Transcript
HEg3g7kpZjo • SINGAPURA GOYANG! PHK Massal, PM Wong Nekat Pilih JEPANG & Bikin CHINA Marah Besar!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1443_HEg3g7kpZjo.txt
Kind: captions
Language: id
Sangat mengejutkan. Baru-baru ini Prime
Minister Singapura Lawrence Wong pada
tanggal 19 November 2025 di dalam sebuah
acara yang sangat besar yaitu Bloomberg
membuka sebuah statement yang sangat
luar biasa dan mencengangkan dunia.
And it's quite striking that survey
after survey shows that Japan is the
number one trusted great power in
Southeast Asia. And so Singapore and all
the Southeast Asian countries support
Japan playing a bigger role in our
region including on the security front.
Dia bilang Jepang adalah negara adidaya
terpercaya nomor satu di Asia Tenggara
dan secara terbuka dia minta Jepang
untuk menjadi leader keamanan yang
paling besar di ASEAN. Ini membuka mata
Anda tentang realita ekonomi yang sedang
terjadi di negara tetangga kita
Singapura. di balik megahnya Marina BS,
di balik kerennya kereta-kereta cepat
atau Singapura yang terkenal dengan
negara maju, negara yang paling bersih
di ASEAN. Tetapi kenapa Prime Minister
Lawrence Wong mengucapkan kata-kata ini?
Tonton video ini sampai selesai. Kita
akan ulas dan kita akan analisa. Nah,
wah kalau bicara soal Singapura, kita
lihat ya beberapa kali berita belakangan
di Indonesia ini mengatakan bahwa
Singapura saat ini banyak restoran gerai
tutup. Benar enggak? Benar. Ini logika
ya. Jadi bukan cuman sekedar Singapura.
Kalau kita juga perhatikan Hongkong,
Shanghai, New York, Tokyo, bahkan banyak
negara maju, kota-kota maju di seluruh
dunia ini sebetulnya lagi tidak
baik-baik saja. Logikanya itu gini ya.
Pertama, kita tahu biaya hidup di kota
Maju itu berapa. Saya ambil satu contoh.
Di Jepang itu kan penduduk R juta lebih.
Biaya hidup di Tokyo sama di desa itu
beda loh. Kalau Anda pergi ke desa
misalkan Kobe atau lebih desa lagi, itu
biaya hidupnya enggak semahal di Tokyo.
Osaka aja udah beda jauh gitu loh.
Sedangkan Singapura, Singapura tuh
hampir enggak ada desa. Di mana desanya?
Lahan hijau pun dibikin sama Singapura.
Enggak ada. Singapura tuh ya negara ya
kota ya jadi satu. Enggak ada desanya.
Jadi kalau Singapura mau second
grade-nya Singapura yang enggak mahal,
ya Anda pergi ke JBI, Johor Bahru atau
mungkin kalau mau jauh ke Indonesia ke
Batam atau ke Tanjung Pinang. Nah, kita
bahas ya. Kenapa kok Lawrence Wong itu
nekad bicara seperti ini. [musik]
Pertama ada tuduhan pengkiatan sejarah
kakitangan isu Taiwan. Yang kedua adalah
China adalah mitra dagang terbesar.
[musik] Alasannya bukan politik tapi
perut dan survival. Ini hati-hati loh.
Ini seorang prime minister kalau bicara
seperti itu. Dampaknya China marah
besar. China daratan merasa dikhianati.
Media Hongkong serta China menyerang
Lawrence Wong menuduh Singapura lupa
sejarah kelam perang Dunia 2 yang
dianggap sebagai kaki tangan mengancam
kedaulatan China di [musik] isu Taiwan.
Pertanyaan sederhana, kenapa Lawrence
Wong seorang teknokrat yang sangat
hati-hati dalam berbicara, berani
mengeluarkan statement dan risiko
merusak hubungan mitra dagang
terbesarnya. Apakah ini belum
terpolitik? Bukan. Ini bukan soal
politik. Ini soal perut dan survival.
Mari kita lihat realita ekonomi sakit
parah. Kita lihat seperti yang tadi
statement saya ucapkan di awal. Mungkin
kalau Anda punya saudara, teman yang ada
di Singapura, mungkin saat ini agak
mulai merasa kelihatannya baik-baik
saja. Tapi Anda kerasa enggak sih bahwa
Singapura saat ini itu pertama mata
uangnya menguat ya R.000. Itu bagus.
Kalau misalkan Anda hari ini impor
barang oke gitu. Tapi yang jadi masalah
ekspor. Karena ekspor itu menjadi
problem. Orang kan bayarnya pakai sing
dolar. Nah, sing dolar ini kan mahal
sekali. Nah, ini problem. Terus belum
lagi kiamat FnB. Kiamat FnB ini kita
perhatikan Lawrence Wong mengatakan satu
fakta yang mungkin belum Anda ketahui.
Ekonomi domestik Singapura sedang sakit
parah dan kita beda semua datanya. Kita
lihat the great FNB collapse bisnis
retail makanan 2024-2025. Ini masalah.
Perhatikan data ini baik-baik. [musik]
3.047.
Saya ulang ya 3.047 bisnis restoran dan
makanan gulung tikar. Eh, Singapura itu
enggak besar, Bapak, Ibu. Singapura tuh
sama Surabaya. Negara itu sama jumlah
penduduk Surabaya kurang lebih sama. Di
Indonesia ini cuma satu kota Surabaya,
di sana itu satu negara.
[musik]
3.47 itu berasa loh gulung tikar. Ini
bukan angka sembarangan. Ini rekor
penutupan tertinggi selama 20 tahun
terakhir. Kita lihat nih. Akselerasi
akselerasi keberangkutan 2025. Penutupan
307 restoran per bulan. Gila enggak?
Hampir setiap hari ada 10 restoran
tutup. Wah, ini bahaya. 3.000 ini 1
tahun. Kenapa ini ya? Tahun 2025 situasi
bukannya membaik, tapi ini semakin lama
semakin parah. Penyebabnya nah ini
seasar effect. atau scissors effect atau
efek gunting mematikan. Pertama ini nih
problem Singapura. Bias sewa mencekik.
Ya wajar dong Singapura tuh kamu mau
pindah ke mana? [musik] Kamu di pusat
kota misalkan di daerah Bugis atau
mungkin kamu di daerah Takasimaya, di
daerah Kenhill. Saya cukup hafal ya,
Singapura ya. Kamu mau pindah ke daerah
G atau kamu mau pindah ke daerah yang
dekat Johor Bahru di daerah Woodland
contohnya ya. Paling banter seperti itu.
Tapi biaya sewa ini ngeri. Lokasi Prime
ini naik 2 sampai 4% setiap tahun. Pasti
loh konsisten. Kedua, biaya opex
operasional. Bahan baku naik, gaji
tenaga kerja naik. Nah, kenapa ini
terjadi? Apakah bukan makanan yang
enggak enak? Ya gaklah. Ini namanya efek
gunting yang mematikan. [musik] Biaya
sewa enggak masuk akal. Ini jadi
problem. Bahan baku semakin naik. Nah,
bisnisnya enggak profit karena makan
profit. bisnis tutup enggak pernah
untung 82% 60% lagi survival rate tutup
sebelum 5 tahun akibatnya data
Kementerian Perdagangan dan Industri
MTI-nya Singapura membuka fakta yang
mengerikan. Tingkat survival rate
unjlock 60%. Jadi bisnis yang bisa
bertahan setelah 50 tahun itu anjlok
60%. Dan mungkin rata-rata industri yang
dulu 10 sampai 20% sekarang tergerus
hingga 5 sampai 7%. Ini enggak sehat.
sangat tidak sehat. Ini pemerintah
Singapura harus turun tangan. Kalau
enggak bagaimana? Singapura itu enggak
sama kayak Indonesia loh. Indonesia itu
masih bisa UMKM Anda itu masih
disediakan warung, disubsidi sama
pemerintah, sentral wisata kuliner e
harganya terjangkau. Singapura tuh
enggak seperti itu. Memang negaranya
sudah maju, tempatnya oke, tapi stres.
Jujur ya, saya pribadi tuh kalau sama
orang Singapura tes saya itu antara
jengkel sama kasihan. Mohon maaf ya,
orang Singapura ya. Karena pertama
suirnya itu tidak ramah. Terutama
orang-orang tua masuk mobil enggak ada
nyapa kayak kita. Pagi, Pak, malam, Pak.
Apa kabar hari ini? Enggak ada. Sopir
Singapura itu diam kayak robot langsung
pencet, "What you want to go? Kamu mau
ke mana?" Oke, selesai pun dia enggak
ada thank you atau apa. Oke, [musik]
bye. Sangat tidak ramah. Kenapa? Tekanan
hidup. Inilah problem negara maju. Dan
diperpara lagi ada yang kedua, kebocoran
ekonomi yaitu The Johor Baru eksodus.
[musik]
Program ini ada yang namanya pertama JS
ZIS Jor Singapura Special Economic Zone.
Ada zona ekonomi khusus antara Johor
Baru dan Singapura. Kedua, tujuannya
investasi corporate. Ketiga, reality-nya
diakili rakyat untuk bertahan hidup. Ini
masalah kedua. Kalian tahu enggak sih
orang Singapura itu tempat yang paling
aman untuk membuang duitnya dan
shopping, belanja, santai-santai weekend
itu di Johor Bahru. Makanya Johor Baru
itu hidup ini sama hampir mirip terjadi
waktu Hongkong sama Sencen 20 tahun yang
lalu. Hongkong itu gaji tinggi tapi
buangnya ke Sencen. Murah sekali. Mereka
misalkan katakanlah naik mobil atau naik
MRT atau naik apa kurang lebih 1 jam
[musik] sampai ke JB mereka makan
kwetiao, makan laksa, pulang habis itu
balik ke Singapura lagi. Mereka enggak
makan di restoran Singapura. Mereka bisa
hemat banyak. Rasa makanannya sama tapi
jauh lebih murah. Bahkan mereka bisa
shopping di Johor Bahru. Enak. cuman
sebelahan cuma nyebrang satu jembatan
sudah nyampai. Nah, inilah yang
disalahgunakan. Akhirnya apa? Tujuannya
itu zona ekonomi [musik] khusus. Tapi
Anda harus paham pemerintah Singapura
dan Malaysia membuat kesepakatan
tujuannya mempermudah investasi
korporasi. Tapi justru kebijakan diakali
dimanfaatkan rakyat Singapura untuk
spend the money. Akhirnya UMKM-nya Johor
Baru yang hiduplah.
Jelas restoran tutuplah. Mereka mending
makan di Johor Bahru aja. ya kan? Terus
data kunjungan masif semester 1 11 juta
warga Singapura ke Johor. Dua kali
rata-rata perjalanan per orang per 6
bulan. 75% belanja gloseries. Even
mereka tuh mau belanja ke Indomaretnya
aja mereka itu ke Jebi loh. Mereka mau
belanja di supermarketnya aja mereka
enggak mau belanja di Singapura. Mereka
ke JBI. Lah ini kan senjata makan tuan.
Jadi ini yang menjadi problem. Data ini
ada. Terus kekuatan kursus dan dampaknya
1 Singapura dolar itu sama dengan Raysia
ringgit. [tertawa] Hemat 30% sampai 40%
dia hidup. Akibatnya pendaraan Devisa
retail masif bagi Singapura. Uangnya
lari ke Malaysia gitu. Syukur-syukurlah
Indonesia kecipratan lari ke Batam.
Kenapa? Karena sekarang kursus dolar
Singapura kuat sekali. 1 Singapura dolar
tembus RM3,5. Ini kebocoran ekonomi.
Jadi jangan senang-senang kalau mata
uang menguat. karena warganya sendiri
juga stres. Nah, yang ketiga, krisis
lapangan kerja. Saya itu pernah ya
ngobrol sama salah seorang sopir. Dia
itu orang Malaysia, orang JBI. Saya
nanya sama dia, "Pak, Bapak ini aslinya
orang mana?" "Saya orang Malaysia. Saya
kerja di Singapura. Terus Bapak tinggal
di JB kah atau tinggal di Singapura?"
"Iya, saya sekarang balik ke Singapura."
Eh, balik ke Jebi, Pak. Karena kalau
saya ngekos di sana, makan di sana,
mending saya berangkat lebih pagi, Pak.
Tapi saya bisa menghemat biaya banyak
uangnya. Daripada saya belikan apartemen
di Singapura, Pak, lebih baik saya beli
rumah, Pak, di Jar Baru. Nah, ini fakta.
Ini contoh nyata yang saya temui dan
agenya sekarang berik-pir, "Pak, Pak
Canda ini [musik] gimana sih? Gaji besar
tuh aman enggak loh? Gaji besar aman
sama ini problem semua negara maju. Gaji
besar tapi pengeluaran juga besar." Nah,
ini dia faktanya. Jadi ini tahun yang
kita boleh bernapas lega dikitlah orang
Indonesia. Makanya Anda itu jangan suka
bilang, "Wah, gaji di Singapura tinggi
tapi Anda lupa. Wah, gaji di Swiss
tinggi, gaji di Amerika tinggi." Anda
lupa. Biaya hidupnya juga tinggi, Bapak,
Ibu. Yang enak itu gaji negara
Singapura, biaya hidup di Indonesia.
Nah, itu yang enak. Nah, akhirnya
terjadi korban PHK. Contohnya apa?
Pertama, Lazada. LS aja Januari 2024 PHK
massal 30% staf senior terdampak. Kedua,
Samsung 10% tenaga kerja Asia Tenggara
seperti Singapura, Sales, dan Amin kena
dampak signifikan. Ini fakta loh. Nah,
ini enggak main-main. Terus daftar
korban PHK2 Dyson Oktober 2024. PHK
mendadak manufaktur dan pengadaan
besar-besaran. Ninja Fan pangkas 17%
total karyawan enggak main-main.
Shopback pecat 195 karyawan, 24%.
Artinya itu apa dari fakta-fakta ini?
Artinya apa? Ekonomi Singapura tidak
baik-baik saja. Sahabat SP30, mari kita
cerna baik-baik. Anda jangan berpikir
jadi warga negara Singapura tuh enak.
Enggak loh. Warga negara Singapura
banyak stres. Betul negaranya aman,
betul negaranya bersih, keamanan
terjamin, tapi mereka biaya hidup juga
sangat tinggi. Masih mending Anda
tinggal di desa, mungkin tinggal di
Lamongan, mungkin kalau Jawa Timur Salah
tiga. Ya, mungkin lebih enak tinggal
Salaiga. Biaya hidup murah. Mungkin Anda
bisa komplain, "Wah, gajiku kecil." Tapi
kita harus bersyukur biaya hidup di
kota-kota kecil di Indonesia itu jauh
lebih terjangkau. Singapura enggak ada
daerah kecil, enggak ada desa. Singapura
itu stres tuh. Terus ini terjadinya
perfect stor pengangguran naik kuartal 1
2025 saja 2,1 sampai [musik] 3%. Terus
yang kedua job insecurity. Karyawan
bekerja dalam ketakutan. Ini benar. Jadi
bayangkan ya Bapak Ibu sekalian.
Bayangkan sahabat FC 30, siapa yang
enggak stres? Setiap hari cicilan jalan,
kemudian pengangguran juga naik, bi
hidup enggak pasti. Jangan sampai deh
amit-amit orang Singapura akhirnya cari
kerja di JB. Lah kan [musik] enggak
lucu. Nanti ke depannya orang Singapura
cari kerja di Indonesia lah. Ini kan
kebalik. Iya kan? Akhirnya ceritanya
Bobi Saputra bisa terjadi beneran itu
dia mempekerjakan orang-orang Singapura
sebagai pembantu di rumah dia dibalik
mungkin. Karena sekarang orang Singapura
sendiri terjadi pengangguran. Mungkin
ini jangan main-main. Ini cuman tetangga
kita loh. Cuman 2 jam flight loh dari
Jakarta atau dari Surabaya. Ya enggak
main-main loh. Kita terbang ke Papua aja
6 jam. ini sangat dekat dari Indonesia
tapi stres. Ya, saya enggak bilang
kehidupan menengah ke atasnya mereka ya.
Ya, saya rasa itu udah enggak fair. Tapi
yang saya bilang kehidupan middle
[musik] sama cenderung low-nya mereka
hati-hati loh. Dan Singapura sudah mulai
banyak orang-orang tua yang mana mereka
itu simpanan sudah ada tapi mereka tetap
bekerja di airport, di bandara. Mereka
tetap bekerja di dinas-dinas sosial,
mereka nyapu-nyapu dan sebagainya. Itu
tujuannya satu, cari kesibukan. Nah,
yang keempat indikator baya jebakan
geopolitik. Ini namanya Singapore
wasing. Singapore washing itu gini
logikanya ya, ekonomi solid pasti
ujung-ujungnya minta tolong sama siapa?
China. Sekarang kita tahulah kita
buka-buka lah sekarang. Singapura itu
termasuk negara tax heaven. Jadi
pajaknya itu memang sangat murah. Banyak
company-comany di seluruh dunia [musik]
itu headquarternya justru di Singapura.
Kita tahu Singapura itu sangat bagus dan
[musik] sangat stabil. Ekonomi, politik
semuanya stabil. Video ini kan saya
tujukan untuk para UMKM-nya yang mana
golongan menengah ke bawah atau working
class-nya menjerit. Padahal itu penopang
ekonomi sebuah negara. Tapi kita juga
enggak bisa tutup kemungkinan bahwa
banyak kenapa setiap company di dunia
pasti buka company di Singapura karena
kemudahan perizinan, tax free ya,
regulasi pemerintahnya seperti itu
termasuk tabungan. Nah, oleh sebab itu
termasuk China minta tolong China dan
itu faktanya jebakan. Perusahaan China
ganti kulit hindari sanksi barat. Nah,
ini hati-hati ya. Jadi Lawrence Wong
juga tahu Singapura saat ini terjebak
dalam fenomena berbayan yang disebut
Singapore wasing. Itu statement daripada
Lawrence Wong. Contoh Singapore washing
itu apa? Pertama, Neo EV. Daftar busa
bursa SG Singapura dan bursa RnD hindari
blokir cip Amerika Serikat. Mungkin Anda
enggak baca berita Singapura, tapi saya
terjemahkan. Kedua, Xpang. Jadikan SG
atau Singapura sebagai batu loncatan,
hindari bea masuk [musik] 100%. Ini
banyak. Yang ketiga, Shane andtrip.com.
[musik]
Pindah identitas korporasi. Trip.com itu
mereka Singapura supaya terlihat
perusahaan global tapi bukan perusahaan
China. Padahal itu semua background-nya
adalah perusahaan China [musik] tapi
seolah-olah diakui perusahaan Singa
Singapura. Resiko sanksi Barat. Jika
Singapura dianggap tempat persembunyian,
maka Amerika dan Amerika akan jatuhkan
sanksi. Jelas. Dan akibatnya ekonomi
Singapura bisa terancam mati total.
Lorens Wong sadar resikonya jika
Singapura isinya hanya perusahaan China
yang numpang alamat sebagai proxi, maka
lambat laun [musik] Amerika dan Uni
Eropa ngamuk dong kec Singapura juga.
Jika Singapura kena sanksi, ekonomi
mereka berbasir perdagangan mati total.
Oleh sebab itu, Singapura enggak bisa
bergantung pada investasi China jenis
yang ini. Mereka harus memainkan
strategi geopolotiknya. Siapa? Tapi
sekali lagi ini adalah opini saya. Bisa
salah bisa enggak. Tapi opini saya ini
berdasarkan riset yang tajam di balik
statement implisitnya Lawrence Wong
yaitu negara siapa? Jepang. Mari kita
bahas. Kenapa kok Jepang? Jepang
strategi undangan resmi. Jepang sebagai
adidaya terpecah. Kita tahu juga Jepang
itu ya mirip Filipin lah. Negara
proxinya Amerika. Jepang kalah perang.
Siapa yang bangun negaranya? Filipin
ekonominya. Kalau Filipin ya sorry to
say. Filipin ini kan negara yang sangat
tidak [musik] stabil keamanan
politiknya. Manusia biasa aja bisa
pegang senjata loh. Narkoba bebas. Ya
sorry to say teman saya Filipin. Tapi
saya cuman banyak sekali teman di sana
dan kehidupan negaranya ini cuman
bergantung dua menurut saya. pariwisata
sama kasino. Nah, kasino itu budaya
mana? Amerika. Kemudian senjata budaya
mana? Amerika. Senjata bebas. Tapi
Jepang tidak serta-merta seperti
Filipin. Tapi Jepang pasti kita tahu
negara yang dulu Universal Studio
pertama aja yang bangun di Asia siapa?
Jepang duluan. China [musik] enggak
mungkin. Di mana Jepang? Nah, Universal
Studio perusahaan mana? Amerika. Kita
lihat ini sangat hubungan sekali dan
juga Taiwan. Taiwan di belakangnya juga
Amerika. Nah, oleh sebab itu kenapa
Lawrence Wong nekat memuji Jepang
sebagai adidaya terpercaya? Jepang
menjawabnya dengan konkret bukan sekedar
janji. Melalui Jepang Singapura Creation
Platform JSCCP
yang diluncurkan pertengahan 2024,
Jepang komitmen investasi besar-besaran
di sektor yang krusial. Nah, ini makanya
kenapa opini saya larinya ke Jepang?
Karena investasi masa depan Jepang.
Pertama, Green and Digital Shipping
Corridor, jalur perayanan rendah karbon.
Ini udah jelas-jelas kelihatan nih.
Kedua, energi hidrogen dan amonia
konsorsium Mitsui dan Mitsubishi.
Singapura jadi pompa bensin hidrogen
dunia. Wow, udah mulai kelihatan kan
bahwa Singapura ini cepat atau lambat
pasti akan ya enggak cuman sebagai
proxinya China, enggak cuman sebagai
tempat tapi saya percaya kalau misalkan
di Eropa negara yang safe heaven dan
sebagainya itu Swiss. Kalau di Asia
Tenggara ini kan Singapura. Nah, jadi
Singapore ini pintar. Makanya Dream and
Digital Shipping Corridor Jepang
membangun jalur pelayanan sori pelayaran
rendah karbon antara pelabuhan utama
Jepang Singapura. Kedua energi
terbarukan masa depan yaitu hidrogen dan
amonia. Di sini itu sudah sangat jelas
bahwa infeksasi di sektor real ini
Lawrence Wong berpikir sangat pragmatis.
Dia rela dimaki-maki sama China asalkan
rakyatnya punya pekerjaan. Loh, ya. Kamu
sebagai prime minister gimana? Seperti
Donald Trump. Make America great again.
Make America great. Dia harus pikirkan
negaranya dulu, perut negaranya dulu.
Dia enggak peduli mau dimaki, mau diapa
dan negaranya punya masa depan energi
yang aman. Inilah master stroke strategi
bertahan hidup. Terus kenapa saya bikin
video ini untuk kita masyarakat
Indonesia? Ini pelajaran bagi kita
semua. Kenapa? Pertama, jangan merasa
aman. Negara maju pun bisa goyang.
Apalagi negara middle class bisa hancur.
Dan yang kedua, Singapura mahal sesak,
investor lari. Oleh sebab itu, sahabat
entrepreneur, ya saya sih hari ini
tujuan membuat video ini itu adalah
satu, saat ini tidak ada satu negara
manapun di belahan dunia manaun yang
kondisi ekonominya lagi baik-baik saja.
Enggak ada. Semuanya lagi seret ya.
Karena sejak COVID di riset, global
riset, sistem keekonomi keuangan dunia
ini memang lagi bermasalah. Jadi jangan
pernah merasa aman. Negara semaju
Singapura pun bisa trouble. Kamu pikir
kerja di Singapura enak ya, kecuali kamu
jadi TKI, gajinya tetap. Tapi kan bosmu
buka warung lah. Kalau omsetnya turun ya
kamu dipulangkan.
Iya kan wajar kan? Kedua, di balik
masalah selalu ada peluang. Ketika
Singapura makin mahal, Singapura makin
sesak, ke mana investor lari?
Jangan-jangan semoga kecipratan larinya
ke Indonesia karena dianggap Indonesia
masih jauh lebih mu murah, masih jauh
lebih vi visibel. Nah, oleh sebab itu
dengan kata lain Indonesia ini masih
punya peluang yang cukup besar ke depan
dan ambil posisi sekarang. Misalkan yang
paling dekat adalah BBK Batam Bintan
Karimun. Yes. Tanjung Karimun. Strategi
tampung tumpahan kekayaan Singapura.
Batam mah sekarang sudah kerasa ya.
Ketiga, action. Tawarkan biaya
kompetitif dan infrastruktur siap. Siapa
tahu ke depannya ya banyak orang-orang
yang udah enggak tahan mungkin mau
pensiunnya di Indonesia ya kan. Atau
mereka mau pensiun di Singapura tapi
mereka juga cari peruang baru. Karena
mereka sudah sadar bahwa cari uang di
Singapura tidak gampang. Taruh duit aja
enak di sana tapi berusaha no. Makanya
mungkin kata-kata Bobi Saputra itu
mungkin bisa jadi terjadi. Lain kali
orang Singapura cari kerja di Indonesia.
Unus. Baik, sahabat ES30. Demikian
sharing dan pandangan saya. Semoga video
ini menginspirasi Anda semua. Sukses
untuk Anda salam hebat luar biasa. M.