Transcript
Ux517Sc5nVY • Efek Gila Redenominasi Purbaya! 2027 Uang Rp 1.000 Jadi Rp 1, Sudah Siap?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1441_Ux517Sc5nVY.txt
Kind: captions Language: id Kalian pasti kenal dengan namanya Bobby Saputra kan? Sebuah tokoh fiktif yang diperankan oleh Band Sumadi Wira dan juga ayahnya Bobby's Dead. Semua awalnya orang Indonesia juga tahu kalau dia itu dikira orang kaya beneran tapi ternyata memerankan. Ini ada sebuah masalah bagi Bobby ini. Karena dia kan ngomong the son of billionaire. I'm Bobby Saputra, an Indonesian billionaire who only dates models. My dad give me his credit card today, but we can go for ice cream. Enggak lama lagi dia bukan bilioner lagi. Karena uang Indonesia akan dilakukan redenominasi. Uang Rp100.000 jadi cuman 100 gitu. Nah, ini tentu menjadi sebuah kontroversi. Kenapa? Karena di tahun 60-an 5960-an Indonesia itu pernah melakukan yang namanya sen ring. Apa itu sen ring? Yang satu pemotongan nilai uang. Yang satu lagi adalah penghilangan angka nol untuk disimpan dan disimpelkan. Kenapa ini menarik? Kenapa ini Andus tahu? Kita bahas lengkap setelah yang satu ini. Sahabat SW30, salam hebat luar biasa. Selamat datang kembali ke channel Success Before Dirty. Dan kita sekarang lagi dihebokan sebuah berita, yaitu Pak Purbaya baru-baru ini dengan gencar bilang redenominasi tidak bisa ditunda. Jadi jangan salah, uang Rp10.000 tinggal Rp10. Uang Rp.000 tinggal Rp1, kemudian uang Rp100.000 tinggal Rp100. Wah, ini sesuatu yang ya gimana ya ee agennya hilang 30 di belakang. Jadi saya masih ingat waktu saya kecil saya tuh masih merasakan uang Rp5 loh ya. Anda semua kan enggak merasakan. Mungkin Anda yang gensi Anda paling cuman tahu duit 500 ya. Tapi duit 500 sekarang gede loh. Nanti kalau redenominasi duit 500 itu enggak ada artinya gitu loh. Tapi duit Rp500.000 tinggal 500 perak. Nah, sekarang kita akan bahas satu persatu. Kenapa? Apa bedanya snering sama redenominasi? Mari kita bahas ya. Yang pertama, isu yang beredar uang Rp100 juta jadi Rp100.000. Wah, Pak, saya kan jatuh miskin. Fakta sebenarnya Anda panik karena tidak tahu sejarahnya. Nah, jadi mari kita bahas terlebih dahulu satu persatu supaya kita bisa bedakan what is redonominasi dan apa itu scannering. Orang Indonesia khususnya mereka generasi kolonial, mereka-mereka yang lahir di tahun 40-an, 50-an mereka itu pasti panik dengan trauma dengan yang namanya senering atau pemotongan nilai uang. Jadi tahun 50-an itu terkenal dengan namanya Gunting Syarifuddin. Ini era Pak Soekarno ya. Jadi waktu itu uang fisik digunting jadi dua, setengah jadi uang, setengah jadi obligasi dan nilai hancur setengah. Terus banyak tanya 59 itu gimana ceritanya? Nah, ini saya ceritakan ulang supaya Anda tahu kenapa kakek Anda sangat takut redenominasi ini terjadi lagi. Trauma tahun 9. Kejadian saat itu seperti ini kurang lebihnya. Jadi tahun 50-an ada kejadian legendaris namanya Gunting Syarifuddin. Ini harfiah ya, ini valid. Datanya ada. Uang kertas itu beneran digunting, beneran digunting jadi dua. Dan akhirnya Anda punya Rp5, Anda gunting fisiknya. Yang kiri buat beli barang, yang kanan untuk buat beli obligasi negara. Ya, zaman sekarang kayak FR atau ori. Nilainya hancur setengahnya. Rakyat bingung, pasar menangis. Jadi kejadian itu tahun 25 Agustus 59. Uang 500 jadi 50 gambar macan. Uang 1.000 jadi 100 gambar gajah. Ini cerita beneran. 90% kekayaan hilang dalam 1 malam. Nah, ini kan stres ya. Tahun '9 terjadi tanggal 25 Agustus 59 pagi pagi buta lewat siran radio. Pemerintah umumkan aturan yang bikin jantung rakyat mau copot. Waktu itu pecahan besar Rp500 itu dan 1.000 gambar gajah. Tiba-tiba pemerintah melan mulai hari ini uang 500 nilainya jadi 50, uang 1.000 turun jadi 100. Bisa Anda bayangkan Anda pegang uang R1 miliar misalkan hari ini ya, tiba-tiba nilainya cuman jadi R10 juta. Loh, itu kan marah-marah masyarakat saat itu. Bayangkan Anda punya uang 1.000 tapi kemarin sore hari ini tinggal beras satu karung. Ini benar-benar terjadi loh. Jadi orang itu marah tahun '9 orang bekerja keras itu marah. Nah, 100 perak cuman saat itu beras 1 liter 90% kekayaan Anda hilang dalam 1 malam. Menguap gitu aja. ini betul-betul gak fair. Nah, penyebab sanering tahun '9 alasan utamanya pada saat itu karena pemotongan nilai. Ini perampokan legal dari bahasa pemerintah. Cetak uang ugal-ugalan. Nah, [musik] jadi tahun '9 Indonesia itu sudah printing maneh sebetulnya. Terus biaya perang dan proyek mercu suar ini beneran. Jadi kapa pemerintah setega itu apakah waktu itu rupiah pakai standar emas? Bukan soal Masnya waktu itu pemerintah cetak uang terlalu banyak hyperinlasi buat biaya perang pemberontakan dan proyek mercu suar karena uang waktu itu bereder terlalu banyak harganya jadi tidak ada artinya inflasi gila-gilan solusi panik pemerintah saat itu potong nilainya bakar uang rakyat supaya jumlah uang yang beredar kurang dan itu namanya senering itu perampokan yang legal nah ini beda sama redonominasi jadi Anda harus tahu jadi kalau kakekan Anda, opung, Anda, engkong, Anda di rumah bilang, "Wah, ini Indonesia ini bahaya ekonominya. Ini mau tak kayak tahun '9?" Jelaskan bahwa ini beda. Share video ini kepada mereka supaya Anda harus tahu apa bedanya senering sama redonominasi. Jadi, redonominasi itu adalah dengarkan saya, ini bukan senering. Nolnya cuma dibuang, nilai daya beli tetap. Jadi Rp10.000 R.000 kemarin Anda mungkin bisa beli ee satu bakm gitu ya di desa atau Indomie dapat dua gitu ya. Tiba-tiba R.000 jadi 10 perak. Jadi besok 10 perak tetap dapat Indomie 2 gitu loh. Jadi ini disimpelkan aja tapi dengarkan saya rencana 2027 ini beda total. Ini bukan sening. Nah ini sudah rencana masuk meresmi negara. Jadi jangan samakan dengan mimpi buruk masa lalu. Ini sudah masuk rencana strategis Kemen KU 2025 sampai 2029. Hukumnya sudah ada nomor 70 tahun 2025. Target rencana undang-undang selesai 2007. Jadi ini serius. Jadi Anda siap-siap. Nah tujuan itu apa nih? Kita mulai bahas satu persatu. Simulasi daya beli. Jadi kalau misalkan Anda beli R5 juta sekarang jadi R5.000. Beras Rp15.000 jadi 15 perak. Kemudian hasilnya 333 kilo bras. Sama persis. Beda nolnya aja. [musik] Anda tidak makin miskin, tapi dompet makin ringkes. Jadi, Anda itu enggak perlu pegang uang R1 juta. Itu enggak perlu. Karena R1 juta tinggal 1.000. Sama kayak Singapura lah. Anda pegang 1.000 kan bisa beli aneh-aneh ya kan. Beli ice krim aja mungkin cuman 1 2 dolar gitu loh. Dari 1.000 bisa beli esce krim banyak. Jadi uang Anda dompetnya makin ringkas, enggak usah tebal. Terus saya berikan analogi supaya Anda bisa tidur tenyak. Jadi nanti uang R5 juta di slip gaji berubah jadi R5.000. Anda pasti teriak, "Loh, Pak, gaji saya turun drastis. Tunggu dulu. Dulu Rp15.000 per kilo. Sekarang nanti di rumah saki eh di rumah apa? Di supermarket tinggal Rp15 per kilo. Hasilnya sama persis. Anda tidak makin miskin karena nilainya kan sama. Kalau senering kan beda. Nah, rahasia clean ekonomi kenapa buang duit triliunan? Nih ada empat sebab. Pemerintah ini mau nangkap koruptor ya. Anda harus tahu ini. Ini baik juga untuk kita, baik juga untuk masyarakat miskin, baik juga untuk masyarakat atas yang uangnya legal bayar pajak gitu ya. Tapi yang kurang legal ini kan koruptor. Mereka ini melarikan mencuri duitnya negara, enggak bayar pajak dan sebagainya. Kedua, judi online. Ini mau diberantas. Tiga, suap. Dan yang keempat, bisnis ilegal. Nah, jadi sekarang ini bagian yang paling seru adalah gosip Bapak-bapak yang mungkin diceritakan di berita televisi biasa. Anda mungkin bertanya, "Pak, kalau nilainya sama ngapain pemerintah repot-repot buak buang duit triliunan untuk cetak uang baru? Diganti sistem IT, sistem perbankannya juga repot ya kan semuanya." Nah, Sahabat SP30 dalam dunia ekonomi dan politik tidak ada yang namanya kebetulan. Efek samping yang sangat dahsyat dari redonominasi ini adalah oknum-oknum tertentu yang tadi saya sebutkan di atas sekarang ketar-ketir. Ini efeknya namanya clean up dan bersih-bersih. Kan Anda masih ingat kata-kata Pak Purbaya. Dia bilang, "Oh, utang Indonesia R.00 triliun." Betul. Tapi kan koruptor uangnya 3.000 triliun. Kalau uang koruptor dibalikin semua kan Indonesia enggak ada hutang. Nah, kurang lebih seperti itu. Nah, cara nangkap koruptor itu redenominasi. [musik] Jadi pertanyaan saya adalah di mana uang itu disembunyikan para koruptor? Anda masih ingat kasusnya Ferdi Sambo? Di mana dia tertangkap? Kan ternyata dia punya bankker simpan di bawah tanah. Karena polisi itu tidak boleh transaksi uang di bank dalam jumlah besar. Namanya juga polisi. Meskipun dia pangkatnya jenderal tetap ada gaji-gaji tertentu. Mana mungkin seorang jenderal polisi dia punya uang ratusan M sampai triliunan. Mana mungkin. [musik] Enggak mungkin. Ternyata ketahuan kan kalau Ferdi Sambo di bankernya itu menyimpan uang dolar US dolar, dolar Singapura, bahkan rupiah dalam jumlah yang tidak wajar. Kalau pengusaha-pengusaha kelas kakap mereka itu loh enggak enggak punya uang cash sebanyak itu. Itu betul-betul sebuah ya hal yang enggak logik. Nah, tujuan dari Pak Purbaya di sini yaitu bagaimana menangkap koruptor-koruptor ini yang pegang uang ratusan M sampai triliun. Bayangkan kalau triliun ini ketangkap 1000 oknum aja sudah 1000 triliun loh. [tertawa] I kan 1000 oknum ini ketahuan loh 1000 triliun. Kalau enggak uangnya mau dilarikan ke mana. Jadi aturannya uang lama wajib ditukar dalam waktu tertentu. Pilihan pertama ditukar akhirnya kedetect. Pilihan kedua didiamkan hangus enggak jadi apa-apa. Pertanyaan saya logika enggak kalau koruptor tuh uangnya mau hangus? Mereka sudah setengah-setengah mati korupsi ya kan logikanya enggak logika. Nah, mari kita bahas. Ini pintar Pak Purbaya ini. Nah, di sinilah redenominasi terjadi karena pemerintah sudah menyiapkan jebakan Batman. Skakmat. Dari mana skakmatnya? Pertanyaan terbang adalah, "Pak, boleh tahu KTP-nya mana? NPWP Bapak mana?" Sret, tiba-tiba dia mau tukar uang dalam jumlah besar. Nah, ini sebetulnya video saya ini juga termasuk mengedukasi koruptor untuk pintar-pintar melarikan duitnya ya. Tapi ya biasanya koruptor lebih pintarlah daripada video saya ya kan. Tapi supaya para rakyat atau sahabat SP30 tahu ke mana koruptor itu akan melarikan uangnya. Jadi yang kedua, sumber dana dari mana? Ditanya sama bank kan verifikasi. Anda mau pinjam-pinjol aja ditanya kan KTP kan sama Anda punya itu kan. Nah, terus hasil uang gelap itu terpaksa diflash out dikeluarkan. Di sinilah mati kutu atau skakmat terjadi karena langsung dia mau enggak mau akan kena yang namanya STR atau suspicious transaction report. [musik] Di sinilah uang gelap terpaksa keluar ke permukaan. Cerdas kan, Pak Purbaya? Nah, jadi koruptor ini akan mulai kepanasan karena dia bingung uang ini akan menjadi hangus atau dia terpaksa ditukarkan. Dia ketahuan tapi dia harus dikenakan pajak yang sangat mahal dan bisa jadi ketahuan riwayat kejahatannya. Nah, [musik] makanya Anda jangan kaget kalau tiba-tiba para koruptor ini belakangan membelanjakan uangnya karena takut redenominasi rupiah. Makanya tiba-tiba ada orang beli rumah, ada orang tiba-tiba beli jam tangan mewah, ada orang tiba-tiba beli mobil mewah. Benar. Mereka harus segera konversikan duitnya. Kalau tidak bahaya. Inilah akhir cerita masalah harga diri bangsa. Sekarang saat ini 1 US sudah 16.600 sampai 16.700 700 loh. Persepsi global itu mengatakan itu namanya jang currency. Jelas dong Indonesia ini sekarang sudah masuk G20 loh ya. Kemudian ini enggak sebanding dengan ekonomi G20. Anda lihat ekonomi negara G20 itu mata uangnya itu enggak ada yang nolnya sebanyak Indonesia. Kesannya di mata dunia uang yang mata uang yang nolnya banyak itu kayak mata uang yang udah dicetak berkali-kali gitu loh. Kayak enggak ada artinya. Masa kita bayangkan kita bawa uang 1.000 US itu sudah kita harus bawa sekitar R7 juta tukernya. Uang R7 juta untuk dapat cuman 1.000 US enggak ada artinya Bapak Ibu ya kan. Kita lihat di Amerika itu aja ya gaji S1 itu aja rata-rata udah ee 2.000 3.000 di sini sudah 34 juta enggak ada artinya. Tapi Indonesia mau jadi negara maju. Negara maju dari mana? Kan gak mungkin dong ya kan? Terus apakah akan seindah ini? Yes. Perputaran uak raksaka ini ngalir ke kantong siapa? Oleh sebab itu, Anda akan melongo lihat orang-orang ini. Apakah Anda cuman mau nyiapkan ember atau Anda mau nampung aliran dana uang deras ini. Kalau Anda mau lihat peluangnya apa, bisnisnya apa, peluangnya apa, 2 tahun ini sebelum Redominis terjadi, stay tune di video succes pivot 30 berikutnya. Saya akan siapkan alternatifnya. Anda suka dengan video ini? Jangan lupa like-nya dan sekali lagi saya ingatkan redenominasi [musik] bukan sanering. Jadi sampaikan ke orang tua Anda bahwa enggak usah takut ini bukan kembali ke tahun '9, tapi ini menselkan dan menangkap orang-orang yang bermasalah itu tadi. Sukses untuk Anda dan kita tutup dengan salam hebat luar biasa. Yeah.