
kerjaan. Loh, kok malah jadi ribet?
I. Oke. Kenapa saya hari ini mau
ngundang ee bro kita Roy ini untuk
membahas ee satu figur ini? Ee karena
sekali lagi kan channel Level Up ya.
Jadi kita ini bukan cuman channel
kekerisan.
Iya.
Tapi kita ini mau tahu fakta-fakta yang
disembunyikan
ya. Dan yang menarik, yang menarik
adalah apa? Di saat aku sudah jadi
kompor, jadi wasit, kemudian aku ketemu
sama dia.
Mungkin sekarang itu yang pegang bisnis
paling lengkap itu aku
per hari ini ya.
Iya. I
ya. Karena kan
boleh dibongkar enggak ini?
Ya boleh aja. Jadi
nomor satu loh berarti wah ini sudah
dibungkap orang itu bangsa toh memang
netizen tuh
dikira kita sudah dibungkap enggak?
Padahal jadi kasus. Oh, I jadi baser.
Iya, jadi baser. Oh, kok
kok maok jadi bela sana gitu loh. I
kan aku sudah ngomong di dalam kasus
ini. Awalnya aku memang kompor karena
apa? Aku merasa bahwa Timoti harus
belajar pada kisah ini.
H.
Karena gini, kalau sampai urusan begini
ini dia enggak belajar,
I
besok-besok dia tuh bisa ngatain
agamanya orang lain loh.
Oh, jelas
ya. Ini ini kan kan kita ngomong.
Oh, iya. Bukan hobi loh. Kan hobi ini
kan sudah kayak agama ya kan. Kalau
sudah nyentuh Sarah selesai dia begini
bebas dengan bebasnya santai lama-lama
kan ee an lama-lama agamanya orang lain
dikatain lah ini susah kita ini sesama
cindo bos
jangan cari keributan ini kan. Nah
makanya aku ngomong di saat itu posisi
itu aku kompor.
Hm.
Tujuannya bukan membenci. Enggak. Justru
aku ngomong Timoti harus mendapatkan
pelajaran bahwa yang diomongkan itu
konsekuensinya
lu harus paham bahwa lu enggak bisa
menang di kasus ini. Gitu loh. Supaya
apa? supaya dia lebih bijak golnya di
situ. Nah, tapi ketika sudah melenceng
ya gua menjadi ee wasit, gua
clear di ini kan.
Nah, ketika kita ketemu ya kan itu
ketemu tuh enggak sengaja karena di e
ulang tahunnya kok Andrew Andrew
Hollywing
aku enggak tahu kan jadi aku enggak tahu
dia juga enggak tahu.
Nah, dan kemudian tiba-tiba Timoti
datang jebret aku juga enggak enak juga
kan katok juga ya. I.
Dan yang menarik adalah yang aku
appreciate dari Timoti adalah dia yang
ee
reach out ke aku dulu gitu loh.
Oh, jadi dia keluar santunnya.
Iya.
Yang enggak dikonten.
Yang enggak dikonten dia etikanya.
Iya. Keluar etikanya
yang seharusnya orang Indonesia itu
seperti itu.
Nah, harusnya seperti itu.
Menghormati senior.
Nah, artinya kan ya akhirnya kita
ngobrol.
Artinya
pertanyaannya apa yang diobrolkan? Aku
cuman bilang ya aku akan menyampaikan
apa yang dikata netizen.
Hm. He,
kamu butuh gini-gini loh. Tapi kalau
masalah keputusan dia mau ngapain
ya kembali aku tidak bisa ngatur dia.
Siap.
Dan kelihatannya dari yang aku baca ya
sampai per hari ini kita bahas ya dia
akan lebih condong, silent dan
membiarkan ini ee convin.
Hm.
Nah, cuman yang aku masih enggak bisa
lihat itu bagaimana dia nanti bisa step
up lagi gitu ya. I karena ini termasuk
sebuah
karena ini kan kayak kayak kayak
unfinished battle kan
ini perang perang yang belum selesai.
Betul.
Jadi setiap konflik itu selalu harus ada
endingnya
kayak tinju wing itu ya.
Iya. Akhirnya klimangnya ditinju ataupun
permintaan maaf ya kan.
Begitu jebret orang akan lupa.
Selesai.
Nah, tapi ini kan ee dibuat tidak ada
endingnya.
Hm.
Artinya apa? Ketika Timoti membuat ini
tidak ada memang orang akan lupa. Tapi
sewaktu-waktu ketika dia bangkit lagi
H
mok up ini akan menempel ke dia terus
loh.
I see
ini sama kejadian kasusnya si Rener
Raharja.
Ah ya ya ya ya ya. ketika dia tidak
selesaikan masalah kasus dia sama ee
ininya kan penjual luda itu akan menjadi
nempel di stigmananya dia. Dia
menciptakan sebuah stigma yang sekarang
nempel kepada dirinya dia lagi dan
sampai hari ini dia mau enggak bisa
pasti ada orang mook up itu
oke
istilahnya kan m up terus nempel ke diri
Anda. Nah aku enggak tahu ya kan ee aku
belum melihat ada solusi seperti apa ya
intinya apakah Timoti akan menjadi
miskin ya enggak ya. Dia akan tetap kaya
begitu. Berarti statementnya Bro Roy ini
adalah ketika anak muda yang tiba-tiba
jadi triliuner katanya loh ya kita juga
enggak tahu benar atau enggak itu ya kan
semua orang berhak mengklaim
i
apalagi ee kripto ini kan tidak terlacak
oleh ah iya kan mungkin aset digitalnya
bagaimana kan nah
ee bolehlah orang mau ngeklaim apapun
saat ini. Tetapi anak muda ini tiba-tiba
kaya cepat, seolah-olah dia jadi dewa
gitu ya,
ngajarin
pengikut-pengikutnya yang masih seusia
atau bahkan lebih muda.
Dan seorang Kokuroi pun nge-fans.
Iya.
Karena Anda melihatnya ini anak muda ini
kok cepet banget ini ya di
mungkin loh kalau kita melihat dengan
rendah hati ya kan kalau kita mah biasa
kan
artinya kan namanya orang itu ngomong
kan enggak 100% benar. Setuju.
Iya. Kan kalau kita selama terima
omongan orang itu kan yang jelek
langsung difilter gitu loh. Jadi enggak
masuk di hati gitu loh.
Betul
lah. Ngomongnya kasar tapi cengli loh
bos.
Ya
loh kita kita fafir aja ya kan ya.
Walaupun omongannya kasar ya tapi ada
cengklinnya juga gitu loh.
Betul.
That's the point.
Lebih baik yang jadi patokan itu si
Timoti daripada Intrakens.
Oke.
I itu gak ada masalah.
Cuman yang aku sayangkan adalah apa?
Kalau ini menjadi unfinished bisnis
Heeh.
yang dirugikan tuh menjadi banyak orang.
Oke.
Dirugikannya apa? Ya, Timoti tidak akan
dirugikan secara finansial karena dia
sudah saya. Tapi ketika dia akhirnya
malas untuk tampil lagi, dia malas
membagi ilmu lagi.
Heeh.
Yang selama ini kita selalu dihantui
sama kliper-kliperernya Timoti di situ
kan. Akhirnya kan kita
guru bisnisnya itu berkurang satu kan.
Kan sayang gitu loh. Harusnya dia ini
menjadi frontliner ya kan. He.
Kasus ini dia enggak mau minta maaf
ketika nanti anu dia m up lagi, akhirnya
dia motong, akhirnya enggak ada guru
bisnis.
Hm.
Pertanyaannya sekarang, Jensi itu ee
idolanya siapa?
Hm.
Kalau zaman dulu kan kita ada nih, Pak
Tong Desemaringin, Jamesi, Bob Sadino,
eh Pak Purdi Candra, Pak Candra
Putranegara. Ini kan salah satu ee
minimal ada
ee figur lah. Nah, sekarang ini figurnya
siapa? Ensi itu kekurangan figur loh,
Bos.
Iya. Dan ternyata figur yang ada saat
ini
ee dengan diidolakannya dia.
Iya.
Lah sekarang kan Jensy itu mau figur
siapa? Anaknya Haji Isam. L gimana
caranya balap gitu kan Mas Gibran ya.
Bingung toh bos mulainya gimana gitu
loh.
Iya iya i
mereka itu kan membutuhkan figur-figur
dan salah satunya ya enggak terbaik tapi
ya salah satunya adalah di Timoti. Itu
one of the figure yang mereka menjadi
acuan. Nah, makanya kembali lagi ke
statement saya tadi. Seorang Kokoroy aja
mengidolakan seorang ee figur ini.
Tetapi sayangnya figur ini mungkin masih
perlu belajar yang namanya EQ.
Yaak, umurlah, Bos. Yang enggak bisa
diumur kan pasti pengalaman umur lah.
Tapi kita juga loh, semakin kita tua kan
semakin kita bijaksana.
Bijaksana itu kan enggak bisa didapat ee
pada
enggak bisa diortcut itu.
Enggak bisa diortcut bijaksana itu gitu.
Iya.
Aku pun kalau semuda Timoti kemudian
sekaya dia ya pasti mungkin
meteseknya lebih iya loh.
Bahasa Surabayone Malange metesek gitu
ya.
Iya. I ya. Paham paham paham paham. Oke.
Semoga video ini
bisa menjadi pembelajaran bagi kita
semua.
So hati-hati apalagi gen ini sekarang
yang tidak terjadi di era kita. He.
Di mana kan dulu kita nyari konten
dengan baca koran,
nonton televisi. Tapi kalau Gensi ini
kan disuguhi. Iya,
di suku ini kan adalah terjadi sebuah
brain road
atau pembusukan otak. Ini adalah sesuatu
yang baik. Apa statement bijak Boroy
untuk menanggapi masalah gensi ini yang
mungkin akan jadi kehilangan figur atau
we don't know.
We don't know ya kan?
Iya, we don't know.
Nah, problemnya adalah nanti figur ini
tergantikan oleh siapa?
Kalau selama yang benar ya enggak
apa-apa.
Tapi kalau tergantikan oleh Indraken
jenis baru itu aku yang enggak terima
terus aja gitu loh kan.
I siap.
Karena karena gini ya, sekarang sekarang
di era digital ini kan yang bahaya
adalah orang pintar ngomong enggak ada
otaknya itu lebih viral daripada orang
yang ada otaknya loh.
Celakanya kayak gitu ya.
Celakanya seperti
di kolom komen aja deh.
Iya.
Dia bikin opini yang seolah-olah
terlihat benar,
balasannya ramai
padahal belum tentu dia benar kan.
Belum tentu dia benar.
Nah, itu dia.
Nah, ini ni ini yang agak hati-hati ya.
Aduh ee saya juga bingung ya. Kalau
jens ini harusnya itu ada peran
pemerintah.
Peran pemerintah karena untuk bangun
sampai atau jangan-jangan yang pejabat
juga enggak ngerti.
Nah, ya kan begini ya ee benchmarknya
itu China lah.
Yes.
China ngeband influencer and flexing apa
segala kan dia ngatur.
Karena kalau enggak diatur ya kayak
begini ya ambadul semua bos.
Betul.
Karena kan contoh gini ya sekarang kan
generasi muda kita berbicara bukan
sebagai person.
Iya. Kalau kita sebagai seorang kepala
negara misalnya saya sebagai seorang Pak
Prabowo misal ya.
Betul
lah. Kalau idolanya anak muda ke Timoti
semua.
Heeh.
Artinya besok-besok kan anak muda itu
enggak ada yang nyangkul di sawah.
Betul.
Enggak ada yang bangun rumah.
Betul.
Enggak ada yang ee semua jadi pemain
kripto semua lah. Pertanyaannya
apa nasibnya Indonesia kalau semua
pemain kripto?
Setuju.
Nah, itu kan harus diatur. Yang bisa
ngatur siapa? Ya, pemerintah.
Hm. Ya, cuma sekarang kan pemerintah
enggak ngatur rakyatnya, malah majin
rakyatnya,
ngecuanin rakyatnya, git,
ngecuin rakyatnya. Ini yang menjadi
membuat rakyat. Jadi jangan salahkan
kalau rakyat lari ke Kamboja gitu ya.
lah. Ya, itu yang terjadi,
itu yang terjadi. Makanya harus bikin
semacam kayak tadi kita di ee video kita
sebelumnya, pembahasan kita, yaitu
bagaimana
pemerintahan China sampai membuat sebuah
propaganda berupa film
i
yang berjudul
No Morbs.
No More Beds itu didanai pemerintah loh
yaemah
untuk mengedukasi betapa bahayanya
sebuah peluang kerja
yang terlihat menarik
tapi ujung-ujungnya disiksa. siksa
habis-habisan di sini
gara-gara begitu wisatawan China ke
Kamboja itu
almost zero.
Almost zero. Enggak drop lagi. Almost
zero.
Berarti negara ini akan jadi musuh
internasional gitu.
Iya.
Oke.
Kalau dulu kan banyak ee wisatawan Cina
ke Kamboja, ke Kuil kan gara-gara film
itu orang pada ketakutan dan itu memang
tujuannya.
Nah, itulah peran pemerintah kan. Yes.
Makanya semoga video ini ee akan menjadi
sebuah peran pemerintah yang mana ya ayo
para pemangku kepentingan ee yang mana
Anda juga suka nonton channel Success
Boterti. Edukasi dan opini dari ee Pak
Roi ini perlu dipertimbangkan.
Bagaimana mungkin ini sektor ekonomi
kreatif sih
yang tempari Pak Tengku Rivi yang kita
hormati bertemu sama kita. bagaimana
kita juga di asosiasi ini berjuang dan
ini menjadi sebuah propaganda yang
positif.
Iya.
Dan bagaimana mungkin rakyat Indonesia
juga tersiksa gitu ya.
Loh, kan perlu diarahkan bos.
Namanya propaganda kan gini loh. Kayak
kamu punya anak
betul
kamu biar-biarin kamu jadi apa terserah
kamu sama kamu arahkan kamu jadi dokter
loh jadi apa kamu jadi pengusaha. Ini
kan kita kan sebenarnya kan sedang
mempropaganda anak kita kan tapi untuk
tujuan yang benar.
Kalau Amerika propagandanya jelas.
Heeh. He
arahnya anak-anak muda disuruh jadi
entrepreneur gitu.
Iya.
China juga jelas.
China jelas.
Indonesia ini arahnya mau ke mana ini
ya?
Ee suruh main judul, Pak.
Yes. Saya rasa statement closing kita
sangat jelas. Jadi ini kasus daripada
seorang figur raja kripto Indonesia ini
ee ketika dia naik dengan caranya dia
strateginya dia hari ini sudah di
closing statement dari Kokoro by the way
Kokoro ini ada project apa ini film apa
yang keren ini ceritanya
jadi ee tanggal 11 September kita akan
launching bisa ditonton film Gereja
Setan
ini membahas kisahnya Mongol
Mongol
jadi cerita M
ini edukasi atau apa ini hiburan
ee hiburan tapi juga edukasi Hiburan
edukasi edutainment ya.
Iya. Edutainment.
Jadi ini film horor yang rohani, Mam.
Oh, film horor yang roh. Oke. Jadi yang
selama ini mungkin kalau yang muncul
adalah figur ee pemimpin muslim gitu ya.
Ini pemimpin Kristian nih. Menarik juga
edutainment-nya. Semoga filmnya sukses
ya.
Tanggal 11 September jangan lupa support
e film Gereja Setan.
Oke, terima kasih. Kita tutup dengan
salam hebat luar biasa. Berarti kalau
saya pengin belajar supaya saya ini
besok nyambung nih, anakku ini ngomong
apa sih soal kripto? Saya enggak paham.
Takutnya anak saya ketipu.
Betul. Makanya penting banget tuh.
Gini, saya perlu ikut kelas nih. Nah,
kira-kira Pak Oskar ee kita akan
mengadakan kelas ini tanggal 30 dan 31
Agustus.
Siap. Saya atur schedule. Saya
atur schedule ya. 3031. Tolong Pak Oskar
ngajarin ini Pak Oskar sendiri atau sama
tim nih mengajarkannya.
Nanti kita akan bawa tim ya.
Waduh. Jadi expert di bidang
masing-masing ya.
Siap.
Dijamin mengerti ya Pak Oskar ya.
Siap.
Dengan bahasa yang orang-orang usia 40
ke atas lah supaya mereka tahu what is
crypto dari A sampai Z ya. Dan bukan
katanya, bukan dengar dari anaknya,
bukan dengar dari tetangganya, bukan
dengar dari keponakannya, tapi belajar
langsung dari ahlinya. Yeah.
Resume
Read
file updated 2026-02-13 13:15:59 UTC
Categories
Manage