Transcript
HEg3g7kpZjo • SINGAPURA GOYANG! PHK Massal, PM Wong Nekat Pilih JEPANG & Bikin CHINA Marah Besar!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1443_HEg3g7kpZjo.txt
Kind: captions Language: id Sangat mengejutkan. Baru-baru ini Prime Minister Singapura Lawrence Wong pada tanggal 19 November 2025 di dalam sebuah acara yang sangat besar yaitu Bloomberg membuka sebuah statement yang sangat luar biasa dan mencengangkan dunia. And it's quite striking that survey after survey shows that Japan is the number one trusted great power in Southeast Asia. And so Singapore and all the Southeast Asian countries support Japan playing a bigger role in our region including on the security front. Dia bilang Jepang adalah negara adidaya terpercaya nomor satu di Asia Tenggara dan secara terbuka dia minta Jepang untuk menjadi leader keamanan yang paling besar di ASEAN. Ini membuka mata Anda tentang realita ekonomi yang sedang terjadi di negara tetangga kita Singapura. di balik megahnya Marina BS, di balik kerennya kereta-kereta cepat atau Singapura yang terkenal dengan negara maju, negara yang paling bersih di ASEAN. Tetapi kenapa Prime Minister Lawrence Wong mengucapkan kata-kata ini? Tonton video ini sampai selesai. Kita akan ulas dan kita akan analisa. Nah, wah kalau bicara soal Singapura, kita lihat ya beberapa kali berita belakangan di Indonesia ini mengatakan bahwa Singapura saat ini banyak restoran gerai tutup. Benar enggak? Benar. Ini logika ya. Jadi bukan cuman sekedar Singapura. Kalau kita juga perhatikan Hongkong, Shanghai, New York, Tokyo, bahkan banyak negara maju, kota-kota maju di seluruh dunia ini sebetulnya lagi tidak baik-baik saja. Logikanya itu gini ya. Pertama, kita tahu biaya hidup di kota Maju itu berapa. Saya ambil satu contoh. Di Jepang itu kan penduduk R juta lebih. Biaya hidup di Tokyo sama di desa itu beda loh. Kalau Anda pergi ke desa misalkan Kobe atau lebih desa lagi, itu biaya hidupnya enggak semahal di Tokyo. Osaka aja udah beda jauh gitu loh. Sedangkan Singapura, Singapura tuh hampir enggak ada desa. Di mana desanya? Lahan hijau pun dibikin sama Singapura. Enggak ada. Singapura tuh ya negara ya kota ya jadi satu. Enggak ada desanya. Jadi kalau Singapura mau second grade-nya Singapura yang enggak mahal, ya Anda pergi ke JBI, Johor Bahru atau mungkin kalau mau jauh ke Indonesia ke Batam atau ke Tanjung Pinang. Nah, kita bahas ya. Kenapa kok Lawrence Wong itu nekad bicara seperti ini. [musik] Pertama ada tuduhan pengkiatan sejarah kakitangan isu Taiwan. Yang kedua adalah China adalah mitra dagang terbesar. [musik] Alasannya bukan politik tapi perut dan survival. Ini hati-hati loh. Ini seorang prime minister kalau bicara seperti itu. Dampaknya China marah besar. China daratan merasa dikhianati. Media Hongkong serta China menyerang Lawrence Wong menuduh Singapura lupa sejarah kelam perang Dunia 2 yang dianggap sebagai kaki tangan mengancam kedaulatan China di [musik] isu Taiwan. Pertanyaan sederhana, kenapa Lawrence Wong seorang teknokrat yang sangat hati-hati dalam berbicara, berani mengeluarkan statement dan risiko merusak hubungan mitra dagang terbesarnya. Apakah ini belum terpolitik? Bukan. Ini bukan soal politik. Ini soal perut dan survival. Mari kita lihat realita ekonomi sakit parah. Kita lihat seperti yang tadi statement saya ucapkan di awal. Mungkin kalau Anda punya saudara, teman yang ada di Singapura, mungkin saat ini agak mulai merasa kelihatannya baik-baik saja. Tapi Anda kerasa enggak sih bahwa Singapura saat ini itu pertama mata uangnya menguat ya R.000. Itu bagus. Kalau misalkan Anda hari ini impor barang oke gitu. Tapi yang jadi masalah ekspor. Karena ekspor itu menjadi problem. Orang kan bayarnya pakai sing dolar. Nah, sing dolar ini kan mahal sekali. Nah, ini problem. Terus belum lagi kiamat FnB. Kiamat FnB ini kita perhatikan Lawrence Wong mengatakan satu fakta yang mungkin belum Anda ketahui. Ekonomi domestik Singapura sedang sakit parah dan kita beda semua datanya. Kita lihat the great FNB collapse bisnis retail makanan 2024-2025. Ini masalah. Perhatikan data ini baik-baik. [musik] 3.047. Saya ulang ya 3.047 bisnis restoran dan makanan gulung tikar. Eh, Singapura itu enggak besar, Bapak, Ibu. Singapura tuh sama Surabaya. Negara itu sama jumlah penduduk Surabaya kurang lebih sama. Di Indonesia ini cuma satu kota Surabaya, di sana itu satu negara. [musik] 3.47 itu berasa loh gulung tikar. Ini bukan angka sembarangan. Ini rekor penutupan tertinggi selama 20 tahun terakhir. Kita lihat nih. Akselerasi akselerasi keberangkutan 2025. Penutupan 307 restoran per bulan. Gila enggak? Hampir setiap hari ada 10 restoran tutup. Wah, ini bahaya. 3.000 ini 1 tahun. Kenapa ini ya? Tahun 2025 situasi bukannya membaik, tapi ini semakin lama semakin parah. Penyebabnya nah ini seasar effect. atau scissors effect atau efek gunting mematikan. Pertama ini nih problem Singapura. Bias sewa mencekik. Ya wajar dong Singapura tuh kamu mau pindah ke mana? [musik] Kamu di pusat kota misalkan di daerah Bugis atau mungkin kamu di daerah Takasimaya, di daerah Kenhill. Saya cukup hafal ya, Singapura ya. Kamu mau pindah ke daerah G atau kamu mau pindah ke daerah yang dekat Johor Bahru di daerah Woodland contohnya ya. Paling banter seperti itu. Tapi biaya sewa ini ngeri. Lokasi Prime ini naik 2 sampai 4% setiap tahun. Pasti loh konsisten. Kedua, biaya opex operasional. Bahan baku naik, gaji tenaga kerja naik. Nah, kenapa ini terjadi? Apakah bukan makanan yang enggak enak? Ya gaklah. Ini namanya efek gunting yang mematikan. [musik] Biaya sewa enggak masuk akal. Ini jadi problem. Bahan baku semakin naik. Nah, bisnisnya enggak profit karena makan profit. bisnis tutup enggak pernah untung 82% 60% lagi survival rate tutup sebelum 5 tahun akibatnya data Kementerian Perdagangan dan Industri MTI-nya Singapura membuka fakta yang mengerikan. Tingkat survival rate unjlock 60%. Jadi bisnis yang bisa bertahan setelah 50 tahun itu anjlok 60%. Dan mungkin rata-rata industri yang dulu 10 sampai 20% sekarang tergerus hingga 5 sampai 7%. Ini enggak sehat. sangat tidak sehat. Ini pemerintah Singapura harus turun tangan. Kalau enggak bagaimana? Singapura itu enggak sama kayak Indonesia loh. Indonesia itu masih bisa UMKM Anda itu masih disediakan warung, disubsidi sama pemerintah, sentral wisata kuliner e harganya terjangkau. Singapura tuh enggak seperti itu. Memang negaranya sudah maju, tempatnya oke, tapi stres. Jujur ya, saya pribadi tuh kalau sama orang Singapura tes saya itu antara jengkel sama kasihan. Mohon maaf ya, orang Singapura ya. Karena pertama suirnya itu tidak ramah. Terutama orang-orang tua masuk mobil enggak ada nyapa kayak kita. Pagi, Pak, malam, Pak. Apa kabar hari ini? Enggak ada. Sopir Singapura itu diam kayak robot langsung pencet, "What you want to go? Kamu mau ke mana?" Oke, selesai pun dia enggak ada thank you atau apa. Oke, [musik] bye. Sangat tidak ramah. Kenapa? Tekanan hidup. Inilah problem negara maju. Dan diperpara lagi ada yang kedua, kebocoran ekonomi yaitu The Johor Baru eksodus. [musik] Program ini ada yang namanya pertama JS ZIS Jor Singapura Special Economic Zone. Ada zona ekonomi khusus antara Johor Baru dan Singapura. Kedua, tujuannya investasi corporate. Ketiga, reality-nya diakili rakyat untuk bertahan hidup. Ini masalah kedua. Kalian tahu enggak sih orang Singapura itu tempat yang paling aman untuk membuang duitnya dan shopping, belanja, santai-santai weekend itu di Johor Bahru. Makanya Johor Baru itu hidup ini sama hampir mirip terjadi waktu Hongkong sama Sencen 20 tahun yang lalu. Hongkong itu gaji tinggi tapi buangnya ke Sencen. Murah sekali. Mereka misalkan katakanlah naik mobil atau naik MRT atau naik apa kurang lebih 1 jam [musik] sampai ke JB mereka makan kwetiao, makan laksa, pulang habis itu balik ke Singapura lagi. Mereka enggak makan di restoran Singapura. Mereka bisa hemat banyak. Rasa makanannya sama tapi jauh lebih murah. Bahkan mereka bisa shopping di Johor Bahru. Enak. cuman sebelahan cuma nyebrang satu jembatan sudah nyampai. Nah, inilah yang disalahgunakan. Akhirnya apa? Tujuannya itu zona ekonomi [musik] khusus. Tapi Anda harus paham pemerintah Singapura dan Malaysia membuat kesepakatan tujuannya mempermudah investasi korporasi. Tapi justru kebijakan diakali dimanfaatkan rakyat Singapura untuk spend the money. Akhirnya UMKM-nya Johor Baru yang hiduplah. Jelas restoran tutuplah. Mereka mending makan di Johor Bahru aja. ya kan? Terus data kunjungan masif semester 1 11 juta warga Singapura ke Johor. Dua kali rata-rata perjalanan per orang per 6 bulan. 75% belanja gloseries. Even mereka tuh mau belanja ke Indomaretnya aja mereka itu ke Jebi loh. Mereka mau belanja di supermarketnya aja mereka enggak mau belanja di Singapura. Mereka ke JBI. Lah ini kan senjata makan tuan. Jadi ini yang menjadi problem. Data ini ada. Terus kekuatan kursus dan dampaknya 1 Singapura dolar itu sama dengan Raysia ringgit. [tertawa] Hemat 30% sampai 40% dia hidup. Akibatnya pendaraan Devisa retail masif bagi Singapura. Uangnya lari ke Malaysia gitu. Syukur-syukurlah Indonesia kecipratan lari ke Batam. Kenapa? Karena sekarang kursus dolar Singapura kuat sekali. 1 Singapura dolar tembus RM3,5. Ini kebocoran ekonomi. Jadi jangan senang-senang kalau mata uang menguat. karena warganya sendiri juga stres. Nah, yang ketiga, krisis lapangan kerja. Saya itu pernah ya ngobrol sama salah seorang sopir. Dia itu orang Malaysia, orang JBI. Saya nanya sama dia, "Pak, Bapak ini aslinya orang mana?" "Saya orang Malaysia. Saya kerja di Singapura. Terus Bapak tinggal di JB kah atau tinggal di Singapura?" "Iya, saya sekarang balik ke Singapura." Eh, balik ke Jebi, Pak. Karena kalau saya ngekos di sana, makan di sana, mending saya berangkat lebih pagi, Pak. Tapi saya bisa menghemat biaya banyak uangnya. Daripada saya belikan apartemen di Singapura, Pak, lebih baik saya beli rumah, Pak, di Jar Baru. Nah, ini fakta. Ini contoh nyata yang saya temui dan agenya sekarang berik-pir, "Pak, Pak Canda ini [musik] gimana sih? Gaji besar tuh aman enggak loh? Gaji besar aman sama ini problem semua negara maju. Gaji besar tapi pengeluaran juga besar." Nah, ini dia faktanya. Jadi ini tahun yang kita boleh bernapas lega dikitlah orang Indonesia. Makanya Anda itu jangan suka bilang, "Wah, gaji di Singapura tinggi tapi Anda lupa. Wah, gaji di Swiss tinggi, gaji di Amerika tinggi." Anda lupa. Biaya hidupnya juga tinggi, Bapak, Ibu. Yang enak itu gaji negara Singapura, biaya hidup di Indonesia. Nah, itu yang enak. Nah, akhirnya terjadi korban PHK. Contohnya apa? Pertama, Lazada. LS aja Januari 2024 PHK massal 30% staf senior terdampak. Kedua, Samsung 10% tenaga kerja Asia Tenggara seperti Singapura, Sales, dan Amin kena dampak signifikan. Ini fakta loh. Nah, ini enggak main-main. Terus daftar korban PHK2 Dyson Oktober 2024. PHK mendadak manufaktur dan pengadaan besar-besaran. Ninja Fan pangkas 17% total karyawan enggak main-main. Shopback pecat 195 karyawan, 24%. Artinya itu apa dari fakta-fakta ini? Artinya apa? Ekonomi Singapura tidak baik-baik saja. Sahabat SP30, mari kita cerna baik-baik. Anda jangan berpikir jadi warga negara Singapura tuh enak. Enggak loh. Warga negara Singapura banyak stres. Betul negaranya aman, betul negaranya bersih, keamanan terjamin, tapi mereka biaya hidup juga sangat tinggi. Masih mending Anda tinggal di desa, mungkin tinggal di Lamongan, mungkin kalau Jawa Timur Salah tiga. Ya, mungkin lebih enak tinggal Salaiga. Biaya hidup murah. Mungkin Anda bisa komplain, "Wah, gajiku kecil." Tapi kita harus bersyukur biaya hidup di kota-kota kecil di Indonesia itu jauh lebih terjangkau. Singapura enggak ada daerah kecil, enggak ada desa. Singapura itu stres tuh. Terus ini terjadinya perfect stor pengangguran naik kuartal 1 2025 saja 2,1 sampai [musik] 3%. Terus yang kedua job insecurity. Karyawan bekerja dalam ketakutan. Ini benar. Jadi bayangkan ya Bapak Ibu sekalian. Bayangkan sahabat FC 30, siapa yang enggak stres? Setiap hari cicilan jalan, kemudian pengangguran juga naik, bi hidup enggak pasti. Jangan sampai deh amit-amit orang Singapura akhirnya cari kerja di JB. Lah kan [musik] enggak lucu. Nanti ke depannya orang Singapura cari kerja di Indonesia lah. Ini kan kebalik. Iya kan? Akhirnya ceritanya Bobi Saputra bisa terjadi beneran itu dia mempekerjakan orang-orang Singapura sebagai pembantu di rumah dia dibalik mungkin. Karena sekarang orang Singapura sendiri terjadi pengangguran. Mungkin ini jangan main-main. Ini cuman tetangga kita loh. Cuman 2 jam flight loh dari Jakarta atau dari Surabaya. Ya enggak main-main loh. Kita terbang ke Papua aja 6 jam. ini sangat dekat dari Indonesia tapi stres. Ya, saya enggak bilang kehidupan menengah ke atasnya mereka ya. Ya, saya rasa itu udah enggak fair. Tapi yang saya bilang kehidupan middle [musik] sama cenderung low-nya mereka hati-hati loh. Dan Singapura sudah mulai banyak orang-orang tua yang mana mereka itu simpanan sudah ada tapi mereka tetap bekerja di airport, di bandara. Mereka tetap bekerja di dinas-dinas sosial, mereka nyapu-nyapu dan sebagainya. Itu tujuannya satu, cari kesibukan. Nah, yang keempat indikator baya jebakan geopolitik. Ini namanya Singapore wasing. Singapore washing itu gini logikanya ya, ekonomi solid pasti ujung-ujungnya minta tolong sama siapa? China. Sekarang kita tahulah kita buka-buka lah sekarang. Singapura itu termasuk negara tax heaven. Jadi pajaknya itu memang sangat murah. Banyak company-comany di seluruh dunia [musik] itu headquarternya justru di Singapura. Kita tahu Singapura itu sangat bagus dan [musik] sangat stabil. Ekonomi, politik semuanya stabil. Video ini kan saya tujukan untuk para UMKM-nya yang mana golongan menengah ke bawah atau working class-nya menjerit. Padahal itu penopang ekonomi sebuah negara. Tapi kita juga enggak bisa tutup kemungkinan bahwa banyak kenapa setiap company di dunia pasti buka company di Singapura karena kemudahan perizinan, tax free ya, regulasi pemerintahnya seperti itu termasuk tabungan. Nah, oleh sebab itu termasuk China minta tolong China dan itu faktanya jebakan. Perusahaan China ganti kulit hindari sanksi barat. Nah, ini hati-hati ya. Jadi Lawrence Wong juga tahu Singapura saat ini terjebak dalam fenomena berbayan yang disebut Singapore wasing. Itu statement daripada Lawrence Wong. Contoh Singapore washing itu apa? Pertama, Neo EV. Daftar busa bursa SG Singapura dan bursa RnD hindari blokir cip Amerika Serikat. Mungkin Anda enggak baca berita Singapura, tapi saya terjemahkan. Kedua, Xpang. Jadikan SG atau Singapura sebagai batu loncatan, hindari bea masuk [musik] 100%. Ini banyak. Yang ketiga, Shane andtrip.com. [musik] Pindah identitas korporasi. Trip.com itu mereka Singapura supaya terlihat perusahaan global tapi bukan perusahaan China. Padahal itu semua background-nya adalah perusahaan China [musik] tapi seolah-olah diakui perusahaan Singa Singapura. Resiko sanksi Barat. Jika Singapura dianggap tempat persembunyian, maka Amerika dan Amerika akan jatuhkan sanksi. Jelas. Dan akibatnya ekonomi Singapura bisa terancam mati total. Lorens Wong sadar resikonya jika Singapura isinya hanya perusahaan China yang numpang alamat sebagai proxi, maka lambat laun [musik] Amerika dan Uni Eropa ngamuk dong kec Singapura juga. Jika Singapura kena sanksi, ekonomi mereka berbasir perdagangan mati total. Oleh sebab itu, Singapura enggak bisa bergantung pada investasi China jenis yang ini. Mereka harus memainkan strategi geopolotiknya. Siapa? Tapi sekali lagi ini adalah opini saya. Bisa salah bisa enggak. Tapi opini saya ini berdasarkan riset yang tajam di balik statement implisitnya Lawrence Wong yaitu negara siapa? Jepang. Mari kita bahas. Kenapa kok Jepang? Jepang strategi undangan resmi. Jepang sebagai adidaya terpecah. Kita tahu juga Jepang itu ya mirip Filipin lah. Negara proxinya Amerika. Jepang kalah perang. Siapa yang bangun negaranya? Filipin ekonominya. Kalau Filipin ya sorry to say. Filipin ini kan negara yang sangat tidak [musik] stabil keamanan politiknya. Manusia biasa aja bisa pegang senjata loh. Narkoba bebas. Ya sorry to say teman saya Filipin. Tapi saya cuman banyak sekali teman di sana dan kehidupan negaranya ini cuman bergantung dua menurut saya. pariwisata sama kasino. Nah, kasino itu budaya mana? Amerika. Kemudian senjata budaya mana? Amerika. Senjata bebas. Tapi Jepang tidak serta-merta seperti Filipin. Tapi Jepang pasti kita tahu negara yang dulu Universal Studio pertama aja yang bangun di Asia siapa? Jepang duluan. China [musik] enggak mungkin. Di mana Jepang? Nah, Universal Studio perusahaan mana? Amerika. Kita lihat ini sangat hubungan sekali dan juga Taiwan. Taiwan di belakangnya juga Amerika. Nah, oleh sebab itu kenapa Lawrence Wong nekat memuji Jepang sebagai adidaya terpercaya? Jepang menjawabnya dengan konkret bukan sekedar janji. Melalui Jepang Singapura Creation Platform JSCCP yang diluncurkan pertengahan 2024, Jepang komitmen investasi besar-besaran di sektor yang krusial. Nah, ini makanya kenapa opini saya larinya ke Jepang? Karena investasi masa depan Jepang. Pertama, Green and Digital Shipping Corridor, jalur perayanan rendah karbon. Ini udah jelas-jelas kelihatan nih. Kedua, energi hidrogen dan amonia konsorsium Mitsui dan Mitsubishi. Singapura jadi pompa bensin hidrogen dunia. Wow, udah mulai kelihatan kan bahwa Singapura ini cepat atau lambat pasti akan ya enggak cuman sebagai proxinya China, enggak cuman sebagai tempat tapi saya percaya kalau misalkan di Eropa negara yang safe heaven dan sebagainya itu Swiss. Kalau di Asia Tenggara ini kan Singapura. Nah, jadi Singapore ini pintar. Makanya Dream and Digital Shipping Corridor Jepang membangun jalur pelayanan sori pelayaran rendah karbon antara pelabuhan utama Jepang Singapura. Kedua energi terbarukan masa depan yaitu hidrogen dan amonia. Di sini itu sudah sangat jelas bahwa infeksasi di sektor real ini Lawrence Wong berpikir sangat pragmatis. Dia rela dimaki-maki sama China asalkan rakyatnya punya pekerjaan. Loh, ya. Kamu sebagai prime minister gimana? Seperti Donald Trump. Make America great again. Make America great. Dia harus pikirkan negaranya dulu, perut negaranya dulu. Dia enggak peduli mau dimaki, mau diapa dan negaranya punya masa depan energi yang aman. Inilah master stroke strategi bertahan hidup. Terus kenapa saya bikin video ini untuk kita masyarakat Indonesia? Ini pelajaran bagi kita semua. Kenapa? Pertama, jangan merasa aman. Negara maju pun bisa goyang. Apalagi negara middle class bisa hancur. Dan yang kedua, Singapura mahal sesak, investor lari. Oleh sebab itu, sahabat entrepreneur, ya saya sih hari ini tujuan membuat video ini itu adalah satu, saat ini tidak ada satu negara manapun di belahan dunia manaun yang kondisi ekonominya lagi baik-baik saja. Enggak ada. Semuanya lagi seret ya. Karena sejak COVID di riset, global riset, sistem keekonomi keuangan dunia ini memang lagi bermasalah. Jadi jangan pernah merasa aman. Negara semaju Singapura pun bisa trouble. Kamu pikir kerja di Singapura enak ya, kecuali kamu jadi TKI, gajinya tetap. Tapi kan bosmu buka warung lah. Kalau omsetnya turun ya kamu dipulangkan. Iya kan wajar kan? Kedua, di balik masalah selalu ada peluang. Ketika Singapura makin mahal, Singapura makin sesak, ke mana investor lari? Jangan-jangan semoga kecipratan larinya ke Indonesia karena dianggap Indonesia masih jauh lebih mu murah, masih jauh lebih vi visibel. Nah, oleh sebab itu dengan kata lain Indonesia ini masih punya peluang yang cukup besar ke depan dan ambil posisi sekarang. Misalkan yang paling dekat adalah BBK Batam Bintan Karimun. Yes. Tanjung Karimun. Strategi tampung tumpahan kekayaan Singapura. Batam mah sekarang sudah kerasa ya. Ketiga, action. Tawarkan biaya kompetitif dan infrastruktur siap. Siapa tahu ke depannya ya banyak orang-orang yang udah enggak tahan mungkin mau pensiunnya di Indonesia ya kan. Atau mereka mau pensiun di Singapura tapi mereka juga cari peruang baru. Karena mereka sudah sadar bahwa cari uang di Singapura tidak gampang. Taruh duit aja enak di sana tapi berusaha no. Makanya mungkin kata-kata Bobi Saputra itu mungkin bisa jadi terjadi. Lain kali orang Singapura cari kerja di Indonesia. Unus. Baik, sahabat ES30. Demikian sharing dan pandangan saya. Semoga video ini menginspirasi Anda semua. Sukses untuk Anda salam hebat luar biasa. M.