Viral! SHM & HGB Resmi Kalah Sama Surat Belanda?! Klaim 2000 Hektar Surabaya oleh Pertamina ft CakJi
NGkSR4OePws • 2025-10-21
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Anda yang pemilik sertifikat HGB tidak jaminan bahwa sertifikat Anda itu aman. Ya, kalau musuh pemerintah susah. Saya sebagai warga ya artinya SHM itu jadinya gak ada artinya. Jadinya saya akan ngobrol bersama Wakil Walikota Surabaya untuk membahas kasus besar yang hari ini menimpa sebagian warga Surabaya. Padahal mereka pegang H SHG dan mereka juga pegang surat hak milik. Tapi tidak diakui. Yang dipakai klaimnya Pertamina itu kok zamane londo. Berarti BPN ini sudah tidak mengakui yang dibikin sendiri undang-undang pokok agria yang tahun 60 kok malah kembali lagi ke zaman Londo. Selamat datang di channel Success Before 30 Level Up Cak Ji. Selamat datang Cak Ji. Waduh. Terima kasih Pak Candra. Piye kabare Cak? Kabare apik-apik ae. Apik-apik ae. Ini pertama kalinya Cak Ji. Saya akan banyak ngobrol di channel Sucs Vivo 30 tapi pakai boso Suraboyo ya. Wah mantap. [tertawa] Karena lawan bicara saya ini wakil walakota Suraboyo. Are Surra asli. Arek Suraboyo asli. Oke guys. Mungkin banyak yang Anda tidak tahu karena selama ini kan saya banyak di Jakarta. Tetapi kali ini saya mau balik kampung sebentar ngobrol sama Pak Wawali yang dicintai warganya. [tertawa] Caki. Apik-apik kabarnya, Cak Ji. Kabarnya apik, Pak Candra. Apik-apik ya. Ini ternyata saya ini setelah ngobrol sama Cakji Ji ini saya tahu karena di Darmo Hill Surabaya ini banyak teman saya. Heeh. Yang mana mereka itu sudah menetap di sana itu puluhan tahun tahun. Tapi barusan kayak kesamber petir iki Cak Ji. Heeh. yaitu moro-moro ee SHGBne gak diakoni enggak? Itu diperpanjang kok enggak oleh diperpanjang terus SHM enggak diperpanjang mati. Iki iki asline iki piye toh Cak Ji? Coba Cak Ji jelaskan dulu duduk permasalahan awalnya itu piye gitu. Ya, jadi ee para penghuni perumahan DarmoL. Terus di sebelahnya itu kan ada perumahan kalau enggak salah ee apa? Dharmo Satelit kan banyak sekali peran-peran di situ ya. Sangat banyak. Termasuk ada hotel. Termasuk ada hotel. Hotel Ekuator kalau enggak salah ada Ekuator termasuk Ciwor termasuk S Ciputra World ya toh itu adalah satu kesatuan yang diklaim diklaim karo Pertamina h bawah itu adalah aset mereka H dasarnya adalah surat Eendom loh ini lagu mendeng sih Cak Ji egendom itu ini kok kayaknya baru cuman dengar di Surabaya agenomponding itu adalah boso boso Barat, Boso Londo. Boso Londo zaman penjajah dulu, zaman kolonial. Mereka katanya dulu telah membeli dari PT sel. Sel ini kan perusahaan Inggris. Oh, benar. Sel-sel sekarang yang sel ya. Sel kan perusahaan Inggris tanah mereka. Betul. Tetapi mereka punya buktinya ya belum bisa menunjukkan iki ditakoni karo arek Suraboyo. Tunjukno buktimu opo. Nah, tapi kan ada peraturan presiden tak wacakno ya. Nah, jadi biar nanti enggak keliru. Mereka itu mengklaim adanya gendom 1278. Betul. Pertamina. Betul. Maka apa yang mereka sampaikan Heeh. itu cuma surat ke BPN. Oh, pertama ng surat supaya mereka yang HGB I maupun SHM Heeh. tidak boleh untuk memperpanjang surat-surat mereka. H artinya diop. Hm. Ya toh. Loh, kalau cuma dasari surat seperti itu nantinya ini menjadi presiden buruk setiap orang. He akan bisa kalau memang ada niatan jahat. Wis kan tak klaim tanammu wis tolong diop. Nahul ya toh. Tolong stop supaya jangan boleh memperpanjak. Loh ikilah enak pertaminnya seperti ini kan dasarnya itu kuat mana? Iya cuma surat saja sama orang-orang yang mempunyai SHM maupun HGB. H SHM HGB ini kan produk pemerintah. Iya dong. produknya pemerintah. Iya. Mau dikalani dengan surat itu kan lucu. Harusnya pemerintah di atas dari dari surat itu. Oke. Tapi surat Hegendom itu NKRI sudah berdiri memang ya. Sudahnya mereka enggak ditunjukno cuma surat tok. Jadi takutnya overclaim ya. Fotopi lah. Fotokopinya minimal e tidak ditunjukkan. Teman-teman ke Jakarta pun minta surat itu jarene sik ketelis loh lah lucu. Heh iki ngere kesruh boyo turu surboyo [tertawa] carane ya dan ini ribuan ya yang di sana itu kan sekitar wah 2.220 hektar makai 122 hektar 2.000 Bu hektar itu enggak main-main. Enggak main-main. Iki sosok kecamatan lho. Lho l kecamatan Dokupati Suraboyo lagi iki Suraboyo meneh. Kota terbesar kedua. Kota terbesar kedua pertama di Indonesia. Oh iya sih karena tingkat dua. Oh iya tingkat dua ya. Betul. Lak Jakarta kan tingkat satu. Oh iya DKI tingkat du se Indonesia paling kota terbesar. Terbesar ini. Satu kecamatan ini satu hampir satu kecamatan. Astaga. Eh, jadi kemarin kita sudah pertemuan dengan orang-orang Darmohil, terus Gunungsari, terus Sawunggaling, terus ada lagi yang di ee Dharmo Peremai dan sebagainya. Betul. Sudah ketemu semuanya. Hm. Mereka sepakat mendesak BPN BPN I satu Badan Pertanaan Nasional. Badan Pertana Nasional. Betul. Segera untuk membuka blokir. Iya. itu dari perpanjangan perpanjang betul SGB 30 tahun ya. Iya. Iya. Diperpanjang atau mungkin mau dibalik nama atau mungkin mau diwariskan ke anaknya. Anaknya blokire bukaan ojo ditutup. Iya. Iki enggak salah. Sudah dibuka belum? Belum. Sik sik wedi lho kok wedi. Nah ini kenapa kok iso wedi cerita C? Wedi karo institusi Pertamina iki harusnya kan enggak ada rasa takut seperti itu. Enggak oleh wong cuma surat tok. buktinya enggak ada ya. Hm. Ini surat saja. Surat sekarang Pak Candra beli beli tempat ini betul tempat hunian di sini katakan terus ada yang memblokir Hm. SHM-nya misalnya iya opo ngene dianggap loh lak dianggap ya bubar tatanane. Oh kan begitu. Oh, cuma se berkas surat, selembar surat tok bisa memblokir daripada mereka yang mempunyai SHM atau HGB yang dikeluarkan oleh produk BPN. Ini kesannya itu kayak seolah-olah warga itu enggak merasa aman dengan memegang sebuah sertifikat karena enggak ada sebuah jaminan. Kita juga tahulah Surabaya ini kan polemik surat hijau itu sudah lama. Iya. Kayaknya satu Indonesia cuman Surabaya deh. Surabaya itu kenapa sih Cak Jikok Surabaya? Oh, terus ae sing masalah tanah iki yang surat ijau gorung mari mari gitu. Sekarang sekarang kok ono model kayak Pertamina ini karena ada politik apa sih kalau kita boleh bongkar masa lalu sehingga kok seolah-olah cuman Surabaya gitu, kota lain enggak ada gitu. Jadi perusahaan-perusahaan BUMN bukan cuma Pertamina, ada PT KAI ya, ada PT Pelindo. Nah, jadi gini, mereka yang mengklaim punya verponding dari apa yang dilakukan oleh Pertamina Endom ini. Jadi gini, ini saya sebutkan. Iya. Jadi apabila suatu BUMN he mereka punya aset gitu, mereka punya aset yang tidak mengkonversikan H pada tahun ya terakhir itu kalau enggak salah peraturan presiden 1980 ya toh tanggal 24 September 1980 betul 80 iya toh jadi mereka itu seperti kayak harus melakukan revisi dan konversi menjadi versi baru versi Indonesia g mendaftar istilahnya daftarno aset itu oke. Wis enggak didaftarno, wis enggak tahu bayar pajek. Hm. Wis enggak tahu lapo-lapo diumbar begitu saja. Nah, kalau mereka sudah tidak mengkonversikan pada tahun itu dianggap mereka gugur. Dan aset ini, tanah ini, ini bisa diambil oleh negara. Hm. Memang ada ya perpunya? Ada. Ada. Ada. Atau mungkin pihak yang mau menempati, mengkonversikan atau membelilah. ist seperti itu boleh. Maka mereka bisa mendaftarkan di BBN supaya mendapatkan suatu legalitas. Betul. Legalitasnya opo? Legalitasnya yaitu adalah sertifikat atau HGB. Kan begitu. Benar. Nah, warga ini setelah mendapatkan itu yo kan bayar pajak, bayar semua dan setiap tahun toh itu bayar pajak itu pasti Pertamina bayari bayar omongan tok. Lah [tertawa] kan gedabrus ini. Heh. Wah ini institusi langsung digalakin sama wali gedabrusnya. Enggak enggak ikut ngerumat, enggak ikut bayar, enggak ikut wenai. Mungkin dulu hutan ya, tapi melok ngeklaim. Saiki melok ngeklaim. [tertawa] Lho kan lucu. Ibarate ibarate kene iki duwe omah. Heeh. Omah iku wis dibayar listrik PD pajek puluhan tahun moro-moro wong lama moro-moro ngaku ya ngono kurang lebih perasaane kayak ngono iya seperti itu. Tahu-tahu ngeklaim loh iki nisik gonekku iki nisik gonekku ngomong disik lan kenapo ggak mbok urusi kenapa enggak dipajeki berarti dia itu secara kekuatan hukum kalau dia tidak rekonfirmasi atau mengkonversikan 24 September 80 itu gugur dengan sendirinya maka atas dasar itu ya atas dasar itu negara akan mengambil dari tanah yang ditelantarkan berarti kalau negara berhak ambil berarti ya SH Hm-nya. SHM itu kan negara, produk negara ya sudah. Oh, wah iki berarti BPN gegeran MK Pertamina dong. Jane BPN enggak usah wedi lah. Wedi-wedi. Pertamina Pertamina gak me bond surat tok e. Oke, sekarang Cakji, langkah tegasnya Cakji itu apa? Sebagai seorang wawali. Nah, oke. Ini supaya warga ini dapat kepastian. Aku ini kan warganya Caki. Ceritanya piye iki, Caki. Iya. Ya, jelas dengan kejadian seperti itu dan kita sudah sounding ke beberapa teman kita. Teman kita sudah ke Danantara, teman-teman DPRD Kota Surabaya, menemui direkturnya Pertamina betul dan menemui Kementerian ATR BPN. Iya. Bahwa hal semacam itu jangan sampai ini berpolemik panjang. Segera ada putus. harus ada ya toh keputusan yang nantinya itu warga tidak dibikin resah, warga tidak dibikin ketidakpastian dari kepemilikan tanah yang mereka miliki. Beli duite dewe ya toh bondo-bondo dewe enggak dibandani Pertamina tapi tahu-tahu warga ini tidak bisa tidur, tidak bisa makan. Jelas jelaskan seperti itu. Iya. Kemarin wakil gubernur pun juga sudah turun tangan menggandeng semua. Saya dengan Pak Adis Kadir, Wakil DPR RI, teman-teman sudah sudah langsing berkesinambungan, berkolaborasi untuk memecahkan jalan keluar ini secara cepat. Hm. Nah, ini progres iki C ini progres. Jadi, h saya dengar kemarin kalau kita lihat konferensi pes-nya Pak Wagub, he mereka sudah akan membentuk tim-tim gabungan untuk segera menyelesaikan kasus ini. Hm. Kemarin kita ketemukan, kita kumpulkan dari Darmohil, dari Sawunggaling, maupun dari ee Gunungsari satu kesatuan. Mas Adis juga sudah nelepon teman-temannya di Komisi 2 maupun di Komisi 6. yang membidangi adalah Pertamina dipanggil dan teman-teman DPRRI sudah mereka juga redok meso jamput iki Pertamina iki karepe opo wong ono wong tenang-tenang ini kok iso gawe goro-goro loh tapi sebentar gini loh Pertamina ini kan sebuah institusi. Iya. Ee roda pemertaamina ini kan terus terang ee orangnya ini kan selalu berganti ya. Heeh. Bersiliganti ya kan ya. Kayak misalkan Pak Ahok aja kan dulu mantan I komisaris utama zaman dahulu sebelum beliau mundur. Nah ini kan pasti ada provokatornya di Pertamina ini. Heeh. Ini kira-kira boleh dipel enggak? Ini namanya kok siapa kok tiba-tiba ada orang yang ngeklaim ini. Ini kan Pertamina dulu adem-adem aja puluhan tahun. Kenapa kok sekarang ini pasti ada orang yang menjabat di Pertamina sekarang seolah-olah ini kayak bermain api kayak nangeni boy turu mang iku. Heeh. Itu kira-kira kalau mau dipel silakan. Ini oknum ya. Oh iya. I [tertawa] gimana kalau menurut jadi begini, perusahaan BUMN iya kan banyak ada PTKi, ada Pelindo, termasuk ada Pertamina mungkin yang lainnya. Betul dulu itu kemungkinan besar mereka tidak membikin suatu arsip aset atau mendeteksi aset-aset mereka secara baik. Betul. Kalau mereka secara baik pada saat itu mengantisipasi dan segala macam segala macamnya mungkin kejadian-kejadian di PTKi, di Pertamina, di pelabuhan atau di manaun tidak akan seperti ini. Ini sudah padat penduduk, sudah dihuni terus Pertamina mau bikin apa gitu loh. Di situ enggak ada tambang minyak [tertawa] kecuali ono tambang minyak. Enggak ada tambang minyak. Apa ini gara-gara setelah Pertamina di bawah under super holding Danantara ini sehingga mungkin ada supervisi yang tegas sehingga ayo tolong rapikan dulu arsipmu yang kacau. Apakah gara-gara seperti itu? Karena ini juga ada hubungannya nanti dengan KAI dan institusi-institusi yang lain. Menurut Cak JI gimana? Ya mungkin juga seperti itu ya. Tetapi kan harus mereka turun ke bawah melihat existing kondisi yang sekarang ini seperti apa. Kecuali talantara pagerono enggak poo iki padat penduduk ya toh. Puluhan ribu orang yang tinggal di situ. Belinya pakai uang enggak pakai kreweng. [tertawa] Iya iya iya. Belinya pakai uang enggak pakai kreweng. Uangnya hasil kerja mereka sendiri secara kelembagaan institusi mereka juga pegang surat SHM. Betul. Yo bedakan dengan tanah belantara yang mungkin mereka masih mempunyai suatu aset. Lah tanah belantara ya silakan mau mbok pagir mbok silakan enggak ada masalah. Ini dan di Surabaya beberapa tempat kayak gitu yang masih kosong masih ada gitu ya Cak Ji ya. Wis lak Surabaya gak ono bek kabeh. [tertawa] Lak Surabaya bek kabeh be kabeh ya gak boleh ngakui ini tiba-tiba gitu loh. Kayak pertama ini enggak punya aset yang lainnya yang tanah-tanah mereka kosong kan banyak di luar pulau sana. Ojo tanah sudah kelihatan dihuni oleh Mas. kayaknya permainan politik tingkat atas ini, Caki. Makanya kita minta bantuan teman-teman DPR R dan seluruh mungkin yang peduli tentang warga Surabaya yang tanahnya diklaim sama Pertamina ini. Ayo bareng-bareng kita carikan solusi, kita pecahkan, segera kita tuntaskan. Ini sampai ke pengadilan enggak sih, Caki. Oh, enggak usah ke pengadilan. Ngapain? Kita pakai jalur politik aja. Kalau ke pengadilan masyarakat gak tahu menang musuh pemerintahan gitu. Iya. I benar gembuk tambaran tambah gembuk gembuk. Iya jangan ya usah pakai jalur politik aja pendekatan seperti apa carikan solusi supaya warga juga tidak resa lah. Warga engok ngamuk wah tambah bencut kabeh Pertamina. Jelas itu loh. Jangan dibikin warga itu ngamuk. Tapi Cak yakin kalau masalah ini akan selesai. Yakin. Saya yakin 100%. 100% ya. Oke. Ini setiap CJI akan ngawal. Kita ngawal terus. Ini CJI akan punya risiko loh. Oh, enggak apa-apa enggak [tertawa] masalah. Ini kita bersama rakyat artinya kecuali kita membela orang-orang yang tidak pegang surat mereka tanah drop-dropan misalnya ya kita angkat tangan. Tapi ini kan mereka punya keabsaan surat Sm dan HGB itu tadi dan ini dihuni sudah puluhan tahun enggak ada masalah. Hm. Ini harus kita perjuangkan dan ini harus kita benar-benar selesaikan dengan bijak pemerintah pusat. Saya yakin presiden kalau dengar seperti ini ya toh akan membela rakyatnya. Wis pasti 100% saya yakin Pak Prabowi itu akan membela rakyat yang mereka memang menunjukkan taat pada aturan-aturan yang sudah ditetapkan. Dia ngikuti aturan yang ada. Atur iki aturannya jelas. Bukan pemukiman liar ini. Bukan pemukiman liar bukan mereka ng-edrop tanah. Nah itu harus dibedakan. Kecuali kalau ng-edrop tanah itu seperti apa? Engak ng-edrop tanah itu ada tanah kosong dirop ditempati tanpa memegang surat apapun. lah itu drop-dropan itu kita enggak enggak boleh membela hal-hal semacam itu. Terus ini gini, belakangan ada sebuah berita nih. Heeh. Yaitu mohon warga untuk segera mendigitalisasi sertifikat yang sudah ada. Heeh. Karena di tahun ee 2026 semua warga yang tanahnya itu bukan SHM atau SKB, HGB, katakanlah petok D atau Tanah Girik dan sebagainya iki iso gak diakoni lah. Iki menurut Cakji Ji piye iki cerita gaklah. Jadi memang untuk mengurus surat atau melegalisasikan surat tanah kita. Heeh. Kalau kita sudah sertifikat, I apa harus perlu kita mendigitalisasikan? H sekarang ini kan sertifikat yang baru itu kan cuma satu lembar tok. Betul. Digitalisasi ya enggak apa-apa. Tapi kalau yang lama ya masih berlaku, masih harus ada perbaruan-perbaruan gini lagi. Soalnya sering ono kasus e cak ji aku iki nyekel HSHM moro perang nek pengadilan kono yo nyekel HSHM. Nah iki oknum oknum BPN sing kurang ajar ditapuki aane [tertawa] kan oknum BPN yang kurang ajar seperti itu. Makanya kita juga mengkritik kepada BBN kalau mau ngeluarkan sertifikat cek ke lapangan tetangga kanan K harus jelas kadang-kadang kan enggak makelare akeh sing ng kono betul tahu-tahu ada surat SHM ada dua nama terus akhir-akhirnya diblokir objek tersebut kan begitu. Heeh. Heeh. Makanya BPN ini harus turun ke lapangan. Betul. melihat kondisi realistingnya seperti apa, bermasalah atau tidak. Kalau gak ada bermasalah ya silakan ngeluarkan yang namanya SH. Ojo terjadi nanti makelar kasus tanah iki dimaklar kasusno supaya ee terjadi gembyeng nggone pengadilan kan begitu. Hm. Enggak seperti itu. Harusnya enggak seperti itu. Atau ini mungkin cuman waro-woro aja dari Kementerian PRBN supaya ya namanya warga ini harus dikisik pressure sedikit untuk segera mensertifikasi. Iya toh. Baik itu yang dulunya masih petok D atau tanah kiri kayak dipush dikitlah cepat diurus gitu. Iya. Supaya tertib administrasi kan begitu. Heeh. ee kepemilikannya kalau yang belum punya sertifikat lebih menguatkan mereka bahwa tanah mereka ini legalitasnya adalah SH gitu. H. Tapi kalau digitalisasi bertahap yo lah. Nek misale sing nyekel sertifikat wis gak ono Cak Ji. Terus mari ngono iki anake lah. Iki kan barusan ada seorang artis namanya Leoni lagi viral menceritakan betapa susahnya ngurus tanah warisan balik nama dari almarhum orang tua. Itu saya ngalami juga soalnya dibantu sama Caki. Lah itu. Itu harusnya gimana? Kok semua iki waduh dipajekin kabeh iki yo pusing ini. Ini sudah pajak pusing. Ditambah lagi kok ada kasus Pertamina ini. Ini kayaknya warga tumpek blek ini. Aduh tolong ini Pak Candra saya dibantu ini. Ini kalau ee sama pemangku kepentingan ini coba di-sharingkan coba-coba menurut Cak Je. Iya. Jadi kalau ada orang memang keberadaan surat-suratnya He. Dan fisik tanahnya itu ada dan betul dicek di kelurahan, di buku kretek dan segala macamnya sesuai dengan sertifikat atau SM yang mereka miliki. Kalau balik nama enggak usah mulut-mulut, enggak usah dipersulit lah. Ngapain? Benar enggak dicek, oh ini anaknya, oh turunannya ini. Oh, ini. Ya, tinggal administrasi apa yang kurang ya segera dipenuhi. H iki lak dibulet-bulet poduh kan ini wis gak zamane seperti itu wis gak zaman opo perlu diviralno kalau mulut-mul [tertawa] supaya menuntut karena gini loh namanya orang wis berdukacita stres i kan terus kemudian dipersulit lag ini menurut saya ini oknum ini kok kurang ajar iya dari dulu kayaknya Indonesia gitu deh dan selalu ada pungli-pungli itu loh Cak J boto pelicin boto apa lah ini ini Cak Ji ini gimana coba Coba mumpung ini saya mewakili suara warga ini. Kalau saya Pak Candra dipersulit seperti itu saya ngomong selalu orang yang mengadu ke saya dari sini mentok, dari sini mentok, dari sini mentok, dari sini mentok. Terakhir mereka itu ke rumah aspirasi [tertawa] ngomong tak loh. Saya bukan provokator saya ngomong kamu kalau nghadapi orang dipersulit youn canditen koniku. Hm. H karena ini untuk bisa pembelajaran setelah di wis kene tak viral [tertawa] suenak pasti lebih mudah dan ini kejadian banyak seperti itu orang itu takut dengan sanksi sosial sekarang ini loh ya takut dengan saat ini takut dengan sanksi sosial di era media yang di era media ya di era dulu media konvensional gak ono pakra dilebokno koran sedino ditumpuk mene didol dirombeng lah nak iki digitalisasi seketika seketika sampai kapanp di tayangkan ulang ditelusuri di Google dibuka langsung nah jejak digitalisasinya kan bisa telusuri berarti saat ini oknum kalau mau bermain dia paling takut sama kamera ya sama kamera wis iku tak pastino 1000% dengan pengalamannya Cak Haji saya percaya karena Cak Haji ini kan ibaratnya kan e politisi senior ya beliau ini usia juga sudah kepala enam wis kolonial lah wis kolonial enggak milenial lagi enggak tapi kalau beliau berbicara betapa sosial media ini mempunyai sanksi sosial yang ee besar dan beliau juga seorang content creator. Ya, saya sih yakin gitu loh. Dan itu ditakuti sama politisi sama oknum paling tidak ya iku jingkat kabeh. Kalau dia terima pungli, dia terima amplop. He heeh langsung kena. Iya. Seketika itu bisa habis loh. Itu itu karir politiknya bisa habis itu mene langsung dipecat. Astaga. Ya gitu ya, Cak Ji ya. Contoh. Jadi gini. He saya itu jadi kan banyak oknum I di Pemkot misalnya oknum betul buka-bukaan aja C iya buka-bukaan enggak apa-apa ini kita itu mengedukasi supaya warga gampang jangan percaya dengan iming-iming bayiku wong pemkot bahiku ngwe seragam opo-opo jangan mudah percaya misalkan pempot buka lowongan ya toh out sourcing nerima kan seringkiali dijaluki duit jelas jelas duit toh sama-num tersebut. Jelas. Makanya l keterimo mungkin de selamet gak sing ngomong. Tapi kalau tidak keterima sampai berbulan-bulan sampai pertahun mereka tidak bisa apa yang dijanjikan bisa terwujud. Kan bengok wong laporan. Begitu laporan ngomong loh instasinya mana? Instasi orangnya jelas mana fotonya? Ada. Tak teleponkan aja. Iya toh sama orang-orang Inspektorat. Coba ini gak su yang benar dipecat orang iki. H dipecat orangnya lah iki iki saya bilang tak panggil dulu duit mbok balekno ndak. Oh kamu kembalikan uangnya. Iya kembalikan ya. Wis tak sudah kembalikan daripada iki tak up loh iki. Tak [tertawa] gitu kan tak up loh. Oh jangan pak ya kembalikan ya. Saya mau silakan mbok cicil gak opo setelah lunas ya tak laporno to ng inspektorat malah soal dipecat sing pecat sing pecat inspektorat oh ya kalau dikasih gitu kan kasihan warga yang lainnya berarti cak cak ii kayak ccv-ne pemkot suwe-suwe [tertawa] kalau ada laporan dan kita tidak cari-cari loh bagaimana dengan warga yang selain ini meng wah dadi polis kap jadi PNS ono bayarane kabeh terciji gimana itu Ya, sebenarnya itu sudah enggak enggak zamannya enggak zamannya. Warga ini kan sudah susah. Warga ini kalau mau ngikuti segala sesuatu tergantung kemampuan tes mereka bisa ikut lolos atau tidak. Kan begitu. Tapi isu itu banyak toh J. Banyak isu itu. Banyak banyak kan dan sampai hari ini itu masih relevan dan itu uangnya itu kasihan loh mereka itu kan saya sering terima ini karena saya posisi Cakji juga ini sering dapat laporan dari warga karena kita sama-sama media kan. He cuman yang saya itu sedih ini kan orang yang susah saji ya orang enggak punya orang enggak punya sampeir jual sapinya dodolan bakso misalnya nah contohnya gitu kepengin anaknya jadi PNS lahus jangan PNS kemelipen outsourcing a lah outsourcing kan kemelipen itu tetap harus ada biaya sebenarnya kan kita itu tidak boleh menarik biaya apapun sebetulnya itu ada peraturannya regulasinya kan seperti itu lah nek di kamera ngene c nek dek terimo iku iku iso kenek Yo gembu de pasti [tertawa] wis gembu tak jaminu. Oke guys, perhatikan ya. Ini statement dari seorang wakil walikota keluar dan harusnya pejabat itu transparan seperti harusnya ya dan ada kamera. Makanya mulai sekarang sadar kamera terus ya. Sadar kamera harus itu. Jadi ini satu-satunya cara verifikasi yang paling aman. Jadi kalau ada oknum kalau anak Anda mau jadi polisi, mau jadi TNI, mau jadi PNS, outsourcing, bahkan apapun itu. Heeh. Silakan kalau dimintai apa kamera gitu. Kalau kalau ada indikasi-indikasi seperti itu, wis cepat-cepat kameramu tokno diand berarti CJI ini termasuk kayak KDM di Jawa Barat termasuk memelopori gerakan untuk pemerintahan yang bersih. Bersih harus itu harusnya oknum pejabat harusnya seperti itu. Iya. Berarti oknum pejabat yang juga terima Heeh. amplop di belakang di bawah berarti takut sama kamera d tak pasti [tertawa] wis jamin 1000% gembuk deh. Oke guys, jadi level up kali ini kedatangan seorang saya ini jarang mengundang seorang politisi, apalagi yang saat ini masih menjabat sebagai wakil walikota untuk berani dan saya percaya video ini akan menginspirasi kepala-kepala daerah yang lain di seluruh Indonesia. Kalau memang Anda terbukti bersih, enggak usah takut ya. Ya, transparan apa takut-takut? Iya toh. Wis fair aja. kita gitu ya. Heeh. Berarti kalau mau memperkaya diri jangan jadi pejabat dong. Oh jangan. [tertawa] Kita itu sebagai pelayan rakyat. H tamu siapapun yang datang ke tempat saya laporan apapun ke rumah aspirasi selalu saya terima dengan baik. Yang namanya laporan ono sing kondang-kadang ada yang tanya iku mana hasilnya enggak di-up loh. Kalau kita memberi orang sudah berhasil masa jangan di-up ya wis enggak usah lah ya. Biar biar orangnya sendiri kan bicara kan begitu laporan itu ada yang selesai ada yang masih proses, ada yang belum selesai kan enggak. Kita itu bukan malaikat langsung mari mari enggak tinggal kasusnya persoalannya bagaimana sejauh mana mereka sudah lakukan. Kalau sudah proses hukum enggak mungkin kita ikut-ikut campur tangan di situ. Kita nyarankan, "Ya sudah kalau butuh lawyer mungkin kita bisa bantu. Kalau butuh apa kita kita kan harus bisa mempilah-pilah. He enggak antemom. Tapi kalau mereka datang ke rumah saya, ke rumah aspirasi, semuanya kita datang, semuanya kita terima dengan baik. Itu yang penting. Nah, baik. Saya rasa podcast ee hari ini ini adalah sebuah ee podcast daging ya menurut saya ya di level up. Dan saya juga mendukung kalau teman-teman pejabat atau teman-teman yang di pemerintahan atau politisi apapun itu yang memang berani transparan kayak Cakji J menilai karena podcast ini kan bebas. siapapun bisa komen di bawah seharusnya ya pejabat ya harusnya seperti ini gitu berarti seyakin itu untuk kasus Hegendom kasus ee Darmohill ini akan selesai ya Cakji Ji ya insyaallah akan selesai dan semua bisa mendengar yang dari pusat itu. Keluhan masyarakat Surabaya sudah menjerit, sudah minta yang HGB-nya mau diwariskan, mau dipindahkan ke anaknya atau ke siapapun mereka jangan diblokir. Hm. Soalnya kasihan juga Cak Ji. Kita sudah kerja puluhan tahun, dagang dengan cara yang benar, bisa ngumpulin duit, bisa beli rumah di sana. Terus anak-anak dari kecil juga tinggal di sana. He sekarang orang tuanya sudah meninggal enggak bisa diwariskan loh. Terus buat apa saya ini NKRI ini dipertanyakan kepastian hukumnya untuk warga itu apa? Kan melanggar undang-undang juga. Caki. Enggak boleh itu, Cak Ji. Ya, itu betul-betul enggak boleh. Caki. Ini statement terakhir. Boleh dijawab boleh tidak. Kira-kira Cakji bisa memastikan berapa lama kasus ini akan selesai? I hitungan bulan, hitungan tahun, hitungan hari. Heeh. Hitungan minggu. [tertawa] Saya yakin kemarin Pak Adis Kadir juga sudah menghubungi Menteri ATRBN Pak Nusron Wahid. Pak Nus Wahid sampai ngomong jare guwendeng Pertamina [tertawa] lah. Iya. Artinya dengan waktu yang cepat ya kalau bisa jangan sampai berbulan-bulan karena sekarang ini DPR masih lagi reses. Setelah reses nanti teman-teman yang di DPRRI juga akan memfasilitasi he untuk di komisi 5 dan komisi 2. He. Komisi du adalah pemerintahan ya toh. Ada BPM macam-macam. Terus yang di Komisi 6 Pertamina biar mereka dipanggil. He. Ini segera untuk BPN Kota Surabaya, BPN 1 segera membuka blokirnya orang-orang ini yang mau berkepentingan untuk mengurus surat-surat yang ada di sana. Silakan dipotong, diviralkan di Tikbak. [tertawa] Ini kita harus ngasih tekanan dengan permainan massa ya. Iya, sama kayak kemarin PSSI itu ya sama Irak ya kena tekanan massa langsung harus diputus. Kalau enggak gitu rusuh ini. Waduh. Ini lama-lama rumahnya Patrick Clover dibakar juga ini. Untung wong wis dipecat jare. Oh wis dipecat itu rusuh ini ya ceritanya. Untung pecat. Ini berarti sekuat itu media sosial mempunyai bisa mengubah sebuah kebijakan ya Cak Ci Cak percaya. Tapi ini kebijakan yang baik kok. Membela masyarakat membela rakyat. Berarti sekarang semakin transparan dong. Hitam ya. Hitam putih ya putih. Orang mau bermain di rana abu-abu sekarang mikir ya. Membela kita itu kan bukan membela yang ngawur membabi buta. Dasarnya apao? Dasarnya warga duwe sertifikat. Dasari warga itu punya HGB dan beli dengan uang sendiri. Keringat bekerja mereka lalui kan begitu. Berarti kalau ini video ini trending atau FYP di TikTok kayaknya Pertamina segera harus mengundur. Harus cepetan anu mundur lah ya. Ojok kesuen pokoknya. Ojok kesuen. Berarti ini bisa dalam hitungan minggu ini Caki. Ya insyaallah seperti itulah. Iya minggu ya tapi jangan 52 minggu ya 1 tahun. [tertawa] Oke para warga Darmohill ee dan sekitarnya. Kalau seandainya podcast ini bermanfaat dan bisa membuat kepasihan hukum bagi Anda, enggak ada salahnya nanti kita sowan bareng ya ke tempatnya Caji ya ke rumah aspurasi ya. Oke, kita harus dukung pemimpin atau kepala daerah seperti ini dan betul-betul memberikan kepasihan sama warganya. Casih, sudah mampir. Kalau next ada isu apaagi kita bahas lagi. Terima kasih C kita tutup dengan salam kita. Salam hebat dan luar biasa. Yeah.
Resume
Categories